Transformasi Berlanjut, IAIN Kerinci Jalin Kolaborasi Strategis dengan Balai Bahasa

IAIN Kerinci Jalin Kolaborasi Strategis dengan Balai Bahasa Jambi.(ist)

Kerinci – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kerinci kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui penguatan budaya literasi. Kampus yang tengah bertransformasi menuju perguruan tinggi Islam negeri yang semakin unggul ini resmi menjalin kerja sama dengan Balai Bahasa Provinsi Jambi melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU), yang berlangsung di Gedung Pertemuan Rektorat IAIN Kerinci, Kamis (23/7).

Kolaborasi tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat kemampuan Reading Comprehension (pemahaman membaca), meningkatkan kompetensi kebahasaan, sekaligus membangun budaya literasi yang lebih kuat di lingkungan sivitas akademika. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran, penelitian, hingga pengabdian kepada masyarakat.

Rektor IAIN Kerinci, Dr. H. Jafar Ahmad, S.Ag., M.Si., menegaskan bahwa kemampuan memahami dan menganalisis berbagai referensi ilmiah merupakan fondasi penting dalam mencetak lulusan yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

“Kami berharap kolaborasi dengan Balai Bahasa Provinsi Jambi dapat menghadirkan berbagai program yang mampu meningkatkan kemampuan membaca, memahami, serta menganalisis berbagai sumber literatur secara kritis dan komprehensif, sehingga memberikan dampak nyata terhadap peningkatan mutu pendidikan di IAIN Kerinci,” ujar Jafar.

Penandatanganan MoU dilakukan langsung oleh Rektor IAIN Kerinci bersama Kepala Balai Bahasa Provinsi Jambi, Mhd. Zaki, S.Sos., M.H. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Kemahasiswaan Dr. Halil Khusairi, M.Ag., Wakil Rektor Bidang Akademik Dr. Faizin, M.Ag., serta jajaran Balai Bahasa Provinsi Jambi.

Melalui kerja sama ini, kedua institusi sepakat mengembangkan berbagai program kolaboratif, mulai dari pelatihan literasi, pembinaan kebahasaan, seminar, workshop, pendampingan akademik, hingga penguatan kemampuan membaca akademik bagi mahasiswa dan dosen.

Kepala Balai Bahasa Provinsi Jambi, Mhd. Zaki, menyambut positif sinergi tersebut. Menurutnya, penguasaan kemampuan Reading Comprehension merupakan salah satu kunci keberhasilan mahasiswa dalam memahami literatur ilmiah dan mengembangkan daya pikir kritis.

“Balai Bahasa Provinsi Jambi siap mendukung berbagai program penguatan literasi dan kebahasaan di IAIN Kerinci. Kami berharap kerja sama ini tidak hanya meningkatkan kemampuan membaca dan memahami teks, tetapi juga menumbuhkan budaya literasi yang berkelanjutan sehingga mampu melahirkan lulusan yang unggul, adaptif, dan memiliki daya saing di tingkat nasional maupun global,” ungkapnya.

Senada dengan itu, Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Kemahasiswaan IAIN Kerinci, Dr. Halil Khusairi, M.Ag., menilai kerja sama ini merupakan bagian dari strategi kampus dalam memperluas jejaring kemitraan dengan berbagai lembaga strategis guna meningkatkan kualitas akademik.

“Kami berharap kerja sama ini segera ditindaklanjuti melalui program-program nyata yang memberikan manfaat bagi sivitas akademika dan semakin memperkuat budaya literasi di IAIN Kerinci,” katanya.

Dengan adanya MoU ini, IAIN Kerinci semakin menegaskan langkah transformasinya melalui penguatan budaya literasi dan kompetensi kebahasaan. Sinergi dengan Balai Bahasa Provinsi Jambi diharapkan menjadi fondasi lahirnya sumber daya manusia yang unggul, adaptif, inovatif, serta mampu menjawab tantangan perkembangan ilmu pengetahuan dan persaingan global, sekaligus memperkuat langkah IAIN Kerinci menuju perguruan tinggi Islam negeri yang semakin kompetitif.(adz/merdekapost)

Kini IAIN Kerinci Sudah Punya 10 Program Studi Berakreditasi Unggul, Semakin Mantap Menuju UIN

Kerinci – Perkembangan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kerinci terus menunjukkan kemajuan yang signifikan. Di bawah kepemimpinan Rektor Dr. H. Jafar Ahmad, M.Si. bersama jajaran pimpinan yang didominasi figur-figur muda, berbagai capaian strategis berhasil diraih, khususnya dalam peningkatan mutu akademik melalui akreditasi program studi.

Dalam tiga hari terakhir, IAIN Kerinci kembali menorehkan prestasi membanggakan. Dua program studi berhasil meraih predikat Akreditasi Unggul, yakni Program Studi Tadris Biologi pada Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) serta Program Studi Perbankan Syariah pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), setelah menjalani asesmen oleh tim asesor nasional dari BAN-PT dan LAMEMBA.

Dilansir dari explorenews.id, Ketua Senat IAIN Kerinci, Prof. Dr. H. Asa’ari, M.A, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa IAIN Kerinci terus berkembang dan bergerak menuju kampus yang semakin progresif.

“Alhamdulillah, dalam beberapa hari terakhir ada dua bintang baru yang terbit. Selamat kepada Prodi Tadris Biologi dan Perbankan Syariah yang berhasil meraih Akreditasi Unggul. Dengan demikian, jumlah Program Studi berakreditasi Unggul di IAIN Kerinci kini bertambah menjadi 10 prodi,” ujarnya.

Mantan Rektor IAIN Kerinci ini juga menuturkan, pencapaian tersebut bukanlah sesuatu yang diraih secara instan. Saat awal kepemimpinan Rektor Dr. H. Jafar Ahmad pada tahun 2021, memperoleh satu atau dua program studi dengan predikat Unggul saja merupakan tantangan yang sangat berat.

Namun, melalui komitmen kuat, kerja keras, kolaborasi seluruh sivitas akademika, serta penerapan manajemen dan tata kelola perguruan tinggi yang baik, sejak tahun 2022 satu per satu program studi berhasil meningkatkan kualitasnya hingga meraih akreditasi tertinggi.

“Atas nama pribadi maupun kelembagaan Senat IAIN Kerinci, kami mengucapkan terima kasih dan merasa bangga menyaksikan perkembangan kampus yang terus menggeliat. Semoga mimpi besar berikutnya, yakni transformasi IAIN Kerinci menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Kerinci, dapat segera terwujud,” katanya.

Saat ini, 10 Program Studi yang telah mengantongi predikat Akreditasi Unggul di IAIN Kerinci meliputi Pendidikan Agama Islam (S1), Manajemen Pendidikan Islam, Tadris Matematika, Tadris Biologi, Tadris Bahasa Inggris, Hukum Keluarga Islam, Hukum Ekonomi Syariah, Perbankan Syariah, Ekonomi Syariah, serta Pendidikan Agama Islam Program Magister (S2).

Sementara itu, Rektor IAIN Kerinci, Dr. H. Jafar Ahmad, M.Si., Selasa (21/7/2026), mengharapkan doa dan dukungan dari seluruh sivitas akademika, alumni, pemerintah daerah Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh, serta masyarakat agar proses peningkatan kualitas kampus dapat terus berjalan.

Baca Juga: BREAKING NEWS! Kepala BGN Nanik S Deyang Tiba-Tiba Mundur, Sudah Pamit ke Presiden sebut Ingin Fokus Berobat

Menurutnya, capaian 10 Program Studi berakreditasi Unggul menjadi motivasi untuk terus meningkatkan mutu pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta tata kelola perguruan tinggi. Dirinya optimis cita-cita besar mentransformasikan IAIN Kerinci menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Kerinci dapat segera diwujudkan.

“Kami memohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat agar proses transformasi menuju UIN Kerinci berjalan lancar. Insya Allah, dengan kerja sama, komitmen, dan semangat seluruh sivitas akademika, cita-cita besar ini dapat segera terwujud,” ujar Jafar Ahmad.

Dengan bertambahnya jumlah program studi berakreditasi Unggul, IAIN Kerinci semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu perguruan tinggi keagamaan Islam negeri yang terus meningkatkan kualitas dan daya saing, sekaligus mempertegas kesiapannya menuju status UIN Kerinci.(Adz/Sumber: explorenews.id)

Di Balik Layar Pelepasan KKN IAIN Kerinci ke Kancah Nasional: Manuver Taktis 4 Mahasiswa yang Bikin Satu Daerah Beri Dukungan Total

Di Balik Layar Pelepasan delegasi mahaisiswa KKN Nusantara IAIN Kerinci.(Ist) 

Sambutan Rektor IAIN Kerinci "Saudara-saudara yang berangkat hari ini bukan sekadar membawa nama pribadi, melainkan memikul reputasi, marwah, dan nilai-nilai luhur IAIN Kerinci di kancah nasional. KKN Nusantara di Suku Baduy adalah panggung nyata bagi kalian untuk mempraktikkan ilmu yang telah ditimba selama kuliah dan mengabdi dengan hati nurani. Dengan adanya dukungan luar biasa yang kalian himpun Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh, kalian berangkat dengan fondasi yang sangat kokoh. Jaga nama baik daerah dan almamater, hormati kearifan lokal setempat, serta jadilah mata air manfaat di sana. Kepada anak-anak kami mahasiswa Ma'had yang menyelesaikan program tahun pertama, jadikan bekal karakter ini sebagai modal melangkah ke jenjang berikutnya."

KERINCI, MERDEKAPOST.COM - 11 JULI 2026, Ada alasan kuat mengapa atmosfer pelepasan delegasi KKN Nusantara VI di Gedung Ma'had Al-Jamiah, Kampus 3 IAIN Kerinci, Tanjung Pauh Hilir pada Sabtu (11/7) pagi tadi dipenuhi getaran antusiasme yang tidak biasa. Di balik riuhnya agenda penutupan singkat Program Unggulan Ma'had Al-Jamiah Tahun Pertama Angkatan 2025-2026 yang dimulai tepat pukul 08.00 WIB, perhatian publik tersedot sepenuhnya pada sebuah pergerakan besar di balik layar. Acara yang dihadiri oleh jajaran pimpinan rektorat, ratusan mahasantri, serta orang tua/wali mahasiswa ini menjadi saksi momentum langkah berani empat mahasiswa yang siap mengemban misi nasional dengan persiapan yang luar biasa matang.

Pusat perhatian utama tertuju pada sosok empat delegasi tangguh kebanggaan kampus dan duta daerah: Arya Geni Permana (Tadris Bahasa Inggris), Mohd. Rakis Oprasendi (Manajemen Keuangan Syariah), Dara Rizki Meilizia (Pendidikan Bahasa Arab), dan Zaidatul Adawiyah (Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam). 

Tanpa banyak publikasi sebelumnya, keempat mahasiswa ini berhasil melakukan manuver taktis dengan menembus ruang birokrasi tertinggi di daerah. Mereka sukses melakukan koordinasi strategis bersama berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD), hingga mengunci dukungan (support) dari Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten dan Kota, jajaran legislatif DPRD Kabupaten/Kota, serta kemitraan dengan sektor UMKM lokal. Langkah matang yang jarang diambil oleh mahasiswa ini menyisakan rasa penasaran besar: terobosan program seperti apa yang siap mereka eksekusi dengan amunisi lintas sektor sekuat ini?

Keberhasilan koordinasi mandiri yang dilakukan delegasi tersebut mendapat apresiasi luar biasa dalam seremoni yang berlangsung khidmat. Acara pelepasan ini dihadiri langsung oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan Dr. Faizin, M.Ag., Wakil Rektor II Prof. Dr. Ahmad Jamin, S.Ag., S.I.P., M.Ag., dan Wakil Rektor III Dr. Halil Khusairi, M.Ag. Turut mendampingi pula Ketua LP2M Prof. Dr. Usman, M.Ag., sekretaris LP2M sekaligus kepala pusat pengabdian Dendy H. Nanda serta Ketua Program Unggulan sekaligus Wakil Dekan III FTIK Dr. Rodi Hartono, M.Pd. Kehadiran para pimpinan dan para orang tua mahasiswa memberikan legitimasi moral yang kuat bagi keempat delegasi yang dinilai tidak hanya cerdas di ruang kelas, tetapi juga cakap bergerak sebagai dirigen yang menyatukan elemen pemerintah dan ekonomi.

Rasa penasaran publik akan segera terjawab saat mereka diterjunkan langsung mulai tanggal 15 Juli hingga 23 Agustus 2026 mendatang. Selama 40 hari pengabdian, mereka akan menembus wilayah adat Suku Baduy yang tersebar di Kecamatan Leuwidamar dan Kecamatan Cirinten, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Di tanah jawara tersebut, amunisi kemitraan UMKM daerah asal yang mereka bawa akan diimplementasikan secara nyata guna mendorong ekonomi lokal masyarakat adat. Tidak hanya membawa misi pemberdayaan ekonomi dan aplikasi keilmuan multidisipliner, 4 orang mahasiswa yang menjadi wajah daerah di tingkat nasional inj juga mengemban amanah krusial untuk merajut ekoteologi, moderasi beragama serta merawat toleransi di tengah keberagaman budaya nusantara.

Mewakili Rektor IAIN Kerinci, Wakil Rektor I Dr. Faizin, M.Ag., memberikan sambutan utama yang menegaskan besarnya tanggung jawab di pundak keempat mahasiswa tersebut sebelum melepas atribut keberangkatan secara simbolis. Beliau menyampaikan pesan mendalam, "Saudara-saudara yang berangkat hari ini bukan sekadar membawa nama pribadi, melainkan memikul reputasi, marwah, dan nilai-nilai luhur IAIN Kerinci di kancah nasional. KKN Nusantara di Suku Baduy adalah panggung nyata bagi kalian untuk mempraktikkan ilmu yang telah ditimba selama kuliah dan mengabdi dengan hati nurani. Dengan adanya dukungan luar biasa yang kalian himpun Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh, kalian berangkat dengan fondasi yang sangat kokoh. Jaga nama baik daerah dan almamater, hormati kearifan lokal setempat, serta jadilah mata air manfaat di sana. Kepada anak-anak kami mahasiswa Ma'had yang menyelesaikan program tahun pertama, jadikan bekal karakter ini sebagai modal melangkah ke jenjang berikutnya."

Momentum emosional tersebut kemudian ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan serta kelancaran perjalanan keempat delegasi KKN Nusantara selama bertugas di Banten sekaligus menutup program unggulan tahun pertama di mahad. Sesi dokumentasi bersama memancarkan optimisme kolektif civitas akademika IAIN Kerinci, membuktikan kesiapan total kampus dalam melahirkan kader-kader pengabdi masyarakat yang tangguh, adaptif, dan berdampak luas bagi bangsa di tingkat yang jauh lebih luas.

Resmi Dibuka! KKN Reguler IAIN Kerinci Tahun 2026 Siap Mengabdi untuk Negeri

 

Sekda Kerinci Zainal Efendi bersama Rektor IAIN Kerinci Dr Jafar Ahmad secara Resmi membuka KKN Reguler IAIN Kerinci Tahun 2026.(ist)

Kerinci - Semangat pengabdian kembali bergema! Sekretaris Daerah Kabupaten Kerinci, Zainal Efendi, S.P., M.Si, secara resmi membuka Kegiatan Mahasiswa Peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler IAIN Kerinci Tahun 2026 di halaman Kantor Bupati Kerinci, Bukit Tengah Siulak, Senin (6/7/2026).

Kegiatan ini menjadi langkah awal bagi ratusan mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan, membangun kepedulian sosial, serta berkolaborasi bersama masyarakat dalam mendukung pembangunan desa dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Kerinci.

Baca Juga: Gubernur Al Haris Imbau Putra Daerah Dokter Umum ikut Program PPDS Gratis

Dalam sambutannya, Sekda berharap seluruh peserta KKN dapat menjaga nama baik almamater, menjunjung tinggi etika, serta menghadirkan program-program yang inovatif, bermanfaat, dan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Selamat mengabdi, berkarya, dan menginspirasi. Jadikan KKN bukan sekadar kewajiban akademik, tetapi juga wujud nyata kontribusi untuk membangun daerah.(Adz)

Dua Kepala Daerah Satu Suara, Dorong Percepatan IAIN Kerinci Menjadi UIN

Bupati Kerinci bersama Walikota Sungai Penuh saat menghadiri acara Wisuda ke-XII IAIN Kerinci. (ist) 

Kerinci – Wisuda ke-XII Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kerinci Tahun Akademik 2025/2026 tidak hanya menjadi momentum pengukuhan 538 wisudawan dan wisudawati, tetapi juga menandai semakin dekatnya langkah kampus tersebut menuju transformasi menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Kerinci.

Dalam Sidang Senat Terbuka yang digelar di Aula Perpustakaan Digital IAIN Kerinci, Rektor IAIN Kerinci, Dr. Jafar Ahmad, S.Ag., M.Si., mengungkapkan bahwa proses alih status IAIN menjadi UIN terus menunjukkan perkembangan yang menggembirakan.

Berdasarkan hasil evaluasi Kementerian Agama Republik Indonesia, IAIN Kerinci masuk dalam lima perguruan tinggi yang dinyatakan memenuhi syarat dari 15 kampus yang mengajukan perubahan status kelembagaan.

“Perjalanan menuju UIN bukan hanya cita-cita kampus, tetapi juga harapan masyarakat Kerinci dan Sungai Penuh. Dukungan pemerintah daerah, Forkopimda, tokoh masyarakat, alumni, dan seluruh stakeholder sangat besar dalam mendorong terwujudnya UIN Kerinci,” ujar Jafar Ahmad.

Ia optimistis jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, status UIN Kerinci dapat terwujud paling lambat pada tahun 2027 atau awal 2028.

Menurutnya, transformasi menjadi UIN akan memberikan dampak strategis bagi kemajuan pendidikan tinggi di wilayah Kerinci dan Sungai Penuh. Selain memperluas pilihan program studi, perubahan status tersebut juga akan meningkatkan daya saing daerah di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan sumber daya manusia.

Sebagai bagian dari penguatan institusi, IAIN Kerinci juga mengumumkan rencana pembukaan Program Doktor (S3) untuk Program Studi Islam dan Program Studi Pendidikan Agama Islam. Langkah ini menjadi tonggak baru sekaligus bukti kesiapan kampus dalam menyongsong perubahan status menjadi universitas.

“Pembukaan program doktoral merupakan bagian dari penguatan kapasitas akademik kampus dan menjadi salah satu indikator kesiapan IAIN Kerinci menuju UIN,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Sungai Penuh Alfin menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati Angkatan XII IAIN Kerinci.

“Hari ini merupakan momentum bersejarah yang menandai keberhasilan saudara menyelesaikan satu tahapan penting dalam perjalanan pendidikan. Di balik toga yang dikenakan terdapat perjuangan panjang, kerja keras, serta pengorbanan orang tua dan keluarga yang patut dihargai,” ujarnya.

Alfin juga menegaskan komitmen dan dukungan penuh Pemerintah Kota Sungai Penuh terhadap upaya peningkatan status IAIN Kerinci menjadi UIN Kerinci.

“Transformasi IAIN Kerinci menjadi UIN Kerinci akan menjadi batu loncatan besar yang membawa manfaat lebih luas bagi masyarakat dan generasi mendatang,” katanya.

Sementara itu, Bupati Kerinci Monadi turut menyampaikan dukungan penuh terhadap percepatan perubahan status IAIN Kerinci menjadi UIN. Menurutnya, kehadiran UIN Kerinci nantinya akan menjadi kebanggaan masyarakat serta memperkuat posisi Kerinci dan Sungai Penuh sebagai pusat pendidikan di wilayah barat Provinsi Jambi.

Monadi menegaskan Pemerintah Kabupaten Kerinci siap bersinergi dan memberikan dukungan dalam berbagai bentuk untuk mewujudkan cita-cita besar tersebut.

“Keberadaan UIN Kerinci akan membuka peluang yang lebih luas bagi generasi muda daerah untuk mengakses pendidikan tinggi berkualitas tanpa harus keluar daerah. Ini investasi penting bagi masa depan Kerinci dan Sungai Penuh,” ungkap Monadi.

Wisuda ke-XII IAIN Kerinci, Momentum Percepatan Transformasi Menuju UIN Kerinci

Momen pengukuhan 538 wisudawan dan wisudawati, IAIN Kerinci.

MERDEKAPOST.COM, KERINCI – Wisuda ke-XII Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kerinci Tahun Akademik 2025/2026 tidak hanya menjadi momen pengukuhan 538 wisudawan dan wisudawati, tetapi juga menandai semakin kuatnya langkah kampus tersebut menuju transformasi menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Kerinci.

Hal itu disampaikan Rektor IAIN Kerinci, Dr. Jafar Ahmad, S.Ag., M.Si., dalam Sidang Senat Terbuka yang digelar di Aula Perpustakaan Digital IAIN Kerinci. Menurutnya, proses alih status IAIN menjadi UIN terus menunjukkan perkembangan yang positif.

Berdasarkan hasil evaluasi Kementerian Agama Republik Indonesia, IAIN Kerinci masuk dalam lima perguruan tinggi yang dinyatakan memenuhi persyaratan dari 15 perguruan tinggi yang mengajukan perubahan status kelembagaan.

“Perjalanan menuju UIN bukan hanya cita-cita kampus, tetapi juga harapan masyarakat Kerinci dan Sungai Penuh. Dukungan pemerintah daerah, Forkopimda, tokoh masyarakat, alumni, dan seluruh stakeholder sangat besar dalam mendorong terwujudnya UIN Kerinci,” ujar Jafar Ahmad.

Ia menjelaskan, capaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh civitas akademika yang didukung oleh berbagai pihak, termasuk Pemerintah Kabupaten Kerinci dan Pemerintah Kota Sungai Penuh yang selama ini aktif mengawal proses pengembangan kampus.

Rektor optimistis proses transformasi tersebut dapat segera terealisasi. Apabila seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, status UIN Kerinci ditargetkan dapat terwujud paling lambat pada tahun 2027 atau awal 2028.

Transformasi menjadi UIN dinilai akan membawa dampak strategis bagi kemajuan pendidikan tinggi di wilayah Kerinci dan Sungai Penuh. Selain memperluas pilihan program studi, perubahan status tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan daya saing daerah dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan sumber daya manusia.

Sebagai bagian dari penguatan institusi, IAIN Kerinci juga mengumumkan rencana pembukaan Program Doktor (S3) pada Program Studi Islam dan Program Studi Pendidikan Agama Islam. Langkah ini menjadi tonggak penting dalam meningkatkan kapasitas akademik kampus sekaligus memperkuat kesiapan menuju status universitas.

“Pembukaan program doktoral merupakan bagian dari penguatan kapasitas akademik kampus. Ini menjadi salah satu indikator kesiapan IAIN Kerinci dalam menyongsong perubahan status menjadi UIN,” katanya.

Prosesi wisuda turut dihadiri Bupati Kerinci, Wali Kota Sungai Penuh, unsur Forkopimda, pimpinan perguruan tinggi, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta berbagai mitra strategis. Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi bukti kuat bahwa transformasi IAIN Kerinci menuju UIN mendapat dukungan luas dari berbagai elemen daerah.

Dengan dikukuhkannya 538 lulusan pada tahun ini, IAIN Kerinci kembali menegaskan perannya sebagai salah satu pusat pendidikan tinggi Islam yang terus berkembang di Provinsi Jambi. Wisuda ke-XII tidak hanya menjadi perayaan akademik, tetapi juga momentum untuk memperkuat sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan cita-cita besar lahirnya UIN Kerinci sebagai kebanggaan masyarakat Kerinci, Sungai Penuh, dan Provinsi Jambi.(adz)

Tiga Prodi S2 Segera Hadir di IAIN Kerinci, Dr Jafar: Transformasi menuju Kampus yang Kompetitif dan Berdaya saing

Tiga Prodi S2 Segera Hadir di IAIN Kerinci, Rektor Dr Jafar Ahmad : Transformasi menuju Kampus yang Kompetitif dan Berdaya Saing.(adz)

KERINCI, MERDEKAPOST.COM – Institut Agama Islam Negeri Kerinci (IAIN) Kerinci semakin mantap melangkah menjadi pusat pendidikan tinggi unggulan di wilayah Jambi. Senin (16/2), kampus ini melaksanakan Asesmen Lapangan sebagai tahapan strategis pembukaan Program Magister (S2) Program Pascasarjana yang dinilai langsung oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).

Tiga program studi yang diajukan yakni Tadris Bahasa Inggris, Manajemen Bisnis Syariah, dan Tadris IPA. Kehadiran program ini diharapkan menjadi solusi bagi masyarakat Kerinci dan sekitarnya yang selama ini harus keluar daerah untuk melanjutkan studi jenjang magister.

Rektor IAIN Kerinci, Dr. Jafar Ahmad, S.Ag., M.Si., menegaskan bahwa pembukaan S2 bukan sekadar penambahan program, tetapi bagian dari transformasi institusi menuju kampus yang lebih kompetitif dan berdaya saing.

Baca Juga:

Tak Perlu Keluar Daerah, IAIN Kerinci Resmi Kantongi Izin Program Doktor S3 Studi Islam

“Kami ingin menghadirkan pendidikan magister yang unggul, relevan, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Ini adalah komitmen kami untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah,” ujarnya.

Dalam asesmen tersebut, tim asesor melakukan verifikasi menyeluruh terhadap kesiapan kurikulum, dosen, fasilitas, sistem penjaminan mutu, hingga roadmap pengembangan lima tahun ke depan. Seluruh persiapan disebut telah dilakukan secara matang guna memastikan program yang dibuka benar-benar berkualitas dan siap bersaing di tingkat nasional.

Bacaan Lainnya:

Rabu atau Kamis Awal Puasa Ramadan? Tinggi Hilal Masih Minus, Ini Penjelasan Dr. Zufriani

Sambut Ramadhan dan Idul Fitri 1447H, In i Himbauan Kasat Reskrim Polres Kerinci

Muhammadiyah Tetapkan Awal Puasa 18 Februari, Ini Dasarnya

Pembukaan Program Magister ini menjadi tonggak penting bagi IAIN Kerinci dalam memperkuat peran sebagai pusat pengembangan ilmu keislaman, pendidikan, dan ekonomi syariah di Jambi. Dengan hadirnya S2 di kampus ini, masyarakat kini memiliki akses pendidikan lanjutan yang lebih dekat, terjangkau, dan berkualitas.

IAIN Kerinci optimistis, setelah proses asesmen ini, program magister segera terealisasi dan membuka peluang lebih luas bagi generasi muda serta para profesional yang ingin meningkatkan kompetensi akademik dan karier tanpa harus meninggalkan daerah.(adz)

Milad ke-79 HMI, Satukan Semangat Ikhtiar Cetak Kepemimpinan Masa Depan

HMI Cabang Kerinci-Sungai PenuhMomentum Milad ke-79 di maknai melalui pelaksanaan School of Leadership bagi pelajar tingkat SLTA sederajat se-Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh, Minggu (15/2/2026).(adz)

KERINCI, MERDEKAPOST.COM -  Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Kerinci Sungai Penuh meneguhkan peran strategisnya dalam mencetak generasi pemimpin. Momentum Milad ke-79 di maknai melalui pelaksanaan School of Leadership bagi pelajar tingkat SLTA sederajat se-Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh, Minggu (15/2/2026), di Aula Kantor Wali Kota Sungai Penuh.

Kegiatan ini di buka Secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kota Sungai Penuh, Alpian, S.E., M.M. Ia mewakili Wali Kota Sungai Penuh dalam membuka acara secara resmi. Kehadiran pemerintah daerah menandai kuatnya dukungan terhadap pembinaan kepemimpinan pelajar.

Dalam sambutannya, Alpian mengapresiasi konsistensi HMI dalam melahirkan kader intelektual. Selain itu, ia menilai HMI terus memberi kontribusi nyata bagi bangsa dan daerah.

Baca Juga: Bupati Monadi Turun Langsung Bersihkan Sampah di Danau Kerinci, Langkah Nyata Wujudkan Lingkungan Bersih  

Selamat Milad ke-79 HMI Cabang Kerinci–Sungai Penuh. Perjalanan panjang ini menunjukkan dedikasi dan komitmen yang tidak pernah padam. Semoga HMI terus menjadi rumah bagi pemimpin berintegritas,” ujarnya.

Sementara itu, Alpian mendorong para peserta agar memanfaatkan School of Leadership sebagai ruang pembentukan diri. Ia mengajak pelajar mengasah karakter, memperluas wawasan, serta menumbuhkan keberanian.

"Kalian adalah calon pemimpin masa depan. Karena itu, bangun jejaring sejak dini. Tumbuhkan kepercayaan diri. Siapkan diri untuk memikul tanggung jawab". tambahnya.

Baca Juga: Dari Danau Kerinci, Gerakan Indonesia Asri Dimulai! DLH Serukan Aksi Nyata  

Kemudian, rangkaian Milad ke-79 di tandai dengan pemotongan tumpeng. Prosesi ini di lakukan bersama perwakilan pemerintah daerah, Rektor IAIN Kerinci, unsur Polres Kerinci, serta senior KAHMI.

Melalui kegiatan ini, HMI Cabang Kerinci Sungai Penuh menegaskan komitmennya. HMI menyemai benih kepemimpinan hari ini. Dengan demikian, masa depan daerah dan bangsa di harapkan tumbuh lebih kuat, cerdas, dan berkarakter.(Adz)

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs