Dari Danau Kerinci, Gerakan Indonesia Asri Dimulai! DLH Serukan Aksi Nyata

 

Dari Danau Kerinci, Gerakan Indonesia Asri Dimulai! DLH Serukan Aksi Nyata.(IST)

Kerinci, Merdekapost.com – Pemerintah Kabupaten Kerinci menggelar Gerakan Indonesia Asri  (Aman, Sehat, Resik, Indah) yang akan dilaksanakan besok, Minggu, 15 Februari 2026, di Dermaga Danau Kerinci.

Kegiatan ini menjadi langkah nyata Pemkab Kerinci dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, tertata, dan nyaman, sekaligus meningkatkan daya tarik ruang publik serta sektor pariwisata daerah.

Dalam gerakan tersebut, masyarakat diajak untuk membersihkan lingkungan dari sampah, menertibkan baliho, iklan dan poster yang tidak pada tempatnya, serta merapikan kabel yang semrawut. Kerja bakti rutin setiap minggu juga didorong agar budaya hidup bersih terus terjaga secara berkelanjutan.

BACA JUGA:

Pastikan Kestabilan Harga, Bupati Monadi dan Bapanas Turun Langsung ke Pasar Semurup

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kerinci, Neneng Susanti, S.Hut., M.Si, Sabtu (14/2/2026), menjelaskan bahwa Gerakan Indonesia Asri bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan gerakan bersama yang harus dilaksanakan secara konsisten.

“Melalui Gerakan Indonesia Asri ini, kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap aman, sehat, resik, dan indah. Kebersihan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab kita semua,” ujarnya.

BACA JUGA: 

Sejumlah 999 PPPK Paruh Waktu Kota Sungai Penuh Tandatangani Perjanjian Kerja

Ia menambahkan, penataan lingkungan yang baik akan memberikan dampak positif terhadap wajah daerah, khususnya kawasan Danau Kerinci sebagai salah satu ikon wisata unggulan.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari instansi pemerintah, pelajar, komunitas, dan aparatur Desa hingga pelaku usaha, dapat berpartisipasi aktif menyukseskan kegiatan ini demi terwujudnya Kabupaten Kerinci yang lebih bersih, sehat, dan indah,”ungkapnya.(adz)

Air Danau Semakin Menyusut, Ekomoni Masyarakat Sekitar Semakin Mengkhawatirkan

Air Danau Semakin Menyusut Ekomoni Masyarakat Sekitar Semakin Mengkhawatirkan

Kerinci – Kondisi Danau Kerinci, Jambi, saat ini tengah berada dalam status waspada. Dalam beberapa pekan terakhir, permukaan air di danau kebanggaan masyarakat Kerinci ini terpantau mengalami penurunan debit secara drastis. Fenomena ini mulai berdampak serius pada sektor perikanan dan aktivitas transportasi air warga setempat (28/01/2026).

Penyusutan air terlihat jelas di sepanjang bibir danau. Wilayah yang biasanya terendam air kini berubah menjadi hamparan lumpur yang mengering dan retak-retak. Di beberapa titik dermaga, kapal-kapal nelayan tampak kandas karena air telah menjauh hingga puluhan meter dari garis pantai semula.

Baca Juga: Air Danau Kerinci Surut Drastis: Antara Uji PLTA dan Ancaman bagi Ekonomi Warga Sekitar

Tokoh muda Kerinci, Zalmianto atau yang biasa dipanggil Anto Black mengatakan ” Karna uji coba turbin PLTA yg sumber air nya dari danau, Secara ekonomi nelayan semakin susah cari ikan otomatis Rumah makan makin susah cari penjual ikan, Kemudian Sungai yg jadi penyuplai air Danau akan cepat tersedot dan mengering . Bagi petani yg mengandalkan air sungai untuk bersawah akan kesulitan memanfaatkan air dari aliran sungai. Seumuran saya yg sudah 45 thn hidup di pinggir danau kerinci baru kali ini melihat danau air nya sekecil ini”.

Menurut Salah satu aktivis kerinci Ilham juga mengatakan “penurunan ini merupakan salah satu yang tercepat dalam beberapa tahun terakhir. Faktor cuaca ekstrem dan berkurangnya intensitas hujan di wilayah hulu dituding menjadi penyebab utama hilangnya volume air secara masif”.

Bacaan Lainnya: Kasus Guru dan Siswa, Polda Jambi Audiensi dengan PGRI Provinsi dan Dorong Jalur Mediasi

Dampak dari fenomena ini mulai dirasakan oleh berbagai lapisan masyarakat:

1. Mengeluhkan kematian bibit ikan akibat suhu air yang meningkat dan kadar oksigen yang menurun seiring dangkalnya air.

2. Petani di sekitar danau mulai khawatir pasokan air untuk sawah mereka akan terhenti jika tren penurunan ini terus berlanjut.

3. Nelayan tangkap tidak bisa melaut .

4. Investasi pakan dan bibit hilang begitu saja karena kondisi alam yang tidak mendukung.

Pemerintah daerah bersama dinas terkait diharapkan segera turun tangan untuk melakukan kajian mendalam terkait fenomena ini, serta menyiapkan langkah mitigasi bagi warga yang mata pencahariannya bergantung sepenuhnya pada Danau Kerinci. (*adz)

Tim Srikandi Kecamatan Keliling Danau dan Bukit Kerman Siap Menangkan HTK-Ezi dalam Pilbup

Tim Srikandi HTK -  ezi

Merdekapost.com | Kerinci – Di kediaman Ibu Pitra Jaya, ibunda dari Angra Perdana Putra dari Partai Perindo, Tim Srikandi dari Kecamatan Keliling Danau dan Bukit Kerman menyatakan kesiapan penuh untuk mendukung dan memenangkan H. Tafyani Kasim (HTK) dalam Pemilihan Bupati (Pilbup) mendatang.


Acara ini bertajuk “Pengukuhan Tim dan Penyerahan SK di Dua Korcam,” yang disambut dengan antusias oleh para Kordinator Desa (Kordes) yang hadir dengan semangat untuk berjuang bersama. Kehadiran mereka mencerminkan komitmen kuat Tim Srikandi dalam memperjuangkan pasangan calon HTK-Ezi.


Dalam kesempatan tersebut, Ibu Rika Evawani, istri dari Cabup H. Tafyani Kasim, memberikan sambutan penuh motivasi, mengajak seluruh anggota Tim Korcam dan Kordes untuk terus menjaga kekompakan dan bekerja keras memenangkan HTK-Ezi dalam Pilbup. “Terima kasih, ini sangat luar biasa. Semangat juang Tim Srikandi sudah terlihat melalui kekompakan saat ini. Semoga ke depannya kita terus solid dalam berjuang memenangkan HTK-Ezi,” ungkap Ibu Rika.


Ia juga menambahkan bahwa perjuangan ini bukan hanya untuk kemenangan HTK-Ezi, tetapi juga kemenangan bersama. “Tetap semangat dan solid!” tambahnya.


Buk Sifa Rohimah, Ketua Korcam Keliling Danau, turut menegaskan kesiapan Tim Srikandi dalam bertarung untuk kemenangan HTK-Ezi. “Saya mewakili Tim Srikandi di Kecamatan Keliling Danau siap berjuang untuk HTK-Ezi,” ujarnya dengan tegas.


Ia juga mengingatkan seluruh Kordes tentang peran penting Tim Srikandi dalam memperkenalkan sosok HTK dan program-programnya yang pro-rakyat kepada masyarakat luas.


Suasana semakin semarak dengan teriakan yel-yel “Menang, Menang, Yes!” dari Tim Srikandi, yang diakhiri dengan hidangan snack dan sesi foto bersama untuk mengabadikan momen semangat kebersamaan mereka. (rdp)


Viral, Pulau Terapung di Danau Kerinci, Begini Penjelasannya

Tanah lebih kurang seluas 2 hektare hanyut ke tengah Danau Kerinci hingga membentuk sebuah pulau. (doc/istimewa)

KERINCI | MERDEKAPOST.COM - Tanah lebih kurang seluas 2 hektare hanyut ke tengah Danau Kerinci hingga menyerupai sebuah pulau kecil, Sabtu (13/1/2024). 

Fenomena alam tersebut viral di media sosial setelah videonya dibagikan akun Facebook Febry Hairulalif.

Dalam video itu disebutkan bahwa tanah yang hanyut tersebut ukurannya cukup luas. 

Lebih luas dari ukuran lapangan sepak bola. Dan posisinya terletak di tengah danau Kerinci. 

"Pas berada di tengah-tengah danau, antara desa Seleman dan Pulau Tengah," ujar perekam video tersebut. 

Di video tersebut terlihat pohon-pohon besar yang ada di tanah tersebut masih berdiri dengan utuh. 

Tokoh masyarakat Seleman, Bulkia mengatakan, tanah tersebut mengapung, terombang ambing di atas permukaan danau sejak dari kemarin

“Kemaren masyarakat kita sudah meninjau ke sana," sebutnya, Minggu (14/1/2024). 

Diketahui danau Kerinci saat ini memang sedang meluap. Bahkan tingginya debit air danau Kerinci membuat desa-desa yang berada di sekeliling danau kebanjiran. 

Banjir akibat luapan danau Kerinci mengenanggi rumah hingga ukuran pingang orang dewasa. Sehingga danau Kerinci terlihat bertambah luas. 

Kapolsek Danau Kerinci AKP Edi Mardi bersama Camat Danau Kerinci saat mengunjungi lokasi 'Pulau Terapung' di Danau Kerinci yang lagi viral. Selasa, 16|01|2024 (Ist)

Penjelasan Kapolsek Danau Kerinci, Setelah Dirinya Bersama Camat Meninjau 'Pulau Terapung'  itu 

Tanah hanyut mengapung hingga membentuk pulau di Danau Kerinci yang viral ternyata 5 tahun yang lalu juga pernah hanyut.

Tanah seluas 1,5 hektare tersebut awalnya berasal dari wilayah Desa Ujung Pasir, Kecamatan Tanco Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi.

Hal itu disampaikan oleh Kapolsek Danau Kerinci, AKP Edi Mardi, Selasa (16/1/2024).

Kapolsek mengatakan, pada Selasa pagi 16/01/2024 dirinya telah ke lokasi ‘pulau baru’ yang ada di Danau Kerinci tersebut dengan menggunakan perahu.

Saat ini tanah hanyut tersebut berada di wilayah desa Koto Tengah Seleman, Kecamatan Danau Kerinci.

“Luasnya sekitar 1,5 hektar tapi bentuknya agak memanjang,” kata Edi Mardi.

Setelah mengelilingi tanah tersebut, kata Edi, dirinya bersama Camat langsung ke atas tanah tersebut.

Di lokasi juga ada warga yang sedang mencari rumput di atas luas yang hanyut itu.

“Rasa bergoyang ketika kita di atasnya,” ujarnya.

Dilanjutkannya, berdasarkan informasi dari masyarakat, tanah tersebut disebut kumpa atau tanah mengapung, awalnya berasal dari wilayah desa Ujung Pasir.

Pada 2018 tanah tersebut hanyut ke Danau Kerinci dari Desa Ujung Pasir hingga sampai ke wilayah Desa Keluru, kecamatan Keliling Danau.

“Banjir kali ini tanah tersebut kembali hanyut ke tengah danau,” jelasnya

(hza | MPC )

Pilkades Serentak Keliling Danau Sukses Digelar, Pendamping Desa Ucap Selamat ke Kades Terpilih

 

Pilkades serentak di Kabupaten Kerinci. Foto: Nek

Merdekapost.com - Pemeerintah Kabupaten Kerinci, hari ini, senin (07/11/2022) menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di 39 Desa seluruh Kecamatan di Kabupaten Kerinci.


Berdasarkan pantauan, Pelaksanaan Pilkades Serentak di Kecamatan Keliling Danau, Berjalan Sukses dan Damai, adapun desa yang mengikuti Pilkades di antara nya Desa Lempur Danau, Desa Dusun Baru dan Desa Keluru.


Pendamping Desa Kecamatan Keliling Danau, menyebutkan ada tiga desa yang mengikuti pilkades serentak semuanya berjalan lancar dan damai.


"Kami atas nama pendamping desa Mengucapkan Selamat Pada Kades Terpilih, semoga amanah dan selalu berinovasi dalam memimpin,” ujatnya.


Lebih lanjut, Sofya Irawan Koordinator Kecamatan,  menyebutkan adapun yang terpilih sesuai dengan hasil penghitungan di Tempat Pemungutan suara antara lain 


1. Dedi Santoso, S. Kom Kades terilih Desa Keluru

2. Ilham kurniawan Kades Terpilih Desa Dusun Baru 

3. Mudardi Kades terpilih Desa Lempur Danau


Sofya Berharap, semoga dengan terpilihnya tiga Kepala Desa di Kecamatan Keliling Danau ini membawa perubahan yang signifikan.


“Semoga tiga kepala desa terpilih mampu membawa perubahan yang signifikan dan menjalankan program dari kementrian serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat  pasca Pandemi Covid-19,”  ungkapnya.


Berikut data perolehan suara di Pilkades tiga Desa Kecamatan Keliling Danau:


Desa Dusun Baru

1. Nama : Ilham kurniawan

    Jumlah Suara : 329

2. Nama : Data Nurpersih

    Jumlah Suara : 23


Desa : Lempur Danau.

1. Nama : Fitriani

    JumlahSuara : 19

2. Nama : Mudardi

    Jumlah.Suara : 316


Desa Keluru

1. Nama : Dedi Santoso, S. Kom

    Jumlah Suara : 239

2. Nama : Henri Jaya, SE

     Jumlah Suara : 134

3. Nama : Edi Nofrizal

     Jumlah Suara : 1

(nek)

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs