Warga Koto Limau Manis Padati Masjid Jami'atul Ikhlas Sambut Safari Ramadhan Wawako Azhar Hamzah

SUNGAI PENUH – Pemerintah Kota Sungai Penuh melaksanakan kegiatan Safari Ramadhan 1447 Hijriah di Masjid Jami’atul Ikhlas, Desa Koto Limau Manis, Kecamatan Koto Baru. Kegiatan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat, sekaligus menyampaikan berbagai program pembangunan yang telah dan akan dilaksanakan.

Kedatangan Wakil Wali Kota Sungai Penuh Azhar Hamzah bersama sang istri, Ny. Mawarti Azhar selaku Ketua GOW Kota Sungai Penuh, disambut antusias oleh masyarakat setempat, Senin malam (09/3/26) 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Kota Sungai Penuh, Para  Asisten, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), staf ahli dan kepala perangkat daerah, Kementerian Agama Kota Sungai Penuh, para camat se-Kota Sungai Penuh, Ketua MUI Kota Sungai Penuh, Bank Jambi Cabang Sungai Penuh, para kepala desa se-Kecamatan Koto Baru, Forum Kepala Desa dan BPD Desa Koto Limau Manis, tokoh adat, alim ulama, cendekiawan, tokoh pemuda, pengurus Masjid Jami’atul Ikhlas, serta masyarakat dan jamaah salat tarawih yang memadati masjid tersebut.

Dalam kesempatan itu, Wakil Wali Kota Sungai Penuh Azhar Hamzah menyampaikan bahwa kegiatan Safari Ramadhan merupakan sarana mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat melalui dialog serta kebersamaan di bulan suci.

Menurutnya, momentum Ramadhan menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat nilai kebersamaan sekaligus membangun komunikasi yang lebih dekat antara pemerintah dan masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah.

Pemerintah Kota Sungai Penuh sendiri terus berkomitmen melaksanakan pembangunan di berbagai sektor, mulai dari pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pendidikan, pelayanan kesehatan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, hingga penguatan sektor pertanian dan UMKM.

Namun demikian, pemerintah menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada pemerintah semata. Dukungan serta partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan dalam menjaga persatuan, mendukung berbagai program pembangunan, serta merawat fasilitas umum yang telah dibangun.

Selain itu, masyarakat juga diharapkan terus menumbuhkan semangat gotong royong yang selama ini menjadi nilai luhur budaya masyarakat.

Sepanjang tahun 2025 lalu, khususnya di wilayah Kecamatan Koto Baru, pemerintah telah melaksanakan sejumlah kegiatan pembangunan, baik fisik maupun nonfisik. Di antaranya rehabilitasi daerah irigasi Koto Baru serta perluasan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) melalui jaringan perpipaan desa.

Sementara itu pada tahun 2026, pemerintah kembali merencanakan sejumlah program pembangunan di Kecamatan Koto Baru, di antaranya pembangunan tangki septik individual sebanyak tiga unit serta pembangunan tangki septik komunal untuk lima hingga sepuluh kepala keluarga sebanyak tiga unit.

Pemerintah Kota Sungai Penuh menegaskan bahwa pembangunan akan terus dilaksanakan secara merata di seluruh wilayah kota dengan menyesuaikan kebutuhan masing-masing daerah.

Lebih lanjut, Wakil Wali Kota juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan bulan suci Ramadhan dengan meningkatkan kualitas ibadah serta memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Sungai Penuh juga menyerahkan bantuan untuk Masjid Jami’atul Ikhlas Desa Koto Limau Manis melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Jambi sebesar Rp10.000.000. Bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap peningkatan sarana dan prasarana ibadah bagi masyarakat.

Selain itu, Wakil Wali Kota Sungai Penuh Azhar Hamzah secara pribadi juga memberikan bantuan berupa 20 sak semen sebagai bentuk kepedulian terhadap pembangunan dan perbaikan sarana ibadah bagi masyarakat setempat.

Melalui kegiatan Safari Ramadhan ini, pemerintah juga mengajak empat unsur penting dalam masyarakat yang dikenal dengan “empat jenis”, yakni tokoh agama, tokoh adat, kalangan cendekiawan, serta generasi muda, untuk turut berperan aktif dalam mendukung agenda pembangunan daerah.

Dengan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, diharapkan setiap program pembangunan yang direncanakan dapat berjalan lancar serta memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Di akhir kegiatan, pemerintah kembali menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan 1447 Hijriah serta berharap seluruh amal ibadah masyarakat diterima oleh Allah SWT. (Adz/Kominfo)

Bukan Isapan Jempol Belaka, Al Haris: Pemprov Jambi Bantu Rp3 Miliar untuk TPA di Sungai Penuh

MASALAH SAMPAH: Pemprov Jambi Bantu Rp3 Miliar untuk Pembangunan TPA di Sungai Penuh.(MPC)

SUNGAI PENUH, MERDEKAPOST.COM – Pemerintah Provinsi Jambi mengalokasikan bantuan sebesar Rp3 Miliar kepada Pemerintah Kota Sungai Penuh untuk pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah.

Al Haris bersama Wali Kota Alfin meninjau langsung lokasi pembangunan TPA di Desa Renah Kayu Embun, Kecamatan Kumun Debai, Kota Sungai Penuh, Sabtu (7/2/2026). Peninjauan itu juga di hadiri perwakilan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Provinsi Jambi serta sejumlah organisasi perangkat daerah terkait.

Al Haris mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan pemerintah provinsi dalam membantu pemerintah kota mengatasi persoalan sampah yang saat ini menjadi perhatian masyarakat.

BACA JUGA: 

Safari Ramadhan di Pendung Hilir, Wabup Kerinci Murison Salurkan Bantuan untuk Warga dan Masjid

Viral! Desa Berjo Bagi-bagi THR Total Rp723 Juta, Tiap KK Terima Rp 500 Ribu, Sumbernya?

“Sampah sudah menjadi persoalan serius di Kota Sungai Penuh. Karena itu pemerintah provinsi berupaya membantu mencarikan solusi dengan pembangunan TPA ini,” kata Al Haris.

Selain bantuan anggaran pembangunan, pemerintah provinsi juga memberikan izin penggunaan lahan kawasan hutan produksi seluas 4,3 hektare untuk mendukung pembangunan fasilitas TPA tersebut.

Menurut Al Haris, persoalan pengelolaan sampah perlu di tangani secara serius karena berkaitan dengan kebersihan lingkungan dan kesehatan masyarakat.

“Anggaran pembangunan TPA sudah di alokasikan melalui Dinas PUTR Provinsi Jambi sebesar Rp3 miliar, di tambah izin penggunaan lahan sekitar 4,3 hektare,” ujarnya.

BACA JUGA: 

Wali Kota Sungai Penuh Alfin Hadiri Langsung Kunjungan Gubernur Jambi, Safari Ramadhan di Al Falah Lempur

Dukung Gerakan Nasional Indonesia ASRI, Kadishub Kerinci Pimpin Personil Gotong Royong di Kayu Aro

Sementara itu, Wali Kota Sungai Penuh Alfin menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah provinsi dalam membantu penanganan persoalan sampah di daerahnya.

Menurut dia, bantuan tersebut di harapkan dapat mempercepat pembangunan fasilitas pembuangan akhir sehingga pengelolaan sampah di Kota Sungai Penuh dapat berjalan lebih optimal.

“Kami berterima kasih atas perhatian pemerintah provinsi. Bantuan ini sangat membantu dalam mengatasi persoalan sampah yang selama ini menjadi dilema di Sungai Penuh,” kata Alfin.

Pemerintah Kota Sungai Penuh berharap pembangunan TPA tersebut dapat menjadi solusi jangka panjang dalam pengelolaan sampah sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat bagi masyarakat.(Adz)

Safari Ramadan di Kumun Mudik, Wako Alfin Serahkan CSR Rp10 Juta

SUNGAI PENUH, MERDEKAPOST.COM - Wali Kota Sungai Penuh Alfin, SH bersama Wakil Wali Kota Azhar Hamzah dan Sekretaris Daerah Alpian menggelar Safari Ramadan di Masjid Nurul Falah, Desa Kumun Mudik, Kecamatan Kumun Debai, Rabu (4/3/2026). Kegiatan ini turut dihadiri jajaran OPD serta unsur Forkopimda lingkup Pemerintah Kota Sungai Penuh.

Dalam sambutannya, Wali Kota Alfin menyampaikan bahwa Safari Ramadan merupakan agenda rutin pemerintah daerah sebagai ajang silaturahmi dengan masyarakat sekaligus memperkenalkan jajaran OPD agar lebih dekat dengan warga.

“Safari Ramadan ini bukan hanya ibadah bersama, tetapi juga momentum mempererat hubungan pemerintah dengan masyarakat,” ujar Alfin.

Pada kesempatan tersebut, Alfin juga memaparkan capaian satu tahun kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota Azhar Hamzah. Sejumlah pembangunan fisik di Kecamatan Kumun Debai telah diselesaikan, di antaranya peningkatan jalan menuju Renah Kayu Embun yang kini mempermudah akses masyarakat.

Terkait persoalan persampahan, ia mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Sungai Penuh telah mendapatkan bantuan satu unit ekskavator dan mesin pengolah plastik dari Kementerian Lingkungan Hidup. Ia juga menegaskan bahwa Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Renah Kayu Embun telah melalui prosedur sesuai aturan yang berlaku.

“Jangan mudah termakan isu di media sosial. Tidak mungkin pemerintah mendirikan TPST tanpa izin. Semua sudah sesuai ketentuan,” tegasnya.

Alfin turut mengimbau masyarakat untuk mulai menjaga kebersihan lingkungan dengan memilah sampah dari rumah sebagai langkah awal mendukung pengelolaan sampah yang lebih baik.

Di bidang sosial, Wali Kota meminta Dinas Sosial untuk mengecek ulang data penerima BPJS dan berkoordinasi dengan pemerintah desa agar data yang digunakan benar-benar valid dan sinkron. Sementara di sektor pendidikan, pemerintah kota telah menyiapkan program seragam sekolah gratis guna memastikan tidak ada lagi anak di Kota Sungai Penuh yang putus sekolah karena alasan ekonomi.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pembangunan rumah ibadah, di akhir kegiatan Wali Kota Alfin menyerahkan bantuan dana CSR sebesar Rp10 juta untuk pembangunan Masjid Nurul Falah Desa Kumun Mudik. Safari Ramadan kali ini juga diisi tausiah oleh Buya Drs. H. Laidamuri, yang menambah kekhusyukan suasana ibadah di bulan suci.(adz/kominfo)

Tamparan Keras! Menteri PAN-RB RI Nilai Pemkot Sungai Penuh Peringkat Terendah Pelayanan Publik Se-Jambi

Tamparan Keras! Menteri PAN-RB RI Nilai Pemkot Sungai Penuh Peringkat Terendah Pelayanan Publik Se-Jambi.(ist)

SUNGAI PENUH, MERDEKAPOST.COM – Hasil Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2025 yang ditetapkan melalui Keputusan Menteri PANRB Nomor 3 Tahun 2026 menjadi tamparan keras bagi Pemerintah Kota Sungai Penuh.

Berdasarkan laporan resmi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia, Kota Sungai Penuh memperoleh indeks pelayanan publik sebesar 2,66 dengan kategori C, menempatkannya di peringkat ke-11 dari 12 kabupaten/kota di Provinsi Jambi

Jika ditarik ke level nasional, capaian ini tentu masih jauh dari harapan. Kondisi tersebut mengindikasikan masih adanya aspek yang belum optimal dalam pelaksanaan kebijakan pelayanan publik di daerah.

Perbandingan Indeks Pelayanan Publik se-Provinsi Jambi

Berdasarkan data resmi hasil penilaian:

Kabupaten Batang Hari: 4,32 (A)

Kabupaten Kerinci: 4,08 (A)

Provinsi Jambi: 4,30 (A)

Kota Jambi: 4,00 (B)

Kabupaten Tanjung Jabung Barat: 3,97 (B)

Kabupaten Merangin: 3,15 (B)

Kabupaten Muaro Jambi: 3,08 (B)

Kabupaten Tebo: 2,91 (C)

Kabupaten Sarolangun: 2,77 (C)

Kabupaten Tanjung Jabung Timur: 2,75 (C)

Kota Sungai Penuh: 2,66 (C)

Kabupaten Bungo: 2,18 (C)

Dari data tersebut, Kota Sungai Penuh hanya berada satu tingkat di atas Kabupaten Bungo.

Pendekatan pembinaan : Wako Alfin dan Wawako Azhar serta Sekda Alpian, turun memantau pelayanan Publik di lingkup Pemkot Sungai Penuh, Hendaknya Jika Tidak Efisien harus ada tindak lanjut hukuman/sanksi tegas. (Ist)

Mengacu pada Standar Penilaian Nasional

Penilaian pelayanan publik mengacu pada ketentuan UU Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik serta indikator Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM).

Penilaian tidak hanya melihat kelengkapan sarana dan prasarana, tetapi juga menitikberatkan pada:

  • Kepatuhan terhadap standar operasional prosedur (SOP)
  • Responsivitas aparatur
  • Inovasi pelayanan
  • Digitalisasi layanan
  • Efektivitas pengawasan internal

Secara infrastruktur, Kota Sungai Penuh dinilai sudah mendekati standar. Namun, persoalan utama disebut berada pada mindset aparatur, di mana budaya melayani masyarakat belum sepenuhnya terinternalisasi. Sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), orientasi kerja seharusnya adalah melayani, bukan dilayani.

Kondisi ini Menjadi Alarm untuk Evaluasi menyeluruh

Rendahnya nilai ini menjadi alarm serius bagi Pemerintah Kota Sungai Penuh untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pelayanan publik.sebab Pelayanan publik merupakan wajah utama pemerintah di mata masyarakat dan menjadi indikator keberhasilan tata kelola pemerintahan.

Sejumlah aspek yang dinilai masih lemah meliputi diantaranya:

  • SOP yang belum optimal
  • Respons aparatur yang masih rendah
  • Minimnya inovasi pelayanan
  • Digitalisasi yang belum maksimal
  • Pengawasan internal yang belum efektif

Tidak kalah penting, perlu adanya sistem penghargaan (reward) dan pembinaan bagi petugas pelayanan terdepan agar kualitas layanan meningkat secara berkelanjutan

Tanggung Jawab Bersama Seluruh SKPD, Jadi Momentum Reformasi Pelayanan Secara Serius

Capaian pelayanan publik bukan hanya tanggung jawab satu instansi, melainkan seluruh SKPD di lingkungan Pemkot Sungai Penuh. OPD, kantor camat, kelurahan hingga desa merupakan ujung tombak pelayanan di bidang administrasi, kesehatan, pendidikan, perizinan, dan layanan dasar lainnya.

Jika tidak segera diperbaiki, kondisi ini berpotensi menurunkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.

Namun di sisi lain, hasil evaluasi ini juga bisa menjadi momentum reformasi pelayanan secara serius. Sebab kualitas pelayanan publik tidak hanya berdampak pada kepuasan masyarakat, tetapi juga memengaruhi daya saing daerah, investasi, serta citra pemerintahan.

Apabila seluruh perangkat Pemkot Sungai penuh mampu berbenah, memperbaiki sistem, serta meningkatkan profesionalisme aparatur, bukan tidak mungkin Kota Sungai Penuh dapat keluar dari zona bawah dan memperbaiki peringkat pada evaluasi berikutnya.(Adz)

Gubernur Al Haris Gandeng Kepala Daerah se-Jambi Temui Menteri PKP, Perjuangkan Program Perumahan Rakyat

Temui Bang Arar (Maruarar Sirait) Menteri PKP, Gubernur Al Haris Beserta Kepala Daerah se-Jambi Perjuangkan Program Perumahan Rakyat.(Ist)

JAKARTA, MERDEKAPOST.COM -  Gubernur Jambi Al Haris bergerak cepat memperjuangkan kebutuhan perumahan masyarakat dengan menemui Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait di Jakarta, Senin (23/2/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Al Haris turut membawa seluruh Kepala Daerah (Kada)_ Bupati, wali kota,  beserta jajaran dinas terkait se-Provinsi Jambi sebagai bentuk keseriusan daerah dalam mendukung program perumahan nasional.

Audiensi yang berlangsung di Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman itu membahas kebutuhan mendesak akan hunian layak bagi masyarakat, termasuk program bedah rumah, penataan kawasan kumuh, hingga rumah subsidi.

Baca Juga: Dandim 0417/Kerinci Letkol Inf Eko Siswanto Silaturahmi dengan Wali Kota Sungai Penuh

“Kami hadir membawa puluhan ribu aspirasi rakyat Jambi yang merindukan rumah layak huni. Kami berharap program seperti BSPS, penataan kawasan kumuh, dan rumah subsidi bisa digelontorkan lebih masif ke Jambi, ” ujar Al Haris.

Ia menegaskan pemerintah daerah siap menyiapkan data akurat agar bantuan pusat tepat sasaran. Menurutnya, perumahan yang layak akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup, ekonomi keluarga, hingga pendidikan anak-anak.

Baca Juga: Kabar Gembira! Tunjangan Sertifikasi Guru Madrasah 2026 Dipercepat, Rapel Januari Langsung Cair

Sementara itu, Menteri PKP Maruarar Sirait merespons positif langkah jemput bola yang dilakukan Pemprov Jambi. Ia menyebut pemerintah di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto berkomitmen menghadirkan kebijakan yang memudahkan masyarakat memiliki rumah.

“Kita akan lakukan terobosan besar, termasuk usulan penurunan bunga menjadi 5 persen bagi jutaan nasabah, terutama masyarakat kecil dan ibu-ibu yang menjalankan usaha dari rumah, ” jelas Maruarar.

Baca Juga: Safari Ramadan Perdana di Masjid Baiturrahman, Wako Alfin Paparkan Capaian Pembangunan dalam Satu Tahun

Dalam pertemuan itu, Kementerian PKP memaparkan sejumlah strategi yang akan menjadi fokus dukungan bagi daerah, antara lain Pemberdayaan ekonomi rumah tangga, agar rumah yang direnovasi juga menjadi ruang usaha produktif. Penataan kawasan kumuh, menjadi permukiman sehat dan tertata.

Program BSPS (Bedah Rumah) yang akan menyasar seluruh kabupaten/kota di Jambi. Penyederhanaan akses subsidi perumahan, termasuk KPR Tapak dan rusun bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Baca Juga: OJK Pastikan Bank Jambi dalam Kondisi Baik, Masyarakat Diminta Tetap Tenang

Maruarar juga mengapresiasi kesiapan data yang dibawa rombongan Pemprov Jambi dan menyatakan rencana kunjungan balasan ke Jambi setelah Lebaran untuk meninjau langsung pelaksanaan program di lapangan.

“Kami akan hadir langsung untuk memastikan program ini berjalan dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, ” pungkasnya.

Audiensi tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat Pemprov Jambi, di antaranya Kepala Dinas Kominfo, Kepala Bappeda, Plt. Kadis Perkimtan, Karo Kesra, Plt. Karo Adpim, serta Plt. Kepala Badan Penghubung.(*)

Pemkot Sungai Penuh Sampaikan Usulan Program Perumahan ke Menteri PKP RI

JAKARTA - Pemerintah Kota Sungai Penuh menyampaikan sejumlah usulan prioritas kepada Kementerian Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (Men PKP) Republik Indonesia di Jakarta.

Adapun usulan yang disampaikan Pemkot Sungai Penuh yang diwakili Wakil Walikota Sungai Penuh Azhar Hamzah. Sebagai berikut;

Program bedah rumah bagi masyarakat kurang mampu, pembangunan rumah susun bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), serta pembangunan Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) guna mendukung terciptanya kawasan permukiman yang layak, aman, dan berkelanjutan.

Audensi program bedah rumah bersam Menteri PKP, turut dihadiri Gubernur Jambi dan Bupati/Wali Kota se-Provinsi Jambi. Bertempat di di Ruang Rapat Menteri Lantai 21, Wisma Mandiri Thamrin.

Pada kesempatan itu, Wakil Wali Kota Sungai Penuh Azhar Hamzah menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya audiensi tersebut.

Baca Juga: Safari Ramadan Perdana di Masjid Baiturrahman, Wako Alfin Paparkan Capaian Pembangunan dalam Satu Tahun

Ia menilai kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam memperjuangkan kebutuhan masyarakat daerah, khususnya dalam meningkatkan kualitas hunian dan kesejahteraan masyarakat.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas kesempatan yang diberikan kepada pemerintah daerah untuk menyampaikan secara langsung berbagai usulan dan kebutuhan masyarakat. Kami berharap usulan yang telah disampaikan dapat menjadi perhatian dan direalisasikan secara bertahap,” ujarnya.

Melalui audiensi ini, diharapkan terjalin kerja sama yang semakin erat antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota dalam mendukung percepatan pembangunan sektor perumahan dan kawasan permukiman, khususnya di Provinsi Jambi dan Kota Sungai Penuh. (Red)

Pimpinan DPRD Hardizal Hadiri Pembukaan Pasar Ramadan di Sungai Penuh

Pimpinan DPRD Kota Sungai Penuh Hardizal Hadiri Pembukaan Pasar Ramadan atau biasa disebut Pasar mambo di Sungai Penuh.(ist)

SUNGAIPENUH, MERDEKAPOST.COM – Wakil Ketua I DPRD Kota Sungai Penuh, Hardizal, menghadiri pembukaan Pasar Ramadan dan Pasar Mambo di kawasan Pasar Beringin Jaya, Kamis, (19/02/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari agenda tahunan pemerintah daerah dalam menyambut Ramadan 1447 Hijriah.

Pembukaan pasar tersebut di resmikan Wakil Wali Kota Azhar Hamzah. Sejumlah pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) ikut ambil bagian dengan menjajakan aneka kuliner serta kebutuhan berbuka puasa.

Baca Juga:

Dandim 0417/Kerinci Bersama Forkopimda Hadiri Pembukaan Pasar Ramadhan di Bukit Tengah

Tinjau Ruang Belajar SMPN 2 Pasca Terbakar, Wako Alfin Minta PUPR Lakukan Kajian Kelayakan Konstruksi

Hardizal  atau yang krab disapa Ncu Am mengatakan keberadaan Pasar Ramadan dan Pasar Mambo tidak hanya menjadi pusat aktivitas masyarakat saat bulan puasa, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi daerah. “Kegiatan ini memberi ruang bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan pendapatan selama Ramadan,” kata dia.

Ia juga mengingatkan pedagang agar menjaga kualitas dan kebersihan makanan yang di jual. Selain itu, masyarakat diminta turut menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung.

Pasar Ramadan dan Pasar Mambo menjadi salah satu kegiatan yang rutin di gelar Pemerintah Kota Sungai Penuh setiap tahun dan selalu menarik minat masyarakat. Selain sebagai pusat ekonomi, kegiatan ini juga memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat selama bulan Ramadan.(ADZ)

Jelang Ramadhan, Bapanas & Pemkot Sungai Penuh Cek Pasar dan Harga Pangan

Jelang Ramadhan, Wawako Azhar Hamzah dampingi Bapanas Cek Pasar dan Harga Pangan.(adz)

SUNGAI PENUH – Pemerintah Kota Sungai Penuh bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) meninjau harga dan ketersediaan bahan pangan di Pasar Tanjung Bajure dan Pasar Beras, Sabtu (14/2/2026), guna memastikan stabilitas harga menjelang Ramadhan.

Wakil Wali Kota Sungai Penuh Azhar Hamzah mendampingi langsung kunjungan kerja Direktur Keanekaragaman Konsumsi Pangan Bapanas, Rina Syawal, bersama Satgas Pangan. Pemkot menegaskan komitmennya menjaga pasokan dan keterjangkauan harga kebutuhan pokok masyarakat.

Sebelum peninjauan pasar, rombongan mengikuti kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Gedung Nasional Kota Sungai Penuh sebagai upaya membantu warga memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau.

Peninjauan difokuskan pada komoditas strategis seperti cabai, bawang, beras, dan minyak goreng. Wakil Wali Kota berdialog langsung dengan pedagang untuk memastikan pasokan aman serta mencegah lonjakan harga.

Baca Juga:

Jelang Ramadhan, Satreskrim Polres Kerinci Ambil Langkah Proaktif Pastikan Stabilitas Harga dan Stok Bahan Pokok

Pangan Murah di Sungai Penuh Langkah Nyata Pemkot Bantu Kebutuhan Pokok Masyarakat dengan Harga Terjangkau

Hasil pemantauan menunjukkan harga pangan di Kota Sungai Penuh relatif stabil. Pemerintah daerah mengapresiasi pedagang yang tetap menjaga harga wajar di tengah meningkatnya permintaan jelang Ramadhan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Sungai Penuh Alfian, Asisten II Bidang Perekonomian Setda Nasran, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Johansyah, Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Suarman, Kabag Perekonomian Rozalek, jajaran OPD terkait, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Sungai Penuh, serta perwakilan Bulog dan aparat keamanan.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan koordinasi lintas sektor bersama Bapanas dan instansi terkait guna memperkuat pengendalian inflasi serta menjaga ketersediaan dan stabilitas harga pangan di Kota Sungai Penuh.(Adz)

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs