IKA PMII dan GP Ansor Serahkan Donasi Korban Kebakaran Kemantan, Prof Jafar: Semoga Bisa Membantu Kebutuhan Darurat Keluarga Korban

Solidaritas Kader, IKA PMII dan GP Ansor Kerinci Sungai Penuh Hadir dan Serahkan Donasi kepada Korban Kebakaran di Kemantan Tinggi.(Adz)

MERDEKAPOST.COM | KERINCI– Penyerahan bantuan bagi korban kebakaran di Desa Kemantan, Kecamatan Tinggi Air Hangat Timur, Kabupaten Kerinci, berlangsung haru pada Minggu (6/9/2026). Aksi kemanusiaan ini digalang bersama oleh Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) serta Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh.

Bantuan diserahkan langsung oleh Pembina IKA PMII dan GP Ansor, Prof. Dr. Jafar Ahmad, S.Ag., M.Si., kepada penerima bantuan, Toby Arif Munandar. Musibah kebakaran yang melanda permukiman tersebut terjadi pada Selasa (1/9/2026) dan mengakibatkan satu warga mengalami luka bakar.

Selain menyalurkan donasi untuk meringankan beban ekonomi korban, rombongan juga menggelar doa bersama di lokasi. 

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Jafar Ahmad menyampaikan rasa empati yang mendalam atas peristiwa yang menimpa Toby dan keluarganya.

Baca Juga: 

Kebakaran Hebat di Kemantan Kerinci, Rumah dan Harta Benda Habis Terbakar, GP Ansor dan IKA PMII Kerinci Sungai Penuh Gelar Open Donasi

Bupati Monadi Didampingi Camat AHT Hadir Jenguk Korban Kebakaran di Kemantan dan Salurkan Bantuan

“Kita tentu tidak menginginkan adanya musibah seperti ini. Namun, di tengah musibah, kita harus tetap bersyukur dan saling menguatkan. Semoga dengan adanya bantuan dan doa bersama ini, keluarga diberikan ketabahan dan kekuatan” ujarnya.

Ia juga menyuntikkan semangat agar korban tidak larut dalam kesedihan dan optimis menata kembali masa depannya.

“Semoga adanya musibah ini tidak membuat kita berputus asa. Insyaallah, ke depan rezekinya semakin lancar, diberikan kemudahan, dan keluarga bisa kembali bangkit,” ungkapnya.

Diwarnai suasana kekeluargaan yang erat, kolaborasi IKA PMII dan GP Ansor ini menjadi cerminan nyata dari nilai gotong royong dan kepedulian sosial terhadap masyarakat yang sedang tertimpa musibah. 

Baca Juga: Bentuk Solidaritas dan Kepedulian, IMKK Jenguk Korban Kebakaran Salurkan Bantuan Uang dan Sembako

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Camat Air Hangat Timur Widya Mayasari.S.STP, Edy Saputra Ketua GP Ansor Kota Sungai Penuh, H M. Hanil Ketua GP Ansor Kerinci, , serta Para Pembina GP Ansor dan IKA PMII Jhoni Arman, S.Ag serta Khumaini, SE (*)

Bentuk Solidaritas dan Kepedulian, IMKK Jenguk Korban Kebakaran Salurkan Bantuan Uang dan Sembako

Para Mahasiswa Kemantan yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Kemantan Kerinci (IMKK) menunjukkan kepeduliannya terhadap keluarga korban kebakaran dengan turun langsung menjenguk dan menyalurkan bantuan untuk meringankan beban korban yang tengah menghadapi masa sulit pascamusibah kebakaran (05/09/2026).(Istimewa)

Kerinci – Ikatan Mahasiswa Kemantan Kerinci (IMKK) menunjukkan kepeduliannya terhadap keluarga korban kebakaran dengan turun langsung menjenguk dan menyalurkan bantuan untuk meringankan beban korban yang tengah menghadapi masa sulit pascamusibah (05/09/2026).

Kunjungan tersebut tidak hanya menjadi bentuk dukungan moral, tetapi juga disertai dengan penyerahan bantuan berupa uang tunai dan sembako. Bantuan tersebut merupakan hasil donasi yang sebelumnya dihimpun oleh IMKK dari berbagai pihak.

Donasi berasal dari anggota IMKK, para senior, serta masyarakat Kemantan yang turut tergerak untuk membantu keluarga korban. Partisipasi tersebut menjadi bentuk solidaritas masyarakat dalam membantu warga yang sedang tertimpa musibah.

Mahasiswa serahkan bantuan kepada Ibu Murniati korban kebakaran di Desa Kemantan Tinggi.(Ist) 

Ketua IMKK, Syahrul, mengatakan bantuan yang disalurkan merupakan hasil kepedulian bersama. Menurutnya, meskipun bantuan yang diberikan tidak dapat menggantikan kerugian akibat kebakaran, setidaknya dapat membantu memenuhi sebagian kebutuhan keluarga korban.

“Ini bantuan dari hasil donasi anggota, senior-senior, dan juga masyarakat Kemantan. Semoga bantuan ini bermanfaat dan dapat sedikit meringankan beban keluarga,” ujar Syahrul.

Ia menambahkan, kepedulian terhadap sesama menjadi hal penting, terutama ketika ada masyarakat yang sedang berada dalam kondisi sulit. Karena itu, IMKK berupaya hadir bersama masyarakat untuk memberikan dukungan sesuai kemampuan yang dimiliki.

Penyerahan bantuan juga diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi keluarga korban agar tetap kuat menghadapi kondisi pascakebakaran. Dukungan dari berbagai pihak dinilai penting dalam proses pemulihan, terutama untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari setelah kehilangan akibat musibah.

Bagi IMKK, kegiatan seperti ini bukan sekadar penyaluran bantuan, tetapi juga menjadi bentuk nyata solidaritas mahasiswa dan masyarakat Kemantan terhadap sesama. Semangat gotong royong diharapkan terus terjaga sehingga masyarakat yang mengalami musibah tidak merasa menghadapi kondisi tersebut seorang diri.

Melalui bantuan yang terkumpul, IMKK berharap kepedulian dari anggota, senior, dan masyarakat Kemantan dapat memberikan manfaat bagi keluarga korban serta membantu mereka melewati masa sulit setelah musibah kebakaran.(adz/fad).

Api Karhutla di Tahura Batang Hari Belum Padam Sepenuhnya, Pemadaman Darat-Udara Dikerahkan

Gubernur Jambi Al Haris kelokasi karhutla di Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Thaha Syaifuddin, Kabupaten Batang Hari, Jumat (4/9/2026). Al Haris memantau perkembangan penanganan karhutla.(iST) 

MERDEKAPOST.COM | MUARA BULIAN - Hamparan lahan hitam bekas terbakar terlihat sejauh mata memandang saat Tribunjambi.com memasuki kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Thaha Syaifuddin, Kabupaten Batang Hari, Jumat (4/9/2026).

Aroma asap pekat masih terasa di udara, menjadi penanda bahwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) belum sepenuhnya berakhir.

Sesekali, embusan angin kencang menerbangkan remahan kayu dan sisa material terbakar dari permukaan lahan.

Debu dan serpihan beterbangan mengikuti arah angin hingga mengganggu jarak pandang di sekitar lokasi.

Bagi petugas yang berada di garis depan pemadaman, kondisi itu bukan sekadar persoalan jarak pandang.

Tiupan angin kencang menjadi salah satu tantangan utama karena berpotensi membuat bara api kembali menyala dan menyebarkan asap maupun material terbakar ke area lain.

kondisi karhutla di Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Thaha Syaifuddin, Kabupaten Batang Hari

KONDISI TAHURA TERBAKAR - Kondisi lokasi karhutla di Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Thaha Syaifuddin, Kabupaten Batang Hari, Jumat (4/9/2026).

Semakin masuk ke dalam kawasan Tahura Senami itu, jejak kebakaran terlihat semakin jelas.

Di sejumlah titik di sepanjang jalan yang dilalui, sisa-sisa api masih tampak membakar vegetasi di pinggir kawasan.

Asap tipis mengepul dari beberapa bagian lahan yang sebelumnya telah dilalap api.

Di tengah kondisi tersebut, petugas gabungan masih bertahan di lapangan.

Mereka terus menyisir kawasan dan melakukan proses pendinginan untuk memastikan bara yang tersisa benar-benar padam.

Pendinginan menjadi pekerjaan penting untuk mencegah api kembali membesar setelah permukaan lahan terlihat tidak lagi terbakar.

Pemadaman Darat dan Udara

Situasi di Tahura Sultan Thaha Syaifuddin juga menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Jambi.

Gubernur Jambi, Al Haris, turun langsung ke lokasi untuk memantau perkembangan penanganan karhutla.

Pemerintah Kabupaten Batang Hari bersama tim satuan tugas juga terus menyiagakan personel di kawasan yang masih rawan terbakar.

Upaya pemadaman dilakukan secara paralel melalui jalur darat dan udara.

Di darat, sejumlah mobil pengangkut air disiagakan untuk memasok kebutuhan pemadaman dan pendinginan di lokasi yang dapat dijangkau petugas.

Sementara dari udara, helikopter water bombing dikerahkan untuk mengguyur titik-titik api yang sulit dijangkau melalui jalur darat.

Deru baling-baling helikopter dari udara berpadu dengan aktivitas petugas di darat dalam upaya menjinakkan sisa-sisa kebakaran.

Di tengah hamparan lahan yang menghitam dan aroma asap yang masih menyengat, perjuangan memadamkan karhutla di Tahura Sultan Thaha Syaifuddin masih terus berlangsung.

Api mungkin tak lagi sebesar sebelumnya, tetapi bara yang tersisa tetap menjadi ancaman yang harus dituntaskan. (Tribun Jambi/Khusnul Khotimah)

(Editor: Aldie Prasetyo  | Sumber: TribunJambi)

Bupati Monadi Didampingi Camat AHT Hadir Jenguk Korban Kebakaran di Kemantan dan Salurkan Bantuan

Bupati Monadi Didampingi Camat AHT, Dinas Sosial  Hadir Jenguk Korban Kebakaran di Kemantan dan Salurkan Bantuan.(Ist) 

Kerinci, Merdekapost.com — Pemerintah Kabupaten Kerinci hadir dan tunjukkan empati serta rasa kepedulian mendalam terhadap warga yang sedang dilanda musibah

Bupati Monadi didampingi Camat Air Hangat Timur Widya Mayasari, S.STP menjenguk warga yang ditimpa musibah kebakaran di Desa Kemantan Tinggi sekaligus menyerahkan bantuan (03/09/2026)..

Bantuan yang diberikan Bupati Kerinci tersebut berupa semen, atap, serta sejumlah perlengkapan kebutuhan warga, di antaranya kasur, tikar, dan terpal.

Dalam kesempatan itu, Bupati Kerinci juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat karena Pemerintah Daerah baru dapat hadir setelah beberapa saat pasca kejadian. 

Dirinya menyebut keterlambatan tersebut bukanlah disengaja akan tetapi disebabkan karena adanya satu dan lain hal.

Menurutnya, kehadiran Pemda di tengah masyarakat merupakan salah satu bentuk tanggung jawab pemerintah untuk membantu warga yang sedang mengalami musibah.

Baca Juga: Kebakaran Hebat di Kemantan Kerinci, Rumah dan Harta Benda Habis Terbakar, GP Ansor dan IKA PMII Kerinci Sungai Penuh Gelar Open Donasi

Bupati juga berpesan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kerinci agar lebih waspada dan tidak lalai terhadap potensi kebakaran. Masyarakat diminta memperhatikan kondisi rumah serta berbagai sumber yang dapat memicu terjadinya kebakaran.

“Jangan sampai kita lalai. Mari sama-sama meningkatkan kewaspadaan agar kejadian kebakaran tidak kembali terjadi,” pesannya.

Bupati Kerinci berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban warga dan membantu memenuhi kebutuhan mereka pascamusibah. 

Bupati Monadi dan Toby Arif Munandar selaku anak dari korban (Pemilik Rumah).(ist)

Sementara itu Toby Arif Munandar selaku anak dari Pemilik Rumah atas nama keluarga mengucpkan Terima kasih kepada Bupati Kerinci Bapak Monadi, Ibu Camat Air Hangat Timur, Dinas Sosial, serta Kades Kemantan Tinggi yang telah hadir dan memberikan support kepada keluarganya dalam menghadapi musibah kebakaran yang telah meluluhlantakkan Rumah dan harta benda keluarganya, 

"Terima kasih juga untuk keluarga, sahabat, dan seluruh masyarakat yang telah hadir, membantu, serta mendoakan keluarga kami.

Di tengah kehilangan yang begitu besar, kepedulian tersebut menjadi kekuatan bagi kami untuk bangkit". Ujar Toby

"Kami kehilangan banyak hal, tetapi kami masih memiliki keluarga, doa, dan orang-orang baik yang berdiri bersama kami". Pungkas Toby dengan nada terbata-bata. (Adz)

Kebakaran Hebat di Kemantan Kerinci, Rumah dan Harta Benda Habis Terbakar, GP Ansor dan IKA PMII Kerinci Sungai Penuh Gelar Open Donasi


Kebakaran Hebat di Kemantan Kerinci, Rumah dan Harta benda Habis Dilalap Sijago Merah, Toby Arif Munandar: Semua Ludes Tak Terselamatkan! GP Ansor dan IKA PMII Kerinci Sungai Penuh Gelar Open Donasi

KERINCI, MERDEKAPOST.COM – Kebakaran hebat yang terjadi tengah malam tadi sekira pukul 11.45 WIB (Selasa, 01/09) betul-betul menghabiskan satu unit rumah dua lantai (semi permanen) milik Ibu Murni (orang tua  dari Toby Arif Munandar) yang berlokasi di Desa Kemantan Tinggi Kecamatan Air hangat Timur Kabupaten Kerinci.

Meskipun sebelumnya, diketahui pada Selasa (01/09) sore hingga menjelang Maghrib hujan lebat mengguyur Desa Kemantan dan sekitarnya.

Namun, ditengah keheningan malam dengan cuaca dingin, sekira pukul 11.30 tiba-tiba warga terkejut mendengar adanya teriakan meminta pertolongan, kebakaran,,, kebakaran,,, Hal ini sontak membuat warga berhamburan keluar rumah untuk melakukan pertolongan 

Api membesar begitu cepat, warga terlihat berjibaku melakukan upaya pemadaman dengan peralatan seadanya

Hingga sekira pukul 11.45 WIB armada dari Damkar terlihat sudah sampai dilokasi dan setidaknya ada 3 armada dikerahkan memadamkan kobaran api yang semakin membesar

Rumah semi permanent milik Ibu Murni berada dikawasan yang padat penduduk dan berjarak sangat rapat dengan rumah-rumah lainnya

Tim Damkar Kerinci dibantu masyarakat dan aparat setempat akhirnya bisa berhasil memadamkan kobaran api dan menghindarkan rumah-rumah tetangga tersulut dari amukan sijago merah, meskipun rumah beserta barang-barang berharga milik orang tua Toby tidak bisa terselamatkan.

Informasi sementara yang dihimpun, Ibu (pemilik rumah) dan salah seorang anaknya dilaporkan mengalami luka bakar pada bagian kaki. 

Korban (Saudara perempuan) dari Toby Arif Munandar menderita luka bakar serius dan butuh perawatan medis

Dugaan Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah

Meskipun belum ada informasi resmi dari pihak terkait, namun dilihat dari kondisi dilokasi kebakaran, rumah dua lantai semi permanent berikut barang-barang berharga didalamnya ludes semua terbakar tak terselamatkan

Dan diperkirakan kerugian bisa mencapai Ratusan Juta Rupiah

hingga saat ini belum ada keterangan resmi terkait penyebab kebakaran maupun total kerugian akibat peristiwa tersebut. 

GP Ansor dan IKA PMII Open Donasi

Untuk membantu salah seorang kadernya yang sedang tertimpa musibah, GP Ansor Kerinci dan Kota Sungai Penuh serta IKA PMII Kerinci Sungai Penuh melaksanakan Open Donasi.

Menghimbau kepada seluruh kader serta seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Kerinci dan Kota SUngai Penuh untuk ikut berempati membantu meringankan beban keluarga yang ditimpa musibah kebakaran.

Adapun donasinya bisa disalurkan melalui Rekening sebagai berikut:



Semoga dengan sedikit bantuan kita semua, akan turut membantu beban keluarga korban, AMin ya Robbal Alamin. (HZA)

Duka Mendalam, Rumah Warga Kemantan Kerinci Ludes Terbakar, Ibu dan Anak Dilaporkan Alami Luka Bakar

Keterangan Foto : Kebakaran hebat terjadi di Desa Kemantan Darat Air Hangat Timur Kabupaten Kerinci. Rabu Dinihari, (2/09).(Ist) 

KERINCI – Satu unit rumah dua lantai semi permanen di Desa Kemantan Darat, Kecamatan Air Hangat Timur, Kabupaten Kerinci, Jambi, ludes dilalap api malam ini, Selasa (1/9/2026).

Dilansir dari  Gracak.com, Kebakaran diketahui terjadi tengah malam sekitar pukul 23.45 WIB. 

Api dengan cepat membesar dan membakar bangunan rumah hingga membuat warga sekitar panik.

Berdasarkan video yang beredar berdurasi sembilan detik  diperoleh Gracak.com, kobaran api terlihat membumbung tinggi dari bangunan rumah. 

Dalam rekaman video tersebut, warga tampak berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya.

Sejumlah warga mengaku mengetahui peristiwa itu setelah mendengar teriakan meminta pertolongan.

“Ada teriakan kebakaran. Kami langsung ke lokasi,” kata salah seorang warga yang berada di lokasi kejadian.

Sementara itu, berdasarkan pantauan di lapangan, Sekitar pukul 00.10 WIB, petugas pemadam kebakaran dibantu warga tengah berupaya memadamkan api.

Sedikitnya ada tiga unit mobil pemadam kebakaran berada di lokasi kejadian untuk menjinakkan api.

Informasi sementara yang dihimpun, seorang anak dari pemilik rumah dilaporkan mengalami luka bakar pada bagian kaki.

“Kabarnya ada satu orang anak korban yang alami luka bakar di bagian kaki. Katanya anak bungsu pemilik rumah itu,” ujar warga tersebut.

Korban kemudian dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis. 

Petugas pemadam kebakaran dan kepolisian masih terlihat berada di lokasi kejadian.

Sementara hingga saat ini belum ada keterangan resmi terkait penyebab kebakaran maupun total kerugian akibat peristiwa tersebut.

Informasi sementara jika dilihat dilokasi rumah dua lantai (semi permanent) yang ludes terbakar beserta isinya kerugian diperkirakan bisa mencapai Ratusan Juta Rupiah. (Adz/Gracak.com) 

Tidak ada Korban Jiwa, Kronologis Rumah Orang Tua PJ Bupati Ludes Dilalap Si Jago Merah

Kebakaran hebat kembali terjadi di Kabupaten Kerinci, Kali ini Dua unit rumah di Desa Sebukar Kecamatan Tanah Cocok Kabupaten Kerinci dikabarkan ludes dilalap sijago merah pada Jumat malam (5/6/2026) sekira pukul 21.00 WIB.(mpc/dir)

Kerinci, Merdekapost.com – Kebakaran hebat kembali terjadi di Kabupaten Kerinci, Kali ini Dua unit rumah di Desa Sebukar Kecamatan Tanah Cocok Kabupaten Kerinci dikabarkan ludes dilalap sijago merah

Salah satunya milik Bapak Zainun, orang tua dari Asraf (Mantan PJ Bupati Kerinci) yang dilaporkan juga ikut ludes dilalap sijago merah pada Jumat malam (5/6/2026) sekira pukul 21.00 WIB. 

Kronologis Kejadian

Menurut keterangan saksi di lokasi, api pertama kali terlihat dari bagian tengah rumah.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut segera berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya sambil menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Kobaran api dengan cepat membesar karena sebagian bangunan terbuat dari material yang mudah terbakar ditambah lagi sedang musim kemarau. 

Asap hitam pekat terlihat membumbung tinggi dan sempat mengundang perhatian warga sekitar yang berbondong-bondong datang ke lokasi kejadian.

Berkat kesigapan petugas gabungan bersama masyarakat akhirnya api berhasil dipadamkan dan dipastikan tidak merembet kerumah lain.(dir/mpc)

Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi langsung melakukan upaya pemadaman dan pendinginan untuk mencegah api merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi. Setelah berjibaku selama beberapa waktu, api akhirnya berhasil dikendalikan.

Sampai Jam 11.45 WIB, petugas pemadam kebakaran bersama masyarakat masih melakukan kegiatan penyiraman lokasi kebakaran untuk memastikan si jago merah tidak kembali berkobar.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sementara kedua Orang tua Asraf dapat di evakuasi dengan selamat. Namun, pemilik rumah mengalami kerugian materi yang diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah akibat rusaknya bangunan dan berbagai barang berharga yang tidak sempat diselamatkan.

Musim Kemarau, Warga diminta Waspada

Pihak berwenang masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran. Dugaan sementara, api berasal dari korsleting listrik, namun penyebab tersebut masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari petugas terkait.

Masyarakat diimbau untuk selalu memeriksa instalasi listrik dan memastikan kondisi peralatan elektronik dalam keadaan aman guna mencegah terjadinya kebakaran serupa.

"Kami mengimbau warga agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan oleh instalasi listrik yang sudah tidak layak pakai," ujar salah seorang petugas di lokasi kejadian.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana kebakaran yang dapat terjadi kapan saja.(dir)

Kebakaran di Sebukar, Kapolsek Sitinjau Laut dan 4 Armada Damkar Gabungan Gerak Cepat Padamkan Api, Damkar Sitinjau Laut Tak Kelihatan

Kebakaran di Sebukar, Kapolsek Sitinjau Laut dan 4 Armada Damkar Gabungan Gerak Cepat Padamkan Api.(MPC) 

KERINCI, MERDEKAPOST.COM – Musibah kebakaran hebat melanda Desa Sebukar, Kecamatan Sitinjau Laut, Kabupaten Kerinci pada malam hari. Kobaran api yang membubung tinggi menghanguskan dua unit rumah warga. Salah satunya merupakan rumah milik orang tua mantan Pj Bupati Kerinci yang ludes terbakar, serta rumah mantan Pj Bupati Kerinci sendiri yang ikut dilahap api hingga separuh bangunan.

​Mendapat informasi mengenai amukan sijago merah tersebut, Kapolsek Sitinjau Laut, Iptu Sigit, langsung mengambil tindakan gas poll. Tanpa mengulur waktu, Kapolsek beserta jajaran langsung meluncur cepat menuju lokasi kejadian demi membantu warga yang sedang panik.

​Kapolsek Turun Langsung ke Lokasi

​Bukan sekadar memantau, Kapolsek Sigit terlihat turun langsung ke lapangan di tengah kepulan asap dan kerumunan warga untuk memimpin serta membantu proses pemadaman.

Kehadiran aktif aparat kepolisian di lokasi memberikan dampak sigap di tengah situasi darurat yang mencekam tersebut.

API PADAM: Kapolsek Sitinjau Laut Iptu Sigit turun langsung kelokasi kebakaran Sebukar dan terlihat tersenyum setelah api berhasil dipadamkan.(mpc) 

​Kondisi api yang membesar sempat membuat warga sekitar histeris karena material bangunan yang mudah terbakar membuat api dengan cepat merambat. 

​Kritik Warga: Damkar Setinjau Laut Tak Tampak Batang Hidungnya

​Di tengah perjuangan memadamkan api, kekecewaan mendalam sempat dilontarkan oleh warga setempat. Pasalnya, armada mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) wilayah Kecamatan Sitinjau Laut justru tidak tampak sama sekali batang hidungnya di lokasi kejadian saat api sedang mengamuk.

​Beruntung, berkat koordinasi yang cepat, bantuan armada dari wilayah lain segera tiba di lokasi. Sebanyak 4 unit mobil Damkar gabungan diterjunkan untuk menjinakkan api, yang terdiri dari:

  1. ​Damkar Sungai Abu
  2. ​Damkar Jujun
  3. ​Damkar Semurup
  4. ​Damkar Kota Sungai Penuh

​Bersama personil Damkar gabungan, TNI, Polri yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Sigit, serta dibantu ratusan warga yang bahu-membahu, kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan sebelum merembet lebih luas ke pemukiman padat penduduk lainnya.

​Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran dan total kerugian materiil masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian. Namun, gerak cepat dan aksi nyata Kapolsek Sitinjau Laut di lapangan mendapat apresiasi dari warga yang berada di lokasi.(Ali)

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs