Pedagang Berhamburan Saat Pasar Teluk Nilau Terbakar, Kerugian Ditaksir Milyaran Rupiah

Pedagang Pasar Teluk Nilau, Kecamatan Pengabuan, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, mencoba menyelamatkan barang. Puluhan kios hangus akibat kebakaran, Jumat (1/5/2026) sore.(iST) 

Kuala Tungkal, Merdekapost.com - Kepanikan pedagang terjadi saat kebakaran hebat melanda Pasar Tradisional Teluk Nilau, Kecamatan Pengabuan, Kabupaten Tanjung Jabung, Jumat (1/5/2026).

Pedagang berhamburan menyelamatkan diri, meninggalkan kios-kios mereka yang mulai dilalap api.

Di tengah kepulan asap tebal dan kobaran api yang membesar, para pedagang berusaha menyelamatkan barang dagangan seadanya. 

Beberapa terlihat mengangkut barang dengan tergesa, sementara yang lain hanya bisa pasrah menyaksikan api menghanguskan sumber penghidupan mereka. 

Warga sekitar turut membantu, bahu-membahu mengevakuasi barang yang masih bisa diselamatkan.

BACA JUGA: 2 Pria dan 4 Ton Solar Diamankan di Jambi, BBM Subsidi Dijual Harga Solar Industri

Namun, upaya tersebut terhambat oleh tiupan angin kencang yang membuat api cepat menjalar. Kobaran api membumbung tinggi ke langit, melahap kios demi kios yang ada disana.

Suasana berubah menjadi pilu ketika sejumlah pemilik kios tak kuasa menahan tangis. 

Jerit histeris terdengar di antara kerumunan, menyaksikan harta benda mereka ludes dalam hitungan menit.

Informasi sementara menyebutkan sekitar 20 kios terbakar, meski jumlah pasti masih dalam pendataan pihak pemadam kebakaran yang kini berada di lokasi.

Hingga saat ini, petugas terus berupaya memadamkan api dan mencegah kebakaran meluas ke area lainnya.

Camat Pengabuan Ismail menyebut, belum diketahui pasti penyebab kebakaran hingga saat ini tim masih fokus memadamkan api.

"Belum diketahui penyebabnya, nanti kita sampaikan," ujarnya.

Ia memprediksi kebakaran tersebut lebih dari 20 kios, namun pihak nya masih melakukan pendataan. 

Kerugian Ditaksir hingga Miliaran Rupiah

Kondisi lokasi kebakaran di kawasan Pasar Teluk Nilau, Kecamatan Pengabuan, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jumat (1/5/2026). Camat Pengabuan memperkirakan kerugian mencapai miliaran rupiah. 

Kerugian akibat kebakaran di kawasan Pasar Teluk Nilau, Kecamatan Pengabuan, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jumat (1/5/2026) sore, mencapai miliaran rupiah.

Camat Pengabuan, Ismail, mengatakan hingga malam ini penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.

"Untuk penyebabnya belum diketahui. Kalau kerugian diperkirakan miliaran rupiah,” ujarnya.

Berdasarkan data sementara, sekitar 10 kios dilaporkan telah hangus terbakar.

Untuk data pastinya, pihak kecamatan masih melakukan pendataan lanjutan di lokasi kejadian.

“Data sementara sekitar 10 kios terbakar. Kami masih mendata, nanti informasi lengkap akan kami sampaikan,” kata Ismail.

Kronologi 

Kebakaran terjadi begitu cepat dengan kobaran api yang membesar dan membubung tinggi.

Kondisi tersebut diperparah oleh embusan angin kencang di lokasi.

Akibatnya, sejumlah kios di kawasan pasar tidak sempat diselamatkan.

Hingga pukul 18.20 WIB, api dilaporkan belum sepenuhnya berhasil dipadamkan.

“Saat ini masih proses pemadaman,” ujar Ismail.

Petugas pemadam kebakaran bersama warga setempat terus berjibaku menjinakkan api.

Upaya tersebut dilakukan untuk mencegah api merembet ke bangunan lain di sekitar pasar.

Proses pemadaman berlangsung hingga sore hari.

Sementara itu, warga berbondong-bondong memadati lokasi kejadian.

Mereka menyaksikan langsung kebakaran yang melanda pusat aktivitas ekonomi tersebut.

Pendataan kerugian dan penyebab kejadian masih terus dilakukan oleh pihak terkait. (Red)

Kebakaran Hebat di Mendalo Asri, Seorang Lansia Tewas Terbakar

Kebakaran Hebat di Mendalo Asri, Seorang Lansia Tewas Terbakar.(Adz/ist)

MUARO JAMBI – Kebakaran hebat melanda sebuah rumah di Perumahan Mendalo Asri, Kecamatan Jambi Luar Kota (Jaluko), Kabupaten Muaro Jambi, Kamis pagi, (09/04/2026). Seorang perempuan lanjut usia, Nurul Riyati Rufaidah, 66 tahun, ditemukan meninggal dunia di dalam rumah yang hangus terbakar.

Api pertama kali dilaporkan warga sekitar pukul 10.05 WIB. Petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Muaro Jambi langsung dikerahkan dari Pos Jaluko menuju lokasi kejadian.

Namun, jarak tempuh sekitar 17 kilometer membuat petugas tiba saat api telah membesar dan melahap sebagian besar bangunan. Proses pemadaman berlangsung hampir dua jam sebelum api berhasil dikendalikan menjelang siang.

Di lokasi kejadian, petugas menemukan korban di dalam rumah dalam kondisi tidak bernyawa. Korban diduga tidak sempat menyelamatkan diri saat api dengan cepat membesar.

Sekretaris Damkarmat Muaro Jambi, Herman, mengatakan dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik.

“Kami menduga sumber api dari korsleting listrik. Instalasi yang tidak aman sangat berisiko jika tidak diperiksa secara berkala,” ujarnya.

Peristiwa ini kembali menyoroti tingginya risiko kebakaran akibat instalasi listrik yang tidak memenuhi standar. Kurangnya kesadaran masyarakat terhadap keamanan listrik dinilai menjadi faktor utama, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia.

Saat ini, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran serta menghitung total kerugian.(Red)

Kebakaran Hebat di Semurup Kerinci, Api Melalap Tiga Rumah Warga

KERINCI, MERDEKAPOST.COM – Kebakaran hebat melanda permukiman warga di Desa Koto Datuk, Semurup, Kecamatan Air Hangat Barat, Kabupaten Kerinci, Sabtu (28/3/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.

Kebakaran melanda tiga unit rumah semi permanen. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai Rp350 juta.

Api pertama kali diketahui sekitar pukul 15.15 WIB oleh seorang warga, Yura Sartika, yang melihat kepulan asap tebal disertai teriakan “api” dari arah rumah korban. Warga yang panik segera berhamburan menuju lokasi untuk memastikan kondisi.

Setibanya di tempat kejadian, api sudah membesar dan melahap bagian lantai dua rumah milik Jamali dan Raunah. Warga berupaya memadamkan api secara manual sembari menunggu bantuan datang, khawatir kobaran merembet ke bangunan lain yang berdekatan.

"Saat kejadian, seluruh pemilik rumah tidak berada di lokasi. Jamali dan Raunah diketahui sedang berada di sawah, sedangkan Don Porgatmi menghadiri acara syukuran," jelas Kapolsek Air Hangat Iptu Julisman kepada wartawan

Sekitar 10 menit kemudian, dua unit mobil pemadam kebakaran dari Kecamatan Air Hangat tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman. Upaya tersebut diperkuat dengan kedatangan tiga unit mobil tambahan pada pukul 16.00 WIB.

Api baru berhasil dijinakkan sekitar pukul 16.50 WIB setelah petugas pemadam dibantu personel Polsek Air Hangat dan warga melakukan pemadaman intensif.

Akibat kebakaran itu, tiga rumah mengalami kerusakan berat. Bangunan semi permanen yang sebagian besar berbahan mudah terbakar diduga mempercepat penyebaran api.

Diketahui, saat kejadian berlangsung para pemilik rumah tidak berada di tempat. Jamali dan Raunah sedang berada di sawah, sementara Don Porgetmi (48), pemilik rumah lainnya, tengah menghadiri acara syukuran.

Kepolisian telah melakukan pengamanan lokasi, memasang garis polisi, serta melakukan olah tempat kejadian perkara. Sejumlah saksi juga telah dimintai keterangan untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran.

Dari hasil penyelidikan awal, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik. Dugaan ini diperkuat oleh tidak adanya aktivitas penghuni di dalam rumah saat api mulai muncul.

Pasca kejadian, situasi di lokasi dilaporkan aman dan kondusif. Aparat kepolisian bersama pemerintah setempat kini melakukan pendataan korban serta menyiapkan langkah bantuan sosial bagi warga terdampak.(*)

Rusli Korban Kebakaran Sungai Batu Gantih Menangis Haru, Pemkab Kerinci dan Anggota DPRD Provinsi Jambi Hadir Beri Bantuan

Rusli Korban Kebakaran Sungai Batu Gantih Menangis Haru, Pemda Kerinci dan Anggota DPRD Provinsi Jambi Turun Langsung Beri Bantuan.(adz/ist)

Kerinci | Merdekapost.com – Musibah kebakaran yang terjadi pada 16 Februari 2026 lalu menyisakan duka mendalam bagi Rusli (61), warga Desa Sungai Batu Gantih, Kecamatan Gunung Kerinci, Kabupaten Kerinci. Namun di balik cobaan tersebut, Rusli tak kuasa menahan tetesan air mata haru saat menerima kunjungan dan bantuan dari berbagai pihak.

Sejak Selasa pagi (17/2/2026) sekitar pukul 10.00 WIB hingga sore hari, jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Kerinci hadir langsung ke lokasi kebakaran untuk menyerahkan bantuan. Bantuan tersebut berupa material bahan bangunan seperti seng untuk penutup atap, semen, serta bantuan sembako guna memenuhi kebutuhan sehari-hari, terlebih menjelang bulan suci Ramadhan.

Bantuan diserahkan langsung oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asda I) Efrawadi yang mewakili Bupati Kerinci, Monadi, bersama BPBD dan Dinas Sosial Kabupaten Kerinci.

“Saya sebagai korban kebakaran mengucapkan terima kasih banyak atas kehadiran pemerintah daerah dalam rangka memberi bantuan. Bantuan ini sangat besar manfaatnya bagi kami,” ujar Rusli dengan mata berkaca-kaca.

Di hari yang sama pada Selasa sore, Rusli kembali menangis haru saat dikunjungi Anggota DPRD Provinsi Jambi dari Komisi III Fraksi Golkar, Amrizal. Dalam kunjungannya, Amrizal turut menyerahkan bantuan sembilan bahan pokok untuk membantu kebutuhan sehari-hari korban.

Tak hanya itu, tokoh masyarakat Desa Sungai Batu Gantih sekaligus praktisi hukum, Hasan Basri, juga menyempatkan diri menjenguk Rusli. Ia mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Daerah Kabupaten Kerinci dalam merespons musibah tersebut.

“Kunjungan beliau sebagai Anggota DPRD Jambi di tengah situasi bencana yang dialami masyarakat Desa Sungai Batu Gantih menunjukkan sosok politisi yang cukup merakyat saat dibutuhkan. Kehadiran ini memiliki nilai kemanusiaan antar sesama hamba Allah SWT. Semoga semua ini menjadi keberkahan untuk kita semua,” ungkapnya.

Musibah kebakaran ini menjadi pengingat akan pentingnya solidaritas dan kepedulian sosial. Kehadiran pemerintah dan wakil rakyat di tengah masyarakat yang tertimpa bencana menjadi wujud nyata sinergi dan empati dalam membangun kebersamaan.(Adz)

Tinjau Ruang Belajar SMPN 2 Pasca Terbakar, Wako Alfin Minta PUPR Lakukan Kajian Kelayakan Konstruksi

Tinjau Ruang Belajar SMPN 2 Pasca Terbakar, Wako Alfin Minta PUPR Lakukan Kajian Kelayakan Konstruksi.(ist)

SUNGAI PENUH, MERDEKAPOST.COM - Walikota Sungai Penuh Alfin kembali kunjungi Sekolah Menegah Pertama Negeri 2 (SMP N2), sebelum telah dilakukan dan kunjungan kali ini Walikota dIdampingi Sekda Kota Alpian, Jum’at (19/02/2026).

Dalam kunjungannya, Walikota Alfin bersama Sekda Alpian, kunjungan kesekolah tersrbut, bentuk keprihatinannya atas musibah yang terjadi dan Pemerintah Kota Sungai Penuh akan segera mengambil langkah-langkah koordinatif guna mempercepat proses pendataan kerusakan dan penanganan darurat, agar aktivitas belajar mengajar tidak terganggu dalam waktu lama.

Dalam musibah kebakaran SMP N2, Kamis 18 Februari 2026 Kenaren, 6 Ruang belajar dan 1 kantin yang hangus terbakar, dan tidak bisa digunakan.

Baca Juga:

SMPN 2 Sungai Penuh Dilalap Sijago Merah, Kantin dan Enam Ruang Kelas Hangus Terbakar

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Alfin, menyampaikan atas nama Pemerintah Kota Sungai Penuh (Pemkot) dan pribadi sangat prihatin atas musibah kebakaran menghaguskan ruang belajar.”tutur Alfin.

“Selama dilokasi Alfin didampingi Sekda Alpian, satu persatu ruangan memasuki ruang belajar yang hangus terbakar.

“Menurut Alfin, Ruang belajar yang terbakar untuk sementara tidak dapat ditempat, kendati demikian saya minta Dinas PUPR untuk kelapangan dan segera lakukan kajian untuk memastikan apakah konstruksi masih layak untuk rehab atau dibongkar.” Tegas Alfin

Baca Juga:

Dandim 0417/Kerinci Bersama Forkopimda Hadiri Pembukaan Pasar Ramadhan di Bukit Tengah

“Hal ini sangat penting, untuk mencegah timbulnya tidak inginkan dikemudian hari, mengingat ini lingkungan sekolah banyak aktifkan para pelajar.

“Disebutnya juga dari hasil kajian sudah didapat, akan dijadikan dasar dibicarakan bersama dengan DPRD Kota Sungai Penuh, mencari sumber dana untuk membangun ruang baru atau merahap ruang yang terbakar, sehingga proses belajar dan mengajar di SMPN2 tidak terganggu.

Walikota Alfin mengimbau seluruh satuan pendidikan untuk meningkatkan kewaspadaan dan memastikan standar keamanan lingkungan sekolah guna mencegah terjadinya peristiwa serupa di masa mendatang.(*)

SMPN 2 Sungai Penuh Dilalap Sijago Merah, Kantin dan Enam Ruang Kelas Hangus Terbakar

Kebakaran hebat melanda SMP Negeri 2 Sungai Penuh, Kota Sungai Penuh, Kamis (19/2/2026) sekitar pukul 09.00 WIB pagi.(ist)

SUNGAIPENUH | MERDEKAPOST.COM - Kebakaran hebat melanda SMP Negeri 2 Sungai Penuh, Kota Sungai Penuh, Kamis (19/2/2026) sekitar pukul 09.00 WIB pagi. Api menghanguskan enam ruang kelas dan satu kantin, hal ini memicu kepanikan di lingkungan sekolah dan warga sekitar.

Berdasarkan informasi di lapangan, api pertama kali terlihat dari area kantin yang berada di bagian belakang kompleks sekolah. Dalam waktu singkat, kobaran api membesar dan merambat ke beberapa ruang kelas di lantai atas.

Bagian jendela, atap (loteng), serta sejumlah fasilitas belajar di dalam ruangan dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah.

Beruntung, saat kebakaran terjadi, kegiatan belajar-mengajar sedang diliburkan dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. Tidak ada siswa maupun tenaga pendidik di dalam gedung, sehingga peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.

Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi langsung melakukan upaya pemadaman untuk mencegah api menjalar ke bangunan lain di sekitar sekolah. Hingga berita ini diturunkan, proses pemadaman dan pendinginan masih berlangsung.

Seorang anggota pemadam kebakaran yang dikonfirmasi di lokasi mengatakan pihaknya belum dapat memastikan penyebab kebakaran.

“Belum tahu sumber api dari mana, yang jelas kantin lebih dulu habis terbakar,” ujarnya singkat.
Enam ruang kelas yang berada dilantai atas SMPN 2 Sungai Penuh dikabarkan ludes terbakar.(ist)
Informasi yang berkembang di sekitar lokasi menyebutkan dugaan awal api berasal dari obat nyamuk yang berada di kantin belakang sekolah.

Namun, dugaan tersebut masih menunggu hasil penyelidikan resmi dari pihak berwenang.

Kepala Dinas Damkar dan Satpol PP Sungai Penuh, Dafri Dailami, mengatakan respons cepat dilakukan untuk meminimalkan dampak kebakaran. “Api berhasil dikendalikan sebelum meluas ke bangunan lain,” ujarnya.

Aparat dari Polsek Sungai Penuh turut mengamankan lokasi dan mengatur kerumunan warga yang memadati area sekolah. Kapolsek Sungai Penuh, Awaludin, menyebut pihaknya langsung melakukan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP) serta membantu proses evakuasi.

Tim forensik dari Polres Kerinci kini tengah melakukan olah TKP guna memastikan penyebab kebakaran. Hingga saat ini, tidak ada laporan korban jiwa. Sementara itu, kerugian materiil masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait.

Penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap sumber api dan memastikan keamanan bangunan sebelum kegiatan belajar mengajar kembali berlangsung.

Peristiwa ini menjadi perhatian warga sekitar dan diharapkan tidak mengganggu proses belajar-mengajar saat kegiatan sekolah kembali aktif setelah libur Ramadhan.(*)

(Khaidir Ali | Editor: Aldie Prasetya

Bupati Muaro Jambi BBS Serahkan Bantuan korban kebakaran di Talang Kerinci

Bupati Muaro Jambi Bambang Bayu Suseno menyerahkan bantuan kepada korban musibah kebakaran di Desa Talang Kerinci, Kecamatan Sungai Gelam, Selasa (17/2/2026).(adz/diskominfomuarojambi)

SENGETI | MERDEKAPOST.COM – Bupati Muaro Jambi Bambang Bayu Suseno menyerahkan langsung bantuan kepada korban musibah kebakaran di Desa Talang Kerinci, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi.

Kehadiran Bupati Muaro Jambi bersama rombongan disambut haru oleh masyarakat Desa Talang Kerinci.

Agus  (45), selaku korban kebakaran rumah, menyampaikan ucapan terima kasihnya atas perhatian Pemerintah Daerah.

"Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati Muaro Jambi, Dr. Bambang Bayu Suseno yang sudah datang langsung melihat kondisi kami. Musibah ini memang berat, semua harta benda kami habis terbakar, tapi dengan adanya bantuan ini setidaknya kami merasa tidak sendirian. Semoga Allah membalas kebaikan Bapak Dr. Bambang Bayu Suseno dan rombongan," ungkap Bupati.

Baca Juga: Ini Daftar 12 Pejabat Pemkab Muaro Jambi yang Dilantik Wabup Jun Mahir

Dia menegaskan bahwa Pemerintah akan selalu hadir bersama masyarakat, terlebih ketika menghadapi musibah.

"Kami hadir di sini bukan hanya untuk menyerahkan bantuan, tetapi kami juga ingin memberikan semangat kepada saudara-saudara kami yang sedang ditimpa musibah. Bantuan ini memang tidak dapat menggantikan harta benda yang hilang, namun semoga bisa sedikit meringankan beban dan menjadi tanda bahwa pemerintah selalu hadir bersama masyarakat dalam apapun situasi dan kondisi," ucapnya.

Dalam kesempatan itu, dirinya mengingatkan kepada masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya akibat arus pendek listrik.

Baca Juga: Sikapi Lonjakan Harga Gas di Sarolangun, Bupati Hurmin: Kami Pantau dan Awasi, Izin Pangkalan akan Dicabut Jika Jual Gas Diatas HET

"Kami mengimbau agar masyarakat selalu berhati-hati, memeriksa instalasi listrik, serta menjaga lingkungan agar terhindar dari musibah serupa," tuturnya.

Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi akan terus berupaya membantu pemulihan, termasuk melalui program perbaikan rumah bagi keluarga yang terdampak. Di akhir kunjungannya, Bupati Muaro Jambi menyampaikan doa dan keperihatinannya atas musibah yang menimpa warga Desa Talang Kerinci.

"Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi, saya menyampaikan keperihatinan yang sedalam-dalamnya. Semoga Allah SWT memberi kekuatan, kesabaran, dan jalan terbaik bagi saudara-saudara masyarakat kami yang sedang diuji," imbuhnya. (*)

Kebakaran Hebat di SMKN 5 Kerinci, Dua Ruangan Hangus Dilalap Api

KERINCI, MERDEKAPOST.COM – Gedung SMKn 5 Kerinci yang berlokasi  di Desa Pahlawan Belui, Kecamatan Depati Tujuh, yang dilalap api pada Jum'at pagi, akhirnya berhasil di padamkan, setelah mobil pemadam kebakaran di kerahkan ke lokasi (14/11/2025).

Informasi yang diperoleh dari Camat Depati Tujuh, Indra, saat dikonfirmasi membenarkan kejadian kebakaran tersebut. Dia mengatakan dalam peristiwa itu tidak ada korban Jiwa dan saat ini api sudah berhasil di padamkan.

Baca Juga: Kasus Anak Hilang Kembali Terjadi di Jambi, Soraya Murid SD 84 sudah 3 Hari Tanpa Kabar

“Ya, terjadi kebakaran di SMKN 5 Belui Kerinci, ada Dua ruang yang terbakar, ruang pustaka dan Olahraga, tapi saat ini api sudan berhasil di padamkan. Tidak ada korban jiwa,”jelasnya.

Namun, Belum diketahui penyebab kebakaran tersebut saat ini sedang dilakukan pendataan Kerugian. “Belum, kita belum mengetahui penyebab kebakaran maupun total kerugiannya,”tandasnya

Baca Juga: Berprestasi, M Rizki Siswa MTsN 1 Sungai Penuh Raih Medali Perak di OMI Nasional 2025

Di ketahui sebelumnya kebakaran terjadi sekitar lebih kurang pukul 09.00 WIB pagi, warga mengetahui saat melihat Kepulan asap yang membumbung dari dalam bangunan, memicu kepanikan warga, siswa, dan majelis guru yang berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya.

“Saya sampai di lokasi ketika warga sudah ramai. Mobil pemadam juga baru tiba untuk memadamkan api,” kata seorang warga yang menyaksikan kejadian itu.

Sejumlah unit pemadam kebakaran di kerahkan untuk melakukan pemadaman, hingga saat ini api sudah berhasil di padamkan.(adz)

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs