Jambi Kehilangan Putra Terbaik, Pembahasan PAW H. Bakri Dinilai Tidak Etis di Tengah Suasana Duka

Jambi Kehilangan Putra Terbaik, Pembahasan PAW H. Bakri Dinilai Tidak Etis di Tengah Suasana Duka.(Foto: Kolase/Ilustrasi AI)

Jambi – Provinsi Jambi berduka sedalam-dalamnya atas wafatnya H. A. Bakri HM, SE, Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Jambi, pada Selasa (28/7/2026) malam. Kepergian anggota DPR RI empat periode yang selama hampir dua dekade menjadi salah satu wajah Jambi di Senayan itu meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat. H. Bakri dikenal sebagai putra terbaik daerah yang sangat konsisten memperjuangkan aspirasi dan kepentingan masyarakat Jambi di tingkat nasional. Lahir di Pulau Kijang, Riau, pada 15 Mei 1968.

Namun, di tengah suasana duka yang masih menyelimuti keluarga dan masyarakat, mulai bermunculan berbagai pembahasan mengenai Pergantian Antar Waktu (PAW) kursi DPR RI yang ditinggalkan almarhum. Di berbagai media sosial bahkan beredar spekulasi mengenai siapa yang akan menggantikan posisi tersebut, hingga muncul narasi yang menyebut adanya pihak yang "mendapat durian runtuh".

Aktivis Jambi, Ego Salman, menilai pembahasan tersebut belum tepat untuk dilakukan pada saat ini.

"Saya sangat menyayangkan. Belum genap sepekan beliau berpulang, tetapi ruang publik sudah dipenuhi pembahasan mengenai PAW. Bahkan ada yang menyebut seseorang mendapat durian runtuh. Menurut saya, ini tidak etis dan kurang menghormati suasana duka yang masih dirasakan keluarga besar almarhum maupun masyarakat Jambi," ujar Ego Salman.

Menurutnya, proses demokrasi memang memiliki mekanisme yang harus dijalankan. Namun demikian, nilai-nilai kemanusiaan dan penghormatan kepada sosok yang telah mengabdi selama hampir dua dekade di Senayan juga perlu dikedepankan.

"Persoalan PAW tentu akan berjalan sesuai aturan. Tidak perlu terburu-buru membahasnya ketika keluarga masih berduka," tambahnya.

Senada dengan itu, Sekretaris DPW PAN Provinsi Jambi, Madian, saat dikonfirmasikan lewat WhatsApp menegaskan bahwa keluarga besar PAN saat ini masih berada dalam suasana duka atas berpulangnya salah satu kader terbaik partai.

"PAN Jambi masih dalam suasana berduka. Kami belum akan menjawab berita-berita ataupun pertanyaan mengenai PAW saat ini. Mari kita bersama-sama mendoakan saudara kita H. Bakri, semoga beliau husnul khatimah," ujar Madian.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa DPW PAN Provinsi Jambi saat ini memilih untuk memprioritaskan penghormatan dan doa bagi almarhum dibandingkan membahas proses politik yang akan berjalan sesuai ketentuan.

Mekanisme PAW Sesuai Ketentuan

Secara hukum, proses Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPR RI telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum serta Peraturan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Apabila seorang anggota DPR RI meninggal dunia, partai politik pengusung akan mengusulkan nama calon pengganti kepada pimpinan DPR RI. Selanjutnya, DPR meneruskan usulan tersebut kepada KPU untuk dilakukan proses verifikasi.

Dalam proses tersebut, KPU menetapkan calon pengganti berdasarkan peraih suara sah terbanyak berikutnya dari partai politik yang sama dan dari daerah pemilihan yang sama pada Pemilu terakhir, sepanjang yang bersangkutan masih memenuhi seluruh persyaratan sebagai calon anggota DPR RI.

Berdasarkan hasil Pemilu Legislatif terakhir di Daerah Pemilihan Jambi, peraih suara terbanyak berikutnya dari PAN adalah Dr. H. Adirozal, M.Si dengan perolehan 26.060 suara. Namun demikian, penetapan sebagai anggota DPR RI pengganti tidak berlangsung secara otomatis karena seluruh tahapan administrasi, verifikasi, dan penetapan oleh KPU harus dilaksanakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Ego Salman berharap seluruh elemen masyarakat dapat menahan diri dan memberikan ruang kepada keluarga besar almarhum untuk melewati masa berkabung.

"Politik bisa menunggu, tetapi rasa hormat kepada orang yang telah mengabdi untuk daerah harus menjadi prioritas. Mari kita doakan almarhum, mengenang dedikasinya, dan menjaga etika dalam menyikapi situasi ini. Urusan PAW akan berjalan sesuai mekanisme hukum yang telah diatur negara," tutupnya.(Ali)

Dr H Adirozal Mantan Bupati Kerinci 2 Periode, Calon PAW H.A Bakri di DPR RI dari PAN Dapil Jambi

Dr H Adirozal Mantan Bupati Kerinci 2 Periode, Calon PAW H.A Bakri di DPR RI dari PAN Dapil Jambi. (Foto: Ilustrasi)

KERINCI, MERDEKAPOST.COM – Kursi DPR RI Dapil Jambi yang ditinggalkan almarhum H Bakri dipastikan akan diisi melalui mekanisme Penggantian Antarwaktu (PAW). Berdasarkan hasil Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku, posisi legislator Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut akan ditempati oleh Dr. Drs. H. Adirozal, M.Si.

Masuknya Adirozal ke Senayan menjadi babak baru bagi representasi masyarakat Provinsi Jambi di parlemen. 

Dengan pengalaman panjang di pemerintahan dan latar belakang akademik yang kuat, mantan Bupati Kerinci dua periode itu diharapkan mampu melanjutkan perjuangan aspirasi masyarakat serta mengawal pembangunan daerah di tingkat nasional.

BACA JUGA:

Jambi Berduka! Anggota DPR RI Asal Jambi H. A. Bakri Meninggal Dunia

Adirozal dikenal sebagai salah satu tokoh senior yang memiliki rekam jejak lengkap, mulai dari birokrasi, pemerintahan daerah hingga dunia pendidikan. 

Bekal tersebut dinilai menjadi modal penting dalam menjalankan tugas sebagai Anggota DPR RI mewakili Dapil Jambi.

Rekam Jejak Adirozal, Calon Pengganti H Bakri di DPR RI

Lahir di Kerinci pada 23 Oktober 1961, Adirozal bukan sosok baru di dunia pemerintahan. Ia dipercaya memimpin Kabupaten Kerinci sebagai Bupati Kerinci selama dua periode berturut-turut, yakni 2014–2019 dan 2019–2024.

Keberhasilannya kembali terpilih untuk periode kedua mencerminkan tingginya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap kepemimpinannya selama memimpin daerah berjuluk Sakti Alam Kerinci tersebut.

Baca Juga:

Bupati Sarolangun H Hurmin melaksanakan Shalat Jenazah almarhum H. A. Bakri Hingga antar ke Pemakaman

Edi Purwanto: Selamat Jalan Abangda H Bakri, Politisi Senior yang Sangat Baik, Terima kasih arahannya selama ini

Sebelum menjabat Bupati Kerinci, alumnus LEMHANNAS RI Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) ini juga pernah mengemban amanah sebagai Wakil Wali Kota Padang Panjang, Sumatra Barat, pada periode 2003–2008.

Tak hanya berkarier di pemerintahan, Adirozal juga memiliki perjalanan panjang di dunia akademik. Ia mengawali pengabdian sebagai dosen sebelum dipercaya menduduki berbagai jabatan strategis di Institut Seni Indonesia (ISI) Padang Panjang, mulai dari Pembantu Direktur III hingga Direktur Pascasarjana.

Baca Juga:

Zahya Pelajar Asal Desa Baru Air Hangat Dikabarkan Hilang, Pamit Hendak Dekorasi ke Sekolah Sejak Senin

Dedikasinya di bidang pendidikan dan pemerintahan mengantarkannya meraih berbagai penghargaan bergengsi. Di antaranya Dosen Teladan Nasional pada 1994 serta Penghargaan Pengabdian 20 Tahun dari Presiden RI pada 2005.

Selama berkiprah sebagai kepala daerah, Adirozal juga berhasil membawa daerah meraih sejumlah penghargaan nasional, termasuk Piala Adipura dan Wahana Tata Nugraha.

Dengan pengalaman birokrasi, kepemimpinan daerah, serta rekam jejak akademik yang panjang, Adirozal diharapkan mampu melanjutkan estafet perjuangan almarhum H Bakri dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat Jambi di DPR RI. (Adz)

Edi Purwanto: Selamat Jalan Abangda H Bakri, Politisi Senior yang Sangat Baik, Terima kasih arahannya selama ini

Edi Purwanto anggota DPR RI FPDIP ungkapkan rasa duka mendalam.(Ist)

Jambi - Rekan satu profesi sebagai anggota DPR RI Edi Purwanto mengucapkan rasa duka mendalam, kehilangan sosok senior yang selama ini dianggapnya sebagai kakak sekaligus tempat dirinya meminta arahan dan bimbingan

Edi Purwanto dalam unggahannya di facebook @Edi Purwanto, menuliskan ungkapan duka mendalam: 

Selamat Jalan Abangda H Bakri, Politisi Senior yang Sangat Baik, Terima kasih arahannya selama ini

Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Roji’un. 

Selamat Jalan Abangda H. A. Bakri Bin HM. Musa. Abangda adalah politisi Senior yg sangat baik. Terimakasih atas arahan dan bimbingannya selama ini, baik Aktifitas Partai maupun Sebagai sesama Anggota Komisi V DPR RI. 

In Sya Allah Abangda Husnul Khatimah dan semoga Keluarga yg ditinggalkan diberikan Kesabaran, Keihlasan serta Ketabahan. Aamiin

Allahummaghfirlahu warhamhu wa'afihi wa'fu 'anhu Al fatihah...๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™ 

Berita Terkait: Jambi Berduka! Anggota DPR RI Asal Jambi H. A. Bakri Meninggal Dunia

(Adz)

Jambi Berduka! Anggota DPR RI Asal Jambi H. A. Bakri Meninggal Dunia

Anggota DPR RI yang juga mantan Ketua DPW PAN Provinsi Jambi H. A. Bakri tutup usia, Selasa (28/6/2026).(Istimewa)

JAMBI - Kabar duka datang dari Partai Amanat Nasional (PAN) Provinsi Jambi. Anggota DPR RI yang juga mantan Ketua DPW PAN Provinsi Jambi H. A. Bakri tutup usia, Selasa (28/6/2026).

Almarhum H. A. Bakri mengembuskan napas terakhir pada pukul 20.30 WIB, di RS Siloam Lippo Village, Karawaci, Tangerang, setelah menjalani perawatan.

Kepergian almarhum membawa duka mendalam bagi keluarga, sahabat, dan masyarakat yang mengenalnya. Sosok H. A. Bakri dikenal sebagai pribadi yang bersahaja, mengayomi keluarga, serta memiliki hubungan yang baik dengan lingkungan sekitarnya.

Sekretaris DPW PAN Provinsi Jambi, Madian Siswadi membenarkan kabar duka tersebut. Ia menyebut jenazah akan diberangkatkan dari RS Siloam menuju San Diego Funeral House, Lippo Karawaci, sebelum diterbangkan melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Rabu pagi. 

"Almarhum akan dikebumikan di pemakaman keluarga di Jalan Mekar Jaya, Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi," katanya.

Madian menyebutkan bahwa pihak keluarga mengajak seluruh kerabat, sahabat, dan masyarakat untuk mendoakan almarhum. Keluarga juga memohon maaf atas segala kesalahan dan kekhilafan beliau semasa hidup, seraya berharap Allah SWT mengampuni segala dosa-dosanya, menerima seluruh amal ibadahnya, melapangkan alam kuburnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya.

"Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah almarhum, mengampuni segala khilafnya, dan memberikan ketabahan kepada keluarga yang ditinggalkan." pungkasnya. (*)

Ini Daftar Nama Ketua DPW dan DPD PAN Provinsi Jambi yang Dilantik Ketum Zulkifli Hasan

PAN - Partai Amanat Nasional (PAN) Provinsi Jambi 

JAMBI, MERDEKAPOST.COM - Daftar nama DPW dan DPD PAN Provinsi Jambi yang baru saja dilantik.

Pelantikan ketua dewan pimpinan wilayah (DPW) dan dewan pimpindan daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Provinsi Jambi digelar pada Kamis (30/4/2026) di Abadi Convention Center Kota Jambi.

Pelantikan ini dihadiri Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan (Zulhas), Ketua MPP PAN Hatta Rajasa, Wakil Ketua Umum Eddy Soeparno, Viva Yoga serta anggota DPR RI Uya Kuya, H. Bakri dan pengurus DPP.

PAN Provinsi Jambi ditargetkan bisa meraih 3 polisi kepala daerah pada Pilkada mendatang.

Berikut nama-nama Ketua dan DPD PAN Provinsi Jambi :

Ketua DPW : Al Haris (Gubernur Jambi)

Sekretaris: Madian Saswadi

Bendahara: Pit Arzuna

Ketua DPD DPD Kabupaten dan Kota :

- Tanjab Barat: Anwar Sadat (Bupati Tanjab Barat)

- Tanjab Timur: Asnawi

- Muaro Jambi: Bambang Bayu Suseno (Bupati Muaro Jambi)

- Kota Jambi: Maulana (Wali Kota Jambi)

- Batanghari: Firdaus Fattah

- Sarolangun: Tedy Irawan

- Merangin: Al Hanim Assodiqi

- Bungo: Dedy Putra (Bupati Bungo)

- Tebo: Suryadi

- Kerinci: Monadi (Bupati Kerinci)

- Sungai Penuh: Alvin (Wali Kota Sungai Penuh). (*)

Al Haris Resmi Pimpin DPW PAN Jambi, Begini Kriteria Calon Sekretaris

JAMBI - Gubernur Jambi Al Haris resmi ditunjuk oleh DPP PAN sebagai Ketua Formatur pada pelaksanaan Muswil VI DPW PAN Provinsi Jambi, Rabu 30 April 2025.

Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua Umum Viva Yoga Mauladi pada pleno kedua.

"Ketua DPW PAN Jambi periode 2024 - 2029 adalah saudaraku Al Haris," kata Viva Yoga.

Dia mengucapkan terima kasih kepada pengurus DPW PAN Provinsi Jambi sebelumnya telah kompak termasuk Bakri. 

Sementara itu, Bakri dilimpahkan untuk memperkuat DPP PAN dan mendampingi ketua umum di manapun berada.

Untuk diketahui, ada 10 orang yang mendaftar sebagai ketua. Mereka adalah A Bakri, Al Haris, Ahmad Khusaini, Bambang Bayu Suseno, Fit Arzuna, Jayapura, Madian Saswadi, Hafiz Fattah, Maulana.

Kriteria Sekretaris DPW PAN Provinsi Jambi Menurut Al Haris

Usai penunjukan dirinya sebagai Ketua DPW PAN Provinsi Jambi, Al Haris langsung memberi 'petunjuk' siapa yang bakal jadi sekretaris.

Ditanya siapa yang bakal duduk sebagai Sekretaris DPW PAN Provinsi Jambi, Al Haris memberi beberapa kriteria.

"Kriterianyo gagah, tinggi nian idak, rendah nian idak," katanya, Rabu 30 April 2025.

Melihat kriteria ini, banyak nama di PAN yang memang memungkinkan untuk menjadi sekretaris. 

Beberapa nama seperti Hafiz Fattah, Bambang Bayu Suseno dan beberapa nama lain yang masuk dalam bursa. Tidak terkecuali yang bukan dari unsur legislatif dan eksekutif.

Banyak nama lain seperti Hasan Mabruri, Madian Saswadi, Ansori Hasan, termasuk juga para senior PAN Jambi. Petunjuk 'gagah' ini seolah memastikan bahwa jabatan sekretaris tidak akan diisi oleh perempuan.

Sebelumnya, Al Haris resmi ditunjuk oleh DPP PAN sebagai Ketua Formatur pada pelaksanaan Muswil VI DPW PAN Provinsi Jambi, Rabu 30 April 2025.(*)

Batal Maju Pilbup Batanghari, Hafiz Fattah Fokus DPRD Provinsi Jambi

  

M Hafis Fattah bersama Ketua DPD PAN se-Provinsi Jambi. Foto: Ist

Merdekapost.com - Ketua DPD PAN Batanghari, M Hafiz Fattah mengurungkan niatnya untuk maju di Pemilihan Bupati (Pilbup) Batanghari 2024.

Hal itu ditegaskan langsung Hafiz Fattah. Kata dia, saat ini ia masih fokus menunggu pelantikan dirinya sebagai anggota DPRD Provinsi Jambi.

"Saya ingin menjalankan amanat dari masyarakat dan pendukung. Saat ini saya belum mau berbicara masalah Pilbup. Saya ingin fokus di DPRD Provinsi Jambi. Dan juga sampai saat ini belum ada petunjuk dari DPP," kata Hafiz Fattah.

Dikatakan Hafiz Fattah, siapapun yang nantinya diusung oleh PAN, ia sebagai kader partai menerima keputusan.

"Karena tidak hanya saya kader yang mengembalikan formulir. Jika memang nanti ada nama lain yang diusung oleh partai, saya sebagai kader akan all out memenangkan calon tersebut," sebutnya.

Hafis menyebut, meski ia sebagai Ketua DPD PAN Batanghari yang digadang-gadang menjadi lawan kuat petahana, namun ia belum menunjukkan niat untuk ikut bertarung di Pilkada Batanghari.

"Calon yang mendaftar sudah banyak, dan juga mereka sudah memiliki wakil masing-masing. Nah, saya sendiri belum ada pasangan kalau ingin mencalonkan diri sebagai Cakada," tutupnya.

Sekedar informasi, beberapa waktu lalu, M Hafiz Fattah memang mendaftar untuk Cakada Batanghari di Partai PAN itu sendiri.(

Sumber: Bulian.id

PAN Usung Al Haris di Pilgub Jambi, ini "Dosa-dosa" Romi di PAN


 Merdekapost.com - Keputusan Partai Amanat Nasional (PAN) untuk kembali mendukung Al Haris dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jambi 2024 menjadi pukulan berat bagi Romi Haryanto, Bupati Tanjung Jabung Timur (Tanjab Timur).

Kegagalan Romi mendapatkan dukungan PAN dikarenakan beberapa faktor yang menjadi sorotan publik.

Faktor-Faktor Penyebab

Kurangnya Kepedulian dalam Mengurus PAN Tanjab Timur

Romi Hariyanto, yang telah menjabat Ketua DPD PAN Tanjung Jabung Timur selama 10 tahun, dikritik karena tidak mampu membangun kantor PAN di daerah tersebut.

Hingga kini, kantor PAN Tanjab Timur masih menyewa dari pihak ketiga. Berbeda dengan partai Golkar dan PDI-P yang memiliki kantor tetap meskipun hanya memiliki beberapa anggota di DPRD Tanjab Timur.

Pemasukan Uang Partai

Banyak pemasukan uang partai yang berasal dari sumbangan Fraksi PAN yang beranggotakan 17 orang dan bantuan keuangan parpol dari APBD yang bernilai ratusan juta rupiah per tahun, semuanya masuk ke kas DPD PAN Tanjab Timur.

Namun, manajemen dana ini dipertanyakan oleh banyak pihak. Karena tidak digunakan untuk membangun kantor permanen.

Pencalonan Independen dalam Pilbup Tanjab Timur

Ketika maju dalam Pilbup Tanjab Timur, Romi lebih memilih jalur independen tanpa mempedulikan marwah PAN, padahal saat itu dia masih menjabat sebagai Ketua PAN Tanjab Timur.

Langkah ini dinilai mencederai kepercayaan partai dan anggotanya.

Pendapat Pengamat Politik

Dr. Dedek Kusnadi, akademisi dari UIN STS Jambi, menilai bahwa untuk memudahkan Romi mendapatkan dukungan partai lain dalam Pilkada Gubernur Jambi 2024, ia harus segera mengambil keputusan untuk mundur dari PAN.

"Romi harus cepat ambil keputusan mundur dari PAN jika ingin mendapatkan perahu untuk maju di Pilgub Jambi. Langkah ini bisa membuka peluang bagi Romi untuk mencari dukungan dari partai lain yang mungkin lebih bersedia mendukung pencalonannya," ujar Dr. Dedek Kusnadi.

Dengan mundur dari PAN, kata Dr Dedek, Romi dapat menghindari konflik internal yang bisa merugikan posisinya.

Dr. Dedek Kusnadi menyoroti ketidakmampuan Romi dalam membangun kantor PAN di Tanjung Jabung Timur meskipun telah menjabat sebagai Ketua DPD PAN selama 10 tahun.

"Ini bukan hanya masalah simbolik, tetapi juga mencerminkan manajemen yang kurang efektif dan komitmen yang dipertanyakan terhadap pengembangan partai di daerah," ujar Dr. Dedek.

Pengelolaan dana partai, yang berasal dari sumbangan fraksi dan bantuan APBD, dinilai tidak optimal.

"Ada pertanyaan serius tentang bagaimana dana tersebut dikelola dan digunakan. Ini menimbulkan ketidakpercayaan di antara anggota partai dan konstituen," jelasnya.

Kemudian, Langkah Romi untuk maju sebagai calon independen dalam Pilbup Tanjab Timur tanpa melibatkan PAN menunjukkan kurangnya kesetiaan dan menghargai marwah partai.

"Ini memberikan sinyal negatif kepada partai bahwa Romi mungkin tidak sepenuhnya berkomitmen kepada PAN," kata Dr. Dedek.

Keberhasilan Al Haris dalam mendukung caleg PAN dan memenangkan kursi Ketua DPRD Provinsi Jambi menunjukkan kepemimpinan yang efektif dan berdampak positif bagi partai.

"Al Haris memberikan contoh yang kuat tentang bagaimana kepemimpinan yang baik bisa memperkuat posisi partai di tingkat provinsi," tambahnya.

Dr. Dedek Kusnadi merekomendasikan agar Romi mempertimbangkan untuk mundur dari PAN jika ingin meningkatkan peluangnya dalam Pilkada Gubernur Jambi 2024.

"Langkah ini bukan hanya tentang mengambil keputusan yang cepat, tetapi juga tentang membangun kembali kepercayaan dan aliansi yang lebih kuat," ujarnya.

Dengan mundur dari PAN, Romi dapat menghindari konflik internal dan membuka peluang untuk mencari dukungan dari partai lain.

"Ini bisa menjadi langkah strategis untuk menunjukkan bahwa Romi serius dalam memperbaiki posisinya dan mendapatkan dukungan yang lebih luas," kata Dr. Dedek.

Romi harus segera membangun komunikasi dan aliansi dengan partai-partai lain yang mungkin lebih bersedia mendukung pencalonannya.

"Dia harus menunjukkan komitmen yang kuat dan visi yang jelas untuk masa depan Jambi. Ini bisa membantu mendapatkan dukungan yang diperlukan untuk maju," jelasnya.

Memperbaiki Citra dan Manajemen

Romi perlu memperbaiki citra dirinya dengan menunjukkan keberhasilan dalam manajemen dan pengembangan infrastruktur partai.

"Langkah-langkah konkret dalam memperbaiki manajemen dan infrastruktur partai dapat membantu mengembalikan kepercayaan dan mendukung ambisi politiknya," tambah Dr. Dedek.(

Sumber : Jambilink.com

https://jambilink.com/pan-usung-al-haris-di-pilgub-jambi-romi-melawan-pan/

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs