Nindya Eltsani, Siswi Sungai Penuh Pembawa Bendera Pusaka di Kirab Monas HUT RI ke-81

Nindya Eltsani Pembawa Bendera Pusaka di Kirab MonasNindya Eltsani Fawwaz, saat bertugas membawa bendera pusaka Merah Putih menaiki Kereta Kencana Garuda Prabayaksa. (Tangkapan Layar) 

SUNGAI PENUH – Suasana peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81 di Jakarta berlangsung penuh khidmat dan meriah pada Senin (17/8/2026). Salah satu momen paling menarik perhatian publik adalah prosesi Kirab Merah Putih dari Monumen Nasional (Monas) menuju Istana Merdeka dan sebaliknya.

Dua purna Paskibraka Duta Pancasila 2025 tampil memukau mengemban amanah besar tersebut.

Nindya Eltsani Fawwaz, siswi SMAN 2 Kota Sungai Penuh asal Provinsi Jambi, bertugas membawa bendera pusaka Merah Putih. Nindya merupakan siswi SMAN 2 Kota Sungai Penuh, kelahiran Padang, 27 Juni 2009.

Sementara itu, Bianca Alessia Christabella Lantang dari Sulawesi Utara bertugas membawa naskah proklamasi. Bianca merupakan siswi SMA Lentera Harapan Tomohon dan lahir di Manado pada 28 Februari 2009.

Nindya dan Bianca menaiki Kereta Kencana Garuda Prabayaksa sepanjang rute kirab. Kereta istimewa buatan Sleman, Yogyakarta ini membawa makna mendalam. Nama “Garuda Prabayaksa” mengandungi arti cahaya besar atau cahaya terang yang memancar.

Perjalanan kereta kencana ini juga menghadirkan pemandangan megah. Pasukan pengawal mengiringi sepanjang jalan, terdiri dari: 45 pasukan motor kawal Polisi Militer, Drum Corps Pelopor Cendrawasih Akademi Kepolisian, 114 Resimen Kavaleri Berkuda Ronggolawe, dan 78 pasukan Kerajaan Nusantara.

Rangkaian kirab ini terbagi dalam dua tahap utama. Sebelum upacara peringatan Detik-Detik Proklamasi mulai, Sultana Najwa (DKI Jakarta) dan Aliah Sakira (Sulawesi Selatan) lebih dahulu menyerahkan bendera serta teks proklamasi menuju Istana Merdeka.

Setelah seluruh upacara usai, giliran Nindya dan Bianca yang mengembalikan kedua benda bersejarah tersebut kembali ke Monas. Penampilan anggun dan disiplin para purna Paskibraka ini tidak hanya menyempurnakan prosesi HUT RI ke-81, tetapi juga menginspirasi generasi muda di seluruh penjuru negeri. (**)

Profil dan Biodata Achmad Fachri M, Putra Jambi Komandan Kelompok 8 Paskibraka Nasional

PASKIBRAKA NASIONAL - Achmad Fachri Mubarok, siswa SMK Negeri 1 Kota Jambi, saat menjalankan tugas sebagai Paskibraka di Istana Negara, Senin (17/8/2026). 

JAMBI - Putra asal Jambi, Achmad Fachri Mubarok, mendapat kepercayaan menjadi Komandan Kelompok 8 dalam Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional pada upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/8/2026).

Siswa SMK Negeri 1 Kota Jambi tersebut tergabung dalam tim Paskibraka Nasional dengan tema "Indonesia Berdaulat" di Istana Negara setelah melewati rangkaian seleksi dari tingkat daerah hingga nasional.

Di balik perannya dalam upacara kenegaraan tersebut, Fachri dikenal sebagai remaja yang sederhana dan mudah bergaul.

Lalu, bagaimana sosok Fachri? 

Profil dan Biodata Achmad Fachri Mubarok

Berikut profil dan biodata singkat Achmad Fachri Mubarok, Paskibraka asal Jambi.

Nama Lengkap: Achmad Fachri Mubarok

Tempat dan Tanggal Lahir: Kota Jambi, 29 Agustus 2009 (16 tahun)

Nama Orang Tua: Selamet Riyadi (ayah), Sukma Dewi (ibu)

Tinggi Badan: 177 cm

Berat Badan: 68 kg

Golongan Darah: AB

Asal Sekolah: SMK Negeri 1 Kota Jambi

Sosok yang Sederhana

Di lingkungan sekolah, Fachri disebut tidak pernah menunjukkan sikap berbeda meski telah meraih prestasi hingga tingkat nasional.

Ia justru dikenal sebagai siswa yang sopan, tidak sombong, serta peduli terhadap teman-temannya.

Kepala SMK Negeri 1 Kota Jambi, Repreanis, mengatakan Fachri memiliki kepribadian yang baik dan sederhana.

"Dia memiliki kepribadian yang baik dan sangat sederhana. Selain itu, dia juga sangat peduli dengan teman-temannya," ujar Repreanis Senin (17/8/2026).

Salah satu hal yang masih diingat pihak sekolah adalah kebiasaan Fachri ketika mendapat rezeki lebih.

Ia pernah membelikan es krim untuk teman-teman satu kelasnya.

Bagi pihak sekolah, hal sederhana tersebut menunjukkan kedekatan Fachri dengan teman-temannya.

Fachri juga dikenal memiliki sikap sopan ketika berkomunikasi dengan guru maupun teman sebaya.

"Orangnya baik sekali, tingkah lakunya cukup sopan. Sikapnya juga sopan. Kalau berbicara dengan saya, seperti orang dewasa," katanya.

Prestasi Fachri dari Bela Diri Karate

Dalam bidang akademik, Fachri disebut bukan siswa yang terlalu menonjol. Namun, ia tetap mampu mengikuti proses pembelajaran dengan baik.

Prestasi Fachri justru berkembang melalui kegiatan di luar akademik, salah satunya bela diri karate.

Perjalanan Fachri untuk menjadi anggota Paskibraka Nasional juga tidak mudah.

Ia sempat berada dalam kondisi hampir tersingkir saat mengikuti proses seleksi.

Namun, kesempatan tersebut berhasil dipertahankan hingga akhirnya Fachri terpilih mewakili Jambi sebagai anggota Paskibraka Nasional.

Pada upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka, Senin (17/8/2026), Fachri dipercaya menjalankan tugas sebagai Komandan Kelompok 8.

Kepercayaan tersebut menjadi pencapaian penting bagi Fachri yang kini duduk di kelas X SMK Negeri 1 Kota Jambi.

Di sekolah, Fachri mengambil jurusan Teknik Komputer dan Jaringan.

Menurut pihak sekolah, jurusan tersebut memang telah menjadi minatnya sejak awal masuk SMK.

Meski berasal dari keluarga sederhana, kondisi tersebut tidak membuat Fachri minder ketika bergaul dengan teman-temannya.

"Dia pintar bergaul dan tidak sombong," ujar Repreanis.

Achmad Fachri Mubarok lahir di Kota Jambi pada 29 Agustus 2009. Ia merupakan putra pasangan Selamet Riyadi dan Sukma Dewi.

Remaja berusia 16 tahun tersebut memiliki tinggi badan 177 sentimeter, berat badan 68 kilogram, dan golongan darah AB.

Sekolah Siapkan Kejutan untuk Fachri

Pihak SMK Negeri 1 Kota Jambi kini menantikan kepulangan Fachri setelah menyelesaikan tugas sebagai Paskibraka Nasional.

Sekolah tidak hanya ingin menyambut Fachri sebagai siswa yang telah mengharumkan nama sekolah, tetapi juga memberikan apresiasi atas perjuangan dan kerja keras yang telah dilaluinya.

Repreanis mengatakan pihak sekolah telah menyiapkan rencana untuk memberikan kejutan saat Fachri kembali ke sekolah.

"Kami sudah bicarakan dengan tim manajemen sekolah. Nanti akan ada kejutan ketika Fachri pulang sebagai bentuk penghargaan," katanya.

Pihak sekolah berharap pencapaian Fachri di tingkat nasional dapat menjadi awal bagi prestasi-prestasi berikutnya.

Repreanis juga berharap keberhasilan tersebut menjadi motivasi bagi Fachri untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.

"Mudah-mudahan dengan prestasi dia ini, Fachri bisa melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi dan mendapat prestasi yang lebih lagi," harapnya.

Momen Istimewa bagi Kota Jambi

Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026 menjadi momen istimewa bagi Kota Jambi.

Pada tahun ini, dua putra-putri asal Kota Jambi dipercaya menjadi bagian dari Paskibraka Nasional yang bertugas dalam upacara HUT ke-81 RI di Istana Merdeka, Jakarta.

Selain Achmad Fachri Mubarok, terdapat Rizkia Putri yang juga menjadi anggota Paskibraka Nasional dalam upacara tersebut.

Namun, pencapaian Fachri menjadi semakin istimewa karena ia mendapat kepercayaan sebagai Komandan Kelompok 8.

Penampilan Fachri saat menjalankan tugasnya di Istana Merdeka juga mendapat sorotan dalam siaran langsung upacara HUT ke-81 RI.

Di Kota Jambi, pelaksanaan upacara tersebut turut disaksikan Wali Kota Jambi Maulana bersama jajaran Pemerintah Kota Jambi dan Forkopimda dari lobi utama Kantor Wali Kota Jambi.

Saat kamera menyorot Fachri ketika menjalankan tugas, suasana di lokasi dipenuhi rasa bangga.

Bagi Pemkot Jambi, penampilan Fachri menunjukkan bahwa putra-putri daerah mampu tampil di panggung nasional dan dipercaya menjalankan tugas penting dalam upacara kenegaraan.

"Ini satu kebanggaan untuk Kota Jambi, apalagi tahun ini dua perwakilan Kota Jambi ikut Paskibraka Nasional," ujar Wali Kota Jambi Maulana, Senin (17/8).

Maulana mengaku semakin bangga ketika Fachri mendapat sorotan kamera dalam siaran langsung upacara dari Istana Merdeka.

"Apa lagi tadi Fachri di-zoom langsung," tambahnya.

Di usianya yang baru 16 tahun, Fachri berhasil membawa nama Kota Jambi dalam upacara kemerdekaan yang disaksikan masyarakat Indonesia.

Pencapaian tersebut menjadi bagian dari catatan penting Kota Jambi pada HUT ke-81 RI.

Bukan hanya karena dua perwakilan Kota Jambi berhasil menembus Paskibraka Nasional, tetapi salah satunya juga dipercaya memegang peran sebagai Komandan Kelompok 8.

Bagi Wali Kota Jambi Maulana, pencapaian Fachri merupakan kebanggaan bersama.

Di balik barisan Paskibraka yang berdiri tegap di Istana Merdeka, terdapat putra Jambi yang membawa nama daerahnya dalam perayaan kemerdekaan Indonesia.

Pada 17 Agustus 2026, nama Achmad Fachri Mubarok pun menjadi salah satu putra Jambi yang mencatatkan prestasi dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.(Red)

Nazwarifa Ilmira Fahmi Kembali Terpilih sebagai Pembawa Kirab Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Tanjung Jabung Barat

Nazwarifa Ilmira Fahmi Kembali Terpilih sebagai Pembawa Kirab Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Tanjung Jabung Barat

Merdekapost.com | Tanjung Jabung Barat - Suasana haru menyelimuti upacara penurunan Bendera Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 di Alun-Alun Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Senin (17/8/2026).

Di tengah khidmatnya prosesi penurunan bendera, sosok Nazwarifa Ilmira Fahmi, siswi kelas XII SMA Negeri 1 Tanjung Jabung Barat, kembali mendapat kepercayaan untuk menjadi pembawa kirab pada upacara penurunan Bendera Merah Putih.

Kepercayaan tersebut menjadi momen yang sangat berarti bagi Nazwarifa. Di balik langkah tegap dan sikap penuh tanggung jawabnya menjalankan tugas negara, tersimpan kisah perjuangan seorang anak yatim yang terus mengejar cita-cita tanpa kehadiran sang ayah di sisinya.

Nazwarifa merupakan putri dari almarhum Bapak M. Zulfahmi Syarif, S.T. dan Ibu Adv. Era Herawati, S.H., M.H. Meski telah kehilangan sosok ayah tercinta, Nazwarifa tetap tumbuh sebagai seorang anak yang memiliki semangat dan cita-cita tinggi.

Salah satu cita-cita terbesar Nazwarifa adalah melanjutkan pendidikan di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Kini, ia masih duduk di bangku kelas XII SMA Negeri 1 Tanjung Jabung Barat dan terus berusaha mempersiapkan diri untuk mewujudkan impiannya tersebut.

Bagi Nazwarifa, menjadi bagian dari Pasukan Pengibar Bendera Pusaka bukan sekadar tugas seremonial. Kepercayaan membawa kirab pada penurunan bendera menjadi sebuah kehormatan sekaligus pembuktian bahwa keterbatasan dan kehilangan bukan alasan untuk berhenti bermimpi.

Momen haru semakin terasa ketika prosesi selesai. Bendera Merah Putih kemudian diantar langsung ke Rumah Dinas Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., sebagai bagian dari rangkaian kegiatan setelah upacara.

Dalam suasana penuh penghormatan tersebut, perjalanan Nazwarifa menjadi cerita tersendiri. Seorang anak yang kehilangan ayahnya justru mampu berdiri tegap membawa lambang kebanggaan bangsa di hadapan masyarakat dan para pejabat daerah.

Air mata dan rasa bangga seakan bercampur dalam satu momen. Sang ayah, almarhum M. Zulfahmi Syarif, S.T., mungkin tidak lagi dapat menyaksikan secara langsung putrinya menjalankan tugas mulia tersebut. Namun, perjuangan dan keberhasilan Nazwarifa hari ini menjadi bagian dari cerita yang akan selalu dikenang keluarga.

“Menjadi pembawa kirab penurunan Bendera Merah Putih merupakan sebuah kehormatan dan kebanggaan besar bagi saya. Amanah ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus belajar, berjuang, dan memberikan yang terbaik demi membanggakan keluarga. Saya ingin menjadikan setiap pengalaman sebagai langkah untuk meraih cita-cita. Ke depan, saya bercita-cita melanjutkan pendidikan di IPDN dan mengabdikan diri bagi bangsa dan negara,” ujar Nazwarifa penuh semangat. Cita-cita tersebut menjadi semangat yang terus ia bawa dalam menatap masa depan dengan tekad, ketekunan, dan doa.

Kisah Nazwarifa menjadi inspirasi bagi generasi muda Tanjung Jabung Barat. Di usia yang masih belia, ia telah menunjukkan bahwa kehilangan bukan akhir dari perjuangan. Justru dari sebuah kehilangan, dapat tumbuh kekuatan untuk melangkah lebih jauh.

Kini, di penghujung masa SMA, Nazwarifa berdiri di persimpangan menuju masa depan. Dari lapangan upacara, tempat ia dengan penuh khidmat membawa kirab Merah Putih, terpatri sebuah cita-cita besar di dalam dirinya: melanjutkan pendidikan di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) dan mengabdikan diri bagi bangsa dan negara.

Semoga langkah Nazwarifa selalu dimudahkan, cita-citanya untuk melanjutkan pendidikan di IPDN dapat terwujud, dan perjuangannya menjadi kebanggaan bagi almarhum ayah, ibunda tercinta, keluarga, sekolah, serta masyarakat Tanjung Jabung Barat.

Selamat dan sukses Nazwarifa Ilmira Fahmi. Teruslah melangkah dan jangan pernah berhenti bermimpi. (rdp)

Profil Achmad Fachri Mubarok dan Rizkia Putri 2 Paskibraka Tingkat Nasional 2026 dari Jambi

Achmad Fachri Mubarok, pelajar SMKN 1 Kota Jambi, dan Rizkia Putri, pelajar SMAN 3 Kota Jambi, Dua pelajar asal Provinsi Jambi itu menjadi Anggota Paskibraka 2026 untuk Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Indonesia di Istana Negara.(Foto: Istimewa) 

JAMBI | MERDEKAPOST.COM - Dua pelajar asal Provinsi Jambi menjadi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka atau Paskibraka 2026 untuk Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Indonesia di Istana Negara.

Keduanya adalah Achmad Fachri Mubarok, pelajar SMKN 1 Kota Jambi, dan Rizkia Putri, pelajar SMAN 3 Kota Jambi.

Siapa sebenarnya Achmad Fachri Mubarok dan Rizkia Putri?

Nama keduanya masuk daftar 76 calon Paskibraka tingkat pusat 2026 yang ditetapkan dari 38 provinsi di Indonesia.

Baca Juga: Ribuan Pelari Padati Telanaipura, Gubernur Al Haris, Polda Jambi, Bupati/Wali Kota Lepas Flag Off Presisi Merdeka Run 2026

Achmad Fachri Mubarok menjadi perwakilan putra Provinsi Jambi, sementara Rizkia Putri terpilih sebagai perwakilan putri Jambi.

Keduanya berhasil menembus proses seleksi yang berlangsung ketat sebelum akhirnya ditetapkan sebagai calon Paskibraka nasional.

Ada sederet seleksi tingkat pusat, mencakup sejumlah aspek, mulai dari pemeriksaan kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris, verifikasi kepribadian, hingga penelusuran minat dan bakat.

Proses tersebut melibatkan tenaga medis, TNI, Polri, psikolog, serta tim ahli terkait.

Achmad Fachri Mubarok

Achmad Fachri Mubarok merupakan salah membawa nama Jambi ke tingkat nasional. Dia siswa SMKN 1 Kota Jambi.

Bagi keluarga besar SMKN 1 Kota Jambi, keberhasilan Fachri menjadi Paskibraka nasional merupakan sebuah prestasi membanggakan.

Pihak sekolah menyebut keberhasilan tersebut merupakan buah dari perjuangan panjang, disiplin, serta pembinaan fisik dan mental.

Fachri menjadi satu-satunya perwakilan putra Jambi yang masuk dalam daftar calon Paskibraka tingkat pusat 2026.

Rizkia Putri

Sementara itu, Rizkia Putri merupakan pelajar SMAN 3 Kota Jambi.

Dia terpilih sebagai perwakilan putri Provinsi Jambi untuk Paskibraka tingkat pusat 2026.

Rizkia bersama Fachri menjadi dua pelajar yang dipercaya membawa nama Provinsi Jambi dalam rangkaian kegiatan Paskibraka nasional tahun ini.

Keduanya sebelumnya mengikuti proses seleksi berjenjang hingga akhirnya berhasil melewati verifikasi di tingkat pusat.

Baca Juga: Kepala MAN 2 Kerinci H. Ariyen, S.Pd,.M.PdI Resmi Dikukuhkan Sebagai Ketua K3M Kerinci 2026-2030

Keberhasilan Fachri dan Rizkia sekaligus menunjukkan bahwa pelajar Jambi mampu bersaing dengan ribuan peserta dari seluruh Indonesia.

Pada 2026, tercatat 119.441 pendaftar mengikuti proses rekrutmen Paskibraka sebelum 76 nama dari 38 provinsi ditetapkan sebagai calon tingkat pusat.

Bawa Nama Jambi ke Tingkat Nasional

Setelah dinyatakan terpilih, Fachri dan Rizkia mengikuti rangkaian pembentukan Paskibraka tingkat pusat.

Rangkaian tersebut mencakup pemusatan pendidikan dan pelatihan, pembinaan ideologi Pancasila, pembentukan karakter dan kepemimpinan, serta latihan pengibaran dan penurunan Bendera Pusaka.

Pemprov Jambi sebelumnya juga telah melepas kedua calon Paskibraka nasional tersebut untuk mengikuti rangkaian persiapan di tingkat pusat.

Baca Juga: Rapat PB HMI Temui Jalan Buntu, Muncul 2 Nama Ketum Cabang Jambi, Penyelesaian Lanjut ke MPK

Keduanya diharapkan mampu menjalankan amanah sekaligus membawa nama baik Provinsi Jambi di tingkat nasional.

Bagi Jambi, terpilihnya Achmad Fachri Mubarok dan Rizkia Putri bukan sekadar prestasi personal.

Keduanya menjadi representasi generasi muda Jambi yang memiliki disiplin, karakter, semangat kebangsaan, dan kemampuan bersaing di tingkat nasional.

Kini, perhatian masyarakat Jambi tertuju kepada dua pelajar tersebut yang akan menjalankan tugas dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026.

Perjalanan Fachri dan Rizkia menjadi gambaran bahwa di balik seragam Paskibraka terdapat proses panjang yang membutuhkan kedisiplinan, ketahanan mental, kemampuan fisik, serta tanggung jawab besar untuk membawa nama daerah.

Kabid Pengembangan Nilai-nilai Kebangsaan Kesbangpol Provinsi Jambi, Amidy, mengatakan perwakilan Paskibraka Nasional Putra dan putri berasal dari Kota  Jambi.

Baca Juga: Turun Langsung Padamkan Karhutla di Air Merah, Gubernur Al Haris: Api Sudah 3 Hari, Gambut Sulit Dipadamkan

Seleksi dimulai dari pemberangkatan tiga kandidat terbaik putra, dan tiga kandidat terbaik putri yang diseleksi di tingkat provinsi.

“Di salah satu tim seleksi itu ada langsung dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila atau BPIP Jakarta. Jadi tiga orang tiga pasang itu diundang untuk mengikuti seleksi Jakarta untuk dipilih menjadi satu pasang,” jelasnya.

DIa menekankan, kandidat yang telah mengikuti seleksi paskibraka baik itu tingkat kabupaten, provinsi maupun nasional, mempunyai tugas yang mulia.

Tugas mulia tersebut adalah, pada tanggal 17 Agustus mendatang mereka mengibarkan dan menurunkan bendera merah putih pada pelaksanaan upacara kemerdekaan RI.(Adz)

Wawako Azhar Lepas Nindya Eltsani Kembali Bertugas di Istana Negara

Wawako Sungai Penuh  Azhar Hamzah secara resmi melepas Nindya Eltsani Fawwaz Kembali Bertugas di Istana Negara. (Istimewa)

SUNGAI PENUH – Wakil Wali Kota Sungai Penuh secara resmi melepas keberangkatan siswi berprestasi asal Kota Sungai Penuh, Nindya Eltsani Fawwaz, untuk kembali menjalankan tugas kenegaraan pada peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Jakarta.

Nindya Eltsani Fawwaz siswi SMAN 2 Sungai Penuh, merupakan perwakilan Provinsi Jambi yang sebelumnya telah sukses menjalankan tugas sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional pada peringatan HUT Kemerdekaan RI di Istana Merdeka tahun 2025.

Baca Juga; 3S Panen Penghargaan, Gerakan Sederhana Berdampak Nyata

Pada tahun 2026 ini, Nindya Eltsani Fawwaz kembali dipercaya untuk bertugas dalam rangka peringatan Hari Lahir Pancasila yang akan dilaksanakan di Jakarta pada 1 Juni 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas capaian yang diraih Nindya. 

Wawako Sungai Penuh  Azhar Hamzah secara resmi melepas Nindya Eltsani Fawwaz Kembali Bertugas di Istana Negara. (Istimewa)

“Kami bangga atas prestasi yang diraih Nindya capaian ini merupakan bukti bahwa putra-putri Kota Sungai Penuh mampu bersaing dan dipercaya mengemban tugas negara," ucapnya 

"Semoga dapat menjalankan amanah dengan baik,” tambahnya Wawako Azhar Hamzah 

Acara pelepasan berlangsung khidmat dan dihadiri oleh pelatih, keluarga, serta Kepala Perangkat Daerah terkait.(*Adz)

Wako Alfin Sambut Kepulangan Nindya Eltsani Paskibraka Nasional di SMAN 2 Sungai Penuh

 

Wako Alfin Turut Sambut Kepulangan Nindya Eltsani Paskibraka Nasional di SMAN 2 Sungai Penuh.(ist)

SUNGAI PENUH - Walikota Sungai penuh Alfin, SH  ikut menyambut kepulangan Nindya Eltsani Fawwaz yang baru tiba di Sungai Penuh setelah melaksanakan tugasnya sebagai  Anggota Paskibraka Nasional di Istana Negara Jakarta. 

Walikota Sungai Penuh Alfin yang juga merupakan alumni SMAN 2 Sungai Penuh tahun 1990 merasa sangat berbangga atas prestasi yang ditorehkan oleh salah seorang siswi SMAN 2 Sungai Penuh, Nindya Eltsani Fawwaz, makanya dirinya menyempatkan diri untuk hadir dan ikut menyambut kepulangannya.

"Selamat kembali ke kampung halaman kota Sungai Penuh dan selamat kembali ke sekolah untuk melanjutkan proses belajar bersama kawan-kawan ananda Nindya Eltsani Fawwaz". Ungkap Wako

"Kami sangat bangga atas prestasi yang ananda raih yaitu bisa menjadi salah satu bagian dari Paskibraka nasional, dan ini tentunya tidaklah mudah, butuh kerja keras dan tanggung jawab serta kedisiplinan yang tinggi".

Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak ibu guru SMAN 2 Sungai Penuh dan juga kedua orang tua ananda Nindya atas didikan dan dedikasinya selama ini. Ungkap Wako Alfin. 

Sementara itu, Kepala SMAN 2 Sungai Penuh Syahdanur Gusmin, S.Pd, M.M, Menyampaikan ucapan Terima kasih kepada Walikota Sungai Penuh atas kehadirannya di SMAN 2, 

"Terima kasih Pak Walikota Sungai Penuh Bpk Alfin, S.H (Alumni SMAN 2 Sungai penuh Angkatan 1990) yang telah hadir ke SMAN 2 Sungai Penuh utk ikut menyambut kepulangan Nindya Eltsani Fawwas Paskibraka Nasional yang telah sukses melaksanakan tugasnya di istana negara jakarta pada HUT RI ke 80 thn 2025", Ungkapnya 

"kedatangan pak Wako telah memberikan warna tersendiri, sehingga penyambutan ini menjadi lebih semarak dan meriah serta memberikan motivasi ke siswa/i kami untuk bisa menggapai prestasi lebih baik lagi kedepannya". Ungkap Syahdanur Gusmin, S.Pd, M.M. (Ali)

Resmi, Ini 76 Anggota Paskibraka Upacara HUT ke- RI di Istana, Salah Satunya 'Gadis Sungai Penuh Kerinci'

Jakarta, MP - Sebanyak 76 pelajar dari 38 provinsi di Indonesia resmi dikukuhkan sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) 2025 oleh Menteri Sekretaris Negara sekaligus Ketua Panitia Negara Perayaan 17 Agustus 2025, Prasetyo Hadi. Simak daftar lengkapnya.

Pengukuhan digelar di Istana Negara, Jakarta, Sabtu (16/8/2025) siang. Dalam pengukuhan, Prasetyo bertindak sebagai pembina upacara, sementara Rhita Lovely Chantika Febiolla Ayomi dari Provinsi Papua Barat bertindak selaku pemimpin upacara.

Pengukuhan Paskibraka dimulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan dilanjutkan laporan pemimpin upacara.

Setelahnya, Rhita yang merupakan siswi dari SMAN 1 Manokwari turut mewakili rekan-rekannya untuk memegang bendera Merah Putih saat pengucapan ikrar Putra Indonesia yang dipimpin oleh Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi. Upacara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan pernyataan pengukuhan yang disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara.

"Dengan memohon rida Tuhan Yang Maha Kuasa, dengan ini saya kukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka Tingkat Pusat Tahun 2025 yang akan bertugas di Istana Merdeka pada tanggal 17 Agustus, tahun 2025. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa memberikan rahmat dan kemudahan dalam menjalankan tugas negara," ucap Prasetyo.

Sebagai tanda pengukuhan Paskibraka, pembina upacara secara simbolis menyematkan Lencana Merah Putih Garuda dan pemasangan kendit kepada pemimpin upacara.

Adapun nama-nama anggota Paskibraka dari 38 provinsi yang dikukuhkan dan akan bertugas pada Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi dan Upacara Penurunan Bendera Merah Putih pada 17 Agustus 2025, yakni:

1. Aceh

-Muhammad Ridho

-Nathania Putri Diwansyah

2. Sumatra Utara

-Adinata Kurniawan Harahap

-Kristine Andeska BR Ginting

3. Sumatra Barat

-Habib Burhan

-Lulu Athul Fuadah

4. Riau

-Rafael Varindra

-Alya Zahra Khalisah

5. Jambi

-Frans Sokhi Lase

-Nindya Eltsani Fawwaz

Baca Juga:

Prestasi Bersejarah: Siswi SMAN 2 Sungai Penuh Masuk Nominasi Pembawa Baki di HUT RI ke-80 di Istana Merdeka

6. Sumatra Selatan

-Ahmad Noval Al Farizi

-Putu Elysa Boniarta

7. Bengkulu

-Rizqullah Naufal Habibie BL

-Khanza Nabilla Putri

8. Lampung

-Muhammad Ghaalib Alghifari

-Ni Made Ira Puspa Nandini

9. Kepulauan Bangka Belitung

-Muhammad Aditya Kenzo Nugraha Alfaiz

-Fitri Atiqah Mahya

10. Kepulauan Riau

-Bagas Yudha Pratama

-Thifaal Maahirah Atika

11. DKI Jakarta

-Farrel Argantha Irawan

-Sultana Najwa

12. Jawa Barat

-Andi Java Ibnu Hajar Sinjaya

-Kyla Princessa

13. Jawa Tengah

-Muhammad Rasya Alfarel Hudy

-Anindya Putri Aprilia

14. Daerah Istimewa Yogyakarta

-Faishal Ahmad Kurniawan

-Naura Aullia Putri Darmawan

15. Jawa Timur

-Arka Bintang Is'adkauthar

-Kayla Zahra Tastaftian Elfirin

16. Banten

-Affan Zahwan Ramadhan

-Daniella Shia Caely

17. Bali

-I Kadek Mentor Sad Ananta Wicaksana

-Ni Putu Anindya Permata Wardana

18. Nusa Tenggara Barat

-Arafat Abdullah Hanif

-Mutia Yuningsih

19. Nusa Tenggara Timur

-Paulus Gregorius Afrizal

-Merlin Anggraeni Mausali

20. Kalimantan Barat

-Gregorius Marhico

-Chelsea Olivia

21. Kalimantan Tengah

-Angga Nugraha Za'ahir

-May Wulandari

22. Kalimantan Selatan

-Dimas Budiman

-Alvina Dhiya Kamila Faradisa

23. Kalimantan Timur

-El-Rayyi Mujahid Faqih

-Putri Nur Azizah

24. Kalimantan Utara

-Nabil El Zahr

-Tabella Ismayati Assa

25. Sulawesi Utara

-Firji Beeg

-Bianca Alessia Christabella Lantang

26. Sulawesi Tengah

-Riswan Komian

-Anggita Damayanti

27. Sulawesi Selatan

-Nadhif Infanteri Ibha

-Aliah Sakira

28. Sulawesi Tenggara

-Muhammad Faiq Alimuddin

-WD. Alika Zea Chanidya

29. Gorontalo

-Rahmat Hidayat

-Armelya Indira Zahra Habibie

30. Sulawesi Barat

-Hilton Pratama Mantong

-Zalfa Naqiyya

31. Maluku

-Samuel Frangki Balsala

-Inggrid Christiani Nahak

32. Maluku Utara

-M. Aqsyahiful Ikram

-Beatrix Missy

33. Papua

-Theodorus Alfredo Wanma

-Friyella Msiren

34. Papua Barat

-Hayavi Arsenal Lemauk

-Rhita Lovely Chantika Febiolla Ayomi

35. Papua Pegunungan

-Fransiscus Xaverius Pahabol Hisage

-Kenny Maria Eluay

36. Papua Tengah

-Matthew Farel Jun Abetyo Sawo

-Stince Clara Muyapa

37. Papua Selatan

-Abraham Sarau

-Tersisia Devota Wanggimop

38. Papua Barat Daya

-Frans Jemput

-Esterline Putri Wulandari Warmasen

(adz/Sumber: detik.com)

Siapa Pembawa Baki Bendera Paskibraka di Upacara 17 Agustus 2025?

Gladi kotor upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 RI di Halaman Istana Jakarta. (ist/Liputan6.com)

Jakarta - Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus selalu menjadi momen sakral yang dinanti. Salah satu sorotan utama dalam perayaan ini adalah Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka), khususnya peran sentral pembawa baki bendera.

Identitas siapa pembawa baki bendera Paskibraka 2025 menjadi pertanyaan yang selalu memicu rasa penasaran publik setiap tahunnya. Melansir dari laman resmi Direktorat Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP, pembagian tugas dan tim Paskibraka, termasuk pembawa baki, diumumkan sesaat sebelum Upacara Detik-Detik Proklamasi pada pagi hari tanggal 17 Agustus nanti.

"Pembagian tugas dan tim Paskibraka diumumkan sesaat sebelum Upacara Detik-Detik Proklamasi, pagi hari, tanggal 17 Agustus nanti ya," tulis di akun resmi Instagram  BPIP Selasa (12/8/2025).

Peran pembawa baki bendera bukan sekadar tugas seremonial, melainkan simbolisasi penerimaan amanah bangsa yang sangat berharga. Posisi ini menuntut kesiapan fisik, mental, dan spiritual yang prima dari para anggota Paskibraka. Berikut Liputan6.com ulas seputar siapa pembawa baki bendera Paskibraka 2025.

Siapa Pembawa Baki Bendera Paskibraka di Upacara 17 Agustus 2025?

Identitas siapa pembawa baki bendera Paskibraka di Upacara 17 Agustus 2025 masih menjadi rahasia yang akan diumumkan pada saat-saat terakhir menjelang upacara. Tradisi ini bertujuan untuk menjaga fokus dan kesiapan seluruh anggota Paskibraka hingga detik-detik pelaksanaan tugas. Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) memiliki peran sentral dalam proses seleksi dan pembinaan Paskibraka Nasional.

Melansir dari laman resmi Direktorat Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP, pembagian tugas dan tim Paskibraka diumumkan sesaat sebelum Upacara Detik-Detik Proklamasi, pagi hari, tanggal 17 Agustus nanti. BPIP telah menetapkan 76 nama calon Paskibraka Nasional 2025 yang berasal dari 38 provinsi di Indonesia. Meskipun daftar nama calon Paskibraka Nasional 2025 telah diumumkan, nama spesifik pembawa baki dan pengibar bendera utama belum dipublikasikan hingga mendekati hari-H. 

Posisi pembawa baki merupakan salah satu tugas yang paling diidam-idamkan oleh seluruh anggota. Pemilihan pembawa baki didasarkan pada berbagai kriteria, termasuk ketahanan fisik, mental, dan kemampuan baris-berbaris yang sempurna. Proses seleksi internal di antara anggota Paskibraka yang telah lolos ke tingkat nasional akan menentukan siapa yang akan mengemban tugas tersebut.(Adz/Sumber: liputan6) 

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs