Wabup Murison Tutup GSI 2026, Kerinci Raih Juara, Iqbal Pemain Terbaik dan Fabio Top Skor

 

Kerinci, Merdekapost.com– Kabupaten Kerinci menorehkan catatan istimewa dalam pelaksanaan Gala Siswa Indonesia (GSI) SMP Tingkat Provinsi Jambi Tahun 2026.

Untuk pertama kalinya dipercaya sebagai tuan rumah, Kerinci tidak hanya sukses menyelenggarakan turnamen, tetapi juga berhasil keluar sebagai juara setelah menundukkan Kabupaten Sarolangun dengan skor telak 4-2 pada laga final yang berlangsung di Lapangan Sigegar Bumi, Desa Siulak Panjang, Jumat (25/9/2026).

Kemenangan tersebut semakin lengkap setelah Kerinci juga memborong penghargaan individu. Iqbal Alrohim, siswa SMPN 6 Kerinci, dinobatkan sebagai Pemain Terbaik, sementara Fabio Ajun Milano dari SMPN 34 Kerinci berhasil menjadi Top Skor turnamen.

Kabupaten Sarolangun harus puas sebagai runner-up. Sementara posisi ketiga diraih Kabupaten Muaro Bungo setelah mengalahkan Kota Jambi.

Baca Juga: Propam Polres Kerinci Bagikan Sembako untuk Warga Kurang Mampu dan Disabilitas

Turnamen GSI SMP Tingkat Provinsi Jambi 2026 berlangsung selama tiga hari, mulai 23 hingga 25 September 2026, dan secara resmi ditutup oleh Wakil Bupati Kerinci H. Murison, S.Pd., S.Sos., M.Si.

Prosesi penutupan turut dihadiri jajaran Forkopimda Kabupaten Kerinci, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kerinci dr. Surmila Apri Yulisa, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kerinci Isra Kamar, S.Pd., Sekretaris Dinas Pendidikan Efri Donal, para kepala bidang, pengurus GSI Kabupaten Kerinci, official, serta perwakilan peserta dari kabupaten/kota se-Provinsi Jambi.

Wakil Bupati Kerinci H. Murison mengatakan, pelaksanaan GSI tidak semata-mata berbicara tentang kemenangan dan perebutan gelar juara.

Menurutnya, kompetisi olahraga pelajar memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda.

“Melalui pertandingan, siswa belajar mengenai disiplin, kerja sama, tanggung jawab, sportivitas, dan bagaimana menerima hasil pertandingan dengan sikap dewasa. Nilai-nilai tersebut sama pentingnya dengan prestasi di lapangan,” ujar Murison.

Baca Juga: Dr Antonius Despinola dari Kajari Jakarta Pusat ke Kejagung, Kini Jadi Kasubdit Jampidum Kejagung

Ia berharap pengalaman selama mengikuti kompetisi dapat menjadi bekal bagi para pelajar untuk terus berkembang, baik dalam bidang olahraga maupun dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kerinci Isra Kamar, S.Pd., menilai keberhasilan Kerinci sebagai tuan rumah sekaligus juara menjadi momentum penting untuk memperkuat pembinaan olahraga pelajar di daerah.

“Prestasi para siswa diharapkan tidak berhenti pada turnamen ini, tetapi menjadi bagian dari proses panjang dalam menemukan dan mengembangkan talenta muda daerah,” ujarnya.

Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan bahwa pembinaan sepak bola di tingkat pelajar memiliki potensi untuk terus dikembangkan secara berkelanjutan.

Sementara itu, Kabid Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Kerinci, Dian Eka Satria, saat dikonfirmasi membenarkan keberhasilan Kerinci dalam penyelenggaraan maupun prestasi di lapangan.

Baca Juga: Propam Polres Kerinci Bagikan Sembako untuk Warga Kurang Mampu dan Disabilitas

“Alhamdulillah, Kabupaten Kerinci sukses menggelar GSI tingkat se-Provinsi Jambi dan tim muda Kerinci juga berhasil juara,” ujar Dian saat dikonfirmasi, Jumat (25/9/2026).

Terkait peluang tim GSI Kerinci untuk melanjutkan perjuangan mewakili Provinsi Jambi pada ajang tingkat nasional, Dian mengatakan pihaknya masih menunggu regulasi dan ketentuan lebih lanjut dari tingkat Provinsi Jambi.

“Menunggu regulasi dari Jambi, kelanjutannya,” katanya.

Dengan raihan gelar juara, pemain terbaik, serta top skor, keberhasilan GSI 2026 menjadi catatan tersendiri bagi Kabupaten Kerinci dalam pembinaan sepak bola pelajar sekaligus penyelenggaraan event olahraga tingkat Provinsi Jambi.(Adz)

Sepak Bola Terus Menggeliat, Askab PSSI Kerinci Kembali Gelar Bupati Cup II 2026 Total Hadiah 35Juta

Sepak Bola Kerinci Terus Menggeliat, Askab PSSI Kerinci Kembali Gelar Bupati Cup II 2026 Total Hadiah Capai Rp35 Juta.(Ist)

KERINCI | MERDEKAPOST.COM – Geliat olahraga, terus berlanjut di Kabupaten Kerinci. Setelah Kejurkab dan berbagai turnamen digelar, Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Kerinci kembali menghadirkan kompetisi sepak bola melalui Bupati Kerinci Cup II Tahun 2026.

Ketua PSSI Kabupaten Kerinci, Alfikri, Kamis (3/9/2026), menyampaikan bahwa turnamen tersebut menjadi bagian dari upaya PSSI dalam menjaga kesinambungan kompetisi sekaligus memberikan ruang bagi klub-klub sepak bola di Kabupaten Kerinci untuk terus berkembang.

“Olahraga di Kabupaten Kerinci tidak boleh berhenti. Kita ingin kompetisi terus berjalan sehingga para pemain memiliki wadah untuk menunjukkan kemampuan dan mengasah mental bertanding,” ujar Alfikri.

Baca Juga: Dorong Tata Ruang Lebih Terarah, Wako Alfin Teken Kerja Sama dengan ATR/BPN Susun RDTR

Berdasarkan informasi panitia, Bupati Kerinci Cup II 2026 akan digelar di Lapangan Sepak Bola IPP Penawar. Pendaftaran peserta berlangsung 3–7 September 2026, dengan persyaratan klub merupakan anggota PSSI Kabupaten Kerinci yang telah terdaftar.

Turnamen ini menyediakan total hadiah Rp35 juta, dengan kategori penghargaan mulai dari Juara 1 hingga Juara 4, serta penghargaan individu berupa Best Player dan Top Scorer. Biaya pendaftaran peserta ditetapkan sebesar Rp1,5 juta.

Penunjukan Penawar sebagai tuan rumah sebelumnya telah mendapat rekomendasi dari Askab PSSI Kerinci setelah dilakukan evaluasi terhadap kesiapan lapangan dan fasilitas pendukung.

Alfikri berharap turnamen tersebut tidak hanya menjadi ajang perebutan gelar juara, tetapi juga mampu memperkuat pembinaan sepak bola daerah.

Baca Juga: Warga Sungai Penuh-Kerinci Tak Perlu Jauh, CT-Scan Segera Hadir di RSUD Mayjen HA Thalib

“Semakin banyak kompetisi, semakin banyak kesempatan bagi pemain untuk berkembang. Target kita tentu melahirkan pemain-pemain berkualitas yang nantinya mampu membawa nama Kerinci di tingkat yang lebih tinggi,” Ungkapnya.

PSSI Kerinci pun mengajak seluruh klub, pemain, official, dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga sportivitas sehingga Bupati Kerinci Cup II 2026 dapat berlangsung aman, tertib dan sukses.(Adz)

Bupati Monadi Tutup Festival Usia Dini ESA Pratama, Pembinaan Talenta Muda Sepak Bola Kerinci

Bupati Monadi Tutup Festival Usia Dini ESA Pratama, Pembinaan Talenta Muda Sepak Bola Kerinci

Kerinci – Festival Sepak Bola Usia Dini yang digelar Sekolah Sepak Bola (SSB) atau Akademi ESA Pratama resmi ditutup oleh Bupati Kerinci, Monadi, S.Sos., M.Si., pada Jumat (10/7/2026). Penutupan berlangsung di Lapangan Trides Tebing Tinggi, Kecamatan Siulak, Kabupaten Kerinci.

Festival yang berlangsung selama 15 hari tersebut diikuti oleh 24 klub dari berbagai daerah di Kabupaten Kerinci. Ajang ini menjadi wadah pembinaan sekaligus pencarian bibit-bibit pesepak bola muda berbakat yang diharapkan mampu mengharumkan nama daerah di masa depan.

Hadir dalam acara penutupan, Ketua KONI Kabupaten Kerinci Nafrizal, panitia pelaksana, para pelatih, orang tua pemain, serta ratusan masyarakat yang memadati lapangan.

Pada partai final, tuan rumah ESA Pratama Akademi tampil impresif dan berhasil mengalahkan Naber dengan skor meyakinkan 2-0. Kemenangan tersebut memastikan ESA Pratama keluar sebagai juara pertama, sementara Naber harus puas di posisi runner-up.

Pembinaan Usia Dini Fondasi Utama Lahirnya Atlet Berkualitas

Bupati Kerinci Monadi menyampaikan apresiasi penyelenggaraan Festival Usia Dini ESA Pratama yang dinilai menjadi salah satu langkah nyata dalam membina generasi muda melalui olahraga sepak bola.

“Pembinaan usia dini merupakan fondasi utama untuk melahirkan atlet-atlet sepak bola yang berkualitas. Pemerintah Kabupaten Kerinci akan terus mendukung kegiatan positif seperti ini sebagai bagian dari upaya mencetak prestasi olahraga daerah,” ujar Monadi.

Orang nomor satu di Kabupaten Kerinci ini juga menambahkan bahwa pembinaan sepak bola tidak bisa dilakukan secara instan, melainkan membutuhkan proses yang panjang, konsisten, dan melibatkan berbagai pihak.

“Saya mengapresiasi ESA Pratama Akademi yang terus berkomitmen membina anak-anak sejak usia dini. Dari kompetisi seperti inilah akan lahir talenta-talenta terbaik yang nantinya bisa memperkuat tim Kabupaten Kerinci, bahkan membawa nama daerah ke tingkat provinsi maupun nasional. Pemerintah daerah akan terus memberikan dukungan terhadap kegiatan pembinaan olahraga yang berkesinambungan,” kata Monadi.

Sementara itu, Senada dengan Bupati Kerinci, Ketua KONI Kabupaten Kerinci, Nafrizal, menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh peserta yang telah menyukseskan festival tersebut.

“Festival ini menjadi bukti bahwa pembinaan sepak bola usia dini di Kabupaten Kerinci terus berkembang. KONI sangat mendukung kegiatan seperti ini karena merupakan pondasi dalam mencetak atlet berprestasi. Kami berharap kompetisi usia dini dapat terus dilaksanakan secara rutin sehingga semakin banyak bibit-bibit pemain berbakat yang lahir dan mampu mengharumkan nama Kabupaten Kerinci di berbagai ajang,” ungkap Nafrizal.(*)

Monadi Perkuat Old Star Siulak di Final Kapolres Cup U-40, Tundukkan Old Star Rawang 3-1

Bupati Kerinci Monadi Perkuat Old Star Siulak di Final Kapolres Cup U-40, Berhasil Tundukkan Old Star Rawang 3-1 dan menjuarai Turnamen tersebut.(Ist) 

KERINCI – Final Turnamen Sepak Bola Kapolres Cup U-40 berlangsung sengit. 

Laga final yang mempertemukan Old Star Siulak melawan Old Star Rawang berlangsung sengit di Lapangan Desa Penawar, Kecamatan Setinjau Laut, Kabupaten Kerinci, Kamis (18/6/2026).

Sejak peluit awal dibunyikan, kedua tim langsung tampil menyerang dan saling jual beli serangan. Pertandingan berlangsung dalam tempo tinggi dengan tensi yang cukup ketat.

Wasit Dahliana beberapa kali harus mengeluarkan kartu kuning kepada pemain dari kedua kesebelasan untuk menjaga jalannya pertandingan tetap kondusif.

Baca Juga: Dua Kepala Daerah Satu Suara, Dorong Percepatan IAIN Kerinci Menjadi UIN

Memasuki babak pertama, baik Old Star Siulak maupun Old Star Rawang sama-sama gagal memanfaatkan peluang yang diperoleh. Hingga turun minum, skor tetap bertahan 0-0.

Pada babak kedua, Old Star Siulak terus menggempur pertahanan Old Star Rawang. Namun, rapatnya lini belakang lawan membuat sejumlah peluang gagal berbuah gol. Di sisi lain, Old Star Rawang juga beberapa kali melancarkan serangan balik yang cukup berbahaya, namun belum mampu mengubah kedudukan.

Untuk menambah daya gedor tim, Old Star Siulak melakukan sejumlah pergantian pemain, termasuk memasukkan Bupati Kerinci, Monadi. Kehadiran Monadi menambah semangat permainan tim. Meski hanya bermain sekitar delapan menit, Monadi mampu menarik perhatian para penonton yang memadati lapangan.

Hingga waktu normal berakhir, kedua tim tetap gagal memecah kebuntuan. Skor 0-0 bertahan dan pertandingan pun harus ditentukan melalui babak adu penalti.

Pada babak adu penalti tersebut, para eksekutor Old Star Siulak tampil lebih tenang dan berhasil mengungguli Old Star Rawang dengan skor 3-1. Kemenangan itu sekaligus mengantarkan Old Star Siulak keluar sebagai juara Turnamen Kapolres Cup U-40 Tahun 2026.

Sementara itu, Old Star Rawang harus puas menjadi runner-up setelah memberikan perlawanan sengit sepanjang pertandingan.

Dalam sambutannya usai pertandingan, Kapolres Kerinci menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh panitia, perangkat pertandingan, serta para peserta yang telah menyukseskan turnamen dengan menjunjung tinggi sportivitas dan kebersamaan.

“Dengan mengucapkan Alhamdulillahirabbil’alamin, Turnamen Sepak Bola Kapolres Cup U-40+ secara resmi saya tutup,” ujar Kapolres Kerinci.

Penutupan turnamen tersebut disambut meriah oleh para pemain dan penonton yang memadati Lapangan Desa Penawar. Turnamen Kapolres Cup U-40 dinilai sukses menjadi ajang silaturahmi sekaligus mempererat persaudaraan antarpecinta sepak bola di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh. (*)

Oman Diayam-sayur 3-0, Ini Baru Timnas Kata Netizen! Simak ceritanya

Oman Diayam-sayur 3-0, Ini Baru Timnas Kata Netizen

Akhirnya Timnas kembali merasakan kemenangan. Duh senangnya. Oman yang menjadi lawan, diayam-sayur Romeney cs 3-0. Simak narasinya sambil seruput Koptagul, wak!

Timnas yang bertengger di peringkat 122 FIFA sukses menggebuk Oman yang nangkring di peringkat 79 FIFA dengan skor telak 3-0 dalam laga persahabatan di GBK. Ya, 122 mengalahkan 79.

Sejak babak pertama dimulai, pasukan John Herdman langsung mengeluarkan Jurus Naga Merah Mencari THR. Oman dibuat sibuk bertahan. Peluang berdatangan seperti pesan WA pinjaman online saat tanggal tua.

Untung bagi Oman, kiper mereka, Ahmed Faraj Abdulla AI Rawahi, masih waras. Kemungkinan sebelum pertandingan beliau minum kopi robusta dicampur doa orang tua. Kalau tidak, skor bisa berubah seperti nomor antrean BPJS.

Di tribun, suasana pecah. lbu-ibu komplekS yang biasanya khusyuk pengajian mendadak mengajukan cuti rohani. Mamang bakso lewat seperti hantu, tak dianggap. Semua mata tertuju ke lapangan.

Menit ke-8, Beckam Putra melakukan tekel dan langsung diberi kartu kuning. Penonton langsung berwajah seperti orang salah transfer uang.

"Beckam, pelan-pelan. Jangan buka Jurus Tendangan Mabuk Laut dulu" teriak seorang bapak yang berat badannya setara kulkas dua pintu.

Gol pertama lahir pada menit ke-13. Tendangan bebas dari luar kotak penalti disambut sundulan Justin Hubner. Bola masuk. Gawang Ahmed Faraj Abdulla AI Rawahi jebol.

GBK langsung meledak. Burung-burung di sekitar stadion mungkin ikut kaget dan pindah domisili sementara.

Menit ke-27, Ole Romeny melakukan aksi solo yang membuat pertahanan Oman seperti murid silat baru latihan gratis. Gol kedua!

Penonton pecah lagi. Konon ada seorang cewek berteriak, "Ole, marry me!" Sementara di rumah-rumah, gelombang kedua kopi nasional mulai diproduksi.

Drama datang pada menit ke-38. Justin Hubner menjatuhkan pemain Oman di kotak penalti. Wasit menunjuk titik putih. Hatem Al Rushadi maju sebagai algojo.

Seluruh rakyat mendadak diam seperti siswa melihat kepala sekolah lewat. Tendangan dilepas. Namun Emil Audero mengeluarkan Jurus Tapak Dewa Penepis Kutukan. Bola berhasil ditepis.

Penonton mengusap dada. Sebagian hampir pesan ambulans karena jantungnya sempat pindah ke tenggorokan.

Babak pertama berakhir 2--0. Indonesia menguasai 65 persen permainan.

Di ruang ganti, Herdman konon berkata, "Pertahankan kemenangan. Kalau bisa tambah gol. Siapa tahu rupiah lebih perkasa dari dolar."

Sementara pelatih Oman, Tarik Sektioui, memberi motivasi, "Kita makan Kabsa. Mereka makan sambal. Masa kalah? Malu sama nenek moyang!"

Sayangnya dunia punya rencana lain.

Masuk babak kedua, Oman mulai berani menyerang dengan formasi 4-2-3. Namun benteng Garuda yang dijaga Elkan Baggott, Rizky Ridho, dan Justin Hubner berdiri seperti tembok kerajaan yang dicor pakai tekad ibu-ibu arisan.

Justin kemudian diganti Dony Pamungkas. Mungkin untuk mencegah beliau membuka Jurus Kartu Merah Penghancur Kedamaian.

Menit ke-58, Nathan Tjoe-A-On mendapat kartu kuning. "Nathan, ngopi dulu, Nak," kata jutaan pelatih dadakan di seluruh Indonesia.

Lalu pada menit ke-56, Ragnar Oratmangoen menjebol gawang Ahmed Faraj Abdulla Al Rawahi. Gol ketiga! Kiper Oman mungkin mulai bertanya kepada alam semesta, "Mengapa aku berada di sini?"

Penonton tak peduli lagi soal pekerjaan besok pagi. Yang pacaran lupa romantis. Yang ronda lupa ngantuk. Bahkan nenek-nenek ikut nimbrung nonton.

Tarik Sektioui hanya bisa termenung melihat pasukannya gagal mengeluarkan jurus andalan. Nathan kemudian diganti Yacob Sayuri untuk menambah daya gedor.

Oman terus menyerang sampai akhir. Namun pertahanan Indonesia malam itu keras kepala seperti WiFi tetangga yang tidak pernah mau berbagi.

Peluit panjang berbunyi. Skor tetap 3-0. Indonesia menang. Warkop penuh. Pos ronda meriah. Netizen damai.Next, lawan Mozambik. Ngopi lagi kita, Bro. ungkap Netizen!. (Adz)

Pembukaan Kapolres Cup U-40, Monadi dan Murison Ajak Pemain Junjung Fair Play dan Sportivitas

MERDEKAPOST.COM,KERINCI – Bupati Kerinci Monadi, S.Sos., M.Si bersama Wakil Bupati Kerinci H. Murison, S.Pd., S.Sos., M.Si menghadiri langsung pembukaan Turnamen Sepak Bola Kapolres Cup I U-40 Tahun 2026 yang digelar di Lapangan PS Penawar, Kecamatan Sitinjau Laut, Minggu (24/5/2026).

Turnamen yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 tersebut berlangsung meriah dan penuh semangat sportivitas. Walikota Sungai Penuh Alfin, Sekda Alfian, Anggota DPRD Kabupaten Kerinci irwanri, Kehadiran unsur Forkopimda, jajaran Polres Kerinci, tokoh masyarakat, serta para pecinta sepak bola semakin menambah semarak suasana pembukaan.

Baca Juga: Bupati Monadi Lepas Ekspor ke Tiongkok, Produk Unggulan Kerinci Ini Primadona Baru

Laga perdana turnamen mempertemukan Tim Pemerintah Kabupaten Kerinci melawan Tim Polres Kerinci. Pertandingan berlangsung menarik dengan dukungan antusias dari masyarakat yang memadati Lapangan PS Penawar.

Bupati Kerinci Monadi, ke media ini, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Kapolres Cup I U-40 sebagai ajang mempererat silaturahmi dan memperkuat hubungan kebersamaan antar instansi maupun masyarakat.

“Turnamen ini bukan hanya tentang menang dan kalah, tetapi bagaimana kita mempererat persaudaraan, menjaga kebersamaan, dan menumbuhkan semangat sportivitas,” ujar Monadi.

Baca Juga: Kapolres Cup U-40 Resmi Dibuka, Wako Alfin: Persaudaraan Jadi Kekuatan Utama

Sementara itu, Wakil Bupati Kerinci H. Murison mengatakan bahwa kegiatan olahraga seperti ini memiliki peran penting dalam membangun kekompakan dan semangat positif di tengah masyarakat.

“Turnamen Kapolres Cup I U-40 ini bukan sekadar ajang pertandingan sepak bola, tetapi juga menjadi momentum mempererat silaturahmi, menjaga persaudaraan, dan memperkuat kebersamaan antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat. Kami berharap seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas dan fair play agar kegiatan ini berjalan sukses serta membawa semangat positif bagi dunia olahraga di Kabupaten Kerinci,” ujar Murison.

Turnamen Kapolres Cup I U-40 menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 sekaligus sebagai sarana memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat.

Kegiatan tersebut diikuti sejumlah tim veteran dari Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh. Antusias masyarakat yang hadir menunjukkan tingginya kecintaan terhadap olahraga sepak bola serta semangat kebersamaan di tengah masyarakat.(Adz)

Kapolres Cup U-40 Resmi Dibuka, Wako Alfin: Persaudaraan Jadi Kekuatan Utama

SUNGAI PENUH, MERDEKAPOST.COM – Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, S.H., menghadiri pembukaan Turnamen Sepak Bola Kapolres Cup I U-40 dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 di Lapangan PS Penawar, Minggu (24/5/2026).

Turnamen yang digelar Polres Kerinci ini menjadi ajang mempererat silaturahmi, menumbuhkan semangat olahraga, serta memperkuat sportivitas di tengah masyarakat.

Pembukaan turnamen turut dihadiri Bupati Kerinci, Wakil Bupati Kerinci, Kapolres Kerinci beserta jajaran, Danramil, Sekda Alpian, Kepala Bandara Depati Parbo, perwakilan PT KMH PLTA, camat, kepala desa, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta peserta dari berbagai tim sepak bola U-40 se-Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci.

Baca Juga: Festival Panen Rayo Kopi Robusta, Bupati Kerinci Dorong Kopi Lokal Tembus Pasar Dunia

Dalam sambutannya, Wali Kota Alfin mengapresiasi terselenggaranya turnamen tersebut. Menurutnya, olahraga sepak bola mampu memperkuat kebersamaan dan mempererat hubungan antarwarga.

“Melalui turnamen ini, kita berharap persaudaraan semakin kuat, kekompakan terus terjaga, dan semangat sportivitas tumbuh di tengah masyarakat,” ujar Wako Alfin.

Selain menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Turnamen Kapolres Cup I U-40 juga diharapkan menghadirkan hiburan bagi masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat.(Adz) 

Daftar 12 Tim Juara dan Semifinalis Jambi School Football League 2026 di Batanghari

Kolase foto juara Jambi School Football League 2026 tingkat SD, SMP, dan SMA yang berlangsung di Lapangan Alun-Alun Batang Hari, 11--17 Mei 2026. 

MUARA BULIAN - Tiga sekolah di masing-masing tingkat telah meraih kampiun di ajang Jambi School Football League 2026 yang berlangsung di Kabupaten Batang Hari dalam sepekan terakhir.

Pertandingan JSFL 2026 berlangsung pada 11--17 Mei 2026 kemarin, menghadirkan tim-tim dari sekolah-sekolah se-Provinsi Jambi.

Ketua Asosiasi Provinsi PSSI Jambi, M Fadhil Arief menilai ajang liga pelajar tidak hanya bertujuan mencari bibit atlet sepak bola berbakat, tetapi juga menjadi sarana membentuk karakter generasi muda.

Menurutnya, melalui kompetisi olahraga para pelajar dapat belajar mengelola emosi, membangun mental bertanding, hingga memahami cara bangkit setelah mengalami kekalahan.

"Dalam pertandingan ini bukan hanya soal mencari bakat, tetapi bagaimana karakter anak-anak bisa terbentuk dengan baik.

"Mental mereka diasah, bagaimana menghadapi tekanan, bagaimana bangkit ketika sedih atau kalah," katanya.

Pria yang juga menjabat Bupati Batang Hari itu menjelaskan pengalaman emosional yang dialami pemain selama bertanding menjadi pembelajaran berharga yang belum tentu diperoleh di lingkungan sekolah.

Bupati Batang Hari, Muhammad Fadhil Arief, menegaskan pentingnya pembinaan generasi muda melalui olahraga sepak bola dalam kegiatan gala dinner Jambi School Football League (JSFL) tingkat Provinsi Jambi, Kamis (14/5/2026). (Ist)

"Kita melihat ada yang menangis karena kecewa, tetapi itu bagian dari proses.

"Semua orang pernah merasa sedih, yang penting bagaimana mereka bisa bangkit kembali.

"Nilai-nilai seperti ini didapat dari interaksi selama pertandingan olahraga," jelasnya.

Ia menambahkan, peran orang tua juga sangat penting dalam membangun motivasi serta semangat bertanding para pelajar selama mengikuti kompetisi.

"Karena itu, menurutnya diperlukan sinergi antara pemerintah, sekolah, dan keluarga agar pembinaan atlet usia dini dapat berjalan optimal.

"Terkait JSFL ini, seluruh stakeholder harus bersinergi supaya anak-anak bisa berkembang lebih baik lagi.

"Harapannya ke depan Jambi dapat melahirkan pemain nasional Indonesia yang membanggakan keluarga, daerah, provinsi hingga negara," tutupnya.

Deretan Juara

Di tingkat SD, SDN 144 Bungo berhasil menyabet juara setelah menakulkkan SDIT Nurul Ilmi 2 Kota Jambi melalui adu penalti setelah laga berakhir imbang 0-0.

Di bawah keduanya, ada SDIT Alkahfi Sarolangun dan SDN 155 Muaro Jambi yang menjadi semifinalis.

Di tingkat SMP, wakil Kota Jambi, SMPN 12 berhasil meraih juara.

Mereka berhasil menaklukkan tim runner up MTsN 1 Sarolangun dengan skor 2-0 di babak final, Minggu (17/5) kemarin.

Adapun, sebagai semifinalis, ada SMPN 11 Sungai Penuh dan SMPN 34 Kerinci.

Di tingkat SLTA, SMAN 1 Batang Hari meraih gelar juara JSFL 2026.

Pertandingan sengit dengan hasil tipis 1-0 melawan SMAN 6 Kerinci menutup partai final.

Sementara sebagai semifinalis, ada SMAN 5 Tanjab Timur dan SMAN 9 Tanjab Barat.

Pertandingan JSFL 2026 iini berlangsung di Lapangan Alun-alun Kabupaten Batang Hari.

Berikut daftar juara JSFL 2026:

Tingkat SD

Juara: SDN 144 Bungo

Runner Up: SDIT Nurul Ilmi 2 Kota Jambi

Semifinalis: SDIT Alkahfi Sarolangun dan SDN 155 Muaro Jambi

Tingkat SMP

Juara: SMPN 12 Kota Jambi

Runner Up: MTsN 1 Sarolangun

Semifinalis: SMPN 11 Sungai Penuh dan SMPN 34 Kerinci

Tingkat SMA

Juara: SMAN 1 Batang Hari

Runner Up: SMAN 6 Kerinci

Semifinalis: SMAN 5 Tanjung Jabung Timur dan SMAN 9 Tanjung Jabung Barat.(*)

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs