Bupati Monadi Tutup Festival Usia Dini ESA Pratama, Pembinaan Talenta Muda Sepak Bola Kerinci

Bupati Monadi Tutup Festival Usia Dini ESA Pratama, Pembinaan Talenta Muda Sepak Bola Kerinci

Kerinci – Festival Sepak Bola Usia Dini yang digelar Sekolah Sepak Bola (SSB) atau Akademi ESA Pratama resmi ditutup oleh Bupati Kerinci, Monadi, S.Sos., M.Si., pada Jumat (10/7/2026). Penutupan berlangsung di Lapangan Trides Tebing Tinggi, Kecamatan Siulak, Kabupaten Kerinci.

Festival yang berlangsung selama 15 hari tersebut diikuti oleh 24 klub dari berbagai daerah di Kabupaten Kerinci. Ajang ini menjadi wadah pembinaan sekaligus pencarian bibit-bibit pesepak bola muda berbakat yang diharapkan mampu mengharumkan nama daerah di masa depan.

Hadir dalam acara penutupan, Ketua KONI Kabupaten Kerinci Nafrizal, panitia pelaksana, para pelatih, orang tua pemain, serta ratusan masyarakat yang memadati lapangan.

Pada partai final, tuan rumah ESA Pratama Akademi tampil impresif dan berhasil mengalahkan Naber dengan skor meyakinkan 2-0. Kemenangan tersebut memastikan ESA Pratama keluar sebagai juara pertama, sementara Naber harus puas di posisi runner-up.

Pembinaan Usia Dini Fondasi Utama Lahirnya Atlet Berkualitas

Bupati Kerinci Monadi menyampaikan apresiasi penyelenggaraan Festival Usia Dini ESA Pratama yang dinilai menjadi salah satu langkah nyata dalam membina generasi muda melalui olahraga sepak bola.

“Pembinaan usia dini merupakan fondasi utama untuk melahirkan atlet-atlet sepak bola yang berkualitas. Pemerintah Kabupaten Kerinci akan terus mendukung kegiatan positif seperti ini sebagai bagian dari upaya mencetak prestasi olahraga daerah,” ujar Monadi.

Orang nomor satu di Kabupaten Kerinci ini juga menambahkan bahwa pembinaan sepak bola tidak bisa dilakukan secara instan, melainkan membutuhkan proses yang panjang, konsisten, dan melibatkan berbagai pihak.

“Saya mengapresiasi ESA Pratama Akademi yang terus berkomitmen membina anak-anak sejak usia dini. Dari kompetisi seperti inilah akan lahir talenta-talenta terbaik yang nantinya bisa memperkuat tim Kabupaten Kerinci, bahkan membawa nama daerah ke tingkat provinsi maupun nasional. Pemerintah daerah akan terus memberikan dukungan terhadap kegiatan pembinaan olahraga yang berkesinambungan,” kata Monadi.

Sementara itu, Senada dengan Bupati Kerinci, Ketua KONI Kabupaten Kerinci, Nafrizal, menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh peserta yang telah menyukseskan festival tersebut.

“Festival ini menjadi bukti bahwa pembinaan sepak bola usia dini di Kabupaten Kerinci terus berkembang. KONI sangat mendukung kegiatan seperti ini karena merupakan pondasi dalam mencetak atlet berprestasi. Kami berharap kompetisi usia dini dapat terus dilaksanakan secara rutin sehingga semakin banyak bibit-bibit pemain berbakat yang lahir dan mampu mengharumkan nama Kabupaten Kerinci di berbagai ajang,” ungkap Nafrizal.(*)

Monadi Perkuat Old Star Siulak di Final Kapolres Cup U-40, Tundukkan Old Star Rawang 3-1

Bupati Kerinci Monadi Perkuat Old Star Siulak di Final Kapolres Cup U-40, Berhasil Tundukkan Old Star Rawang 3-1 dan menjuarai Turnamen tersebut.(Ist) 

KERINCI – Final Turnamen Sepak Bola Kapolres Cup U-40 berlangsung sengit. 

Laga final yang mempertemukan Old Star Siulak melawan Old Star Rawang berlangsung sengit di Lapangan Desa Penawar, Kecamatan Setinjau Laut, Kabupaten Kerinci, Kamis (18/6/2026).

Sejak peluit awal dibunyikan, kedua tim langsung tampil menyerang dan saling jual beli serangan. Pertandingan berlangsung dalam tempo tinggi dengan tensi yang cukup ketat.

Wasit Dahliana beberapa kali harus mengeluarkan kartu kuning kepada pemain dari kedua kesebelasan untuk menjaga jalannya pertandingan tetap kondusif.

Baca Juga: Dua Kepala Daerah Satu Suara, Dorong Percepatan IAIN Kerinci Menjadi UIN

Memasuki babak pertama, baik Old Star Siulak maupun Old Star Rawang sama-sama gagal memanfaatkan peluang yang diperoleh. Hingga turun minum, skor tetap bertahan 0-0.

Pada babak kedua, Old Star Siulak terus menggempur pertahanan Old Star Rawang. Namun, rapatnya lini belakang lawan membuat sejumlah peluang gagal berbuah gol. Di sisi lain, Old Star Rawang juga beberapa kali melancarkan serangan balik yang cukup berbahaya, namun belum mampu mengubah kedudukan.

Untuk menambah daya gedor tim, Old Star Siulak melakukan sejumlah pergantian pemain, termasuk memasukkan Bupati Kerinci, Monadi. Kehadiran Monadi menambah semangat permainan tim. Meski hanya bermain sekitar delapan menit, Monadi mampu menarik perhatian para penonton yang memadati lapangan.

Hingga waktu normal berakhir, kedua tim tetap gagal memecah kebuntuan. Skor 0-0 bertahan dan pertandingan pun harus ditentukan melalui babak adu penalti.

Pada babak adu penalti tersebut, para eksekutor Old Star Siulak tampil lebih tenang dan berhasil mengungguli Old Star Rawang dengan skor 3-1. Kemenangan itu sekaligus mengantarkan Old Star Siulak keluar sebagai juara Turnamen Kapolres Cup U-40 Tahun 2026.

Sementara itu, Old Star Rawang harus puas menjadi runner-up setelah memberikan perlawanan sengit sepanjang pertandingan.

Dalam sambutannya usai pertandingan, Kapolres Kerinci menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh panitia, perangkat pertandingan, serta para peserta yang telah menyukseskan turnamen dengan menjunjung tinggi sportivitas dan kebersamaan.

“Dengan mengucapkan Alhamdulillahirabbil’alamin, Turnamen Sepak Bola Kapolres Cup U-40+ secara resmi saya tutup,” ujar Kapolres Kerinci.

Penutupan turnamen tersebut disambut meriah oleh para pemain dan penonton yang memadati Lapangan Desa Penawar. Turnamen Kapolres Cup U-40 dinilai sukses menjadi ajang silaturahmi sekaligus mempererat persaudaraan antarpecinta sepak bola di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh. (*)

Oman Diayam-sayur 3-0, Ini Baru Timnas Kata Netizen! Simak ceritanya

Oman Diayam-sayur 3-0, Ini Baru Timnas Kata Netizen

Akhirnya Timnas kembali merasakan kemenangan. Duh senangnya. Oman yang menjadi lawan, diayam-sayur Romeney cs 3-0. Simak narasinya sambil seruput Koptagul, wak!

Timnas yang bertengger di peringkat 122 FIFA sukses menggebuk Oman yang nangkring di peringkat 79 FIFA dengan skor telak 3-0 dalam laga persahabatan di GBK. Ya, 122 mengalahkan 79.

Sejak babak pertama dimulai, pasukan John Herdman langsung mengeluarkan Jurus Naga Merah Mencari THR. Oman dibuat sibuk bertahan. Peluang berdatangan seperti pesan WA pinjaman online saat tanggal tua.

Untung bagi Oman, kiper mereka, Ahmed Faraj Abdulla AI Rawahi, masih waras. Kemungkinan sebelum pertandingan beliau minum kopi robusta dicampur doa orang tua. Kalau tidak, skor bisa berubah seperti nomor antrean BPJS.

Di tribun, suasana pecah. lbu-ibu komplekS yang biasanya khusyuk pengajian mendadak mengajukan cuti rohani. Mamang bakso lewat seperti hantu, tak dianggap. Semua mata tertuju ke lapangan.

Menit ke-8, Beckam Putra melakukan tekel dan langsung diberi kartu kuning. Penonton langsung berwajah seperti orang salah transfer uang.

"Beckam, pelan-pelan. Jangan buka Jurus Tendangan Mabuk Laut dulu" teriak seorang bapak yang berat badannya setara kulkas dua pintu.

Gol pertama lahir pada menit ke-13. Tendangan bebas dari luar kotak penalti disambut sundulan Justin Hubner. Bola masuk. Gawang Ahmed Faraj Abdulla AI Rawahi jebol.

GBK langsung meledak. Burung-burung di sekitar stadion mungkin ikut kaget dan pindah domisili sementara.

Menit ke-27, Ole Romeny melakukan aksi solo yang membuat pertahanan Oman seperti murid silat baru latihan gratis. Gol kedua!

Penonton pecah lagi. Konon ada seorang cewek berteriak, "Ole, marry me!" Sementara di rumah-rumah, gelombang kedua kopi nasional mulai diproduksi.

Drama datang pada menit ke-38. Justin Hubner menjatuhkan pemain Oman di kotak penalti. Wasit menunjuk titik putih. Hatem Al Rushadi maju sebagai algojo.

Seluruh rakyat mendadak diam seperti siswa melihat kepala sekolah lewat. Tendangan dilepas. Namun Emil Audero mengeluarkan Jurus Tapak Dewa Penepis Kutukan. Bola berhasil ditepis.

Penonton mengusap dada. Sebagian hampir pesan ambulans karena jantungnya sempat pindah ke tenggorokan.

Babak pertama berakhir 2--0. Indonesia menguasai 65 persen permainan.

Di ruang ganti, Herdman konon berkata, "Pertahankan kemenangan. Kalau bisa tambah gol. Siapa tahu rupiah lebih perkasa dari dolar."

Sementara pelatih Oman, Tarik Sektioui, memberi motivasi, "Kita makan Kabsa. Mereka makan sambal. Masa kalah? Malu sama nenek moyang!"

Sayangnya dunia punya rencana lain.

Masuk babak kedua, Oman mulai berani menyerang dengan formasi 4-2-3. Namun benteng Garuda yang dijaga Elkan Baggott, Rizky Ridho, dan Justin Hubner berdiri seperti tembok kerajaan yang dicor pakai tekad ibu-ibu arisan.

Justin kemudian diganti Dony Pamungkas. Mungkin untuk mencegah beliau membuka Jurus Kartu Merah Penghancur Kedamaian.

Menit ke-58, Nathan Tjoe-A-On mendapat kartu kuning. "Nathan, ngopi dulu, Nak," kata jutaan pelatih dadakan di seluruh Indonesia.

Lalu pada menit ke-56, Ragnar Oratmangoen menjebol gawang Ahmed Faraj Abdulla Al Rawahi. Gol ketiga! Kiper Oman mungkin mulai bertanya kepada alam semesta, "Mengapa aku berada di sini?"

Penonton tak peduli lagi soal pekerjaan besok pagi. Yang pacaran lupa romantis. Yang ronda lupa ngantuk. Bahkan nenek-nenek ikut nimbrung nonton.

Tarik Sektioui hanya bisa termenung melihat pasukannya gagal mengeluarkan jurus andalan. Nathan kemudian diganti Yacob Sayuri untuk menambah daya gedor.

Oman terus menyerang sampai akhir. Namun pertahanan Indonesia malam itu keras kepala seperti WiFi tetangga yang tidak pernah mau berbagi.

Peluit panjang berbunyi. Skor tetap 3-0. Indonesia menang. Warkop penuh. Pos ronda meriah. Netizen damai.Next, lawan Mozambik. Ngopi lagi kita, Bro. ungkap Netizen!. (Adz)

Pembukaan Kapolres Cup U-40, Monadi dan Murison Ajak Pemain Junjung Fair Play dan Sportivitas

MERDEKAPOST.COM,KERINCI – Bupati Kerinci Monadi, S.Sos., M.Si bersama Wakil Bupati Kerinci H. Murison, S.Pd., S.Sos., M.Si menghadiri langsung pembukaan Turnamen Sepak Bola Kapolres Cup I U-40 Tahun 2026 yang digelar di Lapangan PS Penawar, Kecamatan Sitinjau Laut, Minggu (24/5/2026).

Turnamen yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 tersebut berlangsung meriah dan penuh semangat sportivitas. Walikota Sungai Penuh Alfin, Sekda Alfian, Anggota DPRD Kabupaten Kerinci irwanri, Kehadiran unsur Forkopimda, jajaran Polres Kerinci, tokoh masyarakat, serta para pecinta sepak bola semakin menambah semarak suasana pembukaan.

Baca Juga: Bupati Monadi Lepas Ekspor ke Tiongkok, Produk Unggulan Kerinci Ini Primadona Baru

Laga perdana turnamen mempertemukan Tim Pemerintah Kabupaten Kerinci melawan Tim Polres Kerinci. Pertandingan berlangsung menarik dengan dukungan antusias dari masyarakat yang memadati Lapangan PS Penawar.

Bupati Kerinci Monadi, ke media ini, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Kapolres Cup I U-40 sebagai ajang mempererat silaturahmi dan memperkuat hubungan kebersamaan antar instansi maupun masyarakat.

“Turnamen ini bukan hanya tentang menang dan kalah, tetapi bagaimana kita mempererat persaudaraan, menjaga kebersamaan, dan menumbuhkan semangat sportivitas,” ujar Monadi.

Baca Juga: Kapolres Cup U-40 Resmi Dibuka, Wako Alfin: Persaudaraan Jadi Kekuatan Utama

Sementara itu, Wakil Bupati Kerinci H. Murison mengatakan bahwa kegiatan olahraga seperti ini memiliki peran penting dalam membangun kekompakan dan semangat positif di tengah masyarakat.

“Turnamen Kapolres Cup I U-40 ini bukan sekadar ajang pertandingan sepak bola, tetapi juga menjadi momentum mempererat silaturahmi, menjaga persaudaraan, dan memperkuat kebersamaan antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat. Kami berharap seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas dan fair play agar kegiatan ini berjalan sukses serta membawa semangat positif bagi dunia olahraga di Kabupaten Kerinci,” ujar Murison.

Turnamen Kapolres Cup I U-40 menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 sekaligus sebagai sarana memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat.

Kegiatan tersebut diikuti sejumlah tim veteran dari Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh. Antusias masyarakat yang hadir menunjukkan tingginya kecintaan terhadap olahraga sepak bola serta semangat kebersamaan di tengah masyarakat.(Adz)

Kapolres Cup U-40 Resmi Dibuka, Wako Alfin: Persaudaraan Jadi Kekuatan Utama

SUNGAI PENUH, MERDEKAPOST.COM – Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, S.H., menghadiri pembukaan Turnamen Sepak Bola Kapolres Cup I U-40 dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 di Lapangan PS Penawar, Minggu (24/5/2026).

Turnamen yang digelar Polres Kerinci ini menjadi ajang mempererat silaturahmi, menumbuhkan semangat olahraga, serta memperkuat sportivitas di tengah masyarakat.

Pembukaan turnamen turut dihadiri Bupati Kerinci, Wakil Bupati Kerinci, Kapolres Kerinci beserta jajaran, Danramil, Sekda Alpian, Kepala Bandara Depati Parbo, perwakilan PT KMH PLTA, camat, kepala desa, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta peserta dari berbagai tim sepak bola U-40 se-Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci.

Baca Juga: Festival Panen Rayo Kopi Robusta, Bupati Kerinci Dorong Kopi Lokal Tembus Pasar Dunia

Dalam sambutannya, Wali Kota Alfin mengapresiasi terselenggaranya turnamen tersebut. Menurutnya, olahraga sepak bola mampu memperkuat kebersamaan dan mempererat hubungan antarwarga.

“Melalui turnamen ini, kita berharap persaudaraan semakin kuat, kekompakan terus terjaga, dan semangat sportivitas tumbuh di tengah masyarakat,” ujar Wako Alfin.

Selain menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Turnamen Kapolres Cup I U-40 juga diharapkan menghadirkan hiburan bagi masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat.(Adz) 

Daftar 12 Tim Juara dan Semifinalis Jambi School Football League 2026 di Batanghari

Kolase foto juara Jambi School Football League 2026 tingkat SD, SMP, dan SMA yang berlangsung di Lapangan Alun-Alun Batang Hari, 11--17 Mei 2026. 

MUARA BULIAN - Tiga sekolah di masing-masing tingkat telah meraih kampiun di ajang Jambi School Football League 2026 yang berlangsung di Kabupaten Batang Hari dalam sepekan terakhir.

Pertandingan JSFL 2026 berlangsung pada 11--17 Mei 2026 kemarin, menghadirkan tim-tim dari sekolah-sekolah se-Provinsi Jambi.

Ketua Asosiasi Provinsi PSSI Jambi, M Fadhil Arief menilai ajang liga pelajar tidak hanya bertujuan mencari bibit atlet sepak bola berbakat, tetapi juga menjadi sarana membentuk karakter generasi muda.

Menurutnya, melalui kompetisi olahraga para pelajar dapat belajar mengelola emosi, membangun mental bertanding, hingga memahami cara bangkit setelah mengalami kekalahan.

"Dalam pertandingan ini bukan hanya soal mencari bakat, tetapi bagaimana karakter anak-anak bisa terbentuk dengan baik.

"Mental mereka diasah, bagaimana menghadapi tekanan, bagaimana bangkit ketika sedih atau kalah," katanya.

Pria yang juga menjabat Bupati Batang Hari itu menjelaskan pengalaman emosional yang dialami pemain selama bertanding menjadi pembelajaran berharga yang belum tentu diperoleh di lingkungan sekolah.

Bupati Batang Hari, Muhammad Fadhil Arief, menegaskan pentingnya pembinaan generasi muda melalui olahraga sepak bola dalam kegiatan gala dinner Jambi School Football League (JSFL) tingkat Provinsi Jambi, Kamis (14/5/2026). (Ist)

"Kita melihat ada yang menangis karena kecewa, tetapi itu bagian dari proses.

"Semua orang pernah merasa sedih, yang penting bagaimana mereka bisa bangkit kembali.

"Nilai-nilai seperti ini didapat dari interaksi selama pertandingan olahraga," jelasnya.

Ia menambahkan, peran orang tua juga sangat penting dalam membangun motivasi serta semangat bertanding para pelajar selama mengikuti kompetisi.

"Karena itu, menurutnya diperlukan sinergi antara pemerintah, sekolah, dan keluarga agar pembinaan atlet usia dini dapat berjalan optimal.

"Terkait JSFL ini, seluruh stakeholder harus bersinergi supaya anak-anak bisa berkembang lebih baik lagi.

"Harapannya ke depan Jambi dapat melahirkan pemain nasional Indonesia yang membanggakan keluarga, daerah, provinsi hingga negara," tutupnya.

Deretan Juara

Di tingkat SD, SDN 144 Bungo berhasil menyabet juara setelah menakulkkan SDIT Nurul Ilmi 2 Kota Jambi melalui adu penalti setelah laga berakhir imbang 0-0.

Di bawah keduanya, ada SDIT Alkahfi Sarolangun dan SDN 155 Muaro Jambi yang menjadi semifinalis.

Di tingkat SMP, wakil Kota Jambi, SMPN 12 berhasil meraih juara.

Mereka berhasil menaklukkan tim runner up MTsN 1 Sarolangun dengan skor 2-0 di babak final, Minggu (17/5) kemarin.

Adapun, sebagai semifinalis, ada SMPN 11 Sungai Penuh dan SMPN 34 Kerinci.

Di tingkat SLTA, SMAN 1 Batang Hari meraih gelar juara JSFL 2026.

Pertandingan sengit dengan hasil tipis 1-0 melawan SMAN 6 Kerinci menutup partai final.

Sementara sebagai semifinalis, ada SMAN 5 Tanjab Timur dan SMAN 9 Tanjab Barat.

Pertandingan JSFL 2026 iini berlangsung di Lapangan Alun-alun Kabupaten Batang Hari.

Berikut daftar juara JSFL 2026:

Tingkat SD

Juara: SDN 144 Bungo

Runner Up: SDIT Nurul Ilmi 2 Kota Jambi

Semifinalis: SDIT Alkahfi Sarolangun dan SDN 155 Muaro Jambi

Tingkat SMP

Juara: SMPN 12 Kota Jambi

Runner Up: MTsN 1 Sarolangun

Semifinalis: SMPN 11 Sungai Penuh dan SMPN 34 Kerinci

Tingkat SMA

Juara: SMAN 1 Batang Hari

Runner Up: SMAN 6 Kerinci

Semifinalis: SMAN 5 Tanjung Jabung Timur dan SMAN 9 Tanjung Jabung Barat.(*)

Ketua Asprov PSSI Jambi Mhd. Fadhil Arief Hadiri Final JSFL 2026, SDN 144 Bungo Raih Juara Usai Kalahkan SD IT Nurul ilmi 2 Kota Jambi

Batang Hari, Merdekapost.com – Puncak kompetisi sepak bola pelajar Jambi School Football League (JSFL) 2026 tingkat Sekolah Dasar (SD) resmi digelar Minggu, 17 Mei 2026. Di alun-alun Batang hari Laga penentuan juara yang berlangsung penuh gairah dan sportivitas ini mempertemukan SD IT Nurul Ilmi 2 Kota Jambi melawan SDN 144 Bungo. 

Dalam pertandingan yang berlangsung ketat hingga babak akhir, SDN.144 MUARO BUNGO sebagai pemenang dengan skor akhir 5-4 melalui babak adu penalti, setelah kedua tim bermain imbang dalam waktu normal.

Gelar juara ini membawa kebanggaan tersendiri bagi tim dari Kota Jambi sekaligus membawa pulang apresiasi berupa dana pembinaan senilai Rp2.000.000. Penyerahan piala bergilir dan hadiah juara dilakukan langsung oleh Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jambi, M. Fadhil Arief, yang juga menjabat sebagai Bupati Batanghari, di hadapan para pemain, pelatih, dan penonton yang memadati lokasi pertandingan.

Bacaan Lainnya:

JSFL, SDIT Al-Kahfi Sarolangun Menang 2-1 atas SD Islam Mutiara Al Madani Sungai Penuh

Hujan, Duel Sengit di Lapangan Garuda Batang Hari, MIN 3 Kerinci vs SDN 75 Merangin

Dalam sambutannya usai penyerahan piala dan hadiah, M. Fadhil Arief menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta yang telah menampilkan permainan berkelas dan menjunjung tinggi nilai-nilai olahraga. Ia menegaskan, kompetisi seperti JSFL memiliki peran vital dalam menjaring talenta muda daerah.

“Anak-anak inilah bibit atlet masa depan kita. Potensi yang mereka miliki hari ini adalah modal utama bagi sepak bola Jambi dan Indonesia di masa mendatang. Keberadaan liga sekolah ini sangat penting sebagai wadah pembinaan dini, agar talenta yang ada di pelosok daerah dapat tergali, terlatih, dan siap bersaing di tingkat yang lebih tinggi,” ujar M. Fadhil Arief.

Ia berharap, semangat dan kedisiplinan yang ditunjukkan para pemain selama mengikuti kompetisi dapat terus dijaga dan ditingkatkan. Tidak hanya mengutamakan kemenangan, Ketua PSSI Jambi juga menekankan pentingnya keseimbangan antara prestasi olahraga dan prestasi akademik, serta pembentukan karakter atlet yang tangguh, jujur, dan berakhlak mulia.

Pertandingan final JSFL 2026 ini menjadi penutup rangkaian kompetisi yang telah berjalan sejak beberapa waktu lalu, melibatkan ratusan sekolah dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Jambi. Keberhasilan penyelenggaraan ini membuktikan komitmen PSSI Provinsi Jambi dalam memajukan sepak bola usia dini, sekaligus memastikan ketersediaan regenerasi pemain yang berkualitas dari akar rumput.

Dengan berakhirnya edisi tahun ini, para pemangku kepentingan berharap JSFL akan terus menjadi agenda rutin yang menjembatani bakat-bakat muda Jambi menuju kancah sepak bola nasional.(*)

JSFL, SDIT Al-Kahfi Sarolangun Menang 2-1 atas SD Islam Mutiara Al Madani Sungai Penuh

JSFL - SDIT Al-Kahfi Sarolangun menang atas SD Islam Mutiara AlMadani Sungai Penuh dengan skor 2-1 dalam lanjutan pertandingan tingkat sekolah dasar Jambi School Football League Tingkat Provinsi Jambi, Jumat (15/5/2026).(Ist) 

MUARA BULIAN - SDIT Al-Kahfi Sarolangun berhasil meraih kemenangan atas SD Islam Mutiara AlMadani Sungai Penuh dengan skor 2-1 dalam lanjutan pertandingan tingkat sekolah dasar Jambi School Football League Tingkat Provinsi Jambi, Jumat (15/5/2026).

Sejak awal pertandingan, SDIT Al-Kahfi Sarolangun tampil menekan dan berhasil unggul dua gol lebih dahulu pada babak pertama. 

Sementara SD Islam Mutiara Al Madani Sungai Penuh sempat kesulitan membangun serangan menghadapi permainan cepat lawan.

Memasuki babak kedua, pertandingan berlangsung lebih ketat. SD Islam Mutiara AlMadani Sungai Penuh mulai memperkuat lini pertahanan dan perlahan mampu keluar dari tekanan.

Baca Juga: Hujan, Duel Sengit di Lapangan Garuda Batang Hari, MIN 3 Kerinci vs SDN 75 Merangin

Pantauan media di lapangan, tim asal Sungai Penuh tersebut berhasil memperkecil ketertinggalan usai mencetak satu gol pada babak kedua sehingga skor berubah menjadi 2-1.

Berbeda dengan pertandingan sebelumnya, laga tingkat SD kali ini berlangsung lebih emosional dan mengundang gelak tawa penonton.

Postur tubuh para pemain yang lebih kecil dibanding pertandingan tingkat SMP sebelumnya menjadi perhatian tersendiri di lapangan.

Meski demikian, semangat bertanding para pemain tetap tinggi. Teknik permainan yang diperlihatkan juga cukup menarik perhatian penonton. Para pemain tampak percaya diri saat membangun serangan dan saling mengoper bola sepanjang pertandingan.

Baca Juga: SMPN 34 Kerinci dan SMPN 12 Kota Jambi Raih Kemenangan pada Hari Ketiga JSFL

Hingga peluit panjang dibunyikan, SDIT Al-Kahfi Sarolangun tetap mempertahankan keunggulan dan memastikan kemenangan dengan skor akhir 2-1 atas SD Islam Mutiara Al Madani Sungai Penuh.

Sebelumnya, pertandingan lain mempertemukan MI Negeri 3 Kerinci melawan SDIT Nurul Ilmi 2 Kota Jambi yang berakhir imbang tanpa gol 0-0.

Kemudian SDN 56 Batanghari berhasil menang tipis 1-0 atas SDN 75 Merangin.

Sementara itu, SDN 144 Bungo sukses mengalahkan SDIT Nurul Hikmah Tanjung Jabung Timur dengan skor 2-1. (*)

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs