Kepercayaan Publik Meningkat, RSUD Mayjen H.A Thalib Sungai Penuh Kembali Dipadati Pasien

Dampak dari Kepercayaan Publik yang mulai Meningkat, RSUD Mayjen H.A Thalib Sungai Penuh Kembali Dipadati Pasien.(Adz/Mpc)

SUNGAI PENUH, MERDEKAPOST.COM – Upaya pembenahan dan transformasi pelayanan yang terus digalakkan oleh Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mayjen H.A. Thalib Kota Sungai Penuh di bawah kepemimpinan Direktur dr. Rofi Irman, Sp.PD., FINASIM mulai membuahkan hasil yang nyata. Akhir-akhir ini, rumah sakit milik Pemerintah Kota Sungai Penuh tersebut kembali dipadati oleh pasien yang datang untuk berobat.

Lonjakan kunjungan pasien ini dinilai sebagai sinyal positif sekaligus bukti nyata bahwa kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan medis di RSUD Mayjen H.A. Thalib kini semakin meningkat dan bangkit kembali.

Komitmen Peningkatan Pelayanan

Di bawah manajemen dr. Rofi Irman, RSUD Mayjen H.A. Thalib secara konsisten melakukan berbagai langkah strategis demi memberikan pengalaman berobat yang prima bagi masyarakat Kota Sungai Penuh dan sekitarnya. Terdapat empat pilar utama yang menjadi fokus pembenahan rumah sakit saat ini:

Pelayanan Semakin Cepat: Pemangkasan birokrasi dan optimalisasi alur pendaftaran serta penanganan medis guna mengurangi waktu tunggu pasien.

Dokter & Perawat Profesional: Peningkatan kompetensi serta kesiapsiagaan tenaga medis dalam melayani pasien dengan ramah dan responsif.

Fasilitas Terus Ditingkatkan: Pembaruan sarana dan prasarana penunjang medis agar sesuai dengan standar pelayanan kesehatan yang modern.

Kepuasan Pasien Makin Tinggi: Menjadikan kenyamanan dan keselamatan pasien sebagai prioritas utama dalam setiap aspek pelayanan.

Sinyal Positif Kebangkitan Rumah Sakit

Masyarakat yang sempat beralih ke fasilitas kesehatan lain kini mulai kembali mempercayakan kesehatannya di RSUD Mayjen H.A. Thalib. Suasana ruang tunggu dan poliklinik yang kembali ramai menjadi indikator kuat bahwa program pembenahan internal yang dilakukan pihak manajemen berjalan di jalur yang benar.

"Lonjakan kunjungan pasien ini adalah sebuah sinyal positif kebangkitan RSUD MHA Thalib Sungai Penuh. Ini merupakan bentuk amanah dan kepercayaan publik yang harus terus kami jaga dan tingkatkan," ujar perwakilan manajemen.

Dengan komitmen yang kuat serta kepemimpinan yang adaptif, RSUD Mayjen H.A. Thalib optimis dapat terus bertransformasi menjadi pusat layanan kesehatan rujukan yang andal, profesional, dan dicintai oleh masyarakat.(Ali)

Sinergi Lintas Sektor, Operasi Katarak Gratis di RSU MH Thalib Dihadiri Kepala Daerah dan Jajaran Kapolres Kerinci

SUNGAI PENUH, MERDEKAPOST.COM – Rumah Sakit Umum (RSU) MH Thalib Sungai Penuh menjadi saksi terlaksananya program sosial kemanusiaan berupa operasi katarak massal gratis. Kegiatan yang ditujukan untuk membantu masyarakat kurang mampu di wilayah Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci ini dihadiri langsung oleh jajaran pejabat penting daerah dan aparat penegak hukum.

Hadir dalam pemantauan kegiatan tersebut, Walikota Sungai Penuh, Alfin Azhar, bersama Bupati Kerinci, Monadi, S.Sos.. Kehadiran dua kepala daerah serumpun ini menegaskan komitmen bersama dalam meningkatkan taraf kesehatan masyarakat, khususnya dalam penuntasan gangguan penglihatan akibat katarak.

Pengamanan dan Dukungan Penuh dari Polres Kerinci

Tak hanya jajaran pemerintahan sipil, jajaran Kepolisian Resor (Polres) Kerinci juga turun langsung memberikan dukungan penuh guna memastikan kelancaran jalannya acara. Tampak hadir di lokasi:

Kapolres Kerinci, AKBP Ramadhanil, Kabag Ops, AKP Edy Mardi, Kasat Reskrim, AKP Very Prasetyawan, Kasat Intel, AKP Sugiarto, Kasat Narkoba, AKP Yandra

Selain jajaran perwira Polres, agenda ini juga mendapat pengawalan dan peninjauan langsung dari pihak Sentral Aliatama Provinsi Jambi serta perwakilan dari Dinas Sosial Kabupaten Kerinci yang ikut mengawal proses screening dan pendampingan para pasien.


Tinjau Langsung Pasien

Dalam sela-sela kegiatan, para pejabat menyempatkan diri untuk berdialog langsung dan memberikan motivasi kepada para lansia dan warga yang sedang mengantre maupun yang telah selesai menjalani operasi. Seperti yang terlihat pada file 101720.jpg, beberapa petugas medis juga sigap melakukan pemeriksaan tekanan darah (screening awal) kepada para tamu undangan dan peserta sebelum tindakan operasi dimulai.

Suasana keakraban dan sinergi yang kuat antarpimpinan daerah juga sangat terasa. Momen kedatangan dan jabat tangan hangat antara jajaran Polres Kerinci, Bupati Kerinci, dan Walikota Sungai Penuh di area parkir RSU MH Thalib  menjadi simbol runtuhnya sekat birokrasi demi pelayanan optimal bagi masyarakat.

Program operasi katarak ini diharapkan dapat mengembalikan produktivitas masyarakat yang sebelumnya terganggu penglihatannya, sekaligus menjadi bukti nyata hadirnya pemerintah, kepolisian, dan instansi sosial di tengah-tengah masyarakat Kerinci dan Sungai Penuh.

Pangkas Birokrasi Rujukan, Direktur RSU dr. Rofi Irman Resmi Luncurkan Program SISRUTE

 

Merdekapost.com – Rumah Sakit Umum (RSU) dr. Rofi Imran terus berkomitmen meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Langkah nyata ini dibuktikan dengan diluncurkannya program Sistem Rujukan Terintegrasi (SISRUTE) secara resmi oleh Direktur RSU dr. Rofi Imran pada hari ini.

Program SISRUTE merupakan inovasi berbasis digital yang dirancang untuk mempercepat, mempermudah, dan mengintegrasikan proses rujukan pasien antar-fasilitas kesehatan. Dengan sistem ini, koordinasi mulai dari puskesmas, klinik, hingga rumah sakit rujukan utama dapat dilakukan secara real-time.

Mempercepat Penanganan, Menyelamatkan Nyawa

Dalam sambutannya, Direktur RSU dr. Rofi Imran menyampaikan bahwa kecepatan penanganan adalah kunci utama dalam keselamatan pasien, terutama pada kasus-kasus darurat (emergency).

"SISRUTE bukan sekadar aplikasi baru, melainkan sebuah transformasi layanan. Selama ini, kendala rujukan sering kali terletak pada komunikasi dan kepastian ketersediaan ruang atau dokter spesialis. Dengan SISRUTE, semua data pasien dan kapasitas rumah sakit terbuka secara transparan sejak pasien masih berada di fasilitas kesehatan tingkat pertama," ujar Direktur.

Keunggulan Program SISRUTE

Penerapan teknologi ini membawa beberapa perubahan signifikan dalam alur pelayanan medis, di antaranya:

Kepastian Ketersediaan Fasilitas: Fasilitas kesehatan perujuk dapat langsung mengetahui ketersediaan kamar, alat medis, dan dokter spesialis di RSU dr. Rofi Imran sebelum mengirimkan pasien.

Transfer Data Medis Cepat: Rekam medis singkat pasien dapat dikirimkan secara digital, sehingga tim medis di RSU dr. Rofi Imran bisa melakukan persiapan tindakan bahkan sebelum pasien tiba di ruang IGD.

Efisiensi Waktu dan Biaya: Memangkas birokrasi administrasi konvensional (menggunakan telepon atau surat kertas) yang sering memakan waktu lama.

Sinergi Bersama Fasilitas Kesehatan Mitra

Acara peluncuran ini turut dihadiri oleh jajaran Dinas Kesehatan setempat, kepala puskesmas, serta perwakilan klinik swasta mitra RSU dr. Rofi Imran. Menutup acara, Direktur mengajak seluruh pihak untuk bersinergi menyukseskan program ini.

"Kami berharap seluruh fasilitas kesehatan mitra dapat mengoptimalkan penggunaan SISRUTE ini. Mari kita hilangkan ego sektoral demi memberikan pelayanan kesehatan yang cepat, tepat, dan humanis untuk masyarakat," pungkasnya.

Dengan hadirnya SISRUTE, RSU dr. Rofi Imran optimistis angka keterlambatan penanganan pasien rujukan dapat ditekan secara signifikan, sekaligus membawa pelayanan kesehatan daerah ke era digital modern. (*)

Gerak Cepat Dirut Baru RSUD M.H.A. Thalib Kini Hadirkan Pelayanan Prioritas untuk Ibu Hamil hingga Disabilitas

 

Gerak Cepat Dirut Baru, RSUD M.H.A. Thalib Kini Hadirkan Pelayanan Prioritas untuk Ibu Hamil hingga Disabilitas.(Ist)

SUNGAI PENUH – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mayjen H.A. Thalib terus berbenah demi mewujudkan pelayanan kesehatan yang lebih prima, inklusif, dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh. Di bawah komando Direktur Utama (Dirut) yang baru, dr. Rofi Imran, rumah sakit plat merah ini langsung melakukan pergerakan luar biasa dengan meluncurkan program Pelayanan Prioritas Rawat Jalan.

Langkah progresif ini menyasar kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus, meliputi ibu hamil, lansia di atas 60 tahun dengan risiko tinggi, penyandang disabilitas, serta ibu yang membawa bayi di bawah usia satu tahun.

Alur Pendaftaran Khusus: Tanpa Antre di Loket Reguler

Untuk memastikan kenyamanan pasien prioritas, manajemen RSUD Mayjen H.A. Thalib telah memangkas birokrasi pendaftaran yang selama ini kerap memakan waktu. Melalui sistem baru ini, pasien kelompok prioritas tidak perlu lagi menunggu di ruang tunggu reguler.

Berikut adalah alur pelayanan prioritas yang telah diterapkan:

Penyambutan dan Fasilitas Khusus: Sejak tiba di area rumah sakit, pasien prioritas akan langsung dibantu oleh petugas. Bagi yang membutuhkan, fasilitas kursi roda dan pendampingan antipasien jatuh telah disiagakan.

Pencetakan Nomor Antrean: Petugas secara sigap akan membantu mengambilkan nomor antrean di mesin Counter Antrian. Bagi pasien yang mendaftar secara daring via Mobile JKN, cukup menunjukkan bukti pendaftaran.

Pemberian ID Card/Kalung Prioritas: Pasien akan diberikan kalung penanda khusus oleh petugas agar seluruh elemen rumah sakit mengenali status prioritas mereka.

Langsung Menuju Loket Khusus (Loket 2): Pasien prioritas diarahkan langsung menuju Loket 2 (Pendaftaran Manual) tanpa harus mengantre lama di jalur pasien umum.

Pemeriksaan Sidik Jari & Menuju Poliklinik: Setelah proses verifikasi berkas dan fingerprint, petugas akan mengantarkan pasien langsung ke poliklinik tujuan (seperti Poliklinik Kebidanan/Kandungan) untuk mendapatkan tindakan medis.

Komitmen Penuh dr. Rofi Imran untuk Kerinci dan Sungai Penuh

Pergerakan cepat yang dilakukan oleh dr. Rofi Imran ini mendapat apresiasi luas dari masyarakat. Melalui kebijakan ini, RSUD Mayjen H.A. Thalib membuktikan diri bukan sekadar tempat berobat, melainkan institusi yang humanis dan ramah terhadap kelompok rentan.

"Kami berkomitmen penuh untuk memberikan pelayanan yang setara, cepat, dan berdampak langsung bagi masyarakat Kerinci dan Sungai Penuh. Ibu hamil, penyandang disabilitas, dan lansia adalah fokus utama kami untuk mendapatkan kenyamanan ekstra tanpa harus merasa terbebani oleh antrean panjang," ujar pihak manajemen dalam sosialisasi program tersebut.

Dengan jargon "Rumah Sakit Kita Semua", perubahan positif ini diharapkan dapat terus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap mutu dan kepedulian layanan kesehatan di bumi Sakti Alam Kerinci dan Kota Sungai Penuh.(Ald/Ali)

Tingkatkan Kedisiplinan, Direktur Baru RSU Mayjen H.A. Thalib Sidak Pelayanan Petugas

 

Merdekapost.com – Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan kedisiplinan pegawai, Direktur baru Rumah Sakit Umum (RSU) Mayjen H.A. Thalib, dr. Rofi imran (terlihat dalam dokumentasi melakukan koordinasi lapangan), melakukan inspeksi mendadak atau sidak ke sejumlah ruangan pelayanan pada hari ini.

Sidak ini difokuskan untuk memantau langsung kinerja tenaga medis, ketersediaan fasilitas, serta memastikan pelayanan terhadap pasien berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP).

Poin Utama Dalam Sidak:

Pengecekan Kehadiran Pegawai: Direktur memeriksa langsung absensi dan kesiapan petugas di garda terdepan maupun di ruang rawat inap.

Interaksi Langsung dengan Pasien: Dalam kegiatannya, beliau menyempatkan diri berdialog dengan pasien dan keluarga untuk mendengar keluhan serta masukan terkait layanan rumah sakit.

Kebersihan dan Fasilitas: Area selasar, ruang tunggu, dan ruang perawatan tidak luput dari pantauan guna memastikan lingkungan yang nyaman bagi penyembuhan pasien.

Kesiapan Medis: Memastikan alat kesehatan dan stok obat-obatan dalam posisi siap digunakan.

Komitmen Pelayanan

Dalam sela-sela kegiatannya, dr,Rofi imran menegaskan bahwa sidak ini bukan sekadar formalitas, melainkan langkah awal untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap manajemen rumah sakit.

"Kita ingin memastikan bahwa masyarakat mendapatkan haknya untuk dilayani dengan baik, cepat, dan ramah. Kedisiplinan adalah kunci utama untuk mewujudkan rumah sakit yang dipercaya masyarakat," ujarnya di hadapan para staf.

Langkah responsif ini mendapat apresiasi dari pengunjung rumah sakit yang berharap adanya perubahan signifikan di bawah kepemimpinan direktur yang baru, terutama dalam hal efisiensi birokrasi dan keramahan pelayanan. (*)

Babak Baru Pealayanan Kesehatan, dr. Rofi Irman Resmi Pimpin RSUD MHA Thalib Sungai Penuh

dr. Rofi Resmi Pimpin RSUD MHA Thalib Sungai PenuhKolase – Wakil Wali Kota Azhar Hamzah Melantik Pejabat Administrator.(ist)

SUNGAI PENUH – Harapan baru bagi peningkatan kualitas layanan kesehatan di Kota Sungai Penuh kini mulai bersemi. Pemerintah Kota secara resmi menunjuk pimpinan baru untuk dua rumah sakit daerah guna memastikan warga mendapatkan perawatan medis yang lebih baik dan manusiawi.

Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, memimpin langsung prosesi pelantikan ini di Ruang Pola Kantor Walikota pada Senin (04/05/2026) malam. Dalam agenda tersebut, beliau memberikan amanah kepada:

dr. Rofi Irman sebagai Direktur Utama RSUD MHA Thalib.

Sementara itu, mantan Direktur RSU MHA Thalib, Debi Zartika, dimutasi menjadi Direktur RSUD H Bakri. Sedangkan jabatan Kabid Keuangan dan Perencanaan kini dipercayakan kepada Afriantoni, SH., MH.

Baca Juga: Tim Kemenkes Tiba di RSUD Tanjabbar Jambi, Investigasi Meninggalnya dr Myta Aprilia

Azhar Hamzah menegaskan bahwa pergantian kepemimpinan ini merupakan langkah strategis yang telah mengikuti koordinasi bersama BKN dan aturan perundang-undangan yang berlaku. Namun, lebih dari sekadar urusan birokrasi, beliau menekankan pentingnya aspek kemanusiaan dalam bertugas.

“Kami menitipkan pesan agar saudara-saudara bekerja dengan tulus. Teruslah berinovasi agar visi Sungai Penuh Juara benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Azhar Hamzah.

Pemerintah Kota menaruh harapan besar pada manajemen baru ini. Fokus utama ke depan bukan hanya soal administrasi, melainkan bagaimana menciptakan kenyamanan bagi pasien dan keluarga yang sedang berjuang mencari kesembuhan.

Baca Juga: Rapat Investigasi Tim Kemenkes atas Meninggalnya Dokter Myta di RSUD Tanjabbar Jambi, IDI Soroti Jam Kerja Dokter Internship

Wakil Wali Kota meminta para direktur baru segera membenahi sistem manajemen internal. Targetnya jelas: RSUD harus memberikan pelayanan prima sehingga tidak ada lagi masyarakat yang merasa kesulitan saat membutuhkan bantuan medis.

“Perbaiki manajemen dan tingkatkan kepedulian terhadap pasien. Kita ingin seluruh warga terlayani dengan sangat baik,” tambahnya di hadapan para asisten, staf ahli, dan kepala OPD yang hadir.

Dengan semangat baru ini, RSUD MHA Thalib dan RSUD H. Bakri diharapkan akan siap bertransformasi menjadi garda terdepan kesehatan yang lebih responsif dan ramah bagi seluruh masyarakat. (Red)

IMM Jambi Buka Posko Pengaduan Masyarakat Terkait Pelayanan RSUD M.H.A. Thalib Sungai Penuh


SUNGAI PENUH – Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Provinsi Jambi membuka posko pengaduan masyarakat terkait pelayanan kesehatan di RSUD Mayjen H.A. Thalib Kota Sungai Penuh.

Posko tersebut dibuka sebagai tindak lanjut dari hasil audiensi antara DPD IMM Provinsi Jambi dengan pihak manajemen RSUD Mayjen H.A. Thalib. Dalam pertemuan tersebut disepakati adanya upaya pembenahan pelayanan rumah sakit yang ditargetkan berlangsung dalam waktu 30 hari kerja..

Ketua Bidang Hukum dan HAM DPD IMM Jambi menyampaikan bahwa posko pengaduan ini bertujuan untuk memastikan komitmen perbaikan pelayanan rumah sakit benar-benar dirasakan oleh masyarakat.

Baca Juga: Atasi Macet, Pemkot Berharap Jalan H Bakri Jadi Satu Arah

Melalui posko tersebut, masyarakat diajak untuk menyampaikan pengalaman maupun kendala yang pernah dialami ketika mendapatkan pelayanan kesehatan di RSUD Mayjen H.A. Thalib.

“Setiap laporan masyarakat nantinya akan dihimpun sebagai bahan evaluasi terhadap komitmen peningkatan pelayanan kesehatan di rumah sakit,” demikian keterangan yang disampaikan dalam pengumuman resmi DPD IMM Jambi.

Jenis Pengaduan yang Dapat Disampaikan

Dalam posko pengaduan ini, masyarakat dapat menyampaikan berbagai jenis laporan terkait pelayanan rumah sakit, di antaranya:

Pelayanan tenaga kesehatan

Ketersediaan obat

Sistem pendaftaran pasien

Informasi jadwal poli dan kuota pasien

Etika atau sikap pelayanan petugas

Kendala pelayanan kesehatan lainnya

Laporan masyarakat akan menjadi bahan evaluasi bagi pihak terkait guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Periode Pengaduan 30 Hari

Posko pengaduan masyarakat ini dibuka selama 30 hari kerja, terhitung mulai 2 Maret hingga 2 April 2026.

Masyarakat yang ingin menyampaikan laporan atau pengaduan dapat menghubungi kontak yang telah disediakan oleh DPD IMM Provinsi Jambi melalui berbagai kanal komunikasi, termasuk WhatsApp, media sosial, maupun surat elektronik.

Melalui langkah ini, IMM Jambi berharap partisipasi masyarakat dapat membantu mengawal upaya peningkatan pelayanan kesehatan di RSUD Mayjen H.A. Thalib sehingga pelayanan yang diberikan menjadi lebih baik dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

DPD IMM Jambi juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mengawasi pelayanan kesehatan agar sistem pelayanan publik di bidang kesehatan semakin transparan dan akuntabel. (Adz)

Hearing, Dihadapan Komisi I Manajemen RSUD MHAT Janji dan Komit Perbaiki Pelayanan

Ketua Komisi I DPRD Dahkir Yahya memimpin hearing bersama Dinas Kesehatan, manajemen RSUD, dan BPJS Kesehatan di Sungai Penuh, Rabu (25/02).

Sungai Penuh – Komisi I DPRD Kota Sungai Penuh menggelar hearing bersama Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh, manajemen RSUD Mayjen H.A. Thalib, dan BPJS Kesehatan, Rabu (25/02). Pertemuan ini membahas peningkatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Rapat dipimpin Ketua Komisi I, Dahkir Yahya, S.Pd., MM, dan dihadiri Ketua DPRD Hutri Randa, S.Sos., MM, anggota Komisi I, jajaran Dinas Kesehatan, manajemen RSUD, serta perwakilan BPJS Kesehatan. Hearing ini merupakan tindak lanjut aspirasi masyarakat terkait pelayanan kesehatan.

Sorotan Persoalan Pelayanan Kesehatan

Komisi I menyoroti sejumlah persoalan utama, antara lain antrean pasien yang panjang, kendala administrasi BPJS, serta sistem rujukan dan penanganan pasien gawat darurat yang kurang optimal.

Ketua Komisi I menegaskan, “Seluruh pihak wajib memenuhi kebutuhan dasar masyarakat dengan pelayanan kesehatan maksimal dan profesional. Masyarakat harus menerima layanan cepat, tepat, dan tanpa diskriminasi, baik pasien umum maupun peserta BPJS.”

Arahan DPRD Komisi I : Sinergi dan Keadilan Layanan

Ketua DPRD Hutri Randa menekankan pentingnya sinergi antarinstansi. “Kesehatan adalah kebutuhan mendasar. Tidak boleh ada masyarakat yang kesulitan memperoleh layanan karena administrasi atau keterbatasan fasilitas. Semua pihak harus berkomitmen meningkatkan kualitas layanan secara menyeluruh,” ujarnya.

Komitmen RSUD dan Penjelasan BPJS

Manajemen RSUD menyatakan komitmen memperbaiki pelayanan, termasuk antrean, kedisiplinan tenaga kesehatan, dan sarana prasarana pendukung. Sementara itu, BPJS Kesehatan menjelaskan mekanisme pelayanan dan prosedur klaim agar kendala administrasi diminimalisir.

Dorongan Pengawasan dan Dukungan Anggaran

Komisi I mendorong Dinas Kesehatan memperkuat pengawasan dan pembinaan fasilitas kesehatan agar standar pelayanan minimal terpenuhi secara konsisten.

Di akhir hearing, Komisi I DPRD Kota Sungai Penuh menegaskan komitmen mengawal peningkatan kualitas layanan melalui pengawasan, evaluasi berkala, dan dukungan anggaran. Dengan langkah ini, masyarakat akan merasakan pelayanan kesehatan yang lebih cepat, efektif, dan adil.(*)

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs