Baru Kembali Usai Mengikuti Lemhanas, Bupati Monadi Kembali Turun Cek Perbaikan Infrastruktur Jalan Renah Pemetik

Baru saja Kembali ke Kerinci usai mengikuti Kursus Kepemimpinan Lemhanas, Bupati Monadi bersama Dinas PUPR kembali Turun Cek Perbaikan Infrastruktur Jalan Renah Pemetik-Sungai Kuning. (Adz/mpc)

Kerinci, Merdekapost.com - Komitmen untuk menghadirkan infrastruktur yang lebih baik bagi warga masyarakat Kerinci terus diwujudkan Pemerintah Kabupaten Kerinci.

Bupati Kerinci Monadi yang baru saja kembali ke Kerinci setelah mengikuti Kursus Kepemimpinan di Lemhanas RI tak sabar ingin segera turun langsung melihat progres perbaikan jalan Renah Pemetik Sungai Kuning 

Bupati Kerinci Monadi bersama Dinas PUPR Selasa (28/07) kembali meninjau progres pengerjaan ruas jalan Renah Pemetik guna memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana, tepat mutu, dan tepat waktu.

"Jalan ini sangat penting, Jalan ini merupakan urat nadi perekonomian masyarakat Kerinci, ribuan petani menyandarkan harapan melalui jalan ini". Ungkap Monadi

"Perbaikan jalan ini diharapkan dapat memperlancar akses transportasi masyarakat, meningkatkan konektivitas antarwilayah, serta memberikan dampak positif bagi aktivitas ekonomi dan kesejahteraan warga". Ujar Bupati

Pemerintah Kabupaten Kerinci akan terus mengawal setiap tahapan pembangunan agar manfaatnya benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat.(Adz)

Bupati Monadi Tuntaskan KPPD Lemhannas RI 2026, Perkuat Kualitas Kepemimpinan Strategis untuk Kemajuan Daerah

Bupati Kerinci, Monadi, S.Sos., M.Si., resmi menyelesaikan program Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Angkatan III Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Lembaga Ketahanan Nasional (15–28 Juli 2026) ini diikuti oleh 25 kepala daerah terpilih dari seluruh Indonesia.(Ist) 

JAKARTA – Bupati Kerinci, Monadi, S.Sos., M.Si., resmi menyelesaikan program Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Angkatan III Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) di Jakarta. Penutupan program ini menandai komitmen kuat jajaran kepala daerah dalam memperkuat kualitas kepemimpinan strategis demi percepatan pembangunan dan efisiensi birokrasi di wilayahnya.

​Program bergengsi yang berlangsung pada 15–28 Juli 2026 ini diikuti oleh 25 kepala daerah terpilih dari seluruh Indonesia. Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi strategis antara Lemhannas RI, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), dan Purnomo Yusgiantoro Center (PYC) untuk membekali para pimpinan daerah dengan wawasan komprehensif.

​Selama masa pendidikan intensif, Bupati Kerinci dibekali dengan berbagai materi krusial yang dirancang untuk menjawab tantangan disrupsi teknologi serta dinamika tata kelola pemerintahan. Materi utama tersebut mencakup penguatan wawasan kebangsaan, kepemimpinan strategis, tata kelola pemerintahan modern, hingga analisis praktik terbaik (best practices) kebijakan publik.

Penutupan program Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Angkatan III Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Lembaga Ketahanan Nasional (15–28 Juli 2026) ini diikuti oleh 25 kepala daerah terpilih dari seluruh Indonesia.(Ist) 

​Bupati Kerinci, Monadi, menegaskan bahwa keikutsertaan dalam KPPD Lemhannas RI memberikan fondasi pemikiran yang erat kaitannya dengan tantangan riil pembangunan di daerah. Pembekalan mengenai geopolitik, ketahanan nasional, serta modernisasi birokrasi menjadi modal mendasar untuk menghadirkan tata kelola pemerintahan yang inovatif, adaptif, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Kerinci.

​"Pembekalan yang kami terima di Lemhannas RI menjadi pijakan mendasar untuk menghadirkan tata kelola pemerintahan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Pemahaman mengenai kepemimpinan strategis ini akan langsung diimplementasikan dalam berbagai program prioritas daerah," ujar Monadi dalam keterangan resminya. 

​Implementasi ilmu dan pemantapan kepemimpinan ini diharapkan menjadi stimulus baru untuk mewujudkan visi pembangunan Kerinci Berdaya Saing, Maju, dan Sejahtera. Penyalarasan antara kebijakan daerah yang adaptif dengan strategi pembangunan nasional tersebut juga dinilai menjadi kunci utama dalam mendukung tercapainya cita-cita Indonesia Emas 2045.(adv)

Wabup Murison Cek Langsung Progres Perbaikan Jalan Selampaung–Masgo

KERINCI — Pemerintah Kabupaten Kerinci terus tancap gas membangun infrastruktur hingga ke pelosok desa. Langkah nyata ini terlihat saat Wakil Bupati Kerinci, H. Murison, turun langsung mengecek pengerjaan jalan Selampaung–Masgo pada Sabtu (25/7/2026). Kunjungan ini menyusul peninjauan sebelumnya oleh Bupati Kerinci, Monadi.

Murison hadir bersama Kepala Dinas PUPR Kerinci Ir. Maya Novefri Handayani, Anggota DPRD Fraksi NasDem Masykur, Camat Gunung Raya Azwir, serta Kepala Desa Masgo. Rombongan menyusuri area proyek sambil berbincang langsung dengan para pekerja di lapangan.

Langkah ini mempertegas komitmen duet Monadi–Murison dalam mengawal proyek vital warga Kecamatan Gunung Raya tersebut. Murison meminta tim teknis menjaga mutu pengerjaan agar jalan tidak cepat rusak dan memberi manfaat nyata dalam jangka panjang.

Wabup Murison bersama Kadis PUPR turun langsung cek perbaikan jalan Selampaung-Masgo.(Ist)

Bagi warga setempat, jalan ini menjadi urat nadi perekonomian. Akses yang mulus akan memperlancar distribusi hasil tani, mempermudah mobilitas harian, serta menghidupkan ekonomi antardesa.

“Kami ingin warga desa merasakan langsung dampak pembangunan ini. Transportasi harus makin mudah dan lancar. Makanya, kualitas pekerjaan jadi harga mati supaya manfaatnya bertahan lama,” tegas Murison di lokasi proyek.

Murison menambahkan, Pemkab Kerinci bakal terus membenahi infrastruktur jalan secara bertahap sesuai anggaran daerah, dengan mengutamakan prinsip pemerataan.

Di sisi lain, Kepala Dinas PUPR Kerinci, Maya Novefri Handayani, menyebutkan bahwa pemeliharaan jalan ini bertujuan meningkatkan kenyamanan serta keselamatan para pengguna jalan. Timnya terus mengawasi jalannya proyek agar rampung tepat waktu dan sesuai standar mutu.

Kehadiran anggota DPRD dalam peninjauan ini juga membuktikan keseriusan sinergi antara eksekutif dan legislatif. Aksi cepat Bupati dan Wakil Bupati yang bergantian turun ke lapangan memberi sinyal kuat: Pemkab Kerinci tidak sekadar merancang program di atas kertas, tetapi memastikan manfaatnya benar-benar sampai ke tangan warga. (Red)

Pemantapan Kepemimpinan Daerah, Bupati Kerinci Monadi Ikuti KPPD III Lemhannas RI

JAKARTA, MERDEKAPOST.COM – Bupati Kerinci Monadi, S.Sos., M.Si. mengikuti Kursus Pemantapan Pemimpin Daerah (KPPD) Angkatan III Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI). Kegiatan yang berlangsung pada 15–28 Juli 2026 ini resmi dibuka di Kampus Lemhannas RI, Jakarta, dan diikuti oleh 25 kepala daerah dari berbagai wilayah di Indonesia, terdiri dari 23 bupati dan 2 wali kota.

KPPD Angkatan III Tahun 2026 mengusung tema “Kepemimpinan Daerah yang Tangguh di Era Geopolitik Global dan Disrupsi Teknologi Menuju Indonesia Emas 2045.” Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Lemhannas RI, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), dan Purnomo Yusgiantoro Center (PYC).

Pada upacara pembukaan, Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus menegaskan bahwa kepala daerah memiliki peran strategis sebagai pemimpin pembangunan di daerah yang tidak hanya menjalankan kebijakan, tetapi juga mampu mengorkestrasi seluruh potensi dan sumber daya untuk menghadirkan kebijakan yang berdampak nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan nasional sangat ditentukan oleh kemampuan kepala daerah membangun kemitraan strategis dengan pemerintah pusat, DPRD, Forkopimda, dunia usaha, perguruan tinggi, media, serta masyarakat. Kemitraan tersebut menjadi fondasi penting dalam mendukung implementasi program Asta Cita dan mewujudkan pembangunan yang efektif serta berkelanjutan.

Keikutsertaan Bupati Kerinci Monadi dalam program ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Kerinci untuk terus meningkatkan kapasitas kepemimpinan daerah dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan, mulai dari dinamika geopolitik global, transformasi digital, hingga penguatan tata kelola pemerintahan.

Selama mengikuti KPPD, para peserta akan memperoleh pembekalan mengenai wawasan geopolitik, penguatan kepemimpinan, strategi pengelolaan sumber daya daerah, serta sinkronisasi program pembangunan daerah dengan kebijakan pemerintah pusat. Selain pembelajaran di Lemhannas RI Jakarta, peserta juga akan mengikuti studi lapangan di Lee Kuan Yew School of Public Policy, Singapura, sebelum menutup rangkaian kegiatan dengan sesi pengembangan kapasitas di BPSDM Kemendagri.

Melalui keikutsertaan dalam KPPD Lemhannas RI, diharapkan Bupati Kerinci dapat semakin memperkuat kapasitas kepemimpinan yang adaptif, inovatif, dan berwawasan kebangsaan guna mendorong percepatan pembangunan daerah serta mewujudkan Kerinci Berdaya Saing, Maju, dan Sejahtera sebagai bagian dari kontribusi menuju Indonesia Emas 2045. (*).

Monadi-Murison Ajak Ayah Antar Anak ke Sekolah: Gamas Simbol Kepedulian Orang Tua Bagi Masa Depan Anak

Kerinci – Pemerintah Kabupaten Kerinci mengajak seluruh ayah untuk meluangkan waktu mengantar putra-putrinya pada hari pertama masuk sekolah melalui Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (GAMAS). Gerakan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat peran ayah dalam pengasuhan serta mendukung tumbuh kembang dan pendidikan anak sejak dini.

Ajakan tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Kerinci Monadi, bersama Wakil Bupati H. Murison, yang memiliki kesamaan latar belakang sebagai mantan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kerinci.

Bupati Monadi, Minggu (12/7/2026), mengatakan, momen hari pertama sekolah bukan sekadar rutinitas mengantar anak, melainkan kesempatan emas bagi seorang ayah untuk memberikan dukungan moral, rasa aman, dan semangat kepada buah hati dalam memulai perjalanan pendidikan.

“Saya mengajak seluruh ayah di Kabupaten Kerinci untuk hadir mengantar anak ke sekolah pada hari pertama masuk. Kehadiran ayah akan menjadi penyemangat, menumbuhkan rasa percaya diri, sekaligus menjadi bukti bahwa pendidikan adalah tanggung jawab bersama antara keluarga, sekolah, dan pemerintah,” ujar Monadi.

Baca Juga: Komitmen Pembangunan Kerinci Merata, Bupati Monadi Tinjau Progres Jalan Selampaung-Masgo

Menurut Monadi, anak-anak yang tumbuh dengan perhatian dan pendampingan orang tua akan memiliki karakter yang lebih kuat serta motivasi belajar yang lebih baik.

Senada dengan itu, Wakil Bupati Kerinci Murison menilai GAMAS bukan hanya gerakan seremonial, tetapi menjadi simbol kepedulian seorang ayah terhadap masa depan anak.

“Kehadiran ayah di hari pertama sekolah memiliki makna yang sangat besar bagi perkembangan psikologis anak. Mereka akan merasa dihargai, dicintai, dan lebih percaya diri dalam memasuki lingkungan belajar yang baru. Semoga gerakan ini menjadi budaya positif di Kabupaten Kerinci,” kata Murison.

Sebagai dua pemimpin daerah yang sama-sama pernah memimpin Dinas Pendidikan Kabupaten Kerinci, Monadi dan Murison dinilai memahami betul pentingnya sinergi antara keluarga dan sekolah dalam membentuk sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

Melalui GAMAS, Pemerintah Kabupaten Kerinci berharap lahir kebiasaan baru di tengah masyarakat, di mana peran ayah dalam pendidikan anak semakin nyata. Sebab, kehadiran seorang ayah di hari pertama sekolah bukan hanya meninggalkan kesan mendalam bagi anak, tetapi juga menjadi investasi berharga dalam membangun generasi Kerinci yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi masa depan.(Adz)

Komitmen Pembangunan Kerinci Merata, Bupati Monadi Tinjau Progres Jalan Selampaung-Masgo

Kerinci, Merdekapost.com – Komitmen Pemerintah Kabupaten Kerinci dalam mewujudkan pemerataan pembangunan kembali ditegaskan melalui peninjauan langsung progres pemeliharaan ruas Jalan Selampaung–Masgo di Kecamatan Gunung Raya oleh Bupati Kerinci Monadi, S.Sos., M.Si., Sabtu (11/7/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Monadi didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kerinci, Ir. Maya Novefry Handayani, ST. Peninjauan dilakukan untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai target sekaligus melihat langsung kondisi infrastruktur yang menjadi akses utama masyarakat menuju kawasan pertanian dan perkebunan.

Ruas Jalan Selampaung–Masgo sepanjang sekitar 18 kilometer merupakan salah satu jalur strategis yang menopang aktivitas ekonomi masyarakat Kecamatan Gunung Raya. Hingga saat ini, progres pekerjaan pemeliharaan telah mencapai sekitar 30 persen dan terus dikerjakan secara bertahap.

Di hadapan masyarakat, Monadi menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan menjadi prioritas pemerintah daerah karena memiliki peran penting dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah serta memperlancar distribusi hasil pertanian dan perkebunan sebagai sektor unggulan Kabupaten Kerinci.

"Jalan ini memiliki peran penting bagi masyarakat, terutama untuk menunjang aktivitas pertanian dan perkebunan. Karena itu, kami ingin memastikan pekerjaan berjalan dengan baik sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat,” ujar Monadi.

Ia menegaskan, keterbatasan kemampuan fiskal daerah bukan menjadi alasan untuk menghentikan pembangunan. Menurutnya, pemerintah tetap berupaya menghadirkan pembangunan melalui penetapan skala prioritas yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.

“Dengan kemampuan fiskal daerah yang masih terbatas, kami tetap berupaya hadir melalui pembangunan yang menjadi kebutuhan masyarakat. Setiap program ditetapkan berdasarkan skala prioritas, bukan karena letak wilayahnya. Tidak ada perbedaan antara wilayah hilir, wilayah tengah maupun wilayah mudik. Seluruh masyarakat Kabupaten Kerinci berhak memperoleh perhatian yang sama sesuai kebutuhan dan kemampuan keuangan daerah,” tegasnya.

Monadi menambahkan, pemerataan pembangunan merupakan komitmen pemerintah daerah agar manfaat pembangunan dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kerinci, Ir. Maya Novefry Handayani, ST, mengatakan pihaknya terus melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan pekerjaan guna memastikan kualitas konstruksi tetap terjaga dan penyelesaian proyek berlangsung sesuai perencanaan.

Pemerintah Kabupaten Kerinci berharap pemeliharaan Jalan Selampaung–Masgo dapat rampung tepat waktu sehingga mampu meningkatkan mobilitas masyarakat, memperlancar akses menuju sentra-sentra pertanian dan perkebunan, serta memperkuat pemerataan pembangunan di berbagai wilayah Kabupaten Kerinci.

Peninjauan lapangan tersebut juga menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam memastikan setiap program pembangunan berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.(Adz)

Bupati Monadi Tutup Festival Usia Dini ESA Pratama, Pembinaan Talenta Muda Sepak Bola Kerinci

Bupati Monadi Tutup Festival Usia Dini ESA Pratama, Pembinaan Talenta Muda Sepak Bola Kerinci

Kerinci – Festival Sepak Bola Usia Dini yang digelar Sekolah Sepak Bola (SSB) atau Akademi ESA Pratama resmi ditutup oleh Bupati Kerinci, Monadi, S.Sos., M.Si., pada Jumat (10/7/2026). Penutupan berlangsung di Lapangan Trides Tebing Tinggi, Kecamatan Siulak, Kabupaten Kerinci.

Festival yang berlangsung selama 15 hari tersebut diikuti oleh 24 klub dari berbagai daerah di Kabupaten Kerinci. Ajang ini menjadi wadah pembinaan sekaligus pencarian bibit-bibit pesepak bola muda berbakat yang diharapkan mampu mengharumkan nama daerah di masa depan.

Hadir dalam acara penutupan, Ketua KONI Kabupaten Kerinci Nafrizal, panitia pelaksana, para pelatih, orang tua pemain, serta ratusan masyarakat yang memadati lapangan.

Pada partai final, tuan rumah ESA Pratama Akademi tampil impresif dan berhasil mengalahkan Naber dengan skor meyakinkan 2-0. Kemenangan tersebut memastikan ESA Pratama keluar sebagai juara pertama, sementara Naber harus puas di posisi runner-up.

Pembinaan Usia Dini Fondasi Utama Lahirnya Atlet Berkualitas

Bupati Kerinci Monadi menyampaikan apresiasi penyelenggaraan Festival Usia Dini ESA Pratama yang dinilai menjadi salah satu langkah nyata dalam membina generasi muda melalui olahraga sepak bola.

“Pembinaan usia dini merupakan fondasi utama untuk melahirkan atlet-atlet sepak bola yang berkualitas. Pemerintah Kabupaten Kerinci akan terus mendukung kegiatan positif seperti ini sebagai bagian dari upaya mencetak prestasi olahraga daerah,” ujar Monadi.

Orang nomor satu di Kabupaten Kerinci ini juga menambahkan bahwa pembinaan sepak bola tidak bisa dilakukan secara instan, melainkan membutuhkan proses yang panjang, konsisten, dan melibatkan berbagai pihak.

“Saya mengapresiasi ESA Pratama Akademi yang terus berkomitmen membina anak-anak sejak usia dini. Dari kompetisi seperti inilah akan lahir talenta-talenta terbaik yang nantinya bisa memperkuat tim Kabupaten Kerinci, bahkan membawa nama daerah ke tingkat provinsi maupun nasional. Pemerintah daerah akan terus memberikan dukungan terhadap kegiatan pembinaan olahraga yang berkesinambungan,” kata Monadi.

Sementara itu, Senada dengan Bupati Kerinci, Ketua KONI Kabupaten Kerinci, Nafrizal, menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh peserta yang telah menyukseskan festival tersebut.

“Festival ini menjadi bukti bahwa pembinaan sepak bola usia dini di Kabupaten Kerinci terus berkembang. KONI sangat mendukung kegiatan seperti ini karena merupakan pondasi dalam mencetak atlet berprestasi. Kami berharap kompetisi usia dini dapat terus dilaksanakan secara rutin sehingga semakin banyak bibit-bibit pemain berbakat yang lahir dan mampu mengharumkan nama Kabupaten Kerinci di berbagai ajang,” ungkap Nafrizal.(*)

Gubernur Al Haris Imbau Putra Daerah Dokter Umum ikut Program PPDS Gratis

Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH bersama Bupati Monadi saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bukit Tengah Kabupaten Kerinci.(Adz)

Kerinci, Merdekapost.com – Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH, melakukan peletakan batu pertama pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bukit Tengah Kabupaten Kerinci, Minggu (05/07/2026). Kegiatan yang berlangsung di area Rumah Sakit Umum Bukit Tengah ini menandai dimulainya pengerjaan fisik proyek yang diharapkan meningkatkan layanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Kerinci dan sekitarnya.

Gubernur Al Haris didampingi Bupati Kerinci Monadi, Wakil Bupati Kerinci Murison, Sekda Kerinci Zainal Efendi, SP, M.Si, Kepala Dinas Kesehatan Kerinci H. Hermendizal, SE, SKM, MM, dan unsur Forkopimda Kabupaten Kerinci, OPD Provinsi Jambi dan OPD Kabupaten Kerinci, camat dan tokoh masyarakat serta undangan lainnya.

Dalam sambutan dan arahannya, Gubernur Al Haris menyatakan bahwa pembangunan rumah sakit ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Provinsi Jambi dan Kabupaten Kerinci untuk memperkuat kapasitas fasilitas layanan kesehatan di daerah dan wilayah perbatasan.

Baca Juga: Gubernur Jambi Letakkan Batu Pertama RSUD Kerinci, Bupati Monadi: Tonggak Baru Pelayanan Kesehatan Dimulai

“Pembangunan Rumah Sakit Bukit Tengah akan memperpendek akses layanan kesehatan, mengurangi rujukan ke luar daerah, dan meningkatkan kualitas pelayanan medis bagi masyarakat Kerinci,” ujar Gubernur Al Haris.

Gubernur Al Haris menceritakan proses panjang yang membawa proyek ini sampai pada tahap pembangunan. “Pada saat kami baru dilantik tahun lalu saya mengajak langsung Bupati dan perwakilan daerah bertemu Menteri Kesehatan untuk menyampaikan kebutuhan fasilitas kesehatan Kerinci. Alhamdulillah, setelah melalui proses, yang begitu panjang permintaan kami disetujui,” kata Gubernur.

Gubernur menjelaskan bahwa meskipun Kerinci merupakan daerah induk, layanan rumah sakit sebelumnya terdampak pemekaran sehingga sebagian fasilitas berada di Kota Sungai Penuh. Kehadiran RSUD Bukit Tengah diharapkan menutup kekurangan layanan tersebut. “Kita berharap proyek ini berjalan cepat, Juli kita mulai, Desember target selesai bersamaan dengan pengadaan alat kesehatan (alkes),” tambahnya.

Gubernur Al Haris menegaskan komitmen pemantauan agar proses pembangunan berjalan lancar tanpa hambatan dan menyatakan bahwa pemerintah provinsi akan membantu menutup kekurangan yang diperlukan sebagai wakil pusat di daerah. Selain fasilitas bangunan dan alat, Gubernur juga menyoroti pentingnya sumber daya manusia (SDM) yang kompeten. RSUD nantinya direncanakan memiliki layanan hemodialisis (cuci darah), pusat jantung, dan kemoterapi, sehingga diharapkan warga tidak perlu lagi berobat ke luar daerah seperti Sumatera Barat atau Kota Jambi.

Untuk ketersediaan dokter spesialis, Gubernur menyebut program PPDS (Pendidikan Dokter Spesialis) sebagai jalur untuk meningkatkan jumlah dan kualitas dokter di daerah. Gubernur optimis setelah fasilitas lengkap dan SDM terpenuhi, pelayanan kesehatan di Kerinci akan memadai untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“ada 3 PPDS yang diprogramkan dari jambi yakni Anestesi, Bedah dan Paru, Kuliahnya dijambi bekerjasama dirumah sakit jambi, palingan ada Zoom, silakan kalo ada yang siap program ini gratis, ” Tutupnya.(Adz)

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs