Lestarikan Tradisi Leluhur, Warga Koto Tuo dan Ujung Pasir Gelar Takbir Keliling Meriah

 

Merdekapost.com - Gema takbir berkumandang memecah kesunyian malam di Desa Koto Tuo Ujung Pasir dan Desa Ujung Pasir. Dalam rangka menyambut hari kemenangan, ratusan warga dari berbagai kalangan usia tumpah ruah ke jalan untuk melaksanakan tradisi Takbir Keliling, sebuah warisan turun-temurun yang hingga kini masih terjaga kelestariannya.

Acara yang diprakarsai oleh pemuda Karang Taruna setempat ini bukan sekadar perayaan biasa, melainkan upaya nyata untuk menghidupkan kembali semangat kebersamaan yang telah dicontohkan oleh para orang tua dan pendahulu desa.

Tradisi yang Tak Lekang oleh Waktu

Sejak selepas Isya, suasana desa tampak berbeda. Cahaya obor tradisional berpadu dengan lampu hias warna-warni menciptakan pemandangan yang estetik di sepanjang jalan desa.

"Kami hanya melanjutkan apa yang telah dilakukan orang tua kami dulu. Ini adalah bentuk rasa syukur sekaligus cara kami mempererat silaturahmi antar warga desa," ujar  Sunandar AZ,s.Spd  selaku kepala desa koto tuo ujung pasir,salah satu tokoh pemuda di lokasi.

Kemeriahan dengan Sentuhan Kreativitas

Ada yang menarik dalam pawai tahun ini. Selain barisan pembawa spanduk dan obor, tampak juga maskot karakter populer yang ikut memeriahkan barisan, menambah keceriaan bagi anak-anak yang ikut serta. Suara tabuhan bedug dan lantunan takbir yang serempak menciptakan atmosfer religius yang kental namun tetap penuh kegembiraan.

Poin-poin utama kegiatan:

Rute Pawai: Melintasi jalan utama Desa Koto Tuo hingga perbatasan Ujung Pasir.

Partisipasi: Diikuti oleh anak-anak, remaja, hingga orang dewasa secara gotong royong.

Simbolisme: Penggunaan obor sebagai pengingat masa lalu dan spanduk sebagai simbol persatuan generasi muda.

Harapan Kedepan Melalui kegiatan takbir keliling ini, diharapkan generasi muda tidak kehilangan jati diri dan tetap mencintai budaya lokal di tengah gempuran modernisasi. Semangat "Melanjutkan Tradisi" menjadi slogan utama agar identitas Desa Koto Tuo dan Ujung Pasir tetap terjaga hingga anak cucu nanti.

Acara berlangsung dengan tertib dan aman, ditutup dengan doa bersama di masjid setempat sebagai simbol rasa syukur atas selesainya ibadah puasa Ramadan. (*)

Pererat Sinergi, Pemkot dan DPRD Kota Sungai Penuh Buka Bersama

Wako Alfin dan Wawako Azhar Hamzah bersama seluruh SKPD Berbuka puasa bersama DPRD Kota Sungai Penuh.(adz)

SUNGAI PENUH - Pemerintah Kota Sungai Penuh bersama DPRD menggelar acara buka puasa bersama pada Kamis (19/3/2026).

Kegiatan ini dihadiri Wali Kota Alfin, Wakil Walikota Azhar Hamzah dan Ketua DPRD bersama anggota, Forkopimda dan SKPD.

Alfin S.H., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan buka bersama ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kebersamaan dan sinergi antar lembaga.

“Melalui kegiatan ini, kita berharap hubungan antara Pemerintah Kota dan DPRD semakin solid, sehingga pelaksanaan program pembangunan dapat berjalan lebih optimal dan selaras demi kemajuan Kota Sungai Penuh,” ujar Wako..

BACA JUGA:  

Kapolres Kerinci AKBP Ramadhanil Sampaikan Pesan Idul Fitri 1447 H dan Himbauan Kamtibmas

Breaking News! Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 1447H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Sungai Penuh Hutri Randa juga menegaskan pentingnya menjaga komunikasi dan koordinasi yang baik antara legislatif dan eksekutif.

“Sinergitas yang baik menjadi kunci dalam mewujudkan pembangunan yang efektif dan tepat sasaran. Dengan kebersamaan seperti ini, kita dapat terus menjaga kekompakan dalam melayani masyarakat,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini diharapkan terjalin komunikasi yang semakin harmonis, sehingga sinergitas dalam membangun Kota Sungai Penuh dapat terus ditingkatkan, ujarnya.

Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan tersebut diisi dengan tausiyah oleh Ustadz Afriyandi, M.Pd., serta dilanjutkan dengan sholat Magrib berjamaah. (Red)

LSM Semut Merah Kembali Gelar Agenda Tahunan, Berbagi Ceria di Panti Asuhan Putra Aisyiyah

LSM Semut Merah Kembali Gelar Agenda Tahunan, Berbagi Ceria di Panti Asuhan Putra Aisyiyah

Sungai Penuh, Merdekapost.com  – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Semut Merah kembali menunjukkan kepedulian sosialnya melalui aksi nyata. Sebagai bentuk komitmen kemanusiaan, LSM Semut Merah menyambangi Panti Asuhan Putra Aisyiyah Kota Sungai Penuh untuk menyalurkan bantuan kepada puluhan anak yatim, Kamis (19/3/2026)

​Kegiatan berbagi ini merupakan agenda rutin tahunan yang terus dijaga konsistensinya oleh lembaga tersebut sebagai wujud pengabdian kepada masyarakat.

​Ketua LSM Semut Merah, Aldi Agnopiandi, menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari tanggung jawab moral lembaga terhadap lingkungan sekitar, khususnya bagi anak-anak yang membutuhkan perhatian.

Baca Juga: 

Breaking News! Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 1447H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026

​"Ini merupakan agenda rutin dari lembaga kami. Kami ingin memastikan bahwa kehadiran LSM Semut Merah tidak hanya bergerak di bidang kontrol sosial, tetapi juga memberikan dampak sosial yang nyata dan menyentuh langsung masyarakat," ujar Aldi.

​Kedatangan rombongan LSM Semut Merah disambut penuh antusias oleh pengurus panti dan puluhan anak yatim. Mewakili pihak panti asuhan, Bapak Kasman menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya atas kunjungan serta bantuan yang diberikan.

Baca Juga: Kapolres Kerinci AKBP Ramadhanil Sampaikan Pesan Idul Fitri 1447 H dan Himbauan Kamtibmas

​"Kami sangat berterima kasih kepada LSM Semut Merah yang telah peduli dan berbagi kebahagiaan dengan anak-anak di sini. Semoga kegiatan ini menjadi amal ibadah dan terus berlanjut di tahun-tahun mendatang," ungkap Kasman saat menyambut kedatangan rombongan.

​Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara lembaga kemasyarakatan dan institusi sosial di Kota Sungai Penuh terus terjalin kuat demi kesejahteraan bersama.(adz)

Kapolres Kerinci AKBP Ramadhanil Sampaikan Pesan Idul Fitri 1447 H dan Himbauan Kamtibmas

Kapolres Kerinci AKBP Ramadhanil Sampaikan Pesan Idul Fitri 1447 H dan Himbauan Kamtibmas

KERINCI, MERDEKAPOST.COM - Menyambut Hari Kemenangan Idul Fitri 1447 Hijriah, Kapolres Kerinci AKBP Ramadhanil, S.H., S.I.K., M.H. menyampaikan ucapan selamat serta permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh. 

Dalam pesan resminya, Kapolres mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk merayakan hari raya dengan penuh rasa syukur sembari bersama-sama menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. 

"Mari kita rayakan hari raya Idul Fitri dengan penuh rasa syukur sembari bersama-sama menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) agar situasi di wilayah hukum Polres Kerinci tetap kondusif dan damai bagi seluruh keluarga yang berkumpul". Ujar Kapolres Kerinci AKBP Ramadhanil. 

Selain itu, pihak Polres Kerinci telah menyiapkan langkah-langkah pengamanan melalui peningkatan patroli serta pengamanan di sejumlah titik strategis, termasuk pusat keramaian, tempat ibadah, dan jalur mudik.

“Kami dari Polres Kerinci berkomitmen memberikan rasa aman kepada masyarakat selama perayaan Idul Fitri. Namun, kami juga membutuhkan peran aktif masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif,” tambahnya.

Di akhir pesannya, Kapolres mengucapkan selamat merayakan dul fitri 1447H,

“Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H, mohon maaf lahir dan batin. Semoga kebahagiaan dan keberkahan senantiasa menyertai kita semua,” tutupnya.(Adz)

Breaking News! Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 1447H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026

Hasil Sidang Isbat: Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 1447H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026

MERDEKAPOST.COM  - Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) resmi menetapkan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Keputusan tersebut diumumkan oleh Menteri Agama setelah pelaksanaan sidang isbat yang digelar pada Jumat malam, disaksikan oleh berbagai pihak, mulai dari perwakilan ormas Islam hingga para ahli astronomi.

Penetapan ini didasarkan pada hasil pemantauan hilal yang dilakukan di 117 titik di seluruh Indonesia, dari Aceh hingga Papua. Sejak matahari terbenam, para petugas rukyatul hilal dengan penuh harap mengamati ufuk barat. Namun, hingga proses pengamatan berakhir, tidak satu pun laporan yang menyatakan hilal terlihat.

Langit senja yang sempat cerah di beberapa wilayah ternyata belum cukup mendukung terlihatnya hilal. Di sejumlah titik, awan tipis hingga tebal menjadi penghalang, sementara di lokasi lain posisi hilal dinilai masih belum memenuhi kriteria visibilitas. Kondisi ini kemudian menjadi bahan pertimbangan utama dalam sidang isbat.

Karena hilal tidak terlihat, sidang isbat memutuskan untuk mengistikmalkan bulan Ramadan menjadi 30 hari. Dengan demikian, Hari Raya Idul Fitri ditetapkan jatuh pada Sabtu.

Suasana haru dan khidmat pun terasa di tengah masyarakat yang menanti keputusan tersebut. Di berbagai daerah, umat Muslim menyambut pengumuman ini dengan penuh keikhlasan, meski sebagian telah mempersiapkan perayaan lebih awal. Takbir pun mulai berkumandang, menandai berakhirnya bulan suci Ramadan.

Pemerintah mengajak seluruh umat Muslim di Indonesia untuk mengikuti keputusan ini serta menjaga persatuan. Perbedaan yang mungkin muncul diharapkan tidak menjadi pemecah, melainkan memperkuat sikap saling menghargai.

Momentum Idul Fitri diharapkan menjadi saat yang tepat untuk kembali mempererat tali silaturahmi, saling memaafkan, dan membangun kebersamaan di tengah keberagaman bangsa.

Muhammadiyah: Idul Fitri 2026, Jum'at 20 Maret

Pimpinan Pusat Muhammadiyah menetapkan lebaran Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriyah jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.

“Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriyah akan jatuh pada hari Jumat, 20 Maret 2026,” ujar Haedar di Yogyakarta, pada Kamis (19/3/2026).

Saling Menghargai

Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir meminta semua pihak agar saling menghargai pendapat jika terjadi perbedaan dalam penetapan Hari Raya Idulfitri.

“Manakala ada perbedaan dalam pelaksanaan Idulfitri kami menghargai dan kami mohon untuk saling menghargai,” ujarnya.

Selain itu, Haedar meminta agar umat Islam di Bali yang mengadakan takbiran pada malam 19 Maret 2026 untuk bisa bertoleransi dengan umat Hindu yang tengah merayakan Nyepi.(Adz)

Sidang Isbat Digelar Nanti Sore, Ada Peluang Beda Tanggal Idul Fitri 2026

Sidang isbat akan digelar 19 Maret 2026 untuk menentukan kapan Lebaran. (ANTARA)

Jakarta, Merdekapost.com - Kementerian Agama bakal menggelar sidang isbat besok, Kamis (19/3), untuk menentukan penetapan 1 Syawal 1447 Hijriah. Hasil sidang isbat itu sedang dinanti umat Muslim di Indonesia karena menentukan kapan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah alias Lebaran 2026.

Sidang isbat akan diselenggarakan di Auditorium HM Rasjidi Kantor Kemenag di Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat pada pukul 16.00 WIB. Lokasi ini berbeda dari sidang isbat 1 Ramadan 1447 Hijriah yang dilaksanakan di Hotel Borobudur.

Dirjen Bimas Islam Kemenag Abu Rokhmad menjelaskan sidang isbat 1 Syawal 1447 Hijriah melibatkan berbagai pihak, termasuk pakar astronomi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), planetarium, observatorium, perwakilan organisasi kemasyarakatan Islam, serta instansi terkait lainnya.

Ada dua metode utama yang akan dilakukan dalam sidang isbat yaitu hisab (perhitungan astronomi) dan rukyat (pengamatan hilal). Bila saat diamati pada 19 Maret 2026 hilal muncul sesuai kriteria pemerintah maka Idulfitri 1447 Hijriah jatuh pada 20 Maret 2026, jika belum maka 21 Maret 2026.

Kalender pemerintah dan NU

Pemerintah telah memperkirakan Idulfitri 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Hal ini sudah ditetapkan di Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026 keluaran Kementerian Agama.

Informasi serupa juga tercantum dalam Almanak 2026 yang dirilis Lembaga Falakiyah PCNU Kabupaten Bojonegoro. Walau demikian keputusan final belum ditentukan sebab masih menunggu sidang isbat 19 Maret 2026.

BRIN

Selain pemerintah, BRIN juga mengeluarkan prediksi Idulfitri 1447 Hijriah pada 21 Maret 2026.

Peneliti Pusat Riset Antariksa BRIN Thomas Djamaluddin mengatakan secara astronomi saat waktu Maghrib di wilayah Asia Tenggara, pada Kamis (19/3), posisi hilal belum memenuhi kriteria Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS).

Kriteria MABIMS untuk penentuan awal bulan hijriah menetapkan visibilitas hilal minimal 3 derajat dan sudut elongasi minimal 6,4 derajat.

"Pada saat Maghrib 19 Maret 2026 di wilayah Asia Tenggara posisi hilal belum memenuhi kriteria baru MABIMS, maka 1 Syawal 1447 = 21 Maret 2026," kata Thomas dalam tulisan di blognya pada 2025.

Ia menambahkan jika menggunakan kriteria lain seperti yang dipakai Turki, hasilnya bisa berbeda.

"Maka menurut kriteria Turki, 1 Syawal 1447 = 20 Maret 2026," tambahnya.

BMKG

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkap data pengamatan hilal pada 19 Maret 2026, saat Matahari terbenam diperkirakan berkisar antara 0,91 derajat di Merauke, Papua hingga 3,13 derajat di Sabang, Aceh.

Sementara elongasi geosentris diperkirakan berada pada rentang 4,54 derajat di Waris, Papua hingga 6,1 derajat di Banda Aceh.

Mengacu pada data tersebut dan kriteria MABIMS, hilal kemungkinan tidak terlihat pada 19 Maret 2026 maka bulan Ramadhan digenapkan menjadi 30 hari dan Idulfitri 1447 Hijriah jatuh pada 21 Maret 2026.

Muhammadiyah 20 Maret 2026

Berbeda dari prediksi pemerintah, BRIN dan BMKG, Muhammadiyah sudah menetapkan Idulfitri 1447 Hijriah pada 20 Maret 2026.

Penetapan itu tertuang dalam Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 2/MLM/1.0/E/2025 tentang Penetapan Hasil Hisab Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1447 H.

Perbedaan ini sering terjadi setiap tahun karena ketidaksamaan metode dalam menentukan awal bulan Hijriah.(adz)

Hangat dan Akrab, BPC HIPMI Kerinci Gelar Silaturahmi dan Buka Bersama Pemkab Kerinci

Hangat dan penuh keakraban, BPC HIPMI Kerinci Gelar Silaturahmi dan Buka Bersama Pemkab Kerinci yang dihadiri langsung oleh Bupati Kerinci Monadi. Selasa, 17/03.(Mpc/Adz)

KERINCI, MERDEKAPOST.COM – Barisan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Kerinci memperkuat sinergitas dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kerinci melalui acara Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama yang berlangsung khidmat di Cafe Noka, Kerinci.

​Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Kerinci, Monadi, S.Sos., M.Si. Kehadiran orang nomor satu di Bumi Sakti Alam Kerinci ini disambut hangat oleh jajaran pengurus Badan Pengurus Cabang (BPC) HIPMI Kerinci yang dipimpin oleh Ketua Umum Anugra Andiska.

​Mempererat Tali Silaturahmi

​Dalam sambutannya, Ketua Umum BPC HIPMI Kerinci, Anugra, menyampaikan bahwa momentum Ramadan ini merupakan saat yang tepat untuk menyelaraskan visi antara pengusaha muda dan pemerintah.

​"Kegiatan ini bukan sekadar buka bersama, tapi merupakan langkah konkret kami dalam menjaga silaturahmi dan membangun komunikasi yang intens dengan Pemkab Kerinci demi kemajuan ekonomi daerah," ujar Anugra.

​Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Umum Rian Aframa dan Bendahara Umum dr. Rizqi Wulandari, beserta jajaran pengurus BPC HIPMI Kerinci lainnya.

​Dukungan Pemerintah Daerah

​Bupati Kerinci, Monadi, S.Sos., M.Si., dalam arahannya memberikan apresiasi tinggi terhadap eksistensi HIPMI di Kerinci. Beliau menekankan pentingnya peran pengusaha muda sebagai motor penggerak ekonomi kreatif di Kabupaten Kerinci. Beliau berharap kolaborasi antara HIPMI dan Pemerintah dapat terus ditingkatkan, terutama dalam menciptakan lapangan kerja dan inovasi bisnis lokal.

HIPMI Kerinci bersama Bupati Kerinci Monadi.(adz)

​Suasana Akrab di Cafe Noka

​Lokasi acara di Cafe Noka menambah suasana menjadi lebih santai dan akrab. Dengan latar belakang dekorasi artistik dan spanduk bertema "Pererat Silaturahmi, Perkuat Sinergi Untuk Pembangunan Kerinci", diskusi antara para pengusaha muda dan jajaran pemerintah berlangsung mengalir hingga waktu berbuka tiba.

​Acara ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah, menandai komitmen bersama untuk terus berkontribusi bagi pembangunan Kabupaten Kerinci ke depannya.(Adz)

THR Pensiunan Sudah Cair, Gaji April Segera Ditransfer PT Taspen, Gaji 13 Cair bulan Juni

THR Pensiunan Sudah Cair, Gaji April PNS Segera Ditransfer PT Taspen, Gaji 13 Cair Juni.(Ilustrasi)

JAKARTA – Setelah pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) pada awal Maret 2026, para pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) kini bersiap menerima pembayaran gaji bulanan April 2026 yang akan disalurkan melalui PT Taspen.

Pembayaran THR bagi pensiunan sebelumnya mulai disalurkan sejak 5 Maret 2026 melalui kantor bayar pensiun masing-masing. Kebijakan ini merupakan bagian dari program pemerintah dalam memberikan dukungan finansial kepada aparatur negara yang telah memasuki masa pensiun.

PT Taspen menyampaikan bahwa penyaluran dana dilakukan secara bertahap langsung ke rekening penerima sehingga para pensiunan diimbau untuk memantau rekening masing-masing.

Besaran Gaji Mengacu Aturan Pemerintah

Besaran gaji pensiunan PNS yang diterima setiap bulan mengacu pada ketentuan yang tercantum dalam Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2024 mengenai gaji pokok pensiunan aparatur sipil negara.

Secara umum, nominal gaji pensiun berbeda-beda tergantung golongan terakhir saat pegawai masih aktif bekerja.

Golongan I

Ia: Rp1.748.100 – Rp1.962.200

Ib: Rp1.748.100 – Rp2.077.300

Ic: Rp1.748.100 – Rp2.165.200

Id: Rp1.748.100 – Rp2.256.700

Golongan II

IIa: Rp1.748.100 – Rp2.833.900

IIb: Rp1.748.100 – Rp2.953.800

IIc: Rp1.748.100 – Rp3.078.700

IId: Rp1.748.100 – Rp3.208.800

Golongan III

IIIa: Rp1.748.100 – Rp3.558.800

IIIb: Rp1.748.100 – Rp3.709.200

IIIc: Rp1.748.100 – Rp3.866.100

IIId: Rp1.748.100 – Rp4.029.600

Golongan IV

IVa: Rp1.748.100 – Rp4.200.000

IVb: Rp1.748.100 – Rp4.377.800

IVc: Rp1.748.100 – Rp4.562.900

IVd: Rp1.748.100 – Rp4.755.900

IVe: Rp1.748.100 – Rp4.957.100

Gaji ke-13 Dijadwalkan Cair Juni

Selain THR dan gaji bulanan, pemerintah juga memastikan adanya tambahan penghasilan berupa gaji ke-13 bagi aparatur negara termasuk pensiunan.

Kebijakan tersebut diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 13 Tahun 2026 yang mengatur mekanisme pembayaran tunjangan aparatur negara.

Gaji ke-13 dijadwalkan mulai dicairkan pada Juni 2026, bertepatan dengan kebutuhan masyarakat menjelang tahun ajaran baru sekolah.

Dana Disalurkan Langsung ke Rekening

Dalam proses penyalurannya, pemerintah menggunakan sistem administrasi berbasis digital untuk mempermudah perhitungan serta memastikan transparansi pembayaran.

Bagi pensiunan PNS, penyaluran dana dilakukan melalui PT Taspen, sedangkan untuk pensiunan TNI dan Polri dilakukan oleh PT Asabri.

Dengan adanya kebijakan ini, pemerintah berharap para pensiunan dapat lebih terbantu dalam memenuhi kebutuhan ekonomi, terutama menjelang dan setelah perayaan Idul Fitri 2026.(Adz/mpc)

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs