Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Kerinci dan Jajaran Gelar Aksi Kemanusiaan Donor Darah

KERINCI – Menyambut Hari Bhayangkara ke-80 yang jatuh pada 1 Juli 2026, Kepolisian Resor (Polres) Kerinci menggelar aksi sosial donor darah secara massal. Kegiatan kemanusiaan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Kerinci, AKBP Ramadahil, S.H., S.I.K., M.H., bertempat di Aula Mapolres Kerinci.

Aksi donor darah ini diikuti dengan antusias oleh Wakapolres Kerinci KOMPOL Gumuntar Aritonang, S.H., M.H., Kabag Ops Polres Kerinci AKP Edy Mardi, S.E., M.M., serta seluruh Pejabat Utama (PJU), para perwira, dan jajaran personel Polres Kerinci.

Sinergi untuk Kemanusiaan

Kapolres Kerinci, AKBP Ramadahil, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian nyata Polri, khususnya Polres Kerinci, terhadap sesama. Donor darah ini juga bertujuan untuk membantu menjaga ketersediaan atau stok darah di Palang Merah Indonesia (PMI) guna menyuplai kebutuhan rumah sakit di wilayah Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh.

"Hari Bhayangkara bukan hanya momentum perayaan bagi institusi Polri, melainkan juga momen untuk meneguhkan kembali komitmen kami dalam melayani dan membantu masyarakat. Setetes darah yang kita donorkan hari ini sangat berarti bagi keselamatan jiwa sesama," ujar AKBP Ramadahil.

Jalani Protokol Kesehatan dan Skrining Ketat

Sebelum melakukan donor darah, seluruh peserta—termasuk Kapolres, Wakapolres, dan Kabag Ops—wajib menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan awal (skrining) yang dilakukan oleh tim medis. Pemeriksaan tersebut meliputi:

  • Pengecekan tekanan darah (tensi).
  • Pemeriksaan kadar hemoglobin (HB).
  • Wawancara riwayat kesehatan guna memastikan darah yang didonorkan benar-benar sehat dan aman.

Suasana kebersamaan dan kekeluargaan tampak kental selama acara berlangsung. Sinergi antara pimpinan dan anggota dalam menyumbangkan darahnya ini diharapkan dapat memotivasi instansi lain serta masyarakat luas untuk rutin melakukan donor darah.

Melalui kegiatan donor darah di usia yang ke-80 ini, Polres Kerinci berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban (Kamtibmas), tetapi juga dalam aksi-aksi sosial dan kemanusiaan.(*Adz)

Tindak Tegas Penyalahgunaan BBM, Satreskrim Polres Kerinci Amankan Pelaku “Pelangsir” Pertalite

 

Merdekapost.com – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kerinci bergerak cepat dalam menindaklanjuti atensi pimpinan terkait pengawasan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi. Hasilnya, petugas berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan BBM jenis Pertalite di wilayah Kecamatan Pesisir Bukit, Kota Sungai Penuh.

​Dalam operasi yang dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Kerinci, petugas mengamankan seorang pria berinisial RS (28), warga Desa Koto Dua, Sungai Liuk, yang diduga kuat melakukan praktik “pelangsiran” BBM.

​Kasat Reskrim Polres Kerinci menjelaskan bahwa pengungkapan ini berawal dari adanya laporan masyarakat terkait kecurigaan aktivitas pengisian BBM yang tidak wajar di SPBU Sungai Liuk pada Senin (8/6/2026).

​“Menindaklanjuti informasi tersebut, tim opsnal melakukan penyelidikan di lapangan. Kami menemukan pelaku melakukan pelangsiran BBM jenis Pertalite menggunakan sepeda motor yang telah dimodifikasi tangkinya,” ujar Kasat Reskrim.

​Modus operandi yang dijalankan pelaku adalah dengan mengisi BBM Pertalite di SPBU menggunakan sepeda motor bertangki besar secara berulang. Setelah tangki penuh, BBM tersebut kemudian disalin ke dalam jerigen untuk dikumpulkan di dalam satu unit mobil jenis Grandmax sebelum akhirnya dijual kembali kepada pengecer.

​Dari tangan pelaku, petugas mengamankan sejumlah barang bukti berupa:

​1 unit sepeda motor Yamaha Vixion.

​1 unit sepeda motor Suzuki Thunder.

​1 unit mobil Grandmax yang memuat 18 jerigen berisi BBM Pertalite.

​Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 55 UU No. 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, sebagaimana diubah dalam Pasal 40 angka 9 UU No. 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Perpu Cipta Kerja menjadi Undang-Undang. Saat ini, proses penyidikan masih terus berjalan dengan melengkapi administrasi penyidikan (mindik) dan alat bukti.

​Kasat Reskrim menegaskan bahwa Polres Kerinci tidak akan memberikan ruang bagi oknum yang mencoba mencari keuntungan pribadi dengan melakukan penimbunan atau penyalahgunaan BBM bersubsidi.

​“Instruksi pimpinan jelas, kami akan terus melakukan patroli 24 jam dan memantau SPBU di seluruh jajaran. Kami mengimbau kepada masyarakat dan pengecer agar mematuhi aturan pemerintah mengenai distribusi BBM. Tindakan tegas akan diambil bagi siapa saja yang terbukti melakukan pelanggaran hukum di bidang migas,” tegasnya.

​Pihak kepolisian juga mengajak masyarakat untuk aktif melapor jika menemukan indikasi kecurangan dalam distribusi BBM di wilayah hukum Polres Kerinci melalui layanan kepolisian yang tersedia. (*)

Satreskrim Polres Kerinci Resmi Limpahkan Tersangka dan Barang Bukti Kasus BBM Subsidi Ilegal ke Kejari Sungai Penuh

 

Merdekapost.com – Unit Tipidter Sat Reskrim Polres Kerinci resmi melaksanakan Penyerahan Tersangka dan Barang Bukti (Tahap II) terkait kasus dugaan penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi kepada Kejaksaan Negeri Sungai Penuh pada Senin (08/06/2026).

​Pelimpahan ini dilakukan setelah berkas perkara dinyatakan lengkap (P21) oleh pihak Kejaksaan.

​Kronologi dan Dasar Hukum

​Kasus ini bermula dari penindakan yang dilakukan oleh personel Polres Kerinci pada hari Kamis, 9 April 2026 lalu, sekira pukul 15.30 WIB di Desa Air Teluh, Kecamatan Kumun Debai, Kota Sungai Penuh.

​Tersangka atas nama SUPARDI Alias PAK INDAH Bin MARZUKI (53), seorang petani asal Desa Air Teluh, diduga kuat melakukan tindak pidana penyalahgunaan pengangkutan dan/atau niaga BBM yang disubsidi pemerintah, atau penampungan barang yang diduga hasil tindak pidana (penadahan).

​Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan:

​Kesatu: Pasal 55 UU No. 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, sebagaimana telah diubah dengan Pasal 40 Angka 9 UU No. 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Perpu No. 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja Menjadi Undang-Undang.

​Atau Kedua: Pasal 591 huruf a UU RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

​Pelaksanaan Tahap II

​Proses penyerahan dipimpin langsung oleh Kanit Tipidter beserta tim penyidik/penyidik pembantu Polres Kerinci, antara lain:

​IPDA Surya Dinata, S.Tr.K.

​AIPTU Witran, S.H.

​BRIPKA Jimi Putra, S.E.

​BRIPTU Lindi Pianos

​BRIPTU Andes Darmawan, S.E.

​Tersangka dan barang bukti diterima langsung oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Sungai Penuh, Nanda, S.H., bertempat di Kantor Kejaksaan Negeri Sungai Penuh.

​"Pelaksanaan Tahap II ini merupakan bentuk komitmen Polres Kerinci dalam menegakkan hukum, khususnya mengawal pendistribusian BBM subsidi agar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan oleh pihak yang mencari keuntungan pribadi," ujar perwakilan Sat Reskrim Polres Kerinci.

​Seluruh rangkaian kegiatan penyerahan tersangka dan barang bukti berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. Dengan diserahkannya tersangka dan barang bukti ini, maka tanggung jawab penanganan perkara selanjutnya beralih ke pihak Kejaksaan untuk segera disidangkan. (*)

Torehkan Prestasi Gemilang, Polres Kerinci Borong Juara di Rakernis Fungsi Humas Polda Jambi 2026

 


Merdekapost.com – Sie Humas Polres Kerinci berhasil menorehkan prestasi luar biasa dalam ajang Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Fungsi Humas Polda Jambi Tahun 2026. Tidak tanggung-tanggung, Polres Kerinci sukses memborong penghargaan bergengsi berkat keaktifan, kreativitas, dan performa unggul mereka di dunia digital serta media sosial.

Sebagaimana terlihat dalam dokumentasi resmi publikasi di 96693.jpg dan 96417.jpg, Polres Kerinci berhasil membawa pulang dua penghargaan utama sekaligus, yaitu:

Juara I Aplikasi PID (Pengelolaan Informasi dan Dokumentasi)

Juara I Aplikasi Multi Media

Penghargaan ini diberikan atas dedikasi dan konsistensi Sie Humas Polres Kerinci dalam memposting berbagai kegiatan positif kepolisian guna mewujudkan citra Polri yang positif dan terpercaya di tengah masyarakat.

Unggul dalam Keaktifan Media Sosial

Berdasarkan data yang dirilis pada layar utama saat acara berlangsung (seperti yang diabadikan pada 96460.jpg), Polres Kerinci menduduki peringkat pertama dalam kategori Keaktifan Sie Humas Polres dalam Memposting Kegiatan Positif di Media Sosial dengan capaian luar biasa sebanyak 9.967 link. Angka ini jauh mengungguli Polres Tanjung Jabung Barat di posisi kedua (8.2... link) dan Polres Merangin di posisi ketiga (4.1... link).

Selain itu, dalam kategori Keaktifan Pengisian SPIT (Sistem Pengelolaan Informasi Terpadu) dan Media Hub, perwakilan Polres Kerinci juga tampil maksimal saat menerima penghargaan langsung di atas panggung (96468.jpg).

Dibekali Strategi Komunikasi Modern

Rangkaian acara Rakernis ini tidak hanya menjadi ajang pemberian penghargaan, melainkan juga ruang peningkatan kapasitas personel. Seluruh perwakilan Humas dari berbagai Polres jajaran Polda Jambi tampak hadir dan mengikuti jalannya kegiatan dengan khidmat (96485.jpg).

Salah satu sesi krusial dalam Rakernis ini adalah pembekalan materi mengenai "Public Speaking and Media Handling" yang disampaikan oleh Dr. Mochammad Farisi, LL.M. (96446.jpg). Materi ini mengupas tuntas strategi komunikasi efektif di era digital guna membangun kepercayaan publik, mengelola krisis komunikasi, serta memperkuat interaksi dua arah yang empati dengan masyarakat.

Dengan komitmen "Humas Siap, Informasi Kuat, Citra Positif", capaian gemilang di Rakernis 2026 ini diharapkan menjadi pemicu semangat bagi Polres Kerinci untuk terus mengoptimalkan komunikasi publik demi mewujudkan Humas Polri Presisi Indonesia Maju. (*)

Dukung Indonesia Emas, Satlantas Polres Kerinci Gelar Operasi Patuh Siginjai 2026 Mulai 8 Juni

 

Merdekapost.com – Dalam upaya mewujudkan kamseltibcarlantas yang kondusif serta mendukung visi Indonesia Emas, Satlantas Polres Kerinci mengumumkan akan segera menggelar Operasi Kepolisian Terpusat dengan sandi “Patuh Siginjai 2026”. Operasi ini dijadwalkan berlangsung selama dua pekan, mulai dari tanggal 8 hingga 21 Juni 2026.

Kapolres Kerinci melalui Kasatlantas IPTU Sujarwo, S.A.P., menegaskan bahwa operasi ini mengedepankan tindakan preemtif dan preventif, namun tetap didukung penegakan hukum terhadap pelanggaran lalu lintas kasat mata.

“Tujuan utama Operasi Patuh Siginjai 2026 ini bukan semata-mata penindakan, melainkan untuk meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas, menurunkan angka kecelakaan, serta fatalitas korban laka lantas di wilayah hukum Polres Kerinci,” ujar IPTU Sujarwo, S.A.P.

Terdapat delapan sasaran pelanggaran prioritas yang menjadi fokus perhatian petugas selama operasi berlangsung, di antaranya:

Pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm SNI.

Pengemudi mobil yang tidak menggunakan sabuk keselamatan (safety belt).

Menggunakan ponsel saat berkendara.

Melawan arus lalu lintas.

Berkendara di bawah umur.

Melebihi batas kecepatan.

Kendaraan yang tidak sesuai spesifikasi teknis (seperti penggunaan knalpot brong).

Pengendara yang tidak memiliki atau membawa SIM dan STNK.

Menjelang dimulainya operasi, Kasatlantas IPTU Sujarwo, S.A.P., memberikan imbauan khusus kepada seluruh lapisan masyarakat, khususnya warga Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh.

“Kepada seluruh pengendara, kami imbau untuk selalu melengkapi surat-surat kendaraan Anda sebelum bepergian. Patuhi aturan lalu lintas, hargai sesama pengguna jalan, dan hindari pelanggaran sekecil apa pun. Ingat, keselamatan Anda adalah prioritas kami. Mari kita wujudkan Indonesia Emas dengan tertib lalu lintas. Patuhi aturan, selamatkan nyawa,” pesan IPTU Sujarwo.

Melalui Ops Patuh Siginjai 2026 ini, diharapkan kesadaran masyarakat akan pentingnya tertib berlalu lintas semakin meningkat, menjadikan disiplin di jalan raya sebagai cermin budaya bangsa. (*)

Antisipasi Penyimpangan dan Kemacetan, Polres Kerinci Gelar Rakor Penertiban BBM Bersubsidi

 

Merdekapost.com – Dalam rangka menjaga stabilitas kamtibmas serta memastikan pendistribusian Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi tepat sasaran, Kepolisian Resor (Polres) Kerinci menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) lintas sektoral terkait penertiban BBM bersubsidi, Rabu (03/06/2026).

​Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.30 WIB di Ruang 110 Mapolres Kerinci ini dipimpin langsung oleh Kapolres Kerinci, AKBP Ramadhanil, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Wakapolres Kerinci Kompol Gumuntar Aritonang, S.H., M.H., serta Kabag Ops AKP Edi Maedi Siswoyo, S.E., M.M.

​Turut hadir dalam rakor tersebut perwakilan Disperindag Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci, perwakilan manajemen SPBU (Kumun, Pelayang Raya, dan Siulak), para Pejabat Utama (PJU) Polres Kerinci, Kapolsek Sungai Penuh, serta unsur TNI dari Sub Denpom Sungai Penuh dan Kompi 3 Batalyon B Sat Brimob Polda Jambi.

​Ketegasan Kapolres: Tindak Kendaraan Lansir dan Larang "Bekingan"

​Dalam arahannya, Kapolres Kerinci AKBP Ramadhanil menegaskan pentingnya sinergitas antarinstansi untuk menyamakan persepsi guna mengantisipasi kelangkaan solar dan penyalahgunaan barcode BBM.

​"Saya tegaskan, tidak ada lagi kendaraan yang melansir atau menggunakan tangki modifikasi saat pengisian BBM di SPBU. Pihak SPBU juga harus proaktif mencegah penyalahgunaan barcode, jangan sampai terlibat dalam tindak pidana tersebut," ujar AKBP Ramadhanil.

​Kapolres juga meminta Disperindag segera mengeluarkan Surat Edaran mengenai Standar Operasional Prosedur (SOP) pengisian BBM, serta mengingatkan seluruh personel dan instansi terkait untuk tidak terlibat dalam membekingi aktivitas ilegal BBM.

​Respons Keluhan Masyarakat: Soroti Mobil Mewah hingga Pungli Parkir

​Senada dengan Kapolres, Wakapolres Kerinci Kompol Gumuntar Aritonang memaparkan bahwa rakor ini digelar sebagai tindak lanjut atas banyaknya laporan masyarakat terkait antrean BBM yang memicu kemacetan lalu lintas, hingga adanya indikasi mobil mewah yang nekat mengonsumsi Bio Solar.

​"Sesuai regulasi, mobil mewah dilarang menggunakan Bio Solar. Kuota harian sudah diatur jelas, yakni maksimal 30 liter untuk kendaraan roda empat (R4) dan 60 liter untuk roda enam (R6). Jika ada oknum aparat, baik Polisi, TNI, maupun Pol PP yang bermain, akan kita proses hukum," tegas Kompol Gumuntar.

​Selain masalah kuota, rakor juga menyoroti keresahan masyarakat terkait kemacetan panjang di sekitar SPBU serta maraknya aksi premanisme berupa pungutan liar (pungli) parkir atau "garmo" di beberapa SPBU wilayah Kota Sungai Penuh. Menanggapi hal itu, Sat Lantas Polres Kerinci menegaskan akan segera memasang imbauan larangan parkir di area rawan macet sekitar SPBU.

​Lima Poin Penting Kesepakatan Bersama

​Rapat koordinasi yang berjalan dinamis ini menghasilkan 5 (lima) poin kesepakatan utama guna menciptakan ketertiban di lapangan, antara lain:

​Sinkronisasi Data UMKM: Dinas Koperasi dan Dinas Ketahanan Pangan akan berkoordinasi dengan Sat Intelkam Polres Kerinci untuk melakukan pendataan ulang dan perizinan bagi UMKM penerima Bio Solar dari nol (clear data).

​Penolakan Tangki Modifikasi: Pihak SPBU berkomitmen menolak keras pengisian BBM bagi kendaraan dengan tangki yang telah dimodifikasi.

​Pembentukan Tim Pengawas Terpadu: Masing-masing 1 (satu) personel perwakilan dari Sat Samapta, Polsek Sungai Penuh, Sub Denpom, dan Kompi B Brimob akan ditempatkan untuk mengawal dan menertibkan pendistribusian BBM di tiap SPBU.

​Manajemen Lalu Lintas: Pihak SPBU wajib intens berkoordinasi dengan Sat Lantas Polres Kerinci untuk mengurai potensi kemacetan di sekitar SPBU.

​Surat Edaran Bersama: Pemerintah Kota Sungai Penuh dan Pemerintah Daerah Kabupaten Kerinci diharapkan segera menerbitkan Surat Edaran (SE) resmi terkait SOP pengisian BBM di SPBU.

​Acara berakhir pada pukul 11.50 WIB dalam situasi yang aman, tertib, dan kondusif. Melalui rakor ini, Polres Kerinci bersama seluruh stakeholder berkomitmen penuh untuk menghadirkan rasa keadilan bagi masyarakat dalam mengakses BBM bersubsidi. (*)

Kecelakaan Maut di Jalan Telago Pulau Tengah, Penjual Telur Keliling Terkapar Dihantam Truk Box

 


Merdekapost.com – Kecelakaan lalu lintas tragis kembali terjadi di ruas Jalan Raya Desa Telago, Pulau Tengah. Peristiwa naas ini melibatkan sebuah mobil truk box/container bernomor polisi B 9525 SCR dengan sepeda motor matic bernomor polisi BH 4226 RJ yang dikendarai oleh seorang penjual telur keliling.

​Berdasarkan dokumentasi foto di lokasi kejadian (86631.jpg, 86637.jpg, dan 86634.jpg), kerasnya benturan membuat kendaraan roda dua milik korban masuk ke kolong bagian samping truk dan mengalami kerusakan parah. Ratusan butir telur dagangan korban yang dimuat di dalam keranjang kayu tampak hancur berantakan di tepi jalan (86631.jpg).

​Korban yang mengenakan jaket pelindung dan helm merah tampak terkapar di aspal tepat di samping ban depan truk dengan kondisi luka berat dan pendarahan di bagian kaki serta tubuhnya (86637.jpg). Warga sekitar yang berada di lokasi langsung berkerumun mencoba memberikan pertolongan pertama dan mengamankan arus lalu lintas di sekitar TKP agar tidak menimbulkan kemacetan panjang.

​Kapolres Kerinci melalui Kasat Lantas Iptu Into Sujarwo S.A.P. saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa kecelakaan lalu lintas tersebut. Pihak Satlantas Polres Kerinci langsung bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), mengamankan barang bukti truk box dan sepeda motor korban, serta mengevakuasi korban ke fasilitas medis terdekat.

​"Petugas kami sudah berada di lapangan untuk melakukan penanganan, mengumpulkan keterangan dari para saksi, serta mengamankan pengemudi truk guna proses penyelidikan lebih lanjut terkait kronologi pasti kecelakaan," ungkap Iptu Into Sujarwo.

​Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih mendalami penyebab terjadinya tabrakan. Kasat Lantas juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan yang melintasi jalur Pulau Tengah agar selalu meningkatkan kewaspadaan, menjaga kecepatan berkendara, dan saling menghormati sesama pengguna jalan guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. (*)

Salah Jalan dan Putar Balik, Truk Muatan Kopi Amblas di Gorong-Gorong: Satlantas Polres Kerinci Gerak Cepat Amankan Lalu Lintas

 


Merdekapost.com – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kerinci menunjukkan respons cepat dalam mengantisipasi kemacetan parah di wilayah hukumnya. Sebuah insiden kecelakaan tunggal yang melibatkan truk bermuatan biji kopi sempat mengancam kelancaran arus lalu lintas di kawasan Jalan Pancasila, Lawang Agung, Kecamatan Pondok Tinggi, Kota Sungai Penuh.

Kronologi Kejadian

Berdasarkan pemantauan di lapangan, peristiwa ini bermula ketika pengemudi truk berwarna hijau tersebut salah mengambil jalur saat hendak menuju ke arah jembatan layang. Sadar telah salah jalan, sang sopir kemudian berinisiatif untuk memutar balik kendaraannya.

Nahas, saat melakukan manuver putar balik, bobot truk yang besar ditambah muatan penuh biji kopi membuat gorong-gorong di pinggir jalan tidak mampu menahan beban hingga akhirnya amblas. Bagian roda belakang truk pun terperosok, membuat posisi kendaraan miring dan menutup sebagian badan jalan.

Aksi Sigap Personel Sejak Pagi

Mengantisipasi terjadinya penumpukan kendaraan, personel Satlantas Polres Kerinci sudah bersiaga dan berjaga di lokasi kejadian sejak pagi hari, seperti yang terlihat pada dokumentasi foto 85693.jpg. Kehadiran petugas sejak awal terbukti ampuh mencegah terjadinya gridlock atau macet total di jalur tersebut.

Hingga sore menjelang petang, situasi di lokasi terus dipantau secara ketat. Petugas piket Penjadwalan dan Pengaturan Lalu Lintas (Gatur Lalin) tetap tegak berdiri di lokasi guna melakukan sistem buka-tutup jalur dan mengarahkan para pengendara mobil maupun motor agar dapat melintas dengan aman (sebagaimana terekam dalam foto 85701.jpg, 85721.jpg, dan 85723.jpg).

Proses Evakuasi Sedang Berlangsung

Hingga berita ini diturunkan, truk bermuatan biji kopi tersebut masih dalam proses evakuasi oleh petugas dibantu warga setempat. Personel polisi memastikan akan tetap berada di lokasi hingga kendaraan berhasil diangkat dan arus lalu lintas kembali normal sepenuhnya.

Iptu  Into sujarwo  S,A,P Kasat Lantas  Polres Kerinci mengimbau kepada para pengguna jalan, khususnya pengemudi kendaraan bertonase besar, untuk lebih berhati-hati dan memastikan rute jalan yang aman sebelum melintas demi keselamatan bersama. (*)

Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Kabag Ops Polres Kerinci Pimpin Apel Kesiapsiagaan Malam Idul Adha

 

Merdekapost.com – Guna memastikan situasi kamtibmas tetap aman, kondusif, dan tertib menjelang perayaan Hari Raya Idul Adha, Kepolisian Resor (Polres) Kerinci menggelar Apel Kesiapsiagaan pengamanan pada malam takbiran.

Kegiatan apel yang dilaksanakan di area terbuka pusat keramaian ini dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Kerinci, Kompol Edi Mardi Siswoyo, S.E., M.M., dan diikuti oleh jajaran personel gabungan yang terdiri dari Satuan Lalu Lintas (Satlantas), Satuan Intelkam, Satuan Reskrim, Samapta, serta unsur terkait lainnya.

Dalam arahannya, Kabag Ops Polres Kerinci menekankan pentingnya kewaspadaan dini dan pelayanan prima kepada masyarakat. Personel diminta untuk mengantisipasi potensi kemacetan lalu lintas, aksi balap liar, hingga gangguan keamanan lainnya yang biasa rawan terjadi pada malam perayaan hari besar keagamaan.

"Malam ini kita melaksanakan apel kesiapsiagaan untuk memastikan seluruh personel siap mengamankan jalannya malam perayaan Idul Adha. Fokus utama kita adalah memberikan rasa aman bagi masyarakat yang merayakan, menjaga kelancaran arus lalu lintas, serta mencegah terjadinya tindak kriminalitas," ujar Kompol Edi Mardi saat memberikan instruksi kepada barisan personel.

Fokus Pengamanan dan Cara Bertindak (CB)

Untuk memaksimalkan jalannya pengamanan, Polres Kerinci menerapkan beberapa skema dan penempatan personel secara strategis:

Plotting Personel di Titik Rawan: Menempatkan anggota di persimpangan jalan utama, pusat perbelanjaan, dan area publik yang rawan kemacetan atau kerumunan.

Patroli Mobile secara Intensif: Melakukan patroli berskala besar di wilayah hukum Polres Kerinci guna menyisir potensi gangguan kamtibmas.

Himbauan Humanis: Mengajak masyarakat untuk melakukan perayaan malam Idul Adha dengan tertib, menjaga keselamatan berkendara, serta tetap mematuhi aturan yang berlaku.

Usai pelaksanaan apel, seluruh personel langsung bergerak menuju pos dan titik plotting masing-masing untuk memulai giat pengamanan malam. Pelaksanaan apel kesiapsiagaan ini berjalan dengan lancar, aman, dan tertib, memperlihatkan kesiapan penuh Polres Kerinci dalam menjaga kedamaian di malam suci Idul Adha. (*)

Pengusaha Cafe dan Billyard di Sungai Penuh-Kerinci di Laporkan ke Polisi, Dugaan Penipuan Berkedok Investasi

Pengusaha Cafe dan Billyard terbesar di Sungai Penuh-Kerinci berinisial J di Laporkan ke Polisi, kasus Dugaan Penipuan Berkedok Investasi. (Adz)

SUNGAI PENUH, MERDEKAPOST.COM - Salah seorang pengusaha Cafe dan Bilyard di Kota Sungai Penuh berinisial J dilaporkan ke Polres Kerinci atas dugaan penipuan berkedok investasi

Informasi yang diperoleh dari pelapor berinisial PA (28) menyebutkan bahwa dirinya didampingi kuasa hukumnya telah melaporkan secara resmi ke Polres Kerinci terkait dugaan penipuan yang menimpanya 

Kuasa hukumnya, Irawadi Uska, S.H, M.H menjelaskan bahwa kliennya menjadi korban dugaan penipuan berkedok Investasi, kejadian ini sudah resmi dilaporkan ke Polres Kerinci dengan nomor : STTPL/B/60/V/2026/SPKT/POLRES KERINCI/POLDA JAMBI Tertanggal 25 Mei 2026.

Kronologis Singkat Kejadian

Menurut Irawadi, Bermula pada bulan Juli 2025 saat itu Kliennya Ibu PA (28) melihat di akun Facebook JA sedang mencari orang yang mau berinvestasi ke usaha miliknya dengan profit 5% (lima persen) dari modal yang di investasikan, Ibu PA berminat dan ikut berinvestasi dengan modal sebanyak Rp 200 Juta dan profit sesuai kontrak kerja yang disepakati adalah 5% atau senilai Rp 10 Juta per-bulannya selama 6 (enam) bulan.

"Profit bulan pertama dibayarkan sebesar 10 Juta, namun untuk bulan berikutnya tidak pernah dibayarkan lagi, bahkan Si Pengusaha J menyatakan tidak bisa membayar profit tersebut dikarenakan ada permasalahan dan berbagai alasan. dan dia berjanji akan mengembalikan uang modal yang disetorkan Rp 200 Juta itu".

Dilanjutkan Irawadi, "alih-alih dapat untung, Hingga saat ini uang (Modal) yang disetorkan Kliennya PA tak kunjung dibayarkan (dikembalikan) meski sudah berkali-kali ditanyakan, namun sampai saat ini modal kami tidak pernah dikembalikan oleh Sdr J tersebut" Ujarnya. 

Atas dasar itulah dikarenakan merasa dirugikan maka PA melaporkan ke Polres Kerinci untuk ditindak lanjuti

Lanjut Irawadi, ternyata selain ibu PA, saat ini sudah ada 5 orang yang melaporkan kepada kami dan minta didampingi secara hukum, kuat dugaan masih ada beberapa orang lagi yang ikut berinvestasi, ada yang 100 juta, 90 juta macam-macam jumlahnya", Pungkas Irawadi.(Adz)

Kapolsek Sitinjau Laut Iptu Sigit Purwanto Pimpin Upacara Hari Kebangkitan Nasional ke-118 Tahun 2026

 

Merdekapost.com – Dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 tahun 2026, jajaran Pemerintah Kecamatan Sitinjau Laut bersama unsur Forkopimcam menggelar upacara bendera khidmat. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Kantor Camat Sitinjau Laut, Kabupaten Kerinci, pada Rabu (20/5/2026).

Bertindak selaku Inspektur Upacara (Pembina Upacara) adalah Kapolsek Sitinjau Laut, Iptu Sigit Purwanto, S.Kom., M.S. Dalam amanatnya, Kapolsek mengajak seluruh elemen masyarakat dan instansi pemerintahan untuk merefleksikan semangat perjuangan bangsa guna meningkatkan kinerja, kedisiplinan, serta pelayanan prima kepada masyarakat demi kemajuan daerah.

"Semangat Kebangkitan Nasional harus kita implementasikan secara nyata dalam tugas sehari-hari. Sinergitas antara TNI, Polri, pemerintah kecamatan, hingga pemerintah desa adalah kunci utama dalam menjaga kondusifitas dan mendorong pembangunan di Kecamatan Sitinjau Laut," ujar Iptu Sigit Purwanto dalam sambutannya.

Kehadiran Unsur Lintas Sektoral

Upacara peringatan ini diikuti oleh berbagai unsur pimpinan vertikal dan aparatur pemerintahan di tingkat kecamatan serta desa. 

Hadir dalam kegiatan tersebut:

Sekretaris Camat (Sekcam) Sitinjau Laut: Setyaweni, S.E.

TNI: Babinsa Serma Ade S.

Jajaran Polsek Sitinjau Laut:

Kanit Provos: Aiptu Julis Purwanto

Kanit Sabhara: Aiptu Romi Dalmaira

Kanit Binmas: Aiptu Jupman Hadi

Aparatur Sipil: Seluruh staf dan pegawai Kantor Camat Sitinjau Laut (STL).

Pemerintahan Desa: Kepala Desa (Kades) serta Perangkat Desa se-Kecamatan Sitinjau Laut. (*)

Terungkap Lagi, 6 Tersangka beserta Puluhan Gram Sabu dan Ganja Diamankan Polres Kerinci

​KERINCI, MERDEKAPOST.COM – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kerinci berhasil melakukan pengungkapan kasus tindak pidana narkotika secara maraton di wilayah hukum Polres Kerinci dan Kota Sungai Penuh selama periode 04 hingga 07 Mei 2026. 

Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan enam orang tersangka yang terlibat dalam jaringan peredaran sabu dan ganja.

​Kapolres Kerinci menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat yang resah akan maraknya transaksi narkoba di lingkungan mereka.

​Rangkaian Penangkapan:

​1. Sinergi Kakak-Adik di Desa Talang Lindung (04 Mei 2026)

Tim Opsnal mengamankan dua pria berinisial FR (26) dan JZ (30) yang merupakan saudara kandung di pinggir jalan Desa Talang Lindung. Keduanya tertangkap tangan saat mencari paket sabu seberat 0,25 gram yang dibeli secara online dengan sistem "tempel" di bawah tutup botol minuman.

2. Penggerebekan di Mukai Mudik (06 Mei 2026)

Petugas melakukan penggerebekan di sebuah rumah di Desa Mukai Mudik dan mengamankan tersangka JE (43). Polisi menemukan 7 paket sabu seberat 1,60 gram yang disembunyikan dalam kotak permen di tumpukan pakaian. Tersangka mengaku mendapatkan barang tersebut dari seseorang berinisial A untuk diedarkan kembali.

3. Jaringan Bapak dan Anak di Sungai Ning (06 Mei 2026)

Dalam pengembangan kasus sebelumnya, polisi mengamankan MA (27) dan ayah kandungnya YR (46). MA diketahui berperan sebagai "kurir tempel" atas perintah bandar berinisial RT. Saat dilakukan penggeledahan di rumah tersangka dan penyisiran lokasi tempelan di daerah Kumun, petugas mengamankan total sabu seberat 1,66 gram serta timbangan digital. Mirisnya, sang ayah (YR) turut membantu anaknya dalam meletakkan paket-paket sabu tersebut ke lokasi pesanan.

​4. Pengungkapan Jaringan Lapas di Lawang Agung (07 Mei 2026)

Terbaru, pada Kamis dini hari, Tim Opsnal meringkus seorang mahasiswa berinisial AR (31) di kediamannya, Jl. Sriwijaya. Tersangka sempat mencoba membuang tas berisi narkoba ke atap bangunan tetangga. Petugas berhasil mengamankan barang bukti yang cukup signifikan yakni 4,2 gram sabu dan 1,4 gram ganja. Berdasarkan pengakuan tersangka, barang haram tersebut dipesan dari seorang narapidana di Lapas Kelas II B Padang berinisial FI seharga Rp6.200.000,-.

​Barang Bukti & Modus Operandi

​Secara keseluruhan, Polres Kerinci mengamankan belasan paket sabu, satu paket ganja, timbangan digital, alat hisap (bong), serta unit kendaraan bermotor dan handphone. Modus operandi yang digunakan para pelaku didominasi oleh transaksi online, di mana pembayaran dilakukan via transfer bank digital dan pengambilan barang menggunakan sistem "tempel/buang" di lokasi yang ditentukan melalui foto GPS.

​Ancaman Hukuman

​Para tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) dan/atau Pasal 112 ayat (1) atau Pasal 111 ayat (1) Undang-Undang RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, Jo UU RI No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP. Ancaman hukuman maksimal yang menanti adalah pidana penjara seumur hidup atau paling singkat 5 tahun penjara.

​Polres Kerinci mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk terus bersinergi memberikan informasi terkait penyalahgunaan narkoba demi mewujudkan wilayah Kerinci dan Sungai Penuh yang bersih dari narkotika.(​Humas Polres Kerinci)

Polres Kerinci Amankan Sekelompok Pemuda Terkait Dugaan Pengeroyokan di Desa Air Panas Baru

 

Merdekapost.com – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kerinci berhasil mengungkap dan mengamankan sejumlah pemuda yang diduga terlibat dalam tindak pidana kekerasan secara bersama-sama terhadap orang atau pengeroyokan. Insiden ini terjadi di kawasan Desa Air Panas Baru, Kecamatan Air Hangat, Kabupaten Kerinci.

Kronologis Kejadian

Peristiwa bermula saat korban bersama rekannya, N, dihubungi oleh salah satu terduga pelaku berinisial D. Pelaku mengajak korban untuk bertemu di jalan Desa Air Panas Baru dengan alasan ingin menyelesaikan sebuah permasalahan yang ada di antara mereka.

Namun, niat baik korban untuk menyelesaikan masalah tersebut justru berujung nahas. Setibanya di lokasi yang telah disepakati, pelaku D ternyata tidak sendirian; ia sudah menunggu bersama gerombolan temannya.

"Begitu korban dan saksi (N) turun dari sepeda motor, mereka langsung diserang dan dipukul secara membabi buta oleh pelaku D dan teman-temannya," ujar pihak kepolisian saat memberikan keterangan awal.

Pasca Kejadian dan Laporan Polisi

Setelah melakukan aksi kekerasan tersebut, para pelaku langsung melarikan diri dari tempat kejadian perkara (TKP). Sementara itu, korban yang mengalami sejumlah luka akibat pengeroyokan tersebut segera dilarikan ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.

Tidak terima atas perlakuan para pelaku, korban kemudian mendatangi Mako Polres Kerinci untuk membuat laporan resmi.

Tindakan Kepolisian

Merespons laporan tersebut, pihak Kepolisian segera melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan para terduga pelaku. Saat ini, para pelaku beserta barang bukti telah berada di Polres Kerinci untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut guna mempertanggungjawabkan perbuatan mereka.

Para pelaku terancam dijerat dengan Pasal 170 KUHP tentang tindak pidana kekerasan secara bersama-sama di muka umum terhadap orang atau barang, dengan ancaman hukuman penjara yang berlaku. (*)

Polres Kerinci Amankan Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan di Koto Keras

 

Merdekapost.com – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kerinci bersama Polsek Sungai Penuh berhasil mengamankan dua orang pemuda yang diduga melakukan tindak pidana Pencurian dengan Kekerasan (Curas). Peristiwa ini terjadi di RT. 04 Desa Koto Keras, Kecamatan Pesisir Bukit, Kota Sungai Penuh pada Kamis malam (16/04/2026).

​Kapolres Kerinci melalui Kasat Reskrim mengonfirmasi bahwa kedua terduga pelaku yang diamankan adalah IN (19) dan RI (21), keduanya merupakan warga Desa Sungai Liuk. Sementara itu, satu rekan pelaku lainnya berinisial H berhasil melarikan diri dan kini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

​Kronologis Kejadian

Peristiwa bermula sekira pukul 23.00 WIB saat korban, seorang pedagang bernama Emi Desrita Yanti (52), terbangun di kamarnya untuk ke kamar mandi. Korban melihat jendela kamarnya sedikit terbuka dan mendapati seorang laki-laki bersembunyi di bawah tempat tidur.

​Menyadari aksinya diketahui, pelaku menyerang korban menggunakan senjata tajam jenis pisau lipat. Korban sempat melakukan perlawanan dengan menepis senjata tersebut yang mengakibatkan luka robek pada jari tengah tangan kiri. Pelaku juga berupaya menarik kalung korban hingga menyebabkan luka di bagian dada dan leher.

​Mendengar teriakan minta tolong dari korban, pelaku panik dan nekat melompat dari jendela lantai 2 rumah korban. Akibatnya, pelaku terjatuh dan pingsan di lokasi kejadian, sehingga langsung diamankan oleh warga sekitar yang berkumpul di lokasi.

​Tindakan Kepolisian

Piket SPK Polsek Sungai Penuh dan Satreskrim Polres Kerinci yang menerima laporan warga segera menuju tempat kejadian perkara (TKP). Korban langsung dilarikan ke RSUD Mayjen H.A. Thalib untuk mendapatkan perawatan medis intensif akibat luka senjata tajam.

​"Saat ini, kedua pelaku beserta barang bukti berupa satu buah pisau lipat kecil telah diamankan di Mapolres Kerinci untuk proses penyidikan lebih lanjut. Kami juga tengah melakukan pengejaran terhadap satu pelaku lainnya yang identitasnya sudah kami kantongi," ujar Kasat Reskrim dalam laporannya.

​Polres Kerinci mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dan segera melaporkan jika melihat aktivitas mencurigakan di lingkungannya guna menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif. (*)

Terungkap Saat Sidang Dugaan Perusakan: Ternyata Bollard Hibah dari Rekanan, Status Aset Dipertanyakan!

Terungkap Saat Sidang perdana dugaan perusakan: Ternyata Bollard Hibah dari Rekanan, Status Aset Dipertanyakan. (Adz)

SUNGAI PENUH, MERDEKAPOST.COM – Fakta baru muncul dalam sidang perdana terdakwa Fahruddin di Pengadilan Negeri Sungai Penuh, Rabu (15/4), dalam perkara dugaan perusakan bollard (Pembatas jalan)  di depan Gedung Nasional, Sungai Penuh.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Yoga Muhammad Afdhal, SH membacakan dakwaan dan memaparkan keterangan saksi dari Dinas PUPR Kota Sungai Penuh, Khalik Munawar. 

Dalam persidangan, JPU menyampaikan bahwa Khalik Munawar menyebut bollard dalam perkara tersebut berasal dari hibah seorang berinisial M kepada Dinas PUPR.

Pernyataan itu langsung menarik perhatian pengunjung sidang dan awak media yang hadir di ruang persidangan. Mereka mempertanyakan mekanisme hibah tersebut karena menduga pemberi hibah merupakan rekanan proyek yang ikut terlibat dalam pekerjaan infrastruktur.

Baca Juga: Sidang Perdana: Fahrudin Bantah Dakwaan Perusakan Bollard Jalan Depan Gedung Nasional

Sejumlah pengunjung sidang menilai skema hibah tersebut janggal. Mereka juga mendesak pemerintah menjelaskan secara terbuka prosedur serta dasar hukum pemberian barang dari rekanan kepada aparatur dinas.

“Biasanya pemerintah memberikan hibah kepada masyarakat, bukan sebaliknya. Kondisi ini perlu penjelasan terbuka,” ujar salah satu pengunjung sidang.

Terdakwa Fahruddin juga menanggapi keterangan tersebut di persidangan. Ia menegaskan dirinya belum pernah menerima penjelasan resmi terkait dugaan hibah bollard dari rekanan kepada Dinas PUPR. Ia juga menyebut informasi itu tidak pernah muncul dalam forum resmi DPRD, termasuk saat hearing bersama Dinas PUPR.

“Kalau memang ada hibah, mengapa tidak muncul saat hearing DPRD? Mengapa baru muncul dalam dakwaan sekarang? Setelah isu bollard ini viral dan muncul dugaan bukan aset Pemkot, baru keterangan hibah muncul. Hal ini menimbulkan pertanyaan,” kata Fahruddin.

Fahruddin meminta aparat penegak hukum menelusuri status serta asal-usul bollard tersebut agar perkara ini menjadi jelas dan tidak menimbulkan tafsir berbeda di publik.

Majelis hakim Pengadilan Negeri Sungai Penuh menjadwalkan sidang lanjutan pada 20 April 2026 dengan agenda pemeriksaan saksi. Jaksa menghadirkan saksi dari Dinas PUPR Kota Sungai Penuh untuk menguji seluruh keterangan yang muncul di persidangan.

Warga Koto Tuo Ujung Pasir Resah, Aksi Pencurian Ponsel di Toko Galon Terekam CCTV

TEREKAM CCTV: Aksi pencurian Handphone yang dilakukan oleh Bapak ini  disaat korban sedang tertidur, Pelaku tidak sadar kalau ada CCTV. (adz) 

Merdekapost.com – Aksi pencurian telepon seluler (HP) kembali terjadi dan meresahkan warga di wilayah Koto Tuo Ujung Pasir. Kali ini, sebuah toko isi ulang galon menjadi sasaran pelaku kriminal pada Sabtu (11/04).

​Berdasarkan rekaman kamera pengawas (CCTV) yang beredar, peristiwa tersebut terjadi di siang bolong saat situasi toko tampak lengang. Dalam video berdurasi singkat tersebut, terlihat seorang pria menggunakan jaket berwarna gelap dan helm masuk ke dalam area toko dengan gerak-gerik mencurigakan.

​Pelaku memanfaatkan kelengahan penjaga toko yang saat itu diduga sedang berada di bagian belakang atau sedang beristirahat. Dengan cepat, pelaku menggasak satu unit ponsel yang tergeletak di atas meja dan langsung melarikan diri menggunakan sepeda motor.

​Warga Resah dan Waspada

​Kejadian ini pun memicu keresahan bagi warga dan pemilik usaha di sekitar Koto Tuo. Warga merasa tidak nyaman karena pelaku berani beraksi meski di area yang terpantau CCTV.

​"Kami jadi khawatir, karena pelaku sepertinya sudah memantau situasi. Harapannya pelaku segera ditangkap agar tidak ada korban lain," ujar salah seorang warga setempat.

Rekaman CCTV saat pelaku dengan menggunakan motor menuju lokasi.(ali)

​Pemilik toko telah melaporkan kejadian ini kepada pihak berwajib dengan membawa bukti rekaman CCTV. Masyarakat dihimbau untuk selalu waspada dan tidak meletakkan barang berharga di tempat yang mudah dijangkau oleh orang asing, terutama saat toko sedang sepi.

​Bagi warga yang mengenali ciri-ciri pelaku dalam video tersebut, diharapkan segera melapor ke pos polisi terdekat guna membantu proses penyelidikan.

​Semoga dengan adanya berita ini, pelaku bisa segera teridentifikasi dan keamanan di wilayah Koto Tuo ujung pasir kembali kondusif. (*)

Longsor dan Pohon Tumbang di Jalur Sungai Penuh–Tapan, Akses Truk Masih Terhambat, ini Himbauan Polres Kerinci

 

Merdekapost.com – Menyikapi terjadinya bencana alam longsor dan pohon tumbang di ruas jalan Sungai Penuh–Tapan KM 35 kawasan Puncak, Polres Kerinci mengeluarkan himbauan kepada seluruh masyarakat dan pengguna jalan.

Kasi Humas Polres Kerinci IPTU D.S. Sitinjak. menyampaikan bahwa kondisi jalan saat ini masih dalam proses pembersihan material longsor. Akses jalan belum sepenuhnya normal, khususnya bagi kendaraan angkutan berat.

“Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar tetap berhati-hati saat melintasi jalur Sungai Penuh–Tapan. Saat ini hanya kendaraan roda dua dan kendaraan roda empat jenis minibus yang dapat melintas secara terbatas, sementara kendaraan truk belum dapat melintas,” ujar Kasi Humas IPTU D.S. Sitinjak.

Polres Kerinci juga meminta masyarakat untuk sementara waktu menghindari jalur tersebut apabila tidak dalam keadaan mendesak, mengingat potensi longsor susulan masih dapat terjadi akibat curah hujan yang tinggi.

Selain itu, pengendara diminta untuk Memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, Mengurangi kecepatan saat melintas di area rawan longsor, Mematuhi arahan petugas di lapangan, Tidak memaksakan diri melintas apabila kondisi tidak memungkinkan.

Kasi Humas Polres Kerinci IPTU D.S. Sitinjak menyampaikan, pihak kepolisian menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 18.00 WIB terkait adanya material longsor yang menutupi badan jalan. Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Polsek Sungai Penuh langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan penanganan awal.

“Setelah dilakukan pengecekan di lapangan, ditemukan empat titik longsor. Dua titik menutup sebagian badan jalan dan masih bisa dilalui kendaraan roda dua dan roda empat, sementara dua titik lainnya disertai pohon tumbang yang juga menghambat akses,” ujar Kasi Humas Polres Kerinci.

Penanganan dipimpin langsung oleh Kapolsek Sungai Penuh AKP Eko Munkoid bersama personel, termasuk Aiptu Idham Munandar dan Bripka Yudi Febrian. Sekitar pukul 23.00 WIB, petugas gabungan bersama operator alat berat dari Balai Jalan PUPR Provinsi Jambi mulai melakukan pembersihan material longsor dan pohon tumbang.

Namun, proses evakuasi sempat terkendala setelah alat berat mengalami kerusakan pada bagian selang sekitar pukul 23.30 WIB. Hal ini menyebabkan pembersihan material belum dapat dilakukan secara maksimal.

“Akibat kejadian ini, kendaraan jenis truk belum bisa melintasi jalur tersebut. Saat ini hanya kendaraan roda dua dan mobil minibus yang dapat melintas secara terbatas,” tambahnya.

Tercatat, sekitar tujuh unit kendaraan truk masih tertahan di lokasi dan menunggu proses pembersihan selesai. Meski demikian, dipastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Pihak kepolisian telah berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk Dinas PUPR, untuk segera mempercepat penanganan dengan mendatangkan alat berat guna membuka akses jalan sepenuhnya. (*)

Wakapolres Kerinci: Kompol Eko Prasetyo Resmi Pindah Tugas ke Polda Jambi

KERINCI, MERDEKAPOST.COM – Suasana penuh khidmat bercampur haru menyelimuti jajaran Kepolisian Resor (Polres) Kerinci dalam upacara serah terima jabatan (sertijab) baru-baru ini. Wakapolres Kerinci, Kompol Eko Prasetyo, S.I.K., secara resmi mengakhiri masa pengabdiannya di Bumi Sakti Alam Kerinci untuk mengemban amanah baru di jajaran Polda Jambi.

Selama menjabat sebagai Wakapolres, Kompol Eko Prasetyo dikenal sebagai sosok perwira yang memiliki dedikasi tinggi, disiplin, dan dekat dengan anggota maupun masyarakat. Kepindahan beliau ke Polda Jambi merupakan bagian dari penyegaran organisasi dan pengembangan karier di tubuh Polri.

Momen Penuh Kehangatan

Dalam rangkaian kegiatan perpisahan, terpancar kekeluargaan yang erat saat Kompol Eko berpamitan dengan rekan sejawat dan personil lainnya. Beliau menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan seluruh pihak selama dirinya bertugas di Polres Kerinci.

Baca Juga: AKP Fajar Nugroho Sosok Polisi Humanis Pindah Tugas, Tinggalkan Kesan Mendalam bagi Masyarakat Kerinci

"Terima kasih atas dedikasi dan kerja sama seluruh personel Polres Kerinci selama ini. Mohon doa restunya untuk tugas baru saya di Polda Jambi," ungkapnya di sela-sela kegiatan.

Harapan dan Do'a

Keluarga besar Polres Kerinci beserta masyarakat turut mendoakan kesuksesan beliau di tempat tugas yang baru. Segenap rekan sejawat menyampaikan harapan terbaik untuk perjalanan karier beliau ke depan.

Sukses di Tempat Baru: Semoga Bapak Kompol Eko Prasetyo semakin sukses dalam menjalankan amanah dan tanggung jawab di Polda Jambi.

Doa tulus agar beliau senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan perlindungan dari Tuhan Yang Maha Esa dalam setiap langkah pengabdiannya bagi bangsa dan negara.

AKP Fajar Nugroho Sosok Polisi Humanis Pindah Tugas, Tinggalkan Kesan Mendalam bagi Masyarakat Kerinci

Sosok Humanis Pindah Tugas, Kasat Intelkam AKP Fajar Nugroho Tinggalkan Kesan Mendalam bagi Masyarakat Kerinci. (Insert: Kunjungan ke Bapak penyandang cacat tuna netra di Desa Tebing Tinggi Danau Kerinci)

KERINCI – Rotasi kepemimpinan di tubuh Polri kembali bergulir. Kasat Intelkam Polres Kerinci, AKP Fajar Nugroho, resmi berpindah tugas untuk mengemban amanah baru di Polres Muaro Bungo. Kepindahan ini membawa rasa bangga sekaligus haru bagi masyarakat Kerinci yang selama ini mengenal beliau sebagai sosok polisi yang sangat peduli.

Selama menjabat sebagai Kasat Intel di Polres Kerinci, AKP Fajar Nugroho tidak hanya dikenal karena ketegasannya dalam menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga karena sisi humanisnya. Ia kerap terlihat turun langsung ke tengah masyarakat, merangkul berbagai lapisan, serta memberikan bantuan nyata bagi warga yang membutuhkan.

Polisi yang Dekat dengan Rakyat

Bagi warga Kerinci, AKP Fajar bukan sekadar pejabat kepolisian. Kedekatannya dengan tokoh masyarakat, pemuda, hingga warga di pelosok desa menjadikannya sosok yang dicintai. Ia dikenal sebagai pribadi yang rendah hati dan selalu siap mendengarkan keluh kesah masyarakat, membuktikan bahwa fungsi Intelkam juga bisa menjadi jembatan empati antara Polri dan rakyat.

"Pak Fajar adalah sosok yang sangat peduli. Beliau tidak pernah memberi sekat antara petugas dan warga. Kehadirannya selalu memberikan rasa aman sekaligus nyaman," ujar salah satu warga setempat.

Harapan dan Doa untuk Tugas Baru

Kini, AKP Fajar Nugroho akan melanjutkan pengabdiannya di tanah Muaro Bungo. Masyarakat Kerinci mendoakan agar kesuksesan dan keberkahan selalu menyertai langkah beliau di tempat yang baru.

"Selamat bertugas di Polres Muaro Bungo, Pak Kasat Intel Fajar Nugroho. Semoga di tempat yang baru, Bapak semakin sukses, tetap amanah, dan terus menjadi pelindung serta pengayom masyarakat yang inspiratif seperti yang Bapak tunjukkan selama di Kerinci."

Terima kasih atas segala dedikasi dan pengabdiannya untuk Bumi Sakti Alam Kerinci. Sampai jumpa di lain kesempatan, komandan!

Diduga Cabuli Siswi SMA, Oknum Security KPU Sungaipenuh Ditetapkan Tersangka dan Terancam 15 Tahun Penjara

Diduga Cabuli Siswi, Oknum Security KPU Sungaipenuh Ditetapkan Tersangka dan Terancam 15 Tahun Penjara.(Ist)

SUNGAI PENUH, MERDEKAPOST.COM – Satreskrim Polres Kerinci bergerak cepat mengamankan seorang pria berinisial WW, warga Kecamatan Pondok Tinggi, Kota Sungai Penuh, yang diduga melakukan tindak pidana pencabulan terhadap anak di bawah umur.

Langkah cepat ini diambil guna mengantisipasi terjadinya amuk massa di lokasi kejadian setelah identitas pelaku terungkap.

​Kapolres Kerinci melalui Kasat Reskrim AKP Very Prasetyawan menjelaskan bahwa peristiwa memilukan tersebut terjadi pada Jumat pagi, 20 Maret 2026, sekitar pukul 05.00 WIB di kawasan Jl. Soekarno Hatta, Desa Sungai Ning, Kecamatan Sungai Bungkal, Kota Sungai Penuh.

Korban, seorang pelajar di salah satu SMA Kota Sungaipenuh berinisial APE (16), diduga dicabuli oleh pelaku dengan modus pemaksaan

​Kronologis Kejadian

Kejadian ini terungkap setelah pelapor, saudara Apendi, menerima informasi dari orang tua korban melalui pesan singkat bahwa keponakannya telah menjadi korban pencabulan oleh pria tak dikenal pada subuh hari.

BACA JUGA:

Jambi Mantap Terkelola: Ketika Stabilitas Pangan dan Kelancaran Mudik Bukan Sekadar Kebetulan

Pemukul dan Perampok Nenek di Tanjabtim Larikan Rp1,6 Juta untuk Beli Baju Lebaran

Pasca Viral Pungli di Kayu Aro, Ijin Pengelola Parkir Dicabut, Kini Roda Empat Digratiskan

Setelah dilakukan penelusuran bersama Ketua RT dan Bhabinkamtibmas, pelaku berhasil diidentifikasi sebagai WW seorang security di KPU Kota Sungaipenuh.

​Pihak kepolisian yang dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim segera mendatangi lokasi untuk mengamankan pelaku guna menghindari aksi main hakim sendiri dari masyarakat sekitar.

​Hasil Gelar Perkara

Setelah dilakukan serangkaian pemeriksaan saksi-saksi, termasuk pelapor dan saksi JN adik korban, penyidik Sat Reskrim Polres Kerinci melaksanakan Gelar Perkara pada Sabtu malam, 21 Maret 2026 pukul 22.00 WIB.

​”Berdasarkan bukti permulaan yang cukup dan hasil gelar perkara, kami telah menetapkan WW sebagai Tersangka. Status perkara juga telah resmi dinaikkan ke tingkat Penyidikan,” tegas Kasat Reskrim Polres Kerinci.

​Pasal yang Disangkakan

Jeratan Hukum Tersangka WW:

​Pasal 82 ayat (1) jo Pasal 76 E UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

​Atau Pasal 415 huruf b UU RI Nomor 1 Tahun 2025 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun penjaran.

​Langkah Lanjut

Saat ini, penyidik telah menerbitkan Surat Perintah Penangkapan (Sp.Kap) dan Surat Perintah Penahanan (Sp.Han) terhadap tersangka. 

Polres Kerinci juga secara intensif berkoordinasi dengan Dinas PPA Kota Sungai Penuh untuk memberikan pendampingan psikologis kepada anak korban, serta berkoordinasi dengan Posbakum untuk hak pembelaan tersangka.

​Polres Kerinci mengapresiasi langkah perangkat desa yang kooperatif sehingga pelaku dapat diamankan dengan kondusif.(red)



Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs