Kabar Gembira! Jalan Sungai Tutung-Pungut Mudik Mulai Dibangun

 

KERINCI – Pembangunan jalan Sungai Tutung-Pungut di Kecamatan Air Hangat Timur, Kabupaten Kerinci, mulai dikerjakan. Bupati Kerinci Monadi meminta masyarakat ikut mengawal proses pengerjaan agar proyek tersebut berjalan sesuai harapan dan memberikan manfaat bagi warga.

Jalan ini sudah sangat lama dikeluhkan masyarakat, terutama bagi para petani yang menuju Renah Pemetik

Hal itu disampaikan Monadi saat menghadiri pertemuan bersama masyarakat di Masjid Nurul Iman 4, Desa Sungai Tutung, Jumat (30/10/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Kerinci Murison, pimpinan dan anggota DPRD, serta sejumlah pejabat daerah.

Monadi mengatakan, pembangunan jalan tersebut merupakan hasil perjuangan dan komunikasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, DPRD hingga masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kerinci, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pimpinan serta anggota DPRD, seluruh pihak terkait, dan masyarakat yang telah bersama-sama memperjuangkan pembangunan jalan ini. Apa yang kita wujudkan hari ini merupakan hasil kerja sama dan perjuangan bersama,” kata Monadi.

Namun, menurutnya, dukungan terhadap pembangunan tidak cukup berhenti pada tahap perencanaan maupun penganggaran. Masyarakat juga perlu ikut mengawasi pelaksanaan pekerjaan agar kualitas jalan yang dibangun sesuai dengan kebutuhan.

“Kami berharap masyarakat dapat bersama-sama mengawal pelaksanaan pekerjaan jalan ini. Mari kita jaga dan dukung agar proses pembangunannya berjalan lancar, baik, dan hasilnya benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.

Monadi menegaskan, pembangunan infrastruktur harus dilakukan secara merata dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat di seluruh wilayah Kerinci, baik Kerinci Mudik, Kerinci Tengah maupun Kerinci Hilir.

Dia berharap peningkatan konektivitas jalan dapat memperlancar mobilitas warga sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

Pembangunan jalan Sungai Tutung-Pungut kini menjadi salah satu pekerjaan yang dinantikan masyarakat. Pengawasan bersama diharapkan dapat memastikan pekerjaan berjalan baik dan hasilnya bisa dimanfaatkan dalam jangka panjang.(Adz)

Monadi-Murison Ajak Masyarakat Kawal Pembangunan Jalan Sungai Tutung-Pungut Mudik

Jalan Sungai Tutung menuju Pungut Mudik Mulai dikerjakan, Monadi-Murison Ajak Masyarakat ikut mengawal Pembangunannya.(Ist)

Kerinci, Merdekapost.com – Pembangunan jalan Sungai Tutung–Pungut menjadi salah satu perhatian Pemerintah Kabupaten Kerinci. Bupati Kerinci Monadi, S.Sos., M.Si., mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengawal proses pengerjaan proyek tersebut agar berjalan sesuai rencana dan menghasilkan kualitas pembangunan yang optimal.

Ajakan itu disampaikan Monadi saat menghadiri kegiatan silaturahmi bersama masyarakat di Masjid Nurul Iman 4, Desa Sungai Tutung, Kecamatan Air Hangat Timur, Jumat (30/10/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Kerinci H. Murison, S.Pd., S.Sos., M.Si.

Dalam sambutannya, Monadi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berjuang dan berkolaborasi sehingga pembangunan jalan Sungai Tutung–Pungut dapat direalisasikan.

Baca Juga: Tebing Penahan Jalan di Depan Dendeng Batokok Pelayang Raya Kembali Longsor, PUPR Sungai Penuh Sigap Turun Atasi

Menurutnya, pembangunan tersebut merupakan hasil perjuangan bersama antara pemerintah daerah, DPRD, serta dukungan masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kerinci, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pimpinan serta anggota DPRD, seluruh pihak terkait, dan masyarakat yang telah bersama-sama memperjuangkan pembangunan jalan ini. Apa yang kita wujudkan hari ini merupakan hasil kerja sama dan perjuangan bersama,” ungkap Monadi.

Baca Juga: Tim Macan Kincai Bekuk Residivis Curanmor, Satu Unit Sepeda Motor dan Kunci T Disita

Ia menegaskan, pembangunan infrastruktur harus dilaksanakan secara merata dengan memperhatikan kebutuhan masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Kerinci, baik Kerinci Mudik, Kerinci Tengah maupun Kerinci Hilir.

Monadi bersama Wakil Bupati Murison, lanjutnya, berkomitmen untuk terus mendorong pembangunan daerah yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Secara khusus, ia meminta masyarakat tidak hanya menyambut baik pembangunan jalan tersebut, tetapi juga ikut mengawasi pelaksanaannya.

“Kami berharap masyarakat dapat bersama-sama mengawal pelaksanaan pekerjaan jalan ini. Mari kita jaga dan dukung agar proses pembangunannya berjalan lancar, baik, dan hasilnya benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ajak Bupati.

Selain membahas pembangunan infrastruktur, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan penyerahan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Jambi sebesar Rp20 juta untuk mendukung pembangunan dua masjid di Desa Sungai Tutung.

Bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian Bank Jambi terhadap pembangunan sarana keagamaan dan kehidupan sosial masyarakat.

Bacaan Lainnya: GP Ansor Sungai Penuh Laksanakan PKD-PAC Tanah Kampung: Edi: Gerbang Pertama untuk Bergabung

Turut hadir dalam kegiatan itu pimpinan DPRD Kabupaten Kerinci Ir. Boy Edward dan Dr. Surmila Apri Yulisa, anggota DPRD Jafrul, Tomi Emiral dan Irwandi, Sekda Kerinci Zainal Efensi, S.P., M.Si., Kepala Dinas PUPR Kerinci Ir. Maya Novefry Handayani, S.T., Kepala Bank Jambi Cabang Kerinci Abdel Haq, Camat Air Hangat Timur Widya Maya Sari, S.STP., Kapolsek Air Hangat Timur, serta para kepala desa se-Kecamatan Air Hangat Timur.

Pemerintah Kabupaten Kerinci berharap pembangunan jalan Sungai Tutung–Pungut dapat berjalan lancar dan memberikan dampak positif terhadap konektivitas antarwilayah, kelancaran mobilitas masyarakat, serta pertumbuhan ekonomi di kawasan tersebut.

Sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dunia perbankan, dan masyarakat diharapkan terus terjaga demi mewujudkan pembangunan Kabupaten Kerinci yang merata dan berkelanjutan.(Adz/Merdekapost)

Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98, Wabup Murison Ajak Pemuda Kerinci Patriotik, Gigih, dan Berempati

Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98, Wabup Murison Ajak Pemuda Kerinci Patriotik, Gigih, dan Berempati.(Ist)

KERINCI, MERDEKAPOST.COM – Wakil Bupati Kerinci, H. Murison, S.Pd., S.Sos., M.Si., mengajak generasi muda untuk memperkuat semangat patriotisme, meningkatkan daya juang, dan menumbuhkan kepedulian sosial. Ajakan tersebut ia sampaikan saat memimpin upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026. di halaman Kantor Bupati Kerinci, Bukit Tengah, Rabu (28/10/2026).

Peringatan tahun ini mengusung tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia”. Melalui tema tersebut, Pemerintah Kabupaten Kerinci mendorong generasi muda agar tidak hanya mengenang sejarah perjuangan bangsa. Tetapi juga mengambil peran nyata dalam pembangunan daerah.

Baca Juga: Pasca Sekolah Disegel Wali Murid, Kepala SDN 064/XI Koto Tuo Tanah Kampung Mundur

Upacara berlangsung khidmat dengan kehadiran unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Kabupaten Kerinci Zainal Efendi, S.P., M.Si. para staf ahli, asisten, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, serta aparatur sipil negara (ASN) Pemkab Kerinci.

Wabup Murison Tegaskan Semangat Persatuan dan Perjuangan Pemuda

Dalam kesempatan tersebut, Murison membacakan amanat Bupati Kerinci yang menegaskan bahwa Sumpah Pemuda bukan sekadar catatan sejarah. Sebaliknya, ikrar 28 Oktober 1928 menjadi simbol persatuan, semangat perjuangan, dan tekad generasi muda. Untuk mengutamakan kepentingan bangsa daripada kepentingan pribadi maupun golongan.

Karena itu, Murison mengajak pemuda Kerinci untuk terus menjaga persatuan, menghormati keberagaman, dan memperkuat semangat gotong royong. Selain itu, generasi muda perlu mengambil bagian dalam berbagai kegiatan yang mendorong kemajuan masyarakat.

Baca Juga: Bupati Monadi dan 28 pemuda Ikrarkan Sumpah Pemuda di 'Atap Sumatera" Puncak Gunung Kerinci 3805 MDPL

“Pemuda harus memiliki karakter, daya juang, kepedulian sosial, serta komitmen untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, daerah, dan bangsa. Jangan hanya menjadi penonton perubahan, tetapi jadilah pelaku yang membawa perubahan,” demikian pesan dalam amanat Bupati Kerinci.

Lebih lanjut, pemerintah daerah mengajak pemuda untuk menerapkan tiga nilai utama dalam kehidupan sehari-hari, yakni patriotik, gigih, dan berempati.

Nilai patriotik mendorong generasi muda mencintai tanah air, menjaga persatuan, melestarikan alam dan budaya, serta menggunakan teknologi dan media sosial secara bijak. Sementara itu, sikap gigih menuntut pemuda untuk terus belajar, mengembangkan keterampilan. Menguasai teknologi digital, dan membangun jiwa kewirausahaan.

Adapun nilai berempati mengajak pemuda untuk meningkatkan kepedulian terhadap sesama. Dengan demikian, mereka dapat berkontribusi melalui kegiatan sosial, membantu masyarakat, dan menjaga kelestarian lingkungan.

Pemkab Kerinci Dorong Pemuda Berinovasi dan Jauhi Narkoba

Selanjutnya, Pemerintah Kabupaten Kerinci mendorong organisasi kepemudaan, pelajar, mahasiswa, komunitas kreatif. Serta pelaku usaha muda agar mengambil peran lebih besar dalam pembangunan daerah.

Pemerintah daerah membuka ruang kontribusi pemuda pada berbagai sektor strategis, mulai dari pendidikan, ekonomi kreatif, pariwisata. Pertanian, teknologi digital, pelestarian lingkungan, hingga pengembangan budaya lokal.

Selain mengembangkan kemampuan, generasi muda juga perlu menjaga diri dari narkoba, kekerasan, dan pergaulan yang dapat merusak masa depan. Oleh sebab itu, pemuda hendaknya mengisi waktu dengan kegiatan produktif, meraih prestasi, memperluas wawasan. Dan menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat.

Melalui langkah tersebut, pemuda Kerinci dapat memperkuat kualitas sumber daya manusia sekaligus menjawab tantangan zaman. Terlebih lagi, perkembangan teknologi menuntut generasi muda untuk terus beradaptasi, berpikir kreatif, dan berani menciptakan peluang baru.

Pemuda Berprestasi Terima Penghargaan, Randi Pitora Raih Juara Provinsi

Pada rangkaian upacara tersebut, Pemkab Kerinci juga memberikan piagam penghargaan kepada sejumlah pemuda berprestasi. Yang menunjukkan kemampuan dan potensi dalam berbagai bidang kepemudaan.

Dalam Seleksi Pemuda Pelopor Tingkat Kabupaten Kerinci, panitia menetapkan tiga pemenang, yaitu:

Juara I: Randi Pitora

Juara II: Lukyana Azmia Putri

Juara III: Zaidatul Adawiyah

Selain itu, Arya Geni Permana meraih juara kategori putra dalam Pertukaran Pelajar Antar provinsi (PPAP), sedangkan Marsa Higro Pratiwi meraih juara kategori putri.

Prestasi lainnya datang dari Marsa Hijro Pratiwi yang terpilih sebagai delegasi Provinsi Jambi untuk mengikuti Wira Sena Youth Camp 2026 tingkat nasional. Sementara itu, Randi Pitora mengukuhkan prestasinya dengan meraih Juara I Seleksi Pemuda Pelopor Tingkat Provinsi Jambi.

Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi pemerintah daerah terhadap kreativitas, semangat, dan pencapaian generasi muda. Pada saat yang sama, prestasi para penerima penghargaan diharapkan mampu menginspirasi pemuda lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri.

Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 ini sekaligus mengingatkan masyarakat bahwa masa depan Kabupaten Kerinci tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah. Sebaliknya, kemajuan daerah juga membutuhkan keterlibatan generasi muda yang cerdas, berkarakter, inovatif, dan memiliki kepedulian sosial.

Karena itu, Pemkab Kerinci mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memberikan ruang, kepercayaan. Dan dukungan kepada pemuda agar mereka mampu berkembang serta bersaing pada tingkat regional maupun nasional.

Dengan semangat Sumpah Pemuda, generasi muda Kerinci diharapkan terus bergerak, berkarya. Dan menghadirkan perubahan positif demi mewujudkan Kabupaten Kerinci yang maju, berdaya saing, dan sejahtera.(ADZ)

Festival Budaya Kerinci 2026: Wagub Abdullah Sani Ajak Warga Lestarikan Adat Warisan Leluhur

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026: Wagub Abdullah Sani Ajak Warga Lestarikan Adat Warisan Leluhur.(Ist)

KERINCI, MERDEKAPOST.COM – Wakil Gubernur Jambi, Abdullah Sani, resmi membuka Festival Budaya Kerinci 2026 di Dermaga Danau Kerinci, Kabupaten Kerinci, Kamis (22/10/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga kelestarian adat dan budaya sebagai identitas sekaligus warisan leluhur.

Festival yang mengangkat tema “Sekepal Tanah Surga Negeri Seribu Budaya” ini menjadi salah satu upaya memperkenalkan kekayaan tradisi Kerinci kepada masyarakat luas, sekaligus memperkuat sektor pariwisata daerah.

Abdullah Sani mengapresiasi  Pemerintah Kabupaten Kerinci, tokoh adat, seniman, serta berbagai pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan festival tersebut.

Menurutnya, Kerinci memiliki kekayaan budaya dan alam yang harus dijaga bersama. Selain menjadi kebanggaan daerah, warisan tersebut juga perlu diteruskan kepada generasi muda agar tidak tergerus perubahan zaman.

Baca Juga: Nuansa 'Tempo Doeloe' pada Festival Kerinci, Peserta Kenakan Busana Dahin

Ia menegaskan bahwa adat istiadat bukan sekadar peninggalan masa lalu, melainkan mengandung nilai luhur dan kearifan lokal yang relevan dalam kehidupan masyarakat.

“Adat dan budaya tidak hanya menjadi identitas dan jati diri daerah, tetapi juga berfungsi sebagai penyaring dalam menghadapi perubahan global dan pengaruh budaya luar,” ujarnya.

Wagub Jambi itu juga menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam menjaga tradisi, kesenian, serta nilai-nilai kehidupan yang diwariskan para pendahulu.

Kerinci Berpotensi Menjadi Beranda Budaya Jambi

Abdullah Sani menilai Kabupaten Kerinci memiliki peluang besar untuk berkembang sebagai salah satu pusat kebudayaan dan pariwisata unggulan di Provinsi Jambi.

Potensi tersebut didukung oleh beragam tradisi, kesenian, kuliner khas, cerita rakyat, serta keindahan alam yang dimiliki daerah berjuluk Bumi Sakti Alam Kerinci tersebut.

Danau Kerinci dan kawasan Lembah Kerinci, misalnya, dapat menjadi daya tarik wisata yang semakin kuat apabila dipadukan dengan promosi kebudayaan dan seni tradisional.

Menurutnya, pengembangan potensi itu membutuhkan perencanaan yang matang serta kerja sama antara pemerintah dan masyarakat.

Pemerintah Provinsi Jambi, lanjut Sani, berkomitmen memperkuat kolaborasi dengan pemerintah kabupaten, kementerian terkait, lembaga adat, pelaku pariwisata, dan komunitas kreatif untuk mendukung pengembangan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Kerinci.

Baca Juga: Atraksi Ekstrem! Tari Hulu Saktai Desa Baru Semerah Tampil Memukau di Pembukaan Festival Kerinci

Upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya tarik wisata sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat setempat.

Meski demikian, pengembangan pariwisata harus tetap memperhatikan nilai agama, ketentuan hukum, serta adat istiadat yang berlaku.

“Adat bersendi syarak, syarak bersendi Kitabullah. Selagi tidak bertentangan, ini tugas kita lalu kita wariskan,” tegasnya.

Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari tingkat dusun, desa, kabupaten hingga provinsi, untuk memperkuat sinergi dalam melestarikan kebudayaan daerah.

Abdullah Sani Apresiasi Kualitas SDM Masyarakat Kerinci

Selain menyoroti kekayaan budaya, Abdullah Sani juga memberikan apresiasi terhadap kualitas sumber daya manusia masyarakat Kerinci, terutama kontribusinya dalam bidang pendidikan.

Ia mengenang banyaknya tenaga pengajar asal Kerinci yang telah mengabdi di berbagai wilayah Provinsi Jambi, termasuk di Tungkal, daerah tempat ia dilahirkan.

“Saya kenal namanya Kerinci dari dahulu. Di tempat tanah kelahiran saya di Tungkal, banyak sekali tenaga pengajar dari masyarakat Kerinci. Dari dulu orang Kerinci ini sudah pintar dan berada di mana-mana sebagai tenaga pengajar di Provinsi Jambi,” ungkapnya.

Menurut Sani, kualitas sumber daya manusia merupakan modal penting untuk mendukung pembangunan daerah sekaligus menjaga keberlangsungan kebudayaan.

Ia berharap Festival Budaya Kerinci dapat mempererat persatuan masyarakat dan menumbuhkan semangat bersama dalam mengembangkan potensi daerah.

Dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, ia optimistis pembangunan Kerinci dapat terus berkembang tanpa meninggalkan identitas budaya yang telah diwariskan turun-temurun.

Bupati Monadi: Budaya Harus Menjadi Fondasi Pembangunan

Sementara itu, Bupati Kerinci, Monadi, menyampaikan bahwa Festival Budaya Kerinci 2026 tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga momentum untuk memperkuat identitas masyarakat dan merawat warisan leluhur.

Ia mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut. Monadi juga mengajak masyarakat menjadikan kebudayaan sebagai fondasi dalam membangun karakter, menjaga keberagaman, dan memperkuat persatuan.

“Festival ini bukan sekadar kegiatan seremonial atau hiburan. Lebih dari itu, festival ini merupakan momentum untuk memperkuat jati diri, merawat warisan luhur, menumbuhkan kecintaan terhadap budaya daerah, serta memperkenalkan kekayaan budaya Kerinci kepada masyarakat luas,” kata Monadi.

Ia menjelaskan, tema “Sekepal Tanah Surga Negeri Seribu Budaya” mencerminkan kebanggaan masyarakat terhadap kekayaan alam dan budaya Kerinci, sekaligus tanggung jawab untuk menjaganya.

Kerinci memiliki panorama alam yang beragam, mulai dari kawasan kaki Gunung Kerinci, hamparan lahan pertanian yang subur, hingga Danau Kerinci. Selain itu, daerah ini kaya akan bahasa, kesenian, tradisi, adat istiadat, dan nilai-nilai luhur yang diwariskan antargenerasi.

Menurut Monadi, kekayaan tersebut memiliki nilai penting, tidak hanya bagi identitas masyarakat, tetapi juga untuk mendukung pengembangan sektor ekonomi dan pariwisata.

Melalui festival ini, Pemerintah Kabupaten Kerinci berharap promosi wisata dapat berjalan beriringan dengan upaya pelestarian adat dan budaya.

Dukungan pemerintah, tokoh adat, pelaku seni, komunitas kreatif, dan masyarakat dinilai penting agar Kerinci semakin dikenal sebagai destinasi wisata alam dan budaya unggulan di Provinsi Jambi.

Sejumlah Pejabat Hadiri Pembukaan Festival

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026 turut dihadiri Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Jambi, Ariansyah; Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jambi, Asraf, S.Pt., M.Si, serta perwakilan Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jambi, Amirzan, S.H., yang menjabat Kepala Bidang Informasi Publik dan Statistik.

Festival ini diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan kebanggaan masyarakat terhadap identitas lokal sekaligus memperluas pengenalan budaya Kerinci kepada wisatawan.

Dengan pelestarian tradisi dan pengembangan pariwisata yang berkelanjutan, kekayaan budaya Kerinci diharapkan tetap terjaga dan memberikan manfaat bagi generasi sekarang maupun mendatang.(Red)

Angkat Cita Rasa Kopi Lokal, Anugra Andiska Pamerkan Noka Experience di Festival Kerinci

Angkat Cita Rasa Kopi Lokal, Anugra Andiska Pamerkan Noka Experience di Festival Kerinci.(Ist)

KERINCI, MERDEKAPOST.COM — Semangat mengembangkan usaha kopi lokal ditunjukkan Anugra Andiska, Ketua Umum HIPMI Kerinci, melalui pembukaan stand usaha kopi Noka Experience dalam ajang Festival Kerinci.

Kehadiran Noka Experience menjadi salah satu upaya memperkenalkan produk kopi sekaligus mendorong tumbuhnya semangat kewirausahaan di kalangan generasi muda, khususnya di Kabupaten Kerinci.

Dengan konsep yang mengangkat nuansa tradisional atau gaya orang dahulu, stand Noka Experience menghadirkan suasana yang unik. Atap rumbia dan sentuhan sederhana khas tempo dulu menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung festival.

Baca Juga: Nuansa 'Tempo Doeloe' pada Festival Kerinci, Peserta Kenakan Busana Dahin

Di tengah perkembangan tren kopi modern, konsep tersebut menghadirkan perpaduan antara budaya lokal, suasana klasik, dan kreativitas anak muda dalam mengembangkan bisnis kopi.

Anugra Andiska, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum HIPMI Kerinci, menunjukkan bahwa generasi muda daerah memiliki peluang besar untuk mengembangkan usaha, memperkenalkan produk unggulan, serta mengambil bagian dalam menggerakkan ekonomi masyarakat.

Melalui Noka Experience, ia turut memperlihatkan bahwa usaha kopi bukan sekadar bisnis minuman, melainkan juga dapat menjadi sarana membangun identitas daerah dan memperkenalkan potensi Kerinci kepada masyarakat luas.

Baca Juga: Hari Ini, Festival Budaya Kerinci 2026 Dibuka, Dermaga Danau Kerinci Jadi Pusat Perayaan Tradisi

Festival Kerinci pun menjadi momentum bagi pelaku usaha lokal untuk memperluas jaringan, memperkenalkan produk, serta menjalin hubungan dengan sesama pengusaha dan pengunjung.

Kehadiran stand Noka Experience diharapkan dapat memberikan inspirasi bagi generasi muda Kerinci agar berani berwirausaha, berinovasi, dan memanfaatkan potensi daerah sebagai peluang usaha yang menjanjikan.

Dengan mengusung nuansa tempo dulu, Noka Experience membawa pesan bahwa kearifan lokal tetap memiliki tempat di tengah perkembangan zaman dan dapat menjadi nilai tambah bagi bisnis anak muda Kerinci.(Red)

Nuansa 'Tempo Doeloe' pada Festival Kerinci, Peserta Kenakan Busana Dahin

Nuansa 'Tempo Doeloe' pada Festival Kerinci, Peserta Kenakan Busana Dahin : Festival Kerinci 2026 bertema “Sekepal Tanah dari Surga dan Negeri Seribu Budaya” dibuka di Dermaga Danau Kerinci, Kamis (22/10/2026), dengan suasana tempo dulu dan pertunjukan budaya. (Istimewa)

MERDEKAPOST.COM, KERINCI - Festival Kerinci 2026 tampil dengan wajah berbeda dan penuh pesona. Mengusung tema “Sekepal Tanah dari Surga dan Negeri Seribu Budaya”, festival yang digelar di Dermaga Danau Kerinci ini dibuka oleh Wakil Gubernur Jambi yang mewakili Gubernur Jambi, Kamis (22/10/2026).

Terpantau, sejak pagi, Dermaga Danau Kerinci telah dipadati warga yang mengenakan busana khas masa lampau.

Para lelaki tampak gagah dengan baju teluk belango, celana komprang, serta destar di kepala. Sementara itu, kaum perempuan tampil anggun dengan kebaya lama, kain songket, dan perhiasan tradisional yang berkilau diterpa cahaya matahari pagi.

Baca Juga: Hari Ini, Festival Budaya Kerinci 2026 Dibuka, Dermaga Danau Kerinci Jadi Pusat Perayaan Tradisi

Arak-arakan budaya yang membuka rangkaian acara semakin menambah kemegahan suasana. Para penari, pemusik, dan pembawa panji-panji adat melintas di hadapan para hadirin, menampilkan ragam kesenian klasik Kerinci sebagaimana yang dahulu dipertunjukkan dalam helat rakyat.

Irama gendang dan gong bergaung lembut, seakan membangkitkan kenangan akan kejayaan masa silam yang penuh dengan keagungan budaya.

Ketua panitia Festival Kerinci menuturkan, festival budaya ini mengingatkan masyarakat Kerinci pada masa lalu melalui konsep balik kudahin atau kembali ke masa tempo dulu. Konsep tersebut sengaja diangkat untuk memperkuat kecintaan masyarakat terhadap warisan leluhur.

“Kita ingin mengingatkan generasi muda bahwa adat bukan sekadar cerita. Ia adalah identitas yang harus dirawat dan dirayakan,” ujarnya.

Ia mengatakan, tema festival tahun ini adalah “Sekepal Tanah dari Surga dan Negeri Seribu Budaya”.

Penampilan Sike Rebana Kerinci menyemarakkan acara pembukaan Festifal budaya Kerinci.(Ist)

Tak hanya peserta, para pedagang kecil di sekitar arena juga turut menyesuaikan diri dengan mengenakan busana jadul. Mereka menjajakan makanan tradisional, seperti lemang, tapai, lopis, serta kopi Kerinci yang harum.

Stand-stand yang dibangun di area festival juga mengusung nuansa bangunan tempo dulu.

Banyak pengunjung menyebut festival tahun ini sebagai salah satu yang paling berkesan karena menghadirkan pengalaman budaya yang kuat dan menyentuh.

Hingga menjelang senja, keramaian tidak kunjung surut. Cahaya lampu yang temaram berpadu dengan pakaian klasik para pengunjung, menjadikan Festival Kerinci tahun ini bukan sekadar pesta rakyat, melainkan perjalanan kembali ke masa lampau yang menawan.(*)

Bupati Monadi Buka Seleksi Beasiswa Kerinci Cerdas 2026 Cabang Hafidz Al-Qur’an

Bupati Kerinci Monadi membuka Seleksi Beasiswa Kerinci Cerdas Cabang Hafidz Al-Qur’an Tahun 2026 di Kabupaten Kerinci pada Senin (19/10/2026) malam.(Ist) 

KERINCI – Kabar gembira bagi siswa-siswi sekolah di Kabupaten Kerinci. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kerinci membuka Seleksi Beasiswa Kerinci Cerdas Cabang Hafidz Al-Qur’an Tahun 2026.

Kegiatan yang dibuka langsung oleh Bupati Kerinci Monadi pada Senin (19/10/2026) malam itu merupakan salah satu bentuk komitmen Pemkab Kerinci dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya generasi muda yang memiliki kecintaan terhadap Al-Qur’an.

Bupati Monadi menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia penyelenggara, tenaga pendidik, orang tua, serta semua pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan tersebut.

Ia juga mengungkapkan rasa bangga kepada para peserta yang telah menunjukkan semangat dalam belajar, menghafal, dan mencintai Al-Qur’an.

Baca Juga: Pansel Umumkan Hasil Akhir Seleksi JPT untuk 5 OPD Pemkot Sungai Penuh, Ini Daftarnya!

“Anak-anak sekalian adalah anak-anak pilihan yang telah menunjukkan semangat untuk belajar, menghafal, dan mencintai Al-Qur’an. Kehadiran kalian di sini merupakan sesuatu yang membanggakan, bukan hanya bagi orang tua dan sekolah, tetapi juga bagi Kabupaten Kerinci yang kita cintai,” ujar Monadi.

Ia menegaskan, program Beasiswa Kerinci Cerdas merupakan bentuk perhatian dan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia. Melalui seleksi cabang hafidz Al-Qur’an, pemerintah daerah ingin memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk mengembangkan potensi sekaligus membangun karakter yang berlandaskan nilai-nilai keagamaan.

Baca Juga: Hj. Helneti Mesra Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Kota Sungai Penuh, PAW Alm. H Dahkir Yahya

Monadi menekankan bahwa generasi muda Kerinci diharapkan tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki keimanan yang kuat, akhlak mulia, perilaku santun, dan kepedulian terhadap sesama. Menurutnya, kecerdasan harus berjalan beriringan dengan pembentukan karakter agar ilmu yang dimiliki dapat memberikan manfaat bagi kehidupan.

“Kecerdasan tanpa akhlak dapat kehilangan arah. Sebaliknya, ilmu yang disertai iman dan akhlak akan menjadi bekal yang sangat berharga dalam menjalani kehidupan,” tegasnya.

Ia menjelaskan, seleksi Beasiswa Kerinci Cerdas bukan semata-mata tentang memperoleh beasiswa atau menjadi juara, melainkan bagian dari upaya membangun generasi yang mencintai Al-Qur’an dan menjadikan nilai-nilainya sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Karena itu, pendidikan Al-Qur’an perlu terus diperkuat melalui lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat.

Ia juga berpesan agar setiap anak diberikan kesempatan untuk tumbuh dan berkembang sesuai kemampuannya tanpa dibanding-bandingkan dengan anak lainnya.

Kepada seluruh peserta seleksi, Monadi berpesan agar mereka mengikuti setiap tahapan kegiatan dengan hati gembira, pikiran tenang, dan semangat tinggi.

Ia meminta peserta tidak merasa takut ataupun rendah diri karena setiap anak memiliki kelebihan dan potensi masing-masing yang harus terus dikembangkan.

“Bagi anak-anak yang memperoleh beasiswa nantinya, jadikanlah kesempatan itu sebagai motivasi untuk belajar lebih giat, meningkatkan hafalan, dan terus memperbaiki akhlak. Bagi yang belum berhasil, jangan berkecil hati. Kalian tidak gagal hanya karena belum terpilih hari ini,” pesan Monadi.

Melalui kegiatan Beasiswa Kerinci Cerdas Cabang Hafidz Al-Qur’an Tahun 2026, Pemkab Kerinci berharap terbangun sinergi yang kuat antara pemerintah, lembaga pendidikan, keluarga, dan masyarakat dalam menyiapkan generasi masa depan.(*)

Bupati dan Wabup Kerinci Turun Kesawah, Dorong Pertanian Modern

Kerinci, Merdekapost.com - Bupati Kerinci, Monadi, S.Sos, M.Si, didampingi Wakil Bupati Kerinci, H. Murison, S.Pd, S.Sos, M.Si, turun langsung ke sawah untuk melaksanakan penanaman padi melalui program Pertanian Modern Advanced Agriculture System (PM-AAS) bersama ratusan masyarakat yang tergabung dalam Gapoktan Jaya Mandiri Dua, Desa Tebat Ijuk, Kecamatan Depati Tujuh, Senin (5/10/2026).

Kegiatan ini menjadi wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Kerinci dalam mendorong modernisasi sektor pertanian, meningkatkan produktivitas hasil panen, serta memperkuat ketahanan pangan daerah melalui penerapan sistem pertanian yang lebih maju, efektif, dan berkelanjutan.

Baca Juga: Bupati Kerinci Tegaskan Percepatan Tindak Lanjut Rekomendasi BPK, Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Baik

Dengan semangat kebersamaan antara pemerintah dan petani, diharapkan penerapan PM-AAS mampu membuka peluang peningkatan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat posisi Kabupaten Kerinci sebagai salah satu daerah potensial penghasil komoditas pertanian.

Turut hadir Camat Depati Tujuh Indra Hermawan, S.STP., Ketua Tim Kerja Penyuluh Pertanian Kabupaten Kerinci, Koordinator BPP Kecamatan Depati Tujuh, unsur pimpinan kecamatan, pemerintah desa, serta tokoh masyarakat setempat.

Baca Juga: Sinergitas Tanpa Batas, Kapolres Kerinci Beri Kejutan HUT ke-81 TNI di Makodim 0417/Kerinci

Bersama Petani, Membangun Pertanian Modern, Mewujudkan Kerinci yang Berdaya Saing, Maju dan Sejahtera.(Ali/Merdekapost.com)

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs