Tinjau Progres RSUD Kerinci RSUD Kerinci, Bupati Monadi Pastikan Pembangunan Sesuai Rencana

Tinjau Progres RSUD Kerinci RSUD Kerinci, Bupati Monadi Pastikan Pembangunan Sesuai Rencana.(ADZ) 

KERINCI - Bupati Kerinci Monadi, S.Sos., M.Si., meninjau langsung progres pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Kerinci melalui program PHTC, sekaligus melihat pelayanan kesehatan yang berlangsung di RSUD Kabupaten Kerinci, Senin (5/10/2026).

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Kerinci memastikan pembangunan fasilitas kesehatan berjalan sesuai rencana, sekaligus mendorong peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Proyek pembangunan dan renovasi RSUD Kabupaten Kerinci ini memiliki nilai pagu anggaran sekitar Rp137 miliar. Pembangunan tersebut menjadi salah satu langkah strategis Pemkab Kerinci dalam meningkatkan kapasitas dan kualitas fasilitas kesehatan bagi masyarakat.

Baca Juga: Terkait Dugaan BBM Pertalite Bermasalah, DPRD Sungai Penuh Hearing: Disperindag Harus Pro Aktif 

RSUD yang dibangun di atas lahan sekitar 3,5 hektare itu dirancang menjadi rumah sakit Tipe C. Dengan pengembangan tersebut, pemerintah berharap kapasitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Kerinci semakin memadai serta mampu memberikan layanan yang lebih representatif kepada masyarakat.

Paket pekerjaan konstruksi fisik pembangunan dan renovasi RSUD Kabupaten Kerinci dikerjakan oleh PT PP Urban (Urban-Penta KSO).

Dalam peninjauan tersebut, Bupati Monadi juga menekankan pentingnya dukungan seluruh pihak agar proses pembangunan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Monadi mengajak masyarakat Kabupaten Kerinci untuk bersama-sama menjaga, mendukung, dan mengawal proses pembangunan RSUD tersebut.

Baca Juga: Langkah Besar Kenalkan Kekayaan Budaya dan Wisata Kerinci ke Kancah Internasional

“Pembangunan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Karena itu, dukungan dan pengawasan dari semua pihak sangat dibutuhkan agar prosesnya berjalan dengan baik,” ujar Monadi.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur kesehatan tidak hanya berkaitan dengan penyediaan bangunan fisik, tetapi juga harus diikuti dengan peningkatan kualitas pelayanan dan kesiapan sumber daya manusia.

Pemerintah Kabupaten Kerinci berharap keberadaan RSUD yang lebih representatif nantinya dapat memperkuat akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan, sekaligus meningkatkan kapasitas layanan di daerah.

Pembangunan terus berjalan, pelayanan terus ditingkatkan. Pemkab Kerinci berkomitmen menghadirkan fasilitas kesehatan yang lebih baik demi memenuhi kebutuhan masyarakat.(Adz)

Langkah Besar Kenalkan Kekayaan Budaya dan Wisata Kerinci ke Kancah Internasional

 

Langkah Besar Kenalkan Kekayaan Budaya dan Wisata Kerinci ke Kancah Internasional.(Ist)

Kerinci, Merdekapost.com – Pemerintah Kabupaten Kerinci terus mendorong pelestarian sekaligus promosi kekayaan budaya dan pariwisata daerah ke panggung yang lebih luas. Salah satu langkah strategis tersebut diwujudkan melalui Festival Budaya Kerinci 2026 “Sekepal Tanah Surga, Negeri Seribu Budaya”.

Festival Budaya Kerinci 2026 dijadwalkan digelar pada 22 Oktober 2026 di kawasan Dermaga Objek Wisata Danau Kerinci, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi.

Tahun ini, festival kembali mengusung konsep “Balik Ku Dahin”, seperti yang diterapkan pada pelaksanaan tahun 2025. Namun, konsep tersebut akan dikemas lebih detail dengan menonjolkan berbagai tradisi, seni, adat istiadat, sejarah, kuliner dan kearifan lokal Kerinci.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kerinci, Jamal Penta, mengungkapkan konsep Balik Ku Dahin akan mulai terasa sejak pengunjung memasuki kawasan festival.

Di pintu masuk objek wisata Danau Kerinci, pengunjung akan disambut Balei Dahin dengan deretan rumah larik yang dikemas menjadi stand tradisi dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan kantor camat se-Kabupaten Kerinci.

“Festival Budaya Kerinci tahun ini memang memakai konsep Balik Ku Dahin, tetapi dikemas lebih detail tradisinya,” ungkap Jamal Penta.

Tidak hanya pada dekorasi dan stand, seluruh rangkaian kegiatan Festival Budaya Kerinci 2026, mulai dari pembukaan hingga penutupan, akan diisi dengan berbagai kegiatan seni dan budaya Kerinci.

Konsep Balik Ku Dahin juga akan diterapkan kepada para peserta dan pengunjung festival.

Jamal mengatakan, seluruh unsur pemerintahan yang hadir, mulai dari Bupati, Wakil Bupati, Sekda, kepala OPD, camat, kepala desa hingga seluruh pegawai, akan mengenakan pakaian Balik Ku Dahin.

“Mulai dari Bapak Bupati, Bapak Wakil Bupati, Bapak Sekda, Kepala OPD, Camat, Kades dan semua pegawai, pakaiannya adalah Balik Ku Dahin,” jelasnya.

Tidak hanya pemerintah, masyarakat umum, pedagang, panitia, wartawan, LSM hingga pelajar yang hadir juga diarahkan mengenakan pakaian Balik Ku Dahin.

Dengan demikian, suasana festival diharapkan benar-benar menghadirkan gambaran kehidupan tradisional Kerinci, sehingga pengunjung tidak hanya menyaksikan pertunjukan budaya, tetapi ikut merasakan atmosfer adat dan tradisi masyarakat Kerinci.

Bukan Sekadar Festival, Tapi Identitas Kerinci

Bupati Kerinci Monadi, Senin (5/10/2026), menyampaikan bahwa Kabupaten Kerinci memiliki kekayaan budaya, warisan tradisi dan adat istiadat yang memiliki akar panjang dalam peradaban masyarakat dataran tinggi Sumatra.

Menurutnya, kekayaan tersebut merupakan identitas yang harus dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

“Mari kita jadikan festival ini bukan sekadar tontonan, tetapi momentum untuk mengenal, mencintai, menjaga, dan mewariskan kekayaan budaya Kerinci kepada generasi berikutnya,” ujar Monadi.

Monadi menegaskan, menjaga sekaligus mempromosikan budaya Kerinci sebagai “Sekepal Tanah Surga” ke panggung dunia membutuhkan langkah pelestarian yang kuat di tingkat lokal, sekaligus strategi promosi yang mampu menjangkau masyarakat global.

Pengembangan pariwisata juga harus berjalan seiring dengan upaya menjaga tradisi dan warisan leluhur agar kekayaan budaya Kerinci tidak kehilangan identitas di tengah perkembangan zaman.

“Menjaga sekaligus mempromosikan budaya Kerinci sebagai Sekepal Tanah Surga ke panggung dunia memerlukan kombinasi aksi pelestarian di tingkat lokal dan strategi digital berskala global. Menyeimbangkan perlindungan tradisi leluhur dengan pengembangan pariwisata yang berkelanjutan menjadi kunci utamanya,” jelas Monadi.

Ia menyebut Festival Budaya Kerinci 2026 menjadi salah satu momentum penting untuk memperkenalkan kekayaan tersebut kepada masyarakat yang lebih luas.

“Langkah besar kita mengenalkan kekayaan ini ke kancah internasional adalah melalui perhelatan akbar Festival Budaya Kerinci 2026,” tuturnya.

Festival ini diharapkan tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga menjadi ruang promosi budaya dan pariwisata Kerinci sekaligus memperkuat identitas daerah.

Dengan menggabungkan tradisi, seni, sejarah, kuliner dan kearifan lokal dalam satu perhelatan, Festival Budaya Kerinci 2026 diharapkan mampu membuka semakin luas ruang bagi budaya Kerinci untuk dikenal, diapresiasi dan dipromosikan hingga ke tingkat nasional maupun internasional.

Festival Budaya Kerinci 2026.

“Sekepal Tanah Surga, Negeri Seribu Budaya.”

Mari hadir, ramaikan dan menjadi bagian dari perayaan budaya di Bumi Sakti Alam Kerinci.

Dari Kerinci untuk Indonesia.

Lestarikan budayanya, kuatkan identitasnya, majukan pariwisatanya.(Adz)

Bupati dan Wabup Kerinci Turun Kesawah, Dorong Pertanian Modern

Kerinci, Merdekapost.com - Bupati Kerinci, Monadi, S.Sos, M.Si, didampingi Wakil Bupati Kerinci, H. Murison, S.Pd, S.Sos, M.Si, turun langsung ke sawah untuk melaksanakan penanaman padi melalui program Pertanian Modern Advanced Agriculture System (PM-AAS) bersama ratusan masyarakat yang tergabung dalam Gapoktan Jaya Mandiri Dua, Desa Tebat Ijuk, Kecamatan Depati Tujuh, Senin (5/10/2026).

Kegiatan ini menjadi wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Kerinci dalam mendorong modernisasi sektor pertanian, meningkatkan produktivitas hasil panen, serta memperkuat ketahanan pangan daerah melalui penerapan sistem pertanian yang lebih maju, efektif, dan berkelanjutan.

Baca Juga: Bupati Kerinci Tegaskan Percepatan Tindak Lanjut Rekomendasi BPK, Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Baik

Dengan semangat kebersamaan antara pemerintah dan petani, diharapkan penerapan PM-AAS mampu membuka peluang peningkatan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat posisi Kabupaten Kerinci sebagai salah satu daerah potensial penghasil komoditas pertanian.

Turut hadir Camat Depati Tujuh Indra Hermawan, S.STP., Ketua Tim Kerja Penyuluh Pertanian Kabupaten Kerinci, Koordinator BPP Kecamatan Depati Tujuh, unsur pimpinan kecamatan, pemerintah desa, serta tokoh masyarakat setempat.

Baca Juga: Sinergitas Tanpa Batas, Kapolres Kerinci Beri Kejutan HUT ke-81 TNI di Makodim 0417/Kerinci

Bersama Petani, Membangun Pertanian Modern, Mewujudkan Kerinci yang Berdaya Saing, Maju dan Sejahtera.(Ali/Merdekapost.com)

Bupati Kerinci Tegaskan Percepatan Tindak Lanjut Rekomendasi BPK, Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Baik

Bupati Kerinci Tegaskan Percepatan Tindak Lanjut Rekomendasi BPK, Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Baik.(Ist)

Kerinci - Bupati Kerinci, Monadi, S.Sos, M.Si, menegaskan pentingnya komitmen bersama dalam menindaklanjuti rekomendasi hasil pemeriksaan BPK RI dan hasil pengawasan APIP sebagai langkah nyata memperkuat tata kelola pemerintahan yang tertib, transparan, profesional, dan akuntabel.

Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Pemantauan Tindak Lanjut Rekomendasi Hasil Pemeriksaan BPK RI Perwakilan Provinsi Jambi sampai dengan Semester I Tahun 2026 serta Tindak Lanjut Hasil Pengawasan APIP, yang berlangsung di Ruang Pola Lantai II Kantor Bupati Kerinci, Senin (5/10/2026).

Bupati Monadi menekankan bahwa tindak lanjut hasil pemeriksaan merupakan tanggung jawab bersama seluruh kepala perangkat daerah. Setiap rekomendasi harus dituntaskan secara nyata, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan, sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki sistem kerja dan mencegah terulangnya temuan yang sama.

“Temuan harus diselesaikan, rekomendasi harus ditindaklanjuti, kelemahan harus diperbaiki, dan kesalahan yang sama jangan sampai terulang kembali,” tegas Bupati Monadi.

Melalui langkah ini, Pemerintah Kabupaten Kerinci berkomitmen membangun birokrasi yang berintegritas, memperkuat pengawasan internal, serta memastikan pengelolaan keuangan dan aset daerah berjalan sesuai ketentuan, dengan hasil pembangunan dan pelayanan yang benar-benar dirasakan masyarakat.

Kerja benar sejak awal, tertib dalam proses, tuntas dalam pertanggungjawaban, dan nyata manfaatnya bagi masyarakat.(Adz)

Wujud Nyata Kepedulian Sosial, Bupati dan Wabup Kerinci Serahkan Bantuan Sosial dari Baznas dan Perumda Tirta Sakti

Bupati Monadi dan Wabup Kerinci Murison Serahkan Bantuan Sosial dari Baznas dan Perumda Tirta Sakti, Bantuan yang diserahkan adalah bentuk kepedulian sosisal dan Program Kerinci Peduli Baznas.(Ist)

Merdekapost.com - Bupati Kerinci, Monadi, S.Sos., M.Si, memimpin upacara bendera sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-36 Perumda Tirta Sakti Kabupaten Kerinci, di Halaman Kantor Bupati Kerinci, Bukit Tengah, Siulak, Senin (5/10/2026).

Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Bupati Kerinci H. Murison, S.Pd., S.Sos., M.Si., Sekda Kerinci Zainal Efendi, SP., M.Si., Direktur Perumda Tirta Sakti Ir. Maya Novefry Handayani, ST., para kepala OPD, jajaran ASN, serta karyawan Perumda Tirta Sakti Kabupaten Kerinci.

Dalam momentum istimewa ini, Bupati Monadi menegaskan pentingnya transformasi pelayanan air minum yang semakin profesional, inovatif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Peningkatan kualitas, kuantitas, dan kontinuitas air menjadi komitmen bersama demi menghadirkan pelayanan yang semakin baik dan berkelanjutan.

Wujud Nyata Kepedulian untuk Masyarakat

  • Rp245 Juta untuk Rehab Rumah warga Miskin (Baznas)

Peringatan HUT ke-36 ini juga diwarnai aksi kepedulian sosial melalui Penyerahan bantuan Program Kerinci Peduli dari Baznas Kabupaten Kerinci untuk rehabilitasi 7 unit rumah tidak layak huni bagi mustahik miskin, dengan total bantuan Rp245 juta. 

  • Rp 15 Juta untuk 3 Panti Asuhan (Perumda Tirta Sakti) 

Penyerahan santunan dari Perumda Tirta Sakti kepada tiga panti asuhan, masing-masing sebesar Rp5 juta, yaitu Panti Asuhan Khairunnas Semerap, Panti Asuhan Muhammadiyah Semurup, dan Panti Asuhan Muhammadiyah Sebukar. Total santunan mencapai Rp15 juta.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan prosesi pemotongan tumpeng sebagai ungkapan rasa syukur atas perjalanan 36 tahun pengabdian Perumda Tirta Sakti bagi masyarakat Kabupaten Kerinci.

Semoga di usia ke-36, Perumda Tirta Sakti semakin maju, semakin profesional, dan terus memberikan pelayanan air minum yang berkualitas sekaligus memperkuat kepedulian sosial bagi masyarakat.

Dirgahayu ke-36 Perumda Tirta Sakti Kabupaten Kerinci. 

Tirta Sakti Semakin Profesional, Semakin Inovatif, dan Semakin Dekat Melayani Masyarakat.(Adz)

Semangat Kebersamaan Warnai HUT ke-36 Perumda Tirta Sakti Kerinci

Semangat Kebersamaan Warnai HUT ke-36 Perumda Tirta Sakti Kerinci

Kerinci - Penuh semangat dan kebersamaan. Bupati Kerinci, Monadi, S.Sos., M.Si, bersama masyarakat turut memeriahkan HUT ke-36 Perumda Tirta Sakti Kabupaten Kerinci, Minggu (4/10/2026), di Tugu PKK, Jalur Dua Bukit Tengah.

Melalui kegiatan jalan santai, senam bersama, dan pembagian doorprize menarik, peringatan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi, membangun pola hidup sehat, serta memperkuat semangat kebersamaan antara pemerintah daerah, Perumda Tirta Sakti, dan masyarakat.

Lebih dari sekadar perayaan hari jadi, momentum ini menjadi pengingat akan pentingnya komitmen bersama untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan air bersih bagi masyarakat Kerinci.

Selamat HUT ke-36 Perumda Tirta Sakti Kabupaten Kerinci

Terus berinovasi, tingkatkan pelayanan, dan hadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Terus Mengalir untuk Kehidupan. Bersama Mengalirkan Kebaikan.

(Adz/Merdekapost)

Nilam Dibawah Kayu Manis, Peluang Baru untuk Kesejahteraan Petani Kerinci

Nilam Dibawah Kayu Manis, Peluang Baru untuk Kesejahteraan Petani Kerinci.(Ist)

KERINCI - Bupati Kerinci, Monadi, S.Sos., M.Si., bersama buyer PT Natraco meninjau lokasi uji coba budidaya nilam di wilayah Renah Pemetik, Minggu (4/10/2026).

Melalui konsep penanaman nilam di bawah tegakan kulit manis, petani diharapkan dapat memanfaatkan lahan secara lebih produktif dan memperoleh tambahan penghasilan sembari menunggu masa panen kulit manis.

Potensi besar, peluang semakin terbuka. Sejak 2024, sebanyak 157 petani di Kabupaten Kerinci telah membudidayakan nilam dengan kualitas yang mampu bersaing dengan daerah lain.

Kehadiran buyer PT Natraco juga membuka peluang pemasaran hasil panen secara langsung, sehingga komoditas nilam diharapkan semakin berkembang dan memberikan nilai tambah bagi petani.

Dari lahan produktif, tumbuh harapan baru. Pemerintah Kabupaten Kerinci terus mendorong diversifikasi komoditas perkebunan sebagai langkah nyata memperkuat ekonomi masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan petani.

Bersama membangun pertanian Kerinci yang maju, produktif, dan sejahtera. (Adz)

Pansel Bergerak, Prof. Jafar Ahmad Pastikan Seleksi Direksi PDAM Kerinci Berjalan Transparan dan Profesional

Pansel Bergerak, Prof. Jafar Ahmad Pastikan Seleksi Direksi PDAM Kerinci Berjalan Transparan dan Profesional

Kerinci, Merdekapost. com – Panitia Seleksi Pengisian Jabatan Direksi Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Sakti Kabupaten Kerinci mengumumkan hasil seleksi administrasi bakal calon anggota Direksi.

Berdasarkan pengumuman Nomor 08/PANSEL-DIRPERUMDAM-TS/IX/2026, yang merujuk pada Berita Acara Rapat Panitia Seleksi Nomor 07/BA/PANSEL-DIRPERUMDAM-TS/IX/2026 tanggal 24 September 2026, sebanyak tujuh bakal calon dinyatakan lulus seleksi administrasi.

Ketujuh peserta tersebut adalah Andi Yalmi, Kasmanto, Mario Dirgantara, Mensediar, Sasrir, Zairul Isman, dan Zurial.

Baca Juga: Dr Antonius Despinola dari Kajari Jakarta Pusat ke Kejagung, Kini Jadi Kasubdit Jampidum Kejagung

Ketua Panitia Seleksi, Prof. Dr. H. Jafar Ahmad, S.Ag., M.Si., Jum’at (25/9/2026), mengatakan peserta yang telah dinyatakan lulus administrasi selanjutnya akan mengikuti tahapan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

“Setelah melalui tahapan seleksi administrasi, terdapat tujuh bakal calon yang dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi. Selanjutnya mereka akan mengikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan sesuai jadwal dan tahapan yang telah ditetapkan panitia,” ujar Prof. Jafar.

UKK dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni Rabu, 30 September 2026 dan Kamis, 1 Oktober 2026, bertempat di Lantai 2 Kantor Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jambi, Jalan Raya Jambi–Ma. Bulian KM 15, Mendalo Darat.

Pada hari pertama, peserta akan mengikuti psikotes, ujian tertulis keahlian, serta penyusunan makalah dan rencana bisnis.

Baca Juga: Propam Polres Kerinci Bagikan Sembako untuk Warga Kurang Mampu dan Disabilitas

Selanjutnya pada hari kedua, tahapan dilanjutkan dengan presentasi makalah dan rencana bisnis serta wawancara.

Prof. Jafar berharap seluruh peserta dapat mengikuti setiap tahapan dengan baik dan mempersiapkan diri secara maksimal.

“Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti setiap tahapan dengan baik, mempersiapkan diri secara maksimal, serta memenuhi seluruh ketentuan yang telah disampaikan panitia,” katanya.

Dalam pelaksanaan UKK, peserta diwajibkan hadir paling lambat pukul 07.30 WIB dengan mengenakan pakaian rapi dan sopan serta membawa Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) untuk keperluan daftar hadir.

Untuk penyusunan makalah, peserta diminta menulis makalah dengan tulisan tangan sebanyak 3 sampai 4 halaman kertas A4. Materi makalah mencakup masalah, strategi, program, prioritas, target, serta rencana implementasi.

Peserta juga diminta membawa HP/laptop dan alat elektronik lainnya, serta buku dan referensi yang diperlukan ke dalam ruangan UKK.

Baca Juga: Wabup Murison Tutup GSI 2026, Kerinci Raih Juara, Iqbal Pemain Terbaik dan Fabio Top Skor

“Tahapan ini menjadi bagian dari proses untuk melihat kemampuan, gagasan, serta kesiapan para calon dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai Direksi Perumda Air Minum Tirta Sakti,” jelas Prof. Jafar.

Panitia juga menyampaikan bahwa biaya transportasi dan akomodasi selama mengikuti UKK menjadi tanggung jawab masing-masing peserta.

Apabila terdapat perubahan jadwal pelaksanaan UKK, panitia akan menyampaikan informasi tersebut kepada peserta.

Dengan lolosnya tujuh peserta pada tahap administrasi, proses seleksi Direksi Perumda Air Minum Tirta Sakti Kabupaten Kerinci kini memasuki tahapan UKK yang mencakup penilaian kompetensi, gagasan bisnis, presentasi, dan wawancara.(adz)

Inilah 7 Nama yang Lolos Seleksi Administrasi Calon Direksi PDAM Tirta Sakti Kerinci

Inilah 7 Nama yang Lolos Seleksi Administrasi Calon Direksi PDAM Tirta Sakti Kerinci.(adz/mpc)

KERINCI - Panitia Seleksi Pengisian Jabatan Direksi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum atau biasa disebut PDAM Tirta Sakti Kabupaten Kerinci mengumumkan hasil seleksi administrasi bakal calon anggota direksi.

Dalam pengumuman bernomor 08/PANSEL-DIRPERUMDAM-TS/IX/2026, tercatat ada 7 nama yang dinyatakan lulus seleksi administrasi. Pengumuman tersebut diterbitkan berdasarkan Berita Acara Rapat Panitia Seleksi Nomor 07/BA/PANSEL-DIRPERUMDAM-TS/IX/2026 tertanggal 24 September 2026. 

Ketujuh nama yang dinyatakan lulus tersebut yakni:

1. Andi Yalmi

2. Kasmanto

3. Mario Dirgantara

4. Mensediar

5. Sasrir

6. Zairusman

7. Zurial

Panitia menegaskan, urutan nama dalam pengumuman tersebut disusun berdasarkan abjad dan tidak menunjukkan peringkat hasil seleksi administrasi.

Selanjutnya, ketujuh bakal calon tersebut akan mengikuti tahapan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK).

UKK dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni Rabu, 30 September 2026 hingga Kamis, 1 Oktober 2026, mulai pukul 07.30 WIB sampai selesai.

Pelaksanaan UKK bertempat di Lantai 2 Kantor Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jambi, Jalan Raya Jambi–Ma. Bulian KM 15 Mendalo Indah.

Pada hari pertama, 30 September 2026, peserta akan menjalani psikotes, ujian tertulis keahlian, serta penulisan makalah dan rencana bisnis.

Sementara pada hari kedua, 1 Oktober 2026, tahapan dilanjutkan dengan presentasi makalah dan rencana bisnis serta wawancara.

Untuk penulisan makalah, panitia menetapkan peserta menulis tangan sebanyak 3-4 halaman kertas A4. Materi makalah meliputi masalah, strategi, program prioritas, target, serta rencana implementasi.

Peserta juga dilarang membawa HP/laptop maupun alat elektronik lainnya, buku, referensi atau sejenisnya ke dalam ruang UKK.

Panitia meminta peserta sudah berada di lokasi UKK paling lambat pukul 07.30 WIB, dengan mengenakan pakaian rapi dan sopan. Peserta juga diwajibkan membawa dan menunjukkan KTP elektronik asli saat mengisi daftar hadir.

Adapun biaya transportasi dan akomodasi selama mengikuti UKK menjadi tanggung jawab masing-masing peserta.

Panitia juga menyebut apabila terjadi perubahan jadwal pelaksanaan UKK, informasi akan disampaikan kepada peserta.

Pengumuman tersebut ditandatangani Ketua Panitia Seleksi, Prof. Dr. H. Jafar Ahmad, S.Ag., M.Si, di Siulak pada 25 September 2026. (red)

Di Tengah Duka Keluarga Korban Kebakaran di Bentok, Bupati Monadi Hadir dan Serahkan Bantuan

Merdekapost.com, Kerinci – Di tengah duka akibat musibah kebakaran, Pemerintah Kabupaten Kerinci menunjukkan kepedulian dengan hadir langsung memberikan bantuan kepada warga yang terdampak.

Bupati Kerinci Monadi, S.Sos., M.Si., didampingi Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kerinci Dedi Andrizal, S.E., M.Si., menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran satu unit rumah di Desa Bentok, Kecamatan Kayu Aro, Kabupaten Kerinci.

Kebakaran tersebut terjadi pada Sabtu pagi, 19 September 2026. Peristiwa itu mengakibatkan satu unit rumah warga hangus terbakar dan menyebabkan keluarga korban kehilangan tempat tinggal serta sejumlah harta benda.

Baca Juga: Wabup Murison Launching Sekolah Siaga Kependudukan MAN 2 Kerinci

Di tengah kondisi tersebut, Bupati Kerinci Monadi hadir secara langsung pada Rabu (23/9/2026) untuk menyerahkan bantuan sekaligus memberikan dukungan moril kepada keluarga yang tertimpa musibah.

Bupati Kerinci Monadi mengatakan, kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab pemerintah kepada warga.

“Pemerintah harus hadir ketika masyarakat mengalami musibah. Bantuan yang kami berikan mungkin belum bisa mengganti seluruh kerugian yang dialami, tetapi kami berharap dapat sedikit meringankan beban keluarga,” ujar Monadi.

Menurutnya, musibah kebakaran tentu menjadi ujian berat bagi keluarga yang terdampak. Karena itu, ia berharap keluarga korban tetap tabah dan tidak kehilangan semangat untuk kembali bangkit.

Baca Juga: RSUD Mayjen H.A. Thalib Kota Sungai Penuh Gelar Witness dan Handover Alat Kesehatan CT Scan

“Kita turut prihatin atas musibah ini. Semoga keluarga diberikan ketabahan, kekuatan, dan kemudahan dalam menghadapi cobaan ini. Jangan melihat besar kecilnya bantuan, tetapi lihat perhatian dan kepedulian pemerintah kepada masyarakat,” katanya.

Monadi juga menegaskan bahwa Pemkab Kerinci akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat, khususnya ketika warga menghadapi kondisi sulit dan membutuhkan dukungan.

“Insyaallah, pemerintah daerah akan terus berusaha memberikan perhatian kepada masyarakat yang membutuhkan. Semoga bantuan ini bisa bermanfaat dan keluarga korban dapat segera bangkit kembali,” tutupnya.

Pemkab Kerinci berharap bantuan yang diserahkan dapat sedikit meringankan beban keluarga korban serta menjadi penyemangat untuk kembali menata kehidupan setelah musibah kebakaran.(Adz)

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs