Jambi Siapkan Lahan 13,4 Hektare untuk Bangun Kodam Baru

Pemerintah Provinsi Jambi menunjukkan komitmen penuh dalam mendukung penguatan sistem pertahanan nasional dengan menghibahkan lahan seluas 13,4 hektare guna mempercepat realisasi pembentukan markas Kodam tersebut. Proses penyerahan aset daerah ini diresmikan melalui penandatanganan berita acara serah terima oleh Gubernur Jambi Al Haris bersama Komandan Korem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin.(Istimewa) 

MERDEKAPOST.COM, JAMBI – Langkah Provinsi Jambi untuk memiliki Komando Daerah Militer (Kodam) sendiri kini semakin dekat. 

Pemerintah Provinsi Jambi menunjukkan komitmen penuh dalam mendukung penguatan sistem pertahanan nasional dengan menghibahkan lahan seluas 13,4 hektare guna mempercepat realisasi pembentukan markas Kodam tersebut.

Proses penyerahan aset daerah ini diresmikan melalui penandatanganan berita acara serah terima oleh Gubernur Jambi Al Haris bersama Komandan Korem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin. 

Momentum bersejarah ini disaksikan langsung oleh Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol, Arief Gajah Mada, pada Jumat (22/5/2026).

Lahan yang diserahkan tersebut dipastikan telah memiliki sertifikat resmi atas nama Pemerintah Provinsi Jambi. 

Letaknya dinilai sangat mumpuni dari sisi taktis, yakni berada tepat di depan pangkalan SPN Polda Jambi, kawasan Pondok Meja, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi.

Gubernur Jambi, Al Haris menjelaskan bahwa penyediaan lahan seluas kurang lebih 13,5 hektare ini merupakan langkah awal persiapan Jambi menuju pembentukan Kodam. 

Posisi lahan tersebut dinilai sangat strategis lantaran berhadapan langsung dengan SPN, serta dikelilingi oleh kompleks pendidikan dan kawasan perkantoran.

Tidak berhenti di situ, Al Haris membeberkan Pemprov Jambi saat ini tengah bergerak mencari lahan alternatif di koridor Mendalo-Pijoan yang diproyeksikan sebagai pusat pengembangan pertahanan masa depan. 

Kawasan tersebut dinilai krusial karena terhubung langsung dengan akses jalan tol Jambi-Merlung-Rengat.

Jika kelak kawasan itu berkembang menjadi persimpangan perlintasan utama, keberadaan Kodam di sana akan menjadi sangat strategis. 

Sementara itu, lahan di Pondok Meja yang diserahkan saat ini nantinya dapat dialihkan fungsinya untuk pembangunan Resimen Induk Kodam (Rindam) atau fasilitas militer pendukung lainnya. 

Beriringan dengan rencana tersebut, pemerintah daerah juga mulai membidik lahan untuk pembangunan Pangkalan Udara (Lanud) guna mengimbangi target peningkatan status bandara Jambi menjadi bandara internasional.

Target Realisasi 2027 dan Respons Positif TNI

Proses penyerahan aset daerah ini diresmikan melalui penandatanganan berita acara serah terima oleh Gubernur Jambi Al Haris bersama Komandan Korem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin.(Ist)

Al Haris menaruh harapan besar agar pada tahun 2027 mendatang, Jambi sudah masuk dalam daftar perencanaan pembentukan Kodam baru sesuai skema strategis TNI Angkatan Darat. 

Pemerintah daerah menyatakan kesiapan penuh untuk berkolaborasi dengan institusi TNI demi mempercepat proyek ini, yang diyakini mampu mendongkrak pelayanan keamanan serta membantu kebutuhan masyarakat secara maksimal.

Langkah responsif Pemprov Jambi ini menuai apresiasi tinggi dari pimpinan TNI. 

Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol, Arief Gajah Mada, mengaku sangat terkejut sekaligus terharu atas atensi besar yang diperlihatkan pemerintah daerah terhadap pengembangan satuan TNI.

Arief Gajah Mada mengaku sangat terkejut dan berterima kasih kepada Gubernur atas pemberian lahan yang dinilai sangat bagus dan strategis tersebut. 

Dokumentasi hibah ini akan segera dilaporkan ke Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad) sebagai bagian dari rencana pengembangan instansi.

Peluang Emas Penambahan Kodam Baru

Berdasarkan cetak biru rencana strategis TNI AD pada tahun 2027, memang akan dilakukan penambahan empat Kodam baru di seluruh Indonesia, dan Jambi menempati posisi peluang yang sangat besar. 

Arief Gajah Mada optimistis jika Kodam Jambi resmi berdiri, maka rantai komando pertahanan, koordinasi keamanan, hingga penanggulangan bencana alam di daerah akan berjalan jauh lebih cepat dan efisien.

Di akhir pertemuan, Pangdam kembali menegaskan rasa bangga dan harunya atas kepedulian Al Haris yang tidak hanya menghibahkan lahan, tetapi juga merencanakan perbaikan rumah dinas serta fasilitas penunjang bagi para prajurit TNI. 

Sinergi ini diharapkan terus kokoh demi mewujudkan Jambi yang maju dan aman.(*)

Ini Daftar 29 Pejabat yang Memenuhi Syarat Seleksi JPT Pratama Pemprov Jambi

JAMBI - Panitia Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Pemerintah Provinsi Jambi resmi mengumumkan hasil penetapan peserta yang memenuhi syarat kualifikasi dan rekam jejak tahun 2026.

Pengumuman bernomor 009/Pansel.JPT Pratama/Jambi/2026 tersebut dirilis pada Senin (18/5/2026) malam.

Panitia seleksi pada lelang jabatan ini diketuai Sukamto Satoto.

Dalam pengumuman disebutkan bahwa peserta yang dinyatakan lolos seleksi administrasi diminta mempersiapkan diri untuk mengikuti tahapan berikutnya.

Para peserta diundang untuk mengikuti Penelusuran Kompetensi Manajerial (Assessment Center) pada hari Kamis dan Jumat, 21 hingga 22 Mei 2026.

Ujian akan dilaksanakan mulai pukul 07.30 WIB bertempat di UPT. Penilaian Kompetensi pada Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Riau, Pekanbaru.

Baca Juga: Inilah Isi Tuntutan Jaksa terhadap 4 Terdakwa Korupsi Alat Praktik SMK di Disdik Jambi

Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar melakukan lapor diri sebelum pelaksanaan assessment.

Peserta wajib melaporkan diri untuk hadir mengikuti Assessment Center pada hari Selasa, 19 Mei 2026, mulai pukul 08.00 hingga 15.30 WIB di Kantor Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jambi.

Dari hasil pengumuman tersebut, posisi Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk menjadi jabatan dengan jumlah pelamar terbanyak yang lolos seleksi administrasi, yakni 12 orang.

Berdasarkan pengumuman panitia seleksi, daftar peserta yang dinyatakan lolos disusun berdasarkan urutan abjad sesuai jabatan yang dilamar.

Daftar 29 Pejabat Penuhi Syarat Seleksi

Berikut rincian nama peserta untuk masing-masing posisi JPT Pratama di lingkungan Pemprov Jambi:

Kepala Dinas Pendidikan

- Harits Haikal

- Hendri Yulianto

- Euis Novitasari

- M Umar My

- Naspridinal

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan

- A Shomad

- Budi Saputra

- Desmarita

- Nasrul

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk

- Amidy

- Atma Jaya

- Novita Erlinda

- Rini Rosa

- Haidir

- Agussalim

- Verry Ardiansyah

- Rakhmat Dharmawan

- Mardiansyah

- Melvin Perjuangan Hutabarat

- Qamaruz Zaman

- Rino Oetami

Kepala Biro Administrasi Pimpinan

- Bustanul Aripin

- Revo Anhar

- Padli Saleh

- Riza Setiawan

Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Raden Mattaher Jambi

- Iwan Hendrawan

- Meidrin Joni

- Florensi Sihombing

- Aliyardi

(Adz/Merdekapost)

Al Haris Ungkap Dukungan Kemenhub Wacana Jalur Kereta Api Batu Bara Jambi Rute Bungo-Sarolangun-Kemingking

Gubernur Jambi Al Haris melakukan audiensi bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan di Jakarta, Selasa (19/5/2026).  Dia mengungkap rencana pembangunan jalur kereta api batu bara Bungo-Sarolangun-Kemingking Muaro Jambi. (Ist)

JAMBI, MERDEKAPOST.COM - Wacana jalur kereta api (KA) batu bara di Provinsi Jambi rute Bungo-Sarolangun menuju Pelabuhan Kemingking, Kabupaten Muaro Jambi, sampai ke Kementerian Perhubungan.

Gubernur Jambi Al Haris melakukan audiensi bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan di Jakarta, Selasa (19/5/2026). 

Pertemuan tersebut membahas rencana pembangunan jalur kereta api batu bara rute Bungo-Sarolangun menuju Pelabuhan Kemingking, Kabupaten Muaeo Jambi.

"Jalur kereta api batu bara rute Bungo, Sarolangun menuju Pelabuhan Kemingking," ujar Al Haris, Gubernur Jambi. 

Haris menyampaikan pembangunan jalur kereta api batu bara menjadi langkah strategis untuk mendukung kelancaran distribusi hasil tambang di Provinsi Jambi.

Langkah itu sekaligus menekan biaya logistik perusahaan tambang.

"Bersama Dirjen Perkeretaapian membahas rencana untuk membangun kereta api batu bara rute Bungo, Sarolangun menuju Pelabuhan Kemingking. Langkah ini memiliki peluang karena pembangunan kereta api Trans Sumatera menjadi program Presiden Prabowo Subianto,” lanjutnya.

Pembangunan jalur kereta api, kata Al Haris, juga diharapkan mampu mengurangi beban angkutan batu bara di jalan raya serta meningkatkan efisiensi transportasi logistik di daerah.

Dukungan dari Kementerian Perhubungan menjadi sinyal positif bagi percepatan realisasi proyek strategis tersebut.

“Kemenhub mendukung dan mereka siap berkolaborasi dengan Pemprov Jambi mewujudkan pembangunan kereta api batu bara di Provinsi Jambi,” pungkasnya.

Pemerintah Provinsi Jambi berharap pembangunan jalur kereta api batu bara dapat menjadi bagian dari penguatan konektivitas dan pengembangan infrastruktur transportasi di Sumatera, khususnya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional.

Wacana Rel Kereta Api di Jambi Pernah Mengemuka

Pada 2018, wacana pembangunan rel kereta Api Trans Sumatera di Jambi pernah mengemuka.

Saat itu, selain jalur Jambi-Palembang, Dinas Perhubungan Provinsi Jambi pernah menyampaikan pembangunan jalur Jambi-Rengat.

Pernah disebutkan bahwa pembangunan rencananya dimulai pada 2019.

Penetapan trase telah dilakukan oleh kementerian. Sesuai dengan studi detail engineering design (DED) jalur kareta api yang disiapkan sesuai trase Jambi- Pekanbaru melaui Rengat sepanjang 224 Km.

Namun, koordinat trase yang DED ditetapkan  hanya sepanjang 120 Km. Artinya, itu ada  kekurangan 104 Km.

Kala itu, rencananya ada 12 stasiun kareta api antara Jambi dengan Rengat. 

Sedangkan untuk  pola operasi untuk trase dan DED pembangunan jalur kareta api lintas Jambi dengan Rengat di Sumatra antara Stasiun Pematang  Gajah sampai dengan Stasiun Batang Asam. (*)

Gubernur Al Haris Sebut Program MBG Bukan Sekadar Gizi, Tapi Penggerak Ekonomi Daerah

Jambi - Gubernur Jambi Al Haris menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah berkembang menjadi kekuatan baru yang tidak hanya menyasar persoalan gizi, tetapi juga menggerakkan ekonomi daerah secara nyata.

Pernyataan itu disampaikan Al Haris saat menghadiri rapat konsolidasi pelaksanaan MBG yang digelar Badan Gizi Nasional (BGN) di BW Luxury Hotel Jambi, Sabtu (2/5/2026). Forum ini mempertemukan berbagai pihak, mulai dari kepala SPPG, mitra, yayasan, pengawas gizi, hingga pelaku lapangan dan juru masak.

Di hadapan peserta, Al Haris memaparkan capaian konkret program MBG di Jambi. Hingga saat ini, terdapat 205 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), dengan rincian 173 unit telah beroperasi dan 32 unit siap operasional. Selain itu, sebanyak 302 SPPG masih dalam tahap persiapan dan survei lapangan.

Baca Juga: Kendalikan Sabu Asal Lapas Jambi, Supir Ekspedisi Diringkus Satreskrim Polres Kerinci

“Program ini menyasar anak-anak, ibu hamil, dan ibu menyusui yang mengalami kekurangan gizi. Namun dampaknya tidak berhenti di situ, tetapi merambah ke sektor ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Al Haris menilai, kehadiran program MBG telah menciptakan perubahan pola ekonomi, khususnya di sektor pertanian, peternakan, dan usaha kecil. Produk-produk lokal kini memiliki pasar yang jelas dan berkelanjutan.

“Dulu banyak hasil produksi kita dijual keluar daerah. Sekarang, dengan adanya MBG, cukup di Jambi saja sudah terserap. Ini memberi kepastian pasar bagi petani dan pelaku usaha,” katanya.

Baca Juga: Menanam Pohon di Buku, Menebang Hutan di Realita

Ia menegaskan bahwa program ini menciptakan efek domino ekonomi, di mana rantai pasok mulai dari produksi hingga distribusi ikut bergerak.

Namun di sisi lain, Al Haris juga mengingatkan adanya tantangan serius, khususnya pada sektor pangan. Ia menyebut, saat ini Jambi baru mampu memenuhi sekitar 71 persen kebutuhan beras secara mandiri, sementara sisanya masih harus dipasok dari luar daerah.

“Kita harus meningkatkan produksi, terutama beras. Ini penting agar kebutuhan program bisa dipenuhi dari dalam daerah sendiri,” tegasnya.

Di tengah tantangan tersebut, Al Haris melihat program MBG telah membuka peluang besar dalam penyerapan tenaga kerja. Ribuan masyarakat kini terlibat dalam berbagai sektor, mulai dari dapur produksi, distribusi bahan pangan, hingga jasa pendukung lainnya.

“Kita ingin program ini membawa kebahagiaan bagi semua. Bukan hanya penerima manfaat, tetapi juga pengelola, petugas lapangan, hingga pelaku usaha,” ujarnya.

Data yang dipaparkan dalam rapat menunjukkan, sebanyak 446 ribu penerima manfaat telah terdata di Jambi, dengan 545 supplier yang terlibat dalam rantai pasok program.

Setiap harinya, sekitar Rp7,2 miliar anggaran berputar di daerah. Dana tersebut mengalir ke berbagai sektor, mulai dari pekerja dapur, pemasok bahan pangan, hingga pelaku usaha kecil. Secara keseluruhan, program ini telah menyerap sekitar 9.635 tenaga kerja.

Bagi Al Haris, angka-angka tersebut bukan sekadar statistik. Ia melihatnya sebagai indikator bahwa MBG mulai membentuk ekosistem ekonomi baru di Jambi.

Bacaan Lainnya:

Oknum Dosen yang Digerebek Dikaitkan Sebagai Staf Ahli Gubernur, Kadiskominfo: Itu Hoaks!

Ini Daftar Nama Ketua DPW dan DPD PAN Provinsi Jambi yang Dilantik Ketum Zulkifli Hasan

“Ini bukan hanya soal makan bergizi, tetapi bagaimana kita membangun ekonomi dari bawah, dari dapur ke desa, dari petani ke pasar,” katanya.

Al Haris juga menegaskan pentingnya menjaga agar manfaat ekonomi dari program ini tetap berada di dalam daerah. Ia mendorong seluruh pihak untuk memperkuat rantai pasok lokal agar tidak bergantung pada daerah lain.

Dengan konsolidasi yang terus dilakukan dan dukungan lintas sektor, Al Haris optimistis program MBG akan menjadi salah satu pilar penting pembangunan Jambi ke depan.

Di tengah upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia, program ini kini tidak hanya memberi makan—tetapi juga menghidupkan ekonomi, membuka lapangan kerja, dan perlahan mengubah wajah kesejahteraan masyarakat di daerah. (*)

Gubernur Al Haris Tinjau dan Serahkan Bantuan Korban Terdampak Banjir Sarolangun

  

Merdekapost.com - Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH, turun langsung meninjau kondisi korban terdapak banjir yang melanda sejumlah wilayah, Gubernur menyerahkan bantuan secara simbolis Desa Lubuk Resam Ilir, Kecamatan Cerminan Gedang  Kabupaten Sarolangun, Sabtu (02/05/2026).

Banjir bandang melanda Kabupaten Sarolangun, Jambi, sejak sepekan  mengakibat luapan Sungai Batang Asai naik  karena curah hujan tinggi. Sebanyak 26 desa di beberapa kecamatan terdampak, dan sebanayak  1.552 rumah  masyarakat yang terendam dengan ketinggian air mencapai 50 cm hingga lebih. Banjir juga menyebabkan satu jembatan roboh. 

Gubernur Al Haris  meninjau lokasi banjir untuk. memastikan percepatan penanganan dampak bencana dan menyerahkan bantuan darurat langsung kepada warga terdampak. Bantuan yang disalurkan mencakup kebutuhan pokok (beras, makanan), perlengkapan sandang/selimut. Fokus utama adalah memastikan keamanan warga dan distribusi bantuan berjalan cepat dan tepat sasaran.

Gubernur Al Haris sampaikan ucapan rasa prihatin yang mendala atas musibah banjir melanda daerah disarolangun ini, " musibah seperti ini, itu Allah yang mengatur semuanya tapi juga faktor manusia juga, ada andilnya yang hutannya ditebang, sungai nya sudah mendengkal dan sebagainya, ini juga masalah kita semuanya, karena itu sekarang kita ambil langkah-langkah untuk memulihkan kondisi yang ada di lapangan," ucap gubernur Al Haris 

“Ini musibah yang tentu menjadi perhatian kita bersama. Selain faktor alam, kita juga harus menyadari adanya dampak dari aktivitas manusia, seperti kondisi sungai yang mulai rusak dan penebangan hutan,” lanjut Gubernur Al Haris 

" Mulai banjir disarolangun ini saya terus pantau , juga BPBD Provinsi Jambi dan Dinas Sosial catatan sipil provinsi Jambi sudah turun dilapangan untuk memantau dan kondisikan termasuk mengevalusi keluarga yang terdampak banjir." Sambung Gubernur Al Haris.

Dikatakan Gubernur Al Haris dalam kondisi pasca banjir adanya beberapa penyakit, itu Perlu kita waspadai, juga troma bagi kita semua apa lagi anak anak," pada saat paska banjir, kita perlu waspada dengan adanya penyakit, bersama kita atasi permasalahan , mulai dari rumah yang basah, perbaikan rumah yang hanyut, perlu kita baikan bersama sama baik pemerintah provinsi juga kabupaten Sarolangun," kata Gubernur Al Haris.

Gubernur Al Haris, mintak bupati Sarolangun untuk mendata semua rumah yang terdampak banjir juga jembatan yang roboh agar segera bisa kita tangani bersama," saya minta Bupati segera buatkan surat keprovinsi boleh segera kita tangani bersama, apalagi ada jembatan yang putus, ini bagai mana anak anak kita kesekolah, mari bersama kita kerjakan, Pinta Gubernur Al Haris. 

Pada kesempatan ini Gubernur Al Haris menyerahkan bantuan Pemerintah Provinsi Jambi   secara simbolis  Paket sembako 

1. Indomie 10 bungkus

2. Sarden 1 kaleng

3. Minyak 1 liter

4. Kecap 1 botol

5. Teh celup 1 kotak

6. Gula pasir 1 kg

Beras 600 kilo, 60 bungkus

Dari BPBD Provinsi Jambi Mei Instan 2.200 Kotak, sarden 24 Kaleng, minyak goreng 24, Gula pasir 60 bungkus, kopi 25 kotak, teh 48 kotak, makanan bayi 22 kotak, Family kit 20 Kotak dan Matras 30 lembar, Air mineral 225 dus.

Ditempat yang sama Bupati Sarolangun Hurmin menyampaikan, ucapan terima kasih kepada gubernur Al Haris, dimana kita tahu bersama begitu padat acara beliau dijambi dengan banyaknya kedatangan Mentri kejambi, beliau masih menyempatkan diri melihat secara langsung kondisi kita disini. Dengan membawa bantuan untuk masyarakat di Sarolangun. Kami ucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur Al Haris, 

Hurmin menegaskan, pemerintah daerah berkomitmen mencari langkah penanganan yang komprehensif pasca bencana. “Kami ingin memastikan kondisi masyarakat secara langsung, sekaligus merumuskan langkah terbaik ke depan agar penanganan banjir ini lebih efektif,” ujarnya.

Gubernur Al Haris didampingi Bupati Sarolangun Hurmin dan Forkompinda Sarolangun, Kepala Dinas Sosial catatan sipil Edi Kusmiran, Kepala BPBD Provinsi Jambi Bachyumi  Dalinasyah Kepala Dinas Diskominfo Provinsi Jambi Ariansyah, serta para tokoh masyarakat Sarolangun. (*)

Ini Daftar Nama Ketua DPW dan DPD PAN Provinsi Jambi yang Dilantik Ketum Zulkifli Hasan

PAN - Partai Amanat Nasional (PAN) Provinsi Jambi 

JAMBI, MERDEKAPOST.COM - Daftar nama DPW dan DPD PAN Provinsi Jambi yang baru saja dilantik.

Pelantikan ketua dewan pimpinan wilayah (DPW) dan dewan pimpindan daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Provinsi Jambi digelar pada Kamis (30/4/2026) di Abadi Convention Center Kota Jambi.

Pelantikan ini dihadiri Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan (Zulhas), Ketua MPP PAN Hatta Rajasa, Wakil Ketua Umum Eddy Soeparno, Viva Yoga serta anggota DPR RI Uya Kuya, H. Bakri dan pengurus DPP.

PAN Provinsi Jambi ditargetkan bisa meraih 3 polisi kepala daerah pada Pilkada mendatang.

Berikut nama-nama Ketua dan DPD PAN Provinsi Jambi :

Ketua DPW : Al Haris (Gubernur Jambi)

Sekretaris: Madian Saswadi

Bendahara: Pit Arzuna

Ketua DPD DPD Kabupaten dan Kota :

- Tanjab Barat: Anwar Sadat (Bupati Tanjab Barat)

- Tanjab Timur: Asnawi

- Muaro Jambi: Bambang Bayu Suseno (Bupati Muaro Jambi)

- Kota Jambi: Maulana (Wali Kota Jambi)

- Batanghari: Firdaus Fattah

- Sarolangun: Tedy Irawan

- Merangin: Al Hanim Assodiqi

- Bungo: Dedy Putra (Bupati Bungo)

- Tebo: Suryadi

- Kerinci: Monadi (Bupati Kerinci)

- Sungai Penuh: Alvin (Wali Kota Sungai Penuh). (*)

Gubernur Al Haris di Halal Bihalal Sumbagsel: Kita Harus Saling Bantu Bangun Daerah

Gubernur Jambi, Al Haris, menghadiri acara Halal Bihalal bersama masyarakat perantau Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) di Griya Agung, Rumah Jabatan Gubernur Sumatera Selatan, Sabtu (25/4/2026).(Doc/Ist)

MERDEKAPOST.COM - Gubernur Jambi, Al Haris, menghadiri acara Halal Bihalal bersama masyarakat perantau Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) di Griya Agung, Rumah Jabatan Gubernur Sumatera Selatan, Sabtu (25/4/2026). 

Pertemuan yang diinisiasi oleh Menko Pangan Zulkifli Hasan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi lima provinsi di wilayah selatan Sumatera.

Acara ini dihadiri oleh deretan tokoh nasional, mulai dari Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin, Mendagri Tito Karnavian, hingga Menteri Desa dan PDT Yandri Susanto.

Tampak pula tokoh senior seperti Aburizal Bakrie dan Hatta Rajasa, serta para kepala daerah dari Sumatera Selatan, Lampung, Bengkulu, Jambi, dan Bangka Belitung.

Suasana akrab terasa sejak awal acara yang kental dengan nuansa budaya. Alunan musik kulintang khas OKU Timur menyambut sekitar 1.500 undangan yang terdiri dari pejabat, tokoh adat, hingga petinggi BUMN. 

Baca Juga: Bupati Monadi Dampingi Tim Kemenkes Tinjau Lokasi Rencana Pembangunan RSUD Tipe C

Provinsi Jambi pun turut unjuk gigi dengan menampilkan Tari Srikandi asal Kabupaten Merangin.

Mendagri Tito Karnavian dalam sambutannya menekankan bahwa pertemuan ini bukan bentuk primordialisme sempit, melainkan semangat natural putra daerah untuk berkontribusi bagi tanah kelahiran.​

"Ini ide Pak Zulkifli Hasan dan sangat penting bagi kita. Kita ingin berbuat sesuatu untuk wilayah masing-masing di tengah tantangan yang ada. Wajar jika putra daerah ingin berkontribusi bagi kampung halamannya," ujarnya.

Senada dengan itu, Menko Pangan Zulkifli Hasan mengajak seluruh elemen masyarakat Sumbagsel untuk bersatu.

"Sumbagsel ini kaya potensi. Sekarang saatnya kita dorong bersama agar bisa berkembang seperti daerah lain yang sudah lebih dulu maju," tegasnya.​

Gubernur Jambi Al Haris menyambut positif momentum ini. Baginya, kehadiran banyak tokoh asal Sumbagsel di jajaran pemerintahan pusat adalah aset besar yang harus disinergikan untuk pembangunan daerah.

"Intinya, kalau lima kepala daerah ini bersatu, banyak yang bisa kita kerjasamakan. Antarwilayah punya kelebihan masing-masing. Kita juga punya banyak putra daerah terbaik di pusat yang bisa membantu kita di daerah," katanya.

Ia berharap pertemuan ini menjadi titik awal kolaborasi yang lebih konkret. 

"Ini bukan sekadar silaturahmi, tapi bukti bahwa tokoh Sumbagsel punya kontribusi besar bagi nasional. Pertemuan ini diharapkan memperkuat peran daerah dalam mendukung pembangunan nasional," imbuhnya.​

Baca Juga: Resmikan Kantor Engineering Baru, PT SAS dan Group Kian Bersinergi dengan Masyarakat

Sementara itu, Gubernur Sumsel Herman Deru selaku tuan rumah menyampaikan bahwa acara ini sengaja menonjolkan kriya dan budaya lokal agar para perantau tidak lupa dengan akar mereka.

"Kita satu rumpun. Ada Wong Sumsel, Bengkulu, Jambi, Lampung, hingga Bangka Belitung. Pertemuan ini bukan untuk unjuk gigi, tapi untuk menunjukkan bahwa kita solid," ungkap Herman Deru.

Ia juga mengapresiasi kehadiran para Gubernur yakni Rahmat Mirzani Djausal (Lampung), Helmi Hasan (Bengkulu), Al Haris (Jambi), dan Hidayat Arsani (Bangka Belitung) beserta jajaran Forkopimda masing-masing daerah.

"Ini kehormatan besar, semoga ke depan kita lebih bersatu membangun Sumbagsel," pungkasnya. (*)

Warga Renah Pemetik Apresiasi Gubernur Jambi Atas Perbaikan Jalan Prioritas Pungut Mudik-Sungai Kuning

Akses Ekonomi Lancar, Warga Renah Pemetik Apresiasi Gubernur Jambi Atas Perbaikan Jalan Prioritas Pungut Mudik-Sungai Kuning.(Ist)

JAMBI – Pemerintah Provinsi Jambi melalui UPTD Workshop dan Peralatan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUTR) menjalin kerja sama dengan Dinas PUPR Kabupaten Kerinci untuk mempercepat pemeliharaan ruas jalan Pungut Mudik–Sungai Kuning. Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan berita acara di Kantor Dinas PUPR Kabupaten Kerinci, Selasa (22/4/2026).

Langkah ini dilakukan sebagai respons atas kondisi jalan yang memerlukan penanganan tanggap darurat guna menjaga fungsionalitas jalan serta mendukung kelancaran distribusi logistik masyarakat di wilayah Renah Pemetik dan sekitarnya.

Dalam kesepakatan tersebut, kedua pihak membagi kewenangan penanganan secara jelas. Dinas PUPR Kabupaten Kerinci bertanggung jawab melaksanakan pemeliharaan rutin berupa galian drainase dan perbaikan badan jalan, termasuk berkoordinasi melalui kegiatan karya bakti TNI. 

Selain itu, penanganan tanggap darurat difokuskan pada pembangunan gorong-gorong dan box culvert.

Bupati Monadi bersama Dandim Kerinci dan Dinas PUPR saat melakukan pengecekan progress perbaikan jalan Renah Pemetik baru-baru ini.(adz)

Sementara itu, UPTD Workshop dan Peralatan Dinas PUTR Provinsi Jambi bertugas melakukan pekerjaan menggunakan material pada titik-titik prioritas di ruas Pungut Mudik–Sungai Kuning. Pekerjaan juga mencakup galian drainase serta perbaikan badan jalan, khususnya pada lintasan Desa Pasir Jaya hingga Desa Sungai Kuning.Referensi Geografis

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala UPTD Workshop dan Peralatan Dinas PUTR Provinsi Jambi, Muhammad Naufal Afandi, mengatakan kesepakatan ini menjadi dasar hukum sekaligus acuan teknis dalam pelaksanaan di lapangan.

“Kesepakatan ini menjadi dasar hukum dan acuan teknis bagi tim kami di lapangan. Dengan pembagian tugas yang jelas antara provinsi dan kabupaten, kami optimistis pemulihan akses jalan Pungut Mudik–Sungai Kuning dapat dilakukan lebih cepat dan terukur,” ujar Naufal.

Selanjutnya, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Kerinci, Ir. Frans Mellas Pratama, juga menegaskan pentingnya sinergi lintas pemerintah dalam mempercepat penanganan infrastruktur.

Pemerintah Desa Pasir Jaya, Sungai Kuning (Renah Pemetik) menyambut baik kerja sama tersebut.

Warga menilai akses jalan Pungut Mudik–Sungai Kuning merupakan jalur utama yang menunjang aktivitas ekonomi masyarakat sehari-hari.

Salah seorang warga, Ahmad (45), mengapresiasi perhatian pemerintah provinsi, khususnya Gubernur Jambi, Al Haris, dalam percepatan penanganan jalan tersebut. 

“Kami sangat terbantu dengan adanya perbaikan ini. Terima kasih kepada Bapak Gubernur Al Haris yang sudah memperhatikan kondisi jalan kami, terutama penanganan di titik-titik prioritas yang selama ini sulit dilalui,” kata Ahmad.

Ia berharap perbaikan yang dilakukan dapat meningkatkan aksesibilitas dan memperlancar distribusi hasil pertanian.(*)



Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs