Kemenag Pastikan Hak Guru dan Dosen Lulusan PPG 2025 Terpenuhi

JAKARTA – Kabar baik datang bagi para guru dan dosen di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) yang telah dinyatakan lulus Pendidikan Profesi Guru (PPG) maupun Sertifikasi Dosen pada tahun 2025. Kabar ini berlaku bagi tenaga pendidik berstatus PNS, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), hingga guru dan dosen non-PNS atau honorer.

Untuk menjamin terpenuhinya hak para pendidik tersebut, Kemenag mengusulkan Anggaran Belanja Tambahan (ABT) sebesar Rp5,872 triliun. Dana tersebut dialokasikan khusus untuk pembayaran Tunjangan Profesi Guru (TPG) dan Tunjangan Profesi Dosen (TPD) pada Tahun Anggaran 2026.

Sekretaris Jenderal Kemenag, Kamaruddin Amin, menjelaskan bahwa pengajuan ABT difokuskan bagi guru dan dosen Kemenag yang lulus PPG dan sertifikasi dosen pada 2025. Usulan anggaran tersebut telah disampaikan langsung oleh Menteri Agama dalam rapat kerja bersama Komisi VIII DPR dan mendapat persetujuan.

“Kami berupaya maksimal agar hak guru dan dosen binaan Kemenag dapat dipenuhi. Usulan ABT sebesar Rp5,872 triliun sudah disampaikan dan disetujui dalam rapat kerja,” ujar Kamaruddin di Jakarta, Rabu.

Ia menjelaskan, pengajuan ABT diperlukan karena proses PPG dan sertifikasi dosen baru rampung pada Desember 2025. Sementara itu, batas pengajuan anggaran untuk tahun berikutnya, yakni 2026, telah ditetapkan pada Oktober 2025. Akibatnya, kebutuhan anggaran TPG dan TPD bagi lulusan 2025 belum tercantum dalam pagu awal APBN 2026.

Saat ini, proses pengajuan ABT masih berjalan dan tengah melalui tahap reviu oleh Inspektorat Jenderal Kemenag. Setelah proses tersebut selesai, usulan anggaran akan diajukan ke Kementerian Keuangan untuk memperoleh persetujuan final.

Apabila telah disetujui, Kemenag akan segera memproses pencairan TPG dan TPD. Kamaruddin berharap pencairan tunjangan profesi dapat dilakukan sekitar Maret 2026, dengan perhitungan pembayaran tetap berlaku sejak Januari 2026 sesuai ketentuan.

“Kami menargetkan pencairan sekitar Maret 2026, namun hak guru dan dosen tetap dihitung mulai Januari 2026,” jelasnya.

Kamaruddin menambahkan, perhitungan kebutuhan anggaran dilakukan secara cermat dan terperinci, mencakup data nama dan alamat penerima, serta seluruh kategori guru dan dosen, baik PNS, PPPK, maupun non-PNS. Penghitungan tersebut dilakukan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Islam bersama Ditjen Bimas agama lainnya agar penyaluran tunjangan tepat sasaran.(*)

Gaungkan Penguatan Ekoteologi, Kemenag Kerinci H Pahrizal Aksi Nyata Tanam Pohon di Kayu Aro

Gaungkan Penguatan Ekoteologi, Kemenag Kerinci H Pahrizal Aksi Nyata Tanam Pohon di Kayu Aro.(ist)

Kerinci, Merdekapost.com – Dalam upaya melestarikan lingkungan sekaligus mengamalkan nilai-nilai keagamaan yang berwawasan alam, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kerinci, H. Pahrizal, S.Ag., MM didampingi Kasi Bimas Islam, H. Firdaus, S.Ag., MH Ketua DWP Kemenag Kabupaten Kerinci, Ny. Jasnila Pahrizal, Kepala KUA Kec. Kayu Aro, Swirmanto, SH.I., MH dan ASN Kemenag Kabupaten Kerinci serta Staf KUA Kecamatan Kayu Aro melaksanakan aksi penanaman pohon.

Kegiatan yang mengusung semangat penguatan Ekoteologi ini dipusatkan di lingkungan Kantor Urusan Agama Kecamatan Kayu Aro, Jumat, 23/01

Baca Juga:

Mutasi Kejaksaan Agung: Kasi Pidsus Sungai Penuh Yogi Purnomo Bergeser ke Kejari Majalengka

Suasana sejuk Kayu Aro menjadi latar yang tepat untuk aksi nyata kepedulian terhadap bumi ini.

Kakan Kemenag Kerinci menyampaikan , bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial penghijauan biasa. Lebih dari itu, ini adalah implementasi dari konsep Ekoteologi pemahaman bahwa menjaga kelestarian alam adalah bagian tak terpisahkan dari iman dan ibadah.

“Kita ingin membangun kesadaran bahwa menjaga bumi adalah tugas manusia sebagai khalifah. Menanam pohon adalah sedekah oksigen yang berkelanjutan. Ini adalah wujud nyata ekoteologi, di mana nilai spiritualitas kita implementasikan dalam bentuk kasih sayang terhadap alam,” ungkapnya.

Baca Juga:

Tragedi Longsor di Cisarua, 23 Marinir Tertimbun Longsor, Satu diantaranya Putra Hiang Kerinci Pratu Mar. M. Genta Al Akbar

Pahrizal juga menjelaskan bahwa penguatan ekoteologi sejalan dengan arah kebijakan Kementerian Agama Republik Indonesia yang mendorong internalisasi nilai-nilai keagamaan dalam isu-isu strategis, termasuk pelestarian lingkungan hidup. Menurutnya, rumah ibadah, kantor pelayanan keagamaan, hingga lingkungan KUA harus menjadi contoh nyata dalam menjaga keseimbangan alam.

Ia menegaskan bahwa aksi penanaman pohon ini diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan simbolik semata, melainkan menjadi gerakan berkelanjutan yang ditanamkan dalam budaya kerja ASN Kemenag serta masyarakat sekitar.

“Kita ingin KUA dan satuan kerja Kemenag menjadi pusat edukasi keagamaan yang ramah lingkungan. Dari hal sederhana seperti menanam dan merawat pohon, kita sedang menanam nilai tanggung jawab moral dan spiritual kepada generasi mendatang,” pungkasnya.(*)

Semarak, HAB Kemenag RI ke 80, Riuan Peserta Ikuti Jalan Santai Kerukunan di Kemenag Kerinci

Kerinci, Merdekapost.com - Memeriahkan Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia Tahun 2026, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kerinci menggelar kegiatan Jalan Sehat Kerukunan yang diikuti sekitar 2.500 peserta dari seluruh unsur keluarga besar Kementerian Agama Kabupaten Kerinci.

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kerinci, H. Pahrizal, S.Ag., M.M. di halaman PLHUT, Senin (29/12/2025) pagi.

Kegiatan Jalan Sehat Kerukunan ini dimulai pukul 07.30 WIB hingga selesai. 

Adapun rute jalan sehat dimulai dari Kantor Kemenag Kabupaten Kerinci, melintasi area Terminal Baru Bandara, dan kembali finish di Kantor Kemenag Kabupaten Kerinci.

Kakan Kemenag cabut undian doorprize.(mpc) 

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kerinci menyampaikan bahwa kegiatan jalan sehat ini tidak hanya menjadi sarana olahraga bersama, tetapi juga momentum penting untuk memperkuat kebersamaan, kekompakan, dan mempererat tali silaturahmi di lingkungan Kementerian Agama.

“Melalui Jalan Sehat Kerukunan ini, kita ingin menumbuhkan semangat kebersamaan, kekompakan, dan kerukunan antar seluruh keluarga besar Kemenag Kerinci". Ungkap Kakan Kemenag.

"Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menjaga kesehatan jasmani agar seluruh aparatur dapat terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya lagi.

Baca Juga :  

Pemkot Sungai Penuh Susun Strategi Optimalisasi Pajak dan Retribusi

Ia juga mengapresiasi dukungan dan sinergi dari berbagai pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut, baik dari mitra perbankan maupun para donatur. Menurutnya, kolaborasi yang terjalin menjadi wujud nyata kebersamaan dalam mendukung kegiatan positif di lingkungan Kementerian Agama.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bank Syariah Indonesia (BSI), Bank Negara Indonesia (BNI), serta para donatur Ajwa Tour dan Kiswah Tour and travel yang telah berpartisipasi dan mendukung kegiatan ini. Dukungan tersebut membuat rangkaian kegiatan HAB ke-80 di Kemenag Kerinci semakin semarak dan meriah,” tambahnya.

Peserta jalan sehat kerukunan.(mpc) 

Menambah kemeriahan kegiatan, panitia membagikan kupon doorprize kepada seluruh peserta saat melintasi area Terminal Baru Bandara. Setelah seluruh peserta menyelesaikan rute jalan sehat, agenda kegiatan dilanjutkan dengan lomba volley gembira dan lomba tebak kata yang diikuti dengan penuh antusias oleh para peserta.

Baca Juga :  

Rilis Akhir Tahun 2025, Kapolres Kerinci Paparkan Capaian Kinerja, Sampaikan Mohon Maaf Sekaligus Pamit

Tak kalah menarik, rangkaian lomba juga diselingi dengan pengundian nomor doorprize, sehingga suasana kegiatan semakin semarak dan penuh kegembiraan hingga akhir acara. Berbagai hadiah menarik telah disiapkan dan dibagikan kepada peserta yang beruntung di halaman Kantor Kemenag Kerinci.

Peserta kegiatan berasal dari seluruh unsur di lingkungan Kemenag Kerinci, mulai dari Kasubbag TU, Kepala Seksi dan Penyelenggara Zakat Wakaf, Pengawas Madrasah dan PAIS, Kepala KUA Kecamatan, Kepala Madrasah Negeri dan Swasta, Penghulu dan Penyuluh, Guru Madrasah, Guru Pendidikan Agama Islam pada sekolah, Forum Komunikasi Pimpinan Pondok Pesantren (FKPP), Ketua dan anggota Dharma Wanita Persatuan, hingga ASN dan Non ASN serta keluarga.

Melalui kegiatan Jalan Sehat Kerukunan ini, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kerinci berharap dapat memperkuat soliditas internal, meningkatkan kebugaran jasmani, serta meneguhkan komitmen bersama dalam menjaga harmoni dan kerukunan, sejalan dengan semangat Hari Amal Bakti ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia.(*)

Upaya Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik, Kakan Kemenag Kota Sungai Penuh Ikuti Giat NGOTA

Sungai Penuh – Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Sungai Penuh, H. Hardiman, S.Ag, M.M, Bersama Kasi Pendidikan Islam, Pengawas Madrsah dan para Kepala Madrasah di lingkungan Kementerian Agama Kota Sungai Penuh mengikuti kegiatan Ngobrol Santai (NGOTA) dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi.

Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Selasa, 23 Desember 2025, dengan titik kumpul di Aula Kantor Kementerian Agama Kota Sungai Penuh.

Kegiatan NGOTA merupakan forum komunikasi dan diskusi yang dikemas secara santai namun sarat makna, bertujuan untuk memperkuat pemahaman, sinergi, serta komitmen jajaran Kementerian Agama dalam memberikan pelayanan publik yang prima, profesional, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.

Bacaan Lainnya: Turnamen Silat Wako Sungai Penuh, Zefri Efdison IPSI Apresiasi Pesilat Muda Raih Prestasi

Keikutsertaan pimpinan dan kepala madrasah dalam kegiatan ini menjadi bagian penting dari upaya peningkatan kualitas tata kelola pelayanan, khususnya di satuan kerja madrasah dan unit layanan di bawah Kementerian Agama Kota Sungai Penuh.

Selama kegiatan berlangsung, peserta mengikuti paparan dan diskusi yang disampaikan oleh Dr. H. Mahbub Daryanto Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi, dengan penekanan pada pentingnya inovasi layanan, peningkatan integritas aparatur, serta penguatan budaya kerja yang responsif, adaptif, dan humanis.

Melalui kegiatan ini, Kantor Kementerian Agama Kota Sungai Penuh berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik yang berdampak nyata bagi masyarakat, sejalan dengan semangat reformasi birokrasi dan penguatan zona integritas di lingkungan Kementerian Agama.(Adz)

Meriah, Gubernur Al Haris Buka MTQ Ke-54 Tingkat Provinsi Jambi

JAMBI, MERDEKAPOST.COM - Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH mengemukakan, jadikan MTQ sebagai perkuat ukhuwah Islamiyah dan juga untuk raih prestasi dan perdalam kecintaan kepada Al-Qur'an, dan senantiasa mempertahankan nilai-nilai Al-Qur'an dalam hidup dan bersemayam dalam hati, serta  membumikan Al-Qur’an sebagai pedoman dasar bagi manusia dalam menjalankan kehidupan. Hal tersebut disampaikannya saat Pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke-54 Tahun 2025 Tingkat Provinsi Jambi di Kabupaten Muaro Jambi, bertempat di Arena Utama MTQ (Pendopo Kantor Bupati Muaro Jambi) Bukit Cinto Kenang, Kabupaten Muaro Jambi, Sabtu (15/11/2025) malam. 

Pembukaan ini turut dihadiri Ketua TP-PKK Provinsi Jambi Hj. Hesnidar Haris, Wakil Gubernur Jambi Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I, Anggota DPR RI Hasan Basri Agus, H. Bakri, Anggota DPD RI Abubakar Jamalia,  para unsur Forkopimda Provinsi Jambi, para Bupati/Wali Kota Se-Provinsi serta undangan lainnya.

Gubernur Jambi bersama Wagub saat acara pembukaan.(ist)  

Selain itu acara pembukaan juga diisi dengan tausiah ceramah pembuka oleh ustad terkenal Das'ad Latif.

Pembukaan MTQ ke-54 tahun 2025 Tingkat Provinsi Jambi ditandai dengan pemukulan beduk oleh Gubernur Al Haris dan Wakil Gubernur Abdullah Sani sebagai tanda resmi dimulainya seluruh rangkaian perlombaan, dan diikuti para Bupati dan Wali Kota. MTQ dijadwalkan berlangsung selama delapan hari dengan mempertandingkan berbagai cabang tilawah, tahfidz, tafsir, hingga seni baca Al-Qur’an tingkat anak-anak, remaja, hingga dewasa.

Dalam sambutan dan arahannya Gubernur Al Haris menyampaikan bahwa Pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an Ke-54 Tingkat Provinsi Jambi di Kabupaten Muaro Jambi, tidak hanya sebagai seremonial saja tetapi harus bisa memahami isi dan kandungan Al Qur'an sebagai pedoman hidup umat Islam, terutama ditengah tantangan global yang semakin kompleks saat ini.

"Kita harus membangun sumber daya manusia yang berkarakter, diantaranya dengan menanamkan nilai-nilai keagamaan, meningkatkan silaturahmi, dan membumikan Al-Qur’an sebagai pedoman dasar bagi manusia dalam menjalankan kehidupannya, " ucap Gubernur Al Haris. 

"Saya sangat mengapresiasi dan terima kasih saya sampaikan kepada Bupati Muaro Jambi beserta jajaran serta semua pihak yang telah berpartisipasi untuk menyukseskan MTQ ke-54 Tingkat Provinsi Jambi ini. Semoga kegiatan ini berjalan dengan lancar dan sukses dari awal sampai dengan selesai serta melahirkan para qori dan qoriah terbaik yang bersasal Provinsi Jambi dan untuk bersaing dan membanggakan nama Provinsi Jambi di tingkat nasional maupun internasonal, " lanjutnya.

Dikatakan Gubernur Al Haris, Pemerintah Provinsi Jambi berkomitmen terus meningkatkan pembangunan sumber daya manusia sebagaimana yang termuat dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Jambi.

"Pembangunan yang berlangsung tidak hanya membangun infrastruktur saja juga peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia dalam mendidik moral, mental spritual masyarakat Provinsi Jambi mempunyai anak-anak yang berakhlak mulkarim, " katanya. 

"Pemerintah Provinsi Jambi menempatkan kegiatan MTQ sebagai bagian penting dari agenda pembangunan sumber daya manusia yang berkarakter. Membangun daerah tidak cukup hanya dengan infrastruktur fisik semata, tetapi juga harus diimbangi dengan pembangunan mental dan spiritual, " tambahnya.

"Saya berpesan kepada para peserta, untuk menjadikan ajang ini bukan semata untuk meraih prestasi, tetapi juga untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah dan memperdalam kecintaan kepada Al-Qur'an. Kemenangan yang sejati bukanlah semata-mata menjadi juara, tetapi bagaimana nilai-nilai Al-Qur'an hidup dan bersemayam dalam hati kita. Kepada para dewan hakim, saya yakin bahwa penilaian yang Bapak/Ibu berikan akan mencerminkan keadilan dan profesionalitas, demi menjaga marwah dan martabat MTQ sebagai ajang yang mulia, " sambungnya.

Lebih lanjut Gubernur Al Haris menekankan kepada seluruh masyarakat, baik di kabupaten Muaro Jambi dan Provinsi Jambi secara keseluruhan untuk menjadikan MTQ ini sebagai momentum kebangkitan spiritual, penguatan identitas keislaman, serta penggerak semangat kebersamaan dan persaudaraan ditengah masyarakat.

"Juga dewan hakim, mari kita sebagai pengawas, dewan hakim diharapkan tidak hanya menilai, tetapi juga menjadi penengah yang mencerminkan standar kualitas dan integritas kompetisi bagi para peserta. Untuk anak-anak yang ikut MTQ mari bersemangat semuanya kita pasti bisa seperti qori-qori nasional, ". pungkasnya.

Baca Juga: Luruskan Isu, Temenggung Jhon dari SAD Jambi Bantah Mobil Pajero Dibarter dengan Bilqis

Sementara itu, Bupati Kabupaten Muaro Jambi Dr. Bambang Bayu Suseno, .SP, .MM, . M, . SI menyampaikan ucapan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi.

"Atas nama masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi sebagai penyelenggara MTQ Tingkat Provinsi Jambi dan terima kasih atas semua kafilah yang telah hadir di bumi Sailun Salimbai Muaro Jambi, ada 9 cabang yang akan di perlombakan, dengan jumlah peserta 1235 orang dari 9 kabupaten dan 2 kota se-provinsi, kepada para juri saya ucapkan selamat berkerja, "  ujar Bupati.

"Selamat mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur'an, semoga para kafilah dapat mengikuti MTQ ini dengan sebaik-baiknya sebagai momentum untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman dan pengalaman isi kandungan Al Qur'an, sehingga nantinya  para kafilah yang luar biasa ini bisa mewakili nama kabupatennya masing-masing ke tingkat nasinoal, " lanjutnya.

Ditempat yang sama Kepala Kanwil Agama Provinsi Jambi Dr. H. Mahbud Darriyanto, M.Pd.I menyampaikan, penyelenggarakan MTQ Tingkat Provinsi Jambi yang dilaksanakan di Muaro Jambi ini yang terbaik, karena perencanaan sesuai, sudah matang dan bagus.

"Kepada dewan hakim hendaklah menjaga marwah kompetisi, integritas dan keilmuan, para hakim menjadi fondasi agar hasil MTQ tidak hanya menampilkan yang terbaik dalam tilawah, tetapi juga menunjukkan kemurnian niat dan kualitas pembinaan Al-Qur’an di setiap daerah, " tutur Mahbub.(adz) 

Presiden ke Korea, PGIN Diterima Wamensesneg, Guru Madrasah Swasta Desak Realisasi P3K dan Sertifikasi 'Tak Mau Janji Palsu!'

Perwakilan PGIN dan MDC ketika diterima Wamensesneg.(Doc Istimewa) 

JAKARTA, MERDEKAPOST - Ribuan guru madrasah swasta dari berbagai daerah di Indonesia yang memadati kawasan Istana Negara, Jakarta, pada 30 Oktober 2025, menegaskan satu pesan penting: mereka tak mau lagi hanya dijanjikan.

Meski Presiden berhalangan hadir karena terbang ke Korea untuk menghadiri KTT internasional, para guru tetap pulang membawa secercah harapan dan tekad yang lebih kuat untuk mengawal janji pemerintah hingga terealisasi.

“Kami tidak akan berhenti sampai janji-janji ini benar-benar diwujudkan. P3K, sertifikasi, dan inpassing bukan lagi permintaan baru, tapi hak kami sebagai pendidik yang mengabdi bertahun-tahun,” tegas  Sekertaris PB PGIN Deni Subhani, Jumat (31/01/2025)

Dalam aksi damai yang dihadiri belasan ribu guru swasta, perwakilan peserta diterima langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) yang diwakili  Wakil Mensesneg, sejumlah Dirjen Kementerian Agama, serta Staf Khusus Presiden.

Pertemuan tersebut menghasilkan tiga poin penting yang menjadi dasar tindak lanjut perjuangan guru swasta di tahun 2025 mendatang:

1. Skenario P3K Guru Swasta akan dibahas lintas kementerian pada 2025.Pemerintah berkomitmen menyiapkan skenario bersama antar-kementerian untuk membahas mekanisme rekrutmen dan penetapan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) khusus bagi guru swasta.

2. Percepatan SK Sertifikasi dan Inpassing.Dirjen Kemenag memastikan proses penerbitan SK sertifikasi dan inpassing akan dipercepat sebagai bentuk percepatan peningkatan kesejahteraan guru.

3. Audiensi lanjutan dengan Presiden.Setelah Presiden kembali dari KTT Korea, akan dijadwalkan pertemuan khusus antara organisasi profesi guru swasta dan Presiden RI untuk membahas langkah konkret kebijakan guru swasta.

Suasana aksi damai Ribuan guru madrasah swasta dari berbagai daerah di Indonesia yang memadati kawasan Istana Negara, Jakarta, pada 30 Oktober 2025.(SC/Ist)

Meski hasil audiensi belum sepenuhnya memuaskan, para guru mengaku tetap menghargai komitmen pemerintah.

“Kami sedikit kecewa karena Presiden tidak bisa hadir, tapi kami apresiasi keseriusan Mensesneg dan Dirjen Kemenag yang mau duduk bersama. Kami akan kawal ini terus,” ujar Junaedi Desky seorang peserta aksi  asal Banten.

Banyak guru menilai bahwa tahun 2025 bisa menjadi momentum penting jika komitmen lintas kementerian benar-benar dijalankan. Sebab, perjuangan mereka bukan hanya soal status kepegawaian, melainkan pengakuan atas pengabdian puluhan tahun di dunia pendidikan.

Berawal dari keresahan karena minimnya perhatian pemerintah, kini mereka telah membentuk kekuatan kolektif yang solid di bawah berbagai organisasi profesi, seperti PGIN dan MDC, untuk memperjuangkan hak mereka secara nasional.

“Ini bukan akhir, tapi awal dari perjuangan panjang menuju keadilan,” tegas Roma Haryanto salah satu koordinator lapangan asal Kabupaten Lebak ini. (*)

Siswa MTs Swasta Kayu Aro Raih Juara 1 OMI Matematika Se-Provinsi Jambi, Wakili Jambi Ke OMI Nasional

Althafussafiq Haryunas Siswa MTs Swasta Kayu Aro Raih Juara 1 OMI Matematika Se-Provinsi Jambi, Dirinya akan Wakili Jambi Ke OMI tingkat Nasional.(adz/mpc)

Kerinci, Merdekapost - Satu lagi anak Kerinci berhasil torehkan prestasi di tingkat Provinsi Jambi

Kali ini, Althafussafiq Haryunas siswa Madarasah Tsanawiyah Swasta (MTSs) BPHBP) Kayu Aro berhasil menjadi Juara 1 dalam Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Provinsi Jambi untuk mata pelajaran Matematika

Dengan demikian, Altha selanjutnya akan mewakili Provinsi Jambi pada tahap berikutnya yaitu OMI tingkat Nasional

Baca Juga: Breaking News! Wabup Murison Tutup MTQ ke-53 Tingkat Kabupaten Kerinci, Danau Kerinci Barat Raih Juara Umum

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Kerinci, H Pahrizal, S.Ag, MM mengucapkan selamat atas nama seluruh keluarga besar Kemenag Kabupaten Kerinci atas keberhasilan Ananda Altha

Kemenag Kerinci H Pahrizal, menyebutkan dirinya menaruh harapan besar kepada Altha, Dirinya juga menyampaikan selamat berjuang untuk mengikuti OMI tingkat Nasional

"Selamat berjuang di OMI tingkat Nasional, semoga bisa memberikan hasil yang terbaik bagi Provinsi Jambi". tulisnya.(adz)

Tuntut Keadilan, Ratusan Guru Honorer Madrasah Swasta di Kerinci Gelar Aksi

Ratusan guru honorer madrasah swasta di Kabupaten Kerinci menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Kerinci, Rabu (1/10/2025).(ist)

Kerinci , MP– Ratusan guru honorer madrasah swasta di Kabupaten Kerinci menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Kerinci, Rabu (1/10/2025). Mereka menuntut keadilan agar status guru madrasah swasta diperlakukan setara dengan guru honorer di madrasah negeri, khususnya dalam program rekrutmen PPPK/ASN.

Dalam aksinya, para guru menyuarakan tiga tuntutan utama:

  1. Memberikan kesempatan yang sama bagi guru madrasah swasta dalam program PPPK/ASN.
  2. Menegaskan bahwa guru swasta bukan nomor dua; PPPK harus adil untuk semua.
  3. Menyediakan kuota khusus PPPK/ASN bagi guru madrasah swasta.

Massa aksi meminta DPRD Kerinci tidak tinggal diam. Mereka mendesak agar aspirasi tersebut diteruskan hingga ke Kementerian Agama, DPR RI, bahkan Presiden. Regulasi yang dinilai diskriminatif terhadap guru swasta diminta segera diubah.

“Kami hanya ingin diperlakukan sama. Kami juga mendidik anak bangsa,” ujar Akmal, salah seorang guru honorer swasta di Kerinci.

Ia menambahkan, kondisi yang terjadi selama ini menimbulkan rasa ketidakadilan. “Ada guru negeri yang baru mengabdi kurang dari lima tahun sudah lulus PPPK. Sementara kami di swasta, ada yang puluhan tahun mengabdi, tapi tidak ada kepastian baik ASN maupun PPPK,” tegasnya.

Aksi tersebut mendapat tanggapan langsung dari Ketua DPRD Kerinci, Irwandri. Politisi Gerindra itu menegaskan dukungannya atas tuntutan para guru.

“Kami mendukung penuh aspirasi bapak ibu sekalian. Secepatnya DPRD Kerinci akan menyurati Kementerian Agama untuk menindaklanjuti masalah ini,” ujar Irwandri yang disambut tepuk tangan dan sorakan lega para peserta aksi.

Para guru berharap langkah nyata DPRD ini menjadi pintu awal perjuangan agar guru madrasah swasta mendapat keadilan yang sama seperti guru negeri dalam perekrutan PPPK.(Adz)

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs