Lepas Jemaah Haji Pondok Tinggi, Wako Alfin: Jaga kesehatan dan mohon do'akan Kota Sungai Penuh

SUNGAI PENUH - Wali Kota dan Wakil Walikota Sungai Penuh Alfin-Azhar Hamzah, menghadiri acara kenduri dan pelepasan Calon Jamaah Haji (CJH) wilayah Depati Payung Pondok Tinggi.

Kegiatan yang berlangsung secara adat tersebut digelar di ruang utama Masjid Agung Pondok Tinggi, Minggu (22/3/2026). Dan turut dihadiri tokoh masyarakat, pemangku adat, alim ulama, keluarga jemaah calon haji, serta masyarakat sekitar yang turut memberikan doa dan dukungan kepada para calon tamu Allah yang akan menunaikan ibadah haji tahun ini.

Wako Alfin menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah kepada seluruh masyarakat yang hadir. dan juga mengucapkan selamat kepada para jemaah calon haji yang telah mendapatkan kesempatan untuk berangkat ke Tanah Suci.

Baca Juga: Lebaran Ke-3, Objek Wisata Biasanya Ramai Dikunjungi, Petugas Parkir Diminta Terapkan Tarif yang Wajar

“Atas nama Pemerintah Kota Sungai Penuh, kami mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri, minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin. Kami juga mengucapkan selamat kepada seluruh jemaah calon haji. Semoga diberikan kelancaran dalam menjalankan ibadah, senantiasa menjaga kesehatan, serta kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur,” ujar Wako Alfin.

Ia menambahkan, kegiatan kenduri dan pelepasan ini tidak hanya menjadi bentuk rasa syukur, tetapi juga momentum merawat budaya dan mempererat silaturahmi serta memperkuat doa bersama.

“Momentum ini bukan hanya bentuk syukur, tetapi juga momentum merawat budaya dan mempererat silaturahmi serta memperkuat doa bersama agar seluruh jemaah diberikan kelancaran dan keselamatan dalam menjalankan ibadah haji,” lanjutnya.

Ia juga memohon doa dari seluruh masyarakat agar Kota Sungai Penuh senantiasa diberi keberkahan serta dapat terus berkembang menjadi daerah yang maju, adil, dan sejahtera. (Red)

Pererat Sinergi, Pemkot dan DPRD Kota Sungai Penuh Buka Bersama

Wako Alfin dan Wawako Azhar Hamzah bersama seluruh SKPD Berbuka puasa bersama DPRD Kota Sungai Penuh.(adz)

SUNGAI PENUH - Pemerintah Kota Sungai Penuh bersama DPRD menggelar acara buka puasa bersama pada Kamis (19/3/2026).

Kegiatan ini dihadiri Wali Kota Alfin, Wakil Walikota Azhar Hamzah dan Ketua DPRD bersama anggota, Forkopimda dan SKPD.

Alfin S.H., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan buka bersama ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kebersamaan dan sinergi antar lembaga.

“Melalui kegiatan ini, kita berharap hubungan antara Pemerintah Kota dan DPRD semakin solid, sehingga pelaksanaan program pembangunan dapat berjalan lebih optimal dan selaras demi kemajuan Kota Sungai Penuh,” ujar Wako..

BACA JUGA:  

Kapolres Kerinci AKBP Ramadhanil Sampaikan Pesan Idul Fitri 1447 H dan Himbauan Kamtibmas

Breaking News! Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 1447H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Sungai Penuh Hutri Randa juga menegaskan pentingnya menjaga komunikasi dan koordinasi yang baik antara legislatif dan eksekutif.

“Sinergitas yang baik menjadi kunci dalam mewujudkan pembangunan yang efektif dan tepat sasaran. Dengan kebersamaan seperti ini, kita dapat terus menjaga kekompakan dalam melayani masyarakat,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini diharapkan terjalin komunikasi yang semakin harmonis, sehingga sinergitas dalam membangun Kota Sungai Penuh dapat terus ditingkatkan, ujarnya.

Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan tersebut diisi dengan tausiyah oleh Ustadz Afriyandi, M.Pd., serta dilanjutkan dengan sholat Magrib berjamaah. (Red)

Penuh Haru, Kasat Intelkam Polres Kerinci Kunjungi dan Serahkan Bantuan untuk Warga Disabilitas

Penuh Haru: Kasat Intelkam Polres Kerinci Kunjungi dan Serahkan Bantuan untuk Warga Disabilitas tuna netra. (adz/mpc) 

Kerinci, Merdekapost.com – Semangat berbagi di bulan suci Ramadan kembali ditunjukkan oleh jajaran Kepolisian Resor (Polres) Kerinci melalui aksi sosial yang menyentuh langsung masyarakat. Kali ini, Kepala Satuan Intelijen dan Keamanan (Kasat Intelkam) Polres Kerinci turun langsung memberikan bantuan kepada seorang warga disabilitas tuna netra yang membutuhkan perhatian.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya mereka yang berada dalam kondisi kurang mampu dan memiliki keterbatasan fisik. Di tengah suasana Ramadan yang penuh berkah, aksi tersebut diharapkan mampu menghadirkan kebahagiaan serta meringankan beban hidup warga yang membutuhkan.

Sebelum menyerahkan bantuan, Kasat Intelkam bersama tim terlebih dahulu berbelanja berbagai kebutuhan pokok di salah satu toko swalayan. Sejumlah bahan pangan seperti beras, telur, makanan siap saji, serta kebutuhan lainnya dipilih dengan teliti guna memastikan bantuan yang diberikan benar-benar bermanfaat.

Baca Juga: Pengamanan Lebaran 2026 Dimatangkan, Wako Alfin Hadiri Rakor Forkopimda Se-Provinsi Jambi

Usai berbelanja, rombongan kemudian menuju kediaman penerima bantuan. Diketahui, warga disabilitas tersebut saat ini tinggal bersama putri kecilnya dengan menumpang di rumah kerabat, karena kondisi rumah pribadinya sudah tidak layak untuk dihuni.

Kehadiran jajaran Polres Kerinci disambut dengan penuh haru. Dalam suasana sederhana namun hangat, bantuan diserahkan secara langsung kepada penerima. Tak hanya itu, Kasat Intelkam juga terlihat memberikan perhatian kepada putri kecil warga tersebut dengan menyemangati serta memberikan bantuan tambahan sebagai bentuk kepedulian.

Baca Juga: Hangat dan Akrab, BPC HIPMI Kerinci Gelar Silaturahmi dan Buka Bersama Pemkab Kerinci

Dalam kesempatan tersebut, Kasat Intelkam menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polri untuk selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam kegiatan sosial kemanusiaan.

“Melalui momentum Ramadan ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dengan masyarakat, khususnya saudara-saudara kita penyandang disabilitas. Semoga bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan dan memberikan semangat dalam menjalankan ibadah puasa,” ujarnya.

Penerima bantuan pun mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan. Bantuan tersebut dinilai sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama di bulan Ramadan hingga menjelang Hari Raya Idulfitri.

Kegiatan sosial ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk terus menumbuhkan rasa kepedulian dan semangat berbagi, sehingga nilai-nilai kebersamaan dan kasih sayang di bulan Ramadan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat. (Adz)

Pengamanan Lebaran 2026 Dimatangkan, Wako Alfin Hadiri Rakor Forkopimda Se-Provinsi Jambi

JAMBI, MERDEKAPOST.COM – Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, S.H., menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se-Provinsi Jambi dalam rangka mempersiapkan pengamanan dan pelayanan masyarakat menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah atau tahun 2026.

Rakor yang mengusung tema “Sinergitas Peran Gubernur sebagai Wakil Pemerintah Pusat dengan Forkopimda dalam rangka Pengamanan Idul Fitri 1447 H Tahun 2026 serta Isu-isu Aktual Kabupaten/Kota dalam Provinsi Jambi Tahun 2026” tersebut digelar di Ballroom Swiss-Belhotel Jambi, Senin (16/3/26).

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Gubernur Jambi Al Haris dan dihadiri unsur Forkopimda Provinsi Jambi, Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Kepala Kesbangpol Provinsi Jambi, serta para bupati dan wali kota se-Provinsi Jambi bersama jajaran Forkopimda masing-masing daerah.

Wali Kota Sungai Penuh Alfin hadir bersama jajaran Pemerintah Kota Sungai Penuh untuk mengikuti pembahasan berbagai langkah strategis dalam memastikan kondisi daerah tetap aman, tertib, dan kondusif selama periode mudik hingga perayaan Idul Fitri.

Dalam arahannya, Gubernur Jambi menegaskan pentingnya peran Forkopimda sebagai wadah koordinasi antar pimpinan daerah guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya menjelang hari raya.

Ia juga menyampaikan sejumlah isu strategis yang perlu menjadi perhatian bersama sepanjang tahun 2026, di antaranya ketersediaan bahan pokok, distribusi gas dan BBM, kecukupan air bersih dan listrik, ketertiban masyarakat, kesiapan pos pelayanan, pencegahan kebakaran, hingga mitigasi risiko bencana.

Selain itu, perhatian juga diarahkan pada sosialisasi prakiraan cuaca, pelayanan di destinasi wisata, kesiapan petugas di lapangan, serta pengelolaan dan pengangkutan sampah menjelang dan setelah Idul Fitri.

“Semua hal tersebut perlu kita pantau bersama. Saya meminta kepada seluruh bupati dan wali kota di Provinsi Jambi untuk memastikan kesiapan daerah masing-masing,” ujar Gubernur.

Pada kesempatan itu, Wali Kota Sungai Penuh Alfin turut memaparkan berbagai langkah yang telah dilakukan Pemerintah Kota Sungai Penuh bersama Forkopimda setempat dalam menghadapi momentum Idul Fitri tahun ini.

Ia menjelaskan bahwa jajaran Forkopimda Kota Sungai Penuh akan melaksanakan Operasi Ketupat 2026 dengan mendirikan sejumlah pos pengamanan dan pos pelayanan guna mendukung kelancaran arus mudik serta menjaga keamanan masyarakat.

Selain itu, pengamanan juga difokuskan pada tempat ibadah, pusat keramaian, serta berbagai titik yang berpotensi menimbulkan gangguan ketertiban selama libur Idul Fitri.

Pemerintah Kota Sungai Penuh juga telah menyiapkan langkah mitigasi terhadap potensi bencana yang mungkin terjadi, sekaligus memastikan pelayanan publik tetap berjalan dengan baik.

Terkait pengelolaan sampah, Alfin menyampaikan bahwa Dinas Lingkungan Hidup bersama Satpol PP dan perangkat daerah terkait telah melakukan pembersihan di sejumlah titik guna menjaga kebersihan kota menjelang hari raya.

Ia juga mengungkapkan bahwa Kota Sungai Penuh telah memiliki Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) yang didukung lahan sekitar 1,4 hektare serta bantuan anggaran dari Pemerintah Provinsi Jambi sebesar Rp3 miliar.

Selain dukungan tersebut, Pemkot Sungai Penuh juga telah berkoordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan memperoleh bantuan berupa ekskavator, mesin pres sampah, kendaraan roda tiga, hingga berbagai program penguatan pengelolaan persampahan.

Tak hanya itu, Kota Sungai Penuh juga mendapatkan bantuan alat pengolah kompos organik yang diharapkan dapat mendorong pengelolaan sampah yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Melalui rakor ini, para kepala daerah di Provinsi Jambi juga memanfaatkan forum untuk menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi di daerah masing-masing sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan Forkopimda.

Koordinasi tersebut diharapkan mampu memastikan keamanan, ketertiban, serta pelayanan masyarakat tetap terjaga dengan baik selama momentum Idul Fitri 1447 H di seluruh wilayah Provinsi Jambi.(Red)

Wako Alfin Luncurkan Rumah Singgah Lansia Juara di Sungai Penuh

Wako Alfin Luncurkan Rumah Singgah Lansia Juara di Sungai Penuh.(adz/mpc)

SUNGAI PENUH, MERDEKAPOST.COM – Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, secara resmi membuka Kick Off Rumah Singgah Lansia Juara di Kota Sungai Penuh, Jumat (13/3/2026). Program ini menjadi langkah Pemerintah Kota Sungai Penuh untuk meningkatkan perhatian dan pelayanan kepada para lanjut usia (lansia).

Peluncuran program tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Sungai Penuh Azhar Hamzah, unsur Forkopimda yang diwakili oleh Kodim 0417/Kerinci dan Polres Kerinci, Sekretaris Daerah Kota Sungai Penuh Alpian, para staf ahli, asisten Sekda, kepala perangkat daerah, camat, serta pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Sungai Penuh.

BACA JUGA: Bantu Ringankan Beban Masyarakat, Polres Kerinci Gelar Gerakan Pangan Murah

Turut hadir Ketua TP PKK Kota Sungai Penuh Sri Kartini Alfin dan pimpinan Muhammadiyah Kota Sungai Penuh.

Pada kegiatan tersebut juga dilakukan penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemerintah Kota Sungai Penuh dengan Muhammadiyah Kota Sungai Penuh. Kerja sama ini bertujuan mendukung pengelolaan dan pengembangan Rumah Singgah Lansia Juara.

Setelah penandatanganan, Wali Kota menyerahkan secara simbolis kunci Rumah Singgah Lansia. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peninjauan ruangan serta penyerahan bantuan sembako kepada para lansia yang hadir.

Dalam sambutannya, Wali Kota Alfin menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap kesejahteraan para lansia di Kota Sungai Penuh.

BACA JUGA: Wujud Kepedulian di Bulan Suci, Kapolres dan Wakapolres Kerinci Turun ke Jalan Berbagi Takjil

Menurutnya, para lansia harus tetap mendapatkan perhatian, baik dari pemerintah maupun dari masyarakat. Dengan adanya rumah singgah ini, para lansia diharapkan memiliki tempat untuk berkumpul, beraktivitas, dan mendapatkan layanan yang dibutuhkan.

“Rumah Singgah Lansia Juara tidak hanya menjadi tempat berkumpul, tetapi juga menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan rutin, pembinaan spiritual, dukungan sosial, serta kegiatan rekreatif agar para lansia tetap aktif,” ujar Alfin.

BACA JUGA: Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman dan 26 Orang Lainnya terjaring OTT KPK

Ia menambahkan, program ini dapat berjalan dengan baik karena adanya kolaborasi antara Pemerintah Kota Sungai Penuh, organisasi masyarakat seperti Muhammadiyah, serta Tim Penggerak PKK.

Menurutnya, kerja sama berbagai pihak sangat penting agar pelayanan kepada lansia dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.

Di akhir sambutannya, Wali Kota mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap para lansia. Ia berharap tidak ada orang tua di Kota Sungai Penuh yang merasa sendiri atau kurang diperhatikan.

Melalui program Rumah Singgah Lansia Juara ini, Pemerintah Kota Sungai Penuh berharap para lansia dapat menjalani masa tua dengan sehat, bahagia, dan sejahtera. Program ini juga diharapkan dapat memperkuat nilai kepedulian sosial di tengah masyarakat.

(Adz/Diskominfo)

Segini Tarif Parkir Resmi di Tempat yang Dikelola Pemkot Sungai Penuh

SUNGAI PENUH - Pemerintah Kota (Pemkot) Sungai Penuh menerbitkan tarif parkir resmi di tempat khusus parkir (TKP) yang dikelola pemerintah tahun 2026.

Tarif tersebut tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda) Kota Sungai Penuh, No. 1 tahun 2024 tentang pajak Daerah dan Retribusi parkir di tepi jalan umum.

Tarif parkir untuk kendaraan roda 2 (Dua) Rp.1000 (Seribu Rupiah) untuk roda 4 (Empat) Rp.2000 (Dua Ribu Rupiah) sekali parkir.

Perda tersebut juga mengatur tentang titik parkir resmi termasuk yang parkir di tepi jalan umum.

“Jika ada juru parkir yang meminta uang parkir diluar dari Perda untuk tidak dibayar” ujar Kabid Sarana dan Prasarana Dinas Perhubungan Kota Sungai Penuh Nova Rozi, Rabu (11/3/2026).

Ia menghimbau kepada masyarakat untuk memarkirkan kendaraan ditempat atau lokasi parkir yang sudah ditentukan oleh Dishub, ujarnya. (DD)

Gerakan Indonesia ASRI dari Ujung Barat Kerinci, Bupati Monadi: Mari Kita Budayakan Lingkungan Bersih dan Sehat

Gerakan Indonesia ASRI Gotong Royong di Kayu Aro Barat, Bupati Monadi Ajak Masyarakat Budayakan Lingkungan Bersih dan Sehat.(Ist)

KERINCI, MERDEKAPOST.COM – Pemerintah Kabupaten Kerinci kembali menggelar Gerakan Nasional Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) Tahun 2026 yang dipusatkan di Kecamatan Kayu Aro Barat, Minggu (08/03/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Gerakan ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia melalui Kementerian Lingkungan Hidup, sekaligus bentuk komitmen nyata Pemerintah Kabupaten Kerinci dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Kerinci Monadi hadir bersama Wakil Bupati Kerinci H. Murison, Dandim 0417 Kerinci Letkol Inf Eko Siswanto, serta Kajari Sungai Penuh Robi Harianto. Turut hadir pula jajaran instansi vertikal, BUMN, BUMD, pihak swasta, perangkat daerah, para camat, hingga berbagai organisasi dan komunitas yang ikut berpartisipasi aktif dalam gerakan tersebut.

Baca Juga: Bukan Isapan Jempol Belaka, Al Haris: Pemprov Jambi Bantu Rp3 Miliar untuk TPA di Sungai Penuh

Kolaborasi lintas sektor ini menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang harus dijaga secara berkelanjutan.

Sejak pagi hari, ratusan peserta telah memadati titik kumpul sebelum bergerak menuju sejumlah lokasi gotong royong yang telah ditentukan. Para peserta secara bersama-sama membersihkan sampah, merapikan lingkungan sekitar, serta memastikan kawasan tetap tertata rapi dan nyaman.

Gerakan Indonesia ASRI Gotong Royong di Kayu Aro Barat, Bupati Monadi Ajak Masyarakat Budayakan Lingkungan Bersih dan Sehat.(Ist)

Bupati Kerinci Monadi menegaskan bahwa Gerakan Indonesia ASRI bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan sebuah gerakan moral yang harus menjadi budaya di tengah masyarakat.

“Kebersihan dan keindahan lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama. Sudah menjadi kewajiban kita untuk menjaganya tetap aman, sehat, resik, dan indah,” tegas Monadi.

Baca Juga: Viral! Desa Berjo Bagi-bagi THR Total Rp723 Juta, Tiap KK Terima Rp 500 Ribu, Sumbernya?

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menanamkan semangat gotong royong serta membangun kesadaran kolektif dalam menjaga lingkungan. Salah satunya dengan membiasakan pengurangan sampah plastik, seperti membawa tumbler sendiri dan memastikan tidak ada sampah yang tertinggal setelah kegiatan.

Lebih lanjut, Monadi menyampaikan bahwa gerakan ini tidak akan berhenti pada kegiatan hari ini saja, melainkan akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan terintegrasi hingga ke tingkat kecamatan dan desa.

Baca Juga: Dukung Gerakan Nasional Indonesia ASRI, Kadishub Kerinci Pimpin Personil Gotong Royong di Kayu Aro

“Harapannya, semangat Indonesia ASRI benar-benar menjadi gerakan bersama yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan,” ujarnya.

Dengan semangat kolaborasi dan kebersamaan, Gerakan Nasional Indonesia ASRI di Kabupaten Kerinci diharapkan mampu memperkuat komitmen seluruh elemen daerah dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, indah, serta berkelanjutan.(Adz)

Bukan Isapan Jempol Belaka, Al Haris: Pemprov Jambi Bantu Rp3 Miliar untuk TPA di Sungai Penuh

MASALAH SAMPAH: Pemprov Jambi Bantu Rp3 Miliar untuk Pembangunan TPA di Sungai Penuh.(MPC)

SUNGAI PENUH, MERDEKAPOST.COM – Pemerintah Provinsi Jambi mengalokasikan bantuan sebesar Rp3 Miliar kepada Pemerintah Kota Sungai Penuh untuk pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah.

Al Haris bersama Wali Kota Alfin meninjau langsung lokasi pembangunan TPA di Desa Renah Kayu Embun, Kecamatan Kumun Debai, Kota Sungai Penuh, Sabtu (7/2/2026). Peninjauan itu juga di hadiri perwakilan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Provinsi Jambi serta sejumlah organisasi perangkat daerah terkait.

Al Haris mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan pemerintah provinsi dalam membantu pemerintah kota mengatasi persoalan sampah yang saat ini menjadi perhatian masyarakat.

BACA JUGA: 

Safari Ramadhan di Pendung Hilir, Wabup Kerinci Murison Salurkan Bantuan untuk Warga dan Masjid

Viral! Desa Berjo Bagi-bagi THR Total Rp723 Juta, Tiap KK Terima Rp 500 Ribu, Sumbernya?

“Sampah sudah menjadi persoalan serius di Kota Sungai Penuh. Karena itu pemerintah provinsi berupaya membantu mencarikan solusi dengan pembangunan TPA ini,” kata Al Haris.

Selain bantuan anggaran pembangunan, pemerintah provinsi juga memberikan izin penggunaan lahan kawasan hutan produksi seluas 4,3 hektare untuk mendukung pembangunan fasilitas TPA tersebut.

Menurut Al Haris, persoalan pengelolaan sampah perlu di tangani secara serius karena berkaitan dengan kebersihan lingkungan dan kesehatan masyarakat.

“Anggaran pembangunan TPA sudah di alokasikan melalui Dinas PUTR Provinsi Jambi sebesar Rp3 miliar, di tambah izin penggunaan lahan sekitar 4,3 hektare,” ujarnya.

BACA JUGA: 

Wali Kota Sungai Penuh Alfin Hadiri Langsung Kunjungan Gubernur Jambi, Safari Ramadhan di Al Falah Lempur

Dukung Gerakan Nasional Indonesia ASRI, Kadishub Kerinci Pimpin Personil Gotong Royong di Kayu Aro

Sementara itu, Wali Kota Sungai Penuh Alfin menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah provinsi dalam membantu penanganan persoalan sampah di daerahnya.

Menurut dia, bantuan tersebut di harapkan dapat mempercepat pembangunan fasilitas pembuangan akhir sehingga pengelolaan sampah di Kota Sungai Penuh dapat berjalan lebih optimal.

“Kami berterima kasih atas perhatian pemerintah provinsi. Bantuan ini sangat membantu dalam mengatasi persoalan sampah yang selama ini menjadi dilema di Sungai Penuh,” kata Alfin.

Pemerintah Kota Sungai Penuh berharap pembangunan TPA tersebut dapat menjadi solusi jangka panjang dalam pengelolaan sampah sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat bagi masyarakat.(Adz)

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs