Babak Baru Pealayanan Kesehatan, dr. Rofi Irman Resmi Pimpin RSUD MHA Thalib Sungai Penuh

dr. Rofi Resmi Pimpin RSUD MHA Thalib Sungai PenuhKolase – Wakil Wali Kota Azhar Hamzah Melantik Pejabat Administrator.(ist)

SUNGAI PENUH – Harapan baru bagi peningkatan kualitas layanan kesehatan di Kota Sungai Penuh kini mulai bersemi. Pemerintah Kota secara resmi menunjuk pimpinan baru untuk dua rumah sakit daerah guna memastikan warga mendapatkan perawatan medis yang lebih baik dan manusiawi.

Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, memimpin langsung prosesi pelantikan ini di Ruang Pola Kantor Walikota pada Senin (04/05/2026) malam. Dalam agenda tersebut, beliau memberikan amanah kepada:

dr. Rofi Irman sebagai Direktur Utama RSUD MHA Thalib.

Sementara itu, mantan Direktur RSU MHA Thalib, Debi Zartika, dimutasi menjadi Direktur RSUD H Bakri. Sedangkan jabatan Kabid Keuangan dan Perencanaan kini dipercayakan kepada Afriantoni, SH., MH.

Baca Juga: Tim Kemenkes Tiba di RSUD Tanjabbar Jambi, Investigasi Meninggalnya dr Myta Aprilia

Azhar Hamzah menegaskan bahwa pergantian kepemimpinan ini merupakan langkah strategis yang telah mengikuti koordinasi bersama BKN dan aturan perundang-undangan yang berlaku. Namun, lebih dari sekadar urusan birokrasi, beliau menekankan pentingnya aspek kemanusiaan dalam bertugas.

“Kami menitipkan pesan agar saudara-saudara bekerja dengan tulus. Teruslah berinovasi agar visi Sungai Penuh Juara benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Azhar Hamzah.

Pemerintah Kota menaruh harapan besar pada manajemen baru ini. Fokus utama ke depan bukan hanya soal administrasi, melainkan bagaimana menciptakan kenyamanan bagi pasien dan keluarga yang sedang berjuang mencari kesembuhan.

Baca Juga: Rapat Investigasi Tim Kemenkes atas Meninggalnya Dokter Myta di RSUD Tanjabbar Jambi, IDI Soroti Jam Kerja Dokter Internship

Wakil Wali Kota meminta para direktur baru segera membenahi sistem manajemen internal. Targetnya jelas: RSUD harus memberikan pelayanan prima sehingga tidak ada lagi masyarakat yang merasa kesulitan saat membutuhkan bantuan medis.

“Perbaiki manajemen dan tingkatkan kepedulian terhadap pasien. Kita ingin seluruh warga terlayani dengan sangat baik,” tambahnya di hadapan para asisten, staf ahli, dan kepala OPD yang hadir.

Dengan semangat baru ini, RSUD MHA Thalib dan RSUD H. Bakri diharapkan akan siap bertransformasi menjadi garda terdepan kesehatan yang lebih responsif dan ramah bagi seluruh masyarakat. (Red)

Gubernur Al Haris Bangga Dua Daerah Jambi Berprestasi

Gubernur Al Haris Bangga Dua Daerah di Jambi Dapat Apresiasi dari Pemerintah Pusat. (Kominfo Jambi)

Palembang - Gubernur Jambi Al Haris menghadiri Malam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 se-Sumatera yang berlangsung di Wyndham Opi Hotel, Jakabaring, Palembang, pada Sabtu malam (25/4/2026). Selain itu, acara ini mempertemukan seluruh kepala daerah se-Sumatera, mulai dari gubernur hingga bupati dan wali kota.

Kemudian, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyelenggarakan kegiatan tersebut. Dalam kesempatan itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian bersama Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto hadir langsung, sementara itu sejumlah perwakilan kementerian dan lembaga seperti Kementerian Kesehatan, Kementerian Keuangan, Bappenas, dan BPS juga turut hadir.

Al Haris Apresiasi Capaian Daerah di Provinsi Jambi

Selanjutnya, Gubernur Al Haris menyampaikan rasa bangganya atas capaian dua daerah di Provinsi Jambi. Kota Sungai Penuh berhasil meraih peringkat pertama dalam kategori penanggulangan kemiskinan dan penurunan stunting, sehingga Wali Kota Alfin menerima penghargaan tersebut secara langsung. Di sisi lain, Kabupaten Tebo juga berhasil meraih peringkat pertama dalam kategori pengendalian inflasi, yang kemudian Bupati Agus Rubiyanto terima langsung.

Baca Juga: Gubernur Al Haris di Halal Bihalal Sumbagsel: Kita Harus Saling Bantu Bangun Daerah

Sementara itu, Mendagri Tito Karnavian menyampaikan bahwa pemerintah pusat mengalokasikan insentif fiskal sebesar Rp1 triliun dari DIPA Kemendagri untuk daerah berprestasi. Dengan demikian, ia menegaskan bahwa pemerintah memberikan anggaran tersebut sebagai bentuk apresiasi terhadap kinerja pemerintah daerah di seluruh Indonesia.

Dasar Kebijakan dan Skema Insentif Kinerja Daerah

Lebih lanjut, Tito menjelaskan bahwa Kemendagri memberikan insentif tersebut berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah serta PP Nomor 12 Tahun 2019. Oleh karena itu, program ini mendorong peningkatan kinerja daerah melalui sistem penghargaan berbasis capaian.

Di samping itu, ia menambahkan bahwa pemerintah akan menyalurkan insentif tersebut kepada sekitar 500 pemerintah daerah yang terdiri dari provinsi, kabupaten, dan kota. Dengan begitu, pemerintah menargetkan peningkatan kepatuhan serta kinerja daerah dalam mendukung program prioritas Presiden Prabowo Subianto.

Indikator Penilaian Kinerja Pemerintah Daerah

Kemudian, Tito juga menjelaskan bahwa pemerintah menilai daerah berdasarkan beberapa indikator, seperti pertumbuhan ekonomi, pengendalian inflasi, penurunan kemiskinan, penurunan pengangguran, dan pengembangan creative financing.

Empat Kategori Penghargaan Pemda di Sumatera

Dalam ajang tersebut, pemerintah memberikan penghargaan kepada daerah di Sumatera dalam empat kategori utama. Pertama, kategori pengendalian inflasi yang menilai keberhasilan daerah dalam menjaga stabilitas harga. Kedua, kategori penurunan tingkat pengangguran yang menilai upaya daerah dalam menciptakan lapangan kerja.

Bacaan Lainnya: Hujan Deras, 409 Rumah di Tiang Pumpun Merangin Dihantam Banjir, Jembatan Putus

Selain itu, kategori ketiga yaitu penurunan kemiskinan dan stunting menilai keberhasilan daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sementara itu, kategori keempat yaitu creative financing menilai inovasi pembiayaan pembangunan daerah.

Daftar Penerima Penghargaan Kemiskinan dan Stunting

Pada kategori penurunan kemiskinan dan stunting, pemerintah menetapkan Kabupaten Mesuji, Kabupaten Tapanuli Selatan, dan Kabupaten Bengkalis sebagai pemenang di tingkat kabupaten. Kemudian, di tingkat kota, pemerintah memberikan penghargaan kepada Kota Sungai Penuh, Kota Pekanbaru, dan Kota Batam. Selain itu, Provinsi Kepulauan Riau juga ditetapkan sebagai penerima terbaik di tingkat provinsi.

Daftar Penerima Penghargaan Pengendalian Inflasi

Sementara itu, pada kategori pengendalian inflasi, pemerintah menetapkan Kabupaten Tebo, Kabupaten Musi Rawas Utara, dan Kabupaten Labuhan Batu Utara sebagai pemenang di tingkat kabupaten. Di sisi lain, Kota Langsa, Kota Prabumulih, dan Kota Bukittinggi meraih penghargaan di tingkat kota. Akhirnya, Provinsi Bengkulu juga masuk dalam daftar penerima penghargaan di tingkat provinsi.(*)

Polres Kerinci Gelar Rekonstruksi Kasus Dugaan Asusila Oknum Guru SMPN di Sungai Penuh

Polres Kerinci Gelar Rekonstruksi Kasus Dugaan Asusila Oknum Guru SMPN di Sungai Penuh.(Ist)

Sungai Penuh – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kerinci menggelar rekonstruksi kasus dugaan tindak asusila terhadap anak yang melibatkan seorang oknum guru aparatur sipil negara (ASN), Sabtu (25/4/2026), di salah satu sekolah menengah pertama negeri di Kota Sungai Penuh.

Rekonstruksi dilaksanakan di lokasi kejadian dengan pengamanan ketat dari aparat kepolisian guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif. Dalam proses tersebut, tersangka berinisial YA memperagakan sejumlah adegan yang menggambarkan kronologi peristiwa berdasarkan hasil pemeriksaan penyidik.

Baca Juga: Diduga Lakukan Pencabulan, Oknum Guru PPPK SMPN di Sungai Penuh Diringkus Polisi

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Kerinci, Very Prasetyawan, menjelaskan bahwa rekonstruksi dilakukan untuk mencocokkan keterangan antara tersangka, korban, serta kondisi tempat kejadian perkara (TKP), sehingga proses penyidikan dapat berjalan secara objektif dan komprehensif.

“Rekonstruksi ini penting untuk memperjelas rangkaian peristiwa serta memastikan kesesuaian keterangan dalam proses penyidikan,” ujarnya.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, dugaan tindak asusila tersebut terjadi dalam kurun waktu tertentu di lingkungan sekolah. Sejumlah lokasi diduga menjadi tempat kejadian, di antaranya ruang kegiatan siswa dan fasilitas umum sekolah.

Kasus ini terungkap setelah pihak keluarga korban melaporkan dugaan peristiwa tersebut kepada pihak kepolisian. Korban disebut mengalami tekanan psikologis yang berdampak pada rasa takut untuk kembali mengikuti aktivitas di sekolah.

Dalam proses pemeriksaan, tersangka diduga menggunakan pendekatan persuasif disertai iming-iming tertentu, serta memberikan tekanan apabila korban menolak. Dugaan perbuatan tersebut disebut terjadi lebih dari satu kali dalam rentang waktu beberapa bulan.

Baca Juga: Hujan Deras, 409 Rumah di Tiang Pumpun Merangin Dihantam Banjir, Jembatan Putus

Peristiwa ini menimbulkan keprihatinan dari pihak sekolah dan masyarakat. Pihak terkait diharapkan meningkatkan pengawasan serta memperkuat sistem perlindungan terhadap peserta didik guna mencegah kejadian serupa.

Saat ini, tersangka telah diamankan dan menjalani proses hukum lebih lanjut. Atas dugaan perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 82 Ayat (2) junto Pasal 76E Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Polisi menegaskan bahwa penanganan kasus ini akan dilakukan secara profesional dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku, serta tetap mengedepankan perlindungan terhadap korban.(*)

16 Peserta Lulus Seleksi Administrasi Seleksi Pimpinan Baznas Sungai Penuh

Seleksi Pimpinan Baznas Sungai Penuh, 16 Peserta Lulus Seleksi Administrasi Ikuti Tes Tertulis.(iST)

SUNGAI PENUH, MERDEKAPOST.COM – Tahapan Seleksi Calon Pimpinan Baznas kota Sungai Penuh periode 2026-2031, masuk tahap tes Tertulis. Tim Seleksi mengumumkan sebanyak 16 peserta dinyatakan lulus admistrasi dan berhak mengikuti tahapan Tes Tertulis berikutnya.

Berikut nama peserta yang lulus seleksi administrasi:
1. Nasriman
2. Ibrahim
3. Atma Bahar
4. Jasrial Zakir
5. Yalasri Darwis
6. Adi Ikhlas
7. Ahmad Rosidi
8. Yapendra
9. Arifman
10. Muhammad Ajmain
11. M. Nazar
12. Marsal
13. Sumarto
14. Samsudin
15. Nandha Mario Nugraha
16. Aulia

Baca Juga:

Peserta yang di nyatakan lulus akan melanjutkan ke tahap seleksi kompetensi berupa tes tertulis dan presentasi makalah yang di jadwalkan pada 23–24 April 2026, serta tes wawancara pada 28 April 2026 di Ruang Pola Kantor Wali Kota Sungai Penuh.

Tim seleksi menegaskan bahwa seluruh peserta wajib membawa identitas diri, alat tulis, serta hadir 30 menit sebelum pelaksanaan. Seluruh proses seleksi tidak dipungut biaya dan keputusan bersifat final.

Seleksi ini menjadi bagian penting dalam menentukan pimpinan Baznas yang profesional dan mampu mengelola zakat secara optimal di Kota Sungai Penuh.(Adz)


Sidang Perdana: Fahrudin Bantah Dakwaan Perusakan Bollard Jalan Depan Gedung Nasional

Sidang Perdana dugaan perusakan Bollard (Pembatas jalan) di depan gedung nasional Sungai Penuh: Fahrudin Bantah Dakwaan Perusakan.(adz) 

Sungai Penuh - Anggota DPRD Kota Sungai Penuh, Fahrudin, menjalani sidang perdana terkait dugaan kasus perusakan bollard atau pembatas jalan, Rabu. Sidang digelar di Pengadilan Negeri Sungai Penuh dengan agenda pembacaan dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), Rabu 15 April 2026.

Persidangan dipimpin Ketua Majelis Hakim Muhammad Hanafi Insya, didampingi dua hakim anggota, Wanda Rara Fahrezha dan Daniel Naibaho. Dalam sidang tersebut, terdakwa Fahrudin membantah seluruh isi dakwaan yang dibacakan JPU.

Fahrudin menyatakan dirinya tidak melakukan perusakan seperti yang dituduhkan. Ia mengaku telah melakukan koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Sungai Penuh sebelum pembongkaran bollard dilakukan.

Menurutnya, tindakan pembongkaran dilakukan karena keberadaan bollard dinilai mengganggu arus lalu lintas dan berpotensi membahayakan masyarakat. Ia juga menyebut aksi tersebut terjadi secara spontan dan sempat disiarkan langsung melalui media sosial pribadinya.

“Tidak ada niat merusak. Sebelumnya sudah ada koordinasi dengan pihak PUPR,” ujar Fahrudin usai sidang.

Kasus ini bermula dari laporan Dinas PUPR Kota Sungai Penuh ke Polres Kerinci. Pada 14 Februari 2025, pihak kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memasang garis polisi, serta memeriksa sejumlah saksi.

Dalam proses penyelidikan, sebanyak 10 tiang pembatas jalan dilaporkan telah dibongkar. Polisi juga menyita alat berupa gerinda atau mesin pemotong yang diduga digunakan dalam aksi tersebut sebagai barang bukti.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena melibatkan oknum anggota DPRD aktif dan disebut sebagai kejadian pertama di Kota Sungai Penuh.

Sidang akan kembali dilanjutkan dengan agenda berikutnya sesuai jadwal yang ditetapkan majelis hakim.(*)

Tarif Travel Kerinci–Sungai Penuh Naik Pasca Idul Fitri

KERINCI – Arus balik Lebaran 2026 membawa dampak pada sektor transportasi darat di wilayah Kerinci dan Sungai Penuh. Sejak 1 April 2026, tarif jasa travel resmi mengalami penyesuaian setelah para pelaku usaha mencapai kesepakatan bersama.

Kenaikan ini berlaku untuk sejumlah rute favorit, baik menuju Kota Jambi, Padang, hingga Pekanbaru. Besaran penyesuaian tarif rata-rata berkisar Rp30 ribu di bandingkan harga sebelumnya.

Seorang pengusaha travel di Sungai Penuh menjelaskan bahwa perubahan tarif bukan karena kenaikan bahan bakar, melainkan meningkatnya biaya operasional kendaraan. Ia menggambarkan, tarif rute Kerinci–Jambi yang sebelumnya Rp250 ribu kini menjadi Rp280 ribu. Kenaikan serupa juga terjadi pada rute menuju Padang.

Kenaikan Di picu Biaya Perawatan Kendaraan

Lonjakan biaya suku cadang menjadi faktor dominan di balik keputusan ini. Harga onderdil yang terus merangkak naik membuat pelaku usaha harus menyesuaikan tarif agar operasional tetap berjalan.

Baca Juga : Tegas! Pemkab Muaro Jambi Nyatakan Dukung PT SAS Percepat Penyelesaian Jalan Khusus 

Di sisi lain, berakhirnya masa tuslah angkutan Lebaran pada 31 Maret 2026 ikut menjadi momentum penyesuaian harga. Para operator memanfaatkan periode ini untuk menyelaraskan tarif baru yang di anggap lebih realistis dengan kondisi biaya saat ini.

Kesepakatan antar pelaku usaha travel di Kerinci dan Sungai Penuh juga berperan penting. Mereka berupaya menjaga keseimbangan antara keberlangsungan bisnis dan kemampuan daya beli masyarakat.

Daftar Tarif Travel Terbaru dari Kerinci

Berikut rincian tarif terbaru perjalanan travel dari Kerinci dan Sungai Penuh ke berbagai kota tujuan:

Kerinci/Sungai Penuh – Jambi: Rp280.000

Kerinci/Sungai Penuh – Padang: Rp180.000

Kerinci/Sungai Penuh – Pekanbaru: Rp300.000

Kerinci/Sungai Penuh – Bukittinggi: Rp230.000

Kerinci/Sungai Penuh – Dumai: Rp400.000

Kerinci/Sungai Penuh – Palembang: Rp430.000

Kerinci/Sungai Penuh – Bengkulu: Rp180.000

Kondisi ini mencerminkan dinamika sektor transportasi darat yang sangat bergantung pada biaya perawatan armada. Dalam beberapa tahun terakhir, harga komponen kendaraan seperti ban, rem, hingga oli mengalami kenaikan bertahap, yang pada akhirnya membebani operasional harian.

Baca Juga: Musrenbang RKPD 2027 Digelar, Bupati Fadhil Tekankan Penguatan Potensi Unggulan Daerah

Bagi masyarakat, perubahan tarif ini tentu berdampak pada perencanaan perjalanan. Namun di sisi lain, penyesuaian harga juga menjadi upaya menjaga standar keselamatan dan kenyamanan penumpang.

Kendaraan yang terawat dengan baik di nilai mampu mengurangi risiko di perjalanan, terutama untuk rute jarak jauh antar provinsi.

Pelaku usaha berharap pengguna jasa bisa memahami kondisi tersebut. Mereka menegaskan bahwa layanan tetap di upayakan optimal, baik dari sisi ketepatan waktu maupun kualitas armada yang di gunakan.(Red)

Kebakaran Hebat di Semurup Kerinci, Api Melalap Tiga Rumah Warga

KERINCI, MERDEKAPOST.COM – Kebakaran hebat melanda permukiman warga di Desa Koto Datuk, Semurup, Kecamatan Air Hangat Barat, Kabupaten Kerinci, Sabtu (28/3/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.

Kebakaran melanda tiga unit rumah semi permanen. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai Rp350 juta.

Api pertama kali diketahui sekitar pukul 15.15 WIB oleh seorang warga, Yura Sartika, yang melihat kepulan asap tebal disertai teriakan “api” dari arah rumah korban. Warga yang panik segera berhamburan menuju lokasi untuk memastikan kondisi.

Setibanya di tempat kejadian, api sudah membesar dan melahap bagian lantai dua rumah milik Jamali dan Raunah. Warga berupaya memadamkan api secara manual sembari menunggu bantuan datang, khawatir kobaran merembet ke bangunan lain yang berdekatan.

"Saat kejadian, seluruh pemilik rumah tidak berada di lokasi. Jamali dan Raunah diketahui sedang berada di sawah, sedangkan Don Porgatmi menghadiri acara syukuran," jelas Kapolsek Air Hangat Iptu Julisman kepada wartawan

Sekitar 10 menit kemudian, dua unit mobil pemadam kebakaran dari Kecamatan Air Hangat tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman. Upaya tersebut diperkuat dengan kedatangan tiga unit mobil tambahan pada pukul 16.00 WIB.

Api baru berhasil dijinakkan sekitar pukul 16.50 WIB setelah petugas pemadam dibantu personel Polsek Air Hangat dan warga melakukan pemadaman intensif.

Akibat kebakaran itu, tiga rumah mengalami kerusakan berat. Bangunan semi permanen yang sebagian besar berbahan mudah terbakar diduga mempercepat penyebaran api.

Diketahui, saat kejadian berlangsung para pemilik rumah tidak berada di tempat. Jamali dan Raunah sedang berada di sawah, sementara Don Porgetmi (48), pemilik rumah lainnya, tengah menghadiri acara syukuran.

Kepolisian telah melakukan pengamanan lokasi, memasang garis polisi, serta melakukan olah tempat kejadian perkara. Sejumlah saksi juga telah dimintai keterangan untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran.

Dari hasil penyelidikan awal, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik. Dugaan ini diperkuat oleh tidak adanya aktivitas penghuni di dalam rumah saat api mulai muncul.

Pasca kejadian, situasi di lokasi dilaporkan aman dan kondusif. Aparat kepolisian bersama pemerintah setempat kini melakukan pendataan korban serta menyiapkan langkah bantuan sosial bagi warga terdampak.(*)

Wow! Ribuan Tiket Ziforia Fest Terjual, NDX AKA dan DBagindas Siap Tampil di Kerinci

Ribuan Tiket Ziforia Fest Terjual, NDX AKA dan DBagindas Siap Tampil di Kerinci.(Ist)

KERINCI - RIBUAN warga dipastikan akan memadati kawasan kaki Gunung Kerinci dalam perhelatan spektakuler bertajuk Ziforia Fest 2026. Konser yang menghadirkan grup musik populer NDX AKA bersama D’Bangindas ini digadang-gadang menjadi konser terbesar dan tertinggi yang pernah digelar di Pulau Sumatera.

Berlokasi di kawasan M10 Lindung Jaya, Kayu Aro, Kabupaten Kerinci, acara ini akan berlangsung selama dua hari, yakni pada 29 hingga 30 Maret 2026, bertepatan dengan momentum libur Lebaran yang dinanti masyarakat.

Antusiasme publik terlihat luar biasa. Ribuan tiket dilaporkan telah terjual, dengan penonton yang diperkirakan datang dari berbagai daerah, seperti Pesisir Selatan, Mukomuko Bengkulu, Merangin hingga Solok Selatan. Kehadiran penonton lintas daerah ini menandakan besarnya daya tarik konser tersebut.

Baca Juga: Jambi Mantap Terkelola: Ketika Stabilitas Pangan dan Kelancaran Mudik Bukan Sekadar Kebetulan

Tak hanya menghadirkan artis papan atas, konser ini juga akan dimeriahkan oleh musisi lokal seperti Raba Lida, Band Simfoni, Bprojeck, Puja Kusuma, Sofie Anastasya, Anak, ARGB dan sejumlah penampil lainnya, yang siap memberikan warna tersendiri dalam perhelatan musik akbar tersebut.

Dengan konsep panggung megah berlatar keindahan alam Gunung Kerinci, konser ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga momentum kebangkitan event besar di daerah.

Feby LO Ziforia Fest menyampaikan bahwa tingginya minat masyarakat menjadi bukti bahwa event ini sangat dinantikan. Ia optimis konser ini akan berlangsung meriah dan menjadi pengalaman tak terlupakan bagi para penonton.

“Antusias masyarakat luar biasa, ribuan tiket sudah terjual. Kami optimis konser ini akan menjadi momen bersejarah dan hiburan terbaik bagi masyarakat saat libur Lebaran.”ucapnya.

“Ini bukan sekear konser, tapi pengalaman musik terbesar di kaki Gunung Kerinci yang belum pernah ada sebelumnya.”kata Feby.(red)

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs