Ternyata Selain Perwira Polres Satu Mahasiswa Juga Terluka Saat Aksi Demo Mahasiswa di Sungai Penuh

Salah seorang mahasiswa yang merupakan Aliansi Mahasiswa Kerinci-Sungai Penuh juga ada yang terluka, diduga akibat lemparan batu. (Doc/istimewa)

Aksi demo mahasiswa yang digelar pada saat hari ulang tahun Kota Sungai Penuh ke-15 berujung ricuh dan terjadi saling dorong bahkan hingga lemparan batu mewarnai aksi mahasiswa di Sungai Penuh yang terjadi sekitar 100 meter dari Gedung DPRD Kota Sungai Penuh. 

Informasi yang berhasil dihimpun, Aksi ricuh mahasiswa dengan aparat yang berjaga justru terjadi setelah sidang paripurna HUT kota Sungai Penuh telah selesai dan bubar.  Rombongan Wali kota Sungai Penuh justru telah pergi duluan dan tidak mau menemui massa aksi. 

Massa aksi terdiri dari PMII, HMI, KAMMI dan IMM telah berlangsung sejak pukul 11.00 wib pagi hingga sore hari. mereka pada intinya menunggu dan meminta bertemu dengan Walikota Sungai Penuh untuk menyampaikan tuntutannya

Saat paripurna berlangsung di gedung DPRD KOta Sungai Penuh, diluaran aksi demo mahasiswa tidak terjadi keributan hanya saja terhalang aparat yang berjaga. karena mahasiswa bersikeras ingin bertemu langsung dengan Walikota.

Pembekalan Kukerta, STIA Nusa tanda tangan MoU dengan Pemda Kerinci

 

Pembekalan Kukerta dan penandatanganan Mou STIA Nusa dengan Pemda Kerinci. Foto: 064

Merdekapost.com - STIA-NUSA/ Sekolah Tinggi Ilmu Asministrasi Nusantara Sakti melaksanakan pembekalan kepada mahasiswa yang mengikuti kegiatan Kukerta pada sabtu, 5 November 2022 di Aula kampus STIA Nusa.


Sebanyak 115 orang mahasiswa yang dibekali akan melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat selama 2 bulan, dimulai dari 5 November 2022 sampai dengan 5 Desember 2022.


Ketua Panitia, Dr (c) M. Dhany Alsunnah, M.Pd,  membenarkan pelaksanaan kegiatan tersebut, "Benar, kegiatan kukerta kami laksanakan selama 2 bulan. Kegiatan Pengabdian kepada masyarakat ini tidak hanya terbatas pada membantu pemerintahan desa dalam hal administrasi desa. Namun juga mendukung kegiatan sosial kemasayarakatan seperti olahraga, pengajian, kesenian dan lain sebagainya", sebut Dhani yang juga menjabat Waket II STIA Nusa.


Dalam sambutan ketua STIA Nusa, Eliyusnadi, S.Kom, M. Si, DPT menyampaikan, "Kukerta ini adalah kegiatan rutinitas di Perguruan Tinggi. Karena Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan bagian dari tri dharma perguruan tinggi. Juga sebagai syarat wajib dalam penyelesaian studi,” Kata Ketua STIA Nusa.


“Mahasiswa yang mengikuti kegiatan Kukerta, diharapkan proaktif dalam program percepatan penurunan stunting yang dilakukan oleh pemerintah desa, kecamatan, maupun daerah nantinya," Sebut Eliyusnadi yang juga PIC/ Koordinator Pendampingan Perguruan Tinggi dalam Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten Kerinci.


Elyusnadi menambahkan, "STIA Nusa merupakan satu-satunya kampus di Indonesia yg memberikan 100% beasiswa bagi Masyarakat penerima PKH. Ini sudah berjalan pada semester 1 dan semester 3 saat ini," Tambahnya.


Pantauan dilapangan, Terlihat juga penandatangan MoU antara STIA Nusa dengan Pemda Kerinci. Kegiatan berlangsung sukses, sesuai agenda dan rencana panitia pelaksana. (*)

Copyright © MERDEKAPOST.COM. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs