Dinilai "Darurat Wasit", Turnamen Sepak Bola Kejurkab Kerinci U-22 2026 Diprotes Keras

 

Merdekapost.com – Baru beberapa hari bergulir, turnamen bergengsi Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Kerinci Sepak Bola U-22 2026 langsung diterpa gelombang protes dari tim peserta. Turnamen yang seharusnya menjadi wadah unjuk bakat bagi pesepak bola muda Kerinci ini kini dinilai tengah mengalami kondisi "Darurat Wasit" akibat rentetan keputusan kontroversial di lapangan.

Kekecewaan mendalam salah satunya disuarakan oleh manajemen tim HTKS pasca-pertandingan sengit melawan IPPKM. Meski menerima hasil kekalahan dengan lapang dada, tim HTKS secara terbuka melayangkan protes keras terkait kepemimpinan wasit sore itu, yang diidentifikasi dengan inisial EE (Elwys Effendy).

Kronologi Keputusan Kontroversial di Lapangan

Menurut perwakilan tim HTKS, wasit EE—yang diduga baru mengantongi lisensi dan masih minim jam terbang—melakukan sejumlah keputusan yang dinilai tidak adil dan merugikan jalannya pertandingan:

Kartu Merah yang Terlalu Mudah: Saat terjadi duel bola udara biasa yang berujung jatuhnya pemain secara wajar, wasit EE dinilai terlalu reaktif dengan langsung memberikan kartu kuning kedua yang berujung kartu merah bagi pemain HTKS.

Pembiaran Pelanggaran Keras: Kontras dengan ketegasan di atas, wasit EE justru tidak memberikan sanksi kartu sama sekali ketika pemain dari IPKM melakukan terjangan keras hingga mengakibatkan pemain HTKS mengalami luka fisik.

Dua Hari Berturut-turut Jadi Sorotan

Isu miring seputar korps baju hitam ini ternyata tidak hanya terjadi pada laga HTKS vs IPPKM (Pertandingan Nomor 4). Sebuah infografis yang viral di media sosial juga menyoroti laga berikutnya (Pertandingan Nomor 5) yang dipimpin oleh wasit berinisial LP.

Kedua wasit tersebut diduga melakukan kesalahan fatal dalam dua hari berturut-turut. Baru satu minggu kompetisi berjalan, kekacauan dalam pengambilan keputusan oleh pengadil lapangan dinilai sudah sangat mengkhawatirkan.

Tuntutan Evaluasi Total kepada PSSI Kerinci

Merespons situasi ini, pihak tim dan para pencinta sepak bola Kerinci mendesak panitia pelaksana serta Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Kerinci untuk segera mengambil tindakan tegas.

"Tolong dengan sangat kepada Panitia dan PSSI Kerinci untuk mengevaluasi wasit Elwys Effendy."

— Pernyataan resmi Tim HTKS.

Berikut adalah poin-poin tuntutan utama yang dilayangkan kepada pihak penyelenggara:

Evaluasi Menyeluruh: Melakukan audit kinerja terhadap wasit dan asisten wasit yang bertugas.

Peningkatan Pembinaan: Memperketat kualitas, pembinaan, serta pengawasan terhadap wasit-wasit baru berlisensi agar siap mental dan fisik di turnamen resmi.

Menjaga Sportivitas: Mengembalikan marwah turnamen agar berjalan adil demi menjaga kredibilitas sepak bola Kabupaten Kerinci 2026.

Hingga berita ini diturunkan, pihak PSSI Kerinci maupun panitia Kejurkab U-22 belum memberikan pernyataan resmi terkait evaluasi performa wasit EE dan LP di lapangan. Para penonton dan tim peserta berharap keadilan di lapangan hijau dapat segera ditegakkan demi prestasi sepak bola Kerinci yang bersih. (*)

Monadi Perkuat Old Star Siulak di Final Kapolres Cup U-40, Tundukkan Old Star Rawang 3-1

Bupati Kerinci Monadi Perkuat Old Star Siulak di Final Kapolres Cup U-40, Berhasil Tundukkan Old Star Rawang 3-1 dan menjuarai Turnamen tersebut.(Ist) 

KERINCI – Final Turnamen Sepak Bola Kapolres Cup U-40 berlangsung sengit. 

Laga final yang mempertemukan Old Star Siulak melawan Old Star Rawang berlangsung sengit di Lapangan Desa Penawar, Kecamatan Setinjau Laut, Kabupaten Kerinci, Kamis (18/6/2026).

Sejak peluit awal dibunyikan, kedua tim langsung tampil menyerang dan saling jual beli serangan. Pertandingan berlangsung dalam tempo tinggi dengan tensi yang cukup ketat.

Wasit Dahliana beberapa kali harus mengeluarkan kartu kuning kepada pemain dari kedua kesebelasan untuk menjaga jalannya pertandingan tetap kondusif.

Baca Juga: Dua Kepala Daerah Satu Suara, Dorong Percepatan IAIN Kerinci Menjadi UIN

Memasuki babak pertama, baik Old Star Siulak maupun Old Star Rawang sama-sama gagal memanfaatkan peluang yang diperoleh. Hingga turun minum, skor tetap bertahan 0-0.

Pada babak kedua, Old Star Siulak terus menggempur pertahanan Old Star Rawang. Namun, rapatnya lini belakang lawan membuat sejumlah peluang gagal berbuah gol. Di sisi lain, Old Star Rawang juga beberapa kali melancarkan serangan balik yang cukup berbahaya, namun belum mampu mengubah kedudukan.

Untuk menambah daya gedor tim, Old Star Siulak melakukan sejumlah pergantian pemain, termasuk memasukkan Bupati Kerinci, Monadi. Kehadiran Monadi menambah semangat permainan tim. Meski hanya bermain sekitar delapan menit, Monadi mampu menarik perhatian para penonton yang memadati lapangan.

Hingga waktu normal berakhir, kedua tim tetap gagal memecah kebuntuan. Skor 0-0 bertahan dan pertandingan pun harus ditentukan melalui babak adu penalti.

Pada babak adu penalti tersebut, para eksekutor Old Star Siulak tampil lebih tenang dan berhasil mengungguli Old Star Rawang dengan skor 3-1. Kemenangan itu sekaligus mengantarkan Old Star Siulak keluar sebagai juara Turnamen Kapolres Cup U-40 Tahun 2026.

Sementara itu, Old Star Rawang harus puas menjadi runner-up setelah memberikan perlawanan sengit sepanjang pertandingan.

Dalam sambutannya usai pertandingan, Kapolres Kerinci menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh panitia, perangkat pertandingan, serta para peserta yang telah menyukseskan turnamen dengan menjunjung tinggi sportivitas dan kebersamaan.

“Dengan mengucapkan Alhamdulillahirabbil’alamin, Turnamen Sepak Bola Kapolres Cup U-40+ secara resmi saya tutup,” ujar Kapolres Kerinci.

Penutupan turnamen tersebut disambut meriah oleh para pemain dan penonton yang memadati Lapangan Desa Penawar. Turnamen Kapolres Cup U-40 dinilai sukses menjadi ajang silaturahmi sekaligus mempererat persaudaraan antarpecinta sepak bola di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh. (*)

Sempat Viral dan Bikin Gaduh di Medsos, WRT Team Klarifikasi Soal Hadian Juara Umum Lokal Asia MX Kerinci 2026

Sempat Viral dan Bikin Gaduh di Medsos, WRT Team Klarifikasi Soal Hadian Juara Umum Lokal Asia MX Kerinci 2026

Kerinci, Merdekapost.com - Keluarga besar Team WRT (Manager, Pembalap dan Crew) dalam memberikan klarifikasi dan permononan maaf terkait dengan hadiah Juara Umum Lokal Kerinci pada ajang Asia MX Kerinci 2026 beberapa hari yang lalu.

yang mana persoalan hadiah tersebut sempat viral dan membuat kegaduhan di media sosial. Begini Bunyi Klarifikasinya yang diunggah juga di media sosial facebook 

Assalamualaikum wr.wb

Kami Keluarga besar Team WRT (Manager, Pembalap dan Crew) dalam kesempatan ini ingin memberikan klarifikasi terkait dengan hadiah Juara Umum Lokal Kerinci pada ajang Asia MX Kerinci 2026 beberapa hari yang lalu.

yang sempat viral dan membuat kegaduhan di media sosial.

Melalui pernyataan ini, Kami keluarga besar Team WRT memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada : 

- Seluruh lapisan masyarakat

- Bapak Bupati Kerinci

- Promotor Acara

- DPRD Kab Kerinci

- Polres Kerinci 

- IMI 

- KONI

- Serta seluruh jajaran panitia penyelenggara

Sesuai hasil Musyawarah yang telah dilaksanakan Antara Team WRT dan Panitia, kedua belah pihak saling menyadari adanya kelalaian Team WRT dalam  mengajukan Protes sesuai prosedur Panitia.

Begitu juga Panitia  menyadari adanya kelalaian Visualisasi gambar Hadiah yang tertera di Brosur yang  pada akhirnya terjadi  Miss Komunikasi antara kedua belah pihak.

Namun semua itu dapat kami jadikan pelajaran berharga kami juga manusia biasa tidak luput dari kesalahan dan keteledoran.

Alhamdulillah, setelah Musyawarah duduk bersama yang kami adakan secara kekeluargaan dan kepala dingin mengenai hadiah *Juara Umum Lokal Kerinci Asia MX 2026,* antara Team WRT dan Panitia yang awalnya menjadi polemik dan kegaduhan maka kedua belah telah mencapai kesepakatan yang adil dan sesuai regulasi yang berlaku, sehingga tidak ada lagi yang dirugikan.

Pernyataan ini kami sampaikan secara sadar, tulus, dan tanpa ada tekanan atau paksaan dari pihak manapun.

Salam hormat kami Keluarga Besar Team WRT.

Wassalam

Promotor dan Panpel bersama Crew WRT.(adz)

Dengan demikian, persoalan yang sempat memicu kegaduhan dan viral menjadi perdebatan di medsos telah selesai dan clear, baik WRT team maupun panitia pelaksana.(Adz)

Pembukaan Kapolres Cup U-40, Monadi dan Murison Ajak Pemain Junjung Fair Play dan Sportivitas

MERDEKAPOST.COM,KERINCI – Bupati Kerinci Monadi, S.Sos., M.Si bersama Wakil Bupati Kerinci H. Murison, S.Pd., S.Sos., M.Si menghadiri langsung pembukaan Turnamen Sepak Bola Kapolres Cup I U-40 Tahun 2026 yang digelar di Lapangan PS Penawar, Kecamatan Sitinjau Laut, Minggu (24/5/2026).

Turnamen yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 tersebut berlangsung meriah dan penuh semangat sportivitas. Walikota Sungai Penuh Alfin, Sekda Alfian, Anggota DPRD Kabupaten Kerinci irwanri, Kehadiran unsur Forkopimda, jajaran Polres Kerinci, tokoh masyarakat, serta para pecinta sepak bola semakin menambah semarak suasana pembukaan.

Baca Juga: Bupati Monadi Lepas Ekspor ke Tiongkok, Produk Unggulan Kerinci Ini Primadona Baru

Laga perdana turnamen mempertemukan Tim Pemerintah Kabupaten Kerinci melawan Tim Polres Kerinci. Pertandingan berlangsung menarik dengan dukungan antusias dari masyarakat yang memadati Lapangan PS Penawar.

Bupati Kerinci Monadi, ke media ini, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Kapolres Cup I U-40 sebagai ajang mempererat silaturahmi dan memperkuat hubungan kebersamaan antar instansi maupun masyarakat.

“Turnamen ini bukan hanya tentang menang dan kalah, tetapi bagaimana kita mempererat persaudaraan, menjaga kebersamaan, dan menumbuhkan semangat sportivitas,” ujar Monadi.

Baca Juga: Kapolres Cup U-40 Resmi Dibuka, Wako Alfin: Persaudaraan Jadi Kekuatan Utama

Sementara itu, Wakil Bupati Kerinci H. Murison mengatakan bahwa kegiatan olahraga seperti ini memiliki peran penting dalam membangun kekompakan dan semangat positif di tengah masyarakat.

“Turnamen Kapolres Cup I U-40 ini bukan sekadar ajang pertandingan sepak bola, tetapi juga menjadi momentum mempererat silaturahmi, menjaga persaudaraan, dan memperkuat kebersamaan antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat. Kami berharap seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas dan fair play agar kegiatan ini berjalan sukses serta membawa semangat positif bagi dunia olahraga di Kabupaten Kerinci,” ujar Murison.

Turnamen Kapolres Cup I U-40 menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 sekaligus sebagai sarana memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat.

Kegiatan tersebut diikuti sejumlah tim veteran dari Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh. Antusias masyarakat yang hadir menunjukkan tingginya kecintaan terhadap olahraga sepak bola serta semangat kebersamaan di tengah masyarakat.(Adz)

Kapolres Cup U-40 Resmi Dibuka, Wako Alfin: Persaudaraan Jadi Kekuatan Utama

SUNGAI PENUH, MERDEKAPOST.COM – Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, S.H., menghadiri pembukaan Turnamen Sepak Bola Kapolres Cup I U-40 dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 di Lapangan PS Penawar, Minggu (24/5/2026).

Turnamen yang digelar Polres Kerinci ini menjadi ajang mempererat silaturahmi, menumbuhkan semangat olahraga, serta memperkuat sportivitas di tengah masyarakat.

Pembukaan turnamen turut dihadiri Bupati Kerinci, Wakil Bupati Kerinci, Kapolres Kerinci beserta jajaran, Danramil, Sekda Alpian, Kepala Bandara Depati Parbo, perwakilan PT KMH PLTA, camat, kepala desa, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta peserta dari berbagai tim sepak bola U-40 se-Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci.

Baca Juga: Festival Panen Rayo Kopi Robusta, Bupati Kerinci Dorong Kopi Lokal Tembus Pasar Dunia

Dalam sambutannya, Wali Kota Alfin mengapresiasi terselenggaranya turnamen tersebut. Menurutnya, olahraga sepak bola mampu memperkuat kebersamaan dan mempererat hubungan antarwarga.

“Melalui turnamen ini, kita berharap persaudaraan semakin kuat, kekompakan terus terjaga, dan semangat sportivitas tumbuh di tengah masyarakat,” ujar Wako Alfin.

Selain menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Turnamen Kapolres Cup I U-40 juga diharapkan menghadirkan hiburan bagi masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat.(Adz) 

Ketua Asprov PSSI Jambi Mhd. Fadhil Arief Hadiri Final JSFL 2026, SDN 144 Bungo Raih Juara Usai Kalahkan SD IT Nurul ilmi 2 Kota Jambi

Batang Hari, Merdekapost.com – Puncak kompetisi sepak bola pelajar Jambi School Football League (JSFL) 2026 tingkat Sekolah Dasar (SD) resmi digelar Minggu, 17 Mei 2026. Di alun-alun Batang hari Laga penentuan juara yang berlangsung penuh gairah dan sportivitas ini mempertemukan SD IT Nurul Ilmi 2 Kota Jambi melawan SDN 144 Bungo. 

Dalam pertandingan yang berlangsung ketat hingga babak akhir, SDN.144 MUARO BUNGO sebagai pemenang dengan skor akhir 5-4 melalui babak adu penalti, setelah kedua tim bermain imbang dalam waktu normal.

Gelar juara ini membawa kebanggaan tersendiri bagi tim dari Kota Jambi sekaligus membawa pulang apresiasi berupa dana pembinaan senilai Rp2.000.000. Penyerahan piala bergilir dan hadiah juara dilakukan langsung oleh Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jambi, M. Fadhil Arief, yang juga menjabat sebagai Bupati Batanghari, di hadapan para pemain, pelatih, dan penonton yang memadati lokasi pertandingan.

Bacaan Lainnya:

JSFL, SDIT Al-Kahfi Sarolangun Menang 2-1 atas SD Islam Mutiara Al Madani Sungai Penuh

Hujan, Duel Sengit di Lapangan Garuda Batang Hari, MIN 3 Kerinci vs SDN 75 Merangin

Dalam sambutannya usai penyerahan piala dan hadiah, M. Fadhil Arief menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta yang telah menampilkan permainan berkelas dan menjunjung tinggi nilai-nilai olahraga. Ia menegaskan, kompetisi seperti JSFL memiliki peran vital dalam menjaring talenta muda daerah.

“Anak-anak inilah bibit atlet masa depan kita. Potensi yang mereka miliki hari ini adalah modal utama bagi sepak bola Jambi dan Indonesia di masa mendatang. Keberadaan liga sekolah ini sangat penting sebagai wadah pembinaan dini, agar talenta yang ada di pelosok daerah dapat tergali, terlatih, dan siap bersaing di tingkat yang lebih tinggi,” ujar M. Fadhil Arief.

Ia berharap, semangat dan kedisiplinan yang ditunjukkan para pemain selama mengikuti kompetisi dapat terus dijaga dan ditingkatkan. Tidak hanya mengutamakan kemenangan, Ketua PSSI Jambi juga menekankan pentingnya keseimbangan antara prestasi olahraga dan prestasi akademik, serta pembentukan karakter atlet yang tangguh, jujur, dan berakhlak mulia.

Pertandingan final JSFL 2026 ini menjadi penutup rangkaian kompetisi yang telah berjalan sejak beberapa waktu lalu, melibatkan ratusan sekolah dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Jambi. Keberhasilan penyelenggaraan ini membuktikan komitmen PSSI Provinsi Jambi dalam memajukan sepak bola usia dini, sekaligus memastikan ketersediaan regenerasi pemain yang berkualitas dari akar rumput.

Dengan berakhirnya edisi tahun ini, para pemangku kepentingan berharap JSFL akan terus menjadi agenda rutin yang menjembatani bakat-bakat muda Jambi menuju kancah sepak bola nasional.(*)

Taklukkan "Sekepal Tanah Surga", Komunitas Sepeda POC Jambi Sukses Gowes Lintasi Jambi, Kerinci, Hingga Sungai Penuh

 

Merdekapost.com – Menguji nyali, fisik, sekaligus menikmati keindahan alam menjadi esensi utama dari agenda gowes jarak jauh yang digelar oleh komunitas sepeda Road Bike POC Provinsi Jambi. 

Kali ini, komunitas tersebut sukses menuntaskan misi gowes menantang dari Kota Jambi menuju kawasan barat, menjelajahi eksotisme Kabupaten Kerinci, hamparan teh Kayu Aro, hingga berfoto bersama di jantung Kota Sungai Penuh.

Perjalanan yang memakan jarak ratusan kilometer dengan rute menanjak ekstrem ini diikuti oleh deretan cyclist tangguh, termasuk salah satu anggota aktif, Bang Jaya, bersama rekan-rekan sehobi yang kompak mengenakan jersey kebanggaan mereka.

Menantang Jalur Ekstrem Menuju Atas Awan

Perjalanan panjang dari Kota Jambi menyuguhkan trek variatif, mulai dari jalur lurus yang menguras tenaga hingga rute perbukitan khas pegunungan Jambi. Setibanya di wilayah Kerinci yang masyhur dijuluki "Sekepal Tanah Surga", para pesepeda langsung disuguhi rute ikonik berlatar Gunung Kerinci.

Salah satu titik paling berkesan sekaligus menguji mental adalah jalur Kayu Aro. Di sana, Bang Jaya dan tim POC Jambi harus menaklukkan jalanan menanjak di tengah hamparan hijau kebun teh tertua dan tertinggi kedua di dunia. Hawa dingin yang menusuk tulang dan kabut tipis tidak menyurutkan semangat mereka untuk terus mengayuh pedal hingga mencapai titik tertinggi rute.

"Sensasi mengayuh sepeda di Kerinci ini luar biasa. Lelahnya perjalanan ratusan kilometer dari Kota Jambi langsung terbayar lunas begitu disuguhi pemandangan megah kebun teh Kayu Aro dan segarnya udara di sini," ujar salah satu perwakilan rombongan.

Selebrasi Kompak di Tugu Adipura Kota Sungai Penuh

Setelah puas menikmati eksotisme jalur pegunungan dan perkebunan teh, rombongan goweser POC Jambi melanjutkan perjalanan menuju pusat Kota Sungai Penuh. Perjalanan ini menjadi simbol tuntasnya petualangan mereka menaklukkan topografi Bumi Sakti Alam Kerinci.

Sebagai bentuk selebrasi atas keberhasilan menyelesaikan rute berat ini, Bang Jaya bersama seluruh anggota komunitas menyempatkan diri melakukan sesi foto bersama di Tugu Adipura (Tugu Payung/Tugu Keris) yang menjadi salah satu landmark ikonik di pusat Kota Sungai Penuh. Kehadiran para pesepeda dengan sepeda road bike premium dan jersey penuh warna sempat menarik perhatian warga lokal yang melintas.

Perkuat Silaturahmi Lewat Olahraga

Selain untuk menyalurkan hobi dan mempromosikan gaya hidup sehat, kegiatan gowes lintas kabupaten/kota ini juga bertujuan untuk mempererat kekompakan internal komunitas POC Provinsi Jambi, sekaligus mengeksplorasi potensi sport tourism (wisata olahraga) yang ada di Provinsi Jambi, khususnya di wilayah Kerinci dan Sungai Penuh.

Kegiatan berjalan dengan aman, lancar, dan penuh keseruan. Dengan suksesnya gowes "Sekepal Tanah Surga" ini, POC Jambi membuktikan bahwa batas fisik bisa dilampaui dengan kebersamaan dan kedisiplinan dalam bersepeda. (*)

JSFL, SDIT Al-Kahfi Sarolangun Menang 2-1 atas SD Islam Mutiara Al Madani Sungai Penuh

JSFL - SDIT Al-Kahfi Sarolangun menang atas SD Islam Mutiara AlMadani Sungai Penuh dengan skor 2-1 dalam lanjutan pertandingan tingkat sekolah dasar Jambi School Football League Tingkat Provinsi Jambi, Jumat (15/5/2026).(Ist) 

MUARA BULIAN - SDIT Al-Kahfi Sarolangun berhasil meraih kemenangan atas SD Islam Mutiara AlMadani Sungai Penuh dengan skor 2-1 dalam lanjutan pertandingan tingkat sekolah dasar Jambi School Football League Tingkat Provinsi Jambi, Jumat (15/5/2026).

Sejak awal pertandingan, SDIT Al-Kahfi Sarolangun tampil menekan dan berhasil unggul dua gol lebih dahulu pada babak pertama. 

Sementara SD Islam Mutiara Al Madani Sungai Penuh sempat kesulitan membangun serangan menghadapi permainan cepat lawan.

Memasuki babak kedua, pertandingan berlangsung lebih ketat. SD Islam Mutiara AlMadani Sungai Penuh mulai memperkuat lini pertahanan dan perlahan mampu keluar dari tekanan.

Baca Juga: Hujan, Duel Sengit di Lapangan Garuda Batang Hari, MIN 3 Kerinci vs SDN 75 Merangin

Pantauan media di lapangan, tim asal Sungai Penuh tersebut berhasil memperkecil ketertinggalan usai mencetak satu gol pada babak kedua sehingga skor berubah menjadi 2-1.

Berbeda dengan pertandingan sebelumnya, laga tingkat SD kali ini berlangsung lebih emosional dan mengundang gelak tawa penonton.

Postur tubuh para pemain yang lebih kecil dibanding pertandingan tingkat SMP sebelumnya menjadi perhatian tersendiri di lapangan.

Meski demikian, semangat bertanding para pemain tetap tinggi. Teknik permainan yang diperlihatkan juga cukup menarik perhatian penonton. Para pemain tampak percaya diri saat membangun serangan dan saling mengoper bola sepanjang pertandingan.

Baca Juga: SMPN 34 Kerinci dan SMPN 12 Kota Jambi Raih Kemenangan pada Hari Ketiga JSFL

Hingga peluit panjang dibunyikan, SDIT Al-Kahfi Sarolangun tetap mempertahankan keunggulan dan memastikan kemenangan dengan skor akhir 2-1 atas SD Islam Mutiara Al Madani Sungai Penuh.

Sebelumnya, pertandingan lain mempertemukan MI Negeri 3 Kerinci melawan SDIT Nurul Ilmi 2 Kota Jambi yang berakhir imbang tanpa gol 0-0.

Kemudian SDN 56 Batanghari berhasil menang tipis 1-0 atas SDN 75 Merangin.

Sementara itu, SDN 144 Bungo sukses mengalahkan SDIT Nurul Hikmah Tanjung Jabung Timur dengan skor 2-1. (*)

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs