Sampah Berserakan di Jembatan Pinggir Air, Wako Alfin Prihatin dan Instruksikan Penindakan Tegas

Sampah Berserakan di Jembatan Pinggir Air, Wako Alfin Prihatin dan Instruksikan Penindakan Tegas.(ISt)

SUNGAI PENUH, MERDEKAPOST.COM  -  Usai melaksanakan Safari Jumat di Masjid Baiturrahman, Desa Pinggir Air, Kecamatan Kumun Debai, Jumat (30/10/2026), Wali Kota Sungai Penuh Alfin, SH bersama Wakil Wali Kota Azhar Hamzah, Sekretaris Daerah serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melakukan peninjauan mendadak ke Jembatan Desa Pinggir Air.

Peninjauan tersebut dilakukan setelah rombongan melihat tumpukan sampah yang tersangkut di atas rangka besi jembatan dan mencemari aliran Sungai Batang Merao. Kondisi itu dinilai mengganggu kebersihan lingkungan sekaligus berpotensi menghambat aliran sungai.

Di lokasi, Wali Kota Alfin menyampaikan keprihatinan dan menyayangkan masih adanya oknum masyarakat yang membuang sampah sembarangan, baik yang berasal dari dalam maupun luar wilayah Kota Sungai Penuh.

"Perilaku membuang sampah sembarangan seperti ini tidak bisa dibiarkan. Selain merusak keindahan lingkungan, juga dapat menimbulkan dampak buruk terhadap ekosistem sungai dan berpotensi menyebabkan banjir," tegas Alfin.

Sebagai tindak lanjut, Wali Kota langsung menginstruksikan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Sungai Penuh, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta Pemerintah Desa Pinggir Air untuk mengambil langkah tegas terhadap pelaku yang membuang sampah di jembatan maupun ke aliran Sungai Batang Merao.

Ia juga meminta agar pengawasan di kawasan tersebut diperketat, disertai upaya edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Menurut Alfin, menjaga kebersihan sungai merupakan tanggung jawab bersama. Oleh karena itu, seluruh elemen masyarakat diharapkan memiliki kesadaran untuk tidak membuang sampah sembarangan.

"Jangan sampai kejadian seperti ini terulang kembali. Mari bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan demi kenyamanan, kesehatan, dan kelestarian Sungai Batang Merao," pungkasnya. (Adz).

Fahruddin Minta Pengentasan Kemiskinan Dianggarkan di APBD 2027, Jangan Bebankan ASN Iuran

Sungai Penuh, Merdekapost.com – Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Sungai Penuh, Fahruddin, meminta Pemerintah Kota Sungai Penuh mengalokasikan anggaran khusus untuk program pengentasan kemiskinan dalam APBD Murni Tahun Anggaran 2027.

Permintaan tersebut disampaikannya dalam pembahasan tindak lanjut hasil evaluasi Gubernur terhadap APBD Perubahan Tahun 2026, yang berlangsung Jumat malam (30/10/2026) bersama Tim Banggar DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

Melalui unggahan di akun Facebook pribadinya, Fahruddin mengungkapkan bahwa dirinya secara langsung telah menyampaikan usulan tersebut kepada tim anggaran pemerintah daerah agar program pengentasan kemiskinan tidak lagi mengandalkan sumbangan sukarela dari Aparatur Sipil Negara (ASN). 

Baca Juga: Tebing Penahan Jalan di Depan Dendeng Batokok Pelayang Raya Kembali Longsor, PUPR Sungai Penuh Sigap Turun Atasi

"Saya langsung menyampaikan kepada tim anggaran pemerintah agar program pengentasan kemiskinan dimasukkan ke dalam anggaran daerah pada APBD Murni Tahun 2027, bukan lagi patungan sukarela ASN. Karena tanggung jawab negara sesuai amanat UUD 1945," tulis Fahruddin.

Dalam video rapat yang turut diunggahnya ke Facebook, Fahruddin juga meminta pemerintah daerah agar tidak lagi membebani ASN dengan berbagai bentuk iuran, termasuk yang disebutnya sebagai iuran 3S.

Menurut Fahruddin, penanganan fakir miskin dan masyarakat kurang mampu merupakan tanggung jawab negara sebagaimana ditegaskan dalam Pasal 34 ayat (1) UUD 1945, yang menyatakan bahwa fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara.

Baca Juga: GP Ansor Sungai Penuh Laksanakan PKD-PAC Tanah Kampung: Edi: Gerbang Pertama untuk Bergabung

Ia juga menyinggung potensi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya dari sektor parkir. Fahruddin menyebut, pengelolaan parkir di rumah sakit yang sebelumnya tidak masuk dalam cakupan Kota Sungai Penuh kini telah masuk dalam pengelolaan daerah, disertai bertambahnya titik parkir dan setoran parkir.

"Dulu parkir rumah sakit tidak masuk Kota Sungai Penuh, sekarang sudah masuk dan titik parkir serta setoran parkir sudah bertambah. Berarti pendapatan daerah bertambah," ungkapnya.

Ia menilai, peningkatan pendapatan daerah tersebut perlu menjadi salah satu pertimbangan pemerintah dalam menyusun kebijakan anggaran, sehingga tidak terus membebankan berbagai iuran kepada ASN.

"Kalau itu sudah dipotong pajak, jangan lagi dibebankan dengan potongan ini dan itu," tambahnya.

Dorong Kebijakan Anggaran yang Berpihak kepada Masyarakat

Pernyataan Fahruddin tersebut menyoroti pentingnya keberpihakan kebijakan anggaran daerah terhadap masyarakat kurang mampu. Program pengentasan kemiskinan diharapkan dapat direncanakan secara terukur, memiliki alokasi anggaran yang jelas, serta dilaksanakan melalui mekanisme APBD sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum diketahui tanggapan maupun jawaban resmi dari pihak Pemerintah Kota Sungai Penuh, khususnya TAPD, terhadap usulan Fahruddin tersebut.

Pembahasan ini diharapkan dapat menjadi perhatian bersama dalam penyusunan APBD 2027, terutama agar program penanggulangan kemiskinan tidak hanya bergantung pada kepedulian atau sumbangan sukarela ASN, tetapi memperoleh dukungan kebijakan dan penganggaran yang jelas dari pemerintah daerah.(Adz/Source: wartasatu.info)

Tebing Penahan Jalan di Depan Dendeng Batokok Pelayang Raya Kembali Longsor, PUPR Sungai Penuh Sigap Turun Atasi

Tebing Penahan Jalan di Pelayang Raya Depan Dendeng Batokok Kembali Longsor, Dinas PUPR Sigap Turun Atasi.(ist)

Sungai Penuh – Tebing penahan di ruas Jalan Nasional Sukarno-Hatta,  depan rumah makan Dendeng Batokok Desa Pelayang Raya, Kecamatan Sungai Bungkal, Kota Sungai Penuh, kembali mengalami longsor setelah diguyur hujan deras pada Jumat sore (30/10/2026), sekitar pukul 16.30 WIB.

Hujan dengan intensitas tinggi yang berlangsung kurang lebih satu jam diduga menjadi pemicu longsornya tebing penahan tersebut. Akibatnya, bagian tebing dengan ketinggian diperkirakan mencapai 3,5 meter mengalami jebol. Material longsoran berupa tanah bercampur batu berukuran besar kemudian menutupi sebagian badan jalan, bahkan menghalangi lebih dari separuh jalur kendaraan.

Kondisi tersebut menyebabkan arus lalu lintas di kawasan itu terganggu. Personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) bersama Dinas Perhubungan (Dishub) terlihat bekerja ekstra melakukan pengaturan lalu lintas guna mengantisipasi kemacetan serta menjaga keselamatan pengguna jalan.

Baca Juga: Tekan Angka Pengangguran, Polres Kerinci Gelar Sosialisasi Program "POLIRAN" di BLK Kerinci

Untuk sementara, kendaraan roda empat yang melintas harus diberlakukan sistem buka-tutup secara bergantian karena kondisi badan jalan yang tertutup material longsoran.

Peristiwa ini kembali menyoroti kondisi tebing di sepanjang ruas Jalan Sukarno-Hatta, khususnya di kawasan Desa Pelayang Raya. Pasalnya, lokasi tersebut disebut-sebut kerap mengalami longsor ketika hujan deras mengguyur wilayah itu.

Kondisi ini tentu perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah dan instansi teknis terkait. Penanganan tidak cukup hanya dengan membersihkan material longsoran, tetapi juga diperlukan kajian teknis untuk mengetahui penyebab kerusakan serta menentukan langkah penanganan permanen, termasuk kemungkinan pembangunan atau penguatan kembali dinding penahan tanah.

Mengingat ruas tersebut merupakan jalan nasional dengan aktivitas kendaraan yang cukup padat, pemerintah melalui instansi berwenang diharapkan segera mengambil langkah konkret guna mencegah terjadinya longsor susulan yang dapat membahayakan keselamatan masyarakat dan pengguna jalan.

Baca Juga: Sambut Direksi Cassia Coop, Wako Alfin Dorong Investasi Berkelanjutan

Berdasarkan pantauan Wartasatu.info hingga berita ini di naikkan sudah terlihat alat berat dari instansi Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) berada di lokasi untuk melakukan pembersihan material longsoran. 

Sigapnya PUPR  kota Sungai Penuh yang di pimpin langsung oleh kepala bidang Bina Marga, Dede Koswara, membuat longsoran tanah mulai di bersihkan. Dede mengatakan keselamatan dan lancarnya arus lalulintas menjadi prioritas bidang Bina Marga PUPR.

"Bagi PUPR bidang bina marga, keselamatan pengguna jalan dan lancarnya arus lalulintas  menjadi prioritas kami, Sehingga kami berusaha melakukan penanganan cepat di lakukan agar arus lalu lintas kembali normal," kata Dede.(Adz)

Sambut Direksi Cassia Coop, Wako Alfin Dorong Investasi Berkelanjutan

SUNGAI PENUH – Wali Kota Sungai Penuh Alfin, S.H., menyambut baik kunjungan Direksi Cassia Coop sebagai bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan membangun hubungan yang harmonis antara Pemerintah Kota Sungai Penuh dengan pelaku usaha yang telah berinvestasi di daerah.

Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota Alfin menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan Cassia Coop yang telah memilih Kota Sungai Penuh sebagai lokasi investasi. Menurutnya, kehadiran investor memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat

"Kami menyampaikan terima kasih atas kepercayaan Cassia Coop untuk berinvestasi di Kota Sungai Penuh. Pemerintah daerah akan terus mendukung terciptanya iklim usaha yang kondusif sehingga investasi dapat berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat," ujar Wako Alfin.

Baca Juga:

Peringati Sumpah Pemuda, Pemkot Sungai Penuh Berikan Penghargaan Kepada Pemuda Berprestasi, Ini Para Penerimanya! 

Tekan Angka Pengangguran, Polres Kerinci Gelar Sosialisasi Program "POLIRAN" di BLK Kerinci

Ia berharap Cassia Coop dapat terus bertahan dan berkembang serta menjadikan Kota Sungai Penuh sebagai lokasi usaha yang nyaman, aman, dan strategis untuk investasi jangka panjang.

Pada kesempatan itu, Wali Kota juga menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap seluruh ketentuan peraturan perundang-undangan, pemenuhan persyaratan perizinan, serta pelaksanaan kegiatan usaha yang tetap memperhatikan kepentingan masyarakat dan kelestarian lingkungan.

Pemerintah Kota Sungai Penuh, lanjutnya, berkomitmen menciptakan iklim investasi yang sehat melalui kepastian hukum, kemudahan berusaha sesuai regulasi, serta tata kelola pemerintahan yang baik dan transparan.

Melalui komunikasi yang terbuka dan kerja sama yang konstruktif antara pemerintah daerah dan dunia usaha, diharapkan Cassia Coop dapat terus tumbuh dan berkembang sebagai mitra strategis dalam mendukung kemajuan ekonomi dan pembangunan Kota Sungai Penuh.(Red)

Peringati Sumpah Pemuda, Pemkot Sungai Penuh Berikan Penghargaan Kepada Pemuda Berprestasi, Ini Para Penerimanya!

MERDEKAPOST.COM, SUNGAI PENUH - Pemerintah Kota Sungai Penuh menyerahkan Piagam Penghargaan dan Pemuda berprestasi yang telah mengharumkan nama Kota Sungai Penuh tingkat Provinsi, Nasional dan Internasional. Pemberian penghargaan tersebut bersamaan HUT-ke 98 Sumpah Pemuda tahun 2026.

Penyerahan Piagam penghargaan ini sebagai bentuk penghormatan Pemerintah kepada generasi muda yang telah menunjukkan dedikasi, prestasi, dan kontribusi di berbagai bidang, mulai dari pendidikan, olahraga, seni budaya, kepemudaan hingga lingkungan hidup.

Wali Kota Alfin, dalam sambutannya menyampaikan bahwa keberhasilan para pemuda merupakan aset berharga bagi daerah sekaligus bukti bahwa generasi muda Sungai Penuh mampu bersaing di tingkat nasional.

“Prestasi yang diraih para pemuda ini adalah kebanggaan seluruh masyarakat Kota Sungai Penuh. Kami berharap penghargaan ini menjadi motivasi agar terus berkarya, berprestasi, serta menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya,” ujar Alfin, Rabu (28/10/2026).

Berikut Ini Pemuda Berprestasi yang Menerima Penghargaan:

Penghargaan diberikan kepada pemuda dan pemudi yang berhasil mengukir prestasi sepanjang tahun 2025 hingga 2026.

Biidang akademik dan kepemimpinan pelajar, Bolsia Atilla dari SMAN 1 Sungai Penuh berhasil mencatat sederet prestasi membanggakan.

Di antaranya meraih, Putra Generasi Hijau Utama Nasional 2026, masuk Top 100 Ketua OSIS Indonesia Student Leadership Camp (ISLC) XV 2026 Universitas Indonesia, dua kali menjadi Juara II National Schools Debating Championship (NSDC) Tingkat Provinsi Jambi pada 2025 dan 2026, menyandang predikat Best Speaker NSDC, serta masuk Top 7 Olimpiade Sains Nasional (OSN-K) Ekonomi 2025.

Masih dari SMAN 1 Sungai Penuh, Dinda Rezki Ramadhani menerima penghargaan atas berbagai prestasi di bidang lingkungan hidup, akademik, dan olahraga.

Ia juga menjadi Duta Generasi Hijau 2026, masuk Top 2 OSN-S Fisika, serta menorehkan berbagai gelar juara pada kejuaraan bulutangkis tingkat provinsi, termasuk Juara I Tunggal Remaja Putri dan sejumlah gelar ganda putri.

Sementara itu, Mohd. Febri Habiburrahman diapresiasi berkat prestasinya sebagai atlet pencak silat mewakili Provinsi Jambi pada Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) 2025, meraih medali emas Kejuaraan Pencak Silat Wali Kota Cup, Hafiz Al-Qur’an dengan hafalan 23 juz, finalis Bujang Gadis Kota Sungai Penuh, serta peraih prestasi nasional di cabang olahraga taekwondo dan pencak silat.

Penghargaan juga diberikan kepada Lathifa Hendelisia sukses menjadi Paskibraka Provinsi Jambi 2026, Duta Paskibraka Provinsi Jambi 2026, serta meraih gelar Juara II Gadis Pariwisata Kota Sungai Penuh.

Kemudian Ratu Azzahra Liswar menerima penghargaan setelah menjadi Juara II Lomba Debat Indonesia Cabang Bahasa Inggris Tingkat Provinsi Jambi 2026 serta dinobatkan sebagai Gadis Kota Sungai Penuh 2025.

Bidang olahraga, sejumlah atlet muda yang memperoleh penghargaan, diantaranya:

Rahma Hidayah dari SMAN 2 Sungai Penuh berhasil meraih Juara I Kejuaraan Pencak Silat Terbuka Se-Sumatera, Juara III Siginjai Championship II Tahun 2026, serta berbagai gelar juara lainnya.

Rekan satu sekolahnya, Zulfirman, juga mencatat prestasi membanggakan dengan menjadi Juara I Kejuaraan Pencak Silat Terbuka Se-Sumatera Tahun 2026, Juara III Siginjai Championship, serta Juara I pada sejumlah kejuaraan pencak silat.

Dari SMAN 4 Sungai Penuh, Asyraf Fairuz Edisa memperoleh penghargaan berkat raihan Juara I Junior Putra U-48 Kg Kejuaraan Nasional Kapolri Cup 2026, Juara I Kejuaraan Menteri Pertahanan Tahun 2025 kategori Kyourugi Junior, serta aktif sebagai Duta Generasi Hijau 2026.

Penggiat Budaya dan Atlet Nasional

Tidak hanya pelajar, penghargaan juga diberikan kepada Marten Agung Laksono, M.Sn, sebagai penggiat budaya dan ekonomi kreatif.

Marten dikenal aktif dan membawa nama Kota Sungai Penuh di berbagai forum nasional dan internasional.

di antaranya menjadi narasumber Rembuk Kebudayaan Kota Kita di Singkawang, serta Youth City Changer (YCC) 2026,

Dan penerima Fasilitasi Pemajuan Kebudayaan (FPK), Pemuda Pelopor Kota Sungai Penuh Bidang Seni dan Budaya 2025,

Setelah penerima Dana Indonesiana, mewakili Indonesia dalam pameran internasional di Galeri Nasional Malaysia, hingga meraih Juara II Lomba Desain Batik Kerinci.

M. Rizki Mahindra, S.Pd., M.Pd., Gr, olahragawan yang berhasil menorehkan prestasi pada ajang World Natural Bodybuilding Federation (WNBF) Internasional di Malaysia.(*)

Wako Alfin Apresiasi Gebrakan Kadisdik Sungai Penuh Gandeng Satpol PP, Patroli Pelajar Secara Rutin Upaya Mencegah Siswa Bolos saat Jam Belajar

Kadisdik Kota Sungai Penuh Bovi Handriyanto, S.Pd., M.M., Gandeng Satpol PP, Memantau Langsung dan Lakukan Pembinaan 'Humanis' Pelajar yang Berkeliaran saat Jam Belajar

Alfin Bakar: "Masih ada siswa / pelajar berkeliaran di waktu jam sekolah. Ini jd PR kita bersama (orang tua, sekolah dan masyarakat)"

Sungai Penuh - Kepala Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh, Bovi Handriyanto, S.Pd., M.M., bersama jajaran dan didampingi Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Sungai Penuh, melakukan pemantauan di sejumlah lokasi sebagai tindak lanjut atas aduan masyarakat mengenai pelajar yang berkeliaran saat jam belajar, Kamis, 22 Oktober 2026.

Dalam kegiatan tersebut, petugas menemukan sejumlah pelajar tingkat SMP dan SMA sederajat yang berada di warung dan tempat penyewaan PlayStation (PS) saat jam belajar. Para pelajar tersebut mengenakan seragam sekolah maupun pakaian tidak resmi. Kepala Dinas Pendidikan kemudian mengajak mereka berdialog dan memberikan pembinaan secara humanis untuk mengetahui alasan tidak mengikuti kegiatan belajar di sekolah.

Patroli Pelajar Secara Rutin

Pembinaan ini bertujuan mengingatkan pelajar akan pentingnya kedisiplinan dan pendidikan, bukan untuk menghukum. Dinas Pendidikan juga akan memperkuat koordinasi dengan Satpol PP dan pihak sekolah serta mendorong guru bimbingan konseling (BK) dan orang tua untuk lebih aktif memantau kehadiran dan aktivitas siswa.

Ke depan, patroli pelajar secara rutin direncanakan sebagai upaya mencegah siswa bolos saat jam belajar. 

Wako Alfin dalam unggahan Facebooknya, Akun Alfin Bakar menyebtukan, "Masih ada siswa / pelajar berkeliaran di waktu jam sekolah. Ini jd PR kita bersama (orang tua, sekolah dan masyarakat)"

Sementara itu, Upaya Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh dalam menertibkan anak-anak sekolah yang berkeliaran di saat jam belajar sedang berlangsung itu mendapat dukungan penuh dari warganet

seperti dituliskan oleh akun Facebook, Abi Hafizh, "Langkah tepat dan sangat bagus sekali yg dilakukan oleh Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh Ini memang sdah sejak lama terjadi dlam dunia pendidikan kota sungai Penuh, dimana banyaknya anak2 pelajar aktif yg saat jam sekolah berkeliaran diluar sekolah tanpa alasan yg jelas, berkumpul di warung PS, mereka sdah punya titik2 tertentu yg menurut mereka nyaman, disanalah merka main game, merokok dan lain2nya, pas jam plang sekolah mereka kembali ke keluarga mereka masing2.. semoga langkah ini membawa efek positif bagi kalangan pelajar kota sungai Penuh. Amiin"

Yuda Jiwa Memang sangat penting pengawasan buat generasi muda...bahkan kadang sering terpantau nongkrong di bukit kayangan ๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™

Priska Armanto, menuliskan, Waaaah ini perlu pengawasan baik dari rumah maupun dari sekolah.. Pak Wako Alfin Bakar

Ummu Azmi, Di sungai Ning banyak pak dari pagi arah kepuncak depati coffe

Alfin Bakar juga membalas langsung komentar dan laporan warganet, Ummu Azmi ini laporan dari masyarakat. Sdh di razia sampai puncak & depati coffee" Tulis wako Alfin.

Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kedisiplinan pelajar, membentuk karakter yang bertanggung jawab, serta mendukung terwujudnya visi Kota Sungai Penuh JUARA (Maju, Adil, dan Sejahtera).(*)

Assesmen JPT Sungai Penuh akan Berlanjut November, dari BKAD hingga Sekwan

 

Assesmen JPT Sungai Penuh akan Berlanjut November, dari BKAD hingga Sekwan.(ist)

MERDEKAPOST.COM, SUNGAI PENUH – Pemerintah Kota (Pemkot) Sungai Penuh kembali menyiapkan seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama pada pertengahan November 2026. Kali ini, pemerintah daerah mengarahkan seleksi untuk mengisi empat posisi strategis yang membutuhkan kepemimpinan definitif.

Rencana tersebut melanjutkan proses seleksi gelombang pertama yang mencakup lima organisasi perangkat daerah (OPD). Setelah melantik lima pejabat hasil seleksi pada Rabu, 21 Oktober 2026, Pemkot Sungai Penuh kini bersiap memasuki tahap berikutnya.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Sungai Penuh, Affan, membenarkan rencana tersebut. Ia menyampaikan bahwa pemerintah daerah menargetkan pelaksanaan asesmen pada pertengahan November mendatang.

“Insyaalloh, pertengahan November 2026 akan assesmen lagi” ujar kepala BKPSDM Kota Sungai Penuh Affan, Rabu (21/10/2026).

BKPSDM Siapkan Seleksi untuk Empat Jabatan

Affan menjelaskan bahwa Pemkot Sungai Penuh akan memprioritaskan empat jabatan dalam asesmen JPT Pratama tahap kedua.

Dua jabatan saat ini masih menjalankan fungsi melalui pelaksana tugas (Plt.). Sementara itu, dua posisi lainnya masuk agenda pengisian karena pejabat sebelumnya memasuki masa pensiun pada November 2026.

Berikut empat jabatan yang menjadi sasaran seleksi:

1. Kepala Badan Keuangan Daerah dan Aset (BKAD).

2. Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).

3. Asisten III Sekretariat Daerah Kota Sungai Penuh.

4. Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kota Sungai Penuh.

Baca Juga : Sekda Alpian Hadiri Pembukaan Festival Kerinci 2026 di Dermaga Danau Kerinci 

Bakeuda dan Bapenda saat ini masih mengandalkan pelaksana tugas untuk menjalankan kepemimpinan organisasi. Adapun posisi Asisten III dan Sekwan menghadapi pergantian karena pejabatnya memasuki masa pensiun pada November 2026.

Empat Posisi Punya Peran Penting

Keempat jabatan tersebut memiliki tanggung jawab berbeda dalam mendukung pemerintahan Kota Sungai Penuh.

BKAD mengelola urusan keuangan daerah dan aset pemerintah. Di sisi lain, Bapenda menjalankan fungsi strategis dalam mengoptimalkan pendapatan daerah.

Sementara itu, Asisten III membantu koordinasi administrasi pemerintahan sesuai bidang tugasnya. Sekwan juga memegang peran penting dalam mendukung administrasi dan kelancaran kegiatan DPRD Kota Sungai Penuh.

Karena itu, pengisian keempat posisi tersebut menjadi salah satu agenda penting dalam penataan kepemimpinan birokrasi daerah.

Pemkot Baru Melantik Lima Pejabat Hasil Seleksi

Sebelumnya, Pemkot Sungai Penuh telah menuntaskan seleksi JPT Pratama untuk lima OPD. Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, melantik lima pejabat hasil seleksi pada Rabu, 21 Oktober 2026.

Pelantikan tersebut menandai penyelesaian tahap pertama pengisian sejumlah jabatan pimpinan OPD. Selanjutnya, pemerintah daerah menyiapkan seleksi gelombang kedua untuk memenuhi kebutuhan kepemimpinan pada empat posisi lainnya.

Dengan demikian, asesmen tahap kedua akan melanjutkan agenda penataan pejabat di lingkungan Pemkot Sungai Penuh. Namun, calon peserta masih perlu menunggu kepastian mengenai jadwal resmi, persyaratan, dan mekanisme pendaftaran.

Baca Juga : Wawako Azhar Hamzah Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Perkuat Akses Keuangan untuk Kesejahteraan Masyarakat 

Kapan Asesmen JPT Tahap Dua Berlangsung?

BKPSDM Kota Sungai Penuh menargetkan pelaksanaan asesmen JPT Pratama tahap kedua pada pertengahan November 2026.

Meski demikian, pemerintah daerah masih perlu menyampaikan jadwal resmi dan tahapan seleksi secara terperinci. Informasi tersebut penting agar aparatur sipil negara yang memenuhi persyaratan dapat mempersiapkan diri.

Selain jadwal, calon peserta juga perlu mencermati ketentuan administrasi dan persyaratan kompetensi yang nantinya tercantum dalam pengumuman resmi.(Red)

Kemendag Dukung Usulan Revitalisasi Pasar Tanjung Bajure Kota Sungai Penuh

Wako Sungai Pernuh saat audiensi mengusulkan pembangunan kembali Pasar Tanjung Bajure kepada Kementerian Perdagangan Republik Indonesia.(Ist)

MERDEKAPOST.COM, JAKARTA - Pemerintah Kota Sungai Penuh terus mengupayakan percepatan pembangunan infrastruktur strategis untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Salah satu langkah yang ditempuh adalah mengusulkan pembangunan kembali Pasar Tanjung Bajure kepada Kementerian Perdagangan Republik Indonesia.

Upaya tersebut dilakukan langsung oleh Wali Kota Sungai Penuh Alfin, S.H. saat menggelar audiensi dengan Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri (Dirjen PDN) Kementerian Perdagangan RI di Jakarta, Selasa (20/10/2026).

Dalam pertemuan itu, Wali Kota Alfin didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum serta Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Sungai Penuh.

 Audiensi difokuskan pada penyampaian kondisi terkini Pasar Tanjung Bajure sekaligus permohonan dukungan pemerintah pusat untuk merealisasikan pembangunan kembali pasar tersebut.

Alfin menjelaskan, Pasar Tanjung Bajure yang dibangun sejak 1995 hingga kini belum pernah menjalani revitalisasi secara menyeluruh. 

Seiring bertambahnya usia bangunan yang telah mencapai lebih dari 30 tahun, kondisi fisik pasar dinilai mengalami penurunan sehingga tidak lagi mampu mengakomodasi aktivitas perdagangan secara optimal.

Selain kapasitas yang semakin terbatas, kondisi bangunan juga dikhawatirkan dapat membahayakan keselamatan pedagang maupun masyarakat yang beraktivitas di kawasan pasar.

"Pasar Tanjung Bajure merupakan pusat aktivitas perekonomian masyarakat Kota Sungai Penuh. Namun, kondisi bangunannya saat ini sudah tidak layak dan kami khawatir dapat membahayakan keselamatan pedagang maupun pengunjung apabila tidak segera dilakukan pembangunan kembali," ujar Alfin.

Menurutnya, pembangunan kembali pasar menjadi kebutuhan mendesak agar masyarakat memiliki fasilitas perdagangan yang lebih aman, nyaman, representatif, dan mampu mendorong peningkatan aktivitas ekonomi lokal.

Wali Kota Alfin berharap Kementerian Perdagangan dapat memberikan dukungan penuh terhadap usulan tersebut sehingga revitalisasi Pasar Tanjung Bajure dapat segera direalisasikan.

Audiensi tersebut mendapat sambutan positif dari Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri. Pihak Kementerian Perdagangan menyatakan mendukung langkah Pemerintah Kota Sungai Penuh dalam meningkatkan kualitas sarana perdagangan rakyat.

"Usulan pembangunan yang diajukan Pemerintah Kota Sungai Penuh akan kami tindaklanjuti dan menjadi perhatian untuk diproses pada pembahasan anggaran berikutnya," ujar Dirjen 

Pada kesempatan yang sama, Dirjen PDN juga menyoroti pembangunan Pasar Sungai Penuh yang saat ini masih dalam tahap penyelesaian. 

Pemerintah Kota Sungai Penuh didorong untuk memastikan proyek tersebut rampung sesuai target sekaligus menyiapkan sistem pengelolaan pasar yang profesional.

Menurut Dirjen PDN, pengelolaan pasar yang baik akan menjadikan fasilitas tersebut tidak hanya sebagai pusat transaksi perdagangan, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi baru bagi Kota Sungai Penuh.

Audiensi ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Sungai Penuh dalam memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat guna menghadirkan infrastruktur perdagangan yang lebih modern, aman, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta daya saing ekonomi daerah.(Adz)

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs