Ribuan Warga Meriahkan Pawai Obor Sambut 1 Muharam 1448 H, Wako Alfin Ajak Bangun Generasi Qur'ani

SUNGAI PENUH, MERDEKAPOST.COM – Ribuan warga memadati Lapangan Merdeka Kota Sungai Penuh untuk mengikuti Pawai Obor dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah, Senin (15/6/2026) malam. Wali Kota Sungai Penuh Alfin, S.H. secara resmi melepas peserta sekaligus mengajak masyarakat menjadikan momen hijrah sebagai semangat membangun generasi Qur'ani.

Pawai Obor mengusung tema "Membangun Generasi Qur'ani, 1000 Hafidz-Hafidzah Menuju Sungai Penuh Juara." Kegiatan ini menjadi ajang syiar Islam sekaligus mempererat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat dalam menyambut tahun baru Hijriah.

Ribuan peserta mengikuti pawai dengan penuh antusias. Mereka berasal dari siswa SD, SMP, dan SMA, para guru, kepala sekolah, jajaran Pemerintah Kota Sungai Penuh, serta masyarakat dari berbagai kalangan.

Baca Juga: Perbaikan Selesai, Jembatan Kerinduan Sungai Penuh Kembali Dibuka, Akses ke Pasar Normal Lagi

Dalam sambutannya, Wali Kota Alfin mengatakan Pawai Obor tidak hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga menjadi sarana menanamkan nilai-nilai Islam kepada generasi muda. Ia mengajak masyarakat menjadikan semangat hijrah sebagai motivasi untuk terus memperbaiki diri dan memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur'an.

"Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kota Sungai Penuh, saya mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah. Mari berhijrah menuju kebaikan, membangun generasi Qur'ani, mewujudkan 1.000 Hafidz-Hafidzah, dan bersama-sama mengantarkan Kota Sungai Penuh menjadi Kota Juara yang diberkahi Allah SWT," ujar Alfin.

Menurutnya, Tahun Baru Islam menjadi momentum untuk melakukan refleksi diri, meningkatkan keimanan dan ketakwaan, serta memperkuat semangat hijrah dalam kehidupan pribadi maupun bermasyarakat.

Usai pelepasan, peserta bergerak dari Lapangan Merdeka dan menyusuri sejumlah ruas jalan utama Kota Sungai Penuh. Cahaya obor yang menyala sepanjang perjalanan berpadu dengan penampilan marching band sehingga menciptakan suasana yang meriah dan penuh semangat.

Pemerintah Kota Sungai Penuh berharap peringatan Tahun Baru Islam ini semakin memperkuat persatuan masyarakat, menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur'an, serta mendorong lahirnya generasi Qur'ani yang berakhlak mulia, berprestasi, dan mampu membawa Kota Sungai Penuh menuju daerah yang semakin maju, religius, dan penuh keberkahan. (*Adz)

Zoom Meeting Bersama Komisi II DPR RI, Wako Alfin Dorong Kepastian Status PPPK Penuh dan Paruh Waktu

Zoom Meeting Bersama Komisi II DPR RI, Wako Alfin Dorong Kepastian Status PPPK Penuh dan Paruh Waktu.(Adz) 

SUNGAI PENUH, MERDEKAPOST.COM – Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, mengikuti Rapat Kerja (Raker), Rapat Dengar Pendapat (RDP), dan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi II DPR RI secara virtual melalui Zoom Meeting dari Ruang Sekretaris Daerah Kota Sungai Penuh, Senin (8/6/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Alfin didampingi Sekretaris Daerah Alpian, para Asisten Sekretariat Daerah, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Sungai Penuh.

Rapat membahas berbagai isu strategis terkait penataan aparatur sipil negara, terutama menyangkut kebijakan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu dan PPPK penuh waktu, penanganan tenaga honorer, serta relaksasi aturan belanja pegawai daerah yang melampaui 30 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Zoom Meeting Bersama Komisi II DPR RI, Wako Alfin Dorong Kepastian Status PPPK Penuh dan Paruh Waktu.(Adz) 

Kegiatan tersebut melibatkan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Menteri Dalam Negeri, gubernur dari berbagai provinsi, perwakilan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI), Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI), serta para kepala daerah dari seluruh Indonesia.

Pembahasan berfokus pada upaya mencari solusi terbaik dalam penataan tenaga non-ASN. Salah satu poin utama yang menjadi perhatian adalah skema PPPK paruh waktu dan PPPK penuh waktu yang diharapkan mampu memberikan kepastian status bagi tenaga honorer tanpa mengabaikan kemampuan fiskal pemerintah daerah.

Wali Kota Alfin menyambut baik langkah Komisi II DPR RI bersama pemerintah pusat yang terus mendorong penyelesaian berbagai persoalan kepegawaian di daerah. Menurutnya, pembahasan tersebut menjadi bagian penting dalam menciptakan tata kelola aparatur yang lebih profesional dan berkeadilan.

“Pemerintah Kota Sungai Penuh mengapresiasi Komisi II DPR RI, Kementerian PAN-RB, dan Kementerian Dalam Negeri yang telah membuka ruang pembahasan terkait PPPK paruh waktu dan PPPK penuh waktu. Kami berharap kebijakan yang lahir nantinya mampu memberikan kepastian hukum, meningkatkan kesejahteraan tenaga honorer, serta tetap mempertimbangkan kondisi keuangan daerah,” ujar Alfin.

Zoom Meeting Bersama Komisi II DPR RI, Wako Alfin Dorong Kepastian Status PPPK Penuh dan Paruh Waktu.(Adz) 

Alfin menegaskan, pemerintah daerah membutuhkan kebijakan yang seimbang antara kebutuhan pelayanan publik dan kemampuan anggaran. Karena itu, ia berharap hasil rapat dapat menghasilkan keputusan yang berpihak kepada daerah sekaligus memberikan kepastian bagi tenaga honorer yang telah lama mengabdi.

Menurutnya, penataan aparatur yang tepat akan berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan mendukung kinerja pemerintah daerah secara berkelanjutan.

Keikutsertaan Pemerintah Kota Sungai Penuh dalam rapat tersebut menjadi bentuk komitmen daerah dalam mendukung kebijakan pemerintah pusat sekaligus menyampaikan aspirasi daerah terkait penataan aparatur sipil negara. Langkah itu diharapkan dapat memperkuat tata kelola pemerintahan yang profesional, efektif, dan berorientasi pada pelayanan publik. (*Adz)

Disaksikan Wako Alfin: Dukcapil Sungai Penuh Musnahkan 245 Ribu KTP dan KIA

Pemusnahan KTP dan KIA yang sudah tidak berlaku disaksikan langsung oleh Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, didampingi Wakil Wali Kota Azhar Hamzah, Sekretaris Daerah Alpian, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).(Adz)

Sungai Penuh, Merdekapost.com – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Sungai Penuh memusnahkan sebanyak 245 ribu keping Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Identitas Anak (KIA) yang sudah tidak berlaku dengan cara dibakar di halaman kantor Disdukcapil, Jumat (5/6/2026).

Pemusnahan tersebut disaksikan langsung oleh Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, didampingi Wakil Wali Kota Azhar Hamzah, Sekretaris Daerah Alpian, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Kehadiran Wali Kota dan jajaran pemerintah daerah tidak hanya untuk menyaksikan proses pemusnahan dokumen kependudukan tersebut, tetapi juga melakukan peninjauan langsung terhadap kondisi pelayanan di Disdukcapil. Dalam kesempatan itu, Wali Kota berdialog dengan jajaran pegawai guna mengetahui berbagai kendala dan kebutuhan yang dihadapi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Pemusnahan KTP dan KIA yang sudah tidak berlaku disaksikan langsung oleh Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, didampingi Wakil Wali Kota Azhar Hamzah, Sekretaris Daerah Alpian, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).(Adz)

Kepala Disdukcapil Kota Sungai Penuh, Hariyanto, menjelaskan bahwa KTP dan KIA yang dimusnahkan merupakan dokumen yang sudah tidak berlaku, baik karena mengalami kerusakan dan telah diganti dengan yang baru maupun karena pemiliknya telah pindah domisili ke luar Kota Sungai Penuh.

“Pemusnahan ini dilakukan untuk menjaga tertib administrasi kependudukan serta menghindari potensi penyalahgunaan dokumen yang sudah tidak berlaku,” ujarnya.

Selain melaksanakan pemusnahan dokumen, Disdukcapil juga menyalurkan bantuan sembako kepada sejumlah lanjut usia (lansia) dan keluarga kurang mampu di Kota Sungai Penuh. Bantuan tersebut berasal dari iuran para ASN di lingkungan Disdukcapil sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap masyarakat.

Hariyanto juga memaparkan sejumlah program pelayanan yang selama ini dijalankan Disdukcapil, di antaranya program Jemput Bola (Jebol) yang menyasar lansia, penyandang disabilitas, dan masyarakat yang mengalami keterbatasan untuk datang langsung ke kantor pelayanan.

Selain itu, terdapat program pengantaran langsung dokumen kependudukan kepada masyarakat kurang mampu, termasuk warga yang akan maupun telah melangsungkan pernikahan, sehingga pelayanan administrasi dapat diterima dengan lebih mudah dan cepat.

Di sisi lain, Hariyanto berharap Pemerintah Kota Sungai Penuh dapat memberikan perhatian terhadap peningkatan sarana dan prasarana pelayanan di kantor Disdukcapil. Menurutnya, sejumlah fasilitas penunjang pelayanan masih perlu dibenahi guna meningkatkan kenyamanan masyarakat dan efektivitas kerja pegawai.

“Kami berharap adanya penambahan fasilitas seperti AC, kursi ruang tunggu yang layak, serta perangkat komputer dengan spesifikasi yang memadai. Saat ini masih terdapat kursi yang kurang layak/rusak terpaksa kami pakai dan beberapa komputer bekerja lambat karena spesifikasinya sudah tidak mendukung kebutuhan pelayanan yang semakin tinggi,” ungkapnya.

Ia menambahkan, peningkatan fasilitas tersebut sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik yang menekankan pentingnya penyelenggaraan pelayanan publik secara optimal, cepat, dan berkualitas bagi masyarakat.

Melalui dukungan sarana yang memadai, Disdukcapil berharap kualitas pelayanan administrasi kependudukan di Kota Sungai Penuh dapat terus meningkat dan memberikan kepuasan yang lebih baik kepada masyarakat.(*Adv)

Sembelih Hewan Qurban di Masjid Raya, Wako Alfin: Dengan Ibadah Kurban Kita belajar Arti Keikhlasan

Sembelih Hewan Qurban di Masjid Raya, Wako Alfin menyebutkan dengan Ibadah Kurban Kita belajar Arti Keikhlasan. semoga menjadi barokah untuk kita semua.(Ist)

SUNGAI PENUH – Pemerintah Kota Sungai Penuh menggelar penyembelihan hewan qurban dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Masjid Raya Sungai Penuh, Rabu (27/5/2026). Kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri unsur pemerintah daerah serta masyarakat.

Wali Kota Sungai Penuh Alfin hadir langsung bersama Wakil Wali Kota, Sekretaris Daerah Alpian, Ketua DPRD Kota Sungai Penuh, dan sejumlah tamu undangan lainnya. Masyarakat juga tampak antusias menyaksikan proses penyembelihan hewan qurban.

Dalam kegiatan tersebut, satu ekor sapi qurban disembelih langsung oleh Wali Kota Sungai Penuh sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus mempererat kebersamaan dengan masyarakat pada momentum Idul Adha.

Wako Alfin saat melakukan penyembelihan hewan kurban di Masjid Raya Kota SUngai Penuh.(Ist)

Dalam sambutannya, Wali Kota Alfin mengungkapkan rasa syukur karena masih diberi kesempatan merayakan Hari Raya Idul Adha bersama masyarakat Kota Sungai Penuh. Ia mengajak masyarakat menjadikan Idul Adha sebagai momentum untuk meningkatkan keimanan dan memperkuat rasa kepedulian terhadap sesama.

Baca Juga: Shalat Ied di Lapangan Merdeka, Wako Alfin: Idul Adha Momentum Keikhlasan dan Persatuan

“Melalui ibadah qurban ini, kita belajar tentang arti keikhlasan, pengorbanan, dan kebersamaan. Semoga semangat berbagi di Hari Raya Idul Adha terus terjaga dan membawa keberkahan bagi masyarakat Kota Sungai Penuh,” ujarnya.

Ia juga berharap kegiatan qurban dapat mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat. Menurutnya, semangat gotong royong dan kebersamaan perlu terus dijaga dalam kehidupan sehari-hari.

Proses penyembelihan hewan qurban berlangsung tertib, lancar, dan penuh kebersamaan hingga kegiatan selesai dilaksanakan.(Adz)

Wali Kota Sungai Penuh Luncurkan Kotak Amal Digital dengan Sistem QR Barcode

Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, SH didampingi Wakil Wali Kota Azhar Hamzah secara resmi melaunching Digitalisasi Legalitas Kotak Amal dengan Sistem QR Barcode.(Ist)

SUNGAI PENUH – Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, SH didampingi Wakil Wali Kota Azhar Hamzah secara resmi melaunching Digitalisasi Legalitas Kotak Amal dengan Sistem QR Barcode, bertempat di Aula Kantor Wali Kota Sungai Penuh, Selasa (26/05/2026).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Kota Sungai Penuh Hutri Randa, S.Sos., M.M., unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Alpian, SE., M.M., Panit Idensos Cegah Satgaswil Jambi Detasemen Khusus 88 Anti Teror Polri AKP Sudiro, S.Pd.I., M.H. beserta rombongan, Ketua MUI Kota Sungai Penuh, para staf ahli, para asisten Setda, kepala perangkat daerah, kabag, serta para camat.

Dalam sambutannya, Wali Kota Alfin menyampaikan bahwa perkembangan teknologi digital saat ini telah membawa perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam tata kelola pengumpulan dan penyaluran dana sosial keagamaan.

Baca Juga: Sinergi Pemkot dan Lembaga Adat Sungaipenuh, Shalat Idul Adha 1447 H Dimatangkan

“Digitalisasi kotak amal melalui QR Barcode merupakan bentuk pemanfaatan teknologi yang sangat tepat, modern, dan menjawab kebutuhan masyarakat saat ini. Melalui program ini, masyarakat akan semakin mudah dalam bersedekah dan berinfak secara aman, cepat, dan praktis,” ujar Wali Kota.

Lebih lanjut disampaikannya, selain memberikan kemudahan bagi masyarakat, program ini juga menjadi bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan transparansi pengelolaan dana umat sekaligus mencegah potensi penyalahgunaan kotak amal untuk kepentingan yang tidak sesuai dengan tujuan sosial dan keagamaan.

Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, SH didampingi Wakil Wali Kota Azhar Hamzah secara resmi melaunching Digitalisasi Legalitas Kotak Amal dengan Sistem QR Barcode.(Ist)

“Program ini bukan hanya tentang kemudahan transaksi, tetapi juga bentuk komitmen bersama dalam menjaga akuntabilitas dan memastikan dana umat benar-benar dikelola secara amanah dan tepat sasaran,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Detasemen Khusus 88 Anti Teror Polri yang telah berkolaborasi bersama Pemerintah Kota Sungai Penuh dalam menghadirkan program digitalisasi legalitas kotak amal tersebut.

Baca Juga: 7 Tahun Dipelihara, Sapi Berbobot 836 Kg Milik Warga Jambi Dipilih Jadi Kurban Presiden Prabowo

Menurutnya, sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat merupakan fondasi penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, serta mendukung kemajuan daerah.

“Kami sangat mendukung kolaborasi ini. Sinergitas yang terjalin menjadi langkah nyata dalam menjaga keamanan sekaligus memperkuat tata kelola sosial keagamaan yang lebih baik di Kota Sungai Penuh,” ungkapnya.

Sebagai penanda dimulainya program tersebut, Wali Kota Sungai Penuh bersama Wakil Wali Kota secara resmi melaunching Digitalisasi Legalitas Kotak Amal dengan Sistem QR Barcode.

Melalui inovasi ini, Pemerintah Kota Sungai Penuh berharap pengelolaan kotak amal dapat berjalan lebih tertib, transparan, akuntabel, serta memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menyalurkan sedekah dan infak, sejalan dengan pemanfaatan teknologi digital di era modern. (Adz) 

Sinergi Pemkot dan Lembaga Adat Sungaipenuh, Shalat Idul Adha 1447 H Dimatangkan

 

Sinergi antara Pemkot dengan Lembaga Adat, Shalat Idul Adha 1447 H di Sungai Penuh Dimatangkan.(ist)

SUNGAI PENUH, MERDEKAPOST.COM – Pemerintah Kota Sungai Penuh terus mematangkan persiapan pelaksanaan Shalat Idul Adha 1447 Hijriah. Kepastian tersebut mengemuka saat Wali Kota Sungai Penuh Alfin menerima kunjungan panitia dan petugas pelaksana Shalat Idul Adha di rumah dinas wali kota, Senin malam (25/5/2026).

Pertemuan itu menjadi bagian dari koordinasi akhir antara pemerintah daerah, unsur adat, tokoh agama, dan panitia guna memastikan pelaksanaan ibadah Idul Adha berlangsung aman, tertib, dan lancar di Lapangan Merdeka Kota Sungai Penuh.

Hadir mendampingi Wali Kota Alfin, Wakil Wali Kota Azhar Hamzah, Sekretaris Daerah, para asisten, kepala SKPD, unsur Lembaga Adat Enam Luhah Sungai Penuh, Ketua Lembaga Adat Pondok Tinggi, Ketua Adat Dusun Baru, Depati Nan Batujuh, para camat, lurah, pengurus masjid.

Baca Juga: Pimpin Upacara Gabungan ASN, Sekda Alpian Soroti Disiplin dan Kemacetan di Lingkungan Pemkot Sungai Penuh

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Kerapatan Adat Depati Nan Batujuh Aspar Nasir menyampaikan laporan kesiapan pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah kepada pemerintah daerah. Ia menyebut seluruh kebutuhan teknis dan kesiapan panitia telah dipersiapkan secara maksimal.

Sinergi antara Pemkot dengan Lembaga Adat, Shalat Idul Adha 1447 H di Sungai Penuh Dimatangkan.(ist)

Selain itu, panitia turut menyerahkan daftar petugas pelaksanaan Shalat Idul Adha yang telah ditetapkan. Hendri Candra dipercaya sebagai khatib, Muhammad sebagai imam, Endi Lukman sebagai mubaligh pertama, dan Muhammad Iqbal Mulyadi sebagai mubaligh kedua.

Wali Kota Alfin menyampaikan apresiasi atas keterlibatan seluruh unsur masyarakat dan lembaga adat dalam mendukung pelaksanaan Idul Adha tahun ini. Menurutnya, kekompakan antara pemerintah, tokoh adat, dan masyarakat menjadi modal utama menjaga kekhidmatan perayaan hari besar keagamaan di Kota Sungai Penuh.

Bacaan Lainnya: 7 Tahun Dipelihara, Sapi Berbobot 836 Kg Milik Warga Jambi Dipilih Jadi Kurban Presiden Prabowo

“Pemerintah Kota Sungai Penuh berkomitmen memastikan seluruh rangkaian pelaksanaan Shalat Idul Adha berjalan baik, mulai dari persiapan hingga selesai pelaksanaan nanti,” ujar Alfin.

Ia juga mengungkapkan bahwa jumlah hewan kurban pada Idul Adha 1447 Hijriah di Kota Sungai Penuh mencapai sekitar 647 ekor sapi ditambah ratusan hewan kurban kambing yang tersebar di berbagai wilayah.

Wali Kota berharap pelaksanaan Idul Adha tahun ini tidak hanya berjalan sukses, tetapi juga semakin memperkuat kebersamaan dan semangat gotong royong masyarakat Kota Sungai Penuh. 

Pimpin Upacara Gabungan ASN, Sekda Alpian Soroti Disiplin dan Kemacetan di Lingkungan Pemkot Sungai Penuh

Sekretaris Daerah (Sekda) Alpian, SE., MM., memimpin upacara gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Sungai Penuh yang digelar di lapangan Kantor Wali Kota Sungai Penuh, Senin (25/5/2026).(Ist)

Sungai Penuh, Merdekapost.com - Wali Kota Sungai Penuh diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Alpian, SE., MM., memimpin upacara gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Sungai Penuh yang digelar di lapangan Kantor Wali Kota Sungai Penuh, Senin (25/5/2026).

Upacara tersebut dihadiri oleh para asisten, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kota Sungai Penuh.

Dalam amanatnya, Sekda Alpian menekankan pentingnya kedisiplinan ASN, khususnya dalam mengikuti apel gabungan rutin setiap hari Senin. Pada kesempatan itu, Alpian secara mendadak menginstruksikan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Sungai Penuh untuk melakukan absensi manual langsung di lapangan upacara.

Baca Juga: Kapolres Cup U-40 Resmi Dibuka, Wako Alfin: Persaudaraan Jadi Kekuatan Utama

Langkah tersebut dilakukan guna memastikan tingkat kehadiran dan kedisiplinan ASN dari masing-masing OPD yang mengikuti upacara gabungan.

Selain itu, Sekda Alpian juga menyoroti persoalan kemacetan yang kerap terjadi setiap pelaksanaan apel gabungan hari Senin. Menurutnya, ruas jalan utama menuju Kantor Wali Kota Sungai Penuh sering mengalami kepadatan panjang, sehingga banyak ASN terlambat mengikuti upacara maupun mengisi absensi “Siap Juara” yang telah dijadwalkan mulai pukul 07.00 WIB hingga 07.30 WIB.

Sekretaris Daerah (Sekda) Alpian, SE., MM., memimpin upacara gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Sungai Penuh yang digelar di lapangan Kantor Wali Kota Sungai Penuh, Senin (25/5/2026).(Ist)

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Alpian menginstruksikan BKPSDM, Bagian Organisasi, dan Dinas Kominfo Kota Sungai Penuh untuk kembali membahas mekanisme pelaksanaan apel gabungan hari Senin.

Ia mengusulkan agar apel rutin hari Senin ke depan dilaksanakan di masing-masing dinas guna mengurangi kemacetan dan meningkatkan efektivitas kerja ASN. Sementara itu, apel gabungan Hari Kesadaran Nasional (HKN) setiap tanggal 17 tetap diwajibkan dilaksanakan di halaman Kantor Wali Kota Sungai Penuh.

Baca Juga: Kopi Kerinci Tembus Pasar Internasional, Pemprov Jambi Dorong Lewat Pelabuhan Daerah

Lebih lanjut, Sekda Alpian juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Sungai Penuh akan melaksanakan penyembelihan hewan kurban dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di halaman Masjid Kantor Wali Kota Sungai Penuh.

Pada akhir amanatnya, Alpian menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Sungai Penuh yang dinilai sukses melaksanakan tugas pengamanan dan pelaksanaan upacara bendera.

Ia juga memberikan apresiasi atas langkah penertiban di kawasan Pasar Tanjung Bajure menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah demi menciptakan ketertiban dan kenyamanan masyarakat.(*) 

(Aldie Prasetya / Sumber: MC Kominfo). 

Warga Kerinci dan Sungai Penuh Keluhkan Pemadaman Bergilir Tanpa Jadwal Pasti

KERINCI – Masyarakat di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh mengeluhkan sistem pemadaman listrik bergilir yang dilakukan oleh pihak PLN karena dinilai tidak memberikan kepastian jadwal kepada warga.

Keluhan tersebut muncul lantaran informasi yang disampaikan hanya sebatas wilayah yang akan mengalami pemadaman, tanpa disertai waktu dan durasi yang jelas. Kondisi ini membuat masyarakat kesulitan melakukan persiapan maupun antisipasi terhadap aktivitas sehari-hari.

“Lokasi yang mau dipadamkan ada, tapi kapan dan jam berapa tidak ada. Gimana warga mau siap-siap antisipasi, Pak,” ujar salah seorang warga.

Baca Juga:

PLTA Batang Merangin Berkapasitas Besar, Kenapa Kerinci-Sungai Penuh Masih Padam? Ini Kata PLN

Warga Desak PLN: Listrik di Kerinci dan Sungai Penuh Jangan Digilir

Menurut masyarakat, ketidakjelasan jadwal pemadaman berdampak pada berbagai aktivitas, mulai dari pekerjaan, usaha kecil, hingga kebutuhan rumah tangga. Warga berharap PLN dapat memberikan informasi yang lebih rinci dan terjadwal agar masyarakat bisa menyesuaikan aktivitas selama pemadaman berlangsung.

“Parah dak jeleh tanggal dan waktu,,,,”

Selain itu, masyarakat juga meminta agar informasi pemadaman disampaikan lebih cepat melalui media sosial maupun saluran resmi lainnya sehingga tidak menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat.

Hingga saat ini, pemadaman bergilir masih terjadi di sejumlah wilayah di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh menyusul gangguan pada sistem kelistrikan Sumatera yang sebelumnya mengalami blackout di beberapa daerah.(Adz)

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs