PPPK-Paruh Waktu Kota Sungai Penuh Kecewa, Rencana Gaji Rp 400 Ribu Dinilai Jauh Dibawah Pendapatan Sebelumnya

Sungai Penuh, Merdekapost.com – Sejumlah Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu di lingkungan Pemerintah Kota Sungai Penuh mengaku kecewa dan merasa terzolimi atas besaran gaji yang akan mereka terima. Informasi yang beredar menyebutkan, gaji PPPK paruh waktu hanya sebesar Rp400 ribu per bulan, angka yang dinilai sangat jauh di bawah pendapatan yang mereka terima sebelumnya saat masih berstatus non-ASN.

Para PPPK paruh waktu menilai kebijakan tersebut tidak mencerminkan asas keadilan dan bertentangan dengan regulasi yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat. Pasalnya, dalam peraturan menteri terkait PPPK, telah ditegaskan bahwa penghasilan PPPK paruh waktu minimal tidak boleh lebih rendah dari pendapatan sebelumnya.

“Selama ini kami menerima pendapatan yang lebih layak. Setelah diangkat menjadi PPPK paruh waktu, justru penghasilan turun drastis. Ini sangat tidak adil dan memberatkan, apalagi kebutuhan hidup semakin tinggi,” ungkap salah seorang PPPK paruh waktu yang enggan disebutkan namanya.

Bacaan Lainnya: Divonis Bersalah oleh Pengadilan, Dua ASN Tebo Bakal Dipecat Tidak Hormat, Ini Kasusnya!

Kekecewaan para PPPK paruh waktu juga semakin bertambah menyusul rencana Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Sungai Penuh yang akan melaksanakan penandatanganan perjanjian kerja. Dalam perjanjian kerja tersebut, disebutkan bahwa tidak tercantum besaran gaji PPPK paruh waktu.

Padahal, menurut para PPPK, dalam Surat Keputusan (SK) pengangkatan PPPK paruh waktu seharusnya sudah dicantumkan secara jelas besaran gaji yang akan diterima. Namun, gaji justru akan dituangkan dalam perjanjian kerja, yang hingga kini belum memberikan kepastian nominal penghasilan.

“Kami diminta menandatangani perjanjian kerja, tetapi gaji tidak dicantumkan. Ini menimbulkan tanda tanya besar. Kalau di SK tidak ada gaji, lalu di perjanjian kerja juga tidak jelas, kami ini sebenarnya dihargai atau tidak?” keluh PPPK lainnya.

Baca Juga: Audiensi dengan DTPH Kerinci, PMII Soroti Jalan Usaha Tani

Para PPPK paruh waktu berharap Pemerintah Kota Sungai Penuh dan BKPSDM dapat meninjau kembali kebijakan tersebut serta berpedoman pada peraturan menteri yang telah mengatur secara jelas mengenai hak dan penghasilan PPPK paruh waktu. Mereka juga meminta adanya transparansi dan kejelasan terkait besaran gaji sebelum penandatanganan perjanjian kerja dilaksanakan.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pemerintah Kota Sungai Penuh belum memberikan keterangan resmi terkait penetapan gaji Rp400 ribu serta alasan rencana tidak dicantumkannya besaran gaji dalam perjanjian kerja PPPK paruh waktu.(Ali_Adz)

Buka Gubernur Cup di Stadion Swarnabhumi, Gubernur Al Haris Harap Ada Talenta-Talenta Sepak Bola dari Jambi

 

Merdekapost.com - Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH berharap dengan dibukanya turnamen Gubernur Jambi Cup di Stadion Swarnabhumi Pijoan ini sudah benar-benar siap nantinya dapat melahirkan talenta-talenta sepak bola dari Jambi yang berprestasi ditingkat nasional maupun internasional. Harapan tersebut disampaikannya saat Pembukaan Gubernur Jambi Cup Sepak Bola, yang merupakan rangkaian kegiatan HUT Ke-69 Provinsi Jambi, bertempat di Stadion Swarnabhumi Pijoan, Kabupaten Muaro Jambi, Rabu (14/01/2026) sore.

Dalam sambutan dan arahannya Gubernur Al Haris menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh kontingen-kontingen dari kabupaten/kota se-provinsi yang telah hadir ikut berpartisipasi dalam rangka memeriahkan HUT Provinsi Jambi ke-69 tahun 2026. "Dengan ikut berpartisipasi dalam rangka memeriahkan HUT Provinsi Jambi ke-69 ini, kita mengharapkan sepak bola di Provinsi Jambi bisa berkembang. Kita sudah mendirikan Stadion Swarnabhumi untuk masyarakat di Provinsi Jambi, tapi saat ini belum selesai semuanya, bertahap akan kita selesaikan," ujar Gubernur Al Haris.

"Insya Allah tahun ini akan terus kita usahakan bantuan pemerintah pusat, di Kementerian PU pusat ada daftar 30 proyek nasional untuk pembangunan stadion, kita akan usahakan stadion Sawarnabhumi ini dapat, agar bisa kita lanjutkan pembangunanyan sampai selesai,” lanjutnya.

Dijelaskan Gubernur Al Haris, syarat mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat provinsi harus mempunyai klub sepak bola. “Setelah stadion ini selesai Provinsi Jambi harus mempunyai klub sepak bola. Kita sangat dekat sekali kelapangan Jakabaring Palembang, kalau tol ini selesai hanya 4 jam kita sudah bisa main ke Palaembang balik hari," jelas Gubernur Al Haris.

"Hari ini, untuk pertama kalinya kita berkumpul di Stadion Swarnabumi yang baru saja selesai tahap pembangunan. Pembangunan stadion ini merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Provinsi Jambi dalam menyediakan sarana dan prasarana olahraga yang representatif, modern, dan berstandar nasional, guna mendukung peningkatan prestasi olahraga sekaligus menjadi ruang publik yang membanggakan masyarakat. Stadion ini tidak hanya menjadi tempat bertanding, tetapi juga simbol semangat, persatuan, dan kemajuan daerah," sambung Gubernur Al Haris. 

Dalam kesempatan tersebut Gubernur Al Haris juga meminta kepada semua klub sepak bola yang bertanding dari kabupaten/kota se-Provinsi Jambi agar dapat menjadikan turnamen sepak bola sebagai ajang silaturrahmi secara kekeluargaan. "Jadikan Gubernur Jambi Cup sebagai ajang silaturahmi kekeluargaan, mempererat tali persaudaraan, dan meningkatkan semangat sportivitas dikalangan masyarakat Jambi, mari jaga sportivitas kita untuk kebersamaan," pinta Gubernur Al Haris. 

"Kepada semua atlet, bertandinglah dengan menjaga sportivitas, serta taat dengan peraturan yang berlaku. Atlet yang hebat lahir dari proses yang hebat yang disertai dengan kejujuran dan rasa persaudaraan yang tinggi. Namun yang perlu diingat, setiap pertandingan, pasti ada yang menang dan yang kalah. Saya berpesan kepada seluruh atlet dan tim offisial, menanglah dengan terhormat, kalahlah dengan terpuji. Kalian adalah aset-aset daerah yang kelak menjadi penerus bangsa, yang akan meneruskan pembangunan Provinsi Jambi," tambahnya. 

"Selamat bertanding dan tunjukkan kemampuan dan performa terbaik kepada seluruh atlet dari seluruh kesebelasan kabupaten/kota se-Provinsi Jambi. Semoga hasil kerja keras latihan selama ini yang diiringi dengan doa dan semangat dari pelatih dan offisial, mampu menjadi motivasi terbaik untuk membangkitkan semangat dalam meraih prestasi," pungkasnya.

Pada sesi wawancara Gubernur Al Haris menyampaikan rasa syukurnya dengan telah dibukanya turnamen Gubernur Cup 2026.  “Alhamdulillah pada hari ini kita bersama-sama disini melihat langsung pembukaan Gubernur Cup 2026 dan sekaligus mengadakan Laga Exibition antara Jambi Mantap dengan Pers Jambi, juga nantinya pertandingan yang masuk penyisihan 4,3, 2 sekaligus partai final Gubernur Cup dilapangan ini,” katanya.

“Stadion ini masih butuh pembangunannya, kiri kanan ini perlu kelanjutan pembangunannya, kemaren kita sudah menghadap Kementerian Pemuda Olahraga untuk mendapatkan rekomendasi Kementrian PU, karena di Kemeturan PU ada program untuk stadion yang ada di daerah. Kita terus perjuangkan agar stadion ini bisa dimanfaatkan oleh masyarakat Provinsi Jambi yang pencinta sepak bola, tujuannya agar melahirkan talenta-talenta baru dalam bidang persepakbolaan di Provinsi Jambi,” tambahnya. 

Audiensi dengan DTPH Kerinci, PMII Soroti Jalan Usaha Tani

Audiensi dengan DTPH Kerinci, PMII Kerinci-SUngai Penuh Soroti Keterbatasan akses jalan Usaha Tani.(ist)

KERINCI, MERDEKAPOST.COM – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Kerinci–Sungai Penuh menyampaikan aspirasi masyarakat terkait pembangunan jalan usaha tani kepada Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (DTPH) Kabupaten Kerinci, Selasa (13/1/2026).

Audiensi tersebut digelar sebagai bentuk kepedulian PMII terhadap pembangunan sosial dan kesejahteraan masyarakat, khususnya petani di wilayah Kebun Baru yang hingga kini masih mengalami keterbatasan akses infrastruktur pertanian.

Dalam pertemuan itu, PMII menyoroti belum optimalnya pembangunan jalan usaha tani yang berdampak langsung pada aktivitas dan produktivitas petani. Akses jalan yang sulit dinilai menyebabkan tingginya biaya angkut hasil panen, keterlambatan distribusi, serta berujung pada penurunan pendapatan petani.

BACAAN LAINNYA: Resmi Jabat Kapolres Kerinci, Ini Profil dan Rekam Jejak AKBP AKBP Ramadhanil, S.H., S.I.K., M.H

Ketua PMII Kerinci–Sungai Penuh, Mosri Efendi, menegaskan pemerintah daerah tidak seharusnya membiarkan petani terus berjuang sendiri di tengah janji pembangunan yang berulang setiap tahun.

“Jalan usaha tani bukan sekadar infrastruktur pelengkap, tetapi kebutuhan mendasar bagi petani. Jika terus diabaikan, yang dikorbankan adalah kesejahteraan masyarakat tani di Kebun Baru,” tegas Mosri.

Dalam audiensi tersebut, PMII menyampaikan tiga tuntutan utama kepada DTPH Kabupaten Kerinci, yakni:

1. Segera merealisasikan pembangunan dan perbaikan jalan usaha tani di Kebun Baru.

2. Menjadikan jalan usaha tani sebagai program prioritas dalam perencanaan dan penganggaran daerah.

3. Membuka secara transparan tahapan perencanaan, anggaran, serta jadwal pelaksanaan pembangunan.

Menanggapi aspirasi tersebut, Kepala DTPH Kabupaten Kerinci Radium Khalis, bersama sejumlah kepala bidang, menyampaikan apresiasi atas kepedulian PMII. Ia menyatakan pihaknya akan menindaklanjuti aspirasi tersebut sesuai mekanisme dan regulasi yang berlaku, serta melakukan evaluasi terhadap program infrastruktur pertanian yang ada.

Meski demikian, Mosri Efendi menegaskan bahwa komitmen tersebut harus dibuktikan dengan langkah nyata di lapangan.

“Kami akan terus mengawal persoalan jalan usaha tani di Kebun Baru hingga ada kepastian realisasi. PMII hadir bukan hanya sebagai penyampai aspirasi, tetapi sebagai pengontrol kebijakan agar pembangunan benar-benar berpihak kepada petani,” pungkasnya.(red)

Divonis Bersalah oleh Pengadilan, Dua ASN Tebo Bakal Dipecat Tidak Hormat, Ini Kasusnya!

 


MUARATEBO, MERDEKAPOST.COM – Pemerintah Kabupaten Tebo bersiap mencoret dua aparatur sipil negara (ASN) dari daftar kepegawaian. Keduanya dipastikan akan di berhentikan secara tidak hormat setelah di vonis bersalah dalam perkara tindak pidana korupsi dan putusan pengadilan telah berkekuatan hukum tetap (inkrah).

Kepastian tersebut di sampaikan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tebo menyusul inkrah-nya putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jambi terhadap dua ASN tersebut.

Baca Juga: Sekda Sudirman: Jambi Mantap Expo Wujud Dukungan Pemerintah Daerah sebagai Fasilitator UMKM

Untuk mempercepat proses administrasi, BKPSDM mengambil langkah aktif dengan menjemput langsung salinan putusan pengadilan sebagai dasar penerbitan Surat Keputusan (SK) pemberhentian.

Langkah Tegas BKPSDM Tebo

Kepala BKPSDM Kabupaten Tebo, Suwarto, menegaskan bahwa tidak ada ruang kompromi bagi ASN yang terbukti terlibat kasus korupsi. Regulasi secara tegas mengatur bahwa ASN yang telah di vonis bersalah dalam perkara tipikor wajib di berhentikan secara permanen.

“Untuk perkara tipikor, aturannya jelas. ASN yang putusannya sudah inkrah akan di berhentikan secara tetap dan tidak lagi berhak menerima gaji maupun hak kepegawaian lainnya,” ujar Suwarto.

Saat ini, BKPSDM telah menerima surat pengantar resmi dari Sekretaris Daerah (Sekda) Tebo. Tim bidang terkait di jadwalkan berangkat ke Jambi pada pekan depan guna mengambil salinan putusan pengadilan sebagai dasar hukum pemecatan.

Meski vonis yang di jatuhkan hanya satu tahun penjara, Suwarto menegaskan bahwa lamanya hukuman tidak mempengaruhi konsekuensi kepegawaian bagi ASN pelaku korupsi. Selama putusan telah inkrah, pemberhentian tetap di berlakukan.

Bacaan Lainnya: Catat! Ini 9 Pejabat Utama dan 4 Kapolres yang Dilantik Kapolda Jambi

Lebih lanjut, Suwarto menjelaskan bahwa mekanisme berbeda berlaku bagi ASN yang terjerat tindak pidana selain korupsi. Dalam kasus tersebut, status kepegawaian bergantung pada lamanya hukuman penjara yang di jatuhkan hakim.

“Jika hukumannya di bawah satu tahun, ASN masih berpeluang kembali bertugas setelah menjalani pidana. Selama menjalani hukuman, yang bersangkutan hanya menerima 50 persen dari gaji pokok,” jelasnya.

Namun, apabila vonis pidana melebihi satu tahun, ASN tersebut akan di berhentikan secara permanen dari status kepegawaiannya.

Langkah tegas Pemkab Tebo ini diharapkan menjadi peringatan keras bagi seluruh ASN agar menjaga integritas dan tidak terjerumus dalam praktik korupsi yang berujung pada hilangnya status sebagai abdi negara.(red)

Pemkab Batang Hari Gelar Kenal Pamit Kapolres Baru, Perkuat Kolaborasi Pemerintah dan Polri

 

Merdekapost.com — Pemerintah Kabupaten Batang Hari menyelenggarakan acara kenal pamit dan pisah sambut Kepala Kepolisian Resort Batang Hari, yang menjadi ajang transisi kepemimpinan antara pejabat lama dan pejabat yang baru. Acara berlangsung pada Senin malam di Serambi Rumah Dinas Bupati Batang Hari dan dihadiri langsung oleh Bupati Muhammad Fadhil Arief bersama Wakil Bupati H. Bakhtiar serta jajaran Forkopimda setempat. (13/01/2026).

Dalam kegiatan tersebut, AKBP Handoyo Yudhy Santosa berpamitan setelah mendapat penugasan baru sebagai Wakil Direktur Polisi Air dan Udara (Wadir Polairud) Polda Kalimantan Selatan. Ia menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat atas dukungan serta sinergi yang terjalin selama masa tugasnya di Kabupaten Batang Hari. 

Sementara itu, Kapolres yang baru, AKBP Arya Tesa Brahmana, yang sebelumnya menjabat Kapolres Kerinci, resmi diperkenalkan. Ia berkomitmen untuk melanjutkan program-program positif yang telah dijalankan sebelumnya dan terus memperkuat kerja sama dengan Pemkab Batang Hari dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta pelayanan kepada masyarakat. 

Bupati Fadhil Arief menyampaikan ucapan selamat datang kepada Kapolres baru beserta keluarga dan berharap pergantian jabatan ini membawa semangat serta nuansa baru dalam sinergi antara pemerintah daerah dan institusi Polri, demi kemajuan Kabupaten Batang Hari. Ia juga mengucapkan terima kasih serta penghargaan kepada AKBP Handoyo atas dedikasi dan pengabdiannya selama ini di wilayah Bumi Serentak Bak Regam. (*)

Sekda Sudirman: Jambi Mantap Expo Wujud Dukungan Pemerintah Daerah sebagai Fasilitator UMKM

 

Merdekapost.com - Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Dr. H. Sudirman, SH, MH menutup secara resmi Jambi Mantap Expo sebagai rangkaian kegiatan peringatan HUT Ke-69 Provinsi Jambi Tahun 2026, bertempat di Eks Arena MTQ Taman Mini Melayu Jambi, Minggu (11/1/2026) malam. 

Pada kesempatan tersebut Sekda Sudirman juga memberikan penghargaan terhadap semua pihak yang yang terlibat diantaranya panitia, peserta, instansi pemerintah, baik dari Pemeritah Provinsi Jambi, maupun Pemerintah Kabupaten/Kota se-Provinsi Jambi, BUMN/BUMD, UMKM dan Industri Kreatif hingga masyarakat umum, yang telah berperan, mendukung dan berpartisipasi dalam Jambi Mantap Expo sebagai rangkaian kegiatan memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-69 Provinsi Jambi, yang telah berlangsung. 

Dalam sambutan dan arahannya Sekda Sudirman menyampaikan bahwa kesuksesan penyelenggaraan kegiatan ini merupakan hasil dari kerja sama, sinergi, serta komitmen seluruh pihak yang terlibat, yang menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan dan gotong royong dalam membangun Provinsi Jambi. Menurutnya UMKM memiliki peran yang sangat penting dalam menopang perekonomian daerah. Selain menjadi penggerak ekonomi masyarakat, UMKM juga mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta menjaga ketahanan ekonomi daerah di tengah berbagai tantangan global. 

“Oleh karenanya, penguatan struktur ekonomi lokal, serta pemberdayaan pelaku ekonomi, khususnya usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), menjadi langkah strategis yang dilakukan Pemerintah Provinsi Jambi dalam memperluas peluang ekonomi Masyarakat,” ujar Sekda Sudirman.

Sekda Sudirman mengungkapkan, Pemerintah Provinsi Jambi sebagai katalisator serta fasilitator UMKM, berkomitmen untuk terus mendukung perkembangan UMKM, melalui berbagai program pembinaan, bantuan modal, hingga penguatan pemasaran. 

“Dapat saya sampaikan, pada periode awal kepemimpinan kami sampai pada tahun 2025, Pemerintah Provinsi Jambi telah memberikan bantuan modal kerja kepada 7.316 orang, dengan realisasi anggaran mencapai Rp. 48.645.000.000 (empat puluh delapan milyar enam ratus empat puluh lima juta rupiah). Tentu kami berkomitmen untuk melanjutkan program bagi UMKM dan menjadi salah satu arah kebijakan Pemerintah Provinsi Jambi melalui pemberdayaan ekonomi berkelanjutan dan inovatif, sebagai wujud dukungan kepada UMKM,” ungkapnya.

Sekda Sudirman juga menambahkan bahwa Pemerintah Provinsi Jambi menetapkan program unggulan Program Jaringan Majukan Jambi (Pro-Jambi) dengan pilar Pro-Jambi Tangguh dengan memberikan Bantuan Modal Kerja UMKM/Industri Rumah Tangga/Start Up Milenial, yang terangkum dalam RPJMD Provinsi Jambi Tahun 2025-2029.

“Jambi Mantap Expo juga merupakan salah satu wujud dukungan pemerintah daerah sebagai fasilitator UMKM, dengan memberikan ruang bagi pelaku UMKM, motor penggerak utama ekonomi masyarakat, untuk mempromosikan produk UMKM dari kabupaten/kota se-Provinsi Jambi, guna penguatan kapasitas UMKM lokal. Oleh karennya, saya juga mengajak seluruh pemangku kepentingan, dunia usaha, perbankan, akademisi, dan masyarakat, untuk bersama-sama bersinergi membangun ekosistem UMKM yang kuat, mandiri, dan berdaya saing,” tambahnya. 

“Dengan kolaborasi dan semangat kebersamaan, saya optimis UMKM Provinsi Jambi akan terus tumbuh dan memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. 

Acara penutupan ini turut dihadiri unsur Forkopimda Provinsi Jambi, para Asisten dan para Kepala OPD di lingkup Pemerintah Provinsi Jambi serta tamu undangan lainnya. (*)

Resmi Jabat Kapolres Kerinci, Ini Profil dan Rekam Jejak AKBP AKBP Ramadhanil, S.H., S.I.K., M.H

Resmi Jabat Kapolres Kerinci, Ini Profil dan Rekam Jejak AKBP AKBP Ramadhanil, S.H., S.I.K., M.H.(ADZ/IST)

MERDEKAPOST.COM – Polres Kerinci kini dipimpin oleh sosok perwira menengah Polri yang memiliki rekam jejak panjang dan matang di berbagai bidang penugasan. Ia adalah AKBP Ramadhanil, lulusan Akademi Kepolisian rahun 2006 yang resmi menjabat sebagai Kapolres Kerinci Polda Jambi sejak 15 Desember 2025.

Perwira kelahiran Dumai, 21 Mei 1985 ini dikenal sebagai figur yang ditempa dari bawah, khususnya di fungsi lalu lintas dan operasional kewilayahan. Karier kepolisian AKBP Ramadhanil diawali dengan penugasan sebagai Perwira Pertama (Pama) Polres Bone Polda Sulawesi Selatan pada Januari 2007.

Di wilayah tersebut, ia mengemban sejumlah jabatan awal, mulai dari Kanit SPKT, Kanit Turjawali Satlantas, hingga Kanit Laka Satlantas Polres Bone, yang memberinya pengalaman teknis dan lapangan secara langsung.

Baca Juga: Catat! Ini 9 Pejabat Utama dan 4 Kapolres yang Dilantik Kapolda Jambi

Pada tahun 2012, AKBP Ramadhanil dipercaya menjabat Kasatlantas Polres Bantaeng Polda Sulsel, sebelum kemudian melanjutkan pengabdian di wilayah Kalimantan Timur.

Di Polda Kaltim, kariernya semakin berkembang dengan menjabat Kasatlantas Polres Paser, Kasatlantas Polres Kutai Timur, serta Kasatlantas Polres Kutai Kartanegara.

Berbagai penugasan tersebut membentuknya sebagai perwira yang memahami karakteristik wilayah, dinamika masyarakat, serta tantangan keamanan berlalu lintas di daerah.

Tidak hanya di tingkat polres, AKBP Ramadhanil juga pernah menjabat Kapolsek Sungai Pinang Polresta Samarinda, lalu dipercaya menjadi Kasatlantas Polresta Samarinda, salah satu wilayah dengan tingkat mobilitas dan kompleksitas tinggi di Kalimantan Timur. Kepercayaan pimpinan terus berlanjut saat ia ditunjuk sebagai Wakapolres Berau Polda Kaltim pada tahun 2021.

Memasuki jenjang perwira menengah, AKBP Ramadhanil ditugaskan di tingkat Polda sebagai Kasubbag Renmin Ops Bagbinops Roops Polda Kaltim. Jabatan yang menuntut ketelitian perencanaan dan pengendalian operasi kepolisian.

Pada tahun 2023, ia mengikuti Pendidikan Sespimmen Polri Dikreg ke-63, sekaligus menjalani penugasan sebagai Pamen di Polda Kaltim dan Lemdiklat Polri.

Usai pendidikan, ia kemudian dipercaya bertugas di Divisi Hukum Polri, tepatnya sebagai Kasubbag Verifikasi Perkap pada Bagian Verifikasi dan Dokumentasi Informasi Hukum (Divkum Polri). Penugasan ini semakin melengkapi kompetensinya, khususnya dalam aspek hukum dan regulasi kepolisian.

Bacaan Lainnya: Pasca Viral Kisah Pilu Abu Tani (77), Akhirnya Tim Dinkes Turun Cek Kondisi Sang Kakek

Dengan latar belakang pendidikan S1 STIK PTIK, Magister Hukum, serta pengalaman lintas fungsi dan wilayah, AKBP Ramadhanil akhirnya dipercaya mengemban amanah sebagai Kapolres Kerinci Polda Jambi.

Penunjukan ini dinilai sebagai bagian dari regenerasi kepemimpinan Polri yang mengedepankan profesionalisme, integritas, dan pengalaman lapangan.

Sebagai Kapolres Kerinci, AKBP Ramadhanil diharapkan mampu menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, meningkatkan pelayanan publik kepolisian, serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, TNI, dan seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh. (ADZ)

Catat! Ini 9 Pejabat Utama dan 4 Kapolres yang Dilantik Kapolda Jambi

JAMBI, MERDEKAPOST.COM – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jambi, Irjen Pol. Krisno H. Siregar, memimpin langsung upacara serah terima jabatan (sertijab) sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Jambi serta beberapa Kapolres jajaran, Jumat (9/1/2026).

Upacara sertijab yang berlangsung di Aula Lantai IV Gedung Polda Jambi tersebut dihadiri oleh seluruh pejabat utama Polda Jambi dan jajaran perwira menengah. Sejumlah posisi strategis yang mengalami pergantian antara lain Karoops, Karolog, Dirintelkam, Dirsamapta, Dirpamobvit, Dirpolairud, Kabid Humas, Kabid Propam, Kabid Keuangan, serta Kapolres Tanjung Jabung Barat, Tanjung Jabung Timur, Batang Hari, dan Kerinci.

Dalam prosesi resmi, Kapolda Jambi membacakan sumpah jabatan yang kemudian diikuti oleh para pejabat lama dan pejabat baru sebagai bentuk komitmen moral dan profesional dalam mengemban amanah institusi Polri.

9 Pejabat utama dan 4 Kapolres yang mengalami rotasi dan promosi antara lain:

1. Kombes Pol Vendra Riviyanto, resmi menjabat Karo Ops Polda Jambi, menggantikan Kombes Pol Edi Faryadi.

2. Kombes Pol Yuli Haryudo, dipercaya sebagai Dirintelkam Polda Jambi, menggantikan Kombes Pol Hendri Hotuguan Siregar yang mendapat tugas baru di Baintelkam Polri.

3. Kombes Pol Mulia Prianto, menjabat Dir Samapta Polda Jambi.

4. Kombes Pol Erlan Munaji, menjabat sebagai Kabid Humas Polda Jambi menggantikan Kombes Pol Mulia Prianto.

5, Kombes Pol Tofik Sukendar, menjabat Karo Log Polda Jambi.

6. Kombes Pol Bachtiar Alponso, menjabat sebagai Dirpamobvit Polda Jambi.

7. AKBP Dhovan Oktavianton, resmi menjabat Dir Polairud Polda Jambi.

8. Kombes Pol Erwin Fardiansyah Tossin, dipercaya sebagai Kabid Keu Polda Jambi.

9. Kombes Pol Darno, kini menjabat Kabid Propam Polda Jambi.

Kapolres Jajaran Juga Berganti

Tak hanya di tingkat Polda, mutasi juga menyentuh jajaran Polres strategis di Provinsi Jambi:

1. AKBP Arya Tesa Brahmana, sebagai Kapolres Batanghari

2. AKBP Ramadhanil, sebagai Kapolres Kerinci

3. AKBP Maulia Kuswicaksono, sebagai Kapolres Tanjab Barat

4. AKBP Ade Candra, sebagai Kapolres Tanjab Timur

Kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan fakta integritas, sebagai wujud kesungguhan para pejabat yang dilantik untuk menjalankan tugas secara profesional, transparan, dan bertanggung jawab.

Rotasi dan promosi jabatan ini merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri guna penyegaran serta peningkatan kinerja, baik di lingkungan Polda Jambi maupun dalam rangka penugasan ke wilayah lain.

Dalam sambutannya, Irjen Pol. Krisno H. Siregar mengucapkan selamat bertugas kepada para pejabat baru dan berharap mereka mampu mempertahankan bahkan meningkatkan capaian serta prestasi yang telah diraih oleh pejabat sebelumnya.

“Saya mengucapkan selamat bergabung dan selamat bertugas kepada pejabat yang baru dilantik. Diharapkan dapat melanjutkan serta meningkatkan kinerja yang telah dicapai,” ujar Kapolda Jambi.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pejabat lama atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian selama menjalankan tugas di Polda Jambi.(*)

Pasca Viral Kisah Pilu Abu Tani (77), Akhirnya Tim Dinkes Turun Cek Kondisi Sang Kakek

Tim Dinkes Turun Cek Kondisi Sang Kakek Abu Tani.(adz)

Kerinci, Merdekapost.com - Setelah kisah pilu seorang kakek sebatangkara  Abu Tani (77), warga Desa Sungai Abu Kecamatan Air Hangat Timur Kabupaten Kerinci, viral di berbagai media, secercah harapan akhirnya datang. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kerinci merespons cepat dengan menurunkan tim kesehatan melalui Puskesmas Sungai Tutung untuk menangani kondisi kesehatan Abu Tani yang selama ini terbaring sakit.

Kunjungan tim medis tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap kondisi Abu Tani, yang hidup sebatang kara tanpa keluarga dan tanpa penghasilan tetap. Dalam kunjungan itu, petugas kesehatan melakukan pemeriksaan langsung, pemantauan kondisi fisik, serta memberikan penanganan medis awal sesuai kebutuhan pasien lansia.

Berita Lainnya: Kisah Pilu, Abu Tani (77) Kakek Sebatang Kara di Kerinci Tersingkir dari Data Penerima Bansos, Kok Bisa?

Kepala Desa Sungai Abu, Antoni Rozi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas respons cepat Dinkes Kerinci. Menurutnya, perhatian dari sektor kesehatan ini menjadi angin segar bagi masyarakat desa, khususnya bagi Abu Tani yang selama ini luput dari berbagai bantuan sosial.

Kondisi sebelumnya, Kakek Abu Tani (77) terbaring sakit dalam kondisi lemah.(adz)

“Alhamdulillah, setelah viral di media, Dinkes Kerinci melalui Puskesmas Sungai Tutung langsung turun untuk memeriksa kondisi kesehatan Abu Tani. Ini sangat kami apresiasi,” ujar Antoni.

Meski demikian, Antoni menegaskan bahwa penanganan kesehatan saja belum cukup. Abu Tani masih sangat membutuhkan bantuan lanjutan, terutama dari Dinas Sosial, terkait pemulihan statusnya sebagai penerima bantuan sosial, serta dukungan dari pihak lain yang memiliki kepedulian kemanusiaan.

Baca Juga: Jejak Panjang Kasus PJU Kerinci, Percakapan via WhatsApp Diungkap JPU di Persidangan

Saat ini, Abu Tani masih menunggu kepastian bantuan untuk kebutuhan dasar seperti kasur, selimut, pakaian layak, makanan, serta fasilitas WC. Kondisi rumah dan keterbatasan fisik membuatnya sangat bergantung pada bantuan dari pemerintah maupun uluran tangan masyarakat.

Pemerintah desa, kata Antoni, untuk sementara masih mengandalkan BLT Desa sebagai bentuk bantuan darurat. Namun pihaknya berharap kasus Abu Tani dapat menjadi perhatian serius lintas sektor agar penanganan yang diberikan tidak bersifat sementara.

Kisah Abu Tani kembali menegaskan peran penting media sebagai jembatan suara masyarakat kecil. Ketika persoalan kemanusiaan terangkat ke ruang publik, respons pun mulai berdatangan. Kini, masyarakat Desa Sungai Abu masih menaruh harapan besar agar bantuan sosial segera menyusul, dan Abu Tani benar-benar merasakan kehadiran negara di sisa usianya.(Ald)

Sekda Sudirman Minta PERBASI Susun Program Realistis dan Terus Berupaya Tingkatkan Prestasi

 

Merdekapost.com -  Gubernur Jambi yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jambi Dr. H. Sudirman, SH, MH menghadiri Musyawarah Daerah Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PERBASI) Provinsi Jambi Tahun 2026, bertempat di Aula BPSDM Provinsi Jambi, Sabtu (10/1/2026).

Dalam sambutan tertulisnya Gubernur Jambi yang disampaikan oleh Sekda Sudirman menyatakan bahwa olahraga, termasuk bola basket, memiliki peran yang sangat strategis dalam pembangunan daerah. 

Turut Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Ketua Umum DPP PERBASI Zona Sumatera Dr. Ronny Yenes, Ketua Umum Koni Provinsi Jambi AKBP Mat Sanusi, Wakil Ketua Koni III Cecep Suryana, SH.I, Ketua DPD Perbasi Provinsi Jambi Fadhillah Hasrul, Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga Provinsi Jambi serta undangan lainnya.

Dikatakan Sekda Sudirman, olahraga tidak hanya berfungsi sebagai sarana pembinaan prestasi, tetapi juga sebagai instrumen pembangunan karakter, penguatan persatuan, serta peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. “Oleh karena itu, pemerintah daerah memandang organisasi olahraga seperti PERBASI sebagai mitra penting dalam mewujudkan pembangunan sumber daya manusia yang unggul, sehat dan berdaya saing, dan Musda ini menjadi momentum evaluatif dan reflektif untuk menilai kinerja kepengurusan sebelumnya, sekaligus forum visioner untuk merumuskan arah kebijakan, program, dan kepemimpinan PERBASI Provinsi Jambi ke depan,” kata Sekda Sudirman.

Sekda Sudirman menyampaikan bahwa olahraga, termasuk bola basket, memiliki peran yang sangat strategis dalam pembangunan daerah. Olahraga tidak hanya berfungsi sebagai sarana pembinaan prestasi. “Bola basket adalah cabang olahraga yang berkembang pesat, terutama di kalangan generasi muda. Hal ini merupakan potensi besar yang harus dikelola secara serius, terencana, dan berkelanjutan. Pembinaan atlet usia dini, peningkatan kualitas pelatih dan wasit, serta penyelenggaraan kompetisi yang berjenjang dan berkesinambungan merupakan fondasi utama untuk melahirkan atlet-atlet berprestasi, baik di tingkat regional, nasional, maupun internasional. Oleh sebab itu, melalui Musyawarah Daerah ini, saya berharap PERBASI Provinsi Jambi dapat menyusun program kerja yang realistis, terukur, dan selaras dengan kebijakan pembangunan olahraga daerah,” harapnya.

Menurut Sekda Sudirman hal ini merupakan potensi besar yang harus dikelola secara serius, tersebut hendaknya tidak hanya berorientasi pada prestasi jangka pendek, tetapi juga memiliki visi jangka panjang yang berkelanjutan. “Musda juga memiliki peran penting dalam proses regenerasi dan konsolidasi organisasi. Pemilihan kepengurusan yang akan dilakukan hendaknya dilandasi semangat kebersamaan, demokrasi, dan integritas. Siapa pun yang terpilih nantinya, harus mampu menjadi pemimpin yang inklusif, memiliki kapasitas manajerial, serta komitmen kuat untuk memajukan bola basket di seluruh wilayah provinsi, tanpa terkecuali," ungkapnya.

“Saya juga mendorong agar PERBASI Provinsi Jambi terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pihak, baik pemerintah daerah, dunia pendidikan, sektor swasta, maupun komunitas olahraga. Kolaborasi yang baik akan membuka ruang inovasi, memperluas dukungan pembiayaan, serta mempercepat pencapaian prestasi olahraga yang kita cita-citakan bersama. Pemerintah Provinsi Jambi pada prinsipnya akan terus memberikan dukungan sesuai dengan kewenangan dan kemampuan yang ada, sepanjang pengelolaan organisasi dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel. Kami berharap PERBASI Provinsi Jambi dapat menjadi contoh organisasi olahraga yang modern, tertib administrasi, dan berorientasi pada pembinaan prestasi yang berkelanjutan,” pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum DPP PERBASI Zona Sumatera Dr. Ronny Yenes, dalam sambutannya menyatakan bahwa basket adalah olahraga yang sangat diminati oleh semua kawanan. Dan PERBASI harus menjalin sinergi dengan pemerintah untuk bersama-sama membangun prestasi basket di Provinsi Jambi. "Melalui Musda ini, siapapun ketua terpilih mari kita jaga atlit kita yang berprestasi, buat kontrak yang bagus yang disepakati bersama dengan kabupaten/kota dan juga klub agar para atlit ini dapat terus dibina dan memberikan prestasi yang baik,” jelas Ronny. (*)

HUT Ke-69 Provinsi Jambi, Gubernur Al Haris Ajak Warga Jalan Santai dan Buka Pasar Tani

 

Merdekapost.com - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Provinsi Jambi Tahun 2026 sedang berlangsung, dengan berbagai rangkaian acara yang telah dimulai sejak beberapa hari lalu, Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH melepas dan mengikuti jalan santai dan Buka Pasar Tani di Lapangan Garuda Kantor Gubernur Jambi, Sabtu (10/01/2026) pagi.

Gubernur Al Haris bersama Ketua TP-PKK Provinsi Jambi Hj. Hesnidar Haris, Sekda Provinsi Jambi Dr. H. Sudirman SH, MH berserta Istri, unsur Forkopimda Provinsi Jambi bersama pejabat daerah dan ASN di lingkup Pemerintah Provinsi Jambi serta ribuan masyarakat Kota Jambi turut serta memeriahkan berbagai rangkaian kegiatan, yang bertujuan untuk meningkatkan kebersamaan dan kesehatan masyarakat. 

Pada sesi wawancara Gubernur Al Haris mengemukakan, pada usia ke-69, Provinsi Jambi telah melalui berbagai perjalanan, tantangan serta capaian pembangunan, termasuk pembangunan kesehatan masyarakat yang menjadi bagian dari pembangunan daerah Provinsi Jambi yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan yang setinggi-tingginya. 

"Atas nama Pemerintah Provinsi Jambi, saya  mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada masyarakat Provinsi Jambi yang telah berjibaku, bahu membahu berperan aktif dalam melaksanakan pembangunan kesehatan, dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, yang dilakukan mulai dari diri sendiri, keluarga hingga peran didalam membantu masyarakat, termasuk dalam bersemangat mengikuti kegiatan jalan santai ini," ucapnya.

"Pada kesempatan ini kita juga membuka Pasar Tani masih dalam Rangkaian HUT Ke-69 Provinsi Jambi Tahun 2026. Kegiatan Pasar Tani yang diikuti oleh 11 kabupaten/kota se-Provinsi Jambi. Tidak hanya menjadi pendukung seremoni peringatan HUT ke-69 Provinsi Jambi, agenda Pasar Tani ini juga menjadi simbol syukur atas capaian pembangunan Provinsi Jambi. Ini sudah menjadi komitmen pemerintah daerah untuk membangun dan memperkuat ketahanan pangan daerah yang tangguh, mandiri dan berkelanjutan", sambungnya.

"Di Pasar Tani ini semua kita gelar, kita melihat semua komoditi pertanian ada disini, artinya, kalau semua kebutuhan komoditi pertanian tidak terputus ditanam, semuanya ada dan tidak terjadi inflasi, inflasi itu terjadi karena barang atau komoditi itu terputus, saat penanamannya tidak sama sehingga terjadi hilang dipasaran, yang mengakibatkan harga naik, dengan adanya Pasar Tani ini kita bisa memantau semua harga  komoditi pertanian," lanjut Gubernur Al Haris.

Gubernur Al Haris menjelaskan, Pasar Tani menjadi bukti nyata bahwa Provinsi Jambi memiliki potensi pertanian yang sangat luar biasa. Beragam komoditas seperti sayuran, buah-buahan, hingga hasil perkebunan dipamerkan dan dijual langsung oleh petani kepada masyarakat.

"Kita sangat mensyukuri dan bangga karena semua komoditi pertanian sangat luar biasa banyaknya di provinsi Jambi, artinya semua komoditi pertanian aktif kita tanam, tentu inflasi tidak mungkin akan terjadi di Provinsi Jambi ini," pungkasnya. (*)

Bupati Fadhil Arief Resmi Kukuhkan Pejabat Baru di Lingkungan Pemkab Batang Hari

 

Merdekapost.com — Bupati Batang Hari Muhammad Fadhil Arief resmi mengukuhkan sejumlah jajaran pejabat struktural Eselon II, III, dan IV di lingkungan Pemerintah Kabupaten Batang Hari. Acara pelantikan digelar pada Sabtu (10/1/2026)

Bertempat Rumah Dinas Bupati Batang Hari, yang dihadiri oleh Sekretaris Daerah, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta sejumlah pejabat lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Fadhil Arief menegaskan bahwa pengukuhan pejabat ini merupakan bagian dari upaya penataan birokrasi untuk meningkatkan kinerja pemerintahan daerah serta mendukung penyelenggaraan pelayanan publik yang lebih efektif dan responsif.

Salah satu pejabat yang dikukuhkan adalah Farizal, S.H., M.H. sebagai Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan, yang didampingi oleh sembilan pegawai negeri sipil lainnya yang menempati posisi administrator dan pengawas di beberapa dinas dan badan di lingkungan Pemkab Batang Hari.

Pengangkatan tersebut berdasarkan sejumlah keputusan resmi Bupati, yang mulai berlaku sejak tanggal pelantikan, dan menunjukkan keberlanjutan komitmen pemerintah daerah dalam melakukan perbaikan struktur organisasi serta pembinaan karier aparatur sipil negara di Batang Hari. (*)

Kisah Pilu, Abu Tani (77) Kakek Sebatang Kara di Kerinci Tersingkir dari Data Penerima Bansos, Kok Bisa?

Abu Tani Kakek berusia 77 tahun yang hidup sebatangkara sekarang terbaring lemah karena sakit. Datanya sebagai penerima Bansos mendadak hilang sejak 2025.(adz) 

KERINCI, MERDEKAPOST.COM — Di sebuah rumah sederhana di Desa Sungai Abu, Kabupaten Kerinci, seorang kakek renta terbaring lemah. Namanya Abu Tani, usia 77 tahun. Ia menjalani hari-harinya seorang diri tanpa istri, tanpa anak, tanpa cucu. Seluruh keluarganya telah lebih dahulu meninggal dunia, meninggalkan Abu Tani menghadapi senja usia dalam sunyi dan sakit.

Tubuhnya yang renta tak lagi mampu bangkit dengan sempurna. Sehari-hari, Abu Tani hanya bisa terbaring, menahan sakit yang kian menggerogoti fisiknya. Ironisnya, di tengah kondisi yang begitu memprihatinkan, ia justru tak lagi tercatat sebagai penerima bantuan sosial dari negara.

Kepala Desa Sungai Abu, Antoni Rozi, mengungkapkan bahwa Abu Tani sebelumnya masih menerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dari Kementerian Sosial pada tahun 2023 hingga 2024. Namun memasuki tahun 2025, nama Abu Tani mendadak hilang dari daftar penerima bantuan, tanpa penjelasan yang jelas.

Baca Juga: Jejak Panjang Kasus PJU Kerinci, Percakapan via WhatsApp Diungkap JPU di Persidangan

“Setelah kami telusuri ke Dinas Sosial, ternyata desil Abu Tani naik ke desil 6 sampai 10. Artinya, secara data dianggap sudah mampu dan tidak lagi berhak menerima bantuan,” ujar Antoni dengan nada kecewa. Padahal, berdasarkan data sebelumnya, Abu Tani masih berada di desil 1 pada April 2025, kemudian naik ke desil 4 pada Maret 2025, hingga akhirnya melonjak ke desil 6–10 pada September 2025.

Kenaikan desil tersebut membuatnya tersingkir dari kategori warga miskin penerima bantuan.“Di atas kertas mungkin dia dianggap mampu. Tapi realita di lapangan sangat jauh berbeda. Kondisinya sangat membutuhkan,” tegas Antoni.

Menurutnya, penentuan desil tersebut bersumber dari hasil survei yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) atau lembaga terkait. Namun hingga kini, tak ada pihak yang benar-benar bisa menjelaskan indikator apa yang membuat desil Abu Tani melonjak drastis.

Baca Juga: Sinergi Polres dan Pemkab Kerinci, Panen Raya Jagung di Koto Baru Danau Kerinci Hasilkan 4 Ton

“Bukan hanya terjadi di Desa Sungai Abu. Rata-rata desa mengalami hal yang sama. Banyak warga miskin yang tiba-tiba naik desil tanpa kejelasan,” tambahnya.

Antoni bahkan secara terbuka mengajak pihak Dinas Sosial maupun instansi terkait untuk turun langsung ke lapangan, melihat dengan mata kepala sendiri kondisi Abu Tani yang sesungguhnya.

Saat ini, Abu Tani sangat membutuhkan bantuan mendesak. Ia tidak hanya kekurangan makanan dan pakaian layak, tetapi juga kasur, selimut, serta fasilitas WC yang memadai.

Kondisi kesehatannya yang terus menurun membuat kebutuhannya semakin mendesak.Untuk sementara, pemerintah desa telah memberikan Bantuan Langsung Tunai (BLT Desa) sebagai bentuk kepedulian darurat. Namun bantuan itu jelas belum cukup untuk menopang kehidupan Abu Tani yang kian rapuh.

Kisah Abu Tani menjadi potret getir di balik sistem pendataan bantuan sosial. Di saat negara berupaya menyejahterakan rakyatnya, masih ada warga lansia yang jatuh di antara celah data, terpinggirkan bukan karena ia mampu, melainkan karena angka yang tak pernah benar-benar memahami penderitaan.

Di usia senjanya, Abu Tani tak menuntut banyak. Ia hanya ingin hidup layak—dengan makan yang cukup, tempat tidur yang pantas, dan perhatian dari negara yang seharusnya hadir untuk mereka yang paling lemah.(adz)

Bupati Fadhil Arief Targetkan Kemandirian Pangan Lewat Penyerahan 150 Unit Alsintan di Batang Hari

 

Merdekapost.com — Pemerintah Kabupaten Batang Hari menerima bantuan 150 unit alat dan mesin pertanian (alsintan) dari Kementerian Pertanian RI sebagai bagian dari upaya mempercepat peningkatan produktivitas pertanian dan mewujudkan kemandirian pangan di daerah.

Penyerahan secara simbolis dilaksanakan di halaman kantor Dinas Pertanian dan Pangan Batang Hari, Jumat (9/1/2026).

Bupati Batang Hari Muhammad Fadhil Arief menyampaikan bahwa bantuan alsintan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan efisiensi dan kualitas produksi pertanian di wilayahnya.

Menurutnya, keberadaan alsintan yang modern akan membantu petani lokal dalam proses tanam, pemeliharaan, dan panen, sehingga mampu meningkatkan hasil produksi dan mengurangi ketergantungan pada tenaga kerja manual.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mengajak seluruh jajaran pemerintah desa serta kelompok tani untuk dapat mengoptimalkan penggunaan alat-alat tersebut secara tepat guna dan terencana.

Bupati menekankan pentingnya pelatihan teknis serta pemeliharaan berkala, agar alsintan yang diserahkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat pertanian di Batang Hari.

Sementara Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Batang Hari menyatakan bahwa bantuan ini akan segera didistribusikan ke beberapa titik kecamatan berdasarkan kebutuhan masing-masing kelompok tani.

Ia berharap dengan didukung alsintan yang memadai, produktivitas sektor pertanian dapat terus meningkat, mendukung ketahanan pangan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi bagi petani di Kabupaten Batang Hari. (*)

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs