Agus Rubiyanto Ambil Formulir di Partai Demokrat, Siap Bersaing di Pilbup Tebo, Ini Profil Singkatnya

Agus Rubiyanto, S.E, M.M

MERDEKAPOST, TEBO – Sebagai bukti keseriusan dan persiapan untuk Pilkada Bupati Tebo, tim pemenangan Agus Rubiyanto (ARB) telah resmi mengambil formulir pendaftaran di DPC Partai Demokrat Tebo pada Jumat, 19 April 2024. Kegiatan yang berlangsung di kantor Demokrat Tebo, yang terletak di Simpang Jalan Asoy Muara Tebo, ini menandai langkah awal ARB dalam kontestasi politik mendatang.

Tim ARB diwakili oleh Syahril, Selamet Irianto, dan Zuhdi Gegem, yang disambut langsung oleh Ketua DPC Partai Demokrat Tebo, Harmain, serta Ketua Penjaringan, Alya Fatriadi, dan jajarannya. Kehadiran tim ARB ini menunjukkan keseriusan dan komitmen ARB dalam memajukan Kabupaten Tebo.

“Kami mengambil formulir ini sebagai tanda keseriusan kami untuk ikut serta dalam Pilbup Tebo dan membangun Tebo lebih lanjut,” ungkap Syahril. Ia menambahkan bahwa timnya akan melengkapi persyaratan yang diminta oleh Demokrat Tebo untuk proses penjaringan ini.

Sementara itu, Harmain, Ketua DPC Demokrat Tebo, menyatakan bahwa pihaknya akan menunggu pengembalian formulir yang telah lengkap pada pekan depan.

“Kami berharap formulir tersebut dapat segera dilengkapi dan diserahkan kembali ke DPC Demokrat Tebo antara tanggal 25-27 April ini,” katanya.

Harmain juga menyampaikan harapannya agar Agus Rubiyanto dapat hadir secara langsung saat penyerahan formulir pendaftaran. “Kita harapkan ketika pengembalian berkas besok bisa dihadiri langsung oleh bacalonnya,” tuturnya.

Profil dan Rekam Jejak Agus Rubiyanto 

Lahir di Rimbo Bujang, Kabupaten Tebo, pada 16 Mei 1984, Agus adalah putra tertua dari pasangan H. Sutriman dan Hj. Sumiati, tokoh serta pengusaha ternama di daerah ini. Perjalanan hidup dan karier Agus menggambarkan sebuah perjalanan dari akar rumput hingga puncak kekuasaan politik.

Agus Rubyanto, dikenal sebagai sosok pemuda yang energik, supel, cerdas dan mudah bergaul sehingga ia dikenal cukup luas oleh semua kalangan.

Agus Rubyanto, pria kelahiran Rimbo Bujang tepatnya pada tanggal 16 Mei 1984 silam ini, memiliki karir yang cukup gemilang. Terbukti, Agus Rubyanto yang merupakan putra dari pengusaha Rimbo Bujang H Sutriman, telah 2 periode menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Tebo. 

Dari masa kecilnya yang dihabiskan di Rimbo Bujang, Agus memulai pendidikannya di TK Pertiwi Kelurahan Wirotho Agung, melanjutkan ke SD Negeri 172 Rimbo Bujang, dan SMP Negeri 3 Rimbo Bujang. Keseriusannya dalam pendidikan membawanya ke Yogyakarta, di mana ia menamatkan pendidikan menengah atas di SMA Muhammadiyah 2 dan kemudian memperoleh gelar sarjana serta Magister Manajemen dari STIE YKPN dan Universitas Batanghari.

Kepulangannya ke Tebo bukan hanya sebagai sarjana, tetapi sebagai seorang yang siap untuk terjun ke dunia politik. Memulai karier politiknya sebagai kader Partai Golkar pada tahun 2008, Agus tak hanya meraih suara terbanyak dalam Pemilihan Legislatif 2009 tetapi juga berhasil mengantar Partai Golkar menjadi partai pemenang di Kabupaten Tebo dengan 6 kursi, sebuah prestasi yang mengukuhkannya sebagai Ketua DPRD Kabupaten Tebo termuda se-Indonesia.

Kepemimpinannya tidak terbatas pada penjabatan legislatif. Selama menjadi Ketua DPRD dari 2009 hingga 2019, Agus memimpin berbagai proyek pembangunan spektakuler, seperti Mesjid Agung dan Stadion Tebo, serta memastikan penggunaan APBD yang efektif dan transparan. Prestasi ini berlanjut dengan Kabupaten Tebo yang meraih penghargaan WTP dari BPK RI secara berkesinambungan.

Di bawah kepemimpinan Agus sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Tebo, partai ini terus memenangkan kursi terbanyak di Pileg, termasuk pada Pileg 2019. Ini menunjukkan bukan hanya kemampuan organisasinya tapi juga kepercayaan tinggi yang diberikan oleh masyarakat Tebo kepadanya.

Kini, dengan dukungan penuh dari tokoh dan masyarakat Kabupaten Tebo, Agus Rubyanto telah mengumumkan kesiapannya untuk maju dalam Pilkada Tebo 2024. 

“Insyaallah, kita akan maju pada Pilkada 2024 nanti,” ucapnya, menegaskan komitmennya untuk membangun komunikasi yang kuat di semua lapisan masyarakat dan partai.

Figur seperti Agus Rubyanto memperlihatkan bagaimana dedikasi dan visi yang jelas dapat menginspirasi perubahan nyata di tingkat lokal. Dengan basis pendukung yang kuat dan rekam jejak yang solid, ia berdiri sebagai kandidat yang berpotensi untuk membawa Kabupaten Tebo ke arah masa depan yang lebih cerah.

Dengan usia yang cukup muda, Agus Rubyanto sebagai seorang politisi yang dimulai dari nol, punya track record yang cukup membuat orang kagum. Dengan pengalamannya ini lah, ia terang-terangan siap maju menjadi Bupati Tebo 2024.

Kemudian, dengan 2 periode menjabat Ketua DPRD Kabupaten Tebo, Agus Rubyanto punya andil besar dalam membangun Kabupaten Tebo, saat ini Kabupaten Tebo telah maju sejajar dengan Kabupaten lainnya dan itu menjadi tolak ukurnya.(*)

BREAKING NEWS! Sah, Gubernur Jambi Lantik Varial Adhi Putra jadi Pj Bupati Tebo

Gubernur Jambi Al Haris melantik Varial Adhi Putra sebagai Penjabat (Pj) Bupati Tebo, Senin (1/4/2024). 

JAMBI - Gubernur Jambi Al Haris melantik Varial Adhi Putra sebagai Penjabat (Pj) Bupati Tebo, Senin (1/4/2024).

Varial ditunjuk Kemendagri sebagai Pj Bupati Tebo menggantikan Aspan yang masuki masa pensiun.

Varial merupakan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jambi.

Ia resmi ditunjuk sebagai Pj Bupati Tebo setelah melewati proses di Kemendagri.

Pelantikan Pj Bupati Tebo tersebut berlangsung di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi.

Dalam sambutannya, Gubernur Al Haris berharap dengan dilantiknya Varial sebagai Pj Tebo  meneruskan pembangunan di Kabupaten Tebo.

"Kita berharap, dengan pelantikan ini semua pembangunan di Tebo berjalan dengan baik," kata Al Haris.

Al Haris  juga menuturkan terimakasih kepada PJ Aspan yang sudah mengabdi sebagai Pj bupati Tebo.

"Terimakasih buat Pak Aspan yang telah membangun Kabupaten Tebo selama ini," ujarnya.

Terlihat Wakil Gubernur Jambi dan sejumlah kepala OPD lingkup Pemprov Jambi juga sudah tampak hadir untuk menyaksikan acara pelantikan tersebut. (adv)

Varial Adhi Putra Ditunjuk Jadi Pj Bupati Tebo, Hari ini Bakal Dilantik Gubernur Jambi

Varial Adhi Putra dan Istri. [mpc | Doc: istimewa] 
MERDEKAPOST.COM, MUARA TEBO - Kemendagri resmi menunjuk Dr H Varial Adhi Putra S.T, M.M sebagai Penjabat (Pj) Bupati Tebo menggantikan Aspan yang memasuki masa pensiun..

Varial merupakan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jambi. Dia resmi ditunjuk sebagai Pj Bupati Tebo setelah melewati proses di kemendagri.

Sebelumnya DPRD Tebo dan Gubernur Jambi menyodorkan tiga nama, selain Varial ada nama Karo Kesra Setda Provinsi Jambi Sulaiman dan Kadinsosdukcapil Provinsi Jambi Arif Budiman.

Penunjukan Varial sebagai Pj Bupati Tebo dibenarkan oleh Karo Pemerintahan Setda Provinsi Jambi, Lutfiah.

"Iya betul (Varial jadi Pj Bupati Tebo)," kata Lutfiah, dikonfirmasi lewat pesan Whatsapp pada, Minggu (31/3/2024).

Wakil Ketua II DPRD Tebo, Syamsu Rizal, juga membenarkan bahwa Varial ditunjuk sebagai Pj Bupati Tebo. Dia pun meyakini dengan berbagai pengalaman, Varial mampu membangun Tebo.

"Ia benar," kata Syamsu Rizal.

Varial bakal dilantik Gubernur Jambi pada Senin (01/04).

Disisi lain, dikutip dari laman elhkpn.kpk.go.id, Varial tercatat memiliki total harta kekayaan per 31 Desember 2022 senilai Rp4.194.886.767.

Kekayaan Varial paling besar disumbang dari tanah dan bangunan terdiri dari 7 bidang di tiga daerah, di antaranya Kota Palembang, Tanjung Jabung Timur dan Kota Jambi. Total nilai tanah dan bangunan yang dimiliki Varial senilai Rp3.677.586.767.

Kemudian harta bergerak lainnya senilai Rp505.000.000, selanjutnya kas dan setara kas senilai Rp 12.300.000. Dalam LHKPN, Varial tercatat tidak memiliki hutang.

Tribun melakukan konfirmasi kepada Varial atas ditunjuknya sebagai Pj Bupati Tebo. Namun Varial tidak memberikan banyak komentar.

"Terimakasih. Besok aja sekalian ya," ucap Varial singkat via Whatsapp.

Editor: Aldie Prasetya || Merdekapost.com 

Kasus Tewasnya Airul, Kemenag Tebo: Izin Ponpes Raudhatul Mujawwidin Terancam Dicabut Jika Terbukti Terlibat

Ponpes Raudhatul Mujawwidin di Rimbo Bujang Kabupaten Tebo. (Doc: mpc | Ist)

Muara Tebo, Merdekapost.com - Kementerian agama Kabupaten Tebo membentuk tim verifikasi buntut dari kematian santri Airul Harahap (13) di Ponpes Raudhatul Mujawwidin yang tewas dianiaya seniornya.

Kasi Kapontren Kemenag Tebo, Lukman mengatakan bahwa Kemenag Tebo telah membentuk tim yang berjumlah 9 orang untuk melakukan verifikasi terhadap Ponpes Raudhatul Mujawwidin, Rimbo Bujang, Kabupaten Tebo.

"Iya kemarin kita telah membentuk Tim untuk melakukan verifikasi terkait kejadian tewasnya santri di Ponpes Raudhatul Mujawwidin," ujar Lukman seperti dilansir dari Tribuntebo.com.

Lukman menerangkan bahwa tim 9 ini nantinya akan melakukan verifikasi langsung ke Ponpes Raudhatul Mujawwidin untuk menyelidiki apakah ada unsur kelalaian atau unsur lainnya terkait tewasnya Santri Airul Harahap.

"Nanti kita akan turun ke ponpes untuk verifikasi, untuk menentukan penyebabnya, apakah meninggalnya santri tersebut merupakan kelalaian, kurangnya pengawasan atau kurangnya disiplin oleh pihak pondok," ujarnya.

Baca juga: Luar Biasa! Selama 4 Bulan Dua Bocah Ini Berhasil Membuat Drama Kematian Airul 

Dia menegaskan jika nantinya memang ditemukan ada kelalaian atau kurangnya pengawasan dan disiplin dari pihak Ponpes Raudhatul Mujawwidin, maka pihak Kemenag Tebo akan melakukan pembinaan.

"Jika nanti memang ditemukan adanya kurang pengawasan dan disiplin dari pondok, maka akan kita lakukan pembinaan atau sanksi sesuai aturan," katanya.

Lebih lanjut, Lukman mengungkapkan ada kemungkinan sanksi yang diberlakukan berupa pencabutan izin ponpes, jika ada keterlibatan pihak pesantren dalam tewasnya Airul.

"Kalau masalah izin itu, kita lihat nanti. Kalau memang ada keterlibatan oleh pihak pondok, maka izinnya akan kita pelajari," pungkasnya.(*)

Musorkab Luar Biasa KONI Tebo Ditunda Sepihak, Pengcab Kecewa Pertanyakan Kinerja Ketua Karateker

Ketua KONI provinsi Jambi Budi Setiawan bersama Sekretaris Ikatan Sport Sepeda Indonesia Kabupaten Tebo Haryanto Aqso.(Doc: Ist)

TEBO, MERDEKAPOST - Agenda Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar biasa (Musorkablub) KONI Tebo yang di rencanakan akan di selenggarakan pada tanggal 27 Maret 2024 dibatalkan sepihak oleh pihak panitia penyelenggara.

Hal tersebut diketahui setelah beredarnya surat pemberitahuan tertanggal 26 Maret 2024 yang dibawahnya dibubuhi tandatangan Ketua Karateker KONI Kabupaten Tebo perihal penundaan Musorkablub KONI Kabupaten Tebo.

Dalam surat yang ditujukan kepada Pj.Bupati Tebo tersebut dijelaskan bahwa alasan pihak panitia penyelenggara mengatakan mengingat waktu yang sangat terbatas dan banyak hal yang dipersiapkan.

Akibat dari surat pemberitahuan ini, akhirnya banyak persepsi berkembang yang menganggap panitia terkesan main - main dan tidak serius dalam melaksanakan agenda Musorkablub KONI Tebo yang mana sebelumnya diketahui pihak panitia penyelenggara telah mempersiapkan agenda sejak tanggal 5 Maret 2024 sesuai draft yang telah disusun.

Dilansir dari teboonline.id Media partner Merdekapost, Ketua Karateker KONI Kabupaten Tebo, Pata Hilla,S.E saat dikonfirmasi media ini melalui pesan singkat WhatsApp pada Selasa, 26 Maret 2024 belum bersedia memberikan tanggapannya terkait penundaan Musorkablub ini sehingga terkesan enggan memberikan penjelasan.

Terpisah, Sekretaris Ikatan Sport Sepeda Indonesia Kabupaten Tebo, Haryanto Aqso saat dikonfirmasi media ini melalui pesan singkat WhatsApp mengaku kecewa dengan penundaan pelaksanaan Musorkab KONI Tebo tersebut.

"Sungguh kami sangat kecewa dengan keputusan ini, apalagi alasan yang disampaikan sungguh sangat tidak masuk akal, yaitu terkait persiapan, padahal kami tau bahwa untuk pelaksanaan Musyorkablub itu persiapan secara tehnis tidak terlalu signifikan," cetus Haryanto.

Dikatakan Haryanto, adapun persiapan penyelenggaraan kegiatan Musorkab ini diantaranya yaitu melalui surat undangan dan ini sudah lama dilakukan sejak awal bulan lalu.

Kemudian, lanjut Haryanto, baik  persiapan tempat sudah dilakukan peminjaman di Aula pendopo rumah dinas Bupati Tebo, dan yang terakhir adalah persiapan absen peserta, hanya itu persiapan yang harus dilakukan, karena Musorkablub ini tidak lagi membahas persoalan lain, hanya pemilihan ketua KONI Kabupaten Tebo.

"Kami sudah kroscek diberbagai tempat, bahwa sejak KONI berdiri di Indonesia, baru kali ini ada Musorkablub KONI yang sudah dilakukan persiapan yang Matang tau-tau satu hari sebelum pelaksanaannya (Hari H) tiba-tiba ditunda," kesal Haryanto.

Tentunya hal ini berdampak kepada Marwah Karateker Ketua KONI Tebo itu sendiri yang dianggap tidak profesional dalam menjalankan tugasnya, apalagi kapasitasnya selaku Wakil Ketua KONI Propinsi Jambi dan hal ini sungguh memalukan.(*)

[Editor: Aldie Prasetya | Merdekapost.com | Sumber: Teboonline.id ]

Polda Jambi Ekpos Kasus Kematian Santri di Tebo, Dua Tersangka Ditahan, Ini Fakta Baru yang Ditemukan

Polda Jambi saat ekspos Kasus Kematian Santri dari Ponpes Raudhatul Mujawwidin Rimbo Bujang Tebo yang ditemukan tewas bulan November 2023 lalu. [Doc/Ist]

JAMBI, MERDEKAPOST.COM - Polda Jambi Ekspos perkembangan Kasus kematian Santri di Kabupaten Tebo, Sabtu (23/3/2024).

Dalam ekspos ini ditetapkan dua santri senior berinisial A dan R sebagai tersangka dalam kematian Airul Harahap (13).

Santri dari pondok pesantren Raudhatul Mujawwidin Tebo yang ditemukan tewas bulan November 2023 lalu.

Dalam autopsi awal diketahui korban meninggal karena aliran listrik.

Namun dalam rilis perkara ini ditemukan bukti jika korban meninggal karena adanya tindakan kekerasan oleh senior, dan tidak ada tanda-tanda sengatan listrik di tubuh korban.

Baca juga:

Setelah 4 Bulan Akhirnya Terungkap Hasil Forensik Penyebab Meninggalnya Airul Harahap Santri Ponpes di Tebo Jambi  

Kapolres Tebo I Wayan Arta mengukapkan motif pembuahan ini karena pelaku merasa risih selalu ditagih hutang oleh korban sebesar Rp 10 ribu.

"Pelaku menghabisi korban di bagian atas pondok pesantren karena selalu menagih hutang," ujarnya.

Kasus Pembunuhan Santri

Polda Jambi mengungkapkan telah menahan dua orang tersangka dalam kasus tewasnya Airul Harahap, santri di Tebo.

Awalnya disebut Airul meninggal karena kesetrum, setelah didalami lebih lanjut, remaja tersebut diduga korban pembunuhan.

"Sudah ditetapkan 2 orang sebagai tersangka," ungkap Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jambi, Kombes Pol Andri Ananta Yudistira, Jumat (22/3/2024).

Siapa tersangka kasus tewasnya santri yang mendapatkan perhatian dari Pengacara Hotman Paris Hutapea ini?

Baca Juga: 

Satreskrim Polres Tebo Lakukan Penyelidikan Terhadap Dokter Visum dalam Kasus Kematian Santri Tebo

Berdasarkan keterangan polisi, tersangka merupakan orang dekat korban. Berikut sosoknya:

1. Santri di Ponpes Raudhatu Mujawwidin

Kedua tersangka dan korban sama-sama belajar di Pondok Pesantren Raudhatu Mujawwidin.

Mereka juga sama-sama tinggal di asrama yang berada di lingkungan ponpes.

2. Senior dari Korban

Tersangka adalah kakak tingkat dari Airul Harahap, atau dengan kata lain lebih senior dari korban.

"Tersangka masih di bawah umur," kata Kombes Andri. Kini keduanya ditahan atas kasus tersebut.

3. Terlibat Perkelahian

Informasi yang dihimpun, korban berkelahi dengan tersangka beberapa hari sebelum hari nahas itu.

Diduga tewasnya Airul masih berkaitan dengan perkelahian yang berbuntut panjang tersebut.

Penahanan dan Pemeriksaan

Direskrimum Polda Jambi, Kombes Pol Andri Ananta Yudistira menyebut pihaknya melakukan asistensi tahapan penyidikan.

Pada Kamis (21/3/2024) juga melakukan gelar perkara hingga penetapan tersangka.

Penyidik, ucapnya, sedang melakukan pemeriksaan terhadap dua orang tersangka.

Rekonstruksi bersama dengan jaksa penuntut umum digelar pada Jumat kemarin.

Tujuannya untuk melihat peran dari para santri yang ada di tempat kejadian perkara.

"Sesuai arahan bapak Kapolda dan Bareskrim, perkara ini harus diungkap seterang-terangnya," tutup Andri.

Anggap Pengurus Ponpes Lalai

Misteri tewasnya Airul Harahap mulai terungkap. Kematian santri diduga akibat perbuatan dua seniornya.

Pengacara keluarga korban dari Tim Hotman 911, Orde Prianata, saat dikonfirmasi Tribun Jambi membenarkan pihaknya mendapat informasi 2 tersangka ditahan.

Tim pengacara menduga ada kelalaian yang dilakukan oleh pihak pondok pesantren Raudhatu Mujawwidin Tebo.

Baca Juga:

Terkuak, Ternyata Ini Motif Pembunuhan Santri di Tebo Airul Harahap

Sehingga santri yang seharusnya menjadi ataupun yang berlindung kepada pondok pesantren, tetapi terjadi hal yang di luar kemanusiaan.

Ada dugaan kelalaian yang dilakukan oleh pengurus pondok pesantren.

"Saya mewakili tim Hotman 911 menyayangkan itu. Kalau ada kelalaian di pondok pesantren tersebut, agar pihak berwajib mengusut secepatnya," ujarnya.

Pelakunya bukan orang lain, masih berada di lingkungan pondok pesantren.

"Untuk selanjutnya kita tunggu perkembangan kasus ini," tutupnya.(*)

( Penulis: Aldie Prasetya | Editor: Admin | Merdekapost.com )

Terkuak, Ternyata Ini Motif Pembunuhan Santri di Tebo Airul Harahap

Polisi saat olah TKP pasca tewasnya Airul Harahap santri di Pondok Pesantren Raudhatul Mujawwidin Unit 6 Rimbo Bujang, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi.[Doc | Ist)

Motif Pembunuhan Santri di Tebo

JAMBI, MERDEKAPOST.COM - Airul Harahap (13) salah Seorang santri ponpes RM di Tebo, tewas dibunuh di komplek pondok pesantren.

Tersangka pelaku pembunuhan sebanyak 2 orang, berinisial R dan AB, yang masih kategori di bawah umur.

Keduanya merupakan senior Airul di Pondok Pesantren Raudhatul Mujawwidin, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi.

Seperti yang dilansir tribun, informasinya Polisi telah mengantongi motif pembunuhan terhadap Airul Harahap itu.

Motifnya adalah sakit hati. Kedua tersangka yang merupakan senior Airul itu, merasa Airul membangkang, tak mau mengikuti perintah mereka sebagai senior.

Baca juga:

Setelah 4 Bulan Akhirnya Terungkap Hasil Forensik Penyebab Meninggalnya Airul Harahap Santri Ponpes di Tebo Jambi  

Hingga pada 14 November 2023 sore, pelaku mendatangi Airul yang sedang berada di lantai 3 asrama.

Mereka menghajar korban yang masih berusia 13 tahun itu menggunakan kayu, termasuk kepala.

Tak hanya sekali, tindakan itu mereka lakukan berkali-kali, yang membuat tulang rusuk korban patah.

Perbuatan mereka membuat Airul Harahap ambruk dan meninggal di tempat.

Korban kemudian berusaha menutup jejak pembunuhan itu dengan menyentrumnya, agar terlihat seperti meninggal karena sengatan listrik.

Setelah peristiwa itu, pelaku melapor ke pihak pondok pesantren, menyebut menemukan korban tergeletak.

Korban dibawa ke klinik di Tebo. Pihak klinik keluarkan surat keterangan bahwa Airul Harahap meninggal kesetrum.

Kasus ini semakin viral setelah orangtua korban menemui pengacara kondang Hotman Paris Hutapea di Jakarta, pada Sabtu (16/3/2024). [Doc | Ist)
Kedua tersangka sudah diamankan polisi, dan kini masih terus menjalani pemeriksaan lanjutan.

Direktur Reserse Kriminal Umum Kombes Pol Andri Ananta Yudistira mengatakan, kasus ini mendapat atensi dari Kapolda Jambi dan Bareskrim Polri.

"Kasus ini akan diungkap seterang-terangnya," kata dia.

Sementara pengacara korban dari Tim Hotman 911, Orde Prianata, mengucapkan terimakasih pada penyidik dan jajarannya yang mengungkap tersangka.

Tim pengacara menyebut pada kasus ini, ada juga dugaan kelalaian yang dilakukan pihak pondok pesantren Raudhatu Mujawwidin Tebo.

Sehingga santri yang seharusnya berlindung kepada pondok pesantren, justru menjadi korban.

Ada dugaan kelalaian yang dilakukan oleh pengurus pondok pesantren yang membuat hal tersebut bisa terjadi, dan kasusnya pun lama mengendap.

"Saya mewakili tim Hotman 911 menyayangkannya. Kalau ada kelalaian di pondok pesantren, pihak berwajib mengusut secepatnya," ujarnya.

Kasus ini sejak awal sudah mendapat perhatian publik, dan meminta polisi mengusut tuntas, sebab kematiannya sangat janggal.

Namun terkesan perkembangan kasus jalan di tempat selama beberapa bulan.

Belakangan ini semakin viral setelah orangtua korban menemui pengacara kondang Hotman Paris Hutapea di Jakarta, pada Sabtu (16/3/2024).

Usai viral disorot Hotman Paris melalui intagramnya, Polres Tebo esok harinya menggelar konferensi pers terkait kasus itu.

Sejak itu, Kapolres Tebo AKBP I Wayan Arta Ariawan dan jajarannya terus lakukan pendalaman.

Ayah korban, Salim Harahap, mengaku pertemuannya dengan Hotman merupakan upaya keluarga untuk mencari keadilan.

[ Penulis: Aldie Prasetya | Editor: Admin | Merdekapost.com ]

Setelah 4 Bulan Akhirnya Terungkap Hasil Forensik Penyebab Meninggalnya Airul Harahap Santri Ponpes di Tebo Jambi

FOTO: Ponpes Raudhatul Muzawwidin di Rimbo Bujang, Tebo. (Doc | Istimewa)

JAMBI - Setelah 4 bulan melakukan penyelidikan, akhirnya jajaran Ditreskrimum Polda Jambi berhasil mengungkap misteri kematian seorang santri Pondok Pesantren (ponpes) Raudhatul Mujawwidin, Rimbo Bujang, Kabupaten Tebo, Jambi atas nama Ainul Harahap (13).

Dua orang yang diduga melakukan pembunuhan pada 14 November 2023 lalu akhirnya tertangkap. Ironisnya, mereka adalah merupakan kakak kelas korban.

"Dari hasil proses penyelidikan dari tanggal 17 hingga dua orang anak yang berkonflik dengan hukum dijadikan tersangka," ungkap Dirreskrimum Polda Jambi Kombes Pol Andri Ananta Yudistira, Sabtu (23/3/2024).

Kedua pelaku, katanya, berinisial A (15) Warga Kuamang Kuning, Kabupaten Bungo, dan R (14) Warga Betung Bedarah Barat, Kecamatan Tebo Ilir, Kabupaten Tebo.

Kedua Orang tua korban memperlihatkan foto-foto anaknya Airul yang diduga menjadi korban penganiayaan seniornya di Ponpes RM Rimbo Bujang, Tebo, Jambi. [Doc./Istimewa]

Diakuinya, untuk mengungkap kasus anak dibawah umur tersebut pihaknya tidak ingin sembrono dan memilih cara kehati-hatian.

Bahkan, pihaknya harus memeriksa puluhan saksi. "Ada 54 saksi, terdiri dari rekan korban, adik dan kakak kelas korban, pihak ponpes dan saksi dari dokter yang mengeluarkan surat kematian, baik yang di klinik, RSUD maupun dari Rumah Sakit Bhayangkara," imbuhnya.

Keterangan Forensik

dr Erni Situmorang yang melakukan autopsi jenazah Airul Harahap (13) santri yang meregang nyawa di pondok pesantren Raudhatu Mujawwidin Tebo mengungkapkan kematian santri tersebut di sebabkan oleh patahnya tulang tengkorak yang menyebabkan pendarahan.

"Tidak ada ditemukan trauma senjata tajam atau aliran listrik di tubuh korban," Ujarnya Sabtu (23/3/2024).

Selain itu Erni juga menemukan beberapa luka leban dari pukulan yang menyebabkan beberapa tulang patah di beberapa bagian tubuh korban.

Berdasarkan hasil autopsi ditemukan luka memar di atas bagian mata kiri, Selian itu terdapat resapan darah di tengkorak pelipis kanan, hingga batang tengkorak bagian kanan.

Tulang tengkorak korban juga didapatkan tetapkan hingga gigi bagian bawah goyang.

Sementara itu, tulang bahu bagian kanan dan kiri korban juga patah, serta beberapa tulang rusuk juga ditemukan dalam keadaan patah.

Hal ini senada dengan apa yang di paparkan Direskrimum Polda Jambi Kombes Pol Andri Ananta Yudistira saat Rilis Update Kasus Santri Tebo di Lantai 3 Gedung SPKT Polda Jambi.

 Awal Mula Kasus Hingga Orang tua Korban Lapor ke Hotman Paris

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Airul Harahap meninggal pada Selasa (14/11/2023) antara pukul 17.42 WIB hingga 17.56 WIB di lantai tiga asrama An-Nawawi Ponpes Raudhatul Mujawwidin.

Kasus ini sejak awal sudah mendapat perhatian publik, dan meminta polisi mengusut tuntas, sebab kematiannya sangat janggal.

Namun terkesan perkembangan kasus jalan di tempat selama beberapa bulan.

Kasus ini Semakin viral setelah orangtua korban menemui pengacara kondang Hotman Paris Hutapea di Jakarta dan melaporkan kasus yang menimpa putranya.[Doc/Istimewa]

Belakangan ini semakin viral setelah orangtua korban menemui pengacara kondang Hotman Paris Hutapea di Jakarta, pada Sabtu (16/3/2024) lalu.

Usai viral disorot Hotman Paris melalui intagramnya, Polres Tebo esok harinya menggelar konferensi pers terkait kasus itu.

Sejak itu, Kapolres Tebo AKBP I Wayan Arta Ariawan dan jajarannya terus melakukan pendalaman.

Ayah korban, Salim Harahap, mengaku pertemuannya dengan Hotman merupakan upaya keluarga untuk mencari keadilan.

"Semuanya dilakukan untuk mencari keadilan, sudah jalan lima bulan kasus kematian anak saya tapi sampai sekarang belum ada perkembangan," kata Salim.

Saat ini kasus tersebut semakin berkembang. Polisi tak hanya mengusut kematian Airul, tetapi juga mengusut semua pihak yang diduga terlibat.

Diduga ada tindakan membuat keterangan palsu melibatkan dokter di klinik. dan kini dokter di klinik yang mengeluarkan surat kematian Airul juga sedang diproses pihak terkait.

( Editor: Admin | Aldie Prasetya | Merdekapost.com )

Ini Daftar nama 35 Caleg DPRD Tebo Terpilih Hasil Pemilu Legislatif 2024

Berikut Ini Daftar nama 35 Caleg DPRD Tebo terpilih periode 2024-2029 hasil Pemilu Legislatif 2024:

1. Eni Mawarti 3.518 suara (Golkar).

2. Darul Kutni 3.433 suara (PKB).

3. H Pahri 2.715 suara (PDIP).

4. Karno 4.338 suara (Gerindra).

5. Yuzep Herman 2.181 suara (PAN).

6. Husni Fahri 3.018 suara (Nasdem).

7. Edi Hartono 2.199 suara (PKS).

8. Radi Hartono 2.706 suara (Golkar).

9. Pahlepi 2.144 suara (Demokrat).

10. Feri Ariyanto 2.736 suara (Golkar).

11. Tibrani 2.328 suara (PKB).

12. Sulman Elfarsy 1.590 suara (PPP).

13. Ihsanuddin 2.657 suara (PDIP).

14. Syamsuri 1.653 suara (PAN).

15. Fahruddin Alroji 1.928 suara (Demokrat).

16. Saipul Anwar 3.467 suara (Nasdem).

17. Liga Marisa 2.683 suara (Golkar).

18. Khalis Mustiko 8.487 suara (Golkar).

19. Dimas Cahya Kusuma 3.676 suara (PDIP).

20. Ahmad Ankam 4.246 suara (Golkar).

21. Imam Syafi'i 3.469 suara (PKB).

22. Khairul 1.378 suara (Gerindra).

23. Sunoto 2.440 suara (PDIP).

24. H Ngatiran 4.141 suara (Golkar).

25. Siswanto 2.041 suara (PKS).

26. Dewi Ulfa Uluwiyah 3.198 suara (Demokrat)

27. Efridarti 1.179 suara (PAN).

28. Sabki 2.907 suara (Golkar).

29. Ahmad Paisol 2.425 suara (Demokrat).

30. Suyadi 3.499 suara (PAN).

31. Aivandri AB 2.988 suara (PDIP).

32. Mursalin 1.954 suara (Nasdem).

33. Sahendra 3.337 suara (PKB).

34. Pajri 3.012 suara (PKS).

35. Ateng Jaelani 1.494 suara (Gerindra).

____________________________________________________________________ Editor: Aldie Prasetya | Merdekapost.com )


Saniatul Lativa Pejuang Aspirasi Masyarakat Jambi di Senayan

JAMBI | MERDEKAPOST.COM - Dr. Hj. Saniatul Lativa, S.E., M.M, merupakan salah satu kader unggulan Partai Golkar Jambi yang duduk di senayan Jakarta. Dirinya juga merupakan sosok pejuang perempuan inspiratif, pejuang kesehatan dan pejuang aspirasi masyarakat daerah pemilihan Provinsi Jambi.

Sepak terjangnya di dunia politik tidak main-main membuatnya dipercaya oleh masyarakat Jambi untuk duduk di DPR RI selama dua periode, mulai dari 2014 –2019 dan 2019–2024, serta menjadi satu-satunya perempuan yang menjadi anggota DPR RI mewakili wilayah Jambi.

Selama duduk di senayan dua periode, Saniatul Lativa berperan aktif, mendorong peningkatan kualitas pelayanan kesehatan. Salah satunya dengan mendorong pengesahan UU Kesehatan di tahun 2023. Ia juga telah banyak membawa berbagai program pro rakyat, terutama untuk Jambi.

Sanitul Lativa memulai karirnya, mulai dari menjadi seorang Bidan pada tahun 2011-2013 di RSUD Sultan Thaha Saifuddin. Kemudian lanjut menjadi Ketua TP PKK dua periode, dan di tahun 2011-2016 serta 2017-2022.

Anggota Partai Golkar Jambi tersebut juga terlibat aktif di berbagai organisasi, salah satunya sebagai pimpinan Muslimat NU cabang Kabupaten Tebo Tahun 2010 - 2015.

Program untuk Masyarakat Jambi yang Terealisasikan 

Berbagai program dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat turut diperjuangkan oleh Sanitul Lativa. Mulai dari tahun 2014-2023 Saniatul Lativa, sukses membawa program-program pro rakyat ke Jambi, diantaranya : Di tahun 2016, ia memberikan bantuan pembangunan Gardu Induk PLN 30 Megawatt senilai Rp. 175 miliar.

Dua tahun berselang, Sanitul Lativa kembali memberikan UPO, bantuan sapi dan kambing serta ratusan alsintan seperti pompa air maupun traktor roda 2 dan 4 serta Embung senilai Rp. 540 Juta. 25 unit Bantuan Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) senilai Rp 12 miliar dikucurkan untuk Provinsi Jambi.

Kemudian melalui program bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah sebanyak 6.000 rumah warga di Jambi yang berada di bawah garis kemiskinan sukses direnovasi.

Lewat Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) senilai Rp. 33,5 miliar 175 kelompok tani di Provinsi Jambi  turut terbantu.

Saniatul Lativa juga memberikan program  bantuan BUMDes senilai 2,5 miliar yang dibangun pada 50 BUMDes yang tersebar di seluruh wilayah Jambi

Melalui program-program tersebut merupakan komitmen Saniatul Lativa dalam menjaga amanah dan kepercayaan masyarakat Jambi.

Kini, bersama doa restu dan dukungan dari seluruh masyarakat Jambi, Sanitul Lativa bertekad untuk terus memberikan manfaat dan melanjutkan pengabdiannya. Membawa dan memperjuangkan aspirasi masyarakat daerah pemilihan Jambi untuk duduk kembali sebagai anggota DPR RI 2024-2029. (HZA)

Wow, Vaksinasi Covid-19 Berhadiah Kambing dan Sapi

Polsek Tebo Ulu beserta Forkompimcam menggelar vaksinasi Covid-19 berhadiah sapi 

MERDEKAPOST.COM | MUARATEBO - Polsek Tebo Ulu beserta Forkompimcam menggelar vaksinasi Covid-19 berhadiah sapi bagi yang beruntung pada undian pertama. kegiatan Vaksinasi digelar di Kantor Camat Tebo Ulu, Senin lalu.

Kapolsek Tebo Ulu Iptu Fernando Gultom saat dikonfirmasi mengatakan, untuk ikut dalam giat vaksin Covid-19 berhadiah adalah hanya dengan mengumpulkan foto copy kartu vaksin dosis 2 yang selanjutnya disesuaikan pada Aplikasi PeduliLindungi.

Lanjut kata Iptu Fernando Gultom Hadiah Vaksin tersebut berupa Hadiah utama satu ekor Sapi Betina, hadiah kedua Sepasang Kambing, hadiah ketiga satu ekor Kambing Jantan, hadiah keempat satu ekor Kambing betina dan Hadiah kelima 1 ekor Kambing betina serta Hadih Hiburan 50 karpet Telur Ayam.

"Sebagai pemenang hadiah pertama yaitu 1 ekor Sapi betina yg didapatkan oleh Ibu Nurhamidah yang merupakan warga Desa Ulak Banjir Rambahan," kata Iptu Fernando Gultom.

Kegiatan diselenggarakan oleh Polsek Tebo Ulu bersama Forkopimcam Tebo Ulu untuk menarik perhatian masyarakat Tebo Ulu mengikuti vaksinasi.

Lanjut kata Iptu Fernando Gultom Kegiatan tersebut disambut baik warga Kecamatan Tebo Ulu dengan hasil pencapaian vaksin keseluruhan hingga mencapai 78 persen.

Kemudian ia menambahkan Kegiatan tersebut berjalan Aman dan Kondusif serta menerapkan protokol kesehatan Covid-19.(adz/tribunnews)

Kunjungi Tebo, Gubernur Al Haris Lakukan Koordinasi Aktif Dengan Tim Satgas Covid Tebo

 

Kunjungan Kerja Gubernur A Haris di Kabupaten Tebo

Merdekapost.com - Gubernur Jambi Dr.Al &Haris, S.Sos,M.H., melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Tebo. Dalam kunjungan kerjanya ini Gubernur melakukan koordinasi aktif dengan tim Satuan Tugas Covid Kabupaten Tebo. Hadir pada kesempatan tersebut Bupati Tebo Sukandar, dan Tim Gugus Tugas Covid -19 di Kantor Bupati Tebo. Kamis (5/8/21)

Disampaikan Gubernur bahwa saat ini permasalahan covid adalah masalah bersama yang penyelesaiannyapun harus dilakukan bersama.  

“Kita hadir di Kabupaten Tebo ini, kita ingin ada koordinasi yang aktif bersama tim satgas covid -19 di Tebo. Karena covid -19 ini adalah permasalahan nasional dan Jambi juga sama, maka itu kita hadir di Kabupaten Tebo kita berdiskusi, dengan pemerintah Kabupaten Tebo ini. Kita perlu mengetahui apa yang menjadi kelemahan dan kita koordinasikan dengan kabupaten Tebo, khususnya tim gugus tugas covid 19” ungkap Gubernur.

Dalam kesempatan ini juga Gubernur memberikan bantuan kepada pemerintah Kabupaten Tebo  dari sektor Kelautan dan Perikanan yaitu; pertama, 1 (satu) paket peralatan pengolahan dalam rangka pemberdayaan ekonomi untuk masyarakat senilai Rp. 24.922.768, untuk UPI Berkah Bersama.

kedua, peningkatan konsumsi ikan berupa ikan segar sebanyak 100 kg untuk pondok pesantren/ panti asuhan, ketiga, bantuan benih ikan untuk restoking ikan betok, gurame, dan tembakang sebanyak 16.250 ekor. Selain itu Gubernur juga memberikan bantuan pengembangan perbibitan dan produksi ternak untuk kabupaten Tebo, Ayam 200 ekor, sapi  80 ekor, dan kambing 800 ekor. (064)

Astaga, Setubuhi 2 Putri Kandungnya, Seorang Ayah di Tebo Ditangkap

Ilustrasi disetubuhi. (Ist)

MERDEKAPOST.COM – Seorang ayah di Kabupaten Tebo, insial JS (39), tega merudapaksa anak kandungnya sendiri. Bahkan, dua putrinya menjadi korban ayah bejat ini.

Dilansir laman Sidakpost.id (media partner Jambiseru.com), pelaku JS sudah lama memperkosa dua putrinya itu. Aksi bejat pelaku dilakukannya saat sang istri sedang tidur dan saat tak berada di rumah.

BACAAN LAINNYA:

RSUD MH Thalib Diusulkan Sebagai Rumah Sakit Rujukan Covid Provinsi Jambi

Perbaikan Jalan Pungut-Renah Pemetik Menuai Apresiasi dari Warga, "Terimakasih Pak Dewan, Bupati dan Dinas PUPR Kerinci"

Kasat Reskrim Polres Tebo, AKP Mahara Tua Seregar melalui KBO Ipda Sri Yanto menjelaskan, JS mengakui sudah lama mnyetubuhi kedua putrinya itu. Semua itu dilakukan karena tak bisa mengontrol nafsu birahi terhadap kedua anak putrinya itu.

“Pelaku juga mengancam putrinya bila tidak melayani nafsu birahinya maka ia akan kabur dari rumah. Kedua putrinya itu inisial SR (20) dan RA (16),”ujar KBO.

Dikatakan, pelaku berhasil diamankan berkat laporan dari anak kandung dari pelaku sendiri dengan LP/B/53/ VIII/2021/ SPKT/ POLRES TEBO/POLDA JAMBI.

Baca Juga:

Gelapkan Mobil, Pria Asal Manjuto Lempur Ditangkap Polisi

“Kedua korban mengakui kalau ayahnya berulang kali menyetubuhi. Bahkan SR mengakui telah disetubuhi sejak kelas 1 SMP hingga ia menikah,” ujarnya.

Pelaku dijerat Pasal 81 ayat 1,2,3 Jo pasal 76 D dan Pasal 72 ayat 1 dan 2 UU RI Nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti undang – undang Nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang-undang RI Nomor 23 tahun 2002, tentang perlindungan anak menjadi Undang-undang. (red) 

Sumber: Sidakpost.id

Kasus Korupsi LPJU Kabupaten Tebo, SZ Dituntut 4,6 Tahun Penjara

  • Saefudin Zuhri, terdakwa kasus dugaan tindak pidana korupsi Mark Up pengadaan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) dengan menggunakan Dana APBDes Desa-desa di Kabupaten Tebo Tahun Anggaran 2017, hadirkan saksi ahli meringankan ke persidangan, Kamis (25/3/2021).  

MERDEKAPOST.COM, JAMBI - Saefudin Zuhri dituntut bersalah oleh Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Tebo dalam kasus korupsi pengadaan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) dengan menggunakan Dana APBDes Desa-desa di Kabupaten Tebo Tahun Anggaran 2017. 

Saefudin Zuhri dituntut dengan pidana penjara selama 4 tahun dan 6 bulan. Serta denda senilai 100 juta rupiah, subsider tiga bulan kurungan. 

Menurut JPU Kejari Tebo, Saefudin Ia dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah. Sebagaimana dalam dakwaan subsider melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama. 

Seperti diatur dalam dakwaan sebelumnya yakni melanggar pasal 3 Junto Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. 

Baca Juga: Mahasisiswi Cantik ini Layangkan Kritik Pedas untuk Bupati Kerinci, "Pak Bupati, Maaf Bapak Saya Kritik!"

Sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang-Undang RI nomor 20 tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Junto pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. 

"Membayar uang pengganti sebesar 783 juta rupiah. jika terpidana tidak membayar uang pengganti paling lama dalam waktu satu bulan sesudah putusan pengadilan memperoleh kekuatan hukum tetap, maka harta bendanya dapat disita oleh jaksa dan dilelang untuk menutup uang pengganti tersebut," ucap JPU saat membacakan tuntutan Selasa (6/4/2021). 

Baca Juga: Walikota Sungai Penuh di Demo Lagi, Ini Tuntutan Para Pendemo

Dalam hal terpidana tidak mempunyai harta benda yang mencukupi maka dipidana penjara selama 2 tahun dan 3 bulan. Tuntutan jaksa penuntut Kejari Tebo dibacakan dalam persidangan yang dipimpin oleh Hakin Yandri Roni selaku ketua majelis hakim. 

Saefudin Zuhri merupakan satu dari tiga terdakwa kasus korupsi pengadaan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) dengan menggunakan Dana APBDes Desa-desa di Kabupaten Tebo Tahun Anggaran 2017. 

Dua terdakwa lainnya yakni, Sudadi dan Cahyono Heri Prasetyo yang proses hukumnya dilakukan dalam berkas perkara terpisah. Proses persidangan dipimpin oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Tipikor Jambi yang diketuai Hakim Erika Sari Emsah Ginting. 

Dalam perkara ini, nilai kerugian negara  mencapai 1,6 miliar lebih berdasarkan hasil perhitungan audit kerugian negara yang dilakukan oleh BPKP Perwakilan Provinsi Jambi. (red)

Bukan Hanya Pelaku, Penadah Emas Hasil PETI di Tebo Juga Ditangkap Polisi

Polisi berhasil mengamankan penadah emas hasil PETI dan Barang bukti. (adz/pri)

Merdekapost.com | Tebo, Jambi – Tidak hanya pelaku Penambang Emas Tanpa Izin (PETI) atau Dompeng yang dilakukan penindakan, penadah penjualan Emas hasil PETI pun menjadi sasaran sebagai upaya serius pemberantasan PETI di Kabupaten Tebo oleh pihak Polres Tebo.

Beberapa waktu yang lalu, diamankan salah seorang penampung atau penadah dari hasil aktivitas PETI tersebut. Dimana kali ini Polsek Tebo Tengah dibawah pimpinan Iptu Moh Hasyim Asy'ari, SH berhasil ungkap kasus illegal mining, pada Kamis (14/01/2021).

Dalam penangkapan ini, petugas berhasil mengamankan 2 pelaku yaitu, Mulyadi (31), warga Sungai Keruh KecamatanTebo Tengah dan H. Edwardi (60) pemilik toko Citra Silver, warga kelurahan Pluit Kec. Penjaringan, Kota Jakarta Utara Provinsi DKI Jakarta.

Baca Juga : Polisi Tangkap Pelaku Dompeng (PETI) di Tebo Ilir

Kapolres Tebo, AKBP Gunawan Trilaksono melalui Kapolsek Tebo Tengah IPTU Moh Hasyim Asy'ari, S.H mengatakan, penangkapan ini berdasarkan penyelidikan petugas. Dimana informasi menjurus bahwa toko Citra Silver kerap melakukan perbuatan illegal mining atau jual beli mineral emas yang tidak berasal dari pemegang IUP, IUPK, IPR dan SIPB.

Kemudian, petugas melakukan pengintaian dan penangkapan serta penggeledahan terhadap Mulyadi yang pada saat itu hendak menyetor 1 buah pentolan emas ke toko Citra Silver. Saat dilakukan pengembangan, dalam toko tersebut petugas menemukan butiran-butiran emas dan alat-alat pengolahan emas.

Polisi saat mengamankan pelaku dompeng (PETI) di Tebo Ilir Kabupaten Tebo. (adz/pri)

"Iya kami berhasil mengamankan pelaku dan melakukan penggeledahan. Setelah dilakukan pengembangan kami menemukan barang bukti lainnya," beber Kapolsek saat dikonfirmasi.

Selain itu, Kapolsek juga membeberkan barang bukti yang berhasil diamankan diantaranya 1(satu) pentol emas seberat 32.15 gram, 1 (satu) butir emas seberat 2, 94 gram, 1(satu) butir emas seberat 1,08 gram, 1 (satu) butir emas seberat 0,67 gram, 1 (satu) butir emas aeberay 0,84 emas, 0,57 gram, 0,30 gram, dan 0,42 gram emas dengan total emas 39.79 gram serta uang Rp. 25 juta rupiah.

Disamping itu petugas juga menyita 1 buku tabungan, 1 unit HP merek Nokia, 1 unit mobil jenis Honda CRV warna Silver, satu STNK, satu Kompresor Merk Mustang, satu timbangan CHQ, satu tabung pompa angin berisi bensin merk Refrigerant dan satu kardus berisi mangkol bekas bakar emas.

"Saat ini pelaku sudah diamankan di mako Polsek untuk proses penyelidikan lebih lanjut dan nantinya kita akan jerat pelaku sesuai UU dan Hukum yang berlaku," tutup Kapolsek.(ald)

Sumber: teboonline.id Media Partner Merdekapost.com

Polisi Tangkap Pelaku Dompeng (PETI) di Tebo Ilir

Polisi amankan pelaku penambang ilegal (PETI) di Tebo Ilir. (pri)
Merdekapost.com | Tebo, Jambi – Polres Tebo terus gencar melakukan penindakan terhadap kegiatan Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) atau Dompeng yang beroperasi di wilayah hukum Polres Tebo.

Baru-baru ini, Unit tindak pidana tertentu (Tipidter) Satreskrim Polres Tebo melakukan penggrebekan terhadap aktivitas penambang emas tanpa izin (PETI) di areal perkebunan kelapa sawit yang berada di Dusun Tambak Sari Desa Sungai Aro Kec.Tebo Ilir, Kab.Tebo, Jambi.

Dari hasil penggrebekan, polisi berhasil menangkap satu orang pelaku bernama Sardi Bin Wahidi (52) Desa Bambang Koluro Kec. Cruwok Pati Kab. Pati Prov. Jawa Tengah.

Selain pelaku, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa 1 unit Mesin Dompeng Merk Lee, 1 buah Roda Gendang , 1 buah Keong 4, 9 lembar Karpet warna Hitam, 2 lembar Karpet warna Hijau, 2 buah Dulang warna Hitam, 1 buah Ember warna Hitam, 3 buah Galon, 3 buah Paralon, 1 buah Spiral, 1 buah selang, 3 buah Panbel, 3 buah Cangkul, 1 buah Kapak, 1 bilah parang, 1 buah pentol emas diperkirakan dengan berat 2 (dua) gram.

Kronologi penangkapan pelaku berawal dari laporan masyarakat ada aktivitas PETI di wilayahnya. Berdasarkan informasi tersebut, Kapolsek Tebo Ilir IPTU FERNANDO GULTOM,S.H langsung melakukan pengecekan. Sekira pukul 16.30 Wib Tim dari Polsek Tebo ilir sampai di lokasi dan didapati 1(satu) unit rakit Dompeng sedang bekerja menambang emas tanpa ijin.

Selanjutnya, Tim langsung melakukan penindakan dan berhasil mengamankan 1 dari 7 orang pelaku yang sedang melakukan aktivitas Penambangan emas tanpa ijin dengan menggunakan 1 (satu) Unit Rakit Dompeng dan selanjutnya dilaksanakan proses penyelidikan lebih lanjut. Sementara, pelaku yang berhasil kabur identitasnya sudah dikantongi pihak kepolisian.

Kapolres Tebo AKBP Gunawan Trilaksono melalui Kasat Reskrim AKP Mahara Tua Siregar,S.I.K saat dikonfirmasi membenarkan telah melakukan penangkapan terhadap pelaku PETI. 

"Kita berhasil mengamankan satu orang pelaku dilokasi kejadian. Sejumlah pelaku lainnya berhasil kabur," kata Kasat.

Kasat juga mengatakan bahwa pihaknya saat ini masih tetap melakukan pengembangan dan akan melakukan pengejaran terhadap para pelaku lainnya. Dan saat ini, kedua pelaku dan sejumlah BB langsung dibawa ke Polres Tebo untuk diproses lebih lanjut.(hza/pri)

3 Kantor Dinas di Tebo Tutup Gara-gara Covid-19 Meningkat Drastis

Sekda Tebo Arhadi. (Ist)

Merdekapost.com | Sungai Penuh – Meledaknya pendemi Covid-19 di Kabupaten Tebo, ternyata mulai berimbas terhadap jalannya roda pemerintahan Kabupaten Tebo. Sebanyak 3 kantor di Tebo Tutup, gara-gara korona. Kejadian ini terjadi, lantaran ada pegawainya yang dinyatakan reaktif berdasarkan uji swab.

Sekda Tebo, Teguh Arhadi saat dikonfirmasi Minggu (6/12) membenarkan hal tersebut.

“Bukan diliburkan, tapi seluruh stafnya melakukan Work From Home (WFH) demi memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 di lingkungan Pemkab Tebo,” terang Sekda melalui telepon selulernya.

Teguh menjelaskan ketiga OPD yang terpaksa melakukan WFH karena ada stafnya yang terpapar Covid-19 yaitu Dinas Kesehatan dan KB Kabupaten Tebo, Bappeda dan Litbang Kabupaten Tebo.

“Untuk Sekretariat Daerah (Setda) Tebo mulai besok senin (7/12) juga melakukan WFH karena ada salah seorang staf bagian umum Setda Tebo yang Terpapar Covid-19, untuk memutuskan mata rantainya kita mengambil tindakan tegas melakukan WFH selama tiga hari kedepan untuk kepentingan tracking siapa saja yang kontak erat dengan yang bersangkutan,”tutup Sekda. 

Perlu diketahui Jumat kemarin (04/12) penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 hanya 4 orang, namun dihari Sabtu (05/12) mengalami ledakan sebanyak 18 orang. (adz)

Waduh, Jelang hari H, Enam Petugas KPPS KPU Tebo Positif Covid-19, Ini Identitasnya

Ilustrasi saat rapid test penyelenggara. (ist) 

MUARATEBO, MERDEKAPOST.COM - Mendekati 10 hari menjelang Pilkada serentak di Provinsi Jambi, enam anggota KPPS KPU Tebo positif Covid-19, Senin (30/11/2020).

Dari keenam orang anggota KPPS yang dinyatakan positif Covid-19, berdasarkan hasil dari rapid test massal yang diselenggarakan KPU Tebo pada beberapa waktu yang lalu.

Bidang Kesehatan Satgas Covid-19 Tebo, dr Riana menyampakan informasi tersebut melalui group media center Covid-19 Tebo.

Keenam orang tersebut yakni, PA (30), laki laki, warga Desa Teriti, Kecamatan Sumay, Kabupaten Tebo.

SH (21) laki laki, warga Desa Aburan Batang Tebo, Kecamatan Tebo Tengah, Kabupaten Tebo.

M (22) perempuan, warga Desa Bedaro Rampak, Kecamatan Tebo Tengah, Kabupaten Tebo.

WM (21) perempuan, warga Desa Teluk Langkap, Kecamatan Sumay, Kabupaten Tebo.

IO (26) perempuan, Bukit Harapan, Desa Tuo Sumay, Kecamatan Sumay, Kabupaten Tebo.

dan A (43) laki laki, warga Tanjung Sari, Sungai Bengkal, Kabupaten Tebo

Dia mengimbau, atas terkonfirmasinya pasien tersebut menjadi kewaspadaan ketika pelaksanaan Pemungutan Suara di TPS.

"Dikhawatirkan akan menimbulkan klaster-kluster baru penyebaran wabah Covid-19. Justru dari itu, perlu adanya antisipasi untuk mengatasi hal tersebut," katanya.

Menurutnya, simulasi pemilihan dengan realita pemilihan dilapangan sudah jelas berbeda suasananya. Sehingga sangat penting untuk mengantisipasi hal tersebut, guna mencegah penyebaran wabah pandemi Covid-19 saat ini.

"Informasi terbaru terjadi penjemputan tadi malam di Kecamatan Tebo Tengah, informasinya konfirmasi positif, data masih kita tunggu,” jelas Riana di group media center Covid-19, Senin (30/11/2020).

Sementara dr. Oktavieni, Dirut RSUD STS Tebo menyampaikan untuk pasien terkonfirmasi positif yang dijemput oleh satgas Covid-19 pada Minggu (29/11/2020) malam sudah di isolasi di RSUD STS Tebo.

"Pasien yang di jemput tadi malam saat ini sudah di isolasi di ruang isolasi covid19 RSUD STS Tebo," jelas Oktavienni.

Sumber: Tribuntebo.com | Penulis : Ari Anggara | Merdekapost.com

Pasien Positif Covid-19 di Tebo Meninggal Dunia

MERDEKAPOST.COM - Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang dirawat di ruang isolasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Taha Saefudin (STS) Tebo meninggal dunia pagi Jumat (21/8).

Meninggalnya pasien tersebut dibenarkan oleh Gugus Tugas Penangangan Covid-19, Dr Riana Elizabeth, Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kabupaten Tebo.

“Benar Ny. S (21) warga Muara Kilis Kecamatan Tengah Ilir, Kabupaten Tebo – Jambi, meninggal dunia pagi ini di ruang isolasi Covid RSUD STS Tebo dan sudah dimakamkan menggunakan protokoler Covid,”tutur Riana kepada Jambiseru.com (media partner Merdekapost.com).

Perlu diketahui bahwa sebelumnya S yang tengah hamil 6 bulan memiliki perjalanan dari Palembang. Pasien positif corona diduga telah menularkan virus tersebut ke salah satu petugas kesehatan dan Ibu mertuanya.

Antoni Faksi Kabid Penanggulangan Bencana BPBD Tebo mengatakan bahwa proses pemakaman pasien terkonfirmasi positif Covid-19 sudah selesai dilakukan.

“Alhamdulillah proses pemakaman sudah selesai dilaksanakan, terimakasih atas kerjasama warga setempat, aparat kepolisian, TNI dan Satpol PP yang sudah membantu prosesi pemakamannya, tadi yang gali lobang wargalah, tapi untuk proses pemakaman dilanjutkan oleh petugas kita sesuai Protokoler Covid-19,”tutup Antoni Faksi. (red)

Muscab Kedua IKA-PMII Tebo, Ahmad Abrar Terpilih Secara Aklamasi

Ketum IKA-PMII Tebo terpilih Ahmad Abrar (doc/ist)
MERDEKAPOST.COM - Musyawarah Cabang kedua Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA-PMII) Kabupaten Tebo berjalan sukses. Pada kegiatan Muscab itu, Ahmad Abrar, S.Pd.I M.Pd.I terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum IKA PMII Tebo.

Ahmad Abrar, S.Pd.I M.Pd.I mengucapkan terimakasih kepada seluruh alumni yang telah mempercayai dirinya untuk meneruskan estafet kepemimpinan sahabat Dr. H. Jamrizal, M.Pd, dan meyakinkan dimasa kepengurusannya nanti dapat membawa organisasi tersebut menjadi lebih baik.

“Terimakasih saya ucapkan kepada seluruh alumni PMII Tebo telah memberikan amanah untuk memimpin IKA PMII Tebo, saya yakin dengan solidnya kepengurusan nanti dapat membawa organisasi menjadi lebih baik, untuk itu do’a dari sahabat sahabati sangat kami harapkan,” ucapnya, Minggu (26/7/2020).

Menurut Abrar menyatakan bahwa dalam masa kepengurusannya nanti pihaknya akan menjalankan visi misi yang mengoptimalkan pengabdian dengan ilmu dan bhakti yang diberikan.

“Dimasa kepengurusan ini, kami akan menjalankan visi misi keislaman dan keindonesiaan yang memberikan ilmu dan bhakti, serta memfokuskan pendistribusian kader dan menjadikan kader PMII yang intelektual, profesional, sehingga dapat bermanfaat bagi orang lain. Untuk itu melalui IKA PMII ini kita dapat menjalin silaturrahim serta bergerak selalu dalam kontribusi pembangunan Tebo kedepan,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Tebo, Drs. Teguh Arhadi, MM, mengatakan bahwa pemerintah kabupaten Tebo senantiasa mendukung penuh atas segala kegiatan- kegiatan IKA PMII, dan mengingatkan agar selalu berkontribusi penuh dalam pembangunan kabupaten Tebo.

“Melalui wadah IKA PMII ini hendaknya selalu berkontribusi penuh dalam pembangunan Tebo, kami dari pemerintah senantiasa mendukung penuh atas segala inisiasi kegiatan kegiatan dari IKA PMII,” pungkasnya. (red)



Berita Terpopuler


Copyright © MERDEKAPOST.COM. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs