Lebaran Ke-3, Objek Wisata Biasanya Ramai Dikunjungi, Petugas Parkir Diminta Terapkan Tarif yang Wajar

Jambi, Merdekapost.com - Kenyamanan wisatawan selama momentum Lebaran. Petugas parkir di lokasi wisata diminta memberlakukan pungutan tarif wajar yang ada di Kabupaten/Kota dalam wilayah Provinsi Jambi.

“Kita sudah membuat edaran juga, agar semua destinasi ini dijaga. Kita minta (petugas parkir) tolong jangan sampai merugikan masyarakat,” kata Al Haris di Jambi, Sabtu (21/3/2026).

Gubernur menyampaikan, terkait pengawasan lokasi wisata pemerintah telah mengeluarkan surat edaran, serta melakukan koordinasi dengan forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) untuk memastikan keamanan diseluruh destinasi wisata.

Pengawasan dengan melibatkan berbagai unsur, termasuk personel kepolisian, Bhabinkamtibmas, Babinsa, hingga anggota perlindungan masyarakat (linmas) di tingkat desa.

Objel wisata Bukit Khayangan di sungai Penuh.(Istimewa)

Terkait larangan pungutan parkir yang kerap dikeluhkan pengunjung, ia mengimbau agar pengelola parkir tidak memanfaatkan situasi untuk memungut biaya parkir yang terlalu tinggi atau tidak wajar kepada masyarakat.

Pihaknya menekankan pungutan biaya hanya diperbolehkan jika bersifat resmi, seperti biaya retribusi kebersihan atau biaya administrasi standar lainnya.

Untuk itu, petugas dan pengelola parkir diminta lebih mengedepankan sisi kemanusiaan dan tidak merugikan pengunjung yang ingin menikmati liburan.

“Intinya jangan sampai mereka (masyarakat) parkir dipungut biaya yang besar, kalau hanya biaya retribusi kebersihan silahkan saja, jangan terlalu besar, sifatnya manusiawi,” harapnya.

Bacaan Lainnya: Lestarikan Tradisi Nenek Moyang, Bujang Sahur Desa Koto Tuo dan Ujung Pasir Gelar Takbiran Keliling

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Jambi, Imron Rosyadi, menyampaikan berdasarkan Surat Edaran (SE) Nomor SE/I/HK.01.03/MP/2026 tentang Penyelenggaraan Kegiatan Wisata Yang Aman, Nyaman dan Menyenangkan Pada Saat Libur Lebaran dan Hari Raya Idul Fitri.

Pihaknya telah melaksanakan koordinasi dengan dinas kabupaten, kota melakukan pemantauan di daya tarik wisata untuk melakukan langkah antisipasi pencegahan penanggulangan bencana khususnya pada objek wisata rentan.

Termasuk menyediakan layanan pengaduan wisatawan dan rekayasa lalu lintas di jalur-jalur alternatif menuju destinasi wisata.Selain itu, menyediakan kantong parkir tambahan jika diperlukan.(Red)

Lestarikan Tradisi Nenek Moyang, Bujang Sahur Desa Koto Tuo dan Ujung Pasir Gelar Takbiran Keliling

 

Merdekapost.com – Semarak menyambut hari kemenangan 1 Syawal terpancar jelas di Desa Koto Tuo dan Ujung Pasir. Ratusan pemuda yang tergabung dalam kelompok Bujang Sahur serta Karang Taruna dari kedua desa tersebut bersatu menggelar aksi takbiran keliling pada malam Idul Fitri.

Kegiatan yang berlangsung meriah ini dipimpin langsung oleh Arma Hendra. Pantauan di lapangan menunjukkan antusiasme yang luar biasa; para pemuda berjalan kaki menyusuri jalanan desa dengan membawa obor yang menyala terang, diiringi tabuhan alat musik tradisional dan lantunan takbir yang menggema. 

Tidak hanya itu, kehadiran maskot kartun yang ikut berbaur dalam barisan menambah keceriaan bagi anak-anak dan warga yang menyaksikan di pinggir jalan.

Apresiasi dari Pemerintah Desa

Kepala Desa Koto Tuo Ujung Pasir, Sunandar AZ, S.Pd., memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas inisiatif dan kekompakan para pemuda tersebut. Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar perayaan, melainkan upaya menjaga warisan budaya.

"Saya sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh Bujang Sahur ini. Ini adalah bukti bahwa generasi muda kita masih peduli untuk menjalankan tradisi nenek moyang kita yang telah mendahului kita," ujar Sunandar AZ di sela-sela acara.

Simbol Kebersamaan

Spanduk bertuliskan "Selamat Hari Raya Idul Fitri" yang dibentangkan oleh para pemuda menjadi simbol eratnya silaturahmi antara warga Desa Koto Tuo dan Ujung Pasir. Melalui kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai religius dan adat istiadat tetap terjaga di tengah arus modernisasi.

Acara berjalan dengan tertib dan aman, menciptakan suasana malam takbiran yang khidmat namun penuh kegembiraan bagi seluruh lapisan masyarakat setempat. (Ali)

Bupati Batang Hari Tunaikan Salat Idul Fitri Bersama Warga, Pererat Kebersamaan di Hari Kemenangan

                                           


Merdekapost.com - Suasana khidmat dan penuh kebersamaan mewarnai pelaksanaan Salat Idul Fitri di Masjid Agung Al-Muhajirin, saat Bupati Batang Hari Muhammad Fadhil Arief turut hadir dan berbaur bersama masyarakat. Momentum hari raya ini dimanfaatkan sebagai ajang mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dan warga.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Fadhil Arief tampak mengikuti rangkaian ibadah dengan penuh kekhusyukan. Kehadirannya di tengah masyarakat menjadi simbol kedekatan pemimpin dengan rakyat, sekaligus memperkuat nilai kebersamaan di hari yang penuh berkah.

Usai pelaksanaan salat, suasana hangat semakin terasa saat masyarakat saling bersalaman dan bermaafan. Momen ini menjadi pengingat pentingnya menjaga persatuan serta mempererat tali persaudaraan di tengah keberagaman.

Pemerintah Kabupaten Batang Hari juga berharap perayaan Idul Fitri ini dapat menjadi titik awal untuk terus meningkatkan kebersamaan, kepedulian sosial, serta semangat membangun daerah ke arah yang lebih baik. (*)

Pastikan Idul Fitri Aman dan Tertib, Bupati dan Walikota Ikut Patroli Gabungan Bersama Kapolres dan Dandim Kerinci

KERINCI, MERDEKAPOST.COM – Malam Hari Raya Idul Fitri 1447H, jajaran pemerintah daerah bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar patroli gabungan untuk memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga, Jumat malam (20/3).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Kerinci, Monadi dan Walikota Sungai Penuh, Alfin, Kapolres Kerinci, Ramadhanil, Dandim 0417 Kerinci, Eko Siswanto, bersama unsur Forkopimda lainnya.

Baca Juga: Cegah Gangguan Kamtibmas, Polres Kerinci Imbau Masyarakat Tidak Konvoi di Malam Takbiran

Patroli dilakukan di sejumlah titik strategis di wilayah Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh. Fokus utama kegiatan ini adalah memastikan masyarakat dapat menjalankan malam takbiran dengan aman, tertib, dan nyaman.

Pastikan Keamanan di Malam Hari Raya

Dalam keterangannya, Monadi menegaskan bahwa kehadiran pimpinan daerah bersama aparat keamanan merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas wilayah, khususnya pada momen penting keagamaan.

Menurutnya, malam Idulfitri merupakan waktu yang sangat dinanti oleh masyarakat setelah menjalani ibadah puasa selama satu bulan penuh. Oleh karena itu, kondisi keamanan harus benar-benar dipastikan agar masyarakat dapat merayakan dengan tenang.

"Pemerintah daerah bersama TNI dan Polri hadir langsung di tengah masyarakat untuk memastikan seluruh kegiatan malam takbiran berlangsung aman dan kondusif,” ujarnya.

Sinergi TNI-Polri dan Pemerintah Daerah

Patroli ini juga menjadi bentuk sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, serta instansi terkait lainnya. Kehadiran seluruh unsur Forkopimda di lapangan menunjukkan adanya koordinasi yang solid dalam menjaga ketertiban umum.

Ramadhanil bersama jajaran kepolisian turut memastikan pengamanan di titik-titik keramaian, sementara Eko Siswanto bersama personel TNI mendukung penguatan keamanan wilayah.

Langkah ini dinilai penting untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, termasuk kemacetan, kerumunan, hingga gangguan ketertiban lainnya yang kerap terjadi saat malam takbiran.

Apresiasi untuk Seluruh Pihak

Dalam kesempatan tersebut, Monadi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan aktif dalam menjaga keamanan daerah.

Ia menilai kerja sama lintas sektor menjadi kunci utama dalam menciptakan suasana yang aman dan damai bagi masyarakat.

“Kami mengapresiasi seluruh pihak yang telah bersinergi, baik dari TNI, Polri, maupun instansi terkait lainnya, sehingga situasi tetap terkendali,” katanya.

Idul Fitri yang Aman dan Tertib

Dengan adanya patroli gabungan ini, pemerintah daerah berharap perayaan Idulfitri 1447 H di wilayah Kerinci dan Sungai Penuh dapat berlangsung dengan lancar tanpa gangguan berarti.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk tetap menjaga ketertiban, saling menghormati, serta mengedepankan keselamatan selama merayakan malam takbiran.

Kehadiran langsung pimpinan daerah di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap pemerintah dalam menjaga stabilitas wilayah.(adz)

Cegah Gangguan Kamtibmas, Polres Kerinci Imbau Masyarakat Tidak Konvoi di Malam Takbiran

 

Merdekapost.com – Menyambut hari kemenangan Idul Fitri 1447 H, Kepolisian Resor (Polres) Kerinci beserta jajaran Polsek di bawahnya secara resmi mengeluarkan imbauan kepada seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh agar tidak melakukan aksi konvoi atau arak-arakan kendaraan di jalan raya pada malam takbiran.

Kapolres Kerinci menyatakan bahwa langkah ini diambil sebagai upaya preventif untuk menjaga kekhusyukan ibadah serta mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti kecelakaan lalu lintas, kemacetan parah, hingga potensi gesekan antar kelompok masyarakat.

Prioritaskan Keselamatan dan Ketertiban

Pihak kepolisian menekankan beberapa poin penting dalam imbauan tersebut:

Hindari Penggunaan Mobil Bak Terbuka: Penggunaan mobil pikap atau truk untuk mengangkut orang sangat dilarang karena berisiko tinggi memicu kecelakaan fatal.

Larangan Knalpot Brong: Masyarakat diminta tidak menggunakan knalpot yang tidak standar agar tidak mengganggu ketenangan warga yang sedang beribadah.

Fokus di Masjid dan Mushala: Polres mengajak warga untuk memusatkan kegiatan takbiran di masjid, mushala, atau lingkungan tempat tinggal masing-masing.

"Kami ingin memastikan malam kemenangan ini berjalan dengan aman dan damai. Konvoi di jalan raya seringkali berujung pada euforia berlebihan yang membahayakan diri sendiri dan orang lain," ujar Kapolres Kerinci melalui Humas Polres.

Penyiagaan Personel di Titik Rawan

Guna mengawal imbauan ini, Polres Kerinci akan menyiagakan personel di berbagai titik strategis dan perbatasan wilayah. Patroli skala besar juga akan dilakukan oleh jajaran Polsek di setiap kecamatan untuk membubarkan kerumunan kendaraan yang berpotensi mengganggu arus lalu lintas.

Pihak kepolisian juga meminta kerja sama dari para orang tua agar mengawasi putra-putrinya untuk tidak melakukan aksi balap liar atau menyalakan petasan yang dapat memicu konflik.

Mari kita sambut Hari Raya Idul Fitri dengan cara yang santun dan menjaga keselamatan bersama. (*)

Lestarikan Tradisi Leluhur, Warga Koto Tuo dan Ujung Pasir Gelar Takbir Keliling Meriah

 

Merdekapost.com - Gema takbir berkumandang memecah kesunyian malam di Desa Koto Tuo Ujung Pasir dan Desa Ujung Pasir. Dalam rangka menyambut hari kemenangan, ratusan warga dari berbagai kalangan usia tumpah ruah ke jalan untuk melaksanakan tradisi Takbir Keliling, sebuah warisan turun-temurun yang hingga kini masih terjaga kelestariannya.

Acara yang diprakarsai oleh pemuda Karang Taruna setempat ini bukan sekadar perayaan biasa, melainkan upaya nyata untuk menghidupkan kembali semangat kebersamaan yang telah dicontohkan oleh para orang tua dan pendahulu desa.

Tradisi yang Tak Lekang oleh Waktu

Sejak selepas Isya, suasana desa tampak berbeda. Cahaya obor tradisional berpadu dengan lampu hias warna-warni menciptakan pemandangan yang estetik di sepanjang jalan desa.

"Kami hanya melanjutkan apa yang telah dilakukan orang tua kami dulu. Ini adalah bentuk rasa syukur sekaligus cara kami mempererat silaturahmi antar warga desa," ujar  Sunandar AZ,s.Spd  selaku kepala desa koto tuo ujung pasir,salah satu tokoh pemuda di lokasi.

Kemeriahan dengan Sentuhan Kreativitas

Ada yang menarik dalam pawai tahun ini. Selain barisan pembawa spanduk dan obor, tampak juga maskot karakter populer yang ikut memeriahkan barisan, menambah keceriaan bagi anak-anak yang ikut serta. Suara tabuhan bedug dan lantunan takbir yang serempak menciptakan atmosfer religius yang kental namun tetap penuh kegembiraan.

Poin-poin utama kegiatan:

Rute Pawai: Melintasi jalan utama Desa Koto Tuo hingga perbatasan Ujung Pasir.

Partisipasi: Diikuti oleh anak-anak, remaja, hingga orang dewasa secara gotong royong.

Simbolisme: Penggunaan obor sebagai pengingat masa lalu dan spanduk sebagai simbol persatuan generasi muda.

Harapan Kedepan Melalui kegiatan takbir keliling ini, diharapkan generasi muda tidak kehilangan jati diri dan tetap mencintai budaya lokal di tengah gempuran modernisasi. Semangat "Melanjutkan Tradisi" menjadi slogan utama agar identitas Desa Koto Tuo dan Ujung Pasir tetap terjaga hingga anak cucu nanti.

Acara berlangsung dengan tertib dan aman, ditutup dengan doa bersama di masjid setempat sebagai simbol rasa syukur atas selesainya ibadah puasa Ramadan. (*)

Ketahuan, Nekat Nyopet di Pasar Tanjung Bajure Sungai Penuh, Dua Orang Pria Diamankan Polisi

Aksi Nekat Copet di Pasar Tanjung Bajure Ketahuan, Dua Orang Pria Diamankan Polisi, Jum'at, (20/03)

MERDEKAPOST.COM, SUNGAI PENUH -  Aksi nekat copet di Pasar Tanjung Bajure Sungai Penuh akhirnya berhasil digagalkan oleh warga dan para pedagang, Jumat (20/3/2026) 

Informasi sementara, Pelaku yang terdiri dari dua orang mencoba melancarkan aksinya di tengah keramaian pasar langsung diamankan setelah gerak-geriknya mencurigakan. Sigapnya warga dan pedagang jadi bukti kalau kejahatan sulit lolos kalau kita saling peduli! 

Pelaku sempat dihakimi 'kena bogem' massa, namun untung saat massa sedang menumpahkan emosinya kepada pelaku, Tim Satreskrim Polres Kerinci Macan Kincai datang kelokasi mengamankan situasi.

Dua pelaku yang diduga bapak dan anak itu langsung dibawa menggunakan motor aparat ke Kantor Polisi

Hingga berita ini di publis belum ada keterangan resmi tentang identitas pelaku.

Peristiwa ini jadi pengingat untuk tetap waspada saat beraktivitas di tempat ramai, apalagi menjelang Lebaran. Jangan lengah, selalu jaga barang berharga!.(Tim) 

Kecelakaan Beruntun, 2 Mobil Terjun Kesawah di Sungai Penuh, 5 Luka-Luka

Kecelakaan Beruntun, 2 Mobil Terjun Kesawah di Sungai Penuh, 5 Luka-Luka

SUNGAI PENUH - Kecelakaan lalu lintas melibatkan dua mobil dan satu sepeda motor terjadi di Desa Tanjung Karang, Kecamatan Tanah Kampung, Kota Sungai Penuh, Jambi, Rabu (18/3/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.

Peristiwa ini mengakibatkan lima orang mengalami luka ringan.

Kecelakaan bermula saat mobil Toyota Kijang Grand berwarna biru dengan nomor polisi BH 1402 RC yang dikemudikan Dafril (47), warga Desa Tamiai, melaju dari arah Sungai Penuh menuju Tamiai dengan kecepatan sedang. Di dalam mobil tersebut turut serta penumpang Yeni Susanti (45).

Saat melintasi jalan menikung di lokasi kejadian, dari arah berlawanan datang mobil Toyota Kijang Innova berwarna putih dengan nomor polisi BH 1664 WK yang dikemudikan Yunisri (55), seorang PNS asal Kabupaten Tebo, bersama penumpang Fibrimawati (54).

Diduga pengemudi Innova mengantuk, sehingga kendaraan keluar jalur ke kanan dan menabrak Kijang Grand dari arah depan-samping. 

Benturan tersebut kemudian berlanjut dengan menabrak sepeda motor Honda Vario bernomor polisi BH 5470 ZP yang dikendarai Zetiara (17), pelajar, bersama dua penumpang, Nur Azila (7) dan Kamini Aina Ramadani (16).

Akibat kecelakaan itu, kedua mobil terperosok ke sawah dengan kedalaman sekitar dua meter di sisi jalan.(ali)

Pererat Sinergi, Pemkot dan DPRD Kota Sungai Penuh Buka Bersama

Wako Alfin dan Wawako Azhar Hamzah bersama seluruh SKPD Berbuka puasa bersama DPRD Kota Sungai Penuh.(adz)

SUNGAI PENUH - Pemerintah Kota Sungai Penuh bersama DPRD menggelar acara buka puasa bersama pada Kamis (19/3/2026).

Kegiatan ini dihadiri Wali Kota Alfin, Wakil Walikota Azhar Hamzah dan Ketua DPRD bersama anggota, Forkopimda dan SKPD.

Alfin S.H., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan buka bersama ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kebersamaan dan sinergi antar lembaga.

“Melalui kegiatan ini, kita berharap hubungan antara Pemerintah Kota dan DPRD semakin solid, sehingga pelaksanaan program pembangunan dapat berjalan lebih optimal dan selaras demi kemajuan Kota Sungai Penuh,” ujar Wako..

BACA JUGA:  

Kapolres Kerinci AKBP Ramadhanil Sampaikan Pesan Idul Fitri 1447 H dan Himbauan Kamtibmas

Breaking News! Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 1447H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Sungai Penuh Hutri Randa juga menegaskan pentingnya menjaga komunikasi dan koordinasi yang baik antara legislatif dan eksekutif.

“Sinergitas yang baik menjadi kunci dalam mewujudkan pembangunan yang efektif dan tepat sasaran. Dengan kebersamaan seperti ini, kita dapat terus menjaga kekompakan dalam melayani masyarakat,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini diharapkan terjalin komunikasi yang semakin harmonis, sehingga sinergitas dalam membangun Kota Sungai Penuh dapat terus ditingkatkan, ujarnya.

Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan tersebut diisi dengan tausiyah oleh Ustadz Afriyandi, M.Pd., serta dilanjutkan dengan sholat Magrib berjamaah. (Red)

LSM Semut Merah Kembali Gelar Agenda Tahunan, Berbagi Ceria di Panti Asuhan Putra Aisyiyah

LSM Semut Merah Kembali Gelar Agenda Tahunan, Berbagi Ceria di Panti Asuhan Putra Aisyiyah

Sungai Penuh, Merdekapost.com  – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Semut Merah kembali menunjukkan kepedulian sosialnya melalui aksi nyata. Sebagai bentuk komitmen kemanusiaan, LSM Semut Merah menyambangi Panti Asuhan Putra Aisyiyah Kota Sungai Penuh untuk menyalurkan bantuan kepada puluhan anak yatim, Kamis (19/3/2026)

​Kegiatan berbagi ini merupakan agenda rutin tahunan yang terus dijaga konsistensinya oleh lembaga tersebut sebagai wujud pengabdian kepada masyarakat.

​Ketua LSM Semut Merah, Aldi Agnopiandi, menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari tanggung jawab moral lembaga terhadap lingkungan sekitar, khususnya bagi anak-anak yang membutuhkan perhatian.

Baca Juga: 

Breaking News! Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 1447H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026

​"Ini merupakan agenda rutin dari lembaga kami. Kami ingin memastikan bahwa kehadiran LSM Semut Merah tidak hanya bergerak di bidang kontrol sosial, tetapi juga memberikan dampak sosial yang nyata dan menyentuh langsung masyarakat," ujar Aldi.

​Kedatangan rombongan LSM Semut Merah disambut penuh antusias oleh pengurus panti dan puluhan anak yatim. Mewakili pihak panti asuhan, Bapak Kasman menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya atas kunjungan serta bantuan yang diberikan.

Baca Juga: Kapolres Kerinci AKBP Ramadhanil Sampaikan Pesan Idul Fitri 1447 H dan Himbauan Kamtibmas

​"Kami sangat berterima kasih kepada LSM Semut Merah yang telah peduli dan berbagi kebahagiaan dengan anak-anak di sini. Semoga kegiatan ini menjadi amal ibadah dan terus berlanjut di tahun-tahun mendatang," ungkap Kasman saat menyambut kedatangan rombongan.

​Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara lembaga kemasyarakatan dan institusi sosial di Kota Sungai Penuh terus terjalin kuat demi kesejahteraan bersama.(adz)

Kapolres Kerinci AKBP Ramadhanil Sampaikan Pesan Idul Fitri 1447 H dan Himbauan Kamtibmas

Kapolres Kerinci AKBP Ramadhanil Sampaikan Pesan Idul Fitri 1447 H dan Himbauan Kamtibmas

KERINCI, MERDEKAPOST.COM - Menyambut Hari Kemenangan Idul Fitri 1447 Hijriah, Kapolres Kerinci AKBP Ramadhanil, S.H., S.I.K., M.H. menyampaikan ucapan selamat serta permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh. 

Dalam pesan resminya, Kapolres mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk merayakan hari raya dengan penuh rasa syukur sembari bersama-sama menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. 

"Mari kita rayakan hari raya Idul Fitri dengan penuh rasa syukur sembari bersama-sama menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) agar situasi di wilayah hukum Polres Kerinci tetap kondusif dan damai bagi seluruh keluarga yang berkumpul". Ujar Kapolres Kerinci AKBP Ramadhanil. 

Selain itu, pihak Polres Kerinci telah menyiapkan langkah-langkah pengamanan melalui peningkatan patroli serta pengamanan di sejumlah titik strategis, termasuk pusat keramaian, tempat ibadah, dan jalur mudik.

“Kami dari Polres Kerinci berkomitmen memberikan rasa aman kepada masyarakat selama perayaan Idul Fitri. Namun, kami juga membutuhkan peran aktif masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif,” tambahnya.

Di akhir pesannya, Kapolres mengucapkan selamat merayakan dul fitri 1447H,

“Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H, mohon maaf lahir dan batin. Semoga kebahagiaan dan keberkahan senantiasa menyertai kita semua,” tutupnya.(Adz)

Breaking News! Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 1447H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026

Hasil Sidang Isbat: Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 1447H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026

MERDEKAPOST.COM  - Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) resmi menetapkan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Keputusan tersebut diumumkan oleh Menteri Agama setelah pelaksanaan sidang isbat yang digelar pada Jumat malam, disaksikan oleh berbagai pihak, mulai dari perwakilan ormas Islam hingga para ahli astronomi.

Penetapan ini didasarkan pada hasil pemantauan hilal yang dilakukan di 117 titik di seluruh Indonesia, dari Aceh hingga Papua. Sejak matahari terbenam, para petugas rukyatul hilal dengan penuh harap mengamati ufuk barat. Namun, hingga proses pengamatan berakhir, tidak satu pun laporan yang menyatakan hilal terlihat.

Langit senja yang sempat cerah di beberapa wilayah ternyata belum cukup mendukung terlihatnya hilal. Di sejumlah titik, awan tipis hingga tebal menjadi penghalang, sementara di lokasi lain posisi hilal dinilai masih belum memenuhi kriteria visibilitas. Kondisi ini kemudian menjadi bahan pertimbangan utama dalam sidang isbat.

Karena hilal tidak terlihat, sidang isbat memutuskan untuk mengistikmalkan bulan Ramadan menjadi 30 hari. Dengan demikian, Hari Raya Idul Fitri ditetapkan jatuh pada Sabtu.

Suasana haru dan khidmat pun terasa di tengah masyarakat yang menanti keputusan tersebut. Di berbagai daerah, umat Muslim menyambut pengumuman ini dengan penuh keikhlasan, meski sebagian telah mempersiapkan perayaan lebih awal. Takbir pun mulai berkumandang, menandai berakhirnya bulan suci Ramadan.

Pemerintah mengajak seluruh umat Muslim di Indonesia untuk mengikuti keputusan ini serta menjaga persatuan. Perbedaan yang mungkin muncul diharapkan tidak menjadi pemecah, melainkan memperkuat sikap saling menghargai.

Momentum Idul Fitri diharapkan menjadi saat yang tepat untuk kembali mempererat tali silaturahmi, saling memaafkan, dan membangun kebersamaan di tengah keberagaman bangsa.

Muhammadiyah: Idul Fitri 2026, Jum'at 20 Maret

Pimpinan Pusat Muhammadiyah menetapkan lebaran Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriyah jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.

“Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriyah akan jatuh pada hari Jumat, 20 Maret 2026,” ujar Haedar di Yogyakarta, pada Kamis (19/3/2026).

Saling Menghargai

Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir meminta semua pihak agar saling menghargai pendapat jika terjadi perbedaan dalam penetapan Hari Raya Idulfitri.

“Manakala ada perbedaan dalam pelaksanaan Idulfitri kami menghargai dan kami mohon untuk saling menghargai,” ujarnya.

Selain itu, Haedar meminta agar umat Islam di Bali yang mengadakan takbiran pada malam 19 Maret 2026 untuk bisa bertoleransi dengan umat Hindu yang tengah merayakan Nyepi.(Adz)

Sidang Isbat Digelar Nanti Sore, Ada Peluang Beda Tanggal Idul Fitri 2026

Sidang isbat akan digelar 19 Maret 2026 untuk menentukan kapan Lebaran. (ANTARA)

Jakarta, Merdekapost.com - Kementerian Agama bakal menggelar sidang isbat besok, Kamis (19/3), untuk menentukan penetapan 1 Syawal 1447 Hijriah. Hasil sidang isbat itu sedang dinanti umat Muslim di Indonesia karena menentukan kapan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah alias Lebaran 2026.

Sidang isbat akan diselenggarakan di Auditorium HM Rasjidi Kantor Kemenag di Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat pada pukul 16.00 WIB. Lokasi ini berbeda dari sidang isbat 1 Ramadan 1447 Hijriah yang dilaksanakan di Hotel Borobudur.

Dirjen Bimas Islam Kemenag Abu Rokhmad menjelaskan sidang isbat 1 Syawal 1447 Hijriah melibatkan berbagai pihak, termasuk pakar astronomi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), planetarium, observatorium, perwakilan organisasi kemasyarakatan Islam, serta instansi terkait lainnya.

Ada dua metode utama yang akan dilakukan dalam sidang isbat yaitu hisab (perhitungan astronomi) dan rukyat (pengamatan hilal). Bila saat diamati pada 19 Maret 2026 hilal muncul sesuai kriteria pemerintah maka Idulfitri 1447 Hijriah jatuh pada 20 Maret 2026, jika belum maka 21 Maret 2026.

Kalender pemerintah dan NU

Pemerintah telah memperkirakan Idulfitri 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Hal ini sudah ditetapkan di Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026 keluaran Kementerian Agama.

Informasi serupa juga tercantum dalam Almanak 2026 yang dirilis Lembaga Falakiyah PCNU Kabupaten Bojonegoro. Walau demikian keputusan final belum ditentukan sebab masih menunggu sidang isbat 19 Maret 2026.

BRIN

Selain pemerintah, BRIN juga mengeluarkan prediksi Idulfitri 1447 Hijriah pada 21 Maret 2026.

Peneliti Pusat Riset Antariksa BRIN Thomas Djamaluddin mengatakan secara astronomi saat waktu Maghrib di wilayah Asia Tenggara, pada Kamis (19/3), posisi hilal belum memenuhi kriteria Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS).

Kriteria MABIMS untuk penentuan awal bulan hijriah menetapkan visibilitas hilal minimal 3 derajat dan sudut elongasi minimal 6,4 derajat.

"Pada saat Maghrib 19 Maret 2026 di wilayah Asia Tenggara posisi hilal belum memenuhi kriteria baru MABIMS, maka 1 Syawal 1447 = 21 Maret 2026," kata Thomas dalam tulisan di blognya pada 2025.

Ia menambahkan jika menggunakan kriteria lain seperti yang dipakai Turki, hasilnya bisa berbeda.

"Maka menurut kriteria Turki, 1 Syawal 1447 = 20 Maret 2026," tambahnya.

BMKG

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkap data pengamatan hilal pada 19 Maret 2026, saat Matahari terbenam diperkirakan berkisar antara 0,91 derajat di Merauke, Papua hingga 3,13 derajat di Sabang, Aceh.

Sementara elongasi geosentris diperkirakan berada pada rentang 4,54 derajat di Waris, Papua hingga 6,1 derajat di Banda Aceh.

Mengacu pada data tersebut dan kriteria MABIMS, hilal kemungkinan tidak terlihat pada 19 Maret 2026 maka bulan Ramadhan digenapkan menjadi 30 hari dan Idulfitri 1447 Hijriah jatuh pada 21 Maret 2026.

Muhammadiyah 20 Maret 2026

Berbeda dari prediksi pemerintah, BRIN dan BMKG, Muhammadiyah sudah menetapkan Idulfitri 1447 Hijriah pada 20 Maret 2026.

Penetapan itu tertuang dalam Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 2/MLM/1.0/E/2025 tentang Penetapan Hasil Hisab Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1447 H.

Perbedaan ini sering terjadi setiap tahun karena ketidaksamaan metode dalam menentukan awal bulan Hijriah.(adz)

Layanan Bank Jambi Tetap Buka, Ini Jadwal Operasional Cuti Lebaran 2026

Bank Jambi tetap membuka layanan terbatas hingga masa cuti Lebaran dengan jadwal khusus, sementara layanan mobile banking masih belum dapat diakses akibat proses perbaikan sistem pasca dugaan peretasan. (adz/ist)

JAMBI - Hingga Rabu (18/3/2026) siang layanan Bank Jambi masih dibuka untuk para nasabah.

Dari pantauan media, layanan Bank Jambi di kantor cabang utama yang berada di Buluran, Telanaipura masih terlihat melayani nasabah hingga pukul 14.00 WIB.

Terkait dengan libur cuti Idul Fitri, Pimpinan Kantor Cabang Utama Bank 9 Jambi, Herry Gunawan mengatakan untuk jam pelayanan Bank Jambi selama cuti Lebaran sebagai berikut.

Pada Jumat 20 Maret 2026 jam layanan pukul 08.00 sampai dengan 11.30 WIB untuk layanan teller dan costumer service.

Senin 23 Maret 2026 jam layanan mulai dari pukul 08.00 WIB sampai dengan 14.00 WIB untuk layanan transaksi costumer service (pembuatan PIN)

Selasa 24 Maret 2026 jam layanan mulai dari pukul pukul 08.00 WIB sampai dengan 14.00 WIB untuk layanan transaksi costumer service dan terller.

"Sementara untuk Kamis tanggal 19 Maret besok layanan libur dan buka kembali di Jumat," ujarnya pada Rabu (18/3/2026).

Sebelumnya, kasus peretasan yang dialami Bank Pembangunan Daerah (BPD) Jambi hingga hilangnya saldo nasabah masih diperiksa oleh tim penyidik Polda Jambi.

Akibat kejadian tersebut saat ini akses mobile banking Bank Jambi belum dapat diakses dan proses perbaikan sistem masih dilakukan. (Adz)

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs