Audiensi dengan Aktivis Tanco, PJ Bupati Tegaskan Jalan Koto Petai Mulus tahun 2024

Pj Bupati Kerinci Asraf saat bersama para aktivis Tanco terkait pembangunan jalan Koto Petai yang rusak Parah. (Asraf saat meninjau kondisi jalan bersama dinas PUPR-Foto Bawah). (mpc/ist)  

KERINCI - Pasca tidak dianggarkannya jalan yang rusak di desa Koto Petai, kecamatan Tanah Cogok, kabupaten Kerinci di APBD Murni tahun 2024, Persatuan Aktivis Tanah Cogok, melakukan audiensi dengan PJ Bupati Kerinci dan Dinas PUPR Kerinci pada Senin (22/07/2024) bertempat di kantor Bupati Bukit Tengah.

Pada audiensi tersebut, PJ Bupati Kerinci, Asraf, menyampaikan bahwa ucapan terima kasih kepada Persatuan Aktivis Tanah Cogok, yang ikut peduli terhadap jalan Koto Petai yang rusak tersebut.

"Setelah viral aksi penanaman pisang di jalan Koto Petai, saya langsung memerintahkan Dinas PUPR untuk menurunkan alat berat dan penimbunan jalan yang rusak,"jelasnya.

Baca Juga: Mantap! PJ Bupati Asraf Sebut Jalan Koto Petai Tahun ini Akan Diaspal

Dia menjelaskan bahwa dirinya telah menyampaikan kepada Dinas PUPR kabupaten Kerinci, agar jalan Koto Petai dari Batas Ujung Pasir-Koto Petai hingga jalan Batas Koto Salak-Koto Petai untuk dilakukan peningkatan dengan pengaspalan pada APBD perubahan 2024.

"Sudah disampaikan kepada Dinas PUPR, ada 2 yang diaspal untuk dimasukkan di APBD-P ini Jalan Koto Petai dan Jalan Tanjung Tanah. Yang jelas tahun ini diaspal, karena ini hutang saya dengan masyarakat,"jelasnya.

Baca Juga:

Pasca Viral Aksi Warga Tanam Pohon Pisang, PUPR Kerinci Langsung Turunkan Alat Berat Timbun Jalan Rusak

Warga Protes, Jalan Rusak Parah Tapi Tak Dihiraukan Pemerintah, Gelar Aksi Tanam Pohon Pisang

Dirinya menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas lambannya penimbunan jalan desa Koto Petai, kecamatan Tanah Cogok. "Saya kira pengerjaan jalan Sebukar- Bunga Tanjung itu untuk jalan Koto Petai, tapi ternyata itu hanya lingkar bukan masuk jalan Koto Petai yang rusak saat ini, insya Allah tahun 2024 ini akan diaspal,"tandasnya.

Untuk diketahui sebelumnya jalan Koto Petai yang seperti kubangan kerbau ditanami pohon pisang oleh warga setempat, sebagai bentuk protes kepada pemerintah. Pasca aksi penanaman pisang tersebut Pemerintah kabupaten Kerinci Melalui Dinas PUPR Kerinci langsung dilakukan penimbunan dengan anggaran Tanggap darurat.(mka)

Mantap! PJ Bupati Asraf Sebut Jalan Koto Petai Tahun ini Akan Diaspal

FOTO: Pj Bupati Kerinci Asraf saat memantau kondisi jalan di Koto Petai, Dirinya menyebutkan bahwa tahun ini jalan tersebut akan diaspal. Karena Tanco masuk kawasan pusat pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi tahun 2024 (Insert: Penimbunan jalan yang berlobang oleh Dinas PUPR Kerinci, Kamis, 18/07/2024 ).(doc.mpc/ist)

Merdekapost.com – Usai melaksanakan salat Jumat di Desa Koto Salak, PJ Bupati Kerinci Asraf bersama dinas PUPR Kerinci yang diwakili Sekretaris PUPR Asril langsung meninjau jalan Kabupaten Kerinci tepatnya di Koto Petai kecamatan Tanah Cogok (Tanco) yang saa ini kondisinya rusak parah, Jumat (19/7/2024).

Sebelum mengecek jalan tersebut, PJ Bupati Kerinci Asraf sudah memerintahkan dinas PUPR untuk melakukan penimbunan terlebih dahulu, agar jalan bisa dilalui warga setempat. Hingga pada Kamis malam (18/7/2024) dilakukan penimbunan oleh Dinas PUPR Kerinci.

Selain itu PJ Bupati mengatakan untuk jalan Tanco tahun ini, tepatnya di jalan Koto Petai itu akan diaspal. 

Karena kawasan Tanco masuk daerah pusat MTQ tingkat provinsi Jambi pada tahun ini. Selain itu kawasan tersebut merupakan daerah wisata di Kabupaten Kerinci.

“Insyaallah tahun ini diaspal jalan itu. Apalagi akan ada MTQ Tingkat Provinsi, akan kami upayakan bersama dinas PU sebelum MTQ digelar jalan sudah diaspal,” ujar PJ Bupati Asraf

Terpisah salah seorang tokoh masyarakat Koto Petai, Mahdi menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kerinci, terutama PJ Bupati Asraf yang cepat tanggap dengan keluhan masyarakat. 

Warga mendukung program pemerintah kabupaten Kerinci, khusunya untuk perbaikan jalan yang rusak antara perbatasan Ujung Pasir-Koto Petai hingga batas Desa Koto Salak.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada pak PJ Bupati yang sudah tanggap merespon soal jalan kami ini. Kami siap mendukung program pak PJ Bupati kedepannya,” ujar tokoh masyarakat setempat.(adz)

PUPR Kerinci Timbun Jalan Rusak Tapi Malah Kena Palak, Kapolres; Aksi Premanisme Harus Kita Basmi

Alat berat dan truk pengangkut material Dinas PUPR Kerinci yang bekerja menimbun Jalan Rusak di Koto Petai - Tanco, Tapi sayangnya Malah di Palak oleh oknum, Insert: Kwitansi setoran ke bendahara Ordum setempat. (mpc/ist)
Merdekapost.com, Kerinci – Setelah Viral aksi warga yang menanam pohon pisang di tengah jalan rusak di desa Koto Petai, kecamatan Tanah Cogok, pada Kamis pagi (18/07/2024) kemarin, langsung mendapat respon dari Pemerintah kabupaten Kerinci.

Pemerintah kabupaten Kerinci melalui Dinas PUPR kabupaten Kerinci, langsung turunkan alat berat dan mendatangkan material untuk menimbun jalan yang disebut-sebut sudah rusak bertahun-tahun itu.

Namun, sayangnya Mobil dump truk yang membawa meterial untuk menimbun jalan itu, diduga dipalak oknum Ordum yang meminta sejumlah uang kepada pihak instansi terkait 500 ribu per mobil, alasannya, lokasi pekerjaan penimbunan adalah kawasan ordum setempat.

Dilokasi ada 8 truk bermuatan material untuk penimbunan berhenti membongkar material termasuk melarang alat berat beker.

“Malam tadi ada kendala, truk material dilarang membongkar dan alat PUPR Kerinci juga dilarang bekerja. Sebelum membayar 500 ribu per mobil, akhirnya negosiasi dan kita bantu 250 ribu per mobil dengan jumlah 2 juta,”ungkap sumber.

Menurut sumber, pihak Dinas PUPR tak ingin persoalan tersebut panjang dan pihak sopir-sopir tidak terancam, pihaj Dinas melakukan negosiasi dan membayar 2 juta kepada oknum bendahara ordum melalui transfer. setelah itu truk dipersilakan membongkar material tersebut.

“Pemda sudah mau menimbun jalan, malah diminta uang ke sopir truk. Inikan sudah tidak bagus,” kata salah seorang Dinas PUPR Kerinci.

Berita terkait lainnya:

Warga Protes, Jalan Rusak Parah Tapi Tak Dihiraukan Pemerintah, Gelar Aksi Tanam Pohon Pisang

Aksi premanisme dengan melakukan pemalakan terhadap sopir mobil dump truk tersebut sangat disesalkan oleh masyarakat, padahal niat dari Pemerintah ingin memperbaiki jalan tapi di lakukan pemalakan.

"awalnya Kita sudah sangat bersyukur, pihak pemda gerak cepat turun langsung memperbaiki jalan-jalan yang berlobang, namun aksi pemalakan oleh oknum seperti itu sangat merusak nama baik desa kita" ujar Yasir salah seorang warga setempat.   

“Sangat kami sesalkan ada oknum yang meminta uang ke sopir dump truk. Ini sudah aksi pemerasan, kami minta kepada pihak kepolisian untuk menindak lanjuti aksi pemalakan itu,”ucapnya

Sementara itu Kapolres Kerinci, AKBP M. Mujib, saat dikonfirmasi wartawan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam terhadap dugaan pemalakan dan pemerasan tersebut.

“Aksi-aksi premanisme seperti ini yang harus kita basmi di Kerinci, apalagi pemerintah sudah mau membangun dan memperbaiki jalan rusak, malah ada yang menghalangi,” kata Kapolres Kerinci AKBP M Mujib SH SIK ketika dihubungi awak media via whatsapp tadi malam.

Kapolres juga memerintahkan kepada anggotanya melakukan penyelidikan terkait dugaan premanisme disertai pemalakan tersebut. 

“Nanti kita kumpulkan bukti-bukti untuk dilakukan penyelidikan,”tegasnya. (mka)

Pasca Viral Aksi Warga Tanam Pohon Pisang, PUPR Kerinci Langsung Turunkan Alat Berat Timbun Jalan Rusak

Dinas PUPR Kabupaten Kerinci Langsung Turunkan Alat Berat Timbun Jalan Rusak di wilayah Koto salak Tanco. (ist)

KERINCI, MERDEKAPOST.COM – Pasca Viralnya aksi warga yang menanam pohon pisang di tengah jalan rusak di desa Koto Petai, kecamatan Tanah Cogok, pada Kamis pagi (18/07/2024), langsung mendapat respon dari Pemerintah kabupaten Kerinci.

Dinas PUPR kabupaten Kerinci, pada Kamis malam langsung menurunkan alat berat untuk melakukan penimbunan jalan yang rusak dengan menggunakan anggaran tanggap darurat.

Pantauan dilapangan terlihat, pukul 18.30 Wib terlibat alat berat dari Dinas PUPR Kerinci, dilokasi dan mobil dump truk pun juga terlihat membawa koral untuk menimbun jalan yang rusak di desa Koto Petai.

BacaJuga: Warga Protes, Jalan Rusak Parah Tapi Tak Dihiraukan Pemerintah, Gelar Aksi Tanam Pohon Pisang

“Jalan yang rusak itu Alhamdulillah sudah mulai diperbaiki dengan menimbun menggunakan koral dari magrib tadi,”ujar warga setempat.

Sementara itu Kadis PUPR kabupaten Kerinci, Maya saat dikonfirmasi juga membenarkan bahwa jalan rusak sudah ditangani pihak Bina Marga PUPR Kerinci

”Sudah ditangani oleh OP jalan BM,”singkatnya.

Untuk diketahui Jalan Kabupaten yang berada di Koto Petai kevcamatan Tanco ini  sudah hampir 5 tahun rusak dan berlobang tidak pernah diperhatikan oleh pemerintah kabupaten Kerinci. 

Namun, pada tahun 2024 ini jalan Koto Petai ini kembali tidak dianggarkan, karena anggaran pembangunan jalan hanya untuk jalan lingkar dari Desa Sebukar-Bunga Tanjung.(*)

(Editor: M.Khaidir /Sumber : signalberita.com)

Warga Protes, Jalan Rusak Parah Tapi Tak Dihiraukan Pemerintah, Gelar Aksi Tanam Pohon Pisang

MERDEKAPOST.COM, KERINCI – Warga Desa Koto Petai Kecamatan Tanah Cogok, Kabupaten Kerinci, mengambil inisiatif unik dalam menanggapi kondisi jalan rusak parah yang mengkhawatirkan sudah hampir berlangsung 5 tahun. Mereka memilih untuk menanam pohon pisang di tengah jalan tepatnya ditengah-tenah lobang jalan yang menganga.

Seperti diberitakan sebelumnya, Jalan Desa Koto Petai yang telah lama dikenal sebagai jalan menuju objek wisata di daerah ini telah mengalami kerusakan yang sangat parah. 

Lubang-lubang besar menganga dan permukaan jalan yang sudah tidak rata menjadi keluhan bagi pengguna jalan dan masyarakat sekitar. 

Berita Terkait Lainnya:

Jalan Rusak Parah di Koto Petai, Warga Minta Pj Bupati Segera Turun kelokasi

Warga setempat, merasa prihatin dengan kondisi ini, kemudian mengambil langkah untuk menghijaukan jalan dengan menanam pohon pisang.

Menurut Khaidir, salah seorang warga Kecamatan Tanah Cogok yang menaku setiap hari melintasi jalan tersebut, bahwa warga memilih menanam pohon pisang disini adalah bentuk dari protes warga terhadap pemerintah yang terkesan membiarkan saja jalan Utama Tanah Cogok tersebut rusak parah layaknya kubangan kerbau

"Ini bentuk protes warga, sekaligus sindiran kepada pemerintah yang dianggap slow respon terhadap keluhan warga", 

Selain itu, Juga untuk memperelok dan mempercantik pemandangan jalan yang rusak, dan memberikan manfaat jikalau pohon pisang itu betul-betul bisa tumbuh dan berbuah". Ujarnya seraya berseloroh

Aksi tanam pohon pisang ini mendapatkan dukungan positif dari sebagian besar masyarakat setempat. Mereka berharap dengan aksi dan inisiatif seperti ini dapat mengetuk hati pihak berwenang dalam hal ini Pemkab Kerinci untuk segera melakukan perbaikan jalan ini. 

Meskipun demikian, ada juga yang mengingatkan bahwa perlu koordinasi yang baik antara warga dan pemerintah setempat dalam menanggapi masalah infrastruktur yang mendasar seperti jalan rusak. “Langkah ini bagus sebagai bentuk kepedulian masyarakat, tetapi tetap harus ada penanganan yang komprehensif dari pihak yang berwenang,” ungkap Fahmil salah seorang warga Tanco.

Kondisi jalan di Desa Koto Salak Tanco yang sudah sangat memprihatinkan. tampak salah seorang warga menunjuk kelobang jalan yang mirip kubangan kerbau. (doc/mpc)

Sebagai warga, dirinya juga mengkritik anggota DPRD Kerinci dari Dapil IV yang dinilai tak perduli dengan keluhan warga. Pasalnya, kondisi jalan Koto Petai yang rusak parah ini sudah terjadi selama kepemimpinan Dewan. “Padahal setiap tahun selalu diusulkan, mereka saja hanya mementingkan kepentingan sendiri malah buat jalan menuju tanah mereka,” bebernya.

Selain itu Pjs Kades Koto Petai Irwan dan Camat Tanco juga disorot warga. Karena dinilai tak perduli dengan kerusakan jalan yang sudah bertahun-tahun. 

"Kami minta Pjs Kades Irwan dan Camat Tanco Fauzi diganti saja. karena tak pernah perduli dengan kondisi jalan ini. Keduanya tak pernah mengusulkan ke Pemkab Kerinci agar jalan diperbaiki. Pjs Kades juga jarang ke desa, duduk saja di kantor camat sebagai Sekcam," kata Madi warga Koto Petai lainnya.

Sementara itu dinas PUPR Kerinci sebelumnya sempat mengatakan akan memperbaiki jalan itu. Namun saat ini pihak PUPR mengatakan tidak ada anggaran. 

Yalpani selaku PPK di Dinas PUPR Kerinci, dikonfirmasi media menyampaikan bahwa untuk tahun 2024 ini, tidak ada anggaran yang tercantum di Dinas PUPR Kerinci untuk perbaikan jalan Desa Koto Petai. 

“Kalau jalan Koto Petai tidak ada masuk dalam DPA kami tahun ini,” pungkasnya singkat.(mka)

Pj Bupati Asraf Lantik 3 Direktur Perumda Tirta Sakti Kerinci

MERDEKAPOST.COM, KERINCI – Pj. Bupati Kerinci Asraf, M.Si melantik dan mengambil sumpah jabatan 3 Direktur Perumda Air Minum Tirta Sakti Kerinci, di Ruang Pola Kantor Bupati Kerinci, Bukit Tengah. Senin (13/05/2024).

Ketiga Direktur yang dilantik adalah Direktur Utama Andi Tri Putra, Direktur Teknik Azwar Anas dan Direktur Umum Sasrir. Pelantikan ditandai dengan penandatangan SK pengangkatan ke 3 Direktur Perumda Tirta Sakti Kerinci tersebut.

Pj Bupati Kerinci Asraf mengatakan, pelantikan tiga direktur Perumda Tirta Sakti, untuk penyegaran kerja agar pelayanan kepada masyarakat tetap baik, ke tiga orang tersebut adalah orang terpilih yang sudah mengikuti semua tahapan.

“Semoga para direksi yang barusan di lantik bisa melanjutkan program kerja dan lebih mengoptimalkan pelayanan secara transparan, akuntabel dan dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama Perumda Tirta Sakti, Andi Tri Putra mengatakan, sesuai aturan yang ada pihaknya siap untuk meningkatkan dan melanjutkan rencana kerja yang terbaik untuk Masyarakat Kabupaten Kerinci.

“Sesuai dengan arahan Pak Bupati, saya siap melanjutkan program kerja dan terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat khususnya pelanggan Perumda,” katanya.

Andi berharap, selain meningkatkan pelayanan dan meneruskan rencana penambahan sambungan, pihaknya juga akan selalu menjaga kualitas pendistribusian air bersih.

“Rencana kerja Perumda Tirta Sakti lainnya adalah bagaimana kami selalu meningkatkan kualitas pelayanan agar terus lebih baik. Dengan selalu menjaga kualitas pendistribusian air secara berkelanjutan,” tutup Dirut Andi Tri Putra. (adz)

Pj. Bupati Asraf Pimpin Upacara Pembukaan TMMD Ke-120 Kodim 0417/Kerinci

Pj. Bupati Asraf Pimpin Upacara Pembukaan TMMD Ke-120 Kodim 0417/Kerinci di Lapangan Bola Kaki Bintang Tiga Belui, Kecamatan Depati Tujuh, Rabu (8/5/2024).

“Darma Bakti TMMD Mewujudkan Percepatan Pembangunan di Wilayah”

KERINCI, Merdekapost.com – Penjabat (Pj) Bupati Kerinci Asraf, memimpin upacara pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-120 Kodim 0417/Kerinci TA 2024, di Lapangan Bola Kaki Bintang Tiga Belui, Kecamatan Depati Tujuh, Rabu (8/5/2024).

Upacara pembukaan TMMD Ke-120 Kodim 0417/Kerinci tersebut ditandai dangan penandatanganan dan penyerahan berita acara oleh Komandan Kodim 0417/Kerinci Letkol Inf Eko Budiarto S.I.P.,M.I.P, dan Pj Bupati Kerinci Asraf S.Pt M.Si. Kemudian dilanjutkan penyerahan peralatan kerja secara simbolis kepada perwakilan TNI, Polri dan Masyarakat.

TMMD ke-120 mengusung tema “Darma Bakti TMMD Mewujudkan Percepatan Pembangunan di Wilayah”, dan akan berlangsung selama 30 hari, terhitung mulai tanggal 08 Mei sampai 06 Juni 2024.

Dalam laporannya, Dandim 0417/Kerinci Letkol Inf Eko Budiarto, S.I.P.,M.I.P. menyampaikan, lokasi kegiatan TMMD di Desa Air Panas Kecamatan Air Hangat Barat menuju Desa Belui Kecamatan Depati VII Kabupaten Kerinci. Sasaran program TMMD ini, yaitu pengerjaan fisik berupa pembukaan jalan baru usaha tani sepanjang 6.350 meter, dengan lebar 9 meter.

Baca Juga : Letkol Eko Budiarto Gantikan Letkol Andi Irawan sebagai Dandim 0417 Kerinci  

“Dalam pelaksanaannya ada sasaran fisik pokok, sasaran tambahan dan sasaran non fisik. Untuk sasaran fisik akan dilaksanakan pembukaan jalan baru dari Kantor Camat Air Hangat Barat hingga batas Kota Sungai Penuh, sementara untuk sasaran tambahan yakni, Rehab MCK satu unit, rehab Rumah Ibadah satu unit dan pembangunan sumur bor,” kata Dandim 0417/Kerinci.

Untuk nonfisik, Lanjut Dandim, meliputi Penyuluhan Pertanian, Peternakan, KB Kes, Stunting, serta Wawasan Kebangsaan. “Kalau untuk sasaran non fisiknya, nantinya akan ada penyuluhan Bela Negara, Wawasan Kebangsaan, Kamtibmas dan bahaya narkoba, Stunting, Penyuluhan Pertanian dan Perikanan, Posyandu, Penghijauan,” paparnya.

Baca Juga: Pemkab Kerinci dan Pemkot Sungai penuh Bersama Pemprov Jambi Gelar FGD Penanganan Banjir Sungai Batang Merao

Dalam sambutannya, Pj Bupati Kerinci, Asraf menyampaikan bahwa TMMD sebagai kegiatan lintas sektoral kementerian, lembaga pemerintah non kementerian dan komponen masyarakat dalam rangka mewujudkan akselerasi pembangunan dan sinkronisasi berbagai program pemerintah.

“TMMD sebagai salah satu solusi menjawab aspirasi dan kebutuhan masyarakat, membangun semangat mengelola potensi wilayah dalam mendukung terciptanya pertahanan darat yang tangguh dan berdaya lenting tinggi,” tutur Asraf.

Baca Juga : Pemkab Kerinci Raih WTP, Asraf : Berkat Semangat dan Kerja Keras Bersama   

Ditambahkan Pj Bupati Asraf, dengan komitmen dan sinergi bersama, merupakan Bukti nyata TNI membangun Desa melalui TMMD agar Desa akan lebih baik dan mandiri dengan SDM yang cerdas, terampil, kreatif dan inovatif serta berkualitas mumpuni sebagai modal utama membangun daerah untuk Kabupaten Kerinci lebih maju pada masa mendatang.

“Saya mengimbau kepada kita semua untuk menjadikan TMMD ke-120 menjadi wahana koordinasi dan komunikasi efektif, jadikan kegiatan TMMD sebagai sarana untuk membangun Desa dengan gotong Royong. Jalin hubungan baik antara TNI Polri dengan Masyarakat selama melaksanakan kegiatan TMMD di Desa Kita ini,” ucap Pj Bupati.

Berita lainnya:

Ternyata! Ini Manfaat Daun Sambung Nyawa bagi Kesehatan

Kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan lokasi TMMD di Kecamatan Air Hangat Barat oleh Pj. Bupati Kerinci Asraf bersama Dandim 0417/Kerinci Letkol Inf Eko Budiarto.(adz)

Pemkab Kerinci Raih WTP, Asraf : Berkat Semangat dan Kerja Keras Bersama

 

MERDEKAPOST.COM, JAMBI – Pemerintah Kabupaten Kerinci pada hari ini, menerima penghargaan predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI Tahun Anggaran 2023 dari BPK RI Perwakilan Jambi bertempat di Auditorium Sultan Thaha BPK RI Perwakilan Jambi, Selasa, (7/5/2024).

Opini WTP yang didapatkan Kabupaten Kerinci ini diserahkan langsung oleh Kepala BPK RI Perwakilan Jambi Paula Henry Simatupang, SE, M.Si, AK, CA, CFrA, CPA,CSFA, kepada Pj. Bupati Kerinci Asraf dan beberapa kepala daerah lainnya dalam wilayah Provinsi Jambi, atas akuntabilitas pengelolaan keuangan yang telah dilakukan pada tahun 2023.

Pj Bupati Asraf menyampaikan apresiasi kepada jajaran Pemerintah Kabupaten Kerinci atas semangat dan kerja kerasnya yang dilakukan sehingga opini WTP ini bisa kembali berhasil diraih oleh Kabupaten Kerinci, yang mana ditahun sebelumnya belum dapat memberikan hasil yang terbaik.

Baca Juga: Buktikan Keseriusan Maju di Sungai Penuh, Alfin Resmi Daftar di 6 Parpol

“Saya menyampaikan terima kasih, apresiasi dan kebanggaan kepada seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Kerinci atas pencapaian yang telah didapat ini, meskipun ditahun sebelumnya Kerinci belum bisa memberikan yang terbaik tapi dengan semangat dan kerja keras kita semua, Alhamdulillah ditahun ini Opini WTP kembali kita dapatkan, dan semua ini kami persembahkan kepada segenap masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Kerinci,” kata Pj Bupati Asraf.

Ucapan terima kasih dan apresiasi juga disampaikan Pj Bupati Asraf kepada Pimpinan dan Para Anggota DPRD Kabupaten Kerinci atas jalinan kerja sama dan kemitraan yang baik dalam melaksanakan fungsi legislasi, penganggaran (budgeting) dan pengawasan guna mendorong transparansi, akuntabilitas pengelolaan serta pelaporan keuangan daerah.

“Saya menyadari bahwa upaya Pemerintah Kabupaten Kerinci dalam rangka melakukan perbaikan pengelolaan keuangan dan aset daerah masih perlu penyempurnaan, untuk itu dengan jalinan kerjasama dan kemitraan yang baik pemerintah dengan DPRD Kerinci, secara bersama  akan terus melakukan peningkatan dan mempertahankan akuntabilitas pengelolaan keuangan di masa yang akan datang,” katanya.

Dalam acara yang dihadiri oleh Ketua DPRD Kerinci Edminudin, Sekda Kerinci Zainal Efendi beserta para pejabat terkait dalam jajaran Pemerintah Kabupaten Kerinci, Pj Bupati Asraf, mengharapkan bimbingan, saran, masukan maupun koreksi yang membangun dari BPK RI Perwakilan Provinsi Jambi, sehingga akuntabilitas pengelolaan keuangan Pemerintah Kabupaten Kerinci dapat dipertahankan dan ditingkatkan di masa-masa yang akan datang.(Adz)

Pemkab Kerinci dan Pemkot Sungai penuh Bersama Pemprov Jambi Gelar FGD Penanganan Banjir Sungai Batang Merao


JAMBI, MERDEKAPOST.COM – PJ. Bupati Asraf dan Walikota Sungai Penuh Ahmadi Zubir hadiri Focus Group Discussion (FGD) Penanganan Banjir Sungai Batang Merao Pasca Banjir Januari 2024, Acara dibuka langsung oleh wakil Gubernur Jambi Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I, bertempat di Hotel Aston, Selasa (07/05/2024).

Dalam kesempatan tersebut Wagub Sani meminta agar pertemuan pada FGD ini diharapkan multipihak dapat berdiskusi menemukan solusi permanen penanganan banjir di Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci.

Dalam sambutan dan arahannya Wagub Sani menyatakan bahwa semua pihak harus menyadari bahwa permasalahan banjir ini tidak dapat diselesaikan secara sektoral, tetapi membutuhkan sinergisitas dan kolaborasi multi sektor. 

“Saya berharap masukan dari pemerintah daerah dan perangkat daerah terkait, instansi vertikal serta para pakar dapat menghasilkan solusi/alternatif kedepan dalam mengelola ekosistem dan mengurangi dampak bencana diwilayah Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci,” kata Wagub Sani.

Wagub Sani juga menyatakan bahwa akan banyak tantangan yang perlu diselesaikan secara bersama baik terkait pengurangan potensi bahaya banjir maupun regulasi terkait penanganan daerah aliran Sungai antar wilayah administrasi yang berbeda. “Besar harapan saya melalui kegiatan ini, kedepan kita dapat menyusun program terintegrasi, baik dari hulu, tengah hingga hilir, menyiapkan solusi dan alternatif untuk memitigasi dan menangani banjir dikawasan rawan bencana dan juga seluruh wilayah Provinsi Jambi,” ujar Wagub Sani.

Menurut Wagub Sani, dalam penanggulangan banjir yang terjadi di Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci pada bulan Januari 2024 lalu, baik pada saat banjir maupun pasca banjir, Pemerintah Provinsi Jambi melalui perangkat daerah terkait membantu penanganan, memastikan agar pasokan masakan dan bantuan logistik kepada masyarakat diwilayah tersebut tidak terganggu.

“Evakuasi warga diminta secepatnya dilakukan untuk daerah yang dinilai rawan bencana. Petugas kesehatan juga diminta siaga disetiap posko pengungsi selama 24 jam dan gratis untuk mengantisipasi adanya pengungsi yang jatuh sakit.

Besar harapan kita bersama, agar apa yang telah dilakukan dan sedang diupayakan oleh Pemerintah Provinsi Jambi untuk menangani bencana banjir di Kabupaten Kerinci, Kota Sungai Penuh dan seluruh wilayah rawan bencana di Provinsi Jambi dapat mengurangi dampak yang dirasakan oleh masyarakat, dan selanjutnya dapat menguatkan komitmen seluruh masyarakat Provinsi Jambi bersama dengan pemerintah daerah dan pihak terkait untuk meningkatkan kolaborasi dan koordinasi melakukan mitigasi terhadap bencana banjir diwilayah Provinsi Jambi,” ucap Wagub Sani.

Wagub Sani juga menyampaikan bahwa penanganan sedimentasi (pendangkalan) Sungai Batang Merao merupakan kewenangan Pemerintah Pusat, tetapi Pemerintah Provinsi Jambi berupaya untuk mengusulkan ke Pemerintah Pusat. “Saya berharap semua stakeholder dapat memonitor dan saling berkoordinasi agar upaya- upaya mitigasi banjir dapat dilakukan lebih maksimal, berupaya untuk mengenali risiko banjir, penegakan aturan serta penyadaran masyarakat untuk memitigasi dan mengatasi banjir diwilayah Provinsi Jambi,” pungkas Wagub Sani.

Sementara itu Penjabat (Pj) Bupati Kerinci Asraf, S.Pt.,M.Si dalam paparannya menyatakan bahwa peristiwa bencana alam banjir dan tanah longsor di Kabupaten Kerinci pada tanggal 30 Desember 2023 lalu disebabkan oleh intensitas curah hujan yang tinggi dibeberapa titik lokasi, sehingga memicu meluapnya air Sungai Batang Merao dan beberapa anak Sungai lainnya.

“Berdasarkan perhitungan dari dinas terkait, diperoleh nilai total kerugian akibat rusaknya infrastruktur, rusaknya lahan pertanian dan meningkatnya kerentanan kesehatan masyarakat pada wilayah terdampak bencana alam banjir dan longsor yaitu sebesar Rp. 896.441.382.504 (Delapan ratus Sembilan puluh enam miliar empat ratus empat puluh satu juta tiga ratus delapan puluh dua ribu lima ratus empat rupiah). Dan untuk itu salah satu upaya penanganan pasca banjir ini pemerintah Kabupaten Kerinci telah membentuk Tim Pengkajian kebutuhan banjir dan longsor Kabupaten Kerinci,” jelas Pj. Bupati.

Pj. Bupati juga memaparkan langkah yang harus dilakukan di Sungai Batang Merao yaitu diantaranya normalisasi sepanjang Sungai Batang Merao dari Hulu ke Hilir, pembangunan Turap/Talud/Bronjong di Tebing Sungai yang rawan longsor, dan juga melakukan normalisasi Danau Kerinci.(Adz)

Atasi Keluhan Warga Biaya Parkir di Danau Kerinci Mahal, Pj Bupati Langsung Sidak, Asraf: Tarif Parkir disesuaikan dengan Perda

Keluhan warga mahalnya tarif masuk dan parkir di Objek Wisata Danau Kerinci, Pj Bupati Kerinci, Asraf, S.Pt secara proaktif melakukan inspeksi mendadak pada Minggu, 15 April 2024.(Ist) 

Merdekapost, Kerinci - Banyaknya keluhan masyarakat mengenai biaya masuk dan biaya parkir yang mahal di Objek Wisata Danau Kerinci, Pj Bupati Kerinci, Asraf, S.Pt secara proaktif melakukan inspeksi mendadak pada Minggu, 15 April 2024. Menggunakan kendaraan pribadi dan tanpa diketahui oleh petugas, Asraf tiba di lokasi untuk memverifikasi langsung kebenaran informasi tersebut.

Pada kedatangan yang terencana pukul 15.25 WIB, Asraf tidak langsung turun dari kendaraannya. Sebagai gantinya, ia mengutus ajudannya yang menyamar sebagai pengunjung biasa untuk membeli tiket. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa tarif masuk yang dipatok adalah Rp 10 ribu per pengunjung dewasa, sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda).

Namun, permasalahan terungkap pada tarif parkir, yang ternyata mencapai Rp 10 ribu per motor, tiga kali lipat lebih tinggi dari batas maksimal yang ditetapkan oleh Perda yaitu antara Rp 3 ribu sampai Rp 4 ribu. Lebih mengkhawatirkan, karcis parkir yang digunakan bukanlah karcis resmi pemerintah daerah, melainkan hanya lembaran dengan nomor parkir.

Menanggapi temuan ini, Pj Bupati Asraf langsung berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan dan unsur terkait lainnya untuk meninjau kebenaran situasi tersebut. “Untuk karcis masuk sudah sesuai dengan Perda yaitu Rp 10 ribu per orangnya, hanya di karcis parkir yang terdapat perbedaan dengan Perda, karena yang diberikan kepada pengunjung juga bukan karcis yang dicetak dari Pemda akan tetapi berbentuk nomor,” ujar Asraf mengklarifikasi situasi tersebut.

Asraf kemudian menginstruksikan agar tarif parkir disesuaikan dengan Perda dan meminta aparat penegak hukum untuk bertindak terhadap pihak-pihak yang melanggar ketentuan ini. Ini merupakan langkah tegas untuk menjamin tidak ada lagi tarif parkir yang melampaui batasan yang telah ditetapkan.

“Saya mendapat keluhan dari warga soal tarif masuk wisata dan parkir. Maka saya turun langsung pakai mobil pribadi tanpa diketahui petugas membeli tiket masuk, ternyata tiket masuk sesuai yaitu Rp 10 ribu per orang. Tapi parkir memang di sini Rp 10 ribu, untuk parkir ini kita minta aparat penegak hukum bertindak dan kami meminta agar tarif parkir ini sesuai Perda,” jelas Asraf.

Selain itu, Asraf juga meminta Dishub Kerinci untuk segera melakukan pengawasan dan penertiban lebih ketat. Ini adalah langkah penting untuk memastikan bahwa seluruh objek wisata milik pemerintah daerah Kerinci dapat dinikmati oleh masyarakat dengan rasa aman dan nyaman, terutama dalam menyediakan fasilitas yang adil dan terjangkau.(*)

[ Ald | Merdekapost.com ]

Asraf Buka Pesantren Kilat TP PKK Kerinci, “Puasaku Totalitas, Ramadhan Ku Berkualitas, Belajarku Tuntas”

PJ Bupati Kerinci Asraf, S.Pt, M.Si bersama salah seorang peserta saat membuka secara resmi pelaksanaan Pesantren Kilat yang dilaksanakan oleh TP PKK Kabupaten Kerinci  Ramadhan 1445 H bertempat di ruang Pola Kantor Bupati Kerinci, Selasa (19/3/2024). [Doc. istimewa]

“Puasaku Totalitas, Ramadhan Ku Berkualitas, Belajarku Tuntas” 

Kerinci | Merdekapost – PJ Bupati Kerinci Asraf, S.Pt, M.Si membuka secara resmi pelaksanaan pesantren kilat Ramadhan 1445 H 2024 M bertempat di ruang Pola Kantor Bupati Kerinci, Selasa (19/3/2024).

Kegiatan ini diprakarsai oleh Tim Penggerak PKK Kabupaten Kerinci yang dipimpin oleh Ny. Nurhayati Asraf. 

Turut hadir dalam acara pembukaan Sekda Kerinci Zainal Efendi, para Staf Ahli, Asisten, kepala OPD, serta para Camat di lingkup Pemerintah Kabupaten Kerinci.

Pesantren kilat kali ini mengambil tema "Puasaku Totalitas, Ramadhan Ku Berkualitas, Belajarku Tuntas" dengan peserta mulai dari anak-anak hingga dewasa, yang mewakili berbagai kecamatan di Kabupaten Kerinci dan direncanakan akan berlangsung selama tiga hari, dimulai dari tanggal 19 hingga 21 Maret 2024.

Dalam sambutannya, Pj. Bupati Kerinci Asraf, menyampaikan bahwa kegiatan Pesantren Kilat ini merupakan salah satu program unggulan dari Tim Penggerak PKK Kabupaten Kerinci yang tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan kualitas spiritual dan wawasan keagamaan bagi masyarakat kabupaten kerinci.

Baca Juga:

Wako Ahmadi Dampingi Gubernur Jambi Safari Ramadhan di Masjid Raya Rawang  

“ucapan Terimakasih kepada tim penggerak PKK kabupaten kerinci yang telah menyelenggarakan acara ini, tentu saja hal baik tersebut suatu bentuk wujud kecintaan dan kepedulian PKK terhadap masyarakat kabupaten kerinci di bidang keagamaan, dan juga sebagai bentuk kesiapan pemerintah kabupaten kerinci sebagai tuan rumah MTQ tingkat provinsi jambi yang akan kita laksanakan nantinya,”Tutur Asraf.

Sebagai upaya untuk memperdalam pemahaman agama dan meningkatkan kualitas spiritual umat, Lanjut PJ Bupati Asraf, harapan pemerintah Kabupaten Kerinci untuk peserta agar dapat mengikuti dengan baik sehingga dapat bermanfaat bagi diri sendiri khususnya dan untuk Kabupaten Kerinci umumnya.

“Untuk semua peserta tetap semangat, ikuti acara sebaik baiknya agar diperoleh ilmu yang bermanfaat, Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi seluruh peserta yang hadir, serta menjadi langkah awal yang baik dalam meningkatkan pemahaman dan praktik keagamaan di tengah masyarakat khususnya di kabupaten kerinci,” Pungkas Asraf.

Baca Juga:  

Ketua PKK dan Bunda PAUD Hasil Pilkades Dilantik, Herlina : Jadikan Ini Awal Pengabdian yang Tulus Untuk Masyarakat

Acara pembukaan Pesantren Kilat ini diselenggarakan dengan khidmat di Ruang Pola Kantor Bupati Kerinci, yang terletak di Bukit Tengah. Turut pula hadir sebagai penceramah Buya Sijum Latif yang menambah meriahnya acara Pesantren Kilat yang diselenggarakan. (*)

Copyright © MERDEKAPOST.COM. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs