Di Tengah Duka Keluarga Korban Kebakaran di Bentok, Bupati Monadi Hadir dan Serahkan Bantuan

Merdekapost.com, Kerinci – Di tengah duka akibat musibah kebakaran, Pemerintah Kabupaten Kerinci menunjukkan kepedulian dengan hadir langsung memberikan bantuan kepada warga yang terdampak.

Bupati Kerinci Monadi, S.Sos., M.Si., didampingi Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kerinci Dedi Andrizal, S.E., M.Si., menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran satu unit rumah di Desa Bentok, Kecamatan Kayu Aro, Kabupaten Kerinci.

Kebakaran tersebut terjadi pada Sabtu pagi, 19 September 2026. Peristiwa itu mengakibatkan satu unit rumah warga hangus terbakar dan menyebabkan keluarga korban kehilangan tempat tinggal serta sejumlah harta benda.

Baca Juga: Wabup Murison Launching Sekolah Siaga Kependudukan MAN 2 Kerinci

Di tengah kondisi tersebut, Bupati Kerinci Monadi hadir secara langsung pada Rabu (23/9/2026) untuk menyerahkan bantuan sekaligus memberikan dukungan moril kepada keluarga yang tertimpa musibah.

Bupati Kerinci Monadi mengatakan, kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab pemerintah kepada warga.

“Pemerintah harus hadir ketika masyarakat mengalami musibah. Bantuan yang kami berikan mungkin belum bisa mengganti seluruh kerugian yang dialami, tetapi kami berharap dapat sedikit meringankan beban keluarga,” ujar Monadi.

Menurutnya, musibah kebakaran tentu menjadi ujian berat bagi keluarga yang terdampak. Karena itu, ia berharap keluarga korban tetap tabah dan tidak kehilangan semangat untuk kembali bangkit.

Baca Juga: RSUD Mayjen H.A. Thalib Kota Sungai Penuh Gelar Witness dan Handover Alat Kesehatan CT Scan

“Kita turut prihatin atas musibah ini. Semoga keluarga diberikan ketabahan, kekuatan, dan kemudahan dalam menghadapi cobaan ini. Jangan melihat besar kecilnya bantuan, tetapi lihat perhatian dan kepedulian pemerintah kepada masyarakat,” katanya.

Monadi juga menegaskan bahwa Pemkab Kerinci akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat, khususnya ketika warga menghadapi kondisi sulit dan membutuhkan dukungan.

“Insyaallah, pemerintah daerah akan terus berusaha memberikan perhatian kepada masyarakat yang membutuhkan. Semoga bantuan ini bisa bermanfaat dan keluarga korban dapat segera bangkit kembali,” tutupnya.

Pemkab Kerinci berharap bantuan yang diserahkan dapat sedikit meringankan beban keluarga korban serta menjadi penyemangat untuk kembali menata kehidupan setelah musibah kebakaran.(Adz)

Bupati Monadi Apresiasi Antusiasme Masyarakat pada Festival Kopi Kerinci 2026, Dorong Kopi Lokal Tembus Pasar Dunia

KERINCI, MERDEKAPOST.COM – Bupati Kerinci Monadi, S.Sos., M.Si., resmi menutup rangkaian Festival Kopi Kerinci Tanah Surga 2026, Minggu (20/9/2026). 

Kegiatan yang berlangsung di kawasan M10, Lindung Jaya, Kecamatan Kayu Aro, itu menjadi penutup seluruh rangkaian festival yang mengangkat potensi kopi daerah.

Festival tersebut mempertemukan petani kopi, penggiat, pelaku usaha, pecinta kopi, pelaku UMKM hingga berbagai pihak yang selama ini ikut mendorong perkembangan komoditas kopi di Kabupaten Kerinci.

Sejumlah pejabat dan tokoh turut hadir dalam acara penutupan. Di antaranya Deputi BI Provinsi Jambi Yudo Wijoseno, Wakil Bupati Kerinci H. Murison, S.Pd., S.Sos., M.Si., Dandim 0417/Kerinci Letkol Inf Eko Siswanto, S.Hub.Int., M.I.P., anggota DPRD Kerinci, Sekda, Asisten dan Staf Ahli, Ketua GOW, Ketua Persit, Ketua Dharma Wanita, kepala OPD, para camat serta para penggiat kopi.

Nuansa budaya turut mewarnai penutupan festival melalui penampilan Tarian Cerita Kopi yang dibawakan tim kesenian binaan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kerinci.

Pertunjukan tersebut menggambarkan keterkaitan antara kopi, budaya dan kehidupan masyarakat Kerinci. Kehadiran seni tradisional sekaligus memperkuat identitas daerah dalam festival yang menjadikan kopi sebagai tema utama.

Monadi: Antusiasme Masyarakat Jadi Kekuatan

Bupati Monadi mengaku terharu melihat tingginya antusiasme masyarakat selama Festival Kopi Kerinci Tanah Surga 2026 berlangsung.

Menurutnya, respons masyarakat menunjukkan bahwa kopi Kerinci memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan, bukan hanya sebagai hasil perkebunan, tetapi juga sebagai bagian dari kekuatan ekonomi dan identitas daerah.

“Saya merasa terharu melihat semangat peserta dan masyarakat dalam mengikuti kegiatan ini. Ini menunjukkan bahwa kopi Kerinci memiliki potensi yang luar biasa dan mendapat dukungan dari masyarakat kita,” ujar Monadi.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan festival, mulai dari sponsor, panitia, petani, penggiat kopi, pelaku UMKM hingga para peserta.

Monadi berharap festival tersebut dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan kualitas penyelenggaraan yang semakin baik.

“Terima kasih kepada seluruh sponsor dan semua pihak yang telah terlibat. InsyaAllah tahun depan kegiatan ini tetap berkelanjutan dan kita terus dorong agar semakin baik,” katanya.

Kompetisi Kopi Tampilkan Potensi Pelaku Kopi

Festival Kopi Kerinci Tanah Surga 2026 tidak hanya menjadi ajang promosi, tetapi juga menghadirkan sejumlah kompetisi yang berkaitan langsung dengan kualitas dan kreativitas dalam dunia perkopian.

Pada kategori Greenbean Arabica, juara pertama diraih Deka Mulia dari Desa Pauh Tinggi. Posisi kedua ditempati Rio Apriadi dari Desa Kersik Tuo dan juara ketiga Busri dari Desa Pauh Tinggi.

Untuk kategori Greenbean Robusta, Deka Mulia dari Desa Pauh Tinggi kembali meraih juara pertama. Juara kedua diraih Idris Hermawan dari Desa Jernih Jaya, sedangkan juara ketiga diraih Santi Ali dari Sungai Penuh.

Monadi saat mempromosikan produk Kopi Lokal Kerinci.(mpc)

Sementara kategori Greenbean Liberika, posisi pertama diraih Adelia dari Jambi. Juara kedua diraih Yani Nurmayani dari Sungai Terap, Tanjung Jabung Barat, dan juara ketiga Martono dari Sarolangun.

Pada lomba Manual Brewing, Frenki keluar sebagai juara pertama, disusul M. Irvan dan Galan Dwi Andika.

Untuk kategori Cup Taster, juara pertama diraih Rahma, juara kedua Frasetiawan dan juara ketiga Zanka Sari.

Sedangkan lomba Hilirisasi Kopi menempatkan G Royal Coffee sebagai juara pertama. Posisi kedua diraih Kopi Datok/Cascara Kerinci dan juara ketiga Rahma Putri.

Bukan Sekadar Festival Tahunan

Festival Kopi Kerinci Tanah Surga 2026 diharapkan menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem perkopian di Kerinci secara berkelanjutan.

Pengembangan tersebut mencakup berbagai tahapan, mulai dari peningkatan kualitas hasil petani, pengolahan, kreativitas produk, hilirisasi hingga perluasan pemasaran.

Dengan potensi perkebunan dan kekayaan alam yang dimiliki, kopi Kerinci dinilai memiliki ruang yang besar untuk terus dikembangkan sehingga mampu memberikan nilai tambah bagi petani dan pelaku usaha sekaligus mendukung perekonomian daerah.

Dari Tanah Surga Kerinci, kopi bukan hanya tentang cita rasa. Di balik setiap bijinya terdapat potensi ekonomi, kreativitas masyarakat dan kekayaan budaya yang terus diperkenalkan ke khalayak luas. (Adz)

Dukung Perluasan Lahan Perkebunan Kopi di Kayu Aro, Monadi Bidik Kopi Kerinci Berkualitas

Merdekapost.com - Pemerintah Kabupaten Kerinci terus memperkuat pengembangan komoditas kopi sebagai salah satu sektor strategis untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani.

Langkah tersebut ditandai dengan Tanam Perdana Kopi Arabika Tahun 2026 bersama masyarakat di Desa Jernih Jaya, Kecamatan Gunung Tujuh, Jumat (18/9/2026).

Program yang dilaksanakan Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Kerinci itu merupakan bagian dari perluasan tanaman kopi Arabika dengan dukungan Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Perkebunan.

Pada tahap pertama, penanaman dilakukan di lahan seluas 320 hektare, dari total bantuan perluasan tanaman kopi Arabika seluas 650 hektare pada 2026. Sebanyak 42 kelompok penerima manfaat turut mengikuti kegiatan tersebut secara virtual.

Kegiatan diawali arahan Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian, Heru Tri Widarto, S.Si., M.Sc., yang menekankan pentingnya pengembangan dan hilirisasi kopi yang dimulai dari sektor hulu.

Bupati Kerinci Monadi, S.Sos., M.Si., menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas dukungan tersebut. Menurutnya, program perluasan kopi bukan sekadar menambah luas perkebunan, tetapi merupakan investasi jangka panjang bagi peningkatan produktivitas dan pendapatan masyarakat.

Baca Juga: Dinkes Kerinci Jemput Bola ke Kemenkes RI, Perjuangkan Peningkatan Fasilitas dan Layanan RSUD

“Atas nama Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Kerinci, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Pusat, khususnya Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Perkebunan,” ujar Monadi.

Monadi menilai Kerinci memiliki modal alam yang kuat untuk menghasilkan kopi berkualitas. Selain Arabika, Pemkab Kerinci juga mengembangkan Robusta dan Liberika.

Namun, Bupati menegaskan pengembangan kopi tidak boleh berhenti pada aktivitas menanam.

Pemkab Kerinci mendorong penguatan ekosistem kopi secara menyeluruh, mulai dari bibit berkualitas, budidaya, pemeliharaan, peningkatan kapasitas petani, pengendalian hama dan penyakit, produktivitas, pascapanen, peningkatan mutu, pemasaran hingga pengembangan produk olahan.

Dengan pola tersebut, komoditas kopi diharapkan tidak hanya menghasilkan biji kopi, tetapi juga menciptakan nilai tambah yang lebih besar bagi masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Monadi juga menyampaikan aspirasi mengenai dukungan Dana Bagi Hasil (DBH) kopi untuk Kabupaten Kerinci sebagai salah satu upaya memperkuat pengembangan komoditas unggulan daerah.

Sementara itu, Dirjen Perkebunan Heru Tri Widarto menekankan bahwa kualitas produk dan kemampuan membaca pasar menjadi bagian penting dalam pengembangan kopi. Peluang pasar domestik maupun ekspor perlu dimanfaatkan dengan tetap memenuhi standar yang ditetapkan.

Baca Juga: Edi Purwanto Turun ke Lokasi Kebakaran, Upayakan Rumah Khusus Untuk Warga Bungo

Monadi juga berpesan kepada kelompok penerima manfaat agar bantuan pemerintah dijaga dan dimanfaatkan sesuai ketentuan serta petunjuk teknis.

“Petani adalah salah satu kekuatan utama pembangunan Kabupaten Kerinci. Apabila petani sejahtera, ekonomi masyarakat bergerak. Apabila sektor pertanian dan perkebunan berkembang, maka perekonomian daerah juga akan semakin kuat,” tegasnya.

Melalui perluasan 650 hektare tanaman kopi Arabika, Pemkab Kerinci berharap produksi kopi berkualitas terus meningkat dan berdampak terhadap pendapatan petani serta perekonomian daerah.

Lebih jauh, pemerintah daerah ingin menjadikan kopi bukan hanya sebagai komoditas perkebunan, tetapi juga sebagai identitas, kebanggaan dan salah satu penggerak ekonomi Kabupaten Kerinci.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Kerinci Irwandri, S.E., M.M., unsur Forkopimda, perwakilan Dinas Perkebunan Provinsi Jambi, serta kelompok penerima manfaat bantuan perluasan kopi Arabika.

Dengan tanam perdana ini, Kerinci mulai memperkuat langkah membangun industri kopi terintegrasi dari hulu hingga hilir, dengan petani sebagai aktor utama penggerak ekonomi daerah.(Adz)

Bertahun Berjuang Melawan Kelumpuhan Otak, Gibran Bocah Kerinci Butuh Uluran Tangan dan Kepedulian Pemerintah

Bertahun-tahun Berjuang Melawan Kelumpuhan Otak, Gibran Bocah 9 tahun asal Tanah Cogok Kerinci Butuh Uluran Tangan dan Kepedulian Pemerintah.(Adz)

KERINCI | MERDEKAPOST.COM - Perjuangan Muhammad Gibran, bocah 9 tahun asal Desa Baru Semerah, Kecamatan Tanah Cogok, Kabupaten Kerinci, Jambi, untuk mendapatkan pengobatan terus berlanjut. Di tengah kondisi kesehatan yang membutuhkan perhatian dan keterbatasan ekonomi keluarga, kepedulian pemerintah daerah terhadap kondisi Gibran turut dipertanyakan.

Gibran disebut telah mengalami kondisi sakit sejak usia sekitar lima bulan. Saat ini, ia masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Ahmad Mukhtar Bukittinggi, Sumatera Barat, dengan didampingi kedua orang tuanya.

Perjuangan tersebut tidak mudah. Kondisi ekonomi keluarga yang terbatas membuat orang tua Gibran harus berusaha keras memenuhi kebutuhan pengobatan. Bahkan, sejumlah harta benda disebut telah dijual untuk membiayai pengobatan sang anak.

Kondisi ini mendapat perhatian Sopan Sopian, salah seorang aktivis di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh. Ia mempertanyakan kehadiran pemerintah daerah dalam melihat kondisi warganya yang sedang menghadapi situasi sulit.

“Di mana letak kepedulian pemerintah daerah dalam menanggapi keadaan salah satu warga yang sangat membutuhkan perhatian pemerintah, dalam keadaan ekonomi yang sangat terjepit?” ujar Sopan Sopian.

Ia juga mengingatkan bahwa nilai keadilan sosial sebagaimana tercantum dalam Pancasila semestinya dapat diwujudkan melalui kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.

“Di mana keadilan dan nilai Pancasila, keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia?” katanya.

Sopan berharap pemerintah daerah tidak tinggal diam dan dapat mengambil langkah sesuai kewenangannya, terutama dalam memastikan keluarga Gibran memperoleh informasi, akses pelayanan kesehatan, serta bantuan yang memang menjadi hak atau dapat diberikan berdasarkan ketentuan yang berlaku.

Ia juga berharap perhatian terhadap Gibran tidak berhenti pada pemberitaan, tetapi dapat menjadi momentum bagi pemerintah dan masyarakat untuk bersama-sama membantu keluarga tersebut.

Sementara itu, keluarga Gibran masih terus berjuang dan berharap anak mereka mendapatkan pengobatan terbaik sesuai kondisi yang dialaminya.

Di tengah perjuangan panjang tersebut, perhatian dan kehadiran pemerintah sangat diharapkan oleh keluarga Gibran.(Adz)

Bupati Monadi Didampingi Camat AHT Hadir Jenguk Korban Kebakaran di Kemantan dan Salurkan Bantuan

Bupati Monadi Didampingi Camat AHT, Dinas Sosial  Hadir Jenguk Korban Kebakaran di Kemantan dan Salurkan Bantuan.(Ist) 

Kerinci, Merdekapost.com — Pemerintah Kabupaten Kerinci hadir dan tunjukkan empati serta rasa kepedulian mendalam terhadap warga yang sedang dilanda musibah

Bupati Monadi didampingi Camat Air Hangat Timur Widya Mayasari, S.STP menjenguk warga yang ditimpa musibah kebakaran di Desa Kemantan Tinggi sekaligus menyerahkan bantuan (03/09/2026)..

Bantuan yang diberikan Bupati Kerinci tersebut berupa semen, atap, serta sejumlah perlengkapan kebutuhan warga, di antaranya kasur, tikar, dan terpal.

Dalam kesempatan itu, Bupati Kerinci juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat karena Pemerintah Daerah baru dapat hadir setelah beberapa saat pasca kejadian. 

Dirinya menyebut keterlambatan tersebut bukanlah disengaja akan tetapi disebabkan karena adanya satu dan lain hal.

Menurutnya, kehadiran Pemda di tengah masyarakat merupakan salah satu bentuk tanggung jawab pemerintah untuk membantu warga yang sedang mengalami musibah.

Baca Juga: Kebakaran Hebat di Kemantan Kerinci, Rumah dan Harta Benda Habis Terbakar, GP Ansor dan IKA PMII Kerinci Sungai Penuh Gelar Open Donasi

Bupati juga berpesan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kerinci agar lebih waspada dan tidak lalai terhadap potensi kebakaran. Masyarakat diminta memperhatikan kondisi rumah serta berbagai sumber yang dapat memicu terjadinya kebakaran.

“Jangan sampai kita lalai. Mari sama-sama meningkatkan kewaspadaan agar kejadian kebakaran tidak kembali terjadi,” pesannya.

Bupati Kerinci berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban warga dan membantu memenuhi kebutuhan mereka pascamusibah. 

Bupati Monadi dan Toby Arif Munandar selaku anak dari korban (Pemilik Rumah).(ist)

Sementara itu Toby Arif Munandar selaku anak dari Pemilik Rumah atas nama keluarga mengucpkan Terima kasih kepada Bupati Kerinci Bapak Monadi, Ibu Camat Air Hangat Timur, Dinas Sosial, serta Kades Kemantan Tinggi yang telah hadir dan memberikan support kepada keluarganya dalam menghadapi musibah kebakaran yang telah meluluhlantakkan Rumah dan harta benda keluarganya, 

"Terima kasih juga untuk keluarga, sahabat, dan seluruh masyarakat yang telah hadir, membantu, serta mendoakan keluarga kami.

Di tengah kehilangan yang begitu besar, kepedulian tersebut menjadi kekuatan bagi kami untuk bangkit". Ujar Toby

"Kami kehilangan banyak hal, tetapi kami masih memiliki keluarga, doa, dan orang-orang baik yang berdiri bersama kami". Pungkas Toby dengan nada terbata-bata. (Adz)

Daftar Kerusakan Akibat Puting Beliung di Kerinci, Warga Diminta Tetap Waspada!

 

Daftar Kerusakan Akibat Puting Beliung di Kerinci, Sejumlah kerusakan terjadi akibat angin puting beliung menerjang Desa Tangkil, Kecamatan Gunung Tujuh, Kabupaten Kerinci, Senin (31/8/2026) sekitar pukul 14.00 WIB(adz/AI)

KERINCI - Sejumlah kerusakan terjadi akibat angin puting beliung menerjang Desa Tangkil, Kecamatan Gunung Tujuh, Kabupaten Kerinci, Jambi, Senin (31/8/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Bencana tersebut menyebabkan sedikitnya empat rumah warga mengalami kerusakan.

Selain merusak rumah, angin kencang juga merobohkan tiga tiang PLN di wilayah Desa Tangkil.

Robohnya tiang listrik berpotensi mengganggu jaringan listrik di sekitar lokasi kejadian.

Warga diimbau tidak mendekati tiang maupun kabel listrik yang roboh untuk menghindari risiko kecelakaan.

Hingga Senin sore, petugas masih melakukan pendataan terhadap dampak angin puting beliung di Desa Tangkil.

Petugas juga melakukan pengecekan terhadap rumah-rumah warga yang terdampak untuk memastikan tingkat kerusakan.

Data sementara mencatat empat rumah mengalami kerusakan dan tiga tiang PLN roboh.

Jumlah tersebut masih dapat berubah setelah proses pendataan dan verifikasi di lapangan selesai dilakukan.

Peristiwa puting beliung ini menjadi pengingat bagi masyarakat Kerinci untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca.

Angin kencang dapat muncul secara tiba-tiba, terutama saat hujan deras melanda wilayah tersebut.

Warga disarankan segera mencari tempat aman ketika hujan deras disertai angin kencang mulai terjadi.

Masyarakat juga diminta menjauhi pohon besar, tiang listrik, serta bangunan yang terlihat tidak kokoh selama cuaca ekstrem.

Khusus di sekitar lokasi tiang listrik roboh, warga diminta tidak menyentuh kabel atau mendekati jaringan listrik sebelum dinyatakan aman oleh petugas.(*) 

Isi Kemerdekaan dengan Aksi Nyata, Bupati Monadi Pimpin Warga Bersihkan Sungai Siulak Mukai

KERINCI - Semangat HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia diwujudkan dengan aksi nyata. 

Bupati Kerinci Monadi, S.Sos., M.Si, turun langsung bersama masyarakat melaksanakan aksi bersih sungai di wilayah Kecamatan Siulak Mukai, Senin (24/8/2026).

Dengan semangat gotong royong, Bupati Monadi bersama Kadis Lingkungan Hidup Neneng Susanti, S.Hut., M.Si., Camat Siulak Mukai, unsur Forkopimcam, pemerintah desa, dan masyarakat bahu-membahu membersihkan sungai.

Karena kemerdekaan bukan hanya tentang mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi juga tentang mengisi kemerdekaan dengan kepedulian dan aksi nyata untuk daerah dan lingkungan.

Mari jaga sungai, jaga lingkungan, dan terus hidupkan semangat gotong royong demi Kerinci yang bersih, sehat, dan nyaman.

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81

Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.(Adz)

Pemkot Sungai Penuh Ucapkan Selamat kepada Kabupaten Kerinci atas Apresiasi Program 3 Juta Rumah

SUNGAI PENUH, MERDEKAPOST.COM – Pemerintah Kota Sungai Penuh mengucapkan selamat kepada Pemerintah Kabupaten Kerinci atas prestasi dalam Program 3 Juta Rumah.

Kabupaten Kerinci meraih Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Sumatera. Pemerintah pusat memberikan apresiasi tersebut atas komitmen Pemerintah Kabupaten Kerinci dalam mendukung pembangunan rumah bagi masyarakat.

Melalui program tersebut, Kabupaten Kerinci berhasil membangun 250 unit rumah. Capaian ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam membantu masyarakat mendapatkan hunian yang layak, aman, dan nyaman.

BACA JUGA:

Satu Lagi Prestasi Nasional, Wali Kota Sungai Penuh Terima Penghargaan dan Insentif Rp1,5 Miliar dari Kemendagri

Jambi Raih Penghargaan Daerah Berprestasi, Dapat Rp 5 Miliar untuk Bedah 250 Rumah

Pemerintah Kota Sungai Penuh menilai pembangunan 250 unit rumah membawa manfaat besar bagi masyarakat. Setiap rumah memberikan ruang yang lebih aman bagi keluarga untuk menjalani kehidupan sehari-hari.

Selain memenuhi kebutuhan tempat tinggal, pembangunan rumah juga membantu keluarga meningkatkan kualitas hidup. Hunian yang layak dapat memberikan rasa aman dan mendukung tumbuh kembang anak dalam lingkungan yang lebih baik.

Pemerintah Kota Sungai Penuh berharap capaian tersebut mendorong Pemerintah Kabupaten Kerinci untuk terus memperluas program pembangunan rumah. Semakin banyak rumah yang tersedia, semakin banyak pula keluarga yang dapat menikmati hunian yang layak.

Pemkot Sungai Penuh juga berharap pemerintah daerah di Provinsi Jambi terus memperkuat kerja sama dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Sinergi antardaerah dapat mendorong lahirnya lebih banyak program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Selamat dan sukses kepada Pemerintah Kabupaten Kerinci atas capaian dalam Program 3 Juta Rumah. Semoga prestasi ini menjadi motivasi untuk terus membangun rumah layak dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Pemerintah Kota Sungai Penuh.

BACA JUGA: Presiden Prabowo Sapa 10 Ribu Massa Aksi Damai di GBK, Don Muzakir: Program Rakyat Harus Dijaga dan Dikawal

Capaian 250 unit rumah sekaligus memperkuat kontribusi Kabupaten Kerinci dalam mendukung Program 3 Juta Rumah. Pemerintah Kota Sungai Penuh mengapresiasi langkah tersebut dan berharap Kabupaten Kerinci terus menghadirkan program pembangunan yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

Selamat dan sukses Pemerintah Kabupaten Kerinci. Terus bergerak, terus membangun, dan terus memberikan manfaat bagi masyarakat.(Adz/Merdekapost)

Dorong Brand Pariwisata yang Berdaya Saing, Disparbud Kerinci Bekali 30 Tour Guide

Bupati Monadi membuka secara resmi Bimbingan Teknis (Bimtek) Tour Guide yang dilaksanakan oleh Disparbud Kerinci bertempat di Villa Weloza, Kamis (6/8/2026).

KERINCI, MERDEKAPOST.COM – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kerinci terus memperkuat kualitas sumber daya manusia di sektor pariwisata. Salah satunya melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Tour Guide, yang berlangsung di Villa Weloza, Kamis (6/8/2026).

Bupati Kerinci, Monadi membuka langsung kegiatan tersebut. Sebanyak 30 peserta mengikuti Bimtek Tour Guide yang berasal dari berbagai unsur pariwisata, mulai dari pemandu wisata, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), pelaku usaha pariwisata. Hingga masyarakat yang bergerak di sektor pariwisata.

Kegiatan ini menjadi langkah Pemerintah Kabupaten Kerinci, untuk meningkatkan kemampuan para pemandu wisata. Terlebih, kunjungan wisatawan ke Kerinci terus membutuhkan dukungan sumber daya manusia, yang mampu memberikan pelayanan profesional.

Tingkatkan Kompetensi dan Pelayanan Pemandu Wisata

Ketua Panitia Bimtek Tour Guide, Doni Andriatama, mengatakan kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya. Pemerintah Kabupaten Kerinci melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia pariwisata.

Menurutnya, pemandu wisata memiliki peran penting dalam membangun pengalaman wisatawan selama berada di Kerinci.

Karena itu, pemandu wisata tidak cukup hanya memahami lokasi destinasi. Mereka juga perlu memiliki wawasan luas, kemampuan komunikasi yang baik, pemahaman terhadap budaya lokal. Serta sikap profesional ketika melayani wisatawan.

“Seiring meningkatnya kunjungan wisatawan ke Kabupaten Kerinci. Kita membutuhkan pemandu wisata yang memiliki kompetensi, wawasan, kemampuan komunikasi. Serta sikap profesional sehingga mampu memberikan pelayanan terbaik kepada wisatawan,” ujar Doni.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kerinci Jamal Penta menjelaskan, Bimtek tersebut memiliki sejumlah tujuan penting.

Pertama, kegiatan ini meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pemandu wisata sesuai dengan standar pelayanan kepariwisataan.

Kedua, kegiatan ini memperkuat kemampuan komunikasi, pelayanan prima. Serta kemampuan peserta dalam menyampaikan interpretasi, mengenai destinasi wisata.

Ketiga, kegiatan ini mendorong lahirnya pemandu wisata yang profesional, beretika, dan memiliki daya saing.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Kerinci juga ingin memperkuat pengembangan destinasi wisata Kerinci. Sebagai bagian dari kawasan strategis pariwisata nasional.

Adapun materi Bimtek mencakup kebijakan pembangunan kepariwisataan, teknik kepemanduan wisata, pelayanan prima. Dan komunikasi efektif, pengelolaan perjalanan wisata, hingga keselamatan wisatawan.

Baca Juga: Bupati Monadi Turun Langsung Pastikan Pelayanan Kesehatan Menjangkau Wilayah Sulit dan Terpencil

Jamal berharap seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan disiplin dan penuh semangat. Dengan demikian, peserta dapat menerapkan ilmu yang mereka peroleh ketika mendampingi wisatawan di berbagai destinasi Kabupaten Kerinci.

“Harapan kami, ilmu yang di peroleh selama Bimtek dapat peserta terapkan. Dalam memberikan pelayanan terbaik kepada wisatawan, dan ikut memajukan sektor pariwisata Kabupaten Kerinci,” kata Jamal.

Bupati Monadi Dorong Kerinci Bangun Brand Pariwisata

Bupati Kerinci Monadi menegaskan bahwa Kerinci harus mampu membangun sekaligus memasarkan brand pariwisata yang memiliki nilai jual dan daya saing.

Menurut Monadi, pemandu wisata memegang peran penting dalam membangun citra tersebut. Sebab, wisatawan tidak hanya menikmati keindahan alam, tetapi juga membutuhkan cerita, informasi, pengalaman, dan pelayanan yang berkesan.

Karena itu, Monadi mendorong para tour guide untuk memberikan pelayanan prima serta menyampaikan cerita dan narasi wisata yang menarik.

“Kerinci harus mampu membuat dan menjual brand pariwisata yang memiliki nilai jual dan daya saing yang baik. Hal ini harus mendapat dukungan dari pelaku tour guide melalui pelayanan prima, cerita, dan narasi yang baik,” ungkap Monadi.

Selain itu, Monadi menilai pengembangan pariwisata membutuhkan kolaborasi yang kuat. Pemerintah, pelaku usaha pariwisata, masyarakat, serta pihak Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) perlu bergerak bersama.

Menurutnya, masyarakat juga memiliki peran besar dalam membangun cerita tentang pariwisata Kerinci. Cerita lokal, budaya, tradisi, sejarah, serta kekayaan alam dapat menjadi bagian penting dalam memperkuat daya tarik destinasi.

“Semua pihak harus berkolaborasi. Pemerintah, pelaku usaha pariwisata, TNKS, dan yang tidak kalah penting masyarakat. Harus ikut membuat cerita pariwisata Kerinci yang baik,” ujarnya.

Dorong Event Wisata Berkualitas hingga Perbaikan Akses

Selanjutnya, Monadi mendorong Pemerintah Kabupaten Kerinci dan para pelaku pariwisata untuk menghadirkan event wisata yang berkualitas dan berkelanjutan.

Bahkan, menurutnya, Kerinci perlu menggelar event pariwisata secara rutin. Jika memungkinkan. Setiap bulan harus ada agenda wisata, yang mampu menarik wisatawan dari luar daerah.

“Kerinci juga harus mampu melaksanakan event-event pariwisata berkualitas. Kapan perlu, setiap bulan ada event pariwisata,” tegasnya.

Namun, pengembangan pariwisata tidak hanya bergantung pada promosi dan event. Pemerintah juga perlu terus membenahi berbagai aspek pendukung. Mulai dari pelayanan, akomodasi, keamanan, kenyamanan wisatawan, hingga sarana dan prasarana publik.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Kerinci terus mendorong peningkatan akses menuju Kerinci. Salah satu fokusnya yakni, membuka dan memperkuat akses transportasi udara. Sehingga wisatawan dapat mencapai Kerinci dengan lebih mudah.

Di sisi lain, Monadi juga meminta Dinas Pariwisata dan Kebudayaan menyusun target pendapatan dari sektor pariwisata. Langkah tersebut penting agar pertumbuhan kunjungan wisatawan juga memberikan kontribusi nyata terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Dengan peningkatan kompetensi tour guide, penguatan promosi, penyelenggaraan event berkualitas, kolaborasi lintas sektor. Serta perbaikan infrastruktur dan akses transportasi, Pemerintah Kabupaten Kerinci berharap sektor pariwisata mampu tumbuh lebih kuat.

Pada akhirnya, Kerinci tidak hanya memiliki destinasi wisata yang indah. Tetapi juga mampu menghadirkan pengalaman wisata yang berkualitas, aman, nyaman, dan berkesan bagi setiap pengunjung.(Adz)

Bupati Monadi Turun Langsung Pastikan Pelayanan Kesehatan Menjangkau Wilayah Sulit dan Terpencil

KERINCI – Pemerintah Daerah Kabupaten Kerinci terus memperkuat monitoring dan evaluasi pelayanan kesehatan, khususnya di wilayah sulit dan terpencil.

Komitmen tersebut ditunjukkan langsung oleh Bupati Kerinci Monadi yang turun ke lapangan bersama jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Kerinci untuk melakukan monitoring dan evaluasi pelayanan kesehatan, Jumat (7/8/2026) lalu.

Dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kerinci H. Hermendizal diwakili Sekretaris Dinas Kesehatan, Iswizal Ismail, SKM., M.Si., yang turut mendampingi Bupati Kerinci.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah memastikan pelayanan kesehatan tetap hadir dan dapat diakses oleh seluruh masyarakat, termasuk warga yang berada di wilayah sulit dijangkau dan terpencil.

Melalui monitoring secara langsung, pemerintah daerah dapat melihat kondisi pelayanan di lapangan, sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala maupun kebutuhan yang dihadapi tenaga kesehatan dan masyarakat.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Kerinci, Iswizal Ismail, SKM., M.Si., mengatakan monitoring dan evaluasi tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan pelayanan kesehatan di wilayah sulit dan terpencil tetap berjalan secara optimal.

Menurutnya, kondisi geografis tidak boleh menjadi alasan untuk mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat. Sebaliknya, wilayah yang sulit dijangkau membutuhkan perhatian dan pemantauan lebih intensif agar berbagai kebutuhan kesehatan dapat diketahui dan segera ditindaklanjuti.

“Kami bersama Bapak Bupati turun langsung untuk melihat kondisi pelayanan kesehatan di lapangan. Dari kegiatan ini, kita dapat mengetahui apa saja yang menjadi kendala maupun kebutuhan, sehingga ke depan pelayanan kesehatan di daerah sulit dan terpencil dapat terus kita tingkatkan,” ujar Iswizal.

Ia menambahkan, Dinas Kesehatan Kabupaten Kerinci akan terus melakukan evaluasi secara berkala serta memperkuat koordinasi dengan fasilitas kesehatan dan tenaga kesehatan di lapangan.

Hal ini dilakukan untuk memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan dengan baik serta masyarakat di seluruh pelosok Kabupaten Kerinci memperoleh akses pelayanan kesehatan yang layak.

Sementara itu, kehadiran langsung Bupati Kerinci dalam monitoring tersebut menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap pemerataan pelayanan kesehatan.

Dengan monitoring dan evaluasi secara langsung, diharapkan setiap persoalan yang ditemukan di lapangan dapat ditindaklanjuti dengan tepat, sehingga kualitas pelayanan kesehatan di wilayah sulit dan terpencil terus mengalami peningkatan.(Adz)

Baru Kembali Usai Mengikuti Lemhanas, Bupati Monadi Kembali Turun Cek Perbaikan Infrastruktur Jalan Renah Pemetik

Baru saja Kembali ke Kerinci usai mengikuti Kursus Kepemimpinan Lemhanas, Bupati Monadi bersama Dinas PUPR kembali Turun Cek Perbaikan Infrastruktur Jalan Renah Pemetik-Sungai Kuning. (Adz/mpc)

Kerinci, Merdekapost.com - Komitmen untuk menghadirkan infrastruktur yang lebih baik bagi warga masyarakat Kerinci terus diwujudkan Pemerintah Kabupaten Kerinci.

Bupati Kerinci Monadi yang baru saja kembali ke Kerinci setelah mengikuti Kursus Kepemimpinan di Lemhanas RI tak sabar ingin segera turun langsung melihat progres perbaikan jalan Renah Pemetik Sungai Kuning 

Bupati Kerinci Monadi bersama Dinas PUPR Selasa (28/07) kembali meninjau progres pengerjaan ruas jalan Renah Pemetik guna memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana, tepat mutu, dan tepat waktu.

"Jalan ini sangat penting, Jalan ini merupakan urat nadi perekonomian masyarakat Kerinci, ribuan petani menyandarkan harapan melalui jalan ini". Ungkap Monadi

"Perbaikan jalan ini diharapkan dapat memperlancar akses transportasi masyarakat, meningkatkan konektivitas antarwilayah, serta memberikan dampak positif bagi aktivitas ekonomi dan kesejahteraan warga". Ujar Bupati

Pemerintah Kabupaten Kerinci akan terus mengawal setiap tahapan pembangunan agar manfaatnya benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat.(Adz)

Pemantapan Kepemimpinan Daerah, Bupati Kerinci Monadi Ikuti KPPD III Lemhannas RI

JAKARTA, MERDEKAPOST.COM – Bupati Kerinci Monadi, S.Sos., M.Si. mengikuti Kursus Pemantapan Pemimpin Daerah (KPPD) Angkatan III Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI). Kegiatan yang berlangsung pada 15–28 Juli 2026 ini resmi dibuka di Kampus Lemhannas RI, Jakarta, dan diikuti oleh 25 kepala daerah dari berbagai wilayah di Indonesia, terdiri dari 23 bupati dan 2 wali kota.

KPPD Angkatan III Tahun 2026 mengusung tema “Kepemimpinan Daerah yang Tangguh di Era Geopolitik Global dan Disrupsi Teknologi Menuju Indonesia Emas 2045.” Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Lemhannas RI, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), dan Purnomo Yusgiantoro Center (PYC).

Pada upacara pembukaan, Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus menegaskan bahwa kepala daerah memiliki peran strategis sebagai pemimpin pembangunan di daerah yang tidak hanya menjalankan kebijakan, tetapi juga mampu mengorkestrasi seluruh potensi dan sumber daya untuk menghadirkan kebijakan yang berdampak nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan nasional sangat ditentukan oleh kemampuan kepala daerah membangun kemitraan strategis dengan pemerintah pusat, DPRD, Forkopimda, dunia usaha, perguruan tinggi, media, serta masyarakat. Kemitraan tersebut menjadi fondasi penting dalam mendukung implementasi program Asta Cita dan mewujudkan pembangunan yang efektif serta berkelanjutan.

Keikutsertaan Bupati Kerinci Monadi dalam program ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Kerinci untuk terus meningkatkan kapasitas kepemimpinan daerah dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan, mulai dari dinamika geopolitik global, transformasi digital, hingga penguatan tata kelola pemerintahan.

Selama mengikuti KPPD, para peserta akan memperoleh pembekalan mengenai wawasan geopolitik, penguatan kepemimpinan, strategi pengelolaan sumber daya daerah, serta sinkronisasi program pembangunan daerah dengan kebijakan pemerintah pusat. Selain pembelajaran di Lemhannas RI Jakarta, peserta juga akan mengikuti studi lapangan di Lee Kuan Yew School of Public Policy, Singapura, sebelum menutup rangkaian kegiatan dengan sesi pengembangan kapasitas di BPSDM Kemendagri.

Melalui keikutsertaan dalam KPPD Lemhannas RI, diharapkan Bupati Kerinci dapat semakin memperkuat kapasitas kepemimpinan yang adaptif, inovatif, dan berwawasan kebangsaan guna mendorong percepatan pembangunan daerah serta mewujudkan Kerinci Berdaya Saing, Maju, dan Sejahtera sebagai bagian dari kontribusi menuju Indonesia Emas 2045. (*).

Kamabicab Kerinci Buka Jambore Cabang 2026, Kak Monadi Dorong Generasi Muda yang Tangguh dan Berkarakter

Bupati Kerinci selaku Kamabicab Kwarcab Kerinci resmi membuka kegiatan Jambore Cabang Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Kerinci Tahun 2026 yang digelar di Bumi Perkemahan Desa Lubuk Nagodang pada 13–16 Mei 2026.(Doc.Istimewa)

Kerinci, Merdekapost.com – Bupati Kerinci selaku Kamabicab Kwarcab Kerinci resmi membuka kegiatan Jambore Cabang Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Kerinci Tahun 2026 yang digelar di Bumi Perkemahan Desa Lubuk Nagodang pada 13–16 Mei 2026.

Kegiatan bertema “Tangguh, Aktif, Jiwaku Inspiratif” tersebut diikuti ratusan anggota Pramuka Penggalang dari berbagai kwartir ranting di Kabupaten Kerinci.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Kwarda Jambi Kak Yevi Rivaldi, S.H., M.H. selaku sekretaris Kwarda Jambi beserta anggota dan perwakilan Dewan Kerja Daerah Kwarda Jambi, Kamabicab Kerinci Kak Monadi, S.Sos., M.Si., Kakwarcab Kerinci Kak Murison, S.Pd., S.Sos., M.Si., Unsur Forkompinda,Forkompincab, Kabupaten Kerinci beserta sekretaris, Kakwaran Dalam Jajaran Kwarcab Kerinci, Para Andalan,Dan Pelatih Pramuka Kwarcab Kerinci.

Baca Juga:

Komitmen Pejuang Petani, Bupati Kerinci Monadi Teken MoU Cetak Sawah 2026

Sebanyak 18 kwartir ranting tercatat sebagai peserta jambore, dengan 16 ranting hadir mengikuti kegiatan. Total penghuni bumi perkemahan mencapai 606 orang.

Dalam sambutannya, Ketua Kwarcab Kerinci, Kak Murison, menyampaikan bahwa Jambore Cabang merupakan sarana strategis dalam membangun karakter generasi muda serta mempererat persaudaraan antar anggota Pramuka.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang pertemuan dan perkemahan, tetapi juga wadah meningkatkan keterampilan, menanamkan disiplin, membangun jiwa kepemimpinan, serta memperkuat semangat kebersamaan.

“Melalui Jambore ini, kami berharap lahir generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter kuat, berakhlak mulia, dan bertanggung jawab terhadap bangsa dan negara,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Kwarda Jambi, Kak Yevi Rivaldi, menyampaikan bahwa jambore merupakan kegiatan pertemuan besar Pramuka yang diselenggarakan secara berjenjang mulai dari tingkat ranting hingga dunia.

Baca Juga: Longsor di Bungo Telan Korban Jiwa, Gubernur Al Haris: Pemda Harus Ambil Langkah Cepat

Ia menegaskan bahwa melalui kegiatan tersebut, peserta didik diharapkan mampu mengamalkan kode kehormatan Pramuka, mempererat persaudaraan, serta mengembangkan nilai kepemimpinan, kemandirian, kerja sama, dan kepedulian sosial.

Dalam kesempatan itu, Kwarda Jambi juga menyampaikan agenda besar Gerakan Pramuka tahun 2026, yakni pelaksanaan Jambore Daerah Jambi pada Juni 2026 di Bumi Perkemahan Cadika Muaro Jambi, Sungai Gelam, serta Jambore Nasional yang direncanakan berlangsung pada Agustus 2026.

Kegiatan pembukaan jambore turut dirangkai dengan penyerahan tanda penghargaan Pancawarsa kepada para pembina dan andalan cabang, serta penyerahan Tanda Garuda kepada Pramuka Penggalang di jajaran Kwarcab Kerinci.

Bupati Monadi Tekankan Pembinaan Karakter Generasi Muda

Bupati Kerinci, Monadi, dalam sambutannya menekankan bahwa jambore bukan sekadar kegiatan berkemah maupun perlombaan fisik, melainkan momentum penting dalam pembangunan karakter dan penempaan mental generasi muda.

Baca Juga: Bupati M Syukur Akan Selesaikan Gaji Pegawai BLUD RSUD Kol. Abundjani Bangko

Menurutnya, esensi jambore adalah melatih jiwa kepemimpinan, memperkuat persaudaraan, serta menanamkan nilai pengabdian kepada bangsa dan daerah.

“Jambore adalah tempat menempa mental, melatih kemandirian, dan membangun disiplin untuk menjadi generasi yang tangguh menghadapi masa depan,” ungkapnya.

Bupati juga mengingatkan para peserta agar mampu menghadapi tantangan era digital dengan bijak serta menjauhi pengaruh negatif seperti narkoba dan kekerasan.

Selain itu, ia memotivasi anggota Pramuka agar tidak minder meskipun berasal dari keluarga sederhana. Menurutnya, banyak tokoh besar lahir dari kesederhanaan dengan modal semangat belajar dan keberanian bermimpi besar.

Menutup sambutannya, Kamabicab Kerinci secara resmi membuka Jambore Cabang Kerinci Tahun 2026 dengan ditandai pemukulan gong dan pengalungan tanda peserta sebagai simbol dimulainya pesta besar Pramuka Penggalang Kabupaten Kerinci.(adz)

Daftar Nama dan Jabatan ASN yang Dilantik Bupati Monadi

Bupati Monadi Lantik Puluhan ASN Pemkab Kerinci, Ini Daftar Nama dan Jabatannya.(Adz)

KERINCI, MERDEKAPOST.COM – Bupati Kerinci Monadi kembali melakukan perombakan pejabat, kali ini ada puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lantik dan di mutasi, pada Jumat (17/4/2026).

Pelantikan yang berlangsung di ruang pola Kantor Bupati Kerinci dipimpin langsung oleh Bupati Kerinci, Monadi. Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan kinerja serta kualitas pelayanan publik.

Rotasi untuk Perkuat Kinerja

Dalam arahannya, Bupati Monadi menegaskan bahwa mutasi jabatan bukan sekadar pergantian posisi, melainkan bagian dari penataan organisasi dan penyesuaian kompetensi ASN.

“Ini langkah strategis untuk memperkuat kinerja birokrasi, termasuk mengoptimalkan peran kecamatan sebagai ujung tombak pelayanan,” tegasnya.

Daftar Pejabat yang Dilantik

Berikut nama-nama pejabat yang dilantik:

Pejabat Struktural & OPD:

Bustamin, S.ST – Kepala UPTD Laboratorium Dinas Kesehatan

Ali Sadikin, S.ST – Kasi Kesra & Pelayanan Umum Kantor Camat Kayu Aro Barat

Suwanto, SE., MM – Kasi Pemerintahan Kantor Camat Kayu Aro

Santy Sandiha, A.Md – Kasi Ekonomi & Pembangunan Kantor Camat Siulak

Bukhari Muallim, S.Pd., S.Sos – Kasi Trantib Kantor Camat Air Hangat Barat

Dede Pratna, S.T – Kasubbag Umum & Kepegawaian Dinas PUPR

Joni Eka Putra, S.Sos – Kasi Trantib Kantor Camat Kayu Aro Barat

Heni Kusmanto, S.Ag., M.M – Kasubbag Umum & Sekretariat DPRD

Nodeli Pirmon Sonny, S.H., S.E., M.H – Kasubid Anggaran II BKAD

Sari Manis, S.Sos – Kasi Keuangan & Aset Kantor Camat Kayu Aro Barat

David Efendra, S.KM – Kasubbag Perencanaan, Keuangan & Pelaporan DPMD

Elfi Susanti, S.AP – Kasi Pemerintahan Kantor Camat Depati Tujuh

Sona Agusto Putra, S.T., M.T – Kasi Sarana & Prasarana SMP Dinas Pendidikan

Aprizmen Loetra, S.Sos., M.Si – Kasi Kesra Kantor Camat Danau Kerinci

Idham Khalik, SE – Kasi Pemerintahan Kantor Camat Tanah Cogok

Rafi Ronanza, S.TP., M.M – Kasubbag Perencanaan, Keuangan & Evaluasi BKPSDM

Mashuri, S.Pd.I., M.M – Kasubbag Umum & Kepegawaian BKPSDM

Mat Kalek, SE – Kasi Trantib Kantor Camat Siulak Mukai

Maradosa, S.H., M.H – Kasi Kesra Kantor Camat Danau Kerinci Barat

Florentina, S.Sos., M.M – Kasi Ekonomi & Pembangunan Kantor Camat Batang Merangin

Heni Ferdina, S.Pd – Kasi Kelembagaan & Peserta Didik SMP Dinas Pendidikan

Listina, S.Sos – Kasi Pemerintahan Kantor Camat Gunung Raya

Bin Nofri Wardianti, S.Tr.Keb – Kasubbag Umum & Kepegawaian Kantor Camat Siulak Mukai

Widia Mayasari, S.STP – Camat Air Hangat Timur

Andry Gustova, S.KM., M.Kes – Camat Siulak Mukai

Edi Ruslan, S.Sos., M.H – Sekretaris Satpol PP dan Damkar

Dafril, S.P., S.E – Sekretaris Dinas Tanaman Pangan & Hortikultura

Epri Donal, S.Pd., M.Pd – Sekretaris Dinas Pendidikan

Saprel, S.Pd., M.Si – Sekretaris Badan Kesbangpol

Alvisnaldi, S.IP – Sekretaris Dinas Pariwisata & Kebudayaan

Budi Sartono, S.E., M.Si – Irban Wilayah III Inspektorat

Hendri Saputra, S.E., M.M – Irban Wilayah I Inspektorat

Jabatan Fungsional:

Rafnir Tan, S.P., M.E – Penata Kelola Penanaman Modal Ahli Madya

Tenaga Pendidik:

Ade Trianiagih, S.Pd – Guru Ahli Pertama

Lerli Minarti, S.Pd – Guru Ahli Pertama

Eri Ferianti, S.Pd – Guru Ahli Pertama

Aeli Kencana Putra, S.Pd – Guru Ahli Pertama

Diminta Langsung Bekerja

Bupati Monadi berharap seluruh pejabat yang dilantik dapat segera beradaptasi dan menunjukkan kinerja optimal di tempat tugas masing-masing.

Ia juga menegaskan pentingnya komitmen dan profesionalisme dalam menjalankan tugas demi mendukung pembangunan daerah dan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

“Segera menyesuaikan diri dan berikan kinerja terbaik,” pungkasnya.(Adz)

Tinjau Progres Perbaikan Jalan Pungut-Renah Pemetik, Bupati Monadi Wujudkan Harapan Para Petani Pekebun

Bupati Kerinci Monadi beserta Wakil Ketua DPRD dr. Surmila Tinjau Progres Perbaikan Jalan Pungut-Renah Pemetik.(Ali)

KERINCI, MERDEKAPOST.COM – Bupati Kerinci Monadi bersama Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kerinci, dr. Surmila Apri Yulisa, turun langsung meninjau progres perbaikan jalan ruas Pungut menuju Renah Pemetik pada Sabtu (10/4/2026).

Kunjungan ini bertujuan memastikan pengerjaan infrastruktur berjalan sesuai jadwal demi mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

​​Dalam peninjauan tersebut, hadir pula Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kerinci, Ir. Maya Novefri Handayani, S.T., dan Kepala Bidang Bina Marga, Ir. Fran Melas Pratama, S.T. Bupati Monadi menegaskan bahwa perbaikan jalan ini adalah prioritas utama pemerintah daerah.

​"Komitmen kami jelas, infrastruktur yang baik adalah kunci kemajuan daerah. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan perbaikan berjalan sesuai SOP dan harapan masyarakat," tegas Bupati Monadi di lokasi.

Bupati Kerinci Monadi beserta Wakil Ketua DPRD dr. Surmila dan Kadis PUPR Tinjau Progres Perbaikan Jalan Pungut-Renah Pemetik.(Ali)

​​Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kerinci, Ir. Fran Melas Pratama, S.T., menjelaskan bahwa pengerjaan saat ini difokuskan pada penanganan titik-titik rawan dan perkuatan struktur jalan agar mampu menahan beban kendaraan pengangkut hasil bumi.

​"Saat ini progres di lapangan terus kita pacu dengan tetap mengedepankan aspek teknis. Kami fokus pada pemadatan struktur dan drainase agar jalan tidak mudah rusak akibat cuaca," jelas Ir. Fran Melas Pratama, S.T.

​Kehadiran rombongan Bupati disambut hangat oleh warga setempat. Perbaikan ini menjadi angin segar, khususnya bagi para petani di tiga desa, yakni Desa Pasir Jaya, Desa Lubuk Tabun, dan Desa Sungai Kuning, yang selama ini menggantungkan hidup pada akses jalan tersebut.

​Salah seorang warga yang berada di lokasi, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya atas realisasi perbaikan jalan yang telah lama dinantikan ini.

​"Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati dan jajaran yang telah mendengarkan keluhan kami selama ini. Bagi kami petani di Desa Pasir Jaya, Lubuk Tabun, dan Sungai Kuning, jalan ini adalah nyawa. Kalau jalan bagus, kami tidak lagi kesulitan membawa hasil panen ke pasar dan biaya angkut jadi lebih murah. Ini benar-benar harapan baru bagi kami," ungkap warga tersebut dengan penuh antusias.

​Perbaikan ruas jalan Pungut - Renah Pemetik bukan sekadar proyek pengaspalan biasa, melainkan simbol kebangkitan ekonomi bagi ribuan petani. Dengan akses yang mulus, diprediksi akan terjadi pemangkasan waktu tempuh secara signifikan serta membuka peluang investasi baru di sektor agrobisnis yang selama ini terhambat kendala geografis.

​"Pembangunan ini adalah milik kita bersama. Kami tidak akan berhenti sampai masyarakat benar-benar merasakan manfaat nyata dari jalan yang layak dan aman. Mohon doa dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat agar visi Kerinci yang lebih maju segera terwujud," tutup Bupati Monadi.(Ali)

Gerakan Indonesia ASRI dari Ujung Barat Kerinci, Bupati Monadi: Mari Kita Budayakan Lingkungan Bersih dan Sehat

Gerakan Indonesia ASRI Gotong Royong di Kayu Aro Barat, Bupati Monadi Ajak Masyarakat Budayakan Lingkungan Bersih dan Sehat.(Ist)

KERINCI, MERDEKAPOST.COM – Pemerintah Kabupaten Kerinci kembali menggelar Gerakan Nasional Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) Tahun 2026 yang dipusatkan di Kecamatan Kayu Aro Barat, Minggu (08/03/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Gerakan ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia melalui Kementerian Lingkungan Hidup, sekaligus bentuk komitmen nyata Pemerintah Kabupaten Kerinci dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Kerinci Monadi hadir bersama Wakil Bupati Kerinci H. Murison, Dandim 0417 Kerinci Letkol Inf Eko Siswanto, serta Kajari Sungai Penuh Robi Harianto. Turut hadir pula jajaran instansi vertikal, BUMN, BUMD, pihak swasta, perangkat daerah, para camat, hingga berbagai organisasi dan komunitas yang ikut berpartisipasi aktif dalam gerakan tersebut.

Baca Juga: Bukan Isapan Jempol Belaka, Al Haris: Pemprov Jambi Bantu Rp3 Miliar untuk TPA di Sungai Penuh

Kolaborasi lintas sektor ini menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang harus dijaga secara berkelanjutan.

Sejak pagi hari, ratusan peserta telah memadati titik kumpul sebelum bergerak menuju sejumlah lokasi gotong royong yang telah ditentukan. Para peserta secara bersama-sama membersihkan sampah, merapikan lingkungan sekitar, serta memastikan kawasan tetap tertata rapi dan nyaman.

Gerakan Indonesia ASRI Gotong Royong di Kayu Aro Barat, Bupati Monadi Ajak Masyarakat Budayakan Lingkungan Bersih dan Sehat.(Ist)

Bupati Kerinci Monadi menegaskan bahwa Gerakan Indonesia ASRI bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan sebuah gerakan moral yang harus menjadi budaya di tengah masyarakat.

“Kebersihan dan keindahan lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama. Sudah menjadi kewajiban kita untuk menjaganya tetap aman, sehat, resik, dan indah,” tegas Monadi.

Baca Juga: Viral! Desa Berjo Bagi-bagi THR Total Rp723 Juta, Tiap KK Terima Rp 500 Ribu, Sumbernya?

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menanamkan semangat gotong royong serta membangun kesadaran kolektif dalam menjaga lingkungan. Salah satunya dengan membiasakan pengurangan sampah plastik, seperti membawa tumbler sendiri dan memastikan tidak ada sampah yang tertinggal setelah kegiatan.

Lebih lanjut, Monadi menyampaikan bahwa gerakan ini tidak akan berhenti pada kegiatan hari ini saja, melainkan akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan terintegrasi hingga ke tingkat kecamatan dan desa.

Baca Juga: Dukung Gerakan Nasional Indonesia ASRI, Kadishub Kerinci Pimpin Personil Gotong Royong di Kayu Aro

“Harapannya, semangat Indonesia ASRI benar-benar menjadi gerakan bersama yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan,” ujarnya.

Dengan semangat kolaborasi dan kebersamaan, Gerakan Nasional Indonesia ASRI di Kabupaten Kerinci diharapkan mampu memperkuat komitmen seluruh elemen daerah dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, indah, serta berkelanjutan.(Adz)

Gubernur Al Haris Tabur Benih Ikan di Danau Kerinci, Didampingi Bupati Monadi dan Pihak PT KMH

​KERINCI, MERDEKAPOST.COM – Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., melaksanakan kegiatan penebaran benih ikan (Restocking)  di kawasan Tanjung Harapan, Danau Kerinci. 

Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga kelestarian ekosistem perairan dan mendukung ketahanan pangan serta ekonomi masyarakat nelayan di sekitar Danau Kerinci.

​Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka kunjungan kerja Gubernur Jambi Al Haris di Kabupaten Kerinci dan Sungai Penuh 

Gubernur tampak didampingi oleh Bupati Kerinci Monadi, S.Sos, sejumlah tokoh penting dan mitra strategis, serta perwakilan manajemen PT Kerinci Merangin Hidro (KMH), Aslori.

BACA JUGA:

Gerak Cepat, Bupati Bersama Dinas PUPR Kerinci Turunkan Alat Berat Bersihkan Sisa Banjir Gunung Tujuh

Bupati dan Wabup Kerinci Dampingi Gubernur Al Haris Safari Ramadan di Lempur

​Kehadiran pimpinan PT KMH (Merangin Hidro) dalam mendampingi Gubernur menunjukkan adanya sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dengan pihak swasta dalam pelestarian lingkungan. 

Penaburan benih ini merupakan langkah nyata untuk memastikan populasi ikan di Danau Kerinci tetap terjaga di tengah berlangsungnya pembangunan infrastruktur energi di wilayah tersebut.

​Gubernur Al Haris berharap agar masyarakat dapat menjaga benih yang telah ditabur hingga masa panen tiba, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh warga lokal. 

Senada dengan Gubernur Jambi, pihak PT KMH melalui Aslori menyatakan komitmen perusahaan untuk terus mendukung program-program lingkungan dan sosial di Kabupaten Kerinci.

​Kegiatan ini berlangsung dengan lancar dan mendapat respon positif dari warga setempat yang berharap Danau Kerinci tetap menjadi sumber kehidupan yang berkelanjutan bagi masyarakat luas.(Adz/Ali/MPC)

Safari Ramadhan di Tambak Tinggi, Bupati Monadi Serahkan CSR Bank Jambi dan Himbau Tingkatkan Kesadaran Pengelolaan Sampah

Safari Ramadhan di Desa Tambak Tinggi Bupati Monadi himbau warga agar meningkatkan Kesadaran Pengelolaan Sampah Mulai dari Rumah, Bupati serahkan CSR Bank Jambi Rp10 Juta.(Ist) 

Kerinci, Merdekapost.com - Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten Kerinci di Masjid Nurul Hikmah, Desa Tambak Tinggi, Kecamatan Depati Tujuh bersama Bupati Kerinci Monadi dan Wakil Bupati Kerinci H. Murison, Kamis (5/3/2026).

Dalam kesempatan tersebut, pemerintah daerah menyerahkan santunan pendidikan kepada 20 orang pelajar melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) serta bantuan CSR dari Bank Jambi sebesar Rp10 juta untuk mendukung pembangunan Masjid Nurul Hikmah.

Bacaan Lainnya:

Pesantren Kilat Ramadhan 1447 H Resmi Dibuka, Bupati Monadi Dorong Lahirnya Generasi Qur’ani di Kerinci

Wabup Murison Gaungkan SECANTING Investasi untuk Masa Depan

Safari Ramadan di Kumun Mudik, Wako Alfin Serahkan CSR Rp10 Juta

Tak hanya mempererat ukhuwah di bulan suci, Bupati Monadi juga mengajak masyarakat meningkatkan kesadaran dalam menjaga lingkungan, khususnya melalui pengelolaan sampah yang dimulai dari rumah tangga. 

Langkah kecil dari rumah diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi semua.

Selain itu, pemerintah juga terus mendorong ketahanan pangan melalui pengembangan padi sawah serta mengajak masyarakat bersama-sama menjaga kelestarian hutan untuk mencegah bencana banjir di Kabupaten Kerinci.(Adz)

Komitmen Serius Benahi Masalah Sampah di Kerinci, Bupati Monadi Temui Menteri LH

Bupati Monadi menemui langsung Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq, di Kantor Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Jakarta, Jum'at (27/2/2026).(Adz)

Jakarta, Merdekapost.com – Komitmen serius Bupati Kerinci Monadi dalam membenahi persoalan persampahan di Kabupaten Kerinci semakin nyata.

Jum'at (27/2/2026), Bupati Monadi menemui langsung Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq, di Kantor Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Jakarta. Pertemuan tersebut bertujuan memaparkan kondisi riil pengelolaan sampah di Kabupaten Kerinci sekaligus mengajukan usulan dukungan dari pemerintah pusat.

Hasilnya, langkah proaktif itu mendapat respons positif. Menteri Lingkungan Hidup RI menyatakan komitmennya untuk memberikan dukungan sarana dan prasarana penanganan persampahan bagi Kabupaten Kerinci.

Dalam pertemuan tersebut, Monadi menegaskan tekad kuat Pemerintah Kabupaten Kerinci untuk membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih efektif dan berkelanjutan. Upaya itu mencakup pengurangan sampah dari sumber, peningkatan kesadaran masyarakat, hingga penguatan fasilitas dan infrastruktur pendukung.

Baca Juga:  

Jadi PR Berat Bupati dan DLH Kerinci? Salah Siapa, Pantai Danau Kerinci Kembali Dipenuhi Sampah

Dukungan Penuh Kementerian

Menteri Hanif Faisol Nurofiq menyambut baik kedatangan Bupati Kerinci beserta jajaran. Ia mengapresiasi keseriusan dan komitmen daerah dalam membenahi tata kelola persampahan, serta menyatakan dukungan terhadap langkah-langkah konkret yang akan dijalankan.

Pertemuan ini menjadi momentum penting memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menghadirkan solusi nyata terhadap persoalan sampah, demi terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kerinci, Neneng Susanti, yang turut mendampingi dalam pertemuan tersebut, menyampaikan terima kasih atas dukungan Kementerian Lingkungan Hidup.

Baca Juga:

Raih Dukungan Menteri LH, Sistem Sampah Sungai Penuh Siap Modernisasi

Ia menegaskan, pihaknya siap menindaklanjuti arahan Menteri, termasuk mewujudkan pemilahan sampah dari rumah tangga sebagaimana diinstruksikan.

“Dinas Lingkungan Hidup akan bekerja seoptimal mungkin mewujudkan lingkungan bersih. ‘Kerinci Bersih’ harus menjadi gerakan bersama. Setiap kecamatan harus bersih,” tegasnya.

Langkah ini menjadi satu babak penting dalam ikhtiar mewujudkan “Kerinci Bersih”, sekaligus harapan baru bagi masyarakat akan sistem pengelolaan sampah yang lebih tertata dan berdaya guna.(Adz)

Pimpin Rakor Indonesia ASRI, Bupati Monadi Tegaskan Komitmen Kerinci Bersih Pariwisata Maju Ekonomi Tumbuh

 

Pimpin Rapat Koordinasi Gerakan Indonesia ASRI, Bupati Monadi Tegaskan Komitmen Kerinci Bersih Pariwisata Maju Ekonomi Tumbuh.(mpc)

Kerinci, Merdekapost.com  - Bupati Kerinci Monadi Memimpin langsung Rapat Koordinasi Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah), yang diselenggarakan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kerinci bertempat di ruang Pola Kantor Bupati Kerinci, Kamis (12/02/2026). 

Bupati Monadi menegaskan komitmen mewujudkan Kerinci yang bersih demi pariwisata maju dan ekonomi masyarakat yang tumbuh berkelanjutan.

Baca Juga:

Jaga Ekosistem dan Dorong Kesejahteraan Nelayan, Bupati Monadi Bersama PT KMH Restocking Ikan Endemik di Danau Kerinci

Rakor ini menjadi langkah konkret menindaklanjuti instruksi Presiden RI dalam membangun budaya peduli lingkungan. Diawali dengan aksi kurve lintas sektor di kawasan Danau Kerinci, gerakan ini akan dilaksanakan rutin setiap bulan di berbagai wilayah.

“Kebersihan adalah wajah daerah. Jika lingkungan aman, sehat, resik, dan indah, maka pariwisata tumbuh dan ekonomi masyarakat ikut bergerak,” tegas Bupati Monadi.

Pemkab Kerinci juga menekankan pengelolaan sampah yang terencana tanpa praktik open dumping, serta optimalisasi peran kecamatan dalam menangani persoalan persampahan.(adz)

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs