Sukses Raih Suara Terbanyak dan 4 Kursi di DPRD, Boy Edward Makin Serius Bidik Pilbup Kerinci 2024

BOY Edwar mendapat dukungan dari salah satu Petinggi Golkar Pusat Kang Emil yang juga mantan Gubernur Jawa Barat. Ditambah dengan keberhasilannya bersama Golkar Kerinci pada Pemilu 2024  lalu, membuatnya semakin optimis dan mantap menuju BH 1 Kerinci pada Pilkada Serentak 2024. [ Doc | Merdekapost.com ]

Merdekapost, Kerinci - Partai Golkar Kerinci meraih suara terbanyak di Kabupaten Kerinci dengan perolehan suara 26.000 suara sah, berhasil mendudukkan 1 kursi DPRD Provinsi Jambi dari dapil Jambi 4 (Kerinci-Sungai Penuh).

Selain itu, Golkar Kerinci yang di nakhodai Ir Boy Edwar, M.M juga berhasil mempertahankan 4 kursi sekaligus memantapkan Golkar berada di posisi pimpinan DPRD Kerinci. 

Kemudian tidak bisa dipungkiri bahwa Golkar Kerinci juga punya andil besar dalam memenangkan pasangan Prabowo-Gibran di Kabupaten Kerinci. 

Dengan kesuksesan beruntun ini, tentu saja semakin membuat Golkar Kerinci percaya diri dan semakin mantap menyongsong perhelatan Pilkada Kerinci 2024 yang bakal di gelar pada November nanti.

BACA JUGA:

Ini Nama 30 Caleg Terpilih DPRD Kabupaten Kerinci 2024-2029

[1] Pilkada Kerinci 2024, Ini 5 Tokoh dan Elit Politik Tanah Sekudung" yang Berpotensi Maju

[2] Pilkada Kerinci 2024, Ini 5 Tokoh dari Tengah (Kerinci Tengah) yang Berpeluang dan Berpotensi Maju

Sebelumnya, diketahui bahwa Boy Edwar atau Ketua DPD II Partai Golkar Kerinci telah mendapatkan amanah atau surat tugas yang di keluarkan oleh DPP Partai Golkar pada tanggal 21 November 2023 untuk mensukseskan Pemilu 2024.  

Penugasan oleh DPP Partai Golkar dijawab oleh Boy Edwar dengan keberhasilannya mengantarkan partai Golkar Kerinci meraih 4 kursi DPRD, meraih suara terbanyak dan memenangkan Pasangan Capres Prabowo - Gibran di Kabupaten Kerinci, dengan alasan ini tentunya DPP partai Golkar akan segera mengeluarkan Surat mandat bagi kader murninya Boy Edward untuk maju di Pilkada Kerinci 2024.

Torehan hasil perolehan suara Golkar di Kerinci kali ini tentu saja akan mempermudah kader murninya untuk maju sebagai Calon Bupati Kerinci sekaligus menjadi modal awal yang sangat menentukan, karena untuk Pilkada Kerinci Golkar sudah punya modal 4 kursi dari total 6 kursi yang dipersyaratakan. 

Kemudian, pada Pileg 2024 ini Boy Edward kembali terpilih menjadi Anggota DPRD Kabupaten Kerinci, ini juga menjadi sejarah baru bagi dunia perpolitikan Kerinci, karena dirinya terpilih untuk yang Ke-3 kalinya sebagai anggota Legislatif Kerinci. dengan demikian masyarakat Kabupaten Kerinci khususnya Dapil 3 menaruh kepercayaan yang tinggi kepada sosok yang dikenal ramah dan murah senyum ini.

Ini juga membuktikan bahwa jaringan yang di miliki Boy Edward cukup mengakar dan menyebar.

Pengalaman Boy Edwar baik di Legislatif sebagai Wakil Ketua DPRD Kerinci maupun sebagai Ketua DPD II Golkar Kerinci tentunya sudah sangat mumpuni, sehingga wajar saat ini Boy Edward menyatakan diri mantap maju di Pilkada Kerinci 2024.

Pantauan Merdekapost, Sosok yang berlatar belakang Pengusaha Sukses ini selain memiliki modal utama yaitu 4 kursi di Legislatif, dirinya juga dinilai sebagai kandidat yang punya finansial yang cukup untuk tampil pada perhelatan akbar 5 tahunan itu.

Berita Lainnya:

Catat! Pilkada 2024 Tetap November, Ini Jadwal dan Tahapannya

Maju Pilkada 2024, Legislator Mundur, Bupati Cuti

Menurut Boy Edwar, Dirinya menyatakan maju pada Pilbup Kerinci, adalah karena dirinya ingin berbuat lebih banyak untuk masyarakat dan daerah, bisa memberikan kontribusi yang lebih luas lagi untuk masyarakat Kerinci.

"Niat kami Maju di Pilkada adalah karena ingin berbuat lebih banyak untuk masyarakat dan daerah, bisa memberikan kontribusi yang lebih luas bagi masyarakat Kerinci, karena di DPRD Gerak nya cukup terbatas."Ungkap Boy Edward.

Boy Edwar juga memastikan bahwa dirinya maju sebagai 01 atau Calon Bupati 

"Saya maju sebagai Calon Bupati". Pungkasnya. (*)

[ Penulis: HZA | editor aldie pasetya | merdekapost.com )

[2] Pilkada Kerinci 2024, Ini 5 Tokoh dari Tengah (Kerinci Tengah) yang Berpeluang dan Berpotensi Maju

Menjelang Pilkada Kerinci 2024, Inilah 5 Tokoh dari Tengah (Kerinci Tengah) yang Berpeluang Maju dan punya kans kuat. terdiri dari kalangan elit politik dan salah satunya ada mantan Ketua KPU Kerinci. (Doc: adp | Merdekapost.com)

KERINCI | MERDEKAPOST.COM - Dengan berakhirnya 5 tahun masa pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati [Dr Adirozal - Ir Ami Taher] di Kabupaten Kerinci, Hampir bisa dipastikan Masyarakat Kerinci kembali akan menghadapi Pemilihan Kepala daerah yang kali ini dijadwalkan pada tanggal 27 November 2024 yang dikemas dalam Pilkada Serentak 2024 bersama Ratusan daerah lainnya se- Indonesia.

Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) atau Bupati dan Wakil Bupati secara serentak telah ditetapkan oleh KPU bakal dilaksanakan pada 27 November 2024 mendatang pasca Mahkamah Konstitusi memutuskan bahwa tidak ada penundaan jadwal atau tetap dilaksanakan pada November 2024. 

Ada beberapa nama figur potensial dari Kerinci Tengah (Air Hangat lama) yang santer disebut-sebut bakal maju sebagai Bakal Calon Bupati / Wakil Bupati Kerinci 2024-2029. ada yang bergerak bersosialisasi secara aktif ketengah-tengah masyarakat dan ada pula yang memakai strategi bergerilya melobi partai. 

Baca Juga: [1] Pilkada Kerinci 2024, Ini 5 Tokoh dan Elit Politik Tanah Sekudung" yang Berpotensi Maju

Daerah yang merupakan wilayah Air Hangat Lama atau sekarang memiliki 4 kecamatan memiliki basis suara yang cukup signifikan, dibuktikan dengan banyaknya jumlah kursi di Dapil ini yaitu 7 kursi legislatif.

Berikut 5 tokoh yang saat ini terlihat serius dan aktif turun bersosialisasi ketengah-tengah masyarakat dan juga aktif di media sosial (Medsos):

1. Ir. Boy Edwar, M.M Ketua DPD Golkar Kerinci, Wakil Ketua DPRD Kerinci, nama ini telah duduk di DPRD Kerinci Periode ketiga. selian sebagai anggota DPRD Kerinci dirinya juga dikenal sebagai salah seorang pengusaha. Boy Edwar sebelumnya dikabarkan telah mendapat restu berupa surat tugas dari Golkar dan pasca Pileg dirinya disebut-sebut telah mendapatkan Rekomendasi untuk maju di Pilkada Kerinci 2024 bersamaan dengan rekomendasi maju untuk Fikar Azami yang diperintahkan maju untuk Pilwako Sungai Penuh;

2. Mensediar, S.Pd, M.M Anggota DPRD Kerinci, Sekretaris Fraksi PKB DPRD Kerinci, Ketua Komisi 2 DPRD Kerinci, Wakil Ketua DPC PKB Kabupaten Kerinci, sebelum duduk sebagai anggota DPRD Kerinci, Mensediar juga aktif di dunia jurnalis (Pers) dan pernah menjadi Tenaga Profesional PNPM serta Tenaga Ahli (TA) Pendamping Desa. Mantan aktifis ini dikenal vokal di Lembaga DPRD Kerinci dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat, terutama dalam memperjuangkan dibangunnya sarana transportasi yang layak yaitu akses jalan menuju perkebunan warga di Renah Pemetik;

Baca Juga: Maju Pilkada 2024, Legislator Mundur, Bupati Cuti

3. Khumaini Mantan Ketua KPU Kabupaten Kerinci, Mantan Ketua GP Ansor Kerinci-Sungai Penuh, aktif didunia pegerakan sejak Mahasiswa menjadi kader PMII dan Ketua GP Ansor Kerinci. selain itu juga di dunia jurnalis dirinya sudah cukup lama menekuni profesi Wartawan, mulai dari Media Cetak Jambi News, Aksi Post, kemudian juga media yang tergabung dalam group Jawa post, seperti Kerinci Pos dan Pos Metro. Tidak hanya itu, dia juga pernah bergabung dengan grup Kompas dan Tribun Jambi;

4. Zainal Efendi, S.P, M.Si, Saat ini menjabat sebagai Sekda Kerinci, sebelumnya pernah menjabat sebagai Kepala Inspektorat Kabupaten Kerinci dan berbagai jabatan di birokrasi yang dimulainya dari bawah;

5. Dr dr. Deri Mulyadi, S.H, M.Kes. spOT adalah seorang dokter aktif dan merupakan Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Provinsi Jambi. Putra kelahiran Semurup ini dikabarkan sudah mendapatkan dukungan penuh dari Lembaga Adat Tigo Luhah Semurup untuk maju sebagai Calon Bupati Kerinci beberapa waktu yang lalu, sebagai salah satu bentuk komitmen keseriusannya untuk maju dr Deri akhir-akhir ini aktif bersosialisasi ketengah-tengah masyarakat dengan memberikan pengobatan gratis kepada masyarakat dan diutamakan bagi yang kurang mampu di desa-desa yang ada di Kabupaten Kerinci;

Baca Juga: Catat! Pilkada 2024 Tetap November, Ini Jadwal dan Tahapannya

Kelima nama figur diatas berasal dari kalangan elit Politik, Pengurus Partai, Pengusaha dan Profesional 

Demikian nama dan profil singkat 5 putra terbaik Kerinci Tengah, data ini dihimpun dari berbagai sumber. 

Edisi berikutnya Merdekapost.com akan mencoba membahas profil lengkap serta analisa potensi tokoh tersebut satu persatu. 

Kemudian berikutnya akan kita tampilkan beberapa Tokoh yang berpotensi maju sebagai Calon Kepala Daerah Kabupaten Kerinci dari Wilayah hilir.

------------------------------------------------------------------------------    ( Editor: Aldie Prasetya | Merdekapost.com )

Golkar Dipastikan Raih Kursi ke-8 DPR RI Dapil Jambi, Singkirkan PKS

Golkar berhasil raih kursi ke-8 untuk DPR RI Dapil Jambi dan berhasil singkirkan PKS. (Doc adz / Ist)

MERDEKAPOST.Com, JAMBI - Partai Golkar hampir bisa dipastikan melenggang ke DPR RI dengan dua kursi dari Dapil Jambi.

Pencapaian ini sama dengan pencapaian 5 tahun sebelumnya, di mana saat itu, HBA dan Saniatul Latifa melenggang ke Senayan.

Namun demikian, Pemilu 2024 ini, berdasarkan data yang dihimpun dari hasil pleno KPU kabupaten/kota se Provinsi Jambi, dua caleg Golkar yang melenggang ke Senayan, yaitu Cek Endra (CE) yang berhasil meraup 100.112 suara

BACA JUGA: Menang Tipis, Rocky Berhasil Melenggang ke Senayan, Kalahkan Sutan Adil Ketua DPD Gerindra Jambi

Dan Hasan Basri Agus (HBA) yang melenggang dengan perolehan suara pribadi  87.884 suara.

Jika dikalkulasikan, suara seluruh Caleg Golkar dan ditambah dengan perolehan suara partai, partai berlambang Pohon Beringan itu berhasil meraup total suara DPR RI dari Dapil Jambi sebesar 341.039 suara.

Lalu, bagaimana dengan PKS?  yang pada awal-awalnya disebut-sebut bisa mengimbangi Golkar, namun berdasarkan data hasil pleno, suara Caleg PKS plus suara partai jika dikalkulasikan jumlah totalnya sebanyak 107.298 suara.

BACA JUGA:

Catat! Pilkada 2024 Tetap November, Ini Jadwal dan Tahapannya

Maju Pilkada 2024, Legislator Mundur, Bupati Cuti

[1] Pilkada Kerinci 2024, Ini 5 Tokoh dan Elit Politik Tanah Sekudung" yang Berpotensi Maju

Maka dengan menggunakan sistem penghitungan saint lague, total suara Golkar sebesar 341.039 suara dan dibagi 3, maka didapat hasil  113.679 suara, unggul suara atas PKS sebesar 6.381 suara. Sehingga Golkar berhak atas kursi ke-8. (*)

( Penulis: 064 Editor: Aldie Prasetya | Merdekapost.com )

Wajah Baru, Ini 6 Anggota DPRD Provinsi Jambi Dapil Jambi 4 Kerinci-Sungai Penuh Terpilih

6 (enam) Caleg yang terpilih menjadi anggota DPRD Provinsi Jambi dari Daerah Pemilihan (Dapil) 4 hasil Pleno Rekapitulasi perhitungan suara KPU Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh. (MPC)

KERINCI, MERDEKAPOST - KPU Kabupaten Kerinci dan KPU Kota Sungai Penuh sudah menyelesaikan rapat pleno rekapitulasi penghitungan perolehan suara pemilu 2024.

Hasilnya dapat diketahui 6 (enam) caleg yang akan menjadi anggota DPRD Provinsi Jambi dari Daerah Pemilihan (Dapil) 4 Kerinci dan Sungai Penuh.

Berdasarkan hasil pleno dari KPU Kerinci, enam partai politik pemenang suara tertinggi, yakni PAN dengan 46.453 suara.

Kemudian disusul Gerindra yang memperoleh 21.033 suara, PDIP dengan 20.054 suara, PKB 19.074 suara, Golkar 15.910 suara dan terakhir Demokrat 11.895 suara.

Berikut Daftar Lengkapnya:

1. PKB 19.074 suara

2. Gerindra 21.033 suara

3. PDIP 20.054 suara

4. Golkar 15.910 suara

5. NasDem 9.725 suara

6. Buruh 278 suara

7. Gelora 908 suara

8. PKS 6.224 suara

9. PKN 3.019 suara

10. Hanura 207 suara

11. Garuda 74 suara

12. PAN 46.453 suara

13. PBB 47 suara

14. Demokrat 11.896 suara

15. PSI 260 suara

16. Perindo 580 suara

17. PPP 3.788 suara

24. Ummat 802 suara.

Sementara, hasil pleno KPU Sungai Penuh untuk suara partai politik tertinggi adalah PDIP yang memperoleh 20.476 suara, diposisi kedua ada Demokrat yang memperoleh 7.617 suara, kemudian PKS dengan 6.554 suara, selanjutnya PAN yang memperoleh 5.745 suara, kelima ada NasDem dengan 3.231 suara dan keenam ada Gerindra yang memperoleh 2.697 suara.

1. PKB: 3.470 suara

2. Gerindra: 2.697 suara

3. PDIP : 20.476 suara

4. Golkar: 2.099 suara

5. NasDem : 3.231 suara

6. Buruh : 84 suara

7. Gelora : 265 suara

8. PKS : 6.554 suara

9. PKN : 143 suara

10. Hanura : 124 suara

11. Garuda : 34 suara

12. PAN : 5.745 suara

13. PBB : 13 suara

14. Demokrat : 7.617 suara

15. PSI : 228 suara

16. Perindo : 170 suara

17. PPP : 2.302 suara

24. Ummat : 282 suara.

Dengan total suara dari kedua pleno tersebut, jika dijumlahkan hasil suara Dapil 4 Kerinci-Sungai Penuh, 6 partai yang akan mengirimkan wakilnya di DPRD Provinsi Jambi adalah sebagai berikut:

1. PAN: 52.198 suara

2. PDIP: 40.530 suara

3. Gerindra: 23.730 suara

4. PKB: 22.544 suara

5. Demokrat: 19.513 suara

6. Golkar: 18.009 suara.

Caleg dengan suara tertinggi masing-masing partai politik yang akan duduk di DPRD Provinsi Jambi sebagai berikut :

1. Afuan Yuza 27.679 suara (PAN)

2. Apt Rucita Arfianisa 22.620 suara (PDIP)

3. Edminuddin 6.683 suara (Gerindra)

4. Arwiyanto 11.738 suara (PKB)

5. Darmaiyansah 7.442 suara (Demokrat)

6. Amrizal 8.257 suara (Golkar)

Meskipun PAN meraih suara tertinggi, hanya satu kursi yang dapat mereka raih untuk DPRD Jambi Dapil 4, karena jumlah suaranya kurang dibanding Golkar setelah total suara dibagi tiga.(hza)|

Saniatul Lativa Pejuang Aspirasi Masyarakat Jambi di Senayan

JAMBI | MERDEKAPOST.COM - Dr. Hj. Saniatul Lativa, S.E., M.M, merupakan salah satu kader unggulan Partai Golkar Jambi yang duduk di senayan Jakarta. Dirinya juga merupakan sosok pejuang perempuan inspiratif, pejuang kesehatan dan pejuang aspirasi masyarakat daerah pemilihan Provinsi Jambi.

Sepak terjangnya di dunia politik tidak main-main membuatnya dipercaya oleh masyarakat Jambi untuk duduk di DPR RI selama dua periode, mulai dari 2014 –2019 dan 2019–2024, serta menjadi satu-satunya perempuan yang menjadi anggota DPR RI mewakili wilayah Jambi.

Selama duduk di senayan dua periode, Saniatul Lativa berperan aktif, mendorong peningkatan kualitas pelayanan kesehatan. Salah satunya dengan mendorong pengesahan UU Kesehatan di tahun 2023. Ia juga telah banyak membawa berbagai program pro rakyat, terutama untuk Jambi.

Sanitul Lativa memulai karirnya, mulai dari menjadi seorang Bidan pada tahun 2011-2013 di RSUD Sultan Thaha Saifuddin. Kemudian lanjut menjadi Ketua TP PKK dua periode, dan di tahun 2011-2016 serta 2017-2022.

Anggota Partai Golkar Jambi tersebut juga terlibat aktif di berbagai organisasi, salah satunya sebagai pimpinan Muslimat NU cabang Kabupaten Tebo Tahun 2010 - 2015.

Program untuk Masyarakat Jambi yang Terealisasikan 

Berbagai program dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat turut diperjuangkan oleh Sanitul Lativa. Mulai dari tahun 2014-2023 Saniatul Lativa, sukses membawa program-program pro rakyat ke Jambi, diantaranya : Di tahun 2016, ia memberikan bantuan pembangunan Gardu Induk PLN 30 Megawatt senilai Rp. 175 miliar.

Dua tahun berselang, Sanitul Lativa kembali memberikan UPO, bantuan sapi dan kambing serta ratusan alsintan seperti pompa air maupun traktor roda 2 dan 4 serta Embung senilai Rp. 540 Juta. 25 unit Bantuan Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) senilai Rp 12 miliar dikucurkan untuk Provinsi Jambi.

Kemudian melalui program bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah sebanyak 6.000 rumah warga di Jambi yang berada di bawah garis kemiskinan sukses direnovasi.

Lewat Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) senilai Rp. 33,5 miliar 175 kelompok tani di Provinsi Jambi  turut terbantu.

Saniatul Lativa juga memberikan program  bantuan BUMDes senilai 2,5 miliar yang dibangun pada 50 BUMDes yang tersebar di seluruh wilayah Jambi

Melalui program-program tersebut merupakan komitmen Saniatul Lativa dalam menjaga amanah dan kepercayaan masyarakat Jambi.

Kini, bersama doa restu dan dukungan dari seluruh masyarakat Jambi, Sanitul Lativa bertekad untuk terus memberikan manfaat dan melanjutkan pengabdiannya. Membawa dan memperjuangkan aspirasi masyarakat daerah pemilihan Jambi untuk duduk kembali sebagai anggota DPR RI 2024-2029. (HZA)

134 Caleg Bakal Bertarung Menuju Senayan dari Dapil Jambi, Ini Nama-namanya Sesuai DCT


JAMBI | MERDEKAPOST.COM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI resmi menetapkan nama-nama Daftar Calon Tetap (DCT) Anggota DPR RI untuk Pemilu 2024, Sabtu (2024/11/2023).

Berdasarkan ketetapan yang telah diumumkan oleh KPU RI itu, ada sebanyak 134 orang yang resmi ditetapkan sebagai DCT DPR RI dari 18 Partai Politik Dapil Jambi.

Tidak banyak terjadi perubahan, hampir semuanya sama seperti yang telah ditetapkan dalam Daftar Calon Sementara (DCS) beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Mau Tau Nama-Nama Caleg DPRD Kerinci yang Masuk DCT? Cek Disini

Hanya ada beberapa pergantian seperti masuknya Mantan Bupati Muarojambi Masnah Busro dalam DCT PAN, Martius di PKS, Ketua DPW PSI Tigor Sinaga di PSI, Bursah Zarnubi di Demokrat, serta mantan Ketua Muhammadiyah Jambi, Fahmi Rizal Gadin yang tidak masuk dalam DCT Partai Ummat.

Selebihnya, hanya ada perubahan posisi atau nomor urut dari Caleg yang sebelumnya sudah masuk dalam Daftar Calon Sementara (DCS) lalu.

Selanjutnya, para Caleg ini akan bertarung untuk memperebutkan 8 kursi DPR RI yang tersedia dari Dapil Jambi.

Adapun Nama-nama mereka yang telah resmi terdaftar di DCT adalah sebagai berikut:

PKB (Partai Kebangkitan Bangsa)

1. Muhammad Umar Syadat

2. Elpisina

3. Umi Arti

4. Paizal Kadni

5. Handayani

6. Supriyanti

7. Dodi Sularso

8. Mohd Indrawan Husairi


Partai Gerindra (Gerakan Indonesia Raya)

1. H A R Sutan Adil Hendra

2. Muhammad Harrifar Syafar

3. Sri Budiyati

4. Balkan Amdan

5. Hendra Gunawan

6. HJ Nyimas Ena

7. Ira Wulan Sary

8. Rocky Candra

Baca Juga: Pelantikan Pj Bupati Kerinci, ini Kata Aswardi Ketua PPDI Kerinci 

PDI Perjuangan

1. EDI Purwanto

2. Ratu Munawaroh

3. M R Ihsan Yunus

4. Agus Suhardi

5. A M Guntur Muchtar

6. Yenny Sinaga

7. Saidin Albert Earnest Sianipar

8. Safrial


Partai Golkar (Golongan Karya)

1. Cek Endra

2. Hasan Basri Agus

3. Saniatul Lativa

4. Asafri Jaya Bakri

5. Selina Gita

6. Syahrasaddin

7. Fatmalisdarsam

8. Yun Ilman

Partai NasDem (Nasional Demokrat)

1. Syarif Fasha

2. Nuzran Joher

3. Camelia Puji Astuti

4. Sofwan

5. Filius Chandra

6. Melisha Agnesia

7. Syafboni Syafar

8. Hasbi Anshory


Partai Buruh

1. Sarwadi

2. Faizal

3. Nilawati

4. Rajali

5. Mulyadi

6. Tiara Narulita

7. Tubagus Sumarna

8. Fatimah Dwi Ruswati


Partai Gelora (Gelombang Rakyat Indonesia)

1. Mohammad Syahfan Badri

2. Abdul Rochim

3. Badiah

4. Satria


Baca Juga: PAW Hasani Hamid dan Nurhayati Telah Dilantik, Ini Nama Penggantinya

PKS (Partai Keadilan Sejahtera)

1. Ahmad Fathul Bari

2. Fadlan Kholik

3. Nining Wilasari

4. Martius

5. Fikri Riza

6. Lisa Nur Taufikiyah

7. Komariah

8. Ami Taher

PKN (Partai Kebangkitan Nusantara)

1. Mirzal Muharroma

2. Riyan Rinaldi Putra

3. Pena Mirwana

4. Ruli Agustian Arief

5. Faizal Ridho Juned

6. Aneike Elvien Meiriane

Partai Hanura (Hati Nurani Rakyat)

1. M Sanusi

2. A Jafar

3. Istika Rahma Fitri

4. Idris Zainal

5. Syarifah Maimunah

6. Siti Aisah

Partai Garuda (Garda Perubahan Indonesia)

1. Ruwaida

2. Azmi Berlian

3. Hamdi

4. Artiyana

5. Untung Surapati

6. La Ali La Hasan

7. Veranika Juliani

8. Muhammad Rayhan Mahendra


PAN (Partai Amanat Nasional)

1. A Bakri HM

2. Adirozal

3. Rice Yogina

4. Risnal M

5. Masnah Busro

6. Ahmad Khusaini

7. Ahmad Fauzi Idrus

8. Reni Marsovia

PBB (Partai Bulan Bintang)

1. Gatot Priadi

2. Bela

3. Helfi Rahmawati

4. Adhi Panca Tindra Sumardika

5. M Ali

6. Wina Wardori

7. Santre Agus Tinah

Partai Demokrat

1. Zulfikar Achmad

2. Syafril Nursal

3. Mutiara Ramadhani

4. Bursah Zarnubi

5. Jefri Hutagalung

6. Arniwati

7. Muhammad Zen

8. Syamsu Rizal

PSI (Partai Solidaritas Indonesia)

1. Tigor Guna Haposan Sinaga

2. Rita Utami

3. Bonifasius Andi Lim

4. Hambali

5. Mirza Fathurrohman Fauzi

6. Nur Intan Fauzi

7. Asnawi Alamsyah

8. Kevin William Namora Sinaga

Partai Perindo

1. Angel Lelga

2. Marlina

3. Azwan Herwanto

4. Rozali

5. Rata Ulam Sipahutar

6. Deni Yanti

7. Reza Muhammad Hasbi

8. Parulian Manik

PPP (Partai Persatuan Pembangunan)

1. Septi Rahmawati

2. Achmad Farial

3. Mashuri

4. Adril Elfani

5. Fitriani

6. NS. Umar

7. Silvy Afrilia Saputri

8. A Sahal Maemun

Partai Ummat

1. M Mahilli HM

2. A Wahab Hasyab

3. Siti Surtinah

4. Kentika Wulandari

5. Partinggalan Siregar

6. Sun Aminah

7. Linda Arumningtyas


(Aldie Prasetya | Merdekapost)

Survei Litbang Kompas: PKB Tembus 3 Besar, Salip Golkar dan Demokrat

Foto Ilustrasi partai politik .(mpc | kOMPAS.COM) 

JAKARTA |  MERDEKAPOST.COM - Hasil survei Litbang Kompas pada 27 Juli-7 Agustus 2023 menunjukkan, elektabilitas Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) berada di posisi tiga besar, menyalip Partai Golkar dan Partai Demokrat. 

Menurut hasil survei, partai yang dipimpin Muhaimin Iskandar itu memperoleh elektabilitas sebesar 7,6 persen, naik 2,1 persen dibandingkan hasil survei pada Mei 2023. "Elektabilitas PKB itu tercatat sebagai yang tertinggi diraih sejak survei pada Januari 2015," tulis Litbang Kompas, dikutip dari Harian Kompas edisi Kamis (24/8/2023). 

Baca juga: Survei Litbang Kompas: PDIP Unggul, Disusul Gerindra dan PKB

Perolehan elektabilitas PKB dalam survei ini menyalip Golkar dan Demokrat yang unggul pada survei sebelumnya. Berdasarkan survei pada Juli 2023, Partai Golkar berada di peringkat keempat dengan elektabilitas 7,2 persen, turun 0,1 persen dibandingkan hasil survei pada Mei 2023.  Sementara itu, Partai Demokrat yang sebelumnya berada di peringkat ketiga ke peringkat kelima karena elektabilitasnya turun dari 8 persen menjadi 7 persen. 

Selain PKB, elektabilitas Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang berada di posisi keenam juga menyalip Partai Nasdem yang duduk satu peringkat di bawahnya. Pada survei ini, PKS memperoleh elektabilitas 6,3 persen, naik signifikan dari 3,8 persen pada survei Mei 2023. 

Sedangkan, elektabilitas Nasdem tercatat turun dari 6,3 persen pada Mei menjadi 5,9 persen pada Agustus. Adapun posisi dua teratas masih diisi oleh PDI Perjuangan dengan elektabilitas 24,4 persen diikuti Partai Gerindra 18,9 persen. 

Partai-partai lainnya berada di bawah ambang batas parlemen 4 persen, yakni Partai Amanat Nasional (3,4 persen), Partai Persatuan Indonesia (3,4 persen), dan Partai persatuan Pembangunan (1,6 persen). 

Adapun elektabilitas partai-partai yang belum disebutkan di atas berada di bawah angka 1 persen. 

Survei melalui wawancara tatap muka ini diselenggarakan Litbang Kompas pada 27 Juli-7 Agustus 2023 dan melibatkan 1.364 responden yang dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di 38 provinsi. 

Metode ini menggunakan tingkat kepercayaan 95 persen, serta margin of error penelitian ±2,65 persen dalam kondisi penarikan sampel acak sederhana. 

Survei ini dibiayai sepenuhnya oleh Harian Kompas. 


(Sumber: KOMPAS / Editor: Aldie Prasetya )

734 DCS Anggota DPRD Provinsi Jambi Ditetapkan KPU

JAMBI, MERDEKAPOST.COM - KPU Provinsi Jambi telah menetapkan daftar calon sementara (DCS) anggota DPRD Provinsi Jambi untuk Pemilu 2024 mendatang.

Penetapan DCS ini berdasarkan Keputusan KPU Provinsi Jambi Nomor 21 Tahun 2023 tentang Daftar Calon Sementara anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jambi Dalam Pemilihan Umum Tahun 2023.

Dari 18 Partai Politik, KPU Provinsi Jambi menetapkan sebanyak 734 daftar calon sementara.

"Sesuai jadwal, Hari ini kita umumkan daftar calon sementara (DCS) sebanyak 734 dari 18 partai politik," kata anggota KPU Provinsi Jambi divisi Teknis Penyelenggaraan, Sabtu (19/8/2023).

Baca Juga:     

Ini Nama dan Nomor Urut 134 DCS DPR RI Dapil Jambi yang Ditetapkan KPU RI

Partai Peserta Pemilu 2024

MERDEKAPOST.COM, JAMBI - Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI telah menetapkan Daftar Calon Sementara (DCS) anggota DPR RI untuk Pemilu 2024.

Berikut nama dan nomor urut 134 orang yang ditetapkan oleh KPU RI sebagai DCS dari 18 Partai Politik untuk Dapil Provinsi Jambi:

1. PKB (Partai Kebangkitan Bangsa)
1.  Muhammad Umar  Syadat
2. Elpisina
3. Umi Arti
4. Paizal Kadni
5. Handayani
6. Supriyanti
7. Dodi Sularso
8. Mohd Indrawan Husairi

2. Partai Gerindra (Gerakan Indonesia Raya)
1.  H A R Sutan Adil Hendra
2. Muhammad Harrifar Syafar
3. Sri Budiyati
4. Balkan Amdan
5. HENDRA Gunawa
6. HJ Nyimas Ena
7. Ira Wulan Sary
8. ROCKY Candra

3. PDI Perjuangan
1. EDI Purwanto
2. Ratu Munawaroh
3. M R Ihsan Yunus
4. Agus Suhardi
5. A M Guntur Muchtar
6. Yenny Sinaga
7. Saidin Albert Earnest Sianipar
8. Safrial

4. Partai Golkar (Golongan Karya)
1. Cek Endra
2. Hasan Basri Agus
3. Saniatul Lativa
4. Selina Gita
5. Asafri Jaya Bakri
6. Syahrasaddin
7. Fatmalisdarsam  
8. Yun Ilman

5. Partai NasDem (Nasional Demokrat)
1. Syarif Fasha
2. Nuzran Joher
3. Camelia Puji Astuti
4. Sofwan
5. Filius Chandra
6. Melisha Agnesia
7. Syafboni Syafar
8. Hasbi Anshor

6. Partai Buruh
1. Sarwadi
2. Faizal
3. Nilawati
4. Rajali
5. Mulyadi
6. Tiara Narulita
7. Tubagus Sumarna
8. Fatimah Dwi Ruswati

7. Partai Gelora (Gelombang Rakyat Indonesia)
1. Mohammad Syahfan Badri
2. Abdul Rochim
3. Badiah
4. Satria

8. PKS (Partai Keadilan Sejahtera)
1. Ahmad Fathul Bari
2. Fadlan Kholik
3. Nining Wilasari  
4. Zarkasih    
5. Fikri Riza 
6. Lisa NUR Taufikiyah 
7. Komariah   
8. Ami Taher

9. PKN (Partai Kebangkitan Nusantara)
1. Mirzal Muharroma
2. Hamdani Hamid
3. Pena Mirwana
4. Riyan Rinaldi Putra
5. Faizal Ridho Juned
6. Aneike Elvien Meiriane

10. Partai Hanura (Hati Nurani Rakyat)
1. M Sanusi
2. A Jafar
3. Istika Rahma Fitri
4. Idris Zainal
5. Syarif ah Maimunah
6. Siti Aisah

11. Partai Garuda (Garda Perubahan Indonesia)
1. Ruwaida
2. Azmi Berlian
3. Hamdi
4. Artiyana
5. Untung Surapati
6. La Ali La Hasan
7. Veranika Juliani
8. Muhammad Rayhan Mahendra

12. PAN (Partai Amanat Nasional)
 1.  H A Bakri HM
 2. Adirozal
 3. Horas Marsaulina Panjaitan
 4. Ahmad Fauzi Idrus
 5. Rice Yogina
 6. Ahmad Khusaini
 7. Reni Marsovia
 8. Risnal M

13. PBB (Partai Bulan Bintang)
1. Gatot Priadi
2. Bela
3. Helfi Rahmawati
4. Adhi Panca Tindra Sumardika
5. M Ali
6. Wina Wardori
7. Santre Agus Tinah

14. Partai Demokrat
1. Zulfikar Achmad
2. Syafril Nursal
3. Mutiara Ramadhani
4. Marad Fachri Said
5. Jefri Hutagalung
6. Arniwati
7. Muhammad Zen
8. Syamsu Rizal

15. PSI (Partai Solidaritas Indonesia)
1.  Kurnia Dewi Firdaus
2. Rita Utami
3. Bonifasius Andi Lim 
4. Hambali
5. Mirza Fathurrohman Fauzi
6. Leone Flavia Eli Sitompul
7. Asnawi Alamsyah
8. Kevin William Namora

16. Partai Perindo
1.  Azwan Herwanto
2. Marlina
3. Rozali
4. Deni Yanti
5. Rata Ulam Sipahutar
6. Fika Restuni
7. Reza Muhammad Hasbi
8. Parulian Manik

17. PPP (Partai Persatuan Pembangunan)
1. Septi Rahmawati
2. H Achmad Farial
3. Mashuri
4. Adril Elfani
5. Fitriani
6. Umar
7. Silvy Afrilia Saputri
8. A Sahal Maemun

24. Partai Ummat
1. M Mahilli HM
2. A Wahab Hasyab
3. Siti Surtinah
4. Fahmi Rizal
5. Linda Arumningtyas
6. Sun Aminah
7. Imam Nahrowi
Baca Juga:

Terharu Didukung Golkar dan PAN, Prabowo: Kita Hadapi Pemilu dengan Gagah Ksatria

Ketum PKB Muhaimin Iskandar, Ketum PAN Zulkifli Hasan, ketum Golkar Airlangga Hartarto, dan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto di Museum Proklamasi, Jakarta, Minggu (13/8/2023).

JAKARTA, MERDEKAPOST - Capres sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, mengaku terharu setelah mendapat dukungan dari PAN dan Golkar. Sebab, menurut Prabowo, kedua partai tersebut dan rekan koalisinya sejak awal, PKB, adalah partai-partai besar yang bersejarah di Indonesia.

Baca Juga:

Usai Golkar dan PAN Dukung Prabowo, Anies : Kita Jalan Terus

Anies Baswedan mengucapkan selamat kepada Golkar dan PAN yang telah menyatakan dukungan kepada Prabowo Subianto (CNN Indonesia)

Yogyakarta | Merdekapost - Bakal calon presiden Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) Anies Baswedan mengucapkan selamat kepada Golkar dan PAN yang telah menyatakan dukungan kepada Prabowo Subianto.

"Kami sampaikan selamat kepada partai Golkar, PAN, yang sudah memutuskan untuk bergabung di koalisi. Tapi kami tetap bismillah jalan terus," kata Anies di Museum Wayang Kekayon, Banguntapan, Bantul, Minggu (13/8).

Dia mengaku tidak khawatir dengan Prabowo yang semakin banyak mendapat dukungan.

Anies mengungkit perjuangannya memenangkan Pilgub DKI Jakarta 2017 lalu. Kala itu Anies-Sandiaga Uno cuma diusung oleh dua partai politik saja.

Baca Juga: Ini Alasan PAN dan Golkar Dukung Prabowo Ketimbang Ganjar dan Anies

"Kami pernah punya pengalaman di Jakarta, hanya berdua. Hanya berdua. Tapi apa yang terjadi? Rakyat memberikan pilihannya dengan mempertimbangkan banyak faktor," kata Anies.

Pada putaran pertama Pilgub 2017 lalu, Anies dan Sandiaga Uno maju sebagai calon gubernur dan calon wakil gubernur. Keduanya diusung oleh Gerindra dan PKS.

Pasangan Anies-Sandi dinyatakan menang setelah mengungguli Basuki 'Ahok' Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat pada putaran kedua.

Partai Golkar dan PAN baru saja menyatakan dukungan kepada Prabowo Subianto. Disampaikan dalam acara deklarasi di Museum Perumusan Naskah Proklamasi, Jakarat Pusat, Minggu (13/8).

Prabowo kini didukung lima partai politik, yaitu Gerindra, PKB, PBB, Golkar dan PAN. Akan tetapi, belum ada cawapres yang disepakati bersama.

Sementara itu, Ganjar Pranowo didukung oleh PDIP, PPP, Hanura, Perindo dan PSI. Belum ada pula cawapres yang disepakati bersama. (HZA)

Airlangga Tegaskan Golkar Tak Akan Dukung Anies di 2024: "Sangat Benar"

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto memasuki mobil usai mengikuti rapat terbatas di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (10/7/2023). Foto: ANTARA) 

Merdekapost.com - Ketua Umum Golkar, Airlangga Hartarto, mengkonfirmasi partai berlambang beringin ini tidak akan mendukung Anies Baswedan sebagai bakal capres 2024.

Hal ini dikonfirmasi Airlangga usai menghadiri rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (2/8).

"Itu sangat benar (tidak mendukung Anies)," kata Airlangga kepada wartawan.

Jawaban Airlangga ini sekaligus mengkonfirmasi apa yang sudah disampaikan politikus senior Golkar, Jusuf Kalla. 

JK, Menhub Budi Karya Sumadi, Gubernur DKI Anies Baswedan. (doc/kumparan)

"Ya ini saya baca, negosiasi-negosiasi terus, sekarang ini. Saya (rasa) pilihannya sempit, Wapresnya sempit, sempit, Golkar susah ke lagi karena semuanya ke mana-mana sulit Anies karena apa (.....) sulit," kata JK.

Dia pun berpandangan Golkar saat ini hanya memiliki dua pilihan yakni berkoalisi dengan PDIP mendukung Ganjar Pranowo atau dengan Gerindra mengusung Prabowo Subianto.

Lebih jauh, Airlangga ditanya apakah benar Golkar tidak akan mendukung Anies. Ia memastikan Golkar tidak mendukung Anies di 2024.

"Benar," kata Airlangga.

(adz / kumparan.com)

Bursa Cawapres Pilpres 2024: Erick Thohir Makin Berkibar, Dua Tokoh Ini Terlempar

Erick Thohir. (Foto: JPNN.com)

JAKARTA, MERDEKAPOST.COM - Hasil Survei Indo Barometer mengerucutkan lima nama calon wakil presiden (cawapres) paling potensial pada Pilpres 2024. 

Kelimanya yakni Erick Thohir, Khofifah Indar Parawansa, Muhaimin Iskandar, Puan Maharani, dan Chairul Tanjung. Kelima nama tersebut dinilai memiliki aspek yang paling mungkin memenuhi kriteria bagi para calon presiden (capres) yakni elektabilitas cawapres, dukungan partai politik, logistik atau sumber daya, serta kecocokan pribadi. 

Bursa Cawapres 2024 : Selain Erick Tohir, Khofifah Indar Parawansa, Muhaimin Iskandar, Puan Maharani, dan Chairul Tanjung. Kelima nama tersebut dinilai memiliki aspek yang paling mungkin memenuhi kriteria bagi para calon presiden (capres) yakni elektabilitas cawapres

Baca Juga: Said Aqil Tak Masalah Bila Anies Dekati NU Cari Calon wapres

Pengamat politik Fernando Emas menilai perkembangan politik terbaru membuat banyak nama populer sebelumnya terlempar dari bursa cawapres, mulai dari Ridwan Kamil, Sandiaga Uno, dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). 

Hal itu menunjukkan dinamika politik sudah mulai terfokus pada kandidat yang memungkinkan untuk tampil dalam kontestasi di Pilpres 2024. Menurut Fernando, peluang AHY dipilih oleh bakal calon presiden Anies Baswedan sangat tipis, mengingat adanya tarik menarik kepentingan antara PKS dan Demokrat di internal partai koalisi. Baca Juga: Bagi Demokrat Urusan Cawapres Sudah Tuntas, Anies yang Umumkan Selain itu, dia melihat sosok AHY belum memenuhi standar dan kualifikasi cawapres yang diharapkan Anies. 

Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)

“Ini kan memang kalau kita lihat AHY hari ini kan selalu berambisi sejak 2019 yang lalu, di mana pada saat itu kan memang baru awal terjun ke politik sudah bermimpi untuk bisa menjadi Cawapres dan kalau kita lihat dari track record beliau pengalaman sangat minim sekali di dalam tata kelola pemerintahan, belum ada pengalamannya,” kata Fernando Emas, Sabtu (25/3).

Fernando mengatakan AHY belum memiliki momentum pada Pilpres 2024 mendatang. 

Dia menyarankan Ketum Demokrat itu perdalam pengalaman di pemerintahan seperti menteri atau minimal jadi anggota legislatif. “Jadi, ini kan sangat beresiko kalau sampai digandeng oleh capres menjadi pasangan 2024 yang akan datang. Justru saya berharap kepada AHY cobalah timba pengalaman dulu misalnya dengan menjadi anggota legislatif atau menjadi menteri dulu, lalu berpikir untuk menjadi cawapres,” ujarnya. 

Atas dasar itu, Fernando menilai wajar jika ada sosok nama lain di luar PKS dan Demokrat yang masuk dalam radar survei Indo Barometer, seperti nama Chairul Tanjung. Apalagi sinyal kebuntuan koalisi terdengar nyaring dengan munculnya Piagam Kerjasama Koalisi Anies Baswedan baru-baru ini. Maka, Fernando melihat kemunculan Chairul Tanjung ini sebagai jalan keluar atas polemik dan kebuntuan pemilihan sosok cawapres Anies setelah PKS sendiri mengusulkan nama lain seperti Ahmad Heryawan alias Aher. 

“Saya melihat ini kan terbentuknya piagam politik ini hanya bentuk formal saja, tetapi dalam kesepakatan-kesepakatan untuk internal belum terwujud seperti tadi itu cawapres," ungkap Fernando. 

Anies dan Ahmad Heryawan Aher (ist)

"Jadi, saya melihat masih juga ada peluang untuk bubarnya koalisi ini karena belum ada kesepakatan mengenai sosok cawapres yang akan diusung. Kalaupun muncul nama Aher Pak Aher ini kan sudah berpengalaman dan akan lebih terbuka sebenarnya ketika Pak Anies berpasangan dengan Pak Aher dibandingkan dengan AHY,” tambahnya

Selain AHY, Direktur Rumah Politik Indonesia itu juga mengomentari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang terlempar dari bursa cawapres. Menurut dia, Ridwan Kamil akan lebih tertarik mengamankan posisinya di pilkada daripada kursi cawapres. Apalagi, sebagai kader Golkar, tentu Ridwan Kamil akan patuh pada keputusan partai yang mengusung Airlangga menjadi calon presiden. 

“Kalau Pak RK saya melihat masih target beliau itu ke gubernur, tetapi pilihan lokasinya kemungkinan berubah, mungkin beliau itu berpindah ke DKI Jakarta,” bebernya. Berbeda dengan AHY dan RK, nama Erick Thohir justru menjadi yang terkuat dalam survei.

Baca juga: Gus Muhaimin Teteskan Air Mata saat Didoakan Ribuan Santri Istana Yatim

Fernando Emas merasa wajar jika hasil survei menempat Erick Thohir sebagai sosok Cawapres yang kuat karena dia (Erick Thohir) didukung oleh pengalaman baik sebagai menteri maupun seorang pebisnis andal. 

“Ini memang kan sejak awal saya melihat ini yang sangat dipertimbangkan. Belum lagi pengalaman beliau dalam bidang ekonomi ini juga sangat dibutuhkan oleh capres yang akan datang. Sebab sangat bagus ketika pemimpin, presiden dan wakil presiden membagi tugas sehingga tidak terkonsen semua di presiden tugas-tugas itu,” paparnya. 

“Jadi, beliau itu menjadi kebutuhan dari negara ini sebenarnya, salah satu yang dibutuhkan oleh negara ini menghadapi tantangan ke depan dan itulah nilai jual beliau yang tidak dimiliki oleh kandidat lainnya,” pungkasnya.

Baca Juga Berita Lainnya: Ini Profil Wali Kota Siantar Susanti Dewayani yang Dimakzulkan DPRD

Sebelumnya, hasil survei terbaru Indo Barometer menunjukkan nama Menteri BUMN Erick Thohir sebagai Calon Wakil Presiden (Cawapres) terkuat menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 dengan elektabilitas tertinggi, yakni 22,9%. Angka itu melampaui sejumlah nama lain, seperti Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (15,8%), Muhaimin Iskandar (6,7%), Puan Maharani (6,3%), dan Chairul Tanjung (2,7%). 

Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari mengatakan, pertimbangannya tidak survei banyak nama karena waktu yang tidak lama, yakni enam bulan menjelang pendaftaran. "Sehingga, kita harus mengerucut kepada nama yang potensi maju sebagai cawapres," kata Qodari. Qodari menyampaikan, peluang Ridwan Kamil telah tertutup sejak bergabung dengan Golkar. Pasalnya, Golkar memprioritaskan Ketua Umum Airlangga Hartarto sebagai capres. 

Baca Juga: Rafael Alun: Saya Hormati Proses Hukum, Tak Ada Niat Kabur ke Luar Negeri

"Apa Ridwan Kamil mau jadi cawapres Airlangga, tidak mungkin karena tidak cukup. Kalau Airlangga tidak capres, tentunya cawapres. Artinya ruang Ridwan Kamil akan kembali tertutup, saya melihat Ridwan masuk Golkar lebih kepada mengamankan tiket Pilkada 2024," ucapnya. Pun dengan AHY, yang menurut Qodari, tidak akan mungkin menjadi pilihan bagi capres Ganjar atau Prabowo.

Qodari menyebut pilihan AHY hanya kepada Anies Baswedan. Namun, Qodari menilai terdapat keraguan dari Anies untuk menggandeng AHY. "Kalau Anies mau dengan AHY, saya kira dari kemarin sudah deklarasi," lanjutnya.

Qodari menyampaikan AHY juga memiliki keterbatasan dalam memenuhi kriteria yang ditetapkan Anies yakni variabel mampu menjalankan pemerintahan. Qodari mengatakan hal ini menjadi titik lemah bagi AHY yang keterbatasan dalam pengalaman di pemerintahan.(adz/Sumber: jpnn)





Berita Terpopuler

Copyright © MERDEKAPOST.COM. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs