Jejak Panjang Kasus PJU Kerinci, Percakapan via WhatsApp Diungkap JPU di Persidangan

 

Jejak Panjang Kasus PJU Kerinci, Percakapan via WhatsApp Diungkap JPU di Persidangan.(ISTIMEWA)

Jambi, Merdekapost.com – Jaksa Penuntut Umum mengungkap percakapan WhatsApp antara Sekretaris DPRD Kerinci Jondri Ali dan terdakwa Heri Cipta dalam sidang pembuktian perkara korupsi Penerangan Jalan Umum (PJU) di Pengadilan Tipikor Jambi, Senin (5/1/2026) lalu.

Dalam komunikasi tersebut, muncul pembahasan dugaan “titipan proyek” yang dikaitkan dengan sejumlah unsur pimpinan dan anggota DPRD, di antaranya Boy Edwar, Edminuddin alias Jang Kelabu, serta Joni Efendi. Pesan itu dibacakan jaksa di hadapan majelis hakim sebagai bagian dari pembuktian perkara.

Salah satu pesan menyebutkan, “Itu punyo Pak Boy tinggal 360 sudah kami cek dan ditambah 125,” yang direspons dengan pembahasan proyek milik pihak lain. Jaksa menilai komunikasi tersebut menguatkan dugaan pengaturan proyek PJU.

Di luar persidangan, Edminuddin membantah menerima uang dari proyek PJU sebagaimana dakwaan jaksa. Ia menegaskan dirinya hanya memperjuangkan aspirasi masyarakat dan tidak menikmati aliran dana. Bantahan serupa juga disampaikan Jondri Ali yang menyebut pokok pikiran (pokir) dalam komunikasi tersebut berasal dari hasil reses dan bersifat resmi.

baca juga: Dicecar Hakim, Tiga Pimpinan DPRD Kerinci Beda Kesaksian, Soal 'Jatah' Proyek Pokir PJU

Sementara itu, jaksa menyatakan adanya keterangan saksi lain yang menyebut penyerahan uang kepada unsur pimpinan DPRD, sehingga bantahan tersebut akan diuji lebih lanjut dalam persidangan.

Dalam sidang yang sama, saksi Ahmad Samuil mengungkap anggaran awal PJU yang diusulkan Dishub hanya Rp476 juta, namun kemudian meningkat menjadi Rp3,4 miliar setelah pembahasan di Badan Anggaran DPRD. Ia menyebut rapat tersebut dihadiri pimpinan DPRD, termasuk Boy Edwar, sementara Edminuddin mengaku berada di luar negeri saat rapat berlangsung.

Perkara PJU Kerinci ini diduga merugikan keuangan negara sekitar Rp2,7 miliar. Jaksa memastikan sidang akan berlanjut dengan menghadirkan saksi dari unsur anggota DPRD guna mengungkap rangkaian fakta secara menyeluruh.(*)

Hadiri Panen Jagung, Wagub Sani Dukung Program Perkuat Kedaulatan Pangan Daerah dan Nasional

 

Merdekapost.com - Wakil Gubernur Jambi Drs. H. Abdullah Sani, M. Pd.I menyatakan dukungan Pemerintah Provinsi Jambi terhadap program yang memperkuat kedaulatan pangan baik di daerah dan nasional. Pernyataan ini disampaikannya saat menghadiri Panen Raya Jagung Kuartal I tahun 2026 yang dilakukan oleh Wakapolda Jambi Brigjen Pol. Mirza Mustaqim di Desa Tunas Mudo, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muaro Jambi, Kamis (8/1/2026). 

Dalam kesempatan tersebut Wagub Sani menyampaikan bahwa pelaksanaan panen raya ini sebagai wujud kontribusi bersama untuk mendukung swasembada pangan nasional. “Atas nama masyarakat dan Pemerintah Provinsi Jambi, saya menyampaikan apresiasi kepada Kepolisian Republik Indonesia dalam hal ini Polda Jambi, dengan terselenggaranya kegiatan Panen Raya Jagung Kuartal I Tahun 2026 sebagai wujud nyata Polri dalam mendukung ketahanan pangan yang melibatkan lintas sektor, proyek sinergi pemerintah bersama kelompok tani dan berbagai sektor lainnya,” ungkap Wagub Sani.

Wagub Sani juga mengharapkan Kepolisian Republik Indonesia dan seluruh pemangku kepentingan, dapat terus menjaga keberlanjutan program ini, menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat untuk menguatkan sinergitas dan kolaborasi, demi percepatan program ketahanan pangan nasional sekaligus demi kesejahteraan petani. 

“Dengan sinergi, disiplin dan semangat gotong royong dari berbagai sektor dan elemen masyarakat bisa mewujudkan petani yang sejahtera, pangan yang kuat, dan rakyat yang makmur. Semoga langkah ini menjadi contoh kolaborasi nyata antara aparat keamanan dan masyarakat dalam membangun negeri yang kita cintai ini,” harapnya.

Sementara itu, Wakapolda Jambi Brigjen Pol. Mirza Mustaqim menyatakan bahwa panen yang dilakukan hari ini membawa spirit untuk terus memperkuat ketahanan pangan. ”Maka ini, saya dari Polda Jambi mewakili bapak Kapolda bersama dengan pak Wakil Gubernur, dari Danrem, dari Kajari dan ibu BPN serta sahabat saya pak Wakil Bupati, pak Kapolres, dari Dinas Pertanian, kami berkumpul bersama rekan-rekan dalam rangka hari ini panen raya jagung serentak di wilayah Sekernan, Kabupaten Muaro Jambi. Pada hari ini perlu saya sampaikan dan ucapan Alhamdulillah Wasyukurillah, dimana upaya semangat kita untuk membangun swasembada pangan pada hari ini untuk di wilayah Polda Jambi atau di Provinsi Jambi, kita melaksanakan panen jagung serentak ada di 25 titik dengan luasan 26,3 hektar dan estimasi panen hari ini insya Allah lebih kurang 50 ton,” ucap Wakapolda. 

“Dan tadi sudah kita sama-sama menyaksikan, kita sudah melakukan panen secara bareng, secara serentak. Dan juga kita lakukan pemipilan dengan bantuan sarana dan prasarana yang memberikan efektif efisien untuk teman kita yang hari ini untuk melakukan panen raya jagung serentak,” lanjut Wakapolda.

Wakapolda juga menyatakan harapannya agar program ini akan terus berkelanjutan. ”Semoga program ini akan terus berkelanjutan sebagai upaya kita untuk membangun swasembada pangan ini mendapatkan rahmat dari Allah dan insya Allah semangat dan spirit ini memberikan kekuatan untuk kita Bersama. Saya mengucapkan terima kasih kepada rekan saya dari pemerintah provinsi dan Forkopimda,” katanya. 

Usai melaksanakan panen raya acara acara dilanjutkan dengan pemberian Bansos untuk kelompok tani dan mengikuti kegiatan zoom meeting panen raya serentak kuartal I tingkat pusat bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit. (*)

Wagub Sani: Natal Mengajarkan Makna Kasih dan Pengabdian Tanpa Pamrih

 

Merdekapost.com - Wakil Gubernur Jambi Drs. H. Abdullah Sani, M. Pd.I menyampaikan bahwa Natal mengajarkan kepada makna kasih yang tulus, pengabdian tanpa pamrih, serta pengorbanan demi kebaikan bersama. Hal tersebut disampaikannya pada Perayaan Natal bersama TNI/Polri, bertempat di Swiss Bell hotel, Kamis (8/1/2026) malam. 

Turut hadir pada acara ini Kepala Kepolisian Daerah Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar, S.I.K.M.H beserta Jajaran, Danrem 042/GAPU Brigjen Heri Purwanto, S.E.,M.Sc beserta Jajaran, para Pendeta dan Romo, para Kepala Perangkat Daerah terkait Lingkup Pemerintah Provinsi Jambi serta undangan lainnya.

Dikatakan Wagub Sani, nilai-nilai luhur inilah yang sejatinya telah lama hidup dan menyatu dalam jiwa pengabdian prajurit TNI dan anggota POLRI yang senantiasa hadir menjaga keutuhan NKRI, melindungi masyarakat, serta memastikan stabilitas dan ketenteraman daerah. 

"Terima kasih dan apresiasi saya berikan kepada TNI dan POLRI atas dedikasi, loyalitas, dan kerja nyata yang terus ditunjukkan, termasuk dalam penyelenggaraan acara Perayaan Natal Bersama TNI-POLRI ini yang merupakan hal yang sangat positif dan indah, kita bersilaturahmi di tengah keberagaman," ujar Wagub Sani. 

Dalam kesempatan tersebut Wagub Sani juga menyatakan rasa bahagianya bisa bersilaturahmi dengan masyarakat Provinsi Jambi dengan berbagai latar belakang yang berbeda, baik suku, ras, daerah, budaya, maupun agama. "Aneka perbedaan itu merupakan kekayaan khazanah yang kita miliki. Melalui perayaan Natal bersama ini, saya berharap semakin terbangun soliditas, empati dan kebersamaan lintas institusi maupun lintas iman, memperkuat rasa saling percaya, serta meneguhkan komitmen kita bersama untuk menjaga Provinsi Jambi sebagai daerah yang damai, kondusif, dan maju,” katanya.

Wagub Sani mengungkapkan bahwa Provinsi Jambi adalah rumah besar bagi keberagaman. Perbedaan suku, agama, dan budaya bukanlah sekat, melainkan kekuatan untuk semakin merekatkan rasa persatuan dan persaudaraan.

"Pemerintah daerah dan Forkopimda serta seluruh pihak terkait terus berusaha menjaga dan meningkatkan toleransi di Provinsi Jambi, diantaranya, melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Pemerintah Provinsi Jambi terus mengupayakan dan mendorong dialog intern dan antar umat beragama, yakni melalui Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Jambi, untuk meningkatkan kerukunan beragama dan harmoni di Provinsi Jambi," ungkapnya. 

Wagub Sani juga menyatakan bahwa Perayaan Natal, Hari Besar Keagamaan Umat Nasrani di seluruh dunia, hendaknya juga dimaknai dengan meningkatkan kepedulian sosial, kepedulian kepada sesama umat manusia, baik yang seagama maupun yang berbeda agama, untuk saling membantu, terutama kepada orang-orang yang sangat membutuhkan bantuan. "Dalam suasana penuh damai ini kita berkumpul, bukan semata untuk merayakan, tetapi juga untuk merenungkan makna kebersamaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. TNI dan POLRI sebagai pengayom masyarakat diharapkan dapat terus hadir dengan pendekatan humanis dan berkeadilan di tengah masayarakat, selalu menjadi penopang penting dalam kepercayaan publik dan menciptakan iklim yang stabil dalam membuka jalan bagi percepatan pembangunan daerah, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta penguatan ekonomi rakyat,"pungkasnya. (*)

Sinergi Polres dan Pemkab Kerinci, Panen Raya Jagung di Koto Baru Danau Kerinci Hasilkan 4 Ton

Sinergi Polres dan Pemkab Kerinci, Panen Raya Jagung di Koto Baru Danau Kerinci Kamis 8 Januari 2025.(adz)

Kerinci, Merdekapost.com - Polres Kerinci Bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Kerinci melaksanakan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal IV Tahun 2025, yang dilakukan Kamis pagi, 8 Januari 2026, bertempat di Desa Koto Baru, Kecamatan Danau Kerinci.

Kegiatan ini merupakan bagian dari panen raya jagung nasional yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia dan terhubung melalui Zoom Meeting yang dipusatkan dari Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri).

Panen raya di Kabupaten Kerinci dipimpin oleh Wakapolres Kerinci, Kompol Eko Prasetyo Daparta, yang didampingi Kabag SDM Polres Kerinci, serta dihadiri Wakil Bupati Kerinci, Murison. Turut hadir para Pejabat Utama Polres Kerinci, Kapolsek Danau Kerinci beserta jajaran, unsur Forkopimcam, perwakilan TNI, kepala desa, masyarakat, serta kelompok tani setempat.

Bacaan Lainnya:

Reshuffle Pejabat Eselon II dan III Pemkot Sungai Penuh, Berikut 16 Nama yang Dilantik!

Dicecar Hakim, Tiga Pimpinan DPRD Kerinci Beda Kesaksian, Soal 'Jatah' Proyek Pokir PJU

Rombak Kabinet, Ini Nama Pejabat Eselon III Pemkab Kerinci yang Dilantik Wabup Murison

Kegiatan panen dilaksanakan di lahan ketahanan pangan seluas satu hektar, dengan hasil panen jagung mencapai sekitar empat ton. Program ini menjadi bentuk nyata sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Selain terpusat di lokasi utama, panen raya juga dilaksanakan secara serentak oleh Polsek jajaran Polres Kerinci di wilayah masing-masing dengan melibatkan unsur Forkopimcam setempat.

Melalui kegiatan ini, Polres Kerinci menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan serta mendorong pemanfaatan lahan produktif di tengah masyarakat. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.

Sekda Batang Hari Lantik Pejabat Strategis BKAD untuk Tingkatkan Pengelolaan Keuangan

 

Merdekapost.com — Pemerintah Kabupaten Batang Hari kembali melakukan pengisian posisi strategis di lingkungan pemerintahan dengan mengukuhkan sejumlah pejabat di Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola keuangan daerah. Prosesi pelantikan dipimpin oleh Penjabat Sekretaris Daerah Batang Hari, Mula P. Rambe, mewakili Bupati 

Dalam pengukuhan tersebut, beberapa Aparatur Sipil Negara (ASN) mendapat kepercayaan untuk mengemban tugas baru di jajaran BKAD. Di antaranya, Tesar Arlin diangkat sebagai Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah, sementara Bunjamin ditetapkan sebagai Kepala Bidang Perbendaharaan Daerah. Selain itu, Heri Yuwono dipercaya memimpin Bidang Perencanaan Anggaran Daerah, dan A. Rahman Zamzami diamanahkan sebagai Kepala Bidang Akuntansi dan Pelaporan Daerah.

Mula P. Rambe berharap para pejabat yang baru saja dikukuhkan dapat bekerja dengan profesional dan penuh tanggung jawab. Ia menekankan pentingnya komitmen dan integritas dalam menjalankan fungsi pengelolaan keuangan dan aset demi mendukung kinerja pemerintahan serta pelayanan publik di Kabupaten Batang Hari. 

Pergantian dan pengukuhan pejabat ini menjadi bagian dari langkah strategis Pemkab Batang Hari dalam memperkuat struktur organisasi dan meningkatkan efektivitas pengelolaan keuangan daerah menuju tata kelola pemerintahan yang lebih baik dan akuntabel. (*)

Wakil Bupati Batang Hari Apresiasi Kiprah Bank Jambi pada Peringatan HUT ke-63

   

Merdekapost.com — Wakil Bupati Batang Hari H. Bakhtiar menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-63 Bank Jambi yang berlangsung di Kantor Bank Jambi Cabang Muara Bulian, Kamis (8/1/2026). 

Acara tersebut menjadi momen penting untuk mengapresiasi jasa dan kontribusi lembaga perbankan daerah dalam mendukung pertumbuhan ekonomi setempat.

Pada kesempatan itu, Wakil Bupati menyampaikan ucapan selamat kepada manajemen dan seluruh pegawai Bank Jambi atas pencapaian serta layanan yang diberikan selama lebih dari enam dekade. Ia menilai Bank Jambi tetap konsisten memperkuat perannya sebagai motor penggerak pembangunan daerah, meskipun menghadapi persaingan ketat di sektor perbankan nasional.

Bakhtiar juga mengapresiasi capaian lembaga tersebut dalam menjaga predikat bank sehat, serta mendorong berbagai inovasi termasuk percepatan transformasi digital agar layanan semakin aman, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan nasabah. Ia berharap sinergi antara Pemkab Batang Hari dan Bank Jambi akan terus terjalin guna memperkuat perekonomian lokal.

Selain Wakil Bupati, kegiatan juga dihadiri jajaran Forkopimda Batang Hari, pimpinan OPD, pimpinan cabang Bank Jambi, serta undangan lainnya. Rangkaian acara ditutup dengan prosesi pemotongan tumpeng dan silaturahmi antar hadirin. (*)

Wabup Batang Hari Hadiri Peresmian Rumah Dinas Kapolres yang Telah Diperbarui dan Apresiasi Sinergi Polri-Pemda

 

Merdekapost.com — Wakil Bupati Batang Hari H. Bakhtiar menghadiri acara peresmian rumah dinas Kepala Kepolisian Resort Batang Hari yang telah selesai direnovasi, bertempat di Jalan Gajah Mada, Muara Bulian pada Kamis (8/1/2026).

Rumah dinas yang diresmikan tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat Polres Batang Hari seperti Wakapolres Kompol Roslinda RM, pejabat utama Polres, Kepala Dinas PUPR Batang Hari Ajrisa Windra, anggota Bhayangkari, para kapolsek, serta tokoh masyarakat setempat. 

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Bakhtiar menyampaikan apresiasi kepada Kapolres AKBP Handoyo Yudhy Santoso dan jajaran atas kerja sama yang terjalin baik antara Polres dan Pemkab Batang Hari selama masa tugasnya. Ia menilai sinergi itu turut memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Bakhtiar juga menyatakan bahwa renovasi rumah dinas tersebut menunjukkan kerja sama yang erat antara Pemerintah Kabupaten dan institusi kepolisian sebagai bagian dari dukungan terhadap tugas pokok Polri. Ia berharap hubungan baik dan tali silaturahmi tetap terjaga meskipun Kapolres akan bertugas di tempat yang baru.

Sementara itu, AKBP Handoyo menyampaikan terima kasih atas dukungan pemerintah daerah selama masa tugasnya di Batang Hari dan berkomitmen hubungan sinergis itu akan terus berlanjut walau ia berpindah tempat tugas. (*)

Reshuffle Pejabat Eselon II dan III Pemkot Sungai Penuh, Berikut 16 Nama yang Dilantik!

Reshuffle Pejabat Eselon II dan III Pemkot Sungai Penuh.(adz) 

Sungai Penuh, Merdekapost.com – Wakil Walikota Azhar Hamzah didampingi Sekretaris Daerah Alpian, SE, MM, dan Asisten Melantik Pejabat Eselon II dan Eselon III Lingkup Pemerintah Kota Sungai Penuh yang berlangsung di Aula Kantor Walikota Sungai Penuh, Rabu malam. (07/01)

Pejabat yang dilantik ini berjumlah 16 orang yang terdiri dari 7 orang Pejabat Eselon II dan 9 Orang Pejabat Eselon III.

Berikut Nama – nama Pejabat yang dilantik dari Eselon II yaitu:

1. Dianda Putra, S.STP M.Si sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesra.

2. Affan SE. MM sebagai Kepala BKSDM

3. ELMA SUFENTRI, A.Md.Farm, SE, M.Si sebagai Kepala Dinas Sosial Kota Sungai Penuh.

4. H. Ns. ALPIANTRI, S.Kep, M.P.H sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Sungai Penuh.

5. GUNARDI, SKM MM sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh

6. Y Z OKTOVIANUS, ST sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Sungai Penuh

7. ZETRIA DELFI, SE, M.M sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kota Sungai Penuh.

Baca Juga: Rombak Kabinet, Ini Nama Pejabat Eselon III Pemkab Kerinci yang Dilantik Wabup Murison

Pejabat yang dilantik dari Eselon III yaitu :

1. BOVI HANDRIYANTO,S.Pd, MM Sebagai Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh.

2. YOSRIZAL, ST. Sebagai Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Sungai Penuh.

3. JUMADIL, SE.,M.Si Sebagai Sekretaris Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Sungai Penuh.

4. DAMRI, A. MAK,S.K.M, MM Sebagai Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh.

5. RHOMA USMAN,SE., MM Sebagai Kepala Bidang Pengadaan, Mutasi dan Informasi Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Sungai Penuh.

6. ARRY SUSANTO,ST., MT Sebagai Kepala Bidang Cipta Karya dan Jasa Konstruksi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Sungai Penuh.

Prosesi Pelantikan pejabat eselon II dan II dilingkup Pemkot SUngai Penuh yang dilantik oleh Wawako Azhar Hamzah.(adz)

7. DEDE KOSRI MAFAZAN, ST., MT Sebagai Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Sungai Penuh.

8. Dr. ROLI DARSA, S.Pd, M.Pd, M.T Sebagai Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan Dinas Ketahanan Pangan Kota Sungai Penuh.

9. ADRI YANSYAH,S.Pd SebagaiKepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh

Dalam arahannya, Wawako Azhar menekankan pentingnya dedikasi, loyalitas, dan kinerja tinggi bagi seluruh pejabat yang baru dilantik.

"Pelantikan ini harus menjadi momentum peningkatan kinerja, dengan berkerja lebih solid, bergerak cepat, dan hasilnya bisa diukur secara nyata oleh masyarakat,” Tutupnya.(adz)

Dicecar Hakim, Tiga Pimpinan DPRD Kerinci Beda Kesaksian, Soal 'Jatah' Proyek Pokir PJU

Dicecar Hakim, Tiga Pimpinan DPRD Kerinci Beda Kesaksian, Ada yang Ngaku Ada yang Membantah Soal 'Jatah' Proyek Pokir PJU.(Adz/mpcom)

Jambi, Merdekapost.com - Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jambi kembali menggelar sidang kasus dugaan korupsi pengadaan Penerangan Jalan Umum (PJU) pada Dinas Perhubungan Kabupaten Kerinci. 

Kali ini, sidang menghadirkan saksi-saksi "kelas kakap" dari unsur pimpinan legislatif.

Tiga unsur pimpinan dan mantan pimpinan DPRD Kerinci, yakni Boy Edwar, Irwandri, dan Yuldi Herman, dicecar majelis hakim terkait peran mereka dalam penganggaran proyek yang merugikan negara hingga miliaran rupiah tersebut.

Selain unsur pimpina DPRDn, sejumlah anggota DPRD Kerinci periode 2019-2024 juga dihadirkan sebagai saksi, antara lain Dedy Hendrawan, Mukhsin Zakaria, Syahrial Thaib, Joni Effendi, dan Asril Syam. 

Turut diperiksa pula Fredi Desfiana, konsultan perencana untuk 23 paket APBD Murni dan pengawas 18 paket APBD Perubahan tahun 2023.

Bacaan Lainnya:

Buron Selama 8 Bulan, AF Bandar Narkoba Akhirnya Ditangkap Polres Kerinci di Pesisir Selatan

Suasana sidang sempat memanas saat pemeriksaan saksi Asril Syam (mantan anggota dewan). Di hadapan hakim dan jaksa, Asril membantah keras tuduhan bahwa dirinya mengajukan jatah Pokok Pikiran (Pokir) PJU sebanyak 50 titik.

"Begini Pak, saya tidak ada mengajukan usulan PJU (sebanyak 50 titik). Tidak ada. Untuk 2023, saya tidak pernah mengusulkan pokir PJU," tegas Asril menjawab pertanyaan Jaksa.

Tak hanya itu, Asril juga menepis isu aliran dana fee proyek ke kantong pribadi anggota dewan.

Baca Juga: Rombak Kabinet, Ini Nama Pejabat Eselon III Pemkab Kerinci yang Dilantik Wabup Murison

"Saya tidak menerima. Pokir saja saya tidak ada, apalagi fee 10 persen," bebernya. 

Meski demikian, ia mengakui turut hadir dalam rapat pengesahan anggaran yang nilainya membengkak menjadi Rp 3,4 miliar tersebut.

Sementara itu, Boy Edwar menjelaskan bahwa pembengkakan anggaran proyek PJU murni hasil kesepakatan dalam rapat Badan Anggaran (Banggar) bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Ia menolak keras tuduhan menerima fee 10 persen dari pihak manapun terkait proyek tersebut.

Keterangan berbeda justru datang dari unsur pimpinan DPRD, Yuldi Herman. Secara terbuka, Yuldi mengakui bahwa dirinya mengajukan usulan aspirasi atau Pokir dalam proyek PJU tersebut. Ia juga membenarkan ikut mengesahkan pembengkakan anggaran.

Baca Juga: Ansor Jambi Apresiasi Kepemimpinan Addin Jauharudin Usai GP Ansor Raih Penghargaan dari Presiden

"Ada, Dua ruas jalan, di antaranya ruas jalan Belui-Kemantan. Nominal lupa," jawab Yuldi Herman singkat.

Kasus korupsi PJU Dishub Kerinci ini telah menjerat 10 orang terdakwa, termasuk mantan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kerinci, Hery Cipta, serta sejumlah rekanan pelaksana.

Berdasarkan audit, kasus ini menyebabkan kerugian keuangan negara yang sangat fantastis, yakni mencapai Rp 2,7 Miliar. Angka ini hampir setara dengan separuh dari total anggaran proyek PJU yang disahkan sebesar Rp 5,9 Miliar.

Hingga kini, persidangan masih terus bergulir untuk mengungkap aliran dana dan peran masing-masing pihak dalam bancakan anggaran lampu jalan tersebut.(*)

Presiden Prabowo Umumkan Indonesia Swasembada Pangan: Gubernur Al Haris Hadiri Tasyakuran Secara Virtual

 

Merdekapost.com - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi mengumumkan keberhasilan Indonesia kembali mencapai swasembada pangan nasional dalam acara Panen Raya dan Tasyakuran Swasembada Pangan di Karawang, Jawa Barat, Rabu (07/01/2026) siang.

Acara bersejarah tersebut diikuti secara virtual oleh Gubernur Jambi Al Haris bersama Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno Halomoan Siregar di Gedung Pertemuan Kelompok Tani Usaha Sepakat Desa Pudak, Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muaro Jambi, sekaligus dirangkaikan dengan pemberian penghargaan swasembada pangan kepada pihak-pihak yang berkontribusi besar dalam sektor pertanian nasional.

Sebelumnya Gubernur Al Haris bersama Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar, perwakilan Danrem serta unsur Forkopimda Provinsi Jambi dan Kabupaten Muaro Jambi melakukan Gerakan Pemupukan padi sawah.

Presiden Prabowo dalam pidatonya menegaskan bahwa swasembada pangan merupakan syarat mutlak kemerdekaan sejati suatu bangsa. Ia menekankan bahwa Indonesia tidak boleh lagi bergantung pada negara lain untuk kebutuhan pangan pokok.

"Tidak ada bangsa yang merdeka kalau makan saja tergantung bangsa lain. Hari ini kita buktikan, Indonesia bisa berdiri di atas kaki sendiri," tegas Presiden Prabowo.

Presiden mengungkapkan bahwa target swasembada pangan yang semula dicanangkan dalam waktu empat tahun, berhasil dicapai hanya dalam satu tahun. Menurutnya, capaian ini adalah hasil kerja keras, persatuan, dan pengabdian seluruh komunitas pertanian Indonesia.

Dalam pidato yang penuh refleksi dan emosional, Presiden Prabowo memberikan penghormatan khusus kepada para petani. Ia menegaskan bahwa kemerdekaan Indonesia tidak akan pernah terwujud tanpa jasa petani yang selama ini menjadi tulang punggung bangsa.

"Kita tidak bakal merdeka tanpa jasa para petani. Mereka yang memberi makan pejuang, mereka yang paling setia dan paling merah putih," ujarnya.

Ia juga mengaku perjuangannya membela petani telah dimulai jauh sebelum menjadi presiden, sejak menjabat sebagai Ketua Umum HKTI, karena keprihatinannya melihat negeri yang kaya namun rakyatnya masih banyak hidup dalam kemiskinan.

Presiden Prabowo menyampaikan cita-citanya sebagai kepala negara adalah menghadirkan harga pangan, pupuk, dan benih yang terjangkau bagi rakyat. Ia menegaskan bahwa keberhasilan swasembada harus diikuti dengan meningkatnya kesejahteraan petani.

"Prestasi presiden yang saya idamkan adalah harga-harga turun. Harga pangan turun, harga pupuk turun, dan hidup rakyat menjadi lebih baik," katanya.

Ia juga menyebut bahwa Indonesia segera menyusul swasembada jagung, singkong, bawang putih, ikan, dan komoditas pangan lainnya, termasuk penguatan sektor hilirisasi dan energi berbasis pertanian.

Pada kesempatan tersebut, Presiden Prabowo memberikan penghargaan khusus kepada Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, yang dinilainya berjasa besar dalam mengamankan masa depan pangan bangsa.

"Hari ini Saudara telah mencatat tonggak penting dalam sejarah kemerdekaan Indonesia," ujar Presiden.

Presiden juga mengapresiasi peran TNI-Polri, pemerintah daerah, gubernur, bupati, wali kota, serta seluruh elemen bangsa tanpa memandang latar belakang politik.

Gubernur Jambi Al Haris yang mengikuti acara secara virtual menyambut baik capaian swasembada pangan nasional tersebut. Ini menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Jambi untuk terus mendukung program ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan petani di daerah.

Khusus untuk Provinsi Jambi, total luas panen padi tahun 2025 diperkirakan mencapai 80,71 ribu hektare atau mengalami peningkatan sebesar 19,09 ribu hektare (30,97 persen) dibanding tahun 2024. Total produksi padi tahun 2025 diperkirakan mencapai 366,54 ribu ton atau mengalami peningkatan sebesar 85,52 ribu ton (30,43 persen) dibanding tahun 2024. Total produksi beras tahun 2025 diperkirakan mencapai 212,03 ribu ton atau mengalami peningkatan sebesar 49,47 ribu ton (30,43 persen) dibanding tahun 2024.

Tentu panen raya dan swasembada pangan yang dilaksanakan hari ini membuktikan Provinsi Jambi juga berkontribusi terhadap kebutuhan pangan nasional. 

Kegiatan panen raya dan tasyakuran ini menjadi simbol optimisme baru bahwa Indonesia memasuki era kedaulatan pangan, sekaligus menegaskan visi Presiden Prabowo untuk membangun bangsa yang mandiri, adil, dan berpihak kepada rakyat kecil. (*)

Ansor Jambi Apresiasi Kepemimpinan Addin Jauharudin Usai GP Ansor Raih Penghargaan dari Presiden

Ansor Jambi Apresiasi Kepemimpinan Addin Jauharudin Usai GP Ansor Raih Penghargaan dari Presiden.(adz)

Jambi, Merdekapost.com – Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jambi menyampaikan apresiasi atas program kerja Ketua Umum GP Ansor, H. Addin Jauharudin, dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. penghargaan diberikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto kepada  GP Ansor.

Penghargaan diserahkan pada kegiatan panen raya nasional sekaligus pengumuman swasembada pangan yang digelar di Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Momentum tersebut menjadi penanda keberhasilan kolaborasi berbagai elemen bangsa, termasuk organisasi kepemudaan, dalam memperkuat sektor pangan nasional.

Penghargaan diterima langsung oleh Ketua Umum GP Ansor H. Addin Jauharudin, didampingi jajaran pengurus pusat serta personel Banser. Kehadiran Banser dalam kegiatan tersebut sekaligus menegaskan peran GP Ansor sebagai organisasi kader yang aktif dan terstruktur.

Ketua PW GP Ansor Jambi, Habibi,  penghargaan dari Presiden merupakan pengakuan atas kerja nyata GP Ansor di lapangan. Menurutnya, dukungan Ansor terhadap sektor pangan tidak hanya bersifat simbolik, tetapi diwujudkan melalui program dan aksi konkret di berbagai daerah.

“Sebagai pengurus PW GP Ansor Jambi kami sangat menyambut baik penghargaan yang diberikan Presiden kepada GP Ansor. Ini tentu menjadi motivasi bagi kami untuk bekerja lebih baik dan lebih serius dalam mendukung ketahanan pangan,” ujar Ketua PW GP Jambi.

Ia menambahkan, capaian tersebut menjadi penyemangat bagi seluruh jajaran GP Ansor di daerah, termasuk Jambi, untuk terus mengembangkan program pertanian, pemberdayaan petani, serta penguatan ekonomi berbasis pangan. Habibi menegaskan bahwa Ansor siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga ketersediaan dan kedaulatan pangan nasional.

Menurut Habibi, ketahanan pangan merupakan isu strategis yang menyangkut masa depan bangsa. Oleh karena itu, keterlibatan organisasi kepemudaan seperti GP Ansor dinilai sangat penting untuk memastikan keberlanjutan program tersebut. “Penghargaan ini bukan titik akhir, melainkan awal untuk kerja yang lebih besar,” tegasnya.

Bacaan Lainnya:

Rombak Kabinet, Ini Nama Pejabat Eselon III Pemkab Kerinci yang Dilantik Wabup Murison

Dengan penghargaan dari Presiden Republik Indonesia tersebut, GP Ansor diharapkan semakin memperkuat peran dan kontribusinya di tengah masyarakat. GP Ansor Jambi menyatakan siap menindaklanjuti semangat nasional tersebut dengan memperluas gerakan ketahanan pangan di daerah sebagai bagian dari pengabdian kepada umat, bangsa, dan negara.

Sementara itu, Hal senada juga disampaikan oleh Ketua GP Ansor Kabupaten Kerinci, H. M. Hanil, Sebagai bagian dari Ansor, kami dari kerinci merasa sangat berbangga dengan penghargaan yang diterima Ketua Umum GP Ansor H. Addin Jauharudin

"Ini adalah pengakuan negara atas kinerja positif GP Ansor dalam keikutsertaan membangun Indonesia terutama dari sektor pangan". Ujarnya

"Kami didaerah merasa sangat berbangga, semoga kedepan peran dan kolaborasi GP Ansor dalam mensukseskan program pembangunan yang dicanangkan pemerintah semakin nyata dan terasa manfaatnya bagi rakyat" pungkas Hanil.(nek/adz/)

Rombak Kabinet, Ini Nama Pejabat Eselon III Pemkab Kerinci yang Dilantik Wabup Murison

Rombak Kabinet: Pejabat Eselon III Pemkab Kerinci yang Dilantik Wabup Murison.(adz)

KERINCI, MERDEKAPOST.COM – Wakil Bupati Kerinci H. Murison secara resmi melantik sejumlah Pejabat Administrator (Eselon III) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kerinci, Rabu (7/1/2026).

Bertempat di ruang pola kantor Bupati Kerinci Lantai 3, pelantikan dihadiri Asisten Pemerintahan Pemkab Kerinci, Beberapa Kepala OPD dan keluarga para pejabat yang dilantik.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kerinci Murison mengucapkan selamat kepada para dedikasi pejabat yang baru dilantik dan menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar seremonial, melainkan amanah besar yang merupakan bentuk kepercayaan negara dan masyarakat.

“Jabatan ini harus dijaga dengan integritas, dan profesionalisme yang tinggi. Saudara adalah penggerak utama organisasi yang bertugas menerjemahkan kebijakan pimpinan daerah ke dalam program dan kegiatan yang nyata, efektif, dan berdampak langsung bagi masyarakat,” tegasnya.

Wabup Murison menekankan bahwa Pejabat Administrator dituntut bekerja lebih responsif, inovatif, dan kolaboratif, serta menjunjung tinggi disiplin dan integritas. Ia juga mengingatkan agar seluruh pejabat menghindari penyalahgunaan wewenang dan menjalankan tugas secara jujur, transparan, serta bertanggung jawab.

Selain itu, ia mendorong penguatan kepemimpinan yang humanis dan kolaboratif, menghilangkan ego sektoral, serta memperkuat sinergi lintas perangkat daerah demi terwujudnya pemerintahan yang efektif dan melayani.

“Birokrasi harus hadir sebagai solusi, bukan sebagai hambatan. Inovasi, adaptasi teknologi, dan penyederhanaan birokrasi harus terus dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik,” pesannya.

“Kita masih dipercayai, mari bersama mewujudkan visi dan misi pemerintah daerah Kabupaten Kerinci, jangan ada visi dan misi lain pula,”Pesan Wabup Murison didepan 10 Pejabat Eselon 3 yang dilantik.

Pada kesempatan tersebut, Mantan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kerinci ini, juga menekankan pentingnya penertiban administrasi aset. Ia meminta pejabat yang dilantik menyelesaikan seluruh urusan aset di SKPD sebelumnya sesuai dengan data yang tercatat dalam Sistem Informasi Barang Milik Daerah, guna menghindari temuan administrasi di kemudian hari.

“Optimisme bahwa pelantikan ini menjadi langkah baru menuju Kabupaten Kerinci yang berdaya saing, maju, dan sejahtera. Masyarakat akan menilai kita bukan dari apa yang kita janjikan, tetapi dari apa yang benar-benar kita hasilkan,” pungkasnya.

Adapun nama-nama pejabat Eselon 3 yang dilantik sebagai berikut:

  1. Fran Melas Pratama dilantik sebagai Kabid Bina Marga
  2. H. Anto dilantik sebagai Sekretaris Dinas PUPR Kerinci
  3. Raflizar dilantik sebagai Sekretaris Dinsos
  4. Kafrawi dilantik sebagai Sekretaris Perkebunan dan Peternakan
  5. Andrizal dilantik sebagai Sekcam Kayu Aro Barat
  6. Hermanto dilantik sebagai Kabid Koperasi
  7. Rudi Darmawan dilantik sebagai Sekretaris BPBD
  8. drg. Linda Yunita dilantik sebagai Kabid Perempuan dan Perlindungan Anak di KB
  9. Mountri Friadi dilantik sebagai kabag Pemerintahan Setda Kerinci
  10. Vidra dilantik sebagai Kabid Infrastruktur Wilayah Sumberdaya Alam dan Perekonomian di Bappeda

Acara pelantikan turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kerinci, para asisten,kepala OPD, serta undangan lainnya. Diharapkan, dengan pelantikan ini, kinerja birokrasi Pemkab Kerinci semakin solid dan mampu memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat.(Adz)

Buron Selama 8 Bulan, AF Bandar Narkoba Akhirnya Ditangkap Polres Kerinci di Pesisir Selatan

Buron Selama 8 Bulan, AF Bandar Narkoba Akhirnya Ditangkap Polres Kerinci di Pesisir Selatan 

KERINCI, MERDEKAPOST.COM – Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Kerinci berhasil mengakhiri pelarian AF (41) alias Pak Pari, seorang Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus penyalahgunaan narkotika. Tersangka diringkus di tempat persembunyiannya yang berlokasi di Lubuk Gedang, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, pada Senin malam (05/01/2026).

​Kapolres Kerinci melalui Kasat Resnarkoba menyampaikan bahwa penangkapan ini merupakan pengembangan dari kasus yang terjadi pada Mei 2025 lalu. Pelaku diketahui melarikan diri setelah petugas menemukan sejumlah barang bukti narkoba dalam jumlah besar di kediamannya di Desa Lempur Mudik.

​Kronologi Penangkapan

​Kasat Resnarkoba menjelaskan, pengejaran terhadap Pak Pari bermula dari laporan polisi nomor LP/A/19/V/2025/SPKT tanggal 06 Mei 2025. Saat itu, petugas melakukan penggeledahan di rumah tersangka dan menemukan tas berisi narkotika di bak mobil Toyota Hilux milik pelaku, namun pelaku berhasil meloloskan diri.

​"Setelah melakukan penyelidikan intensif selama beberapa bulan, tim kami mendapatkan informasi akurat bahwa tersangka sedang bersembunyi di rumah mertuanya di wilayah Pancung Soal, Sumatera Barat. Tim langsung bergerak cepat melakukan penggerebekan pada Senin malam pukul 23.30 WIB dan berhasil mengamankan tersangka tanpa perlawanan," ujar Kasat Resnarkoba.

​Barang Bukti yang Disita

​Dalam pengungkapan kasus ini, Satresnarkoba Polres Kerinci mengamankan sejumlah barang bukti yang cukup signifikan, di antaranya:

​Narkotika Jenis Sabu: 1 paket besar, 1 paket menengah, dan 1 paket kecil dengan total berat netto 112,67 gram.

​Narkotika Jenis Ekstasi: 8 butir (6 butir logo WhatsApp dan 2 butir bertuliskan TMT) dengan berat netto 2,94 gram.

​Lainnya: 1 unit timbangan digital, alat hisap sabu (bong), plastik klip bening, serta 1 unit mobil Toyota Hilux warna abu-abu hitam dengan No. Pol BG 8464 GL.

​Ancaman Hukuman

​Atas perbuatannya, tersangka AF alias Pak Pari kini mendekam di sel tahanan Polres Kerinci untuk proses penyidikan lebih lanjut. Penyidik menjerat tersangka dengan pasal berlapis, yakni:

​Pasal 114 ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

​Pasal 609 ayat (2) huruf a UU No. 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.

​Polres Kerinci menegaskan komitmennya untuk terus memberantas peredaran narkotika di wilayah hukumnya dan tidak akan memberikan ruang bagi para bandar maupun pengedar.

(ali/sbr:humaspolreskerinci)

Terdakwa Heri Cipta Bantah Klaim Ferdi yang Mengaku sebagai Konsultan PJU Kerinci

 

Lanjutan sidang PJU Kerinci, Ferdi Ngaku sebagai Konsultan Tapi Dibantah Terdakwa Heri Cipta.(ist)

Jambi, MERDEKAPOST.COM – Sidang perkara dugaan korupsi Penerangan Jalan Umum (PJU) Kabupaten Kerinci di Pengadilan Tipikor Jambi, Selasa (6/1/2026), mengungkap fakta menarik sekaligus memunculkan tanda tanya baru. Seorang pria bernama Ferdi tiba-tiba hadir dan mengaku sebagai pelaksana konsultan perencanaan dan pengawasan proyek PJU, klaim yang langsung dibantah terdakwa, mantan Kepala Dinas Perhubungan Kerinci, Heri Cipta.

Dalam persidangan, Ferdi menyatakan pernah mengadakan pertemuan dengan Heri Cipta terkait perencanaan dan pengawasan proyek PJU. Pengakuan tersebut sontak membuat Heri Cipta dan tim penasihat hukumnya terkejut. Di hadapan majelis hakim, Heri Cipta dengan tegas menyatakan tidak mengenal Ferdi dan tidak pernah melakukan pertemuan dengannya.

Menurut Heri Cipta, selama proses perencanaan hingga pelaksanaan PJU, dirinya hanya berhubungan dengan Andri Kurniawan, yang selama ini dikenal publik sebagai pihak konsultan perencanaan dan pengawasan proyek PJU Dinas Perhubungan Kabupaten Kerinci. Nama Andri Kurniawan pula yang kerap disebut dalam berbagai dokumen dan pembahasan di ruang publik.

Bacaan Lainnya:

Sungai Penuh di Bawah Bayang-Bayang Kerinci: HIMSAK Menilai Kota Kerinci sebagai Solusi Penguatan Identitas dan Branding Daerah

Kejanggalan ini kemudian ditegaskan oleh kuasa hukum Heri Cipta, Adhitya. Ia menyatakan keberatan atas keterangan Ferdi yang mengaku sebagai pelaksana konsultan, terlebih atas klaim adanya pertemuan dengan kliennya.

“Terkait keterangan hari ini, pertama klien kami keberatan atas pernyataan Ferdi yang mengaku sebagai pelaksana konsultan perencana dan konsultan pengawas. Terlebih terhadap pengakuannya yang menyebut pernah bertemu dengan klien kami, Heri Cipta,” ujar Adhitya di persidangan.

Adhitya menegaskan, sepanjang proses proyek PJU berjalan, Heri Cipta hanya berkomunikasi dan mengadakan pertemuan dengan Andri Kurniawan, bukan dengan Ferdi.

“Keberatan ini telah dicatat dalam persidangan. Kami akan mempertimbangkan kemungkinan menghadirkan Andri Kurniawan ke hadapan majelis hakim sebagai saksi pada persidangan berikutnya,” tambahnya.

Lebih lanjut, Adhitya menyoroti adanya pertentangan keterangan yang dinilai krusial untuk mengungkap konstruksi perkara secara utuh. Di satu sisi, Heri Cipta konsisten menyebut Andri Kurniawan sebagai pihak yang berhubungan langsung dengannya. Di sisi lain, Ferdi justru mengklaim dirinya terlibat dalam perencanaan 23 paket PJU pada APBD Murni serta pengawasan 18 paket PJU pada APBD Perubahan.

Situasi ini memicu desakan dari publik agar jaksa penuntut umum menghadirkan Andri Kurniawan ke persidangan guna dikonfrontir langsung dengan keterangan terdakwa dan klaim Ferdi. Publik menilai kehadiran pihak yang disebut-sebut sebagai konsultan utama menjadi kunci untuk mengurai peran masing-masing dan memastikan fakta persidangan berjalan terang dan berimbang.

Sidang perkara PJU Kerinci pun diperkirakan akan semakin dinamis, seiring menguatnya sorotan terhadap peran konsultan dan alur perencanaan hingga pengawasan proyek yang kini tengah diuji di meja hijau.(adz)

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs