Tiga Prodi S2 Segera Hadir di IAIN Kerinci, Dr Jafar: Transformasi menuju Kampus yang Kompetitif dan Berdaya saing

Tiga Prodi S2 Segera Hadir di IAIN Kerinci, Rektor Dr Jafar Ahmad : Transformasi menuju Kampus yang Kompetitif dan Berdaya Saing.(adz)

KERINCI, MERDEKAPOST.COM – Institut Agama Islam Negeri Kerinci (IAIN) Kerinci semakin mantap melangkah menjadi pusat pendidikan tinggi unggulan di wilayah Jambi. Senin (16/2), kampus ini melaksanakan Asesmen Lapangan sebagai tahapan strategis pembukaan Program Magister (S2) Program Pascasarjana yang dinilai langsung oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).

Tiga program studi yang diajukan yakni Tadris Bahasa Inggris, Manajemen Bisnis Syariah, dan Tadris IPA. Kehadiran program ini diharapkan menjadi solusi bagi masyarakat Kerinci dan sekitarnya yang selama ini harus keluar daerah untuk melanjutkan studi jenjang magister.

Rektor IAIN Kerinci, Dr. Jafar Ahmad, S.Ag., M.Si., menegaskan bahwa pembukaan S2 bukan sekadar penambahan program, tetapi bagian dari transformasi institusi menuju kampus yang lebih kompetitif dan berdaya saing.

Baca Juga:

Tak Perlu Keluar Daerah, IAIN Kerinci Resmi Kantongi Izin Program Doktor S3 Studi Islam

“Kami ingin menghadirkan pendidikan magister yang unggul, relevan, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Ini adalah komitmen kami untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah,” ujarnya.

Dalam asesmen tersebut, tim asesor melakukan verifikasi menyeluruh terhadap kesiapan kurikulum, dosen, fasilitas, sistem penjaminan mutu, hingga roadmap pengembangan lima tahun ke depan. Seluruh persiapan disebut telah dilakukan secara matang guna memastikan program yang dibuka benar-benar berkualitas dan siap bersaing di tingkat nasional.

Bacaan Lainnya:

Rabu atau Kamis Awal Puasa Ramadan? Tinggi Hilal Masih Minus, Ini Penjelasan Dr. Zufriani

Sambut Ramadhan dan Idul Fitri 1447H, In i Himbauan Kasat Reskrim Polres Kerinci

Muhammadiyah Tetapkan Awal Puasa 18 Februari, Ini Dasarnya

Pembukaan Program Magister ini menjadi tonggak penting bagi IAIN Kerinci dalam memperkuat peran sebagai pusat pengembangan ilmu keislaman, pendidikan, dan ekonomi syariah di Jambi. Dengan hadirnya S2 di kampus ini, masyarakat kini memiliki akses pendidikan lanjutan yang lebih dekat, terjangkau, dan berkualitas.

IAIN Kerinci optimistis, setelah proses asesmen ini, program magister segera terealisasi dan membuka peluang lebih luas bagi generasi muda serta para profesional yang ingin meningkatkan kompetensi akademik dan karier tanpa harus meninggalkan daerah.(adz)

Rabu atau Kamis Awal Puasa Ramadan? Tinggi Hilal Masih Minus, Ini Penjelasan Dr. Zufriani

Rabu atau Kamis Awal Puasa Ramadan? Tinggi Hilal Masih Minus, Ini Penjelasan Dr. Zufriani ahli Ilmu Falaq dosen IAIN Kerinci.(Ist)

KERINCI, MERDEKAPOST.COM – Penentuan awal bulan Hijriah dalam kajian ilmu falak sangat bergantung pada kondisi hilal secara astronomis. Tiga parameter utama yang menjadi acuan adalah konjungsi (ijtimak), tinggi hilal, dan sudut elongasi bulan.

Konjungsi geosentrik atau ijtima’ merupakan peristiwa ketika nilai bujur ekliptika bulan sama dengan nilai bujur ekliptika matahari dengan asumsi pengamat berada di pusat bumi. Untuk wilayah Kerinci dan Sungai Penuh (Lintang -02° 04’ LS dan Bujur 101° 24’ BT), konjungsi terjadi pada Selasa, 17 Februari 2026 pukul 19.02.52 WIB.

Namun, berdasarkan perhitungan astronomis, tinggi hilal pada saat matahari terbenam 17 Februari 2026 M atau bertepatan dengan 29 Syakban 1447 H masih berada di bawah ufuk di seluruh wilayah Indonesia.

Baca Juga: Bersihkan Sampah di Danau Kerinci, Monadi: Jadikan Budaya Bersama Tumbuhkan Kesadaran Kolektif Warga!

Tinggi hilal di Indonesia berkisar antara minus 01° 01’ 14” (tertinggi di Tua Pejat, Sumatera Barat) hingga minus 02° 13’ 43” (terendah di Jayapura). Sementara di Sungai Penuh, tinggi hilal tercatat minus 00° 42’ 47”, yang berarti belum berada di atas ufuk.

Padahal, kriteria Imkanur Rukyat yang ditetapkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia mensyaratkan tinggi hilal minimal 3 derajat dan sudut elongasi minimal 6,4 derajat.

Sudut elongasi sendiri merupakan jarak sudut antara pusat piringan bulan dengan pusat piringan matahari saat matahari terbenam di lokasi pengamatan. Pada 17 Februari 2026, sudut elongasi di Indonesia berkisar antara 01° 53’ 24” (terbesar di Jayapura) hingga 00° 56’ 19” (terkecil di Lhoknga, Aceh). Untuk wilayah Kerinci dan Sungai Penuh, sudut elongasi tercatat sekitar 01° 00’ 41”, masih jauh di bawah batas minimal yang ditetapkan.

Baca Juga:

Jelang Ramadan 2026, Hiswana Migas Jambi Ingatkan Agen Soal HET Gas LPG 3 Kg

“Berdasarkan data hisab tersebut, hilal belum wujud di atas ufuk dan belum memenuhi kriteria imkanur rukyat yang berlaku di Indonesia. Karena itu, secara perhitungan falak, awal Ramadhan 1447 Hijriah belum dapat ditetapkan pada 18 Februari 2026,” jelas Dr. Zufriani, M.HI.

Ia menambahkan, metode yang digunakan dalam kondisi ini adalah istikmal atau menggenapkan bulan Syakban menjadi 30 hari.

“Jika hilal belum memenuhi kriteria, maka bulan Syakban digenapkan 30 hari. Dengan demikian, 1 Ramadhan 1447 Hijriah diperkirakan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026,” ujarnya.

Dr. Zufriani merupakan Dosen Ilmu Falak dan Wakil Dekan I FEBI IAIN Kerinci

Dengan demikian, secara astronomis hilal belum memenuhi kriteria awal bulan Hijriah yang digunakan pemerintah. Keputusan resmi tetap menunggu sidang isbat yang akan digelar pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia.

Milad ke-79 HMI, Satukan Semangat Ikhtiar Cetak Kepemimpinan Masa Depan

HMI Cabang Kerinci-Sungai PenuhMomentum Milad ke-79 di maknai melalui pelaksanaan School of Leadership bagi pelajar tingkat SLTA sederajat se-Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh, Minggu (15/2/2026).(adz)

KERINCI, MERDEKAPOST.COM -  Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Kerinci Sungai Penuh meneguhkan peran strategisnya dalam mencetak generasi pemimpin. Momentum Milad ke-79 di maknai melalui pelaksanaan School of Leadership bagi pelajar tingkat SLTA sederajat se-Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh, Minggu (15/2/2026), di Aula Kantor Wali Kota Sungai Penuh.

Kegiatan ini di buka Secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kota Sungai Penuh, Alpian, S.E., M.M. Ia mewakili Wali Kota Sungai Penuh dalam membuka acara secara resmi. Kehadiran pemerintah daerah menandai kuatnya dukungan terhadap pembinaan kepemimpinan pelajar.

Dalam sambutannya, Alpian mengapresiasi konsistensi HMI dalam melahirkan kader intelektual. Selain itu, ia menilai HMI terus memberi kontribusi nyata bagi bangsa dan daerah.

Baca Juga: Bupati Monadi Turun Langsung Bersihkan Sampah di Danau Kerinci, Langkah Nyata Wujudkan Lingkungan Bersih  

Selamat Milad ke-79 HMI Cabang Kerinci–Sungai Penuh. Perjalanan panjang ini menunjukkan dedikasi dan komitmen yang tidak pernah padam. Semoga HMI terus menjadi rumah bagi pemimpin berintegritas,” ujarnya.

Sementara itu, Alpian mendorong para peserta agar memanfaatkan School of Leadership sebagai ruang pembentukan diri. Ia mengajak pelajar mengasah karakter, memperluas wawasan, serta menumbuhkan keberanian.

"Kalian adalah calon pemimpin masa depan. Karena itu, bangun jejaring sejak dini. Tumbuhkan kepercayaan diri. Siapkan diri untuk memikul tanggung jawab". tambahnya.

Baca Juga: Dari Danau Kerinci, Gerakan Indonesia Asri Dimulai! DLH Serukan Aksi Nyata  

Kemudian, rangkaian Milad ke-79 di tandai dengan pemotongan tumpeng. Prosesi ini di lakukan bersama perwakilan pemerintah daerah, Rektor IAIN Kerinci, unsur Polres Kerinci, serta senior KAHMI.

Melalui kegiatan ini, HMI Cabang Kerinci Sungai Penuh menegaskan komitmennya. HMI menyemai benih kepemimpinan hari ini. Dengan demikian, masa depan daerah dan bangsa di harapkan tumbuh lebih kuat, cerdas, dan berkarakter.(Adz)

Tak Perlu Keluar Daerah, IAIN Kerinci Resmi Kantongi Izin Program Doktor S3 Studi Islam

IAIN Kerinci melaksanakan penyerahan Surat Keputusan (SK) pembukaan Program Doktor (S3) Program Studi Islam dari Direktorat Pendidikan Islam (Pendis) Program Pascasarjana.(ist)

Kerinci, Merdekapost.com  – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kerinci resmi mengantongi izin penyelenggaraan Program Doktor (S3) Studi Islam. Program ini menjadi yang pertama di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh, sekaligus menandai babak baru pengembangan pendidikan tinggi di wilayah tersebut.

IAIN Kerinci melaksanakan penyerahan Surat Keputusan (SK) pembukaan Program Doktor (S3) Program Studi Studi Islam dari Direktorat Pendidikan Islam (Pendis) Program Pascasarjana. SK tersebut secara resmi diserahkan oleh Rektor Dr Jafar Ahmad, M.Si,. kepada Ketua Senat, Prof. Dr. H. As’ari, M.Ag., dan selanjutnya diteruskan kepada Direktur Pascasarjana, Prof. Dr. Wisnarni, Jumat (13/2).

Baca Juga: 

Pimpin Rakor Indonesia ASRI, Bupati Monadi Tegaskan Komitmen Kerinci Bersih Pariwisata Maju Ekonomi Tumbuh

Rektor IAIN Kerinci, Dr. Ja’far Ahmad, M.Si., menyampaikan bahwa terbitnya SK Program Doktor Studi Islam merupakan hasil kerja keras kolektif seluruh unsur pimpinan dan tim pengembangan program pascasarjana. Ia menegaskan bahwa pembukaan program doktor (S3) ini bukan sekadar pencapaian administratif, tetapi amanah besar untuk meningkatkan kualitas tridharma perguruan tinggi.

“Program Doktor Studi Islam ini adalah langkah strategis dalam menjawab kebutuhan masyarakat dan dunia akademik akan sumber daya manusia yang unggul, kompeten, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan keilmuan Islam,” ujarnya.

“Ini program doktor pertama di Kabupaten Kerinci dan Sungai Penuh. Kami ingin menghadirkan pusat studi Islam yang unggul, progresif, dan berdampak,” ujarnya.

Baca Juga:

Bupati Monadi Panen Padi Perdana dan Gotong Royong Bersama warga Desa Baru Semerah

Penyerahan SK dilaksanakan beriringan dengan kegiatan Asesmen Lapangan (AL) Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) tersebut berlangsung khidmat dan penuh rasa syukur. Kegiatan ini disaksikan jajaran pimpinan, anggota senat, dosen, serta tamu undangan.

Momen ini sekaligus menandai babak baru dalam pengembangan akademik IAIN Kerinci dalam memperkuat posisinya sebagai perguruan tinggi keagamaan Islam yang terus bertransformasi dan berinovasi.

Ketua Senat, Prof. Dr. H. As’ari, M.Ag., menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh tim serta dukungan berbagai pihak yang telah mengawal proses pengajuan hingga terbitnya keputusan resmi tersebut. Ia menekankan pentingnya menjaga mutu dan integritas akademik dalam pelaksanaan program doktor ke depan.

Baca Juga:

Kasdim 0417/Kerinci Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Pasar Beringin Jaya Sungai Penuh

“Senat akan terus mengawal implementasi program ini agar berjalan sesuai standar akademik dan regulasi yang berlaku. Kualitas harus menjadi prioritas utama,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Pascasarjana, Prof. Dr. Wisnarni, menyatakan kesiapan Pascasarjana IAIN Kerinci dalam mengelola dan menyelenggarakan Program Doktor Studi Islam secara profesional dan berkualitas. Berbagai persiapan telah dilakukan, mulai dari penyusunan kurikulum berbasis riset, penguatan sumber daya dosen, hingga penyediaan sarana dan prasarana pendukung pembelajaran.

“Program ini diharapkan mampu melahirkan doktor-doktor yang memiliki kedalaman ilmu, keluasan wawasan, serta sensitivitas terhadap dinamika sosial-keagamaan kontemporer,” jelasnya.

Pilihan Redaksi:

Jaga Ekosistem dan Dorong Kesejahteraan Nelayan, Bupati Monadi Bersama PT KMH Restocking Ikan Endemik di Danau Kerinci

Dengan diterbitkannya SK Program Doktor (S3) Studi Islam ini, IAIN Kerinci kembali menunjukkan diri sebagai pusat pengembangan kajian keislaman yang progresif dan adaptif di wilayah Kota Sungai Penuh, Kabupaten Kerinci, dan sekitarnya. Kehadiran program doktor ini membuka akses lebih luas bagi akademisi, peneliti, dan praktisi untuk menempuh jenjang pendidikan tertinggi tanpa harus keluar daerah.

Langkah strategis ini diharapkan mampu mendorong percepatan kualitas riset dan publikasi ilmiah, sekaligus menjadi motor penggerak peningkatan reputasi akademik dan kontribusi keilmuan di tingkat nasional hingga internasional.(Red)

Kerinci Bukan Baterai! Mahasiswa FORMA KIP-K IAIN Kerinci Kecam Kerusakan Lingkungan

Kerinci Bukan Baterai! Mahasiswa FORMA KIP-K IAIN Kerinci Kecam Kerusakan Lingkungan.(ist)

KERINCI – FORMA KIP-K IAIN Kerinci menyuarakan keprihatinan mendalam atas dugaan eksploitasi alam yang kian mengkhawatirkan di wilayah yang dijuluki “Sekepal Tanah Surga” tersebut.

FORMA KIP-K IAIN Kerinci menyoroti dampak lingkungan yang mulai terasa, mulai dari ancaman terhadap ekosistem Danau Kerinci hingga risiko bencana alam yang menghantui masyarakat sekitar. Mereka menilai, pembangunan dan kebijakan yang ada saat ini seolah mengabaikan suara rakyat dan kelestarian alam demi kepentingan industri semata.

Jantung Ekosistem yang Terancam

Kondisi saat ini menunjukkan adanya indikasi penurunan kualitas lingkungan yang signifikan. Danau Kerinci, yang merupakan jantung ekosistem dan sumber kehidupan masyarakat, kini berada dalam bayang-bayang kerusakan akibat proyek-proyek besar yang dinilai tidak berpihak pada keberlanjutan alam.

“Kerinci bukan baterai! Kita tidak boleh membiarkan alam kita dikeruk habis hanya untuk kepentingan energi yang tidak dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat lokal, sementara dampak kerusakannya kita yang menanggung,” Ungkapnya

Selain itu danau Kerinci adalah danau terbesar di Provinsi Jambi dengan luas sekitar 4.200 hektare. Terletak di kaki Gunung Raya, danau ini menjadi muara bagi sungai-sungai kecil di sekitarnya dan merupakan bagian dari ekosistem Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) yang diakui dunia sebagai warisan UNESCO.

Danau Kerinci adalah “Ibu” yang kini sedang diperas air susunya sampai kering, ditinggalkan dalam keadaan sekarat demi ambisi listrik dan keuntungan industri.

Lantas Apa Kata Mereka??

Alharis (Gubernur Jambi): “Saya ke Kerinci kemarin, melihat langsung. Pemicu pertama memang curah hujan minim sepanjang januari. Kedua akibat air di pintu itu naik, kencang” Katanya di Jambi, Kamis.

Aslori (Humas PLTA KMH): “Kami tidak sedang membela diri. Data menunjukkan curah hujan memang turun drastis dan itu berdampak langsung pada debit air Danau Kerinci” Ujarnya pada Gelar Coffee Morning.

Mereka menilai penyusutan volume air Danau Kerinci dipengaruhi curah hujan minim sepanjang januari 2026 dan secara umum mereka menilai bahwa kondisi tersebut tidak mempengaruhi kegiatan masyarakat di sekitar tampungan air alami tersebut.

FAKTANYA?!

Berdasarkan data prediksi deterministik dan monitoring dari BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika), wilayah kabupaten kerinci memasuki puncak musim penghujan pada periode Desember 2025 hingga Januari 2026.

Secara umum, curah hujan di wilayah ini masuk dalam kategori Menengah hingga Tinggi, dengan akumulasi bulanan yang cukup signifikan karena pengaruh kondisi geografis pegunungan. Lantas, apakah benar ini faktor alam, atau sekedar manipulasi untuk mengambil posisi aman?

Mahasiswa Jangan Diam!

Ketua FORMA KIP-K IAIN Kerinci, Dzikril Ikhsan, memberikan pernyataan tegas terkait situasi ini. Ia mengajak seluruh elemen mahasiswa untuk kembali ke marwahnya sebagai agen pengontrol sosial dan tidak bersikap apatis terhadap isu lingkungan.

“Kita tidak boleh membiarkan penguasa menjadi ‘tuli’ terhadap jeritan alam dan keluhan masyarakat. Saatnya kita bergerak dan bersuara. Jangan sampai kita hanya menjadi penonton saat tanah kelahiran kita perlahan hancur,” tegas Dzikril Ikhsan.

Dzikril menambahkan bahwa bukan sekadar kritik tanpa dasar, melainkan panggilan nurani untuk menjaga warisan leluhur. Ia mendesak pihak-pihak terkait untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proyek-proyek yang berdampak pada ekosistem di Kerinci. Tutupnya (*)

Gebrakan Literasi Digital: Depati Akademi & FORMA KIP-K IAIN Kerinci Bersinergi Cetak Generasi Unggul

FORMA KIP-K IAIN Kerinci resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Depati Akademi.(mpc)

KERINCI – FORMA KIP-K IAIN Kerinci resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Depati Akademi. Sinergi ini bertujuan untuk mengakselerasi peningkatan kompetensi digital dan soft skill mahasiswa melalui workshop pelatihan penulisan karya ilmiah.

Kegiatan tersebut yang berlangsung di lingkungan kampus IAIN Kerinci ini dihadiri oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan kerjasama IAIN KERINCI, pengurus FORMA KIP-K IAIN KERINCI, serta perwakilan dari Depati Akademi.

Ketua FORMA KIP-K IAIN Kerinci, Dzikril Ikhsan menegaskan bahwa melalui momen workshop tersebut, merupakan langkah progresif untuk memberikan nilai tambah bagi mahasiswa penerima beasiswa KIP-K.

Bacaan Lainnya:

Ibu MS Minta Perlindungan DPRD Jambi, Anaknya Diduga Diperkosa 4 Orang, 2 Diantaranya Oknum Polisi

Polres Batang Hari Gagalkan Penyalahgunaan Gas Elpiji Subsidi, Tiga Orang Ditahan

“Kami tidak ingin mahasiswa KIP-K hanya unggul di ruang kelas secara teoritis. Melalui kolaborasi dengan Depati Akademi, kami ingin membekali mereka dengan keahlian praktis yang dibutuhkan industri saat ini. Ini adalah komitmen kami untuk mencetak lulusan yang siap kerja dan berdaya saing tinggi,” ujar Dzikril.

Senada dengan hal tersebut, Akram Tri Rezki selaku perwakilan dari Depati Akademi menyambut baik antusiasme mahasiswa IAIN Kerinci. Menurutnya, potensi lokal harus didukung dengan akses literasi digital yang memadai.

“Kolaborasi antara depati akademi dengan forma kip-k dalam workshop karya ilmiah merupakan suatu bentuk ajang peningkatan kapasitas mahasiswa bergelut dalam dunia kampus, terkhusus dalam kemampuan karya ilmiah. Dengan tujuan agar proses riset/penelitian dapat terselesaikan dengan kemampuan teknis yang memadai,” Ujar Akram

Dukungan penuh juga datang dari pihak birokrasi kampus. Wakil Rektor III IAIN Kerinci, Dr. Halil Khusairi, M.Ag, dalam arahannya, ia menyampaikan bahwa kolaborasi lintas sektor seperti ini sangat krusial dalam mendukung transformasi institusi.

“Pihak kampus sangat mendukung inisiatif ini. Sinergi antara FORMA KIP-K dan Depati Akademi sejalan untuk menciptakan ekosistem akademik yang dinamis. Kami berharap ini menjadi pemantik bagi mahasiswa lain untuk terus berinovasi dan memperluas jejaring di luar kampus,” pungkasnya.(adz)

Sebanyak 600 Guru PPG Sukses Dikukuhkan, LPTK IAIN Kerinci Diapresiasi



KERINCI, MERDEKAPOST.COM -- Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kerinci mengukuhkan 600 peserta Program Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan melalui Yudisium ke-V, Kamis, (15/01/2026). Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan lancar.

Yudisium ini menjadi penanda kelulusan peserta PPG Dalam Jabatan Tahun 2025 yang secara resmi menyandang gelar Guru Profesional (Gr). FTIK IAIN Kerinci mengusung tema “Mewujudkan Guru Profesional, Unggul, dan Berkarakter Islami” dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

Pengukuhan tersebut menegaskan komitmen IAIN Kerinci dalam menyiapkan tenaga pendidik yang kompeten dan berintegritas. Program PPG dinilai sebagai instrumen strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor pendidikan, khususnya di wilayah Provinsi Jambi dan sekitarnya.

Bacaan Lainnya:

Warga Semumu Kerinci Geger, Seorang Pria NA (41) Ditemukan Tak Bernyawa Sabtu Malam

Seorang Wanita Terjun dari Jembatan Aurduri I, Tim SAR Lakukan Pencarian di Sungai Batanghari

Sejumlah peserta yudisium menyampaikan apresiasi atas kinerja Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) IAIN Kerinci. Hambali Dede Putra, salah satu peserta yudisium terbaik, menyatakan rasa terima kasih kepada seluruh jajaran pimpinan dan tim pengelola PPG.

“Berkat arahan dan bimbingan pimpinan serta tim LPTK, kami dapat menyelesaikan Pendidikan Profesi Guru dengan baik,” kata Hambali.

Dia juga mengapresiasi peran Rektor IAIN Kerinci, Dekan FTIK, Wakil Rektor, Ketua Program Studi, serta seluruh tim yang terlibat dalam penyelenggaraan PPG.(Adz)

FORMA KIP-K IAIN Kerinci Catat Sejumlah Program Strategis Sepanjang 2025

KERINCI – Forum Mahasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah (FORMA KIP-K) IAIN Kerinci menegaskan komitmennya dalam memperjuangkan kepentingan mahasiswa melalui berbagai program kerja yang telah dijalankan sepanjang tahun 2025.

Hingga akhir tahun ini, FORMA KIP-K secara konsisten melaksanakan program di bidang aspirasi, pengembangan kapasitas, serta kepedulian sosial sebagai wujud keseriusan organisasi.

Di bidang aspirasi dan keorganisasian, FORMA KIP-K IAIN Kerinci melakukan penataan internal organisasi dengan mengkalkulasi ulang iuran kas sebagai upaya mendukung program berbasis kebutuhan mahasiswa KIP-K.

Bacaan Lainnya:

26 Peserta Lelang Lolos Seleksi Administrasi JPT Pratama Kerinci, Ini Nama-namanya!

Organisasi ini juga menghadirkan layanan pengaduan berbasis digital, membuka ruang diskusi melalui Temu Mahasiswa KIP-K, serta melaksanakan sosialisasi KIP-K bagi mahasiswa.

Selain itu, FORMA KIP-K turut memperkuat fungsi hukum dan advokasi mahasiswa, menyusun draft tata tertib dan komitmen organisasi, serta aktif membangun jejaring nasional.

Salah satu langkah strategis dilakukan melalui partisipasi dalam Musyawarah Nasional Persatuan Mahasiswa dan Alumni Bidikmisi KIP-K Nasional (MUNAS PDKN) di Jawa Barat. Aktivitas organisasi juga diperkuat melalui pembaruan informasi dan publikasi kegiatan secara rutin.

Pada bidang pelatihan dan keterampilan, FORMA KIP-K IAIN Kerinci melaksanakan sejumlah program unggulan yang berfokus pada pengembangan potensi mahasiswa. Di antaranya melalui IPQAH KIP-K Platinum berupa pelatihan tilawah umum, serta penggelaran Ajang Kreativitas, Sportivitas, dan Inovasi (AKSI) 2025 yang melibatkan peserta dari berbagai daerah dan menjadi salah satu agenda berskala nasional.

Bacaan Lainnya:

Semarak CFD Bareng Bupati Kerinci, Yesa Collection Bagikan 500 Paket Hadiah untuk Warga

Sementara itu, melalui program FORMA KIP-K Peduli, organisasi ini menunjukkan kepedulian sosial dengan terlibat dalam aksi demokratis untuk menyuarakan aspirasi masyarakat melalui demonstrasi pada 2 September 2025.

Selain itu, FORMA KIP-K juga melakukan aksi sosial terhadap korban bencana di Sumatera serta memberikan pendampingan dan bantuan bagi mahasiswa KIP-K yang mengalami musibah.

Ketua FORMA KIP-K IAIN Kerinci, Dzikril Ikhsan, menyampaikan bahwa rangkaian program tersebut merupakan bentuk keseriusan organisasi dalam menjalankan peran sebagai wadah aspirasi dan pengembangan mahasiswa penerima KIP-K.

“Program-program yang kami jalankan sepanjang 2025 adalah bentuk komitmen FORMA KIP-K untuk hadir secara nyata bagi mahasiswa. Kami berupaya tidak hanya fokus pada isu internal kampus, tetapi juga membangun kapasitas, jejaring, serta kepedulian sosial mahasiswa KIP-K,” ujar Dzikril.

Ia menambahkan, ke depan FORMA KIP-K IAIN Kerinci akan terus melakukan evaluasi dan penguatan program agar organisasi semakin responsif terhadap kebutuhan mahasiswa serta mampu berkontribusi lebih luas, baik di tingkat kampus maupun nasional. (red)

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs