Sinergi Polres dan Pemkab Kerinci, Panen Raya Jagung di Koto Baru Danau Kerinci Hasilkan 4 Ton

Sinergi Polres dan Pemkab Kerinci, Panen Raya Jagung di Koto Baru Danau Kerinci Kamis 8 Januari 2025.(adz)

Kerinci, Merdekapost.com - Polres Kerinci Bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Kerinci melaksanakan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal IV Tahun 2025, yang dilakukan Kamis pagi, 8 Januari 2026, bertempat di Desa Koto Baru, Kecamatan Danau Kerinci.

Kegiatan ini merupakan bagian dari panen raya jagung nasional yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia dan terhubung melalui Zoom Meeting yang dipusatkan dari Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri).

Panen raya di Kabupaten Kerinci dipimpin oleh Wakapolres Kerinci, Kompol Eko Prasetyo Daparta, yang didampingi Kabag SDM Polres Kerinci, serta dihadiri Wakil Bupati Kerinci, Murison. Turut hadir para Pejabat Utama Polres Kerinci, Kapolsek Danau Kerinci beserta jajaran, unsur Forkopimcam, perwakilan TNI, kepala desa, masyarakat, serta kelompok tani setempat.

Bacaan Lainnya:

Reshuffle Pejabat Eselon II dan III Pemkot Sungai Penuh, Berikut 16 Nama yang Dilantik!

Dicecar Hakim, Tiga Pimpinan DPRD Kerinci Beda Kesaksian, Soal 'Jatah' Proyek Pokir PJU

Rombak Kabinet, Ini Nama Pejabat Eselon III Pemkab Kerinci yang Dilantik Wabup Murison

Kegiatan panen dilaksanakan di lahan ketahanan pangan seluas satu hektar, dengan hasil panen jagung mencapai sekitar empat ton. Program ini menjadi bentuk nyata sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Selain terpusat di lokasi utama, panen raya juga dilaksanakan secara serentak oleh Polsek jajaran Polres Kerinci di wilayah masing-masing dengan melibatkan unsur Forkopimcam setempat.

Melalui kegiatan ini, Polres Kerinci menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan serta mendorong pemanfaatan lahan produktif di tengah masyarakat. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.

Sekda Batang Hari Lantik Pejabat Strategis BKAD untuk Tingkatkan Pengelolaan Keuangan

 

Merdekapost.com — Pemerintah Kabupaten Batang Hari kembali melakukan pengisian posisi strategis di lingkungan pemerintahan dengan mengukuhkan sejumlah pejabat di Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola keuangan daerah. Prosesi pelantikan dipimpin oleh Penjabat Sekretaris Daerah Batang Hari, Mula P. Rambe, mewakili Bupati 

Dalam pengukuhan tersebut, beberapa Aparatur Sipil Negara (ASN) mendapat kepercayaan untuk mengemban tugas baru di jajaran BKAD. Di antaranya, Tesar Arlin diangkat sebagai Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah, sementara Bunjamin ditetapkan sebagai Kepala Bidang Perbendaharaan Daerah. Selain itu, Heri Yuwono dipercaya memimpin Bidang Perencanaan Anggaran Daerah, dan A. Rahman Zamzami diamanahkan sebagai Kepala Bidang Akuntansi dan Pelaporan Daerah.

Mula P. Rambe berharap para pejabat yang baru saja dikukuhkan dapat bekerja dengan profesional dan penuh tanggung jawab. Ia menekankan pentingnya komitmen dan integritas dalam menjalankan fungsi pengelolaan keuangan dan aset demi mendukung kinerja pemerintahan serta pelayanan publik di Kabupaten Batang Hari. 

Pergantian dan pengukuhan pejabat ini menjadi bagian dari langkah strategis Pemkab Batang Hari dalam memperkuat struktur organisasi dan meningkatkan efektivitas pengelolaan keuangan daerah menuju tata kelola pemerintahan yang lebih baik dan akuntabel. (*)

Wakil Bupati Batang Hari Apresiasi Kiprah Bank Jambi pada Peringatan HUT ke-63

   

Merdekapost.com — Wakil Bupati Batang Hari H. Bakhtiar menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-63 Bank Jambi yang berlangsung di Kantor Bank Jambi Cabang Muara Bulian, Kamis (8/1/2026). 

Acara tersebut menjadi momen penting untuk mengapresiasi jasa dan kontribusi lembaga perbankan daerah dalam mendukung pertumbuhan ekonomi setempat.

Pada kesempatan itu, Wakil Bupati menyampaikan ucapan selamat kepada manajemen dan seluruh pegawai Bank Jambi atas pencapaian serta layanan yang diberikan selama lebih dari enam dekade. Ia menilai Bank Jambi tetap konsisten memperkuat perannya sebagai motor penggerak pembangunan daerah, meskipun menghadapi persaingan ketat di sektor perbankan nasional.

Bakhtiar juga mengapresiasi capaian lembaga tersebut dalam menjaga predikat bank sehat, serta mendorong berbagai inovasi termasuk percepatan transformasi digital agar layanan semakin aman, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan nasabah. Ia berharap sinergi antara Pemkab Batang Hari dan Bank Jambi akan terus terjalin guna memperkuat perekonomian lokal.

Selain Wakil Bupati, kegiatan juga dihadiri jajaran Forkopimda Batang Hari, pimpinan OPD, pimpinan cabang Bank Jambi, serta undangan lainnya. Rangkaian acara ditutup dengan prosesi pemotongan tumpeng dan silaturahmi antar hadirin. (*)

Wabup Batang Hari Hadiri Peresmian Rumah Dinas Kapolres yang Telah Diperbarui dan Apresiasi Sinergi Polri-Pemda

 

Merdekapost.com — Wakil Bupati Batang Hari H. Bakhtiar menghadiri acara peresmian rumah dinas Kepala Kepolisian Resort Batang Hari yang telah selesai direnovasi, bertempat di Jalan Gajah Mada, Muara Bulian pada Kamis (8/1/2026).

Rumah dinas yang diresmikan tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat Polres Batang Hari seperti Wakapolres Kompol Roslinda RM, pejabat utama Polres, Kepala Dinas PUPR Batang Hari Ajrisa Windra, anggota Bhayangkari, para kapolsek, serta tokoh masyarakat setempat. 

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Bakhtiar menyampaikan apresiasi kepada Kapolres AKBP Handoyo Yudhy Santoso dan jajaran atas kerja sama yang terjalin baik antara Polres dan Pemkab Batang Hari selama masa tugasnya. Ia menilai sinergi itu turut memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Bakhtiar juga menyatakan bahwa renovasi rumah dinas tersebut menunjukkan kerja sama yang erat antara Pemerintah Kabupaten dan institusi kepolisian sebagai bagian dari dukungan terhadap tugas pokok Polri. Ia berharap hubungan baik dan tali silaturahmi tetap terjaga meskipun Kapolres akan bertugas di tempat yang baru.

Sementara itu, AKBP Handoyo menyampaikan terima kasih atas dukungan pemerintah daerah selama masa tugasnya di Batang Hari dan berkomitmen hubungan sinergis itu akan terus berlanjut walau ia berpindah tempat tugas. (*)

Reshuffle Pejabat Eselon II dan III Pemkot Sungai Penuh, Berikut 16 Nama yang Dilantik!

Reshuffle Pejabat Eselon II dan III Pemkot Sungai Penuh.(adz) 

Sungai Penuh, Merdekapost.com – Wakil Walikota Azhar Hamzah didampingi Sekretaris Daerah Alpian, SE, MM, dan Asisten Melantik Pejabat Eselon II dan Eselon III Lingkup Pemerintah Kota Sungai Penuh yang berlangsung di Aula Kantor Walikota Sungai Penuh, Rabu malam. (07/01)

Pejabat yang dilantik ini berjumlah 16 orang yang terdiri dari 7 orang Pejabat Eselon II dan 9 Orang Pejabat Eselon III.

Berikut Nama – nama Pejabat yang dilantik dari Eselon II yaitu:

1. Dianda Putra, S.STP M.Si sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesra.

2. Affan SE. MM sebagai Kepala BKSDM

3. ELMA SUFENTRI, A.Md.Farm, SE, M.Si sebagai Kepala Dinas Sosial Kota Sungai Penuh.

4. H. Ns. ALPIANTRI, S.Kep, M.P.H sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Sungai Penuh.

5. GUNARDI, SKM MM sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh

6. Y Z OKTOVIANUS, ST sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Sungai Penuh

7. ZETRIA DELFI, SE, M.M sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kota Sungai Penuh.

Baca Juga: Rombak Kabinet, Ini Nama Pejabat Eselon III Pemkab Kerinci yang Dilantik Wabup Murison

Pejabat yang dilantik dari Eselon III yaitu :

1. BOVI HANDRIYANTO,S.Pd, MM Sebagai Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh.

2. YOSRIZAL, ST. Sebagai Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Sungai Penuh.

3. JUMADIL, SE.,M.Si Sebagai Sekretaris Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Sungai Penuh.

4. DAMRI, A. MAK,S.K.M, MM Sebagai Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh.

5. RHOMA USMAN,SE., MM Sebagai Kepala Bidang Pengadaan, Mutasi dan Informasi Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Sungai Penuh.

6. ARRY SUSANTO,ST., MT Sebagai Kepala Bidang Cipta Karya dan Jasa Konstruksi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Sungai Penuh.

Prosesi Pelantikan pejabat eselon II dan II dilingkup Pemkot SUngai Penuh yang dilantik oleh Wawako Azhar Hamzah.(adz)

7. DEDE KOSRI MAFAZAN, ST., MT Sebagai Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Sungai Penuh.

8. Dr. ROLI DARSA, S.Pd, M.Pd, M.T Sebagai Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan Dinas Ketahanan Pangan Kota Sungai Penuh.

9. ADRI YANSYAH,S.Pd SebagaiKepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh

Dalam arahannya, Wawako Azhar menekankan pentingnya dedikasi, loyalitas, dan kinerja tinggi bagi seluruh pejabat yang baru dilantik.

"Pelantikan ini harus menjadi momentum peningkatan kinerja, dengan berkerja lebih solid, bergerak cepat, dan hasilnya bisa diukur secara nyata oleh masyarakat,” Tutupnya.(adz)

Dicecar Hakim, Tiga Pimpinan DPRD Kerinci Beda Kesaksian, Soal 'Jatah' Proyek Pokir PJU

Dicecar Hakim, Tiga Pimpinan DPRD Kerinci Beda Kesaksian, Ada yang Ngaku Ada yang Membantah Soal 'Jatah' Proyek Pokir PJU.(Adz/mpcom)

Jambi, Merdekapost.com - Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jambi kembali menggelar sidang kasus dugaan korupsi pengadaan Penerangan Jalan Umum (PJU) pada Dinas Perhubungan Kabupaten Kerinci. 

Kali ini, sidang menghadirkan saksi-saksi "kelas kakap" dari unsur pimpinan legislatif.

Tiga unsur pimpinan dan mantan pimpinan DPRD Kerinci, yakni Boy Edwar, Irwandri, dan Yuldi Herman, dicecar majelis hakim terkait peran mereka dalam penganggaran proyek yang merugikan negara hingga miliaran rupiah tersebut.

Selain unsur pimpina DPRDn, sejumlah anggota DPRD Kerinci periode 2019-2024 juga dihadirkan sebagai saksi, antara lain Dedy Hendrawan, Mukhsin Zakaria, Syahrial Thaib, Joni Effendi, dan Asril Syam. 

Turut diperiksa pula Fredi Desfiana, konsultan perencana untuk 23 paket APBD Murni dan pengawas 18 paket APBD Perubahan tahun 2023.

Bacaan Lainnya:

Buron Selama 8 Bulan, AF Bandar Narkoba Akhirnya Ditangkap Polres Kerinci di Pesisir Selatan

Suasana sidang sempat memanas saat pemeriksaan saksi Asril Syam (mantan anggota dewan). Di hadapan hakim dan jaksa, Asril membantah keras tuduhan bahwa dirinya mengajukan jatah Pokok Pikiran (Pokir) PJU sebanyak 50 titik.

"Begini Pak, saya tidak ada mengajukan usulan PJU (sebanyak 50 titik). Tidak ada. Untuk 2023, saya tidak pernah mengusulkan pokir PJU," tegas Asril menjawab pertanyaan Jaksa.

Tak hanya itu, Asril juga menepis isu aliran dana fee proyek ke kantong pribadi anggota dewan.

Baca Juga: Rombak Kabinet, Ini Nama Pejabat Eselon III Pemkab Kerinci yang Dilantik Wabup Murison

"Saya tidak menerima. Pokir saja saya tidak ada, apalagi fee 10 persen," bebernya. 

Meski demikian, ia mengakui turut hadir dalam rapat pengesahan anggaran yang nilainya membengkak menjadi Rp 3,4 miliar tersebut.

Sementara itu, Boy Edwar menjelaskan bahwa pembengkakan anggaran proyek PJU murni hasil kesepakatan dalam rapat Badan Anggaran (Banggar) bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Ia menolak keras tuduhan menerima fee 10 persen dari pihak manapun terkait proyek tersebut.

Keterangan berbeda justru datang dari unsur pimpinan DPRD, Yuldi Herman. Secara terbuka, Yuldi mengakui bahwa dirinya mengajukan usulan aspirasi atau Pokir dalam proyek PJU tersebut. Ia juga membenarkan ikut mengesahkan pembengkakan anggaran.

Baca Juga: Ansor Jambi Apresiasi Kepemimpinan Addin Jauharudin Usai GP Ansor Raih Penghargaan dari Presiden

"Ada, Dua ruas jalan, di antaranya ruas jalan Belui-Kemantan. Nominal lupa," jawab Yuldi Herman singkat.

Kasus korupsi PJU Dishub Kerinci ini telah menjerat 10 orang terdakwa, termasuk mantan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kerinci, Hery Cipta, serta sejumlah rekanan pelaksana.

Berdasarkan audit, kasus ini menyebabkan kerugian keuangan negara yang sangat fantastis, yakni mencapai Rp 2,7 Miliar. Angka ini hampir setara dengan separuh dari total anggaran proyek PJU yang disahkan sebesar Rp 5,9 Miliar.

Hingga kini, persidangan masih terus bergulir untuk mengungkap aliran dana dan peran masing-masing pihak dalam bancakan anggaran lampu jalan tersebut.(*)

Presiden Prabowo Umumkan Indonesia Swasembada Pangan: Gubernur Al Haris Hadiri Tasyakuran Secara Virtual

 

Merdekapost.com - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi mengumumkan keberhasilan Indonesia kembali mencapai swasembada pangan nasional dalam acara Panen Raya dan Tasyakuran Swasembada Pangan di Karawang, Jawa Barat, Rabu (07/01/2026) siang.

Acara bersejarah tersebut diikuti secara virtual oleh Gubernur Jambi Al Haris bersama Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno Halomoan Siregar di Gedung Pertemuan Kelompok Tani Usaha Sepakat Desa Pudak, Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muaro Jambi, sekaligus dirangkaikan dengan pemberian penghargaan swasembada pangan kepada pihak-pihak yang berkontribusi besar dalam sektor pertanian nasional.

Sebelumnya Gubernur Al Haris bersama Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar, perwakilan Danrem serta unsur Forkopimda Provinsi Jambi dan Kabupaten Muaro Jambi melakukan Gerakan Pemupukan padi sawah.

Presiden Prabowo dalam pidatonya menegaskan bahwa swasembada pangan merupakan syarat mutlak kemerdekaan sejati suatu bangsa. Ia menekankan bahwa Indonesia tidak boleh lagi bergantung pada negara lain untuk kebutuhan pangan pokok.

"Tidak ada bangsa yang merdeka kalau makan saja tergantung bangsa lain. Hari ini kita buktikan, Indonesia bisa berdiri di atas kaki sendiri," tegas Presiden Prabowo.

Presiden mengungkapkan bahwa target swasembada pangan yang semula dicanangkan dalam waktu empat tahun, berhasil dicapai hanya dalam satu tahun. Menurutnya, capaian ini adalah hasil kerja keras, persatuan, dan pengabdian seluruh komunitas pertanian Indonesia.

Dalam pidato yang penuh refleksi dan emosional, Presiden Prabowo memberikan penghormatan khusus kepada para petani. Ia menegaskan bahwa kemerdekaan Indonesia tidak akan pernah terwujud tanpa jasa petani yang selama ini menjadi tulang punggung bangsa.

"Kita tidak bakal merdeka tanpa jasa para petani. Mereka yang memberi makan pejuang, mereka yang paling setia dan paling merah putih," ujarnya.

Ia juga mengaku perjuangannya membela petani telah dimulai jauh sebelum menjadi presiden, sejak menjabat sebagai Ketua Umum HKTI, karena keprihatinannya melihat negeri yang kaya namun rakyatnya masih banyak hidup dalam kemiskinan.

Presiden Prabowo menyampaikan cita-citanya sebagai kepala negara adalah menghadirkan harga pangan, pupuk, dan benih yang terjangkau bagi rakyat. Ia menegaskan bahwa keberhasilan swasembada harus diikuti dengan meningkatnya kesejahteraan petani.

"Prestasi presiden yang saya idamkan adalah harga-harga turun. Harga pangan turun, harga pupuk turun, dan hidup rakyat menjadi lebih baik," katanya.

Ia juga menyebut bahwa Indonesia segera menyusul swasembada jagung, singkong, bawang putih, ikan, dan komoditas pangan lainnya, termasuk penguatan sektor hilirisasi dan energi berbasis pertanian.

Pada kesempatan tersebut, Presiden Prabowo memberikan penghargaan khusus kepada Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, yang dinilainya berjasa besar dalam mengamankan masa depan pangan bangsa.

"Hari ini Saudara telah mencatat tonggak penting dalam sejarah kemerdekaan Indonesia," ujar Presiden.

Presiden juga mengapresiasi peran TNI-Polri, pemerintah daerah, gubernur, bupati, wali kota, serta seluruh elemen bangsa tanpa memandang latar belakang politik.

Gubernur Jambi Al Haris yang mengikuti acara secara virtual menyambut baik capaian swasembada pangan nasional tersebut. Ini menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Jambi untuk terus mendukung program ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan petani di daerah.

Khusus untuk Provinsi Jambi, total luas panen padi tahun 2025 diperkirakan mencapai 80,71 ribu hektare atau mengalami peningkatan sebesar 19,09 ribu hektare (30,97 persen) dibanding tahun 2024. Total produksi padi tahun 2025 diperkirakan mencapai 366,54 ribu ton atau mengalami peningkatan sebesar 85,52 ribu ton (30,43 persen) dibanding tahun 2024. Total produksi beras tahun 2025 diperkirakan mencapai 212,03 ribu ton atau mengalami peningkatan sebesar 49,47 ribu ton (30,43 persen) dibanding tahun 2024.

Tentu panen raya dan swasembada pangan yang dilaksanakan hari ini membuktikan Provinsi Jambi juga berkontribusi terhadap kebutuhan pangan nasional. 

Kegiatan panen raya dan tasyakuran ini menjadi simbol optimisme baru bahwa Indonesia memasuki era kedaulatan pangan, sekaligus menegaskan visi Presiden Prabowo untuk membangun bangsa yang mandiri, adil, dan berpihak kepada rakyat kecil. (*)

Ansor Jambi Apresiasi Kepemimpinan Addin Jauharudin Usai GP Ansor Raih Penghargaan dari Presiden

Ansor Jambi Apresiasi Kepemimpinan Addin Jauharudin Usai GP Ansor Raih Penghargaan dari Presiden.(adz)

Jambi, Merdekapost.com – Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jambi menyampaikan apresiasi atas program kerja Ketua Umum GP Ansor, H. Addin Jauharudin, dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. penghargaan diberikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto kepada  GP Ansor.

Penghargaan diserahkan pada kegiatan panen raya nasional sekaligus pengumuman swasembada pangan yang digelar di Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Momentum tersebut menjadi penanda keberhasilan kolaborasi berbagai elemen bangsa, termasuk organisasi kepemudaan, dalam memperkuat sektor pangan nasional.

Penghargaan diterima langsung oleh Ketua Umum GP Ansor H. Addin Jauharudin, didampingi jajaran pengurus pusat serta personel Banser. Kehadiran Banser dalam kegiatan tersebut sekaligus menegaskan peran GP Ansor sebagai organisasi kader yang aktif dan terstruktur.

Ketua PW GP Ansor Jambi, Habibi,  penghargaan dari Presiden merupakan pengakuan atas kerja nyata GP Ansor di lapangan. Menurutnya, dukungan Ansor terhadap sektor pangan tidak hanya bersifat simbolik, tetapi diwujudkan melalui program dan aksi konkret di berbagai daerah.

“Sebagai pengurus PW GP Ansor Jambi kami sangat menyambut baik penghargaan yang diberikan Presiden kepada GP Ansor. Ini tentu menjadi motivasi bagi kami untuk bekerja lebih baik dan lebih serius dalam mendukung ketahanan pangan,” ujar Ketua PW GP Jambi.

Ia menambahkan, capaian tersebut menjadi penyemangat bagi seluruh jajaran GP Ansor di daerah, termasuk Jambi, untuk terus mengembangkan program pertanian, pemberdayaan petani, serta penguatan ekonomi berbasis pangan. Habibi menegaskan bahwa Ansor siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga ketersediaan dan kedaulatan pangan nasional.

Menurut Habibi, ketahanan pangan merupakan isu strategis yang menyangkut masa depan bangsa. Oleh karena itu, keterlibatan organisasi kepemudaan seperti GP Ansor dinilai sangat penting untuk memastikan keberlanjutan program tersebut. “Penghargaan ini bukan titik akhir, melainkan awal untuk kerja yang lebih besar,” tegasnya.

Bacaan Lainnya:

Rombak Kabinet, Ini Nama Pejabat Eselon III Pemkab Kerinci yang Dilantik Wabup Murison

Dengan penghargaan dari Presiden Republik Indonesia tersebut, GP Ansor diharapkan semakin memperkuat peran dan kontribusinya di tengah masyarakat. GP Ansor Jambi menyatakan siap menindaklanjuti semangat nasional tersebut dengan memperluas gerakan ketahanan pangan di daerah sebagai bagian dari pengabdian kepada umat, bangsa, dan negara.

Sementara itu, Hal senada juga disampaikan oleh Ketua GP Ansor Kabupaten Kerinci, H. M. Hanil, Sebagai bagian dari Ansor, kami dari kerinci merasa sangat berbangga dengan penghargaan yang diterima Ketua Umum GP Ansor H. Addin Jauharudin

"Ini adalah pengakuan negara atas kinerja positif GP Ansor dalam keikutsertaan membangun Indonesia terutama dari sektor pangan". Ujarnya

"Kami didaerah merasa sangat berbangga, semoga kedepan peran dan kolaborasi GP Ansor dalam mensukseskan program pembangunan yang dicanangkan pemerintah semakin nyata dan terasa manfaatnya bagi rakyat" pungkas Hanil.(nek/adz/)

Rombak Kabinet, Ini Nama Pejabat Eselon III Pemkab Kerinci yang Dilantik Wabup Murison

Rombak Kabinet: Pejabat Eselon III Pemkab Kerinci yang Dilantik Wabup Murison.(adz)

KERINCI, MERDEKAPOST.COM – Wakil Bupati Kerinci H. Murison secara resmi melantik sejumlah Pejabat Administrator (Eselon III) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kerinci, Rabu (7/1/2026).

Bertempat di ruang pola kantor Bupati Kerinci Lantai 3, pelantikan dihadiri Asisten Pemerintahan Pemkab Kerinci, Beberapa Kepala OPD dan keluarga para pejabat yang dilantik.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kerinci Murison mengucapkan selamat kepada para dedikasi pejabat yang baru dilantik dan menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar seremonial, melainkan amanah besar yang merupakan bentuk kepercayaan negara dan masyarakat.

“Jabatan ini harus dijaga dengan integritas, dan profesionalisme yang tinggi. Saudara adalah penggerak utama organisasi yang bertugas menerjemahkan kebijakan pimpinan daerah ke dalam program dan kegiatan yang nyata, efektif, dan berdampak langsung bagi masyarakat,” tegasnya.

Wabup Murison menekankan bahwa Pejabat Administrator dituntut bekerja lebih responsif, inovatif, dan kolaboratif, serta menjunjung tinggi disiplin dan integritas. Ia juga mengingatkan agar seluruh pejabat menghindari penyalahgunaan wewenang dan menjalankan tugas secara jujur, transparan, serta bertanggung jawab.

Selain itu, ia mendorong penguatan kepemimpinan yang humanis dan kolaboratif, menghilangkan ego sektoral, serta memperkuat sinergi lintas perangkat daerah demi terwujudnya pemerintahan yang efektif dan melayani.

“Birokrasi harus hadir sebagai solusi, bukan sebagai hambatan. Inovasi, adaptasi teknologi, dan penyederhanaan birokrasi harus terus dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik,” pesannya.

“Kita masih dipercayai, mari bersama mewujudkan visi dan misi pemerintah daerah Kabupaten Kerinci, jangan ada visi dan misi lain pula,”Pesan Wabup Murison didepan 10 Pejabat Eselon 3 yang dilantik.

Pada kesempatan tersebut, Mantan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kerinci ini, juga menekankan pentingnya penertiban administrasi aset. Ia meminta pejabat yang dilantik menyelesaikan seluruh urusan aset di SKPD sebelumnya sesuai dengan data yang tercatat dalam Sistem Informasi Barang Milik Daerah, guna menghindari temuan administrasi di kemudian hari.

“Optimisme bahwa pelantikan ini menjadi langkah baru menuju Kabupaten Kerinci yang berdaya saing, maju, dan sejahtera. Masyarakat akan menilai kita bukan dari apa yang kita janjikan, tetapi dari apa yang benar-benar kita hasilkan,” pungkasnya.

Adapun nama-nama pejabat Eselon 3 yang dilantik sebagai berikut:

  1. Fran Melas Pratama dilantik sebagai Kabid Bina Marga
  2. H. Anto dilantik sebagai Sekretaris Dinas PUPR Kerinci
  3. Raflizar dilantik sebagai Sekretaris Dinsos
  4. Kafrawi dilantik sebagai Sekretaris Perkebunan dan Peternakan
  5. Andrizal dilantik sebagai Sekcam Kayu Aro Barat
  6. Hermanto dilantik sebagai Kabid Koperasi
  7. Rudi Darmawan dilantik sebagai Sekretaris BPBD
  8. drg. Linda Yunita dilantik sebagai Kabid Perempuan dan Perlindungan Anak di KB
  9. Mountri Friadi dilantik sebagai kabag Pemerintahan Setda Kerinci
  10. Vidra dilantik sebagai Kabid Infrastruktur Wilayah Sumberdaya Alam dan Perekonomian di Bappeda

Acara pelantikan turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kerinci, para asisten,kepala OPD, serta undangan lainnya. Diharapkan, dengan pelantikan ini, kinerja birokrasi Pemkab Kerinci semakin solid dan mampu memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat.(Adz)

Buron Selama 8 Bulan, AF Bandar Narkoba Akhirnya Ditangkap Polres Kerinci di Pesisir Selatan

Buron Selama 8 Bulan, AF Bandar Narkoba Akhirnya Ditangkap Polres Kerinci di Pesisir Selatan 

KERINCI, MERDEKAPOST.COM – Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Kerinci berhasil mengakhiri pelarian AF (41) alias Pak Pari, seorang Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus penyalahgunaan narkotika. Tersangka diringkus di tempat persembunyiannya yang berlokasi di Lubuk Gedang, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, pada Senin malam (05/01/2026).

​Kapolres Kerinci melalui Kasat Resnarkoba menyampaikan bahwa penangkapan ini merupakan pengembangan dari kasus yang terjadi pada Mei 2025 lalu. Pelaku diketahui melarikan diri setelah petugas menemukan sejumlah barang bukti narkoba dalam jumlah besar di kediamannya di Desa Lempur Mudik.

​Kronologi Penangkapan

​Kasat Resnarkoba menjelaskan, pengejaran terhadap Pak Pari bermula dari laporan polisi nomor LP/A/19/V/2025/SPKT tanggal 06 Mei 2025. Saat itu, petugas melakukan penggeledahan di rumah tersangka dan menemukan tas berisi narkotika di bak mobil Toyota Hilux milik pelaku, namun pelaku berhasil meloloskan diri.

​"Setelah melakukan penyelidikan intensif selama beberapa bulan, tim kami mendapatkan informasi akurat bahwa tersangka sedang bersembunyi di rumah mertuanya di wilayah Pancung Soal, Sumatera Barat. Tim langsung bergerak cepat melakukan penggerebekan pada Senin malam pukul 23.30 WIB dan berhasil mengamankan tersangka tanpa perlawanan," ujar Kasat Resnarkoba.

​Barang Bukti yang Disita

​Dalam pengungkapan kasus ini, Satresnarkoba Polres Kerinci mengamankan sejumlah barang bukti yang cukup signifikan, di antaranya:

​Narkotika Jenis Sabu: 1 paket besar, 1 paket menengah, dan 1 paket kecil dengan total berat netto 112,67 gram.

​Narkotika Jenis Ekstasi: 8 butir (6 butir logo WhatsApp dan 2 butir bertuliskan TMT) dengan berat netto 2,94 gram.

​Lainnya: 1 unit timbangan digital, alat hisap sabu (bong), plastik klip bening, serta 1 unit mobil Toyota Hilux warna abu-abu hitam dengan No. Pol BG 8464 GL.

​Ancaman Hukuman

​Atas perbuatannya, tersangka AF alias Pak Pari kini mendekam di sel tahanan Polres Kerinci untuk proses penyidikan lebih lanjut. Penyidik menjerat tersangka dengan pasal berlapis, yakni:

​Pasal 114 ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

​Pasal 609 ayat (2) huruf a UU No. 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.

​Polres Kerinci menegaskan komitmennya untuk terus memberantas peredaran narkotika di wilayah hukumnya dan tidak akan memberikan ruang bagi para bandar maupun pengedar.

(ali/sbr:humaspolreskerinci)

Terdakwa Heri Cipta Bantah Klaim Ferdi yang Mengaku sebagai Konsultan PJU Kerinci

 

Lanjutan sidang PJU Kerinci, Ferdi Ngaku sebagai Konsultan Tapi Dibantah Terdakwa Heri Cipta.(ist)

Jambi, MERDEKAPOST.COM – Sidang perkara dugaan korupsi Penerangan Jalan Umum (PJU) Kabupaten Kerinci di Pengadilan Tipikor Jambi, Selasa (6/1/2026), mengungkap fakta menarik sekaligus memunculkan tanda tanya baru. Seorang pria bernama Ferdi tiba-tiba hadir dan mengaku sebagai pelaksana konsultan perencanaan dan pengawasan proyek PJU, klaim yang langsung dibantah terdakwa, mantan Kepala Dinas Perhubungan Kerinci, Heri Cipta.

Dalam persidangan, Ferdi menyatakan pernah mengadakan pertemuan dengan Heri Cipta terkait perencanaan dan pengawasan proyek PJU. Pengakuan tersebut sontak membuat Heri Cipta dan tim penasihat hukumnya terkejut. Di hadapan majelis hakim, Heri Cipta dengan tegas menyatakan tidak mengenal Ferdi dan tidak pernah melakukan pertemuan dengannya.

Menurut Heri Cipta, selama proses perencanaan hingga pelaksanaan PJU, dirinya hanya berhubungan dengan Andri Kurniawan, yang selama ini dikenal publik sebagai pihak konsultan perencanaan dan pengawasan proyek PJU Dinas Perhubungan Kabupaten Kerinci. Nama Andri Kurniawan pula yang kerap disebut dalam berbagai dokumen dan pembahasan di ruang publik.

Bacaan Lainnya:

Sungai Penuh di Bawah Bayang-Bayang Kerinci: HIMSAK Menilai Kota Kerinci sebagai Solusi Penguatan Identitas dan Branding Daerah

Kejanggalan ini kemudian ditegaskan oleh kuasa hukum Heri Cipta, Adhitya. Ia menyatakan keberatan atas keterangan Ferdi yang mengaku sebagai pelaksana konsultan, terlebih atas klaim adanya pertemuan dengan kliennya.

“Terkait keterangan hari ini, pertama klien kami keberatan atas pernyataan Ferdi yang mengaku sebagai pelaksana konsultan perencana dan konsultan pengawas. Terlebih terhadap pengakuannya yang menyebut pernah bertemu dengan klien kami, Heri Cipta,” ujar Adhitya di persidangan.

Adhitya menegaskan, sepanjang proses proyek PJU berjalan, Heri Cipta hanya berkomunikasi dan mengadakan pertemuan dengan Andri Kurniawan, bukan dengan Ferdi.

“Keberatan ini telah dicatat dalam persidangan. Kami akan mempertimbangkan kemungkinan menghadirkan Andri Kurniawan ke hadapan majelis hakim sebagai saksi pada persidangan berikutnya,” tambahnya.

Lebih lanjut, Adhitya menyoroti adanya pertentangan keterangan yang dinilai krusial untuk mengungkap konstruksi perkara secara utuh. Di satu sisi, Heri Cipta konsisten menyebut Andri Kurniawan sebagai pihak yang berhubungan langsung dengannya. Di sisi lain, Ferdi justru mengklaim dirinya terlibat dalam perencanaan 23 paket PJU pada APBD Murni serta pengawasan 18 paket PJU pada APBD Perubahan.

Situasi ini memicu desakan dari publik agar jaksa penuntut umum menghadirkan Andri Kurniawan ke persidangan guna dikonfrontir langsung dengan keterangan terdakwa dan klaim Ferdi. Publik menilai kehadiran pihak yang disebut-sebut sebagai konsultan utama menjadi kunci untuk mengurai peran masing-masing dan memastikan fakta persidangan berjalan terang dan berimbang.

Sidang perkara PJU Kerinci pun diperkirakan akan semakin dinamis, seiring menguatnya sorotan terhadap peran konsultan dan alur perencanaan hingga pengawasan proyek yang kini tengah diuji di meja hijau.(adz)

Sungai Penuh di Bawah Bayang-Bayang Kerinci: HIMSAK Menilai Kota Kerinci sebagai Solusi Penguatan Identitas dan Branding Daerah

Pada tahun 2008, sejarah baru tertulis di "Sakti Alam Kerinci". Berdasarkan UU Nomor 25 Tahun 2008, Kota Sungai Penuh resmi dimekarkan dari Kabupaten Kerinci. Langkah ini adalah tonggak kemandirian administratif yang patut disyukuri. Namun, setelah lebih dari satu dekade berjalan, muncul sebuah pertanyaan mendasar dibenak banyak putra daerah ialah Mengapa kota yang menjadi pusat peradaban, ekonomi, dan sejarah wilayah ini tidak menyandang nama besarnya, yaitu "Kerinci"?

Wacana untuk mengubah nama Kota Sungai Penuh menjadi Kota Kerinci bukanlah sekadar romantisme masa lalu, melainkan sebuah langkah strategis yang menyangkut identitas budaya, kekuatan branding pariwisata, dan penegasan posisi wilayah.

Kekuatan Magis Jenama "Kerinci"

Harus diakui, nama "Kerinci" memiliki nilai jual (brand equity) yang jauh lebih kuat di mata nasional maupun internasional dibandingkan "Sungai Penuh". Ketika dunia luar mendengar kata Kerinci, imajinasi mereka langsung tertuju pada Gunung Kerinci (Atap Sumatera), Danau Kerinci, Teh Kayu Aro, dan warisan UNESCO Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS).

"Kerinci" adalah merek dagang alamiah yang sudah mendunia. Sementara itu, "Sungai Penuh" sering kali masih harus dijelaskan posisinya: "Sungai Penuh itu di mana? Oh, itu ibukotanya Kerinci dulu."

Dalam ilmu pemasaran kota (city branding), nama adalah aset. Dengan mengubah nama menjadi Kota Kerinci, kita secara otomatis mengasosiasikan kota ini sebagai gerbang utama dan etalase bagi seluruh kekayaan wisata alam tersebut. Wisatawan akan lebih mudah mengingat tujuannya: "Saya ingin pergi ke Kota Kerinci untuk mendaki Gunung Kerinci." Sinergi nama ini akan mempermudah promosi pariwisata yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi daerah.

Meluruskan Logika Sejarah dan Administratif

Ada kekhawatiran klasik bahwa perubahan nama ini akan membingungkan karena sudah ada Kabupaten Kerinci. Namun, mari kita lihat preseden di daerah lain di Indonesia.

Apakah orang bingung membedakan Kota Bogor dan Kabupaten Bogor? Kota Bandung dan Kabupaten Bandung? Atau tetangga kita, Kota Solok dan Kabupaten Solok? Jawabannya tidak. Justru, adanya Kota Kerinci dan Kabupaten Kerinci akan mempertegas struktur wilayah. Kota Kerinci adalah pusat urbannya (jasa, perdagangan, pendidikan), sementara Kabupaten Kerinci adalah wilayah penyangga yang kaya akan agraris dan wisata alam.

Secara historis, Sungai Penuh adalah "jantung" dari Kerinci. Di sinilah denyut nadi ekonomi dan pemerintahan Kerinci berpusat selama puluhan tahun sebelum pemekaran. Jika demikian, Sungai Penuh adalah pusat peradaban Kerinci, lalu mengapa tidak menjadi Kota Kerinci"?  Mengembalikan nama kota ini menjadi Kota Kerinci adalah bentuk pengakuan bahwa kota ini adalah "Ibukota Kultural" bagi masyarakat Uhang Kincai, terlepas dari batas-batas administratif yang memisahkannya.

Investasi Jangka Panjang

Tentu, perubahan nama daerah memiliki konsekuensi biaya administrasi. Perubahan kop surat, plang kantor, hingga penyesuaian dokumen kependudukan. Namun, biaya ini harus dilihat sebagai investasi, bukan beban.

Nilai ekonomi yang didapat dari branding "Kota Kerinci" yang kuat yang mampu menarik investor dan wisatawan karena namanya yang ikonik akan jauh melampaui biaya administratif yang dikeluarkan di awal. Ini adalah tentang menatap masa depan, bukan sekadar menghitung ongkos cetak kertas hari ini.

Sudah saatnya Pemkot, DPRD, Tokoh Adat, dan seluruh elemen masyarakat duduk bersama mendiskusikan wacana ini secara serius. Nama bukan sekadar label,nama adalah doa dan identitas.

Sungai Penuh adalah nama yang indah dan bersejarah bagi sebuah kecamatan atau wilayah adat, namun untuk sebuah entitas kota madya yang mewakili wajah peradaban dataran tinggi ini, Kota Kerinci adalah nama yang paling pantas disandang. Mari kita kembalikan marwah itu, agar "Sakti Alam Kerinci" tidak hanya terpecah secara administrasi, namun tetap satu dalam nama dan jiwa.

Himpunan Mahasiswa Sakti Alam Kerinci (HIMSAK) menyatakan sikap mendukung sepenuhnya gagasan perubahan nama Kota Sungai Penuh menjadi Kota Kerinci sebagai upaya strategis dalam meneguhkan identitas sejarah, kebudayaan, serta peran kota sebagai pusat peradaban masyarakat Sakti Alam Kerinci.

Secara historis dan sosiologis, Sungai Penuh telah lama menjadi pusat pemerintahan, aktivitas ekonomi, dan kebudayaan Kerinci. Di sisi lain, nama Kerinci memiliki daya jenama yang kuat dan telah dikenal secara luas, baik di tingkat nasional maupun internasional, melalui potensi alam dan pariwisatanya. Penggunaan nama Kota Kerinci diyakini dapat memperkuat citra daerah, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta meningkatkan daya saing wilayah.

Kami berpandangan bahwa keberadaan Kota Kerinci dan Kabupaten Kerinci tidak akan menimbulkan kekaburan administratif, melainkan justru memperjelas pembagian dan struktur wilayah. Untuk itu, kami mendorong Pemerintah Daerah, DPRD, tokoh adat, serta seluruh unsur masyarakat agar membuka ruang dialog yang inklusif dan sesuai ketentuan konstitusional guna mewujudkan perubahan nama ini demi masa depan Sakti Alam Kerinci.(*)

Gubernur Al Haris: Pemprov Jambi Dukung Maksimal Program Pusat, Dorong Perekonomian Daerah

 

Merdekapost.com - Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH mepaparkan keberhasilan program pembangunan daerah juga Pemerintah Provinsi Jambi terus mendukung dan mendorong maksimal  program-program Pemerintah pusat sebagai wujud sinergi Pusat dan Daerah, juga untuk mendorong peningkatan perekonomian daerah. Hal tersebut dipaparkannya saat menghadiri Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jambi dalam rangka Memperingati Hari Jadi  Ke-69 Provinsi Jambi Tahun 2026, bertempat di Ruang Rapat Utama, Gedung DPRD Provinsi Jambi, Selasa (06/01/2026) pagi.

Adapun Tema Peringatan HUT Ke-69 Provinsi Jambi Tahun 2026, " Bersinergi Membangun Negeri Menuju Jambi MANTAP 2029".

Dalam sambutannya Gubernur Al Haris menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada seluruh masyarakat Provinsi Jambi dan Pemerintah Pusat serta pemaku kepentingan lainnya. "Atas nama Pemerintah Provinsi Jambi, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pemangku pembangunan Provinsi Jambi, kepada Pemerintah Pusat, Forkopimda Provinsi Jambi, Pemerintah Kabupaten/Kota serta Forkopimda Kabupaten/Kota se-Provinsi Jambi, instansi vertikal se-Provinsi Jambi, dunia usaha, akademisi, komunitas, media massa, dan seluruh komponen masyarakat Provinsi Jambi, atas kontribusi besar dalam pembangunan Provinsi Jambi, sebagai upaya meningkatkan kemajuan dan kesejahteraan Provinsi Jambi. Program pembangunan tidak akan bisa dilaksanakan tanpa adanya dukungan dari seluruh pemangku kepentingan, terutama partisipasi masyarakat," ucap Gubernur Al Haris. 

"Disini saya juga ucapkan terima kasih dan kerja keras dan jasa para pendiri Provinsi Jambi, para Gubernur dan Wakil Gubernur Jambi, serta para pimpinan daerah terdahulu sangat berkontribusi besar terhadap capaian pembangunan Provinsi Jambi saat ini. Terima kasih kepada para pendiri Provinsi Jambi, para Gubernur dan Wakil Gubernur Jambi serta para pimpinan daerah terdahulu, atas pemikiran dan dedikasi dalam pembangunan Provinsi Jambi," sambung Gubernur Al Haris.

Dalam paparannya Gubernur Al Haris menyampaikan, dalam pelaksanaan program pembangunan, pemerintah daerah menghadapi berbagai tantangan, tetap semua  berusaha untuk meningkatkan kinerja pembangunan, dengan terus bersinergi dengan semua pemangku kepentingan. Mengacu pada data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi, Provinsi Jambi menunjukkan berbagai kinerja positif, yang terus meningkat kearah yang lebih," Ekonomi Provinsi Jambi triwulan III-2025 dibanding triwulan III-2024 (y-on-y) tumbuh sebesar 4,77 persen. Laju inflasi Provinsi Jambi secara year on year (y-on-y) pada Desember 2025 sebesar 3,71 persen. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Jambi tahun 2025 mencapai 75,13, meningkat 0,77 poin atau 1,04 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 74,36. Selama 2020- 2025, IPM Provinsi Jambi rata-rata meningkat sebesar 0,77 persen per tahun.

Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Agustus 2025 sebesar 4,26 persen, turun sebesar 0,23 persen poin dibanding Agustus 2024 sebesar 4,4 persen.  Gini Ratio/tingkat ketimpangan Provinsi Jambi Maret 2025 0,301, menurun 0,014 poin dibandingkan dengan gini ratio September 2024 sebesar 0,315 dan menurun 0,020 poin jika dibandingkan dengan gini ratio Maret 2024 sebesar 0,321," papar Gubernur Al Haris.

Gubernur Al Haris juga menjelaskan,  capaian-capaian program pembangunan selama masa periode sebelumnya,

Realisasi Jambi Cerdas dan Pintar,"  Pemerintah Provinsi Jambi telah menyalurkan Bantuan Pendidikan bagi SMA/SMK/SLB kepada 20.752 orang siswa yang kurang mampu. Beasiswa Pendidikan S1/S2/S3 Dalam dan Luar Negeri juga telah disalurkan beasiswa dengan rincian S1 sebanyak 943 orang, S2 sebanyak 101, S3 dalam negeri sebanyak 221 orang dan S3 Luar Negeri sebanyak 7 orang. Selain itu, Pemerintah Provinsi Jambi telah memberikan penyediaan akses internet bagi 284 desa dan kelurahan yang belum terjangkau akses internet hingga tahun 2024.

Realisasi Jambi Sehat: Program ini telah melaksanakan integrasi kepesertaan Jaminan Kesehatan Daerah untuk 297.947 jiwa dengan realisasi anggaran Rp. 128.782.032.340. Untuk subsidi kepesertaan Penerima Bantuan Iuran (PBI) bagi 4.136.225 jiwa dengan realisasi anggaran mencapai Rp. 96.374.943.700.

Realisasi Jambi Responsif: Pemerintah Provinsi Jambi telah menyalurkan Bantuan Keuangan Bersifat Khusus (BKBK)  dengan rincian 100 juta untuk desa, 100 juta untuk kelurahan dan 50 juta untuk kecamatan se-Provinsi Jambi. Program Bantuan bagi Disabilitas, Anak Terlantar, Lanjut Usia, dan Tuna Sosial yang telah direalisasikan kepada 9.372 jiwa.

Realisasi Jambi Tangguh: Program telah direalisasikan ini terdiri dari Bedah Rumah dengan realisasi sebanyak 2.256 unit, Bantuan Modal Kerja bagi UMKM/Industri Rumah Tangga/Start Up/Millenial bagi 7.316 orang dengan realisasi anggaran Rp. 48.645.000.000, Sarana Prasarana Perkotaan/Pedesaan: Pembangunan PJTUS sebanyak 263 unit dan Bantuan Pasang Baru Listrik Untuk Masyarakat Tidak Mampu 450 Watt sebanyak 1.100, Life Skill Santri bagi 4.448 orang, Bantuan Alinstan, Ternak, Benih/Bibit dan Saprodi Pertanian/Perkebunan/Perikanan dan Ketahanan Pangan telah disalurkan dengan realisasi anggaran Rp. 47.945.163.167.

Realisasi Jambi Agamis: Pada periode tahun 2022 sampai 2025, Pemerintah Provinsi Jambi telah menyalurkan Bantuan Operasional Santri kepada 49.705 santri, Bantuan Santri Havidz Al-Quran/1 Desa 1 Hafidz kepada 2.217 santri dan Bantuan Biaya Umrah  bagi Guru Mengaji dan Pegawai Syara kepada 225 orang," jelas Gubernur Al Haris.

Lebih lanjut Gubernur Al Haris juga memaparkan, Provinsi Jambi telah menindaklanjuti Peraturan Menteri ESDM Nomor 14 Tahun 2025 tentang Kerja Sama Pengelolaan Bagian Wilayah Kerja untuk Peningkatan Produksi Minyak dan Gas Bumi, untuk meningkatkan ekonomi masyarakat dan mendukung ketahanan energi," saat ini pengelolaan sumur minyak bumi yang sudah tua atau yang sering dinamakan sumur rakyat, yang sebelumnya pengelolaannya ilegal, melalui pembinaan dan supervisi pemerintah, sumur minyak tersebut dikelola secara legal oleh BMD/Koperasi/UMKM lokal. Pada 31 Desember 2025, minyak mentah dari hasil sumur minyak rakyat di Provinsi Jambi resmi dibeli Pertamina, dan pembelian perdana hasil produksi sumur rakyat diresmikan oleh Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tanjung di Stasiun Tangki Pertamina di Tempino, Kabupaten Muaro Jambi." Jelasnya lagi

"Dengan adanya kebijakan efisiensi pengurangan angaran dari pemerintah pusat, pemrov akan terus berusaha melaksanakan program pembangunan selain program Pemerintah Pusat yang dialokasikan di Provinsi Jambi yang berdampak besar terhadap peningkatan ekonomi dan kemajuan Provinsi Jambi. Provinsi Jambi terus berusaha mendukung dan menyukseskan Program Prioritas Nasional, terutama program: 

Makan Bergizi Gratis (MBG)

Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih

Sekolah Rakyat (SR)

Ketahanan Pangan," sambung Gubernur Al Haris.

Gubernur Al Haris tegaskan progres masing-masing program, Makan Bergizi Gratis, saat ini terdapat 125 unit SPPG (10 SPPG Polri dan 115 SPPG Mitra) yang telah operasional dan siap operasional dari 405 kuota SPPG di Provinsi Jambi dengan realisasi anggaran mencapai 170.252.125.571 miliar."  Total sasaran penerima mencapai 305.640 orang dengan rincian 11.318 orang bagi kelompok akademik (Balita, Bumil, Busui) dan 248.359 orang bagi kelompok akademik dan kesehatan (siswa sekolah, Guru dan Tenaga Kependidikan, Kader Posyandu).

Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP): 1.585 KDMP telah dibentuk di 11 Kabupaten/Kota se-Provinsi Jambi. 1.085 koperasi telah memiliki gerai dan 500 koperasi belum memiliki gerai. Pemerintah Provinsi Jambi telah memberikan dukungan dengan mengadakan pelatihan kompetensi bagi pendamping pengurus koperasi. Program ini telah berjalan dengan realisasi anggaran mencapai 11.726.528,162 miliar.

Sekolah Rakyat (SR): Terdapat 2 Sekolah Rakyat dalam tahap proses pembangunan, yaitu Sekolah Rakyat Menengah Atas 5 Kota Jambi (Sentra Alyatama Jambi) dan Sekolah Rakyat Terintegrasi 13 Tanjung Jabung Timur. Pembangunan Sekolah Rakyat ini dibangun dengan anggaran mencapai 446.496.498.000 miliar yang direncanakan selesai pada tahun 2026 ini.

Ketahanan Pangan Total luas panen padi tahun 2025 diperkirakan mencapai 80,71 ribu hektare atau mengalami peningkatan sebesar 19,09 ribu hektare (30,97 persen) dibanding tahun 2024 di Total produksi padi tahun 2025 diperkirakan mencapai 366,54 ribu ton atau mengalami peningkatan sebesar 85,52 ribu ton (30,43 persen) dibanding tahun 2024

Total produksi beras tahun 2025 diperkirakan mencapai 212,03 ribu ton atau mengalami peningkatan sebesar 49,47 ribu ton (30,43 persen) dibanding tahun 2024.

Kita terus mendukung dan mendorong maksimalisasi program-program ini di Provinsi Jambi, selain sebagai wujud sinergi Pusat dan Daerah, juga untuk mendorong peningkatan perekonomian daerah," pungkasnya.

Gubernur Al Haris menyampaikan ucapan terima kasih kepada jaksa agung RI Burhanudin yang telah mendirikan rumah sakit Adhyaksa diseberang kota Jambi dalam  membantu masyarakat di Provinsi Jambi

Pada kesempatan ini Pemerintah Provinsi Jambi menyerahkan piagam penghargaan kepada para pendiri dan pahlawan yang pernah berjasa pada Pemerintah Provinsi Jambi.

Turut menghadiri HUT Provinsi Jambi tahun 2026, Jaksa Agung Muda Pembinaan, Jaksa Agung RI. Dr. Hendro Dewanto, SH, MH, Hum. Mentri Dalam Negeri diwakili Kepala BPSDM Kemendagri RI Dr. Drs. Sugeng Hariyon Anggota DPR RI dan DPD RI, Drs. H. Hasan Basri Agus (HBA), H. Bakri, Edi Purwanto, Rocki Chandra, Elpisina, Elviana Ketua TP-PKK Provinsi Jambi Hj. Hesnidar Haris, Wakil Ketua TP-PKK Provinsi Jambi Hj. Komariah Abdullah Sani, Forkopimda Provinsi Jambi, para Bupati/Wali Kota  se-Provinsi Jambi, Ketua DPRD Se-Provinsi Jambi, Para OPD Provinsi Jambi, Tokoh Masyarakat Provinsi Jambi serta para undangan lainnya. (*)

Upacara HUT ke-69 Provinsi Jambi, Momentum Perkuat Kolaborasi Menuju Jambi MANTAP

 


Merdekapost.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Provinsi Jambi di Lapangan Garuda Kantor Gubernur Jambi, Selasa (6/1/2026) pagi.

Upacara berlangsung khidmat dan tertib dengan diikuti ratusan peserta dari berbagai unsur. Seluruh peserta upacara mengenakan pakaian adat khas Jambi. Peserta pria mengenakan Teluk Belango lengkap dengan peci hitam, sementara peserta perempuan mengenakan baju kurung dan tengkuluk, yang mencerminkan kekayaan budaya daerah.

Upacara tersebut dihadiri Gubernur Jambi, Wakil Gubernur Jambi, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemprov Jambi, anggota DPRD Provinsi Jambi, serta camat dan lurah. Wakil Gubernur Jambi, Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I bertindak sebagai pembina upacara.

Dalam amanatnya, Wagub Sani menyampaikan rasa syukur atas perjalanan panjang pembangunan Provinsi Jambi yang telah memasuki usia ke-69 tahun. Ia menegaskan bahwa berbagai capaian pembangunan yang diraih merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen, sekaligus atas ridho Tuhan Yang Maha Kuasa.

“Pembangunan Provinsi Jambi yang kita rasakan saat ini merupakan hasil ikhtiar bersama serta anugerah dari Allah SWT. Kita terus berdoa dan berusaha agar seluruh program pembangunan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan daerah,” ujar Wagub Sani.

Memasuki tahun 2026, Wagub Sani juga menyinggung bencana banjir bandang yang terjadi pada November 2025 di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Ia menyampaikan empati serta apresiasi atas kepedulian masyarakat Jambi yang telah memberikan bantuan sebagai wujud solidaritas kemanusiaan dan persaudaraan antardaerah.

Wagub Sani menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak dapat dilaksanakan oleh pemerintah daerah semata, melainkan memerlukan dukungan dan partisipasi seluruh pemangku kepentingan. Oleh karena itu, ia menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Pusat, Forkopimda Provinsi Jambi, pemerintah kabupaten/kota beserta Forkopimda, instansi vertikal, dunia usaha, akademisi, komunitas, media massa, serta seluruh masyarakat Provinsi Jambi.

Dengan sinergi dan kolaborasi tersebut, pembangunan Provinsi Jambi menunjukkan capaian positif. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi, pertumbuhan ekonomi Provinsi Jambi pada triwulan III tahun 2025 tumbuh sebesar 4,77 persen (year on year). Laju inflasi year on year pada Desember 2025 tercatat sebesar 3,71 persen. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tahun 2025 mencapai 75,13 atau meningkat 0,77 poin dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada Agustus 2025 tercatat sebesar 4,26 persen atau menurun dibandingkan tahun 2024.

Pada periode kedua kepemimpinan Provinsi Jambi, pemerintah daerah mengusung visi “Mewujudkan Jambi MANTAP Berdaya Saing dan Berkelanjutan Tahun 2029 di Bawah Ridho Allah SWT” dengan tiga misi utama, yaitu memantapkan tata kelola pemerintahan yang efektif dan efisien, memantapkan daya saing daerah dan produktivitas sektor pertanian, perdagangan, industri, dan pariwisata, serta memantapkan keberlanjutan pembangunan dan kualitas sumber daya manusia.

Menghadapi tantangan pembangunan ke depan, termasuk kebijakan efisiensi dari Pemerintah Pusat, Wagub Sani mengajak seluruh pihak untuk terus meningkatkan sinergi dan efektivitas kerja. Hal tersebut sejalan dengan tema peringatan HUT ke-69 Provinsi Jambi, “Bersinergi Membangun Negeri Menuju Jambi MANTAP 2029.”

Wagub Sani juga mengajak seluruh masyarakat Provinsi Jambi, dari Kerinci hingga Tanjung Jabung Timur, untuk bersatu padu dan berkolaborasi melaksanakan pembangunan berkelanjutan yang menjaga keseimbangan lingkungan serta melestarikan budaya daerah demi terwujudnya Provinsi Jambi yang lebih maju, berdaya saing, makmur, dan sejahtera. (*(

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs