Sidang 2 Rekan Alung dalam Kasus Sabu 58kg di Jambi Ditunda, Hakim Berhalangan

Dua rekan Alung menunggu persidangan di Pengadilan Negeri Jambi, Kamis (23/4/2026) terkait kasus sabu 58 kilogram. Di Polda, kasus Alung masih dalam penyidikan. 

JAMBI, MP - Sidang terhadap dua rekan Alung Ramdhan, yakni Agit Putra Ramadhan dan Juniardo, kembali mengalami penundaan pada Kamis (23/4/2026).

Jika sebelumnya sidang ditunda karena saksi dari Jaksa Penuntut Umum tidak dapat hadir, kali ini penundaan disebabkan Ketua Majelis Hakim berhalangan hadir.

Sidang lanjutan terhadap kedua terdakwa yang diduga sebagai kurir sabu tersebut dijadwalkan kembali berlangsung pada Kamis (30/4/2026) mendatang.

"Iya ditunda, tadi informasi Ketua Majelis Hakim sedang di luar kota dan kemungkinan sampai jam lima belum tiba di Jambi.

"Jadi sidang lanjut minggu depan," kata penasihat hukum terdakwa.

Agenda persidangan sebelumnya seharusnya mendengarkan keterangan saksi dari Jaksa Penuntut Umum.

Bahkan, dua orang saksi diketahui telah hadir di Pengadilan Negeri Jambi.

Diketahui, Agit Putra Ramadhan dan Juniardo telah menjalani sidang perdana pada Kamis (2/4/2026) di Pengadilan Negeri Jambi dengan agenda pembacaan dakwaan dari jaksa.

Dalam dakwaan jaksa, Agit Putra Ramadhan alias Agit bersama Juniardo alias Ardo serta beberapa pihak lain, termasuk M Alung Ramadhan, diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkotika jenis sabu dengan barang bukti seberat 58 kilogram.

Alung Masih Disidik

Sementara itu, Alung yang sempat melarikan diri selama enam bulan sejak hari pertama pemeriksaan di Mapolda Jambi, hingga kini masih dalam proses penyidikan oleh pihak kepolisian.

Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol Erlan Munaji, menegaskan bahwa penanganan perkara oleh Ditresnarkoba tetap berjalan sesuai prosedur dan menjunjung prinsip keadilan.

Ia juga menyampaikan bahwa tidak seluruh informasi dapat disampaikan kepada publik karena proses penyidikan masih berlangsung.

“Perlu dipahami bahwa tidak semua materi penyidikan dapat disampaikan ke publik pada tahap ini.

"Hal tersebut dilakukan untuk menjaga integritas proses hukum dan memastikan penyidikan berjalan optimal,” jelas Erlan.(*)

Perkuat Sinergi Penegakan Hukum, Bupati Kerinci dan Kajari Sungai Penuh Tandatangani MoU dan PKS

Bupati Kerinci dan Kajari Sungai Penuh Tandatangani MoU dan PKS Pemkab dengan Kejari Sungai Penuh.(Adz)

KERINCI, MERDEKAPOST.COM - Bupati Kerinci Monadi, S.Sos., M.Si bersama Kepala Kejaksaan Negeri Sungai Penuh Robi Harianto S., S.H., M.H resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pemerintah Kabupaten Kerinci dengan Kejaksaan Negeri Sungai Penuh, Rabu (22/4/2026) di Ruang Pola Kantor Bupati Kerinci..

Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat pendampingan hukum, meningkatkan tata kelola pemerintahan yang bersih, serta mendukung upaya penyelamatan aset daerah demi kepentingan masyarakat Kabupaten Kerinci.

Melalui sinergi ini diharapkan setiap kebijakan dan program pembangunan dapat berjalan lebih tertib hukum, transparan, dan akuntabel, sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin optimal.

"Kerinci Maju Pemerintahan Bersih Pelayanan Terbaik untuk Masyarakat"

Warga Renah Pemetik Apresiasi Gubernur Jambi Atas Perbaikan Jalan Prioritas Pungut Mudik-Sungai Kuning

Akses Ekonomi Lancar, Warga Renah Pemetik Apresiasi Gubernur Jambi Atas Perbaikan Jalan Prioritas Pungut Mudik-Sungai Kuning.(Ist)

JAMBI – Pemerintah Provinsi Jambi melalui UPTD Workshop dan Peralatan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUTR) menjalin kerja sama dengan Dinas PUPR Kabupaten Kerinci untuk mempercepat pemeliharaan ruas jalan Pungut Mudik–Sungai Kuning. Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan berita acara di Kantor Dinas PUPR Kabupaten Kerinci, Selasa (22/4/2026).

Langkah ini dilakukan sebagai respons atas kondisi jalan yang memerlukan penanganan tanggap darurat guna menjaga fungsionalitas jalan serta mendukung kelancaran distribusi logistik masyarakat di wilayah Renah Pemetik dan sekitarnya.

Dalam kesepakatan tersebut, kedua pihak membagi kewenangan penanganan secara jelas. Dinas PUPR Kabupaten Kerinci bertanggung jawab melaksanakan pemeliharaan rutin berupa galian drainase dan perbaikan badan jalan, termasuk berkoordinasi melalui kegiatan karya bakti TNI. 

Selain itu, penanganan tanggap darurat difokuskan pada pembangunan gorong-gorong dan box culvert.

Bupati Monadi bersama Dandim Kerinci dan Dinas PUPR saat melakukan pengecekan progress perbaikan jalan Renah Pemetik baru-baru ini.(adz)

Sementara itu, UPTD Workshop dan Peralatan Dinas PUTR Provinsi Jambi bertugas melakukan pekerjaan menggunakan material pada titik-titik prioritas di ruas Pungut Mudik–Sungai Kuning. Pekerjaan juga mencakup galian drainase serta perbaikan badan jalan, khususnya pada lintasan Desa Pasir Jaya hingga Desa Sungai Kuning.Referensi Geografis

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala UPTD Workshop dan Peralatan Dinas PUTR Provinsi Jambi, Muhammad Naufal Afandi, mengatakan kesepakatan ini menjadi dasar hukum sekaligus acuan teknis dalam pelaksanaan di lapangan.

“Kesepakatan ini menjadi dasar hukum dan acuan teknis bagi tim kami di lapangan. Dengan pembagian tugas yang jelas antara provinsi dan kabupaten, kami optimistis pemulihan akses jalan Pungut Mudik–Sungai Kuning dapat dilakukan lebih cepat dan terukur,” ujar Naufal.

Selanjutnya, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Kerinci, Ir. Frans Mellas Pratama, juga menegaskan pentingnya sinergi lintas pemerintah dalam mempercepat penanganan infrastruktur.

Pemerintah Desa Pasir Jaya, Sungai Kuning (Renah Pemetik) menyambut baik kerja sama tersebut.

Warga menilai akses jalan Pungut Mudik–Sungai Kuning merupakan jalur utama yang menunjang aktivitas ekonomi masyarakat sehari-hari.

Salah seorang warga, Ahmad (45), mengapresiasi perhatian pemerintah provinsi, khususnya Gubernur Jambi, Al Haris, dalam percepatan penanganan jalan tersebut. 

“Kami sangat terbantu dengan adanya perbaikan ini. Terima kasih kepada Bapak Gubernur Al Haris yang sudah memperhatikan kondisi jalan kami, terutama penanganan di titik-titik prioritas yang selama ini sulit dilalui,” kata Ahmad.

Ia berharap perbaikan yang dilakukan dapat meningkatkan aksesibilitas dan memperlancar distribusi hasil pertanian.(*)

Bupati Monadi Tanda Tangani Komitmen Bersama Percepatan Digitalisasi Desa

Bupati Monadi Tanda Tangani Komitmen Bersama Percepatan Digitalisasi Desa.(Ist)

KERINCI, MERDEKAPOST.COM - Pemerintah Kabupaten Kerinci terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat desa melalui Percepatan Digitalisasi Desa Tahun 2026.

Bupati Kerinci Monadi, S.Sos., M.Si bersama Wakil Bupati H. Murison, S.Pd., S.Sos., M.Si serta jajaran Pemerintah Kabupaten Kerinci menandatangani Komitmen Bersama Percepatan Digitalisasi Desa, Kamis (23/4/2026) di Ruang Pola Kantor Bupati Kerinci.

Melalui inovasi Aplikasi GEMA DESA (Gerbang Elektronik Masyarakat Desa) yang digagas oleh Dinas Kominfo Kabupaten Kerinci, pelayanan administrasi desa kini diarahkan menjadi lebih mudah, cepat dan transparan.

Pada kesempatan tersebut, Pemkab Kerinci juga memberikan piagam penghargaan kepada 10 desa terbaik penerapan digitalisasi desa tahun 2025 sebagai bentuk apresiasi atas inovasi pelayanan kepada masyarakat.

"Salah satu upaya mewujudkan Kerinci yang berdaya saing, maju dan sejahtera adalah melalui inovasi dan teknologi,” ujar Bupati Monadi.

Langkah ini diharapkan mampu menghadirkan pelayanan desa yang semakin modern, efektif, dan mudah diakses masyarakat.(*Adz)

DPRD Batang Hari dan Lampung Selatan Perkuat Kerja Sama Lewat Kunjungan Antar legislatif

 

Merdekapost.com – DPRD Kabupaten Batang Hari menerima kunjungan kerja DPRD Kabupaten Lampung Selatan dalam rangka mempererat hubungan kelembagaan sekaligus berbagi pengalaman terkait pelaksanaan tugas legislatif dan pelayanan publik. (23/04/2026)

Kunjungan yang berlangsung hangat dan penuh keakraban tersebut disambut langsung oleh anggota DPRD Batang Hari, M. Patoni dan KMS Supriadi. Pertemuan menjadi wadah diskusi antardaerah guna membangun sinergi dalam mendukung pembangunan dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. 

Dalam pembahasan, kedua belah pihak saling bertukar pandangan mengenai pelaksanaan fungsi legislasi, pengawasan, serta strategi penguatan program pembangunan daerah yang berpihak kepada kepentingan masyarakat.

KMS Supriadi menyampaikan bahwa kunjungan kerja antarlembaga legislatif memiliki manfaat besar dalam menambah wawasan dan referensi bagi anggota dewan dalam menjalankan tugas kedewanan secara optimal.

Menurutnya, melalui komunikasi dan pertukaran pengalaman seperti ini, setiap daerah dapat mempelajari inovasi maupun kebijakan yang berhasil diterapkan di wilayah lain untuk kemudian disesuaikan dengan kebutuhan daerah masing-masing. 

DPRD Batang Hari berharap hubungan baik yang telah terjalin dengan DPRD Lampung Selatan dapat terus berlanjut melalui kerja sama dan komunikasi yang produktif demi mendorong pelayanan publik yang lebih baik serta kemajuan pembangunan daerah. (*)

DPRD Batang Hari Jadi Lokasi Kuliah Lapangan Mahasiswa Unja, Bahas Peran Legislatif di Tengah Tantangan Global

 

Merdekapost.com – DPRD Kabupaten Batang Hari menerima kunjungan kuliah lapangan mahasiswa Program Studi Diploma IV Manajemen Pemerintahan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi, Rabu (23/04/2026).

Kegiatan akademik tersebut diikuti sekitar 50 mahasiswa semester genap Tahun Akademik 2025/2026 dalam mata kuliah Pengantar Pemerintahan. Kuliah lapangan berlangsung di lingkungan DPRD Kabupaten Batang Hari dengan mengangkat tema “Peran dan Fungsi DPRD dalam Meningkatkan Tata Kelola Pemerintahan yang Resilien di Tengah Ketidakstabilan Kondisi Global”.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Batang Hari, Hj. Elfirsta Nopsiamti, AR., S.H., yang memberikan pemaparan mengenai tugas, fungsi, serta peran strategis DPRD dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Dalam penyampaiannya, ia menjelaskan bahwa DPRD memiliki fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran yang sangat penting dalam menjaga stabilitas pemerintahan daerah, terutama menghadapi berbagai tantangan global yang terus berkembang.

Selain mendapatkan materi secara langsung, para mahasiswa juga diberikan kesempatan berdialog dan berdiskusi mengenai praktik pemerintahan daerah, proses pengambilan kebijakan, hingga hubungan kerja antara legislatif dan eksekutif.

Kegiatan kuliah lapangan tersebut diharapkan mampu menambah wawasan dan pengalaman mahasiswa terkait implementasi tata kelola pemerintahan di daerah, sekaligus memperkuat pemahaman akademik terhadap peran lembaga legislatif dalam pembangunan daerah yang adaptif dan berkelanjutan.

Antisipasi Kemarau Ekstrem 2026, Pemkab Batang Hari Bentuk Satgas Karhutla

 

Merdekapost.com – Pemerintah Kabupaten Batang Hari mulai memperkuat langkah antisipasi menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tahun 2026 dengan membentuk Satuan Tugas (Satgas) Karhutla. Pembentukan satgas tersebut dibahas dalam rapat yang digelar di Ruang Pola Kantor Bupati Batang Hari, Kamis (23/04).

Rapat dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Batang Hari, Mula P. Rambe, menyusul adanya prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait kemungkinan terjadinya musim kemarau ekstrem akibat fenomena El-Nino yang diperkirakan berlangsung pada Agustus hingga September 2026.

Dalam arahannya, Sekda menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh pihak guna mengantisipasi meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau berlangsung. Ia meminta seluruh elemen yang terlibat untuk memperkuat koordinasi dan meningkatkan sinergi berdasarkan pengalaman penanganan karhutla pada tahun-tahun sebelumnya.

“Seluruh unsur harus bergerak bersama dan meningkatkan kewaspadaan sejak dini agar potensi kebakaran dapat dicegah semaksimal mungkin,” ujarnya.

Rapat pembentukan Satgas Karhutla dipimpin oleh Asisten I Setda Batang Hari M. Rifa’i, didampingi Perwira Penghubung Letkol Inf. Suherman serta Kepala Pelaksana BPBD Batang Hari Solihin.

Satgas yang dibentuk nantinya melibatkan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis maupun OPD pendukung yang akan bekerja sesuai tugas dan fungsi masing-masing. Selain itu, unsur Forkopimda Kabupaten Batang Hari juga turut dilibatkan dalam upaya pencegahan dan penanganan karhutla.

Pemerintah Kabupaten Batang Hari berharap dengan terbentuknya Satgas Karhutla, upaya pencegahan, penanganan cepat, dan edukasi kepada masyarakat dapat berjalan lebih efektif sehingga dampak kebakaran hutan dan lahan dapat diminimalisir. (*)

Pemkab Kerinci Teken Komitmen Bersama Digitalisasi Desa 2026, Perkuat Pelayanan Cepat dan Transparan untuk Masyarakat

 

Merdekapost.com – Pemerintah Kabupaten Kerinci terus memperkuat langkah menuju tata kelola pemerintahan desa yang modern dan berbasis teknologi. Hal tersebut ditandai dengan kegiatan Penandatanganan Komitmen Bersama Percepatan Digitalisasi Desa Kabupaten Kerinci Tahun 2026 sekaligus Penyerahan Piagam Penghargaan kepada 10 Desa Terbaik Penerapan Digitalisasi Desa Tahun 2025.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Kerinci tersebut berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Kerinci, Kamis (23 April 2026). Acara ini menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan untuk mendorong transformasi digital hingga ke tingkat desa.

Penandatanganan komitmen bersama dipimpin langsung oleh Bupati Kerinci Monadi, S.Sos., M.Si, bersama Wakil Bupati Kerinci H. Murison, S.Pd., S.Sos., M.Si, serta Sekda Kerinci Zainal Efendi, SP., M.Si. Turut menandatangani komitmen tersebut Asisten Pemerintahan dan Kesra, Kepala Dinas Kominfo, Kepala Dinas Kesehatan, Inspektur Daerah, Kepala Bappeda Litbang, Kepala Dinas Sosial, Kepala BPKPD, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas PMD, Kepala Dinas Perpustakaan, para camat lingkup Pemerintah Kabupaten Kerinci, Ketua APDESI, serta Ketua Forum Kepala Desa dari 18 kecamatan di wilayah Kabupaten Kerinci.

Dalam sambutannya, Bupati Monadi menegaskan bahwa digitalisasi desa merupakan bagian penting dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik di tingkat desa.

“Ke depan kita ingin pelayanan pemerintahan desa semakin modern, berbasis teknologi bahkan menuju pelayanan tanpa kertas, sehingga pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih cepat, transparan dan akuntabel,” ujar Monadi.

Ia juga menekankan pentingnya peran pemerintah kecamatan sebagai perpanjangan tangan pemerintah daerah dalam membina serta mendampingi pemerintah desa agar mampu menerapkan sistem pelayanan berbasis digital secara optimal.

“Saya berharap pemerintah kecamatan dapat mengayomi serta membimbing pemerintah desa dalam penerapan pelayanan berbasis digital, sehingga seluruh desa di Kabupaten Kerinci dapat bergerak menuju desa digital,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati Monadi menyampaikan bahwa salah satu upaya dalam mewujudkan Kerinci yang berdaya saing, maju dan sejahtera adalah melalui penguatan inovasi serta pemanfaatan teknologi dalam penyelenggaraan pemerintahan hingga ke tingkat desa.

Dalam implementasinya, pelayanan digital desa di Kabupaten Kerinci menggunakan aplikasi GEMA DESA (Gerbang Elektronik Masyarakat Desa) yang digagas oleh Dinas Kominfo Kabupaten Kerinci. Aplikasi ini menjadi platform layanan administrasi dan informasi desa berbasis elektronik untuk mempermudah pelayanan kepada masyarakat secara cepat, transparan, dan efisien.

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Kerinci juga memberikan piagam penghargaan kepada 10 desa terbaik penerapan digitalisasi desa tahun 2025 sebagai bentuk apresiasi atas inovasi dan komitmen dalam meningkatkan pelayanan publik berbasis digital.

Adapun desa-desa yang menerima penghargaan tersebut yaitu:

1. Desa Pugu – Kecamatan Air Hangat Barat

2. Desa Kecil – Kecamatan Air Hangat Barat

3. Kelurahan Lempur Tengah – Kecamatan Gunung Raya

4. Desa Sungai Asam – Kecamatan Kayu Aro Barat

5. Desa Koto Dua Baru – Kecamatan Air Hangat Barat

6. Desa Pending Talang Genting – Kecamatan Danau Kerinci

7. Desa Air Hangat – Kecamatan Air Hangat Timur

8. Desa Koto Mudik – Kecamatan Air Hangat Barat

9. Desa Koto Diair – Kecamatan Air Hangat

10. Desa Koto Tengah – Kecamatan Air Hangat Barat

Bupati Kerinci menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada desa-desa yang telah berhasil mengimplementasikan pelayanan berbasis digital dengan baik.

“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah daerah kepada desa yang telah berinovasi dalam memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat. Kami berharap desa lainnya dapat menjadikan hal ini sebagai motivasi untuk terus berinovasi,” ungkapnya.

Dengan adanya penandatanganan komitmen bersama ini, Pemerintah Kabupaten Kerinci optimistis percepatan digitalisasi desa akan semakin berkembang sehingga mampu menghadirkan pelayanan publik yang lebih modern, efektif, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. (*)

Polda Jambi Ungkap Praktik Suntik LPG Subsidi ke Tabung Nonsubsidi, 2 Pelaku dan Ratusan Tabung Diamankan

Polda Jambi Ungkap Praktik Suntik LPG Subsidi ke Tabung Nonsubsidi, 2 Pelaku dan Ratusan Tabung Diamankan, Motifnya Isi Gas LPG 3kg Disuntikkan ke Tabung Nonsubsidi di Jambi demi Dapat Cuan Besar.(Mpc)

JAMBI, MERDEKAPOST.COM - Komplotan pengoplos gas di Jambi tertangkap di Desa Pematang Gajah, Kecamatan Jambi Luar Kota, Kabupaten Muaro Jambi.

Selain menangkap pelaku, polisi juga mengamankan ratusan tabung gas LPG subsidi 3 kilogram atau gas melon.

Tabung-tabung tersebut diketahui didatangkan dari Riau menuju sebuah kebun sawit di kawasan Jaluko.

Di lokasi itu, gas LPG subsidi dipindahkan ke tabung nonsubsidi dengan metode penyuntikan.

Praktik ilegal tersebut dilakukan untuk memperoleh keuntungan yang lebih besar.

Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol Erlan Munaji, menjelaskan pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat.

Dua Pelaku Ditangkap, Satu Kabur

Saat penindakan, terdapat tiga orang pekerja di lokasi, yakni RA, RS, dan HA.

Namun, satu di antaranya berhasil melarikan diri dan hingga kini masih dalam pengejaran.

Dua tersangka yang ditangkap adalah RA dan RS.

"HA saat ini masih dilakukan proses pengejaran," ujar Erlan dalam konferensi pers di Mapolda Jambi pada Rabu (22/4/2026).

Ratusan Tabung Diamankan

Dari lokasi kejadian, polisi menyita sejumlah barang bukti, antara lain:

  • 323 tabung gas LPG subsidi ukuran 3 kilogram
  • 79 tabung gas 12 kilogram nonsubsidi
  • 15 tabung ukuran 5,5 kilogram nonsubsidi
  • alat suntik gas
  • timbangan
  • drum
  • kompor gas
  • alat masak
  • tutup tabung berwarna putih.

Siapa Pemilik Asli?

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jambi, Kombes Pol Taufik Nurmandia, mengungkapkan usaha tersebut diduga milik seseorang berinisial DS.

"DS meemrintahkan adiknya MPS untuk mengambil dari Riau. Di mana satu kali angkut sebanyak 320 tabung," ujarnya.

Saat ini, DS masih diburu.

Modus Operandi

Untuk meraih keuntungan yang lebih banyak, gas LPG subsidi dipindahkan ke tabung nonsubsidi melalui proses tertentu.

Dalam praktiknya, terdapat pembagian tugas di antara pekerja.

Satu orang bertugas memanaskan gas agar mencair, sementara lainnya melakukan penyuntikan ke tabung berbeda.

"Disuntik, kemudian itu dipindah ke tabung gas 5 kilo dan 12 kilo. Setelah itu keluarlah nonsubsidi ini dijual ke toko-toko,"ujarnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, pelaku mengaku telah melakukan aktivitas tersebut sebanyak empat kali.

Taufik menyebutkan, akibat perbuatan tersebut, negara mengalami kerugian dari subsidi yang tidak tepat sasaran sebesar Rp44 juta.

Atas perbuatannya, para pelaku terancam hukuman penjara maksimal lima tahun serta denda hingga Rp2 miliar.

(Sumber: Tribunjambi.com/Editor: Aldie Praseta)


Kecelakaan Maut di Depan UNJA Mendalo, Pelajar SMK Tewas

Kecelakaan maut di Mendalo depan Kampus Universitas Jambi. Seorang pelajar SMK tewas di lokasi.(screenshoot/Instagram)

MUAROJAMBI - Peristiwa kecelakaan maut kembali terjadi di kawasan Mendalo, Kabupaten Muaro Jambi, Rabu (22/4/2026) sore.

Seorang pelajar SMK tewas di lokasi akibat kecelakaan lalu lintas di depan gerbang kampus Universitas Jambi di Mendalo, Kabupaten Muaro Jambi.

Kejadian sekitar pukul 17.00 WIB itu melibatkan sepeda motor yang dikendarai korban. 

Warga yang berada di lokasi mengatakan kecelakaan terjadi saat arus lalu lintas sedang ramai.

Korban Wildan merupakan pelajar salah satu SMK di wilayah itu dan merupakan warga Desa Pematang Gajah, Kabupaten Muaro Jambi.

Dia mengalami luka parah usai terjatuh dari sepeda motornya. 

Nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia .

“Saat itu kondisinya ramai, dan tiba-tiba ia saja sudah tergeletak di jalan,” kata seorang warga.

Tim kepolisian dari Polres Muaro Jambi yang datang ke tempat kejadian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengatur arus lalu lintas yang sempat terganggu akibat kecelakaan.

Sepanjang 2025 10 Kecelakaan di Jalur ini

Kawasan di depan kampus Universitas Jambi di Mendalo dikenal sebagai salah satu titik rawan kecelakaan lalu lintas. 

Sepanjang 2025, tercatat lebih dari 10 kasus kecelakaan lalu lintas terjadi di jalur ini.

Sebagian besar melibatkan pengendara motor yang kehilangan kendali saat melintas di tengah meningkatnya volume kendaraan terutama di sore hingga malam hari.

Sebelumnya, pada September 2025, seorang mahasiswa juga mengalami kecelakaan serupa di persimpangan yang sama dan mengalami luka serius. 

Lokasi yang berada di jalur utama menuju pusat pendidikan dan permukiman ini sering dikritik warga karena minimnya rambu peringatan dan marka jalan yang kurang jelas.

Selain itu, pada November 2025, sebuah truk pengangkut bahan bangunan mengalami rem blong dan menabrak pagar pembatas jalan di titik yang tidak jauh dari lokasi kejadian kali ini. 

Insiden tersebut menyebabkan beberapa pengendara lain terjatuh dan mengalami luka. (Red)

4 Mantan Bupati Dua Periode di Jambi Berkumpul, Reuni atau Strategi Politik?

4 Mantan Bupati di Jambi Berkumpul, Reuni atau Strategi Politik?

Jambi - Sebuah pemandangan menarik tertangkap kamera saat empat tokoh besar yang pernah memegang tampuk kekuasaan di berbagai wilayah Provinsi Jambi terlihat duduk bersama dalam satu meja. 

Pertemuan ini menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat, mengingat para tokoh yang hadir merupakan para mantan bupati dengan rekam jejak kepemimpinan yang kuat.

Keempat figur tersebut adalah Romi Hariyanto (mantan Bupati Tanjung Jabung Timur), Adirozal (mantan Bupati Kerinci), Mashuri (mantan Bupati Bungo), dan Syahirsyah (mantan Bupati Batanghari). 

Kehadiran mereka dalam satu barisan menciptakan gelombang spekulasi di tengah dinamika politik Jambi yang mulai memanas.

Pertemuan keempat mantan Bupati ini juga viral di medsos, Seperti unggahan foto-foto akun facebook Giffari Halika Utama

4 Mantan Bupati Berpengaruh duduk bersama, Reuni ataukah ada sesuatu yang serius menjelang Perhelatan Pilgub Jambi?. (Doc/Facebook Giffari Halika Utama) 

Reuni Sahabat atau Strategi Politik?

Momen kebersamaan para mantan kepala daerah ini memicu tanda tanya besar di kalangan publik. 

Banyak yang bertanya-tanya apakah pertemuan ini hanyalah sekadar ajang silaturahmi biasa antara sahabat lama yang melepas rindu, atau justru sebuah langkah awal untuk membangun komunikasi politik yang lebih serius.

Pertemuan ini menjadi sangat strategis karena terjadi tepat di saat nama-nama tokoh tersebut mulai kembali diperbincangkan dalam bursa kontestasi politik mendatang. 

Kebersamaan mereka memberikan sinyal adanya upaya untuk menyatukan kekuatan dari berbagai basis wilayah di Jambi, mulai dari wilayah barat hingga pesisir timur.

Figur Berpengaruh dengan Jaringan Luas

Nama-nama yang hadir bukanlah sosok biasa dalam peta politik lokal. 

Sebagai mantan pemimpin di daerah masing-masing, Romi, Adirozal, Mashuri, dan Syahirsyah masih memiliki jaringan akar rumput serta pengaruh yang sangat signifikan. 

Pengalaman mereka dalam memimpin daerah menjadi modal besar yang sulit diabaikan oleh para kompetitor politik lainnya.

Meskipun hingga saat ini belum ada pernyataan resmi mengenai poin-poin yang dibicarakan dalam pertemuan tertutup tersebut, suasana akrab yang mereka tunjukkan menyiratkan adanya kesamaan pandangan. 

Masyarakat kini menanti apakah dari meja bundar para mantan bupati ini akan lahir sebuah poros baru atau kesepakatan besar yang mampu mengubah arah politik di Provinsi Jambi ke depannya.

Profil Singkat 4 Mantan Bupati 

1. Romi Hariyanto: Sang Petarung dari Timur

Lahir pada 3 November 1974, Romi adalah Bupati Tanjung Jabung Timur dua periode (2016–2025). Sebelum menjadi bupati, ia memimpin DPRD Tanjung Jabung Timur selama tiga periode berturut-turut. Kini, Romi memantapkan langkah menuju Pilgub Jambi 2024 berpasangan dengan Letjen TNI (Purn.) Sudirman.

2. Adirozal: Akademisi yang Merambah Politik

Dr. Adirozal membawa warna berbeda dalam dunia politik. Pria kelahiran 23 Oktober 1961 ini adalah mantan Bupati Kerinci dua periode (2014–2024). Sebelum memimpin Kerinci, ia sukses sebagai akademisi dan pernah menjabat sebagai Wakil Wali Kota Padang Panjang. Pengalamannya yang luas di dunia pendidikan dan pemerintahan menjadikannya sosok yang sangat disegani.

3. Mashuri: Sosok Pemimpin yang Dekat dengan Rakyat

Mashuri menjabat sebagai Bupati Bungo selama dua periode (2016–2025). Kariernya bermula sebagai PNS sebelum akhirnya terpilih menjadi Wakil Bupati dan kemudian naik menjadi orang nomor satu di Bungo. Saat ini, ia juga memegang peran strategis sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Jambi.

4. Syahirsyah: Pengalaman Panjang di Batanghari

Ir. H. Syahirsyah merupakan figur senior yang memimpin Kabupaten Batanghari selama dua periode (2006–2011 dan 2016–2021). Ia memiliki latar belakang teknis yang kuat di bidang Pekerjaan Umum dan pernah menduduki posisi Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi. Ketangguhannya dalam memimpin menjadikannya salah satu pilar politik di wilayah tengah Jambi.

Disclaimer: Informasi ini bertujuan sebagai konsumsi publik dan tidak bermaksud menyudutkan pihak manapun. Artikel ini merangkum dinamika terkini tokoh-tokoh daerah di Provinsi Jambi. (Red)

(*Sumber: Tribunjambi.com)

Pemkab Batang Hari Perkuat Penataan Pemakaman demi Ketertiban dan Nilai Religius

 

Merdekapost.com - Pemerintah Kabupaten Batang Hari menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan ketertiban umum melalui pembenahan tata kelola area pemakaman. Pada Rabu (22/04/2026). Upaya ini dilakukan melalui sosialisasi gerakan bersama yang melibatkan berbagai unsur, termasuk tokoh agama dan masyarakat.

Langkah tersebut tidak hanya berfokus pada penataan fisik makam, tetapi juga menekankan nilai-nilai religius dalam pengelolaannya. Penataan dilakukan dengan prinsip kesederhanaan, kerapian, serta keseragaman, sehingga lingkungan pemakaman menjadi lebih tertib dan layak sebagai tempat peristirahatan terakhir.

Perwakilan pemerintah daerah menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari tanggung jawab bersama dalam menjaga penghormatan terhadap ahli kubur sekaligus menciptakan lingkungan yang bersih dan tertata. Selain itu, pengelolaan yang lebih sistematis juga diharapkan mampu menjadi solusi atas keterbatasan lahan pemakaman di masa depan. 

Melalui sinergi antara pemerintah, lembaga keagamaan, dan masyarakat, Pemkab Batang Hari optimistis penataan ini dapat berjalan optimal serta menciptakan kawasan pemakaman yang tertib, asri, dan bernilai spiritual. (*)

Gubernur Al Haris Tegaskan Dukungan Penuh: Program Pertanian di Jambi Harus Nyata, Bukan Sekadar Wacana

 

Merdekapost.com - Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH menegaskan komitmennya dalam mendukung penuh program pemerintah pusat di sektor pertanian, khususnya dalam mewujudkan swasembada dan ketahanan pangan di Provinsi Jambi. Hal tersebut disampaikannya saat mendampingi kunjungan kerja Wakil Menteri Pertanian RI Dr. H. Sudaryono, B.Eng., M.M., M.B.A di Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batang Hari dalam rangka Tanam Padi Cetak Sawah Rakyat (CSR), Selasa (21/04/2026) siang.

Pelaksanaan Tanam Padi Cetak Sawah Rakyat (CSR) ini juga di ikuti 16 provinsi diseluruh Indonesia secara daring, selain itu juga diadakan sesi tanya jawab dari para kepala daerah dan para petani yang ada di Indonesia. Turut hadir dalam kegiatan ini Bupati Batang Hari Muhammad Fadhil Arif, SE, Wakil Bupati Batang Hari Bahtiar, para Forkopimda dan para OPD di lingkup Kabupaten Batang Hari serta para penyuluh pertanian dan para petani.

Di hadapan masyarakat, Gubernur Al Haris dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan para petani agar setiap program yang dijalankan benar-benar memberikan hasil nyata.

Menurutnya, Pemerintah Provinsi Jambi siap menindaklanjuti berbagai arahan dan harapan yang telah disampaikan, termasuk terkait pengelolaan lahan, cetak sawah baru, hingga optimalisasi musim tanam. “Kami di daerah tentu siap mendukung penuh. Apa yang menjadi harapan pemerintah pusat, akan kami tindaklanjuti semaksimal mungkin. Yang terpenting, program ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya para petani,” ujar Gubernur Al Haris.

Ia juga mengingatkan bahwa momentum musim tanam harus dimanfaatkan dengan baik, mengingat faktor cuaca menjadi hal yang tidak bisa dikendalikan. Karena itu, koordinasi lintas sektor menjadi kunci agar proses tanam berjalan optimal.

Gubernur Al Haris turut mengapresiasi perhatian pemerintah pusat terhadap Jambi, khususnya dalam mendukung ketersediaan benih dan pupuk bersubsidi bagi petani. 

Dukungan tersebut, menurutnya sangat membantu dalam meningkatkan produktivitas pertanian di daerah. “Kita tidak bisa hanya bergantung pada satu pihak. Semua harus bergerak bersama, mulai dari pemerintah hingga masyarakat. Ini kerja bersama untuk memastikan ketahanan pangan kita tetap terjaga,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut Gubernur Al Haris juga mengajak seluruh masyarakat Jambi, khususnya para petani, untuk memanfaatkan peluang yang ada dan tidak menyia-nyiakan dukungan yang telah diberikan pemerintah.

Ia menambahkan, produksi padi di Provinsi Jambi saat ini baru mampu memenuhi sekitar 71 persen kebutuhan konsumsi daerah. Artinya, masih ada kekurangan sekitar 29 persen untuk mencapai swasembada. "Pada tahun 2025, Program Cetak Sawah Rakyat oleh Pemerintah Pusat di Provinsi Jambi direalisasikan seluas 1.469,51 Ha, dan pada tahun 2026, direncanakan Cetak Sawah Rakyat di Provinsi Jambi seluas 1.009,32 Ha. Kegiatan Konstruksi Cetak Sawah 2026 ini direncanakan dilaksanakan di Kabupaten Bungo, Tebo, Tanjung Jabung Barat, Tanjung Jabung Timur, Kerinci, dan Batang Hari. Pemerintah Provinsi Jambi bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten dan semua pihak terkait sangat mendukung untuk menyukseskan Program Cetak Sawah Rakyat yang dilanjutkan dengan tanam padi ini,” pungkasnya.

Sementara itu, Wamentan Sudaryono dalam arahannya menyampaikan bahwa saat ini musim hujan, tidak beberapa lama lagi akan tiba musim panas, dan akan diperkirakan adanya elnino, artinya akan ada panas bumi yang berlebihan nanti. “Dimusim hujan ini kita percepat menanam, karena momentum ini tidak boleh disia-siakan karena air menjadi faktor utama yang tidak bisa disediakan oleh pemerintah, kalau benih padi bisa kita berikan gratis, pupuk juga bisa di subsidi dengan harga lebih murah. Tapi air tidak bisa kita adakan, hujan tidak bisa kita ciptakan,” ungkap Wamentan.

Untuk itu, Wamentan Sudaryono mengajak para petani harus memanfaatkan jadwal musim tanam yang telah dipaparkan oleh BMKG. Ia pun mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah untuk bergerak cepat mendorong petani turun ke sawah. "Tanam saat musim hujan ini, tanam sekarang, mumpung masih hujan, mumpung masih ada air. Karena dengan tanam hari ini, kita akan lebih cepat panen,” ujarnya.

Selain itu, Wamentan Sudaryono juga meminta kepala daerah, kepala dinas, hingga stakeholder yang ada saat ikut daring untuk menggalakkan gerakan percepatan tanam di berbagai sektor, baik di lahan cetak sawah baru, sawah reguler, hingga optimalisasi lahan rawa. "Semua lahan yang kosong didaerah saudara untuk segera dimanfaatkan, ditanami demi menjaga ketahanan pangan. Intinya, semua lahan yang bisa ditanami, tanam sekarang. Kalau ada kebutuhan di lapangan, sampaikan. Pemerintah siap mendukung,” pintanya.

Ia juga membuka ruang bagi petani dan pemerintah daerah untuk menyampaikan kebutuhan di lapangan, mulai dari benih hingga alat mesin pertanian (alsintan). Pemerintah, kata dia, siap membantu agar proses tanam berjalan optimal dan cepat.

Kunjungan kerja ini menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam mendorong sektor pertanian sebagai salah satu pilar utama pembangunan daerah, sekaligus memastikan setiap kebijakan yang diambil benar-benar berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat. (*)

Warga Keluhkan Keberadaan Karaoke Inisial ‘D’ di Kerinci: Diduga Kebal Hukum dan Jadi Sarang Maksiat

 

Merdekapost.com – Keresahan masyarakat terkait aktivitas tempat hiburan malam di Kabupaten Kerinci kembali mencuat. Kali ini, sebuah tempat karaoke yang dikenal dengan inisial ‘D’ menjadi sorotan tajam. Lokasinya yang sangat dekat dengan Komplek Perkantoran Bupati Kerinci dinilai telah mencoreng citra pusat pemerintahan daerah.

Berdasarkan laporan warga sekitar dan pantauan di lapangan, tempat karaoke ini diduga kuat tidak hanya menawarkan jasa hiburan musik, namun juga menjadi sarang berbagai aktivitas ilegal.

Dugaan Pelanggaran Berat

Beberapa poin utama yang menjadi sumber keresahan masyarakat meliputi:

Praktik Prostitusi: Tempat ini diduga menyediakan layanan prostitusi terselubung yang beroperasi setiap malam.

Peredaran Miras & Obat Terlarang: Adanya indikasi kuat penjualan Minuman Keras (Miras) tanpa izin serta peredaran obat-obatan terlarang di lingkungan karaoke tersebut.

Gangguan Ketertiban: Suara kebisingan dan aktivitas hingga larut malam dianggap sangat mengganggu ketenangan warga yang tinggal di sekitar area perkantoran bupati.

Dinilai "Kebal Hukum"

Hal yang paling disayangkan oleh masyarakat adalah kesan bahwa pemilik tempat karaoke berinisial ‘D’ ini seolah-olah kebal hukum. Pasalnya, meski keresahan ini sudah berlangsung lama dan lokasinya berada di "depan mata" pemerintah daerah, hingga saat ini belum ada tindakan tegas atau penertiban yang dilakukan oleh pihak berwenang.

"Kami heran, tempatnya sangat dekat dengan kantor Bupati, tapi kenapa tidak pernah tersentuh hukum? Apakah ada pembiaran atau memang pemiliknya punya pengaruh besar?" ujar salah satu warga yang meminta namanya dirahasiakan demi keamanan.

Desakan Untuk Aparat Penegak Hukum

Masyarakat mendesak Pemerintah Kabupaten Kerinci, Satpol PP, dan jajaran Kepolisian setempat untuk segera turun tangan melakukan razia dan menutup tempat tersebut jika terbukti melanggar aturan.

Keberadaan tempat karaoke yang diduga menjadi sarang maksiat ini dianggap sangat tidak pantas berada di lingkungan instansi pemerintahan dan dapat merusak moral generasi muda di Kerinci.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola karaoke inisial ‘D’ belum memberikan tanggapan resmi terkait tudingan warga tersebut. (ali)

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs