Pererat Silaturahmi, Pemkab Kerinci Hadiri Open House Gubernur Jambi di Merangin

Pemkab Kerinci Hadiri Open House Gubernur Jambi di Merangin.(ist)

MERANGIN, MERDEKAPOST.COM -  Bupati Kerinci, Monadi bersama Wakil Bupati Kerinci H. Murison didampingi jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Kerinci, menghadiri kegiatan Open House dan Halal Bi Halal bersama Gubernur Jambi, Senin (23/03/2026).

Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan tersebut digelar di kediaman pribadi Gubernur Jambi yang berlokasi di Lorong Kurnia, Kelurahan Pematang Kandis, Bangko, Kabupaten Merangin.

Acara ini turut dihadiri oleh jajaran Pemerintah Provinsi Jambi serta kepala daerah dari berbagai kabupaten/kota se-Provinsi Jambi.

Selain itu, Bupati dan Wakil Bupati Kerinci hadir bersama istri masing-masing, menambah suasana kekeluargaan dalam kegiatan tersebut.

Turut hadir pula Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, pimpinan DPRD Kabupaten Kerinci dan DPRD Kota Sungai Penuh, serta Dandim 0417/Kerinci bersama unsur Forkopimda lainnya.

Baca Juga: Pasca Viral Pungli di Kayu Aro, Ijin Pengelola Parkir Dicabut, Kini Roda Empat Digratiskan

Dalam suasana Idul Fitri yang sarat makna kebersamaan, kegiatan Halal Bi Halal ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi antara pemerintah provinsi dengan pemerintah kabupaten/kota, sekaligus memperkuat sinergi dalam pembangunan daerah.

Bupati Kerinci Monadi menyampaikan bahwa kehadiran Pemerintah Kabupaten Kerinci dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen untuk terus menjaga hubungan harmonis dan koordinasi yang baik dengan Pemerintah Provinsi Jambi.

"Momentum Idul Fitri ini kita manfaatkan untuk mempererat silaturahmi serta memperkuat kolaborasi dalam membangun daerah. Sinergi antara pemerintah kabupaten dan provinsi sangat penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan merata," ujar Bupati Monadi.

Baca Juga: Gerak Cepat, Polres Tanjab Timur Ringkus Perampok Lansia Kurang dari 24 Jam

Senada dengan itu, Wakil Bupati Kerinci H. Murison juga menambahkan bahwa kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga sebagai sarana komunikasi informal yang efektif dalam menyatukan visi dan misi pembangunan antar daerah.

Sementara itu, Gubernur Jambi Al Haris dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh kepala daerah dan jajaran pemerintah yang turut hadir. Ia berharap momentum Halal Bi Halal ini dapat semakin mempererat hubungan emosional serta meningkatkan kekompakan dalam membangun Provinsi Jambi ke arah yang lebih baik.

Acara berlangsung dengan penuh keakraban, diisi dengan saling bersalaman, ramah tamah, serta doa bersama sebagai bentuk rasa syukur dan harapan di momen Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.(Red)

Gubernur Al Haris Murka BBM Subsidi untuk Rakyat Diborong Tambang Emas Ilegal di Jambi

Gubernur Al Haris Murka BBM Subsidi di Jambi Diborong Tambang Emas Ilegal, Masyarakat: Tindak Tegas!.(Ist)

Jambi - Gubernur Jambi Al Haris mengungkap fakta mengejutkan terkait ketersediaan bahan bakar menjelang periode mudik Lebaran. Sebagian kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di Jambi ternyata diselewengkan dan mengalir deras ke kawasan Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI).

Fakta ini diakui secara terang-terangan oleh Al Haris saat ditanya mengenai ketersediaan stok BBM kemarin (21/3/2026). Ia menyebut kelangkaan kerap terjadi karena BBM bersubsidi yang seharusnya dinikmati rakyat kecil justru dibajak untuk kebutuhan industri gelap.

"Memang kita melihat kemarin bahwa ada BBM subsidi yang dikirim ke tambang-tambang ilegal, dan ada ketangkap juga kan mereka. Kita sudah wanti-wanti itu sebenarnya," tegas Al Haris.

Baca Juga: Sungai Batanghari Kembali Makan Korban, Kali ini Remaja 19 Tahun

Menyikapi kebocoran ini, orang nomor satu di Pemprov Jambi itu memberikan peringatan keras kepada seluruh pengusaha dan petugas Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Al Haris menuntut komitmen mereka agar tidak tergiur bermain mata dengan para pelangsir.

"Kepada petugas SPBU, janganlah begitu, harus konsisten. Utamakan masyarakat, publik biasa, itu hak mereka. Jangan berikan ke perusahaan yang uangnya banyak, dia bisa beli industri. Atau jangan diberikan juga untuk tambang ilegal (pelangsir)," ujarnya dengan nada memperingatkan.

Sebagai langkah antisipasi sistematis, Gubernur Al Haris menyiapkan dua strategi. Pertama, ia akan meminta Kamar Dagang dan Industri (Kadin) untuk turun tangan menjembatani kesepakatan antara perusahaan penyuplai BBM industri dengan perusahaan-perusahaan yang membutuhkan bahan bakar.

Baca Juga: Gerak Cepat, Polres Tanjab Timur Ringkus Perampok Lansia Kurang dari 24 Jam

"Kalau kita biarkan liar (tidak diatur), pasti akan ada yang membeli BBM subsidi secara diam-diam," katanya.

Kedua, Al Haris akan segera berkoordinasi dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta BPH Migas untuk membentuk tim khusus (timsus) penindakan.

"Sehingga, kalau ada perusahaan yang nakal, masih mau beli (BBM subsidi), ya tindak saja perusahaannya," tegas Al Haris.

Terkait maraknya aktivitas PETI di Jambi, Al Haris tak menampik bahwa ada ketergantungan ekonomi masyarakat setempat terhadap tambang emas tersebut.

Baca Juga: Pasca Viral Pungli di Kayu Aro, Ijin Pengelola Parkir Dicabut, Kini Roda Empat Digratiskan

Secara prinsip, ia mengaku tidak melarang warga yang mencari emas dengan cara tradisional (mendulang), karena metode tersebut ramah lingkungan dan murni untuk menyambung hidup. Namun, ia sangat mengutuk keras warga maupun pemodal yang sudah berani mengerahkan alat berat (ekskavator) ke lokasi tambang.

"Kalau cuma mendulang, kita dukunglah itu untuk ekonomi mereka. Tetapi jangan pakai alat berat!" pungkasnya mengingatkan ancaman kerusakan ekosistem akibat tambang skala besar.(*)

Pasca Viral Pungli di Kayu Aro, Ijin Pengelola Parkir Dicabut, Kini Roda Empat Digratiskan

Pasca Viral Pungli di Objek Wisata Kayu Aro, Dishub Cabut Ijin Pengelola Parkir, Kini Roda Empat Digratiskan.(Ist)

Merdekapost.com – Polemik parkir di kawasan wisata Air Terjun Kayu Aro yang tengah viral di media sosial menuai beragam kritik dari masyarakat. Keluhan tersebut mencuat setelah adanya dugaan pungutan liar (pungli) terhadap pengunjung yang datang ke lokasi wisata populer tersebut.

Terkait viral pungli tersebut, Pihak ke tiga pengelola parkir air terjun dikabarkan mengundurkan diri. Hal tersebut dibenarkan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kerinci Juanda Sasmita, saat dikonfirmasi Senin (23/3/2026) malam.

“Benar sudah mengundurkan diri dan izin sudah kita cabut,”kata Juanda Sasmita.

Mantan Kepala Dinas Sosial ini, juga menjelaskan tentang parkir di objek wisata air terjun. 

Baca Juga: 

Polres Kerinci Tertibkan Pungli Parkir di Objek Wisata Air Terjun Telun Berasap

Sungai Batanghari Kembali Makan Korban, Kali ini Remaja 19 Tahun

Gerak Cepat, Polres Tanjab Timur Ringkus Perampok Lansia Kurang dari 24 Jam

“Untuk parkir Roda empat Kami gratiskan, dan kalau roda dua dikelola Karang Taruna setempat,”tuturnya.

Tentang Lalulintas, lanjut Juanda Sasmita, petugas dari Dishub tetap berada di lokasi wisata untuk mengatur lalin hingga parkir.

”Petugas dari Dishub tetap berada di lokasi wisata untuk mengatur lalu lintas hingga parkir dan tidak memungut retribusi parkir roda empat,”pungkasnya.(Adz)

Gerak Cepat, Polres Tanjab Timur Ringkus Perampok Lansia Kurang dari 24 Jam

Jajaran Polres Tanjab Timur kembali menunjukkan reaksi cepat. Hanya dalam waktu kurang dari 24 jam, pelaku perampokan terhadap seorang lansia berhasil dibekuk.(Ist)

Tanjab Timur, Merdekapost.com - Jajaran Polres Tanjab Timur kembali menunjukkan reaksi cepat. Hanya dalam waktu kurang dari 24 jam, pelaku perampokan terhadap seorang lansia berhasil dibekuk.

Kasus ini menjadi perhatian serius Kapolres Tanjab Timur AKBP Ade Candra. Usai menjenguk korban Jap Ai Hwa (80) di Rumah Sakit Siloam pada 22 Maret 2026, Kapolres langsung menginstruksikan jajarannya untuk bergerak cepat.

Perintah itu tak butuh waktu lama untuk dieksekusi. Tim di lapangan langsung bergerak dan berhasil meringkus pelaku dalam waktu singkat.

Baca Juga: Polres Kerinci Tertibkan Pungli Parkir di Objek Wisata Air Terjun Telun Berasap

Pelaku diketahui bernama Ambo Sulo bin Daeng Matajam. Ia ditangkap di wilayah Ancol, Nipah Panjang, pada Minggu (22/3/2026) sekitar pukul 12.30 WIB tanpa perlawanan.

Kapolres Tanjabtim  AKBP Ade Candra mengapresiasi kinerja anggotanya yang sigap dan responsif dalam menangani kasus tersebut.

“Ini bentuk keseriusan kami. Apalagi korbannya lansia, tentu jadi perhatian khusus. Alhamdulillah pelaku bisa diamankan dengan cepat,” tegasnya.

Baca Juga: Sungai Batanghari Kembali Makan Korban, Kali ini Remaja 19 Tahun

Sebelumnya, korban Jap Ai Hwa yang sehari-hari berjualan makanan menjadi korban perampokan disertai kekerasan. Peristiwa itu sempat menyita perhatian publik.

Saat ini korban masih menjalani perawatan intensif. Kehadiran Kapolres menjenguk korban menjadi bentuk empati sekaligus memastikan penanganan kasus berjalan maksimal.

Polisi juga masih mendalami kasus ini, termasuk kemungkinan adanya pelaku lain.

Sementara itu, pelaku kini diamankan di Mapolres Tanjab Timur bersama barang bukti. Polisi memastikan proses hukum akan berjalan tegas.(Adz)


Sungai Batanghari Kembali Makan Korban, Kali ini Remaja 19 Tahun

Sungai Batanghari tepatnya didesa Muara Ketalo Tebo ilir Kembali memakan Korban, Kali ini Remaja 19 Tahun terpeleset dan terseret arus sungai.(ist)

Tebo | Merdekapost.com - Sungai Batanghari Desa Muaro Ketalo Kecamatan Tebo Ilir Kabupaten Tebo kembali makan korban. Senin (23/03/2026).

Kali ini Abdul Hafiz (19) remaja laki laki warga Desa Muaro Ketalo Kecamatan Tebo Ilir menjadi korban tengelam di Sungai Batanghari Kabupaten Tebo.

Baca Juga: Polres Kerinci Tertibkan Pungli Parkir di Objek Wisata Air Terjun Telun Berasap

Keterangan saksi di lokasi kejadian diketahui sekitar pukul 13:00 Wib saat korban sedang menunggu perahu penyeberangan ia terpeleset dan terbawa arus sungai.

"saat menunggu perahu untuk nyebrang dia terpeleset dan terseret arus sungai". ujar saksi mata

Baca Juga: Bupati Batang Hari Tunaikan Salat Idul Fitri Bersama Warga, Pererat Kebersamaan di Hari Kemenangan

“Terdengar suara benda jatuh ke dalam sungai, warga langsung melakukan pencarian di temukan sepeda motor korban di tepi sungai, namun hingga saat ini korban belum di temukan” Sebut saksi.

Saat ini pihak Kepolisian, Karomil bersama-sama warga setempat hingga saat ini terus melakukan upaya pencarian terhadap korban.(Red)

Polres Kerinci Tertibkan Pungli Parkir di Objek Wisata Air Terjun Telun Berasap

Kepolisian Resor (Polres) Kerinci bergerak cepat melakukan langkah klarifikasi dan penertiban di lapangan, Senin (23/03/2026).(mpc)

 Merdekapost.com – Menanggapi informasi viral di media sosial terkait dugaan pungutan liar (Pungli) parkir sebesar Rp 15.000,- di Objek Wisata Air Terjun Telun Berasap, Kepolisian Resor (Polres) Kerinci bergerak cepat melakukan langkah klarifikasi dan penertiban di lapangan, Senin (23/03/2026).

​Kegiatan klarifikasi dipimpin langsung oleh Padal Pam, IPDA Perdata Ginting, S.H., didampingi sejumlah personel yang terlibat dalam Operasi Pengamanan Objek Wisata, termasuk AIPDA Ronizar Syahputra, Briptu Joti Putra Wijaya, Briptu Habil Khoiri, serta anggota Sat Lantas Polres Kerinci.

​Kapolres Kerinci melalui IPDA Perdata Ginting menegaskan bahwa berdasarkan hasil klarifikasi terhadap koordinator parkir, Supratman (61), ditemukan bahwa tarif resmi parkir kendaraan roda empat (R4) di seputaran Objek Wisata Air Terjun Telun Berasap adalah sebesar Rp 5.000,- (lima ribu rupiah).

 Tim Opsnal Satreskrim Polres Kerinci dipimpin Kasat Reskrim juga melaksanakan patroli antisipasi gangguan Kamtibmas di Objek Wisata Aroma Pecco.(adz)

​"Terkait berita viral tarif parkir Rp 15.000,- yang terjadi pada Minggu (22/03), diduga dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab di luar petugas resmi. Per hari ini, Senin 23 Maret, petugas parkir resmi sudah mulai beroperasi penuh dengan pengawasan ketat," ujar IPDA Perdata Ginting.

​Dalam kesempatan tersebut, petugas juga memberikan himbauan keras kepada seluruh pengelola dan juru parkir agar mematuhi Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Kerinci Nomor 1 Tahun 2024 tanggal 4 Januari 2024 tentang Retribusi Jasa Usaha.

Baca Juga: Lebaran Ke-3, Objek Wisata Biasanya Ramai Dikunjungi, Petugas Parkir Diminta Terapkan Tarif yang Wajar

​"Kami ingatkan kepada seluruh petugas parkir untuk tidak melakukan pungli. Segala bentuk pungutan di luar ketentuan Perda akan kami tindak tegas demi menjaga kenyamanan pengunjung dan citra pariwisata Kerinci," tambahnya.

​Di tempat terpisah, Tim Opsnal Satreskrim Polres Kerinci dipimpin Kasat Reskrim juga melaksanakan patroli antisipasi gangguan Kamtibmas di Objek Wisata Aroma Peco. Hasil pantauan menunjukkan tarif tiket masuk masih sesuai dengan retribusi Pemda, yakni Rp 10.000,- untuk dewasa dan Rp 5.000,- untuk anak-anak.

​Hingga berita ini diturunkan, situasi di sejumlah titik objek wisata di Kabupaten Kerinci terpantau aman, lancar, dan kondusif. Polres Kerinci menghimbau kepada wisatawan untuk tidak ragu melaporkan kepada petugas di lokasi jika menemukan praktik pungutan liar. (*)

Lepas Jemaah Haji Pondok Tinggi, Wako Alfin: Jaga kesehatan dan mohon do'akan Kota Sungai Penuh

SUNGAI PENUH - Wali Kota dan Wakil Walikota Sungai Penuh Alfin-Azhar Hamzah, menghadiri acara kenduri dan pelepasan Calon Jamaah Haji (CJH) wilayah Depati Payung Pondok Tinggi.

Kegiatan yang berlangsung secara adat tersebut digelar di ruang utama Masjid Agung Pondok Tinggi, Minggu (22/3/2026). Dan turut dihadiri tokoh masyarakat, pemangku adat, alim ulama, keluarga jemaah calon haji, serta masyarakat sekitar yang turut memberikan doa dan dukungan kepada para calon tamu Allah yang akan menunaikan ibadah haji tahun ini.

Wako Alfin menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah kepada seluruh masyarakat yang hadir. dan juga mengucapkan selamat kepada para jemaah calon haji yang telah mendapatkan kesempatan untuk berangkat ke Tanah Suci.

Baca Juga: Lebaran Ke-3, Objek Wisata Biasanya Ramai Dikunjungi, Petugas Parkir Diminta Terapkan Tarif yang Wajar

“Atas nama Pemerintah Kota Sungai Penuh, kami mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri, minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin. Kami juga mengucapkan selamat kepada seluruh jemaah calon haji. Semoga diberikan kelancaran dalam menjalankan ibadah, senantiasa menjaga kesehatan, serta kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur,” ujar Wako Alfin.

Ia menambahkan, kegiatan kenduri dan pelepasan ini tidak hanya menjadi bentuk rasa syukur, tetapi juga momentum merawat budaya dan mempererat silaturahmi serta memperkuat doa bersama.

“Momentum ini bukan hanya bentuk syukur, tetapi juga momentum merawat budaya dan mempererat silaturahmi serta memperkuat doa bersama agar seluruh jemaah diberikan kelancaran dan keselamatan dalam menjalankan ibadah haji,” lanjutnya.

Ia juga memohon doa dari seluruh masyarakat agar Kota Sungai Penuh senantiasa diberi keberkahan serta dapat terus berkembang menjadi daerah yang maju, adil, dan sejahtera. (Red)

Lebaran Ke-3, Objek Wisata Biasanya Ramai Dikunjungi, Petugas Parkir Diminta Terapkan Tarif yang Wajar

Jambi, Merdekapost.com - Kenyamanan wisatawan selama momentum Lebaran. Petugas parkir di lokasi wisata diminta memberlakukan pungutan tarif wajar yang ada di Kabupaten/Kota dalam wilayah Provinsi Jambi.

“Kita sudah membuat edaran juga, agar semua destinasi ini dijaga. Kita minta (petugas parkir) tolong jangan sampai merugikan masyarakat,” kata Al Haris di Jambi, Sabtu (21/3/2026).

Gubernur menyampaikan, terkait pengawasan lokasi wisata pemerintah telah mengeluarkan surat edaran, serta melakukan koordinasi dengan forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) untuk memastikan keamanan diseluruh destinasi wisata.

Pengawasan dengan melibatkan berbagai unsur, termasuk personel kepolisian, Bhabinkamtibmas, Babinsa, hingga anggota perlindungan masyarakat (linmas) di tingkat desa.

Objel wisata Bukit Khayangan di sungai Penuh.(Istimewa)

Terkait larangan pungutan parkir yang kerap dikeluhkan pengunjung, ia mengimbau agar pengelola parkir tidak memanfaatkan situasi untuk memungut biaya parkir yang terlalu tinggi atau tidak wajar kepada masyarakat.

Pihaknya menekankan pungutan biaya hanya diperbolehkan jika bersifat resmi, seperti biaya retribusi kebersihan atau biaya administrasi standar lainnya.

Untuk itu, petugas dan pengelola parkir diminta lebih mengedepankan sisi kemanusiaan dan tidak merugikan pengunjung yang ingin menikmati liburan.

“Intinya jangan sampai mereka (masyarakat) parkir dipungut biaya yang besar, kalau hanya biaya retribusi kebersihan silahkan saja, jangan terlalu besar, sifatnya manusiawi,” harapnya.

Bacaan Lainnya: Lestarikan Tradisi Nenek Moyang, Bujang Sahur Desa Koto Tuo dan Ujung Pasir Gelar Takbiran Keliling

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Jambi, Imron Rosyadi, menyampaikan berdasarkan Surat Edaran (SE) Nomor SE/I/HK.01.03/MP/2026 tentang Penyelenggaraan Kegiatan Wisata Yang Aman, Nyaman dan Menyenangkan Pada Saat Libur Lebaran dan Hari Raya Idul Fitri.

Pihaknya telah melaksanakan koordinasi dengan dinas kabupaten, kota melakukan pemantauan di daya tarik wisata untuk melakukan langkah antisipasi pencegahan penanggulangan bencana khususnya pada objek wisata rentan.

Termasuk menyediakan layanan pengaduan wisatawan dan rekayasa lalu lintas di jalur-jalur alternatif menuju destinasi wisata.Selain itu, menyediakan kantong parkir tambahan jika diperlukan.(Red)

Lestarikan Tradisi Nenek Moyang, Bujang Sahur Desa Koto Tuo dan Ujung Pasir Gelar Takbiran Keliling

 

Merdekapost.com – Semarak menyambut hari kemenangan 1 Syawal terpancar jelas di Desa Koto Tuo dan Ujung Pasir. Ratusan pemuda yang tergabung dalam kelompok Bujang Sahur serta Karang Taruna dari kedua desa tersebut bersatu menggelar aksi takbiran keliling pada malam Idul Fitri.

Kegiatan yang berlangsung meriah ini dipimpin langsung oleh Arma Hendra. Pantauan di lapangan menunjukkan antusiasme yang luar biasa; para pemuda berjalan kaki menyusuri jalanan desa dengan membawa obor yang menyala terang, diiringi tabuhan alat musik tradisional dan lantunan takbir yang menggema. 

Tidak hanya itu, kehadiran maskot kartun yang ikut berbaur dalam barisan menambah keceriaan bagi anak-anak dan warga yang menyaksikan di pinggir jalan.

Apresiasi dari Pemerintah Desa

Kepala Desa Koto Tuo Ujung Pasir, Sunandar AZ, S.Pd., memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas inisiatif dan kekompakan para pemuda tersebut. Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar perayaan, melainkan upaya menjaga warisan budaya.

"Saya sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh Bujang Sahur ini. Ini adalah bukti bahwa generasi muda kita masih peduli untuk menjalankan tradisi nenek moyang kita yang telah mendahului kita," ujar Sunandar AZ di sela-sela acara.

Simbol Kebersamaan

Spanduk bertuliskan "Selamat Hari Raya Idul Fitri" yang dibentangkan oleh para pemuda menjadi simbol eratnya silaturahmi antara warga Desa Koto Tuo dan Ujung Pasir. Melalui kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai religius dan adat istiadat tetap terjaga di tengah arus modernisasi.

Acara berjalan dengan tertib dan aman, menciptakan suasana malam takbiran yang khidmat namun penuh kegembiraan bagi seluruh lapisan masyarakat setempat. (Ali)

Bupati Batang Hari Tunaikan Salat Idul Fitri Bersama Warga, Pererat Kebersamaan di Hari Kemenangan

                                           


Merdekapost.com - Suasana khidmat dan penuh kebersamaan mewarnai pelaksanaan Salat Idul Fitri di Masjid Agung Al-Muhajirin, saat Bupati Batang Hari Muhammad Fadhil Arief turut hadir dan berbaur bersama masyarakat. Momentum hari raya ini dimanfaatkan sebagai ajang mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dan warga.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Fadhil Arief tampak mengikuti rangkaian ibadah dengan penuh kekhusyukan. Kehadirannya di tengah masyarakat menjadi simbol kedekatan pemimpin dengan rakyat, sekaligus memperkuat nilai kebersamaan di hari yang penuh berkah.

Usai pelaksanaan salat, suasana hangat semakin terasa saat masyarakat saling bersalaman dan bermaafan. Momen ini menjadi pengingat pentingnya menjaga persatuan serta mempererat tali persaudaraan di tengah keberagaman.

Pemerintah Kabupaten Batang Hari juga berharap perayaan Idul Fitri ini dapat menjadi titik awal untuk terus meningkatkan kebersamaan, kepedulian sosial, serta semangat membangun daerah ke arah yang lebih baik. (*)

Bupati Fadhil Halal ‎Bihalal Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah

 


Merdekapost.com - Bupati Batang Hari Mhd. Fadhil Arief Melaksanakan  Silaturahmi dan Halal Bihalal Pemerintah Kabupaten Batang Hari Bersama Pemerintah Desa Dalam Kabupaten Batang Hari Dalam Rangka Mewujudkan Sinergitas Pembangunan dan Pelayanan Publik. Bertempat di Serambi Rumah Dinas Bupati Batang Hari. Sabtu, (21/03/26). 

‎Bupati Batang Hari Mengucapkan Atas Nama Pemerintahan dan Pribadi Menyampaikan Selamat Hari Raya Idul Fitri, 

‎"Minal Aidin Walfaidzin, Mohon Maaf Lahir dan Bathin."

‎Bupati Batang Hari, mengajak seluruh hadirin untuk menjadikan Hari Raya Idul Fitri sebagai momen refleksi diri, Beliau menyampaikan bahwa bulan suci Ramadhan yang telah dilalui hendaknya menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas ibadah.

‎“Mari sama-sama kita perbaiki diri. Di Bulan Ramadhan kemarin kita telah berupaya meningkatkan ibadah. Pada 1 Syawal ini menjadi kesempatan bagi kita untuk melakukan Introspeksi diri, menilai dan mengukur kembali kualitas serta Kuantitas Ibadah kita. Yakinlah dan percayalah, kita tidak bisa menjadi manusia yang sempurna, namun kita bisa saling melengkapi,”

‎Beliau juga menekankan pentingnya kebersamaan dan saling mengisi dalam kehidupan bermasyarakat. Dengan saling melengkapi dan memahami satu sama lain, akan tercipta kestabilan dan persamaan di tengah perbedaan.

‎“Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, mohon maaf lahir dan batin. Semoga di hari yang fitri ini kita kembali kepada kesucian, mempererat silaturahmi, dan senantiasa diberikan keberkahan serta kedamaian dalam kehidupan kita semua.”

‎Dihadiri Unsur Forkopimda Kabupaten Batang Hari, para Asisten Staf Ahli, Para Kepala Opd dan Seluruh Camat Di Kabupaten Batang Hari Serta Tamu Undangn Lainnya. (*)

Pastikan Idul Fitri Aman dan Tertib, Bupati dan Walikota Ikut Patroli Gabungan Bersama Kapolres dan Dandim Kerinci

KERINCI, MERDEKAPOST.COM – Malam Hari Raya Idul Fitri 1447H, jajaran pemerintah daerah bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar patroli gabungan untuk memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga, Jumat malam (20/3).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Kerinci, Monadi dan Walikota Sungai Penuh, Alfin, Kapolres Kerinci, Ramadhanil, Dandim 0417 Kerinci, Eko Siswanto, bersama unsur Forkopimda lainnya.

Baca Juga: Cegah Gangguan Kamtibmas, Polres Kerinci Imbau Masyarakat Tidak Konvoi di Malam Takbiran

Patroli dilakukan di sejumlah titik strategis di wilayah Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh. Fokus utama kegiatan ini adalah memastikan masyarakat dapat menjalankan malam takbiran dengan aman, tertib, dan nyaman.

Pastikan Keamanan di Malam Hari Raya

Dalam keterangannya, Monadi menegaskan bahwa kehadiran pimpinan daerah bersama aparat keamanan merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas wilayah, khususnya pada momen penting keagamaan.

Menurutnya, malam Idulfitri merupakan waktu yang sangat dinanti oleh masyarakat setelah menjalani ibadah puasa selama satu bulan penuh. Oleh karena itu, kondisi keamanan harus benar-benar dipastikan agar masyarakat dapat merayakan dengan tenang.

"Pemerintah daerah bersama TNI dan Polri hadir langsung di tengah masyarakat untuk memastikan seluruh kegiatan malam takbiran berlangsung aman dan kondusif,” ujarnya.

Sinergi TNI-Polri dan Pemerintah Daerah

Patroli ini juga menjadi bentuk sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, serta instansi terkait lainnya. Kehadiran seluruh unsur Forkopimda di lapangan menunjukkan adanya koordinasi yang solid dalam menjaga ketertiban umum.

Ramadhanil bersama jajaran kepolisian turut memastikan pengamanan di titik-titik keramaian, sementara Eko Siswanto bersama personel TNI mendukung penguatan keamanan wilayah.

Langkah ini dinilai penting untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, termasuk kemacetan, kerumunan, hingga gangguan ketertiban lainnya yang kerap terjadi saat malam takbiran.

Apresiasi untuk Seluruh Pihak

Dalam kesempatan tersebut, Monadi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan aktif dalam menjaga keamanan daerah.

Ia menilai kerja sama lintas sektor menjadi kunci utama dalam menciptakan suasana yang aman dan damai bagi masyarakat.

“Kami mengapresiasi seluruh pihak yang telah bersinergi, baik dari TNI, Polri, maupun instansi terkait lainnya, sehingga situasi tetap terkendali,” katanya.

Idul Fitri yang Aman dan Tertib

Dengan adanya patroli gabungan ini, pemerintah daerah berharap perayaan Idulfitri 1447 H di wilayah Kerinci dan Sungai Penuh dapat berlangsung dengan lancar tanpa gangguan berarti.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk tetap menjaga ketertiban, saling menghormati, serta mengedepankan keselamatan selama merayakan malam takbiran.

Kehadiran langsung pimpinan daerah di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap pemerintah dalam menjaga stabilitas wilayah.(adz)

Cegah Gangguan Kamtibmas, Polres Kerinci Imbau Masyarakat Tidak Konvoi di Malam Takbiran

 

Merdekapost.com – Menyambut hari kemenangan Idul Fitri 1447 H, Kepolisian Resor (Polres) Kerinci beserta jajaran Polsek di bawahnya secara resmi mengeluarkan imbauan kepada seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh agar tidak melakukan aksi konvoi atau arak-arakan kendaraan di jalan raya pada malam takbiran.

Kapolres Kerinci menyatakan bahwa langkah ini diambil sebagai upaya preventif untuk menjaga kekhusyukan ibadah serta mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti kecelakaan lalu lintas, kemacetan parah, hingga potensi gesekan antar kelompok masyarakat.

Prioritaskan Keselamatan dan Ketertiban

Pihak kepolisian menekankan beberapa poin penting dalam imbauan tersebut:

Hindari Penggunaan Mobil Bak Terbuka: Penggunaan mobil pikap atau truk untuk mengangkut orang sangat dilarang karena berisiko tinggi memicu kecelakaan fatal.

Larangan Knalpot Brong: Masyarakat diminta tidak menggunakan knalpot yang tidak standar agar tidak mengganggu ketenangan warga yang sedang beribadah.

Fokus di Masjid dan Mushala: Polres mengajak warga untuk memusatkan kegiatan takbiran di masjid, mushala, atau lingkungan tempat tinggal masing-masing.

"Kami ingin memastikan malam kemenangan ini berjalan dengan aman dan damai. Konvoi di jalan raya seringkali berujung pada euforia berlebihan yang membahayakan diri sendiri dan orang lain," ujar Kapolres Kerinci melalui Humas Polres.

Penyiagaan Personel di Titik Rawan

Guna mengawal imbauan ini, Polres Kerinci akan menyiagakan personel di berbagai titik strategis dan perbatasan wilayah. Patroli skala besar juga akan dilakukan oleh jajaran Polsek di setiap kecamatan untuk membubarkan kerumunan kendaraan yang berpotensi mengganggu arus lalu lintas.

Pihak kepolisian juga meminta kerja sama dari para orang tua agar mengawasi putra-putrinya untuk tidak melakukan aksi balap liar atau menyalakan petasan yang dapat memicu konflik.

Mari kita sambut Hari Raya Idul Fitri dengan cara yang santun dan menjaga keselamatan bersama. (*)

Lestarikan Tradisi Leluhur, Warga Koto Tuo dan Ujung Pasir Gelar Takbir Keliling Meriah

 

Merdekapost.com - Gema takbir berkumandang memecah kesunyian malam di Desa Koto Tuo Ujung Pasir dan Desa Ujung Pasir. Dalam rangka menyambut hari kemenangan, ratusan warga dari berbagai kalangan usia tumpah ruah ke jalan untuk melaksanakan tradisi Takbir Keliling, sebuah warisan turun-temurun yang hingga kini masih terjaga kelestariannya.

Acara yang diprakarsai oleh pemuda Karang Taruna setempat ini bukan sekadar perayaan biasa, melainkan upaya nyata untuk menghidupkan kembali semangat kebersamaan yang telah dicontohkan oleh para orang tua dan pendahulu desa.

Tradisi yang Tak Lekang oleh Waktu

Sejak selepas Isya, suasana desa tampak berbeda. Cahaya obor tradisional berpadu dengan lampu hias warna-warni menciptakan pemandangan yang estetik di sepanjang jalan desa.

"Kami hanya melanjutkan apa yang telah dilakukan orang tua kami dulu. Ini adalah bentuk rasa syukur sekaligus cara kami mempererat silaturahmi antar warga desa," ujar  Sunandar AZ,s.Spd  selaku kepala desa koto tuo ujung pasir,salah satu tokoh pemuda di lokasi.

Kemeriahan dengan Sentuhan Kreativitas

Ada yang menarik dalam pawai tahun ini. Selain barisan pembawa spanduk dan obor, tampak juga maskot karakter populer yang ikut memeriahkan barisan, menambah keceriaan bagi anak-anak yang ikut serta. Suara tabuhan bedug dan lantunan takbir yang serempak menciptakan atmosfer religius yang kental namun tetap penuh kegembiraan.

Poin-poin utama kegiatan:

Rute Pawai: Melintasi jalan utama Desa Koto Tuo hingga perbatasan Ujung Pasir.

Partisipasi: Diikuti oleh anak-anak, remaja, hingga orang dewasa secara gotong royong.

Simbolisme: Penggunaan obor sebagai pengingat masa lalu dan spanduk sebagai simbol persatuan generasi muda.

Harapan Kedepan Melalui kegiatan takbir keliling ini, diharapkan generasi muda tidak kehilangan jati diri dan tetap mencintai budaya lokal di tengah gempuran modernisasi. Semangat "Melanjutkan Tradisi" menjadi slogan utama agar identitas Desa Koto Tuo dan Ujung Pasir tetap terjaga hingga anak cucu nanti.

Acara berlangsung dengan tertib dan aman, ditutup dengan doa bersama di masjid setempat sebagai simbol rasa syukur atas selesainya ibadah puasa Ramadan. (*)

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs