Bupati Fadhil Arief Lantik Empat Pejabat Eselon II, Fokus Percepatan Kinerja OPD

 

Merdekapost.com – Bupati Mhd. Fadhil Arief resmi melantik empat pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Batang Hari, Jumat (23/01/2026). Pelantikan ini digelar di Serambi Rumah Dinas Bupati dan dihadiri oleh jajaran pejabat OPD sebagai bagian dari upaya penyegaran birokrasi serta peningkatan efektivitas layanan publik di pemerintahan daerah. 

Keempat pejabat yang dilantik merupakan hasil seleksi terbuka dan kompetitif dengan nilai tertinggi, menempati jabatan strategis yang berperan penting dalam menjalankan kebijakan dan program pembangunan di tingkat perangkat daerah. Penempatan mereka diharapkan turut memperkuat struktur organisasi serta mendukung akselerasi kinerja masing-masing 

Bupati Fadhil Arief dalam arahannya menekankan pentingnya integritas, profesionalitas, serta komitmen tinggi dari para pejabat baru dalam menjalankan tugasnya. Ia berharap pejabat eselon II tersebut tidak hanya menjadi pemimpin struktural, tetapi juga menjadi motor inovasi di bidang pelayanan masyarakat, tata kelola pemerintahan, dan percepatan realisasi program kerja.

Pelantikan pejabat eselon II ini merupakan bagian dari agenda strategis pemerintah daerah untuk memastikan efektivitas pelaksanaan program pembangunan serta optimalisasi fungsi organisasi perangkat daerah demi mewujudkan pelayanan publik yang lebih responsif dan berkualitas bagi masyarakat Batang Hari. 

Acara pelantikan yang penuh semangat tersebut juga dihadiri oleh para anggota OPD, tokoh pemerintahan setempat, dan tamu undangan lainnya sebagai bentuk dukungan terhadap langkah pemerintah daerah dalam penguatan birokrasi yang adaptif terhadap kebutuhan pembangunan dan pelayanan publik. (*)

Moral Publik yang Runtuh: Ketika Sesama Rekan Menjadi Pelanggar Etika

Moral Publik yang Runtuh: Ketika Sesama Rekan Menjadi Pelanggar Etika

Kerinci - Dalam ruang publik hari ini, kita menyaksikan kemunduran yang berbahaya: sesama rekan saling beradu bukan untuk menegakkan hukum, melainkan untuk menjatuhkan. 

Bukan demi kepentingan umum, tetapi demi kepuasan pribadi. Lebih parah, ada rasa senang ketika temannya tersandung masalah, seolah kemalangan orang lain adalah kemenangan pribadi. Inilah titik di mana moral publik mati, dan hukum kehilangan ruhnya.

Dalam perspektif hukum, kritik adalah hak. Namun ketika kritik berubah menjadi penggiringan opini, pembunuhan karakter, dan sorak-sorai atas penderitaan orang lain, maka itu bukan lagi kontrol sosial, melainkan pelanggaran etika publik. Moral tidak diukur dari seberapa lantang kita berteriak, tetapi dari seberapa jujur kita menjaga batas: praduga tak bersalah, proporsionalitas, dan tanggung jawab.

Ironinya, mereka yang paling berisik menghakimi sering mengklaim diri sebagai penjaga moral.

 Padahal, hukum mengajarkan satu prinsip dasar: bersihkan dirimu sebelum menuntut orang lain. Tanpa akhlak, kritik menjelma fitnah; tanpa integritas, keberanian berubah menjadi kebrutalan sosial. Di titik ini, pelanggaran moral publik terjadi, karena hukum diperalat untuk memuaskan dendam, bukan menegakkan keadilan.

Ruang digital memperparah keadaan. Kerumunan warganet dijadikan palu, opini dijadikan vonis. Yang tidak ikut arus dicap bodoh, yang tidak terturut dianggap bersalah. Padahal negara hukum tidak mengenal “hukuman berbasis like dan share”. 

Keadilan tidak lahir dari keramaian, melainkan dari proses yang beradab.

Pesan ini tegas:

Jika sesama rekan saja Anda nikmati kejatuhannya, jangan bicara soal moral publik.

Jika Anda bersorak atas musibah orang lain, jangan mengaku pejuang keadilan.

Karena hukum tanpa akhlak hanyalah kekuasaan yang kejam, dan moral tanpa kejujuran hanyalah topeng.

Bangsa ini tidak kekurangan pasal, yang langka adalah kesadaran etis untuk menahan diri. Sebab kehancuran hukum selalu dimulai saat publik menganggap wajar merayakan runtuhnya martabat sesama.

(Sumber: Ruang Kritik Hukum)

Irigasi Tersumbat, Petani Air Hangat Timur Terancam Gagal Panen!

SAMPAH: Tampak pintu air dari Batang Air Dua Wilayah BWSS yang jadi sumber air lahan sawah Air Hangat timur tertutup sampah

KERINCI, MERDEKAPOST.COM – Mayoritas desa di Kecamatan Air Hangat Timur, Kabupaten Kerinci, termasuk Desa Sungai Abu, kini menghadapi ancaman gagal panen. 

Terhentinya pasokan air irigasi langsung mengganggu aktivitas pertanian padi sawah warga.

Pasokan Air Muara Air Dua Tidak Mengalir

Air dari Batang Air (sungai) Muara Air Dua, wilayah Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) jalur desa Koto Tebat, tidak mengalir ke saluran irigasi. 

Sehingga Kondisi ini secara otomatis memicu kekeringan di sebagian besar lahan pertanian Kecamatan Air Hangat Timur.

Baca Juga: Viral, Video Menu MBG di Sitinjau Laut Sudah Tidak Segar dan Berbau, Warga: Vendor Jangan Hanya Mengejar Untung!

Sampah Menutup Pintu Air dan Drainase

Selain itu, tumpukan sampah menutup pintu air dan saluran drainase di kawasan Muara Air Dua. Sampah tersebut menghambat aliran air menuju jaringan irigasi. 

Akibatnya, air tidak masuk ke saluran yang mengairi sawah petani.

Tokoh Masyarakat Tegaskan Ancaman Gagal Panen

Menanggapi kondisi tersebut, tokoh masyarakat Air Hangat Timur, Drs. H. Mat Ramawi, menegaskan terhentinya pasokan air dari Sungai Muara Air Dua. dirinya menyebut bahwa Muara Air Dua sebagai satu-satunya sumber air bagi petani padi sawah di wilayah tersebut.

Baca Juga: Merangin Masuk Daftar Prioritas Kemensos, Bupati M. Syukur Perjuangkan Program "Sekolah Rakyat"

“Pintu air dan drainase penuh sampah, sehingga arus air terhenti. Jika kondisi ini terus berlangsung, sawah mengalami kekurangan air dan petani berisiko gagal panen,” ujar Mat Ramawi.

Lebih lanjut, Mat Ramawi menyoroti program ketahanan pangan nasional yang aktif didorong pemerintah pusat. Namun, menurutnya, pemerintah perlu memperkuat infrastruktur pendukung pertanian, khususnya irigasi padi sawah, agar petani mampu menjaga produktivitas.

Warga Desak Pemkab Kerinci Ambil Langkah Cepat

Oleh karena itu, masyarakat Air Hangat Timur mendesak Pemerintah Kabupaten Kerinci segera mengambil langkah cepat. Warga meminta pemerintah membersihkan saluran irigasi di Muara Air Dua agar air kembali mengalir ke sawah.

“Kami berharap Pemkab Kerinci segera bergerak sehingga pasokan air kembali lancar,” tutupnya.(Adz)

Merangin Masuk Daftar Prioritas Kemensos, Bupati M. Syukur Perjuangkan Program "Sekolah Rakyat"

Merangin Masuk Daftar Prioritas Kemensos, Bupati M. Syukur Perjuangkan Program "Sekolah Rakyat".(mpc)

JAKARTA, MERDEKAPOST.COM – Upaya Pemerintah Kabupaten Merangin dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) mendapat angin segar dari Pemerintah Pusat. 

Bupati Merangin, M. Syukur, melakukan audiensi khusus dengan Menteri Sosial RI di Jakarta, Kamis (22/1) guna membahas percepatan program pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.

Dalam pertemuan tersebut, fokus utama pembicaraan adalah penerapan konsep Sekolah Rakyat. 

Program ini dirancang untuk menjangkau anak-anak dari keluarga prasejahtera agar tetap mendapatkan akses pendidikan yang layak tanpa terkendala biaya.

Menteri Sosial menyambut positif inisiatif yang dipaparkan oleh Bupati Merangin M. Syukur. Sebagai bentuk dukungan nyata, Kementerian Sosial (Kemensos) menetapkan Kabupaten Merangin sebagai salah satu daerah prioritas penerapan Sekolah Rakyat di Indonesia.

"Akses pendidikan itu sangat penting bagi seluruh lapisan masyarakat. Masih banyak anak-anak kita yang tidak sekolah dan putus sekolah. Maka dari itu, Sekolah Rakyat adalah solusi agar tidak ada lagi anak di Merangin yang putus sekolah hanya karena alasan ekonomi," ujar Bupati M. Syukur dalam keterangannya.

Program Sekolah Rakyat ini diharapkan membawa perubahan signifikan bagi masyarakat Merangin, di antaranya menekan angka putus sekolah, memberikan jaring pengaman bagi anak-anak di wilayah pelosok dan keluarga miskin, peningkatan kualitas SDM dan kemandirian ekonomi. (ADZ/Kominfo).

Viral, Video Menu MBG di Sitinjau Laut Sudah Tidak Segar dan Berbau, Warga: Vendor Jangan Hanya Mengejar Untung!

Viral, Video Menu MBG di Sitinjau Laut Sudah Tidak Segar dan Berbau, Warga: Vendor Jangan Hanya Mengejar Untung!

KERINCI, MERDEKAPOST.COM – Sebuah unggahan video dari akun media sosial warga di Kecamatan Setinjau Laut (dan sekitarnya), Kabupaten Kerinci mendadak viral dan memicu kekhawatiran orang tua siswa. 

Video tersebut memperlihatkan kondisi makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai tidak layak untuk dikonsumsi anak-anak.

Dalam rekaman tersebut, terlihat salah satu menu makanan—diduga telur atau protein lainnya—memiliki penampakan yang tidak segar dan berbau tidak sedap. 

Narasi dalam video tersebut mendesak pihak penyelenggara MBG untuk lebih memperhatikan aspek kesehatan dan higienitas, bukan hanya mengejar keuntungan semata.

Poin Utama Keluhan Warga:

Kualitas Bahan Baku: Makanan diduga sudah mulai membusuk atau tidak segar saat dibagikan kepada siswa.

Risiko Kesehatan: Warga khawatir jika hal ini terus dibiarkan, akan terjadi kasus keracunan massal di kalangan anak sekolah.

Transparansi Anggaran: Muncul dugaan bahwa pihak penyedia jasa (vendor) hanya mementingkan keuntungan tanpa mempertimbangkan standar gizi dan kelayakan pangan.

Desakan kepada Pihak Terkait

Warga meminta Dinas Kesehatan Kabupaten Kerinci dan instansi terkait untuk segera turun ke lapangan guna melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap dapur produksi MBG di wilayah Setinjau Laut.

"Tolonglah MBG diperhatikan soal makanannya. Ini anak-anak yang makan. Kalau anak-anak sampai keracunan bagaimana?" tulis keterangan dalam video tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola MBG wilayah Kecamatan Setinjau Laut maupun Dinas Pendidikan/Kesehatan setempat belum memberikan pernyataan resmi terkait temuan warga tersebut. Masyarakat berharap ada evaluasi total agar program nasional yang bertujuan meningkatkan gizi anak ini tidak justru membahayakan kesehatan mereka.(*)

Hadiri HUT LVRI Ke-69 dan HUT Ke-45 PPM, Sekda Sudirman Ajak Lestarikan Nilai Perjuangan Veteran

 

Merdekapost.com - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi Dr. H. Sudirman, SH, MH menyampaikan bahwa sebagai organisasi kemasyarakatan yang menghimpun anak cucu pahlawan (veteran), Pemuda Panca Marga (PPM) berperan strategis untuk melestarikan nilai-nilai perjuangan veteran, turut berkontribusi untuk mengawal dan meneruskan cita-cita proklamasi demi mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat dan bangsa. Pernyataan tersebut disampaikanya saat menghadiri Peringatan HUT Ke-69 Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Provinsi Jambi dan HUT Ke-45 Pemuda Panca Marga (PPM) Provinsi Jambi, bertempat di Auditorium Rumah Dinas Wali Kota Jambi, Kamis (22/01/2026) pagi.

Dalam sambutan dan arahannya Sekda Sudirman juga menyampaikan, atas nama masyarakat dan Pemerintah Provinsi Jambi, dirinya menyampaikan penghormatan setinggi-tingginya kepada para veteran atas pengorbanan yang luar biasa dalam memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan.

“Peringatan HUT LVRI ini menjadi momentum bagi kami, seluruh masyarakat untuk mengenang dan menghormati pengabdian luhur yang telah Bapak dan Ibu para veteran persembahkan demi tanah air tercinta ini. Dalam jejak sejarah negeri ini, pengorbanan Bapak dan Ibu veteran telah menjadi tiang penyangga kebebasan dan fondasi keberlanjutan bangsa yang tak tergoyahkan. Perjuangan Bapak dan Ibu para veteran adalah teladan ketulusan, keberanian, dan keteguhan hati yang menjadi cahaya pembimbing generasi bangsa untuk membangun negeri, menjaga persatuan, mewujudkan kesejahteraan serta martabat bangsa ini," ungkap Sekda Sudirman.

"Kami meyakini setiap tetesan pengabdian yang telah Bapak dan Ibu curahkan, dapat menjadi warisan abadi bangsa ini, dan kami doakan agar Bapak dan Ibu veteran senantiasa diberi Allah SWT kesehatan, kesejahteraan dan penghormatan yang layak karena jasa besar yang veteran berikan untuk kemerdekaan bangsa tidak akan pernah terukur oleh waktu maupun kata," lanjutnya.

Dikatakan Sekda Sudirman, peringatan HUT ke-69 LVRI Provinsi Jambi ini, Pemprov Jambi berharap LVRI senantiasa tetap kokoh dalam persatuan dan semangat kebangsaan, terus menjadi teladan patriotik serta sumber inspirasi bagi generasi penerus bangsa untuk menjaga kedaulatan dan keutuhan negeri ini. "Pemerintah daerah perlu dukungan Bapak dan Ibu semua dalam mengisi permbangunan Provinsi Jambi melalui gagasan dan masukan kontributif agar perjuangan yang telah Bapak dan Ibu mulai terus berkelanjutan demi mewujudkan negeri dan masyarakat yang lebih maju dan Sejahtera,” kata Sekda Sudirman.

"Selaku penyelenggara pemerintahan daerah kami berharap PPM dapat menjadi garda terdepan untuk menerjemahkan pengalaman veteran ke dalam tindakan nyata yang berdampak bagi masyarakat dan pembangunan. Semoga dengan sinergi generasi pendahulu dan generasi penerus dapat memperkuat penanaman nilai-nilai luhur perjuangan," sambungnya.

Sekda Sudirman juga menambahkan, peringatan hari jadi ke-69 organisasi LVRI dan PPM ke-45 tahun ini, selain menjadi upaya memperjuangkan kesejahteraan, kehormatan, dan martabat para veteran dan keluarga di seluruh pelosok negeri, khususnya Provinsi Jambi, tentunya LVRI dan PPM Provinsi Jambi dapat terus memberikan sumbangsihnya dalam setiap langkah pembangunan, baik dalam bidang sosial, kebudayaan, ekonomi maupun untuk menjaga kedaulatan dan persatuan bangsa.

"Di tengah kemajuan zaman saat ini, kami sangat berharap nilai-nilai kehidupan warisan veteran dapat menjadi kekuatan untuk membangun masyarakat dan daerah yang maju dengan tetap berakar pada identitas dan semangat kebangsaan, khususnya dalam melanjutkan cita-cita luhur para pahlawan Jambi untuk menjadikan Jambi sebagai provinsi yang maju, berdaya saing, dan Sejahtera," ujarnya.

"Atas nama pemerintah dan masyarakat Provinsi Jambi saya ucapkan selamat atas peringatan HUT ke-69 Legiun Veteran Republik Indonesia dan HUT ke-45 Pemuda Panca Marga dan apresiasi yang tinggi kepada seluruh anggota terutama keberkahan kesehatan yang diberikan Allah SWT serta terima kasih kepada veteran perjuangan yang saat ini masih terus memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat di Provinsi Jambi,” pungkasnya. (*)

Gubernur Al Haris: Pemberian Gelar Adat Wujud Penghargaan dan Doa


Merdekapost.com - Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH menegaskan bahwa pemberian gelar Adat kepada tujuh unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Sekretaris Daerah Provinsi Jambi oleh Lembaga Adat Melayu Jambi, yang berlangsung di Balairungsari LAM Jambi, Rabu (21/1/2026) pagi, merupakan bentuk penghargaan Lembaga Adat Melayu Jambi Provinsi Jambi kepada para unsur Forkopimda dan seseorang, sebagai tanda pengakuan sebagai anggota masyarakat adat yang disesuaikan dengan karakter/kebiasaan/keahliannya, dengan harapan dan doa sesuai dengan gelar adat yang diberi.

Acara diawali dengan Ketua Lembaga Adat Melayu Provinsi Jambi Datuk Hasan Basri Agus membacakan penganugerahan gelar. Juga dilanjutkan dengan prosesi penyematan pin, pemasangan selempang dan pemasangan Gordon. Kemudian dilanjutkan dengan kata penyisipan dan penyerahan keris oleh Gubernur Jambi Al Haris selaku Pembina LAM Jambi, serta penyerahan Piagam Gelar Adat dan buku pokok adat Melayu Jambi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah yang diserahkan oleh Wakil Gubernur Jambi H. Abdullah Sani. Selain itu Gubernur Al Haris juga memberikan tepuk tawar serta dilangsungkan pula pengumuman adat. 

Dalam sambutan dan arahannya Gubernur Al Haris menyampaikan bahwa penghargaan yang diberikan kepada para unsur Forkopimda ini telah melalui proses dan pertimbangan yang panjang dan sebagaimana berlaku di LAM Jambi Provinsi Jambi, dengan memilih orang-orang terbaik yang memiliki kemampuan serta ketulusannya untuk membina masyarakat, adat, dan budaya yang ada dan berlaku di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah sebagai pengabdiannya untuk kemajuan negeri dan kemaslahatan masyarakat.

“Alhamdulillah pada siang yang penuh berkah ini kita tengah menyaksikan pemberian gelar kepada teman-teman kami yang sehari-hari juga beliau merupakan Pembina Lembaga Adat Melayu Jambi. Gelar menunjukkan bahwa Lembaga Adat Melayu Jambi begitu memuliakan para pembina-pembina, yang mereka ini disesuaikan dengan peran dan jabatan masing-masing,” ungkap Gubernur Al Haris.

Gubernur Al Haris berharap melalui momentum ini, mudah-mudahan akan semakin memperkuat falsafah dan kearifan lokal yang terkandung dalam adat istiadat Melayu di Provinsi Jambi, yang dikenal dengan adat besandi syara’, syara’ besandi kitabullah, syara’ mengato adat memakai, serta sebagai pemandu bagi masyarakat Jambi dalam menjalankan kehidupan. 

“Melalui sinergi kita bersama, insya Allah nilai-nilai budaya lokal dengan berbagai kearifannya dapat menjadi pemersatu dan mendukung berbagai program pembangunan di Provinsi Jambi. Kepada para Unsur Forkopimda yang dianugerahkan gelar adat ini dapat lebih memperkuat hubungan emosional dan silaturahmi antara seluruh unsur masyarakat, para pemangku adat Jambi, dan Pemerintah Provinsi Jambi,” harapnya.

Selain itu, orang nomor satu di Provinsi Jambi tersebut juga berharap seluruh unsur Forkopimda Provinsi Jambi selalu berkontribusi dalam memberikan sumbangan pemikiran, saran pendapat serta dedikasinya untuk melestarikan, membina, dan mengembangkan nilai-nilai adat istiadat dan kearifan-kearifan lokal di Provinsi Jambi. 

Sementara itu, Ketua LAM Provinsi Jambi, Datuk Hasan Basri Agus dalam sambutannya menyampaikan bahwa penganugerahan gelar adat bukan seremonial, namun mengandung amanah, dan tanggung jawab moral.

"Yang menerima mesti menjadi teladan. Penganugerahan ini bukan hanya sah secara adat namun memiliki legitimasi hukum karena telah ada pada aturan," ujar Datuk HBA. 

Ia juga berharap, melalui penganugerahan ini bisa makin kokoh kolaborasi dalam menjaga keharmonisan sosial masyarakat. "Adat hadir sebagai mitra strategis negara dan merawat kearifan lokal anatara LAM Jambi dengan unsur negara. Dan Untuk gelar kehormatan kepada Sekda Sudirman merupakan penghargaan perannya yang baik dan loyal dalam menggerakkan roda pemerintahan,” pungkasnya. (*)

Mutaqin Terpilih Kembali sebagai Koordinator Wilayah I Sumbagtama BPW I FKKMI

Musyawarah Wilayah (Muswil) dan Jumpa Kopma Akbar se-Sumatra

Merdekapost.com | Jambi, Badan Pengurus Wilayah (BPW) I Forum Komunikasi Koperasi Mahasiswa Indonesia (FKKMI) Sumbagtama sukses menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) dan Jumpa Kopma Akbar se-Sumatra. Dalam agenda tersebut, Mutaqin kembali terpilih sebagai Koordinator Wilayah I Sumbagtama BPW I FKKMI untuk periode selanjutnya.

Kegiatan Muswil dan orientasi ini dihadiri langsung oleh Sekretaris Kementerian Koperasi Republik Indonesia, Ahmad Zabadi, S.E., M.M., beserta rombongan dari Jakarta, termasuk perwakilan Deputi Bidang Pasokan Kemenkop RI. Turut hadir pula Gubernur Jambi yang dalam kesempatan tersebut diwakili oleh Asisten I Pemerintah Provinsi Jambi, jajaran Prokopimda dan Polda Jambi, Ketua Umum BPP FKKMI beserta rombongan, serta Bidang Advokasi FKKMI yang mendampingi kegiatan hingga selesai.

Pembukaan kegiatan dilaksanakan secara resmi di Aula Rumah Dinas Gubernur Jambi, sedangkan rangkaian acara utama berlangsung di Aula BPSDM Provinsi Jambi pada 16–19 Januari 2026. Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia, sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memperkuat peran koperasi mahasiswa.

Dalam rangkaian Jumpa Kopma, peserta mendapatkan materi dari sejumlah narasumber nasional dan daerah, di antaranya Wakil Wali Kota Jambi, Diza Alshoha Hazrin, Ketua HIPMI Jambi, Ketua PW Ansor Jambi, Ketua Umum FKMJ Jakarta, Ketua Pendorong Investasi Jambi, Wakil Rektor AIMA, serta para pengusaha sukses lainnya. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat silaturahmi, kolaborasi, serta meningkatkan kebermanfaatan koperasi mahasiswa se-Sumatra bagi sesama anggota dan kader.

Pada hari terakhir, 19 Januari 2026, seluruh peserta mengikuti tour wisata keliling Jambi sebagai upaya memperkenalkan ikon dan potensi pariwisata daerah, khususnya Candi Muaro Jambi dan Jembatan Gentala Arasy.

Mutaqin Terpilih Kembali sebagai Koordinator Wilayah I Sumbagtama BPW I FKKMI
Malam penutupan sekaligus pengukuhan kepengurusan dihadiri oleh Ketua Pembina Kopma UIN STS Jambi, Dr. Jaya, serta Ketua BPP FKKMI. Dalam sambutannya, Koordinator Wilayah terpilih, Mutaqin, menegaskan komitmennya untuk memajukan koperasi mahasiswa di seluruh kampus wilayah Sumatra Bagian Pertama.

“Saya berkomitmen untuk memajukan Kopma di seluruh kampus wilayah Sumatra Bagian Pertama dan akan turun langsung mengawal kemajuan koperasi mahasiswa ke depannya,” ujar Mutaqin.

Sementara itu, Ketua BPP FKKMI menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas terpilih dan dilantiknya kepengurusan baru. Ia berharap kepemimpinan ini dapat menumbuhkan semangat kolaborasi dan sinergi demi kemajuan koperasi mahasiswa di Wilayah I Sumatra. (rdp)

Hadiri Isra Mi’raj dan Haul Datuk Paduko Berhalo, Gubernur Al Haris: Jangan Lupakan Sejarah Perkembangan Islam di Jambi

 

Merdekapost.com - Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH mengemukakan, masyarakat Provinsi Jambi harus mengetahui sejarah perkembangan Islam di Provinsi Jambi, agar selalu kokoh dalam nilai-nilai keagamaan dan persatuan masyarakat serta dalam peningkatan ibadah. Hal tersebut dikemukakannya saat bersilaturahmi dan menghadiri Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW sekaligus Haul Rajo Jambi Datuk Paduko Berhalo dalam rangka HUT Provinsi Jambi ke-69 Tahun 2026 bertempat di Masjid Raya Tsamaratul Insan, Islamic Center Jambi, Selasa (20/01/2026) pagi.

Kegiatan keagamaan yang berlangsung penuh khidmat ini dihadiri langsung oleh Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH, Wakil Gubernur Jambi Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I, Sekretaris Daerah (Sekda) Dr. H. Sudirman, SH, MH, para unsur Forkopimda Provinsi Jambi, Ketua TP-PKK Provinsi Jambi, Hj. Hesnidar Haris, SE (Hesti Haris), Ketua Dharma Wanita Provinsi Jambi Hj. Iin Kurniasih Sudirman, para kepala OPD di lingkup Pemerintah Provinsi Jambi dan pegawai Pemprov Jambi, serta diikuti ribuan jamaah dari berbagai kalangan termasuk para pelajar SMA/SMK sederajat di Kota Jambi dan undangan lainnya.

Dalam sambutan dan arahannya Gubernur Al Haris menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Jambi Alhamdulillah, pada hari ini melaksanakan Isra mi'raj Nabi Muhammad SAW. "Kita baru saja melewati bulan Rajab yang penuh kemuliaan, dan pada bulan Rajab juga, ada peristiwa besar yang dialami oleh Nabiyullah Muhammad SAW, banyak amalan-amalan yang harus kita laksanakan, selain itu peristiwa Isra dan Mi’raj. Peristiwa ini merupakan titik awal dimulainya perintah shalat bagi kita umat Nabi Muhammad SAW," ucap Gubernur Al Haris. 

"Isra Mi’raj mengajarkan kepada kita bahwa shalat adalah tiang agama dan fondasi utama pembentukan karakter umat. Shalat bukan hanya ritual ibadah, tetapi sarana pembinaan akhlak, pengendalian diri, serta peneguhan nilai kejujuran, kedisiplinan, dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari," sambungnya.

Gubernur Al Haris juga menyampaikan, peringatan Isra Mi’raj menjadi momentum penting untuk melakukan refleksi diri atas ibadah dan amal yang telah dijalani. Ia berharap setiap waktu yang dilalui umat Islam dipenuhi dengan nilai kebaikan dan tidak menjadi sia-sia. "Nilai-nilai Isra Mi’raj memiliki relevansi yang sangat kuat, juga tantangan moral, sosial, dan budaya. Saya berharap nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW dapat semakin membumi dalam kehidupan kita," ungkapnya. 

Pada kesempatan tersebut Gubernur Al Haris juga mengajak seluruh masyarakat di Provinsi Jambi untuk bersyukur atas kondisi Provinsi Jambi yang hingga kini diberi rasa aman, nyaman, dan dijauhkan dari berbagai marabahaya."Mari kita doakan saudara-saudara kita di sejumlah daerah lain di Indonesia yang sedang diuji dengan bencana alam agar diberikan kesabaran dan segera dipulihkan oleh Allah SWT," ajak Gubernur Al Haris. 

"Selain itu kita juga doakan Provinsi Jambi senantiasa dijauhkan dari bencana, masyarakatnya rukun dan damai, sehingga rezeki Allah dimuliakan bagi seluruh warga Jambi dimanapun berada,” lanjutnya.

"Pada kesempatan ini, kita juga melaksanakan Haul Rajo Jambi Datuk Paduko Berhalo, sebuah momentum penting untuk mengenang jasa dan keteladanan tokoh besar dalam sejarah Tanah Jambi. Rajo Jambi Datuk Paduko Berhalo menjadi simbol kearifan, keberanian, dan nilai-nilai luhur yang menjadi dasar terbentuknya tatanan adat dan pemerintahan di Jambi," imbuhnya.

Lebih lanjut orang nomor satu di Provinsi Jambi tersebut menuturkan bahwa pelaksanaan Haul ini memiliki makna yang sangat mendalam. Selain sebagai bentuk doa dan penghormatan kepada para leluhur, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menjaga dan merawat identitas budaya, memperkuat nilai keislaman, serta menanamkan semangat persatuan dan kebersamaan di tengah masyarakat. "Saya mengajak kita semua untuk senantiasa memperbanyak amalan sholeh dan mendoakan para syuhada, para guru-guru kita, para orang tua yang telah mendahului kita, terutama Rajo Jambi Datuk Paduko Berhalo, semoga Allah SWT mengampuni segala kekeliruannya, diterima amal baiknya,” tuturnya.

“Saat ini, tugas kita mari bersama kita memakmurkan masjid, mensyiarkan Islam, serta menjaga persatuan umat, agar Jambi tetap aman dan generasi mudanya menjadi generasi yang sholeh dan sholehah,” pungkasnya.

Sementara itu, Al Ustadz Muhammad Muhajir dalam tauziahnya menyampaikan beberapa pesan kepada para hadirin diantaranya bahwa Isra Mi’raj hendaknya menjadi pengingat, sebagai umat Islam sudah sepatutnya melaksanakan shalat 5 waktu. "Isra Mi'raj adalah pengingat akan kekuatan spiritual, kebesaran Allah, dan pentingnya shalat sebagai penghubung utama antara hamba dan Sang Pencipta,” pesannya. (*)

Terkait Pengeroyokan Guru oleh Siswa, Jubir Pemprov Jambi Bantah Gubernur Tulis Surat Terbuka ke Presiden

Terkait Pengeroyokan Guru SMKN 3, Jubir Pemprov Jambi Bantah Gubernur Tulis Surat Terbuka ke Presiden.(Doc.ist)

Jambi, Merdekapost.com – Di sosial media Facebook (FB), beredar surat terbuka mengatasnamakan Gubernur Jambi Al Haris terkait heboh kasus pengeroyokan yang dialami guru SMKN 3 di Tanjabtim oleh beberapa siswanya.

Dari salinan akun FB ‘Nedi Guci Sinergy’ yang dibagikan Diskominfo provinsi Jambi, tertulis desakan kepada Presiden dan Kapolri agar menindak pelaku pengeroyokan.

Juru bicara (Jubir) Pemerintah provinsi Jambi Drs Ariansyah, ME membantah surat terbuka tersebut ditulis Gubernur Jambi Al Haris.

“Bahwa Gubernur termasuk Kepala OPD Lingkup Prov Jambi tidak pernah buat dan kirim surat terbuka tersebut. Ini jelas hoaks, adu domba dan propaganda dengan tujuan dan maksud tertentu,” tulis Ariansyah kepada media ini, Minggu (18/1/2026) sore.

Bacaan Lainnya:

Kronologi Guru SMKN 3 Dikeroyok Siswa, Agus: Saya Dipanggil dengan Kata Kasar, lalu Saya Tampar

Pengakuan Versi Siswa dalam Kasus SMKN 3 Tanjabbar: Oknum Guru AS Tampar dan Tinju, Pengeroyokan Terjadi Spontan

Kasus Perkelahian Guru dan Siswa SMKN 3 Tanjabtim, Guru Agus Laporkan Dugaan Pengeroyokan ke Polda

Kepada masyarakat Jambi yang membaca akun tersebut, Ariansyah meminta agar tidak mudah percaya begitu saja tanpa menyaring terlebih dahulu apakah berita itu benar dan valid.

Masyarakat, tambah Ariansyah, harus bijak dalam menerima dan mencari informasi dari sumber yang kredibel.

“Diminta masyarakat untuk bijak dalam menerima informasi dengan menyaring dan men-sharing berita terlebih dahulu, dengan mencari sumber informasi yang jelas dan pasti,” tegas Ariansyah.

Diketahui, kasus di atas masih didalami pihak berwajib. Pasalnya, kedua belah pihak yakni guru dan siswa saling lapor ke polisi. (Diskominfo Provinsi Jambi/adz)

Lakukan Olah TKP Penemuan Warga Meninggal Dunia di Desa Semumu, Ini Keterangan Resmi Polres Kerinci

Pasca dilakukan Olah TKP Penemuan Warga Meninggal Dunia di Desa Semumu, Polres Kerinci sebut  Pihak keluarga telah menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan autopsi. Jenazah.(Ali/mpc) 
KERINCI – Jajaran Satreskrim Polres Kerinci bersama Polsek Air Hangat Timur (AHT) melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) terkait penemuan mayat seorang laki-laki yang diduga meninggal dunia akibat gantung diri di Desa Semumu, Kecamatan Depati VII, Kabupaten Kerinci, pada Sabtu malam (17/01/2026).

​Kapolres Kerinci melalui Kasat Reskrim mengonfirmasi bahwa korban berinisial NA (40), seorang warga setempat, pertama kali ditemukan oleh kerabatnya, Rengki Afdal, sekira pukul 21.00 WIB.

​"Saksi merasa curiga karena korban tidak kunjung keluar dari kamar sejak waktu Magrib. Saat saksi mengecek ke dalam kamar, korban ditemukan sudah dalam keadaan tergantung di pintu kamar mandi dengan menggunakan kain gorden," ujar Kasat Reskrim dalam keterangannya.

Bacaan Lainnya:

Warga Semumu Kerinci Geger, Seorang Pria NA (41) Ditemukan Tak Bernyawa Sabtu Malam

Zarzani Nekat Terjun di Sungai Batanghari, Damkartan Evakuasi Cepat

Setelah 3 Hari, Perempuan yang Lompat dari Jembatan Aurduri I Ditemukan Tewas 20 KM dari Lokasi Kejadian

Saksikan, Laga Hidup Mati Grup B, PS Kota Sungai Penuh Vs Tanjabbar, Ini Jadwalnya!

​Mendapat laporan tersebut, Personil Unit Identifikasi Inafis Sat Reskrim Polres Kerinci langsung bergerak cepat mendatangi lokasi untuk mengamankan TKP dan melakukan identifikasi awal. Berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan dan keterangan pihak keluarga, korban diketahui memiliki riwayat gangguan kesehatan mental atau depresi.

​"Pihak keluarga telah menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan autopsi. Jenazah saat ini telah diserahkan kepada pihak keluarga dan sudah dilakukan proses pemakaman," tambahnya.

​Atas kejadian ini, Polres Kerinci mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih peka dan peduli terhadap anggota keluarga maupun lingkungan sekitar, terutama bagi mereka yang sedang mengalami permasalahan psikis atau depresi, guna mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.(*)

​(Ali/Sumber: Humas Polres Kerinci)

Saksikan, Laga Hidup Mati Grup B, PS Kota Sungai Penuh Vs Tanjabbar, Ini Jadwalnya!

MERDEKAPOST.COM, JAMBI - PS Kota Sungai Penuh memasuki fase krusial di ajang Gubernur Cup Jambi 2026. Laskar Kota JUARA bakal menjamu PS Tanjung Jabung Barat dalam duel panas perebutan status juara dan run up Grup B yang digelar di Stadion Tri Juang Lomba KONI Kota Jambi Senin (19/1/2026) pukul 16.00 WIB.

Pertandingan ini menjadi penentu langkah PS Kota Sungai Penuh menuju babak selanjutnya (Semi Final). Tim asuhan Rahmad Triza wajib mengamankan poin demi memastikan tiket lolos otomatis sebagai run up atau juara grup.

Asisten Pelatih PS Kota Sungai Penuh, Ngoh, memberikan sinyal kesiapan maksimal jelang laga hidup mati ini. Ia berharap support dan do’a dari masyarakat Kota Sungai Penuh dunanapun berasa, agar tim kesayangan warga Kota Sungai Penuh bisa meraih kemenangan.

Bacaan Lainnya:

Dihajar Merangin 3-0, PS Kerinci Terpaksa "Balek Kampung Duluan" Tersingkir dari Gubernur Cup 2026

Kantongi 3 Poin, PS Kota Sungai Penuh Menang 1-0 Lawan Tanjabtim

“Saya harap, pada pertandingan nanti stadion akan penuh seperti ketika kami menghadapi Tanjabbar ” ujar ngoh dikonfirmasi via WhatsApp, Minggu (18/1).

Mantan pemain PS Kota Sungai Penuh itu menegaskan bahwa atmosfer Gor KONI yang penuh sesak akan menjadi salah satu faktor pemenangan. Menurutnya, tim yang merasa nyaman bermain mendapat dukungan jika dipenuhi supporter PS Kota Sungai Penuh dari semua sisi stadion, ujarnya.

Untuk diketahui, Laskar Kota JUARA meraup 3 poin dalam dua kali pertandingan dan setelah menang melawan Tanjabtim 1-0 meski sebelumnya kalah tipis dari PS Batanghari.

Klasemen sementara Grup B:

  1. PS. Batang Hari 4 poin
  2. PS. Tanjabbar 4 poin
  3. PS. Kota Sungai Penuh 3 poin
  4. PS. Tanjabtim 0 poin. 
(***)

Setelah 3 Hari, Perempuan yang Lompat dari Jembatan Aurduri I Ditemukan Tewas 20 KM dari Lokasi Kejadian

Perempuan yang Lompat dari Jembatan Aurduri I Ditemukan Tewas 20 KM dari Lokasi Kejadian.(ist)

JAMBI, MERDEKAPOST.COM -- Setelah proses pencairan, akhirnya jasad seorang perempuan yang diduga melompat ke Sungai Batanghari dari Jembatan Aurduri I, Kota Jambi, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Minggu, 18 Januari 2026. Korban ditemukan setelah tiga hari pencarian oleh Tim SAR gabungan.

Korban diketahui bernama Shalsabila Andriany, 24 tahun. Ia dilaporkan terjun ke Sungai Batanghari dari Jembatan Aurduri I, Kelurahan Teluk Kenali, Kecamatan Telanaipura, pada Jumat, 16 Januari 2026.

Kepala Kantor SAR Jambi, Adah Sudarsa, mengatakan korban ditemukan sekitar pukul 10.15 WIB. Lokasi penemuan berada sekitar 20 kilometer dari titik awal kejadian. “Korban ditemukan pada koordinat 1°32′1.77″ LS dan 103°39′37.09″ BT,” kata Adah.

Setelah ditemukan, jenazah korban langsung dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Raden Mattaher Jambi untuk penanganan lebih lanjut.

Baca Juga: Seorang Wanita Terjun dari Jembatan Aurduri I, Tim SAR Lakukan Pencarian di Sungai Batanghari

Sebelumnya, saksi mata menyebutkan korban sempat terlihat berjalan kaki di sekitar Jembatan Aurduri I sekitar pukul 12.00 WIB. Korban kemudian berhenti di tengah jembatan sebelum akhirnya melompat ke sungai. Di lokasi kejadian, warga menemukan sepasang sandal yang diduga milik korban.

Laporan kejadian diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Jambi sekitar pukul 12.40 WIB pada hari kejadian. Tim SAR gabungan yang melibatkan Kantor SAR Jambi, Polairud Polda Jambi, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Jambi, Polsek Telanaipura, serta masyarakat setempat langsung melakukan pencarian.

Proses pencarian dilakukan selama tiga hari dengan membagi personel ke dalam sejumlah unit pencarian dan penyelamatan hingga korban akhirnya ditemukan.(Red)

Pencarian Wanita yang Terjun dari Jembatan Aur Duri, Tim SAR Jambi Perluas Area Penyisiran

JAMBI, MERDEKAPOST.COM – Tim SAR Gabungan terus mengupayakan pencarian terhadap seorang wanita bernama Shalsabila Andriany (24) yang diduga terjun ke Sungai Batanghari dari Jembatan Auduri 1, Kelurahan Teluk Kenali, Kecamatan Telanai Pura, Kota Jambi. Memasuki hari kedua, Sabtu (17/01/2026), area pencarian kini diperluas hingga radius 5 kilometer ke arah hilir sungai.

Peristiwa bermula pada Jumat siang (16/01) sekitar pukul 12.00 WIB. Menurut keterangan warga, korban terlihat berjalan kaki di area Jembatan Auduri 1 dan lompat ke sungai batanghari. 

Selanjutnya warga menemukan sepasang sandal milik korban yang tertinggal di lokasi.Laporan resmi diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Jambi pada pukul 12.40 WIB dari Bapak Ahmad Zullifli, yang segera direspons dengan pemberangkatan personel menuju lokasi kejadian.

Baca Juga: Dalam Waktu Sehari 2 Orang Nekat Terjun Dari Jembatan Aur Duri I, Pria Selamat, Wanita Masih dalam Pencarian

Setelah pencarian hari pertama hingga Pukul 18.00 Wib belum membuahkan hasil, operasi SAR kembali dilanjutkan sejak pukul 07.00 WIB pagi tadi.

Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Kantor SAR Jambi, Polairud Polda Jambi, Polsek Telanai, Damkar Kota Jambi, serta dibantu masyarakat setempat, membagi kekuatan menjadi tiga unit (SRU):

SRU 1 (Rescuer Kantor SAR Jambi): Melakukan penyisiran di sisi kanan sungai ke arah hilir sejauh 5 KM.

SRU 2 (Polairud & Damkar): Melakukan penyisiran di sisi kiri sungai ke arah hilir sejauh 5 KM.

SRU 3: Melakukan pemantauan udara menggunakan drone di sekitar lokasi kejadian perkara (LKP) untuk mendeteksi tanda-tanda keberadaan korban dari ketinggian.

Baca Juga: Seorang Wanita Terjun dari Jembatan Aurduri I, Tim SAR Lakukan Pencarian di Sungai Batanghari

Kendala di LapanganHingga berita ini diturunkan, cuaca di sekitar lokasi terpantau berawan. Namun, tim di lapangan menghadapi tantangan berupa arus sungai yang sangat deras serta debit air yang tinggi, yang menyulitkan proses penyisiran di bawah permukaan air.

Sejumlah Alut telah dikerahkan, termasuk satu unit Rubber Boat SAR Jambi, kapal Polair, kapal Damkar, serta empat perahu nelayan milik warga yang turut membantu menyisir aliran Sungai Batanghari.

Pihak keluarga dan warga sekitar masih menunggu di lokasi dengan harapan korban dapat segera ditemukan. Operasi SAR akan terus dioptimalkan hingga batas waktu yang ditentukan, dengan tetap mengutamakan keselamatan para personel di lapangan.(ADZ)

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs