Pompa IPA Koto Petai Rusak, Distribusi Air Bersih Terganggu di Sejumlah Wilayah Kerinci

Pompa IPA Koto Petai Rusak, membuat Distribusi Air Bersih Terganggu di Sejumlah Wilayah Kerinci.
(Ist)

KERINCI, MERDEKAPOST.COM – Kerusakan pompa Instalasi Pengolahan Air (IPA) Koto Petai, Cabang Hiang, mengganggu distribusi air bersih Perumda Tirta Sakti Kabupaten Kerinci mulai 27 Oktober 2026. Akibatnya, pelanggan di Kecamatan Setinjau Laut, Kecamatan Tanah Cogok (Tanco), sebagian wilayah Tanjung Pauh Mudik, serta sejumlah desa sekitar menghadapi kendala pasokan air.

Saat ini, Perumda Tirta Sakti menunggu pengiriman pompa pengganti dari Jambi. Selain itu, kemarau panjang yang menurunkan muka air Danau Kerinci turut menyulitkan pengambilan air baku. Kedua kondisi tersebut menjadi tantangan bagi perusahaan untuk menjaga kelancaran pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga: Polda Jambi Ungkap 32 Kasus PETI, 71 Orang dan 3,5 Kg Emas Diamankan

Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Utama Perumda Tirta Sakti Kerinci, Maya Novefri Handayani, menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan yang terdampak. Sementara itu, perusahaan menempuh langkah teknis untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih selama proses perbaikan berlangsung.

Pompa IPA Koto Petai Rusak, Perumda Tirta Sakti Tunggu Pengganti

Kerusakan pompa submersible di IPA Koto Petai menjadi penyebab utama gangguan distribusi air. Saat ini, Perumda Tirta Sakti menunggu pompa baru dari Jambi untuk mendukung pemulihan operasional instalasi tersebut.

Baca Juga: Pererat Sinergi antar Daerah, Wawako Sungai Penuh Hadiri HUT Muara Jambi

Selain kerusakan peralatan, kemarau panjang juga memengaruhi pasokan air baku. Penurunan muka air Danau Kerinci membuat posisi pompa tanam semakin jauh dari permukaan air. Kondisi ini menambah tantangan bagi petugas dalam menjaga ketersediaan air untuk proses pengolahan dan distribusi.

Karena itu, pelanggan perlu memahami bahwa pemulihan layanan bergantung pada kedatangan pompa pengganti dan kesiapan operasional instalasi. Hingga saat ini, perusahaan belum menetapkan jadwal pasti untuk normalisasi aliran air.

Buka Valve 4 Inci, Pasokan dari IPA Talang Kemulun Jadi Alternatif

Untuk membantu mengatasi gangguan, Perumda Tirta Sakti membuka valve berukuran 4 inci yang mengatur aliran antara Koto Iman dan Tanjung Tanah.

Melalui langkah tersebut, perusahaan mengarahkan pasokan dari IPA Talang Kemulun untuk membantu kebutuhan air pelanggan di Koto Iman, Koto Salak, dan Koto Petai.

Baca Juga: Nilai Historis Dibalik Aura Magis Tari Nek Salih Indah Asal Belui

Dengan demikian, pengaturan jaringan ini menjadi salah satu upaya sementara untuk menjaga pelayanan selama pompa IPA Koto Petai menjalani perbaikan. Namun, kondisi pasokan dan kemampuan jaringan tetap memengaruhi kelancaran aliran ke setiap wilayah.

Oleh sebab itu, pelanggan perlu mengantisipasi kemungkinan aliran air yang belum stabil. Perumda Tirta Sakti juga mengimbau masyarakat agar menampung air secukupnya. Ketika aliran kembali tersedia serta menggunakan persediaan tersebut secara bijak.

Maya Novefri Handayani Minta Maaf, Pelanggan Di minta Hemat Air

Plt. Direktur Utama Perumda Tirta Sakti Kerinci, Maya Novefri Handayani, menyampaikan permohonan maaf atas gangguan pelayanan yang memengaruhi aktivitas masyarakat. Perusahaan kini berupaya menangani kerusakan pompa sekaligus mengoptimalkan jalur alternatif untuk membantu distribusi air.

Dalam draf pernyataan yang perlu di konfirmasi sebelum publikasi, Maya menyampaikan:

“Kami memohon maaf kepada seluruh pelanggan yang terdampak gangguan distribusi air bersih. Saat ini, kami menunggu pompa pengganti dari Jambi untuk mendukung pemulihan operasional IPA Koto Petai. Kami juga mengoptimalkan pengaturan aliran dari IPA Talang Kemulun sebagai langkah sementara untuk membantu memenuhi kebutuhan air masyarakat.”

Baca Juga: Pernah Viral, Kapal Pesiar 1,2 Milyar Terdampar Tak Pernah Karam

Selain itu, ia mengimbau pelanggan agar menyiapkan cadangan air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari selama gangguan berlangsung.

“Kami memahami bahwa air bersih merupakan kebutuhan utama masyarakat. Karena itu, kami terus mengupayakan langkah penanganan agar pelayanan segera kembali normal. Kami berharap masyarakat bersabar, menggunakan air secara bijak, dan mendukung proses pemulihan ini. Terima kasih atas pengertian dan kerja sama seluruh pelanggan.”

Perumda Tirta Sakti mengingatkan pelanggan di Kecamatan Sitinjau Laut, Tanco, sebagian Tanjung Pauh Mudik, serta wilayah terdampak lainnya agar menampung air ketika aliran tersedia.

Sementara itu, masyarakat perlu mengikuti informasi resmi perusahaan mengenai perkembangan pengiriman pompa dan pemulihan distribusi. Dengan koordinasi serta dukungan pelanggan, perusahaan berharap dapat memulihkan pelayanan air bersih secepat mungkin.

Perumda Tirta Sakti kembali menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan ini dan berkomitmen mengupayakan pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat Kerinci.(Red)

Kapolda Jambi Diminta Usut Dugaan Peredaran Rokok Ilegal di Kerinci dan Sungai Penuh

Kapolda Jambi Diminta Usut Dugaan Peredaran Rokok Ilegal Kerinci.(ist)

KERINCI, MERDEKAPOST.COM — Dugaan peredaran rokok merek Rasta, Luffman, dan Oris yang disinyalir tidak memenuhi ketentuan cukai di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh kembali menjadi perhatian publik. Aparat penegak hukum diminta menelusuri informasi tersebut guna memastikan legalitas produk yang beredar di pasaran.Cari Peta Wilayah

Pihak pelapor mengaku telah mengantongi sejumlah informasi terkait lokasi peredaran, pihak yang diduga terlibat, hingga jalur distribusi rokok tersebut. Informasi itu diharapkan dapat menjadi bahan awal bagi aparat untuk melakukan verifikasi dan penyelidikan sesuai prosedur hukum.

Dalam persoalan ini, Kapolres Kerinci diminta memberikan penjelasan terbuka mengenai langkah yang telah dilakukan oleh satuan atau unit terkait dalam menindaklanjuti dugaan tersebut.

Baca Juga: Pernah Viral, Kapal Pesiar 1,2 Milyar Terdampar Tak Pernah Karam

Sementara itu, Kapolda Jambi diharapkan turun tangan melakukan supervisi apabila ditemukan indikasi penanganan yang tidak optimal. Langkah pengawasan dinilai penting untuk memastikan proses penegakan hukum berjalan profesional, transparan, dan bebas dari kepentingan pihak tertentu.

Selain dugaan pelanggaran ketentuan cukai, informasi mengenai kemungkinan keterlibatan oknum aparat serta dugaan adanya pengendali distribusi dari luar daerah juga perlu ditelusuri. Namun, seluruh informasi tersebut tetap harus dibuktikan melalui proses pemeriksaan dan alat bukti yang sah.

Baca Juga: Polda Jambi Ungkap 32 Kasus PETI, 71 Orang dan 3,5 Kg Emas Diamankan

“Penelusuran diharapkan tidak hanya menyasar pengecer, tetapi juga mencakup mata rantai distribusi secara menyeluruh, mulai dari pemasok hingga pihak yang bertanggung jawab atas penyaluran produk. Dalam prosesnya, koordinasi dengan Bea Cukai diperlukan sesuai tugas dan kewenangan masing-masing instansi”ujar salah seorang Aktivis Kerinci yang minta identitasnya tidak ditulis.Cari Peta Wilayah

Masyarakat berharap penanganan dugaan peredaran rokok yang tidak memenuhi ketentuan cukai tersebut dilakukan secara adil dan tanpa tebang pilih. Apabila ditemukan bukti pelanggaran, pihak-pihak yang terbukti terlibat harus diproses sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Hingga terdapat hasil pemeriksaan resmi, dugaan tersebut tetap perlu ditempatkan sebagai informasi yang harus diverifikasi oleh aparat berwenang.(Red)


Pererat Sinergi antar Daerah, Wawako Sungai Penuh Hadiri HUT Muara Jambi

MUARA JAMBI – Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, bersama Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW), Mawarti Azhar, menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Muara Jambi dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-27 Kabupaten Muara Jambi, Selasa (27/10/2026). Kehadiran keduanya menjadi wujud dukungan sekaligus mempererat silaturahmi dan sinergi antarpemerintah daerah di Provinsi Jambi.

Rapat paripurna yang berlangsung di Gedung DPRD Kabupaten Muara Jambi tersebut dihadiri Gubernur Jambi, Al Haris, S.Sos., anggota DPR RI dari daerah pemilihan Provinsi Jambi, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para bupati dan wali kota se-Provinsi Jambi, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Peringatan Hari Jadi ke-27 Kabupaten Muara Jambi tahun ini mengusung tema “Berbakti Menuju Muara Jambi Berakhlak, Adil dan Maju.” Tema tersebut mencerminkan semangat untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun daerah, meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, serta mendorong pemerataan pembangunan demi kesejahteraan masyarakat.

Momentum peringatan hari jadi ini juga menjadi kesempatan bagi pemerintah daerah untuk memperkuat koordinasi dan kerja sama dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan. Melalui sinergi yang berkelanjutan, setiap daerah diharapkan mampu mengoptimalkan potensi yang dimiliki serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, menyampaikan ucapan selamat kepada Pemerintah Kabupaten Muara Jambi beserta seluruh masyarakat atas peringatan Hari Jadi ke-27. Ia berharap Kabupaten Muara Jambi terus mengalami kemajuan di berbagai sektor, baik pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, maupun peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kota Sungai Penuh dan seluruh masyarakat, kami mengucapkan Selamat Hari Jadi ke-27 Kabupaten Muara Jambi Tahun 2026. Semoga Kabupaten Muara Jambi semakin maju, berdaya saing, dan semakin sejahtera,” ujar Azhar Hamzah.

Ia juga berharap momentum hari jadi tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah untuk terus memperkuat kebersamaan, meningkatkan pengabdian, serta melanjutkan pembangunan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Peringatan Hari Jadi ke-27 Kabupaten Muara Jambi diharapkan tidak sekadar menjadi seremoni tahunan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkokoh semangat kebersamaan dan komitmen dalam mewujudkan daerah yang berakhlak, adil, maju, serta mampu memberikan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat.(Adz)

Kobarkan Semangat Sumpah Pemuda Dari Puncak Gunung Kerinci 3805 MDPL, Monadi Bersama 28 Pemuda Tangguh

Sumpah Pemuda di Puncak Gunung Kerinci, Monadi bersama 28 Pemuda Tangguh

Kerinci, Merdekapost.com – Semangat patriotisme dan jiwa nasionalisme generasi muda kembali dikobarkan melalui kegiatan pelepasan 28 pemuda tangguh yang akan melaksanakan pendakian Gunung Kerinci bersama Bupati Kerinci, Monadi, S.Sos., M.Si., dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026.

Kegiatan pelepasan berlangsung di Pintu Rimba, jalur pendakian Gunung Kerinci, Desa Kersik Tuo, Kecamatan Kayu Aro, Selasa (27/10/2026). Para pemuda tersebut akan membawa semangat persatuan dan kebangsaan hingga ke puncak Gunung Kerinci yang berada pada ketinggian 3.805 meter di atas permukaan laut (MDPL), sekaligus melaksanakan pembacaan Teks Sumpah Pemuda.

Sebanyak 28 pemuda tangguh yang terlibat berasal dari unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Badan Usaha Milik Negara (BUMN), serta Komunitas Trekking Indrapura.

Kegiatan ini bukan sekadar pendakian untuk menaklukkan ketinggian, melainkan juga menjadi simbol perjuangan, ketangguhan, kebersamaan, dan kecintaan terhadap Tanah Air. Dari alam Kerinci, semangat Sumpah Pemuda diharapkan terus menggelora dan menginspirasi generasi muda untuk mengambil peran nyata dalam pembangunan daerah dan bangsa.

Bupati Kerinci, Monadi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemuda yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, semangat dan keberanian generasi muda dalam mengikuti kegiatan ini merupakan cerminan jiwa patriotisme, kedisiplinan, serta tekad untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

“Saya sangat mengapresiasi semangat 28 pemuda tangguh yang mengambil bagian dalam kegiatan ini. Mendaki Gunung Kerinci bukan hanya tentang menaklukkan ketinggian, tetapi juga tentang menguji ketangguhan, membangun kebersamaan, dan menanamkan nilai-nilai perjuangan serta cinta Tanah Air. Saya berharap semangat ini menjadi inspirasi bagi seluruh generasi muda untuk terus berkarya, berprestasi, peduli terhadap sesama, dan memberikan kontribusi terbaik bagi Kabupaten Kerinci serta Indonesia,” ujar Bupati Monadi.

Ia juga berharap momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 dapat menjadi pengingat bagi seluruh generasi muda bahwa perbedaan bukanlah penghalang untuk bersatu, melainkan kekuatan untuk membangun masa depan yang lebih baik.

Menurutnya, pemuda harus mampu menjadi generasi yang tidak hanya tangguh secara fisik dan mental, tetapi juga memiliki karakter, integritas, kepedulian sosial, serta semangat gotong royong dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.

Kegiatan ini mengusung tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia”, yang menegaskan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga persatuan, menumbuhkan kepedulian, dan mendorong kemajuan bangsa.

Melalui kegiatan tersebut, semangat Sumpah Pemuda diharapkan tidak berhenti pada seremoni peringatan semata, tetapi diwujudkan dalam tindakan nyata, mulai dari menjaga persatuan, melestarikan alam, hingga berpartisipasi aktif dalam pembangunan daerah.

Dari Pintu Rimba menuju puncak Gunung Kerinci, para pemuda membawa pesan bahwa semangat perjuangan tidak mengenal batas ketinggian. Dari Kerinci untuk Indonesia, pemuda bersatu, Indonesia maju.(*)

Pernah Viral, Kapal Pesiar 1,2 Milyar Terdampar Tak Pernah Karam

Kerinci, Merdekapost.com – Pernah viral pada tahun 2024, Kapal yang diberi nama “KERINCI SAKTI WISATA” yang sempat dijuluki para netizen sebagai kapal pesiar di danau kerinci Yang telah menghabiskan APBD Provinsi Jambi pada tahun 2023 dengan jumlah 1,2 M kini terbengkalai di danau kerinci. 

Tepatnya di objek wisata pantai pasir panjang Tanjung Tanah, yang membuat rusak pemandangan mata yang memandang di danau kerinci.

Kapal wisata ini yang diresmikan langsung oleh Gubernur Jambi Al haris pada tahun 2024 kemarin, bertujuan untuk mendukung perekonomian dan meningkatkan para wisatawan berkunjung ke kabupaten kerinci tapi cuma bisa beroperasi berlayar cuma 1 Minggu.

Baca Juga: 

Polda Jambi Ungkap 32 Kasus PETI, 71 Orang dan 3,5 Kg Emas Diamankan

Nilai Historis Dibalik Aura Magis Tari Nek Salih Indah Asal Belui

Kini kapal wisata yang dibanggakan dan di idam-idamkan oleh masyarakat kabupaten kerinci berdiam seperti mati suri di danau kerinci.

“Sungguh menyakitkan,Kapal wisata 1,2 M kebanggaan Kerinci kini justru terbengkalai, Kondisinya rusak parah, seperti beberapa tiang kapal pun tampak patah, kursi pun ada yang patah,besi palang kapal banyak yang sudah patah,kayu pun banyak sudah keropos akibat terendam air,hingga Air pun masuk ke dalam lantai kapal,” ungkap pengunjung, Senin (3/2/2025).

Kini, Minggu (25/10/2026), Kapal Kebanggaan masyarakat kabupaten kerinci hanya bisa mengingat, seperti mati suri di danau kerinci, pemandangan mata pun sudah tak jadi menarik untuk memandang Danau kerinci.(*)

Polda Jambi Ungkap 32 Kasus PETI, 71 Orang dan 3,5 Kg Emas Diamankan

Kapolda Jambi ekspose data pengungkapan kasus penambangan emas tanpa izin (PETI) periode Januari hingga Oktober 2026.(Ist)

JAMBI, MERDEKAPOST.COM – Penanganan penambangan emas tanpa izin (PETI) di Provinsi Jambi terus bergulir.

Dalam kurun Januari hingga Oktober 2026, Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jambi bersama jajaran mengungkap 32 kasus tambang emas ilegal dan mengamankan 71 orang.

Dari pengungkapan tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti, mulai dari emas seberat 3.503,64 gram atau sekitar 3,5 kilogram, 12 unit alat berat, satu unit kendaraan roda empat, hingga uang tunai senilai Rp108 juta.

Data tersebut disampaikan Kapolda Jambi Irjen Pol Widodo pada Senin, 26 Oktober 2026, terkait penanganan tindak pidana PETI di wilayah hukum Polda Jambi dan jajaran sepanjang tahun berjalan.

Angka pengungkapan itu menggambarkan upaya penegakan hukum terhadap aktivitas pertambangan emas tanpa izin di Jambi.

Namun, proses penanganan perkara belum berhenti pada pengungkapan kasus dan pengamanan barang bukti.

Baca Juga:Polresta Jambi Ungkap Peredaran Narkoba Lewat Transaksi WhatsApp, Dua Pelaku, 1,5 Kg Sabu dan 583 Ekstasi Diamankan

Kapolda Jambi menyampaikan bahwa proses penyidikan terhadap perkara-perkara tersebut masih terus berlangsung.

Penyidik disebut berkomitmen menangani setiap perkara secara profesional, transparan, dan berkeadilan.

“Proses penyidikan masih terus berlanjut. Penyidik berkomitmen untuk melakukan proses penyidikan secara profesional, transparan, dan berkeadilan,” tegas Irjen Widodo, didampingi Kabid Propam, Dirreskrimsus, Dirreskrimum, dan Kabid Humas.

Dengan penyidikan yang masih berjalan, penanganan kasus PETI selanjutnya bergantung pada proses hukum dan pembuktian terhadap masing-masing perkara.

Baca Juga: Dugaan Pengendali Peredaran Rokok Tanpa Cukai di Kerinci Disebut Telah Teridentifikasi, Ketegasan Aparat Dipertanyakan

Status hukum setiap orang yang diamankan juga perlu merujuk pada perkembangan penyidikan serta proses hukum yang berlaku.

Pengungkapan 32 kasus tersebut menjadi bagian dari penanganan tindak pidana pertambangan emas tanpa izin yang dilakukan Ditreskrimsus Polda Jambi bersama jajaran selama Januari hingga Oktober 2026.

Polda Jambi menegaskan bahwa proses penegakan hukum masih berlanjut, dengan penanganan perkara yang diarahkan agar berjalan secara profesional, transparan, dan berkeadilan.(Adz)

Polresta Jambi Ungkap Peredaran Narkoba Lewat Transaksi WhatsApp, Dua Pelaku, 1,5 Kg Sabu dan 583 Ekstasi Diamankan

Tersangka, barang bukti sabu, pil ekstasi, dan serbuk ekstasi dalam pengungkapan kasus narkotika oleh Satresnarkoba Polresta Jambi.(ist)

JAMBI, MERDEKAPOST.COM – Percakapan WhatsApp yang diduga berkaitan dengan transaksi narkotika membuka jalan bagi pengembangan kasus peredaran narkoba di Kota Jambi.

Satresnarkoba Polresta Jambi menangkap dua pria berinisial RH (39) dan FPP (26), serta menyita sekitar 1,5 kilogram sabu, 583 butir pil ekstasi, dan 302,2 gram serbuk ekstasi.

Pengungkapan tersebut berlangsung dalam dua tahap, yakni pada 20 dan 23 Oktober 2026.

Polisi menyebut kasus ini bermula dari informasi masyarakat mengenai dugaan transaksi narkotika di kawasan Jalan Hasan Basri, tepatnya di depan Kuburan Cina, Kelurahan Simpang IV Sipin, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi.

Kasat Resnarkoba Polresta Jambi AKP Tito Al Hafezt, menjelaskan bahwa informasi warga menjadi dasar bagi tim operasional untuk melakukan penyelidikan.

Pada Selasa, 20 Oktober 2026, sekitar pukul 14.00 WIB, Tim 1 Opsnal Satresnarkoba Polresta Jambi mengamankan RH di lokasi yang menjadi sasaran penyelidikan.

Baca Juga: Dugaan Pengendali Peredaran Rokok Tanpa Cukai di Kerinci Disebut Telah Teridentifikasi, Ketegasan Aparat Dipertanyakan

Menurut keterangan polisi, penggeledahan terhadap RH menemukan lima paket sabu dan ratusan butir ekstasi di dalam jok sepeda motor yang dikendarainya.

Penyelidikan kemudian dikembangkan ke rumah RH di Jalan Rd. Abdurrahman, RT 01, Kelurahan Kenali Besar, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi.

Di rumah tersebut, petugas kembali menemukan lima paket sabu, pil ekstasi merek Marvel berwarna hijau-kuning, serta dua paket serbuk ekstasi yang disimpan di dalam kotak plastik di gudang belakang rumah.

Dari RH, polisi menyita total 10 paket sabu dengan berat bruto sekitar 1,4 kilogram. Barang bukti lainnya terdiri atas 398 butir ekstasi merek Marvel, 185 butir ekstasi merek Tengkorak, dan 302,2 gram serbuk ekstasi.

Petugas juga mengamankan timbangan digital serta barang bukti lain yang disebut berkaitan dengan perkara tersebut.

Pengembangan kasus berlanjut setelah penyidik memeriksa telepon genggam milik RH. Polisi menemukan percakapan WhatsApp yang diduga berkaitan dengan transaksi dan pengantaran narkotika, termasuk pesan mengenai pesanan sabu sebanyak satu kilogram.

Kasat Resnarkoba Polresta Jambi mengatakan temuan tersebut menjadi dasar bagi petugas untuk melakukan penyelidikan lanjutan terhadap pihak yang diduga terlibat dalam transaksi.

Pada Jumat, 23 Oktober 2026, sekitar pukul 22.00 WIB, polisi menangkap FPP di Lorong Pelangi, Kelurahan Talang Bakung, Kecamatan Jambi Selatan, Kota Jambi.

Baca Juga: Nilai Historis Dibalik Aura Magis Tari Nek Salih Indah Asal Belui

Berdasarkan keterangan kepolisian, FPP mengaku memesan sabu seberat satu kilogram atas suruhan seseorang berinisial A. Polisi menyebut A masih dalam pengejaran.

Petugas kemudian mengembangkan penyelidikan ke rumah FPP di Perumahan Evodia, RT 001, Desa Sepakat Makmur, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi.

Di lokasi tersebut, polisi menemukan satu paket besar, lima paket sedang, dan satu paket kecil sabu yang disimpan di dalam kamar. Total berat bruto sabu yang dikaitkan dengan FPP disebut mencapai sekitar 140 gram.

Dengan barang bukti dari kedua orang tersebut, polisi menyatakan total sabu yang diamankan mencapai sekitar 1,5 kilogram bruto.

Saat ini, kedua orang yang diamankan beserta barang bukti berada di Mapolresta Jambi untuk menjalani proses penyidikan dan pengembangan lebih lanjut.

AKP Tito menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan penindakan terhadap peredaran narkotika. Ia juga mengapresiasi informasi masyarakat yang membantu kepolisian mengungkap perkara tersebut.

Bacaan Lainnya: Jalan Belui-Koto Lanang Depati Tujuh Dipatok, Tanda Pembangunan Segera Dimulai

“Kami tegaskan, tidak ada ruang bagi narkoba di Kota Jambi. Kami apresiasi informasi dari masyarakat. Ini bukti sinergi Polri dan masyarakat berhasil menggagalkan peredaran narkoba dalam jumlah besar,” tegasnya.

Menurut keterangan polisi, kedua orang tersebut akan dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukuman yang disebutkan dalam keterangan kepolisian adalah maksimal penjara seumur hidup atau pidana mati.

Polresta Jambi juga mengimbau masyarakat agar melaporkan aktivitas yang mencurigakan dan diduga berkaitan dengan penyalahgunaan maupun peredaran narkotika di lingkungan masing-masing.

Pengembangan perkara masih menjadi bagian penting dari proses penyidikan, termasuk pendalaman terhadap dugaan keterlibatan pihak lain yang disebut dalam keterangan kepolisian.*

Nilai Historis Dibalik Aura Magis Tari Nek Salih Indah Asal Belui

Kerinci – Panggung utama pembukaan Festival Budaya Kerinci di Dermaga Danau Kerinci mendadak bergemuruh dan diselimuti aura magis yang memukau. Penampilan perdana Tari Nek Salih Indah asal Desa Belui berhasil mengguncang acara yang berlangsung pada 22–25 Oktober 2026 lalu, sukses menghipnotis seribu pasang mata yang memadati lokasi acara.

​Tarian kolosal yang sarat akan nilai historis dan spiritual ini sukses menuai decak kagum. Betapa tidak, aksi panggung yang disuguhkan tidak hanya indah secara visual, tetapi juga sukses membuat bulu kuduk penonton merinding lewat alur cerita dan properti magis yang dibawakan.

​Kisah Mistis di Balik Rambut Sembilan Ito

​Tari Nek Salih Indah mengangkat kisah luhur nenek moyang masyarakat Belui di masa lampau. Dalam balutan koreografi yang apik, tarian ini menceritakan sosok Nek Salih Indah—yang dikenal memiliki keunikan rambut sepanjang sembilan ito—serta perannya dalam mengobati masyarakat yang sakit pada masa itu menggunakan ritual asap kemenyan.

​Tak hanya itu, pertunjukan ini semakin sakral dengan peragaan ritual pemandian harta pusaka peninggalan nenek moyang Belui menggunakan air limau, yang dalam bahasa Dusun setempat dikenal dengan sebutan panandan. Paduan musik tradisional yang menghentak dan mistis membuat suasana pembukaan festival terasa semakin magis.

​Sebelumnya, Tari Nek Salih Indah sempat mencuri perhatian publik saat pertama kali ditampilkan pada ajang Kenduri Sko 3 Luhah Belui. Keberhasilan tersebut membuat Bupati Kerinci bersama Dinas Pariwisata Kabupaten Kerinci memberikan kepercayaan penuh bagi sanggar ini untuk tampil sebagai salah satu penampil inti di pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026.

​Keberhasilan ini tentu tidak lepas dari tangan dingin para pelatih berbakat, yakni Sovia epeni, Tri Kurnia susila, Rozalina oktarini, Loni Ovrisia, Novita Dewi Tiara, Anggelia Novita, Amelya Dwi Lirma, yang sukses meracik keterbatasan persiapan menjadi sebuah karya seni yang megah dan berkelas.

​Kemegahan di atas panggung tentu tidak lepas dari totalitas 19 penari yang tampil enerjik. Karakter utama Nek Salih Indah diperankan dengan sangat apik oleh Dzakira Rekisya Zahra, didukung oleh deretan penari berbakat lainnya:

​Nadifa Yasya Khairunnisa

​Rizkia Juniarti

​Zeni Delpiana

​Olivia Duriatul Azmi

​Aradea Clara Sinta

​Sovia Ramadhani

​Qeynara Febriona Ramadhani

​Husnul Nabila

​Ziffana, Jihan, Chantika

​Atifa Faizah, Rensi, Khalista,

​Carisa, Saskia, Chantika.

​Menuju Hak Paten Budaya Kerinci

​Melihat sambutan hangat, antusiasme penonton, serta suksesnya penampilan yang menggetarkan panggung utama Festival Budaya Kerinci 2026 ini, pemerintah daerah berencana untuk mempatenkan Tari Nek Salih Indah sebagai salah satu warisan seni budaya resmi di tingkat Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi.

​Karya ini kini resmi menjadi kebanggaan baru masyarakat Kerinci, membuktikan bahwa tradisi leluhur jika dikemas dengan kreativitas tinggi akan mampu melahirkan daya tarik wisata budaya yang luar biasa. (Red)

Jalan Belui-Koto Lanang Depati Tujuh Dipatok, Tanda Pembangunan Segera Dimulai

Merdekapost.com – Harapan masyarakat terhadap perbaikan ruas Jalan Belui–Koto Lanang, Kecamatan Depati Tujuh, Kabupaten Kerinci, mulai menemukan titik terang.

Setelah sebelumnya masuk dalam skala prioritas Pemerintah Kabupaten Kerinci, Senin (26/10/2026), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kerinci mulai melaksanakan pematokan di ruas jalan tersebut.

Dalam kegiatan itu, pimpinan DPRD Kabupaten Kerinci, Surmila Apri Yulisa, turut mendampingi pihak PUPR untuk melihat langsung tahapan persiapan perbaikan jalan yang selama ini dinantikan masyarakat.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kerinci, Ir. Maya Novefry Handayani, S.T., membenarkan pelaksanaan pematokan tersebut.

Menurutnya, pematokan merupakan salah satu tahapan persiapan dalam rencana penanganan ruas Jalan Belui–Koto Lanang.

“Pematokan ini merupakan bagian dari tahapan persiapan penanganan jalan. Kami berharap proses selanjutnya dapat berjalan sesuai perencanaan sehingga perbaikan jalan ini bisa segera direalisasikan,” demikian draf pernyataan Kadis PUPR yang perlu dikonfirmasi.

Sementara itu, Surmila Apri Yulisa menyampaikan bahwa perbaikan ruas Jalan Belui–Koto Lanang merupakan harapan masyarakat yang perlu mendapat perhatian serius.

“Jalan ini sangat penting bagi aktivitas masyarakat. Kita berharap setelah dilakukan pematokan, proses selanjutnya dapat berjalan lancar dan perbaikan segera dilaksanakan. Masyarakat tentu menginginkan jalan yang layak dan aman untuk menunjang mobilitas sehari-hari,” demikian draf pernyataan Surmila yang perlu dikonfirmasi.

Ia juga berharap koordinasi antara DPRD dan pemerintah daerah terus berjalan dengan baik agar rencana perbaikan tersebut tidak berhenti pada tahap persiapan.

Dimulainya pematokan ini menjadi langkah awal yang memberi harapan baru bagi masyarakat. Kini, warga menantikan realisasi pekerjaan fisik agar manfaat perbaikan jalan dapat segera dirasakan.(Red)

Asisten III Hadiri Pelantikan Pimpinan STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh Periode 2026–2030

Asisten III Hadiri Pelantikan Pimpinan STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh Periode 2026–2030

SUNGAI PENUH  - Wali Kota Sungai Penuh Alfin, S.H., yang diwakili Asisten Administrasi Umum (Asisten III) Sekretariat Daerah (Setda) Kota Sungai Penuh, M. Rasyid, S.Pd., M.H., menghadiri pelantikan Pimpinan STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh Periode 2026–2030 yang berlangsung di Aula Kampus STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh, Senin (26/10/2026).

Pelantikan jajaran pimpinan STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh dipimpin langsung oleh Wakil Bendahara Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian, dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Adapun jajaran pimpinan yang dilantik yakni:

Ketua: Prof. Dr. Mahli Zainuddin, M.Si

Wakil Ketua I: Tri Saswandi, M.Pd

Wakil Ketua II: Dr. Efriana Jon, M.Pd

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua Majelis Diktilitbang Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Sekretaris Pimpinan Muhammadiyah Wilayah Jambi, Ketua DPRD Kota Sungai Penuh Hutri Randa, unsur Forkopimda, perwakilan BUMN dan BUMD, civitas akademika perguruan tinggi di Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci, serta tokoh pendidikan dari kedua daerah.

Pada kesempatan itu, Asisten III M. Rasyid membacakan sambutan Wali Kota Sungai Penuh yang menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pimpinan STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh yang baru dilantik.

“Atas nama Pemerintah Kota Sungai Penuh, kami mengucapkan selamat kepada Ketua, Wakil Ketua I, dan Wakil Ketua II STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh Periode 2026–2030. Semoga amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan dedikasi, serta membawa kemajuan bagi institusi dan dunia pendidikan di Kota Sungai Penuh,” ujar M. Rasyid saat membacakan sambutan Wali Kota.

Dalam sambutannya juga ditegaskan bahwa pelantikan tersebut merupakan momentum penting untuk memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas tata kelola perguruan tinggi serta menghadirkan berbagai inovasi di bidang pendidikan.

Menurut Wali Kota, pendidikan merupakan fondasi utama dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan mampu bersaing di tengah perkembangan zaman. Kemajuan suatu daerah tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh kualitas pendidikan serta kompetensi generasi mudanya.

Karena itu, keberadaan STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya dalam mencetak tenaga pendidik yang profesional, berintegritas, dan memiliki karakter kuat.

Pemerintah Kota Sungai Penuh juga menegaskan komitmennya untuk terus menjadikan perguruan tinggi sebagai mitra strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

"Kami berharap STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh terus memperkuat kualitas akademik, meningkatkan kompetensi lulusan, serta mengembangkan kerja sama dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan demi kemajuan pendidikan dan pembangunan daerah," tutupnya.(Adz)

Dugaan Pengendali Peredaran Rokok Tanpa Cukai di Kerinci Disebut Telah Teridentifikasi, Ketegasan Aparat Dipertanyakan

Dugaan Pengendali Peredaran Rokok Tanpa Cukai di Kerinci Disebut Telah Teridentifikasi, Ketegasan Aparat Dipertanyakan

 Merdekapost.com | Kerinci - Peredaran rokok yang diduga tidak dilengkapi pita cukai sesuai ketentuan di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh terus menjadi sorotan. Sejumlah merek, di antaranya RASTA, LUFFMAN, dan ORIS, menjadi perhatian dan diharapkan mendapat penelusuran serius dari aparat penegak hukum serta instansi berwenang.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, sosok berinisial AZR diduga berkaitan dengan pengendalian distribusi rokok tersebut. Identitas dan alamat yang disebut telah diketahui, serta adanya informasi mengenai dugaan keterlibatannya, dinilai perlu ditindaklanjuti melalui proses verifikasi dan penyelidikan resmi.

Meski demikian, dugaan keterlibatan seseorang tidak dapat dianggap sebagai kesimpulan hukum sebelum didukung bukti yang sah dan diuji melalui prosedur yang berlaku.

Publik kini menantikan langkah konkret aparat penegak hukum untuk menelusuri asal barang, jalur distribusi, pihak-pihak yang terlibat, serta kemungkinan pelanggaran ketentuan di bidang cukai.

Kapolres Kerinci dan instansi terkait diharapkan memberikan perhatian serius terhadap informasi tersebut, berkoordinasi dengan Bea Cukai, serta memastikan setiap laporan dan bukti yang disampaikan ditindaklanjuti secara profesional, transparan, dan tanpa tebang pilih.

Penanganan perkara ini juga penting untuk memastikan apakah terdapat unsur pelanggaran hukum, siapa pihak yang bertanggung jawab, serta bagaimana rokok yang diduga tidak memenuhi ketentuan cukai tersebut dapat beredar di pasaran.

Masyarakat berharap penegakan hukum tidak berhenti pada pemeriksaan di tingkat penjual, tetapi juga menelusuri rantai pasokan hingga pihak yang terbukti bertanggung jawab.

Asas praduga tak bersalah tetap harus dijunjung tinggi. Namun, apabila bukti yang disampaikan dapat diverifikasi dan memenuhi unsur pelanggaran, aparat diharapkan mengambil langkah sesuai kewenangan dan ketentuan hukum yang berlaku. (Ali)

Wawako Azhar Hamzah Hadiri Penutupan Festival Budaya Kerinci 2026



KERINCI - Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, mewakili Wali Kota Sungai Penuh Alfin, S.H., menghadiri acara Penutupan Festival Budaya Kerinci Tahun 2026 yang secara resmi ditutup oleh Bupati Kerinci Monadi, S.Sos., M.Si., di Dermaga Danau Kerinci, Minggu (25/10/2026).

Festival budaya yang mengusung tema "Sekepal Tanah Surga, Negeri Seribu Budaya" tersebut menjadi penutup seluruh rangkaian kegiatan Festival Budaya Kerinci 2026 yang berlangsung Sejak 22 - 25 Oktobe, menampilkan berbagai atraksi seni, budaya, tradisi, dan kearifan lokal masyarakat Kerinci.

Acara penutupan turut dihadiri Wakil Bupati Kerinci H. Murison, unsur DPRD, Forkopimda, perwakilan BUMN dan BUMD, Tim Penggerak PKK, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh adat, pelaku seni budaya, serta ribuan masyarakat yang memadati lokasi kegiatan.

Dalam sambutannya, Bupati Kerinci Monadi menegaskan bahwa Festival Budaya Kerinci merupakan momentum penting untuk memperkuat kecintaan masyarakat terhadap adat istiadat sekaligus menjaga warisan budaya agar tetap lestari di tengah perkembangan zaman.

Baca Juga: Bupati Monadi Resmi Tutup Festival Budaya Kerinci 2026 di Dermaga Danau Kerinci

"Festival ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kecintaan terhadap adat istiadat, melestarikan warisan leluhur, serta memperkenalkan kekayaan seni dan budaya Kabupaten Kerinci kepada masyarakat luas," ujar Monadi.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan penyelenggaraan Festival Budaya Kerinci Tahun 2026.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Kerinci, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh masyarakat, tokoh adat, pelaku seni dan budaya, panitia penyelenggara, serta seluruh pihak yang telah berpartisipasi. Terima kasih juga kepada masyarakat dan para pengunjung yang telah hadir serta memeriahkan festival ini dengan penuh semangat kebersamaan," katanya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Sungai Penuh Azhar Hamzah menyampaikan apresiasi atas suksesnya pelaksanaan Festival Budaya Kerinci 2026. Menurutnya, kegiatan tersebut bukan hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga mempererat persaudaraan masyarakat Kerinci dan Sungai Penuh yang memiliki akar budaya yang sama.

"Festival Budaya Kerinci menjadi wadah yang sangat baik untuk menjaga identitas budaya daerah sekaligus memperkenalkan kekayaan tradisi Kerinci kepada generasi muda maupun wisatawan. Pemerintah Kota Sungai Penuh akan terus mendukung berbagai kegiatan pelestarian budaya sebagai bagian dari pembangunan karakter dan kemajuan daerah," ujar Azhar.

Ia berharap Festival Budaya Kerinci dapat terus menjadi agenda tahunan yang semakin berkualitas, mampu menarik lebih banyak wisatawan, serta memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM, ekonomi kreatif, dan sektor pariwisata.

"Semoga semangat kebersamaan yang terbangun melalui festival ini terus terjaga, sehingga budaya Kerinci tetap lestari dan menjadi kebanggaan bersama hingga ke tingkat nasional bahkan internasional," tutupnya.

Dengan berakhirnya Festival Budaya Kerinci Tahun 2026, diharapkan semangat melestarikan adat, seni, dan budaya tetap hidup di tengah masyarakat sebagai warisan berharga yang akan terus diwariskan kepada generasi mendatang.(*)

Bupati Monadi Resmi Tutup Festival Budaya Kerinci 2026 di Dermaga Danau Kerinci

Kerinci – Bupati Kerinci, Monadi, secara resmi menutup Festival Budaya Kerinci Tahun 2026 yang berlangsung di Dermaga Danau Kerinci, Minggu (25/10/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkenalkan sekaligus melestarikan kekayaan seni, adat, dan budaya Kabupaten Kerinci.

Festival Budaya Kerinci 2026 mengusung tema “Sekepal Tanah Surga Negeri Seribu Budaya”. Kegiatan ini menjadi wadah untuk menampilkan keberagaman tradisi, kesenian, dan kearifan lokal yang menjadi identitas masyarakat Kerinci.

Penutupan festival berlangsung meriah dengan antusiasme masyarakat yang menyaksikan rangkaian acara. Berbagai penampilan seni dan budaya turut memeriahkan kegiatan yang diharapkan mampu memperkuat kecintaan masyarakat terhadap warisan leluhur.

Bupati Kerinci, Monadi, secara resmi menutup rangkaian festival yang telah berlangsung sejak 22 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Kerinci dalam menjaga kelestarian budaya sekaligus memperkenalkan potensi daerah kepada masyarakat luas.

Melalui festival ini, berbagai potensi seni dan budaya lokal mendapatkan ruang untuk ditampilkan dan dikenal lebih luas. Kekayaan tradisi yang dimiliki Kabupaten Kerinci diharapkan terus dijaga serta diwariskan kepada generasi penerus agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman.

Turut hadir dalam acara penutupan tersebut Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, bersama tamu undangan lainnya. Kehadiran berbagai unsur pemerintahan menjadi bagian dari upaya mempererat silaturahmi serta mendukung pelestarian adat, seni, dan budaya daerah.

Suasana penutupan semakin semarak dengan penampilan Tari Rentak Kudo Kulabu yang menjadi salah satu atraksi budaya dalam rangkaian acara. 

Penampilan rentak kudo yang lagi viral tersebut menambah kemeriahan sekaligus memperlihatkan kekayaan seni tradisional yang masih terpelihara di tengah masyarakat.

Dengan berakhirnya Festival Budaya Kerinci 2026, diharapkan upaya pelestarian seni, adat, dan tradisi lokal terus mendapat dukungan dari berbagai pihak. Festival ini tidak hanya menjadi agenda budaya tahunan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat identitas daerah, mempererat silaturahmi, serta memperkenalkan potensi Kabupaten Kerinci kepada masyarakat luas.(Adz)

Pers United Batang Hari B Rebut Gelar Juara Fun Football Pers Jambi 2026

 

Merdekapost.com — Pers United Batang Hari B sukses mengukuhkan diri sebagai juara dalam ajang Silaturahmi Fun Football Pers se-Provinsi Jambi 2026. Keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan bagi tuan rumah sekaligus melengkapi semarak kegiatan olahraga yang mempertemukan insan pers dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Jambi.

Turnamen yang berlangsung di kawasan Alun-Alun Muara Bulian, Kabupaten Batang Hari, pada 23–25 Oktober 2026 itu tidak hanya menyajikan persaingan di lapangan hijau, tetapi juga menjadi wadah mempererat persaudaraan dan solidaritas ant insan pers.

Pers United Batang Hari B menunjukkan performa kompetitif sepanjang turnamen hingga berhasil membawa pulang gelar juara. Capaian tersebut menjadi bukti semangat juang dan kekompakan tim dalam menghadapi persaingan dengan peserta dari berbagai daerah.

Sebelumnya, Pers United Batang Hari B juga mengawali pertandingan dengan hasil meyakinkan setelah menaklukkan Pers Merangin dengan skor 5-0. Sementara itu, Pers United Batang Hari A turut mencatatkan kemenangan pada laga pembuka setelah mengalahkan Pers Tebo dengan skor 2-1.

Bupati Batang Hari, Muhammad Fadhil Arief, turut menjadi sorotan dalam rangkaian kegiatan tersebut. Selain mendukung penyelenggaraan turnamen, ia juga turun langsung memperkuat Pers United Batang Hari B dengan mengenakan nomor punggung 8.

Kehadiran Fadhil di lapangan memperlihatkan bahwa kegiatan olahraga dapat menjadi ruang kebersamaan yang mempertemukan berbagai kalangan tanpa sekat jabatan maupun profesi.

Ajang Fun Football Pers se-Provinsi Jambi 2026 mengusung semangat “Beda Media, Satu Gawang”. Tema tersebut menggambarkan bahwa perbedaan organisasi media dan daerah asal bukanlah penghalang untuk membangun hubungan yang harmonis.

Melalui keberhasilan Pers United Batang Hari B meraih gelar juara, diharapkan semangat sportivitas dan kebersamaan yang tumbuh selama turnamen dapat terus terjaga. Lebih dari sekadar kompetisi, kegiatan ini menjadi momentum memperkuat jaringan komunikasi dan persaudaraan di antara insan pers se-Provinsi Jambi. (*)

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs