BGN Larang Siswa Bawa Pulang Makan Bergizi Gratis: Wajib dikonsumsi di Sekolah

JAKARTA – Badan Gizi Nasional (BGN) menerapkan aturan baru dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Siswa kini dilarang membawa pulang makanan yang disediakan sekolah dan diwajibkan mengonsumsinya di lingkungan sekolah. Selain itu, BGN memberlakukan pengawasan berlapis untuk memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai ketentuan.

BGN meminta sekolah rutin menyampaikan pengumuman kepada siswa mengenai kewajiban mengonsumsi MBG di sekolah serta larangan menyimpan makanan untuk dibawa pulang. Kebijakan tersebut dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan program.

Wakil Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang mengatakan aturan ini tidak dimaksudkan membatasi hak siswa, melainkan melindungi mereka dari risiko kesehatan. Menurut dia, MBG dirancang untuk memastikan kebutuhan gizi anak terpenuhi secara aman dan berkualitas.

Berita Lainnya:

SPPG Sengeti Ditutup Sementara Usai Dugaan Keracunan Massal

Soto MBG Diduga Pemicu Keracunan, Ratusan Siswa Muaro Jambi Masih Dirawat

Program MBG merupakan salah satu program strategis nasional yang menyasar pelajar di berbagai daerah. Program ini bertujuan meningkatkan status gizi anak, mendukung konsentrasi belajar, serta menekan angka stunting.

BGN berharap penerapan aturan baru ini dapat membuat pelaksanaan MBG lebih tertib dan bertanggung jawab. Sinergi antara satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) dan sekolah dinilai menjadi kunci agar manfaat program dapat dirasakan optimal tanpa menimbulkan risiko kesehatan.

BGN juga menyatakan akan terus melakukan evaluasi. Jika ditemukan pelanggaran terhadap ketentuan yang telah ditetapkan, BGN menyiapkan sanksi untuk menjaga kualitas dan kredibilitas Program Makan Bergizi Gratis di seluruh Indonesia.(Red)

Dilantik Malam Tadi, Ini Nama Pejabat Eselon II, III dan IV Sungai Penuh yang Dilantik Wawako Azhar Hamzah

Wawako Sungai Penuh Azhar Hamzah saat melantik dan mengukuhkan 144 pejabat Pemkot yang  terdiri atas 9 pejabat eselon II, 63 pejabat eselon III, dan 72 pejabat eselon IV. (Istimewa)

SUNGAIPENUH, MERDEKAPOST.COM – Pemerintah Kota Sungai Penuh kembali melakukan penyegaran besar dalam struktur birokrasi. Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, secara resmi melantik, mengukuhkan, dan mengambil sumpah jabatan 144 pejabat eselon II, III, dan IV di lingkungan Pemkot Sungai Penuh, Sabtu malam (31/1/2026).

Pelantikan berlangsung di Aula Kantor Wali Kota Sungai Penuh. Sekretaris Daerah Alpian, para asisten, kepala OPD, serta undangan lainnya turut menghadiri kegiatan tersebut. Pemerintah daerah menjadikan langkah ini sebagai strategi untuk memperkuat kinerja organisasi perangkat daerah (OPD) dan meningkatkan pelayanan publik.

Dari total 144 pejabat yang dilantik, terdiri atas 9 pejabat eselon II, 63 pejabat eselon III, dan 72 pejabat eselon IV. Rotasi dan pengukuhan ini diharapkan mampu mempercepat pembangunan daerah serta membentuk birokrasi yang lebih profesional dan adaptif.

Dalam arahannya, Wakil Wali Kota Azhar Hamzah menegaskan bahwa jabatan bukan sekadar posisi struktural, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

“Jabatan adalah kepercayaan. Saya berharap seluruh pejabat yang dilantik dapat bekerja sungguh-sungguh, profesional, loyal, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat,” tegas Azhar Hamzah.

Azhar Hamzah juga meminta para pejabat yang baru dilantik untuk segera beradaptasi dengan tugas masing-masing, meningkatkan kinerja OPD, serta memperkuat sinergi antarperangkat daerah demi mewujudkan visi pembangunan Kota Sungai Penuh.

Berikut beberapa nama mereka yang dilantik:

Eselon II:

Yz Oktavianus Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Suharman Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Perkebunan, dan Peternakan.

Alpianti Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Pengendalian Penduduk.

Aflizar Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah.

Dafri Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran.

Sunardi Kepala Dinas Perizinan dan Pelayanan Terpadu.

Tiarudin Kepala Dinas Koperasi dan Tenaga Kerja.

Joni Zeber Kepala Bappeda dan Riset Daerah.

Dedi Wahyudi Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga.

Bacaan Lainnya:

Bupati Merangin M Syukur Lantik 8 Pejabat Eselon II, Ini Daftar Namanya!

Eselon III

Mila Honovia – Irban I

Leni Yunilza – Sekretaris BPBD

Mahasa Erlangga – Kabag Perundang-undangan DPRD

Qory Ekaswati – Kabag Anggaran DPRD

Indri Firman – Kabid Bappeda

Alfred Yoza – Kabag Administrasi Pembangunan Setda

Azar Deni – Sekcam Sungai Bungkal

Maryani – Kabid Koperasi

Reni Kurnia – Kabid Pemberdayaan dan Pengembangan UMKM Diskop

Eko Purnaputra – Kabid Kesehatan Masyarakat Dinkes

Ners Marlinda Angriawan – Direktur RS Bakri

Mona Fitri Anggraini – Kabid Perencanaan, Evaluasi, dan Pengelolaan Sistem Informasi Bapenda

Heri Irawan – Kabid Pendapatan Pajak Daerah Bapenda

Eva Marni – Kabid Bappeda

Pebrinida Sasmita – Kabid Bappeda

Marman – Kabid Dinas Perhubungan

Helmi – Kabid Sarana dan Prasarana Damkar

Mira Satriani – Kabid Pembinaan PAUD Disdik

Deri Napolion – Kabid Pembinaan Disdik

Ners Romi Wijaya – Kabid Pelayanan Kesehatan Dinkes

dr. Rinda Purmasari – Kabid Pelayanan dan Keperawatan RSU

Febria Kusuma – Kabid Pelayanan Penunjang RSU

Dewi Erlina – Kabid Keuangan dan Perencanaan RSU

Leo Candra Kusnadi – Sekretaris Budparpora

Edwin Dwi Lesmana Putra – Kabid Perencanaan Bappeda

Depin Trisna Dewi – Kabid Pengembangan Kompetensi BKPSDM

Nova Rozi, S.Pd – Kabid Sarana dan Prasarana Dishub

Sandra Febrial – Kabid Pengelolaan BMD BKAD

Neli Madyawati – Sekretaris PPPA

Herlinda – Kabid PPPA

Osman – Kabid Perikanan

Dadang Sofriadi – Kabid Satpol PP

Despia Safitri – Kabid Lingkungan Hidup

Agustian Heri – Sekretaris BKAD

Fajri – Sekretaris Badan Pendapatan

Amrizon – Kabag Pemerintahan

Rozalek Basayrin – Kabag Ekonomi

Liza Permana Sari – Sekretaris PUPR

Yulizar – Sekretaris Satpol PP

Gusti Kurnia – Sekretaris PTSP

Sonya Lesmana – Sekretaris Diskoperasi

Ners Yafrizal – Kabid Dinas Kesehatan

Firta Melyati – Sekretaris Pertanian

Ir. Dita Autri – Kabid PUPR

Teddy Adrian – Kabid Perumahan PUPR

Dede Kostri – Kabid Bina Marga PUPR

Ari Susanti – Kabid Cipta Karya PUPR

Farya – Kabid Sosial

Setia Dwi Putri – Kabid PTSP

Fidya Putra, S.Sos – PTSP

Davit Setiawan – Kabid Koperasi

Widya Roza – Kabid Tanaman Hortikultura

Rini Misda Safrini – Kabid Ketahanan Pangan

Ners Reti – Kabid PPPP dan KB

Surya Anggraini – Kabid Ekonomi Kreatif

Nirpa – Kabid Pemuda

Endang Kurniawan – Kabid Olahraga

Sulastri – Kabid Bappeda

Ike Kurniawan – Kabid Anggaran BKAD

Puti Mayangsari – Kabid Akuntansi

Intan Suri – Kabid PBB dan BPHTB

Eliya Gusniardi – Kabid Balai Latihan

Reno Hanjoni – Kabid Perfilman

(adz)

SPPG Sengeti Ditutup Sementara Usai Dugaan Keracunan Massal

Muaro Jambi, Merdekapost.com – Operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sengeti, Kabupaten Muaro Jambi, resmi ditutup sementara menyusul dugaan keracunan massal yang dialami siswa, anak-anak, dan guru di Kecamatan Sekernan setelah mengonsumsi menu soto dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), Jumat (30/1/2026).

Sekretaris Daerah Kabupaten Muaro Jambi, Budhi Hartono, menegaskan penghentian operasional dilakukan sambil menunggu hasil investigasi dan uji laboratorium terhadap sampel makanan yang diduga menjadi sumber keracunan.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Koordinator SPPG. Mulai hari ini sampai keluarnya hasil investigasi, SPPG Sengeti ditutup sementara,” kata Budhi.

Menurutnya, sampel makanan telah diamankan untuk diperiksa di laboratorium. Proses investigasi melibatkan Badan Gizi Nasional (BGN) bersama pemerintah daerah serta pihak terkait lainnya. Hasil pemeriksaan tersebut akan dilaporkan ke BGN Pusat, yang memiliki kewenangan penuh menentukan sanksi maupun keberlanjutan operasional SPPG.

Baca Juga:

Bupati BBS Langsung Turun ke RS Pasca Dapat Kabar Puluhan Siswa Muaro Jambi Diduga Keracunan MBG

Bupati Merangin M Syukur Lantik 8 Pejabat Eselon II, Ini Daftar Namanya!

Soto MBG Diduga Pemicu Keracunan, Ratusan Siswa Muaro Jambi Masih Dirawat

“Pemerintah daerah hanya membantu proses investigasi. Keputusan selanjutnya sepenuhnya menjadi kewenangan BGN,” katanya.

Menariknya, Budhi mengungkapkan bahwa SPPG Sengeti berada di bawah naungan Yayasan Aziz Rukiyah Amanah, namun pihaknya mengaku tidak mengetahui secara pasti siapa pemilik yayasan tersebut.

“Iya, untuk pemiliknya kita tidak tahu siapa,” ucapnya.

Sebagai langkah lanjutan, pemerintah daerah berencana memanggil seluruh pengelola SPPG, pihak ketiga hingga investor yang terlibat dalam program MBG di Kabupaten Muaro Jambi.

“Senin akan kita panggil seluruh SPPG yang ada di Muaro Jambi. Ini sebagai bentuk penekanan dan evaluasi serius,” tegas Budhi.

Saat ini, kata Budhi, fokus utama pemerintah daerah adalah penanganan kesehatan anak-anak yang terdampak dugaan keracunan tersebut.

“Kita fokus ke pengobatan anak-anak terlebih dahulu,” pungkasnya.

Berdasarkan informasi yang didapat, Yayasan Aziz Rukiyah Amanah ini ada 4 SPPG yang dikelolah untuk wilayah Muaro Jambi sendiri. Berikut lokasinya :

1.SPPG Sengeti, RT 13 Kelurahan Sengeti.

2.SPPG Kebon IX Sungai Gelam.

3.SPPG Niaso, RT 04 Desa Niaso.

4.SPPG Bukit Baling, RT 03 Desa Bukit Baling.

(adz)

Bupati Merangin M Syukur Lantik 8 Pejabat Eselon II, Ini Daftar Namanya!

BANGKO - Bupati Merangin M Syukur melantik delapan pejabat hasil seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama tahun 2025. Pelantikan berlangsung di Aula Rumah Dinas Bupati Merangin, Jumat (30/1/2026).

Prosesi pelantikan dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Merangin Zulhifni, Asisten I Sukoso, seluruh kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Merangin, serta perwakilan Forkopimda Merangin.

Pelantikan berlangsung khidmat, diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Dalam sambutannya, Bupati M Syukur menegaskan para pejabat yang dilantik merupakan hasil seleksi terbuka yang dilaksanakan secara ketat dan objektif, berdasarkan kompetensi serta kualitas masing-masing peserta.

Baca Juga: Soto MBG Diduga Pemicu Keracunan, Ratusan Siswa Muaro Jambi Masih Dirawat

“Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang dilantik hari ini akan memimpin OPD strategis dengan beban kerja yang berat, namun sangat menentukan keberlangsungan tata kelola pemerintahan di Kabupaten Merangin,” ujar M Syukur.

Ia menjelaskan, OPD yang dipimpin para pejabat tersebut berperan langsung dalam peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), yang meliputi sektor kesehatan, pendidikan, dan standar hidup layak.

Menurut M Syukur, pelantikan ini bukan sekadar pemenuhan aturan administratif, melainkan bentuk kepercayaan yang harus dijawab dengan kinerja nyata.

“Setelah dilantik, saudara harus segera menyusun dan merealisasikan program-program kerja sesuai perjanjian kinerja yang telah ditandatangani,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya peran pejabat tinggi pratama dalam menentukan kualitas kinerja OPD.

Baca Juga: Bupati BBS Langsung Turun ke RS Pasca Dapat Kabar Puluhan Siswa Muaro Jambi Diduga Keracunan MBG

“Tinggi rendahnya kinerja OPD sangat ditentukan oleh kepemimpinan dan kebijakan pejabat pimpinan tinggi pratama. Saya berharap kebijakan yang diambil mampu mengakselerasi pencapaian visi dan misi Merangin Baru 2030,” katanya.

Bupati juga mengingatkan agar para pejabat menghilangkan ego sektoral, membangun komunikasi yang efektif antarunit kerja, serta menciptakan sinergi untuk mencapai tujuan bersama.

Selain itu, M Syukur berpesan agar para kepala OPD menjadi pemimpin yang inspiratif, mampu memotivasi jajaran staf, menciptakan lingkungan kerja yang kondusif, serta menjunjung tinggi profesionalisme dan pelayanan prima kepada masyarakat.

“Saudara yang dilantik hari ini bukan karena paling hebat, melainkan karena mendapat kepercayaan. Jalankan prioritas Bupati dan Wakil Bupati, tingkatkan disiplin, pahami visi, misi, dan program kerja demi kepentingan masyarakat Kabupaten Merangin,” pungkasnya.

Daftar Nama Pejabat Merangin yang Dilantik

1. Risdiansyah, ST, MM, sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang. Risdiansyah sebelumnya penata kelola sistem dan teknologi informasi BKPADMD Tanjab Timur

2. Ermanto, SKM., M.Si, sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan. Ermanto sebelumnya menjabat Sekretaris Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Merangin

3. Ahmad Khoiruddin Agung Saputro, S.IP, sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika. Ahmad Khoiruddin sebelumnya menjabat Sekretaris BPPRD Kabupaten Merangin.

4. Daryanto, SP, sebagai Kepala Dinas Peternakan dan Perkebunan. Daryanto sebelumnya menjabat Kabag Perekonomian Setda Kabupaten Merangin.

5. Mujiburrahman, SP, sebagai Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura. Sebelumnya Mujiburahman menjabat Sekretaris Dinas TPH Kabupaten Merangin

6. Sibas A, S.S.T, sebagai Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman. Sebelumnya Sibas menjadi Kabag Pengadaan Barang dan Jasa Setda Merangin.

7. dr. Irwan Kurniawan, sebagai Kepala Dinas Kesehatan. Sebelumnya dr Iwan menjabat Direktur RSUD Kolonel Abundjani Bangko

8. Dr. Misrinadi, S.Pd, MM, sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Misrinadi sebelumnya menjabat Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jambi.(adz)

Soto MBG Diduga Pemicu Keracunan, Ratusan Siswa Muaro Jambi Masih Dirawat

SENGETI  | MERDEKAPOST.COM – RSUD Ahmad Ripin Sengeti menjadi titik utama penanganan medis setelah ratusan siswa di Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muaro Jambi, mengalami gejala keracunan massal usai mengonsumsi soto yang disediakan oleh MBG, Sabtu (31/01/2026).

Sejak insiden ini mencuat, aktivitas pelayanan kesehatan di rumah sakit tersebut meningkat signifikan karena arus siswa yang berdatangan untuk mendapatkan penanganan.

Ratusan siswa yang terdampak langsung diarahkan ke sejumlah ruang perawatan sesuai tingkat keparahan gejala yang mereka alami.

BACA JUGA:

Bupati BBS Langsung Turun ke RS Pasca Dapat Kabar Puluhan Siswa Muaro Jambi Diduga Keracunan MBG

Sebagian siswa yang terlebih dahulu menjalani observasi dan dinyatakan stabil telah diperbolehkan pulang, sementara lainnya masih berada di bawah perawatan intensif karena mengalami gejala yang lebih berat.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Muaro Jambi, dr Aang Hambali, membenarkan adanya kejadian keracunan tersebut dan menyampaikan bahwa penanganan medis terus dilakukan secara berjenjang.

Berdasarkan data terbaru hingga Sabtu sore, tercatat sebanyak 150 siswa terdampak dan mendapatkan perawatan medis.

Menurut dr Aang, para siswa yang membutuhkan rawat inap ditempatkan di beberapa bangsal yang disiapkan untuk mengakomodasi lonjakan pasien.

Bangsal Obgyn menampung 35 siswa, Bangsal Bedah merawat 41 siswa, sementara Bangsal Interna menangani 6 siswa dengan kondisi yang membutuhkan pengawasan lebih lanjut.

Dari keseluruhan pasien rawat inap tersebut, sebanyak 14 siswa telah diperbolehkan pulang setelah seluruh gejalanya dinyatakan membaik oleh tim medis.

BACA JUGA: 

Korban Keracunan MBG Muaro Jambi Bertambah jadi 85 orang 

Sementara itu, puluhan siswa lainnya masih terus mendapatkan penanganan intensif untuk memastikan kondisi mereka benar-benar stabil.

Petugas kesehatan tetap melakukan pemantauan aktif terhadap seluruh siswa yang terdampak.

Tim surveilans Dinas Kesehatan Muaro Jambi juga telah turun langsung melakukan investigasi, termasuk mengambil sampel makanan serta melakukan penelusuran menyeluruh guna memastikan penyebab pasti insiden keracunan ini.

Proses evaluasi medis dan penyelidikan lapangan masih berlangsung untuk memastikan langkah penanganan lanjutan dapat dilakukan dengan tepat sesuai standar keselamatan kesehatan masyarakat.(*)

Korban Keracunan MBG Muaro Jambi Bertambah jadi 85 orang



Muaro Jambi - Korban keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Sengeti, Kabupaten Muaro Jambi, bertambah menjadi 85 orang hingga Jumat sore (30/01/2026). 

Seluruh korban dirawat di RSUD Ahmad Ripin Sengeti.

Baca Juga: Bupati BBS Langsung Turun ke RS Pasca Dapat Kabar Puluhan Siswa Muaro Jambi Diduga Keracunan MBG

Insiden keracunan diduga berasal dari menu soto yang disajikan oleh SPPG dan berdampak pada tujuh sekolah. 

Dua guru turut menjadi korban setelah mencicipi makanan sebelum dibagikan kepada siswa. Tak hanya siswa, anggota keluarga juga ikut keracunan usai menyantap sisa makanan.

Pihak SPPG Sengeti membantah makanan basi dan menegaskan sajian telah sesuai standar. Sementara itu, Bupati Muaro Jambi Bambang Bayu Suseno memastikan seluruh korban dirawat intensif dan biaya pengobatan ditanggung pemerintah daerah. (sumber: jambisharing)


Catut Foto Kadis PUPR Kerinci, Nomor WhatsApp Diduga Modus Penipuan

Kerinci, Merdekapost.com – Sebuah nomor WhatsApp tidak dikenal beredar dengan menggunakan foto profil Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kerinci, Maya Novefry.

Oknum tidak bertanggung jawab diduga sengaja menjalankan aksi tersebut untuk menghubungi sejumlah pihak.

Kepala Dinas PUPR Kerinci, Maya Novefry, membenarkan adanya penyalahgunaan foto profil miliknya. Ia menerima laporan langsung dari seorang teman yang mendapat pesan dari nomor WhatsApp tidak dikenal tersebut.

“Saya mendapat informasi dari seorang teman. Nomor WhatsApp itu menghubungi salah satu teman saya dengan menggunakan foto profil saya,” ungkap Maya Novefry saat dikonfirmasi, Jum’at (30/1/2026).

Maya Novefry juga menyampaikan bahwa dirinya hanya menggunakan satu nomor WhatsApp pribadi. Selama ini, rekan kerja, kolega, dan masyarakat mengenal nomor tersebut sebagai satu-satunya kontak resmi miliknya.

“Selain nomor pribadi yang biasa saya gunakan, saya tidak memiliki nomor kontak lain,”beber Maya.

Maya Novefry memastikan bahwa setiap pesan atau panggilan dari nomor tak dikenal yang menggunakan foto profil dirinya sama sekali tidak berasal darinya.

Baca Juga:Kemenag Pastikan Hak Guru dan Dosen Lulusan PPG 2025 Terpenuhi

“Jika ada nomor tak dikenal yang menghubungi dengan menggunakan foto profil saya, itu bukan saya,” ujarnya.

“Para kerabat, Rekan kerja, kolega hingga masyarakat agar tetap waspada dan tidak mudah mempercayai pesan yang mengatasnamakan dirinya. Selalu melakukan konfirmasi langsung atau mengabaikan pesan yang mencurigakan. langkah tersebut dapat mencegah potensi penipuan dan praktik penyalahgunaan identitas,” pungkasnya.

Sebagai tambahan informasi, praktik penyalahgunaan identitas melalui aplikasi pesan instan seperti WhatsApp terus meningkat. Oleh karena itu, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan dan selalu memverifikasi setiap permintaan, terutama yang berkaitan dengan kepentingan pribadi maupun keuangan.(adz)

Kemenag Pastikan Hak Guru dan Dosen Lulusan PPG 2025 Terpenuhi

JAKARTA – Kabar baik datang bagi para guru dan dosen di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) yang telah dinyatakan lulus Pendidikan Profesi Guru (PPG) maupun Sertifikasi Dosen pada tahun 2025. Kabar ini berlaku bagi tenaga pendidik berstatus PNS, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), hingga guru dan dosen non-PNS atau honorer.

Untuk menjamin terpenuhinya hak para pendidik tersebut, Kemenag mengusulkan Anggaran Belanja Tambahan (ABT) sebesar Rp5,872 triliun. Dana tersebut dialokasikan khusus untuk pembayaran Tunjangan Profesi Guru (TPG) dan Tunjangan Profesi Dosen (TPD) pada Tahun Anggaran 2026.

Sekretaris Jenderal Kemenag, Kamaruddin Amin, menjelaskan bahwa pengajuan ABT difokuskan bagi guru dan dosen Kemenag yang lulus PPG dan sertifikasi dosen pada 2025. Usulan anggaran tersebut telah disampaikan langsung oleh Menteri Agama dalam rapat kerja bersama Komisi VIII DPR dan mendapat persetujuan.

“Kami berupaya maksimal agar hak guru dan dosen binaan Kemenag dapat dipenuhi. Usulan ABT sebesar Rp5,872 triliun sudah disampaikan dan disetujui dalam rapat kerja,” ujar Kamaruddin di Jakarta, Rabu.

Ia menjelaskan, pengajuan ABT diperlukan karena proses PPG dan sertifikasi dosen baru rampung pada Desember 2025. Sementara itu, batas pengajuan anggaran untuk tahun berikutnya, yakni 2026, telah ditetapkan pada Oktober 2025. Akibatnya, kebutuhan anggaran TPG dan TPD bagi lulusan 2025 belum tercantum dalam pagu awal APBN 2026.

Saat ini, proses pengajuan ABT masih berjalan dan tengah melalui tahap reviu oleh Inspektorat Jenderal Kemenag. Setelah proses tersebut selesai, usulan anggaran akan diajukan ke Kementerian Keuangan untuk memperoleh persetujuan final.

Apabila telah disetujui, Kemenag akan segera memproses pencairan TPG dan TPD. Kamaruddin berharap pencairan tunjangan profesi dapat dilakukan sekitar Maret 2026, dengan perhitungan pembayaran tetap berlaku sejak Januari 2026 sesuai ketentuan.

“Kami menargetkan pencairan sekitar Maret 2026, namun hak guru dan dosen tetap dihitung mulai Januari 2026,” jelasnya.

Kamaruddin menambahkan, perhitungan kebutuhan anggaran dilakukan secara cermat dan terperinci, mencakup data nama dan alamat penerima, serta seluruh kategori guru dan dosen, baik PNS, PPPK, maupun non-PNS. Penghitungan tersebut dilakukan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Islam bersama Ditjen Bimas agama lainnya agar penyaluran tunjangan tepat sasaran.(*)

Bupati BBS Langsung Turun ke RS Pasca Dapat Kabar Puluhan Siswa Muaro Jambi Diduga Keracunan MBG

Bupati BBS Langsung Turun ke RS Pasca Dapat Kabar Puluhan Siswa Muaro Jambi Diduga Keracunan MBG.(ist)

MUAROJAMBI, MERDEKAPOST.COM — Puluhan anak di Kabupaten Muaro Jambi diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi makanan dari sekolah. Jumlah korban dilaporkan lebih dari 40 orang, sebagian besar merupakan anak usia sekolah, dengan gejala muntah, diare, badan lemas, hingga bibir membiru.

Bupati Muaro Jambi Bambang Bayu Suseno mengatakan pemerintah daerah menanggung seluruh biaya pengobatan korban. “Kesehatan anak-anak menjadi prioritas utama. Seluruh pengobatan diberikan secara gratis,” kata dia.

Baca Juga:

Diduga Keracunan Makanan MBG, Puluhan Murid di Muaro Jambi dilarikan ke Rumah Sakit

Wako Alfin dan Wawako Azhar Tinjau SPAM Hamparan Rawang

Pantauan di RSUD Ahmad Ripin Sengeti menunjukkan pasien anak terus berdatangan sejak siang hari dengan keluhan serupa. Sejumlah orang tua menyebut gejala muncul tidak lama setelah anak-anak mengonsumsi makanan di sekolah.

Fitriani, orang tua murid tingkat RA, mengatakan anaknya mengalami muntah dan gemetaran usai makan di sekolah. “Sekitar pukul sebelas masih normal. Setelah makan di sekolah, kondisinya langsung menurun,” ujarnya.

Kasus serupa juga dialami murid SD Negeri 205 Kelurahan Sengeti. Ratih, orang tua murid, mengatakan anaknya mengalami muntah dan diare setelah menyantap menu soto dari program Makanan Bergizi Gratis di sekolah.

Bacaan Lainnya:

Terjun Langsung ke Alam, Bupati Kerinci Monadi Susuri Hutan Pauh Tinggi

Pemerintah daerah menyatakan tengah menyiapkan langkah penanganan lanjutan terkait Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Namun, fokus utama saat ini adalah penanganan medis agar seluruh korban segera pulih. Pemerintah mengimbau masyarakat tetap tenang dan mengikuti arahan petugas kesehatan.(Red)

Wako Alfin dan Wawako Azhar Tinjau SPAM Hamparan Rawang

 

Wako Alfin dan Wawako Azhar Tinjau SPAM Hamparan Rawang.(ist/hms)

SUNGAI PENUH – Walikota Sungai Penuh, Alfin, SH bersama Wakil Walikota Azhar Hamzah meninjau Sarana Penyediaan Air Minum (SPAM) Hamparan Rawang yang berlokasi di Desa Simpang Tiga Rawang, Kecamatan Hamparan Rawang, Jumat (30/1).

Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi infrastruktur SPAM serta memastikan sistem penyediaan air bersih dapat berfungsi optimal dalam memenuhi kebutuhan masyarakat setempat operasional serta kendala yang dihadapi di lapangan.

Baca Juga: Wako Alfin Gandeng Lembaga Adat Enam Luhah dalam Mendukung Pembangunan di Sungai Penuh

Walikota Sungai Penuh Alfin, SH menegaskan bahwa ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah. Ia berharap keberadaan SPAM Hamparan Rawang dapat memberikan manfaat maksimal dan berkelanjutan bagi warga.

Peninjauan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Sungai Penuh dalam meningkatkan pelayanan dasar serta mendukung kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan infrastruktur yang memadai dan berfungsi dengan baik.(adz)

Wako Alfin Gandeng Lembaga Adat Enam Luhah dalam Mendukung Pembangunan di Sungai Penuh

SUNGAIPENUH, MERDEKAPOST.COM -- Walikota Sungai Penuh Alfin menerima kunjungan silaturahmi Lembaga Kerapatan Adat Enam Luhah Sungai Penuh bersama para ninik mamak, pemangku adat, dan tokoh masyarakat. Pertemuan berlangsung di rumah dinas wali kota, Kamis, (29/01/2026)

Dalam pertemuan tersebut, perwakilan lembaga adat menyampaikan sejumlah aspirasi terkait pembangunan daerah. Isu yang mengemuka antara lain pembangunan infrastruktur, peningkatan pelayanan publik, serta pemerataan pembangunan di wilayah Enam Luhah.

Alfin mengatakan pertemuan dengan tokoh adat menjadi bagian penting dalam proses pengambilan kebijakan pemerintah daerah. Menurut dia, aspirasi masyarakat adat diperlukan untuk memastikan pembangunan berjalan adil dan berkelanjutan.

Bacaan Lainnya:

Terjun Langsung ke Alam, Bupati Kerinci Monadi Susuri Hutan Pauh Tinggi

Diduga Keracunan Makanan MBG, Puluhan Murid di Muaro Jambi dilarikan ke Rumah Sakit

“Pemerintah kota membuka ruang dialog dan akan menindaklanjuti setiap masukan yang disampaikan,” kata Alfin.

Ia menambahkan, keterlibatan ninik mamak dan pemangku adat dinilai strategis dalam menjaga harmoni sosial sekaligus mendukung agenda pembangunan Kota Sungai Penuh.

Silaturahmi berlangsung dalam suasana kekeluargaan dan diakhiri dengan komitmen memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga adat.(Adz)

Wako Alfin & Wawako Azhar Hamzah Salat Jumat Bersama Masyarakat Simpang 3 Rawang

   

Merdekapost.com – Walikota Sungai Penuh Alfin, SH bersama Wakil Walikota Azhar Hamzah melaksanakan silaturahmi sekaligus menunaikan salat Jumat bersama masyarakat di Masjid Nurul Hidayah, Desa Simpang Tiga Rawang, Kecamatan Hamparan Rawang, Jumat (30/1).

Kehadiran Walikota dan Wakil Walikota disambut hangat oleh jamaah serta tokoh masyarakat setempat. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus menyerap aspirasi secara langsung.

Usai pelaksanaan salat Jumat, Walikota Alfin menyampaikan bahwa silaturahmi dengan masyarakat melalui kegiatan keagamaan merupakan sarana penting untuk membangun komunikasi yang harmonis antara pemerintah dan warga.

“Melalui silaturahmi seperti ini, kami ingin lebih dekat dengan masyarakat, mendengar langsung aspirasi, serta bersama-sama menjaga persatuan dan kerukunan,” ujar Wako Alfin.

Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan penuh keakraban serta sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan dan peningkatan sarana ibadah, Pemerintah Kota Sungai Penuh menyalurkan bantuan melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Jambi sebesar Rp5.000.000,- untuk Masjid Nurul Hidayah. (*)

Diduga Keracunan Makanan MBG, Puluhan Murid di Muaro Jambi dilarikan ke Rumah Sakit

Diduga Keracunan Makanan MBG, Puluhan Murid di Sekernan Muaro Jambi dilarikan ke RSUD Ahmad Ripin Sengeti.(ist)

MUAROJAMBI, MERDEKAPOST.COM — Puluhan murid dari sejumlah sekolah di Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muaro Jambi, di duga mengalami keracunan setelah mengonsumsi makanan dari program Makanan Bergizi Gratis (MBG), pada Jumat, (30/01/2026).

Akibat kejadian itu, puluhan murid SD di larikan ke RSUD Ahmad Ripin Sengeti, untuk mendapatkan penanganan medis.

Pantauan di rumah sakit menunjukkan anak-anak datang dengan keluhan muntah, diare, badan lemas, hingga gemetar. Sejumlah pasien bahkan harus mendapat penanganan intensif karena kondisi fisik yang melemah.

Orang tua murid, mengatakan anaknya mulai mengalami gejala tidak lama setelah pulang sekolah. “Setelah makan di sekolah dan sampai di rumah, anak saya langsung muntah-muntah. Bibirnya sampai biru dan badannya gemetaran,”ungkapnya.

Menurutnya, sebelum itu anaknya tidak mengonsumsi makanan lain selain menu dari sekolah.

Kasus serupa dialami murid SD Negeri 205 Kelurahan Sengeti. Ratih, orang tua murid, mengatakan anaknya sempat terlihat sehat sepulang sekolah sebelum akhirnya mengalami muntah dan diare. “Di sekolah makan soto dari program MBG,” ujarnya.

Berdasarkan informasi sementara, para murid yang di duga keracunan berasal dari sekolah-sekolah penerima distribusi makanan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Wilayah Sengeti, yang menjadi penyedia menu dalam program MBG.

Hingga berita ini di turunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak penyedia makanan maupun instansi terkait mengenai penyebab kejadian tersebut. Aparat kesehatan masih melakukan pendataan jumlah korban dan menelusuri sumber makanan yang di duga memicu keracunan.

Peristiwa ini memicu kekhawatiran masyarakat terhadap keamanan serta pengawasan distribusi makanan dalam program Makanan Bergizi Gratis, khususnya bagi anak-anak usia sekolah.(Red)

Bupati Fadhil Arief Dukung Seleksi Pemain Muda Jambi, Batang Hari Jadi Pusat Talent Scouting

 

Merdekapost.com – Bupati Mhd. Fadhil Arief menunjukkan komitmennya terhadap pembinaan olahraga usia dini dengan memfasilitasi proses seleksi dan pencarian bakat pemain muda sepak bola di Provinsi Jambi. Kegiatan talent scouting ini berlangsung di serambi Rumah Dinas Bupati Batang Hari, Jumat (30/01/2026), sebagai bagian dari dukungan pemerintah daerah terhadap perkembangan sepak bola lokal. 

Seleksi yang dipusatkan di Muara Bulian ini diikuti oleh puluhan pelajar yang antusias berpartisipasi dalam sesi wawancara dan penilaian bakat oleh tim talent scouting. Talent scouting second chance menjadi kesempatan bagi peserta untuk menunjukkan minat, motivasi, dan potensi mereka dalam dunia sepak bola. 

Bupati Fadhil Arief menyatakan dukungan penuh dari pemerintah kabupaten agar proses pencarian bakat dapat berjalan lancar dan terkoordinasi dengan baik. Ia berharap fasilitas yang disediakan dapat membantu para penyelenggara dan tim pencari bakat bekerja optimal untuk menyeleksi calon pemain berbakat yang layak dibina ke jenjang berikutnya. 

Penyelenggaraan kegiatan ini merupakan wujud nyata dari peran Batang Hari sebagai tuan rumah yang memberi ruang bagi generasi muda untuk tumbuh dan berprestasi dalam olahraga, khususnya sepak bola. Nantinya, hanya beberapa peserta terbaik yang akan terpilih untuk melanjutkan tahap pembinaan yang lebih intens melalui kompetisi dan pelatihan lanjutan. (*)

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs