SMPN 34 Kerinci dan SMPN 12 Kota Jambi Raih Kemenangan pada Hari Ketiga JSFL

Jambi School Football League 2026: SMPN 34 Kerinci dan SMPN 12 Kota Jambi Raih Kemenangan pada Hari Ketiga JSFL Kamis (14/5/2026). 

MUARA BULIAN -  Cuaca cerah mewarnai jalannya pertandingan hari ketiga turnamen  Jambi School Football League 2026  di Lapangan Garuda Alun-alun Kabupaten Batanghari, Kamis (14/5/2026). 

Dua pertandingan yang mempertemukan tim-tim SMP dari berbagai daerah di Provinsi Jambi berlangsung sengit dan menyita perhatian penonton pada sore hari ini.

Pada pertandingan pertama, SMPN 34 Kerinci berhasil menaklukkan SMPN 11 Kota Sungai Penuh dengan skor akhir 2-1.

Sejak peluit babak pertama dibunyikan, kedua tim tampil menyerang dan saling menekan pertahanan lawan.

Baca Juga: Wako Alfin Resmi Buka FLS2N dan O2SN Tingkat Kota Sungai Penuh 2026

Pantauan media ini di laga JSFL, intensitas permainan berlangsung tinggi meski  satu pemain SMPN 34 Kerinci harus menerima kartu merah pada babak pertama.

Kendati demikian, SMPN 34 Kerinci tetap mampu mempertahankan keunggulan 1-0 hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, SMPN 34 Kerinci kembali menambah keunggulan melalui serangan cepat yang gagal diantisipasi lini pertahanan lawan.

Tidak berselang lama, SMPN 11 Kota Sungai Penuh mencoba bangkit dengan mengatur ulang strategi permainan dan berhasil memperkecil ketertinggalan lewat satu gol balasan.

Baca Juga: Kamabicab Kerinci Buka Jambore Cabang 2026, Kak Monadi Dorong Generasi Muda yang Tangguh dan Berkarakter

Namun hingga peluit panjang dibunyikan wasit, skor 2-1 tetap bertahan untuk kemenangan SMPN 34 Kerinci.

Sementara itu, pertandingan kedua mempertemukan SMPN 1 Bungo melawan SMPN 12 Kota Jambi. Laga tersebut juga mendapat sorotan penonton lantaran SMPN 12 Kota Jambi tampil dominan sejak awal pertandingan.

Pada babak pertama, SMPN 12 Kota Jambi langsung unggul telak 5-0 melalui serangan bertubi-tubi yang sulit dibendung lawan.

Meski tertinggal cukup jauh, para pemain SMPN 1 Bungo tetap menunjukkan semangat juang tinggi dengan terus berupaya mengejar ketertinggalan dan memperkuat lini pertahanan.

Hingga pertandingan berakhir, SMPN 12 Kota Jambi tetap memimpin dengan skor 5-0.(Adz)

Musda VI PPNI Kota Sungai Penuh Sukses, Wako Alfin: Perawat Garda Terdepan Pelayanan Kesehatan

Wako Alfin membuka secara resmi Musyawarah Daerah (Musda) VI Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kota Sungai Penuh.(Adz)

SUNGAI PENUH - Musyawarah Daerah (Musda) VI Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kota Sungai Penuh berjalan sukses.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wali Kota Sungai Penuh Alfin, turut dihadiri Ketua TP-PKK Kota Sungai Penuh Sri Kartini Alfin, dan jajaran pengurus dan anggota PPNI, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Wali Kota Alfin menyampaikan apresiasi kepada seluruh perawat yang selama ini terus menunjukkan dedikasi dan pengabdian dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Baca Juga:

Wako Alfin Resmi Buka FLS2N dan O2SN Tingkat Kota Sungai Penuh 2026

Menurutnya, perawat memegang peranan penting sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan karena selalu hadir mendampingi pasien, mulai dari proses perawatan hingga pemulihan.

“Perawat merupakan salah satu pilar utama pelayanan kesehatan. Profesionalisme, kepedulian, dan semangat pengabdian yang dimiliki para perawat sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat,” ujar Alfin.

Baca Juga:

Kamabicab Kerinci Buka Jambore Cabang 2026, Kak Monadi Dorong Generasi Muda yang Tangguh dan Berkarakter

Ia menegaskan, Pemerintah Kota Sungai Penuh terus mendorong peningkatan pelayanan kesehatan yang cepat, tepat, ramah, aman, adil, dan manusiawi agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara optimal.

Alfin juga berharap Musda VI PPNI menjadi momentum memperkuat soliditas organisasi sekaligus meningkatkan kapasitas sumber daya perawat di Kota Sungai Penuh.

“Melalui Musda ini, saya berharap lahir program-program kerja yang mampu mendukung kemajuan pelayanan kesehatan dan memperkuat peran perawat di tengah masyarakat,” tambahnya. (Red)

Wako Alfin Resmi Buka FLS2N dan O2SN Tingkat Kota Sungai Penuh 2026

SUNGAI PENUH, MERDEKAPOST.COM – Wali Kota Sungai Penuh Alfin, SH secara resmi membuka kegiatan Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N), Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), Olimpiade Sains Nasional (OSN), Lomba Cerdas Cermat (LCC), Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI), Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), dan Gala Siswa Indonesia (GSI) jenjang SD/MI dan SMP/MTs se-Kota Sungai Penuh Tahun 2026, Kamis (14/5).

Kegiatan yang digelar sebagai ajang pengembangan prestasi dan kreativitas pelajar tersebut diikuti peserta dari berbagai sekolah di Kota Sungai Penuh.

Baca Juga: 

Kamabicab Kerinci Buka Jambore Cabang 2026, Kak Monadi Dorong Generasi Muda yang Tangguh dan Berkarakter

Dalam sambutannya, Wali Kota Alfin menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wadah penting untuk menggali potensi siswa di bidang akademik, olahraga, seni, budaya, dan keagamaan.

“Melalui kegiatan ini diharapkan lahir generasi muda yang berprestasi, berkarakter, serta mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi,” ujar Wako Alfin.

Ia juga mengapresiasi seluruh pihak, khususnya para guru dan tenaga pendidik, yang terus membina dan mendukung pengembangan bakat siswa di sekolah.

Selain itu, Wali Kota mengajak seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas, disiplin, dan semangat kompetisi yang sehat selama perlombaan berlangsung.(Adz)

Kamabicab Kerinci Buka Jambore Cabang 2026, Kak Monadi Dorong Generasi Muda yang Tangguh dan Berkarakter

Bupati Kerinci selaku Kamabicab Kwarcab Kerinci resmi membuka kegiatan Jambore Cabang Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Kerinci Tahun 2026 yang digelar di Bumi Perkemahan Desa Lubuk Nagodang pada 13–16 Mei 2026.(Doc.Istimewa)

Kerinci, Merdekapost.com – Bupati Kerinci selaku Kamabicab Kwarcab Kerinci resmi membuka kegiatan Jambore Cabang Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Kerinci Tahun 2026 yang digelar di Bumi Perkemahan Desa Lubuk Nagodang pada 13–16 Mei 2026.

Kegiatan bertema “Tangguh, Aktif, Jiwaku Inspiratif” tersebut diikuti ratusan anggota Pramuka Penggalang dari berbagai kwartir ranting di Kabupaten Kerinci.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Kwarda Jambi Kak Yevi Rivaldi, S.H., M.H. selaku sekretaris Kwarda Jambi beserta anggota dan perwakilan Dewan Kerja Daerah Kwarda Jambi, Kamabicab Kerinci Kak Monadi, S.Sos., M.Si., Kakwarcab Kerinci Kak Murison, S.Pd., S.Sos., M.Si., Unsur Forkompinda,Forkompincab, Kabupaten Kerinci beserta sekretaris, Kakwaran Dalam Jajaran Kwarcab Kerinci, Para Andalan,Dan Pelatih Pramuka Kwarcab Kerinci.

Baca Juga:

Komitmen Pejuang Petani, Bupati Kerinci Monadi Teken MoU Cetak Sawah 2026

Sebanyak 18 kwartir ranting tercatat sebagai peserta jambore, dengan 16 ranting hadir mengikuti kegiatan. Total penghuni bumi perkemahan mencapai 606 orang.

Dalam sambutannya, Ketua Kwarcab Kerinci, Kak Murison, menyampaikan bahwa Jambore Cabang merupakan sarana strategis dalam membangun karakter generasi muda serta mempererat persaudaraan antar anggota Pramuka.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang pertemuan dan perkemahan, tetapi juga wadah meningkatkan keterampilan, menanamkan disiplin, membangun jiwa kepemimpinan, serta memperkuat semangat kebersamaan.

“Melalui Jambore ini, kami berharap lahir generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter kuat, berakhlak mulia, dan bertanggung jawab terhadap bangsa dan negara,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Kwarda Jambi, Kak Yevi Rivaldi, menyampaikan bahwa jambore merupakan kegiatan pertemuan besar Pramuka yang diselenggarakan secara berjenjang mulai dari tingkat ranting hingga dunia.

Baca Juga: Longsor di Bungo Telan Korban Jiwa, Gubernur Al Haris: Pemda Harus Ambil Langkah Cepat

Ia menegaskan bahwa melalui kegiatan tersebut, peserta didik diharapkan mampu mengamalkan kode kehormatan Pramuka, mempererat persaudaraan, serta mengembangkan nilai kepemimpinan, kemandirian, kerja sama, dan kepedulian sosial.

Dalam kesempatan itu, Kwarda Jambi juga menyampaikan agenda besar Gerakan Pramuka tahun 2026, yakni pelaksanaan Jambore Daerah Jambi pada Juni 2026 di Bumi Perkemahan Cadika Muaro Jambi, Sungai Gelam, serta Jambore Nasional yang direncanakan berlangsung pada Agustus 2026.

Kegiatan pembukaan jambore turut dirangkai dengan penyerahan tanda penghargaan Pancawarsa kepada para pembina dan andalan cabang, serta penyerahan Tanda Garuda kepada Pramuka Penggalang di jajaran Kwarcab Kerinci.

Bupati Monadi Tekankan Pembinaan Karakter Generasi Muda

Bupati Kerinci, Monadi, dalam sambutannya menekankan bahwa jambore bukan sekadar kegiatan berkemah maupun perlombaan fisik, melainkan momentum penting dalam pembangunan karakter dan penempaan mental generasi muda.

Baca Juga: Bupati M Syukur Akan Selesaikan Gaji Pegawai BLUD RSUD Kol. Abundjani Bangko

Menurutnya, esensi jambore adalah melatih jiwa kepemimpinan, memperkuat persaudaraan, serta menanamkan nilai pengabdian kepada bangsa dan daerah.

“Jambore adalah tempat menempa mental, melatih kemandirian, dan membangun disiplin untuk menjadi generasi yang tangguh menghadapi masa depan,” ungkapnya.

Bupati juga mengingatkan para peserta agar mampu menghadapi tantangan era digital dengan bijak serta menjauhi pengaruh negatif seperti narkoba dan kekerasan.

Selain itu, ia memotivasi anggota Pramuka agar tidak minder meskipun berasal dari keluarga sederhana. Menurutnya, banyak tokoh besar lahir dari kesederhanaan dengan modal semangat belajar dan keberanian bermimpi besar.

Menutup sambutannya, Kamabicab Kerinci secara resmi membuka Jambore Cabang Kerinci Tahun 2026 dengan ditandai pemukulan gong dan pengalungan tanda peserta sebagai simbol dimulainya pesta besar Pramuka Penggalang Kabupaten Kerinci.(adz)

Bupati Monadi Resmi Buka Jambore Pramuka Kwarcab Kerinci 2026

 

Merdekapost.com - Bupati Kerinci, Monadi, secara resmi membuka Jambore Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Kerinci Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung penuh semangat dan antusiasme dari ratusan peserta pramuka yang datang dari berbagai gugus depan di Kabupaten Kerinci.


Dalam sambutannya, Monadi menegaskan bahwa Jambore Pramuka bukan sekadar kegiatan perkemahan biasa. Menurutnya, jambore menjadi ruang penting untuk membentuk karakter, memperkuat jiwa kepemimpinan, serta menanamkan semangat pengabdian kepada bangsa dan daerah.


Selain itu, Monadi juga mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan kegiatan tersebut sebagai wadah membangun persaudaraan, melatih kemandirian, dan meningkatkan disiplin diri sejak usia muda.


Monadi menilai perkembangan zaman menghadirkan tantangan besar bagi generasi muda. Karena itu, ia menekankan pentingnya Gerakan Pramuka sebagai benteng karakter di tengah derasnya arus teknologi dan perubahan sosial.


Menurutnya, Pramuka mengajarkan nilai kejujuran, pengorbanan, persaudaraan, serta kepedulian terhadap sesama tanpa membedakan suku, agama, maupun latar belakang.


“Jambore ini bukan hanya tentang mendirikan tenda atau mengikuti perlombaan. Namun, kegiatan ini melatih mental, membangun disiplin, dan membentuk generasi yang tangguh menghadapi masa depan,” ujar Monadi.


Lebih lanjut, ia mengingatkan peserta agar menggunakan teknologi secara bijak. Ia juga meminta generasi muda menjauhi narkoba, kekerasan, serta pengaruh negatif media sosial.


Di sisi lain, Monadi berharap para anggota Pramuka mampu memanfaatkan teknologi untuk belajar, berkarya, dan membangun daerah. (*)

Sang Ibu Berhasil Diselamatkan, Namun Dua Bocah Kakak Beradik Tewas Tertimbun Longsor Bungo

Proses Evakuasi jenazah korban yang tertimbun reruntuhan bangunan serta tanah longsor di Dusun Empelu, Tanah sepenggal Kabupaten Bungo Jambi, Rabu (13/5/2026) kemarin.

BUNGO, MERDEKAPOST.COM – Bencana tanah longsor menimpa satu unit rumah warga di Dusun Empelu, Kecamatan Tanah Sepenggal, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi, Rabu (13/5/2026) sekitar pukul 12.10 WIB.

Peristiwa tragis tersebut mengakibatkan dua anak pemilik rumah meninggal dunia setelah tertimbun material longsor dan reruntuhan bangunan. Kedua korban diketahui bernama Arya (10) dan Repita (4).

Sementara itu, ibu korban, Suryani (35), sempat tertimbun hingga bagian kaki. Beruntung, ia berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat meski mengalami luka berat pada bagian kaki.

Wakapolres Bungo, Kompol Aswindo, saat dikonfirmasi di lokasi kejadian mengatakan proses evakuasi korban berlangsung cukup lama karena material tanah bercampur reruntuhan rumah menimpa para korban.

“Evakuasi korban menggunakan alat berat dari Dinas PU dan BPBD Bungo, melibatkan tim SAR gabungan serta warga sekitar. Korban pertama, Suryani, hanya bagian kaki yang tertimbun sehingga lebih cepat diselamatkan,” ujar Aswindo.

Usai mengevakuasi Suryani ke RS Muara Bungo, tim gabungan kembali melakukan pencarian terhadap dua korban lainnya. Proses pencarian dilakukan menggunakan alat berat lantaran material bangunan rumah yang roboh menumpuk di lokasi.

“Setelah beberapa jam pencarian, kedua korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Sementara ayah korban saat kejadian sedang berada di luar rumah,” katanya.

Selain menelan korban jiwa, longsor tersebut juga menghancurkan seluruh bangunan rumah beserta isinya.

Atas kejadian ini, Wakapolres mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi bencana di tengah cuaca ekstrem yang masih terjadi di wilayah Kabupaten Bungo.

“Kami turut berduka cita atas musibah ini. Semoga keluarga korban diberi ketabahan dan kekuatan menghadapi cobaan ini. Kami juga mengingatkan masyarakat agar tetap waspada karena cuaca saat ini tidak menentu,” tutupnya. (Red)

Wujud Kenangan dan Kepedulian, Orang Tua Siswa Serahkan Infaq dan Shodaqoh untuk Pembangunan Mushala MIN 1 Kerinci

Kerinci, Merdekapost.com - Suasana haru dan penuh kebersamaan mewarnai acara perpisahan siswa/i kelas VI MIN 1 Kerinci yang berlangsung pada Selasa, 12 Mei 2026. Dalam momentum penuh makna tersebut, para orang tua siswa menunjukkan rasa cinta dan kepedulian mereka kepada madrasah melalui penyerahan infaq dan shodaqoh untuk pembangunan mushala madrasah.

Infaq dan shodaqoh dengan total sebesar Rp2.500.000 diserahkan secara langsung dalam rangkaian acara perpisahan sebagai bentuk kenangan dan kontribusi nyata dari orang tua siswa kepada madrasah yang telah menjadi tempat belajar dan tumbuh bagi putra-putri mereka selama ini. Penyerahan bantuan diterima langsung oleh Ketua Panitia Pembangunan Mushala, Bapak Harmadi, S.Ag., bersama Kepala Madrasah, Ibu Hasminiyeti.S, S.Ag., M.Pd.

Momentum penyerahan bantuan ini mendapat apresiasi dari seluruh tamu undangan dan keluarga besar madrasah. Kepedulian para wali murid menjadi bukti kuatnya hubungan kekeluargaan antara orang tua dan pihak madrasah dalam mendukung kemajuan sarana ibadah di lingkungan sekolah.

Kepala Madrasah, Ibu Hasminiyeti.S, S.Ag., M.Pd, menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya atas perhatian serta dukungan para orang tua siswa. Beliau berharap bantuan tersebut dapat menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan bagi seluruh pihak yang terlibat.

Bacaan Lainnya: Komitmen Pejuang Petani, Bupati Kerinci Monadi Teken MoU Cetak Sawah 2026

"Semoga sumbangan yang diberikan menjadi ladang pahala dan membawa manfaat besar bagi kemajuan mushala MIN 1 Kerinci. Terima kasih atas kepedulian dan kenangan indah yang diberikan kepada madrasah tercinta ini," ungkap beliau.

Acara perpisahan yang berlangsung penuh haru tersebut tidak hanya menjadi momen pelepasan siswa/i kelas VI, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan, kepedulian, dan semangat gotong royong keluarga besar MIN 1 Kerinci dalam membangun lingkungan madrasah yang lebih baik.(*)

Bupati M Syukur Akan Selesaikan Gaji Pegawai BLUD RSUD Kol. Abundjani Bangko

MERANGIN, MERDEKAPOST.COM — Bupati Merangin H. M. Syukur, S.H., M.H. akhirnya angkat bicara terkait gaji pegawai BLUD (PPPK – PW red ) RSUD Kolonel Abundjani Bangko yang dikabarkan menunggak selama beberapa bulan terakhir.

Persoalan tersebut belakangan menjadi sorotan publik setelah muncul keluhan pegawai hingga aksi mogok sebagian tenaga kesehatan.

Ketika dikonfirmasi via telepon, Bupati Merangin menegaskan Pemerintah Kabupaten Merangin akan segera menyelesaikan persoalan tunggakan gaji tersebut.

“Insyaallah dalam waktu dekat gaji tunggakan pegawai BLUD RSUD akan kita selesaikan, dan insyaallah kami akan ke rumah sakit,” jelas Bupati Merangin.

Baca Juga: Ibu dan 2 anak Tertimbun Longsor di Tanah sepenggal Bungo, Satu Orang Dilaporkan Tewas

Ia juga memastikan pemerintah daerah tidak akan tinggal diam melihat kondisi yang dialami para pegawai rumah sakit.

“Pemerintah Kabupaten Merangin tidak akan tinggal diam,” tegasnya.

Pernyataan itu menjadi harapan baru bagi para pegawai RSUD yang selama ini tetap menjalankan pelayanan kesehatan di tengah ketidakpastian pembayaran hak mereka. Di balik aktivitas rumah sakit yang terus berjalan, para tenaga kesehatan disebut harus bertahan menghadapi tekanan ekonomi akibat gaji yang belum kunjung cair.

Persoalan ini sebelumnya turut menjadi perhatian DPRD Merangin melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang berlangsung panas beberapa waktu lalu. Dalam forum tersebut, sejumlah pihak mempertanyakan mekanisme pengelolaan anggaran hingga pembayaran hak pegawai rumah sakit.

Baca Juga: Komitmen Pejuang Petani, Bupati Kerinci Monadi Teken MoU Cetak Sawah 2026

Sebenarnya Di sisi lain, polemik tunggakan gaji pegawai BLUD RSUD bisa memanfaatkan penggunaan dana Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), khususnya untuk pembayaran gaji pegawai.

Penggunaan dana Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) untuk gaji pegawai memang diatur secara khusus guna memberikan fleksibilitas dalam pengelolaan keuangan rumah sakit.Dasar

Dasar hukum utamanya mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 79 Tahun 2018 tentang Badan Layanan Umum Daerah.

Dalam aturan pengelolaan BLUD, rumah sakit daerah memiliki fleksibilitas dalam pengelolaan keuangan guna mendukung pelayanan publik, termasuk dalam pemberian remunerasi atau pembayaran pegawai.

Pendapatan BLUD pada prinsipnya dapat digunakan untuk membayar gaji maupun tunjangan pegawai yang bekerja di lingkungan BLUD sesuai ketentuan yang berlaku. Selain itu, pegawai yang bertugas di BLUD juga dimungkinkan menerima remunerasi atau insentif tambahan dari dana BLUD yang diatur dalam sistem remunerasi rumah sakit.

Bacaan lainnya :  

Longsor di Jalur Muara Siau-Jangkat Merangin, Kendaraan Melintas Bergantian

Namun demikian, penggunaan surplus atau pendapatan BLUD untuk pembayaran gaji wajib memiliki dasar hukum yang jelas, baik melalui Peraturan Kepala Daerah (Perkada) maupun aturan internal pimpinan BLUD agar tetap sesuai mekanisme dan tidak menyalahi ketentuan.

Sistem remunerasi di BLUD sendiri pada dasarnya mengedepankan prinsip profesionalisme dan kinerja, di mana pembayaran disesuaikan dengan tanggung jawab serta capaian kerja pegawai.

Fleksibilitas pengelolaan keuangan BLUD itu merupakan salah satu keistimewaan rumah sakit berstatus BLUD agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih cepat tanpa terhambat birokrasi panjang.

Baca Juga: Longsor di Bungo Telan Korban Jiwa, Gubernur Al Haris: Pemda Harus Ambil Langkah Cepat

Karena itu, penggunaan dana BLUD untuk pembayaran gaji pegawai pada dasarnya diperbolehkan sepanjang tidak bertentangan dengan aturan perundang-undangan yang berlaku.

Kini publik menunggu langkah nyata pemerintah daerah. Sebab bagi para pegawai BLUD RSUD, persoalan ini bukan sekadar administrasi keuangan, melainkan menyangkut kepastian hak dan keberlangsungan hidup keluarga mereka di tengah tuntutan pelayanan kesehatan yang harus tetap berjalan.(Adz)

Longsor di Bungo Telan Korban Jiwa, Gubernur Al Haris: Pemda Harus Ambil Langkah Cepat

Longsor Maut di Bungo Telan Korban Jiwa, Al Haris: Pemda Harus Ambil Langkah Cepat

JAMBI, MERDEKAPOST.COM - Gubernur Jambi Al Haris angkat bicara terkait bencana longsor yang terjadi di Kabupaten Bungo hingga menelan korban jiwa. Dia menyampaikan rasa duka atas bencana longsor yang terjadi di daerah itu.

“Pertama kita menyampaikan rasa duka mendalam atas kejadian bencana longsor di Bungo yang mana sampai memakan korban jiwa dan terluka ibu dan anak. Kita akan terus mencoba menunggu data laporan nya lagi untuk kejadian bencana ini,” kata Al Haris, Rabu (13/5/2026).

Longsor yang menghantam salah satu rumah warga di Jalan Tanah Tumbuh, Kelurahan Empelu, Kecamatan Tanah Sepenggal, Bungo Jambi ini terjadi pada Rabu siang. Tim SAR juga telah turun ke lokasi untuk menyelamatkan dan membantu korban yang tertimbun.

Baca Juga: Longsor di Jalur Muara Siau-Jangkat Merangin, Kendaraan Melintas Bergantian

Al Haris mengatakan agar sementara Pemerintah daerah (Bungo) untuk bergerak cepat menangani dampak bencana itu. Dia ingin, agar pemerintah setempat lebih dulu hadir dan memastikan pertolongan keselamatan dari longsor bisa terbantu

“Yang paling utama saat ini keselamatan masyarakat kita disana dulu ya. Kita minta pemerintah daerah cepat turun membantu warga terdampak longsor ini, bagaimana misi kemanusiaan ini bisa berjalan lancar,” ujar Al Haris.

Dia juga meminta, agar Pemda setempat juga mendata kerugian dan apa saja fasilitas umum yang ikut terdampak serta bantuan yang harus diberikan.

“Nantinya kalau sudah kita mendapatkan laporan resminya baru kita Pemprov jika dibutuhkan bantuan akan kita komunikasikan. Yang pasti Pemda disana bergerak cepat dulu, bantuan juga mesti disalurkan jika itu diperlukan,” jelas dia.

Baca Juga: Komitmen Pejuang Petani, Bupati Kerinci Monadi Teken MoU Cetak Sawah 2026

Sejauh ini, longsor yang terjadi hanya merusak satu rumah warga, longsor ini menimbun bagian belakang rumah korban saat hujan deras melanda. Bahkan, tebing belakang rumah korban tak mampu menahan debit air sehingga menimbun rumah.

Pihak Basarnas Jambi juga memastikan bahwa jumlah korban tertimbun longsor ada sebanyak tiga orang yang diketahui ibu dan 2 orang anaknya. Dua korban sudah dievakuasi dari material longsor, korban ibu berhasil selamat dan satu orang anaknya meninggal dunia. Sedangkan, satu korban lagi sudah diselamatkan saat pencarian.

Al Haris juga menyebut, jika longsor juga merusak hal lainnya maka harus diupayakan perbaikan segera. Kata dia, penanganan darurat harus menjadi prioritas utama. Selain evakuasi dan pendataan korban yang merupakan satu keluarga yang terdampak.

“Jangan sampai masyarakat terlambat mendapat bantuan. Semua pihak harus bergerak cepat,” tegas dia.

Baca Juga: Ibu dan 2 anak Tertimbun Longsor di Tanah sepenggal Bungo, Satu Orang Dilaporkan Tewas

Pemerintah Provinsi Jambi, kata Al Haris, juga akan terus memantau perkembangan penanganan longsor tersebut. Ia berharap kondisi segera membaik dan warga yang terdampak dapat segera mendapatkan penanganan serta bantuan yang dibutuhkan.

“Ini harus kita utamakan persoalan bencana ini, apalagi kondisi saat ini juga masuk musim penghujan, dan kita imbau masyarakat juga terus berhati-hati, serta pihak-pihak terkait terus memberikan informasi soal cuaca dan potensi bencana supaya bisa di ketahui masyarakat,” tutup Al Haris.

Diketahui, korban satu keluarga yang terdampak longsor ini bernama Suryani (40) yang merupakan seorang ibu rumah tangga (IRT) lalu, Arya (11), dan terakhir Revita (4). Bocah Arya diketahui telah meninggal dunia saat diselamatkan dan satu lagi bocah perempuan Revita sudah diselamatkan dan dilarikan kerumah sakit.

Tim gabungan SAR sudah turun ke lokasi kejadian buat membantu proses evakuasi. Sedangkan proses bantuan lainnya Tim SAR masih menunggu langkah selanjutnya sambil membantu membersihkan tumpukan longsor di rumah korban. (adz)

Longsor di Jalur Muara Siau-Jangkat Merangin, Kendaraan Melintas Bergantian

Longsor kembali terjadi di Jalan Lintas Muara Siau-Jangkat, Kabupaten Merangin, Jambi.(Ist) 

MERANGIN, MERDEKAPOST.COM – Longsor kembali terjadi di Jalan Lintas Muara Siau-Jangkat, Kabupaten Merangin, Jambi. 

Material longsor menggerus sebagian badan jalan sehingga kendaraan roda dua maupun roda empat harus melintas secara bergantian.

Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Tanjakan Siau, Dusun Ladang Panjang, Desa Muara Siau, Kecamatan Muara Siau, Kabupaten Merangin. Warga mengetahui adanya longsor pada Selasa (12/5/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.

Diduga longsor telah terjadi sejak dini hari akibat tingginya intensitas hujan yang mengguyur wilayah tersebut serta kondisi tanah yang labil di sekitar tebing jalan.

BACA JUGA: Komitmen Pejuang Petani, Bupati Kerinci Monadi Teken MoU Cetak Sawah 2026

Kapolsek Muara Siau, Agung Heru mengatakan titik longsor berada di tebing pinggir jalan yang menjadi jalur utama penghubung Muara Siau menuju Jangkat hingga Bangko.

“Longsor terjadi di Jalan Lintas Muara Siau-Jangkat tepatnya di Tanjakan Siau, Dusun Ladang Panjang, Desa Muara Siau. Diduga akibat tingginya curah hujan dan kondisi tanah yang labil,” ujar Agung Heru.

Ia menjelaskan terdapat satu titik longsor dengan panjang sekitar 10 hingga 20 meter. Akibat longsoran tersebut, badan jalan menyempit dan kendaraan harus antre untuk melintas satu per satu.

Meski demikian, pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Petugas dari Polsek Muara Siau juga telah memasang garis polisi di sekitar lokasi guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

BACA JUGA: Ibu dan 2 anak Tertimbun Longsor di Tanah sepenggal Bungo, Satu Orang Dilaporkan Tewas

Masyarakat yang melintasi jalur tersebut diimbau agar lebih berhati-hati, terutama saat hujan turun karena kondisi tanah di sekitar lokasi masih rawan longsor susulan.

Selain itu, Polsek Muara Siau telah berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk Dinas PUPR Kabupaten Merangin dan pihak PUPR Provinsi Jambi untuk mendatangkan alat berat ke lokasi.

Menurut Agung Heru, alat berat saat ini sedang dalam perjalanan dari Kota Jambi menuju Kabupaten Merangin. Nantinya alat tersebut akan digunakan untuk mengikis tebing di sekitar Tanjakan Siau agar badan jalan yang terdampak longsor dapat diperlebar kembali dan arus lalu lintas kembali normal.(Adz)

Komitmen Pejuang Petani, Bupati Kerinci Monadi Teken MoU Cetak Sawah 2026

KERINCI – Pemerintah Kabupaten Kerinci di bawah kepemimpinan Bupati Kerinci Monadi terus menunjukkan keseriusannya dalam memperkuat sektor pertanian sebagai tulang punggung perekonomian masyarakat.

Komitmen tersebut ditunjukkan melalui Pemerintah Daerah Kabupaten Kerinci mengikuti penandatanganan nota kesepakatan (MoU) dan kontrak konstruksi program cetak sawah Tahun Anggaran 2026 yang difasilitasi Kementerian Pertanian RI melalui Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian.

Kegiatan tersebut berlangsung Rabu, 13 Mei 2026 di Hotel The Margo, Kota Depok, Jawa Barat.

Bupati Kerinci Monadi, ke media ini menyampaikan bahwa program tersebut merupakan langkah strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus memperkuat kapasitas dan kualitas sumber daya manusia (SDM) pertanian di Kabupaten Kerinci.

“Penandatanganan nota kesepakatan ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat SDM pertanian dan mempercepat pengembangan sektor pertanian di Kabupaten Kerinci,” ujar Monadi.

Ia menegaskan, sektor pertanian masih menjadi prioritas utama pembangunan daerah karena mayoritas masyarakat Kerinci menggantungkan perekonomiannya pada bidang tersebut.

Program cetak sawah melalui skema Swakelola Tipe II ini diharapkan mampu membuka lahan pertanian baru yang produktif, meningkatkan hasil produksi pangan, serta menciptakan peluang ekonomi bagi masyarakat.

Selain mendukung program nasional swasembada pangan, kerja sama tersebut juga menjadi bentuk sinergi nyata antara pemerintah pusat dan daerah dalam membangun pertanian yang modern, maju, berkelanjutan dan berdaya saing.

Pemkab Kerinci optimistis program tersebut akan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan petani dan memperkuat posisi Kabupaten Kerinci sebagai salah satu daerah penyangga pangan di Provinsi Jambi.(*)

Ibu dan 2 anak Tertimbun Longsor di Tanah sepenggal Bungo, Satu Orang Dilaporkan Tewas

Ibu dan 2 anak Tertimbun Longsor di Tanah sepenggal Bungo, Satu Orang Dilaporkan Tewas.(Ist)

Muara Bungo - Satu orang dilaporkan tewas dan dua orang terluka dalam bencana tanah longsor yang meluluhlantakkan sebuah rumah warga di Dusun (Desa) Empelu, Kecamatan Tanah Sepenggal, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi, Rabu siang (13/5).

Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bungo Zainadi, korban yang tertimbun longsor bernama Suryani, 40 tahun, dan dua anaknya Revita, 4 tahun dan Arya, 11 tahun. 

Korban tewas adalah Arya, yang saat kejadian longsor berada dalam kamar bersama adiknya Revita. Rabu sore, regu penolong berhasil mengevakuasi Revita dalam kondisi kritis dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Menurut informasi dari Kantor Basarnas Jambi, korban tertimbun longsoran tebing yang persis berada di belakang rumah permanen yang mereka huni. Penyebab longsor dipicu tingginya intensitas hujan yang mengguyur Kabupaten Bungo.(Adz)

Lepas 444 JCH BTH 20, Wagub Sani: Sempurnakan Rukun Haji, Doakan Jambi dari Tanah Suci

Merdekapost.com - Wakil Gubernur (Wagub) Jambi Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I melepas keberangkatan 444 Jemaah Calon Haji (JCH) Kloter (BTH) 20 tahun 1447 H/2026 M di Asrama Haji Kota Baru, Kota Jambi, Rabu (13/05/2026) malam. Wagub Sani berharap seluruh JCH dapat menunaikan rukun haji dengan sempurna, menjadi haji mabrur, serta mendoakan Provinsi Jambi agar aman, nyaman, dan tentram.

"Alhamdulillah, atas nama Pemerintah Provinsi Jambi, saya ucapkan syukur, bahagia, dan selamat kepada Bapak/Ibu yang menunaikan ibadah haji Kloter 20 ini. Kami semua mendoakan keselamatan, kemudahan, kesehatan lahir batin, dan kelancaran perjalanan hingga pulang ke tanah air," ujar Wagub Sani.

Wagub Sani menyampaikan doa agar seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah haji dengan lancar, khususnya di Makkah dan Madinah, serta pulang membawa gelar haji mabrur. "Semoga dari rumah hingga kembali, tidak ada halangan apa pun. Doa kami agar ibadah ini menjadi rukun Islam kelima yang sempurna," ucapnya.

Wagub Sani menegaskan bahwa jemaah haji Jambi lebih mulia karena sedang dipanggil Allah SWT melaksanakan ibadah haji untuk menghapus dosa, memohon ampunan, dan meraih keberkahan harta. Ia memohon doa dari jemaah agar pemprov diberi kekuatan memimpin Jambi dengan istiqamah dan dosa-dosa diampuni. "Doakan kami yang hina ini, khususnya Pak Gubernur, Wakil Gubernur, dan Pak Sekda," pintanya,

Wagub Sani juga menyampaikan pesan khusus kepada jemaah untuk menjaga kesehatan fisik dan rohani selama ibadah yang melibatkan maliyah (harta), jasmani, dan spiritual. "Jaga stamina, khususnya aktivitas kesehatan. Kepada dokter dan petugas medis, tolong bantu jemaah dengan ikhlas," pesan Wagub Sani.

Sebelumnya, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Dr. H. Wahyudi Abdul Wahab, M.Fil.I., menyampaikan pesan penting untuk Jemaah Calon Haji Provinsi Jambi patuhi aturan Saudi, jaga adab mulia di tanah suci. "Jemaah Calon Haji peserta ibadah haji Provinsi Jambi yang terpilih tahun ini, kita semua telah melewati proses panjang dan seleksi ketat untuk  panggilan suci menuju Baitullah. Namun, di tengah kegembiraan ini, mari kita ingatkan diri bahwa tanah suci Makkah dan Madinah adalah negeri orang yang penuh aturan ketat. Jangan sampai kecerobohan kita melanggarnya, karena itu bukan hanya merugikan diri sendiri, tapi juga mencoreng nama baik bangsa dan agama kita di mata dunia," kata Wahyudi.

"Pemerintah Kerajaan Arab Saudi telah menetapkan regulasi yang wajib dipatuhi semua jemaah, mulai dari protokol kesehatan, kebersihan, hingga disiplin sosial. Ingat, pelanggaran sekecil apa pun bisa berujung sanksi berat seperti deportasi, denda jutaan rupiah, atau larangan masuk kembali. Tahun lalu saja, ratusan jemaah Indonesia kena tegur karena hal sepele seperti membuang sampah sembarangan atau berfoto di area terlarang. Jangan biarkan itu terulang pada kita," lanjutya.

Ia juga menitipkan JCH kepada TPHD, Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umroh (KBIHU), serta PPIH untuk membimbing dan melayani Jemaah Calon Haji dengan sepenuh hati. "Semoga semua Jemaah Calon Haji menyelesaikan ibadah dengan selamat, sehat, dan kembali sebagai haji mabrur dan mabrurah, mendapat maghfirah dari Allah SWT serta pahala besar di surga kelak," tuturnya.

"Komposisi Jemaah Calon Haji berasal dari Kota Jambi 288 orang, Muaro Jambi 150 orang, didampingi 2 petugas Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD), serta 4 petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH). Gubernur menekankan bahwa ibadah haji adalah panggilan suci dan amanah besar, bukan hanya untuk pribadi, tetapi juga membawa nama baik daerah, bangsa, dan negara," tambahnya. (*)

Atlet PT SAS Jhoni Setiawan Raih 16 Besar Singkirkan Filipina Dalam Kejuaraan Biliar 9 Ball International Kapolda Cup

 

Merdekapost.com - PT SAS (Sinar Anugerah Sukses) dan group menunjukkan komitmennya dalam mendukung kemajuan olahraga di Provinsi Jambi dengan menurunkan tiga atlet terbaiknya pada ajang 9 Ball International Open Handicap Kapolda Jambi Cup 2026 yang resmi dibuka pada Selasa (5/5/2026), di Blackhawk Billiard & Cafe Kota Jambi.

Tiga atletnya yaitu Jhoni Setiawan, Andreas dan Rio Setiadi. Jhoni dalam kejuaraan kali ini berhasil mencetak posisi 16 besar setelah berhasil menyingkirkan atlet nasional dan atlet Asia asal Filipina. Sementara itu Andreas membukukan posisi di 32 besar dan Rio 64 besar. Kejuaraan ini diikuti oleh hampir 200 peserta asal Jambi, nasional dan peserta dari berbagai negara di Asia.

Keikutsertaan PT SAS kali ini menjadi bagian dari kontribusi nyata perusahaan dalam mendorong prestasi atlet lokal agar mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.

Direktur PT SAS, Kameswara Helly usai acara pembukaan pada Selasa (5/5/2026) menyampaikan bahwa perusahaan sangat mendukung kejuaraan ini karena melihat potensi atlet-atlet Jambi yang sangat luar biasa dan patut mendapat dukungan.

Perusahaan juga melihat event ini bukan sekedar pertandingan namun sekaligus menjadi sarana dan wadah pembinaan serta peningkatan kualitas untuk para atlet biliar di Provinsi Jambi untuk mengasah kemampuan bersaing dengan atlet nasional bahkan luar negara. 

“Kami dukung kegiatan ini untuk kemajuan olahraga di Provinsi Jambi. Semoga kejuaraan seperti ini terus berlanjut dan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi ke depannya, ” ujar Helly.

Pembukaan pertandingan dihadiri oleh Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar, Sekjen PB POBSI Achmad Fadil Nasution, Ketua Pengprov POBSI Jambi Hendry Attan, sejumlah pejabat utama Polda, unsur pemerintah daerah, serta pengurus KONI dan POBSI dari seluruh wilayah di Provinsi Jambi.

Dalam sambutannya, Sekjen PB POBSI Achmad Fadil Nasution menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kejuaraan tersebut, sekaligus mengingatkan para peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas selama bertanding.

Dalam sambutannya, Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar menegaskan pentingnya olahraga sebagai sarana pembinaan mental dan karakter. Ia menyebut, olahraga biliar tidak hanya mengandalkan kemampuan fisik, tetapi juga membutuhkan konsentrasi tinggi, strategi, serta mentalitas yang kuat.

Dengan dukungan berbagai pihak, termasuk sektor swasta seperti PT SAS dan AJC, ajang ini diharapkan mampu mendorong kemajuan olahraga biliar sekaligus mengharumkan nama Jambi di tingkat yang lebih luas. (*)

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs