20 Warga Positif Covid-19, Untuk Sementara Aktivitas di Masjid Syafa'at Selincah Dilarang

Aktivitas ibadah di Masjid Syafaat, RT 4 Kelurahan Payoselincah, Kecamatan Palmerah, Kota Jambi sementara waktu dilarang, lantaran kawasan ini zona merah Covid-19.(ist)

MERDEKAPOST.COM | JAMBI - Aktivitas ibadah di Masjid Syafaat, RT 4 Kelurahan Payoselincah, Kecamatan Palmerah, Kota Jambi sementara waktu dilarang, lantaran kawasan ini zona merah Covid-19.

Camat Palmerah, Amran mengatakan sesuai dengan kriteria pengendalian zonasi, bahwa wilayah zona merah harus menutup rumah ibadah, tempat bermain anak dan tempat umum lainnya kecuali sektor esensial.

"Masjid baru dapat digunakan setelah adanya perubahan zona Covid-19. Sementara ini, tidak diizinkan salat atau ibadah di Masjid Syafaat RT 4," jelasnya.

Kemudian, lanjut dia, pihaknya juga membatasi keluar masuk wilayah RT maksimal hingga pukul 20.00. Pihaknya telah menunjuk warga selaku ketua pengawas ini.

Sementara itu, sebelumnya, 20 warga yang rumahnya berdekatan dan merupakan keluarga ini, tengah menjalani isolasi mandiri dan dicek langsung oleh petugas.

Pihaknya juga mendesinfeksi rumah warga dan masjid secara berkala. Selain itu, juga memasang spanduk pemberitahuan bahwa telah memasuki kawasan zona merah Covid-19.(*)

Berita Sebelumnya:

Gara-Gara Acara Punggahan, Satu Keluarga di Selincah Terpapar Covid-19

Belum lama ini, belasan warga di salah satu kawasan Kecamatan Paal Merah dikabarkan terkonfirmasi Covid-19 dari hasil swab. Saat ini, pihak Kecamatan dan Kelurahan tengah melakukan monitoring terhadap belasan warga tersebut.

Mereka dikabarkan terpapar Covid-19, setelah melakukan acara punggahan atau makan bersama saat berbuka puasa beberapa waktu lalu. Mau tak mau, salah satu kawasan di Kelurahan Selincah masuk kategori zona merah.

Camat Paal Merah, Amran menyebutkan, awalnya ada 19 orang yang dilakukan uji swab. Hasilnya, 15 orang dinyatakan positif. Mereka rerata satu keluarga dan bertetangga.

“Benar, sudah kita minta lakukan isolasi mandiri. Dan kita minta kepada RT memastikan mereka tidak keluar dari masa isolasi mandiri,” terangnya, Jumat (23/4) pagi.

Hanya saja memang, Amran belum bisa menyebutkan secara detail mengenai terpaparnya belasan warga di lingkungannya tersebut. “Masih kita lakukan tracing lagi. Beberapa waktu kedepan akan dilakukan kembali swab kedua terhadap mereka,” terangnya.

Mengenai logistik terhadap mereka, Amran mengaku telah menginstruksikan ke lurah maupun ke tingkat RT, agar secara swadaya membantu mereka. “Untuk kebutuhan pangan, nanti akan diantarkan petugas khusus ke depan rumah mereka. Sebab kita memastikan mereka tidak keluar rumah, selain itu kita minta untuk aktifkan pos kamling 1x24 jam untuk membantu memantaunya,” jelasnya.

Mengenai masuk kategori zona merah, dirinya pun bersama pihak kelurahan berencana akan memasang spanduk khusus bertuliskan “kawasan ini zona merah” seperti yang ada dalam instruksi Mendagri RI No 09 Tahun 2021 tentang penetapan status PPKM bagi Provinsi Jambi dan mengoptimalkan posko penangan Covid-19 di tingkat desa/kelurahan.

“Rencana kita akan pasang spanduk tersebut, seperti yang sudah dirapatkan bersama Pemkot Jambi beberapa waktu lalu. Ini juga untuk memberikan kesadaran kepada masyarakat bahwa Covid-19 itu memang ada,” tukasnya.

Sementara itu, Sekda Kota Jambi, Budidaya turut membenarkan informasi tersebut. Dia pun sangat menyayangkan, adanya kabar aktivitas yang dilakukan masyarakat tersebut sebelum terkonfirmasi positif Covid-19.

“Tentu ini sangat kita sayangkan. Ini bukan berarti kita melarang mereka berkumpul bersama keluarga. Tapi tahan dulu. Kalau memang pun melakukan aktivitas tersebut, tolong prokesnya dijaga ketat,” jelasnya.

Seperti disebutkan Budidaya, saat akan makan, diharapkan masyarakat jangan memakai sendok yang sama. Kemudian, ketika mengambil lauk diusahakan jangan berbicara.

“Itu mungkin beberapa caranya yang bisa digunakan, tapi sekali lagi kita tegaskan. Masyarakat harus ikut aktif untuk mencegah ini, karena Covid-19 ini memang ada,” singkatnya. (*)

Bertambah 5 Orang, Kasus Positif Covid-19 di RT 4 Kelurahan Selincah

Setelah 15 warga dalam satu keluarga atau beberapa rumah di RT 4 Kelurahan Payoselincah, Kecamatan Palmerah, Kota Jambi dinyatakan positif usai menggelar acara pungguhan, kini lima orang warga kembali dinyatakan positif Covid-19, Sabtu (24/4).

Camat Paal Merah, Amran mengatakan ini diketahui setelah hasil swabnya keluar. "Sekarang jadi 20 orang yang positif Covid-19 dan mereka satu keluarga. Rumahnya berdekatan, satu hamparan begitu," katanya saat dikonfirmasi.


Amran mengatakan, pihaknya telah menunjuk satu keluarga pasien sebagai ketua yang mengawasi keluarga yang sedang isolasi mandiri ini.

Dikatakan dia, pihaknya telah memasang dua spanduk pemberitahuan kawasan zona merah, yakni di RT 4 dan di masjid.

Setelah adanya pemberitahuan tersebut, menurutnya warga di lingkungan sekitar sudah tak terlalu banyak berada di luar rumah. Namun, untuk aktivitas tetap normal. Hanya saja, kesadaran warga untuk tidak berkerumun.

"Setelah ada pasien Covid-19 dan zona merah ini, kawasan di sana jadi sepi. Tidak ada pemuda kumpul di luar lagi. Karena mungkin memang tak ada kepentingan ya," jelasnya.

Amran menyebut, 20 pasien ini akan mengikuti swab ke dua, namun masih menunggu informasi dari pihak Puskesmas Selincah.(*/jpnn)

Awalnya Dua Orang, Hari ini Belasan Pelajar SMA Titian Teras Abd. Sayoeti Terpapar Corona

Kampus SMA titian Teras di Muaro Jambi. (ist)

JAMBI | MERDEKAPOST.COM - Sebanyak 19 orang pelajar SMA Titian Teras Abdurrahman Sayuti terkonfirmasi Positif Covid19.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Muarojambi, Afifudin.

"Ya awalnya yang terpapar hanya dua orang dan baru diketahui pagi tadi," ujarnya.

Mendapat informasi itu, kata dia, Dinkes melalui Puskesmas Sungai Duren langsung melakukan tracing ke sekolah itu.

"Sebanyak 153 orang pelajar di tracing, hasilnya dari 153 orang itu ternyata 19 orang terkonfirmasi positif 19," kata Afifudin. 

Dijelaskannya, kedua orang yang dikabarkan positif pertama kali itu diketahui setelah keduanya melakukan rapid tes secara mandiri. 

Saat ini SMA Titian Teras Abdurrahman Sayoeti diliburkan. Namun semua yang terkonfirmasi tidak dibolehkan pulang dan di isolasi di asrama sekolah itu sendiri.

"Mereka di sana jan memang tinggal di asrama, jadi mereka tidak dibolehkan pulang, tetap diisolasi di sana. Namun mereka yang terkonfirmasi, dipisah tempatnya dengan pelajar lainnya," sebut Afifudin.

Sementara itu rasa kekhawatiran datang dari salah satu wali murid yang anaknya mengenyam pendidikan di SMA tersebut. 

"Iya kita sebagai orang tua tentu sangat mengkhawatirkan anak yang di asrama, karena mereka satu tempat tinggal dan saling berinteraksi di asrama itu," kata Harahap.(adz/jpnn)

Cerita Pak Kades Takut Jarum Suntik Saat Divaksin, Kades: Ada yang Tetes Bae Dak?


MERDEKAPOST.COM - Sejumlah kepala desa dan pewarta di wilayah Kecamatan Mendahara, Kabupaten Tanjab Timur menjalani vaksinasi Covid-19, Selasa (16/3) pagi.

Cukup menarik, pada proses vaksinasi yang dipusatkan di Puskesmas Mendahara tersebut ada yang teriak takut jaruk suntik. Dan ada pula vaksinasinya tertunda karena tensi meninggi akibat cemas melihat jarum suntik.

“Ada yang kapsul atau tetes be dak,” tanya Amiruddin, Kades Merbau dengan muka cemas saat hendak divaksin.

Setelah divaksin Amir, mengakui jika dirinya cemas menjelang divaksin. Kecemasannya itu katanya, bukan soal ketidak percayaan terhadap vaksin atau efek sampingnya. Tapi karena jarum suntik.

”Dari dulu saya memang takut disuntik. Kecuali terpaksa,” katanya.

Baca Juga:

• Kasus Uang Ketok Palu: Putusan Cornelis Dkk Ditunda

• Tips Amankan Akun WhatsApp Agar Tidak Dibajak

• Ketahuan Nikah Siri, Oknum Kades Didenda Secara Adat, Ini Besarannya

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Puskesmas Mendahara, Nasrul mengatakan, vaksinasi kali ini diperuntukan bagi pegawai yang di kecamatan.

Selain itu juga pegawai Kantor Urusan Agama (KUA) Mendahara dan beberapa pihak kepolisian Sektor Kecamatan Mendahara serta Kepala Desa.

”Sebelumnya kita telah melaksanakan vaksinasi untuk tenaga kesehatan. dan hari ini juga teman-teman media yang ada di Kecammatan Mendahara kita vaksin,” ujarnya.

Pantauan di lapangan, sebelum dilakukan vaksin, peserta dilakukan screning terlebih dahulu. Makanya saat pemeriksaan tensi, beberapa peserta harus ditunda vaksinasiya lantaran tensi tinggi. 

Padahal sebelum memasuki ruangan semuanya terlihat sehat dan bugar.(*)

(Adz | Sumber: Jambiindependent.co.id | Merdekapost.com)

Berita Merdekapost.com Lainnya:

Rencana Impor Beras, PKB Minta Pemerintah Kaji Ulang

Kongres XX PMII di Balikpapan, Gus AMI; PMII Harus Jadi Garda Terdepan Bentengi Kebhinekaan

Puluhan Wartawan di Tanjabbar Jalani Vaksinasi Tahap Pertama

 


Merdekapost.com | KUALATUNGKAL - Sebagai upaya pencegahan Covid-19 dan mendukung program pemerintah, puluhan awak media di Kabupaten Tanjabbar hari ini (10/3/2021) menjalani vaksinasi tahap pertama di RSUD Daud Arif Kuala Tungkal.

Vaksinasi ini juga diberikan kepada sejumlah ASN di lingkup Pemerintah Kabupaten Tanjabbar. Pemberian vaksin kepada sejumlah awak media dan pejabat pemerintah karena tugas mereka dinilai cukup berisiko tertular Covid-19

Baca Juga:

Bulan Ini, Kemenkes Sebar 200 Ribu Vaksin ke Seluruh Puskesmas

Meski Sudah 2x Disuntik Vaksin Sinovac, Sekda Kota Bandung Positif Covid-19

Dika, seorang wartawan media online di Tanjabbar menyebutkan bahwa setelah divaksin dirinya tidak merasakan apa-apa. Dika juga mengaku bahwa pada saat disuntik pun merasa seperti tidak disuntik.

"Tidak ada merasakan apa-apa, saat disuntik juga tidak terasa. Mungkin karena jarumnya juga kecil. Setelah disuntik juga seperti biasa saja," tambahnya.

Hal senada juga disampaikan Khairul Umam, setelah divaksin dirinya tidak merasakan apa-apa. Hanya saja memang Ia merasa pegal pada bagian tangan sebelah kiri.

"Iya cuma merasa pegal, tapi kata dokter nya memang bakal merasa pegal pada lengan. Selebihnya tidak ada merasa apa-apa,"tambahnya.(adz)

Meski Sudah 2x Disuntik Vaksin Sinovac, Sekda Kota Bandung Positif Covid-19

Sekda Kota Bandung Ema Sumarna positif Covid-19 padahal dia dua kali disuntik vaksin.
Merdekapost.com | BANDUNG - Sekda Kota Bandung Ema Sumarna positif Covid-19 padahal dia dua kali disuntik vaksin.

Ema Sumarna disuntik vaksi pertama di RSKIA Kota Bandung Januari lalu.

Sekda Kota Bandung itu kemudian disuntik vaksin kedua pada Februari.

Saat menjalani vaksin pertama itu Sekda Kota Bandung bersama dengan sejumlah artis seperti Ariel Noah.

Walau sudah menerima dua dosis vaksin tidak berarti jadi kebal virus corona, kata Ahyani Kadis Kesehatan Kota Bandung, Rabu 10 Maret 2021.

Dia menyebut fungsi vaksinasi Covid-19 ini adalah untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

"Tidak ada satu vaksin yang menjamin 100 persen kebal virus corona," kata dia.

Orang yang sudah divaksin dua dosis masih tetap berisiko terpapar.

Semuanya tergantung daya tahan tubuh dan juga berapa banyak virus yang masuk ke tubuhnya.

Kadis Kesehatan Kota Bandung, Ahyani Raksanagara menyebut Ema Sumarna dinyatakan positif Covid-19 pada Selasa 9 Maret 2021.

Ema langsung dibawa untuk menjalani isolasi di RSKIA Bandung setelah terkonfirmasi covid-19.

Kondisi Sekda Kota Bandung Ema Sumarna disebut Ahyani masih stabil.

"Beliau baik-baik saja, mohon doa segera pulih," ujar Ahyani, Rabu 10 Maret 2021 dikutip dari Tribun Jabar.

Baca Juga: 

Bulan Ini, Kemenkes Sebar 200 Ribu Vaksin ke Seluruh Puskesmas

Ema Sumarna merupakan penerima pertama vaksin Covid-19 di Kota Bandung.

Harusnya yang jadi penerima pertama adalah Wali Kota Bandung Oded M Danial.

Namun karena Wali KOta positif Covid-19 pada 8 Januari, akhirnya Ema jadi penggantinya.

Sementara syarat menerima vaksin Covid-19 adalah orang tersebut sedang tidak terpapar Covid-19.

Dua pemimpin di Kota Bandung yakni Wali Kota Oded M Danial dan Wakil Wali Kota Yana Mulyana sebelumnya telah terinfeksi Covid-19.

Ema Sumarna dilantik menjadi Sekda Kota Bandung pada Jumat 22 Maret 2019. (*)

 Baca juga: Aprilia Manganang Bahagia Dinyatakan sebagai Lelaki, Ternyata Tunggu Momen Ini Sejak 28 Tahun Lalu

(adz/Sumber: Tribun Jabar)

Bulan Ini, Kemenkes Sebar 200 Ribu Vaksin ke Seluruh Puskesmas

Wamenkes mengatakan bulan ini pihaknya akan menyebar 200 ribu vaksin Covid-19 ke puskesmas-puskesmas di seluruh Indonesia. Pelaksanaan penyuntikan vaksin Covid-19 produksi perusahaan farmasi Sinovac untuk para tenaga kesehatan di Puskesmas Cilincing, Jakarta. (CNN Indonesia)

Jakarta | Merdekapost.com - Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono menyatakan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) akan menyebar sebanyak 200 ribu vaksin Covid-19 ke seluruh puskesmas yang ada di Indonesia pada bulan ini. Hal tersebut, kata Dante, dilakukan demi mengejar jumlah vaksinasi Covid-19 yang ditargetkan selesai selama satu tahun.

"Seluruh puskesmas di Indonesia akan kami serahkan 200 ribu dalam bulan ini untuk mencapai tingkat vaksinasi yang maksimal tersebut," ujar Dante dalam Rapat Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana, Jakarta, Selasa (9/3)

Selain itu, Dante mengatakan jumlah pasokan vaksin di Indonesia meningkat setelah Ia juga mengatakan akan ada tambahan vaksin lagi dari biofarma.

"Yang baru kemudian beberapa waktu ini kita akan mendapatkan vaksin dari biofarma yang sudah membuat vaksin sekitar 1,5 juta juga. Ditambah lagi sampai 18 juta produksi, yang terakhir 185 produksi vaksin. Maka akan terjadi peningkatan jumlah vaksinasi di seluruh Indonesia," kata dia.

Selain itu, Dante juga mengingatkan vaksinasi ini adalah sebuah gerakan yang harus dilakukan secara bersama-sama.

"Vaksinasi ini bukan program. Narasinya harus diganti menjadi gerakan vaksinasi. Maka, vaksinasi akan jadi tanggung jawab kita semua," kata Dante.

"Masyarakat dapat menyelenggarakan vaksinasi dengan dikoordinir oleh Kemenkes dan Dinkes setempat sehingga akselerasi mencapai target yang kita atur. Satu tahun memang berat, tetapi kita upayakan agar tidak terlalu meleset," imbuhnya.

Infografis Daftar Warga Disuntik Vaksin Covid Tahap Dua

Diketahui, pemberian vaksinasi sendiri akan dilakukan secara bertahap, di mana kini telah masuk ke tahap kedua. Beberapa waktu lalu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan pada Maret-April 2021, vaksinasi akan dilakukan kepada 500 ribu orang per hari. Kemudian pada Juni-Juli akan diberikan kepada sejuta orang per hari.

"Juni-Juli baru sejuta karena ketersediaan vaksinnya di Juni-Juli baru bisa 25 juta sebulan. Sejuta sehari kan 30 juta sebulan, sebelumnya kita tidak ada vaksinasi sebanyak itu," kata Budi saat memberikan sambutan dalam acara vaksinasi layanan tanpa turun atau lantatur (drive-thru), Jakarta, Rabu (3/3)

Budi menyebut target itu telah disesuaikan dengan rencana kedatangan beberapa merek vaksin ke Indonesia dengan total 426 juta dosis vaksin.

Rinciannya, 90 juta dosis vaksin tiba periode Januari-Juni 2021, sementara sisanya baru tiba periode Juli-Desember 2021.

( adz | CNN Indonesia | Merdekapost.com )

Ini Peran Ihsan Yunus yang Dibeberkan Saksi Dipersidangan

Sidang Kasus Korupsi Paket Bansos Covid-19

Anggota DPR RI asal Jambi, Ihsan Yunus / ANTARA

JAKARTA | MERDEKAPOST.COM - Peran anggota DPR RI asal Jambi, Ihsan Yunus, dalam pusaran korupsi bantuan sosial (bansos) Covid-19 di Kementerian Sosial semakin jelas. Ihsan disebut membawa perusahaan yang menjadi vendor penyedia paket bansos dan diduga menerima fee melalui asistennya, Agustri Yogasmara.

Hal itu terungkap dari kesaksian mantan Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial (PSKBS) Kemensos Adi Wahyono di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) di Jakarta, Senin (8/3/2021).

Adi sebelumnya juga menjabat Kabiro Umum Sekretariat Jenderal Kemensos sekaligus Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) Satuan Kerja Kantor Pusat Kemensos Tahun 2020 dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pengadaan bansos sembako Covid-19. Dia dihadirkan sebagai saksi untuk terdakwa Harry Van Sidabukke dan Ardian Iskandar Maddanatja.

Harry, konsultan hukum yang membawa PT Mandala Hamonangan Sude, didakwa menyuap mantan Mensos Juliari Peter Batubara senilai Rp 1,28 miliar. Sedangkan Ardian,  direktur utama PT Tigapilar Argo Utama, didakwa menyuap senilai Rp 1,95 miliar.

Menurut Adi, sejumlah perusahaan mendapatkan jatah paket bansos melalui sejumlah pejabat dan politisi. Di antaranya, Juliari P Batubara (saat itu masih Mensos), Sekretaris Jenderal Kemensos Hartono Laras, Staf Ahli Mensos Kukuh Ari Wibowo, dan Inspektur Jenderal Kemensos Dadang Iskandar.

Nama lainnya, Staf Khusus Mensos Bidang Hubungan Antar Lembaga Erwin Tobing, anggota Komisi VIII DPR dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa Marwan Dasopang, dan anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Ihsan Yunus.

“Nama-nama pengusul ini jelas. Ini ada Kukuh, Marwan Dasopang, Hartono Laras, Dadang Iskandar, Ihsan Yunus, Juliari P Batubara, Candra Mangke, M Royani. Ini tentu Saudara gak salah sebut, tentu ada data kan?" tanya jaksa penuntut umum (JPU) KPK Muhammad Nur Azis kepada Adi merujuk kepada berita acara pemeriksaan (BAP) nomor 45.

Adi mengiyakan. Namun karena nama pengusul disampaikan sudah di akhir, yang diketahui Adi adalah nama-nama tersebut.

“Jadi PT Moncino, Saudara dengar, terafiliasi ke Pak Hartono Laras, PT Andalan Pesik Internasional terafiliasi ke Ihsan Yunus, PT Anugerah Bangun Kencana terafiliasi dengan Erwin Tobing, Sri Citra Pratama terafiliasi Juliari P Batubara begitu?" tanya Jaksa Azis.

"Ya betul," jawab Adi.

"Jadi ini karena sering rapat, Saudara tahu perusahaan ini terafiliasi dan diusulkan oleh nama-nama tersebut?" tanya Jaksa. "Ya Betul," jawab Adi.

Dalam BAP nomor 46, Adi juga menjelaskan nama-nama perusahaan dan pengusul masing-masing. Diketahui, pada tahap ketiga, Adi menjadi KPA kegiatan bansos Covid-19.

“Ini saya bacakan, PT Bumi Pangan pengusulnya Iman Ikram dan Ihsan Yunus; PT Food Station pengusulnya M Royani; Pertani tidak ada yang mengafiliasi; PT Tahta Jaga Internasional pengusulnya Hartono Laras....; PT Andalan Persik Internasional pengusulnya Iman Ikram dan Ihsan Yunus.... Benar keterangan Saudara?" tanya Jaksa.

Adi kembali mengiyakan.

Kepada Jaksa, Adi juga menjelaskan pembagian jatah 1,9 juta paket sembako Covid-19. “Sesuai dengan permintaan Pak Menteri. Pak Menteri atasan saya, jadi saya nurut beliau," kata Adi.

"Satu  juta paket itu untuk kolega Pak Menteri, siapa?" tanya Azis. Adi menjawab bahwa semua tercantum di BAP.  "Di BAP disebutkan 550 ribu paket untuk Pak Ivo Wongkaren PT Anomali Lumbung Artha. Atas rekomendasi siapa?" tanya jaksa.

"Melanjutkan setelah saya dipanggil Sak Sesditjen (M Royani)," jawab Adi.

"500 ribu paket lagi Pak Budi Pamungkas dari PT Integra Padma Mandiri?" tanya jaksa. "Iya 500 ribu," jawab Adi.

"Yang 900 ribu?" tanya jaksa. "Yang 400 ribu untuk timnya Pak Harry Sidabukke, dan satu kelompok Pak Iman sama Pak Yogas," jawab Adi.

Yogas yang dimaksud adalah Agustri Yogasmara yang dalam dakwaan disebut sebagai pemilik kuota paket bansos sembako. Yogas disebut-sebut sebagai operator Ihsan Yunus.

"Kemudian 200 ribu (paket) atas arahan Pak Menteri untuk Asri Citra dan Bisma Sindo kemudian yang 300 ribu untuk ‘bina lingkungan’," ungkap Adi.

Istilah “bina lingkungan” mengacu kepada pembagian jatah kepada Sekretaris Jenderal, Direktur Jenderal, dan para pejabat lainnya baik di lingkungan Kemensos maupun pada kementerian dan lembaga lain. Sebagian dari paket tersebut dikerjakan Ardian Iskandar Maddanatja.

Jaksa kemudian membacakan BAP nomor 53. Dalam BAP itu Adi menjelaskan, setelah tahap 6 selesai dan menjelang tahap 7, dia dipanggil Menteri Juliari bersama Matheus Joko dan Kukuh Ari Wibowo. “Langsung ada arahan Pak Menteri untuk pembagian kuota,” ungkap Adi dalam BAP.

Adi merincikan, satu  juta paket diberikan untuk grup Herman Hery, Ivo Wongkaren, Stefano dan kawan-kawan; 400 ribu paket kepada Ihsan Yunus, Irman Ikram, Yogas, dkk; 300 ribu oleh Matheus Joko dikelola untuk kepentingan “bina lingkungan”; dan 200 ribu teman kerabat kolega Juliari.

"BAP ini benar ya?" tanya jaksa dan langsung dibenarkan Adi.(*)


IMM Kritik Pj. Gubernur Jambi, Dr. Hari Nur Cahya Diminta Lebih Fokus Tangani Covid-19

M. Awal Ketua IMM Provinsi Jambi

Jambi | Merdekapost.com - Pasien positif Covid-19 di Provinsi Jambi terus bertambah sampai dengan 7 maret 2022 tercatat 20 orang penambahan dengan total 5.631 terkonfirmasi. Bahkan, 1 orang diantaranya meninggal. 

Kondisi ini membuat Jambi masih sangat rentan terhadap penyebaran virus corona. 

M. Awal Ketua IMM Provinsi Jambi mengkritik pejabat Gubernur Dr. Hari Nur Cahya Murni, untuk melakukan pencegahan penyebaran virus Corona dengan melakukan inisiatif mengambil langkah progresif atau skenario tertentu supaya masyarakat tercegah dari penularan yang semakin luas. 

Dikatakannya, "Pj Gubernur sekarang cenderung tertutup kepada masyarakat soal persebaran dan penanganan virus Corona, dan lebih memilih menunggu instruksi dari pemerintah pusat ketimbang berinisiatif". 

Baca Juga: Tambah Lagi, Hari Ini 81 Warga Kota Sungai Penuh Positif Covid-19

"Selain itu, lanjut Awal, kami meminta Pj Gubernur membuat introspeksi diri dan mengevaluasi kegiatan apa saja yang selama ini masih kurang, sehingga tingkat kedisiplinan masyarakat masih rendah dan cenderung mengabaikan pandemi ini. 

"jadi, tindakan yang selama ini dianggap masih kurang hendaknya harus dilengkapi dan disempurnakan, dan lebih diupayakan lagi agar tepat guna atau tepat sasaran". Ujar Awal. 

Harapan utama kita saat ini, agar Pj Gubernur Jambi fokus penyembuhan pasien Covid-19 dan menekan angka kematian akibat Covid-19 di Provinsi Jambi, bukan sibuk melakukan kegiatan-kegiatan seremonial dengan perjalanan dinas kedaerah memanfaatkan fasilitas kewenangan sebagai pejabat Gubernur". Tegasnya. (adz)

Pasca Insiden Batik Mendarat Darurat, Penerbangan di Bandara Sultan Thaha Jambi Kembali Normal

Kembali normal, aktifitas penerbangan di Bandara STS Jambi. (adz)

Jambi | Merdekapost.com - Jadwal penerbangan komersil di Bandara Sultan Thaha Jambi kembali normal setelah pesawat Batik Air PK-LUT yang sempat 'menginap' di landasan pacu bandara karena mengalami kerusakan bagian roda pendaratan bagian depan berhasil dievakuasi, Minggu.

Eksekutif General Manager Bandara Jambi Indra Gunawan dalam keterangannya mengatakan, Bandara Sultan Thaha dinyatakan kembali dibuka untuk operasional penerbangan sejak pukul 08.45 WIB setelah terbitnya NOTAM (Notice to Airman) nomor C0268/21 NOTAMC C0267/21 perihal resumed normal operation.

Penerbangan pertama yang landing di Bandara Jambi pasca pembukaan kembali bandara itu adalah Garuda GA 126 dari Jakarta yang mendarat dengan aman dan selamat pada pukul 10.39 WIB.

Pada penerbangan ini juga terdapat tim investigasi dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) yang akan melakukan investigasi untuk mencari penyebab terjadinya insiden Batik Air PK-LUT, dengan tujuan agar kejadian serupa tidak terjadi lagi pada penerbangan di Indonesia.

Proses evakuasi pesawat Batik Air dengan nomor registrasi PK-LUT berhasil dilakukan pada pukul 06.35 WIB. Saat ini pesawat sudah berada ditempat parkir pesawat (apron) untuk dapat dilakukan perbaikan lebih lanjut tanpa mengganggu aktifitas pergerakan di bandara.

"Pesawat ditarik ke apron dan dilakukan perbaikan lebih lanjut tanpa mengganggu operasi penerbangan yang lain di bandara," kata Indra.

EGM Bandara Sultan Thaha itu menjelaskan selain melakukan proses pemindahan pesawat, selanjutnya tim Angkasa Pura II Bandara jambi dari unit infrastruktur bandara dan unit safety risk & QC akan melakukan pembersihan dan pengecekan terhadap seluruh area landasan pacu untuk memastikan kembali bahwa landasan pacu siap digunakan dan aman untuk didarati kembali oleh pesawat udara.(adz)

Pj. Gubernur Jambi Usulkan Tiga Proyek Prioritas kepada Kepala Bappenas

Penjabat (Pj) Gubernur Jambi, Dr. Hari Nur Cahya Murni, M.Si mengusulkan 3 (tiga) proyek prioritas nasional kepada Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas)/Menteri Perencanaaan Pembangunan Nasional (PPN), Suharso Monoarfa dalam Rapat Penajaman Rencana Proyek Prioritas Strategis (Major Project) yang akan Dilaksanakan di Daerah Tahun 2022. (hza/ist)

MERDEKAPOST.COM | JAMBI - Penjabat (Pj) Gubernur Jambi, Dr. Hari Nur Cahya Murni, M.Si mengusulkan 3 (tiga) proyek prioritas nasional kepada Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas)/Menteri Perencanaaan Pembangunan Nasional (PPN), Suharso Monoarfa dalam Rapat Penajaman Rencana Proyek Prioritas Strategis (Major Project) yang akan Dilaksanakan di Daerah Tahun 2022.

Rapat yang dipimpin oleh Kepala Bappenas RI pada Selasa (23/2) sore tersebut diselenggarakan secara virtual melalui tele konferensi video dan diikuti oleh para gubernur se Indonesia, yang dibagi per regional.

Pj. Gubernur Jambi mengikuti dari Rumah Dinas Gubernur Jambi. Ia didampingi oleh Sekda Provinsi Jambi, H. Sudirman dan Kepala Bappeda Provinsi Jambi, Donny Iskandar.

Pada kesempatan tersebut, dalam sesi regional Sumatera, setelah arahan dari Kepala Bappenas, Pj.Gubernur Jambi dan para gubernur se Sumatera diberi kesempatan secara bergantian untuk menyampaikan usulan proyek strategis/prioritas kepada Kepala Bappenas.

Penjabat (Pj) Gubernur Jambi, Dr.Hari Nur Cahya Murni,M.Si mengusulkan 3 (tiga) proyek prioritas nasional kepada Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas)/Menteri Perencanaaan Pembangunan Nasional (PPN), Suharso Monoarfa dalam Rapat Penajaman Rencana Proyek Prioritas Strategis (Major Project) yang akan Dilaksanakan di Daerah Tahun 2022. (Istimewa)

Baca juga: Pj Gubernur Jambi: Kita Fokus Penanganan Covid -19 dan Jaga Kondusifitas Politik

Pj. Gubernur Jambi mengungkapkan, terdapat tiga isu strategis yang harus diselesaikan pada tahun 2022, pertama, belum optimalnya diversifikasi produksi dan rantai nilai komoditas unggulan Provinsi Jambi yang dapat menjadi daya ungkit ekonomi Jambi.

Kedua, belum adanya kawasan strategis yang ideal untuk dikembangkan, dimana dalam RTRW Provinsi Jambi kawasan tersebut telah diarahkan pada Kawasan Ujung Jabung yang terintegrasi dengan rencana Pelabuhan Ujung Jabung. Ketiga, belum meratanya infrastruktur daerah di Provinsi Jambi.

Penjabat (Pj) Gubernur Jambi, Dr.Hari Nur Cahya Murni,M.Si mengusulkan 3 (tiga) proyek prioritas nasional kepada Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas)/Menteri Perencanaaan Pembangunan Nasional (PPN), Suharso Monoarfa dalam Rapat Penajaman Rencana Proyek Prioritas Strategis (Major Project) yang akan Dilaksanakan di Daerah Tahun 2022.

Baca Juga: Dilantik Jadi Pj Gubernur Jambi, Siapakah Hari Nur Cahya Murni? Ini Profil Singkatnya

Selanjutnya, Pj.Gubernur Jambi mengusulkan tiga proyek prioritas nasional pada tahun 2022, untuk dilaksanakan di Provinsi Jambi Jambi, yakni Pertama, terkait prioritas nasional, memperkuat infrastruktur untuk mendukung pengembangan ekonomi dan pelayanan dasar, untuk menjawab isu strategis ketidakmerataan infrastruktur daerah di Provinsi Jambi, yaitu dengan mengusulkan jalan tol Sumatera Aceh-Lampung pada ruas Jambi-Rengat dan ruas Betung (Simpang Sekayu) – Betung – Jambi. Hari Nur Cahya Murni mengatakan, saat ini Pemerintah Provinsi Jambi telah menyelesaikan tugasnya untuk penetapan lokasi dan sedang dalam proses pengukuran oleh BPN untuk selanjutnya dilakukan penilaian harga ganti rugi oleh KJPP.

Kedua, jaringan pelabuhan utama terpadu dengan rincian output lanjutan pembangunan Pelabuhan Ujung Jabung serta pembangunan jembatan pada jalan akses menuju pelabuhan tersebut, dan secara simultan mengusulkan agar pembangunan jembatan akses pelabuhan Ujung Jabung yang telah masuk prioritas nasional dapat dilaksanakan pada tahun 2022, yaitu Jembatan Sungai Rambut sepanjang 600 meter.

Baca Juga: Tito Menaruh Harapan Besar kepada Gubernur Perempuan Pertama Jambi

Ketiga, akses sanitasi layak dan aman dengan rincian output SPALD- Skala Kota/regional, Spald-T Skala Permukiman dan SPALD-S Skala Kota (IPLT) yang seluruhnya berlokasi di Kota Jambi.

Pada kesempatan tersebut, Pj. Gubernur Jambi juga menyampaikan bahwa Provinsi Jambi telah berupaya menurunkan stunting (pertumbuhan kerdil) dan saat ini masuk dalam lima besar daerah dengan stunting terendah di Indonesia. Selanjutnya, Pj. Gubernur Jambi berharap agar ada insentif dari Pemerintah Pusat kepada Provinsi Jambi atas kinerja dalam pananggulangan stunting.

Selain itu, Pj.Gubernur Jambi juga mengharapkan ada insentif bagi Provinsi Jambi atas keberadaan taman nasional-taman nasional di Provinsi Jambi. (Adv | hza).

Terbanyak, 80 Orang Terkonfirmasi Positif, 40 dari Bungo

Data Perkembangan Covid-19 di Provinsi Jambi. (ist)

Merdekapost.com | Jambi - Sebanyak 80 orang dinyatakan terkonfirmasi positif COVID-19, Kamis (14/1/2021). Penambahan ini menjadi rekor baru terbanyak penambahan pasien sejak awal. 

Kini angka pasien terkonfirmasi positif di Jambi sudah mencapai sebanyak 3.807 orang. 

BACA JUGA : Gus Ami: Vaksin Covid-19 Aman, Masyarakat Tak Perlu Takut

Dari data yang diperoleh, setengah dari tambahan pasien kali ini berasal dari Kabupaten Bungo, yakni 40 orang. 

Sisanya, dari Tanjab Barat 28 orang, Kota Jambi 8 orang, Sarolangun 3 orang dan Tebo satu orang. 

(adz | ari)

Ingat!!! Jika Buat Kerumunan di Malam Tahun Baru, Akan Langsung Dibubarkan Satgas Covid-19

Saleh Ridho, Kadis Perhubungan Kota Jambi. Ingat! Jangan Buat Kerumunan di Malam Tahun Baru, Jika Ada Langsung Dibubarkan Satgas Covid-19 

JAMBI || MERDEKAPOST.COM - Potensi kerumunan di malam pergantian tahun di Kota Jambi, menjadi perhatian khusus Satuan Tugas (Satgas) Covid-19.

Selain itu, Satgas dan Pemkot Jambi telah sepakat menutup jalur padat dan melakukan rekayasa lalu lintas pada saat malam pergantian tahun 2020-2021.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Jambi, Saleh Ridho mengatakan, petugas gabungan dari TNI-Polri, Satgas Covid-19 dan Pemkot Jambi disiapkan untuk berjaga pada jalur-jalur yang lalu lintasnya direkayasa.

Baca juga: COVID-19, Pemda Kerinci Tutup Objek Wisata, Wisata Milik BUMDes Terancam Rugi

Setidaknya terdapat 400 personil gabungan yang disiapkan.

"Untuk satu titik jalur yang akan dialihkan tersebut dijaga sekitar 30 personil," katanya.

Selain personil jaga, akan ada juga personil dan tim yang sifatnya mobile memantau kondisi Kota Jambi.

Baca juga: Terjatuh dari Air Terjun Sungai Minyak Kerinci, Korban Sudah 2 Hari Belum Ditemukan

Tak main-main, Saleh mengingatkan, untuk teknis di lapangan, tim akan  melakukan pembubaran jika ada pengumpulan massa.

"Bisa jadi dilakukan penyemprotan dengan air mobil pemadam kebakaran. Mobil pemadam memang sudah disiagakan," katanya.(adz)

Covid-19 Jambi Hari Ini, 35 Positif, 9 Sembuh dan 1 Meninggal

Foto: Ilustrasi
Merdekapost.com | Jambi – Pasien covid-19 di Provinsi Jambi masih terus bertambah. Kali ini ada 35 orang yang baru saja dinyatakan positif. Mereka ada yang baru pulang dari Jakarta dan Padang.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Provinsi Jambi, Johansyah mengatakan, selain usai melakukan perjalanan ke luar daerah, dari mereka ada yang melakukan swab mandiri dan tertular dari pasien lainnya.

Untuk yang dinyatakan positif tersebut yakni, di Kabupaten Tebo sebanyak 5 orang, Kota Jambi 17 orang, Kabupaten Merangin 10 orang dan Kota Sungai Penuh 3 orang. Masyarakat harus tetap waspada dan terus menerapkan protokol kesehatan covid-19.

“Tetap gunakan masker dan jaga jarak serta cuci tangan dengan menggunakan sabun saat melakukan aktivitas,” kata dia, Minggu (20/12).

Baca Juga: Objek Wisata di Kerinci Kembali Ditutup, Cegah Penularan Corona

Saat ini, pihaknya terus melakukan tracing dan traking pada keluarga pasien, ini upaya untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19. kemudian juga masarakat diminta tutup tetap berhati-hati dan saling menjaga kesehatan.

Untuk saat ini total kasus covid-19 di Provinsi Jambi saat ini mencapai 2.936 kasus. Kemudian terdapat 9 pasien covid-19 yang dinyatakan sembuh, sehingga untuk saat ini pasien sembuh sebanyak 1.949 orang.

Untuk pasien sembuh langsung dipulangkan ke rumahnya masing-masing, sehingga pasien dapat dinyatakan sehat. Sehingga untuk saat ini masih 938 orang yang dirawat.

“Kita minta tetap melakukan isolasi mandiri di rumahnya, agar pasien benar-benar sehat,” tambahnya. Untuk pasien yang dinyatakan sembuh tersebut ada di Kota Jambi sebanyak 5 orang, Kabupaten Merangin 2 orang, Kabupaten Tanjab Timur satu orang dan satu orang asal Kota Sungai Penuh.

Baca Juga: Keren!! Kota Jambi Miliki Lintasan Pesepeda

Kemudian untuk saat ini terdapat satu pasien asal Kota Jambi yang meninggal dunia, sehingga total pasien meninggal sebanyak 49 orang.

Kemudian ada 225 swab yang belum dikeluarkan oleh Kemenkes RI. Diketahui, untuk saat ini terdapat 111 suspek di Provinsi Jambi, Untuk Kota Sungai Penuh saat ini ada 0 suspek, selanjutnya Kabupaten Kerinci ada 11 suspek. Selanjutnya untuk Kabupaten Bungo ada 6 suspek, kemudian di Kabupaten Merangin ada 0 suspek, selanjutnya untuk Kabupaten Sarolangun ada 0. Di Kabupaten Tebo ada 14 suspect.

Selanjutnya di Kabupaten Batanghari ada 19 suspek, Kabupaten Tanjab Barat 4 suspek. Kemudian untuk Kabupaten Muarojambi ada 0 suspek, kemudian untuk Kota Jambi ada 54 suspek dan Kabupaten Tanjab Timur ada 3 suspek. (adz)

(Sumber: Jambiindependent)

Objek Wisata di Kerinci Kembali Ditutup, Cegah Penularan Corona

Merdekapost.com | Kerinci Jambi - Antisipasi lonjakkan kasus Covid 19 diawal tahun 2021, tim satgas kabupaten Kerinci akhirnya menutup kembali objek wisata di wilayah kabupaten Kerinci. 

Hal ini disampaikan plt.Kadis Pariwisata Kerinci, Juanda kepada Jambi Independent. Berdasarkan hasil rapat tim satgas covid 19 kabupaten Kerinci maka objek wisata di Kerinci ditutup sementara untuk menghindari penyebaran covid 19.  

Dikatakan Juanda, namun Dinas Pariwisata masih harus menunggu pada hari Senin (Hari ini,red) sebagai dasar penutupan tidak hanya objek wisata milik pemerintah yang ditutup tapi juga untuk objek wisata swasta atau Bumdes. 

Baca Juga: Keren!! Kota Jambi Miliki Lintasan Pesepeda

" Ya, sepertinya ditutup, kepastiannya menunggu surat Satgas covid, mungkin senin besok (hari ini,red),"jelas Juanda. Wakil Bupati Kerinci, Ami Taher, mengajak masyarakat kerinci untuk tidak melaksanakan acara dalam menyambut tahun baru 2021.

"Kami mengajak masyarakat untuk tidak melaksanakan acara dalam menyambut tahun baru dan awal tahun," ungkapnya.  

Sebagaimana Diketahui bahwa  bupati kerinci juga terkonfirmasi  covid 19, dari hasil tracing yang dilaksanakan didapat  15 orang pernah kontak erat dengan bupati Kerinci dan ke 15 orang tersebut sudah diambil Swab pada Selasa, (16/12) kemarin dan langsung dikirim ke Jambi. 

" Ada 15 yang kontak erat, dan petugas sudah ambil swab dan langsung dikirim ke Jambi, dan belum keluar hasilnya,"jelasnya. Dikatakan, Jumlizar, bahwa untuk yang tracing kontak dengan walpri Bupati kerinci, saat ini sedang ditelusuri ke keluarganya siapa yang kontak erat dan juga akan diswab.

 "Untuk yang kontak erat dengan Walpri belum diambil swab saat ini dalam proses tracing dengan keluarga,"katanya. Dijelaskan, Kabid P2M bahwa 15 orang yang diambil swab tersebut berasal dari bagian rumah tangga sedangkan di bagian protokol masih belum ditelusuri. 

"15 itu dari bagian rumah tangga Bupati, yang lain belum masih dalam proses, sudah ada yang minta di rapid test seperti dari DPRD Kerinci, karena satu minggu sebelumnya ada paripurna di DPRD," katanya. 

Sebelumnya Bupati Kerinci bersama satu orang walpri masih belum dinyatakan positif covid 19 setelah menjalani pengambilan sampel swab pada sabtu lalu dan hasil keluar pada selasa, bupati Kerinci terpaksa melakukan isolasi mandiri di rumah Dinas dan itu dibolehkan karena Bupati Kerinci termasuk orang tanpa gejala. (adz)

Bupati Kerinci Adirozal Umumkan Dirinya Positif Covid-19

Bupati Kerinci H Adirozal

KERINCI, MERDEKAPOST.COM - Penderita Covid- 19 terus bertambah. Terbaru, Bupati Kerinci Adirozal dan satu pengawal pribadinya (walpri) berinisial H dinyatakan positif Covid19. Kepastian terkonfirmasinya Bupati Kerinci terkena covid dibenarkan langsung Adirozal. Melalui video berdurasi dua menit dua puluh tiga detik, bupati Adirozal menyampaikan kepada masyarakat dirinya positif covid 19.

Dalam video tersebut Adirozal mengumumkan dirinya terkonfirmasi positif covid berdasarkan hasil swab. Ia bersama satu orang walpri dinyatakan positif covid.

"Saya Adirozal bupati Kerinci bersama istri dan anak -anak serta walpri dan seluruh asisten rumah tangga telah diambil swab. Dan saya dinyatakan positif bersama satu orang pengawal pribadi saya,"jelasnya.

Disampaikan Adirozal, ia tidak tahu persis dari mana dirinya bisa tertular covid 19. "Kami tidak tahu dari mana asalnya, apakah dari acara-acara atau tamu yang datang ke Kerinci, atau pesta pernikahan.  Tapi yang jelas, covid ini masih berada di sekeliling kita," terangnya.

Bupati Kerinci menghimbau masyarakat Kabupaten Kerinci untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dan berdoa agar terhindar dari hal yang tidak diinginkan.

"Kami mengajak masyarakat, untuk cuci tangan jaga jarak dan tetap pakai masker serta jaga imunitas dan berdoa, agar terhindar dari hal yang tidak kita inginkan. Mohon doakan kami agar cepat sehat, kami tidak merasakan apa-apa tidak batuk dan tidak demam, untuk itu mari kita sama-sama jaga diri,"ungkapnya.(adz)

Ini Pernyataan Sikap Aliansi Rakyat Jambi Tentram dan Damai

Aliansi Rakyat Jambi Tentram dan Damai saat aksi. (adz)

JAMBI, MERDEKAPOST.COM - Kepulangan Rizieq Shihab ke Indonesia sejak Bulan November 2020 tidak henti-hentinya menjadi trending topic pemberitaan di media massa baik cetak, online maupun elektronik sehingga menjadi perhatian masyarakat. 

Banyak pemberitaan menyoroti kepulangan Rizieq Shihab karena menciptakan kerumunan massa yang meningkatkan resiko penularan covid 19 sehingga hal tersebut dinilai bertolak belakang dengan upaya pemerintah untuk senantiasa proaktif mengajak masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan covid 19 dalam rangka memutus mata rantai pandemi covid 19. 

Pandemi covid 19 harus diatasi secara bekerja sama antar elemen masyarakat. Setiap warga harus saling peduli untuk melindungi diri dan orang lain dalam ancaman penularan covid 19.

Penanganan pandemi covid 19 menjadi bernilai penting karena dampak covid 19 mempengaruhi berbagai macam sektor kehidupan masyarakat baik dari aspek politik, ekonomi dan sosial budaya. 

Oleh karena itu, Kami Aliansi Rakyat Jambi Tentram dan Damai menyatakan antara lain: 

1. Mendukung Aparat Penegak Hukum untuk mengusut kasus Pelanggaran Protokol Kesehatan Covid 19 terhadap siapapun termasuk Rizieq Shihab.

2. Meminta Rizieq Shihab tidak datang ke Jambi dulu agar bisa fokus menyelesaikan permasalahan hukum pelanggaran Protokol Kesehatan.  

3. Meminta setiap warga negara termasuk Rizieq Shihab menghormati proses hukum di Indonesia karena setiap warga negara wajib mematuhi segala ketentuan peraturan yang berlalu. 

4. Mengajak Masyarakat Jambi tidak terpengaruh Pernyataan Rizieq Shihab yang seringkali menimbulkan kegaduhan di media massa dan dapat menciptakan konflik.  Berharap Tokoh Publik memberikan pernyataan – pernyataan yang membangun optimisme, kerukunan dan mendamaikan masyarakat  

5. Mengajak masyarakat Jambi menjaga suasana Jambi agar tetap aman, tentram, makmur, sejahtera dan damai.

(adz)


Dua Pasien Positif Covid-19 Asal Kerinci Meninggal Dunia

Update data Covid-19 Provinsi Jambi Minggu 06 Desember 2020

JAMBI | MERDEKAPOST.COM - Dua orang pasien positif Covid-19 asal Kabupaten Kerinci meninggal dunia. Keduanya adalah laki-laki dengan inisial DM (74) dan BK (78) tahun.

Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Provinsi Jambi Johansyah menyampaikan, DM merupakan pasien positif dengan kode 1.552, dan BK pasien dengan kode 1.566.

"Keduanya memiliki riwayat suspek dengan pneumonia," ujar Johansyah, Minggu (6/12/2020).

Ditambahkan Johansyah, hari ini ada penambahan 19 orang pasien positif, dimana 17 orang diantaranya berasal dari Kabupaten Muaro Jambi, serta masing-masing satu orang dari Kota Jambi dan Kabupaten Sarolangun.

Baca Juga: 3 Kantor Dinas di Tebo Tutup Gara-gara Covid-19 Meningkat Drastis

Sementara itu, pasien sembuh hari ini bertambah 1 orang, yakni pasien ke 1.646 seorang laki-laki inisial AAB usia 38 tahun asal Sarolangun, riwayat hasil screening RDT reaktif/KPPS.

Berdasarkan hasil update data dari tim Satgas penanganan Covid-19 Provinsi Jambi diketahui untuk suspek 110 orang, dan konfirmasi bertambah 19 orang menjadi 2.355 orang.

Kemudian pasien sembuh bertambah satu orang menjadi 1.491 orang, meninggal dunia bertambah dua orang menjadi 41 orang, dan spesimen yang ditunggu sembilan orang.)*

Sumber: metrojambi.com | Editor: Aldie Prasetya | Merdekapost.com 

3 Kantor Dinas di Tebo Tutup Gara-gara Covid-19 Meningkat Drastis

Sekda Tebo Arhadi. (Ist)

Merdekapost.com | Sungai Penuh – Meledaknya pendemi Covid-19 di Kabupaten Tebo, ternyata mulai berimbas terhadap jalannya roda pemerintahan Kabupaten Tebo. Sebanyak 3 kantor di Tebo Tutup, gara-gara korona. Kejadian ini terjadi, lantaran ada pegawainya yang dinyatakan reaktif berdasarkan uji swab.

Sekda Tebo, Teguh Arhadi saat dikonfirmasi Minggu (6/12) membenarkan hal tersebut.

“Bukan diliburkan, tapi seluruh stafnya melakukan Work From Home (WFH) demi memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 di lingkungan Pemkab Tebo,” terang Sekda melalui telepon selulernya.

Teguh menjelaskan ketiga OPD yang terpaksa melakukan WFH karena ada stafnya yang terpapar Covid-19 yaitu Dinas Kesehatan dan KB Kabupaten Tebo, Bappeda dan Litbang Kabupaten Tebo.

“Untuk Sekretariat Daerah (Setda) Tebo mulai besok senin (7/12) juga melakukan WFH karena ada salah seorang staf bagian umum Setda Tebo yang Terpapar Covid-19, untuk memutuskan mata rantainya kita mengambil tindakan tegas melakukan WFH selama tiga hari kedepan untuk kepentingan tracking siapa saja yang kontak erat dengan yang bersangkutan,”tutup Sekda. 

Perlu diketahui Jumat kemarin (04/12) penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 hanya 4 orang, namun dihari Sabtu (05/12) mengalami ledakan sebanyak 18 orang. (adz)

BREAKING NEWS: Ratusan Penyelenggara Pemilu di Merangin Reaktif

Ilustrasi Rapid test petugas KPPS Kecamatan Seberang Kota, Kabupaten Tanjabbar. 

BANGKO, MERDEKAPOST.COM - Ratusan orang penyelenggara pemilu dari KPU Kabupaten Merangin dinyatakan reaktif.

Hal itu sesuai dengan hasil rapid test yang digelar oleh KPU bersama Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Merangin.

Komisioner KPU Kabupaten Merangin Shobirin menyebut, jumlah adhoc yang terdiri dari PPK, Sekretariat, PPS, sekretariat dan KPPS se Kabupaten Merangin sudah selesai melakukan Rapied Test.

Menurut dia, keseluruhan yang mengikuti Rapied Test berjumlah 9.403 orang. Dari jumlah itu, yang mengalami reaktif sebanyak 488 orang. 

Disampaikan Shobirin, jumlah yang disampaikan tersebut belum semuanya melakukan Rapied Test, masih sekitar 413 orang lagi yang belum melakukannya. Dan mereka akan dilakukan dikemudian hari.

"Total se Kabupaten Merangin 9.816 orang, yang mengikuti rapid test 9.403 orang, belum mengikuti Rapied Test 413 orang dan yang reaktif 488 orang," kata Shobirin.

BACA JUGA: Covid-19 di Provinsi Jambi Bertambah 46 Orang Positif, 7 Orang Anggota KPPS 

Terhadap yang reaktif, Shobirin menyebut jika mereka yang reaktif dilakukan isolasi, mengikuti prosedur yang berlaku pada tim Gugus Tugas.

Ketika ditanya soal swab, Dia menyebut jika itu akan dikoordinasikan dengan tim gugus tugas.

"Langkah Swab dikembalikan ke kebijakan Tim Gugus Tugas Kabupaten Merangin," pungkasnya. 

Sumber: Tribunjambi.com | Editor: HZA |Merdekapost.com

Covid-19 di Provinsi Jambi Bertambah 46 Orang Positif, 7 Orang Anggota KPPS

Bertambah 46 orang, pasien terkonfirmasi Covid-19 di Provinsi Jambi hari ini Jumat (27/11/2020) berjumlah 1.820 orang. 

JAMBI - Bertambah 46 orang, pasien terkonfirmasi Covid-19 di Provinsi Jambi hari ini Jumat (27/11/2020) berjumlah 1.820 orang.

Sejumlah 46 orang tersebut berasal dari Kota Jambi 13 orang, Kabupaten Tebo 6 orang, Kabupaten Sarolangun 8 orang, Muaro Jambi 6 orang, Tanjabtimur 2 orang, Kota Sungai Penuh 5 orang dan Batanghari 6 orang.

Dari 46 orang pasien baru tersebut tercatat 7 orang merupakan anggota KPPS yang dilakukan screaning pemeriksaan rapid test oleh KPU.

Kemudian dua orang tenaga kesehatan asal Kabupaten Tebo, dan satu orang pegawai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raden Mattaher Jambi.

Pasien sembuh juga bertambah sebanyak 19 orang, secara total kini berjumlah 1.282 orang. Sebanyak 501 orang pasien kini masih dalam proses perawatan.

Kasus kematian pun turut bertambah 1 orang hari ini, sehingga secara total kasus meninggal di Provinsi Jambi menjadi 37 kasus.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Provinsi Jambi Johansyah mengungkapkan kasus kematian hari ini merupakan pasien 1.780 asal Kabupaten Batanghari.

Pasien adalah seorang perempuan usia 64 tahun dengan riwayat suspect Covid-19.

Sementara itu jumlah speaimen swab yang menunggu hasil kini masih sebanyak 224 sampel. 

Sumber: tribunjambi

Copyright © MERDEKAPOST.COM. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs