Bupati Monadi Hadiri Penutupan Safari Ramadhan 1447H dan Peringatan Nuzulul Qur’an Pemkab Kerinci

Bupati Monadi Hadiri Penutupan Safari Ramadhan 1447H dan Peringatan Nuzulul Qur’an Pemkab Kerinci.(Ist)

Kerinci – Bupati Kerinci, Monadi, S.Sos., M.Si., menghadiri kegiatan penutupan Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten Kerinci yang dirangkaikan dengan peringatan Nuzulul Qur’an 1447 Hijriah di Islamic Center Kabupaten Kerinci, Jumat (13/3/2026).

Kegiatan tersebut menjadi penutup rangkaian Safari Ramadhan yang selama ini dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Kerinci dengan mengunjungi sejumlah masjid di berbagai kecamatan. Selain mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat, kegiatan ini juga menjadi sarana menyampaikan program pembangunan daerah serta mendengar langsung aspirasi warga.

Dalam sambutannya, Bupati Monadi menegaskan bahwa pemerintah daerah harus tetap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat meskipun saat ini dunia sedang menghadapi berbagai dinamika, termasuk tantangan ekonomi dan konflik global yang berdampak pada berbagai sektor.

Baca Juga: H Murady Hibahkan Tanah untuk Pembangunan Kampus STKIP-M Sungai Penuh

Ia mengingatkan seluruh jajaran aparatur pemerintah untuk tetap bekerja secara maksimal dan menjaga semangat pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, pelayanan publik yang baik merupakan kunci utama dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

Selain itu, Bupati Monadi juga mendorong percepatan pelaksanaan sejumlah program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Di antaranya adalah percepatan realisasi berbagai bantuan pemerintah agar dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan.

Ia juga mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan, terutama dalam hal pengelolaan sampah rumah tangga. Menurutnya, kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah dengan baik sangat penting untuk menjaga kebersihan lingkungan serta mendukung upaya pemerintah dalam menciptakan daerah yang sehat dan nyaman.

Bacaan Lainnya: Krisis Sejak 22 Februari: PERMAHI Jambi Desak Pimpinan Bank Jambi Percepat Perbaikan

Tidak hanya itu, Monadi juga menyoroti pentingnya percepatan pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kerinci. Ia menilai, pembayaran TPP yang tepat waktu dapat membantu meningkatkan kesejahteraan pegawai sekaligus mendorong perputaran ekonomi di tengah masyarakat.

“Kita ingin memastikan bahwa roda perekonomian masyarakat tetap bergerak. Oleh karena itu, berbagai program pemerintah harus dijalankan dengan baik dan tepat sasaran,” ujarnya.

Baca Juga:Pengelolaan Sejumlah Destinasi Wisata Kerinci Diserahkan kepada Pihak Ketiga

Kegiatan penutupan Safari Ramadhan dan peringatan Nuzulul Qur’an tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri oleh Wakil Bupati Kerinci H. Murison, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Kerinci Zainal Efendi, para kepala OPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jamaah yang memadati Islamic Center Kabupaten Kerinci.

Momentum peringatan Nuzulul Qur’an dalam rangkaian Safari Ramadhan ini diharapkan dapat menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat untuk semakin memperkuat keimanan, mempererat kebersamaan, serta meningkatkan semangat dalam membangun Kabupaten Kerinci yang lebih maju dan sejahtera. (Adz)

Pengelolaan Sejumlah Destinasi Wisata Kerinci Diserahkan kepada Pihak Ketiga

OBJEK WISATA: Beberapa Destinasi wisata yang ada di Kabupaten Kerinci.(adz/ist)

Kerinci – Dinas Pariwisata Kabupaten Kerinci memastikan bahwa selama libur Idulfitri 2026, pengelolaan sejumlah objek wisata milik pemerintah daerah Kabupaten Kerinci  akan di tangani oleh pihak ketiga selama lebaran tahun 2026.

Kepastian tersebut di sampaikan Kepala UPTD Pariwisata Dinas Pariwisata Kerinci, Usman. Ia menjelaskan bahwa pada tahun ini pengelolaan beberapa destinasi wisata di Kabupaten Kerinci tidak lagi langsung di lakukan oleh pemerintah daerah, melainkan di percayakan kepada pihak ketiga.

“Ya, pengelolaan objek wisata tahun ini sudah di serahkan kepada pihak ketiga,” ujarnya.

Kabupaten Kerinci sendiri memiliki sejumlah destinasi wisata unggulan, di antaranya Danau Kerinci, Air Panas (gao) Semurup, Aroma Pecco, serta Air Terjun Telun Berasap yang menjadi daya tarik wisatawan.

Namun demikian, hingga kini belum di ketahui secara pasti nilai kontrak kerja sama pengelolaan masing-masing objek wisata tersebut untuk tahun 2026. Selain itu, target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor wisata juga belum di ketahui Kepala UPTD Pariwisata masih belum memaparkan besaran kontrak untuk tiap destinasi wisata yang di kelola pihak ketiga.

Danau Kerinci: Kondisi danau kerinci sebelum mengalami surut. (adz/ist)

Di sisi lain, Dinas Pariwisata Kerinci juga belum memastikan apakah Museum Kerinci yang berada di kawasan Danau Kerinci akan di buka untuk umum selama libur Lebaran tahun ini. Hal tersebut di karenakan museum tersebut belum memiliki mekanisme penarikan retribusi bagi daerah.

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pariwisata Kerinci, Martono, saat di konfirmasi menyampaikan bahwa keputusan terkait pembukaan museum saat Lebaran masih menunggu arahan pimpinan.

“Belum bisa di pastikan, karena belum ada arahan dari pimpinan. Selain itu museum juga belum dapat melakukan penarikan retribusi atau belum memiliki target PAD,” ungkapnya. (Adz)

ASN Kerinci Peduli: Ketua TP PKK Salurkan Bantuan SECANTING untuk Cegah Stunting di Tingkat Desa

Wujud Nyata Kepedulian ASN Kerinci: Ketua TP PKK Salurkan Bantuan SECANTING untuk Cegah Stunting di Tingkat Desa.(adz/kominfo)

KERINCI, MERDEKAPOST.COM – Pemerintah Kabupaten Kerinci semakin masif dalam memutus mata rantai stunting. Melalui kolaborasi Tim Percepatan Pencegahan Penurunan Stunting (TP3S) dan Tim Penggerak PKK, langkah konkret dilakukan dengan menyalurkan bantuan program SECANTING (Senin Cegah Stunting) di Desa Sungai Pegeh dan Desa Koto Tengah, Kecamatan Siulak, pada Jumat (13/3/2026).

​Aksi pencegahan ini dipimpin langsung oleh Ketua TP PKK Kabupaten Kerinci, Novra Wenti Monadi. Fokus utama kegiatan ini adalah memastikan anak-anak dan keluarga beresiko mendapatkan asupan gizi berkualitas melalui penyaluran paket beras, telur, dan dukungan finansial untuk pemenuhan nutrisi harian.

​Inovasi Pencegahan Melalui Kepedulian ASN

​Dalam keterangannya, Novra Wenti Monadi menegaskan bahwa pencegahan stunting di Kabupaten Kerinci kini menjadi gerakan bersama yang melibatkan seluruh jajaran birokrasi.

Baca Juga:Wujud Kepedulian di Bulan Suci, Kapolres dan Wakapolres Kerinci Turun ke Jalan Berbagi Takjil

​"Pencegahan stunting tidak bisa ditunda. Program SECANTING ini adalah bukti nyata kepedulian seluruh ASN di lingkup Pemkab Kerinci hingga ke jajaran terbawah. Kami ingin memastikan setiap anak di Kerinci memiliki kesempatan tumbuh yang sama dengan dukungan nutrisi yang layak," ujar Novra Wenti.

​Program ini mengandalkan sistem gotong royong, di mana setiap hari Senin, para ASN secara sukarela mengumpulkan satu butir telur, satu canting beras, dan uang tunai Rp2.000. Komoditas ini kemudian dikonversi menjadi stimulan gizi bagi masyarakat di desa-desa yang membutuhkan intervensi cepat.

​Membangun Benteng Pertahanan Gizi di "Sekepal Tanah Surga"

​Sebagai penutup, Novra Wenti menekankan bahwa pencegahan stunting adalah investasi terbesar bagi masa depan daerah. Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk melihat isu ini sebagai tanggung jawab moral bersama demi menyelamatkan generasi mendatang.

​"Stunting adalah ancaman nyata bagi kecerdasan dan masa depan anak-anak kita.

Melalui SECANTING, kita sedang membangun benteng pertahanan gizi di setiap dapur keluarga Kerinci. Kami mengajak masyarakat, swasta, dan komunitas untuk bergerak bersama. Jangan biarkan satu pun anak kita tertinggal dalam tumbuh kembangnya," tegasnya.

Baca Juga: Wako Alfin Luncurkan Rumah Singgah Lansia Juara di Sungai Penuh

​Pemerintah Kabupaten Kerinci optimis bahwa dengan konsistensi gerakan ini, angka prevalensi stunting akan terus ditekan secara signifikan. Sinergi yang kuat antara kepedulian ASN dan partisipasi warga diharapkan mampu mencetak generasi emas Kerinci yang sehat, cerdas, dan kompetitif di masa depan.

​"Langkah kecil hari ini adalah jaminan bagi anak-anak kita untuk meraih cita-cita setinggi langit. Karena dari setiap butir telur dan setiap canting beras yang kita salurkan, ada harapan besar untuk Kerinci bebas stunting," pungkas Novra wenti.(adz/kominfo)

Wujud Kepedulian di Bulan Suci, Kapolres dan Wakapolres Kerinci Turun ke Jalan Berbagi Takjil

 

Wujud Kepedulian di Bulan Suci, Kapolres dan Wakapolres Kerinci Turun ke Jalan Bagi-bagi Takjil.(adz/mpc)

​SUNGAI PENUH, MERDEKAPOST.COM – Momen bulan suci Ramadhan dimanfaatkan jajaran Polres Kerinci untuk mempererat silaturahmi dengan masyarakat. Pada [Sebutkan Hari/Tanggal], Kapolres Kerinci bersama Wakapolres terjun langsung ke jalanan untuk membagikan paket takjil gratis kepada para pengendara dan warga yang melintas di depan Mapolres Kerinci.

​Kegiatan yang berlangsung menjelang waktu berbuka puasa ini disambut antusias oleh warga. Mengenakan seragam dinas lengkap yang dipadukan dengan rompi, para pejabat utama Polres Kerinci tampak akrab menyapa satu per satu pengendara motor maupun mobil sembari menyerahkan paket makanan berbuka.

Bacaan Lainnya:

Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman dan 26 Orang Lainnya terjaring OTT KPK

Bantu Ringankan Beban Masyarakat, Polres Kerinci Gelar Gerakan Pangan Murah

​Kapolres Kerinci menyampaikan bahwa aksi sosial ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam berbagi kebahagiaan di bulan yang penuh berkah.

​"Kami ingin berbagi sedikit rezeki dan kebahagiaan dengan saudara-saudara kita yang masih dalam perjalanan saat waktu berbuka tiba. Semoga ini bisa membantu dan menjadi berkah untuk kita semua," ujar Kapolres di sela-sela kegiatan.

​Senada dengan Kapolres, Wakapolres Kerinci yang turut mendampingi menambahkan bahwa kegiatan ini juga bertujuan untuk memberikan imbauan secara humanis kepada para pengguna jalan agar tetap tertib berlalu lintas dan mengutamakan keselamatan saat berkendara menuju rumah masing-masing.

​Pemandangan hangat terlihat saat personel kepolisian dengan sigap menata paket takjil di atas meja dan memberikannya kepada warga. Aksi ini mendapat apresiasi positif dari masyarakat setempat yang merasa terbantu dengan adanya kepedulian dari pihak kepolisian tersebut.(Ali/mpc)

Antrean Mengular, Bank Jambi Kerinci Tambah Teller dan Buka Teras Layanan

KERINCI, MERDEKAPOST.COM – Aktivitas pelayanan di Bank Jambi Cabang Kerinci kembali dipadati masyarakat. Sejak pagi hari, nasabah sudah berdatangan lebih awal untuk mengambil nomor antrean. Akibatnya, area layanan perbankan terlihat jauh lebih ramai dibandingkan hari-hari biasa.

Selain itu, banyak nasabah sengaja datang lebih cepat agar bisa segera menyelesaikan berbagai transaksi perbankan. Antusiasme masyarakat tersebut pun langsung memicu lonjakan antrean di ruang pelayanan.

Tambah Teller dan Buka Teras Layanan

Namun demikian, Bank Jambi Cabang Kerinci tidak tinggal diam menghadapi peningkatan jumlah nasabah. Pihak bank segera mengambil langkah cepat dengan menambah jumlah teller. Di saat yang sama, petugas juga membuka tambahan teras layanan guna mempercepat proses transaksi.

Bacaan Lainnya: 

Tinggalkan Bercak Darah Saat Beraksi, (RK) Mahasiswa Pelaku Curanmor di Kerinci Di Tangkap Polisi

IMM Jambi Buka Posko Pengaduan Masyarakat Terkait Pelayanan RSUD M.H.A. Thalib Sungai Penuh

dengan strategi tersebut, alur pelayanan tetap berjalan tertib. Petugas layanan pun secara sigap memanggil nomor antrean secara berurutan sehingga nasabah tetap memperoleh pelayanan secara maksimal.

Antrean Cepat Bergerak, Beberapa Nomor Bahkan Terlewati

Menariknya, kecepatan pelayanan justru membuat beberapa nomor antrean terlewati. Hal itu terjadi karena sejumlah nasabah tidak berada di tempat saat petugas memanggil nomor mereka.

Karena itu, petugas langsung melanjutkan pemanggilan ke nomor berikutnya agar proses pelayanan tidak terhenti. Dengan cara ini, nasabah yang sudah siap menunggu dapat langsung menuju meja pelayanan tanpa harus menunggu lama.

Pelayanan Tetap Cepat di Meskipun Nasabah Melonjak

Sementara itu, penambahan teller dan pembukaan teras layanan terbukti membantu mempercepat pelayanan. Nasabah tetap bisa menyelesaikan transaksi dengan lebih cepat meskipun jumlah pengunjung meningkat.

Wabup Murison Salurkan Bantuan dan Serap Aspirasi Warga Saat Safarai Ramadan di Siulak Mukai

Kerinci, Merdekapost.com – Pemerintah Kabupaten Kerinci kembali melaksanakan kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat.

Kegiatan tersebut kali ini digelar di Masjid At-Taqwa Nurul Islam, Desa Siulak Mukai, Kecamatan Siulak Mukai, pada Rabu (11/3/2026). Safari Ramadan ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Kerinci H. Murison, S.Pd., S.Sos., M.Si.

Dalam kegiatan tersebut, Wabup Murison didampingi oleh Sekretaris Daerah Kerinci Zainal Efendi bersama sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kerinci.

Baca Juga : 

Wako Alfin & Wawako Azhar Hamzah Safari Ramadhan di Masjid Baitul Amal Dusun Baru

Pemkab Kerinci Cairkan Gaji PPPK Paruh Waktu, Realisasi untuk Masa Kerja 3 Bulan

Pada kesempatan itu, pemerintah daerah juga menyalurkan berbagai bantuan kepada masyarakat. Melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), santunan diberikan kepada 20 warga kurang mampu sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Selain itu, bantuan juga datang dari sektor perbankan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Jambi sebesar Rp10 juta, yang diperuntukkan bagi pembangunan dan pengembangan Masjid At-Taqwa Nurul Islam.

Wabup Murison menyampaikan bahwa kegiatan Safari Ramadan bukan hanya agenda rutin tahunan, tetapi juga menjadi sarana bagi pemerintah daerah untuk lebih dekat dengan masyarakat.

Menurutnya, melalui kegiatan tersebut pemerintah dapat menyerap berbagai aspirasi dan masukan langsung dari warga, sehingga program pembangunan yang dijalankan dapat lebih tepat sasaran.

Bacaan Lainnya:

Biar Mudik Lebaran Lancar dan Nyaman, Gubernur Jambi Hentikan Truk Batu Bara di Jalan Raya 13–29 Maret

Gubernur Al Haris Safari Ramadhan di Sungai Penuh, Wako Alfin: Perkuat Kolaborasi Pemkot dan Pemprov

Tinggalkan Bercak Darah Saat Beraksi, (RK) Mahasiswa Pelaku Curanmor di Kerinci Di Tangkap Polisi

“Safari Ramadan ini menjadi momen penting untuk memperkuat silaturahmi sekaligus mendengar langsung aspirasi masyarakat demi meningkatkan pembangunan dan pelayanan kepada warga Kabupaten Kerinci,” ujarnya.

Kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat nilai kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat selama bulan suci Ramadan. Pemerintah Kabupaten Kerinci berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan publik serta mendorong pembangunan yang merata di seluruh wilayah daerah.(HZA)

TNKS dalam Cengkeraman PETI, Aktivis HMI Kerinci: Kegagalan Sistemik!

TNKS dalam Cengkeraman PETI, Kader HMI Haziq Sebut Kegagalan Sistemik!

KERINCI – Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) kian meresahkan. Masyarakat menuding Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (BBTNKS) dan pemerintah daerah gagal total dalam menjalankan fungsi pengawasan, sehingga membiarkan kawasan konservasi dunia tersebut berubah menjadi “zona hukum abai”.

Kondisi sungai yang kian tercemar merkuri kini mengancam kehidupan warga di bagian hilir. Masyarakat menilai, maraknya aktivitas alat berat di zona inti tidak mungkin terjadi jika sistem penjagaan berjalan dengan ketat.

Kritik tajam muncul dari berbagai lapisan masyarakat yang merasakan dampak langsung. Mereka menilai regulasi yang ada saat ini hanyalah “formalitas kosong”. 

Logika sederhananya, mustahil “maling” bisa masuk dan membawa peralatan berat ke dalam “rumah” jika penjagaannya benar-benar ketat. Hal ini memicu dugaan kuat adanya praktik “main mata” antara pelaku PETI dengan oknum aparat maupun pemangku kebijakan.

Air sungai terlihat keruh dan menguning sebagai akibat dari adanya aktivitas PETI. (Adz)

“Ini bukan sekadar kegagalan teknis, tapi kegagalan kebijakan. Regulasi ada, tapi implementasinya nihil di lapangan,” ujar salah satu warga terdampak.

Muhammad Syazwan Haziq, Kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), angkat bicara mengenai krisis ekologis dan penegakan hukum di TNKS. Ia menegaskan bahwa aparat penegak hukum (APH) tidak boleh hanya tajam ke bawah tetapi tumpul ke atas.

“Kami mendesak aparat penegak hukum untuk tidak hanya menangkap buruh pekerja di lapangan yang mencari sesuap nasi, tetapi harus berani menyeret aktor intelektual dan pemodal besar di balik layar,” tegas Haziq

Baca Juga: Semakin Marak dan Berani, Aktivitas PETI di Kawasan Hutan TNKS Wilayah Penetai Tamiai Kerinci

Menurut Haziq, jika tidak ada tindakan konkret dan tegas dalam waktu dekat, TNKS akan kehilangan statusnya sebagai kawasan konservasi.

“Jangan sampai TNKS hanya tinggal nama di atas kertas. Kami menuntut akuntabilitas nyata, bukan sekadar seremonial patroli yang tidak membuahkan hasil. Jika pemodal tidak disentuh, maka aktivitas PETI ini akan terus langgeng karena mereka merasa kebal hukum,” tambahnya.

Masyarakat kini menunggu langkah nyata dari pemerintah pusat dan daerah. Tanpa tindakan tegas, Kerinci bukan lagi daerah yang asri, melainkan bom waktu bencana ekologis bagi generasi mendatang.(Adz/1pena.com))

Gerakan Indonesia ASRI dari Ujung Barat Kerinci, Bupati Monadi: Mari Kita Budayakan Lingkungan Bersih dan Sehat

Gerakan Indonesia ASRI Gotong Royong di Kayu Aro Barat, Bupati Monadi Ajak Masyarakat Budayakan Lingkungan Bersih dan Sehat.(Ist)

KERINCI, MERDEKAPOST.COM – Pemerintah Kabupaten Kerinci kembali menggelar Gerakan Nasional Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) Tahun 2026 yang dipusatkan di Kecamatan Kayu Aro Barat, Minggu (08/03/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Gerakan ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia melalui Kementerian Lingkungan Hidup, sekaligus bentuk komitmen nyata Pemerintah Kabupaten Kerinci dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Kerinci Monadi hadir bersama Wakil Bupati Kerinci H. Murison, Dandim 0417 Kerinci Letkol Inf Eko Siswanto, serta Kajari Sungai Penuh Robi Harianto. Turut hadir pula jajaran instansi vertikal, BUMN, BUMD, pihak swasta, perangkat daerah, para camat, hingga berbagai organisasi dan komunitas yang ikut berpartisipasi aktif dalam gerakan tersebut.

Baca Juga: Bukan Isapan Jempol Belaka, Al Haris: Pemprov Jambi Bantu Rp3 Miliar untuk TPA di Sungai Penuh

Kolaborasi lintas sektor ini menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang harus dijaga secara berkelanjutan.

Sejak pagi hari, ratusan peserta telah memadati titik kumpul sebelum bergerak menuju sejumlah lokasi gotong royong yang telah ditentukan. Para peserta secara bersama-sama membersihkan sampah, merapikan lingkungan sekitar, serta memastikan kawasan tetap tertata rapi dan nyaman.

Gerakan Indonesia ASRI Gotong Royong di Kayu Aro Barat, Bupati Monadi Ajak Masyarakat Budayakan Lingkungan Bersih dan Sehat.(Ist)

Bupati Kerinci Monadi menegaskan bahwa Gerakan Indonesia ASRI bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan sebuah gerakan moral yang harus menjadi budaya di tengah masyarakat.

“Kebersihan dan keindahan lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama. Sudah menjadi kewajiban kita untuk menjaganya tetap aman, sehat, resik, dan indah,” tegas Monadi.

Baca Juga: Viral! Desa Berjo Bagi-bagi THR Total Rp723 Juta, Tiap KK Terima Rp 500 Ribu, Sumbernya?

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menanamkan semangat gotong royong serta membangun kesadaran kolektif dalam menjaga lingkungan. Salah satunya dengan membiasakan pengurangan sampah plastik, seperti membawa tumbler sendiri dan memastikan tidak ada sampah yang tertinggal setelah kegiatan.

Lebih lanjut, Monadi menyampaikan bahwa gerakan ini tidak akan berhenti pada kegiatan hari ini saja, melainkan akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan terintegrasi hingga ke tingkat kecamatan dan desa.

Baca Juga: Dukung Gerakan Nasional Indonesia ASRI, Kadishub Kerinci Pimpin Personil Gotong Royong di Kayu Aro

“Harapannya, semangat Indonesia ASRI benar-benar menjadi gerakan bersama yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan,” ujarnya.

Dengan semangat kolaborasi dan kebersamaan, Gerakan Nasional Indonesia ASRI di Kabupaten Kerinci diharapkan mampu memperkuat komitmen seluruh elemen daerah dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, indah, serta berkelanjutan.(Adz)

Buka Puasa Bersama di Rutan Sungai Penuh, Warga Binaan Bertemu Keluarga di Bulan Ramadhan


Buka Puasa Bersama di Rutan Sungai Penuh, momen Warga Binaan bisa Bertemu Keluarga mereka di Bulan Ramadhan.(Ist)

SUNGAI PENUH – Suasana haru bercampur bahagia serta penuh kebersamaan terasa di Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Sungai Penuh saat digelarnya kegiatan buka puasa bersama antara Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dan keluarga mereka pada Jumat (6/3/2026) lalu.

Kegiatan tersebut menjadi momen istimewa bagi para warga binaan karena dapat kembali bertemu dan berkumpul bersama orang tua, pasangan, maupun anak-anak mereka di tengah bulan suci Ramadhan.

Acara diawali dengan persiapan takjil oleh petugas rutan, kemudian dilanjutkan dengan proses pemeriksaan bagi para pengunjung yang datang. Meski dilakukan dengan prosedur keamanan yang ketat, proses pemeriksaan tetap dilaksanakan secara humanis untuk memberikan kenyamanan bagi keluarga yang hadir.

Baca Juga: Wali Kota Sungai Penuh Alfin Hadiri Langsung Kunjungan Gubernur Jambi, Safari Ramadhan di Al Falah Lempur

Kehadiran keluarga memberikan suasana hangat yang penuh emosional, terlihat dari raut kebahagiaan para warga binaan yang dapat bercengkrama langsung dengan orang-orang terdekat mereka setelah sekian lama terpisah.

Pihak Rutan Sungai Penuh menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak sekadar menjadi agenda buka puasa bersama, tetapi juga merupakan bagian dari proses pembinaan yang bertujuan membangun motivasi serta memperkuat hubungan keluarga.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan hubungan silaturahmi antara warga binaan dan keluarga tetap terjaga meskipun mereka sedang menjalani masa pembinaan. Dukungan moral dari keluarga dinilai sangat penting dalam mendorong semangat perubahan bagi para warga binaan.

Selain itu, kehadiran keluarga juga diharapkan mampu memberikan motivasi bagi warga binaan agar terus memperbaiki diri dan mempersiapkan diri untuk kembali ke tengah masyarakat dengan sikap dan perilaku yang lebih baik.

Baca Juga: Polisi yang Dulu Jadi Penyelamat Bilqis di Jambi, Kini Jadi Tersangka Penembakan di Makassar

Rangkaian kegiatan buka puasa bersama ini juga diisi dengan sejumlah agenda lainnya, seperti sambutan dari jajaran pimpinan rutan tausiyah keagamaan menjelang waktu berbuka, serta hiburan musik akustik yang dibawakan oleh warga binaan.

Acara kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipanjatkan untuk keselamatan serta keberkahan bagi seluruh pihak yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Melalui kegiatan ini, Rutan Sungai Penuh menunjukkan komitmennya dalam melaksanakan program pembinaan yang mengedepankan pendekatan kemanusiaan, dengan tetap memberikan ruang bagi warga binaan untuk menjalin hubungan dengan keluarga sebagai bagian penting dari proses perubahan menuju kehidupan yang lebih baik.(*)


Breaking News! Gempa Magnitudo 5,7 Guncang Bengkulu, Getaran Terasa Kuat di Kerinci

Gempa Magnitudo 5,7 Guncang Bengkulu, Getaran Terasa Kuat di Kerinci Jambi.(ist/BMKG)

Kerinci — Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 5,7 mengguncang wilayah Provinsi Bengkulu pada Sabtu malam (7/3/2026) sekitar pukul 23.58 WIB.

Getaran gempa terasa cukup kuat hingga Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh, Provinsi Jambi.

Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada 7 Maret 2026 pukul 23:58:45 WIB dengan pusat gempa berada di koordinat 2.99 Lintang Selatan dan 101.63 Bujur Timur. Episenter gempa terletak sekitar 64 kilometer barat laut Kabupaten Lebong, Bengkulu, dengan kedalaman 47 kilometer.

Getaran gempa juga dirasakan warga di sejumlah wilayah, termasuk Kerinci dan Kota Sungai Penuh. Beberapa warga mengaku sempat panik dan keluar dari rumah untuk memastikan kondisi sekitar tetap aman.

“Gempa, ada gempa! nih” teriak beberapa warga yang terkejut saat merasakan getaran pada tengah malam tersebut.

"Iyo, ini goyang-goyang rasonyo". Ungkap warga lainnya.

Petugas BMKG, Kurnia Ningsih, menyampaikan bahwa lokasi pusat gempa berada di wilayah Bengkulu yang relatif dekat dengan Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh, sehingga getarannya masih terasa hingga wilayah Jambi bagian barat.

Hingga saat ini belum ada laporan resmi mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat gempa tersebut. Meski demikian, masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan selalu mengikuti informasi resmi dari BMKG serta pihak berwenang.

Pihak terkait juga terus memantau perkembangan situasi pascagempa di wilayah yang merasakan getaran untuk memastikan kondisi tetap aman. (***)

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs