Herd Immunity, Polres Kerinci Razia Kartu Vaksin Covid-19

 

Kapolres Kerinci Merazia pengguna kendaraan yang tidak memiliki kartu vaksin. Foto: Ist

Merdekapost.com - Polres Kerinci melakukan razia kartu Vaksin Covid-19 kepada pengendara Mobil dan sepeda motor yang melintas di jalan Depati Parbo Jum’at (18/3/2022).

Pengendara yang tak bisa menunjukkan kartu atau bukti sudah divaksin, petugas yang berjaga langsung mengarahkan untuk menjalani vaksinasi di Polres Kerinci,karena saat bersamaan pihak kepolisian menggelar vaksinasi bagi semua kalangan untuk dosis pertama, kedua dan ketiga (Booster).

Kapolres Kerinci AKBP Agung Wahyu Nugroho mengatakan, kegiatan ini sebagai upaya meningkatkan Herd Immunity masyarakat yang vaksinnya belum lengkap atau bahkan ada yang belum sama sekali.

"Polres Kerinci menggelar razia dengan menugaskan petugas Satlantas berjaga-jaga di jalan depan Polres. Personel mengarahkan pengendara untuk masuk ke halaman Polres," kata Kapolres Agung Wahyu Nugroho.

Tak ada satu pengendara motor dan mobil bersama penumpangnya lolos dari razia tersebut. Satu persatu diperiksa, diminta menunjukkan buktu sudah divaksin.

“Baik kartu maupun bukti sertifikat di aplikasi Pedulilindungi, kami periksa semua, bagi yang sudah divaksin,dipersilakan melanjutkan perjalanan,namun mereka ditawarkan vaksin lanjutan, jika baru dosis pertama dan kedua,” ujarnya.

Tapi apabila belum pernah divaksin, maka yang bersangkutan langsung diarahkan disuntik pada Gerai Vaksinasi yang digelar Polres Kerinci di saat bersamaan. Tutupnya. (064)

Ratusan Siswa SMAN TT Jambi Terkonfirmasi Positif Covid-19

 

SMAN Titian Teras Jambi. Foto: Ist

Merdekapost.com - Ratusan siswa SMA Titian Teras Abdurrahman Sayoeti, Pijoan, Muarojambi, Jambi terkonfirmasi positif Covid-19.

Kepala dinas pendidikan (kadisdik) provinsi Jambi, Varial Adhi Putra, mengumumkan setelah dilakukan Swab pada hari kemarin oleh pihak Labkesda Dinas Kesehatan Kabupaten Muaro Jambi.

“Dari 523 siswa, 133 siswa dinyatakan positif hasil Swab”, ujarnya kepada media ini, Kamis (17/2) siang.

Saat ini, kata Varial, siswa yang dinyatakan positif diisolasi di sekolah berasrama tersebut.

“karena kasus Covid-19 melonjak, tempat isolasi bapelkes Pijoan pun penuh”, uacapnya.

Dinas pendidikan, Jelas Varial, mengambil sikap cepat siswa yang hasil swab nya negatif dikembalikan kerumahnya segera dan isoman dirumah selama 10 hari kedepan.

“untuk meminimalisir paparan covid, sekolah SMA TT diliburkan sementara setelah berkoordinasi dengan Kepala Sekolah”, tegasnya.

Untuk tenaga tenaga pendidik/guru disekolah tersebut, semua dinyatakan negatif.

Sumber: Ampar.id

Kemenkes: Insyaallah Situasi COVID-19 saat Ramadhan dan Lebaran Lebih Aman

Jubir vaksinasi perwakilan Kemenkes, dr. Siti Nadia Tarmizi.  Foto: Kemkes RI

MERDEKAPOST.COM - Beberapa ahli epidemiologi menganalisis puncak kasus corona Omicron terjadi akhir Februari 2022. Itu berarti, kondisi saat Ramadhan dan Lebaran (April-Mei) relatif lebih aman.

Bagaimana tanggapan Kemenkes terkait hasil analisis tersebut?

"Insyaallah (Ramadhan dan Lebaran lebih aman)," kata jubir Kemenkes dr Siti Nadia Tarmizi melalui pesan singkat, Rabu (9/2).

Nadia mengatakan, hal ini sejalan dengan pola gelombang Omicron di berbagai negara di dunia. Masa rata-rata mencapai puncak kasus adalah 35-42 hari dari kasus pertama terdeteksi.

"Kalau kita lihat puncak awal Maret dan nanti kasus turun cepat kan polanya Omicron begitu," tuturnya. 

Kuncinya menurut Nadia ada 2 hal. Masyarakat punya peran signifikan. 

"Jadi gabungan percepatan vaksinasi dan prokes kita bisa pada kondisi bulan September awal sampai Desember 2021 (kasus turun tajam setelah gelombang Delta 3 bulan)," tuturnya.

Saat ini kasus masih di angka 37 ribuan sehari. Namun kasus di Jakarta dalam 2 hari terakhir menurun, sempat 15 ribu lalu turun jadi 10 ribu. Namun pola ini tentu harus dilihat beberapa hari ke depan.(Ald)

Wow, Vaksinasi Covid-19 Berhadiah Kambing dan Sapi

Polsek Tebo Ulu beserta Forkompimcam menggelar vaksinasi Covid-19 berhadiah sapi 

MERDEKAPOST.COM | MUARATEBO - Polsek Tebo Ulu beserta Forkompimcam menggelar vaksinasi Covid-19 berhadiah sapi bagi yang beruntung pada undian pertama. kegiatan Vaksinasi digelar di Kantor Camat Tebo Ulu, Senin lalu.

Kapolsek Tebo Ulu Iptu Fernando Gultom saat dikonfirmasi mengatakan, untuk ikut dalam giat vaksin Covid-19 berhadiah adalah hanya dengan mengumpulkan foto copy kartu vaksin dosis 2 yang selanjutnya disesuaikan pada Aplikasi PeduliLindungi.

Lanjut kata Iptu Fernando Gultom Hadiah Vaksin tersebut berupa Hadiah utama satu ekor Sapi Betina, hadiah kedua Sepasang Kambing, hadiah ketiga satu ekor Kambing Jantan, hadiah keempat satu ekor Kambing betina dan Hadiah kelima 1 ekor Kambing betina serta Hadih Hiburan 50 karpet Telur Ayam.

"Sebagai pemenang hadiah pertama yaitu 1 ekor Sapi betina yg didapatkan oleh Ibu Nurhamidah yang merupakan warga Desa Ulak Banjir Rambahan," kata Iptu Fernando Gultom.

Kegiatan diselenggarakan oleh Polsek Tebo Ulu bersama Forkopimcam Tebo Ulu untuk menarik perhatian masyarakat Tebo Ulu mengikuti vaksinasi.

Lanjut kata Iptu Fernando Gultom Kegiatan tersebut disambut baik warga Kecamatan Tebo Ulu dengan hasil pencapaian vaksin keseluruhan hingga mencapai 78 persen.

Kemudian ia menambahkan Kegiatan tersebut berjalan Aman dan Kondusif serta menerapkan protokol kesehatan Covid-19.(adz/tribunnews)

PKB Jambi Gelar Vaksinasi Indonesia Bangkit Dosis Kedua

 

Merdekapost.com - Setelah melaksanakan Vaksinasi Indonesia Bangkit beberapa waktu lalu, Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jambi kembali menggelar lanjutan vaksinasi dosis kedua di Kantor PKB Jambi, sabtu (18/9/2021).

Wakil Ketua DPW PKB Jambi, Muhammad Jupri mengatakan, jika vaksinasi massal Indonesia Bangkit adalah bentuk kepedulian PKB kepada masyarakat Jambi.

"PKB Jambi kembali melaksanakan kegiatan vaksinasi Indonesia Bangkit, ini merupakan inisiasi dari Ketua Umum PKB bapak Muhaimin Iskandar dan Anggota DPR RI Sofyan Ali yang juga menjabat sebagai Ketua DPW PKB Jambi," ujarnya.

Dijelaskannya lagi, vaksinasi ini dilaksanakan oleh PKB Jambi untuk menekan angka penyebaran virus covid-19. Dengan demikian, aktivitas masyarakat bisa kembali normal seperti sedia kala.

"Dengan dilaksanakannya kegiatan ini  harapan kita kasus covid-19 bisa terus turun, sehingga kita bisa kembali beraktivitas secara normal, tidak terbebani," kata pria yang akrab disapa Uje ini.

Namun demikian, yang lebih penting kata Uje akan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk aktif dan mengikuti kegiatan vaksinasi massal.

"Kita juga berharap agar seluruh masyarakat Jambi untuk mensukseskan kegiatan vaksinasi Indonesia Bangkit. Tidak hanya pada kegiatan ini saja, namun seluruh kegiatan vaksinasi nasional," ungkapnya. (064)



Gubernur Al Haris Bersama Forkopimda Pantau Langsung PPKM Level 4 Kota Jambi

 

Merdekapost.com - Hari pertama penyekatan wilayah serta pengetatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 Kota Jambi mulai tanggal 23-29 Agustus 2021 langsung mendapat perhatian Gubernur Jambi Al Haris bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan pengecekan ke beberapa pos penyekatan, Senin (23/8/21).

Gubernur Jambi Al Haris saat memantau Pos Penyekatan PPKM Level 4 Kota Jambi yang bertujuan menekan kasus aktif Covid-19 dengan membatasi mobilitas keluar masuk dan kegiatan sosial ekonomi masyarakat, langsung perintahkan pelayanan terintegrasi bagi pengendara yang belum mendapatkan vaksin Covid-19.

"Vaksinasi dapat dilaksanakan pada setiap pos penyekatan membantu pelayanan bagi pengendara atau masyarakat," ungkap Gubernur Jambi.

Berdasarkan arahan tersebut, Wali Kota Jambi H. Syarif Fasha langsung berkoordinasi dengan Plt.Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jambi Raflizar segera menyelenggarakan pelayanan vaksinasi pada pos penyekatan.

Gubernur Jambi H.Al Haris, Kapolda Jambi Irjen Pol A.Rachmad Wibowo, Danrem 042/Gapu Jambi Brigjen TNI M.Zulkifli, Ketua DPRD Provinsi Jambi Edi Purwanto meninjau Pos Penyekatan Aurduri 1 dilanjutkan Pos Penyekatan Mendalo, kemudian Pos Penyekatan Paal 11, sedangkan Pos Penyekatan Jembatan Aur Duri 2 belum mendapat pantauan langsung pada kegiatan tersebut. Berdasarkan keterangan Wali Kota Jambi H.Syarif Fasha menyampaikan selama penerapan PPKM Level 4 diberlakukan bagi perjalanan domestik wajib:

1.Menunjukkan kartu vaksin minimal dosis 1

2. Menunjukkan hasil PCR H-2 untuk penumpang pesawat dan Rapid Antigen H-1 untuk transportasi pribadi dengan hasil non reaktif.

3.Bagi ASN atau karyawan yang bekerja luar Kota Jambi berdomisili dalam Kota Jambi diwajibkan menunjukkan surat tugas. (064)

Percepatan Penanganan Covid-19, Wako Ahmadi Instruksikan Dinkes Koordinasikan RS dan Puskesmas

 

Rapat koordinasi dan evaluasi Satgas penanganan Covid-19 Kota Sungai Penuh

Merdekapost.com - Walikota  Ahmadi Zubir,  memimpin rapat koordinasi dan evaluasi Satgas penanganan Covid-19 Kota Sungai Penuh, Senin (23/8/2021).

Kegiatan yang digelar di Aula Kantor Walikota itu dihadiri wakil walikota Alvia Santoni, unsur Forkompimda, Kepala SKPD terkait dan Camat dalam lingkup Kota Sungai Penuh. 

Pada kesempatan itu Wako Ahmadi mengintruksikan dinas kesehatan untuk mengkoordinasikan Rumah sakit (RS) dan dan puskesmas dalam hal penanganan Covid 19.

Seperti menyangkut ketersediaan tempat tidur, oksigen, obat obatan dan fasilitas  penunjang lainnya

 "Jangan sampai ada yang tidak tertangani," ujar Wako Ahmadi. (064)

Tekan Kasus Covid-19, Gubernur Al Haris: Harus Bantu Kebutuhan Masyarakat

Gubernur Jambi Al Haris saat diwawancarai awak media mengenai penanganan Covid-19

Merdekapost.com - Upaya menekan lonjakan kasus Covid-19 melalui upaya pengetatan atau Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level IV tidak serta merta  dilakukan tanpa adanya perhatian dan bantuan terutama sembako untuk masyarakat, hal ini yang menjadi penegasan saat Gubernur Jambi Dr.H.Al Haris,S.Sos.,M.H, secara simbolis menyerahkan bantuan 30 ribu Paket Sembako senilai 4,5 miliar rupiah kepada Wali Kota Jambi H.Syarif Fasha di Kantor Kecamatan Telanaipura, Rabu (18/8/21).

"Mengambil langkah untuk menekan Covid-19 di Kota Jambi tapi tidak mengabaikan hak masyarakat tetap dibantu dengan paket sembako," ungkap Gubernur Jambi.

Gubernur Jambi menegaskan dirinya tidak ingin pengetatan guna menekan kasus Covid-19 namun hak kebutuhan dasar masyarakat tidak mendapat bantuan hal tersebut tidak boleh terjadi,"Kita selaku pemerintah juga salah jika masyarakat mengeluh susah dan Pak Wali Kota Jambi akan melakukan pengetatan setelah bantuan ini terbagi dalam dua hari yang saat ini sudah siap 22 ribu paket sembako," terang Gubernur Jambi.

Bantuan Paket Sembako senilai Rp.150.000,- berisi beras 5 kilogram, gula 1 kilogram, terigu 1 kilogram, sarden 2 kaleng, kecap manis 2 botol, saus sambal 2 botol, indomie kari 5 bungkus, indomie goreng 5 bungkus.

Sedangkan bantuan lain juga telah dipersiapkan Gubernur Jambi H.Al Haris untuk masyarakat terdampak Covid-19 melalui PT.Pos Indonesia menyalurkan bantuan Jaring Pengaman Sosial Covid-19 untuk tiga bulan masing-masing senilai Rp.300.000,- dibagikan pada masyarakat Provinsi Jambi.

Penyerahan bantuan untuk masyarakat Kota Jambi juga dihadiri Ketua DPRD Provinsi Jambi Edi Purwanto, Sekda Pemerintah Provinsi Jambi H.Sudirman,S.H,M.H, Forkopimda, serta pihak penerima bantuan dari Kelurahan se Kecamatan Telanaipura. (064)

Gubernur Jambi Al Haris Ajak Perusahaan Bantu Masyarakat

 

Gubernur Al Haris melepas Distribusi 100 ton beras dari Mapolda Jambi untuk masyarakat terdampak covid-19

Merdekapost.com - Distribusi 100 ton beras dari Mapolda Jambi untuk masyarakat terdampak covid-19 dilepas oleh Gubernur Jambi Dr.H.Al Haris,S.Sos,M.H., didampingi Kapolda Jambi Irjen Pol A.Rachmad Wibowo, Danrem 042/Gapu Jambi Brigjen TNI M.Zulkifli, Ketua DPRD Provinsi Jambi H.Edi Purwanto, Kajati Jambi Sapta Subrata, Wali Kota Jambi H.Syarif Fasha, Jum'at (6/8/21).

"Kita berangkatkan distribusi beras bantuan untuk masyarakat terdampak covid-19," kata Gubernur Jambi.

Gubernur Jambi H.Al Haris mengharapkan bantuan dari perusahaan berupa 100 ton beras yang disalurkan oleh Polda Jambi segera sampai pada masyarakat yang saat ini banyak membutuhkan akibat terdampak covid-19,"Harapan cepat tepat dan orang-orang yang menerimanya benar-benar terdampak covid-19 atau ekonomi yang sedang susah," harap Gubernur Jambi.

Dalam kondisi pandemi covid-19 dengan adanya bantuan dapat meringankan kondisi perekonomian agar tidak melemah dan masyarakat merasa instansi negara maupun perusahaan hadir untuk saling membantu,"Kepada pengusaha atau perusahaan yang ingin bersama sama memberikan bantuan serta berharap ekonomi kita tidak melemah  dan jangan sampai rakyat merasa kita tidak hadir bersama mereka," ujar Gubernur Jambi.

Sebelumnya Kapolda Jambi Irjen Pol A.Rachmad Wibowo pimpin Apel memberikan pengarahan terkait pendistribusian beras bantuan dari Lyman Grup dan Emtek untuk masyarakat yang terdampak covid-19 hingga pelosok daerah termasuk bantuan untuk Suku Anak Dalam. (064)

Pastikan Ketersedian Layanan untuk Pasien Covid, Gubernur Al Haris Kunjungi Tiga RS.Swasta

 

Gubernur Al Haris meninjau RS Swasta

Merdekapost.com -  Gubernur Jambi  Dr. Al Haris, S.Sos, M.H., mengunjungi beberapa RS  swasta di Provinsi Jambi yaitu RS. Theresia , RS. Siloam dan RS. Royal Prima, Senin (26/7/2021). 

Kunjungan  tersebut diantaranya didampingi oleh Asisten I Sekda Provinsi Jambi  Drs. H. Apani Saharudin, Kasi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Provinsi Jambi Dr.dr.Ike Silviana,M.K.M. Di setiap rumah sakit ini Gubernur ditemui dan berdialog dengan pimpinan rumah sakit tersebut. 

Dalam kunjungan ini gubernur berharap bahwa RS swasta tersebut dapat berperan membantu pemerintah untuk menangani pasien covid -19. Gubernur memastikan berapa jumlah ruangan yang disediakan oleh setiap rumah sakit untuk menangani pasien covid 19.

Tiba di rumah sakit Theresia Gubernur Jambi disambut oleh pimpinan Rumah Sakit Theresia dr. Irwan Adjie. Dalam dialog yang berlangsung di aula rumah sakit, Gubernur menanyakan dengan detail fasilitas dan perawatan yang disediakan oleh Rumah Sakit Theresia untuk pasien covid 19. 

”Saat ini terjadi lonjakan  terhadap kasus penderita covid-19 di Provinsi Jambi, untuk itu saya berharap rumah sakit swasta dapat membantu pemerintah provinsi Jambi dalam mengantisipasi terhadap lonjakan kasus covid 19 di Provinsi Jambi yang terus mengalami peningkatan  yakni dengan menyediakan ruang khusus untuk penanganan pasien covid 19,” ujar Gubernur. 

Dijelaskan Al Haris bahwa saat ini tambahan penderita covid 19 di Provinsi Jambi mencapai ratusan orang perhari dan persoalan ini harus menjadi perhatian serius dari pemerintah.  

“Kalau kita lihat dari rasio angka ,  kita khawatir, jika sehari terpapar 100 itu bisa meledak jumlah pasien covid. Untuk itu kami minta  RS untuk menambah ruangan, seperti arahan Pak Presiden kita harus bersama sama dan bersinergi untuk menangani pandemi ini, dan juga sebagai rasa kemanusiaan, jangan sampai pasien covid tidak mendapatkan pelayanan,” ungkap Gubernur. (064)

Presiden Berlakukan PPKM Darurat di 6 Provinsi dan 44 Kabupaten/Kota

Presiden RI Joko Widodo. Foto : Istimewa

Merdekapost.com – Akhirnya Presiden Jokowi berlakukan 6 provinsi dan 44 kabupaten/kota ini PPKM darurat. Provinsi yang mulai diberlakukan PPKM ini merupakan provinsi yang berada di Pulau Jawa dan Bali.

Sesuai aturan, penerapan PPKM darurat ini akan berlaku selama 1 sampai 2 pekan. Pemberlakukan PPKM darurat ini menyusul terjadinya lonjakan kasus positif Covid-19 yang sangat tinggi dalam 1,5 bulan terakhir.

Hanya saja belum jelas waktu PPKM darurat ini. Kebijakan ini disebut masih dalam tahap finalisasi di bawah koordinasi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

“Kita melihat karena lonjakan yang sangat tinggi, untuk memutuskan diberlakukannya PPKM darurat. Tidak tahu keputusannya apakah seminggu atau dua minggu, karena petanya sudah kita ketahui semuanya,” kata Jokowi dalam sambutannya di Munas VIII Kadin di Kendari, Sulawesi Tenggara, Rabu (30/6/2021).

PPKM darurat yang berlaku selama 1-2 pekan ini, ujar Jokowi, hanya akan berlaku di Pulau Jawa dan Bali saja.

Alasannya, di dua pulau ini terdapat 44 kabupaten/kota dan 6 provinsi yang asessmen situasinya memiliki skor 4.

Penilaian ini didapat dari situasi penularan kasus, tingkat keterisian tempat tidur di RS, tingkat kematian akibat Covid-19, dan respons terhadap testing, tracing, serta treatment di wilayah tersebut.

“Kita adakan penilaian secara detail yang ini harus ada treatment khusus sesuai dengan yang ada di indikator laju penularan oleh WHO,” kata Jokowi.

Presiden pun memberi contoh kasus di Jakarta Barat, DKI Jakarta. (hza)

Sungai Penuh Zona Orange dan Kerinci Kuning

JAMBI, MERDEKAPOST.COM - Tiga wilayah di Provinsi Jambi yang sebelumnya masuk zona merah periode sebelumnya kini sudah turun zona.

Kota Jambi dan Sungai Penuh sudah menjadi zona orange (risiko sedang), bahkan Kabupaten Kerinci turun menjadi zona kuning (risiko rendah).

Untuk zona oranye lainnya seperti ada pada Bungo, Tebo, Tanjabbar dan Tanjabtim. Sedangkan zona kuning di Merangin dan Sarolangun.

Langkah kedepan terkait peningkatan zona ini, menurut Jubir Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Jambi, perlu disepakati oleh tim satgas Covid-19 terkait perlu pengetatan daerah perbatasan.

Disamping itu, Johansyah menyebut disiplin masyarakat juga harus segera ditingkatkan.

“Kepedulian masyarakat harus ditingkatkan untuk menjaga agar perkembangan Covid-19 tidak tinggi di Jambi,” jelasnya.

Ia juga mengimbau kabupaten/kota untuk memungsikan betul satgas di kabupaten/kota.

(Sumber: Jambi Ekpres)

20 Warga Positif Covid-19, Untuk Sementara Aktivitas di Masjid Syafa'at Selincah Dilarang

Aktivitas ibadah di Masjid Syafaat, RT 4 Kelurahan Payoselincah, Kecamatan Palmerah, Kota Jambi sementara waktu dilarang, lantaran kawasan ini zona merah Covid-19.(ist)

MERDEKAPOST.COM | JAMBI - Aktivitas ibadah di Masjid Syafaat, RT 4 Kelurahan Payoselincah, Kecamatan Palmerah, Kota Jambi sementara waktu dilarang, lantaran kawasan ini zona merah Covid-19.

Camat Palmerah, Amran mengatakan sesuai dengan kriteria pengendalian zonasi, bahwa wilayah zona merah harus menutup rumah ibadah, tempat bermain anak dan tempat umum lainnya kecuali sektor esensial.

"Masjid baru dapat digunakan setelah adanya perubahan zona Covid-19. Sementara ini, tidak diizinkan salat atau ibadah di Masjid Syafaat RT 4," jelasnya.

Kemudian, lanjut dia, pihaknya juga membatasi keluar masuk wilayah RT maksimal hingga pukul 20.00. Pihaknya telah menunjuk warga selaku ketua pengawas ini.

Sementara itu, sebelumnya, 20 warga yang rumahnya berdekatan dan merupakan keluarga ini, tengah menjalani isolasi mandiri dan dicek langsung oleh petugas.

Pihaknya juga mendesinfeksi rumah warga dan masjid secara berkala. Selain itu, juga memasang spanduk pemberitahuan bahwa telah memasuki kawasan zona merah Covid-19.(*)

Berita Sebelumnya:

Gara-Gara Acara Punggahan, Satu Keluarga di Selincah Terpapar Covid-19

Belum lama ini, belasan warga di salah satu kawasan Kecamatan Paal Merah dikabarkan terkonfirmasi Covid-19 dari hasil swab. Saat ini, pihak Kecamatan dan Kelurahan tengah melakukan monitoring terhadap belasan warga tersebut.

Mereka dikabarkan terpapar Covid-19, setelah melakukan acara punggahan atau makan bersama saat berbuka puasa beberapa waktu lalu. Mau tak mau, salah satu kawasan di Kelurahan Selincah masuk kategori zona merah.

Camat Paal Merah, Amran menyebutkan, awalnya ada 19 orang yang dilakukan uji swab. Hasilnya, 15 orang dinyatakan positif. Mereka rerata satu keluarga dan bertetangga.

“Benar, sudah kita minta lakukan isolasi mandiri. Dan kita minta kepada RT memastikan mereka tidak keluar dari masa isolasi mandiri,” terangnya, Jumat (23/4) pagi.

Hanya saja memang, Amran belum bisa menyebutkan secara detail mengenai terpaparnya belasan warga di lingkungannya tersebut. “Masih kita lakukan tracing lagi. Beberapa waktu kedepan akan dilakukan kembali swab kedua terhadap mereka,” terangnya.

Mengenai logistik terhadap mereka, Amran mengaku telah menginstruksikan ke lurah maupun ke tingkat RT, agar secara swadaya membantu mereka. “Untuk kebutuhan pangan, nanti akan diantarkan petugas khusus ke depan rumah mereka. Sebab kita memastikan mereka tidak keluar rumah, selain itu kita minta untuk aktifkan pos kamling 1x24 jam untuk membantu memantaunya,” jelasnya.

Mengenai masuk kategori zona merah, dirinya pun bersama pihak kelurahan berencana akan memasang spanduk khusus bertuliskan “kawasan ini zona merah” seperti yang ada dalam instruksi Mendagri RI No 09 Tahun 2021 tentang penetapan status PPKM bagi Provinsi Jambi dan mengoptimalkan posko penangan Covid-19 di tingkat desa/kelurahan.

“Rencana kita akan pasang spanduk tersebut, seperti yang sudah dirapatkan bersama Pemkot Jambi beberapa waktu lalu. Ini juga untuk memberikan kesadaran kepada masyarakat bahwa Covid-19 itu memang ada,” tukasnya.

Sementara itu, Sekda Kota Jambi, Budidaya turut membenarkan informasi tersebut. Dia pun sangat menyayangkan, adanya kabar aktivitas yang dilakukan masyarakat tersebut sebelum terkonfirmasi positif Covid-19.

“Tentu ini sangat kita sayangkan. Ini bukan berarti kita melarang mereka berkumpul bersama keluarga. Tapi tahan dulu. Kalau memang pun melakukan aktivitas tersebut, tolong prokesnya dijaga ketat,” jelasnya.

Seperti disebutkan Budidaya, saat akan makan, diharapkan masyarakat jangan memakai sendok yang sama. Kemudian, ketika mengambil lauk diusahakan jangan berbicara.

“Itu mungkin beberapa caranya yang bisa digunakan, tapi sekali lagi kita tegaskan. Masyarakat harus ikut aktif untuk mencegah ini, karena Covid-19 ini memang ada,” singkatnya. (*)

Bertambah 5 Orang, Kasus Positif Covid-19 di RT 4 Kelurahan Selincah

Setelah 15 warga dalam satu keluarga atau beberapa rumah di RT 4 Kelurahan Payoselincah, Kecamatan Palmerah, Kota Jambi dinyatakan positif usai menggelar acara pungguhan, kini lima orang warga kembali dinyatakan positif Covid-19, Sabtu (24/4).

Camat Paal Merah, Amran mengatakan ini diketahui setelah hasil swabnya keluar. "Sekarang jadi 20 orang yang positif Covid-19 dan mereka satu keluarga. Rumahnya berdekatan, satu hamparan begitu," katanya saat dikonfirmasi.


Amran mengatakan, pihaknya telah menunjuk satu keluarga pasien sebagai ketua yang mengawasi keluarga yang sedang isolasi mandiri ini.

Dikatakan dia, pihaknya telah memasang dua spanduk pemberitahuan kawasan zona merah, yakni di RT 4 dan di masjid.

Setelah adanya pemberitahuan tersebut, menurutnya warga di lingkungan sekitar sudah tak terlalu banyak berada di luar rumah. Namun, untuk aktivitas tetap normal. Hanya saja, kesadaran warga untuk tidak berkerumun.

"Setelah ada pasien Covid-19 dan zona merah ini, kawasan di sana jadi sepi. Tidak ada pemuda kumpul di luar lagi. Karena mungkin memang tak ada kepentingan ya," jelasnya.

Amran menyebut, 20 pasien ini akan mengikuti swab ke dua, namun masih menunggu informasi dari pihak Puskesmas Selincah.(*/jpnn)

Awalnya Dua Orang, Hari ini Belasan Pelajar SMA Titian Teras Abd. Sayoeti Terpapar Corona

Kampus SMA titian Teras di Muaro Jambi. (ist)

JAMBI | MERDEKAPOST.COM - Sebanyak 19 orang pelajar SMA Titian Teras Abdurrahman Sayuti terkonfirmasi Positif Covid19.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Muarojambi, Afifudin.

"Ya awalnya yang terpapar hanya dua orang dan baru diketahui pagi tadi," ujarnya.

Mendapat informasi itu, kata dia, Dinkes melalui Puskesmas Sungai Duren langsung melakukan tracing ke sekolah itu.

"Sebanyak 153 orang pelajar di tracing, hasilnya dari 153 orang itu ternyata 19 orang terkonfirmasi positif 19," kata Afifudin. 

Dijelaskannya, kedua orang yang dikabarkan positif pertama kali itu diketahui setelah keduanya melakukan rapid tes secara mandiri. 

Saat ini SMA Titian Teras Abdurrahman Sayoeti diliburkan. Namun semua yang terkonfirmasi tidak dibolehkan pulang dan di isolasi di asrama sekolah itu sendiri.

"Mereka di sana jan memang tinggal di asrama, jadi mereka tidak dibolehkan pulang, tetap diisolasi di sana. Namun mereka yang terkonfirmasi, dipisah tempatnya dengan pelajar lainnya," sebut Afifudin.

Sementara itu rasa kekhawatiran datang dari salah satu wali murid yang anaknya mengenyam pendidikan di SMA tersebut. 

"Iya kita sebagai orang tua tentu sangat mengkhawatirkan anak yang di asrama, karena mereka satu tempat tinggal dan saling berinteraksi di asrama itu," kata Harahap.(adz/jpnn)

Cerita Pak Kades Takut Jarum Suntik Saat Divaksin, Kades: Ada yang Tetes Bae Dak?


MERDEKAPOST.COM - Sejumlah kepala desa dan pewarta di wilayah Kecamatan Mendahara, Kabupaten Tanjab Timur menjalani vaksinasi Covid-19, Selasa (16/3) pagi.

Cukup menarik, pada proses vaksinasi yang dipusatkan di Puskesmas Mendahara tersebut ada yang teriak takut jaruk suntik. Dan ada pula vaksinasinya tertunda karena tensi meninggi akibat cemas melihat jarum suntik.

“Ada yang kapsul atau tetes be dak,” tanya Amiruddin, Kades Merbau dengan muka cemas saat hendak divaksin.

Setelah divaksin Amir, mengakui jika dirinya cemas menjelang divaksin. Kecemasannya itu katanya, bukan soal ketidak percayaan terhadap vaksin atau efek sampingnya. Tapi karena jarum suntik.

”Dari dulu saya memang takut disuntik. Kecuali terpaksa,” katanya.

Baca Juga:

• Kasus Uang Ketok Palu: Putusan Cornelis Dkk Ditunda

• Tips Amankan Akun WhatsApp Agar Tidak Dibajak

• Ketahuan Nikah Siri, Oknum Kades Didenda Secara Adat, Ini Besarannya

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Puskesmas Mendahara, Nasrul mengatakan, vaksinasi kali ini diperuntukan bagi pegawai yang di kecamatan.

Selain itu juga pegawai Kantor Urusan Agama (KUA) Mendahara dan beberapa pihak kepolisian Sektor Kecamatan Mendahara serta Kepala Desa.

”Sebelumnya kita telah melaksanakan vaksinasi untuk tenaga kesehatan. dan hari ini juga teman-teman media yang ada di Kecammatan Mendahara kita vaksin,” ujarnya.

Pantauan di lapangan, sebelum dilakukan vaksin, peserta dilakukan screning terlebih dahulu. Makanya saat pemeriksaan tensi, beberapa peserta harus ditunda vaksinasiya lantaran tensi tinggi. 

Padahal sebelum memasuki ruangan semuanya terlihat sehat dan bugar.(*)

(Adz | Sumber: Jambiindependent.co.id | Merdekapost.com)

Berita Merdekapost.com Lainnya:

Rencana Impor Beras, PKB Minta Pemerintah Kaji Ulang

Kongres XX PMII di Balikpapan, Gus AMI; PMII Harus Jadi Garda Terdepan Bentengi Kebhinekaan

Puluhan Wartawan di Tanjabbar Jalani Vaksinasi Tahap Pertama

 


Merdekapost.com | KUALATUNGKAL - Sebagai upaya pencegahan Covid-19 dan mendukung program pemerintah, puluhan awak media di Kabupaten Tanjabbar hari ini (10/3/2021) menjalani vaksinasi tahap pertama di RSUD Daud Arif Kuala Tungkal.

Vaksinasi ini juga diberikan kepada sejumlah ASN di lingkup Pemerintah Kabupaten Tanjabbar. Pemberian vaksin kepada sejumlah awak media dan pejabat pemerintah karena tugas mereka dinilai cukup berisiko tertular Covid-19

Baca Juga:

Bulan Ini, Kemenkes Sebar 200 Ribu Vaksin ke Seluruh Puskesmas

Meski Sudah 2x Disuntik Vaksin Sinovac, Sekda Kota Bandung Positif Covid-19

Dika, seorang wartawan media online di Tanjabbar menyebutkan bahwa setelah divaksin dirinya tidak merasakan apa-apa. Dika juga mengaku bahwa pada saat disuntik pun merasa seperti tidak disuntik.

"Tidak ada merasakan apa-apa, saat disuntik juga tidak terasa. Mungkin karena jarumnya juga kecil. Setelah disuntik juga seperti biasa saja," tambahnya.

Hal senada juga disampaikan Khairul Umam, setelah divaksin dirinya tidak merasakan apa-apa. Hanya saja memang Ia merasa pegal pada bagian tangan sebelah kiri.

"Iya cuma merasa pegal, tapi kata dokter nya memang bakal merasa pegal pada lengan. Selebihnya tidak ada merasa apa-apa,"tambahnya.(adz)

Meski Sudah 2x Disuntik Vaksin Sinovac, Sekda Kota Bandung Positif Covid-19

Sekda Kota Bandung Ema Sumarna positif Covid-19 padahal dia dua kali disuntik vaksin.
Merdekapost.com | BANDUNG - Sekda Kota Bandung Ema Sumarna positif Covid-19 padahal dia dua kali disuntik vaksin.

Ema Sumarna disuntik vaksi pertama di RSKIA Kota Bandung Januari lalu.

Sekda Kota Bandung itu kemudian disuntik vaksin kedua pada Februari.

Saat menjalani vaksin pertama itu Sekda Kota Bandung bersama dengan sejumlah artis seperti Ariel Noah.

Walau sudah menerima dua dosis vaksin tidak berarti jadi kebal virus corona, kata Ahyani Kadis Kesehatan Kota Bandung, Rabu 10 Maret 2021.

Dia menyebut fungsi vaksinasi Covid-19 ini adalah untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

"Tidak ada satu vaksin yang menjamin 100 persen kebal virus corona," kata dia.

Orang yang sudah divaksin dua dosis masih tetap berisiko terpapar.

Semuanya tergantung daya tahan tubuh dan juga berapa banyak virus yang masuk ke tubuhnya.

Kadis Kesehatan Kota Bandung, Ahyani Raksanagara menyebut Ema Sumarna dinyatakan positif Covid-19 pada Selasa 9 Maret 2021.

Ema langsung dibawa untuk menjalani isolasi di RSKIA Bandung setelah terkonfirmasi covid-19.

Kondisi Sekda Kota Bandung Ema Sumarna disebut Ahyani masih stabil.

"Beliau baik-baik saja, mohon doa segera pulih," ujar Ahyani, Rabu 10 Maret 2021 dikutip dari Tribun Jabar.

Baca Juga: 

Bulan Ini, Kemenkes Sebar 200 Ribu Vaksin ke Seluruh Puskesmas

Ema Sumarna merupakan penerima pertama vaksin Covid-19 di Kota Bandung.

Harusnya yang jadi penerima pertama adalah Wali Kota Bandung Oded M Danial.

Namun karena Wali KOta positif Covid-19 pada 8 Januari, akhirnya Ema jadi penggantinya.

Sementara syarat menerima vaksin Covid-19 adalah orang tersebut sedang tidak terpapar Covid-19.

Dua pemimpin di Kota Bandung yakni Wali Kota Oded M Danial dan Wakil Wali Kota Yana Mulyana sebelumnya telah terinfeksi Covid-19.

Ema Sumarna dilantik menjadi Sekda Kota Bandung pada Jumat 22 Maret 2019. (*)

 Baca juga: Aprilia Manganang Bahagia Dinyatakan sebagai Lelaki, Ternyata Tunggu Momen Ini Sejak 28 Tahun Lalu

(adz/Sumber: Tribun Jabar)

Bulan Ini, Kemenkes Sebar 200 Ribu Vaksin ke Seluruh Puskesmas

Wamenkes mengatakan bulan ini pihaknya akan menyebar 200 ribu vaksin Covid-19 ke puskesmas-puskesmas di seluruh Indonesia. Pelaksanaan penyuntikan vaksin Covid-19 produksi perusahaan farmasi Sinovac untuk para tenaga kesehatan di Puskesmas Cilincing, Jakarta. (CNN Indonesia)

Jakarta | Merdekapost.com - Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono menyatakan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) akan menyebar sebanyak 200 ribu vaksin Covid-19 ke seluruh puskesmas yang ada di Indonesia pada bulan ini. Hal tersebut, kata Dante, dilakukan demi mengejar jumlah vaksinasi Covid-19 yang ditargetkan selesai selama satu tahun.

"Seluruh puskesmas di Indonesia akan kami serahkan 200 ribu dalam bulan ini untuk mencapai tingkat vaksinasi yang maksimal tersebut," ujar Dante dalam Rapat Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana, Jakarta, Selasa (9/3)

Selain itu, Dante mengatakan jumlah pasokan vaksin di Indonesia meningkat setelah Ia juga mengatakan akan ada tambahan vaksin lagi dari biofarma.

"Yang baru kemudian beberapa waktu ini kita akan mendapatkan vaksin dari biofarma yang sudah membuat vaksin sekitar 1,5 juta juga. Ditambah lagi sampai 18 juta produksi, yang terakhir 185 produksi vaksin. Maka akan terjadi peningkatan jumlah vaksinasi di seluruh Indonesia," kata dia.

Selain itu, Dante juga mengingatkan vaksinasi ini adalah sebuah gerakan yang harus dilakukan secara bersama-sama.

"Vaksinasi ini bukan program. Narasinya harus diganti menjadi gerakan vaksinasi. Maka, vaksinasi akan jadi tanggung jawab kita semua," kata Dante.

"Masyarakat dapat menyelenggarakan vaksinasi dengan dikoordinir oleh Kemenkes dan Dinkes setempat sehingga akselerasi mencapai target yang kita atur. Satu tahun memang berat, tetapi kita upayakan agar tidak terlalu meleset," imbuhnya.

Infografis Daftar Warga Disuntik Vaksin Covid Tahap Dua

Diketahui, pemberian vaksinasi sendiri akan dilakukan secara bertahap, di mana kini telah masuk ke tahap kedua. Beberapa waktu lalu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan pada Maret-April 2021, vaksinasi akan dilakukan kepada 500 ribu orang per hari. Kemudian pada Juni-Juli akan diberikan kepada sejuta orang per hari.

"Juni-Juli baru sejuta karena ketersediaan vaksinnya di Juni-Juli baru bisa 25 juta sebulan. Sejuta sehari kan 30 juta sebulan, sebelumnya kita tidak ada vaksinasi sebanyak itu," kata Budi saat memberikan sambutan dalam acara vaksinasi layanan tanpa turun atau lantatur (drive-thru), Jakarta, Rabu (3/3)

Budi menyebut target itu telah disesuaikan dengan rencana kedatangan beberapa merek vaksin ke Indonesia dengan total 426 juta dosis vaksin.

Rinciannya, 90 juta dosis vaksin tiba periode Januari-Juni 2021, sementara sisanya baru tiba periode Juli-Desember 2021.

( adz | CNN Indonesia | Merdekapost.com )

IMM Kritik Pj. Gubernur Jambi, Dr. Hari Nur Cahya Diminta Lebih Fokus Tangani Covid-19

M. Awal Ketua IMM Provinsi Jambi

Jambi | Merdekapost.com - Pasien positif Covid-19 di Provinsi Jambi terus bertambah sampai dengan 7 maret 2022 tercatat 20 orang penambahan dengan total 5.631 terkonfirmasi. Bahkan, 1 orang diantaranya meninggal. 

Kondisi ini membuat Jambi masih sangat rentan terhadap penyebaran virus corona. 

M. Awal Ketua IMM Provinsi Jambi mengkritik pejabat Gubernur Dr. Hari Nur Cahya Murni, untuk melakukan pencegahan penyebaran virus Corona dengan melakukan inisiatif mengambil langkah progresif atau skenario tertentu supaya masyarakat tercegah dari penularan yang semakin luas. 

Dikatakannya, "Pj Gubernur sekarang cenderung tertutup kepada masyarakat soal persebaran dan penanganan virus Corona, dan lebih memilih menunggu instruksi dari pemerintah pusat ketimbang berinisiatif". 

Baca Juga: Tambah Lagi, Hari Ini 81 Warga Kota Sungai Penuh Positif Covid-19

"Selain itu, lanjut Awal, kami meminta Pj Gubernur membuat introspeksi diri dan mengevaluasi kegiatan apa saja yang selama ini masih kurang, sehingga tingkat kedisiplinan masyarakat masih rendah dan cenderung mengabaikan pandemi ini. 

"jadi, tindakan yang selama ini dianggap masih kurang hendaknya harus dilengkapi dan disempurnakan, dan lebih diupayakan lagi agar tepat guna atau tepat sasaran". Ujar Awal. 

Harapan utama kita saat ini, agar Pj Gubernur Jambi fokus penyembuhan pasien Covid-19 dan menekan angka kematian akibat Covid-19 di Provinsi Jambi, bukan sibuk melakukan kegiatan-kegiatan seremonial dengan perjalanan dinas kedaerah memanfaatkan fasilitas kewenangan sebagai pejabat Gubernur". Tegasnya. (adz)

Lebih Murah, Harga Vaksin Merah Putih Diperkirakan 5 Dolar, Sekitar Rp 70 Ribuan

Serah terima GeNose dari Menristek Bambang Brodjonegoro ke Menparekraf Sandiaga Uno. Foto: Dok. Istimewa

MERDEKAPOST.COM - Bibit vaksin Merah Putih buatan dalam negeri akan diserahkan ke PT Bio Farma akhir Maret 2021. Setelah bibit vaksin corona diserahkan, Bio Farma akan melakukan optimasi hingga pembersihan bibit vaksin untuk segera diuji klinik. 

Pengujian konsorsium vaksin Merah Putih berada di bawah naungan Kemristek/BRIN. Menristek Bambang Brodjonegoro memperkirakan harga vaksin Merah Putih akan lebih murah ketimbang produk luar. 

Ilustrasi vaksin corona.(Foto: REUTERS)

"Kalau range harga tentunya saat ini belum bisa diprediksi, tetapi yang pasti di bawah, karena sudah mendapatkan anggaran, baik itu research maupun di uji klinis. Jadi mudah-mudahan ini bisa 5 dolar atau lebih murah dari 5 dolar," ujar Bambang di Gedung Kemristek, Selasa (2/3). 

Jika dikonversikan ke dalam rupiah saat ini (1 dolar AS= Rp 14.351), harga Vaksin Merah Putih diperkirakan sekitar Rp 70 ribuan lebih (Rp 71 ribu). 

Meski demikian, Bambang menegaskan, perkiraan harga akan tergantung Bio Farma sebagai produsen. Bambang memastikan, setelah melewati uji klinik dan mendapat izin darurat BPOM, vaksin Merah Putih dapat segera diproduksi massal. 

Kepala Lembaga Biologi Molekuler (LBM) Eijkman Prof Amin Soebandrio. (Ist)

"Proses riset sudah didanai oleh APBN melaui Kemristek/BRIN. Uji klinik juga rencananya akan didukung oleh pemerintah, sehingga mungkin nanti yang akan menjadi faktor harga adalah biaya produksi yang dilakukan bio farma," tutur Bambang. 

Pada kesempatan yang sama, Kepala LBM Eijkman, Amin Soebandrio,  berharap uji klinik vaksin Merah Putih akan berlangsung di kuartal ketiga atau keempat 2021. Amin berharap vaksin Merah Putih bisa selesai sesuai target dan mendapat izin edar BPOM. 

"Barangkali diharapkan EUA (emergency use authorization/izin darurat) dapat diperoleh pertengahan tahun 2022, mudah-mudahan bisa lebih cepat dari itu," pungkas Prof. Amin. (adz/kumparan)

Copyright © MERDEKAPOST.COM. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs