Viona Juli Zahira, Putri Ujung Pasir Tanco Harumkan Nama MAN 1 Kerinci dengan Dua Medali Emas

Viona Juli Zahira, Putri Ujung Pasir Harumkan Nama MAN 1 Kerinci dengan Dua Medali Emas

KERINCI — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar asal Kabupaten Kerinci. Viona Juli Zahira, putri kelahiran Ujung Pasir, Kecamatan Tanah Cogok, Kabupaten Kerinci, berhasil mengharumkan nama madrasah melalui prestasi akademik di bidang Biologi.

Siswi MAN 1 Kerinci Sebukar kelas XII F4 tersebut berhasil meraih dua medali emas dalam kompetisi bidang studi Biologi, yakni Nusantara Youth Competition dan Cakrawala Scholars Competition.

Keberhasilan Viona menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga dan madrasah. Di balik pencapaiannya, terdapat dukungan dan doa kedua orang tuanya, Novi Zarmita dan Sunardi.

Sang ayah, Sunardi, diketahui bekerja sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Malaysia. Meski berada jauh dari keluarga, dukungan dan perjuangan orang tua menjadi salah satu penyemangat Viona untuk terus belajar dan meraih prestasi.

Viona menyampaikan bahwa prestasi yang diraihnya bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan motivasi untuk terus berkembang.

“Teruslah berprestasi, jangan takut bermimpi dan jangan mudah menyerah. Jadikan setiap proses sebagai pengalaman untuk menjadi lebih baik. Semoga prestasi ini bisa menjadi motivasi bagi teman-teman untuk terus belajar dan mengharumkan nama madrasah serta daerah.”

Viona juga berharap keberhasilannya dapat menjadi inspirasi bagi pelajar lainnya, khususnya siswa-siswi di Kabupaten Kerinci, agar berani mengikuti berbagai kompetisi dan mengembangkan potensi yang dimiliki.

Prestasi hari ini menjadi langkah menuju masa depan yang lebih baik. Keberhasilan Viona sekaligus menunjukkan bahwa dengan kerja keras, doa, dukungan keluarga, dan semangat belajar, pelajar dari daerah pun mampu bersaing dan menorehkan prestasi di tingkat kompetisi.(Ali)

Dibekali Kompetensi Pengawasan Pembangunan dan Dana Desa, BPD se-Kota Sungai Penuh Ikuti Bimtek

Jambi, Merdekapost.com - Ratusan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kota Sungai Penuh mengikuti kegiatan bimbingan teknis (bimtek) peningkatan kapasitas dan kompetensi yang digelar Lembaga Pelatihan Indonesia (LAPIN) di Kota Jambi.

Kegiatan yang mengangkat tema “Bimtek Fungsi dan Tugas Badan Permusyawaratan Desa dalam Pengawasan Pembangunan dan Pengelolaan Dana Desa” tersebut berlangsung selama empat hari, 23–26 September 2026, di salah satu hotel di Kota Jambi.

Bimtek ini diarahkan untuk memperkuat pemahaman BPD terhadap fungsi, tugas, serta regulasi yang berkaitan dengan penyelenggaraan pemerintahan desa, khususnya dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap pembangunan dan pengelolaan keuangan desa.

Baca Juga: Di Tengah Duka Keluarga Korban Kebakaran di Bentok, Bupati Monadi Hadir dan Serahkan Bantuan

Pada pembukaan kegiatan, Kamis (24/9/2026), turut hadir Kepala BPSDM Provinsi Jambi, Pembina Lembaga Pelatihan Indonesia, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kota Sungai Penuh, panitia, serta sejumlah tamu undangan.

Pembina Lembaga Pelatihan Indonesia, Said Fariq, mengatakan peningkatan kompetensi aparatur pemerintahan menjadi hal penting karena regulasi terus mengalami perubahan dan pembaruan.

Menurutnya, aparatur pemerintahan perlu memiliki pemahaman yang terus diperbarui agar mampu menjalankan tugas sesuai ketentuan yang berlaku.

“Peningkatan kompetensi bagi aparatur pemerintah menjadi hal yang penting, mengingat regulasi terus mengalami perubahan,” ujar Said.

Baca Juga: RSUD Mayjen H.A. Thalib Kota Sungai Penuh Gelar Witness dan Handover Alat Kesehatan CT Scan

Ia juga menekankan bahwa efisiensi dalam pengelolaan anggaran tidak semata-mata dimaknai sebagai pengurangan anggaran. Efisiensi, kata dia, lebih berkaitan dengan bagaimana anggaran digunakan secara tepat sasaran dan memberikan manfaat sesuai tujuan yang telah ditetapkan.

Karena itu, peningkatan kapasitas dinilai perlu dilakukan secara berkelanjutan, termasuk bagi aparatur pemerintah daerah, pemerintah desa, maupun BPD.

Perkuat Penyelenggaraan Pemerintahan Desa

Said menambahkan, peningkatan kapasitas BPD diharapkan dapat memperkuat sistem penyelenggaraan pemerintahan, terutama di tingkat desa.

Pemahaman terhadap tugas dan fungsi masing-masing lembaga dinilai penting agar penyelenggaraan pemerintahan desa dapat berjalan sesuai regulasi dan mekanisme yang berlaku.

“Diharapkan kegiatan peningkatan kompetensi ini dapat diikuti dengan baik sehingga memberikan manfaat bagi aparatur pemerintah desa dan BPD,” katanya.

Dengan pemahaman yang lebih baik terhadap regulasi, BPD diharapkan mampu menjalankan fungsi kelembagaannya secara tepat, termasuk dalam menjalankan fungsi pengawasan serta keterlibatan dalam penyelenggaraan pemerintahan desa.

BPD Dibekali Pemahaman Regulasi Terbaru

Sementara itu, Kepala DPMD Kota Sungai Penuh, Zetriadi Delfi, menyampaikan bahwa pelaksanaan bimtek tersebut dilakukan berdasarkan permohonan atau nota dinas dari BPD se-Kota Sungai Penuh melalui perwakilan dari delapan kecamatan.

Menurut Zetriadi, kegiatan tersebut ditujukan untuk meningkatkan pengetahuan, kapasitas, dan kompetensi anggota BPD di seluruh Kota Sungai Penuh.

Baca Juga: Panglima Kogabwilhan I Tinjau Karhutla Batang Hari, Evaluasi Status Tanggap Darurat

Hal tersebut dinilai penting karena regulasi mengenai pemerintahan dan pengelolaan desa terus mengalami perubahan.

Sebagai bagian dari unsur penyelenggaraan pemerintahan desa yang memiliki fungsi pengawasan, BPD dinilai perlu memahami ketentuan yang berlaku agar dapat menjalankan tugas dan kewenangannya sesuai dengan koridor peraturan perundang-undangan.

Melalui bimtek tersebut, para anggota BPD diharapkan tidak hanya memperoleh pemahaman mengenai fungsi dan tugas kelembagaan, tetapi juga mampu mengikuti perkembangan regulasi yang berkaitan dengan pemerintahan desa, pembangunan, serta pengelolaan keuangan desa.(Adz)

Milad Ke-45 dan Muktamar BKMT ke-X 2026, Sri Kartini: BKMT Memiliki Peran Strategis

Ketua BKMT Sungai Penuh Ny Sri Kartini Alfin Bersama Ketua BKMT Provinsi Jambi Hj. Hesnidar Haris saat menghadiri rangkaian Milad ke-45 BKMT Muktamar ke-X 2026 di Jakarta.(Mpc)

JAKARTA - Ketua Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kota Sungai Penuh, Ny. Sri Kartini Alfin, S.Kep., Ns., menghadiri rangkaian Milad ke-45 BKMT Muktamar ke-X 2026 di Jakarta.

Sri Kartini menghadiri berbagai rangkaian HUT BKMT yang dilaksanakan selama lima hari, diikuti oleh BKMT se-Indonesia.

Kegiatan nasional tersebut menjadi ruang bagi pengurus BKMT dari berbagai daerah untuk mempererat silaturahmi, bertukar pengalaman, serta memperkuat komunikasi organisasi.

Sri Kartini Alfin, menyampaikan bahwa kehadirannya dalam kegiatan BKMT nasional sebagai momentum untuk mempererat hubungan dengan pengurus majelis taklim dari berbagai daerah.

BACA JUGA:  

Di Tengah Duka Keluarga Korban Kebakaran di Bentok, Bupati Monadi Hadir dan Serahkan Bantuan

“Kami bersyukur dapat hadir dalam Milad ke-45, Muktamar ke-X, dan BKMT Festival 2026. Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, bertukar pengalaman, serta memperkuat peran majelis taklim dalam kehidupan masyarakat,” ujar Sri Kartini Alfin.

 Menurutnyai, organisasi majelis taklim memiliki peran penting dalam membangun kebersamaan di tengah masyarakat. Majelis taklim juga dapat mendorong berbagai kegiatan positif yang memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

BACA JUGA:  

RSUD Mayjen H.A. Thalib Kota Sungai Penuh Gelar Witness dan Handover Alat Kesehatan CT Scan

Ia berharap, semangat kebersamaan dan silaturahmi terus berkembang melalui kegiatan BKMT di berbagai daerah.

“Semoga semangat kebersamaan dan silaturahmi ini terus terjaga. Kami juga berharap BKMT semakin aktif menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan memperkuat nilai-nilai keagamaan serta sosial,” ujar Ketua TP PKK Kota Sungai Penuh.

Melalui kegiatan nasional ini, BKMT terus membuka ruang bagi pengurus dan anggota dari berbagai daerah untuk berbagi pengalaman serta memperkuat peran majelis taklim di tengah masyarakat. (Red)

Di Tengah Duka Keluarga Korban Kebakaran di Bentok, Bupati Monadi Hadir dan Serahkan Bantuan

Merdekapost.com, Kerinci – Di tengah duka akibat musibah kebakaran, Pemerintah Kabupaten Kerinci menunjukkan kepedulian dengan hadir langsung memberikan bantuan kepada warga yang terdampak.

Bupati Kerinci Monadi, S.Sos., M.Si., didampingi Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kerinci Dedi Andrizal, S.E., M.Si., menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran satu unit rumah di Desa Bentok, Kecamatan Kayu Aro, Kabupaten Kerinci.

Kebakaran tersebut terjadi pada Sabtu pagi, 19 September 2026. Peristiwa itu mengakibatkan satu unit rumah warga hangus terbakar dan menyebabkan keluarga korban kehilangan tempat tinggal serta sejumlah harta benda.

Baca Juga: Wabup Murison Launching Sekolah Siaga Kependudukan MAN 2 Kerinci

Di tengah kondisi tersebut, Bupati Kerinci Monadi hadir secara langsung pada Rabu (23/9/2026) untuk menyerahkan bantuan sekaligus memberikan dukungan moril kepada keluarga yang tertimpa musibah.

Bupati Kerinci Monadi mengatakan, kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab pemerintah kepada warga.

“Pemerintah harus hadir ketika masyarakat mengalami musibah. Bantuan yang kami berikan mungkin belum bisa mengganti seluruh kerugian yang dialami, tetapi kami berharap dapat sedikit meringankan beban keluarga,” ujar Monadi.

Menurutnya, musibah kebakaran tentu menjadi ujian berat bagi keluarga yang terdampak. Karena itu, ia berharap keluarga korban tetap tabah dan tidak kehilangan semangat untuk kembali bangkit.

Baca Juga: RSUD Mayjen H.A. Thalib Kota Sungai Penuh Gelar Witness dan Handover Alat Kesehatan CT Scan

“Kita turut prihatin atas musibah ini. Semoga keluarga diberikan ketabahan, kekuatan, dan kemudahan dalam menghadapi cobaan ini. Jangan melihat besar kecilnya bantuan, tetapi lihat perhatian dan kepedulian pemerintah kepada masyarakat,” katanya.

Monadi juga menegaskan bahwa Pemkab Kerinci akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat, khususnya ketika warga menghadapi kondisi sulit dan membutuhkan dukungan.

“Insyaallah, pemerintah daerah akan terus berusaha memberikan perhatian kepada masyarakat yang membutuhkan. Semoga bantuan ini bisa bermanfaat dan keluarga korban dapat segera bangkit kembali,” tutupnya.

Pemkab Kerinci berharap bantuan yang diserahkan dapat sedikit meringankan beban keluarga korban serta menjadi penyemangat untuk kembali menata kehidupan setelah musibah kebakaran.(Adz)

Wabup Murison Launching Sekolah Siaga Kependudukan MAN 2 Kerinci

Merdekapost.com – Wakil Bupati Kerinci H. Murison, S.Pd., S.Sos., M.Si. secara resmi melaunching Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) MAN 2 Kabupaten Kerinci, di Desa Kemantan Agung, Kecamatan Air Hangat Timur, Kamis (24/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Kerinci dalam memperkuat edukasi kependudukan sekaligus menyiapkan generasi muda yang sehat, cerdas, berkarakter dan mampu menghadapi tantangan masa depan.

Baca Juga: Kapolsek AHT Sigap Pantau Pembersihan Bambu Roboh, Pastikan Akses Warga Kembali Lancar

Launching SSK MAN 2 Kabupaten Kerinci turut dihadiri Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jambi Zamhari, S.H., M.H, pimpinan DPRD Kerinci dr. Surmila Apri Yulisa, Kepala Dinas PPKBPP&PA Dra. Linda Martiani, M.M, Kepala Kemenag H. Pahrizal, S.Ag., M.M, bersama unsur forkopimda serta jajaran terkait, pihak sekolah, para guru dan peserta didik.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kerinci menyampaikan bahwa pembangunan kependudukan harus dimulai sejak usia sekolah. Berdasarkan data dalam sambutan Pemerintah Kabupaten Kerinci, jumlah penduduk Kerinci pada 2025 mencapai 272.832 jiwa, dengan 41.557 penduduk berusia 15–24 tahun. Kelompok usia tersebut berada pada fase penting dalam menentukan pendidikan, kesehatan, pekerjaan hingga kesiapan membangun keluarga.

Baca Juga: Bupati Monadi Apresiasi Antusiasme Masyarakat pada Festival Kopi Kerinci 2026, Dorong Kopi Lokal Tembus Pasar Dunia

Pengetahuan kependudukan, kesehatan reproduksi dan perencanaan kehidupan, lanjutnya, perlu ditanamkan sejak remaja. Generasi muda tidak cukup hanya memiliki akses terhadap informasi, tetapi juga membutuhkan pengetahuan dan pendampingan agar mampu mengambil keputusan secara bertanggung jawab.

Melalui keberadaan SSK, pendidikan kependudukan diharapkan tidak berhenti pada pemahaman mengenai jumlah penduduk, tetapi juga membangun kesadaran mengenai pentingnya kualitas penduduk, keluarga berkualitas, kesehatan serta pencegahan stunting sejak remaja.

Baca Juga: RSUD Mayjen H.A. Thalib Kota Sungai Penuh Gelar Witness dan Handover Alat Kesehatan CT Scan

Saat ini, Kabupaten Kerinci telah memiliki dua Sekolah Siaga Kependudukan, termasuk MAN 2 Kabupaten Kerinci. Pemerintah daerah menilai keberadaan SSK merupakan langkah awal yang perlu dikembangkan secara berkelanjutan dan diperluas menjadi gerakan pendidikan kependudukan di Kabupaten Kerinci.

Kepada pihak MAN 2 Kabupaten Kerinci, pemerintah daerah mendorong agar SSK tidak sekadar menjadi program seremonial. Sekolah diharapkan dapat menjadi pusat literasi kependudukan, ruang bagi peserta didik untuk berdiskusi, bertanya serta mempersiapkan masa depan mereka.

Sementara itu, Dinas PPKBPP&PA bersama Kantor Kementerian Agama, Bappeda Litbang dan perangkat daerah terkait diharapkan dapat memberikan pembinaan secara berkelanjutan, terukur dan terintegrasi dengan pembangunan manusia di Kabupaten Kerinci.

“272.832 penduduk adalah kekuatan Kerinci. 41.557 generasi muda adalah harapan Kerinci. Dan 2 Sekolah Siaga Kependudukan adalah langkah awal untuk menyiapkan masa depan itu,” menjadi pesan penting dalam kegiatan tersebut.

Launching SSK MAN 2 Kabupaten Kerinci kemudian ditandai dengan pelepasan balon oleh Wakil Bupati Kerinci bersama para tamu undangan sebagai simbol dimulainya program Sekolah Siaga Kependudukan di MAN 2 Kerinci.

Baca Juga: Bupati Monadi Didampingi Camat AHT Hadir Jenguk Korban Kebakaran di Kemantan dan Salurkan Bantuan

Usai prosesi launching, Wakil Bupati Kerinci bersama Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jambi, pimpinan DPRD Kerinci dan jajaran terkait melanjutkan peninjauan stand pameran MAN 2 Kabupaten Kerinci. Peninjauan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan untuk melihat berbagai karya, kreativitas serta potensi yang ditampilkan oleh pihak sekolah.

Rangkaian kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, BKKBN, dunia pendidikan dan seluruh pemangku kepentingan dalam membangun generasi Kerinci yang berkualitas.

Dengan diluncurkannya SSK MAN 2 Kabupaten Kerinci, Pemkab Kerinci berharap lahir generasi yang tidak hanya unggul dalam pendidikan, tetapi juga memiliki kesadaran kependudukan, kesehatan, karakter dan tanggung jawab dalam mempersiapkan masa depan.

Pemerintah Kabupaten Kerinci menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pembangunan manusia dengan menempatkan generasi muda sebagai bagian penting dalam mewujudkan Kerinci yang berdaya saing, maju dan sejahtera.(Adz)

Dinilai Tak Layak Dikonsumsi, Salah Satu SD di Kerinci Tolak dan Kembalikan Menu MBG SPPG Kumun

Diduga Bikin Menu Asal Jadi SPPG Kumun Ditolak dan Dikembalikan Pihak Sekolah.(mpc)

Merdekapost.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disalurkan melalui SPPG Kumun untuk para siswa-siswi mendapat penolakan dan SPPG disuruh bawa balik oleh pihak sekolah. 

Dilansir dari Explore News  Penolakan tersebut terjadi pada Rabu (23/9/2026) disalah satu SD di Tanjung Pauh Mudik, setelah menu makanan yang diterima dinilai tidak layak dan terkesan disiapkan secara asal-asalan.

Sejumlah guru menilai makanan yang diberikan tidak mencerminkan menu yang semestinya diperuntukkan bagi peserta didik dalam program MBG.

Bacaan Lainnya:

Siswa Diduga Kecewa dengan Layanan SPPG Karya Kita Peduli Kerinci, Pertanyakan Kualitas Menu Makanan

Diduga Penyedia Makanan SPPG Yayasan Kita Peduli di Semerah Tanah Cogok Sajikan Menu Minim, Warga Pertanyakan Kualitas

RSUD Mayjen H.A. Thalib Kota Sungai Penuh Gelar Witness dan Handover Alat Kesehatan CT Scan

“Asal jadi dan tidak layak dikonsumsi oleh siswa-siswi,” ujar salah seorang guru.

Menurutnya, pihak sekolah akhirnya memilih untuk tidak membagikan makanan tersebut kepada para siswa. Paket MBG yang telah diantar kemudian diminta untuk dibawa kembali.

“Kami menolak MBG kemarin dan kami suruh bawa balik,” ungkapnya.

Kondisi tersebut menjadi sorotan karena program MBG ditujukan untuk memenuhi kebutuhan makanan bergizi bagi siswa. Karena itu, kualitas menu, kelayakan makanan, komposisi gizi, hingga standar penyajian menjadi hal yang semestinya diperhatikan.

Sebagai informasi, makanan yang diterima sekolah juga nasi, lauk, sayuran, serta buah.

Hingga berita ini dipublish, pihak SPPG Kumun belum memberikan keterangan resmi terkait penolakan tersebut.(Ali/Source: Explore News )

Festival Danau Letang 2026 Resmi Digelar, Sajikan Pacu Perahu hingga Pentas Budaya

 

Merdekapost.com – Festival Danau Letang Tahun 2026 siap memeriahkan kawasan Danau Letang, Kabupaten Batang Hari, Jambi. Kegiatan yang mengusung semangat “Harmoni Budaya, Alam, dan Semangat Kebersamaan Masyarakat Batang Hari” ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari, mulai Kamis hingga Minggu, 24–27 September 2026.

Festival tersebut menghadirkan beragam rangkaian kegiatan yang memadukan olahraga, seni budaya, hiburan, serta pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Pada hari pertama, Kamis (24/9/2026), kegiatan diawali dengan persiapan panitia, kemudian dilanjutkan penampilan musik, senam aerobik bersama, serta berbagai hiburan musik hingga malam hari.

Memasuki Jumat (25/9/2026), rangkaian kegiatan semakin meriah dengan agenda pembukaan perlombaan pacu perahu, penyisihan pacu perahu, serta seremoni pembukaan Festival Danau Letang Tahun 2026. Acara juga diramaikan penampilan seni dan para pengisi acara.

Sementara itu, Sabtu (26/9/2026), masyarakat dan pengunjung dapat menyaksikan lanjutan perlombaan penyisihan pacu perahu. Pada malam harinya, suasana festival akan diisi dengan penampilan budaya Minang dari Ikatan Keluarga Minang (IKM) Batang Hari.

Puncak kegiatan berlangsung pada Minggu (27/9/2026). Selain lanjutan perlombaan pacu perahu dan babak final, festival dijadwalkan ditutup pada sore hari. Malam harinya, pengunjung akan kembali dihibur dengan penampilan budaya Kuda Lumping.

Tidak hanya menghadirkan perlombaan, Festival Danau Letang 2026 juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk menikmati berbagai sajian UMKM serta pertunjukan seni dan musik tradisional.

Dengan latar keindahan Danau Letang, festival ini diharapkan menjadi salah satu momentum untuk memperkenalkan potensi wisata, budaya, dan ekonomi kreatif masyarakat Batang Hari sekaligus memperkuat kebersamaan warga.

Festival Danau Letang 2026 berlangsung setiap hari dengan rangkaian kegiatan yang dimulai siang hingga malam, dan seluruh agenda dipusatkan di kawasan Danau Letang, Batang Hari. (*)

Potret Duka Penyengat Olak Catatan Keluhan Warga Usai Bencana Stockpile Pasir

 

Merdekapost.com – Bencana yang melanda Desa Penyengat Olak akibat stockpile pasir milik CV Lintas Makmur Sejahtera, meninggalkan luka mendalam bagi warganya. Dampak kerusakan dan gangguan yang dirasakan masyarakat tumpah ruang dalam sebuah diskusi bertanggal 23 September 2026. Catatan bertajuk “Dampak yang Dirasakan” menggambarkan betapa besar pukulan yang dialami warga, mulai dari rutinitas yang hancur hingga infrastruktur yang porak-poranda.

Poin pertama yang menjadi sorotan adalah hilangnya keteraturan hidup. Warga mengeluhkan waktu kerja yang menjadi tidak menentu, sementara waktu istirahat turut terganggu dan terbagi. Kondisi ini diperparah dengan adanya getaran susulan, seperti gempa, yang masih terus dirasakan. Ketidakpastian ini membuat kehidupan sehari-hari warga tidak lagi berjalan normal.

Kelompok rentan, terutama anak-anak, menjadi pihak yang paling terdampak. Catatan tersebut menyebutkan anak-anak terganggu saat sedang demam, bahkan terhirup udara kotor akibat debu yang beterbangan. Penderitaan ini menjadi kekhawatiran mendalam bagi para orang tua yang berjuang melindungi buah hati mereka di tengah situasi yang serba tidak menentu.

Kerusakan fisik bangunan menjadi bagian terpanjang dalam daftar keluhan warga. Fasilitas ibadah seperti masjid mengalami genteng bocor, kipas ekspator yang mati, serta banyak lampu yang padam. Rumah-rumah warga pun tidak luput dari kerusakan; banyak yang mengalami retak pada dinding, bahkan tiang-tiang penyangga rumah dilaporkan retak, memicu kekhawatiran akan keselamatan jiwa.

Selain bangunan, lingkungan sekitar juga mengalami kerusakan parah. Pohon-pohon besar seperti kelapa, bambu, dan jambu malta banyak yang tumbang. Banyak pasir dan tanah yang menutupi sisi kiri dan kanan jalan, membuat akses transportasi lumpuh. “Jalan lintas jadi macet,” menggambarkan betapa terhambatnya mobilitas akibat material yang berserakan.

Sektor ekonomi juga ikut terpuruk. Para pedagang pinggir jalan terpaksa memandang dampak yang menimpa dagangan mereka. Sementara itu, sejumlah alat elektronik milik warga banyak yang rusak. warga menyebutkan akibat gedung takut/kapal, tanah terbis, longsor, pipa, dan pohon jambu malta yang roboh turut memperparah kondisi lingkungan.

Di tengah kesulitan yang bertumpuk, warga menyoroti satu hal yang dinilai krusial: kurangnya sosialisasi dari pihak terkait. Pada poin terakhir, warga menuliskan dengan tegas, “Tidak ada sosialisasi ke warga.” Keluhan ini menjadi cerminan bahwa selain bantuan fisik, warga juga sangat membutuhkan informasi yang jelas dan pendampingan psikologis agar tidak merasa sendiri dalam menghadapi musibah ini.

Diskusi kelompok menjadi bukti otentik betapa kompleksnya permasalahan yang dihadapi warga Desa Penyengat Olak akibat operasi stockpile pasir milik CV Lintas Makmur Sejahtera itu. Diperlukan respons cepat dan menyeluruh dari berbagai pihak, tidak hanya untuk memperbaiki kerusakan fisik, tetapi juga untuk memulihkan semangat dan kehidupan sosial masyarakat yang sempat terhenti akibat bencana disebabkan stockpile pasir tersebut.(red)

Sumber: Jambiseru.com

RSUD Mayjen H.A. Thalib Kota Sungai Penuh Gelar Witness dan Handover Alat Kesehatan CT Scan

RSUD Mayjen H.A. Thalib Kota Sungai Penuh Gelar Witness dan Handover Alat Kesehatan CT Scan

 Merdekpaost.com | Sungai PEnuh - RSUD Mayjen H.A. Thalib Kota Sungai Penuh melaksanakan kegiatan Witness dan Handover alat kesehatan CT Scan, Rabu, 24 September 2026. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Kegiatan tersebut berlangsung di RSUD Mayjen H.A. Thalib Kota Sungai Penuh dan dihadiri jajaran manajemen rumah sakit serta pihak terkait. Dalam kegiatan tersebut dilakukan serah terima alat kesehatan CT Scan yang nantinya dapat mendukung pelayanan pemeriksaan dan penegakan diagnosis bagi pasien.

Direktur RSUD Mayjen H.A. Thalib Kota Sungai Penuh, Rofi Imran, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung hingga terlaksananya proses Witness dan Handover alat CT Scan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dan mendukung hadirnya alat CT Scan ini di RSUD Mayjen H.A. Thalib. Semoga alat ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat dan semakin meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di rumah sakit,” ujar Rofi Imran.

Menurutnya, keberadaan CT Scan diharapkan dapat memperkuat kemampuan rumah sakit dalam memberikan pelayanan pemeriksaan yang dibutuhkan masyarakat, sekaligus mendukung peningkatan mutu pelayanan kesehatan di Kota Sungai Penuh dan sekitarnya.

Rofi juga menegaskan bahwa peningkatan fasilitas dan peralatan kesehatan harus diiringi dengan pelayanan yang profesional, sehingga masyarakat dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang semakin baik.

Dengan terlaksananya Witness dan Handover tersebut, RSUD Mayjen H.A. Thalib Kota Sungai Penuh terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan fasilitas serta kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.(Ali)

Kapolsek AHT Sigap Pantau Pembersihan Bambu Roboh, Pastikan Akses Warga Kembali Lancar

 Kapolsek AHT Sigap Pantau Pembersihan Bambu Roboh, Pastikan Akses Warga Kembali Lancar

 Merdekapost.com | Kerinci - Kapolsek Air Hangat Timur (AHT) menunjukkan kesigapannya dengan memantau langsung proses pembersihan bambu yang roboh dan menutupi akses jalan masyarakat di wilayah Kecamatan Air Hangat Timur, Kabupaten Kerinci.

Pemantauan tersebut dilakukan untuk memastikan proses pembersihan berjalan dengan baik serta akses jalan dapat kembali dilalui masyarakat dengan aman dan lancar.

Dalam kegiatan tersebut, petugas bersama pihak terkait dan masyarakat melakukan pembersihan material bambu serta ranting yang menghambat jalan. Pembersihan juga menggunakan alat berat untuk mempercepat proses evakuasi dan membuka kembali akses yang terdampak.

Kehadiran Kapolsek AHT di lokasi merupakan bentuk kepedulian dan respons cepat kepolisian terhadap kondisi yang mengganggu aktivitas warga.

Kapolsek memastikan proses pembersihan terus dipantau hingga akses masyarakat kembali normal.

Dengan adanya pembersihan tersebut, diharapkan warga dapat kembali beraktivitas dan melintas dengan nyaman, sementara seluruh pihak tetap mengutamakan keselamatan selama proses penanganan berlangsung. (Ali)

Assesmen Pejabat Pratama Sungai Penuh, Wako Alfin: Pejabat Harus Punya Kompetensi, Profesional dan Berintegritas

Assesmen Pejabat Pratama Sungai Penuh, Wako Alfin: Pejabat Harus Punya Kompetensi, Profesional dan Berintegritas.(Ist)

“Berjalan sukses dan melahirkan sosok yang profesional, berintegritas, bekerja cepat, mampu memberikan pelayanan terbaik sesuai tupoksinya dalam mendukung visi misi kepala daerah,” ujar Wako Alfin
 SUNGAI PENUH - Tahapan asesmen Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) atau Eselon II di lingkungan Pemerintah Kota Sungai Penuh berlangsung sukses. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian seleksi terbuka JPTP Tahun 2026 untuk mengisi sejumlah jabatan strategis di lingkungan pemerintah daerah.

Wali Kota Sungai Penuh, Alfin Bakar, berharap proses seleksi tersebut mampu menghasilkan pejabat yang memiliki kompetensi, profesionalitas dan integritas dalam menjalankan amanah jabatan.

“Berjalan sukses dan melahirkan sosok yang profesional, berintegritas, bekerja cepat, mampu memberikan pelayanan terbaik sesuai tupoksinya dalam mendukung visi misi kepala daerah,” ujar Alfin belum lama ini.

Baca Juga:

Diduga Penyedia Makanan SPPG Yayasan Kita Peduli di Semerah Tanah Cogok Sajikan Menu Minim, Warga Pertanyakan Kualitas

Menurut Alfin, pejabat yang nantinya dipercaya menduduki jabatan pimpinan tinggi harus memiliki kemampuan untuk bekerja secara efektif dan responsif terhadap kebutuhan pemerintahan maupun masyarakat.

Ia menekankan, keberadaan pejabat pada posisi strategis bukan hanya berkaitan dengan jabatan administratif, tetapi juga memiliki tanggung jawab dalam memastikan pelayanan publik berjalan dengan baik.

“Pejabat yang terpilih nantinya harus mampu menjalankan tugas sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegas Alfin.

Baca Juga:

Petani Mengadu Terkait Dugaan Penggelapan Hasil Panen yang seret nama PNS, Advokat : PNS Bukan Kebal Hukum

Bupati Bungo Mutasi Sejumlah Pejabat Strategis, Berikut Nama-nama dan Jabatan Barunya

Seleksi terbuka JPTP Pemkot Sungai Penuh Tahun 2026 mencakup sejumlah jabatan strategis. Proses tersebut dilaksanakan melalui beberapa tahapan, termasuk asesmen terhadap para peserta yang telah memenuhi persyaratan.

Sebelumnya, Panitia Seleksi telah mengumumkan peserta yang memenuhi persyaratan kualifikasi jabatan dan rekam jejak melalui Pengumuman Nomor 004/Pansel.JPT/Sei Penuh/2026.

Melalui rangkaian seleksi tersebut, Pemkot Sungai Penuh berupaya mendapatkan pejabat yang memiliki kompetensi, integritas dan kemampuan manajerial untuk mendukung pelaksanaan program pemerintahan serta pencapaian visi dan misi kepala daerah.(Adz)

Petani Mengadu Terkait Dugaan Penggelapan Hasil Panen yang seret nama PNS, Advokat : PNS Bukan Kebal Hukum

Petani Mengadu Terkait Dugaan Penggelapan Hasil Panen, Advokat : PNS Bukan Kebal Hukum.(Ist)

KERINCI - Advokat Aprialdo Adi Putra, S.H. menyoroti persoalan pembayaran hasil panen padi yang menyeret nama Andaris Minandar, seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Sekretariat DPRD Kota Sungai Penuh.

Ia menilai, berdasarkan informasi dan keterangan yang disampaikan para petani, persoalan tersebut patut didalami dari aspek hukum karena terdapat dugaan hasil panen telah diterima, namun kewajiban pembayaran kepada petani belum diselesaikan.

Aprialdo menyebut, apabila fakta dan alat bukti yang ada memenuhi unsur pidana, perkara tersebut dapat masuk dalam dugaan penggelapan.

“Ini termasuk penggelapan dan merupakan perbuatan yang melanggar hukum. Apalagi yang bersangkutan merupakan seorang PNS,”ujarnya.


Menurut Advokat muda ini, status sebagai PNS tidak dapat menjadi alasan untuk mengabaikan proses hukum apabila memang terdapat dugaan tindak pidana. Setiap laporan masyarakat harus ditangani berdasarkan fakta, alat bukti dan ketentuan 

Apabialnantinya terdapat bukti yang menunjukkan adanya pelanggaran hukum, maka persoalan tersebut tidak hanya menyangkut kerugian yang dialami petani, tetapi juga patut menjadi perhatian dari sisi kedisiplinan ASN sesuai mekanisme yang berlaku.

“Jangan karena yang bersangkutan seorang PNS kemudian persoalan ini dianggap sepele. Kalau ada laporan dan bukti yang cukup, aparat penegak hukum harus memprosesnya sesuai aturan,” ujarnya.

Advokat Kerinci Sungai Penuh ini juga meminta aparat penegak hukum melakukan pendalaman terhadap laporan para petani secara objektif, termasuk memeriksa bukti penyerahan hasil panen, kesepakatan pembayaran, komunikasi antara para pihak serta bukti-bukti lain yang relevan.

Selain itu, Aprialdo juga meminta instansi terkait memperhatikan aspek kepegawaian apabila terdapat laporan yang berkaitan dengan perilaku seorang ASN.

“Intinya, hukum harus berlaku sama. Status PNS bukan alasan seseorang kebal terhadap proses hukum apabila memang ditemukan dugaan pelanggaran,” pungkasnya.(Adz/Merdekapost.com)

Bupati Bungo Mutasi Sejumlah Pejabat Strategis, Berikut Nama-nama dan Jabatan Barunya

Bupati Dedy Putra saat melantik sejumlah pejabat di lingkup Pemkab Bungo. (Ist)

MERDEKAPOST.COM - Bupati Bungo Dedy Putra kembali melakukan mutasi dan pengangkatan sejumlah pejabat strategis di lingkup Pemerintah Kabupaten Bungo.

Sebagaimana dalam Keputusan Bupati Bungo dengan Nomor 800.1.3.3/122/BKPSDMD tentang Mutasi Pejabat Administrasi yang ditetapkan Tanggal 21 September 2026.

Sejumlah nama menduduki posisi baru di sejumlah OPD di jajaran Pemkab Bungo.

Nama-nama dan jabatan yang tercantum dalam keputusan tersebut di antaranya:

1 . Muhammad Fatoni, A.P., M.Si. Sebelumnya : Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah.

Jabatan baru: Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah.

2. Ishak S.EIP., M.M. Sebelumnya : Sekretaris Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan.

Jabatan baru: Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan.

3. Zukrianto, S.Pt, M.Si. Sebelumnya : Sekretaris Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan.

Jabatan baru: Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan.

Baca Juga:

Lagi, KPK Gelar OTT, 14 Orang Ditangkap, Bupati Diangkut ke Gedung Merah Putih

4. Safrizal, S.E. Sebelumnya : Kepala Bagian Kesejahteraan Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah pada Sekretariat Daerah.

Jabatan baru : Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Dusun

5. M. Hilal, S.E., M.M Sebelumnya : Sekretaris Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah

Jabatan Baru : Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah

6. Amrijal, S.T., yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bidang Perumahan dan Penataan Bangunan Gedung pada Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman.

Sedangkan jabatan baru sebagai Kepala Bidang Bina Marga (BM) Pada Dinas PUPR Kabupaten Bungo.

Dalam Keputusan Bupati Bungo tersebut menetapkan bahwa pegawai negeri sipil (PNS) yang tercantum dalam lampiran tersebut diangkat dari jabatan sebelumnya ke jabatan baru.

Dan berlaku sejak tanggal pelantikan, namun jika di kemudian hari terdapat kekurangan dalam keputusan tersebut, akan dilakukan perbaikan sebagaimana mestinya.

Yang ditetapkan di Muara Bungo pada 21 September 2026 dan ditandatangani langsung oleh Bupati Bungo, Dedy Putra.

Baca Juga:

Annisa Suci Ramadhani Tokoh Muda Minang Ukir Sejarah Jadi Bupati Perempuan Pertama di Dharmasraya dan Sumatera Barat

Dalam sambutannya, Bupati Bungo mengucapkan selamat kepada seluruh pejabat yang telah dilantik.

Dedy Putra juga berharap, agar amanah dan jabatan yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, profesional, serta berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Saya berharap kepada pejabat yang dilantik agar dapat segera menyesuaikan diri dengan tugas dan tanggung jawab yang baru. Laksanakan amanah ini dengan sebaik-baiknya, bekerja secara profesional, menjaga integritas, serta terus membangun koordinasi dan sinergi dalam menjalankan roda pemerintahan,” harap Dedy Putra, (23/9/2026).(Adz)

Annisa Suci Ramadhani Tokoh Muda Minang Ukir Sejarah Jadi Bupati Perempuan Pertama di Dharmasraya dan Sumatera Barat

Annisa Suci Ramadhani Tokoh Muda Minang Ukir Sejarah Jadi Bupati Perempuan Pertama di Dharmasraya dan Sumatera Barat.(Ist)

Perjalanan hidup tokoh muda keturunan Minang bernama Annisa Suci Ramadhani ini membuktikan bahwa kombinasi pendidikan tinggi dan keberanian melayani masyarakat mampu mendobrak sejarah kepemimpinan daerah.

Lahir di Padang pada 19 April 1990 dari pasangan Marlon Martua Situmeang dan Rafnelly Rafki, Annisa Suci Ramadhani dibesarkan dalam lingkungan keluarga akademisi serta birokrat yang sangat peduli pada pendidikan.

Titik rendah dan awal karier Annisa Suci Ramadhani dimulai dari pengabdian yang tulus saat beliau meniti langkah sebagai pengacara di Lembaga Bantuan Hukum Riau pada tahun 2013 usai meraih gelar Sarjana Hukum dari Universitas Indonesia.

Pengalaman berharga mendampingi masyarakat di lembaga bantuan hukum tersebut memicu semangat Annisa Suci Ramadhani untuk terus mengasah kemampuan hukumnya di firma hukum internasional serta menuntaskan pendidikan magister di Columbia Law School Amerika Serikat.

Titik balik besar dalam perjalanan kariernya terjadi ketika Annisa Suci Ramadhani mulai dipercaya masuk ke dalam ruang lingkup kebijakan publik sebagai staf khusus Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia pada tahun 2018.

Pengalaman mendalam di tingkat nasional membawa Annisa Suci Ramadhani membulatkan tekad untuk kembali dan mengabdikan seluruh ilmu serta energinya bagi kemajuan daerah di Sumatera Barat.

Kepercayaan masyarakat terbukti nyata saat Annisa Suci Ramadhani berhasil memenangkan Pemilihan Umum Bupati Dharmasraya 2024 hingga resmi dilantik di Istana Merdeka pada 20 Februari 2025.

Di balik deretan prestasi akademis yang gemilang serta jabatan publik yang diembannya, sisi humanis Annisa Suci Ramadhani terpancar dari kehangatan hubungan kekeluargaan yang berakar kuat pada nilai-nilai tradisi Minangkabau.

Sejarah baru pun terukir indah dalam perjalanan kepemimpinan daerah saat Annisa Suci Ramadhani mencatatkan namanya sebagai bupati perempuan pertama di Kabupaten Dharmasraya sekaligus di seluruh Sumatera Barat.

Sumber: Wikipedia - "Annisa Suci Ramadhani"

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs