Guru Honorer Merangkap Pendamping Desa Jadi Tersangka, Mengapa Harus dia Jadi Tumbal?

Guru Honorer berinisial MHH Merangkap Pendamping Desa, Mengapa Harus dia Jadi Tumbal penegakan hukum?.(istimewa)

Guru Honorer Merangkap Pendamping Desa, Mengapa Harus dia Jadi Tumbal?

Sebagai seorang praktisi hukum, saya melihat kasus guru honorer berinisial MHH dari Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, yang ditahan karena merangkap sebagai pendamping desa, sebagai potret buram penegakan hukum kita. 

Laporan berawal dari Inspektorat Kabupaten Probolinggo, lalu diteruskan ke kejaksaan. Nilai yang disebut merugikan negara sekitar Rp118,8 juta. Namun, dari sudut pandang hukum, ini lebih tepat dikategorikan sebagai kesalahan administratif, bukan tindak pidana korupsi.  

Bacaan Lainnya:

Tim Kuasa Hukum Bank Jambi Lapor Polda, Uang Nasabah Diduga Dibobol Hacker

Dugaan Serangan Siber, Bank Jambi Serahkan Kasus ke Polda Jambi

Usai Video Joget Viral, Boss Skincare Mira Hayati Dieksekusi Ke Kejari Sulses, Resmi Jalani Hukuman 2 Tahun Penjara

Seorang guru honorer dengan gaji pas-pasan langsung dijadikan tersangka dan dipenjara. Sementara pejabat tinggi yang merangkap jabatan di kementerian, komisaris BUMN, bahkan perusahaan swasta, tetap aman dengan gaji berlipat-lipat. 

Apakah Hukum Hanya Untuk Rakyat Kecil?

Pertanyaan mendasar muncul: apakah Keadilan atas hukum kita hanya berani menjerat rakyat kecil, sementara pejabat besar dibiarkan bebas?  

Kenyataan ini menimbulkan kekecewaan mendalam. Guru yang seharusnya dihormati malah dipermalukan. Desa kehilangan figur penting, pendidikan terganggu, pembangunan tersendat. Sementara di atas sana, pejabat besar duduk nyaman, seolah hukum hanya berlaku untuk mereka yang lemah.  

Lihat Videonya: Potret Penegakan Hukum Kita

Ungkapan yang berkembang di masyarakat mencerminkan rasa getir itu: guru jadi tumbal, pejabat jadi raja. Gaji dobel guru dianggap korupsi, gaji dobel menteri dianggap prestasi. Pendamping desa dipenjara, komisaris berpesta. Kalimat-kalimat ini bukan sekadar sindiran, melainkan jeritan kecewa terhadap penegakan hukum yang timpang.  

Sebagai advokat, saya menegaskan: jika hukum terus tajam ke bawah dan tumpul ke atas, bangsa ini sedang kehilangan arah moralnya. Keadilan yang seharusnya melindungi semua orang, justru berubah menjadi alat untuk menekan yang lemah. (*) 

Penulis*: Adv. Yan Salam Wahab, S.HI., M.Pd.  Advokat / Konsultan Hukum / Aktivis Sosial

Buka Ramadhan Ceria 2026, Wagub Sani Harap Da’i Cilik Jadi Agen Perubahan


Merdekapost.com - Wakil Gubernur (Wagub) Jambi Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I berharap Program Ramadhan Ceria yang diselenggarakan Jambi TV sebagai upaya dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) serta  wadah strategis untuk membentuk karakter anak-anak agar menjadi agen perubahan yang unggul dan memiliki integritas tinggi di Provinsi Jambi. Harapan tersebut disampaikannya saat membuka Ramadhan Ceria Jambi TV 2026  Season 14, bertempat di Studio Jambi TV, Selasa (24/02/2026) siang.

Dalam sambutan dan arahannya Wagub Sani menyampaikan bahwa dirinya atas nama pemerintah dan masyarakat Provinsi Jambi mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada seluruh jajaran Jambi TV. "Saya ucapkan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada Pimpinan Jambi TV beserta jajaran, yang telah menginisiasi program yang positif di Bulan Suci Ramadhan ini, dengan acara Ramadhan Ceria dan terima kasih juga saya ucapkan kepada segenap panitia pelaksana yang telah berupaya semaksimal mungkin agar acara ini terlaksana dengan baik dan sukses," ucap Wagub Sani. 

"Kegiatan Ramadhan Ceria yang kita laksanakan ini merupakan salah satu ajang untuk membina anak-anak, generasi muda, selain melatih mental mereka, bahkan lebih dari pada itu, kita harus peduli terhadap pendidikan anak-anak kita terutama pendidikan keagamaan yang mendasari ketauhidan, serta rasa cinta terhadap Al-Qur'an maupun akhlakul karimah," lanjutnya.

Wagub Sani juga mengakui dirinya sangat bangga melihat semua anak-anak yang berada di studio ini juga para hafiz dan hafizah serta da'i cilik yang mengikuti program Ramadhan Ceria yang dilaksanakan oleh Jambi TV. "Saya meyakini ananda semua merupakan anak-anak kami yang mempunyai semangat dan kemauan serta keingin mengasah dirinya untuk menjadi para hafiz dan hafizah serta da'i yang terbaik, tentunya tidak hanya dalam kegiatan saja. Ananda semua adalah generasi Qur'ani yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kokoh secara spiritual dan berakhlakul karimah," ungkap Wagub Sani.

"Di usia yang masih sangat muda, ananda semua harus menunjukkan semangat luar biasa dalam menghafal Al-Qur'an, memahami ajaran Islam, serta berani tampil menyampaikan dakwah di tengah masyarakat.

Kehadiran ananda semua, para hafiz, hafizah, dan da'i cilik ini menjadi harapan besar bagi masa depan daerah dan bangsa. Apalagi, di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, generasi seperti inilah yang akan menjadi benteng moral sekaligus agen perubahan yang membawa keberkahan bagi Provinsi Jambi," sambungnya.

Dikatakan Wagub Sani, Pemerintah Provinsi Jambi sangat menaruh perhatian terhadap para Hafizh dan Da’i melalui program unggulan Pro-Jambi (Program Jaringan Majukan Jambi) pada pilar Pro-Jambi Agamis sebagai upaya membangun mental dan spiritual generasi muda Provinsi Jambi. "Pemerintah Provinsi Jambi  memberikan motivasi kepada anak-anak peserta didik untuk terus belajar dan menggali ilmu di bidang keagamaan, sehingga kedepan telah siap menghadapi semua perubahan yang akan terjadi. Tentunya hal ini juga menjadi bagian dari salah satu misi pembangunan Provinsi Jambi, yaitu Memantapkan Keberlanjutan Pembangunan dan Kualitas Sumber Daya Manusia," kata Wagub Sani.

"Saya harap kegiatan Ramadhan Ceria dapat menjadi penambah ketakwaan dan kecintaan kita semua pada ajaran Rasulullah Nabi Muhammad SAW serta melahirkan generasi Provinsi Jambi yang unggul dan berlandaskan nilai-nilai keislaman," pungkasnya.

Sementara itu, Direktur Jambi TV Mukhtadi Putra Nusa menyampaikan, kegiatan Ramadhan Ceria sudah dilaksanakan semenjak berdirinya Jambi TV, hanya pada tahun 2019 tidak dilaksanakan karena adanya covid 19 yang tidak mungkin dilaksanakan. "Kegiatan Ramadhan Ceria ini sudah terlaksana semenjak berdirinya Jambi TV, hanya waktu covid 19 melanda seluruh Indonesia ditiadakan, terhitung sudah 14 tahun kita laksanakan. Tujuannya untuk  meningkatkan kualitas SDM di Jambi dan membentuk generasi yang lebih baik dan unggul. Selain itu, juga jadi wadah untuk anak-anak menunjukkan bakat dan kreativitas di bulan Ramadhan," kata Mukhtadi.

"Program Ramadhan Ceria yang diselenggarakan oleh Jambi TV merupakan inisiatif tahunan yang bertujuan meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Provinsi Jambi melalui pengembangan potensi generasi muda di bidang keagamaan," tambahnya. (*)

Pemkot Sungai Penuh Sampaikan Usulan Program Perumahan ke Menteri PKP RI

JAKARTA - Pemerintah Kota Sungai Penuh menyampaikan sejumlah usulan prioritas kepada Kementerian Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (Men PKP) Republik Indonesia di Jakarta.

Adapun usulan yang disampaikan Pemkot Sungai Penuh yang diwakili Wakil Walikota Sungai Penuh Azhar Hamzah. Sebagai berikut;

Program bedah rumah bagi masyarakat kurang mampu, pembangunan rumah susun bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), serta pembangunan Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) guna mendukung terciptanya kawasan permukiman yang layak, aman, dan berkelanjutan.

Audensi program bedah rumah bersam Menteri PKP, turut dihadiri Gubernur Jambi dan Bupati/Wali Kota se-Provinsi Jambi. Bertempat di di Ruang Rapat Menteri Lantai 21, Wisma Mandiri Thamrin.

Pada kesempatan itu, Wakil Wali Kota Sungai Penuh Azhar Hamzah menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya audiensi tersebut.

Baca Juga: Safari Ramadan Perdana di Masjid Baiturrahman, Wako Alfin Paparkan Capaian Pembangunan dalam Satu Tahun

Ia menilai kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam memperjuangkan kebutuhan masyarakat daerah, khususnya dalam meningkatkan kualitas hunian dan kesejahteraan masyarakat.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas kesempatan yang diberikan kepada pemerintah daerah untuk menyampaikan secara langsung berbagai usulan dan kebutuhan masyarakat. Kami berharap usulan yang telah disampaikan dapat menjadi perhatian dan direalisasikan secara bertahap,” ujarnya.

Melalui audiensi ini, diharapkan terjalin kerja sama yang semakin erat antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota dalam mendukung percepatan pembangunan sektor perumahan dan kawasan permukiman, khususnya di Provinsi Jambi dan Kota Sungai Penuh. (Red)

Tim Kuasa Hukum Bank Jambi Lapor Polda, Uang Nasabah Diduga Dibobol Hacker

Kuasa hukum Bank Jambi Ihsan Hasibuan memberikan keterangan kepada wartawan usai membuat laporan di Polda Jambi (Doc.Istimewa)

JAMBI, MERDEKAPOST.COM  - Bank Jambi menduga ada dugaan pelanggaran tindak pidana dalam kasus dugaan raibnya uang nasabah yang terjadi pada Minggu (22/2/2026).

Terkait kejadian ini, Bank Jambi melalui kuasa hukumnya telah membuat laporan ke Polda Jambi untuk dilakukan pengusutan.

"Kami dari Kuasa Hukum Bank Jambi hari ini telah melaporkan kasus bobolnya uang nasabah yang dilakukan oleh hecker ke Polda Jambi," kata Ihsan Hasibuan, kuasa hukum Bank Jambi kepada awak media di Mapolda Jambi, Senin (23/2).

Tim Bank Jambi yang didampingi kuasa hukum mendatangi Mapolda Jambi pada 12.30 WIB dan selesai membuat laporannya dari ruangan penyidik Subdit II Perbankan Ditreskrimsus Polda Jambi pada pukul 16.45 WIB.

Baca Juga: OJK Pastikan Bank Jambi dalam Kondisi Baik, Masyarakat Diminta Tetap Tenang

"Yang jelas kasus yang kami laporkan ini terkait Undang Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) Nomor 11 tahun 2008 yang diubah UU No 19 tahun 2016 dan UU No 1 tahun 2024," kata Ihsan.

Pihak Bank Jambi perlu waktu untuk melakukan klarifikasi terkait dugaan pelanggaran tindak pidana, maka dari itu kasusnya diserahkan kepada Polda Jambi untuk diselidiki.

Sementara itu Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Jambi Kombes Pol Taufik Nurmandia mengatakan kasus ini ditangani oleh Subdit II Perbankan.

Saat ini, kata Taufik, sedang dilakukan penyelidikan atas kasus hilang atau bobol nya uang ratusan nasabah Bank Jambi yang nilainya cukup fantastis terjadi pada Minggu 22 Februari 2026.

Baca Juga: Saldo Puluhan Juta di Bank Jambi Raib, Pimpinan DPRD Jambi Bersuara Merdekapost.Com21 Senin, Februari 23, 2026

"Kami dari Polda Jambi, mengetahui setelah viral dan ramai pemberitaan di media, langsung melakukan sprintdik (surat perintah dimulainya penyelidikan) untuk menangani kasus itu," katanya.

Taufik juga membenarkan pihaknya telah menerima laporan resmi dari pihak Bank Jambi.

"Saat ini kami sedang melakukan penyelidikan terkait kejadian tersebut, ditangani Subdit II Perbankan," katanya.

Taufik menyebut belum bisa terlalu banyak berkomentar karena penyelidikan baru saja dilakukan dan hari ini pihal Bank Jambi baru datang ke Polda untuk memberikan keterangan resmi.(*)

Dugaan Serangan Siber, Bank Jambi Serahkan Kasus ke Polda Jambi

Dugaan Serangan Siber, Bank Jambi Serahkan Kasus ke Polda Jambi.(ist)

JAMBI - Manajemen Bank Jambi resmi melaporkan dugaan serangan siber yang berdampak pada gangguan sistem layanan perbankan ke Polda Jambi, Senin (23/2/2026). Langkah tersebut ditempuh sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan dalam menjaga keamanan dana dan kepercayaan nasabah.

Laporan itu merupakan tindak lanjut atas insiden yang terjadi pada Minggu (22/2/2026), yang menyebabkan berkurangnya saldo sejumlah nasabah. 

Baca Juga: OJK Pastikan Bank Jambi dalam Kondisi Baik, Masyarakat Diminta Tetap Tenang

Pihak bank menduga gangguan tersebut berkaitan dengan upaya peretasan terhadap sistem layanan perbankan.

Direktur Utama Bank Jambi, Khairul Suhairi, menegaskan pelaporan kepada aparat penegak hukum merupakan komitmen manajemen untuk memberikan kepastian hukum sekaligus perlindungan kepada nasabah. Pernyataan itu disampaikannya dalam konferensi pers bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia di Jambi.

Baca Juga: Saldo Puluhan Juta di Bank Jambi Raib, Pimpinan DPRD Jambi Bersuara

“Bank Jambi akan melaporkan kejadian ini kepada pihak berwenang agar dapat diusut secara tuntas,” ujarnya.

Terpisah, Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jambi, Kombes Pol Taufik Nurmandia, membenarkan pihaknya telah menerima laporan resmi dari bank daerah tersebut. Penanganan perkara kini berada di bawah Subdit II Perbankan Direktorat Reserse Kriminal Khusus.

Baca Juga: Kabar Gembira! Tunjangan Sertifikasi Guru Madrasah 2026 Dipercepat, Rapel Januari Langsung Cair

“Masih kami dalami. Saat ini baru ada satu laporan dari Bank Jambi,” katanya saat dikonfirmasi.

Kepolisian belum merinci jumlah kerugian maupun dugaan modus yang digunakan karena proses penyelidikan masih berada pada tahap awal. Aparat menyatakan fokus utama saat ini adalah mengumpulkan bukti dan menelusuri sumber gangguan sistem yang dilaporkan.

Sementara itu, manajemen Bank Jambi memastikan operasional layanan tetap berjalan dan meminta nasabah tetap tenang sembari menunggu hasil penyelidikan resmi dari kepolisian.(adz)

Usai Video Joget Viral, Boss Skincare Mira Hayati Dieksekusi Ke Kejari Sulses, Resmi Jalani Hukuman 2 Tahun Penjara

Boss Skincare Mira Hayati Dieksekusi Ke Kejari Sulses, Resmi Jalani Hukuman 2 Tahun Penjara.(adz/Foto:Suara.com)

Merdekapost.com - Perkembangan terbaru kasus yang sempat viral di media sosial terkait pendiri sebuah merek skincare, Mira Hayati, kini berujung pada eksekusi hukuman penjara. Setelah sebelumnya ramai diperbincangkan karena sebuah video joget yang viral, kini yang bersangkutan telah resmi dijebloskan ke lembaga pemasyarakatan oleh pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan. Mira Hayati menjalani hukuman selama 2 tahun penjara sesuai dengan putusan pengadilan yang telah inkracht atau berkekuatan hukum tetap.

Penahanan ini dilakukan menyusul proses hukum yang telah berlangsung lebih dulu atas kasus yang menjeratnya, yang melibatkan dugaan pelanggaran hukum terkait usaha skincare yang dipimpinnya. Meski video joget yang sempat viral menjadi sorotan publik, langkah hukum yang dilakukan kejaksaan sebenarnya berdasar pada putusan pengadilan yang menyatakan bahwa terdakwa terbukti bersalah sesuai dengan dakwaan dan bukti yang diajukan selama persidangan.

Eksekusi penahanan dilakukan secara tertib oleh jaksa dari Kejati Sulsel setelah proses administrasi selesai dan panggilan untuk memenuhi kewajiban hukum dipenuhi sebelumnya. Mira Hayati kemudian dibawa ke lembaga pemasyarakatan untuk menjalani masa hukumannya, sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Proses ini menjadi penegasan bahwa setiap warga negara sama di mata hukum, tanpa memandang status sosial atau popularitas yang pernah dimiliki.

Respon publik-pun beragam setelah berita eksekusi ini tersebar. Sebagian masyarakat menyatakan dukungan pada upaya penegakan hukum yang tegas dan tidak pandang bulu, sementara sebagian lainnya mengingatkan tentang pentingnya memahami detail kasus serta proses hukum sebelum cepat menghakimi seseorang. Meski begitu, keputusan hakim dan langkah kejaksaan dalam mengeksekusi putusan tetap menjadi bagian dari proses hukum yang telah berjalan.

Kasus ini juga memicu perbincangan luas di media sosial mengenai dampak konten viral terhadap proses hukum dan kehidupan pribadi seseorang. Banyak netizen yang mengingatkan bahwa ketenaran di dunia maya tidak selamanya membawa dampak positif, dan justru dapat mempercepat sorotan terhadap persoalan hukum yang sedang dihadapi seseorang.

Hingga kini, pihak terkait belum memberikan keterangan lanjutan secara terbuka mengenai rencana banding atau langkah hukum lainnya dari pihak Mira Hayati. Namun, pelaksanaan putusan ini menjadi babak baru dalam kasus yang sempat ramai diperbincangkan publik Indonesia.(*)

(Adz/SUmber: SUARA.COM)

Bupati Fadhil Arief Dukung Program UNICEF Perkuat Literasi–Numerasi Siswa Kelas Awal di Batang Hari

 

Merdekapost.com – Bupati Batang Hari, Mhd. Fadhil Arief, menerima audiensi terkait penguatan literasi dan numerasi untuk siswa kelas awal sekolah dasar (kelas 1 dan 2), Selasa (24/02/2026). Pertemuan tersebut menjadi langkah awal membangun kolaborasi strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan dasar di daerah.

Audiensi ini menitikberatkan pada penguatan kemampuan fondasi peserta didik, khususnya membaca, menulis, dan berhitung sebagai bekal utama dalam proses pembelajaran jangka panjang. Pemerintah Kabupaten Batang Hari menilai fase kelas awal sebagai periode krusial dalam membentuk kualitas sumber daya manusia ke depan.

Dalam pertemuan tersebut, perwakilan UNICEF Indonesia menyampaikan komitmennya untuk mendukung pemerintah dalam mewujudkan target Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama pada aspek pemenuhan hak anak atas pendidikan yang inklusif dan berkualitas.

Sebagai bagian dari komitmen itu, UNICEF Indonesia bersama Tanoto Foundation dan Gates Foundation menjalankan program Foundation Literacy and Numeracy Improvement through Systematic, Timely, and Cost-Effective Data-Driven Decision Making (FAASTER). Program ini dirancang untuk memperkuat sistem pengambilan keputusan berbasis data yang lebih terstruktur, cepat, dan efisien dalam mendukung peningkatan capaian literasi serta numerasi siswa kelas awal.

Melalui forum tersebut, UNICEF juga melakukan konsultasi awal sekaligus meminta konfirmasi dukungan dari Pemerintah Kabupaten Batang Hari untuk implementasi program ke depan. Sinergi ini diharapkan mampu menghadirkan kebijakan yang lebih terarah dan berdampak langsung pada peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah dasar.

Bupati Fadhil Arief menyambut positif inisiatif tersebut dan menegaskan kesiapan pemerintah daerah untuk berkolaborasi dalam memperkuat pendidikan dasar. Ia menekankan bahwa penguasaan literasi dan numerasi sejak dini merupakan fondasi penting dalam mencetak generasi yang unggul, adaptif, dan mampu bersaing di masa depan. (*)

Tak Mau Kota Jadi Semrawut Saat Ramadhan dan Idul Fitri, Komisi III DPRD Gasspol Penataan Lalin dan Parkir

Tak Mau Kota Jadi Semrawut Saat Ramadhan dan Idul Fitri, Komisi III DPRD Gasspol Penataan Lalin dan Parkir.(adz/Ist)

Sungai Penuh, Merdekapost.com - Memasuki Bulan Suci Ramadhan dan menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Komisi III DPRD Kota Sungai Penuh menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama sejumlah mitra kerja terkait.

RDP tersebut membahas sejumlah persoalan strategis yang berpotensi muncul akibat meningkatnya aktivitas dan mobilitas masyarakat selama Ramadhan hingga Lebaran.

Fokus utama pembahasan adalah rekayasa lalu lintas guna mengantisipasi kemacetan di titik-titik rawan. Komisi III menekankan pentingnya pengaturan arus kendaraan, penempatan personel di lokasi strategis, serta optimalisasi rambu dan marka jalan demi menciptakan kelancaran dan kenyamanan bagi masyarakat.

Baca Juga:

Pastikan Keamanan Beribadah, Kapolres dan Wakapolres Kerinci Kawal Safari Ramadhan 1447H

Safari Ramadan Perdana di Masjid Baiturrahman, Wako Alfin Paparkan Capaian Pembangunan dalam Satu Tahun

Selain rekayasa lalu lintas, Komisi III juga mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor parkir. Pengelolaan parkir di titik-titik strategis dinilai perlu dilakukan secara lebih tertib, transparan, dan profesional agar mampu memberikan kontribusi maksimal terhadap PAD tanpa membebani masyarakat.

Dalam forum tersebut, persoalan penataan Pedagang Kaki Lima (K5) di kawasan Jembatan Kerinduan turut menjadi perhatian serius. Komisi III menegaskan bahwa langkah penertiban harus dilakukan secara humanis dan solutif, dengan tetap memperhatikan aspek ketertiban umum, keselamatan, serta kelancaran arus lalu lintas.

Baca Juga: OJK Pastikan Bank Jambi dalam Kondisi Baik, Masyarakat Diminta Tetap Tenang

Tak hanya itu, Komisi III juga meminta instansi terkait segera mendata dan menertibkan kendaraan roda empat yang sudah tidak beroperasi namun terparkir di sepanjang badan jalan. Keberadaan kendaraan tersebut dinilai mengganggu arus lalu lintas sekaligus mengurangi estetika kota.

Komisi III DPRD Kota Sungai Penuh menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pengawasan dan koordinasi bersama mitra kerja agar kebijakan yang diambil benar-benar berpihak kepada masyarakat, serta mendukung terciptanya ketertiban, kenyamanan, dan peningkatan pendapatan daerah.(Adz)

Pastikan Keamanan Beribadah, Kapolres dan Wakapolres Kerinci Kawal Safari Ramadhan 1447H

Pastikan Keamanan Beribadah, Kapolres dan Wakapolres Kerinci Kawal Safari Ramadhan 1447H.(adz)

Sungai Penuh - Jajaran Polres Kerinci hadir di tengah masyarakat untuk memastikan kekhusyukan ibadah di bulan suci Ramadhan 1447 H. Kapolres Kerinci, AKBP Ramadhanil, S.H., S.I.K., M.H., hadir langsung dalam Safari Ramadhan Pemerintah Kota Sungai Penuh di Masjid Baiturrahman. 

Di saat yang bersamaan, Wakapolres Kerinci, Kompol Eko Prasetyo D.B, S.H, S.I.K, M.Si, mewakili Kapolres dalam Safari Ramadhan Pemkab Kerinci di Masjid Assyuhada, Desa Telago Biru.

Kehadiran pimpinan Polres Kerinci ini merupakan wujud sinergitas TNI-Polri bersama Pemerintah Daerah dalam menjaga stabilitas Kamtibmas serta mempererat tali silaturahmi dengan para tokoh agama dan masyarakat di Bumi Sakti Alam Kerinci dan Kota Sungai Penuh. 

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif dengan pengamanan ketat dari personil gabungan.(*)

OJK Pastikan Bank Jambi dalam Kondisi Baik, Masyarakat Diminta Tetap Tenang


OJK Pastikan Bank Jambi dalam Kondisi Baik, Masyarakat Diminta Tetap Tenang.(Ist)

Jambi, Merdekapost.com – Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jambi, Yan Iswara Rosya, memastikan pihaknya terus memantau perkembangan situasi terkait isu dugaan anomali transaksi yang terjadi di Bank Jambi.

Pemantauan dilakukan secara intensif dengan berkoordinasi bersama OJK pusat dan manajemen Bank Jambi agar penanganan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami dari OJK terus memantau dan memonitoring apa yang terjadi terkait isu anomali transaksi kemarin. Kami selalu berkoordinasi dengan OJK pusat dan Bank Jambi supaya penanganan yang dilakukan sesuai dengan ketentuan,” ujar Yan Iswara saat konferensi pers di Gedung Mahligai 9 Bank Jambi, Senin (23/02/2026).

Baca Juga: 

Heboh! Uang di Rekening Nasabah Hilang, Bank Jambi Umumkan Maintenance Internal

Nasabah Bank Jambi di Kerinci dan Sungai Penuh Resah dan Cemas, Dugaan Puluhan Juta Saldo Berkurang? Benarkah

Yan menegaskan, secara fundamental dan kondisi keuangan, Bank Jambi berada dalam keadaan baik. OJK pun meminta masyarakat Provinsi Jambi untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.

“Kami dari OJK meminta masyarakat Provinsi Jambi untuk tetap tenang, karena Bank Jambi secara kondisi keuangan dan fundamental dalam keadaan baik,” katanya.

Sementara itu, Direktur Utama Bank Jambi, Khairul Suhairi, menyampaikan bahwa pihaknya saat ini tengah melakukan penelusuran menyeluruh guna memastikan penyebab serta dampak dari dugaan anomali transaksi tersebut.

“Saat ini kami masih melakukan penelusuran. Hari ini, insyaallah audit forensik akan segera bekerja untuk memastikan berapa total kerugian nasabah dan nasabah yang terverifikasi,” jelas Khairul.

Ia menambahkan, Bank Jambi juga akan melaporkan persoalan ini kepada pihak berwenang agar proses hukum dapat berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Sebagai langkah mitigasi, manajemen untuk sementara waktu menonaktifkan sejumlah kanal layanan, termasuk ATM dan mobile banking, guna mencegah potensi risiko lanjutan selama proses investigasi berlangsung.

Baca Juga:

Saldo Puluhan Juta di Bank Jambi Raib, Pimpinan DPRD Jambi Bersuara

Audit Forensik Dipercepat, Dirut Bank Jambi Pastikan Dana Nasabah Aman

Khairul Suhairi mengimbau masyarakat agar tidak panik dan tetap tenang. Ia menegaskan bahwa perlindungan dan hak nasabah menjadi prioritas utama Bank Jambi.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang. Sesuai ketentuan, Bank Jambi berkomitmen apabila nasabah mengalami kerugian akan mengganti secara penuh, baik itu akibat kesalahan dari Bank Jambi maupun dari pihak ketiga,” tegasnya.

Nasabah yang merasa dirugikan diminta segera melapor ke layanan customer service di kantor cabang Bank Jambi terdekat mulai hari ini, sesuai dengan jam operasional yang berlaku.(*)

Safari Ramadan Perdana di Masjid Baiturrahman, Wako Alfin Paparkan Capaian Pembangunan dalam Satu Tahun

 

SUNGAIPENUH - Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, melaksanakan Safari Ramadan perdana di Masjid Baiturrahman, Kelurahan Sungai Penuh, Kecamatan Sungai Penuh, Senin (23/2/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum silaturahmi pemerintah daerah dengan masyarakat di awal bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.

Wali Kota Alfin, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa kepada seluruh masyarakat Kota Sungai Penuh. Ia juga memaparkan sejumlah program dan capaian pembangunan selama satu tahun kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota Azhar Hamzah.

Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, melaksanakan Safari Ramadan perdana di Masjid Baiturrahman, Kelurahan Sungai Penuh, Kecamatan Sungai Penuh, Senin (23/2/2026).(adz)

“Dalam satu tahun pertama kepemimpinan kami, beberapa program telah berjalan, di antaranya pembangunan Pasar Sungai Penuh, pembangunan ruang ICU di RSU MH Thalib, serta pembangunan TPST di Desa Renah Kayu Embun,” ujar Alfin.

Baca Juga: Safari Ramadan Perdana di Pijoan, Al Haris Ajak Masyarakat Perkuat Ibadah dan Silaturahmi

Di sektor pendidikan, Pemerintah Kota Sungai Penuh juga telah menggulirkan program beasiswa bagi anak-anak kurang mampu serta pemberian seragam sekolah gratis. Program ini diharapkan mampu menghapus hambatan ekonomi bagi anak-anak untuk mengenyam pendidikan.

“Tidak ada lagi alasan bagi anak-anak di Kota Sungai Penuh untuk tidak sekolah. Pemerintah hadir memastikan akses pendidikan tetap terbuka bagi semua,” tegasnya.

Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, melaksanakan Safari Ramadan perdana di Masjid Baiturrahman, Kelurahan Sungai Penuh, Kecamatan Sungai Penuh, Senin (23/2/2026).

Terkait pemanfaatan Kincai Plaza, Wako Alfin mengakui hingga kini masih terkendala proses penyerahan aset. Namun ia memastikan, apabila proses tersebut telah rampung, pemerintah akan segera memanfaatkan kawasan tersebut untuk mendukung aktivitas perdagangan dan meningkatkan perputaran roda ekonomi daerah.

Baca Juga: Kabar Gembira! Tunjangan Sertifikasi Guru Madrasah 2026 Dipercepat, Rapel Januari Langsung Cair

Pada kesempatan itu, Wali Kota Alfin juga menyampaikan bahwa berbagai capaian selama setahun kepemimpinan bersama Wakil Wali Kota Azhar Hamzah belum sepenuhnya maksimal. Meski demikian, ia menegaskan komitmennya untuk terus bekerja membangun Kota Sungai Penuh ke arah yang lebih baik.

Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, melaksanakan Safari Ramadan perdana di Masjid Baiturrahman, Kelurahan Sungai Penuh, Kecamatan Sungai Penuh, Senin (23/2/2026).

Sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan, di akhir Safari Ramadan Wali Kota Alfin menyerahkan bantuan dana CSR sebesar Rp10 juta untuk Masjid Baiturrahman. 

Kegiatan dilanjutkan dengan tausiah Ramadan yang disampaikan oleh Buya Drs. H. Jasrial Zakir. (Red) 

Kabar Gembira! Tunjangan Sertifikasi Guru Madrasah 2026 Dipercepat, Rapel Januari Langsung Cair

FOTO: Ilustrasi Guru Madrasah

Ilustrasi Tunjangan sertifikasi atau tunjangan profesi guru madrasah cair. (Instagram @kemenag_ri)

Jakarta | Merdekapost.com  - Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) terus mempercepat penyaluran Tunjangan Profesi Guru (TPG) untuk guru madrasah tahun 2026.

Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) Kemenag mengeluarkan Surat Edaran baru terkait percepatan penyaluran Tunjangan Profesi Guru (TPG) 2026 sekitar 20 Februari 2026.

Adapun edaran ini guna untuk mempercepat penyaluran Tunjangan Profesi Guru (TPG) atau tunjangan sertifikasi guru madrasah tahun 2026.

Surat ini berisi empat poin instruksi utama untuk kepala wilayah dan operator madrasah, termasuk pengisian jadwal serta beban kerja melalui EMIS GTK untuk mempercepat validasi data.

Fokusnya pada guru, kepala, dan pengawas madrasah lulusan PPG 2025 yang sudah punya NRG, dengan skema pembayaran bulanan mulai Januari 2026.

Ilustrasi Tunjangan sertifikasi atau tunjangan profesi guru madrasah cair. (Instagram @kemenag_ri)

Instruksi Edaran Terbaru

Edaran terbaru berisi empat poin krusial untuk kepala wilayah dan operator madrasah.

- Pengisian jadwal serta beban kerja melalui EMIS GTK untuk validasi data cepat.

- Fokus pada guru, kepala, dan pengawas madrasah lulusan PPG 2025 ber-NRG.

- Penerbitan SKTP oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

- Skema pembayaran bulanan mulai Januari 2026, termasuk rapel.

Jadwal dan Target Pencairan

Proses verifikasi data ditargetkan selesai 15-20 Februari 2026, dengan potensi pencairan akhir Februari untuk sebagian penerima.

Target utama tetap Maret-April 2026 untuk triwulan I, mencakup rapel Januari-Februari senilai Rp 2 juta per bulan dari APBN.

Instruksi ini melengkapi SE sebelumnya (Januari 2026), mendorong pencairan lebih cepat meski target utama tetap Maret-April 2026 untuk triwulan I (termasuk rapel Januari-Februari).

Syarat dan Respons Guru

Adapun guru penerima harus punya sertifikat pendidik, NRG aktif, beban mengajar minimal, data EMIS valid, dan usia di bawah 60 tahun.

Guru madrasah menyambut gembira, menyebut ini langkah konkret menuju pembayaran rutin tanpa dirapel panjang.

Kebijakan ini menandai komitmen Kemenag benahi tata kelola guru madrasah di 2026.(adz)

Audit Forensik Dipercepat, Dirut Bank Jambi Pastikan Dana Nasabah Aman

Audit Forensik Dipercepat, Dirut Bank Jambi Pastikan Dana Nasabah Aman.(istimewa)

Jambi, Merdekapost.com – Direktur Utama Bank Jambi, Khairul Suhairi, secara resmi mengumumkan langkah terbaru terkait investigasi dugaan hilangnya dana nasabah dalam konferensi pers bersama regulator di Jambi, Senin (23/2/2026).

Dalam pernyataan resminya, Khairul menegaskan bahwa manajemen tengah menindaklanjuti gangguan sistem dengan melakukan audit forensik secara menyeluruh guna memastikan keamanan saldo masyarakat tetap terjaga.

Didampingi Kepala Bank Indonesia Perwakilan Jambi, Tedy Arif Budiman, serta Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jambi, Yan Iswara Rosya, Khairul menjelaskan bahwa penonaktifan sementara sejumlah layanan digital merupakan bagian dari prosedur investigasi teknis.

“Untuk keperluan audit forensik, saat ini kanal mobile banking dan ATM masih kami tutup sementara,” ujar Khairul.

Meski akses layanan digital dibatasi, operasional di seluruh kantor cabang dipastikan tetap berjalan normal. Nasabah masih dapat melakukan transaksi langsung melalui layanan teller (counter) sesuai jam operasional.

Komitmen Ganti Rugi Penuh

Manajemen Bank Jambi juga memberikan jaminan perlindungan penuh terhadap dana nasabah yang terdampak. Khairul menegaskan tidak akan ada nasabah yang dirugikan secara finansial, baik akibat kesalahan internal maupun gangguan eksternal.

“Bank Jambi berkomitmen apabila terjadi kerugian nasabah akan melakukan penggantian secara penuh, baik itu disebabkan oleh kesalahan Bank Jambi maupun pihak ketiga yang bekerja sama dengan Bank Jambi,” tegasnya.

Akan Tempuh Jalur Hukum

Selain langkah teknis internal, pihak bank memastikan akan membawa persoalan ini ke ranah hukum untuk mengungkap penyebab utama gangguan sistem tersebut.

“Bank Jambi akan melaporkan kejadian ini kepada pihak berwenang dan terus berkoordinasi dengan regulator OJK dan Bank Indonesia,” ungkap Khairul.

Langkah ini disebut sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan dalam menjaga kepercayaan publik serta stabilitas sektor perbankan daerah.

Imbauan kepada Nasabah

Bagi nasabah yang merasa mengalami kejanggalan pada saldo rekeningnya, manajemen meminta agar segera melakukan pengaduan resmi melalui layanan Customer Service di kantor cabang terdekat.

Selain itu, nasabah juga dapat menghubungi Call Center resmi Bank Jambi di 1500-665 untuk memperoleh bantuan dan informasi lanjutan.

Dengan koordinasi intensif bersama regulator dan komitmen transparansi, manajemen berharap situasi dapat segera pulih dan layanan digital kembali normal dalam waktu dekat.(adz)

Temui Menteri PKP, Gubernur Al Haris bersama Para Bupati/Wali Kota Perjuangkan Program Perumahan Rakyat

 

Merdekapost.com - Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH bergerak cepat menemui Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, di Jakarta. Tak tanggung-tanggung, Gubernur Al Haris memboyong seluruh Bupati, Wali Kota, hingga Kepala Dinas Perkim se-Provinsi Jambi untuk memastikan rakyatnya mendapatkan kuota pembangunan rumah yang layak.

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat namun intens tersebut, Gubernur Al Haris menegaskan bahwa urusan perumahan adalah kebutuhan mendesak bagi puluhan ribu warganya di Jambi.

Gubernur Al Haris mengapresiasi keterbukaan Menteri Ara dalam menerima kunjungan besarnya. Ia menekankan bahwa kehadiran para kepala daerah ini adalah bukti keseriusan Jambi dalam mendukung program perumahan nasional.

"Kami hadir di sini membawa puluhan ribu aspirasi rakyat Jambi yang merindukan rumah layak huni. Kami berharap program-program seperti bedah rumah (BSPS), penataan kawasan kumuh, hingga rumah subsidi bisa digelontorkan secara masif ke Jambi," ujar Al Haris di Kantor Kementerian PKP, Senin (23/2/2026).

Ia juga menjamin bahwa pemerintah daerah akan menyiapkan data yang akurat agar bantuan dari pusat tidak salah sasaran. "Intinya, kami ingin kawasan di Jambi jadi baik, ekonominya bagus, dan pendidikan anak-anak terjamin karena rumahnya sehat," tambahnya.

Merespons permintaan tersebut, Menteri PKP Maruarar Sirait langsung memberikan jawaban konkret. Ara menegaskan bahwa di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, pemerintah tidak akan membiarkan rakyat kesulitan mencicil rumah.

"Tadi sudah kita diskusikan selama dua jam. Kita akan lakukan terobosan besar. Saya sudah buat proposal untuk mengurangi bunga menjadi 5% bagi 16 juta nasabah, terutama untuk ibu-ibu yang berusaha di rumah," jawab Ara disambut antusias para kepala daerah.

Dalam kesempatan tersebut Menteri Ara memaparkan empat strategi utama yang akan menjadi "oleh-oleh" bagi Gubernur Jambi dan jajarannya:

Pemberdayaan Ekonomi Rumah Tangga: Menggandeng PNM Mekaar agar rumah yang direnovasi juga menjadi tempat usaha yang produktif.

Penataan Kawasan Kumuh: Berkomitmen mengubah kawasan kumuh menjadi pemukiman sehat.

BSPS (Bedah Rumah): Memastikan semua kabupaten/kota di Jambi mendapatkan jatah program rumah swadaya.

Penyederhanaan Subsidi: Mempermudah akses KPR Tapak dan Rusun bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Menteri Ara juga mengapresiasi langkah Gubernur Al Haris yang membawa data lengkap dari daerah. Ia berencana akan segera melakukan kunjungan balasan ke Jambi dan Sulawesi Tengah setelah lebaran nanti untuk meninjau langsung progres di lapangan.

"Saya senang ketemu Gubernur yang punya hati dan profesional seperti Pak Al Haris dan Pak Rusdy Mastura. Kita akan hadir langsung ke Jambi dan Sulteng bulan April nanti untuk memastikan program ini berjalan," pungkas Ara. 

Turut serta mendampingi Gubernur Al Haris dalam audiensi ini Kadis Kominfo, Kepala Bappeda, Plt. Kadis Perkimtan, Karo Kesra, Plt. Karo Adpim, serta Plt. Kepala Badan Penghubung. (*)

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs