Wali Kota Sungai Penuh Luncurkan Kotak Amal Digital dengan Sistem QR Barcode

Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, SH didampingi Wakil Wali Kota Azhar Hamzah secara resmi melaunching Digitalisasi Legalitas Kotak Amal dengan Sistem QR Barcode.(Ist)

SUNGAI PENUH – Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, SH didampingi Wakil Wali Kota Azhar Hamzah secara resmi melaunching Digitalisasi Legalitas Kotak Amal dengan Sistem QR Barcode, bertempat di Aula Kantor Wali Kota Sungai Penuh, Selasa (26/05/2026).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Kota Sungai Penuh Hutri Randa, S.Sos., M.M., unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Alpian, SE., M.M., Panit Idensos Cegah Satgaswil Jambi Detasemen Khusus 88 Anti Teror Polri AKP Sudiro, S.Pd.I., M.H. beserta rombongan, Ketua MUI Kota Sungai Penuh, para staf ahli, para asisten Setda, kepala perangkat daerah, kabag, serta para camat.

Dalam sambutannya, Wali Kota Alfin menyampaikan bahwa perkembangan teknologi digital saat ini telah membawa perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam tata kelola pengumpulan dan penyaluran dana sosial keagamaan.

Baca Juga: Sinergi Pemkot dan Lembaga Adat Sungaipenuh, Shalat Idul Adha 1447 H Dimatangkan

“Digitalisasi kotak amal melalui QR Barcode merupakan bentuk pemanfaatan teknologi yang sangat tepat, modern, dan menjawab kebutuhan masyarakat saat ini. Melalui program ini, masyarakat akan semakin mudah dalam bersedekah dan berinfak secara aman, cepat, dan praktis,” ujar Wali Kota.

Lebih lanjut disampaikannya, selain memberikan kemudahan bagi masyarakat, program ini juga menjadi bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan transparansi pengelolaan dana umat sekaligus mencegah potensi penyalahgunaan kotak amal untuk kepentingan yang tidak sesuai dengan tujuan sosial dan keagamaan.

Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, SH didampingi Wakil Wali Kota Azhar Hamzah secara resmi melaunching Digitalisasi Legalitas Kotak Amal dengan Sistem QR Barcode.(Ist)

“Program ini bukan hanya tentang kemudahan transaksi, tetapi juga bentuk komitmen bersama dalam menjaga akuntabilitas dan memastikan dana umat benar-benar dikelola secara amanah dan tepat sasaran,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Detasemen Khusus 88 Anti Teror Polri yang telah berkolaborasi bersama Pemerintah Kota Sungai Penuh dalam menghadirkan program digitalisasi legalitas kotak amal tersebut.

Baca Juga: 7 Tahun Dipelihara, Sapi Berbobot 836 Kg Milik Warga Jambi Dipilih Jadi Kurban Presiden Prabowo

Menurutnya, sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat merupakan fondasi penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, serta mendukung kemajuan daerah.

“Kami sangat mendukung kolaborasi ini. Sinergitas yang terjalin menjadi langkah nyata dalam menjaga keamanan sekaligus memperkuat tata kelola sosial keagamaan yang lebih baik di Kota Sungai Penuh,” ungkapnya.

Sebagai penanda dimulainya program tersebut, Wali Kota Sungai Penuh bersama Wakil Wali Kota secara resmi melaunching Digitalisasi Legalitas Kotak Amal dengan Sistem QR Barcode.

Melalui inovasi ini, Pemerintah Kota Sungai Penuh berharap pengelolaan kotak amal dapat berjalan lebih tertib, transparan, akuntabel, serta memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menyalurkan sedekah dan infak, sejalan dengan pemanfaatan teknologi digital di era modern. (Adz) 

Sinergi Pemkot dan Lembaga Adat Sungaipenuh, Shalat Idul Adha 1447 H Dimatangkan

 

Sinergi antara Pemkot dengan Lembaga Adat, Shalat Idul Adha 1447 H di Sungai Penuh Dimatangkan.(ist)

SUNGAI PENUH, MERDEKAPOST.COM – Pemerintah Kota Sungai Penuh terus mematangkan persiapan pelaksanaan Shalat Idul Adha 1447 Hijriah. Kepastian tersebut mengemuka saat Wali Kota Sungai Penuh Alfin menerima kunjungan panitia dan petugas pelaksana Shalat Idul Adha di rumah dinas wali kota, Senin malam (25/5/2026).

Pertemuan itu menjadi bagian dari koordinasi akhir antara pemerintah daerah, unsur adat, tokoh agama, dan panitia guna memastikan pelaksanaan ibadah Idul Adha berlangsung aman, tertib, dan lancar di Lapangan Merdeka Kota Sungai Penuh.

Hadir mendampingi Wali Kota Alfin, Wakil Wali Kota Azhar Hamzah, Sekretaris Daerah, para asisten, kepala SKPD, unsur Lembaga Adat Enam Luhah Sungai Penuh, Ketua Lembaga Adat Pondok Tinggi, Ketua Adat Dusun Baru, Depati Nan Batujuh, para camat, lurah, pengurus masjid.

Baca Juga: Pimpin Upacara Gabungan ASN, Sekda Alpian Soroti Disiplin dan Kemacetan di Lingkungan Pemkot Sungai Penuh

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Kerapatan Adat Depati Nan Batujuh Aspar Nasir menyampaikan laporan kesiapan pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah kepada pemerintah daerah. Ia menyebut seluruh kebutuhan teknis dan kesiapan panitia telah dipersiapkan secara maksimal.

Sinergi antara Pemkot dengan Lembaga Adat, Shalat Idul Adha 1447 H di Sungai Penuh Dimatangkan.(ist)

Selain itu, panitia turut menyerahkan daftar petugas pelaksanaan Shalat Idul Adha yang telah ditetapkan. Hendri Candra dipercaya sebagai khatib, Muhammad sebagai imam, Endi Lukman sebagai mubaligh pertama, dan Muhammad Iqbal Mulyadi sebagai mubaligh kedua.

Wali Kota Alfin menyampaikan apresiasi atas keterlibatan seluruh unsur masyarakat dan lembaga adat dalam mendukung pelaksanaan Idul Adha tahun ini. Menurutnya, kekompakan antara pemerintah, tokoh adat, dan masyarakat menjadi modal utama menjaga kekhidmatan perayaan hari besar keagamaan di Kota Sungai Penuh.

Bacaan Lainnya: 7 Tahun Dipelihara, Sapi Berbobot 836 Kg Milik Warga Jambi Dipilih Jadi Kurban Presiden Prabowo

“Pemerintah Kota Sungai Penuh berkomitmen memastikan seluruh rangkaian pelaksanaan Shalat Idul Adha berjalan baik, mulai dari persiapan hingga selesai pelaksanaan nanti,” ujar Alfin.

Ia juga mengungkapkan bahwa jumlah hewan kurban pada Idul Adha 1447 Hijriah di Kota Sungai Penuh mencapai sekitar 647 ekor sapi ditambah ratusan hewan kurban kambing yang tersebar di berbagai wilayah.

Wali Kota berharap pelaksanaan Idul Adha tahun ini tidak hanya berjalan sukses, tetapi juga semakin memperkuat kebersamaan dan semangat gotong royong masyarakat Kota Sungai Penuh. 

7 Tahun Dipelihara, Sapi Berbobot 836 Kg Milik Warga Jambi Dipilih Jadi Kurban Presiden Prabowo

Dipelihara selama 7 Tahun, Sapi Berbobot 836 Kg Milik Warga Jambi Dipilih Jadi hewan Kurban Presiden Prabowo.(Istimewa)

Jambi - Kebanggaan besar dirasakan pasangan peternak di Kota Jambi setelah sapi peliharaan mereka terpilih menjadi hewan kurban Presiden RI Prabowo Subianto pada Hari Raya Iduladha 2026.

Sapi jenis Brahman bernama Kucai itu memiliki bobot fantastis mencapai 836 kilogram. Hewan jumbo tersebut dipelihara oleh pasangan suami istri peternak di RT 10, Kelurahan Pinang Merah, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi.

Pemilik sapi, Ida, mengaku tidak menyangka sapi yang dirawat sejak kecil itu akhirnya dipilih sebagai hewan kurban Presiden RI.

Baca Juga: Semangat Idul Adha 1447 H, DPRD Batang Hari Dorong Penguatan Solidaritas dan Kepedulian Antarwarga

“Kami sangat bangga dan bersyukur. Kucai sudah kami rawat bertahun-tahun dan akhirnya dipercaya menjadi kurban Presiden,” ujarnya.

Kucai yang kini berusia sekitar tujuh tahun dikenal memiliki postur tubuh besar dan sehat. Setiap hari sapi tersebut diberi pakan rumput segar dan ampas kedelai agar kondisinya tetap prima.

Menariknya, sapi raksasa itu merupakan hasil inseminasi buatan atau kawin suntik yang dipelihara secara intensif hingga tumbuh dengan bobot mencapai hampir satu ton.

Wali Kota Jambi Maulana mengatakan meningkatnya kebutuhan hewan kurban setiap tahun harus dibarengi dengan pengawasan kesehatan hewan yang ketat.

“Seluruh hewan kurban yang masuk ke Kota Jambi harus dipastikan sehat dan layak dipotong,” tegasnya.(Adz/Merdekapost.com)

Pimpin Upacara Gabungan ASN, Sekda Alpian Soroti Disiplin dan Kemacetan di Lingkungan Pemkot Sungai Penuh

Sekretaris Daerah (Sekda) Alpian, SE., MM., memimpin upacara gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Sungai Penuh yang digelar di lapangan Kantor Wali Kota Sungai Penuh, Senin (25/5/2026).(Ist)

Sungai Penuh, Merdekapost.com - Wali Kota Sungai Penuh diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Alpian, SE., MM., memimpin upacara gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Sungai Penuh yang digelar di lapangan Kantor Wali Kota Sungai Penuh, Senin (25/5/2026).

Upacara tersebut dihadiri oleh para asisten, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kota Sungai Penuh.

Dalam amanatnya, Sekda Alpian menekankan pentingnya kedisiplinan ASN, khususnya dalam mengikuti apel gabungan rutin setiap hari Senin. Pada kesempatan itu, Alpian secara mendadak menginstruksikan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Sungai Penuh untuk melakukan absensi manual langsung di lapangan upacara.

Baca Juga: Kapolres Cup U-40 Resmi Dibuka, Wako Alfin: Persaudaraan Jadi Kekuatan Utama

Langkah tersebut dilakukan guna memastikan tingkat kehadiran dan kedisiplinan ASN dari masing-masing OPD yang mengikuti upacara gabungan.

Selain itu, Sekda Alpian juga menyoroti persoalan kemacetan yang kerap terjadi setiap pelaksanaan apel gabungan hari Senin. Menurutnya, ruas jalan utama menuju Kantor Wali Kota Sungai Penuh sering mengalami kepadatan panjang, sehingga banyak ASN terlambat mengikuti upacara maupun mengisi absensi “Siap Juara” yang telah dijadwalkan mulai pukul 07.00 WIB hingga 07.30 WIB.

Sekretaris Daerah (Sekda) Alpian, SE., MM., memimpin upacara gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Sungai Penuh yang digelar di lapangan Kantor Wali Kota Sungai Penuh, Senin (25/5/2026).(Ist)

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Alpian menginstruksikan BKPSDM, Bagian Organisasi, dan Dinas Kominfo Kota Sungai Penuh untuk kembali membahas mekanisme pelaksanaan apel gabungan hari Senin.

Ia mengusulkan agar apel rutin hari Senin ke depan dilaksanakan di masing-masing dinas guna mengurangi kemacetan dan meningkatkan efektivitas kerja ASN. Sementara itu, apel gabungan Hari Kesadaran Nasional (HKN) setiap tanggal 17 tetap diwajibkan dilaksanakan di halaman Kantor Wali Kota Sungai Penuh.

Baca Juga: Kopi Kerinci Tembus Pasar Internasional, Pemprov Jambi Dorong Lewat Pelabuhan Daerah

Lebih lanjut, Sekda Alpian juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Sungai Penuh akan melaksanakan penyembelihan hewan kurban dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di halaman Masjid Kantor Wali Kota Sungai Penuh.

Pada akhir amanatnya, Alpian menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Sungai Penuh yang dinilai sukses melaksanakan tugas pengamanan dan pelaksanaan upacara bendera.

Ia juga memberikan apresiasi atas langkah penertiban di kawasan Pasar Tanjung Bajure menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah demi menciptakan ketertiban dan kenyamanan masyarakat.(*) 

(Aldie Prasetya / Sumber: MC Kominfo). 

Zafina Siswi SMPN 30 Kerinci Siap Harumkan nama Daerah di Jamda Pramuka Jambi 2026

Kerinci, Merdekapost.com – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Siswi SMPN 30 Kerinci. Di bawah kepemimpinan kepala sekolah yang baru, Liskha Nurlidya, S.Pd, salah satu siswi terbaik sekolah tersebut, Zafina Dwi Putri, dipercaya mewakili Kecamatan Gunung Raya pada ajang Jambore Daerah (Jamda) Gerakan Pramuka Jambi Tahun 2026.

Zafina Dwi Putri, atau biasa disapa Zafina, lahir di Bangko pada 19 Juni 2012 dan merupakan anak kedua dari pasangan Wenrosmadi dan Sunarti.

Dengan berbekal semangat yang tinggi, disiplin, serta kemampuan yang dimilikinya, Zafina berhasil lolos melalui proses seleksi bersama tiga siswa lainnya untuk membawa nama Kecamatan Gunung Raya pada kegiatan kepramukaan tingkat Provinsi Jambi tersebut.

Proses seleksi yang diikuti berlangsung cukup ketat dengan berbagai tahapan penilaian, mulai dari kemampuan kepramukaan, kedisiplinan, mental, kekompakan, hingga keterampilan peserta.

Keberhasilan Zafina lolos menjadi bukti kerja keras, dedikasi, dan semangatnya dalam mengikuti pembinaan kepramukaan.

Keberhasilan ini sekaligus menjadi salah satu prestasi membanggakan bagi SMPN 30 Kerinci di bawah kepemimpinan Kepala Sekolah Liskha Nurlidya, S.Pd. Meski belum lama memimpin sekolah tersebut, berbagai pembinaan dan dukungan terus diberikan kepada para siswa guna mendorong lahirnya prestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik.

Baca Juga: Bupati Monadi Resmi Buka Jambore Pramuka Kwarcab Kerinci 2026

Kepala SMPN 30 Kerinci, Liskha Nurlidya, S.Pd, menyampaikan rasa bangga dan syukur atas capaian yang diraih salah satu siswinya tersebut.

“Alhamdulillah, ini menjadi kebanggaan bagi keluarga besar SMPN 30 Kerinci.

Terpilihnya Zafina melalui seleksi yang ketat menjadi bukti bahwa siswa kami memiliki kemampuan dan semangat yang luar biasa. Semoga Zafina dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan baik, menambah pengalaman, mempererat persaudaraan, serta membawa nama harum sekolah dan Kecamatan Gunung Raya,” ujarnya.

Rasa bangga juga disampaikan Camat Gunung Raya, Azwir, S.pd. M.Si Ia mengapresiasi semangat dan prestasi para pelajar yang mampu membawa nama Kecamatan Gunung Raya hingga ke tingkat Provinsi Jambi.

“Kami sangat bangga kepada anak-anak yang terpilih mewakili Kecamatan Gunung Raya dalam Jamda Pramuka Jambi 2026. Semoga mereka dapat memberikan yang terbaik, menjaga nama baik daerah, serta menjadi generasi muda yang berprestasi dan berkarakter,” ungkapnya.

Baca Juga: Kamabicab Kerinci Buka Jambore Cabang 2026, Kak Monadi Dorong Generasi Muda yang Tangguh dan Berkarakter

Jambore Daerah Gerakan Pramuka Jambi 2026 dijadwalkan berlangsung pada 20 hingga 25 Juni 2026 di Bumi Perkemahan Pramuka Abdurrahman Sayoeti Musa. Kegiatan akbar kepramukaan tersebut akan mempertemukan peserta terbaik dari seluruh kabupaten dan kota se-Provinsi Jambi.

Selain menjadi ajang silaturahmi, Jamda juga menjadi wadah pembentukan karakter, kedisiplinan, kepemimpinan, kreativitas, serta kemandirian generasi muda. Berbagai persiapan terus dilakukan menjelang keberangkatan peserta.

Dukungan penuh dari pihak sekolah, pemerintah kecamatan, keluarga, dan masyarakat diharapkan menjadi motivasi bagi Zafina untuk tampil maksimal dan mengharumkan nama SMPN 30 Kerinci serta Kecamatan Gunung Raya di tingkat Provinsi Jambi.(Adz)

Eksekusi Sebidang Tanah di Koto Iman Berjalan Lancar, Irawadi: Terima Kasih PN Sungai Penuh dan Polres Kerinci

LANCAR DAN AMAN: Eksekusi Sebidang Tanah di Koto Iman Berjalan Lancar, Kuasa Hukum Irawadi Uska, SH,MH ucapkan  Terima Kasih kepada PN Sungai Penuh dan Aparat dari Polres Kerinci

KERINCI, MERDEKAPOST.COM – Pengadilan Negeri (PN) Sungai Penuh secara resmi melaksanakan eksekusi riil terhadap sebidang tanah yang terletak di Desa Koto Iman, dulu Kecamatan Danau Kerinci sekarang Kecamatan Tanah Cogok, Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi.

Dilansir dari Pengadilan Negeri Sungai Penuh, Pelaksanaan eksekusi ini berdasarkan Penetapan Ketua Pengadilan Negeri Sungai Penuh Nomor 1/Pdt.Eks/2026/PN Spn jo Nomor 19/Pdt.G/2023/PN Spn. Jalannya proses pengosongan dan penyerahan objek sengketa tersebut dipimpin oleh tim Juru Sita PN Sungai Penuh dengan didampingi langsung oleh personel pengamanan dari Polres Kerinci.

"Eksekusi ini merupakan tindak lanjut dari putusan yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht). Kehadiran personel Polres Kerinci di lokasi adalah untuk memastikan seluruh tahapan eksekusi berjalan dengan aman, tertib, dan sesuai dengan prosedur hukum," ujar perwakilan pihak otoritas di lapangan.

Baca Juga: Pengusaha Cafe dan Billyard di Sungai Penuh-Kerinci di Laporkan ke Polisi, Dugaan Penipuan Berkedok Investasi

Kuasa Hukum Penggugat (Pemohon eksekusi) Irawadi Uska, SH, MH menyebutkan, Eksekusi putusan perkara perdata nomor 19 kita menang di tingkat pertama di pengadilan negeri Sungai Penuh, ditingkat banding di pengadilan tinggi Jambi juga memenangkan pihak Penggugat dan ditingkat kasasi  di mahkamah Agung juga di menangkan pihak penggugat, dan Peninjauan Kembali (PK) di mahkamah agung RI juga di menangkan pihak Penggugat Nurdin Dkk yang diwakili kuasa hukum Irawadi Uska,S.H.M.H

"Adapun Luas tanah yang di eksekusi 30 x 182 m2". Ungkap Irawadi 

Kuasa Hukum Penggugat (Pemohon eksekusi) Irawadi Uska, SH, MH mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah membantu proses eksekusi ini sehingga berjalan dengan lancar dan aman

"Berkat pengamanan ketat dan pendekatan humanis dari pihak Polres Kerinci bersama aparat terkait, proses pembacaan penetapan eksekusi hingga penyerahan objek eksekusi berjalan dengan aman dan kondusif tanpa adanya perlawanan berarti dari pihak termohon". 

Kini, hak penguasaan fisik tanah objek eksekusi tersebut telah resmi beralih sepenuhnya kepada pihak pemohon eksekusi Nurdin Dkk yang diwakili kuasa hukum Irawadi Uska ,S.H.M.H.(Adz) 

Pengusaha Cafe dan Billyard di Sungai Penuh-Kerinci di Laporkan ke Polisi, Dugaan Penipuan Berkedok Investasi

Pengusaha Cafe dan Billyard terbesar di Sungai Penuh-Kerinci berinisial J di Laporkan ke Polisi, kasus Dugaan Penipuan Berkedok Investasi. (Adz)

SUNGAI PENUH, MERDEKAPOST.COM - Salah seorang pengusaha Cafe dan Bilyard di Kota Sungai Penuh berinisial J dilaporkan ke Polres Kerinci atas dugaan penipuan berkedok investasi

Informasi yang diperoleh dari pelapor berinisial PA (28) menyebutkan bahwa dirinya didampingi kuasa hukumnya telah melaporkan secara resmi ke Polres Kerinci terkait dugaan penipuan yang menimpanya 

Kuasa hukumnya, Irawadi Uska, S.H, M.H menjelaskan bahwa kliennya menjadi korban dugaan penipuan berkedok Investasi, kejadian ini sudah resmi dilaporkan ke Polres Kerinci dengan nomor : STTPL/B/60/V/2026/SPKT/POLRES KERINCI/POLDA JAMBI Tertanggal 25 Mei 2026.

Kronologis Singkat Kejadian

Menurut Irawadi, Bermula pada bulan Juli 2025 saat itu Kliennya Ibu PA (28) melihat di akun Facebook JA sedang mencari orang yang mau berinvestasi ke usaha miliknya dengan profit 5% (lima persen) dari modal yang di investasikan, Ibu PA berminat dan ikut berinvestasi dengan modal sebanyak Rp 200 Juta dan profit sesuai kontrak kerja yang disepakati adalah 5% atau senilai Rp 10 Juta per-bulannya selama 6 (enam) bulan.

"Profit bulan pertama dibayarkan sebesar 10 Juta, namun untuk bulan berikutnya tidak pernah dibayarkan lagi, bahkan Si Pengusaha J menyatakan tidak bisa membayar profit tersebut dikarenakan ada permasalahan dan berbagai alasan. dan dia berjanji akan mengembalikan uang modal yang disetorkan Rp 200 Juta itu".

Dilanjutkan Irawadi, "alih-alih dapat untung, Hingga saat ini uang (Modal) yang disetorkan Kliennya PA tak kunjung dibayarkan (dikembalikan) meski sudah berkali-kali ditanyakan, namun sampai saat ini modal kami tidak pernah dikembalikan oleh Sdr J tersebut" Ujarnya. 

Atas dasar itulah dikarenakan merasa dirugikan maka PA melaporkan ke Polres Kerinci untuk ditindak lanjuti

Lanjut Irawadi, ternyata selain ibu PA, saat ini sudah ada 5 orang yang melaporkan kepada kami dan minta didampingi secara hukum, kuat dugaan masih ada beberapa orang lagi yang ikut berinvestasi, ada yang 100 juta, 90 juta macam-macam jumlahnya", Pungkas Irawadi.(Adz)

Sekda wakili Bupati Batang Hari Sambut Ketua TP-PKK Provinsi Jambi Dorong Penguatan Program Keagamaan dan Pembinaan Keluarga

 

Merdekapost.com - Ketua TP-PKK Provinsi Jambi Ny. Hj. Hesnidar Haris, S.E. melaksanakan kunjungan kerja ke Kabupaten Batang Hari dalam rangka supervisi dan evaluasi kegiatan Tim Penggerak PKK sekaligus sosialisasi Gerakan Jambi Bersholawat. Kegiatan tersebut digelar di Ruang Kaca Rumah Dinas Bupati Batang Hari pada Senin (25/05/2026).

Dalam kesempatan itu, Pemerintah Kabupaten Batang Hari menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan TP-PKK Provinsi Jambi terhadap berbagai program pemberdayaan keluarga dan pembinaan keagamaan di daerah. Sambutan Bupati Batang Hari yang dibacakan Sekretaris Daerah menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah dan TP-PKK sangat penting dalam membangun keluarga yang berkualitas dan religius.

Kegiatan tersebut juga diisi dengan penyerahan buku Cara Cepat Membaca Al-Qur’an oleh Ketua TP-PKK Provinsi Jambi kepada peserta yang hadir. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan masyarakat dalam membaca Al-Qur’an sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten II Setda Kabupaten Batang Hari, Ketua TP-PKK Kabupaten Batang Hari Zulva Fadhil, Wakil Ketua TP-PKK Kabupaten Batang Hari Hj. Nuraini Zubir Bakhtiar, Kepala Dinas DPPKBP3A, perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Batang Hari, jajaran TP-PKK Provinsi dan Kabupaten, anggota GOW, Dharma Wanita Persatuan, serta tamu undangan lainnya.

Melalui kegiatan ini diharapkan program PKK dan Gerakan Jambi Bersholawat dapat semakin mempererat kebersamaan masyarakat sekaligus meningkatkan peran perempuan dalam mendukung pembangunan daerah. (*)

Bupati Fadhil Arief Raih Penghargaan Nasional atas Komitmen Pelestarian Bahasa Daerah

 

Merdekapost.com - Bupati Batang Hari Mhd. Fadhil Arief menerima penghargaan nasional dalam ajang Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional (FTBIN) Tahun 2026 sebagai bentuk apresiasi atas dukungan dan kontribusi Pemerintah Kabupaten Batang Hari terhadap program revitalisasi bahasa daerah.

Penghargaan tersebut diserahkan pada puncak kegiatan FTBIN 2026 yang berlangsung di Gedung Garuda, Pusat Pelatihan Sumber Daya Manusia Kemendikdasmen, Depok, Senin (25/05/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya nasional dalam menjaga dan melestarikan bahasa ibu di tengah perkembangan zaman.

Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional merupakan agenda berskala nasional yang melibatkan pelajar, tenaga pendidik, pemerintah daerah, hingga masyarakat umum dalam upaya mempertahankan eksistensi bahasa daerah sebagai warisan budaya bangsa.

Selain penyerahan penghargaan, acara juga dimeriahkan dengan berbagai penampilan seni budaya dan pertunjukan bahasa daerah dari berbagai provinsi di Indonesia yang menampilkan kekayaan budaya nusantara.

Kabupaten Batang Hari turut mengirimkan perwakilan peserta didik dari sejumlah sekolah, di antaranya SDN 25/I Muara Tembesi, SDN 20/I Pemayung, SDN 131/I Jangga Baru, SDN 47/I Rantau Kapas Mudo, SDN 58/I Rambutan Masam, SMPN 3 Batang Hari, dan SMPN 31 Batang Hari. Kehadiran para siswa tersebut menjadi bentuk partisipasi aktif daerah dalam mendukung pelestarian bahasa ibu melalui dunia pendidikan.

Kegiatan ini juga merupakan bagian dari rangkaian Semarak Hari Pendidikan Nasional Tahun 2026. Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Prof. Atip Latipulhayat, S.H., LL.M., Ph.D., para kepala daerah penerima penghargaan, serta tamu undangan lainnya. (*)

Harga Sawit TBS Turun, Masyarakat Jambi Menjerit: Di Mana Peran Pemerintah?

Merdekapost.com | Jambi - Turunnya harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit saat ini kembali menjadi pukulan berat bagi masyarakat Jambi, khususnya para petani kecil yang selama ini menggantungkan hidup dari hasil kebun sawit. Ironisnya, di tengah kondisi ekonomi yang semakin sulit, belum terlihat langkah nyata dan tegas dari pemerintah untuk melindungi kesejahteraan petani.

Sawit selama bertahun-tahun disebut sebagai tulang punggung ekonomi Jambi. Namun ketika harga TBS jatuh, masyarakat kecil justru menjadi pihak yang paling menderita. Pendapatan petani menurun drastis, sementara harga kebutuhan pokok tetap tinggi. Banyak keluarga petani mulai kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari, membayar cicilan, hingga membiayai pendidikan anak.

Yang paling memprihatinkan adalah lemahnya pengawasan terhadap harga di tingkat pabrik dan tengkulak. Tidak sedikit petani mengeluhkan harga pembelian yang jauh di bawah ketetapan pemerintah daerah. Dalam situasi seperti ini, petani berada pada posisi yang lemah karena tidak memiliki kekuatan menentukan harga. Mereka terpaksa menjual hasil panen demi memenuhi kebutuhan hidup meskipun dengan harga rendah.

Kondisi ini menunjukkan bahwa ekonomi masyarakat Jambi terlalu bergantung pada sektor sawit tanpa adanya perlindungan ekonomi yang kuat. Ketika harga naik, pemerintah sering menjadikan sawit sebagai simbol keberhasilan ekonomi daerah. Namun saat harga turun dan masyarakat mulai tertekan, solusi yang diberikan justru lambat dan tidak menyentuh akar persoalan.

Dari sisi ekonomi moneter, penurunan harga sawit jelas berdampak besar terhadap perputaran uang di desa-desa. Daya beli masyarakat melemah, usaha kecil mulai sepi, dan aktivitas ekonomi menurun. Jika kondisi ini terus dibiarkan, bukan tidak mungkin akan terjadi peningkatan pengangguran dan kemiskinan di wilayah perkebunan.

Lebih jauh lagi, pemerintah seharusnya mulai menyadari bahwa ketergantungan berlebihan terhadap sawit merupakan kebijakan ekonomi yang berisiko. Hingga hari ini, diversifikasi ekonomi daerah masih berjalan lambat. Sektor pertanian pangan, industri kecil, dan usaha produktif masyarakat belum mendapat perhatian maksimal. Akibatnya, masyarakat terus berada dalam lingkaran ketidakpastian ekonomi setiap kali harga sawit bergejolak.

Masyarakat Jambi tidak membutuhkan janji atau sekadar pernyataan prihatin. Yang dibutuhkan adalah kebijakan nyata, pengawasan harga yang ketat, keberpihakan kepada petani kecil, dan strategi ekonomi yang mampu melindungi masyarakat dari gejolak pasar. Jika tidak, maka setiap penurunan harga sawit akan terus menjadi ancaman besar bagi kestabilan ekonomi daerah dan kesejahteraan rakyat kecil.(*)

Tim Penulis : M.Hazzel Alfarizi,Nena Anggraini,Dwi Lestari,Kurnia Asa,Citra Agung,Putri Seragih,Ulfa Nurhayati (Jurusan Pendidikan Ekonomi Universitas Jambi), Dr. Iwan Putra, S.E. M.S.Ak, Novia Sri Dwijayanti, M.Pd

Semangat Idul Adha 1447 H, DPRD Batang Hari Dorong Penguatan Solidaritas dan Kepedulian Antarwarga

 


Merdekapost.com - Dalam menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, DPRD Kabupaten Batang Hari mengajak seluruh masyarakat menjadikan momentum kurban sebagai sarana mempererat persaudaraan dan meningkatkan rasa kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat. Nilai keikhlasan, kebersamaan, dan semangat berbagi diharapkan mampu memperkuat persatuan serta menghadirkan keberkahan bagi seluruh warga Batang Hari.

Melalui semangat Idul Adha, masyarakat juga diajak untuk terus menjaga keharmonisan, saling membantu, dan memperkuat budaya gotong royong demi terciptanya lingkungan yang aman, damai, dan sejahtera.

Tiga Hari Dicari, Remaja yang Hanyut di Sungai Batang Merangin Ditemukan sudah Meninggal Dunia

Setelah Tiga Hari Dicari, Akhirnya Faqih (15) Remaja yang Hanyut di Sungai Batang Merangin Ditemukan sudah Meninggal Dunia, Minggu 24/05. (Ist)

MERANGIN – Tim SAR Gabungan berhasil menemukan Fakih (15), remaja yang sebelumnya dilaporkan hanyut saat mandi di Sungai Batang Merangin, Desa Pulau Rengas, Kecamatan Bangko Barat, Kabupaten Merangin, Jambi. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Minggu pagi setelah tiga hari pencarian intensif.

Komandan Pos SAR Bungo, M. Andri, mengatakan proses pencarian dilakukan dengan memperluas area penyisiran. Tim gabungan dibagi menjadi dua kelompok untuk menyusuri aliran sungai dari lokasi awal korban tenggelam.

Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil sekitar pukul 10.00 WIB. Jenazah korban ditemukan sejauh kurang lebih 10 kilometer dari titik awal kejadian sebelum langsung dievakuasi menuju rumah duka dan diserahkan kepada pihak keluarga.

Baca Juga: Warga Kerinci dan Sungai Penuh Keluhkan Pemadaman Bergilir Tanpa Jadwal Pasti

“Korban berhasil ditemukan dan langsung dievakuasi oleh tim gabungan ke rumah duka,” ujar Andri.

Setelah proses evakuasi selesai, operasi pencarian resmi ditutup. Seluruh personel yang terlibat kemudian dikembalikan ke instansi masing-masing.

Andri juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang ikut membantu proses pencarian korban, mulai dari Basarnas, BPBD, aparat keamanan, hingga masyarakat setempat.

Baca Juga: PLTA Batang Merangin Berkapasitas Besar, Kenapa Kerinci-Sungai Penuh Masih Padam? Ini Kata PLN

Operasi SAR tersebut melibatkan berbagai perlengkapan pendukung seperti rescue car, perahu karet, alat komunikasi, perlengkapan medis, alat evakuasi, hingga drone pemantau udara. Sebanyak 7 personel Basarnas dan 6 personel BPBD Merangin diterjunkan dalam operasi, dibantu Babinsa, Bhabinkamtibmas, warga, dan keluarga korban.

Sebelumnya, Fakih dilaporkan hanyut saat mandi bersama rekannya di Sungai Batang Merangin pada Jumat (22/5/2026) sekitar pukul 16.30 WIB. Korban diduga terseret arus sungai yang cukup deras.

Humas Kantor SAR Jambi, Lutfi Mulyawan, mengatakan warga sempat melakukan pencarian secara mandiri dengan peralatan seadanya. Namun korban belum berhasil ditemukan hingga akhirnya tim SAR turun melakukan operasi pencarian.(Adz)

Kopi Kerinci Tembus Pasar Internasional, Pemprov Jambi Dorong Lewat Pelabuhan Daerah

Pemerintah Provinsi Jambi berharap ke depan ekspor komoditas unggulan daerah, termasuk kopi Kerinci, dapat dilakukan langsung melalui pelabuhan di Provinsi Jambi.(ist)

KERINCI, MERDEKAPOST.COM – Komoditas kopi asal Kabupaten Kerinci kembali menembus pasar internasional. 

Sebanyak 20 ton kopi Fine Robusta produksi petani Koperasi Agro Forestry, Desa Lempur, Kecamatan Gunung Raya, resmi diberangkatkan menuju Tiongkok.

Pelepasan ekspor kopi tersebut dihadiri Gubernur Jambi yang diwakili Kepala Dinas Kominfo Provinsi Jambi, Ariansyah. Turut hadir Bupati Kerinci Monadi, perwakilan Bank Indonesia Wilayah Jambi, unsur Perhutanan Sosial, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Ariansyah menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia Wilayah Jambi yang selama ini aktif melakukan pembinaan terhadap petani kopi di Kerinci. Menurutnya, pendampingan tersebut memberi dampak nyata terhadap peningkatan produktivitas dan kualitas kopi petani.

Baca Juga:

Bupati Monadi Lepas Ekspor ke Tiongkok, Produk Unggulan Kerinci Ini Primadona Baru

“Kita mengapresiasi Bank Indonesia wilayah Jambi yang sudah membina para petani meningkatkan produktivitas dan kualitas yang dihasilkan,” kata Ariansyah.

Keberhasilan ekspor 20 ton kopi Fine Robusta ini menjadi bukti bahwa kopi asal Kerinci memiliki daya saing di pasar global. Produk kopi yang dihasilkan petani tidak hanya diterima di pasar lokal dan nasional, tetapi juga mulai masuk ke rantai perdagangan internasional.

Kolaborasi antara petani, koperasi, pemerintah daerah, Bank Indonesia, dan lembaga pendamping dinilai menjadi kunci penting dalam mendorong kopi Kerinci naik kelas. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, kualitas produksi dapat terus ditingkatkan, mulai dari budidaya, pascapanen, pengolahan, hingga pemasaran.

Meski begitu, Ariansyah menyoroti satu hal penting. Proses ekspor kopi Kerinci saat ini masih dilakukan melalui Pelabuhan Belawan, Medan, Sumatera Utara.

Pemerintah Provinsi Jambi berharap ke depan ekspor komoditas unggulan daerah, termasuk kopi Kerinci, dapat dilakukan langsung melalui pelabuhan di Provinsi Jambi. Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat arus perdagangan daerah sekaligus menambah pendapatan asli daerah.

Baca Juga: Pelayanan Kesehatan di Kerinci Semakin Terjangkau, Melayani Pasien Pengguna BPJS dan Bisa Berobat Gratis

“Ke depannya kita harapkan mereka melakukan ekspor lewat pelabuhan Jambi sehingga dapat menambah PAD,” tambah Ariansyah.

Ekspor kopi Fine Robusta ini menjadi angin segar bagi petani kopi Kerinci. Selama ini, Kerinci dikenal sebagai salah satu sentra penghasil kopi berkualitas di Provinsi Jambi, dengan potensi besar untuk terus dikembangkan sebagai komoditas unggulan ekspor.

Keberangkatan 20 ton kopi ke Tiongkok juga memberi pesan penting: kopi Kerinci tidak lagi hanya menjadi kebanggaan lokal. Dari lereng-lereng pegunungan, hasil kerja petani kini bergerak menuju pasar dunia.(Adz)

Warga Kerinci dan Sungai Penuh Keluhkan Pemadaman Bergilir Tanpa Jadwal Pasti

KERINCI – Masyarakat di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh mengeluhkan sistem pemadaman listrik bergilir yang dilakukan oleh pihak PLN karena dinilai tidak memberikan kepastian jadwal kepada warga.

Keluhan tersebut muncul lantaran informasi yang disampaikan hanya sebatas wilayah yang akan mengalami pemadaman, tanpa disertai waktu dan durasi yang jelas. Kondisi ini membuat masyarakat kesulitan melakukan persiapan maupun antisipasi terhadap aktivitas sehari-hari.

“Lokasi yang mau dipadamkan ada, tapi kapan dan jam berapa tidak ada. Gimana warga mau siap-siap antisipasi, Pak,” ujar salah seorang warga.

Baca Juga:

PLTA Batang Merangin Berkapasitas Besar, Kenapa Kerinci-Sungai Penuh Masih Padam? Ini Kata PLN

Warga Desak PLN: Listrik di Kerinci dan Sungai Penuh Jangan Digilir

Menurut masyarakat, ketidakjelasan jadwal pemadaman berdampak pada berbagai aktivitas, mulai dari pekerjaan, usaha kecil, hingga kebutuhan rumah tangga. Warga berharap PLN dapat memberikan informasi yang lebih rinci dan terjadwal agar masyarakat bisa menyesuaikan aktivitas selama pemadaman berlangsung.

“Parah dak jeleh tanggal dan waktu,,,,”

Selain itu, masyarakat juga meminta agar informasi pemadaman disampaikan lebih cepat melalui media sosial maupun saluran resmi lainnya sehingga tidak menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat.

Hingga saat ini, pemadaman bergilir masih terjadi di sejumlah wilayah di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh menyusul gangguan pada sistem kelistrikan Sumatera yang sebelumnya mengalami blackout di beberapa daerah.(Adz)



Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs