6 Pemimpin Dunia Tak Bersalah, Terlanjur Dihina, Difitnah dan Dipenjara

Tokoh Dunia yang Tak Bersalah, Tapi sering Dihina, Difitnah dan Dipenjara. (adz/ist) 

MERDEKAPOST.COM - Mungkin kalian ingat dengan peribahasa berikut. "Orang-orang hebat tidak muncul dari keadaan serba tersedia, sebaliknya mereka muncul dalam keadaan terbatas".

Semua orang hebat dan tokoh dunia para umumnya bukanlah orang yang berada dan hidup di dalam keadaan yang nyaman dan mapan.

Mereka semua tumbuh dalam keadaan yang terbatas, serba tertekan bahkan selalu diliputi dalam siksaan.

Orang hebat muncul dari keadaan yang jelas tidak akan diinginkan sebelumnya.

Namun bagi mereka yang berhasil melampaui situasi berat dan keadaan tertekan itu akan muncul sebagai orang yang hebat.

Sama seperti para tokoh dunia berikut ini.

Sebagaimana disebutkan dalam Kompasiana.com oleh Ponco, terdapat beberapa tokoh dunia yang hampir semuanya pernah mengalami siksaan.

Bahkan para tokoh dunia ini semuanya pernah mengalami dan merasakan apa yang namanya hinaan, cacian, fitnah, penyiksaan, dan penjara padahal belum tentu mereka bersalah.

Justru aksi menjadi panutan banyak orang dan dinilai sebagai sebuah sikap yang benar.

Berikut 6 tokoh dunia yang tak bersalah, tapi kadung dihina, difitnah dan dipenjara:

1. Nelson Mandela


Nelson Mandela merupakan tokoh aktivis anti-apartheid, pemisahan hak antara orang kulit putih dan pribumi, di Afrika Selatan.

Tokoh politik ini malah popular karena pernah ditahan dalam penjara.

Mandela menjalani masa tahanan selama 27 tahun.

Selama masa penahanannya Nelson mengalami berbagai hukuman mulai dari budak pekerja dan tidak diperbolehkan berhubungan dengan dunia luar.

Mandela kemudian dibebaskan pada 1990 dan berhasil menghapuskan politik apartheid di Afrika Selatan melalui sebuah negoisasi.

Dia kemudian terpilih sebagai presiden Afrika Selatan periode 1994-1999, dan meninggalkan idealisme militansinya.

Dia banyak melakukan upaya rekonsiliasi dan membuat undang-undang serta peraturan untuk mencegah kemiskinan dan ketidakadilan di negerinya.

2. Syaikh Ahmad Yasin (tokoh Hamas)


Syekh Ahmad Yasin merupakan tokoh spiritual gerakan Hamas, pemimpin bagi pejuang dan rakyat Palestina melawan penjajah Zionis Israel.

Syaikh Ahmad Yasin usianya sudah uzur, kondisi tubuhnya lumpuh dari leher hingga ujung kaki.

Setiap hari harus menggunakan kursi roda, tapi beliau tetap berdakwah, memimpin dan membina umat, rakyat Palestina khususnya di Gaza.

Kondisi fisik tersebut akibat siksaan keji zionis Israel ketika dia berkali-kali dipenjara.

Ini sebagai akibat dari tindakannya menentang penjajahan terhadap tanah Palestina.

Beliau memiliki kemuliaan sehingga disegani dan dicintai kawan, ditakuti lawan dalam hal ini penjajah zionis Israel.

3. Rajab Tayyip Erdogan (Presiden Turki)


Awalnya Erdogan masuk dunia politik dan mulai terkenal dia menjadi Wali Kota Istanbul.

Kepemimpinannya di Istanbul menjadi bukti bahwa ia memang sanggup dan layak menjadi pemimpin yang baik.

Dia berhasil membangun prasarana dan jalur-jalur transportasi, pengadaan air bersih, penertiban bangunan, mengurangi kadar polusi dengan penanaman ribuan pohon di jalan-jalan kota, dan melarang segala praktik prostitusi.

Erdogan pernah dipenjara karena pernyataannya yang mengejutkan kaum sekuleris.

Dia pernah berkata "Menjadi sekuleris dan Muslim secara beriringan adalah berbahaya."

Kontan saja, para kaum sekuler memberikan peringatan kepada lembaga tinggi negara tentang ancaman yang bisa merongrong wibawa ideologi sekuler di Turki.

Tahun 1998, Erdogan akhirnya dipenjara selama 9 bulan karena dia dianggap menghianati asas Sekulerisme Turki.

Dalam waktu yang sama, justru Erdogan mendapat simpati dari rakyat karena karakternya yang berani menegakkan kebenaran.

Dan sekarang kalian tahu, Rajab Tayyip Erdogan telah menjadi Presiden Turki sejak 2014.

4. Ibnu Taimiyah


Ibnu Taimiyah adalah ulama besar yang merengkuk dalam penjara Mesir.

Baru saja dia bebas dari penjara, kemudian ditangkap lagi dan dipenjarakan yang kedua kalinya selama setengah tahun.

Baru beberapa hari keluar dari penjara yang kedua, ia ditangkap lagi dan dipenjarakan selama delapan bulan lamanya di Aleksandria.

Ini semua kerana fatwa beliau pula yang tidak sesuai dengan faham para ulama.

Keluar dari penjara Aleksandria, beliau malah dipanggil oleh Sultan Nashir Qalaun untuk memberikan fatwa di muka umum.

Ternyata hal ini dilakukan Sultan Nashir Qalaun karena senang terhadap sifat terus-terang dari Ibnu Taimiyah.

5. Ir Soekarno


Ir Soekarno sebelum menjadi presiden pertama RI dikenal sebagai orator ulung, ketajaman lisannnya dalam menentang penjajah juga dibarangi dengan kepiawaiannya dalam menulis.

Sejak usia muda, Soekarno aktif dalam gerakan melawan pemerintahan kolonila Belanda.

Ini membuat dirinya menjadi target penangkapan polisi Belanda.

Pada tanggal 29 Desember 1929, Soekarno ditahan untuk diadili.

Dia ditangkap di Yogyakarta ketika usianya baru berumur 28 Tahun

Dari balik tembok penjara, Soekarno menulis sebuah pledoi (Pidato pembelaan) yang diberi nama Indonesia Menggugat.

6. Nawal El Saadawi


Perempuan Mesir, menulis Memoar dari Perempuan Penjara.

Ia dipenjara sejak tahun 1981 oleh rezim Anwar Sadat.

Bayangkan, ia menulis dengan kertas toilet dan pensil alis di dalam penjara.

Nawal El Saadawi telah mendapatkan banyak penghargaan dan bahkan kisah hidupnya difilmkan. 


Sumber: TribunStyle.com |Editor : HZA | Merdekapost.com

Pilwako Sungai Penuh : Saatnya Cerdas, Jangan Jadikan Uang Sebagai Variabel Pertama

Pengamat dan pemerhati Kota Sungai Penuh Riswanto Bakhtiar (kiri) dan Defitra Eka Jaya (kanan)
Merdekapost.com - Pemilihan Walikota dan Wakil Kota Sungai Penuh merupakan sesuatu hal yang selalu menjadi sangat menarik untuk diikuti dan disaksikan. tensi politik menjelang 9 Desember 2020 meningkat drastis, isu-isu hangat mulai digaungkan untuk menarik simpati masa.

Meskipun baru-baru ini sempat 'istirahata' tertunda sejenak karena semua energi dan upaya dikerahkan untuk penanganan wabah Corona, namun memasuki masa-masa new normal terutama pasca KPU mengumumkan Pilkada tetap dilaksanakan di Bulan Desember 2020, maka perlahan suhu politik mulai meningkat dan kembali menjadi topik utama perbincangan baik ditingkat elit maupun akar rumput.

Pantauan media ini, para kandidat masih belum terlihat memberikan sesuatu hal yang unik dan menarik, masih belum terlihat nyata dipermukaan dan masih seperti biasa-biasa saja. meskipun pertemuan dan komunikasi tingkat elit terus dan gencar dilakukan.

Fenomena lama dan gaya politik money politik masih menjadi salah satu 'penyakit' yang mewarnai Kota Sungai penuh, masih banyak yang beranggapan bahwa siapa yang paling banyak finansialnya itulah yang akan menjadi pemenang Pilkada, Namun yang pasti, moneypolitik tidak dibenarkan dalam penentuan pemimpin di Kota Sungai Penuh lima tahun yang akan datang.

Apapun alasannya moneypolitik tidak mencerminkan politik yang mencerdaskan. begitu juga dengan out put atau hasil dari Pilkada nanti, jika money politic yang ditonjolkan maka pemimpin Sungai Penuh kedepan diragukan komitmen dan keseriusannya untuk mmajukan dan membangun Kota Sungai Penuh. Meskipun begitu bukan berarti finansial tidak dibutuhkan dalam politik.

Defitra Eka Jaya (DEJ) tokoh muda Sungai Penuh sekaligus pengusaha sukses di Jakarta yang selama ini aktif dan peduli dengan Tanah kelahirannya, menyikapi ini menyebutkan, “Sebelum turun ke politik finansial itu salah satu faktor penting. Namun jangan jadikan uang sebagai variabel pertama dalam menentukan dan memilih pemimpin Kota Sungai Penuh lima tahun kedepan di ,”ungkapnya.

Lanjut DEJ, " 9 Desember 2020 nanti merupakan sebuah momentun bagi Kota Sungai Penuh",

"Artinya, Kota Sungai Penuh sudah memasuki Pilwako untuk ketiga kalinya. Dua periode hampir berlalu dan sudah bisa dievaluasi hasil usaha dan kerja pemimpin, apakah sudah membawa kearah maju atau sebaliknya,”kata DEJ.

Sekali lagi, lanjut DEJ, moneypolitik tidak dibenarkan hingga saat ini. “Apapun alasannya moneypolitik tidak dibenarkan dan tidak mencerminkan suatu kecerdasan. Saat ini masyarakat harus cerdas memilih pemimpin,”Cetusnya.

Sementara itu, menurut Riswanto Bakhtiar Pengamat Politik Universitas Eka Sakti Sumatera Barat mengungkapkan, bahwa money politik dalam undang-undang pemilu legislatif dan kepala daerah termasuk pelanggaran pidana Pemilu.

“Apalagi pada saat kampanye, menjanjikan dan memberikan sesuatu dalam bentuk barang atau uang yang tujuannya untuk mempengaruhi pemilih agar memilih calon tertentu dan terbukti berdasarkan pemeriksaan laporan oleh tim Gakumdu, maka bisa dilimpahkan kasusnya ke kejaksaan diteruskan ke pengadilan, dan itu seringkali terjadi pada Pilkada-pilkada sebelum ini”ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa, ketika tahapan Pilkada dimulai banyak sekali ditemukan adanya pelanggaran-pelanggaran, namun terkadang prosesnya tidak dilanjutkan ketingkat selanjutnya.

“Memang kita tidak bisa memungkiri bahwa politik uang itu ada dalam setiap pemilihan, baik pemilihan legisilatif maupun Kepala daerah, namun tidak banyak yang diteruskan ke tingkat peradilan karena lemahnya alat bukti dan saksi,”ujar Riswanto.

Ditegaskannya, Terkait politik uang, itu sangat merusak tatanan demokrasi serta memiliki potensi menyalahi aturan perundang-undangan yang berlaku.

“Politik uang ini sangat merusak demokrasi yang kita laksanakan, karena setiap calon harus menyiapkan dana yang banyak untuk bisa meraih suara. Akibatnya ketika mereka sudah berada pada kursi kekuasaan, banyak yang melakukan KKN guna mengembalikan modal yang sudah terlalu besar untuk mencalonkan diri,”sebutnya. (hza)

Bupati Indah yang Cantik Ini Borong Hasil Panen Petani, Dibagikan Gratis ke Warga Dampak Virus Corona

Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani. (Foto: Instagram @Sahabatsurga)

MERDEKAPOST.COM - Pandemi virus corona hingga kini masih terus bertambah kasusnya terutama di Indonesia.

Tak hanya dari segi kesehatan, masyarakat juga terdampak perekonomiannya akibat pandemi virus corona.

Namun, di tengah pandemi ini ternyata sejumlah bantuan datang dari pemerintah baik pusat hingga daerah.

Hal ini tak lain bertujuan demi meringankan beban rakyat yang ekonominya semakin menjerit.

Diantaranya bantuan yang diberikan yakni berupa sembako untuk makanan sehari-hari.

Salah satu pejabat yang tergerak hatinya untuk terjun langsung membantu warganya di tengah kondisi virus corona ini yaitu bupati Luwu Utara.

Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani
menghadiri acara panen sayur di Dusun Karya Bakti,
Desa Cendana Putih, Luwu Utara, Sulsel.
Indah Putri membeli semua hasil panen warga dan kemudian membagikannya secara gratis kepada warga desa hal ini dibagikan melalui akun Instagram @sahabatsurga.

Indah Putri membagikan hasil panen secara gratis kepada warga desa, dengan cara berkeliling ke rumah-rumah warga.

Tak hanya sayur, bibit yang ia beli juga dibagikan secara cuma-cuma alias gratis. Warga pun terlihat senang bisa dikunjungi langsung orang nomor satu di Kabupaten Luwu Utara itu.

“Sayur yang kita panen hari ini, diberikan kepada seluruh masyarakat agar kita sama-sama merasakan manfaatnya,” kata Indah Putri Indriani di lokasi, Ahad (12/4/2020) lalu.

Ia pun mengajak warga desa yang lain bisa memanfaatkan aset yang dimiliki berupa pekarangan rumah dengan menanam berbagai jenis sayuran guna memenuhi kebutuhan rumah tangga.

“Meski tidak terlalu luas, tapi hasilnya bisa memberikan manfaat besar kepada keluarga. Selain memenuhi kebutuhan rumah tangga, juga bisa menambah penghasilan ekonomi dalam keluarga,” jelasnya. (ald)

Sumber : SRIPO.COM

PB HKK Nasional Lakukan Resuffle Jabatan Pengurus 2019-2024

Ketua umum HKK Nasional Irjen Pol Drs H. Syafril Nursal SH MH bersama Gubernur Jambi, Walikota, Kapolres Kerinci dan para pengurus HKKN pada saat Kegiatan Seminar dan Rakorwil Februari lalu. (doc/ist)
JAKARTA, MERDEKAPOST.COM – Pengurus Besar Himpunan Keluarga Kerinci (PB HKK) Nasional melakukan resuffle atau pergantian antar waktu pengurus untuk beberapa posisi ketua bidang di kepengurusan  masa Bhakti 2019- 2024

Resuffle atau pergantian antar waktu ini merupakan salah satu amanat Rakernas II tahun 2020 yang dituangkan dalam rekemondasi internal yaitu perlunya melakukan reshuffle (Penyegaran) atau Pergantian Antar Waktu terhadap Personalia pengurus yang Rangkap Jabatan dalam perjalanan roda organisasi selama 1 tahun berjalan.

Pergantian antar waktu (PAW) pengurus PB HKKN ini ditetapkan dengan keputusan Rakernas II HKK Nasional tahun 2020 Nomor : 081/KEP/HKKN/PAW/II/2020 tentang pergantian antar waktu jabatan pengurus besar HKK Nasional masa Bhakti 2019-2024.

Sekretaris Jenderal PB-HKKN Porseda Risman menyebutkan, Terdapat lima posisi ketua bidang di PB HKKN yang dilakukan pergantian antar waktu (PAW).

Pergantian ini terang Porseda, karena tokoh-tokoh yang sebelumnya duduk di posisi ketua Bidang PB HKKN tersebut telah mendapat amanah baru di kepengurusan HKKN Wilayah Provinsi masing- masing.

” Ya, ada lima ketua bidang yang di resuffle, penggantian ini karena mereka sudah rangkap jabatan, mereka telah mendapat kepercayaan sebagai ketua dan pengurus Wilayah Provinsi HKKN, jadi mereka fokus di PW HKKN Provinsi saja,” terang Porseda.

Kelima tokoh dan posisi yang dilakukan pergantian adalah :

H. Tafyani Kasim, sebelumnya menjabat sebagai Ketua Bidang Pengembangan Usaha danEkonomi, Jabatan baru terpilih untuk kedua kali sebagai Ketua Pengurus Wilayah HKK Nasional Sumatera Barat. Posisi Tafyani  sebagai Ketua Bidang Pengembangan Usaha dan Ekonomi PB HKKN diganti  oleh tokoh perantau Kerinci Ir.H. Amrunas Hadis,MM.

Laksmana Pertama DR, H. Nazali Lempo, SH,. MH sebelumnya Ketua Bidang Pengembangan Pendidikan dan Sumber daya Manusia, jabatan baru terpilih sebagai Ketua Pengurus Wilayah HKKN DKI Jakarta dan Sekitarnya (HKKN JS). Posisi Laksma Nazali Lempo diganti oleh pengusaha Nasional Ir. H. Havizal Rahman, MM .

Kombes. Pol. Drs. H. Herman Ismail, Sebelumnya sebagai Ketua Bidang Advokasi dan Hukum. Karena Menduduki jabatan baru terpilih sebagai Ketua Pengurus Wilayah HKK Nasional Provinsi Jambi maka jabatan di PB HKKN diganti oleh pengacara kondang Zulfikar M Rio, SH,. MH sebagai Ketua Bidang Advokasi dan Hukum.

Kombes. Pol (Purn) H. Sukman, SH, MH sebelumnya Ketua Bidang Pengembangan Pertanian dan Perkebunan Unggul. Karena menjabat menjadi Ketua Pengurus Wilayah HKK Nasional Provinsi Riau posisinya di PB HKKN diganti oleh DR. Joni Haryadi, M. Sc sebagai  Ketua Bidang Pertanian dan Perkebunan Unggulan.

Dan yang terakhir DR. Ir. Irman Idris, M. Eng, sebelumnya sebagai ketua Bidang Publikasi, Informasi, Komunikasi dan
Hubungan Masyarakat, mengundurkan diri dan aktif di Pengurus Wilayah HKK Nasional Provinsi Jawa Barat, posisinya diganti oleh H. Nuzran Joher, S.Ag, M.Si sebagai Ketua Bidang Publikasi, Informasi, komunikasi dan Hubungan Masyarakat

Sekjen HKKN Porseda Risman menambahkan, PAW ini merupakan mandat peserta Rakernas II kepada Ketua Umum PB HKK Nasional Irjen Pol Drs H. Syafril Nursal, SH, MH untuk melaksanakan proses Pergantian Antar Waktu (PAW) bagi pengurus yang ranggap jabatan.

Pergantian antar waktu ini dilaksanakan dengan pertimbangan agar tercipta konsentrasi kerja pengurus di semua tingkatan organisasi .

Sementara itu, ketua umum HKK Nasional Irjen Pol. Drs. Syafril Nursal, SH. MH, menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi tingginya atas pengabdian dan dedikasi kepada kelima tokoh HKKN tersebut.

” Saya ucapkan selamat dan semoga sukses menjalankan amanat baru sebagai ketua Pengurus Wilayah di Provinsi masing-masing  dan kepada nama- nama yang baru saja diangkat pada jabatan ketua bidang PB HKKN saya harap segera melaksanakan fungsi dan tugasnya masing-masing sesuai hasil Rakernas II dan program kerja tahun 2020 ini,” ujar ketum HKKN Irjen Pol Syafril Nursal. (HZA)

Belasan TKI dari Malaysia Bakal Dikarantina di Kayu Aro? Warga Menolak dan Geruduk Mes Pemkab Kerinci

Warga Kayu Aro, Kerinci, Jambi menolak rencana karantina TKI dari Malaysia di wilayah mereka. Warga ramai-ramai mendatangi Mess Pemkab Kerinci di Kayu Aro. (doc/ist)
Kerinci, Merdekapost.com – Belasan Tenaga Kerja Indonesia di Malaysia berdatangan ke Mes Pemkab Kerinci, Provinsi Jambi, di Kayu Aro, untuk dikarantina. Diduga, karantina ini terkait isu pandemik Covid 19 yang sedang terjadi saat ini.

Warga Kayu Aro, Kerinci, Jambi menolak karantina TKI dari Malaysia itu di wilayah mereka.
Warga ramai-ramai mendatangi Mes Pemkab Kerinci.

“Ini adalah aksi spontanitas warga menolak keras TKI dari Malaysia dikarantina di sini (Kayu Aro),” kata warga, Andarno, saat dihubungi Inilah Jambi, Sabtu malam 28 Maret 2020.

Aksi penolakan TKI Malaysia tersebut diikuti puluhan orang. Sementara sejumlah anggota polisi berjaga dan berusaha menenangkan warga.

Warga lainnya mengatakan, mereka menolak keras bila Kayu Aro dijadikan tempat karantina untuk TKI Malaysia. Ia mengungkapkan kekhawatiran masyarakat soal diduga terbawanya virus Corona.

“Yang jelas warga menolak keras kalau Kayu Aro dijadikan tempat karantina dan apapun namanya itu,” katanya.

Sementara itu, anggota DPRD Kabupaten Kerinci, Amrizal juga membenarkan hal tersebut. Warga, menurutnya, menolak keras kalau TKI dari Malaysia di karantina di Kayu Aro.

“Saya sendiri dengan masyarakat menolak keras kalau (Mes) dijadikan tempat karantina pak,” katanya dihadapan pihak kepolisian.

Informasi sementara ini, belasan TKI dari Malaysia itu datang ke Kayu Aro Kerinci melalui Sumatera Barat.

Kapolsek Kayu Aro, Iptu Dolizar membantah, bahwa Mes Pemkab Kerinci dijadikan tempat karantina TKI dari Malaysia. Menurutnya, tempat penampungan harus berdasarkan standar Operasional (SOP).

“Yang dari Malaysia tidak akan dibawa ke Mes. Itu hanya Miss komunikasi. Tadi sudah aku jelaskan, setelah itu mereka langsung bubar,” katanya. (ald)

Terpilih Sebagai Ketua Lembaga Adat, Darusamin DPT Akan Rangkul Seluruh Unsur di 4 Desa Sungai Liuk

Lembaga Adat 4 Desa Sungai Liuk
Pemangku Adat Tanah Baserau Tanah Baimbeo 4 Desa Sungai Liuk (doc/ags)
SUNGAIPENUH, MP - Para pemangku adat Tanah Baserau tanah Baimbeo 4 Desa Sungai Liuk Sabtu, (29/02/2020) menggelar pemilihan ketua lembaga adat yang baru yang dihadiri oleh unsur Pemuda, Anak Jantan, BPD dan Pemerintah Desa.

Bertempat di rumah adat perancang larik Narih Desa Sungai Liuk, Darusamin, Dpt terpilih menjadi Ketua lembaga adat Tanah baserau tanah baimbeo 4 Desa Sungai Liuk yang baru dengan sistem pemilihan suara terbanyak, Darusamin Dpt mendapat suara 44 sehigga dirinya Sah memimpin Lembaga adat ini 3 tahun kedepan periode 2020-2023 kemudian Sekretaris ditempati oleh Rahmatun , Mangku dan Bendahara Edi Salpandi, Rio.

Kepada Media ini Darusamin mengatakan, dengan terpilihnya menjadi ketua lembaga adat 4 Desa Sungai Liuk dirinya bertekad akan merangkul seluruh unsur baik dari anak jantan, anak betino, Pemuda, BPD, Pemerintah Desa untuk bekerja sama agar Adat di 4 Desa Sungai Liuk ini berfungsi bersama pemerintah merencanakan, mengarahkan, mensinergikan program pembangunan agar sesuai dengan tata nilai adat istiadat dan kebiasaan-kebiasaan yang berkembang dalam masyarakat demi terwujudnya keselarasan, keserasian, keseimbangan, keadilan dan kesejahteraan masyarakat.

"Terima kasih atas kepercayaan oleh para Depati, Rio, Mangku yang ada wilayah adat Tanah Baserau tanah Baimbeo 4 Desa Sungai Liuk ini, Insya Allah saya akan merangkul seluruh unsur, baik dari anak jantan, anak betino, Pemuda, BPD dan juga Pemerintah Desa agar Adat di 4 Desa ini hidup kembali ditengah masyarakat," imbuhnya.

Ketua Pemuda 4 Desa Sungai liuk Ori Saputra, yang tergabung dalam ikatan pemuda tanah baserau tanah bimbeo (IPTB 4 SL) yang hadir pada malam itu juga menyampaikan hal yang bernada yang sama.

Ori mengatakan, dengan terpilihnya Ketua Lembaga adat yang baru diharapkan akan membawa perubahan bagi 4 Desa Sungai Liuk, khususnya dalam mengajun arah para anak jantan dan anak betino, Pemuda, dan Pemerintah Desa dalam mengambil sebuah kebijakan.

"Semoga ayah Darusamin Dpt dan pengusur yang lain yang terpilih bisa mengemban amanah ini dengan baik, karena jabatan yang dipegang adalah Ketua Lembaga adat berarti sangat sakral, karena Kerinci dan Sungai Penuh dikenal masih menggenggam teguh adat istiadat setempat," ucapnya. (ags)

Terus Bergerak, Begini Gaya Blusukan Ala Ahmadi di Kumun Debai

Salah satu Kandidat Calon Walikota Sungai Penuh Ahmadi Zubir (AZ) terlihat saat bersenda gurau dan bercerita akrab dengan warga disalah satu warung kopi di Kumun. (ald)

SUNGAIPENUH, merdekapost.com - Ahmadi Zubir semakin hari semakin menunjukkan keseriusannya untuk mewujudkan Sungai Penuh Maju dan Berkeadilan pada 2020 ini.

Dukunganpun terlihat semakin mengalir dari hari kehari, tidak ada hari tanpa pergerakan, begitulah kira-kira motto Ahmadi Zubir dalam upaya mewujudkan niatnya untuk Sungai Penuh yang lebih baik lagi.

beberapa hari terakhir Ahmadi Zubir terlihat melakukan blusukan ke beberapa desa yang ada di Sungai Penuh disertai dengan pergerakan khasnya yaitu door to door dari rumah-kerumah. seperti terlihat kemarin sore Ahmadi sedang berbincang-bincang akrab dengan warga disalah satu warung kopi di Kumun.

Kepada merdekapost, Ahmadi menyebutkan, dirinya melakukan kunjungan-kunjungan kedesa-desa atau lebih dikenal dengan istilah blusukan ini memang dinilainya sangat mengena dan tepat dilakukan oleh seorang pemimpin.

Dikatakannya, "kunjungan-kunjungan atau blusukan seperti ini hal yang sudah biasa bagi Saya dan juga tim, kegiatan seperti ini sangat mengena dan tepat sasaran, kita bisa sambil bercerita-cerita dan ngopi-ngopi bareng, sehingga tidak ada jarak diantara kita dengan masyarakat". Ujar Ahmadi,.

Lanjutnya, "karena dengan bertemu langsung dengan warga masyarakat, mendengarkan secara lansung keluhan-keluhan dan persoalan yang mereka hadapi maka akan terjalin komunikasi dan hubungan emosional yang baik antara kita dengan warga". ujarnya.

"Saya bersama kawan-kawan tim akan terus melakukan kegiatan-kegiatan seperti ini". pungkas Ahmadi Zubir. (ald)

Gelar Rakorwil, HKKN Provinsi Jambi Resmikan Pengoperasian Mobil Ambulance

Ambulance HKKN Provinsi Jambi secara resmi dioperasikan, ketua HKKN Provinsi jambi mengucapkan Terima Kasih kepada H Murady Darmansjah Tokoh senior Kerinci di Jakarta. (ari)

KOTAJAMBI, Merdekapost.com -  Bertempat di Cafe Nirwana Kota Jambi Ketua HKKN provinsi Jambi Kombes Pol. Drs. Herman Ismail SH. MH, membuka Rakorwil Himpunan Keluarga Kerinci Provinsi Jambi Jum'at (7/2).

Rakorwil HKKN Provinsi Jambi mengusung tema "Meningkatkan soliditas dan Kebersamaan elemen warga Kerinci di Provinsi Jambi menuju peningkatan kualitas hidup dalam semua aspek kehidupan".

Rakorwil kali ini juga dihadiri oleh ketua HKKN kabupaten/kota se provinsi jambi dan para tokoh Kerinci yang ada di jambi untuk menerima masukan dan mendiskusikan terkait penyusunan program kerja HKKN provinsi Jambi kedepan. Ungkap Rendra Sekjen HKKN provinsi Jambi. 

"Rakorwil ini bertujuan untuk mensinergiskan dan meningkatkan kerja sama antar HKKN kabupaten/kota se Pronvisi Jambi  dalam meningkatkan soliditas dan kebersamaan warga Kerinci di perantauan khususnya di provinsi Jambi".

Selain itu, disamping agenda pokok. Rakorwil kali ini juga dijadikan moment peresmian mobil ambulance HKKN provinsi Jambi oleh ketua Kombes pol. Drs. Herman Ismail, SH.MH yang disaksikan tamu undangan.

Mobil ambulance ini merupakan hasil sumbangan dari tokoh senior Kerinci yakni H. Murady Darmansyah untuk HKKN provinsi Jambi.

Dikatakan oleh ketua HKKN Provinsi Jambi Kombes Pol. Herman Ismail,"kita sangat berterima kasih banyak kepada tokoh Kerinci Bapak H. Murady Darmansyah atas kemurahan hati beliau yang telah menyumbangkan mobil ambulance untuk kita dan kita bersyurkur sudah sekian lama mengupayakan adanya mobil ambulance dan pak Murady dengan senang hati membantu".

Dengan demikian tokoh Kerinci dan tamu undangan yang hadir mengapresiasi atas capaian tersebut dan merasa senang secara resmi mobil ambulance HKKN Provinsi Jambi di operasikan. (Ari)

Ahmadi Serius Bidik PPP, Targetkan 12 Kursi untuk Pilwako Sungai Penuh

Drs. Ahmadi Zubir, MM Bersama Waketum DPP PPP Pernita Darwis, Ketua Bapilu  Adril Elfani dan Tim Penjaringan Calon Kepala Daerah Partai PPP Provinsi Jambi (doc/064)
JAMBI, merdekapost - Salah satu Bakal Calon Walikota Sungai Penuh Drs. Ahmadi Zubir, MM kian gencar melakukan komunikasi politik dan menjalin hubungan baik dengan partai-partai yang diharapkannya bisa menjadi pengusungnya untuk maju pada Pilwako Sungai Penuh 2020 ini. 

Rabu, (05/02) kemarin Ahmadi Zubir (AZ) mengikuti Fit dan proper test yang dilaksanakan di kantor DPW PPP Provinsi Jambi.

Kepada merdekapost.com Ahmadi Zubir mengatakan setelah selesai mengikuti tahapan demi tahapan penjaringan dibeberapa partai politik, dirinya kian optimis menatap Pilwako Sungai Penuh 2020.

"Rabu kemaren saya telah selesai mengikuti Fit dan proper test di kantor DPW PPP Provinsi Jambi, Insya Allah Saya siap mengikuti seluruh mekanisme penjaringan yang telah ditentukan Partai, target saya 12 kursi, dan PPP punya 3 kursi di Sungai Penuh," ungkapnya.

Ahmadi Zubir bersama Wakil Ketua Umum PPP Pernita Darwis (doc/ist)
Ditambahkannya, "Saat mengikuti Fit and Propertest Saya diterima langsung oleh Ketua Bapilu, Pengurus dan Tim Penjaringan Calon Kepala Daerah, dan hadir salah satu pengurus DPP yakni Waketum Ibu Pernita Darwis".

Setelah Penjaringan Partai PPP Ahmadi juga akan melakukan koordinasi bersama partai lain, dirinya menargetkan 12 kursi di DPR untuk mengusung dirinya untuk maju di Pilwako Sungai Penuh September nanti.

Dijelaskannya lagi, "Selain PPP, Sebelumnya Saya sudah mengikuti Fit and Propertest di Partai Gerindra, PDIP, Saya menargetkan 12 Kursi untuk mengusung Saya di Pilwako nanti, Insya Allah dalam waktu dekat akan menyusul kegiatan serupa 'uji kelayakan' di Partai PAN dan Hanura, semoga berjalan dengan mulus," tegas Ahmadi. 

Baca Juga : Abdullah Sani Panggil Ahmadi Zubir, Inikah Sinyal Arah PDIP Kota Sungai Penuh Bakal Berlabuh ke Ahmadi?

Sementara itu, Ketua Tim Bapilu DPW PPP Adril Elfani, membenarkan bahwa saat ini PPP sedang melakukan uji kelayakan atau fit and propertest untuk para calon kepala daerah yang ingin maju menggunakan perahu PPP di beberapa daerah di Provinsi Jambi.

Disebutkannya, "Ini adalah salah satu mekanisme dalam menentukan siapa yang bakal kita usung, setelah proses fit and propertest, beberapa nama nantinya akan kita kirimkan ke DPP untuk mengikuti tahapan lebih lanjut hingga dikeluarkannya rekomendasi nantinya".

Baca JugaHardizal Sebut PDIP Keberatan Usung Fikar, Kemana Arah PDIP pada Pilwako Sungai Penuh?

Terkait Pilwako Sungai Penuh, Ketua DPC PPP Sungai Penuh, Andi Oktavian, SH, menyebutkan bahwa sejauh ini PPP Sungai Penuh belum menentukan arah dukungan, semua Calon masih berpeluang, mekanisme penjaringan dipartai PPP sedang berjalan. 

"untuk Pilwako Sungai Penuh, semua kandidat yang mendaftar di PPP memiliki peluang yang sama, kita lihat saja, proses sedang berlangsung, siapa diantara kandidat yang serius akan nampak nantinya setelah sampai di DPP". Ungkap Andi.

"siapa yang terbaik itulah yang akan diusung, karena kita menargetkan menang pada Pilwako Sungai Penuh, kita tidak mau tergesa-gesa dalam menentukan dukungan". Pungkas Andi Oktavian. 

Baca JugaTerus Mengalir, Basarudin; AZ Diyakini Mampu Rebut Hati Masyarakat Sungai Penuh

Pantauan media ini, selain Ahmadi Zubir, nampak hadir Pusri Amsi, dr. Meidrin Joni mengikuti Fit and properstes di DPW PPP Provinsi Jambi. (ald)  


Ahmadi Zubir usai melakukan Pit and Proper Tes di DPW PPP Jambi (doc/ald/merdekapost.com)

Harlah NU ke-94: Menjadi Modern Tanpa Kehilangan Tradisi


Menjadi Modern Tanpa Kehilangan Tradisi 

ESSAY Ust. Nurbani Yusuf

Ulama and the Struggle for Power within Islam and Politics in Indonesia —-Robin Bush. ***

Untuk menjadi modern, NU tak perlu mengubah pesantren menjadi universitas atau menanggalkan sarung dan kopyah dengan celana atau penthalon. Apalagi mengubah nderes kitab kuning dengan buku putih. NU telah menjadi sangat modern, meski dibanding dengan organisasi yang menyebut dirinya paling modern sekalipun. Sebab NU adalah kemodernan itu sendiri. Meminjam ciri kemodernan yang disebut Mc Leland : culture expansion, social mobilization dan growth economic oriented, maka NU punya semua itu tanpa kata kecuali. Pesantren dan masjid yang dikelola santri NU begitu memukau karena menjadi basis modernitas: pusat ekonomi, agen perubahan dan mobilisasi massa tanpa harus melepas identitas kulturalnya. Dari pesantren dan masjid itu pula lahir berbagai amal usaha modern semisal universitas, rumah sakit, sekolah boarding dan layanan umum lainya justru lahir dari sini. ***

Keunggulan lainnya adalah, Santri NU mau belajar dan selalu terbuka terhadap perubahan dan tidak membatasi diri pada gerakan eksklusif yang merasa paling modern, sehingga tak mau belajar. Menjadi jumud dan eksklusif. Kaku dan tertutup. Karena merasa modern. Akibatnya jelas: besar dalam tempurung. Santri NU adalah para mujahid yang ulet dan pekat dengan adab terhadap para guru. Kemodernan tak harus menggerus akhlaq dan adab yang tetap mereka junjung tinggi, inilah yang membanggakan, di saat yang lain justru hilang adab karena pengaruh modernitas, santri NU tampil cemerlang: memadukan modernitas dan kultural dalam satu bingkai. ***

Jika masih berpikir bahwa santri NU identik dengan sikap laku tradisional, kolot, kumuh atau kuno, maka bisa dipastikan bahwa Anda kurang piknik alias kurang ngopi atau kurang gaul atau Anda sendiri yang jumud. Besar di tempurung karena tak tahu di luar sana telah berubah. Baca Juga  Pandangan Paradoks dan Perilaku Kemunafikan Stigma bahwa pesantren itu kotor. Santrinya kudisan karena pemakaian air yang tidak steril atau sarung yang selalu dimaknai kuno juga perlu diluruskan. Mungkin itu benar untuk ukuran lima puluh atau seratus tahun lalu. Akan tetapi, tak relevan untuk mencandra NU saat sekarang. NU telah berubah siginifikan, bahkan lebih modern dari para pengamatnya. Nahdlatul Ulama and the Struggle for Power within Islam and Politics in Indonesia. Tradisi politik NU tidak melulu mengikuti textbook. Meminjam analogi Robin Bush (1999), NU pintar bermain dansa, sehingga susah dijerat atau dipaku pada posisi tertentu. Inilah kealpaan para pengamat terhadap santri NU. Jadi, jangan pernah abaikan peran dan kekuatan para santri NU. Apalagi hanya berbekal referensi kuno. ***

NU adalah kekuatan politik, sosial, budaya, ekonomi dan agama sekaligus. NU telah berubah tidak saja menjadi organisasi modern, tetapi juga menjadi pilar dan spiritualitas kebangsaan yang real tanpa meniadakan yang lain. Harlah NU—jutaan khatam Quran, jutaan shalawat semoga membawa negeri damai sentosa — Wallahu taala a’lam..

See - https://ibtimes.id/harlah-nu-ke-94-menjadi-modern-tanpa-kehilangan-tradisi/?fbclid=IwAR2NPVsX8fzzgomRSpqeE4YF3IYpiXw7TEfaPjLExyaeJHhZF3qnOG_exDw

Syafrial Mahasiswa IPB Asal Koto Iman Kerinci Terbaring Sakit, Berharap Dermawan Bantu Biaya Operasi


KERINCI, Merdekapost.com - Syafrial, Mahasiswa IPB (Institut Pertanian Bogor) Yang sedang kuliah jurusan Teknik Sipil Usia 21 tahun yang beralamat di Koto Iman, kecamatan Danau Kerinci, Kabupaten Kerinci. sedang menjalani tingkat akhir di bangku perkuliahan. Karena menderita penyakit ini, Syafrial harus mengambil cuti selama 1 semester. Syafrial menderita penyakit Obstruksi Usus dan Paru-Paru Sobek sejak tahun akhir tahun 2019 dan menjalani tindakan pengobatan Operasi.

Awalnya Syafrial mengalami Anemia selama kurang lebih 6 bulan. Karena tidak kunjung membaik, Syafrial memberanikan diri untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut dan akhirnya harus dilakukan tindakan operasi.

Kondisi sekarang Syafrial sedang di rawat di rumah sepupunya yang ada di Kota Padang-Sumatera Barat sehabis operasi. Syafrial harus melakukan operasi 2 kali lagi, Syaf harus dirawat di rumah dikarenakan biaya akan semakin mahal jika dirawat di Rumah Sakit.

Saat ini keluhan terberat yang Syafrial rasakan adalah jika tidak dalam posisi tidur maka akan sulit bernapas, tidak bisa BAB dan usus tersumbat. Harus segera dilakukan tindakan operasi sebanyak 3 kali agar penyakit ini tidak semakin parah. Jika tidak mendapatkan tindakan tersebut dalam waktu dekat akan berakibat fatal.

Saat ini total biaya yang dibutuhkan sebesar Rp 30.000.000, untuk rinciannya:

Dana digunakan untuk kebutuhan obat, rawat inap dll. BPJS digunakan tetapi tidak mengcover biaya keseluruhan karena operasi obstruksi usus harus dilakukan 3 kali dan perawatan lebih dari 6 bulan. Untuk berobat Syafrial mengandalkan biaya dari keluarga yang sangat minim.

Untuk itu, sangat besar harapan Kami untuk semua orang yang ingin menyumbangkan dana, melalui Rekening/Donasi :

0851183325 BNI (LYDIA MANISA)
5555-01-019129-53-8 BRI (ILHAM)

Link Donasi : https://kitabisa.com/campaign/bantusyafsehatlagi


"Kami keluarga besar Himpunan Mahasiswa Koto Iman dan Agung Sumatera Barat (HMKIA SUMBAR) ingin menggalang dana untuk biaya pengobatan teman kami, Syafrial".

"Bersama kita membantu Yg membutuhkan pertolongan. Semoga kebaikan saudara/i dibalas berkali lipat allah allah S.W.T. Aamiin..."

Reposted from @hmkia_sumbar

Hingga berita ini diturunkan sudah ada beberapa dermawan yang memberikan sumbangannya, akan tetapi belum diketahui berapa jumlahnya. dan sampai sejauh ini pihak Keluarga dan HMKIA Sumbar mengucapkan terima kasih kepada para dermawan yang telah ikut membantu meringankan beban keluarga Syafrial. (ald)

Nama Tokoh Kerinci ini Diabadikan Menjadi Nama Kampung, Apartemen, dan Stasiun LRT di Malaysia


PERANTAU asal Kerinci yang tinggal dan bekerja di luar negeri, terutama di Malaysia patut berbangga. Pasalnya, nama tokoh asal Kabupaten paling barat Provinsi Jambi ini, diabadikan sebagai nama sejumlah tempat penting di Malaysia.

Tokoh Kerinci tersebut adalah Haji Abdullah Hukum. Dia dianggap berjasa dalam perkembangan Malaysia, sehingga namanya menjadi nama sebuah kampung, apartemen, dan stasiun LRT (Kareta Api).

Berdasarkan catatan sejarah, Abdullah Hukum yang berasal dari Sungai Abu, Kecamatan Air Hangat Timur, Kabupaten Kerinci, pernah menjadi panglima perang di Kerajaan Selangor.

Abdullah Hukum, juga merupakan pendiri Kampung Nanas, yang menjadi salah satu kampung Melayu pertama di Kuala Lumpur.

Nama asal Haji Abdullah Hukum, adalah Muhammad Rukun dan kemudiannya digelar mengikut adat sebagai Arya Jaya. Haji Abdullah Hukum juga dikenali dengan gelaran anugerah sultan Datuk Dagang Di Anjuk.

Dia dilahirkan pada tahun 1835 dan kembali menghadap Ilahi pada sekitar tahun 1930-an. Ayahandanya bernama Sekancing, artinya “kunci pintu” dan bergelar Tuk Pangku. Namanya ditukar kepada Haji Abdul Rahim, semasa berada di Padang Arafah.

Ahli Lembaga Pengarah dan Pengurusi Biro Sosial Budaya Dunia Melayu Islam, Prof. Datuk Abdul Latiff, mengatakan Abdullah Hukum menjadi sosok yang berpengaruh dalam pembangunan Malaysia, khususnya Kuala Lumpur.

“Kami tidak ingin generasi muda sekarang melupakan jasa orang Kerinci dalam pembangunan Malaysia. Orang Kerinci adalah orang melayu. Kami tidak ingin menyebut orang Kerinci sebagai warga pendatang,” ujarnya.

Sejarah kampung ini berawal ketika Sultan Abdul Samad menghadiahkan sebidang tanah dengan luas seperempat hektare kepada Abdullah Hukum, atas penghargaan dan jasanya yang sudah berjasa membantu Sultan Selangor sebagai panglima perang, saat terjadinya peperangan Selangor dengan Pahang.

Haji Abdullah Hukum
Abdullah Hukum dikenal sebagai seorang yang alim dan taat beragama. Selain itu ia juga dikenal sebagai sosok yang sakti. Bahkan, menurut sejarah di Malaysia, tongkat Abdullah Hukum akan mengeluarkan asap, jika jarak musuh sudah mencapai 100 meter.

Selain mendapatkan hadiah tanah, Abdullah Hukum juga diberikan kuasa penuh untuk menyelesaikan semua persoalan yang terjadi di kawasan tersebut. sejak itulah Abdullah hukum menjadikan kawasan tersebut sebagai tempat tinggalnya.

“Di Kuala Lumpur saat itu, terdapat lima penghulu yang berasal dari lima suku bangsa. Satu diantaranya adalah Abdullah Hukum,” kata sesepuh asal Kerinci-Malaysia, Asril, Rabu (14/11) kemarin.

Abdullah Hukum sempat tinggal selama 85 tahun di Kualalumpur, yakni 24 tahun di bawah kepemimpinan Raja Melayu (1850-1874), dan selebihnya di bawah pemerintahan Inggris (1874-1935). Ia meninggal dunia pada usia 125 tahun, di Kampung Abdullah Hukum, Kuala Lumpur.

Nama Abdullah Hukum termasuk orang yang pertama kali membuka kawasan Kualalumpur. Dia menjadi ketua pembukaan kawasan Pudu (Bukit Bintang.red).

Dan membuka Kebun Bukit Nenas (Tempat berdirinya menara Kuala Lumpur), dan membuka kawasan Sungai Putih (Jalan Bangsar) yang hingga saat ini masih dipertahankan sebagai Kampung Abdullah Hukum.

Wilayah Abdullah Hukum mulai dari bagian selatan jalan bangsar, antara stasiun rapid KL Kelana Jaya dan Sungai Klang (Temasuk kawasan megamall). Bahkan, hingga saat ini salah satu jalan di Kualalumpur, masih menggunakan nama beliau, yakni jalan Abdullah Hukum. (ald)

Editor : Heri Zaldi Alwi

Berlanjut, Kritik Keras atas Syukuran Dewan Koto Baru yang Diduga Jadi Ajang Kampanye Terselubung, Dovi; Unsur Pelanggarannya Cukup Kuat, Ada Apa dengan Panwaslu ?

DIPROTES : Acara syukuran adat Sembilan Luhah Koto Baru yang diduga jadi ajang Kampanye terselubung salah satu kandidat, Baleho-baleho berukuran besar terpampang di Lokasi acara yang merupakan Kantor Camat Kota Baru dan tampak mayoritas yang hadir adalah para ASN berpakaian dinas. (ald)

Sungai Penuh, MP - Syukuran atas terpilihnya Empat Anggota DPRD yang berasal dari wilayah Kecamatan Kota Baru diLembaga Legislatif Kota SUngai Penuh, yang dilaksanakan di halaman Kantor Camat Koto Baru, Selasa, (21/01) kemarin, yang diprakarsai oleh lembaga adat setempat mendapat sorotan keras dari berbagai elemen masyarakat, Pemuda dan mahasiswa Koto Baru terutama yang berada diluar daerah.

Masalahnya berawal karena Acara yang semula bertajuk Syukuran atas terpilihnya 4 Anak Jantan Sembilan Luhah Koto Baru di DPRD Sungai Penuh itu diduga kuat hanya menjadi ajang 'kampanye terselubung' bagi salah satu Bakal Calon Walikota dan Calon Gubernur Jambi karena yang terpampang menjadi latar utama adalah Baliho-baliho berukuran besar Calon Walikota Sungai Penuh dan Calon Gubernur itu.

Terkait kegiatan tersebut, salah seorang aktivis mahasiswa Asal Koto Baru, via telepon selulernya, Dia menyampaikan bahwa, "Jika benar kegiatan syukuran ini murni syukuran adat Anak Jantan 9 Luhah Koto Baru, Kenapa ada baleho-baleho, sangat tidak etis rasanya ada Baliho dihalaman Kantor Camat". Ujar Weri.

"Kemudian, lanjutnya, dilihat dari yang hadir pada acara itu adalah para Pejabat dan ASN dilingkup Pemkot Sungai Penuh, berbaju Dinas lengkap, apakah ini bukan pelanggaran namanya?" Ujarnya lagi.

"Pihak terkait, Panwaslu harus turun lakukan pengawasan, hendaknya ini bisa menjadi peringatan atau upaya pencegahan dini, agar memberikan efek jera bagi yang lain, Tolong Catat ini!". Tegasnya.

Sementara itu, salah seorang aktivis lainnya menyatakan, "Saya pikir unsur pelanggarannya cukup kuat, Ada apa dengan Panwaslu terkhusus Panwascam Koto Baru, Mari konsisten menjalankan amanah, hukum jangan tumpul keatas" Ungkap Dovi Eka Wiranata.

Kemudian, Salah seorang putra Koto Baru, Septa Dinata, dirinya juga merasa turut prihatin, disebutkannya, "Tidak dapat dipungkiri lagi, Acara tersebut diduga kuat adalah ajang kampanye terselubung dan sangat kental nuansa politisnya, ada baliho pak AJB Selaku Bakal Calon Gubernur Jambi dan Fikar Azami sebagai Calon Walikota Sungai Penuh, dan ironisnya, malah tidak ada Baleho dari Anak Jantan Koto Baru selaku pelaksana syukuran". Ujar Septa Dinata yang saat ini adalah Salah satu Aktivis yang menjadi peneliti di Universitas Paramadina Jakarta.

Dilanjutkannya, "jelas kami mengkritik keras kegiatan tersebut, tolong jangan 'menjual' masyarakat untuk kepentingan sesaat, karena dilaksanakannya acara ini hanya diprakarsai oleh oknum yang mengatasnamakan lembaga adat, begitu pula dari pantauan kami yang hadir-pun hanya segelintir saja dari orang adat (tuo tau) atau masyarakat setempat, malah didominasi oleh para ASN dan Pejabat". harapnya.

Baca Juga : Diprotes, Syukuran Anggota DPRD Koto Baru Diduga Ajang Kampanye Terselubung

Kritik dan protes keras juga terlihat di halaman Facebook pasca diunggahnya berita oleh Humas Pemkot terkait acara syukuran ini, sebagaimana dituliskan oleh beberapa akun di bawah ini;

"Katanya tidak bermuatan politis, kenapa ada Baleho dan dukung mendukung". Ujar salah satu akun Facebook.

"Terimakasih anak jantan dari tanah kampung,,,yang telah bersedia menhadiri acara makan bersama dan diselingi acara rentak kudo Manao nyu baliho anak janteng 9 luhah sdiek nampoak... Saya juga mengucapkan selamat kepada anak janteng 9 luhah yang di Lantik jd angonta DPRD sungai penuh semoga selamat d AKHIRAT nanti nya,,, karena tujuan kita bukan dunia tapi AKHiRAT" tulis akun Facebook Weri Pratama.

"Boloeh adio baliho kampanye kik kantor camat utih ?" tulis akun Bayu Setia Mahardika.

Demikian pula akun Facebook Tomi Candra menuliskan, "Dikatao usie budiek dingan megie skou ,anak batinao sadou panakoa diuriuh,lah jaduy gandiek mikie jabatan... Uhoa ngangkank nyou untuk nguruh negrui idiek uhoa nyuhuh nyou nguruh baleho ajb dgn fikar,mintak knou kutaoklah nyou".

"Syukuran utk anak jantan tapi selamatan utk pilwako kasian Anak Btn kitao lah payaah". tulis akun Fabil Fariq Ahmad.

(ald)

Sekjen PB-PMII Lantik Pengurus PKC PMII dan KOPRI Provinsi Jambi


JAMBI, MP - Bertempat di Asrama Haji Jambi dilaksanakan, Jumat (17/01) dilaksanakan Pelantikan dan pengambilan sumpah pengurus PKC-PMII Provinsi Jambi, oleh sekjend PB PMII sekaligus Rapat Kerja Daerah.

Hengki Tornado dilantik Selaku Ketua PKC PMII Provinsi Jambi dan Siti Rahmawati sebagai Ketua Koorcab KOPRI Masa Khidmat 2019-2021.

Hengki Tornado, usai dilantik menyebutkan bahwa dirinya sangat berterima kasih atas kepercayaan dan amanah yang diberikan. "Insya Allah saya akan jalankan amanah ini, dukungan dari sahabat semua akan menentukan sukses tidaknya langkah kita kedepan". Ujarnya singkat.

Selain itu, ucapan selamat mengalir dari berbagai elemen, baik rekan-rekan seperjuangan maupun dari kolega dan para sahabat. dan tidak ketinggalan dari Salah seorang Senior Anggota DPR-RI Sofyan Ali, S.Ag, SH, M.Pd, atau biasa disebut SA, "Selamat dan semoga sukses" tulis SA di akun FB-nya.

"Selamat dan Sukses atas pelantikan Pengurus Koordinator Cabang PMII Provinsi Jambi sekaligus Rapat Kerja Daerah. Semoga amanah terhadap tanggung jawab yang dipegang dan melahirkan program-program yang luar biasa". Tulis akun lainnya. (hza)

Relawan Pencari Almughonni Dikabarkan Ikut Tersesat selama Tiga Hari di Hutan Danau Kaco


KERINCI, MP - Tiga orang warga Desa Pondok Tinggi Kota Sungai Penuh yang ikut mencari Ikhsan Al Mughoni (AL), dikabarkan tersesat di hutan Danau Kaco selama tiga hari.

Berdasarkan informasi yang didapat Media ini, ada tiga orang Relawan pencari Al yang hilang beberapa pekan lalu juga ikut hilang selama tiga hari di kawasan Hutan Danau Kaco Lekuk Lima Puluh Tumbi.

Hal ini diketahui dari Eka (38) warga Pondok Tinggi, kepada wartawan Senin (13/1/2020) mengatakan, bahwa ada tiga orang warga Pondok Tinggi yang ikut mencari Al, juga  tersesat di Danau Kaco selama tiga hari.

Menurut keterangan Eka, Alahmadulillah. saat ini ketiga Relawan yang tersesat tersebut kini sudah ditemukan dan sudah dijemput oleh tim Negroi siang tadi” ungkap Eka.

Sejauh ini, hingga berita ini diturunkan, ketiga warga yang sempat tersesat tersebut belum berhasil dikonfirmasi. (ald)

Hari Ini Terakhir, Tim SAR Gabungan Hentikan Operasi Pencarian Almughonni

Upaya pencarian Ikhsan Al Mughoni (17) yang hilang saat perjalanan pulang dari Lokasi Wisata Danau Kaco Lempur, Kecamatan Gunung Raya, Kabupaten Kerinci, sejak Rabu (01/01) hingga hari ke-10 sesuai SOP Tim SAR resmi dihentikan. (doc/mp)

KERINCI, MP – Upaya pencarian Ikhsan Al Mughoni (17) yang hilang saat perjalanan pulang dari Lokasi Wisata Danau Kaco Lempur, Kecamatan Gunung Raya, Kabupaten Kerinci, sejak Rabu (01/01), hingga hari ke sepuluh pencarian oleh tim SAR gabungan belum juga membuahkan hasil, Sabtu (11/01/2020).

Tim gabungan yang terdiri dari Tim POS SAR Kerinci, Kepolisian, Kodim 0417/Kerinci, BPBD, Damkar, Tagana Kabupaten Kerinci dan Kota Sungaipenuh, Komunitas Pecinta Alam, RAPI dibantu Warga serta relawan hingga hari ke sepuluh telah melakukan pencarian korban Al Mughonni.

Koordinator Pos SAR Kerinci, Nurhasni mengatakan selama sepuluh hari pencarian Tim SAR Gabungan sudah melakukan berbagai upaya penyisiran secara merata, tetapi belum membuahkan hasil.

Baca Juga : Hari Ke-10, Almughoni Belum Juga Ditemukan

“Selama 10 hari sudah kita melakukan operasi SAR, kita sudah melakukan berbagai upaya penyisiran secara merata terutama di tempat dan tanda-tanda yang dicurigai, tapi hasilnya masih nihil,” ucap Nurhasni.


Ditambahkannya, setelah dilakukan koordinasi dengan instansi dan berbagai pihak-pihak yang aktif terlibat dalam operasi ini, maka mulai hari ini operasi pencarian atas korban hilang Ihsan Almughoni ini dinyatakan dihentikan.

“Meskipun operasi ini telah dihentikan, tetapi dari pihak keluarga dan masyarakat setempat akan terus melakukan pencarian sampai batas waktu yang tidak bisa ditentukan,” tuturnya.

Untuk diketahui sesuai SOP Tim SAR proses pencarian dilakukan pada 7 (tujuh) hari, namun kemarin karena ditemukan petunjuk dan tanda-tanda baru, maka ditambah 3 (tiga) hari, dan hari ini telah berakhir dan genap 10 hari pencarian dan dinyatakan ditutup. (ald/hza)

Baca Juga : Viral, Status Instagram Almughonni Aktif? Semoga Ini Jadi Petunjuk Baru

Peduli Almughoni, GEMA Al Haris Serahkan Bantuan Logistik ke Posko Pencarian di Lempur

Direktur Logistik GEMA Deka Afriawan serahkan bantuan Logistik yang diterima oleh relawan di Posko Pencarian Almughonni di Lempur. (doc/mp)

KERINCI, MP - Memasuki hari ke-11 hilangnya Ihsan Almughoni di kawasan wisata Danau Kaco hutan Lempur Lekuk lima puluh tumbi semakin mengundang rasa prihatin dan kepedulian dari berbagai kalangan.

Kali ini, GEMA (Gerakan Millenial Alharis) Kerinci - Sungai Penuh serahkan bantuan untuk membantu logistik di Posko Pencarian di Lempur.

Bantuan diserahkan oleh Direktur Logistik GEMA Deka Afriawan dan diterima oleh Dina Firmanasari selaku relawan di Posko Pencarian.

Disampaikan Deka, Penyerahan bantuan ini adalah sebagai bentuk kepedulian terhadap Sahabat Al Mughoni yang telah dinyatakan hilang sejak 1 Januari 2020.

Disampaikannya, "semoga bantuan yang tidak seberapa banyak ini bisa bermanfaat, harapan kita semua tentu saja semoga Al dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat, Salam dari Bang Haris untuk kita semua terutama keluarga besar Almughonni, semoga selalu sabar menghadapi musibah ini". Ujar Deka.

Dina sebagai penerima bantuan tersebut mengungkapkan sangat berterima kasih atas adanya bantuan dan kepedulian dari Millenial Alharis.

"Terima kasih banyak kepada kawan-kawan millenial yang telah berpartisipasi dan peduli dengan sahabat Almughoni". Ujar Dina.

Dilanjutkannya, "Selanjutnya disampaikannya bahwa meskipun proses pencarian oleh Tim akan berakhir sebagaimana jadwal sesuai SOP, namun dari masyarakat Lempur upaya pencarian masih akan tetap dilakukan selagi logistik untuk proses tersebut masih tersedia". Kata Dina. (hza)

Kompak, Komisi V DPR RI, SA, HBA dan HB Tinjau Langsung Pelabuhan Ujung Jabung

Komisi V DPR RI Sofyan Ali, HBA dan H Bakri saat meninjau Pelabuhan Ujung Jabung, Sabtu 4/1
JAMBI, MP - Sabtu 04/01 anggota Komisi V DPR-RI meninjau langsung lokasi pelabuhan Ujung Jabung dan Jembatan Sungai Rambut di Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Terlihat Anggota DPRD Provinsi Jambi, SKPD Terkait juga ikut dalam kunjungan tersebut.

Salah seorang anggota Komisi V DPR-RI Sofyan Ali, Kepada koran ini membenarkan bahwa dirinya bersama anggota Komisi V lainnya dalam minggu terakhir memang sedang melaksankan reses ke berbagai daerah di Dapil Provinsi Jambi.

"Iya, Kita hari ini meninjau Pelabuhan Ujung Jabung bersama HBA dan H Bakri" Ujar Sofyan.

"Kita ingin melihat perkembangan dari Pembangunan Pelabuhan di wilayah Timur Provinsi Jambi ini, insya Allah akan kita perjuangkann  bersama-sama nantinya di Senayan". Pungkas SA. (her)

Sofyan Ali, H. Bakri dan H. Hasan Basri Agus (HBA) Anggota Komisi V DPR RI

Gayung Bersambut, Setelah Tokoh Adat Sungai Liuk, Giliran Tokoh Adat Sembilan Luhah Koto Baru Nyatakan Sikap Dukung Ahmadi

Duduk Bersama Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat dan Pemuda Sembilan Luhah Enam Desa Koto Baru di kediaman Ahmadi Zubir baru-baru ini. (mpc/064)
Buzarman, Dpt ; Koto Baru dan Sungai Liuk adalah Satu, Ahmadi Zubir Anak Jantan Kito

SUNGAIPENUH, MP
 - Setelah Pemuka Adat dan Tokoh masyarakat Tanah Baserau Tanah Baimbeo Depati Awal Depati Janggut 4 desa SungaiLiuk menyatakan kesepakatannya meminta Ahmadi Zubir (AZ) untuk maju pada Pilwako Sungai Penuh 2020, kali ini giliran para Tokoh Pemuka adat sembilan lurah enam desa Koto Baru menyatakan dukungannya dan berikrar siap untuk memenangkannya.


Hal ini disampaikan oleh Tokoh Adat dan Tokoh masyarakat 6 Desa Koto Baru saat duduk bersama yang dilaksanakan pada hari Selasa,10/12 lalu. yang mana didalam hasil duduk bersama tersebut dihasilkan beberapa kesepakatan yang intinya bahwa Koto Baru dengan Sungai Liuk adalah satu dan tidak dapat dipisahkan. jika anak jantan Sungai Liuk Maju pada Pemilihan Walikota Sungai Penuh 2020 maka wajib hukumnya bagi anak jantan anak batino di 9 lurah koto baru untuk mendukung dan membantu memenangkannya,dan begitu pula sebaliknya.


Sebagaimana Disampaikan oleh Salah seorang tokoh Adat dan tokoh masyarakat Koto Baru, H.Buzarman, Dpt, kepada Media ini, "Kami sangat berbangga karena salah seorang anak jantan kito,yaitu Pak Ahmadi Zubir sudah menyatakan kesiapannya untuk maju pada Pilwako kali ini", ungkap Buzarman.


"kami sangat bersyukur karena pada malam ini sudah disepakati oleh para tokoh dan pemangku adat 9 luhah 6 desa Koto Baru untuk mendukung penuh pencalonan Ahmadi Zubir pada Pilwako kali ini". ujarnya lagi.


Ditegaskan lagi oleh Buzarman, "Sembilan Luhah Enam Desa Koto Baru dan Tanah Baserau Tanah Baimbeo Empat Sungai Liuk adalah satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan, Koto Baru tidak ada artinya tanpa Sungai Liuk dan begitu pula sebaliknya, jadi, sudah suatu keharusan bagi kita untuk saling mendukung antara satu dan lainnya". Tegas Buzarman DPt yang merupakan mantan Cawawako 2015 yang saat itu berpasangan dengan Fery Satria.


Kemudian, salah seorang Pemuka adat dan tokoh masyarakat sembilan luhah koto Baru, H. Ulil Amri Mangku menegaskan bahwa para pemangku adat akan mengarahkan anak jantan anak Batino untuk mendukung dan memilih AZ.


"Kami siap mengarahkan anak jantan anak batino untuk mendukung dan memilih AZ". ungkapnya.


"Duliu kitao samu-samu berjuang mendukung anak jantea kitao Patai Buzar, minin maih samu-samu pulao kitao mendukung anak jantea kitao Ahmadi Zubir". Tegas H.Ulil Amri Mangku.


Sementara itu, Ahmadi Zubir, dalam sambutan singkatnya menyampaikan ucapan terima kasih dan rasa bangganya karena para pemangku adat dan tokoh masyarakat Koto Baru telah membuat kesepakatan dan memberikan kepercayaan kepadanya untuk Maju pada Pilwako Sungai Penuh 2020 ini.

Disampaikannya, "Pertama sekali Saya sangat berterima kasih dan merasa sangat berbangga dengan ketulusan serta kejernihan hati para pemangku adat dan tokoh masyarakat sembilan luhah enam desa Koto Baru yang telah menyatakan sikap dan dukungan untuk saya maju pada Pilwako kali ini". Ungkap AZ terharu.


"Saya sangat terkesan, karena niat saya untuk maju mendapat dukungan penuh dari para tokoh dan uhea adiak, tuo tau  (pemangku adat) di sembilan luhah enam desa Koto Baru, ini adalah modal utama sekaligus motivasi bagi kita semua untuk melangkah kedepan". Ujar AZ bersemangat.


Kemudian, lanjut AZ, "Dukungan ini sekaligus menambah dukungan yang sebelumnya dari para Pemangku Adat dan tokoh masyarakat Tanah Baserau Tanah Baimbeo Depati Awal Depati Janggut 4 Desa Sungai Liuk". ujarnya.


Ditambahkannya, "Saya menyatakan maju pada Pilwako kali ini adalah untuk kepentingan kita bersama, Kota Sungai Penuh butuh perubahan dan pemerataan pembangunan, untuk itu saya berharap marilah kita sama-sama menyatukan tekad berjuang untuk mewujudkan Kota Sungai Penuh yang Maju dan Berkeadilan dalam pembangunan". Pungkas Ahmadi. (ald)

Ternyata, Ini yang Membuat Ahmadi Zubir Semakin Optimis Maju pada Pilwako 2020

Tokoh Masyarakat, Adat, Alim Ulama dan Pemuda 4 Desa Sungai Liuk
saat Duduk Bersama beberapa Waktu yang lalu. (doc/mpc)
Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat dan Pemuda Tanah Baserau Tanah Baimbeo 4 Desa Sungai Liuk Telah Sepakat 'Dorong' Ahmadi Zubir Maju pada Pilwako 2020"

AZ : "Ini adalah Dukungan yang Sangat Penting, Ini Modal awal bagi Saya dan Karena Dukungan Inilah Semakin Mempertegas Niat Saya untuk Melangkah Menuju Pilwako Sungai Penuh 2020"


SUNGAIPENUH, MP - Tokoh Masyarakat, alim ulama, pemuda dan Tokoh Adat Tanah Baserau Tanah Baimbeo Depati Awal Depati Janggut 4 Desa Sungai Liuk Pesisir Bukit Kota Sungai Penuh ternyata telah menggelar duduk bersama yang dilaksanakan pada Jum'at malam, 06/12 lalu.

Dalam duduk bersama yang dihadiri oleh tokoh masyarakat, para Depati, Mangku, Rio, anak Jantan dan alim ulama serta tokoh Pemuda 4 Desa Sungai Liuk itu ternyata telah disepakati beberapa hal penting yang intinya meminta Anak Jantan Depati Awal Depati Janggut Drs. Ahmadi Zubir, MM agar maju mencalonkan diri pada Pilwako Sungai Penuh yang bakal digelar tahun 2020 ini.

Kepada media ini Dijelaskan oleh salah seorang Tokoh Adat, Sijapuri, S.Pd gelar Depati Mudo didampingi Nasrun, DPt (Depati Awal), Basir, Dpt (Depati Janggut), Rafles Mangku dan Burman Mangku, Dua Lurah Edi Salpandi Rio dan Brahman Rio, bahwa setelah duduk bersama dengan segala pertimbangan maka ada 3 hal penting yang disepakati, pertama, meminta kepada Anak Jantan Depati Awal Depati Janggut yaitu Drs. Ahmadi Zubir, MM agar mau maju mencalonkan diri pada Pilwako Sungai Penuh tahun 2020.

Kemudian dilanjutkannya,"Poin kedua, Kami Para Tokoh masyarakat, Pemuda dan para Pemangku Adat bertanggung jawab untuk mengkondisikan anak jantan anak batino kami diwilayah masing-masing, untuk mendukung dan memenangkan Anak jantan kami yaitu Ahmadi Zubir (AZ)", jelasnya.

Kemudian, lanjutnya lagi, "keinginan dan tekad masyarakat untuk menjadikan putra terbaik dari Anak Jantan Depati Awal Depati Janggut Tanah Baserau Tanah Baimbeo untuk menjadi Walikota Sungai Penuh itu sudah sejak lama tertanam dihati kami, oleh karena itu untuk Pilwako kali ini, bagi kami tidak ada pilihan lain selain Ahmadi Zubir !", tegas Sijapuri gelar Depati Mudo.

Hal senada juga diungkapkan oleh salah seorang Tokoh Masyarakat dan Ulama Setempat, H. Alwi Lamid, S.PdI, menurutnya, "Sudah menjadi hal yang wajar dan suatu keharusan bagi masyarakat 4 Desa Sungai Liuk untuk mendukung penuh Drs. Ahmadi Zubir untuk maju pada Pilwako 2020 nanti. Kami tidak akan mungkin membiarkannya berjuang sendirian, kami akan berusaha membantu semaksimal mungkin". Ujarnya.

"mari kita satukan tekad, bersama-sama kita wujudkan Kota Sungai Penuh yang lebih baik lagi, maju dan pembangunan merata keseluruh pelosok desa, tanpa ada ketimpangan-ketimpangan". Tegas H.Alwi Lamid.

Dilanjutkannya,"Kami menghimbau terutama kepada seluruh masyarakat 4 Desa Sungai Liuk untuk bahu membahu membantu dalam proses pencalonan Ahmadi Zubir kali ini, mari sama-sama kita do'akan agar langkah, perjuangan untuk mencapai cita-cita kita bersama ini dimudahkan oleh Allah". Pintanya.

Sementara itu, Ahmadi Zubir, kepada Merdekapost.com menyampaikan bahwa dirinya beserta keluarga besarnya sangat terharu dan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada tokoh masyarakat, alim ulama, tuo tau atau ninik mamak para pemangku adat, tokoh pemuda 4 Desa yang telah membuat kesepakatan dan memberikan amanah kepada dirinya untuk Maju mencalonkan diri pada Pilwako Sungai Penuh kali ini.

Dikatakannya, "Saya sangat terharu dan berterima kasih sekali kepada tokoh adat, tokoh masyarakat, alim ulama serta Pemuda 4 Desa Sungai Liuk yang telah menggelar duduk bersama dan membuat kesepakatan yang pada intinya mempercayakan dan memberikan amanah kepada Saya untuk maju pada Pilwako kali ini".

"dukungan ini sangat penting dan sangat berarti bagi Saya, dengan dukungan dan kesepakatan ini maka semakin mempertegas niat saya untuk maju sebagai Calon Walikota pada Pilwako Sungai Penuh tahun 2020 ini". Tegas Ahmadi.

Dilanjutkannya,"Pilwako 2010 lalu merupakan pengalaman yang sangat berharga, kita sudah menang di putaran pertama (aturan lama masih dua putaran), namun diputaran kedua kita tertinggal meskipun tipis, hendaknya itu menjadi pelajaran bagi kita semua untuk melangkah kedepan", Ujar Ahmadi kembali mengingatkan.

"Mohon bantu Saya untuk mewujudkan cita-cita yang selama ini sama-sama kita harapkan yaitu Kota Sungai Penuh yang Maju Berkeadilan, dengan pemerataan pembangunan tanpa pilih kasih dan merata keseluruh penjuru kota yang kita cintai ini". Ungkap Ahmadi bercampur rasa haru.

"Insya Allah, akau siap menjalankan amanah yang kayao-kayao sepakati dan sampaikan tadeah, akau sudeah siap untuk bertarung secara sportif (red. Saya siap menjalankan amanah yang sudah bapak-bapak sampaikan tadi, saya sudah siap untuk bertarung secara sportif), Mudah-mudahan selain dukungan penting dari bapak-bapak ini, dukungan yang lain akan terus mengalir seiring dengan berjalannya proses dan tahapan Pilwako kali ini". Pungkas AZ. (ald/064)

Copyright © MERDEKAPOST.COM. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs