Pasca Viral di Medsos Keluhan Warga tentang Pelayanan, Ini Klarifikasi Dinkes dan Manajemen RSUD M.H.A. Thalib

SUNGAI PENUH - Menyikapi viralnya keluhan masyarakat terkait pelayanan poli di RSUD M.H.A. Thalib, pihak Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh bersama manajemen rumah sakit memberikan klarifikasi resmi mengenai mekanisme pelayanan yang berlaku.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh, Gunardi, menjelaskan bahwa sistem pelayanan poli telah berjalan sesuai prosedur dan mekanisme pendaftaran yang ditetapkan.

Menurutnya, untuk pelayanan poli spesialis, pasien diwajibkan melakukan pendaftaran secara online terlebih dahulu melalui aplikasi Mobile JKN. Kuota pelayanan setiap harinya dibatasi sekitar 30 hingga 40 pasien.

“Untuk kondisi emergency atau darurat, pasien bisa langsung dilayani melalui IGD. Namun untuk rujukan biasa memang harus menunggu jadwal dokter spesialis. Setiap hari Jumat, poli spesialis tutup. Pendaftaran online dilakukan melalui aplikasi Mobile JKN,” ujarnya.

Baca Juga: Viral di Medsos, Konten Kreator Kerinci Keluhkan Pelayanan RSUD Mayjen H.A. Thalib Sungai Penuh

Dinas Kesehatan mengimbau masyarakat agar memahami alur pelayanan, termasuk jadwal praktik dokter serta sistem antrean, guna menghindari kesalahpahaman di lapangan.

Sementara itu, Direktur RSUD M.H.A. Thalib, Debi, saat dikonfirmasi Jumat (20/2/2026), menegaskan bahwa pendaftaran poli sepenuhnya dilakukan melalui aplikasi Mobile JKN, layanan resmi dari BPJS Kesehatan. Melalui aplikasi tersebut, peserta JKN dapat mendaftar dari mana saja dan memilih jadwal pelayanan sesuai ketersediaan kuota.

“Petugas di lobi telah menyampaikan bahwa kuota untuk besok hingga hari Senin sudah penuh, sementara untuk hari Selasa masih tersedia. Namun pihak keluarga pasien meminta dijadwalkan besok juga. Kami sudah menjelaskan, jika ingin tetap besok, harus menunggu hingga pukul 11.00 WIB. Apabila ada pasien yang batal karena batas check-in Mobile JKN sampai pukul 11.00 WIB, maka berkas pasien manual bisa kami naikkan,” terang Debi.

Pilihan Redaksi:

Bakteri Jadi Penyebab Ratusan Siswa Keracunan MBG di Muaro Jambi, GMNI : Tindak Tegas SPPG Sengeti!

Tinjau Ruang Belajar SMPN 2 Pasca Terbakar, Wako Alfin Minta PUPR Lakukan Kajian Kelayakan Konstruksi

Ia menambahkan, melalui aplikasi Mobile JKN, masyarakat dapat memantau secara langsung ketersediaan kuota poli setiap harinya, sehingga proses pendaftaran lebih transparan dan efisien.

Manajemen rumah sakit berharap masyarakat dapat memanfaatkan layanan pendaftaran online agar pelayanan berjalan tertib, profesional, dan optimal.

Terakhir, pihak rumah sakit mengimbau keluarga pasien agar segera membawa pasien ke IGD apabila kondisi memburuk. Jika berdasarkan instruksi dokter spesialis pasien harus dirujuk, maka rumah sakit akan langsung memproses rujukan ke fasilitas kesehatan tujuan melalui sistem SISRUT sesuai ketentuan yang berlaku.(red)

Viral di Medsos, Konten Kreator Kerinci Keluhkan Pelayanan RSUD Mayjen H.A. Thalib Sungai Penuh

Konten Kreator Kerinci Keluhkan Pelayanan RSUD Mayjen H.A. Thalib Sungai Penuh.(ist)

SUNGAI PENUH, MERDEKAPOST.COM – Media sosial kembali dihebohkan dengan siaran langsung seorang konten Kreator asal Kerinci, Anisa yang dikenal dengan nama “Itek Mamek”, yang menyampaikan keluhan terkait pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah Mayjen H.A. Thalib Sungai Penuh.

Siaran langsung yang tayang melalui akun Facebook pribadinya tersebut ditonton ribuan pengguna dan menuai ratusan komentar dari warganet.

Dalam penuturannya, Anisa menjelaskan bahwa keluhan tersebut bermula saat dirinya membawa sang ibu berobat karena mengalami penurunan kadar hemoglobin (HB). Setelah dilakukan pemeriksaan di RSUD Mayjen H.A. Thalib, ibunya sempat menjalani perawatan dan diperbolehkan pulang. Namun tak lama kemudian, kondisi kembali menurun sehingga harus dibawa kembali ke rumah sakit.

Pihak keluarga kemudian berinisiatif untuk membawa pasien berobat ke Padang guna mendapatkan pemeriksaan lanjutan. Saat meminta rujukan, keluarga mengaku diarahkan ke dokter spesialis jantung.

Padahal, menurut pihak keluarga, selama ini keluhan utama pasien berkaitan dengan HB rendah dan tidak memiliki riwayat penyakit jantung.

Baca Juga :  

Bakteri Jadi Penyebab Ratusan Siswa Keracunan MBG di Muaro Jambi, GMNI : Tindak Tegas SPPG Sengeti!

Meski demikian, keluarga tetap membawa pasien ke rumah sakit di Padang untuk berkonsultasi dengan spesialis jantung. Setelah dilakukan pemeriksaan, disebutkan bahwa pasien tidak mengalami gangguan jantung. Pihak rumah sakit di Padang kemudian menyarankan agar keluarga kembali ke Sungai Penuh untuk meminta rujukan baru ke spesialis penyakit dalam.

Setibanya kembali di RSUD Sungai Penuh, keluarga mengaku belum bisa mendapatkan layanan rujukan dengan alasan kuota antrean telah penuh untuk hari tersebut hingga beberapa hari ke depan. Sementara itu, kondisi pasien disebut masih membutuhkan penanganan medis lanjutan.

Situasi inilah yang memicu kekecewaan Anisa hingga menyampaikannya secara terbuka melalui siaran langsung. Dalam tayangan tersebut, ia menyatakan akan kembali menyuarakan persoalan ini apabila rujukan yang dibutuhkan tidak segera diperoleh. Namun ia juga menyampaikan kesiapan untuk menghapus konten dan meminta maaf apabila persoalan tersebut dapat diselesaikan dengan baik.

Baca Juga :  

Dandim 0417/Kerinci Bersama Forkopimda Hadiri Pembukaan Pasar Ramadhan di Bukit Tengah

Siaran langsung tersebut mendapat respons luas dari warganet. Sebagian besar komentar berisi dukungan serta berbagai pengalaman pribadi terkait pelayanan kesehatan.

Sementara itu, pihak media telah mencoba mengonfirmasi persoalan ini kepada Wali Kota Sungai Penuh, Alfin. Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi baik dari Pemerintah Kota Sungai Penuh maupun dari manajemen RSUD Mayjen H.A. Thalib terkait permasalahan yang disampaikan.

Perkembangan lebih lanjut masih dinantikan guna mendapatkan klarifikasi dan penjelasan resmi dari pihak terkait. (Red)

Bakteri Jadi Penyebab Ratusan Siswa Keracunan MBG di Muaro Jambi, GMNI : Tindak Tegas SPPG Sengeti!

Kepala Satgas MBG Muaro Jambi, Budhi Hartono. [Dok.Antara]

MUARO JAMBI, MERDEKAPOST.COM – Dugaan keracunan massal yang menimpa siswa sekolah dasar di Kabupaten Muaro Jambi beberapa waktu lalu mulai menemukan titik terang. Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan adanya bakteri patogen pada sejumlah sampel makanan dan klinis.

Ketua Satgas MBG Muaro Jambi, Budhi Hartono, mengungkapkan bahwa berdasarkan paparan hasil laboratorium, etiologi utama kasus ini diduga kuat disebabkan oleh bakteri Staphylococcus aureus dengan kontribusi Escherichia coli (E. coli).

“Bakteri Staphylococcus aureus ditemukan pada beberapa sampel makanan, seperti tahu dan toge dari bank sampel, serta ayam suwir dan kol dari sisa makanan siswa,” ujarnya dalam rapat evaluasi, Kamis (19/2/2026) kemarin.

Baca Juga:

Tinjau Ruang Belajar SMPN 2 Pasca Terbakar, Wako Alfin Minta PUPR Lakukan Kajian Kelayakan Konstruksi

Sementara itu, E. coli terdeteksi pada sampel bihun sisa konsumsi siswa kelas 1 hingga 3. Bahkan, kombinasi kedua bakteri tersebut juga ditemukan pada sampel ayam suwir dari bank sampel.

Temuan tidak hanya terbatas pada makanan. Pemeriksaan sampel klinis menunjukkan feses seorang siswa berusia tujuh tahun positif E. coli, sehingga memperkuat dugaan bahwa sumber paparan berasal darimakanan yang terkontaminasi.

Bacaan Lainnya: Sanksi tegas bagi SPPG Jika Terbukti Lalai, Kepala BGN Jambi: Bisa Tutup Permanen!

Selain itu, kualitas air sumur bor yang digunakan juga dinyatakan tidak memenuhi standar. Total coliform mencapai 33 CFU/100 ml atau melampaui ambang batas, sedangkan kandungan mangan tercatat sebesar 0,74 mg/l.

Tim pemeriksa menyimpulkan pola kejadian mengarah pada common source outbreak, yakni wabah dengan satu sumber paparan yang sama. Lonjakan kasus terjadi dalam waktu singkat dan diduga akibat kontaminasi pada proses pengolahan atau distribusi makanan sebelum dikonsumsi.

Baca Juga: Pemkab Merangin Dorong Ekonomi Warga Melalui Pasar Bedug Ramadhan

Secara umum, Staphylococcus aureus berasal dari tangan atau peralatan yang tidak higienis, sedangkan E. coli berkaitan dengan sanitasi lingkungan yang buruk.

Satgas MBG meminta dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengolahan makanan, kebersihan dapur, serta kualitas air. Rekomendasi perbaikan juga disampaikan kepada yayasan penyelenggara, Aziz Rukiyah Amanah, termasuk peningkatan pengawasan dapur dan penerapan standar keamanan pangan yang lebih ketat.

“Pengawasan harian oleh petugas di lokasi produksi harus diperkuat agar seluruh proses berjalan sesuai prosedur,” tuturnya.

Terkait kemungkinan penghentian kerja sama atau penggantian pengelola, Budhi menyebut keputusan berada di tangan BGN Pusat.

Baca Juga: Pimpinan DPRD Hardizal Hadiri Pembukaan Pasar Ramadan di Sungai Penuh

Baca juga:  Ratusan Siswa Keracunan Usai Santap MBG, Pemkab Muaro Jambi Hentikan Sementara Operasional SPPG Sengeti

“Satgas hanya menyampaikan hasil pemeriksaan dan rekomendasi. Keputusan akhir sepenuhnya kewenangan BGN Pusat,” tegasnya.

Untuk diketahui, insiden bermula setelah warga menyantap makanan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sengeti pada Jumat (30/1/2026). Tidak lama kemudian, ratusan penerima makanan mengalami gejala seperti mual, muntah, pusing, dan lemas. Beberapa korban bahkan harus mendapatkan perawatan medis di rumah sakit.

Baca Juga: Dandim 0417/Kerinci Bersama Forkopimda Hadiri Pembukaan Pasar Ramadhan di Bukit Tengah

Sebelumnya, Kepala SPPG dari Yayasan Aziz Rukiyah Amanah, Akbar Amrullah, mengatakan menu yang disajikan kepada siswa saat itu adalah soto dan membantah makanan yang disajikan semuanya higienis dan sudah sesuai SOP.

Ketika disinggung mengenai dugaan makanan basi dan daur ulang, Amrullah langsung membantah.

“Sudah sesuai aturan. Kita juga masih mendata. Total kita layani 28 sekolah,” ucap Akbar Amrullah tidak lama setelah kejadian.

Sementara itu, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Regional Jambi, Adityo Wirapranatha, menegaskan sanksi tegas akan dijatuhkan jika ditemukan unsur kelalaian.

“Kalau terbukti lalai, operasional dihentikan sementara untuk perbaikan. Jika pelanggaran terulang, bisa diberhentikan permanen. Kesempatannya dua kali,” tegasnya.

Baca juga:  

PERMAHI Jambi Hadiri Apel Siaga Kamtibmas Ramadan Di Mapolda Jambi

Ia menekankan bahwa BGN sebenarnya memiliki aturan ketat terkait penerima manfaat yang terdata. Namun, setelah makanan diserahterimakan di lingkungan sekolah, pengawasan distribusi menjadi tanggung jawab masing-masing pihak sekolah.

“Ini menjadi pelajaran besar. Ke depan, seluruh proses mulai dari penentuan menu, pemilihan bahan baku, hingga teknis penyajian harus benar-benar diawasi secara ketat agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” tutupnya.

Berita Terkait:

Pasca 145 Orang Diduga Keracunan MBG, Pemkab Muaro Jambi Panggil Seluruh Kepala SPPG

Kasus Keracunan Soto MBG di Muaro Jambi, 12 Siswa Masih Jalani Perawatan

SPPG Sengeti Ditutup Sementara Usai Dugaan Keracunan Massal

BGN Larang Siswa Bawa Pulang Makan Bergizi Gratis: Wajib dikonsumsi di Sekolah

Menanggapi hal ini, Ketua DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GmnI), Ludwig Syarif Sitohang mendesak BGN harus mengambil sikap tegas supaya jadi efek jera bagi pengelola SPPG yang lain.

“Program ini memakan anggaran yang sangat besar, Yayasan Aziz Rukiyah Amanah dalam hal ini sebagai pengelola SPPG harus dikenakan sanksi tegas supaya bagi pelajaran bagi SPPG lain,” tegasnya kepada tanyafakta.co pada Jumat, (20/2/2026).

Lebih jauh, Ludwig menegaskan bahwa Program MBG ini seharusnya hadir sebagai perbaikan gizi anak bangsa bukan malah meracuni akibat kelalaian pengelola. (*)

Pemkab Merangin Dorong Ekonomi Warga Melalui Pasar Bedug Ramadhan

Pemkab Merangin Dorong Ekonomi Warga Melalui Pasar Bedug Ramadhan.(ist)

MERANGIN, MERDEKAPOST.COM – Pemerintah Kabupaten Merangin membuka Pasar Bedug dan Bazar Ramadan 1447 Hijriah di Pasar Bawah Bangko, Kamis, 19 Februari 2026. Pembukaan dilakukan Bupati Merangin M. Syukur, di dampingi Wakil Bupati A. Khafidh dan Sekretaris Daerah Zulhifni.

Dalam sambutannya, M. Syukur mengatakan pasar Ramadan menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat, terutama menjelang Idul Fitri ketika kebutuhan meningkat. Ia menilai kegiatan ini dapat membantu pelaku usaha kecil dan menengah menambah pendapatan.

Bupati Merangin membuka Pasar Bedug dan Bazar Ramadan 1447 Hijriah di Pasar Bawah Bangko

Bupati juga mengimbau aparatur sipil negara dan jajaran organisasi perangkat daerah untuk berbelanja di lokasi bazar sebagai bentuk dukungan terhadap produk lokal. Ia menekankan pentingnya menjaga ketertiban, mengingat lokasi pasar berada di kawasan jalan umum.

Baca Juga: Pimpinan DPRD Hardizal Hadiri Pembukaan Pasar Ramadan di Sungai Penuh

Untuk mengantisipasi kepadatan, pemerintah daerah menginstruksikan Dinas Perhubungan dan Satuan Polisi Pamong Praja mengatur lalu lintas serta keamanan selama kegiatan berlangsung.

Sekda Merangin Zulhifni menyebut pemerintah akan melakukan evaluasi, terutama terkait potensi kemacetan. Koordinasi dengan kepolisian dan dinas terkait akan di perkuat guna memastikan kenyamanan pengunjung.

Baca Juga: Dandim 0417/Kerinci Bersama Forkopimda Hadiri Pembukaan Pasar Ramadhan di Bukit Tengah

Sejumlah warga yang hadir menyambut positif pelaksanaan pasar bedug tahun ini. Mereka menilai penataan lebih rapi, dengan fasilitas parkir yang lebih tertib sehingga aktivitas belanja menjadi lebih nyaman.

Usai pembukaan, bupati bersama rombongan meninjau stan bazar dan berinteraksi dengan para pedagang.(*)

Pimpinan DPRD Hardizal Hadiri Pembukaan Pasar Ramadan di Sungai Penuh

Pimpinan DPRD Kota Sungai Penuh Hardizal Hadiri Pembukaan Pasar Ramadan atau biasa disebut Pasar mambo di Sungai Penuh.(ist)

SUNGAIPENUH, MERDEKAPOST.COM – Wakil Ketua I DPRD Kota Sungai Penuh, Hardizal, menghadiri pembukaan Pasar Ramadan dan Pasar Mambo di kawasan Pasar Beringin Jaya, Kamis, (19/02/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari agenda tahunan pemerintah daerah dalam menyambut Ramadan 1447 Hijriah.

Pembukaan pasar tersebut di resmikan Wakil Wali Kota Azhar Hamzah. Sejumlah pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) ikut ambil bagian dengan menjajakan aneka kuliner serta kebutuhan berbuka puasa.

Baca Juga:

Dandim 0417/Kerinci Bersama Forkopimda Hadiri Pembukaan Pasar Ramadhan di Bukit Tengah

Tinjau Ruang Belajar SMPN 2 Pasca Terbakar, Wako Alfin Minta PUPR Lakukan Kajian Kelayakan Konstruksi

Hardizal  atau yang krab disapa Ncu Am mengatakan keberadaan Pasar Ramadan dan Pasar Mambo tidak hanya menjadi pusat aktivitas masyarakat saat bulan puasa, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi daerah. “Kegiatan ini memberi ruang bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan pendapatan selama Ramadan,” kata dia.

Ia juga mengingatkan pedagang agar menjaga kualitas dan kebersihan makanan yang di jual. Selain itu, masyarakat diminta turut menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung.

Pasar Ramadan dan Pasar Mambo menjadi salah satu kegiatan yang rutin di gelar Pemerintah Kota Sungai Penuh setiap tahun dan selalu menarik minat masyarakat. Selain sebagai pusat ekonomi, kegiatan ini juga memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat selama bulan Ramadan.(ADZ)

PERMAHI Jambi Hadiri Apel Siaga Kamtibmas Ramadan Di Mapolda Jambi

PERMAHI Jambi Hadiri Apel Siaga Kamtibmas Ramadan Di Lapangan Hitam Mapolda Jambi.(ist)

JAMBI, MERDEKAPOST.COM – Polda Jambi menggelar Apel Siaga Kamtibmas Bulan Ramadan 1447 H/2026 M di Lapangan Hitam Mapolda Jambi, Jumat (20/2/2026). Apel dipimpin langsung oleh Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H. Siregar dan dihadiri unsur Forkopimda, TNI, tokoh agama, organisasi kepemudaan, serta elemen mahasiswa, termasuk Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (PERMAHI) Jambi.

Dalam arahannya, Kapolda Jambi menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban masyarakat merupakan fondasi utama bagi keberlangsungan aktivitas sosial, ekonomi, dan pembangunan di Provinsi Jambi. Ia menekankan bahwa apel siaga bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bentuk kesiapsiagaan nyata seluruh jajaran dalam menjamin rasa aman masyarakat selama bulan suci Ramadan.

Kapolda juga menginstruksikan penguatan deteksi dini terhadap potensi gangguan Kamtibmas, termasuk upaya pencegahan intoleransi dan gangguan ketertiban di titik-titik rawan, seperti saat ngabuburit, salat tarawih, hingga waktu sahur. Selain itu, perhatian serius diarahkan pada stabilitas harga dan kelancaran distribusi bahan pokok agar tidak terjadi praktik spekulasi yang merugikan masyarakat.

Bacaan Lainnya: IMKS Jambi Sukses Gelar Kongres ke-XXV, Fidel Aufin Ketum Terpilih!

Ketua Umum PERMAHI Jambi, Roland Pramudiansyah, yang turut hadir dalam apel tersebut menyampaikan bahwa mahasiswa hukum memiliki tanggung jawab moral untuk mendukung terciptanya situasi yang aman, tertib, dan kondusif selama Ramadan.

“Keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat penegak hukum, tetapi juga tanggung jawab kolektif seluruh elemen masyarakat, termasuk mahasiswa. PERMAHI Jambi mendukung penuh langkah preventif dan preemtif yang dilakukan Polda Jambi dalam menjaga stabilitas Kamtibmas dan memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan nyaman,” tegas Roland.

Ia juga menyoroti pentingnya pengawasan distribusi bahan pokok agar tidak terjadi lonjakan harga yang membebani masyarakat.

“Stabilitas keamanan harus berjalan beriringan dengan stabilitas ekonomi. Jangan sampai momentum Ramadan justru dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk melakukan penimbunan atau spekulasi harga. Kami mendorong pengawasan yang tegas dan transparan,” lanjutnya.

Roland menambahkan, sinergi antara aparat, pemerintah daerah, tokoh agama, dan organisasi kepemudaan menjadi kunci utama menjaga kondusivitas Jambi selama Ramadan.

Baca Juga:

Tinjau Ruang Belajar SMPN 2 Pasca Terbakar, Wako Alfin Minta PUPR Lakukan Kajian Kelayakan Konstruksi

“Ramadan adalah momentum memperkuat solidaritas sosial. Ketika negara hadir, masyarakat aman. Ketika masyarakat berpartisipasi, keamanan menjadi kokoh,” tutupnya.

Dengan digelarnya Apel Siaga Kamtibmas ini, diharapkan seluruh rangkaian kegiatan masyarakat selama bulan suci Ramadan 1447 H di Provinsi Jambi dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh kekhusyukan.(ADZ)

IMKS Jambi Sukses Gelar Kongres ke-XXV, Fidel Aufin Ketum Terpilih!

IMKS Jambi sukses menyelenggarakan Kongres IMKS-J yang ke-XXVmengusung tema “Satu Visi, Satu Aksi, Satu Tujuan”.(adz/ist)

JAMBI –  Ikatan Mahasiswa Kerinci Sungai Penuh (IMKS) Jambi baru saja sukses menyelenggarakan Kongres IMKS-J yang ke-XXV. Perhelatan akbar tahunan ini berlangsung khidmat di Aula Dinas Perikanan Provinsi Jambi pada Senin, 16 Februari 2026.

Kongres yang mengusung tema “Satu Visi, Satu Aksi, Satu Tujuan” ini menjadi momen penting bagi regenerasi kepemimpinan mahasiswa asal Kerinci dan Sungai Penuh yang tengah menempuh pendidikan di Jambi. Berdasarkan hasil musyawarah dan pemungutan suara, Fidel Aufin resmi terpilih sebagai Ketua Umum IMKS Jambi untuk masa bakti 2026-2027.

Fidel Aufin Ditetapkan sebagai Ketua Umum terpilih

Dalam sambutan perdananya, Fidel Aufin menyampaikan komitmennya untuk membawa IMKS-Jambi menjadi organisasi yang lebih solid dan progresif. Ia menekankan pentingnya sinergi antar mahasiswa agar kehadiran IMKS dapat dirasakan manfaatnya, baik bagi internal anggota maupun bagi daerah asal (Kerinci dan Sungai Penuh).

“Ini adalah amanah besar. Saya mengajak seluruh rekan-rekan mahasiswa untuk bersatu dalam satu visi dan aksi. Mari kita jadikan IMKS sebagai rumah kolaborasi yang aktif berkontribusi untuk kemajuan daerah kita,” ujar Fidel di hadapan para peserta kongres.(*)



Komisi II DPR RI Kunjungi Jambi, Al Haris Dorong Reformasi Total BUMD dan Percepatan Penyelesaian Konflik Agraria

 

Merdekapost.com - Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., MH., menerima kunjungan kerja Komisi II DPR RI dalam rangka pengawasan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), pembahasan tata ruang, serta penanganan konflik agraria, Jumat (20/02/2026), kegiatan berlangsung di Gedung Mahligai 9 Bank Jambi.

Kunjungan tersebut dipimpin Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Dede Yusuf, didampingi anggota Komisi II, Taufan Pawe dan Azis Subekti. Rombongan disambut Gubernur Al Haris bersama Komisaris dan Direksi Bank Jambi, Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, serta para Bupati dan Walikota se-Provinsi Jambi.

Dalam pertemuan tersebut, Dede Yusuf menyampaikan bahwa kunjungan kerja merupakan bagian dari pelaksanaan fungsi pengawasan, penganggaran, dan legislasi DPR RI, khususnya dalam bidang pemerintahan daerah dan BUMD. Ia menekankan pentingnya penguatan tata kelola BUMD agar lebih profesional, transparan, dan berbasis kinerja guna mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Berdasarkan paparan Kementerian Dalam Negeri, dari sekitar 1.200 BUMD di Indonesia, kurang dari 40 persen dinilai sehat, dan sekitar 25 persen berada dalam kondisi baik. Untuk itu, Komisi II DPR RI tengah merencanakan penyusunan Undang-Undang tentang BUMD guna memperkuat aspek regulasi dan manajerial.

Selain itu, Komisi II juga menyoroti peran bank daerah dalam mendukung pembiayaan sektor mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Pengelolaan BUMD, termasuk bank daerah, diharapkan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian serta tidak terpengaruh kepentingan non profesional.

Dalam pembahasan tata ruang dan agraria, Komisi II DPR RI mendorong implementasi kebijakan satu peta (One Map Policy) agar data pertanahan antarinstansi selaras dan tidak tumpang tindih. DPR RI juga telah membentuk Panitia Khusus (Pansus) Penanganan Konflik Agraria untuk mempercepat penyelesaian berbagai persoalan pertanahan di daerah.

Sementara itu, Gubernur Al Haris menyampaikan apresiasi atas kunjungan kerja tersebut dan menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Jambi dalam memperkuat tata kelola BUMD.

“Kami menyambut baik kunjungan Komisi II DPR RI sebagai bentuk perhatian dan penguatan bagi daerah. Ini menjadi momentum evaluasi dan perbaikan agar BUMD di Jambi semakin profesional, sehat, dan mampu memberikan kontribusi optimal terhadap PAD,” ujarnya.

Gubernur Jambi tersebut melaporkan bahwa saat ini terdapat 20 BUMD di Provinsi Jambi yang tersebar di kabupaten dan kota. Pada tingkat provinsi, terdapat dua BUMD utama, yakni Bank Jambi dan PT Jambi Indoguna Internasional.

Menurutnya, kinerja Bank Jambi relatif baik dan telah menjangkau hingga pelosok daerah. Namun, dari sisi permodalan, bank tersebut belum memenuhi ketentuan modal inti Rp3 triliun sesuai regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sehingga perlu melakukan Kelompok Usaha Bank (KUB) dengan Bank Jabar Banten (BJB).

“Secara kinerja, Bank Jambi menunjukkan tren yang positif. Tantangan kita saat ini adalah penguatan permodalan agar mampu bersaing dan memenuhi ketentuan regulasi. Melalui skema KUB, kami berharap kapasitas dan daya saing bank daerah semakin meningkat,” tambahnya.

Terkait PT Jambi Indoguna Internasional, Al Haris menjelaskan bahwa pihaknya tengah berproses untuk memperoleh Participating Interest (PI) pada sejumlah perusahaan migas, antara lain PetroChina dan Jetstone Energy, yang saat ini berada pada tahap due diligence.

“Kami mohon dukungan agar proses Participating Interest ini dapat segera terealisasi. Jika berhasil, ini akan menjadi sumber pendapatan baru bagi daerah sekaligus memperkuat peran BUMD dalam sektor strategis,” tutup Gubernur Al Haris.

Pertemuan diakhiri dengan sesi dialog antara Komisi II DPR RI dan para kepala daerah se-Provinsi Jambi guna menyerap masukan terkait pengelolaan BUMD, peningkatan PAD, serta penyelesaian persoalan tata ruang dan agraria di daerah. (*)

Tinjau Ruang Belajar SMPN 2 Pasca Terbakar, Wako Alfin Minta PUPR Lakukan Kajian Kelayakan Konstruksi

Tinjau Ruang Belajar SMPN 2 Pasca Terbakar, Wako Alfin Minta PUPR Lakukan Kajian Kelayakan Konstruksi.(ist)

SUNGAI PENUH, MERDEKAPOST.COM - Walikota Sungai Penuh Alfin kembali kunjungi Sekolah Menegah Pertama Negeri 2 (SMP N2), sebelum telah dilakukan dan kunjungan kali ini Walikota dIdampingi Sekda Kota Alpian, Jum’at (19/02/2026).

Dalam kunjungannya, Walikota Alfin bersama Sekda Alpian, kunjungan kesekolah tersrbut, bentuk keprihatinannya atas musibah yang terjadi dan Pemerintah Kota Sungai Penuh akan segera mengambil langkah-langkah koordinatif guna mempercepat proses pendataan kerusakan dan penanganan darurat, agar aktivitas belajar mengajar tidak terganggu dalam waktu lama.

Dalam musibah kebakaran SMP N2, Kamis 18 Februari 2026 Kenaren, 6 Ruang belajar dan 1 kantin yang hangus terbakar, dan tidak bisa digunakan.

Baca Juga:

SMPN 2 Sungai Penuh Dilalap Sijago Merah, Kantin dan Enam Ruang Kelas Hangus Terbakar

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Alfin, menyampaikan atas nama Pemerintah Kota Sungai Penuh (Pemkot) dan pribadi sangat prihatin atas musibah kebakaran menghaguskan ruang belajar.”tutur Alfin.

“Selama dilokasi Alfin didampingi Sekda Alpian, satu persatu ruangan memasuki ruang belajar yang hangus terbakar.

“Menurut Alfin, Ruang belajar yang terbakar untuk sementara tidak dapat ditempat, kendati demikian saya minta Dinas PUPR untuk kelapangan dan segera lakukan kajian untuk memastikan apakah konstruksi masih layak untuk rehab atau dibongkar.” Tegas Alfin

Baca Juga:

Dandim 0417/Kerinci Bersama Forkopimda Hadiri Pembukaan Pasar Ramadhan di Bukit Tengah

“Hal ini sangat penting, untuk mencegah timbulnya tidak inginkan dikemudian hari, mengingat ini lingkungan sekolah banyak aktifkan para pelajar.

“Disebutnya juga dari hasil kajian sudah didapat, akan dijadikan dasar dibicarakan bersama dengan DPRD Kota Sungai Penuh, mencari sumber dana untuk membangun ruang baru atau merahap ruang yang terbakar, sehingga proses belajar dan mengajar di SMPN2 tidak terganggu.

Walikota Alfin mengimbau seluruh satuan pendidikan untuk meningkatkan kewaspadaan dan memastikan standar keamanan lingkungan sekolah guna mencegah terjadinya peristiwa serupa di masa mendatang.(*)

Dandim 0417/Kerinci Bersama Forkopimda Hadiri Pembukaan Pasar Ramadhan di Bukit Tengah

Dandim 0417/Kerinci bersama Forkopimda Hadiri Pembukaan Pasar Ramadhan di Bukit Tengah Siulak.(ist)

KERINCI, MERDEKAPOST.COM – Komandan Kodim (Dandim) 0417/Kerinci menghadiri kegiatan Pembukaan Pasar Ramadhan Kabupaten Kerinci 1447 H/2026 M yang digelar di Jalan Jalur Dua Bukit Tengah, Kamis (19/02/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Kerinci, para kepala OPD, tokoh masyarakat, serta masyarakat yang antusias memadati lokasi acara untuk menyaksikan pembukaan Pasar Ramadhan.

Pembukaan Pasar Ramadhan ini menjadi momentum penting dalam menyambut bulan suci Ramadhan, sekaligus sebagai upaya pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM lokal.

Dalam kesempatan itu, Dandim 0417/Kerinci menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan Pasar Ramadhan agar berjalan aman dan tertib.

“Pasar Ramadhan ini bukan hanya tempat berjualan, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi serta menggerakkan roda perekonomian masyarakat. Kami dari Kodim 0417/Kerinci siap bersinergi untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung,” ujar Dandim.

Acara pembukaan ditandai dengan seremoni resmi oleh pemerintah daerah, dilanjutkan dengan peninjauan stand-stand pedagang oleh unsur Forkopimda. Berbagai kuliner khas Ramadhan dan kebutuhan berbuka puasa tersedia untuk masyarakat.

Diharapkan dengan digelarnya Pasar Ramadhan 1447 H/2026 M ini, suasana kebersamaan dan semangat gotong royong semakin terasa di tengah masyarakat Kabupaten Kerinci selama menjalankan ibadah puasa.(ADZ)

Semarak Ramadan, Sekretariat DPRD Batang Hari Gelar Pembinaan Rohani bagi Pegawai

 

Merdekapost.com - Suasana religius mewarnai lingkungan Sekretariat DPRD Kabupaten Batang Hari pada minggu pertama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Para pegawai mengikuti kegiatan pembinaan keagamaan yang digelar sebagai bagian dari agenda rutin selama bulan Ramadan, Jumat (20/02/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di lingkungan kantor DPRD Batang Hari dan diikuti oleh jajaran pegawai dengan penuh khidmat. Agenda ini bertujuan untuk meningkatkan nilai spiritual sekaligus memperkuat keimanan dan ketakwaan para aparatur selama menjalankan ibadah di bulan suci. 

Dalam kegiatan tersebut, para peserta mengikuti rangkaian acara keagamaan seperti pembacaan ayat suci Al-Qur’an serta tausiyah yang memberikan pesan moral dan motivasi agar para pegawai dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan integritas.

Selain sebagai sarana memperdalam pemahaman agama, kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat kebersamaan dan silaturahmi di antara pegawai Sekretariat DPRD Batang Hari. Suasana kebersamaan yang terbangun diharapkan dapat memperkuat etos kerja serta menciptakan lingkungan kerja yang harmonis.

Melalui kegiatan keagamaan rutin tersebut, Sekretariat DPRD Batang Hari berharap nilai-nilai spiritual yang ditanamkan selama Ramadan dapat menjadi landasan dalam meningkatkan disiplin, pelayanan, dan pengabdian kepada masyaraka. (*)

Wabup Bakhtiar Hadiri Reses Komisi II DPR RI di Jambi, Bahas Kinerja BUMD dan Tata Kelola Pertanahan

 

Merdekapost.com – Wakil Bupati Batang Hari, Bakhtiar, menghadiri agenda Kunjungan Kerja (Kunker) Reses Komisi II DPR RI Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025–2026 yang digelar di Gedung Mahligai 9 Bank Jambi, Jumat (20/02/2026).

Pertemuan strategis tersebut mengangkat tema pengawasan terhadap Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan bank daerah sebagai entitas bisnis yang berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD), sekaligus membahas penanganan persoalan pertanahan dan tata ruang di Provinsi Jambi.

Dalam forum itu, rombongan Komisi II DPR RI berdialog langsung dengan jajaran pemerintah daerah se-Provinsi Jambi. Diskusi menitikberatkan pada penguatan peran BUMD dan Bank Jambi agar semakin adaptif dan inovatif dalam menghadapi dinamika ekonomi, sehingga mampu menjadi motor penggerak pembangunan daerah.

Selain itu, isu pertanahan dan tata ruang turut menjadi perhatian serius. Berbagai tantangan, mulai dari konflik agraria hingga sinkronisasi kebijakan tata ruang, dibahas guna menghadirkan solusi konkret yang dapat menciptakan kepastian hukum sekaligus mendukung iklim investasi.

Wakil Bupati Bakhtiar menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Batang Hari untuk terus menyelaraskan kebijakan daerah dengan arah pembangunan nasional. Menurutnya, tata kelola pertanahan yang transparan dan penguatan BUMD merupakan elemen penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkeadilan.

Ia menyebut kunjungan reses ini menjadi ruang strategis bagi pemerintah daerah untuk menyampaikan aspirasi dan tantangan di lapangan, khususnya terkait regulasi pertanahan serta upaya meningkatkan kontribusi BUMD terhadap pembangunan, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Gubernur Jambi, para Bupati dan Wali Kota se-Provinsi Jambi, jajaran direksi Bank Jambi, Kepala Kanwil BPN Provinsi Jambi beserta para Kepala Kantor Pertanahan kabupaten/kota, unsur Forkopimda Provinsi Jambi, pejabat Kementerian Dalam Negeri, serta sejumlah kepala OPD terkait di lingkungan Pemerintah Provinsi Jambi. (*)

Miliki Narkoba Sekoper, AKBP Didik Eks Kapolres Bima Dipecat dan Ditahan Bareskrim

Usai jalani sidang etik di Mabes Polri, AKBP Didik Eks Kapolres Bima Dipecat tidak dengan hormat (PTDH) dan Ditahan Bareskrim.(adz/Foto: Antara)

JAKARTA, MERDEKAPOST.COM - Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri menahan eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro (DPK) Polri. Penahanan terkait kasus kepemilikan narkoba, usai Didik dipecat tidak dengan hormat (PTDH) dari anggota Polri.

“Terhadap AKBP DPK telah dilakukan sidang kode etik dengan putusan PTDH dan mulai hari ini, Kamis, 19 Februari 2026, dilakukan penahanan terhadap AKBP DPK oleh Dittipidnarkoba Bareskrim Polri,” kata Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol. Eko Hadi Santoso di Jakarta, dikutip dari Antara, Kamis, 19 Februari 2026.

Eko mengatakan bahwa pihaknya telah menetapkan Didik sebagai tersangka atas kepemilikan narkoba pada Jumat, 13 Februari 2026. Barang bukti yang diamankan, antara lain sabu sebanyak tujuh plastik klip dengan berat total 16,3 gram, ekstasi sebanyak 49 butir dan dua butir sisa pakai, pil aprazolam sebanyak 19 butir, pil happy five dua butir, dan ketamin sebanyak lima gram.

Narkoba itu, kata dia, disimpan di dalam sebuah koper yang kemudian diamankan penyidik di rumah Aipda Dianita Agustina (DA), bekas bawahan Didik, di kawasan Tangerang, Banten.

“Aipda DA sadar akan adanya perbedaan jenjang kepangkatan antara AKBP DPK dengan Aipda DA sehingga tidak berani menolak perintah dan membuang koper tersebut karena ada ketakutan akan menghilangkan barang bukti apabila hal tersebut dilakukan,” ungkap Eko.

Atas perbuatannya, Didik disangkakan Pasal 609 ayat (2) huruf a Undang-Undang (UU) Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP Juncto UU Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana dan Pasal 62 UU Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika.

Didik terancam pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling lama 20 tahun dan/atau pidana denda paling banyak kategori VI (Rp2 miliar) dan pidana penjara paling lama 5 tahun dan/atau pidana denda paling banyak kategori IV (Rp200 juta).

Eko mengatakan selain perkara kepemilikan narkoba tersebut, Didik juga telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Direktorat Reserse Narkoba Polda NTB pada Senin (16/2) dalam perkara dugaan menerima aliran dana hasil kejahatan narkotika dari eks Kasat Resnarkoba Polres Bima Kota AKP Malaungi (M) senilai Rp2,8 miliar.

AKBP Didik saat di proses Propam Mabes pada sidang Etik.(adz/ant)

Atas perbuatan tersebut, Didik dikenakan Pasal 114 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (2) atau Pasal 137 huruf a UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling lama 20 tahun dan/atau pidana denda maksimum sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditambah 1/3 atau pidana penjara paling lama 15 tahun dan/atau pidana denda paling banyak kategori VII.

Pada Kamis (19/2) ini, Sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) menjatuhkan putusan PTDH terhadap eks Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengungkapkan dalam sidang KKEP ditemukan suatu wujud perbuatan pelanggaran oleh Didik, yaitu telah meminta dan menerima uang melalui AKP Malaungi yang bersumber dari pelaku bandar narkotika di wilayah Bima.

“Melakukan penyalahgunaan narkotika dan melakukan kegiatan penyimpangan dalam kegiatan seksual asusila,” katanya.

Selain sanksi administrasi berupa PTDH, Didik juga diberi sanksi administratif berupa penempatan dalam tempat khusus selama tujuh hari terhitung mulai tanggal 13–19 Februari 2026 di Ruang Patsus Biro Provos Divpropam Polri dan sanksi ini telah dijalani.

Tidak hanya itu, Didik juga dijatuhi sanksi etika, yaitu perilakunya dinyatakan sebagai perbuatan tercela.

“Atas putusan tersebut, pelanggar di hadapan Ketua dan Anggota Komisi Kode Etik Polri pada putusan sidang, menyatakan menerima,” ucap dia.(*)

( Editor: Aldie Prasetya | Sumber: Metrotvnews.com)

Oleng Saat tanjakan, Sebuah Mobil Terjun ke Jurang di Pendakian Bukit Tengah Siulak

Oleng Saat tanjakan, Sebuah Mobil Terjun ke Jurang di Pendakian Bukit Tengah.(ist)

KERINCI, MERDEKAPOST.COM – Sebuah mobil dilaporkan masuk ke jurang di jalur pendakian menuju Bukit Tengah, Siulak, Kabupaten Kerinci, Kamis (19/2/2026) sekitar pukul 15.30 WIB.

Peristiwa tersebut terjadi di kawasan pendakian setelah Jembatan Pelangi Siulak. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, mobil tersebut diketahui baru saja mengantarkan pesanan sebelum akhirnya mengalami kecelakaan masuk jurang yang merupakan area persawahan warga.

Bacaan Lainnya:

SMPN 2 Sungai Penuh Dilalap Sijago Merah, Kantin dan Enam Ruang Kelas Hangus Terbakar

Diduga kendaraan oleng saat melintasi tanjakan, lalu terperosok ke jurang di sisi jalan. 

Hingga kini, penyebab pasti kecelakaan masih belum diketahui.

Sopir kendaraan telah dievakuasi warga dan dilarikan ke Puskesmas Siulak Gedang untuk mendapatkan perawatan medis. Belum ada keterangan resmi terkait kondisi korban.

Warga yang mengetahui kejadian itu langsung ramai mendatangi lokasi. Mobil yang disebut-sebut milik usaha Family Orgen tersebut masih berada di dalam jurang dan menunggu alat berat untuk proses evakuasi.

Meski menjadi tontonan warga, arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian terpantau tetap lancar. Aparat dan warga setempat masih berjaga sambil menunggu proses penarikan kendaraan dari jurang.(Ali)

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs