Aksi Nyata TNI untuk Negeri, Kasdim 0417/Kerinci Hadiri Giat Korve Gerakan Indonesia ASRI di Kota Sungai Penuh

Aksi Nyata TNI untuk Negeri, Kasdim 0417/Kerinci Hadiri Giat Korve Gerakan Indonesia ASRI di Kota Sungai Penuh.(adz)

Sungai Penuh, MERDEKAPOST.COM - Dukung Gerakan Nasional Indonesia ASRI, Kodim 0417/Kerinci melaksanakan kegiatan korve pembersihan lingkungan di wilayah Kota Sungai Penuh, Sabtu (14.02.26).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasdim 0417/Kerinci Mayor Inf Mohd Arifin bersama personel Kodim 0417/Kerinci. Korve dilaksanakan dengan menyasar area fasilitas umum dan lingkungan sekitar kota guna menciptakan suasana yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat.

Baca Juga: Bersihkan Sampah di Danau Kerinci, Monadi: Jadikan Budaya Bersama Tumbuhkan Kesadaran Kolektif Warga!

Mayor Inf Mohd Arifin menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap kebersihan lingkungan serta bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam menciptakan Indonesia yang bersih dan asri.

“Melalui kegiatan korve ini, kami ingin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan. Kebersihan adalah tanggung jawab kita bersama, dan dimulai dari hal-hal kecil di sekitar kita,” ujar Mayor Inf Mohd Arifin.

Baca Juga: Bupati Monadi Turun Langsung Bersihkan Sampah di Danau Kerinci, Langkah Nyata Wujudkan Lingkungan Bersih

Ia juga menegaskan bahwa Gerakan Nasional Indonesia ASRI sejalan dengan semangat gotong royong yang menjadi budaya bangsa Indonesia. Dengan lingkungan yang bersih, diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta mempererat sinergi antara TNI dan warga.

Kegiatan berlangsung dengan penuh semangat dan kebersamaan. Kehadiran personel Kodim 0417/Kerinci di tengah masyarakat mendapat respon positif sebagai bentuk nyata pengabdian TNI kepada rakyat.(adz)

Tolak Stockpile Batubara PT SAS: WALHI, BPR Bersama Warga Kota Jambi Gelar Istighotsah dan Do’a Bersama

Tolak Stockpile Batubara PT SAS: WALHI, BPR Bersama Warga Kota Jambi Gelar Istighotsah dan Do’a Bersama.(Ist)

JAMBI – WALHI Jambi bersama Barisan Perjuangan Rakyat (BPR) menggelar kegiatan Doa Bersama dan Munajat di Pelataran Masjid Al-Munawarah, Pasar Perumahan Aurduri, pada Sabtu, 14 Februari 2026 pukul 19.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini merupakan bentuk ikhtiar spiritual sekaligus konsolidasi moral warga dalam merespons ancaman kerusakan lingkungan akibat rencana dan aktivitas stockpile batubara di dekat pemukiman warga.

Doa bersama ini bukan sekadar ritual keagamaan, tetapi wujud kegelisahan kolektif masyarakat atas potensi dampak ekologis dan sosial yang ditimbulkan. Aktivitas stockpile batubara berisiko meningkatkan pencemaran udara dari debu batubara, memperburuk kualitas air, serta mengancam kesehatan warga terutama anak-anak dan kelompok rentan. Dalam berbagai kajian lingkungan, kegiatan penumpukan batubara di kawasan padat penduduk memiliki potensi menurunkan kualitas daya dukung dan daya tampung lingkungan, yang pada akhirnya membebani ruang hidup masyarakat.

Bacaan Lainnya:

Jelang Ramadan 2026, Hiswana Migas Jambi Ingatkan Agen Soal HET Gas LPG 3 Kg

WALHI Jambi menegaskan bahwa hak atas lingkungan hidup yang baik dan sehat adalah hak konstitusional warga negara sebagaimana diatur dalam Pasal 28H UUD 1945 serta diperkuat dalam UU No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Karena itu, setiap kebijakan dan aktivitas usaha yang berpotensi merusak lingkungan harus dikaji secara transparan, partisipatif, dan mengutamakan keselamatan rakyat.

Melalui kegiatan ini, WALHI Jambi dan BPR mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat solidaritas, menjaga persatuan, dan terus mengawal perjuangan mempertahankan ruang hidup dari ancaman pencemaran dan perampasan. Doa adalah kekuatan batin, dan perjuangan adalah tanggung jawab bersama.

Baca Juga: Sosok Din Syamsudin, Saksi Ahli Roy Suryo cs yang Pernah Diminta Jokowi Jadi Utusan Presiden

Kami percaya, menjaga lingkungan bukan hanya soal kebijakan, tetapi juga soal keberpihakan pada masa depan. Keselamatan anak cucu tidak boleh dikorbankan atas nama kepentingan jangka pendek.

Erpen selaku Ketua Barisan Perjuangan Rakyat menyampaikan, “Acara istighotsah ini bentuk kepasrahan kita kepada Tuhan YME Allah SWT. Meminta dimudahkan persoalan masyarakat, khusus terkait dengan lingkungan sehat untuk hidup sehat seiring adanya keinginan PT RMKE melalui anak perusahaannya PT SAS yang berencana mendirikan stok file batu bara yang diyakini oleh kami masyarakat akan memberikan dampak buruk bagi kehidupan masyarakat, khususnya akan terjadi pencemaran lingkungan, sehingga membahayakan kehidupan masyarakat oleh persoalan debu, pencemaran air dll. Maka dengan istighotsah ini, semoga Allah melembutkan penguasa gubernur dan walikota untuk menerima keluhan masyarakat sehingga mengambil kebijaksanaan untuk memindahkan lokasi stok file batu bara ke daerah lain yang sesuai dengan ketentuan ruang wilayah kota dan provinsi Jambi.” Ujarnya.

Pilihan Redaksi: Megawati Umroh Sekeluarga, Ini Do'a Munajatnya dari tanah Suci

Oscar Anugrah Direktur WALHI Jambi menegaskan,“Kegiatan istighosah dan doa bersama yang dilakukan warga hari ini bukan sekadar ritual keagamaan, melainkan simbol perlawanan spiritual dan kultural melawan kebijakan yang tuli terhadap aspirasi rakyat. Ketika ruang dialog formal tersumbat dan suara warga diabaikan, maka langit menjadi tempat mereka mengadu. WALHI Jambi menegaskan bahwa rencana pembangunan stockpile batubara oleh PT SAS di tengah kawasan pemukiman adalah ancaman nyata bagi keselamatan publik. Kehadiran debu batubara, kebisingan, dan potensi pencemaran sumber air warga bukan sekadar risiko teknis, melainkan bentuk pelanggaran hak atas lingkungan hidup yang baik dan sehat sebagaimana dijamin konstitusi.” Tegasnya.(Red)

Sosok Din Syamsudin, Saksi Ahli Roy Suryo cs yang Pernah Diminta Jokowi Jadi Utusan Presiden

Sosok Din Syamsudin, Saksi Ahli Roy Suryo cs yang Pernah Diminta Jokowi Jadi Utusan Presiden.(ist)

MERDEKAPOST.COM - Mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Din Syamsuddin, menjadi saksi ahli Roy Suryo cs dalam kasus tudingan ijazah palsu Joko Widodo (Jokowi) di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, pada Kamis (12/2/2026).

Saat memberikan keterangan kepada penyidik, Din Syamsuddin mengungkapkan bahwa kasus tudingan ijazah palsu eks Presiden RI ke-7 yang menjadikan Roy Suryo, Rismon Sianipar, dan Dokter Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa sebagai tersangka, adalah bentuk kriminalisasi atau bentuk kezaliman.

"Menjadikan Dokter Tifa dan kawan-kawannya sebagai tersangka dalam kasus ini adalah bentuk kriminalisasi, yang dalam bahasa agama adalah penzaliman yang sangat ditentang oleh agama," paparnya di Polda Metro Jaya, Kamis, dikutip dari YouTube Refly Harun.

BACAAN LAINNYA:

Megawati Umroh Sekeluarga, Ini Do'a Munajatnya dari tanah Suci

Jelang Ramadan 2026, Hiswana Migas Jambi Ingatkan Agen Soal HET Gas LPG 3 Kg

"Seyogianya, kasus ini dari awal diselesaikan secara berkeadilan, imparsial, transparan, membuktikan betul atau tidak ijazah yang dipakai itu palsu, itu saja, itulah yang harus dilakukan terlebih dahulu," tambah Din Syamsuddin.

Oleh karena itu, kepada penyidik, Din Syamsuddin menegaskan bahwa pentersangkaan Roy Suryo cs tersebut, harus batal demi nilai-nilai etika kebenaran dan keadilan.

"Saya dengan penuh keikhlasan, kesukarelaan, dan kesadaran menjadi ahli dalam bidang ini dan saya pertanggung jawabkan, tidak hanya secara akademik, tapi juga saya pertanggung jawabkan kehadirat Allah SWT," ucapnya.

Lantas, siapa sosok Din Syamsuddin yang bersedia menjadi saksi ahli untuk Roy Suryo cs ini?

Sebelumnya, Din Syamsudin menjelaskan alasannya mau menjadi saksi ahli karena Dokter Tifa merupakan anak didik Muhammadiyah yang dulu mengenyam pendidikan di SD Muhammadiyah 1 Yogyakarta dan juga kerap berada dalam satu organisasi yang sama dengannya.

Namun, lebih daripada itu semua, kata Din Syamsuddin, dirinya menjadi saksi ahli karena terdorong dan tergerak atas motivasi menegakkan kebenaran dan keadilan demi Ketuhanan Yang Maha Esa.(*)

Jelang Ramadan 2026, Hiswana Migas Jambi Ingatkan Agen Soal HET Gas LPG 3 Kg

 

Jelang Ramadan 2026, Hiswana Migas Jambi Ingatkan Agen Soal HET Gas LPG 3 Kg.(adz/mpc)

JAMBI, MERDEKAPOST.COM - Menjelang libur panjang Tahun Baru Imlek dan masuknya bulan Ramadan, Pertamina Patra Niaga menambah pasokan fakultatif LPG 3 kilogram (Kg) hingga sekitar 7,8 juta tabung.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menegaskan upaya ini merupakan bagian dari strategi menjaga stabilitas pasokan energi agar roda ekonomi rakyat tetap berputar.

Terpisah, Kepala Bidang LPG Hiswana Migas Jambi, Eko mengungkapkan bahwa untuk mengatasi kelangkaan gas LPG 3 kilogram, telah diadakan operasi pasar di beberapa wilayah yang ada Jambi.

"Kemarin sudah ada rapat, pihak Pertamina dengan agen, jadi sudah ada operasi pasar di beberapa titik untuk mengatasi kelangkaan" ujarnya kepada wartawan, Minggu, 15 Februari 2026.

Bacaan Lainnya:

Megawati Umroh Sekeluarga, Ini Do'a Munajatnya dari tanah Suci

Pastikan Kestabilan Harga, Bupati Monadi dan Bapanas Turun Langsung ke Pasar Semurup

Selain itu, ia juga menyerukan kepada seluruh agen dan pangkalan di Jambi agar menjual gas LPG 3 kilogram sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) dan menyalurkan gas tepat sasaran kepada masyarakat.

Untuk diketahui, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel telah memastikan ketersediaan dan kelancaran distribusi LPG 3 kilogram bersubsidi di Provinsi Jambi menjelang perayaan Imlek dan bulan suci Ramadan 2026.

Langkah ini tentu akan membantu masyarakat menjalani aktivitas harian dengan lebih tenang, sekaligus memberi kepastian bagi pelaku usaha mikro yang sangat bergantung pada LPG 3 kg sebagai sumber energi utama.(adz)

Megawati Umroh Sekeluarga, Ini Do'a Munajatnya dari tanah Suci

Megawati Umrah Sekeluarga: Pemimpin Doa Ucap Munajat "Jika ada orang iri dan dengki, terangi jiwa dan pikiran orang-orang dengki itu dengan kebenaran informasi tentang ibu kami.".(ist)

Merdekapost.com - Momen ibadah umrah Presiden ke-5 RI yang juga Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri di Makkah, Arab Saudi, diwarnai doa menyentuh dari Dubes RI untuk Tunisia yang juga Ketua DPP PDIP Bidang Agama (nonaktif), Zuhairi Misrawi, Sabtu (14/2/2026) sore waktu setempat.

Megawati melaksanakan umrah bersama keluarganya, yakni putranya yang juga Ketua DPP PDIP M. Prananda Prabowo dan istri Nancy Prananda. Serta putri Megawati, yang juga Ketua DPR RI Puan Maharani. 

Umrah dibimbing oleh Ustadz Muhammad Hafidz Makmun, sementara Zuhairi Misrawi menjadi pemimpin doa.

Dalam munajat yang dipanjatkan oleh Zuhairi saat mendampingi umrah Megawati dan keluarga, ia mendoakan pihak-pihak yang memiliki perasaan iri dan dengki terhadap Megawati dapat dicerahkan dengan kebenaran informasi.

“Jika ada orang iri dan dengki, terangi jiwa dan pikiran orang-orang dengki itu dengan kebenaran informasi tentang ibu kami,” ucap Zuhairi saat memimpin doa pada tawaf putaran ke-5.

Dalam doanya ini, Zuhairi tidak hanya meminta perlindungan dari fitnah dan niat jahat, tetapi juga memohon agar pihak-pihak yang memiliki prasangka buruk terhadap Megawati, bisa diberikan pencerahan oleh Allah SWT.

Ia memanjatkan harapan agar kebenaran informasi mampu membuka hati dan pikiran mereka yang memiliki sentimen negatif terhadap putri Sang Proklamator RI ini.

"Ya Allah, jauhkan ibu kami tercinta, Prof.DR Megawati Soekarnoputri, dari semua fitnah yang tak bertanggung jawab. Jagalah beliau dari semua musibah. Jika ada orang jahat, halangi semua niat dan tindakan jahatnya terhadap ibu kami tercinta," katanya.

Doa tersebut dipanjatkan di sela-sela ibadah umrah, dalam suasana khusyuk di Tanah Suci.

Zuhairi menekankan bahwa sebagai tokoh bangsa, Megawati tidak lepas dari berbagai ujian, termasuk kritik, fitnah, hingga sikap tidak suka dari sejumlah pihak.

Menurutnya, respons terbaik atas sikap negatif yang ditujukan ke Megawati bukanlah lewat kemarahan, tetapi doa agar mereka mendapatkan pencerahan dan melihat persoalan secara lebih jernih.

Dalam doa di tawaf ke-5 itu, Zuhairi juga memohon agar Megawati senantiasa diberikan kekuatan lahir dan batin dalam menjaga ideologi Pancasila.

"Limpahkan padanya kekuatan spiritual agar beliau mampu menjaga ideologi Pancasila, kuatkan pikirannya agar beliau tidak salah membuat keputusan, terangi jiwanya dengan cahaya ilmu yang Engkau turunkan dari langit agar beliau selalu menunjukkan kecerdasannya," sebutnya.(*)

Milad ke-79 HMI, Satukan Semangat Ikhtiar Cetak Kepemimpinan Masa Depan

HMI Cabang Kerinci-Sungai PenuhMomentum Milad ke-79 di maknai melalui pelaksanaan School of Leadership bagi pelajar tingkat SLTA sederajat se-Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh, Minggu (15/2/2026).(adz)

KERINCI, MERDEKAPOST.COM -  Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Kerinci Sungai Penuh meneguhkan peran strategisnya dalam mencetak generasi pemimpin. Momentum Milad ke-79 di maknai melalui pelaksanaan School of Leadership bagi pelajar tingkat SLTA sederajat se-Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh, Minggu (15/2/2026), di Aula Kantor Wali Kota Sungai Penuh.

Kegiatan ini di buka Secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kota Sungai Penuh, Alpian, S.E., M.M. Ia mewakili Wali Kota Sungai Penuh dalam membuka acara secara resmi. Kehadiran pemerintah daerah menandai kuatnya dukungan terhadap pembinaan kepemimpinan pelajar.

Dalam sambutannya, Alpian mengapresiasi konsistensi HMI dalam melahirkan kader intelektual. Selain itu, ia menilai HMI terus memberi kontribusi nyata bagi bangsa dan daerah.

Baca Juga: Bupati Monadi Turun Langsung Bersihkan Sampah di Danau Kerinci, Langkah Nyata Wujudkan Lingkungan Bersih  

Selamat Milad ke-79 HMI Cabang Kerinci–Sungai Penuh. Perjalanan panjang ini menunjukkan dedikasi dan komitmen yang tidak pernah padam. Semoga HMI terus menjadi rumah bagi pemimpin berintegritas,” ujarnya.

Sementara itu, Alpian mendorong para peserta agar memanfaatkan School of Leadership sebagai ruang pembentukan diri. Ia mengajak pelajar mengasah karakter, memperluas wawasan, serta menumbuhkan keberanian.

"Kalian adalah calon pemimpin masa depan. Karena itu, bangun jejaring sejak dini. Tumbuhkan kepercayaan diri. Siapkan diri untuk memikul tanggung jawab". tambahnya.

Baca Juga: Dari Danau Kerinci, Gerakan Indonesia Asri Dimulai! DLH Serukan Aksi Nyata  

Kemudian, rangkaian Milad ke-79 di tandai dengan pemotongan tumpeng. Prosesi ini di lakukan bersama perwakilan pemerintah daerah, Rektor IAIN Kerinci, unsur Polres Kerinci, serta senior KAHMI.

Melalui kegiatan ini, HMI Cabang Kerinci Sungai Penuh menegaskan komitmennya. HMI menyemai benih kepemimpinan hari ini. Dengan demikian, masa depan daerah dan bangsa di harapkan tumbuh lebih kuat, cerdas, dan berkarakter.(Adz)

Bersihkan Sampah di Danau Kerinci, Monadi: Jadikan Budaya Bersama Tumbuhkan Kesadaran Kolektif Warga!

Aksi bersih-bersih dilakukan mulai dari dermaga hingga sepanjang pinggiran danau dengan melibatkan jajaran pemerintah daerah Kabupaten Kerinci, Kodim Kerinci dan Polres Kerinci, serta masyarakat.(adz)

Kerinci, Merdekapost.com – Pemerintah Kabupaten Kerinci menggelar Gerakan Indonesia Asri (Aman, Sehat, Resik, Indah) yang dipusatkan di kawasan Danau Kerinci, Minggu (15/2/2026).

Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, tertata, dan nyaman, sekaligus mendukung pengembangan sektor pariwisata daerah. 

Aksi bersih-bersih dilakukan mulai dari dermaga hingga sepanjang pinggiran danau dengan melibatkan jajaran pemerintah daerah Kabupaten Kerinci, Kodim Kerinci dan Polres Kerinci, serta masyarakat.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Neneng Susanti, “Mari bersama bergerak Gerakan Indonesia Asri di Lingkungan masing masing,”ungkapnya.(adz)

Di tengah cuaca mendung disertai rintik hujan, Bupati Kerinci, Monadi, tetap turun langsung ke perairan dangkal dan pinggir danau untuk memungut sampah yang berserakan. 

Mengenakan pakaian lapangan dan sepatu bot, Monadi tampak berbaur bersama warga membersihkan plastik, kayu, dan limbah lainnya yang mencemari kawasan danau.

Baca Juga: 

Bupati Monadi Turun Langsung Bersihkan Sampah di Danau Kerinci, Langkah Nyata Wujudkan Lingkungan Bersih

Monadi mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan gerakan ini sebagai budaya bersama, bukan sekadar kegiatan seremonial. Ia menegaskan, menjaga kebersihan danau merupakan tanggung jawab bersama demi kenyamanan ruang publik dan kelestarian lingkungan.

“Kalau bukan kita yang menjaga danau ini, siapa lagi. Mari kita jadikan Gerakan Indonesia Asri sebagai kebiasaan bersama untuk Kerinci yang lebih bersih indah dan berdaya saing,” ujarnya.

Baca Juga: 

Dari Danau Kerinci, Gerakan Indonesia Asri Dimulai! DLH Serukan Aksi Nyata

Selain membersihkan sampah, Gerakan Indonesia Asri juga mendorong penertiban baliho dan poster yang tidak pada tempatnya serta merapikan fasilitas umum agar kawasan danau semakin indah dan tertata.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Neneng Susanti, juga mengajak aparatur desa hingga masyarakat untuk memulai Gerakan Indonesia Asri dari lingkungan masing-masing.

“Mari bersama bergerak Gerakan Indonesia Asri di Lingkungan masing masing,”ungkapnya.

Melalui gerakan ini, Pemkab Kerinci berharap kesadaran kolektif masyarakat terus tumbuh sehingga Danau Kerinci tetap terjaga kebersihannya dan menjadi kebanggaan daerah.

Bupati Monadi Turun Langsung Bersihkan Sampah di Danau Kerinci, Langkah Nyata Wujudkan Lingkungan Bersih

Bupati Monadi Turun Langsung Bersihkan Sampah di Danau Kerinci, Beri Contoh Nyata bahwa Kebersihan adalah Tanggungjawab Bersama.Danau Kerinci, Minggu,15/02. (adz/mpc)

Kerinci, Merdekapost.com – Pemerintah Kabupaten Kerinci menggelar Gerakan Indonesia Asri (Aman, Sehat, Resik, Indah) yang dipusatkan di Dermaga Danau Kerinci hingga sepanjang pinggiran Danau Kerinci, Minggu (15/2/2026).

Kegiatan ini menjadi langkah nyata Pemkab Kerinci dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, tertata, dan nyaman, sekaligus meningkatkan daya tarik ruang publik serta sektor pariwisata daerah.

Dalam gerakan tersebut, masyarakat diajak untuk membersihkan lingkungan dari sampah, menertibkan baliho, iklan dan poster yang tidak pada tempatnya, serta merapikan kabel-kabel yang semrawut. Pemerintah daerah juga mendorong kerja bakti rutin setiap minggu agar budaya hidup bersih terus terjaga secara berkelanjutan.

Baca Juga: Dari Danau Kerinci, Gerakan Indonesia Asri Dimulai! DLH Serukan Aksi Nyata

Di tengah langit mendung dan rintik hujan yang sempat turun di kawasan danau, semangat kebersamaan tetap menyala. 

Bahkan, Bupati Kerinci Monadi turun langsung ke pinggir danau untuk membersihkan tumpukan sampah yang mencemari perairan.

Dengan mengenakan baju putih dan sepatu bot, Monadi tampak memungut sampah bersama jajaran dan masyarakat. 

Aksi tersebut menjadi simbol komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kelestarian lingkungan, sekaligus memberi contoh nyata kepada masyarakat bahwa kebersihan adalah tanggung jawab bersama.

Gerakan Indonesia Asri diharapkan menjadi gerakan berkelanjutan yang tidak hanya seremonial, tetapi benar-benar membentuk kesadaran kolektif demi Kerinci yang lebih bersih, sehat, dan indah.(adz)

Dari Danau Kerinci, Gerakan Indonesia Asri Dimulai! DLH Serukan Aksi Nyata

 

Dari Danau Kerinci, Gerakan Indonesia Asri Dimulai! DLH Serukan Aksi Nyata.(IST)

Kerinci, Merdekapost.com – Pemerintah Kabupaten Kerinci menggelar Gerakan Indonesia Asri  (Aman, Sehat, Resik, Indah) yang akan dilaksanakan besok, Minggu, 15 Februari 2026, di Dermaga Danau Kerinci.

Kegiatan ini menjadi langkah nyata Pemkab Kerinci dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, tertata, dan nyaman, sekaligus meningkatkan daya tarik ruang publik serta sektor pariwisata daerah.

Dalam gerakan tersebut, masyarakat diajak untuk membersihkan lingkungan dari sampah, menertibkan baliho, iklan dan poster yang tidak pada tempatnya, serta merapikan kabel yang semrawut. Kerja bakti rutin setiap minggu juga didorong agar budaya hidup bersih terus terjaga secara berkelanjutan.

BACA JUGA:

Pastikan Kestabilan Harga, Bupati Monadi dan Bapanas Turun Langsung ke Pasar Semurup

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kerinci, Neneng Susanti, S.Hut., M.Si, Sabtu (14/2/2026), menjelaskan bahwa Gerakan Indonesia Asri bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan gerakan bersama yang harus dilaksanakan secara konsisten.

“Melalui Gerakan Indonesia Asri ini, kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap aman, sehat, resik, dan indah. Kebersihan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab kita semua,” ujarnya.

BACA JUGA: 

Sejumlah 999 PPPK Paruh Waktu Kota Sungai Penuh Tandatangani Perjanjian Kerja

Ia menambahkan, penataan lingkungan yang baik akan memberikan dampak positif terhadap wajah daerah, khususnya kawasan Danau Kerinci sebagai salah satu ikon wisata unggulan.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari instansi pemerintah, pelajar, komunitas, dan aparatur Desa hingga pelaku usaha, dapat berpartisipasi aktif menyukseskan kegiatan ini demi terwujudnya Kabupaten Kerinci yang lebih bersih, sehat, dan indah,”ungkapnya.(adz)

Sejumlah 999 PPPK Paruh Waktu Kota Sungai Penuh Tandatangani Perjanjian Kerja

 

999 orang PPPK Paruh Waktu Kota Sungai Penuh Tandatangani Perjanjian Kerja.(ist)

SUNGAI PENUH - Ratusan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu Kota Sungai Penuh menandatangani perjanjian kerja pada 12-13 Februari 2026, bertempat di Kantor BKPSDM Kota Sungai Penuh

PPPK Paruh Waktu Pemerintah Kota Sungai Penuh tahun 2025 sebanyak 999 orang.

Salah satu PPPK Paruh Waktu mengaku, bersyukur dapat mengikuti proses penandatanganan perjanjian kerja tersebut.

Menurut dia, hal ini memberikan harapan baru bagi tenaga honorer yang selama ini telah mengabdi di lingkungan pemerintah kota sungai penuh.

Baca Juga:

Jelang Ramadhan, Satreskrim Polres Kerinci Ambil Langkah Proaktif Pastikan Stabilitas Harga dan Stok Bahan Pokok

Pangan Murah di Sungai Penuh Langkah Nyata Pemkot Bantu Kebutuhan Pokok Masyarakat dengan Harga Terjangkau

Pastikan Kestabilan Harga, Bupati Monadi dan Bapanas Turun Langsung ke Pasar Semurup

Jelang Ramadhan, Bapanas & Pemkot Sungai Penuh Cek Pasar dan Harga Pangan

“Alhamdulillah, ini menjadi bentuk kepastian dan kami merasa dihargai atas pengabdian selama ini,” ujarnya dengan penuh haru.

Ditandatanganinya perjanjian kerja ini, para PPPK paruh waktu diharapkan dapat menjalankan tugas secara maksimal, disiplin, dan profesional dalam mendukung pelayanan publik di Kota Sungai Penuh.

Selain itu, langkah penting dalam penguatan administrasi kepegawaian serta bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memberikan kepastian status kerja bagi tenaga PPPK paruh waktu.

Turut dihadiri BKPSDM Kota Sungai Penuh untuk memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai prosedur, mulai dari pendataan peserta hingga proses penandatanganan dokumen kerja. (adz)

Pastikan Kestabilan Harga, Bupati Monadi dan Bapanas Turun Langsung ke Pasar Semurup

Kerinci, Merdekapost.com – Bupati Kerinci mendampingi kunjungan kerja Direktur Keanekaragaman dan Konsumsi Pangan dari Badan Pangan Nasional selaku Koordinator Tim Satgas Saber Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan Wilayah Provinsi Jambi di Pasar Semurup, Kabupaten Kerinci, Sabtu (14/2/2025).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan stabilitas harga bahan pokok sekaligus menjamin keamanan dan mutu pangan yang beredar di tengah masyarakat. Dalam peninjauan itu, rombongan melihat langsung kondisi lapak pedagang serta berdialog dengan para penjual terkait harga dan pasokan kebutuhan pokok.

Bupati Kerinci menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Kerinci berkomitmen penuh mendukung langkah pengawasan yang dilakukan pemerintah pusat melalui Satgas Saber Pangan.

Baca Juga:

Jelang Ramadhan, Satreskrim Polres Kerinci Ambil Langkah Proaktif Pastikan Stabilitas Harga dan Stok Bahan Pokok

Pangan Murah di Sungai Penuh Langkah Nyata Pemkot Bantu Kebutuhan Pokok Masyarakat dengan Harga Terjangkau

Jelang Ramadhan, Bapanas & Pemkot Sungai Penuh Cek Pasar dan Harga Pangan

“Kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga yang stabil dan kualitas yang terjamin. Ini bagian dari upaya melindungi masyarakat serta menjaga ketahanan pangan daerah,” ujar Bupati.

Orang nomor satu di Kabupaten Kerinci ini juga menambahkan bahwa sinergi antara pemerintah pusat dan daerah sangat penting untuk mencegah praktik pelanggaran harga, peredaran pangan tidak layak konsumsi, maupun gangguan distribusi.

“Dengan adanya pengawasan langsung di lapangan, kita berharap masyarakat semakin tenang dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, serta kondisi pangan di Kabupaten Kerinci tetap aman dan terkendali jelang hingga bulan Ramadhan,”pungkasnya.

Dalam kegiatan tersebut Bupati Kerinci Monadi juga didampingi Sekda Zainal, hingga Dinas terkait.(*)

Jelang Ramadhan, Bapanas & Pemkot Sungai Penuh Cek Pasar dan Harga Pangan

Jelang Ramadhan, Wawako Azhar Hamzah dampingi Bapanas Cek Pasar dan Harga Pangan.(adz)

SUNGAI PENUH – Pemerintah Kota Sungai Penuh bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) meninjau harga dan ketersediaan bahan pangan di Pasar Tanjung Bajure dan Pasar Beras, Sabtu (14/2/2026), guna memastikan stabilitas harga menjelang Ramadhan.

Wakil Wali Kota Sungai Penuh Azhar Hamzah mendampingi langsung kunjungan kerja Direktur Keanekaragaman Konsumsi Pangan Bapanas, Rina Syawal, bersama Satgas Pangan. Pemkot menegaskan komitmennya menjaga pasokan dan keterjangkauan harga kebutuhan pokok masyarakat.

Sebelum peninjauan pasar, rombongan mengikuti kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Gedung Nasional Kota Sungai Penuh sebagai upaya membantu warga memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau.

Peninjauan difokuskan pada komoditas strategis seperti cabai, bawang, beras, dan minyak goreng. Wakil Wali Kota berdialog langsung dengan pedagang untuk memastikan pasokan aman serta mencegah lonjakan harga.

Baca Juga:

Jelang Ramadhan, Satreskrim Polres Kerinci Ambil Langkah Proaktif Pastikan Stabilitas Harga dan Stok Bahan Pokok

Pangan Murah di Sungai Penuh Langkah Nyata Pemkot Bantu Kebutuhan Pokok Masyarakat dengan Harga Terjangkau

Hasil pemantauan menunjukkan harga pangan di Kota Sungai Penuh relatif stabil. Pemerintah daerah mengapresiasi pedagang yang tetap menjaga harga wajar di tengah meningkatnya permintaan jelang Ramadhan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Sungai Penuh Alfian, Asisten II Bidang Perekonomian Setda Nasran, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Johansyah, Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Suarman, Kabag Perekonomian Rozalek, jajaran OPD terkait, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Sungai Penuh, serta perwakilan Bulog dan aparat keamanan.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan koordinasi lintas sektor bersama Bapanas dan instansi terkait guna memperkuat pengendalian inflasi serta menjaga ketersediaan dan stabilitas harga pangan di Kota Sungai Penuh.(Adz)

Pangan Murah di Sungai Penuh Langkah Nyata Pemkot Bantu Kebutuhan Pokok Masyarakat dengan Harga Terjangkau

Pangan Murah di Sungai Penuh Langkah Nyata Pemkot Bantu Kebutuhan Pokok Masyarakat dengan Harga Terjangkau.(adz)

Sungai Penuh, Merdekapost.com – Pemerintah Kota Sungai Penuh menggelar Gerakan Pangan Murah di depan Gedung Nasional Sungai Penuh, Sabtu (14/2/2026). Pemerintah menginisiasi kegiatan ini untuk menjaga ketersediaan pasokan dan menekan gejolak harga pangan menjelang bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.

Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, bersama Wakil Wali Kota, Sekretaris Daerah Alpian, Ketua TP PKK Kota Sungai Penuh, serta jajaran kepala OPD menghadiri langsung kegiatan tersebut. Pemerintah pusat dan provinsi turut mendukung pelaksanaan acara ini melalui kehadiran perwakilan Badan Pangan Nasional, Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jambi, Satgas Pangan, dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Sungai Penuh.

Dalam rangkaian kegiatan, Wali Kota Alfin memimpin pertemuan koordinasi bersama Badan Pangan Nasional, Dinas Ketahanan Pangan Provinsi, dan Satgas Pangan. Pertemuan ini bertujuan memperkuat sinergi lintas sektor dalam menjaga ketersediaan bahan pokok serta memastikan stabilitas harga menjelang Ramadhan.

Melalui Gerakan Pangan Murah, masyarakat memperoleh berbagai kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Pemerintah menyediakan beras, gula pasir, bawang merah, dan telur ayam dengan harga subsidi, antara lain gula pasir Rp17.500 per kilogram, beras Rp60.000 per karung, bawang merah Rp25.000 per kilogram, serta telur ayam Rp50.000 per papan.

Baca Juga: Jelang Ramadhan, Satreskrim Polres Kerinci Ambil Langkah Proaktif Pastikan Stabilitas Harga dan Stok Bahan Pokok

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Sungai Penuh menyampaikan apresiasi kepada Badan Pangan Nasional, Pemerintah Provinsi Jambi, Satgas Pangan, serta seluruh pihak yang terlibat. Ia menegaskan bahwa Gerakan Pangan Murah menjadi langkah nyata pemerintah dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Wali Kota juga menilai kolaborasi antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah mampu menjaga stabilitas pasokan serta mengendalikan harga pangan di Kota Sungai Penuh. Ia turut mengapresiasi panitia dan seluruh pihak atas terselenggaranya kegiatan secara tertib dan lancar.

Ke depan, Wali Kota berharap pemerintah dapat terus melaksanakan program serupa secara berkelanjutan, terutama menjelang momentum penting seperti bulan suci Ramadhan, agar masyarakat merasakan langsung manfaat kebijakan pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan dan daya beli.(adz)

Kuasa Hukum Kepala Puskesmas Siap Bongkar Peran Banyak Pihak dalam Skandal BOK-TPP

Kuasa Hukum Kepala Puskesmas Siap Ungkap Peran Banyak Pihak dalam Skandal BOK-TPP Puskesmas Kebun IX, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi.(adz/mpc)

MUARO JAMBI, MERDEKAPOST.COM - Pihak kuasa hukum tersangka dalam perkara dugaan korupsi Dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) dan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) di Puskesmas Kebun IX, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi) meminta penanganan perkara dilakukan secara menyeluruh dan tidak tebang pilih.

Kuasa hukum Kepala Puskesmas Kebun IX (DL), Fikri Riza, menegaskan kliennya kooperatif dan siap mengikuti seluruh proses hukum yang tengah berjalan.

Namun demikian, ia menilai perkara tersebut tidak dapat dibebankan sepenuhnya kepada kliennya tanpa menelusuri peran pihak lain dalam sistem pengelolaan anggaran kesehatan.

Berita Terkait: Diduga Korupsi Dana BOK dan TPP, Kejari Muaro Jambi Tahan Kepala Puskesmas dan Bendahara BOK

Perkara ini telah memasuki tahap pelimpahan tersangka dan barang bukti (Tahap II) di Kejaksaan Negeri Muaro Jambi setelah sebelumnya disidik oleh Unit Tipikor Satreskrim Polres Muaro Jambi.

Libatkan Banyak Pihak, APH Harus Periksa Menyeluruh

Fikri menegaskan, dalam pengelolaan dana BOK maupun TPP terdapat struktur dan mekanisme yang melibatkan banyak pihak, baik di tingkat puskesmas maupun dinas kesehatan.

Karena itu, ia meminta aparat penegak hukum memeriksa secara menyeluruh semua unsur yang memiliki kewenangan.

“Kami menghormati proses hukum yang berjalan. Namun untuk dana TPP, kami meminta pihak kejaksaan memeriksa pelaksana TPP karena merekalah yang menjalankan program tersebut.

Selain itu, bendahara di tingkat dinas kesehatan serta mantan kepala dinas terdahulu juga perlu dimintai keterangan agar perkara ini terang benderang,” ujarnya.

Baca Juga:

Pimpin Sertijab Dandim 0416/Bute, Ini Pesan Penting Danrem 042/Gapu

Satresnarkoba Polres Kerinci Berhasil Amankan Dua Pengedar dan 28 Gram Sabu

Menurutnya, pengelolaan TPP bukan hanya berada pada kewenangan kepala puskesmas, melainkan merupakan program yang dirancang dan dikendalikan secara struktural.

Oleh sebab itu, penelusuran harus dilakukan hingga ke pihak pelaksana program di Dinas Kesehatan Kabupaten Muaro Jambi.

Ia juga mendorong agar dinas kesehatan membuka seluruh data dan mekanisme pengelolaan dana BOK dan TPP, sehingga tidak menimbulkan kesan adanya pihak yang dijadikan satu-satunya penanggung jawab.

“Klien kami siap membuka semua fakta di persidangan. Namun kami berharap penegakan hukum dilakukan objektif, profesional, dan menyeluruh. Jika ingin adil, semua pihak yang terkait harus diperiksa, bukan hanya di tingkat puskesmas,” tegasnya.

Pilihan Redaksi:

Kejati Jambi Geledah Sekretariat DPRD Merangin, Sejumlah Dokumen dan Barang Bukti Elektronik Diamankan

Pihak kuasa hukum juga berharap aparat penegak hukum dapat menelusuri dugaan aliran dana dan peran sejumlah pihak lain, termasuk pelaksana program, bendahara dinas, serta mantan Kepala Dinas Kesehatan Muaro Jambi, agar perkara ini terungkap secara utuh dan transparan.

Selain itu, kuasa hukum turut menyoroti dugaan adanya setoran dari 18 kepala puskesmas sebesar Rp30 juta kepada salah seorang kepala puskesmas di Sekernan Ilir. Dana tersebut diduga digunakan untuk meredam laporan sejumlah LSM ke Kejaksaan Tinggi Jambi dan disebut telah menjadi bagian dari penyelidikan pidana khusus.

Menurutnya, jika dugaan tersebut benar, maka seharusnya dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut agar tidak muncul kesan tebang pilih dalam penanganan perkara dana BOK dan TPP di wilayah Muaro Jambi.(*)

(Aldie Prasetya / Sumber: Benuanews.com)

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs