Viral! Desa Berjo Bagi-bagi THR Total Rp723 Juta, Tiap KK Terima Rp 500 Ribu, Sumbernya?

Penyaluran bantuan pangan (THR) di Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso Kabupaten Karanganyar

Karanganyar - Pemerintah Desa dan BUMDes Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar membagikan bantuan pangan, yang disebut warganya dengan uang Tunjangan Hari Raya (THR). Total sejumlah Rp 723 juta dibagikan untuk 1.446 kepala keluarga (KK).

"Itu agenda tiap tahun sudah terjadi dua kali. Tahun kemarin dan tahun ini. (Nominalnya) Rp 500 ribu per KK untuk 1.446 KK," kata Kades Berjo Dwi Haryanto saat dihubungi awak media, Selasa (3/3/2026).

Sumber Uang dari PAD Desa (Bumdes)

Uang yang diberikan berasal dari Pendapatan Asli Desa (PAD), yang bersumber pada penghasil BUMDes yang ada di Desa Berjo. Desa ini juga memiliki objek wisata Air Terjun Jumog dan Telaga Madirda.

Bantuan yang diberikan ini secara administratif masuk dalam pos bantuan pangan sebagaimana tertuang dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja (APB) Desa.

Penyaluran bantuan pangan (THR) di Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso Kabupaten Karanganyar
.(Ist)

"Hasil dari PAD yang masuknya APBDes. Memang APB Desa. Itu satu program dari desa, bantuan pangan untuk bantuan masyarakat, yang dianggap masyarakat THR karena diberikannya jelang Lebaran," jelasnya.

Pengelolaan Objek Wisata

Kemandirian finansial ini merupakan buah manis dari kesuksesan BUMDes Alam Berjo. Badan usaha milik desa tersebut berhasil mengoptimalkan potensi alam setempat menjadi mesin uang desa melalui pengelolaan dua destinasi wisata ikonik:

  • Air Terjun Jumog: “Surga” tersembunyi yang selalu ramai wisatawan.
  • Telaga Madirda: Destinasi wisata air dan kemah yang populer di Karanganyar.
  • Lebih dari Sekadar THR

Program bagi-bagi uang tunai ini bertujuan memastikan seluruh warga dapat menyambut hari kemenangan tanpa terbebani lonjakan harga kebutuhan pokok. Menariknya, kesejahteraan di Desa Berjo tidak berhenti di momen Lebaran saja. Desa ini tercatat memiliki rapor hijau dalam program sosial lainnya, seperti:

  • Beasiswa Pendidikan: Rp5 juta per mahasiswa untuk pemuda desa.
  • Kesehatan: Layanan kesehatan gratis bagi warga.
  • Filantropi: Bantuan khusus secara rutin bagi kelompok masyarakat rentan.

“Ini adalah bukti nyata kemandirian desa. Desa Berjo menunjukkan bahwa jika potensi lokal dikelola dengan jujur dan inovatif, kesejahteraan masyarakat akan meningkat secara otomatis,” ujar Bupati Karanganyar, Rober Christanto, saat memberikan apresiasi langsung.

Penyaluran bantuan pangan (THR) RP500 Ribu per KK di Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso Kabupaten Karanganyar.(Ist)
Bantuan itu diberikan secara tunai di Balai Desa Berjo. Diketahui, mayoritas warga Desa Berjo adalah petani, sehingga diharapkan dengan pemberian bantuan ini dapat meringankan dan membantu masyarakat.

Kisah dari lereng Gunung Lawu ini menjadi pengingat bagi desa-desa lain di Indonesia bahwa dengan pengelolaan BUMDes yang sehat, desa tidak lagi sekadar menjadi objek pembangunan, melainkan subjek yang mampu menyejahterakan warganya sendiri.(*)

(Adz/Kompas.com)

Safari Ramadhan di Pendung Hilir, Wabup Kerinci Murison Salurkan Bantuan untuk Warga dan Masjid

Wabup Murison Serahkan Bantuan untuk Masjid At Taqwa Saat Safari Ramadan di Pendung Hilir Kecamatan Air Hangat Minggu (7/3/2026).

KERINCI - Pemkab Kerinci melaksanakan kegiatan Safari Ramadhan sebagai upaya mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat selama bulan suci Ramadan, Kegiatan Safari kali ini Dilaksanakan di Masjid At-Taqwa Pendung Hilir, Desa Pendung Hilir, Kecamatan Air Hangat, Minggu (7/3/2026).

Kegiatan Safari Ramadhan tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Kerinci H. Murison yang hadir bersama Sekretaris Daerah Kerinci Zainal Efendi serta jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kerinci.

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Murison menyerahkan santunan dari Badan Amil Zakat Nasional kepada 20 warga kurang mampu di Desa Pendung Hilir sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Baca Juga : 

Wali Kota Sungai Penuh Alfin Hadiri Langsung Kunjungan Gubernur Jambi, Safari Ramadhan di Al Falah Lempur

Bupati dan Wabup Kerinci Dampingi Gubernur Al Haris Safari Ramadan di Lempur 

Selain santunan, turut diserahkan pula bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bank Jambi sebesar Rp10 juta yang diperuntukkan untuk mendukung pembangunan dan pengembangan Masjid At-Taqwa.

Wabup Murison menyampaikan bahwa kegiatan Safari Ramadhan tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mendengar langsung aspirasi warga terkait pembangunan daerah.

Menurutnya, masukan dari masyarakat sangat penting bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan yang berpihak pada kepentingan masyarakat.

Baca Juga : 

Kabar Gembira! Gubernur Al Haris Setujui Anggaran THR Rp1 Juta Per-orang untuk PPPK Paruh Waktu

Buka Puasa Bersama di Rutan Sungai Penuh, Warga Binaan Bertemu Keluarga di Bulan Ramadhan

“Melalui Safari Ramadhan ini, pemerintah daerah dapat bertemu langsung dengan masyarakat sekaligus mempererat kebersamaan di bulan suci,” ujarnya.

Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kerinci untuk terus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program pembangunan yang berkelanjutan

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat semakin erat serta mampu mendorong semangat kebersamaan dalam membangun Kabupaten Kerinci ke arah yang lebih baik.(Adz)

Buka Puasa Bersama di Rutan Sungai Penuh, Warga Binaan Bertemu Keluarga di Bulan Ramadhan


Buka Puasa Bersama di Rutan Sungai Penuh, momen Warga Binaan bisa Bertemu Keluarga mereka di Bulan Ramadhan.(Ist)

SUNGAI PENUH – Suasana haru bercampur bahagia serta penuh kebersamaan terasa di Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Sungai Penuh saat digelarnya kegiatan buka puasa bersama antara Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dan keluarga mereka pada Jumat (6/3/2026) lalu.

Kegiatan tersebut menjadi momen istimewa bagi para warga binaan karena dapat kembali bertemu dan berkumpul bersama orang tua, pasangan, maupun anak-anak mereka di tengah bulan suci Ramadhan.

Acara diawali dengan persiapan takjil oleh petugas rutan, kemudian dilanjutkan dengan proses pemeriksaan bagi para pengunjung yang datang. Meski dilakukan dengan prosedur keamanan yang ketat, proses pemeriksaan tetap dilaksanakan secara humanis untuk memberikan kenyamanan bagi keluarga yang hadir.

Baca Juga: Wali Kota Sungai Penuh Alfin Hadiri Langsung Kunjungan Gubernur Jambi, Safari Ramadhan di Al Falah Lempur

Kehadiran keluarga memberikan suasana hangat yang penuh emosional, terlihat dari raut kebahagiaan para warga binaan yang dapat bercengkrama langsung dengan orang-orang terdekat mereka setelah sekian lama terpisah.

Pihak Rutan Sungai Penuh menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak sekadar menjadi agenda buka puasa bersama, tetapi juga merupakan bagian dari proses pembinaan yang bertujuan membangun motivasi serta memperkuat hubungan keluarga.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan hubungan silaturahmi antara warga binaan dan keluarga tetap terjaga meskipun mereka sedang menjalani masa pembinaan. Dukungan moral dari keluarga dinilai sangat penting dalam mendorong semangat perubahan bagi para warga binaan.

Selain itu, kehadiran keluarga juga diharapkan mampu memberikan motivasi bagi warga binaan agar terus memperbaiki diri dan mempersiapkan diri untuk kembali ke tengah masyarakat dengan sikap dan perilaku yang lebih baik.

Baca Juga: Polisi yang Dulu Jadi Penyelamat Bilqis di Jambi, Kini Jadi Tersangka Penembakan di Makassar

Rangkaian kegiatan buka puasa bersama ini juga diisi dengan sejumlah agenda lainnya, seperti sambutan dari jajaran pimpinan rutan tausiyah keagamaan menjelang waktu berbuka, serta hiburan musik akustik yang dibawakan oleh warga binaan.

Acara kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipanjatkan untuk keselamatan serta keberkahan bagi seluruh pihak yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Melalui kegiatan ini, Rutan Sungai Penuh menunjukkan komitmennya dalam melaksanakan program pembinaan yang mengedepankan pendekatan kemanusiaan, dengan tetap memberikan ruang bagi warga binaan untuk menjalin hubungan dengan keluarga sebagai bagian penting dari proses perubahan menuju kehidupan yang lebih baik.(*)


Kabar Gembira! Gubernur Al Haris Setujui Anggaran THR Rp1 Juta Per-orang untuk PPPK Paruh Waktu

Jambi, Merdekapost.com – Kabar gembira datang bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu di lingkungan Pemerintah Provinsi Jambi. Gubernur Jambi, Al Haris, menyetujui pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) bagi PPPK paruh waktu pada lebaran tahun 2026.

Kebijakan ini menjadi angin segar bagi para pegawai, karena sebelumnya THR umumnya diberikan kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan PPPK penuh waktu. Tahun ini, PPPK paruh waktu juga akan menerima THR sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah.

Jumlah PPPK paruh waktu di lingkungan Pemprov Jambi mencapai 6.438 orang. Masing-masing pegawai akan menerima THR sebesar Rp1 juta per orang.

Gubernur Al Haris mengatakan, kebijakan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada para pegawai yang selama ini turut berkontribusi dalam pelayanan publik.

“Sudah kita disetujui pemberian THR untuk PPPK paruh waktu. Saya minta agar THR tersebut dibayarkan sebelum Lebaran,” ujar Al Haris.

Sementara itu Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi, Sudirman juga membernarkan terkait THR untuk PPPK Paruh Waktu. Sudirman mengatakan untuk realisasinya tinggal menunggu SE dari pusat.

“Sudah dirapatkan pak Sekda dengan BKAD, Inspektorat dan Bappeda, hanya menunggu SE dari Pusat,” ujarnya.

Kebijakan ini disambut positif oleh para PPPK paruh waktu. Mereka menilai pemberian THR menjadi bentuk kepedulian pemerintah daerah sekaligus sangat membantu memenuhi kebutuhan menjelang Hari Raya.

“Alhamdulillah, akhirnya merasakan juga dapat THR. Selama ini kami hanya melihat PNS yang menerima THR,” ujar Widya, salah satu PPPK paruh waktu Pemprov Jambi.

Hal senada juga disampaikan Firman. Ia mengaku bersyukur atas perhatian pemerintah daerah terhadap para PPPK paruh waktu.

“Terima kasih Pak Gubernur atas perhatian ini. THR sangat membantu kami untuk kebutuhan Lebaran,” ujarnya.

Dengan adanya kebijakan ini, diharapkan para PPPK paruh waktu dapat merasakan kebahagiaan yang sama dalam menyambut Hari Raya Idulfitri bersama keluarga.

Pemerintah Provinsi Jambi juga berharap kebijakan tersebut dapat meningkatkan semangat kerja serta kinerja para pegawai di lingkungan pemerintahan.(*)

Polisi yang Dulu Jadi Penyelamat Bilqis di Jambi, Kini Jadi Tersangka Penembakan di Makassar

Iptu Nasrullah, Kanit Reskrim Polsek Panakkukang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan salah satu polisi yang berperan menyelamatkan Bilqis (4) bocah diculik di Makassar. Kabar terbaru, kini IPTU N jadi tersangka penembakan remaja di Makassar.(Istimewa)

MERDEKAPOST.COM - Polisi berinisial Iptu N yang jadi tersangka penembakan remaja di Makassar, ternyata polisi yang dulu selamatkan korban penculikan di Jambi.

Kasus penculikan di Makassar dengan korban bernama Bilqis sempat menggemparkan karena adanya dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Bilqis diduga dijual seharga Rp3 juta oleh pelaku.

Iptu Nasrullah dan tim melakukan pengejaran hingga ke wilayah terpencil di Tabir Selatan, Kabupaten Merangin, Jambi.

Bilqis, bocah tiga tahun korban penculikan, digendong aparat kepolisian saat tiba di Mapolrestabes Makassar, Minggu (9/11/2025) siang. Tangis haru pecah ketika orang tuanya menyambut kedatangan putrinya yang baru dipulangkan dari Jambi. Polisi memperketat pengamanan dan melakukan pemeriksaan kesehatan sebelum menyerahkan Bilqis ke keluarga.(ANT) 

Jadi tersangka penembakan Remaja

Pada Rabu (4/3/2026), pihak kepolisian resmi menaikkan status perkara penembakan remaja di Makassar ke tahap penyidikan dan menetapkan Iptu Nasrullah sebagai tersangka.

Kapolrestabes Makassar, Kombes Arya Perdana, menegaskan komitmen institusinya dalam mengusut tuntas kasus ini secara transparan.

“Dalam tahap penyidikan tindak pidana umum, perkara ini sudah kami naikkan ke tahap penyidikan dan yang bersangkutan, Iptu N, telah ditetapkan sebagai tersangka,” ujar Kombes Arya Perdana.

Insiden maut ini terjadi di Jalan Toddopuli Raya, Panakkukang, saat petugas berupaya membubarkan kerumunan remaja yang bermain perang-perangan menggunakan senjata mainan peluru jeli.

Menurut keterangan polisi, korban sempat melakukan perlawanan saat hendak diamankan.

“Ketika meronta, pistol yang masih dipegang oleh Iptu Nasrullah itu meletus dengan tidak sengaja terkena bagian tubuh belakang (korban),” beber Arya menjelaskan kronologi kejadian.

Akibat kejadian itu, korban meninggal dunia dalam perjalanan ke RS Bhayangkara Makassar.

Sebelum dibawa ke RS Bhayangkara, korban sempat mendapatkan perawatan medis di RS terdekat di lokasi kejadian.

Sementara terkait penanganan kasus, Kapolrestabes Makassar meminta masyarakat mempercayakan ke polisi. Selain pidana, Iptu N juga akan disidang etik. (*)


Kapolres Bungo Dicopot dan Terkena Sanksi Demosi, Mabes Polri Lakukan Penyelidikan, Publik Bertanya-tanya

Kapolres Bungo Dicopot dan Terkena Sanksi Demosi, Natalena telah dimutasi menjadi Perwira Menengah (Pamen) Polda Jambi. Saat ini Mabes Polri Lakukan Penyelidikan.(adz/Ist)

Jambi, Merdekapost.com - Kapolres Bungo AKBP Natalena Eko Cahyono resmi dicopot dari jabatannya dan dijatuhi sanksi demosi. Saat ini, Natalena telah dimutasi menjadi Perwira Menengah (Pamen) Polda Jambi dalam rangka pemeriksaan lebih lanjut. 

Posisi Kapolres Bungo kini resmi dipegang oleh AKBP Zamri Elfino, yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubdit Tipidkor Ditreskrimsus Polda Jambi. 

Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol Erlan Munaji, membenarkan adanya mutasi tersebut, namun belum merinci perkara spesifik yang menyebabkan Natalena dicopot dan terkena demosi. 

"Yang bersangkutan dimutasi ke Pamen Polda Jambi. Saat ini masih dalam proses penyelidikan dari Mabes Polri," ujar Erlan, Senin (2/3/2026). 

Baca juga: Breaking News! Gempa Magnitudo 5,7 Guncang Bengkulu, Getaran Terasa Kuat di Kerinci

Bagian dari Mutasi Besar 54 Personel Pencopotan Natalena tertuang dalam Surat Telegram (ST) Kapolri Nomor: ST/440/II/Kep./2026 tertanggal 27 Februari 2026. Dalam telegram yang ditandatangani Asisten SDM Kapolri Irjen Pol Anwar tersebut, total terdapat 54 personel Polri yang masuk dalam daftar rotasi jabatan. 

Sidang Etik Digelar Rabu-Kamis, Dua Anggota Brimob Diduga Melakukan Pelanggaran Berat Artikel Kompas.id Meskipun terdapat catatan penyelidikan Mabes Polri terhadap eks Kapolres Bungo, Erlan menekankan bahwa mutasi di lingkungan Polri secara umum merupakan hal yang wajar sebagai bagian dari pembinaan karier dan penyegaran organisasi. 

Baca juga: OTT Bupati Pekalongan: Sekda dan 3 Pejabat Dipulangkan KPK, Wabup Pastikan Roda Pemerintahan Normal 

“Mutasi dan rotasi jabatan merupakan kebutuhan organisasi dalam rangka pembinaan karier serta penyegaran di tubuh Polri. Hal ini juga bertujuan untuk meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” katanya. 

Jaminan Stabilitas Kamtibmas 

Pihak Polda Jambi menegaskan bahwa pergantian pucuk pimpinan di Polres Bungo tidak akan mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum tersebut.

Sebaliknya, kehadiran AKBP Zamri Elfino diharapkan mampu membawa semangat baru dan menjaga kualitas pelayanan publik di Kabupaten Bungo tetap optimal. Hingga saat ini, publik masih menunggu hasil penyelidikan Mabes Polri terkait alasan di balik sanksi demosi yang dijatuhkan kepada AKBP Natalena.

Kapolres Bungo yang selama ini dikenal Keras dan getol melakukan pemberantasan PETI.(Ilustrasi)

Publik Bertanya-Tanya

Meskipun Kapolda Jambi telah menjelaskan terkait Mutasi ini adalah hal yang biasa di tubuh Polri, namun publik masih bertanya-tanya kenapa Kapolres Bungo yang selama ini dikenal Keras dan getol melakukan pemberantasan PETI (Pertambangan Emas Tanpa Izin) diwilayah hukumnya serta tegas dalam menertibkan distribusi BBM di Kabupaten Bungo.

Hingga akhirnya spekulasi publik berkembang, apakah ada pihak-pihak atau petinggi yang tersinggung dengan aksi beliau yang tegas dan keras tersebut?. Kita lihat perkembangannya!.(*)

[Editor: Aldie Prasetya / Sumber: kompas.com]

Wali Kota Sungai Penuh Alfin Hadiri Langsung Kunjungan Gubernur Jambi, Safari Ramadhan di Al Falah Lempur

SUNGAI PENUH, MERDEKAPOST.COM  – Wali Kota Sungai Penuh Alfin menghadiri kegiatan Safari Ramadhan Pemerintah Provinsi Jambi di Masjid Al-Falah, Desa Baru Lempur, Kecamatan Gunung Raya, Kabupaten Kerinci, Kamis Malam (6/3/2026).

Gubernur Jambi Al Haris memimpin langsung kegiatan tersebut. Bupati Kerinci Monadi, Wakil Bupati Kerinci Murison, unsur Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Kerinci, perwakilan Kapolres Kerinci, Dandim 0417/Kerinci, serta jajaran Forkopimda dan tokoh masyarakat turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Dalam rangkaian Safari Ramadhan, Gubernur Al Haris menyerahkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) melalui Bank 9 Jambi sebesar Rp20 juta. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung kegiatan keagamaan sekaligus membantu kebutuhan masyarakat di Kabupaten Kerinci.

Selain itu, pemerintah juga menyerahkan kursi roda kepada warga yang membutuhkan. Bantuan ini bertujuan membantu mobilitas penyandang disabilitas dan lansia agar lebih mandiri dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

BACA JUGA: Bupati dan Wabup Kerinci Dampingi Gubernur Al Haris Safari Ramadan di Lempur

Dalam kesempatan yang sama, panitia juga menyalurkan amplop zakat, paket sembako, serta berbagai bantuan sosial lainnya kepada masyarakat sekitar.

Wali Kota Sungai Penuh Alfin menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jambi, khususnya kepada Gubernur Al Haris, atas perhatian dan kepedulian terhadap masyarakat melalui kegiatan Safari Ramadhan tersebut.

Menurut Alfin, Safari Ramadhan menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat sekaligus memperkuat kepedulian sosial, terutama di bulan suci Ramadhan.

Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus memperkuat kebersamaan dan semangat gotong royong masyarakat di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh.(adz)

ASN ini Gagal Jadi Kabid, Ngaku Udah Setor Puluhan Juta Rupiah ke Petinggi

FOTO: ILUSTRASI Pelantikan Pejabat

MERDEKAPOST.COM – Setelah prosesi pelantikan pejabat administrator, Isu dugaan praktik jual beli jabatan mulai terkuak seiring munculnya pengakuan dari sejumlah pihak di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu.

Salah seorang aparatur sipil negara (ASN) mengaku telah menyerahkan uang sebesar Rp35 juta dengan harapan bisa menduduki posisi pejabat eselon III.

Namun kenyataannya, ia hanya dilantik sebagai Kepala Seksi (Kasi), bukan sebagai Kepala Bidang (Kabid) seperti yang sebelumnya dijanjikan. Pengakuan itu disampaikan langsung oleh ASN tersebut pada Selasa (03/03/2026).

Ia mengungkapkan rasa kecewanya karena merasa telah memenuhi permintaan sejumlah uang, tetapi jabatan yang diperoleh tidak sesuai dengan harapan awal.

Baca Juga:

“Saya sudah setor Rp35 juta dengan harapan diangkat jadi Kabid, tapi malah cuma dilantik jadi Kasi,” ujarnya, dikutip dari sentralnews.com, Jumat (06/03/2026).

Ia menjelaskan bahwa penyerahan uang dilakukan dalam dua tahap. Pada tahap pertama, ia memberikan Rp10 juta secara langsung kepada seorang petinggi. Beberapa waktu kemudian, seseorang yang mengaku sebagai utusan dari oknum petinggi tersebut kembali menemuinya dan meminta tambahan uang agar proses pengangkatan jabatan dapat segera terlaksana.

Karena tidak memiliki dana yang cukup, ASN itu mengaku terpaksa meminjam uang demi memenuhi permintaan tersebut. Setelah mendapatkan pinjaman, ia kembali menyerahkan uang sebesar Rp25 juta. Dengan demikian, total dana yang telah ia setorkan mencapai Rp35 juta.

“Pertama Rp10 juta, kemudian saya tambah Rp25 juta lagi,” terangnya.

Baca Juga: Kabar Duka, Penyanyi Vidi Aldiano meninggal dunia dalam Usia 35 Tahun

Ironisnya, saat diminta menunjukkan bukti penyerahan uang, ia tidak dapat memperlihatkannya. Ia mengaku tidak meminta tanda terima karena terlalu percaya dan tidak menyangka akan mengalami situasi seperti ini.

“Kalau tanda terima tidak ada. Saya pikir tidak akan dibohongi,” keluhnya.

Pengakuan ini tentu memantik tanda tanya besar. Jika benar terjadi, praktik semacam ini bukan sekadar pelanggaran etik, tetapi juga berpotensi masuk ranah hukum. Namun di sisi lain, ketiadaan bukti fisik membuat pengakuan tersebut masih sebatas klaim sepihak yang perlu diuji kebenarannya.

Menanggapi isu tersebut, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Lebong, Syarifudin, membantah tegas adanya praktik jual beli jabatan di era kepemimpinan Bupati Azhari.

Bacaan Lainnya: Hal Tak Biasa 'Kompleks dan Rumit' dalam OTT KPK Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

“Saya pastikan tidak ada. Kalau memang ada yang merasa dirugikan, silakan lapor ke APH,” tegasnya.

Ia juga mengimbau agar ASN maupun masyarakat tidak mudah terpancing oleh isu yang belum jelas kebenarannya.

“Kalau isu yang tidak jelas kebenarannya tidak usah digubris. Diamkan saja, cukup sebatas tenggorokan, tidak usah disebarkan,” pintanya.

Meski bantahan telah disampaikan, perbedaan mencolok antara pengakuan ASN dan pernyataan resmi pemerintah daerah membuat isu ini sulit dianggap angin lalu. Jika tidak segera dibuka secara transparan, dugaan praktik “beli jabatan” bisa berkembang menjadi bola liar yang merusak kepercayaan publik.

Pilihan Redaksi: Breaking News! Gempa Magnitudo 5,7 Guncang Bengkulu, Getaran Terasa Kuat di Kerinci

Kini publik menanti langkah konkret aparat penegak hukum (APH). Jika benar ada praktik transaksional dalam proses pengisian jabatan, maka pengusutan tuntas menjadi keniscayaan. Sebaliknya, jika tudingan tersebut tidak terbukti, klarifikasi resmi yang terbuka juga penting agar nama baik institusi tetap terjaga.

Perlahan namun pasti, isu ini telah keluar dari bisik-bisik internal. Pertanyaannya, akankah kebenaran benar-benar dibuka, atau justru kembali tenggelam tanpa jejak.[Red / Sumber: penanews.co.id ]

Breaking News! Gempa Magnitudo 5,7 Guncang Bengkulu, Getaran Terasa Kuat di Kerinci

Gempa Magnitudo 5,7 Guncang Bengkulu, Getaran Terasa Kuat di Kerinci Jambi.(ist/BMKG)

Kerinci — Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 5,7 mengguncang wilayah Provinsi Bengkulu pada Sabtu malam (7/3/2026) sekitar pukul 23.58 WIB.

Getaran gempa terasa cukup kuat hingga Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh, Provinsi Jambi.

Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada 7 Maret 2026 pukul 23:58:45 WIB dengan pusat gempa berada di koordinat 2.99 Lintang Selatan dan 101.63 Bujur Timur. Episenter gempa terletak sekitar 64 kilometer barat laut Kabupaten Lebong, Bengkulu, dengan kedalaman 47 kilometer.

Getaran gempa juga dirasakan warga di sejumlah wilayah, termasuk Kerinci dan Kota Sungai Penuh. Beberapa warga mengaku sempat panik dan keluar dari rumah untuk memastikan kondisi sekitar tetap aman.

“Gempa, ada gempa! nih” teriak beberapa warga yang terkejut saat merasakan getaran pada tengah malam tersebut.

"Iyo, ini goyang-goyang rasonyo". Ungkap warga lainnya.

Petugas BMKG, Kurnia Ningsih, menyampaikan bahwa lokasi pusat gempa berada di wilayah Bengkulu yang relatif dekat dengan Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh, sehingga getarannya masih terasa hingga wilayah Jambi bagian barat.

Hingga saat ini belum ada laporan resmi mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat gempa tersebut. Meski demikian, masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan selalu mengikuti informasi resmi dari BMKG serta pihak berwenang.

Pihak terkait juga terus memantau perkembangan situasi pascagempa di wilayah yang merasakan getaran untuk memastikan kondisi tetap aman. (***)

Gubernur dan Wako Alfin Tebar Benih Ikan di Sungai Batang Merao

SUNGAIPENUH - Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris bersama Walikota, Alfin, S.H melaksanakan kegiatan penebaran benih ikan (Restocking) di perairan umum wilayah Sungai Penuh, Sabtu (7/3/2026).

Penebaran benih ikan yang dipusatkan di Sungai Batang Merao, Desa Pinggir Air, Kecamatan Kumun Debai tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga kelestarian sumber daya perikanan sekaligus meningkatkan populasi ikan di perairan Kota Sungai Penuh.

Usai kegiatan penebaran benih ikan, Gubernur Jambi Al Haris menyampaikan bahwa program restocking merupakan salah satu langkah strategis pemerintah daerah untuk menjaga keberlanjutan sumber daya perikanan di daerah

BACA JUGA:  Gubernur Al Haris Tabur Benih Ikan di Danau Kerinci, Didampingi Bupati Monadi dan Pihak PT KMH

“Dengan adanya restocking ini kita berharap populasi ikan di perairan Kota Sungai Penuh tetap terjaga, sehingga masyarakat dapat terus memanfaatkan sumber daya perikanan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Walikota Sungai Penuh Alfin, SH menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Provinsi Jambi terhadap upaya pelestarian sumber daya perikanan di daerahnya. Menurutnya, program ini tidak hanya berdampak pada kelestarian lingkungan, tetapi juga berpotensi meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para nelayan dan warga yang menggantungkan hidup dari sektor perikanan.

“Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan dukungan Pemerintah Provinsi Jambi Kegiatan ini diharapkan dapat menjaga ekosistem perairan sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat Kota Sungai Penuh,” ujarnya.(Red)

Gubernur Al Haris Tabur Benih Ikan di Danau Kerinci, Didampingi Bupati Monadi dan Pihak PT KMH

​KERINCI, MERDEKAPOST.COM – Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., melaksanakan kegiatan penebaran benih ikan (Restocking)  di kawasan Tanjung Harapan, Danau Kerinci. 

Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga kelestarian ekosistem perairan dan mendukung ketahanan pangan serta ekonomi masyarakat nelayan di sekitar Danau Kerinci.

​Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka kunjungan kerja Gubernur Jambi Al Haris di Kabupaten Kerinci dan Sungai Penuh 

Gubernur tampak didampingi oleh Bupati Kerinci Monadi, S.Sos, sejumlah tokoh penting dan mitra strategis, serta perwakilan manajemen PT Kerinci Merangin Hidro (KMH), Aslori.

BACA JUGA:

Gerak Cepat, Bupati Bersama Dinas PUPR Kerinci Turunkan Alat Berat Bersihkan Sisa Banjir Gunung Tujuh

Bupati dan Wabup Kerinci Dampingi Gubernur Al Haris Safari Ramadan di Lempur

​Kehadiran pimpinan PT KMH (Merangin Hidro) dalam mendampingi Gubernur menunjukkan adanya sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dengan pihak swasta dalam pelestarian lingkungan. 

Penaburan benih ini merupakan langkah nyata untuk memastikan populasi ikan di Danau Kerinci tetap terjaga di tengah berlangsungnya pembangunan infrastruktur energi di wilayah tersebut.

​Gubernur Al Haris berharap agar masyarakat dapat menjaga benih yang telah ditabur hingga masa panen tiba, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh warga lokal. 

Senada dengan Gubernur Jambi, pihak PT KMH melalui Aslori menyatakan komitmen perusahaan untuk terus mendukung program-program lingkungan dan sosial di Kabupaten Kerinci.

​Kegiatan ini berlangsung dengan lancar dan mendapat respon positif dari warga setempat yang berharap Danau Kerinci tetap menjadi sumber kehidupan yang berkelanjutan bagi masyarakat luas.(Adz/Ali/MPC)

Bupati dan Wabup Kerinci Dampingi Gubernur Al Haris Safari Ramadan di Lempur

KERINCI, MERDEKAPOST.COM - Pemerintah Provinsi Jambi melaksanakan kegiatan Safari Ramadhan di Masjid Al-Falah, Desa Baru Lempur, Kecamatan Gunung Raya, Kabupaten Kerinci, Kamis (6/3/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari agenda pemerintah daerah untuk mempererat hubungan dengan masyarakat selama bulan suci Ramadhan.

Dalam kegiatan tersebut, Al Haris hadir bersama jajaran pemerintah provinsi dan disambut oleh Monadi serta Wakil Bupati Kerinci H. Murison. Turut hadir pula sejumlah unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan kepala daerah di wilayah sekitar.

Wali Kota Sungai Penuh Alfin juga tampak mengikuti rangkaian kegiatan Safari Ramadhan bersama para pejabat daerah lainnya.

Gubernur Jambi Al haris serahkan sejumlah bantuan sosial lainnya, di antaranya amplop zakat dan paket sembako bagi warga yang membutuhkan.(Ist)

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Jambi menyerahkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) melalui Bank 9 Jambi sebesar Rp20 juta yang diperuntukkan bagi kegiatan keagamaan dan kebutuhan masyarakat di wilayah Kabupaten Kerinci.

Baca Juga:

Kabar Duka, Penyanyi Vidi Aldiano meninggal dunia dalam Usia 35 Tahun

Selain bantuan CSR, pemerintah juga menyerahkan bantuan kursi roda kepada warga yang membutuhkan sebagai bentuk perhatian terhadap penyandang disabilitas dan lanjut usia. Bantuan ini diharapkan dapat membantu mobilitas mereka dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Dalam kegiatan yang sama, sejumlah bantuan sosial lainnya juga disalurkan kepada masyarakat, di antaranya amplop zakat dan paket sembako bagi warga yang membutuhkan.

Bupati Monadi menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan Pemerintah Provinsi Jambi kepada masyarakat Kerinci melalui kegiatan Safari Ramadhan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi sarana memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.

“Safari Ramadhan tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat,” ujar Monadi.

Gubernur Jambi menyerahkan bantuan CSR melalui Bank 9 Jambi sebesar Rp20 juta yang diperuntukkan bagi kegiatan keagamaan dan kebutuhan masyarakat di wilayah Kabupaten Kerinci.(Ist)

Dalam kegiatan yang sama, sejumlah bantuan sosial lainnya juga disalurkan kepada masyarakat, di antaranya amplop zakat dan paket sembako bagi warga yang membutuhkan.

Bupati Monadi menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan Pemerintah Provinsi Jambi kepada masyarakat Kerinci melalui kegiatan Safari Ramadhan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi sarana memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.

“Safari Ramadhan tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat,” ujar Monadi. (Adz)

Kabar Duka, Penyanyi Vidi Aldiano meninggal dunia dalam Usia 35 Tahun

Penyanyi Vidi Aldiano. (Instagram @vidialdiano)

Jakarta - Penyanyi dan penulis lagu Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada Sabtu (7/3). Kabar duka tersebut disampaikan keluarga dan sejumlah rekan musisi melalui media sosial.

Unggahan pembawa acara dan kreator konten Deddy Corbuzier di media sosial menuliskan pesan emosional yang ditujukan kepada penyanyi Vidi Aldiano.

elalui akun Instagram pribadinya @mastercorbuzier, Deddy mengunggah ilustrasi hati yang retak dengan latar hitam disertai tulisan, “My heart is broken. Badly broken. You gone too soon… Beautiful soul… Vidi Aldiano".

Dalam keterangan unggahannya, Deddy juga menuliskan pesan bernada penyesalan.

“I hate my self for not knowing you longer than I should,” tulisnya.

Unggahan tersebut langsung menarik perhatian warganet dan menuai ribuan komentar dalam waktu singkat.

Pelantun lagu “Nuansa Bening” itu meninggal dunia pada Sabtu sore setelah menjalani perawatan terkait penyakit kanker ginjal yang telah dideritanya dalam beberapa tahun terakhir.

Informasi mengenai wafatnya Vidi Aldiano pertama kali beredar di media sosial setelah sejumlah tokoh dan musisi menyampaikan ucapan belasungkawa, di antaranya komposer Andi Rianto, Adib Hidayat serta beberapa figur publik lain.

Kabar tersebut kemudian dikonfirmasi oleh pihak keluarga yang menyatakan bahwa Vidi Aldiano meninggal dunia pada Sabtu, 7 Maret 2026, setelah berjuang melawan penyakit yang dideritanya.

Sebelumnya, penyanyi kelahiran Jakarta itu diketahui mengidap kanker ginjal sejak 2019 dan sempat menjalani operasi serta perawatan medis di luar negeri.

Dalam beberapa bulan terakhir, aktivitasnya di dunia hiburan juga berkurang karena fokus pada pemulihan kesehatan.

Vidi Aldiano dikenal sebagai salah satu penyanyi pop Indonesia yang memulai karier sejak akhir 2000-an.

Ia meraih popularitas melalui sejumlah lagu seperti “Nuansa Bening”, “Status Palsu”, dan “Cinta Jangan Kau Pergi”.(Adz/ANTARA)

Bupati Batang Hari Kukuhkan 76 Pengurus LPTQ 2025–2028, Kafilah Berprestasi MTQ ke-54 Terima Bonus

 

Merdekapost.com – Pemerintah Kabupaten Batang Hari menggelar pengukuhan pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) masa bakti 2025–2028 sekaligus penyerahan bonus bagi kafilah berprestasi pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-54 tingkat Provinsi Jambi. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Kaca Rumah Dinas Bupati Batang Hari, Sabtu (7/3/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.

Pengukuhan dilakukan langsung oleh Bupati Batang Hari, Muhammad Fadhil Arief, kepada sebanyak 76 orang pengurus LPTQ yang akan menjalankan masa tugas selama tiga tahun ke depan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Batang Hari Mula P. Rambe, para asisten dan staf ahli bupati, kepala OPD terkait, Kepala Kantor Kementerian Agama Batang Hari, Ketua MUI Batang Hari, Ketua Baznas Batang Hari, para pengurus LPTQ yang dilantik, serta kafilah penerima bonus MTQ ke-54 tingkat Provinsi Jambi.

Acara diawali dengan pengambilan sumpah jabatan Ketua LPTQ dan para ketua bidang untuk masa bakti 2025–2028 oleh Bupati Batang Hari.

Dalam sambutannya, Ketua LPTQ Batang Hari yang baru, Mula P. Rambe, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh pemerintah daerah. Ia menegaskan komitmennya untuk bekerja sama dengan pemerintah daerah dalam meningkatkan pembinaan kafilah.

“Kami berterima kasih kepada Bapak Bupati atas amanah yang diberikan. Ke depan kami akan berupaya maksimal melakukan pembinaan agar lahir kafilah-kafilah berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Batang Hari di tingkat provinsi hingga nasional,” ujarnya.

Setelah prosesi pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bonus secara simbolis kepada para kafilah Kabupaten Batang Hari yang meraih prestasi pada MTQ ke-54 tingkat Provinsi Jambi yang digelar di Kabupaten Muaro Jambi pada tahun 2025. Bonus tersebut diberikan sebagai bentuk penghargaan dan pembinaan kepada para peserta.

Bupati Batang Hari Muhammad Fadhil Arief dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus LPTQ yang baru dikukuhkan dan berharap amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

“LPTQ memiliki peran yang sangat strategis dalam meningkatkan pembinaan tilawah, tahfidz, tafsir, serta berbagai cabang Musabaqah Tilawatil Qur’an lainnya. Karena itu saya berharap kepengurusan yang baru ini dapat meningkatkan kualitas pembinaan sehingga Batang Hari mampu meraih prestasi yang lebih baik di tingkat provinsi maupun nasional,” kata Fadhil.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para kafilah Batang Hari yang telah berjuang dan mengharumkan nama daerah pada MTQ ke-54 tingkat Provinsi Jambi.

Menurutnya, pemberian bonus tersebut merupakan bentuk penghargaan atas kerja keras, dedikasi, serta prestasi para peserta dalam mengembangkan syiar Al-Qur’an.

“Kami berharap bonus ini dapat menjadi motivasi bagi para qori, qoriah, hafizh, hafizah, serta seluruh peserta MTQ untuk terus meningkatkan kemampuan dan semangat dalam mempelajari serta mengamalkan Al-Qur’an,” pungkasnya.

Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama antara Bupati Batang Hari, pengurus LPTQ yang baru dikukuhkan, serta para kafilah penerima bonus MTQ. (*)

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs